| instruction,input,output
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Menteri?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Menteri?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Menteri.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Menteri?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Menteri adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Menteri menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Menteri.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Menteri?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Menteri dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Menteri.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Pemerintah ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Pemerintah ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Pemerintah ...,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pemerintah ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Pemerintah .. adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Pemerintah .. menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Pemerintah ...,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Pemerintah ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Pemerintah .. dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Pemerintah ...,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Pemerintah daerah?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Pemerintah daerah?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Pemerintah daerah.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pemerintah daerah?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Pemerintah daerah adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Pemerintah daerah menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Pemerintah daerah.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Pemerintah daerah?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Pemerintah daerah dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Pemerintah daerah.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jalan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Jalan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Jalan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Jalan umum?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Jalan umum?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Jalan umum.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Jalan umum?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jalan umum adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Jalan umum menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Jalan umum.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Jalan umum?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Jalan umum dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Jalan umum.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Jalan khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Jalan khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Jalan khusus.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Jalan khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jalan khusus adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Jalan khusus menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Jalan khusus.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Jalan khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Jalan khusus dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Jalan khusus.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Jalan tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Jalan tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Jalan tol.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Jalan tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jalan tol adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Jalan tol menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Jalan tol.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Jalan tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Jalan tol dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Jalan tol.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Tol.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Tol adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Tol menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Tol.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Tol dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Tol.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Penyelenggaraan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Penyelenggaraan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Penyelenggaraan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Penyelenggaraan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Penyelenggaraan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Penyelenggaraan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Penyelenggaraan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Penyelenggaraan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Penyelenggaraan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Penyelenggaraan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Pengaturan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Pengaturan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Pengaturan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pengaturan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Pengaturan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Pengaturan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Pengaturan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Pengaturan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Pengaturan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Pengaturan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Pembinaan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Pembinaan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Pembinaan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pembinaan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Pembinaan jalan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Pembinaan jalan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Pembinaan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Pembinaan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Pembinaan jalan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Pembinaan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Pembangunan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Pembangunan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Pembangunan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pembangunan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Pembangunan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Pembangunan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Pembangunan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Pembangunan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Pembangunan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Pembangunan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Pengawasan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Pengawasan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Pengawasan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pengawasan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Pengawasan jalan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Pengawasan jalan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Pengawasan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Pengawasan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Pengawasan jalan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Pengawasan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Penyelenggara ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Penyelenggara ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Penyelenggara ...,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Penyelenggara ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Penyelenggara .. adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Penyelenggara .. menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Penyelenggara ...,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Penyelenggara ..?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Penyelenggara .. dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Penyelenggara ...,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Penyelenggara jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Penyelenggara jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Penyelenggara jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Penyelenggara jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Penyelenggara jalan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Penyelenggara jalan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Penyelenggara jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Penyelenggara jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Penyelenggara jalan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Penyelenggara jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Jalan bebas hambatan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Jalan bebas hambatan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Jalan bebas hambatan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Jalan bebas hambatan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jalan bebas hambatan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Jalan bebas hambatan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Jalan bebas hambatan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Jalan bebas hambatan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Jalan bebas hambatan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Jalan bebas hambatan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Badan Pengatur Jalan Tol yang selanjutnya disebut BPJT.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Badan usaha di bidang jalan tol yang selanjutnya disebut Badan Usaha.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Sistem jaringan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Sistem jaringan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Sistem jaringan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Sistem jaringan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sistem jaringan jalan adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Sistem jaringan jalan menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Sistem jaringan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Sistem jaringan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Sistem jaringan jalan dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Sistem jaringan jalan.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan Orang?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa definisi Orang?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan pengertian Orang.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Orang?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Orang adalah apa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa pengertian Orang menurut regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan definisi Orang.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang disebut dengan Orang?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa arti Orang dalam regulasi ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebutkan pengertian Orang.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa jenis dari Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Jenis regulasi ini adalah Undang-Undang.
|
| Berapa nomor Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Nomor Undang-Undang ini adalah 38.
|
| Tahun berapa Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 ditetapkan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Undang-Undang ini ditetapkan pada Tahun 2004.
|
| Apa judul lengkap Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Judul lengkap regulasi ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
|
| Kapan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 ditetapkan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 ditetapkan pada tanggal 18 Oktober 2004.
|
| Berapa jumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 memiliki 68 pasal.
|
| Berapa jumlah BAB dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 memiliki 14 BAB.
|
| Apa isi BAB I KETENTUAN UMUM?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Jelaskan BAB I KETENTUAN UMUM.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Apa yang diatur dalam BAB I KETENTUAN UMUM?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Bagaimana isi BAB I KETENTUAN UMUM?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Berikan ringkasan BAB I KETENTUAN UMUM.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam penyelenggaraan jalan.
