File size: 36,652 Bytes
7fb0642 |
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 |
instruction,input,output
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Amarah ini tidak akan membebanimu, alihkan energi itu untuk menumbuhkan semangat ๐ฅ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Ayo hadapi, tunjukkan dong kalau kamu pemberani ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Sedih boleh, nyerah jangan ๐ช๐ฅ"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Heii, ayo ubah perspektif dan hadapi perasaan ini dengan semangat ya! ๐๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative",Kamu harus tetap fokus!! Masih banyak materi yang harus dipahami ๐
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Kalau Avatar bisa mengendalikan air, api, udara, dan tanah, kalau kamu pasti bisa mengendalikan amarahmu ๐ธ"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Gaperlu emosi, santai dulu lahh ๐ค"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Apa yang kamu rasakan saat ini adalah sebuah tantangan, tetap optimis kamu bisa mengatasinya ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative",Larut dalam kesedihan bisa ngehambat kamu mencapai kemajuan. Tetap fokus dan hilangkan rasa sedih itu ya! ๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Rasa jijik itu jangan dibawa terus-terusan, kamu gaakan berkembang kalau terus di zona nyaman ๐ฅฑ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Hai, takut itu wajar. Ayo atasi rasa takut ini dengan keberanian! ๐ช๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative",Jangan sampai rasa takut itu mengekangmu untuk mengeksplorasi pengetahuan baru! ๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Ini adalah ujian dalam pembelajaran, kamu payah kalau ga bisa bertahan ๐
"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Kamu kuat, ayo buang rasa sedih itu, jangan kasi kendor abangkuu ๐ฅ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Heii, kamu pasti bisa melawan rasa itu, ayoo semangat! ๐ฑ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Semua akan baik-baik aja, kamu pasti bisa melewatinya ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Semua pasti berlalu, ayoo semangat gass teross ๐๏ธ๐๏ธโก"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Udahh ayo kamu pasti bisa fokus lagi, jangan marah gitu ah ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive",Ayoo sobatt kasih paham kalau gini doang mah gampangg ๐
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Tidak perlu khawatir, merasa sedih adalah bagian dari tantangan perjalanan belajar ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative",Marah itu cuman menganggu pikiranmu. Jadi tetap kendalikan diri agar materi bisa dipahami ๐
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Haloo, kalau kamu takut belajar hal baru itu artinya kamu akan semakin ketinggalan banyak ilmu ๐ฃ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Liat ujang sakit perut, ih kamu jangan cemberut โน๏ธ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Lupakan rasa sedih itu, kasih paham tipis tipis ๐ค๐ผ"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative",Kamu cape ga si marah terus? Mending udahan marahnya ๐ฎโ๐จ
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Jangan fokus pada hal-hal yang bikin jijik. Lihat sisi positifnya, semua pengalaman membentuk kita ๐๏ธโโ๏ธ๐๏ธโโ๏ธ"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Si dadang beli kopeah, kamu harus sabar yah ๐ซต๐
"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Semua ini pasti segera berakhir, sabar yaa ๐ฅฐ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive",Halo! Tetap tegar dan segera bangkit lagi yaa!! โจ๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative",Mau sampai kapan kamu kaya gitu? Kalau begini terus kamu gaakan pernah maju ๐ช
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Udah ini jangan lupa cuci muka, gosok gigi, evaluasi, dan tidur sejenak menemui esok pagi yahh ๐ค"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Hei, kalau kamu terus merasa begitu, itu bisa ganggu fokus belajarmu!! ๐คข"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Kuliah adalah kesempatan untuk melampaui batasan diri, jadi tetaplah bertahan ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Udah stop ya jangan marah terus, kamu harus fokus belajar lagi ๐ฎโ๐จโ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Ga masalah kok kalau kamu sedih, karena pelangi yang indah itu akan muncul setelah hujan ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Jangan takut, tetap fokus! Selalu ingat banyak impian yang harus dicapai ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Rasa takut itu diciptakan dari pikiranmu, jadi ubah pola pikirmu jangan buat dia menguasaimu! ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Liat pocong jalannya loncat, tetap semangat kamu hebat! ๐ซก"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Kenapa harus takut, kamu kan biasa segini doang mah kecill ๐ฅฑ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Tidak masalah jika kamu merasa tidak nyaman, setidaknya kamu sudah berusaha ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive",Santai dulu lahh ๐ค
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive",Sabarr yaa abangkuu ๐ฅ
