filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | “Kalau teratai, bunganya mengambang di atas air. Kalau seroja, bunganya tumbuh meninggi ke permukaan air. Kelopak bunga teratai di sini lebih sedikit dibandingkan seroja. Tapi bagi masyarakat di sini keduanya sering disebut teratai,” kata Maulina, warga Sirah Pulau P... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | “Arca-arca dari masa Sriwijaya yang ditemukan, tidak ditemukan bantalan [asana]-nya. Jadi, tidak diketahui apakah menggunakan padmasana [bantalan arca dari teratai merah] atau setidaknya. Di Candi Bumiayu, yang digambarkan juga bukan teratai, tapi bunga yang sampai s... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | “Tapi, saya belum pernah melihat kain songket yang diproduksi saat ini yang menampilkan motif bunga teratai. Sepengetahuan saya, bunga teratai memang disebutkan sebagai salah satu motif songket Palembang.”Berdasarkan sejumlah sumber, bunga teratai merupakan tanaman a... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Bagi masyarakat di Desa Muara Penimbung, teratai juga dikonsumsi. “Kalau ada perempuan yang haidnya terganggu biasanya disuruh makan biji bunga teratai atau makan tangkai muda teratai sebagai lalapan,” kata Hermalia [63], warga Dusun IV, Desa Muara Penimbung Ulu, Kab... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | [CLS] Sore di awal bulan Juni, sinar matahari yang cerah menyelimuti kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Masyarakat kota Balikpapan terlihat menikmati sore dengan berbagai aktivitasnya, termasuk di Jalan Mayjen Sutoyo, kawasan Gunung Malang. Di satu sudut jalan itu, terlihat... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Dengan tingkat kemakmuran ekonomi yang meningkat, memang banyak orang yang tertarik untuk memelihara hewan eksotis. Hal itu saja memicu perburuan dan penjualan hewan liar.Padahal beberapa satwa itu berstatus langka dan dilindungi oleh undang-undang. Seperti elang bondol dan kuskus te... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Yang lebih mirisnya lagi, penangkapan anak monyet dan kukang, dilakukan dengan cara memancing indukannya untuk keluar sarang, sehingga memudahkan pemburu untuk melakukan penangkapan. “Daerah yang paling banyak di perbatasan Kaltim – Kalsel. Selain jarang pengawasannya, daerah tersebu... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 1 Balikpapan, Penajam Paser Utara dan Grogot, saat dikonfirmasi membenarkan ada penjualan yang dilakukan di kawasan Jalan Mayjen Sotoyo tersebut dan telah beberapa kali ditertibkan.“Kami telah beberapa kali menegur dan menyita binatan... | [0.999989926815033, 5.325947768142214e-06, 4.717151114164153e-06] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | [CLS] Tak hanya dikenal sebagai surga terumbu karang, Indonesia juga ternyata menjadi surga bagi hiu yang sangat langka. Perairan yang menjadi lokasi favorit untuk berdiam dan berkembang biak, adalah perairan Indonesia Timur, khus... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | “Itu persis seperti melata atau berjalan. Cara tersebut terutama dilakukan di perairan dangkal dan umumnya bisa dilihat pada malam hari,” sebut dia.Secara taksonomi, Victor menjelaskan, hiu berjalan sering disebut sebagai Hiu Bamb... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Fahmi menyebutkan, dari lima jenis hiu berjalan yang sudah ditemukan di Indonesia, baru hiu jenis Hemiscyllium freycineti yang sudah diberikan perlindungan penuh. Aturan tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat ya... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Victor Nikijuluw mengungkapkan, daya tarik hiu berjalan untuk pariwisata, bisa dimulai dengan memasukkannya dalam wisata snorkeling ataupun menyelam. Khusus untuk wisata snorkeling, dia menilai itu sangat cocok karena bisa menarik... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Untuk diketahui, Hiu Berjalan endemik Indonesia dari jenis Hemiscyllium freycineti, ditemukan pertama kali di Raja Ampat pada 1824. Kemudian pada 2008, jenis H. henryi ditemukan di perairan Kaimana dan H. galei ditemukan di Teluk... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2015-001-15.json | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | [CLS] Ribuan nelayan di Pulau Bangka, akan aksi damai di Kantor Gubernur Bangka Belitung pada Selasa (29/12/15). Para nelayan ini protes tambang timah yang merusak ekosistem laut hingga mengancam mata pencarian nelayan. Mereka menuntut ... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2015-001-15.json | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Penolakan tambang laut besar-besaran pernah dilakukan warga dan nelayan di Belitung, pada Oktober 2012. Upaya mereka berhasil, kini, pemerintah daerah melarang kapal isap timah laut beroperasi.Kapal isap marak, nelayan makin terdesakSaa... | [0.9999998211860657, 8.479273816419663e-08, 7.769674681412653e-08] |
