Hugging Face's logo Hugging Face
  • Models
  • Datasets
  • Spaces
  • Buckets new
  • Docs
  • Enterprise
  • Pricing
    • Website
      • Tasks
      • HuggingChat
      • Collections
      • Languages
      • Organizations
    • Community
      • Blog
      • Posts
      • Daily Papers
      • Learn
      • Discord
      • Forum
      • GitHub
    • Solutions
      • Team & Enterprise
      • Hugging Face PRO
      • Enterprise Support
      • Inference Providers
      • Inference Endpoints
      • Storage Buckets

  • Log In
  • Sign Up

arulpm
/
ipbgpt

Sentence Similarity
sentence-transformers
Safetensors
English
new
feature-extraction
Generated from Trainer
dataset_size:414518
loss:MultipleNegativesRankingLoss
custom_code
Eval Results (legacy)
text-embeddings-inference
Model card Files Files and versions
xet
Community

Instructions to use arulpm/ipbgpt with libraries, inference providers, notebooks, and local apps. Follow these links to get started.

  • Libraries
  • sentence-transformers

    How to use arulpm/ipbgpt with sentence-transformers:

    from sentence_transformers import SentenceTransformer
    
    model = SentenceTransformer("arulpm/ipbgpt", trust_remote_code=True)
    