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Si Heru mancing ikan nila ๐ฃ, kamu gaboleh putus asa ๐ซต๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Udahhh, jangan cemberut terus, ayo kasih tau dunia kalau kamu gapapa ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Hai, proses belajar emang bisa bikin frustasi, tapi kalau kamu sabar dan tekun pasti akan membuahkan keberhasilan ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive",Tetep inget kata CJR kalau kamu kamu kamu kamu terhebat ๐
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Rasa sedih ini ngehambat produktivitas kamu. Jadi hadapi kesedihan ini yaa, kamu kan kuat! ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Sedih itu kaya guru kesabaran, lewatin dengan bijak yaa buat dapetin hikmah dan kebijaksanaan ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Gamasalah kalau takut, tapi inget kata DโMASIV, jangan menyerah ๐ช๐ "
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Tahan capt jangan meledak, sabar lah dulu ๐ฎโ๐จ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Jangan sedih terus sobat, kamu itu hebat pasti kamu kuat ๐ซก"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Setelah tantangan yang berat, kamu pasti akan lebih kuat ๐ช"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Ayo anak muda jangan putus asa, buktikan kalau segini doang mah kecill ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Tetap fokus, tahan rasa itu dan buktikan kalau kamu itu tangguh! ๐ช"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Belajar itu kaya makanan, ada yang enak ada yang engga, tapi yang pasti semuanya bikin kenyang ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Sabar-sabar, orang sabar pahalanya besar ๐
"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Inget kata-kata tulus, manusia-manusia kuat itu kita ๐ฆพ"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive",Masa-masa ini pasti akan bisa kamu lewati! ๐ช
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive",Tunjukkin kalau kamu itu orangnya sabarrrr ๐
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Kamu gapapa? Selesai dari sini, jangan lupa self reward ya! ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Semangatt, anggap aja perasaan ini seperti sebuah tantangan yang harus kamu taklukan! ๐ค"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Jangan takut anak muda, kasih paham kalo gini doang mah gampangg ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Banyak yang lebih parah dari kamu dan mereka berhasil bertahan hingga akhir, masa kamu kalah! ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Jadikan ledakan amarahmu, kaya ledakan petir yang menyinari kegelapan! โก"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative",Jangan berhenti anak muda ayo teruskan perjuanganmu dalam menuntut ilmu ๐ซต๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative",Jangan biarkan rasa tidak nyaman ini mematahkan semangat belajar mu anak muda ๐ซต๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive",Ayo anak muda buktikan kalau segini doang mah kecill ๐
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Semua masalah pasti akan ada jalan keluarnya, ini tantangan agar kamu bisa lebih baik lagi ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Ke coffe shop buat nongki, jangan sedih deadline menanti ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Udah ya cukup untuk kamu merasa seperti itu, ayo fokus belajar lagi! ๐ ๐ซต"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive",Tetap semangat dan tetap menyalaa abangkuu ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Hey kamu, amarah itu mengganggu belajarmu ๐ก, Ayo dinginkan kepalamu ๐ฅถ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Kamu pasti bisa menghadapi semuanya, tapi jangan sedih terus yaa itu tugas ngeliatin ๐
"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Makan indomi sambil nonton Anya, kamu pasti bisa melewatinya! ๐คฉ"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Jangan marah, tunjukkin kalau kamu itu orangnya sabarrrr ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Meski terasa sulit, kamu hebat udah bertahan sampai saat ini ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative",Jangan marah dongg santai dulu ga sih ๐ฃ
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Halo kamu, kalau kamu terlalu larut dalam kesedihan, itu bikin kamu sulit konsentrasi ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Heii kamu, fokus lagi yukk! ๐ซต๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Terima kasih karena sudah bertahan, tetap semangat! ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive",Halo! jangan biarkan perasaan jijik menghentikan langkahmu! ๐ซต๐ฃ
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Kamu lebih hebat dari yang kamu pikirkan, tetap bertahan yaa ๐ค"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Tetap melangkah maju, pelajaran hari ini akan jadi petualangan baru! ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Hei, jangan biarkan rasa takut membuatmu ragu. Ayo hadapi tantangan ini dengan semangat yang tinggi! ๐๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive",Ayo anak muda kamu pasti bisa lebih semangat lagii ๐ซต๐๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Zona nyaman itu membosankan, jadi kamu harus hadapi tantangan๐ฌ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Heii kamu, gitu aja kok takut ๐ซต๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Hai kamu, jangan sedih terus yaa apa ga cape ๐ฃ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Hadapi teruss, kasih paham tetap ilmu padi capt ๐คฏ๐พ"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive",Ayo bertahan untuk mendapatkan semua tujuan! ๐
