Spaces:
Sleeping
Sleeping
Update app.py
Browse files
app.py
CHANGED
|
@@ -1,128 +1,130 @@
|
|
| 1 |
-
import gradio as gr
|
| 2 |
-
import tensorflow as tf
|
| 3 |
-
import numpy as np
|
| 4 |
-
from PIL import Image
|
| 5 |
-
import json
|
| 6 |
-
import os
|
| 7 |
-
|
| 8 |
-
try:
|
| 9 |
-
model = tf.keras.models.load_model(
|
| 10 |
-
"model_Final.keras",
|
| 11 |
-
custom_objects={
|
| 12 |
-
"preprocess_input": tf.keras.applications.resnet50.preprocess_input
|
| 13 |
-
}
|
| 14 |
-
)
|
| 15 |
-
with open('labels.json', 'r') as f:
|
| 16 |
-
class_label = json.load(f)
|
| 17 |
-
except Exception as e:
|
| 18 |
-
print(f"Error loading model/labels: {e}")
|
| 19 |
-
class_label = ["plastic", "paper", "metal", "organic", "trash"]
|
| 20 |
-
|
| 21 |
-
deskripsi_sampah = {
|
| 22 |
-
"E-waste": {
|
| 23 |
-
"deskripsi": "Sampah elektronik berbahaya. Jangan buang di tempat sampah biasa. Bawa ke drop box e-waste.",
|
| 24 |
-
"tong_warna": "Merah (B3)",
|
| 25 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya, melalui fasilitas khusus B3",
|
| 26 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Pelepasan zat beracun (merkuri, timbal, kadmium) ke tanah dan air. Zat ini mencemari rantai makanan dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. (Referensi: UNEP/Basel Convention)"
|
| 27 |
-
},
|
| 28 |
-
"Glass": {
|
| 29 |
-
"deskripsi": "Kaca bisa didaur ulang tanpa batas. Pastikan tidak pecah saat dibuang agar aman bagi petugas.",
|
| 30 |
-
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 31 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 32 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Tidak terurai (inert) dan memenuhi TPA. Pecahan kaca dapat melukai hewan dan petugas, serta berpotensi menyebabkan kebakaran karena efek lensa. (Referensi: Ilmu Lingkungan Material)"
|
| 33 |
-
},
|
| 34 |
-
"Organic Waste": {
|
| 35 |
-
"deskripsi": "Sampah organik (sisa makanan/daun). Bagus untuk dijadikan kompos.",
|
| 36 |
-
"tong_warna": "Hijau (Organik)",
|
| 37 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya (Diolah menjadi kompos)",
|
| 38 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Dalam TPA, penguraian anaerobik menghasilkan gas **metana ($CH_4$)**, yaitu gas rumah kaca yang 25 kali lebih kuat dari karbon dioksida ($CO_2$) dalam memerangkap panas. (Referensi: IPCC/Lembaga Penelitian Lingkungan)"
|
| 39 |
-
},
|
| 40 |
-
"Textiles": {
|
| 41 |
-
"deskripsi": "Limbah tekstil seperti baju bekas. Bisa disumbangkan atau didaur ulang menjadi kain lap.",
|
| 42 |
-
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 43 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya (Didaur ulang/Digunakan kembali)",
|
| 44 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Membutuhkan lahan TPA yang besar. Tekstil modern melepaskan **serat mikroplastik** saat terurai di lingkungan dan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun. (Referensi: Studi Limbah Tekstil/Microplastic Research)"
|
| 45 |
-
},
|
| 46 |
-
"cardboard": {
|
| 47 |
-
"deskripsi": "Kardus/Karton. Lipat hingga pipih sebelum dibuang untuk menghemat ruang. Bisa didaur ulang menjadi kertas.",
|
| 48 |
-
"tong_warna": "Biru (Kertas)",
|
| 49 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 50 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Memenuhi TPA dan penguraiannya di TPA juga dapat menghasilkan metana jika basah. Daur ulang kardus menghemat energi dan mengurangi penebangan pohon. (Referensi: WWF/Pusat Daur Ulang Kertas)"
|
| 51 |
-
},
|
| 52 |
-
"metal": {
|
| 53 |
-