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB III KEWENANGAN PENYELENGGARAAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB III KEWENANGAN PENYELENGGARAAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB III KEWENANGAN PENYELENGGARAAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB III KEWENANGAN PENYELENGGARAAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB III KEWENANGAN PENYELENGGARAAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB IV KLASIFIKASI JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB IV KLASIFIKASI JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB IV KLASIFIKASI JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB IV KLASIFIKASI JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB IV KLASIFIKASI JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB V BAGIAN-BAGIAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB V BAGIAN-BAGIAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB V BAGIAN-BAGIAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB V BAGIAN-BAGIAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB V BAGIAN-BAGIAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB VI TATA CARA MENGADAKAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB VI TATA CARA MENGADAKAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB VI TATA CARA MENGADAKAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB VI TATA CARA MENGADAKAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB VI TATA CARA MENGADAKAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB VII PEMBANGUNAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB VII PEMBANGUNAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB VII PEMBANGUNAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB VII PEMBANGUNAN JALAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB VII PEMBANGUNAN JALAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB VIII JALAN TOL?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB VIII mengatur penyelenggaraan jalan tol sebagai jalan bebas hambatan yang bersifat terbuka bagi umum dan berasal dari dana pengguna jalan.
|
| Jelaskan BAB VIII JALAN TOL.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB VIII mengatur penyelenggaraan jalan tol sebagai jalan bebas hambatan yang bersifat terbuka bagi umum dan berasal dari dana pengguna jalan.
|
| Apa yang diatur dalam BAB VIII JALAN TOL?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB VIII mengatur penyelenggaraan jalan tol sebagai jalan bebas hambatan yang bersifat terbuka bagi umum dan berasal dari dana pengguna jalan.
|
| Bagaimana isi BAB VIII JALAN TOL?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB VIII mengatur penyelenggaraan jalan tol sebagai jalan bebas hambatan yang bersifat terbuka bagi umum dan berasal dari dana pengguna jalan.
|
| Berikan ringkasan BAB VIII JALAN TOL.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB VIII mengatur penyelenggaraan jalan tol sebagai jalan bebas hambatan yang bersifat terbuka bagi umum dan berasal dari dana pengguna jalan.
|
| Apa isi BAB IX PENGGUNAAN JALAN DAN PENGAWASAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB IX PENGGUNAAN JALAN DAN PENGAWASAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB IX PENGGUNAAN JALAN DAN PENGAWASAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB IX PENGGUNAAN JALAN DAN PENGAWASAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB IX PENGGUNAAN JALAN DAN PENGAWASAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB IXA JALAN KHUSUS?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB IXA mengatur jalan khusus yang dibangun oleh instansi atau badan tertentu untuk kepentingan sendiri.
|
| Jelaskan BAB IXA JALAN KHUSUS.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB IXA mengatur jalan khusus yang dibangun oleh instansi atau badan tertentu untuk kepentingan sendiri.
|
| Apa yang diatur dalam BAB IXA JALAN KHUSUS?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB IXA mengatur jalan khusus yang dibangun oleh instansi atau badan tertentu untuk kepentingan sendiri.
|
| Bagaimana isi BAB IXA JALAN KHUSUS?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB IXA mengatur jalan khusus yang dibangun oleh instansi atau badan tertentu untuk kepentingan sendiri.
|
| Berikan ringkasan BAB IXA JALAN KHUSUS.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB IXA mengatur jalan khusus yang dibangun oleh instansi atau badan tertentu untuk kepentingan sendiri.