    sentences = [
        "Judul: Pelestarian Lanskap Sejarah Lasem Sebagai Kota Pusaka di Kabupaten Rembang Jawa Tengah\nAbstrak: Lasem merupakan sebuah kota kecil yang berada di Kabupaten Rembang yang mempunyai banyak peninggalan warisan budaya dan sejarah dengan ciri khas dari Arab, Cina dan Pribumi. Sejarah Lasem meninggalkan beberapa tapak bersejarah dan keberadaannya tersebar di wilayah Lasem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter dan kualitas lanskap sejarah Lasem; mengkaji upaya pengembangan pengelolaan lanskap sejarah sebagai kota pusaka; dan menyusun rencana pelestarian lanskap sejarah kota Lasem sebagai kota pusaka. Analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif dan analisis spasial dengan menggunakan metode identifikasi lanskap sejarah, skoring, mental map dan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 11 elemen potensial peninggalan sejarah pada kawasan Prioritas kota Lasem. Terdapat juga penilaian terhadap elemen sejarah yang menghasilkan kategori elemen sejarah tingkat tinggi, sedang dan rendah berdasarkan kriteria yang diuji. Pada mental map menhasilkan citra lanskap pembentuk suatu kota. Sehingga rekomendasi yang diberikan berupa pelestarian lanskap sejarah yang terdapat di kota Lasem untuk menjaga keberlanjutannya.\nKeyword: historical landscape management, cultural heritage, sustainability, landscape preservation, historical landscape management",
        "Judul: Responses on Performance and Minerals Digestibility by Novel Consensus Bacterial 6-Phytase  Variant (PHY-G) Supplementation in Broiler Diet\nAbstrak: Plant feedstuffs normally contain phytic acid which poorly hydrolized by monogastric especially broiler. Further, 80% of phosphorus (P) in plant feedstuff is complexed with phytic acid. In that case, high amount of inorganic P sources is needed to fulfill P requirement. Since it has capability to bind with some nutrients such as bi- or trivalent minerals and amino acids then phytase is widely utilized in poultry feed to improve the nutrient digestibility. Today, the use of 500-1000 FTU phytases in poultry feed is widely applied by feed industry and its capability releasing phytate-bound phosphorus is very well documented. Novel consensus bacterial 6-phytase variant (PHY-G) is newest 6-phytase derived from bacterial phytase gene Buttiauxella sp. expressed in Trichoderma reesei with enhanced functionality for better phytic acids degradation. The present research was conducted to evaluate the efficacy of PHY-G in different doses (1000, 1500 and 2000 FTU/kg) on high phytic acids content diets which at least contained 0.30% Phytate-P. A total 3,675 male broilers Indian River/IR (105 pens, 35 birds/pen) were provided mixed grain diets in seven treatments with fifteen replications, they were divided into two phases of rearing which were starter (1 – 21 d) and finisher (22 – 35 d). Treatments were positive control (PC) using standard diet following IR’s nutrient requirement, negative control 1 (NC1) with nutrient reduction at 0.21 percent unit calcium (Ca), 0.21 percent units available phosphorus (AvP), 0.34 percent unit crude protein (CP) and 66 kcal/kg AME, NC2 with nutrient reduction at 0.23 percent unit Ca & AvP, 0.45 percent unit CP and 75 kcal/kg AME, followed by NC3 with nutrient reduction at 0.24 percent unit Ca & AvP, 0.52 percent unit CP and 79 kcal/kg AME. PHY-G supplementation with dose 1000, 1500 and 2000 FTU/kg on top of NC1, NC2 and NC3 respectively. PHY-G supplementation at any level significantly improved body weight gain/BWG and corrected FCR/McFCR (P<0.05) on starter (1,083 – 1,093 g/bird) and overall phase (2,482 – 2,532 g/bird) compared to any NCs (1,063-1,084 g/bird on starter and 2,387 – 2,398 g/bird on finisher). No significant different were observed on mortality of all treatments but PHY-G supplementation significantly improved (P<0.05) broiler index/BI (444 - 463) versus NCs (427 - 430) and able to maintain it equivalent to PC (455). Toe ash was significantly improved (P<0.05) by all doses of PHY-G (13.28 – 13.56%) compared to NC (12.3 – 12.7%). Apparent ileal digestibility (AID) of Ca was not affected by PHY-G but 1000, 1500 and 2000 FTU/kg PHY-G supplementation significantly improvemed on AID of P (P<0.05) which were 64.97%, 75.60% and 78.29% compared to NCs (42.64%, 48.88% and 46.17% for NC1, NC2 and NC3 respectively). This These data indicated that PHYG supplementation effectively improved broiler growth performance, bone mineralization and P digestibility at any level of dose on high content of phytic acid in the diets.\nKeyword: broiler, growth performance, phytase, phytic acid, toe ash",
        "Judul: Pelestarian Lanskap Sejarah Kota Banda Aceh Sebagai Kota Pusaka Di Provinsi Aceh\nAbstrak: Banda Aceh menjadi salah satu dari sepuluh kota pusaka yang ada di Indonesia untuk dipersiapkan menjadi The World Heritage City oleh Kementrian Pekerjaan Umum melalui Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP). Program kota pusaka ini mewujudkan ruang kota yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan berbasis rencana tata ruang, bercirikan nilai-nilai pusaka, melalui transformasi upaya-upaya pelestarian menuju urban (heritage) development dengan dukungan dan pengelolaan yang baik serta penyediaan infrastruktur yang tepat. Hal ini didasarkan melalui UU Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010 dan UU Penataan Ruang nomor 26 tahun 2007. Banda Aceh memiliki kawasan situs sejarah yang dapat dibedakan berdasarkan periodenya, yaitu: masa kerajaan, masa kolonial dan masa kemerdekaan. Tetapi, dalam pengelolaannya hingga saat ini belum terlihat adanya strategi pelestarian peninggalan sejarah tersebut. Beberapa lanskap sejarah yang ada dalam kondisi tidak terawat, terlantar, tidak fungsional dan rusak. Dari berbagai masalah di atas, dirasakan sudah saatnya perlu dilakukan kajian pelestarian lanskap sejarah Kota Banda Aceh sebagai kota pusaka di Indonesia. Penelitian juga dilakukan untuk mengevaluasi proses perlindungan pusaka peninggalan sejarahnya yang kemudian diharapkan bermanfaat dalam meningkatkan ekonomi daerah. Tujuan penelitian ini yaitu: menganalisis karakter dan kualitas lanskap sejarah Kota Banda Aceh, mengkaji persepsi masyarakat dalam mendukung Kota Banda Aceh sebagai kota pusaka, dan menyusun strategi pelestarian lanskap sejarah di Kota Banda Aceh. Metode penelitian yakni analisis karakter dan kualitas lanskap sejarah, analisis dilakukan dengan tahapan yaitu: penentuan karakter lanskap sejarah, penilaian signifikansi, serta penilaian keaslian, keunikan dan kenyamanan. Kemudian dilakukan analisis persepsi masyarakat, yakni untuk mengetahui pengetahuan terhadap kota pusaka, persepsi masyarakat Kota Banda Aceh mengenai pelestarian lanskap sejarah yang perlu dilindungi serta aktor yang berperan untuk melestarikan pusaka di Kota Banda Aceh. Hasil assessment lanskap sejarah dan survei kepada masyarakat menjadi dasar dalam menyusun kriteria dalam metode AHP, hasilnya berupa strategi pelestarian lanskap sejarah Kota Banda Aceh sebagai kota pusaka. Hasil penelitian ini dapat diidentifikasi bahwa di Kota Pusaka Banda Aceh terdapat 12 lanskap sejarah dengan karakter tiga masa peninggalan, yaitu masa kerajaan dan kesultanan, masa kolonial, dan masa kemerdekaan. Dari penilaian kualitas lanskap sejarah, Lanskap Baiturrahman dan Putroe Phang yang merupakan lanskap masa Kerajaan dan Kesultanan memperoleh skor tertinggi sehingga menjadi prioritas untuk dilestarikan. Sebagian besar masyarakat tidak mengetahui bahwa Kota Banda Aceh telah ditetapkan sebagai kota pusaka, tetapi mereka setuju 12 lanskap sejarah di Kota Banda Aceh perlu dilestarikan. Perlu peningkatan upaya sosialisasi melalui berbagai media serta kegiatan-kegiatan terkait program kota pusaka. v Hasil Analytical Hierarchy Process (AHP), menunjukkan bahwa komponen prioritas dalam upaya pelestarian lanskap sejarah di Kota Banda Aceh adalah komponen keunikan (0,547), keaslian (0,231), kenyamanan (0,166), dan nilai penting (0,058). Alternatif prioritas untuk pelestarian lanskap sejarah di Kota Banda Aceh yaitu peninggalan Lanskap Kolonial (0,551), Lanskap Kerajaan dan Kesultanan (0,355), dan Lanskap Kemerdekaan (0,095). Komponen keunikan (integritas, keberagaman, dan kualitas estetik) merupakan komponen prioritas dalam upaya pelestarian lanskap sejarah sedangkan alternatif prioritasnya yaitu peninggalan dengan karakter lanskap kerajaan-kesultanan dan kolonial. Rekomendasi untuk melestarikan lanskap sejarah di Kota Banda Aceh yaitu penetapan kawasan prioritas pusaka. Produk rekomendasi berupa usulan deliniasi kawasan prioritas. Produk selanjutnya dari penelitian ini adalah peta pusaka Banda Aceh beserta informasi mengenai situs-situs sejarah Banda\nKeyword: budaya, keaslian, keunikan, lanskap sejarah, masa kesejarahan",
        "Judul: Kajian Pendayagunaan Sumber Air Ciparay di Cinagara, Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor\nAbstrak: Manfaat air bagi kehidupan manusia diantaranya digunakan untuk memenuhi kebutuhan air mmah tangga (domestik), industri, dan irigasi. Pemenuhan kebutuhan air untuk layanan tersebut memerlukan pengembangan sumber air yang bam. Salah satunya adalah pemanfaatan'mata air dan limpasan permukaan. Pengembangan sumberdaya air memerlukan adanya konsepsi, perencanaan, perancangan, kontmksi dan operasi fasilitas-fasilitas untuk pengendalian dan pemanfaatan air. Penelitian masalah khusus ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan pendayagunaan sumber air Ciparay secara berkelanjutan. Dengan diketahuinya debit sumber air dan kebutuhan air untuk tanaman (padi, palawija, sayuran dan buah-buahan), usaha tani ternak, perikanan, dan domestik maka efisiensi pemanfaatan sumber air dapat ditingkatkan agar pemenuhan kebutuhan air domestik serta pengembangan pertanian dan industri dapat direncanaltan dengan baik. Penelitian masalah khusus ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan surnber air untuk memenuhi kebutuhan air tanaman (padi, palawija, dan hortiltultura, peternakan, perikanan dan domestik, yaitu meliputi kajian efisiensi pemanfaatan air, analisis biaya irigasi, sistem distribusi, dan pola pemanfaatan.\nKeyword: "
    ]
    embeddings = model.encode(sentences)
    