"deskripsi": "Logam/Kaleng. Cuci bersih sisa makanan sebelum dibuang ke tempat daur ulang.",
|
| 54 |
-
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 55 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 56 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Logam membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Logam yang berkarat dapat mencemari air tanah dan memerlukan ekstraksi sumber daya alam (penambangan) yang intensif energi. (Referensi: US Geological Survey/Ilmu Material)"
|
| 57 |
-
},
|
| 58 |
-
"paper": {
|
| 59 |
-
"deskripsi": "Kertas. Pastikan kering dan tidak berminyak agar bisa didaur ulang.",
|
| 60 |
-
"tong_warna": "Biru (Kertas)",
|
| 61 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 62 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Menyumbang volume besar di TPA. Kegagalan mendaur ulang berarti peningkatan permintaan kayu dan energi untuk memproduksi kertas baru. (Referensi: Studi Konservasi Energi dan Sumber Daya Alam)"
|
| 63 |
-
},
|
| 64 |
-
"plastic": {
|
| 65 |
-
"deskripsi": "Plastik butuh waktu lama terurai. Pisahkan botol dan gelas plastik untuk didaur ulang.",
|
| 66 |
-
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 67 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 68 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Membutuhkan ratusan hingga ribuan tahun untuk terurai, mencemari lautan, dan terpecah menjadi **mikroplastik** yang masuk ke rantai makanan dan ekosistem. (Referensi: Jurnal Ilmu Kelautan/Plastics Pollution Coalition)"
|
| 69 |
-
},
|
| 70 |
-
"shoes": {
|
| 71 |
-
"deskripsi": "Sepatu bekas. Jika masih layak pakai, sebaiknya didonasikan.",
|
| 72 |
-
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 73 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Ya (Digunakan kembali/Daur ulang terbatas)",
|
| 74 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Terbuat dari material campuran kompleks (karet, kulit, plastik, busa) yang hampir mustahil terurai secara alami, sehingga menumpuk di TPA. (Referensi: Analisis Material Limbah Kompleks)"
|
| 75 |
-
},
|
| 76 |
-
"trash": {
|
| 77 |
-
"deskripsi": "Sampah residu atau lainnya yang sulit didaur ulang. Buang ke tempat sampah umum.",
|
| 78 |
-
"tong_warna": "Abu-abu (Residu)",
|
| 79 |
-
"dapat_didaur_ulang": "Tidak",
|
| 80 |
-
"dampak_jika_tidak_diolah": "Menyebabkan penumpukan di TPA, memerlukan lahan yang terus bertambah, dan menjadi sumber bau tidak sedap, serta lindi (air sampah) yang mencemari lingkungan. (Referensi: Pedoman Pengelolaan TPA)"
|
| 81 |
-
}
|
| 82 |
-
}
|
| 83 |
-
|
| 84 |
-
def predict_input(img):
|
| 85 |
-
img = img.resize((224, 224))
|
| 86 |
-
img = np.array(img)
|
| 87 |
-
img = np.expand_dims(img, axis=0)
|
| 88 |
-
img = tf.keras.applications.resnet50.preprocess_input(img)
|
| 89 |
-
|
| 90 |
-
pred = model.predict(img)[0]
|
| 91 |
-
idx = np.argmax(pred)
|
| 92 |
-
hasil_label = class_label[idx]
|
| 93 |
-
|
| 94 |
-
info = deskripsi_sampah.get(hasil_label)
|
| 95 |
-
|
| 96 |
-
if info:
|
| 97 |
-
deskripsi_markdown = f"""
|
| 98 |
-
### Hasil Deteksi: **{hasil_label}**
|
| 99 |
-
|
| 100 |
-
* **📄 Deskripsi:** {info['deskripsi']}
|
| 101 |
-
* **🗑️ Buang Pada Tong Sampah:** {info['tong_warna']}
|
| 102 |
-
* **♻️ Dapat Didaur Ulang:** {info['dapat_didaur_ulang']}
|
| 103 |
-
|
| 104 |
-
---
|
| 105 |
-
#### ⚠️ Dampak Jika Tidak Diolah:
|
| 106 |
-
{info['dampak_jika_tidak_diolah']}
|
| 107 |
-
"""
|
| 108 |
-
else:
|
| 109 |
-
deskripsi_markdown = f"### {hasil_label}\ninformasi detail untuk kategori ini belum tersedia."