|
| Apa isi BAB X PERAN SERTA MASYARAKAT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan BAB X PERAN SERTA MASYARAKAT.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam BAB X PERAN SERTA MASYARAKAT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana isi BAB X PERAN SERTA MASYARAKAT?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Berikan ringkasan BAB X PERAN SERTA MASYARAKAT.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi BAB XI KETENTUAN PIDANA DAN SANKSI?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XI mengatur ketentuan pidana dan sanksi administratif bagi pelanggaran ketentuan jalan.
|
| Jelaskan BAB XI KETENTUAN PIDANA DAN SANKSI.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XI mengatur ketentuan pidana dan sanksi administratif bagi pelanggaran ketentuan jalan.
|
| Apa yang diatur dalam BAB XI KETENTUAN PIDANA DAN SANKSI?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XI mengatur ketentuan pidana dan sanksi administratif bagi pelanggaran ketentuan jalan.
|
| Bagaimana isi BAB XI KETENTUAN PIDANA DAN SANKSI?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XI mengatur ketentuan pidana dan sanksi administratif bagi pelanggaran ketentuan jalan.
|
| Berikan ringkasan BAB XI KETENTUAN PIDANA DAN SANKSI.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XI mengatur ketentuan pidana dan sanksi administratif bagi pelanggaran ketentuan jalan.
|
| Apa isi BAB XII KETENTUAN PERALIHAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XII mengatur ketentuan peralihan terkait jalan yang telah ada sebelum berlakunya undang-undang ini.
|
| Jelaskan BAB XII KETENTUAN PERALIHAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XII mengatur ketentuan peralihan terkait jalan yang telah ada sebelum berlakunya undang-undang ini.
|
| Apa yang diatur dalam BAB XII KETENTUAN PERALIHAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XII mengatur ketentuan peralihan terkait jalan yang telah ada sebelum berlakunya undang-undang ini.
|
| Bagaimana isi BAB XII KETENTUAN PERALIHAN?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XII mengatur ketentuan peralihan terkait jalan yang telah ada sebelum berlakunya undang-undang ini.
|
| Berikan ringkasan BAB XII KETENTUAN PERALIHAN.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XII mengatur ketentuan peralihan terkait jalan yang telah ada sebelum berlakunya undang-undang ini.
|
| Apa isi BAB XIII KETENTUAN PENUTUP?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XIII mengatur ketentuan penutup termasuk mulai berlakunya undang-undang ini.
|
| Jelaskan BAB XIII KETENTUAN PENUTUP.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XIII mengatur ketentuan penutup termasuk mulai berlakunya undang-undang ini.
|
| Apa yang diatur dalam BAB XIII KETENTUAN PENUTUP?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XIII mengatur ketentuan penutup termasuk mulai berlakunya undang-undang ini.
|
| Bagaimana isi BAB XIII KETENTUAN PENUTUP?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XIII mengatur ketentuan penutup termasuk mulai berlakunya undang-undang ini.
|
| Berikan ringkasan BAB XIII KETENTUAN PENUTUP.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,BAB XIII mengatur ketentuan penutup termasuk mulai berlakunya undang-undang ini.
|
| Jelaskan isi Pasal 5.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 5?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 5?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 5?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 5.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 6.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 6 mengatur klasifikasi jalan menurut sistem yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 6?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 6 mengatur klasifikasi jalan menurut sistem yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 6?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 6 mengatur klasifikasi jalan menurut sistem yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder.
|
| Apa isi Pasal 6?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 6 mengatur klasifikasi jalan menurut sistem yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder.
|
| Ringkasan Pasal 6.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 6 mengatur klasifikasi jalan menurut sistem yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder.
|
| Jelaskan isi Pasal 7.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 7?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 7?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 7?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 7.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 8.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 8?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 8?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 8?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 8.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 11.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 11?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 11?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 11?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 11.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 29.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 29 mengatur bahwa jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan merupakan jalan bebas hambatan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 29?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 29 mengatur bahwa jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan merupakan jalan bebas hambatan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 29?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 29 mengatur bahwa jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan merupakan jalan bebas hambatan.
|
| Apa isi Pasal 29?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 29 mengatur bahwa jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan merupakan jalan bebas hambatan.
|
| Ringkasan Pasal 29.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 29 mengatur bahwa jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan merupakan jalan bebas hambatan.
