filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2020-045-01.json | Menjual Pulau demi Kepentingan Pribadi | Menjual Pulau demi Kepentingan Pribadi | Selain di Kaltim, nama Abdul Gafur juga mulai dikenal luas di Sulbar melalui kekuasaan bisnis dan politik. Termasuk, dugaan pembelian pulau Malamber yang sudah menjadi sorotan publik secara nasional. Bukan saja karena Kepulauan Balabalakang merupakan kawasan konservasi perairan,... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2020-045-01.json | Menjual Pulau demi Kepentingan Pribadi | Menjual Pulau demi Kepentingan Pribadi | Selain melanggar konstitusi RI, publik Indonesia menyorot tajam penjualan pulau Malamber kepada pemilik perseorangan, karena pulau tersebut menjadi bagian dari Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) Bala-Balakang.Status tersebut tercatat dalam Peraturan Daerah ... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2020-045-01.json | Menjual Pulau demi Kepentingan Pribadi | Menjual Pulau demi Kepentingan Pribadi | Di Malamber, saat ini masih ada empat kepala keluarga (KK) yang menghuni kawasan pulau bersengketa tersebut. Jumlah tersebut diketahui menyusut dibandingkan sebelumnya yang sempat mencapai 12 KK. Berkurangnya jumlah KK, disebut penduduk lokal karena faktor abrasi pantai yang ter... | [0.9992979764938354, 0.00035951982135884464, 0.00034251681063324213] |
2020-055-18.json | Inilah Cara Hadirkan 30 Satwa Liar di Rumah Kita dengan Google 3D | Inilah Cara Hadirkan 30 Satwa Liar di Rumah Kita dengan Google 3D | [CLS] Tahun lalu, Google menghadirkan fitur edukasi tiga dimensi [3D] melalui Augmented Reality [AR] yang mampu menampilkan aneka hewan tiga dimensi melalui kamera smartphone disertai suara aslinya. Fitur tersebut, bisa dimainkan lewat pencarian Goog... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2020-055-18.json | Inilah Cara Hadirkan 30 Satwa Liar di Rumah Kita dengan Google 3D | Inilah Cara Hadirkan 30 Satwa Liar di Rumah Kita dengan Google 3D | Saat ini, belum semua smartphone bisa menggunakan fitur luar biasa tersebut. Untuk smartphone jenis Android, pastikan sudah ter-update dengan Android 7, dan punya kemampuan AR. Sementara untuk iPhone, perlu iOS 11 atau di atasnya, dan iPhone 7 ke atas.... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2017-013-04.json | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | [CLS] Daerah Aliran Sungai (DAS) Poboya, merupakan jantung sumber air bagi warga di wilayah Kecamatan Mantikulore, Palu Timur dan sekitarnya. Sayangnya kondisinya saat ini memprihatinkan, debit dan kualitas airnya makin hari semakin menurun karena pertambangan emas jug... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2017-013-04.json | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | “Memang setiap tahun ada penurunan debit air,” jelas Kepala Bagian Teknis PDAM Kota Palu, Alfian. Menurutnya, hal ini diakibatkan oleh rusaknya hulu Poboya. Dari kawasan pegunungan Poboya mengalir tiga DAS, yaitu Poboya, Vatutela dan Kawatuna.“Yang tersedia dari sumber... | [0.9999998211860657, 8.479273816419663e-08, 7.769674681412653e-08] |
2017-013-04.json | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | Selain itu, sekitar 70% dari 7.128 hektar lahan di dalam kawasan Tahura Poboya Paneki kondisinya sangat kritis, padahal Tahura merupakan kawasan lindung konservasi dan juga kawasan tangkapan air.“Penyebabnya selain untuk tambang, lahan digunakan untuk penggembalaan ter... | [0.9999998211860657, 8.425171671433418e-08, 7.141517954778465e-08] |
2017-013-04.json | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | Kawasan Hutan Penyangga Rusak, DAS Poboya Merana | “Memang tidak mudah untuk melakukan rehabilitasi pada kawasan Tahura yang rusak akibat pertambangan apalagi dengan kondisi fisik biologi tanah yang cukup kering untuk menghutankan kembali. Sangat tidak mudah, tapi upaya-upaya itu harus terus dilakukan,” papar Nahardi.K... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2013-032-12.json | Foto: Saatnya Mandi Bagi Para Gajah…. | Foto: Saatnya Mandi Bagi Para Gajah…. | [CLS] Setiap hari gajah – gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) penghuni Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terletak di provinsi Riau ini dimandikan oleh mahoutnya. Saat ini di TNTN terdapat 7 ekor gajah yang dirawat dan dilatih oleh 10 orang mahout. TNTN yang memiliki luas 3... | [0.4948588013648987, 0.4965273141860962, 0.008613888174295425] |
2014-052-14.json | Gajah Dibunuh, Gading Dijual Rp2,5 Juta, Polisi Tetapkan 11 Tersangka | Gajah Dibunuh, Gading Dijual Rp2,5 Juta, Polisi Tetapkan 11 Tersangka | [CLS] Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat menangkap 11 orang yang diduga pelaku pembunuhan gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di hutan berjarak enam kilometer dari Desa Teupin Panah, Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat, Aceh awal Ap... | [0.9992979764938354, 0.00035951982135884464, 0.00034251681063324213] |
