# Data ## Cara mengambil ```python from huggingface_hub import snapshot_download DATA = snapshot_download(repo_id="fassabilf/diffusion-mcqa-pelatnas-2026", repo_type="dataset") ``` ## Struktur ``` train/ train.csv 100 baris — id, t, type, choice_0..4, label latents/{id}.npy 100 file, (4,64,64) float16 test/ test.csv 250 baris — id, t, choice_0..4 (TANPA type & label) latents/{id}.npy 250 file sample_submission.csv 250 baris — id, label ``` Total ukuran ≈ 6 MB. --- ## ⚠️ Format latent — baca ini sebelum menulis kode | | | |---|---| | Shape | `(4, 64, 64)` | | dtype | `float16` | | Skala | **SUDAH dikalikan `0.18215`** | Latent yang tersimpan **siap langsung dimasukkan ke UNet**. Kamu tidak perlu mengalikan faktor skala lagi. Kalau kamu mau men-decode-nya dengan VAE, **bagi dulu**: ```python x_t = np.load(f"{DATA}/test/latents/{i}.npy") # sudah ter-scale lat = torch.from_numpy(x_t).unsqueeze(0).to("cuda", torch.float16) eps = unet(lat, t, encoder_hidden_states=cond).sample # langsung, tanpa penyesuaian img = vae.decode(lat / 0.18215).sample # decode: bagi dulu ``` Ini satu-satunya jebakan teknis yang sengaja kami jelaskan terang-terangan. Sisanya adalah soalnya. ### 4 channel itu bukan RGBA Tidak ada channel yang berarti "merah", "hijau", atau "alpha". Itu basis laten hasil belajar VAE dan urutannya arbitrer. Menampilkan channel 0–2 sebagai RGB akan menghasilkan gambar aneh yang tidak berarti apa-apa. Untuk melihat sekilas isinya, notebook baseline menyediakan `latent2rgb` — proyeksi linear `4 → 3` yang dipakai ComfyUI/A1111 untuk live preview. Kasar, tapi cukup untuk mata, dan jauh lebih murah daripada VAE decode. --- ## Skema kolom ### `train/train.csv` | Kolom | Tipe | Keterangan | |---|---|---| | `id` | int | 0–99, cocok dengan `train/latents/{id}.npy` | | `t` | int | timestep, ∈ {50, 400, 700} | | `type` | int | 1–5, kelompok soal | | `choice_0` … `choice_4` | str | 5 kandidat caption, urutan sudah diacak | | `label` | int | 0–4, indeks caption yang benar | ### `test/test.csv` Sama, **tanpa** `type` dan **tanpa** `label`. Kolom `type` sengaja hanya ada di train. Kalau ada di test, kamu bisa memakai strategi berbeda per kelompok — dan itu menghapus kesulitan utamanya, yaitu bahwa metodenya harus berlaku umum. Di train, kolom itu ada justru supaya kamu bisa menganalisis metodemu per kelompok. --- ## Bagaimana data ini dibuat 1. Gambar adalah **foto asli berlisensi publik** (bukan hasil generate), dengan caption yang ditulis manusia. Dataset sumbernya sengaja tidak disebut — lihat halaman Rules. 2. Gambar di-resize + center-crop ke 512×512, lalu di-encode dengan VAE Stable Diffusion v1.4 → latent bersih `x_0`, dikalikan `0.18215`. 3. Noise ditambahkan mengikuti forward process: $$x_t = \sqrt{\bar\alpha_t}\, x_0 + \sqrt{1-\bar\alpha_t}\, \varepsilon, \qquad \varepsilon \sim \mathcal N(0, I)$$ dengan schedule `scaled_linear`, β ∈ [0.00085, 0.012], 1000 timestep — persis schedule SD 1.4. 4. Yang disimpan **hanya `x_t`**. `ε`, `x_0`, dan seed dibuang dan tidak pernah ditulis ke disk. 5. Empat distraktor ditambahkan, lalu urutan kelima caption diacak per soal. Sebaran jawaban benar di indeks 0–4 diuji merata (χ²). Nilai ᾱ untuk timestep yang dipakai: | t | ᾱ_t | √ᾱ_t | √(1−ᾱ_t) | SNR | |---|---|---|---|---| | 50 | 0.9516 | 0.9755 | 0.2201 | 19.65 | | 400 | 0.4245 | 0.6515 | 0.7586 | 0.74 | | 700 | 0.0825 | 0.2873 | 0.9579 | 0.090 | Perhatikan kolom SNR. Dari t=50 ke t=700, rasio sinyal-terhadap-noise turun lebih dari **200×**. --- ## Model Semua komponen boleh dipakai, tanpa kecuali: ```python SD, REV = "CompVis/stable-diffusion-v1-4", "133a221b8aa7292a167afc5127cb63fb5005638b" ``` `revision` di-pin supaya semua orang bekerja dengan bobot yang sama persis. Pakai `variant="fp16"` agar unduhannya ~2.1 GB dan bukan ~5 GB, dan lewati safety checker (tidak dipakai di sini). Text encoder SD 1.4 adalah CLIP ViT-L/14 — model yang sama dengan `openai/clip-vit-large-patch14`, tapi **ruang embedding-nya berbeda**: text encoder mengeluarkan urutan token `(77, 768)` untuk cross-attention UNet, sedangkan `CLIPModel.get_text_features` mengeluarkan satu vektor di ruang gabungan gambar-teks. Jangan tertukar.