|
| Jelaskan isi Pasal 48.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 48 mengatur tentang pembinaan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 48?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 48 mengatur tentang pembinaan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 48?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 48 mengatur tentang pembinaan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
|
| Apa isi Pasal 48?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 48 mengatur tentang pembinaan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
|
| Ringkasan Pasal 48.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 48 mengatur tentang pembinaan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
|
| Apa asas penyelenggaraan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Jalan diselenggarakan berdasarkan asas kemanfaatan dan kegunaan.
|
| Apa tujuan penyelenggaraan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud jalan umum?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum.
|
| Apa yang dimaksud jalan tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa perbedaan jalan umum dan jalan khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa saja klasifikasi jalan menurut fungsi?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa saja klasifikasi jalan menurut status?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud ruang manfaat jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud ruang milik jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Ruang milik jalan meliputi ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan.
|
| Apa yang dimaksud ruang pengawasan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Ruang pengawasan jalan adalah ruang di luar ruang milik jalan yang penggunaannya diawasi.
|
| Apa kewenangan Pemerintah Pusat dalam penyelenggaraan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pemerintah Pusat berwenang menyelenggarakan jalan nasional.
|
| Apa kewenangan Pemerintah Provinsi dalam penyelenggaraan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pemerintah Provinsi berwenang menyelenggarakan jalan provinsi.
|
| Apa kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa larangan terkait ruang manfaat jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa larangan terhadap ruang milik jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Setiap orang dilarang mendirikan bangunan di ruang milik jalan tanpa izin dari penyelenggara jalan.
|
| Apa sanksi pidana terkait jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Setiap orang yang mengakibatkan kerusakan pada jalan dan mengganggu lalu lintas dapat dikenakan pidana penjara dan/atau denda sesuai ketentuan dalam BAB XI.
|
| Sebuah perusahaan ingin membangun jalan tol. Apa persyaratannya?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Seorang warga mendirikan bangunan di pinggir jalan tanpa izin. Apa pelanggarannya?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa perbedaan jalan arteri dan jalan kolektor?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Siapa yang menetapkan status jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Status jalan ditetapkan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya.
|
| Apakah semua jalan umum dikenakan tol?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa standar teknis detail konstruksi jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,UU 38/2004 tentang Jalan tidak mengatur secara rinci standar teknis konstruksi jalan. Ketentuan lebih rinci diatur dalam Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri.
|
| Apa objek pengaturan UU Bangunan Gedung?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Siapa subjek pengaturan UU Bangunan Gedung?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa syarat mendapatkan IMB?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa kewajiban pemilik bangunan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa sanksi pidana dalam UU ini?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan bangunan tidak laik fungsi dan mengakibatkan kerugian atau kematian dapat dipidana sesuai ketentuan BAB X.
|
| Jelaskan isi Pasal 1.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 1?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 1?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 1?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 1.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 2.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 2 mengatur bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 2?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 2 mengatur bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 2?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 2 mengatur bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional.
|
| Apa isi Pasal 2?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 2 mengatur bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional.
|
| Ringkasan Pasal 2.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 2 mengatur bahwa jalan merupakan prasarana transportasi yang mempunyai peran penting dalam pembangunan nasional.
|
| Jelaskan isi Pasal 3.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 3 mengatur asas penyelenggaraan jalan yaitu asas kemanfaatan dan kegunaan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 3?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 3 mengatur asas penyelenggaraan jalan yaitu asas kemanfaatan dan kegunaan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 3?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 3 mengatur asas penyelenggaraan jalan yaitu asas kemanfaatan dan kegunaan.
|
| Apa isi Pasal 3?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 3 mengatur asas penyelenggaraan jalan yaitu asas kemanfaatan dan kegunaan.
|
| Ringkasan Pasal 3.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 3 mengatur asas penyelenggaraan jalan yaitu asas kemanfaatan dan kegunaan.
|
| Jelaskan isi Pasal 4.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 4?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 4?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 4?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 4.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 9.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 9?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 9?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 9?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 9.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 10.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 10 mengatur sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antar simpul jasa distribusi.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 10?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 10 mengatur sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antar simpul jasa distribusi.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 10?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 10 mengatur sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antar simpul jasa distribusi.