    similarities = model.similarity(embeddings, embeddings)
    print(similarities.shape)
    # [4, 4]
  • Notebooks
  • Google Colab
  • Kaggle
ipbgpt
548 MB
Ctrl+K
Ctrl+K
  • 1 contributor
History: 2 commits
arulpm's picture
arulpm
Upload 12 files
b983fad verified over 1 year ago
  • .ipynb_checkpoints
    Upload 12 files over 1 year ago
  • 1_Pooling
    Upload 12 files over 1 year ago
  • .gitattributes
    1.52 kB
    initial commit over 1 year ago
  • README.md
    55.2 kB
    Upload 12 files over 1 year ago
  • config.json
    1.5 kB
    Upload 12 files over 1 year ago
  • config_sentence_transformers.json
    201 Bytes
    Upload 12 files over 1 year ago
  • model.safetensors
    547 MB
    xet
    Upload 12 files over 1 year ago
  • modules.json
    229 Bytes
    Upload 12 files over 1 year ago
  • sentence_bert_config.json
    54 Bytes
    Upload 12 files over 1 year ago
  • special_tokens_map.json
    695 Bytes
    Upload 12 files over 1 year ago
  • tokenizer.json
    712 kB
    Upload 12 files over 1 year ago
  • tokenizer_config.json
    1.38 kB
    Upload 12 files over 1 year ago
  • vocab.txt
    232 kB
    Upload 12 files over 1 year ago