|
| 110 |
-
|
| 111 |
-
return {class_label[i]: float(pred[i]) for i in range(len(class_label))}, deskripsi_markdown
|
| 112 |
-
|
| 113 |
-
|
| 114 |
-
|
| 115 |
-
demo = gr.Interface(
|
| 116 |
-
fn=predict_input,
|
| 117 |
-
inputs=gr.Image(type="pil"),
|
| 118 |
-
outputs=[
|
| 119 |
-
gr.Label(num_top_classes=3, label="Prediksi Kategori"),
|
| 120 |
-
gr.Markdown(label="Saran Pengolahan")
|
| 121 |
-
],
|
| 122 |
-
title="Klasifikasi Sampah & Saran Pengolahan",
|
| 123 |
-
description="Unggah foto sampah untuk mengetahui jenisnya dan cara mengolahnya",
|
| 124 |
-
)
|
| 125 |
-
|
| 126 |
-
if __name__ == "__main__":
|
| 127 |
-
|
| 128 |
-
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| 1 |
+
import gradio as gr
|
| 2 |
+
import tensorflow as tf
|
| 3 |
+
import numpy as np
|
| 4 |
+
from PIL import Image
|
| 5 |
+
import json
|
| 6 |
+
import os
|
| 7 |
+
|
| 8 |
+
try:
|
| 9 |
+
model = tf.keras.models.load_model(
|
| 10 |
+
"model_Final.keras",
|
| 11 |
+
custom_objects={
|
| 12 |
+
"preprocess_input": tf.keras.applications.resnet50.preprocess_input
|
| 13 |
+
}
|
| 14 |
+
)
|
| 15 |
+
with open('labels.json', 'r') as f:
|
| 16 |
+
class_label = json.load(f)
|
| 17 |
+
except Exception as e:
|
| 18 |
+
print(f"Error loading model/labels: {e}")
|
| 19 |
+
class_label = ["plastic", "paper", "metal", "organic", "trash"]
|
| 20 |
+
|
| 21 |
+
deskripsi_sampah = {
|
| 22 |
+
"E-waste": {
|
| 23 |
+
"deskripsi": "Sampah elektronik berbahaya. Jangan buang di tempat sampah biasa. Bawa ke drop box e-waste.",
|
| 24 |
+
"tong_warna": "Merah (B3)",
|
| 25 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya, melalui fasilitas khusus B3",
|
| 26 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Pelepasan zat beracun (merkuri, timbal, kadmium) ke tanah dan air. Zat ini mencemari rantai makanan dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. (Referensi: UNEP/Basel Convention)"
|
| 27 |
+
},
|
| 28 |
+
"Glass": {
|
| 29 |
+
"deskripsi": "Kaca bisa didaur ulang tanpa batas. Pastikan tidak pecah saat dibuang agar aman bagi petugas.",
|
| 30 |
+
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 31 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 32 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Tidak terurai (inert) dan memenuhi TPA. Pecahan kaca dapat melukai hewan dan petugas, serta berpotensi menyebabkan kebakaran karena efek lensa. (Referensi: Ilmu Lingkungan Material)"
|
| 33 |
+
},
|
| 34 |
+
"Organic Waste": {
|
| 35 |
+
"deskripsi": "Sampah organik (sisa makanan/daun). Bagus untuk dijadikan kompos.",
|
| 36 |
+
"tong_warna": "Hijau (Organik)",
|
| 37 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya (Diolah menjadi kompos)",
|
| 38 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Dalam TPA, penguraian anaerobik menghasilkan gas **metana ($CH_4$)**, yaitu gas rumah kaca yang 25 kali lebih kuat dari karbon dioksida ($CO_2$) dalam memerangkap panas. (Referensi: IPCC/Lembaga Penelitian Lingkungan)"
|
| 39 |
+
},
|
| 40 |
+
"Textiles": {
|
| 41 |
+
"deskripsi": "Limbah tekstil seperti baju bekas. Bisa disumbangkan atau didaur ulang menjadi kain lap.",
|
| 42 |
+
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 43 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya (Didaur ulang/Digunakan kembali)",
|
| 44 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Membutuhkan lahan TPA yang besar. Tekstil modern melepaskan **serat mikroplastik** saat terurai di lingkungan dan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun. (Referensi: Studi Limbah Tekstil/Microplastic Research)"
|
| 45 |
+
},
|
| 46 |
+
"cardboard": {
|
| 47 |
+
"deskripsi": "Kardus/Karton. Lipat hingga pipih sebelum dibuang untuk menghemat ruang. Bisa didaur ulang menjadi kertas.",
|
| 48 |
+
"tong_warna": "Biru (Kertas)",
|
| 49 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 50 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Memenuhi TPA dan penguraiannya di TPA juga dapat menghasilkan metana jika basah. Daur ulang kardus menghemat energi dan mengurangi penebangan pohon. (Referensi: WWF/Pusat Daur Ulang Kertas)"
|
| 51 |
+
},
|
| 52 |
+
"metal": {
|
| 53 |
+
"deskripsi": "Logam/Kaleng. Cuci bersih sisa makanan sebelum dibuang ke tempat daur ulang.",