|
| Apa isi Pasal 10?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 10 mengatur sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antar simpul jasa distribusi.
|
| Ringkasan Pasal 10.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 10 mengatur sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antar simpul jasa distribusi.
|
| Jelaskan isi Pasal 11.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 11 mengatur sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan kawasan dalam wilayah.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 11?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 11 mengatur sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan kawasan dalam wilayah.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 11?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 11 mengatur sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan kawasan dalam wilayah.
|
| Apa isi Pasal 11?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 11 mengatur sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan kawasan dalam wilayah.
|
| Ringkasan Pasal 11.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 11 mengatur sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan kawasan dalam wilayah.
|
| Jelaskan isi Pasal 12.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 12 mengatur jalan arteri yang melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 12?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 12 mengatur jalan arteri yang melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 12?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 12 mengatur jalan arteri yang melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh.
|
| Apa isi Pasal 12?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 12 mengatur jalan arteri yang melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh.
|
| Ringkasan Pasal 12.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 12 mengatur jalan arteri yang melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh.
|
| Jelaskan isi Pasal 13.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 13 mengatur jalan kolektor yang melayani angkutan pengumpul dengan ciri perjalanan jarak sedang.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 13?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 13 mengatur jalan kolektor yang melayani angkutan pengumpul dengan ciri perjalanan jarak sedang.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 13?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 13 mengatur jalan kolektor yang melayani angkutan pengumpul dengan ciri perjalanan jarak sedang.
|
| Apa isi Pasal 13?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 13 mengatur jalan kolektor yang melayani angkutan pengumpul dengan ciri perjalanan jarak sedang.
|
| Ringkasan Pasal 13.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 13 mengatur jalan kolektor yang melayani angkutan pengumpul dengan ciri perjalanan jarak sedang.
|
| Jelaskan isi Pasal 14.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 14 mengatur jalan lokal yang melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 14?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 14 mengatur jalan lokal yang melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 14?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 14 mengatur jalan lokal yang melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat.
|
| Apa isi Pasal 14?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 14 mengatur jalan lokal yang melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat.
|
| Ringkasan Pasal 14.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 14 mengatur jalan lokal yang melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat.
|
| Jelaskan isi Pasal 15.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 15 mengatur jalan lingkungan yang melayani angkutan lingkungan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 15?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 15 mengatur jalan lingkungan yang melayani angkutan lingkungan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 15?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 15 mengatur jalan lingkungan yang melayani angkutan lingkungan.
|
| Apa isi Pasal 15?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 15 mengatur jalan lingkungan yang melayani angkutan lingkungan.
|
| Ringkasan Pasal 15.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 15 mengatur jalan lingkungan yang melayani angkutan lingkungan.
|
| Jelaskan isi Pasal 16.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 16?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana bunyi Pasal 16?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa isi Pasal 16?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Ringkasan Pasal 16.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 30.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 30 mengatur penyelenggaraan jalan tol dilakukan oleh badan usaha yang memenuhi persyaratan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 30?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 30 mengatur penyelenggaraan jalan tol dilakukan oleh badan usaha yang memenuhi persyaratan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 30?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 30 mengatur penyelenggaraan jalan tol dilakukan oleh badan usaha yang memenuhi persyaratan.
|
| Apa isi Pasal 30?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 30 mengatur penyelenggaraan jalan tol dilakukan oleh badan usaha yang memenuhi persyaratan.
|
| Ringkasan Pasal 30.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 30 mengatur penyelenggaraan jalan tol dilakukan oleh badan usaha yang memenuhi persyaratan.
|
| Jelaskan isi Pasal 31.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 31 mengatur penetapan tarif tol berdasarkan tujuan untuk mengembalikan biaya investasi.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 31?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 31 mengatur penetapan tarif tol berdasarkan tujuan untuk mengembalikan biaya investasi.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 31?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 31 mengatur penetapan tarif tol berdasarkan tujuan untuk mengembalikan biaya investasi.
|
| Apa isi Pasal 31?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 31 mengatur penetapan tarif tol berdasarkan tujuan untuk mengembalikan biaya investasi.
|
| Ringkasan Pasal 31.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 31 mengatur penetapan tarif tol berdasarkan tujuan untuk mengembalikan biaya investasi.