2015-001-15.json | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Kepulauan Bangka Belitung merupakan satu dari provinsi di Indonesia yang memiliki ratusan pulau-pulau kecil. Bangka Belitung dengan luas 1.642.406 km persegi memiliki 950 pulau, lebih dari setengah tak memiliki nama.Pulau-pulau ini, kat... | [0.9999998211860657, 8.425171671433418e-08, 7.141517954778465e-08] |
2014-059-20.json | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | [CLS] Penemuan tujuh kerangka gajah Sumatra (Elephas maximus sumatrae) di dekat Taman Nasional Tesso Nilo pada pekan lalu merupakan eskalasi dari perperangan antara meningkatnya permintaan terhadap kelapa sawit dunia dengan lemahnya penegakkan huk... | [0.9999907612800598, 4.496447218116373e-06, 4.684098712459672e-06] |
2014-059-20.json | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | Dalam investigasi WWF beberapa waktu lalu menemukan bahwa rute suplai kelapa sawit dari dalam taman nasional itu berakhir di pabrik-pabrik yang dioperasikan Wilmar dan Asian Agri dan disuling di kilang di pelabuhan Dumai. Minyak sawit yang telah d... | [0.9999907612800598, 4.496447218116373e-06, 4.684098712459672e-06] |
2023-005-03.json | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | [CLS] Modus penyelundupan satwa liar dilindungi masih ditemukan di Sulawesi. Di Gorontalo, aparat berhasil mengamankan satwa endemik asal Kalimantan, yaitu 3 ekor bekantan (Nasalis larvatus) dengan kondisi 1 ekor dala... | [0.9992979764938354, 0.00035951982135884464, 0.00034251681063324213] |
2023-005-03.json | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | “Pelaku harus dihukum maksimal, agar ada efek jera. Saya sudah perintahkan penyidik untuk mendalami keterlibatan pelakunya lainnya untuk memutus mata rantai kejahatan dan perdagangan tumbuhan dan satwa liar dilindungi,”... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2023-005-03.json | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Para pelaku disangkakan melanggar ketentuan Pasal 89 ayat (1) huruf a dan b jo. Pasal 17 ayat (1) huruf a dan b UU No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana diubah dengan Pasal ... | [0.4948588013648987, 0.4965273141860962, 0.008613888174295425] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | [CLS] Selama dua tahun menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengaku menerima banyak sekali tantangan. Namun, untuk sekarang, tantangan yang masih sulit ditaklukkan, adalah pemberantasan aksi illegal, unreported, ... | [0.9999907612800598, 4.496447218116373e-06, 4.684098712459672e-06] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Jika sudah demikian, menurut Susi, sekuat apapun usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah, maka itu tidak akan ada gunanya. Karena, jika sudah dinyatakan habis sumber daya perikanannya, maka itu sudah berakhir dan tidak akan bisa lagi ... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | “Itu PNBP tahun ini. Tahun lalu PNBP kecil, karena saya tidak menarik pajak dari kapal-kapal besar. Saya beri kesempatan kepada mereka untuk melakukan pembenahan sendiri dan baru tahun ini PNBP bisa kita tarik,” ungkap dia.Seperti di... | [0.9996156692504883, 0.00018315522174816579, 0.00020114629296585917] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Berkaitan dengan kapal markdown, Himawan mengatakan, sebagian besar kapal yang melakukannya berukuran 30 gros ton (GT) ke bawah. Sementara, untuk kapal yang melakukan pengukuran ulang, dari jumlah total 18 ribu kapal yang harus melak... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | [CLS] Nusa Penida, sebuah kawasan kepulauan di Kabupaten Klungkung, Bali meniadakan semua aktivitas di laut selama 24 jam tiap tahunnya dengan sebutan Nyepi Segara sebagai penghormatan pada laut pemberi kesejahteraan. Kali ini dirayakan pada Minggu (17/10/16).Nyepi berar... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Nyepi Segara adalah kearifan lokal yang diwarisi turun temurun. Warga pesisir Nusa Penida menyadari laut sudah memberikan berkah dan kini saatnya pengendalian diri dengan merehatkan selama sehari. “Agar penguasa laut tak mengusik. Kami percaya kekuatan niskala dan tak be... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Sejumlah warga yang dikonfirmasi dari Denpasar menyebut aktivitas di jembatan yang selalu berderak dan goyang ketika dilewati kendaraan ini sedang ramai karena ada upacara agama di sebuah pura di ujung jembatan di Pulau Ceningan.Jembatan ini lebarnya sekitar 1,5 meter da... | [0.013831224292516708, 0.9679399728775024, 0.018228823319077492] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Laporan ini menyebut saat roboh diatas jembatan terdapat banyak warga karena sedang melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan yaitu Hari Nyepi Segara dimana tidak melakukan aktivitas di laut sehingga jalur darat ramai. Sebelum runtuh sudah goyang-goyang kemudi... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | [CLS] Para petani di Desa Makatakeri, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) antusias dengan hadirnya program Food Estate atau lumbung pangan. Joni Gombukada petani di desa itu mengaku senang karena hasil produksi meningkat. Den... | [0.3015671968460083, 0.34722816944122314, 0.35120460391044617] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | “Nantinya diperluas jadi 10 ribu hektare. Dibagi 5.600 hektare untuk padi dan 4.400 hektare untuk jagung. Data yang saya miliki, 34 persen kemiskinan ada di sini,” ungkapnya.Jokowi menyebutkan lumbung pangan di daerah ini setahun baru sekali panen padi. Ia memin... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Menurut Win sapaannya, sebenarnya lahan kering bisa mendukung banyak hal. Namun ia menyayangkan fokus proyek pemerintah pusat ke lahan basah semua.“Saluran irigasi setiap tahun ada pembangunan tetapi untuk lahan kering tidak ada. Benih dan pupuk pun sama. Kita h... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | “Apabila sumberdaya airnya berada di dataran rendah maka tentu butuh teknologi untuk memompa airnya ke bagian yang lebih tinggi. Tapi kalau sumber mata air di areal ketinggian maka butuh gravitasi untuk mengalirkannya,” tuturnya.baca juga : Rahmat Adinata dan Mi... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | “Perlu diketahui apakah food estate ini skemanya murni negara dan masyarakat ataukah melibatkan korporasi. Kita tahu ada korporasi yang menyediakan bibit, pupuk bahkan distribusi pasca panennya. Ini kan tidak dijelaskan ke publik,” sebutnya.Dia mengkhawatirkan f... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2015-017-04.json | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | [CLS] Beberapa hari terakhir, sebagian besar wilayah Aceh kembali diselimuti kabut asap. Bencana banjir dan tanah longsor juga menghantam Aceh yang menyebabkan Gayo Lues terisolir akibat jalan yang menghubungkan ke kabupaten tersebut amblas.Badan Meteorologi, Klimat... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2015-017-04.json | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | Rasyid, Warga Blangkeujeren, Kabupaten Gayo Lues, mengaku cukup menderita dengan bencana longsor dan jalan amblas akibat banjir. “Asal hujan lebat, jalan akan tertimbun longsoran. Ini sudah tahunan terjadi.”Rasyid menyebut, sebagian besar masyarakat Gayo Lues sudah ... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2018-066-09.json | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | [CLS] Suasana tenang menyelimuti Rumah Pilpil, desa yang dihuni masyarakat suku Karo dengan berbagai marga. Letak desa ini bertetangga dengan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Ada yang menarik di sini, Senin (19/3/2018) m... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2018-066-09.json | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | Namun begitu, tidak sedikit warga luar kabupaten datang ke desa mereka mencari madu asli ini. Harga dipatok Rp200.000 untuk satu botol ukuran sedang. “Madu ini bagus untuk kesehatan dan stamina. Buat anak-anak bisa jadi obat flu, demam, batuk, dan sebagainya,” ungkapnya. ... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | [CLS] Pemerintah Indonesia mengejar target penambahan kawasan konservasi dari total luas 23,14 juta hektare menjadi minimal 30 juta ha pada 2030. Luasan kawasan konservasi yang sudah ada itu mencakup 196 kawasan konservasi yang dikelola bersama oleh Kementerian Ke... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | “OECM sendiri merupakan area selain dari Kawasan Lindung yang secara geografis ditetapkan, diatur dan dikelola melalui suatu cara/measure, dan dalam jangka panjang mencapai hasil yang positif dan berkelanjutan untuk konservasi keanekaragaman hayati,” ungkap dia pek... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | “Inisiasi dilakukan melalui diskusi dan sekaligus untuk menjaring masukan dan rekomendasi untuk modifikasi atau penyesuaian kriteria penilaian kelayakan OECM yang sesuai dengan konteks Indonesia,” tutur dia.Sementara, Fisheries Program Manager WCS Indonesia Irfan Y... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Untuk mewujudkannya, Pemerintah Indonesia akan melaksanakan program kerja melalui peningkatan ekosistem kelautan dan pemanfaatan jasa kelautan; peningkatan pengelolaan wilayah pengelolaan perikanan (WPP) RI, penataan ruang laut dan rencana zonasi pesisir; peningkat... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Untuk keterlibatan dalam pengelolaan wilayah segitiga karang dunia, Indonesia diberikan target untuk melaksanakan national plan of action (NPOA) hingga sebanyak 40 aksi. Dari jumlah tersebut, 30 aksi diketahui sudah berhasil diselesaikan dengan baik sampai 2019 ini... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | [CLS] Tidak semua jenis karang dijadikan target dalam perdagangan karang hias. Meski spesiesnya sama, namun hanya karang yang memiliki warna yang eksotik, ukuran yang pas dan bentuk yang menarik yang umumnya akan diambil dari alam oleh nelayan.Menurut p... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Dari beberapa lokasi dimana penulis pernah terlibat melakukan survei diantara tahun 2002-2018, yaitu perairan Lampung, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah, karang hias dapat dijumpai di berbagai kedalaman dan tipe habita... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Lereng terumbu berada pada kedalaman diatas 8-12 meter. Di kedalaman inilah biasanya banyak ditemukan karang dari kelompok polip besar seperti Cynarina lacrymalis, Tracyphyllia geoffroyi, Nemenzophyllia turbida, Physogyra lichtensteini, Plerogyra spp, E... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Habitat karang hias polip besar umumnya ditemukan pada perairan dalam diatas 14 meter, substrat biasanya berpasir hingga lumpur. Kadangkala penyelam membutuhkan teknik penyelaman yang hati-hati, agar substrat lumpur dan pasir tidak teraduk yang dapat me... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2012-007-06.json | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | [CLS] Warga lain yang berada di kawasan konsesi perusahaan akan diajak bermitra.AKSI masyarakat adat Orang Rimba ke Jakarta mulai mendapatkan lampu hijau. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan, lahan masyarakat adat Orang Rimba Jambi akan dikeluarkan dari kawasa... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2012-007-06.json | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | Kawasan itu disulap bak perkampungan cilik, tenda, lengkap dengan tungku tempat memasak. Aksi yang sudah berlangsung sejak Senin(19/11/12) ini pun menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang asongan, pedagang pakaian sampai pedagang makanan dan minuman.Warga akan te... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2012-027-06.json | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | [CLS] Pertanian Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dan ramah lingkungan. Hal ini didukung permintaan pasar yang semakin be... | [0.0005588703788816929, 2.5020641260198317e-05, 0.9994161128997803] |
2012-027-06.json | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | Kendala utama mengembangkan pertanian organik karena lahan yang digunakan harus terkonsentrasi pada satu area yang jelas batasnya dan terpisah dengan pertanian konvensional. Hal ini untuk menekan terjadinya kontaminasi bahan-bah... | [1.4539534276991617e-05, 2.374180439801421e-05, 0.9999617338180542] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | [CLS] Keputusan Syahbandar Jayapura yang memberikan izin kapal MV Caledonian Sky keluar perairan Indonesia menuju Filipina, menjadi salah satu sorotan dalam rapat bersama yang digelar Kementerian Koordinator Kemaritiman, Rabu (15/3/2017) petang. Keputu... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Tentang keputusan Syahbandar mengeluarkan izin berlayar ke Filipina, Ridwan menjelaskan, bahwa hal itu juga sudah melalui prosedur dan hukum yang tepat. Mengingat, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, hanya dua hal yang bis... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | “Ini kan kompleks. Karenanya kita secara informal sudah melakukan koordinasi dengan Kedubes juga,” tutur dia. Sementara itu, Deputi Koordinasi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno mengatakan, pihakya sudah memanggil perwak... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | “Proses valuasi harus dilakukan secara hati-hati dan cermat dengan memperhitungkan berbagai aspek, antara lain ekosistem, keragaman hayati, nilai wisata, kehilangan kesempatan ekonomi, kerugian masyarakat sekitarnya dan hal-hal lain yang penting dalam v... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Terjebaknya kapal berukuran besar tersebut di perairan dangkal, mengakibatkan terumbu karang disekitarnya mengalami mengalami kerusakan. Dari hasil pemeriksaaan, terumbu karang diperkirakan mengalami kerusakan fisik mencapai lebar 300-400 meter dan panj... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | [CLS] Suasana sunyi mengiringi sepasang owa jawa keluar kandang habituasi menuju hutan tepian Situ Patenggang, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tirai kabut yang perlahan ditembus sinar matahari di akhir Juli 2019, menjadi penanda berakhirnya masa karantina prim... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Sayangnya, nasib owa jawa berada di jurang kepunahan. Kera yang kedua tangannya lebih panjang hampir dua kali dari badannya ini, perlahan kehilangan daya sebagai penguasa hutan-hutan Jawa.Bukti itu, diceritakan Sigit. Ia mengatakan, masyarakat sekitar kawasan Cagar Alam... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | “Tetapi yang dominan terganggunya habitat. Di Jawa, tak ada hutan yang tak dirambah. Bahkan saat meneliti, saya menemukan owa terkurung di salah satu kawasan yang sudah habis dibabat,” ungkap Suci yang juga meneliti orangutan.Ia menuturkan, kedua satwa endemik ini memil... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Ikhwal populasi owa jawa, Kepala BBKSDA Jabar Ammy Nurwati mengaku belum mengetahui pasti. Belum ada data keseluruhan. Ia mengatakan hanya mengetahui jumlahnya berdasarkan kantong populasi di beberapa side monitoring saja.Pemerintah memang memiliki upaya ingin menambah ... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2021-040-02.json | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | [CLS] Pagi itu, Soron, tengah perbaiki pipa saluran air di Jorong Pinagar di dekat rumahnya. Tiba-tiba ada yang mendorong dan mencakarnya. Lelaki 62 tahun ini terkejut, ternyata ada beruang madu di belakangnya. Kejadian ini terjadi di Jorong Pinagar, Nag... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2021-040-02.json | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Konflik satwa liar dengan manusia di Sumatera Barat akhir-akhir terus terjadi. Sebelum di Pasaman, kemunculan beruang madu juga terjadi di Kabupaten Agam, pada 19 Mei lalu, tepatnya di Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan.Warga menyatakan, suda... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2021-040-02.json | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Dari sisi sosiologi, katanya, literasi terhadap satwa yang jauh berkurang bisa juga jadi pemicu. Zaman dulu, orang yang beraktivitas di hutan, memahami satwa dan aktivitasnya baik dari pengalaman sendiri atau orang sekitar. Jadi mereka bisa menghindari bahka... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2015-011-15.json | Harus Diperjelas Mekanisme Pendanaan Perubahan Iklim di Indonesia | Harus Diperjelas Mekanisme Pendanaan Perubahan Iklim di Indonesia | [CLS] Meski Presiden Joko Widodo secara tegas telah menyatakan komitmennya untuk ikut terlibat aktif dalam penurunan emisi, namun itu belum menjadi jaminan bahwa target tersebut bisa tercapai. Salah satu kendalanya, adalah karena belum ada pendanaan ya... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2015-011-15.json | Harus Diperjelas Mekanisme Pendanaan Perubahan Iklim di Indonesia | Harus Diperjelas Mekanisme Pendanaan Perubahan Iklim di Indonesia | Ketua Dewan Pengarah Penanganan Perubahan Iklim Sarwono Kusumaatmadja dalam kesempatan yang sama mengatakan, persoalan emisi saat ini memang menjadi perhatian serius di Indonesia. Keberangkatan Presiden Joko Widodo ke KTT G-20 yang digelar di Turki saa... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2015-011-15.json | Harus Diperjelas Mekanisme Pendanaan Perubahan Iklim di Indonesia | Harus Diperjelas Mekanisme Pendanaan Perubahan Iklim di Indonesia | Agar bisa diterapkan di semua lini, isu perubahan iklim harus bisa dipahami oleh seluruh kalangan masyarakat tanpa kecuali. Jangan sampai, isu perubahan iklim hanya bisa dipahami oleh kalangan tertentu saja.Untuk diketahui, Conference of Parties (COP) ... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2022-035-09.json | Riset: Udang dan Cacing yang Pertama Pulih Setelah Kepunahan Massal Periode Permian | Riset: Udang dan Cacing yang Pertama Pulih Setelah Kepunahan Massal Periode Permian | [CLS] Peristiwa kepunahan massal pernah terjadi di Bumi. Kejadian itu terkenal dengan nama Kepunahan Permian-Triassic atau Kepunahan Permian Akhir. Terjadi pada akhir periode Permian, sekitar 257-299 juta tahun lalu. Periode ini ada... | [0.00025693021598272026, 0.00035799675970338285, 0.9993850588798523] |
2022-035-09.json | Riset: Udang dan Cacing yang Pertama Pulih Setelah Kepunahan Massal Periode Permian | Riset: Udang dan Cacing yang Pertama Pulih Setelah Kepunahan Massal Periode Permian | “Misalnya, suhu yang meningkat dan anoksia yang diperpanjang bertepatan dengan nilai keragaman perilaku dan ekologi yang rendah di seluruh batas Permian-Triassic. Butuh sekitar 3 juta tahun untuk pemulihan ekologis hewan bertubuh luna... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2022-035-09.json | Riset: Udang dan Cacing yang Pertama Pulih Setelah Kepunahan Massal Periode Permian | Riset: Udang dan Cacing yang Pertama Pulih Setelah Kepunahan Massal Periode Permian | Lalu dengan memeriksa jejak dan liang di dasar laut China Selatan, tim lintas negara ini dapat mengumpulkan kapan kebangkitan kehidupan hewan di laut terjadi.Mengapa penting untuk memahami kepunahan massal ini?Jawabnya adalah bahwa kr... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2014-024-06.json | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | [CLS] Akhirnya setelah tiga jam perjalanan darat dari ibukota Sulteng, Palu tibalah kami di Namo, sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh perbukitan. Namo sendiri merupakan pemekaran dari Desa Bolapapu yang berpisah sebelas tahun yang lalu dari desa induknya ini. De... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2014-024-06.json | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | Menurutnya persoalan mulai muncul saat itu, ketika masyarakat tidak bisa lagi meluaskan area garapan. “Masyarakat ketika itu bingung tidak tahu harus kemana lagi memperluas lahan untuk bertahan hidup. Wilayah kami terhimpit, Taman Nasional Lore Lindu di timur dan h... | [0.01646406203508377, 0.9831623435020447, 0.00037361495196819305] |
2014-024-06.json | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | “Pada tahun 2010, kami mengajukan proposal ke Kemenhut melalui Dishut Kabupaten Sigi untuk mendapatkan Hutan Desa. Pada tanggal 21 Maret 2011, Kemenhut menerbitkan SK areal kerja hutan desa di kawasan hutan lindung,” jelas Zarlif.“Hal yang paling sulit adalah member... | [0.01646406203508377, 0.9831623435020447, 0.00037361495196819305] |
2014-024-06.json | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | Mengapa Pilihan Desa Namo Adalah Ajukan Hutan Desa? | Sedangkan dari dalam hutan, masyarakat mengolah hasil non kayu seperti rotan, damar, aren, bambu, madu hutan serta berbagai tumbuhan obat. “Untuk rotan kami dapat hasilkan dan jual 40 ton setiap tahunnya,” tutur Rusdin, Sekdes Namo menjelaskan. Setidak-tidaknya terd... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2013-019-10.json | Ratusan Titik Api Kembali Membakar Sumatera | Ratusan Titik Api Kembali Membakar Sumatera | [CLS] Sekitar 500 titik api kembali membakar hutan tropis Sumatera, dan kembali mengirimkan kabut asap tak hanya bagi warga setempat, namun juga ke beberapa tetangga di Singapura dan Malaysia.Titik-titik api yang disebabkan oleh pembukaan lahan untuk perkebunan tersebut ter... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2012-023-16.json | Warga Jambi Berlebaran Bersama Kabut Asap Kebakaran Lahan | Warga Jambi Berlebaran Bersama Kabut Asap Kebakaran Lahan | [CLS] Akibat pembakaran lahan yang terus terjadi hingga menjelang hari raya Idul Fitri, warga Jambi mendapat kiriman hadiah lebaran berupa asap pekat tanpa henti sejak awal bulan ini. Gangguan akibat asap ini bahkan sempat mengganggu penerbangan sejak tanggal ... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2012-023-16.json | Warga Jambi Berlebaran Bersama Kabut Asap Kebakaran Lahan | Warga Jambi Berlebaran Bersama Kabut Asap Kebakaran Lahan | Kabid Pengendalian Hama dan Kebakaran Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Sucipto mengakui debu yang berterbangan di Kota Jambi diperkirakan berasal dari kebakaran lahan atau hutan. “Belum bisa kami pastikan di mana lokasi kebakaran ini, tapi pasti tidak jauh... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2019-068-01.json | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | [CLS] Lomba calon legislatif (caleg) menulis artikel yang diselenggarakan oleh WALHI NTT sejak 3 Maret 2019 telah berakhir pada 16 Maret 2019. Lomba menulis itu bertema “Politik Lingkungan Hidup dan Perlindungan Wilayah Kelola Rakyat dalam Ru... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2019-068-01.json | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | Artikel berjudul “Awololong, Antara Budaya, Spiritual dan Pariwisata” oleh Vinsensius Bellawa Making, caleg DPRD Provinsi NTT Dapil 6 (Flotim-Lembata-Alor) dari Partai PSI menempati juara pertama.Sedangkan juara kedua ditempati caleg DPRD Prov... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-068-01.json | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | “Rakyat NTT harus memastikan adanya kesepakatan dengan para caleg dalam mendukung agenda rakyat untuk kelestarian alam dan penghentian alih fungsi lahan di NTT. Lewat lomba menulis ini, rakyat bisa menilai bahwa perhatian para caleg pada isu l... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2019-068-01.json | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | Memprihatinkan.. Ini Hasil Lomba Artikel isu Lingkungan untuk Caleg di NTT | Menurutnya ada beberapa poin yang bisa dilihat disini. Pertama, para caleg masih berjarak dengan isu lingkungan dan penyelamatan sumber-sumber penghidupan sehingga mungkin mereka tidak percaya diri untuk menyampaikan pandangannya dalam tulisan... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | [CLS] Pembunuhan ratusan buaya di Distrik Aimas, Sorong, Papua Barat, jadi viral di media sosial, Facebook Sabtu (14/7/18) atau sehari setelah seorang warga, Sugito meninggal diterkam buaya di lokasi penangkaran Jumat (13/7/1... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Petugas yang melihat korban setelah mendengar teriakan, juga ikut berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, kemudian bersama-sama menolong korban.BKSDA menyebut, penangkaran dan keluarga korban telah bertemu dan disepakati ... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Video itu juga memperlihatkan, beberapa bagian kolam rusak setelah diamuk massa. Ada juga sisa-sisa kayu yang dipakai masuk ke areal kolam, termasuk untuk memukul buaya hingga mati.Luas lokasi penangkaran buaya itu, diperkirakan... | [0.46379584074020386, 0.011239985935389996, 0.5249642133712769] |
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Dia mengatakan, pengelolaan penangkaran harus diawasi ketat oleh pemilik penangkaran dan pemerintah guna menghindarkan korban jiwa.“Bisa jadi ada unsur-unsur kelalaian dan keamanan yang kurang diperhatikan dengan baik oleh manaj... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | [CLS] Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2019 diberbagai wilayah di Indonesia terus terjadi. Efek dari kebakaran cukup banyak dan luas, juga memiliki dampak yang signifikan terhadap lingkungan, ekonomi, warisan dan struktur sosial d... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Walhi Jatim menilai, kebakaran hutan di provinsi terluas di Pulau Jawa ini cukup stabil, tidak ada penurunan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, kecuali pada tahun 2016 yang tidak ada kebakaran di beberapa kawasan hutan ini. Di tahun 2014 Walhi Jati... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Sujarwo salah satunya, pria kelahiran 1935 ini mengaku membersihkan lahan dengan cara membakar itu lebih mudah dan praktis. “Sebelum memasuki hujan lahan dibakar dulu, nanti kalau sudah datang musim hujan baru ditanami jagung,” ujar pria 4 anak ini saat di... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Menurut dia, untuk saat ini isu yang sedang ramai yaitu kebakaran hutan di lahan gambut. Karena kebakaran di lahan mineral itu dirasa tidak menghasilkan asap tebal, pada umumnya bahan bakarnya kering, dan kadar airnya rendah. Sehingga pembakaranya dinilai ... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Untuk solusi berikutnya yaitu pembuatan teknologi yang sifatnya bisa dipakai untuk lahan organik sisa-sisa kebakaran seperti tunggak kayu. Teknologi itu harus bisa digunakan untuk membuat bahan yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. “Kalau misalkan itu b... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2023-005-02.json | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | [CLS] Burung flamingo begitu mudah dikenali. Lehernya membentuk huruf S, badan ramping, dengan kaki panjang. Paruhnya melengkung ke bawah dengan ujung berwarna hitam. Warna bulunya merah muda.Burung ini sangat populer terutama di Amerika. Patungnya banyak dipakai sebagai orn... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2023-005-02.json | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Ini karena pengaruh dari yang mereka makan. Seperti diketahui, makanan di alam mengandung pewarna alami yang membuatnya berwarna kuning, oranye, atau merah. Namanya carotenoid. Nah, zat ini juga terdapat pada aneka makanan yang dikonsumsi flamingo.Baca: 10 Jenis Burung dengan ... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2023-005-02.json | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Rose dan rekan membuat 210 video, masing-masing berdurasi 1 menit yang merekam aktivitas 45 burung flamingo di WWT Slimbridge Wetland Centre, Gloucestershire, England. Mereka membuat rangking warna burung dan perilaku yang ditunjukannya. Peneliti menemukan, flamingo yang lebih... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | [CLS] “Pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi.” Begitu bunyi cuitan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, dalam akun Twitter-nya.Publik patut tercengang dengan komentar Siti Nurb... | [0.9999907612800598, 4.496447218116373e-06, 4.684098712459672e-06] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Mari sejenak membayangkan semesta ini tergantikan oleh beton-beton megah nan mewah. Cerobong pabrik dengan asap hitam pekat dan aspal-aspal panas yang membentang jauh terhampar dengan dalih pembangunan untuk kesejahteraan. Kita tidak bisa hidup dalam semesta seperti itu. Alam sej... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Dampaknya, alam tak dihiraukan. Untuk itu, tipikal pembangunan ekonomi yang harmoni bersama alam adalah pembangunan yang bersandar pada ekososialisme. Ekososialisme menurut James O’connor merupakan sebuah gerakan sekaligus teori yang berupaya mendegradasi dan menggantikan logika ... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Mengabaikan suara rakyat dalam proses pembangunan berarti menyimpan kepentingan elit dan oligarki di sana. Hingga kita selalu melihat pembangunan bersifat destruktif. Hutan terbabat habis, laut tercemar, gunung dikeruk, tanah adat tereksploitasi. Tambah lagi, proses pembangunan t... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Ironi pembangunan yang membabat habis alam tengah terjadi lambat laun akan menjadi petaka bagi kita. Siapa yang paling rugi atas peristiwa itu? Tentu rakyat. Rakyat tidak lagi memiliki sungai bersih untuk sekadar berlibur, atau pantai indah tempat mereka berpiknik bersama keluarg... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2018-017-20.json | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Perburuan Walabi Marak di Merauke | [CLS] Perburuan kangguru atau walabi di Merauke, Papua, mengkhawatirkan. Berburu bukan lagi untuk konsumsi sendiri tetapi sudah diperdagangkan di pasaran. Fremensius Obe Samkakai, tokoh masyarakat Marind, sedih menyaksikan kangguru (walabi) atau nama lokal saham, marak diburu untuk... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2018-017-20.json | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Perburuan Walabi Marak di Merauke | “Hentikan perburuan ilegal untuk dijual. Semua harus sadar. Satwa ini totem Samkakai,” katanya. Ronny Tethool WWF Indonesia, Kantor Merauke, mengatakan, walabi jadi kebanggaan orang Merauke. Satwa ini ikon Merauke.Saham biasa hidup berkelompok dan tak suka kebisingan alias sangat t... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2018-017-20.json | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Keterangan foto utama: Kala hutan Papua, terbabat jadi sawit, di manakah kangguru pohon ini bisa tinggal? Mereka menanti kepunahan…Foto dari laporan Mighty, SKP-KAM Merauke, Yayasan Pusaka, dan Federasi Eropa untuk Transportasi dan Lingkungan dan Federasi Korea untuk Gerakan Lingku... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.