|
| 54 |
+
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 55 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 56 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Logam membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Logam yang berkarat dapat mencemari air tanah dan memerlukan ekstraksi sumber daya alam (penambangan) yang intensif energi. (Referensi: US Geological Survey/Ilmu Material)"
|
| 57 |
+
},
|
| 58 |
+
"paper": {
|
| 59 |
+
"deskripsi": "Kertas. Pastikan kering dan tidak berminyak agar bisa didaur ulang.",
|
| 60 |
+
"tong_warna": "Biru (Kertas)",
|
| 61 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 62 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Menyumbang volume besar di TPA. Kegagalan mendaur ulang berarti peningkatan permintaan kayu dan energi untuk memproduksi kertas baru. (Referensi: Studi Konservasi Energi dan Sumber Daya Alam)"
|
| 63 |
+
},
|
| 64 |
+
"plastic": {
|
| 65 |
+
"deskripsi": "Plastik butuh waktu lama terurai. Pisahkan botol dan gelas plastik untuk didaur ulang.",
|
| 66 |
+
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 67 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya",
|
| 68 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Membutuhkan ratusan hingga ribuan tahun untuk terurai, mencemari lautan, dan terpecah menjadi **mikroplastik** yang masuk ke rantai makanan dan ekosistem. (Referensi: Jurnal Ilmu Kelautan/Plastics Pollution Coalition)"
|
| 69 |
+
},
|
| 70 |
+
"shoes": {
|
| 71 |
+
"deskripsi": "Sepatu bekas. Jika masih layak pakai, sebaiknya didonasikan.",
|
| 72 |
+
"tong_warna": "Kuning (Anorganik)",
|
| 73 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Ya (Digunakan kembali/Daur ulang terbatas)",
|
| 74 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Terbuat dari material campuran kompleks (karet, kulit, plastik, busa) yang hampir mustahil terurai secara alami, sehingga menumpuk di TPA. (Referensi: Analisis Material Limbah Kompleks)"
|
| 75 |
+
},
|
| 76 |
+
"trash": {
|
| 77 |
+
"deskripsi": "Sampah residu atau lainnya yang sulit didaur ulang. Buang ke tempat sampah umum.",
|
| 78 |
+
"tong_warna": "Abu-abu (Residu)",
|
| 79 |
+
"dapat_didaur_ulang": "Tidak",
|
| 80 |
+
"dampak_jika_tidak_diolah": "Menyebabkan penumpukan di TPA, memerlukan lahan yang terus bertambah, dan menjadi sumber bau tidak sedap, serta lindi (air sampah) yang mencemari lingkungan. (Referensi: Pedoman Pengelolaan TPA)"
|
| 81 |
+
}
|
| 82 |
+
}
|
| 83 |
+
|
| 84 |
+
def predict_input(img):
|
| 85 |
+
img = img.resize((224, 224))
|
| 86 |
+
img = np.array(img)
|
| 87 |
+
img = np.expand_dims(img, axis=0)
|
| 88 |
+
img = tf.keras.applications.resnet50.preprocess_input(img)
|
| 89 |
+
|
| 90 |
+
pred = model.predict(img)[0]
|
| 91 |
+
idx = np.argmax(pred)
|
| 92 |
+
hasil_label = class_label[idx]
|
| 93 |
+
|
| 94 |
+
info = deskripsi_sampah.get(hasil_label)
|
| 95 |
+
|
| 96 |
+
if info:
|
| 97 |
+
deskripsi_markdown = f"""
|
| 98 |
+
### Hasil Deteksi: **{hasil_label}**
|
| 99 |
+
|
| 100 |
+
* **📄 Deskripsi:** {info['deskripsi']}
|
| 101 |
+
* **🗑️ Buang Pada Tong Sampah:** {info['tong_warna']}
|
| 102 |
+
* **♻️ Dapat Didaur Ulang:** {info['dapat_didaur_ulang']}
|
| 103 |
+
|
| 104 |
+
---
|
| 105 |
+
#### ⚠️ Dampak Jika Tidak Diolah:
|
| 106 |
+
{info['dampak_jika_tidak_diolah']}
|
| 107 |
+
"""
|
| 108 |
+
else:
|
| 109 |
+
deskripsi_markdown = f"### {hasil_label}\ninformasi detail untuk kategori ini belum tersedia."
|
| 110 |
+
|
| 111 |
+
return {class_label[i]: float(pred[i]) for i in range(len(class_label))}, deskripsi_markdown
|
| 112 |
+
|
| 113 |
+
|
| 114 |
+
|
| 115 |
+
demo = gr.Interface(
|
| 116 |
+
fn=predict_input,
|
| 117 |
+
inputs=gr.Image(type="pil"),
|
| 118 |
+
outputs=[
|
| 119 |
+
gr.Label(num_top_classes=3, label="Prediksi Kategori"),
|
| 120 |
+
gr.Markdown(label="Saran Pengolahan")
|
| 121 |
+
],
|
| 122 |
+
title="Klasifikasi Sampah & Saran Pengolahan",
|
| 123 |
+
description="Unggah foto sampah untuk mengetahui jenisnya dan cara mengolahnya",
|
| 124 |
+
)
|
| 125 |
+
|
| 126 |
+
# if __name__ == "__main__":
|
| 127 |
+
# port = int(os.environ.get("PORT", 8000))
|
| 128 |
+
# demo.launch(server_name="0.0.0.0", server_port=port)
|
| 129 |
+
|
| 130 |
+
demo.launch()
|