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Jangan marah terus sobat, udah gede malu ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Rasa jijik mengganggu fokusmu, jadi hilangkan rasa itu! ๐ซต๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive",Hei! Ingatlah bahwa perasaan sedih hanya sementara. Mari hadapi hari ini dengan semangat baru dan keberanian! ๐๐
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Memang kadang-kadang belajar itu bikin pusing, tapi kamu jangan sedih dong ๐
"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Dewasa itu memang sulit, kamu gaboleh sedih lama-lama! ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive",Cape ga si marah terus? Mending tenangin diri dulu yaa ๐
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Emang sih perasaan ini tidak enak, tapi kamu pasti bisa bertahan! ๐ช"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Tenang aja, setiap perasaan yang berat adalah bagian dari perjalanan menuju hebat! ๐คฉ"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive",Udah-udah ayo kamu pasti bisa fokus lagi ๐
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Chill dulu lah, cuman berapa sks doang nanti juga beres ๐ค"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Lawan rasa takut itu, selalu ingat tujuan utamamu di awal! ๐ช"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Memang tidak mudah untuk mengontrol amarah, tapi kamu pasti bisa mengatasinya! ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Jangan kasih kendorr abangku, tetap percaya proses ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Amarah cuman ngerugiin kamu, tetap tenang! ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Dua tiga ikan hiu, loh kamu jangan begitu ๐ซต๐ฃ"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative","Hai, jangan takut dongg ini kan bukan film horor ๐ซ๐ป"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Semua pasti bakal berlalu, kamu pasti bisa lewatin rasa sedih ini! ๐ค"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Daripada marah-marah, mendingan fokus lagi yuk! ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Semangat terus abangku, tetap percaya proses ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative",Ayo lawan rasa itu abangkuu ๐ฅ
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Jangan sedih terus ya, udah ini kamu harus ciptain kebahagiaan kamu sendiri โจ"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Semakin kuat kamu bertahan, semakin hebat dirimu! ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive",Kamu lebih kuat dari yang kamu pikirkan ๐ช
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Setelah tantangan yang berat, kamu pasti akan lebih kuat ๐ช"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive","Ketekunan adalah kunci keberhasilan, maka ayo tamatkan semua ini ๐ต"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Proses belajar memang penuh tantangan, kamu pasti bisa bertahan! ๐ค"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Negative","Takut itu wajar, tapi jangan sampe kamu menghindar ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Jangan takut, kalau kata CJR, kamu kamu kamu kamu terhebat ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Negative",Kamu harus beraniii! ๐ซต๐ช
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Kamu itu kerenn, sabarrr capt tetap percaya proses ๐ฅ๐ฅ"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan attention, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Attention, typeReinforcement: Positive","Buah yang lagi sakit itu alpucat, cepat buktikan kalau kamu hebat ๐ฅ๐"
"Seseorang merasa disgust. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Disgust, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Negative","Tetaplah ingat, tidak ada kata menyerah di kamusmu itu!! ๐ซต๐ "
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive","Kamu akan baik-baik aja kok, ayo bangkit lagi! ๐"
"Seseorang merasa angry. Menggunakan pendekatan satisfaction, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Angry, arcsModel: Satisfaction, typeReinforcement: Positive","Kamu hebat, tapi tetap kendalikan dirimu yaa! ๐"
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen negative.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Negative","Tetap tenang dan fokus yaa, rasa takut itu hanya sementara ๐"
"Seseorang merasa sad. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Sad, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive",Dengan melewati masa ini kamu pasti akan lebih kuat lagi ๐ค
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan relevance, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Relevance, typeReinforcement: Positive",Semangat menghadapi prosesnya untuk meraih banyak ilmu ๐
"Seseorang merasa fear. Menggunakan pendekatan confidence, berikan respons berupa teks intervensi yang sesuai dengan sentimen positive.","detectedEmotion: Fear, arcsModel: Confidence, typeReinforcement: Positive",Tetap semangat!! Setiap langkah adalah tantangan untuk tumbuh dan berkembang ๐ฑ๐
|