|
| Jelaskan isi Pasal 42.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 42 mengatur peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 42?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 42 mengatur peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 42?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 42 mengatur peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Apa isi Pasal 42?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 42 mengatur peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Ringkasan Pasal 42.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 42 mengatur peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan.
|
| Apa yang dimaksud dengan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Jalan nasional adalah jalan yang menghubungkan antar ibu kota provinsi. Jalan provinsi menghubungkan antar ibu kota kabupaten/kota dalam satu provinsi. Jalan kabupaten menghubungkan antar ibu kota kecamatan dalam satu kabupaten.
|
| Apa yang diatur dalam BAB IXA tentang Jalan Khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana tata cara mengadakan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa saja bagian-bagian jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan ruang manfaat jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan ruang milik jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Ruang milik jalan meliputi ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan.
|
| Apa yang dimaksud dengan ruang pengawasan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Ruang pengawasan jalan adalah ruang di luar ruang milik jalan yang penggunaannya diawasi untuk menjaga fungsi jalan.
|
| Siapa yang berwenang menetapkan status jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan jalan bebas hambatan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Jalan bebas hambatan adalah jalan tol yang dirancang untuk kendaraan berkecepatan tinggi tanpa gangguan lalu lintas sebidang.
|
| Pemerintah Provinsi ingin membangun jalan baru yang melintasi dua kabupaten. Apa yang harus dilakukan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Sebuah truk bermuatan berlebih merusak jalan di wilayah kabupaten. Siapa yang bertanggung jawab?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa perbedaan jalan arteri primer dan arteri sekunder?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apakah jalan tol bisa dimiliki swasta?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Siapa yang bertanggung jawab memelihara jalan desa?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Jalan desa berada di bawah kewenangan Pemerintah Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
|
| Apa yang dimaksud dengan jalan umum?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa yang dimaksud dengan jalan khusus?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| ,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Jelaskan isi Pasal 17.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 17 mengatur bahwa jalan nasional merupakan jalan arteri dan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 17?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 17 mengatur bahwa jalan nasional merupakan jalan arteri dan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 17?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 17 mengatur bahwa jalan nasional merupakan jalan arteri dan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Apa isi Pasal 17?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 17 mengatur bahwa jalan nasional merupakan jalan arteri dan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Ringkasan Pasal 17.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 17 mengatur bahwa jalan nasional merupakan jalan arteri dan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Jelaskan isi Pasal 18.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 18 mengatur bahwa jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 18?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 18 mengatur bahwa jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 18?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 18 mengatur bahwa jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Apa isi Pasal 18?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 18 mengatur bahwa jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Ringkasan Pasal 18.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 18 mengatur bahwa jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Jelaskan isi Pasal 19.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 19 mengatur bahwa jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 19?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 19 mengatur bahwa jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 19?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 19 mengatur bahwa jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Apa isi Pasal 19?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 19 mengatur bahwa jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Ringkasan Pasal 19.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 19 mengatur bahwa jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer.
|
| Jelaskan isi Pasal 20.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 20 mengatur bahwa jalan kota merupakan jalan umum yang menghubungkan antarkawasan dalam kota.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 20?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 20 mengatur bahwa jalan kota merupakan jalan umum yang menghubungkan antarkawasan dalam kota.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 20?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 20 mengatur bahwa jalan kota merupakan jalan umum yang menghubungkan antarkawasan dalam kota.
|
| Apa isi Pasal 20?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 20 mengatur bahwa jalan kota merupakan jalan umum yang menghubungkan antarkawasan dalam kota.
|
| Ringkasan Pasal 20.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 20 mengatur bahwa jalan kota merupakan jalan umum yang menghubungkan antarkawasan dalam kota.
|
| Jelaskan isi Pasal 21.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 21 mengatur bahwa jalan desa merupakan jalan lingkungan yang menghubungkan antarkawasan dalam desa.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 21?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 21 mengatur bahwa jalan desa merupakan jalan lingkungan yang menghubungkan antarkawasan dalam desa.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 21?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 21 mengatur bahwa jalan desa merupakan jalan lingkungan yang menghubungkan antarkawasan dalam desa.
|
| Apa isi Pasal 21?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 21 mengatur bahwa jalan desa merupakan jalan lingkungan yang menghubungkan antarkawasan dalam desa.
|
| Ringkasan Pasal 21.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 21 mengatur bahwa jalan desa merupakan jalan lingkungan yang menghubungkan antarkawasan dalam desa.
|
| Jelaskan isi Pasal 32.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 32 mengatur bahwa tarif tol ditinjau kembali setiap 2 tahun sekali.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 32?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 32 mengatur bahwa tarif tol ditinjau kembali setiap 2 tahun sekali.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 32?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 32 mengatur bahwa tarif tol ditinjau kembali setiap 2 tahun sekali.
|
| Apa isi Pasal 32?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 32 mengatur bahwa tarif tol ditinjau kembali setiap 2 tahun sekali.
|
| Ringkasan Pasal 32.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 32 mengatur bahwa tarif tol ditinjau kembali setiap 2 tahun sekali.
|
| Jelaskan isi Pasal 33.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 33 mengatur bahwa jalan tol dapat dibangun di atas atau di bawah tanah.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 33?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 33 mengatur bahwa jalan tol dapat dibangun di atas atau di bawah tanah.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 33?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 33 mengatur bahwa jalan tol dapat dibangun di atas atau di bawah tanah.
|
| Apa isi Pasal 33?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 33 mengatur bahwa jalan tol dapat dibangun di atas atau di bawah tanah.
|
| Ringkasan Pasal 33.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 33 mengatur bahwa jalan tol dapat dibangun di atas atau di bawah tanah.
|
| Jelaskan isi Pasal 41.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 41 mengatur bahwa setiap orang berhak menggunakan jalan dengan tertib.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 41?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 41 mengatur bahwa setiap orang berhak menggunakan jalan dengan tertib.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 41?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 41 mengatur bahwa setiap orang berhak menggunakan jalan dengan tertib.
|
| Apa isi Pasal 41?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 41 mengatur bahwa setiap orang berhak menggunakan jalan dengan tertib.
|
| Ringkasan Pasal 41.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 41 mengatur bahwa setiap orang berhak menggunakan jalan dengan tertib.
|
| Jelaskan isi Pasal 43.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 43 mengatur bahwa masyarakat berhak mengajukan saran dan keberatan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 43?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 43 mengatur bahwa masyarakat berhak mengajukan saran dan keberatan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 43?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 43 mengatur bahwa masyarakat berhak mengajukan saran dan keberatan.
|
| Apa isi Pasal 43?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 43 mengatur bahwa masyarakat berhak mengajukan saran dan keberatan.
|
| Ringkasan Pasal 43.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 43 mengatur bahwa masyarakat berhak mengajukan saran dan keberatan.
|
| Jelaskan isi Pasal 44.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 44 mengatur bahwa masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan jalan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 44?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 44 mengatur bahwa masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan jalan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 44?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 44 mengatur bahwa masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan jalan.
|
| Apa isi Pasal 44?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 44 mengatur bahwa masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan jalan.
|
| Ringkasan Pasal 44.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 44 mengatur bahwa masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan jalan.
|
| Jelaskan isi Pasal 45.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 45 mengatur bahwa masyarakat dapat menggugat penyelenggaraan jalan.
|
| Apa yang diatur dalam Pasal 45?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 45 mengatur bahwa masyarakat dapat menggugat penyelenggaraan jalan.
|
| Bagaimana bunyi Pasal 45?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 45 mengatur bahwa masyarakat dapat menggugat penyelenggaraan jalan.
|
| Apa isi Pasal 45?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 45 mengatur bahwa masyarakat dapat menggugat penyelenggaraan jalan.
|
| Ringkasan Pasal 45.,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pasal 45 mengatur bahwa masyarakat dapat menggugat penyelenggaraan jalan.
|
| Apa larangan di ruang manfaat jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Apa larangan di ruang milik jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Setiap orang dilarang mendirikan bangunan di ruang milik jalan tanpa izin dari penyelenggara jalan.
|
| Siapa yang melakukan pembinaan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,Pembinaan jalan dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya.
|
| Apa tujuan pengaturan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
| Bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan?,Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan,
|
|
|