2014-052-14.json | Gajah Dibunuh, Gading Dijual Rp2,5 Juta, Polisi Tetapkan 11 Tersangka | Gajah Dibunuh, Gading Dijual Rp2,5 Juta, Polisi Tetapkan 11 Tersangka | Untuk mengantisipasi pembunuhan gajah, BKSDA Aceh mengintesifkan pertemuan dengan masyarakat desa yang kerap berkonflik dengan gajah. BKSDA telah diminta menjadi saksi ahli dalam kasus pembunuhan gajah di Polres Aceh Barat.Selama 2012, tercatat 27... | [0.9992979764938354, 0.00035951982135884464, 0.00034251681063324213] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | [CLS] Kajian yang keluar dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor bekerja sama dengan Asosiasi Petani Sawit Indonesia, mendorong sawit jadi tanaman hutan, mereka pun bikin naskah akademik soal itu. Kajian ini pun mendapatkan respon berbagai k... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Salah satunya melalui regulasi jangka benah sebagai upaya memulihkan fungsi kebun sawit rakyat monokultur menjadi kebun sawit campur dengan teknik agroforestri tertentu disertai komitmen kelembagaan dengan para pihak.Kebijakan turunan dari UU Cipta Kerja, yaitu Permen LHK... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Nursamsu dari WWF-Indonesia—bagian Koalisi EoF– mengatakan, penolakan pemerintah atas wacana sawit jadi tanaman hutan ini merupakan upaya positif memperbaiki tata kelola sumber daya alam oleh pemerintah, termasuk pemulihan hutan dan lingkungan hidup di wilayah-wilayah ren... | [0.9999938011169434, 2.9159193672967376e-06, 3.2098369047162123e-06] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pada Desember lalu, Eyes on the Forest (EoF), terdiri dari berbagai organisasi nonprofit yang mengadvokasi hutan Indonesia, melayangkan petisi yang menolak sawit menjadi tanaman hutan. Praktik perkebunan sawit selama ini dikenal sebagai pendorong deforestasi.Eyes on the F... | [0.9994334578514099, 0.0002822732785716653, 0.0002842268440872431] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pada 2011, ada Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) yang mengakomodasi sawit sebagai bagian dari tanaman hutan. Ia masuk dalam Permenhut Nomor 62/Menhut/II/2011 mengenai pedoman pembangunan hutan tanaman berbagai jenis pada izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada ... | [0.9999914169311523, 4.4660559979092795e-06, 4.169679868937237e-06] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Dari kasus yang mereka pantau, ada masalah-masalah seperti penyerobotan lahan, perusahaan melanggar peraturan, kompensasi tidak memadai, masalah ketenagakerjaan sampai skema plasma tidak transparan. Baca juga: Cabut Izin Tak Hentikan Perusahaan Sawit Buka Hutan Papua, Ini... | [0.5366199016571045, 0.45439717173576355, 0.008982938714325428] |
2022-067-19.json | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Pemerintah Tegaskan Sawit Bukan Tanaman Hutan | Ketiga, aspek konflik dan hak atas tanah. Sawit adalah tanaman industri dengan dukungan teknologi dan modal, sementara masyarakat adat dan petani perlu ruang-ruang hidup untuk ketahan pangan. “Mata pencaharian mereka tergerus oleh kepentingan mendukung industri sawit.”Kee... | [0.016374895349144936, 0.019575536251068115, 0.9640495181083679] |
2020-037-10.json | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | [CLS] Hutan adalah gudang segala ada bagi masyarakat adat. Mau cari bahan pangan, obat, sampai segala perlengkapkan ritual budaya, semua ada di hutan. Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ini, memperlihatkan, masyarakat adat yang memiliki hu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-037-10.json | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Ekonomi lokal, katanya, jadi salah satu terobosan dalam memulihkan kembali situasi ekonomi pasca pandemi.“COVID-19 menunjukkan arah, bahwa kita harus mengubah paradigma pembangunan saat ini. Tatanan ekonomi kerakyatan berlandaskan gotong-royong, keadil... | [0.75, 0.25, 0.0] |
2020-037-10.json | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Dengan mengakui hak-hak masyarakat adat, katanya, berarti negara mampu menghargai inklusivitas dan partisipasi mereka dalam memulihkan pasca pandemi global. Mampu bertahanRukka mengatakan, masyarakat adat memiliki ketahanan di tengah situasi ini, ter... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-037-10.json | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Pandemi, Momentum bagi Negara Serius Lindungi Hak Masyarakat Adat | Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Walhi Nasional mendesak pengesahan RUU Masyarakat Adat. Dengan ada UU, katanya, agar tak ada lagi masyarakat adat dianggap ilegal di tanah mereka sendiri. Juga, segala tata cara hidup dan hukum mereka mendapatkan pengho... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | [CLS] Panas mentari terik serasa menyengat kulit medio Mei 2016. Truk-truk bermuatan sekitar 40 ton parkir di kiri kanan jalan menuju Desa Selok Awar-awar dari Kota Lumajang. Alat-alat berat penyaring pasir terus bergerak. Beberapa petugas mengawasi, mema... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | “Perputaran uang miliaran rupiah perbulan. Kerugian negara triliunan rupiah, sangat besar kemungkinan praktik mafia pertambangan ini dilindungi.”Berdasarkan data Walhi dan Jatam, pertambangan pasir besi ilegal di Lumajang, berpotensi merugikan negara Rp11... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Operasi tambang pasir besi ilegal begitu massif ini, Rere menilai, tak mungkin pemain hanya selevel kepala desa.Selain keterlibatan perusahaan besar sebagai penerima (pembeli) pasir, juga banyak oknum-oknum aparat Negara.Fakta ini terlihat dalam persidang... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Nurkholis mengatakan, ada latar belakang penting diamati, yakni bisnis pasir. “Kekejaman dan latar belakang kenapa itu terjadi akan digali Komnas HAM. “Ini soal kekayaan. Kami akan menelusuri uang yang beredar dan prosesnya seperti apa,” katanya.Rekomenda... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Komisi III DPR telah membeberkan hasil temuan mereka dalam praktik tambang illegal ini. Fakta-fakta itu, seharusnya menjadi acuan bagi kepolisian mengungkap kejahatan tambang pasir ilegal Lumajang.Rere mengatakan, ada muatan politik di dalam persidangan. ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | “Dari atas kita bisa melihat lubang-lubang tambang dampak tambang pasir besi,” kata Tosan.Tiba di Pesisir Watu Kodek pukul 15.00. Bebatuan penahan ombak rusak terhantam keras ombak. Hanya kendaraan bermotor bisa melewati. Alat berat tampak membuka jalan r... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Kondisi ini, katanya, sangat rentan korupsi. Ada pembiaran pungutan liar di lapangan dengan indikator alat angkut maupun volume bahan tambang.Para investor dan pemerintah daerah belum terintegrasi menilai dampak sosial dan lingkungan dalam perizinan pert... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Thoriqul Haq, staf Pansus Pertambangan DPRD Jatim mengatakan, soal pertambangan di Lumajang harus ada sinergi antara pemerintah provinsi smpai ke desa.Bila perlu, pengurusan IUP perlu rekomendasi kepala desa hingga dalam penerbitan perizinan provinsi p... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | “Ada 14 rumah di Desa Selok Awar-awar terendam genangan air laut,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Hendro Wahyono.Thoriq memaparkan, laporan Pansus Pertambangan DPRD Jatim beri... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-037-13.json | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Fokus Liputan: Kemelut Tambang Pasir Hitam Lumajang (Bagian 3) | Dari aspek hukum keuangan negara, jaminan reklamasi dalam bentuk bank garansi lebih aman karena pemerintah provinsi tak menerima uang tunai. Dengan begitu, mengurangi potensi penyalahgunaan keuangan.Apabila kemudian hari pemegang izin melarikan diri tan... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-005-09.json | Hutan Kehje Sewen yang Menentramkan Kehidupan Orangutan | Hutan Kehje Sewen yang Menentramkan Kehidupan Orangutan | [CLS] Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (Yayasan BOS) berhasil memenuhi targetnya, melepasliarkan sebanyak 251 orangutan di hutan Kalimantan. Jumlah total ini dicapai setelah dikembalikannya enam individu orangutan ke habitat alaminya, Hutan Kehje Sewen, Kut... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2016-005-09.json | Hutan Kehje Sewen yang Menentramkan Kehidupan Orangutan | Hutan Kehje Sewen yang Menentramkan Kehidupan Orangutan | Menurut Aldrianto, sebagian besar orangutan telah melalui kehidupan setahun pertamanya dengan baik. Hal yang menggembirakan adalah sudah ada dua kelahiran alami yang mengartikan kegiatan konservasi berjalan sesuai harapan. “Di masa mendatang, semoga akan lahir g... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-050-18.json | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | [CLS] Belum lama ini terjadi putusan aneh dalam tatanan peradilan di Indonesia. Betapa tidak, pengadilan negeri membatalkan putusan Mahkamah Agung! Cerita ini terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, sudah membatalka... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-050-18.json | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Meskipun begitu baik Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan maupun Aidul Fitriciada Azhari, Ketua Komisi Yudisial, mengelak kalau MoU ini terdorong kasus Kallista di Aceh. Mereka bilang kesepakatan ini merupakan rencana lam... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-050-18.json | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Dia bilang, kementerian seringkali mendapatkan kesulitan pada tingkatan PTUN yang menyangkut ”komplain” terhadap regulasi dan peraturan perundangan.”Harus dipahami [hakim] betul kenapa ada aturan itu, apa isinya, ruang lingkup dan lain-l... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-050-18.json | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Kementerian LHK Gandeng Komisi Yudisial, Antisipasi Putusan Serupa PN Meulaboh? | Henri menilai terjadi kekeliruan dalam penerapan hukum oleh majelis hakim dalam perkara ini. Dengan menganulir seluruh titel eksekutorial putusan MA, hakim mengabaikan fakta bahwa benar terjadi kebakaran di konsesi perusahaan itu.ICEL pun... | [0.6666666865348816, 0.3333333432674408, 0.0] |
2016-011-13.json | Meski Badak Jawa Telah Punah di Vietnam, Namun Perdagangan Cula di Negeri Ini Tetap Terjadi | Meski Badak Jawa Telah Punah di Vietnam, Namun Perdagangan Cula di Negeri Ini Tetap Terjadi | [CLS] Tahun 2010, badak liar terakhir di Vietnam ditembak mati pemburu. Badak vietnam (Rhinoceros sondaicus annamiticus) ini merupakan subspesies badak jawa terakhir di Asia daratan.Badak jawa, dulunya yang paling tersebar lua... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-011-13.json | Meski Badak Jawa Telah Punah di Vietnam, Namun Perdagangan Cula di Negeri Ini Tetap Terjadi | Meski Badak Jawa Telah Punah di Vietnam, Namun Perdagangan Cula di Negeri Ini Tetap Terjadi | Meskipun cula badak sebenarnya hanyalah keratin, sama dengan rambut manusia dan kuku, para praktisi medis di sana mengklaim bahwa cula badak mampu menyembuhkan mabuk, bahkan kanker. “Yang paling kentara adalah, kini cula badak... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-011-13.json | Meski Badak Jawa Telah Punah di Vietnam, Namun Perdagangan Cula di Negeri Ini Tetap Terjadi | Meski Badak Jawa Telah Punah di Vietnam, Namun Perdagangan Cula di Negeri Ini Tetap Terjadi | Vietnam kini sedang menghadapi tekanan internasional karena kegagalannya mencegah dan menghentikan praktik penyelundupan ini. WJC telah menyerahkan hasil penyelidikannya kepada para apartat Vietnam, namun belum ada tindak lanj... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-063-17.json | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | [CLS] Patroli gabungan satuan pengawas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas PSDKP) Flores Timur bersama Direktorat Polair Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) saat melakukan patroli di laut Flores dalam wilayah Kabupaten Sikk... | [0.25, 0.0, 0.75] |
2021-063-17.json | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Saat petugas bergerak hendak melakukan penangkapan, pelaku melarikan diri menggunakan perahu dan sempat membuang barang bukti berupa ikan hasil pengeboman ke laut.“Setelah pelaku berhasil diamankan, petugas pun kembali ke lokasi ikan dibu... | [0.3333333432674408, 0.0, 0.6666666865348816] |
2021-063-17.json | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Rikson menyebutkan para nelayan kecil pemilik kapal berukuran dibawah 10 GT itu tidak jera menangkap ikan dengan cara mengebom. Menurutnya bila ada bantuan kapal dan alat tangkap yang lebih canggih dan membuat hasil tangkapan lebih banyak... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2021-063-17.json | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Hanya Sepekan, 9 Nelayan Pengebom Ikan Asal Sikka Ditangkap. Kenapa Kian Marak? | Rata-rata pelaku pengeboman ikan di NTT hukumannya dibawah 3 tahun. Rikson meminta agar hukuman terhadap pelaku diperberat agar bisa memberi efek jera. Dia menyarankan pelaku tidak hanya dijerat dengan Undang-Undang Perikanan, tetapi juga... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2019-041-16.json | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | [CLS] Pagi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan adalah hiruk pikuk yang unik. Remaja dan lanjut usia rebutan ikan yang digotong dari kapal laut sampai tempat penimbangan dan pabrik pengolahan.Sedikitnya ada empat pekerjaan dengan sebutan berbeda y... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-041-16.json | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | Menurutnya, tukang ngunjuk yang nyaris semuanya perempuan ini bisa lebih banyak penghasilannya dibanding Belantik, penampungnya. “Bisa sampai Rp1 juta kalau dapat banyak, tergantung kualitas dan harga ikan,” lanjut Bu Um.Misalnya saat ini, tiap hari para B... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2019-041-16.json | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | Misalnya Yuni dan anak remaja perempuannya yang sedang libur sekolah melakoni pekerjaan meraup dan memungut ikan di sekitar truk pengangkut ini. Pada 4 Juli lalu, pagi hari sekitar pukul 10, ia sudah memilah 3 ember besar. Ada juga Misnarti yang memilih me... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2019-041-16.json | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | Ini Ragam Cara Meraup Ikan Cuma-cuma di Pengambengan Jembrana | baca juga : Foto : Beginilah Aktivitas Nelayan Indonesia Sedikitnya ada 60 pasang kapal kayu Selerek, purse seine yang mirip dengan kapal di Muncar, Banyuwangi. Sisanya sekitar 400an unit kapal lebih kecil berbahan fiber. Pelabuhan perikanan besar lain di... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2018-037-12.json | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | [CLS] Saat ini, tidak ada satupun wilayah di bumi yang bersih dari sampah plastik, baik di daratan maupun lautan. Termasuk di Indonesia, sampah plastik di lautan sudah menjadi masalah besar. Tidak terkecuali di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta.... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2018-037-12.json | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | Ia meminta pemda setempat, aparat keamanan dan masyarakat bersinergi membuat aturan khusus larangan membuang sampah sembarangan, demi keindahan dan kebersihan untuk mendukung pariwisata di Pulau Pari.“Persoalan pulau itu ada di kebersihan, sanitasi,... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-037-12.json | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | baca : Pulau Pari, Gairah Wisata Baru di Kepulauan Seribu Warga Pulau Pari memang sedang menghadapi kasus sengketa lahannya dengan PT Bumi Pari Asri (BPA) yang ingin menguasai pulau tersebut untuk bisnis pariwisatanya.Yaya mengatakan Walhi bersama ... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2018-037-12.json | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | Susi Larang Botol Kemasan dan Sedotan Plastik di Pulau Pari. Kenapa? | Tanam MangroveSelain berdialog dengan warga Pulau Pari, Susi Pudjiastuti juga menanam bibit mangrove. Dia menyarankan agar dibuat kanal bagi orang yang ingin berwisata masuk ke hutan mangrove. Dengan adanya kanal, wisatawan tidak akan merusakan huta... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | [CLS] Sepanjang pelabuhan kayu Pantai Belakang Wamar, Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku (11/02/2023), berlabuh belasan kapal nelayan berukuran 10-15 gross tonnage (GT). Di sepanjang pelabuhan berjejer kulit hiu. Area pelabuhan ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Padahal jenis ikan hasil tangkapan wajib didaratkan dalam kondisi utuh, seperti diatur dalam Pasal 18 Permen KP Nomor 61/PERMEN-KP/2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi dan/atau Jenis Ikan yang tercantum dalam Appendices Co... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Dalam perdagangan dalam negeri, pengusaha harus memiliki Surat Izin Pemanfaatan Jenis Ikan (SIPJI) sesuai dengan kuota tahun berjalan. Saat mengirim muatan sirip hiu daging, tulang, kulit dan turunannya, Pemegang SIPJI diwajibkan menguru... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Paulus mengklaim, hiu pari melimpah di perairan Warialau, Kecamatan Aru Utara, Mariri dan Jambu Air, Aru Tengah. Ada pula di perairan Kabalsiang, Aru Utara Timur.Perairan dia melaut masuk Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718. Perairan... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | ”Iya betul, 12 UPI yang masih aktif beroperasi di Dobo,” ujar Reynaldo Hiariej, Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Gugus Pulau IX, Kepulauan Aru.Saat mencoba untuk mengkonfirmasi hal ini kepada Ferdy Tunggal, pemilik CV Ci... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | “Walaupun di tengah laut sekalipun, mereka patuh melapor,” ujarnya.Yuli mengungkapkan khusus hasil tangkapan adalah kapal berukuran di bawah 10 GT, tidak tercatat. ”Nggak ada laporannya,” ungkapnya. Baca juga: Ada Apa dengan Perdagangan ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-001-12.json | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Unreported Fishing: Tangkapan Hiu-Pari Tidak Tercatat, Jadi Celah Masalah di Aru | Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Aru, Ambram Tabela. Dia menyatakan, penarikan retribusi dari pengusaha sektor perikanan mengacu data pengiriman yang dilaporkan ke luar Aru.”Hanya cross check data pengiriman dari pih... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-041-17.json | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | [CLS] Peluang untuk meningkatkan kampanye ilmu kelautan semakin terbuka lebar menyusul terpilihnya Indonesia menjadi anggota Dewan Eksekutif dalam Komisi Oseanografi Antar Pemerintah (Intergovernmental Oceanographic Commission/IOC). Komisi tersebut ada dalam... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2017-041-17.json | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | Tentang pembangunan Pusat Data Kelautan Indonesia, Nani menyebut, itu diperlukan koordinasi yang kuat di antara pihak terkait yang memiliki kepentingan sama. Tujuannya, agar pembangunan bisa mewujudkan peningkatan tata kelola, sarana dan prasarana ilmu penge... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2017-041-17.json | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, dengan meningkatkan pengelolaan kualitas data di masing-masing negara, maka selanjutnya FAO akan mendapatkan data yang lebih akurat dan lebih baik lagi. Jika demikian, maka program peningkatan ketah... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2017-041-17.json | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | Indonesia Masuk Dewan Eksekutif IOC UNESCO? Apa Manfaatnya? | “FAO telah melakukan perbaikan dalam penerapan kuesioner untuk mengawasi implementasi FAO Code of Conduct for Responsible Fisheries dan Internasional Plans of Action on IUU Fishing. Kemudian, ada juga laporan dan dokumen SOFIA. Ini harus diapresiasi,” ungkap... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2020-007-03.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | [CLS] Seekor Hiu Paus (Rhincodon typus) betina ditemukan mati terdampar di area wisata Pantai Candidasa, Karangasem, Bali, Minggu (6/12/2020). Ikan ini ditemukan dalam kondisi utuh sehingga masuk dalam kode 2 dalam pengelompokkan satwa laut terdampar. Ini adalah ka... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2020-007-03.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Dari observasi awal, menurutnya tidak ada bekas luka atau indikasi kecelakaan kapal. Dari pengamatan visual individu hiu paus ini kemungkinan terjebak pasang surut di teluk saat mengejar makanannya. Tim tidak mengambil sampel DNA bangkai. Tes DNA bisa mengidentifika... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-007-03.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Mengacu pada Pasal 12 Undang-undang No.31/2004 tentang Perikanan, maka setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau kerusakan sumber daya ikan dan/atau lingkungannya di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia dan pelangga... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-007-03.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Hiu Paus Mati Terdampar di Kawasan Wisata Candidasa | Riset bertajuk “Kajian Potensi Lestari Sumberdaya Perikanan Kabupaten Karangasem untuk Peningkatan Perekonomian Masyarakat Pesisir” dilakukan dengan mengambil sampling ikan pada Februari-Mei 2017 dominan tongkol, sekitar 3000 ikan diukur bobot danpanjangnya. Penelit... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2020-030-15.json | Lima Satwa yang ‘Hidup Kembali’ dari Kepunahan | Lima Satwa yang ‘Hidup Kembali’ dari Kepunahan | [CLS] PBB memperingatkan bahwa setidaknya ada satu juta spesies hewan dan tumbuhan terancam punah di seluruh dunia. Penurunan dramatis keanekaragaman hayati global ini merupakan krisis tersendiri dan juga ancaman bagi populasi planet ini. Hal ini juga menimbulkan risik... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-030-15.json | Lima Satwa yang ‘Hidup Kembali’ dari Kepunahan | Lima Satwa yang ‘Hidup Kembali’ dari Kepunahan | Namun, setelahnya, kadal ini tak pernah terlihat lagi di kawasan tersebut, diasumsikan sudah punah. Hingga pada 2003, kadal ini ditemukan kembali oleh para ilmuwan, dan kini lebih banyak penelitian dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang mereka. Di Bumi, ada be... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2019-086-14.json | Bunin, Mutiara Terpendam di Kaki Leuser | Bunin, Mutiara Terpendam di Kaki Leuser | [CLS] Bunin, desa yang berada di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh ini memang aduhai. Hutannya asli, pemandangannya alami. Letaknya di kaki Kawasan Ekosistem Leuser, membuat siapa saja yang datang ingin selama mungkin menginap.Butuh tiga jam perjalanan d... | [0.25, 0.25, 0.5] |
2019-086-14.json | Bunin, Mutiara Terpendam di Kaki Leuser | Bunin, Mutiara Terpendam di Kaki Leuser | Apa yang dilakukan masyarakat Bunin untuk melindungi hutan? Mustakirun mengatakan, masyarakat sedang merintis memiliki hutan desa. Desa Bunin juga telah membentuk Lembaga Pengelolaan Hutan Gampong atau Desa (LPHG).“Awal Desember 2018, kami telah bertemu Kepala Dinas Lingkungan ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-086-14.json | Bunin, Mutiara Terpendam di Kaki Leuser | Bunin, Mutiara Terpendam di Kaki Leuser | Baca: Foto: Indahnya Leuser, Hutan Alami yang Harus Kita Pertahankan Manager Yayasan Hutan, Alam dan Linkungan Aceh (HAkA), Crisna Akbar mengatakan, HAkA turut mendampingi masyarakat Bunin mengurus perizinan hutan desa. Persiapan mengembangkan potensi desa dengan cara tidak me... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-011-18.json | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | [CLS] Komitmen untuk menerapkan ekonomi biru pada sektor kelautan dan perikanan, dipertegas oleh Indonesia, salah satu negara peserta sekaligus tuan rumah Our Ocean Conference (OOC) 2018 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, 29-30 Oktober 2018. Konsep terse... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2018-011-18.json | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Menurut Slamet, konsep inovatif seperti itu memberi jawaban yang tegas kepada siapapun mengenai tantangan kerentanan pangan melalui peningkatan produksi ikan signifikan. Sementara, di saat yang sama, inovasi tersebut juga mampu mendorong peningkatan devis... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2018-011-18.json | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | “Tak kalah pentingnya juga, ekonomi biru mampu memberdayakan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja yang terbuka,” tuturnya. Banyaknya manfaat yang bisa didapat dari konsep ekonomi biru, menuru Slamet, bisa dijadikan jawaban bagi Indonesia dalam meng... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-011-18.json | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Sebelum dunia mengampanyekan penerapan ekonomi biru pada OOC 2018, Slamet mengklaim, Indonesia lebih dulu menerapkan konsep tersebut pada proses produksi perikanan budidaya. Tanpa ragu, dia menyebut pengembangan teknologi bioflok, sistem minapadi, recircu... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2018-011-18.json | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Komitmen Indonesia untuk Ekonomi Biru dalam Perikanan Budidaya | Terakhir, pada budidaya rumput laut hasil kultur jaringan, konsep ekonomi biru mampu memberikan keuntungan dalam menghasilkan rumput laut berkualitas serta dapat dilakukan secara terus menerus dalam skala massal dengan waktu yang relatif singkat. Teknolog... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-073-04.json | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | [CLS] Awal tahun sudah ada kabar konflik harimau dan manusia. Di Agam, Sumatera Barat, satu harimau keluar hutan, masuk perkampungan hingga menyebabkan, warga takut beraktivitas ke kebun. Harimau juga memangsa beberapa sapi warga. Akhirnya, har... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2022-073-04.json | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Puti dari bahasa Minangkabau berarti perempuan karena harimau berkelamin betina. Maua, merupakan lokasi penangkapan harimau.Puti Maua Agam, menambah panjang daftar harimau yang berkonflik dengan warga di Sumbar. Data BKSDA menunjukkan, sejak Januar... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-073-04.json | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Dengan rentang waktu kejadian sangat panjang (50 tahun), lokasi tersebar, pola spasial–tutupan hutan, jarak dari pemukiman dan peladangan–berbeda, serta bentuk aktivitas masyarakat beragam, katanya, pemetaan dan pendugaan penyebab konflik mesti san... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-073-04.json | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Dia berharap, penanganan konflik tak sebatas penangkapan dan pelepasliaran. Beberapa upaya lain sangat amat penting dilakukan antara lain, pertama soal penyebaran penyakit hingga perlu peningkatan pemantauan, pencegahan dan penanganan. Kedua, terk... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-073-04.json | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | Harimau Masuk Perkampungan di Agam, Kekurangan Satwa Mangsa di Hutan? | ASF, katanya, bisa jadi salah satu faktor, dari berbagai penyebab lain yang memicu konflik.Senada dengan Sunarto, salah satu penyebab konflik mungkin kekurangan mangsa khusus babi hutan karena ASF. “Itu bisa saja terjadi, namun saya belum melihat k... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2015-030-11.json | Saksikan Langsung Lahan Gambut Terbakar di OKI, Jokowi Minta Satu Izin Perusahaan Sawit Dicabut! | Saksikan Langsung Lahan Gambut Terbakar di OKI, Jokowi Minta Satu Izin Perusahaan Sawit Dicabut! | [CLS] Di tengah kepungan asap, tanpa menggunakan masker, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih, menyeberangi parit dan masuk ke lahan gambut yang terbakar milik PT. Tempirai Palm Resources di Desa Pulau Geronggang,... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2015-030-11.json | Saksikan Langsung Lahan Gambut Terbakar di OKI, Jokowi Minta Satu Izin Perusahaan Sawit Dicabut! | Saksikan Langsung Lahan Gambut Terbakar di OKI, Jokowi Minta Satu Izin Perusahaan Sawit Dicabut! | “Saya lihat petanya sudah ada. Tempat-tempat yang rawan terbakar itu sudah terdata, tinggal bagaimana upaya kita bersama menanggulanginya dari jauh-jauh. Januari-April itu harus sudah mulai mengantisipasi, agar ke depan t... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2015-030-11.json | Saksikan Langsung Lahan Gambut Terbakar di OKI, Jokowi Minta Satu Izin Perusahaan Sawit Dicabut! | Saksikan Langsung Lahan Gambut Terbakar di OKI, Jokowi Minta Satu Izin Perusahaan Sawit Dicabut! | “Jika masyarakat diberi lahan untuk dikelola, kemungkinan mereka membakar lahan gambut yang statusnya milik negara tidak akan terjadi. Buktinya, titik api lebih banyak di lahan konsensi perusahaan,” kata Hadi. [SEP] | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2018-039-11.json | Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas! | Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas! | [CLS] Aktivis lingkungan Ecoton mendesak Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya 1, Kementerian Kelautan dan Perikanan, segera memproses hukum pemilik sekaligus pelepas ikan Arapaima gigas ke Sungai Brantas, Mojokerto, Jaw... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-039-11.json | Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas! | Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas! | Selain ditemukan di Sungai Brantas di kawasan Mojokerto dan Sidoarjo, Arapaima gigas juga ditemukan di sekitar rolak Gunungsari di Surabaya, di Sungai Surabaya yang merupakan anak Sungai Brantas. Temuan ini, kata Koordinator Nasional Indonesia Water Community of Practi... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-039-11.json | Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas! | Jangan Lagi Ada Ikan Arapaima di Sungai Brantas! | Kerja sama untuk menangkap kembali Arapaima diperlukan, karena keterangan pemilik tidak sesuai dengan fakta temuan. Dugaan kami, masih banya yang dilepas ke Sungai Brantas, didasari pengakuan pada rekaman di sosial media.“Di sosial media, ada suara menyebut 70 ekor ika... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-030-10.json | Monster Laut Berbulu Putih Ini Membuat Ilmuwan Terkesima | Monster Laut Berbulu Putih Ini Membuat Ilmuwan Terkesima | [CLS] Seonggok makhluk besar dan misterius penuh bulu terdampar di pantai timur Rusia. Dilansir dari The Siberian Times, “monster laut” yang berbau dan berbulu itu ukurannya setidaknya tiga kali lebih besar dari manusia biasa. Makhluk tersebut muncul di pant... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2018-030-10.json | Monster Laut Berbulu Putih Ini Membuat Ilmuwan Terkesima | Monster Laut Berbulu Putih Ini Membuat Ilmuwan Terkesima | Ada juga yang berspekulasi bahwa makhluk misterius tersebut adalah globster, istilah yang diciptakan pada 1962 untuk menggambarkan sebuah bangkai misterius yang tersapu di Tasmania, Australia.Globster adalah istilah teknik dari ahli hewan asing, yang didefinisi... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2021-065-07.json | Diburu, Nasib Murai Batu Makin Tak Menentu | Diburu, Nasib Murai Batu Makin Tak Menentu | [CLS] Murai batu [Kittacincla malabarica] adalah jenis burung dengan kicauan indah yang saat ini tak luput dari perburuan di hutan Aceh. Burung yang disebut kucica hutan ini tak hanya tersebar di hutan Leuser dan Ulu Masen, tapi juga terdapat di Pulau Weh, Kota Sabang dan ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-065-07.json | Diburu, Nasib Murai Batu Makin Tak Menentu | Diburu, Nasib Murai Batu Makin Tak Menentu | Dia menambahkan, untuk memburu murai biasanya ia menginap di hutan beberapa hari. “Jika tidak dapat, saya bisa jual burung lain meskipun harganya lebih murah. Minimal tidak rugi logistik saat di hutan,” sambungnya.Karena tidak dilindungi, murai batu dijual bebas di pasar bur... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2021-065-07.json | Diburu, Nasib Murai Batu Makin Tak Menentu | Diburu, Nasib Murai Batu Makin Tak Menentu | Tahun 2011, Pemerintah Aceh telah menetapkan murai batu bersama sembilan jenis burung lainnya dalam daftar yang tidak boleh diburu dan dibawa keluar Aceh. Hal itu berdasarkan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 8 tahun 2011 tentang moratorium perburuan dan peredaran burung ke luar... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-036-10.json | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | [CLS] Ancaman masih terus terjadi pada hutan mangrove di seluruh Indonesia karena peralihan fungsi kawasan hutan bakau oleh berbagai pihak. Seperti reklamasi, sentra perikanan budidaya, bahkan kayu untuk bahan bakar bagi masyarakat pesisir. Semua pemanfaatan yang t... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-036-10.json | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Guru Besar Ekologi dan Silvikultur Mangrove dari Institut Pertanian Bogor Cecep Kusmana menambahkan, kerusakan hutan mangrove yang mencapai hingga 50 persen di dunia, sebagian besar terjadi di Indonesia. Hal itu, menegaskan bahwa pengelolaan mangrove secara terpadu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-036-10.json | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Kepala BKSDA Jakarta Ahmad Munawir mengatakan, kerja sama yang dijalin dengan YKAN menjadi implementasi dari dukungan antar lembaga, baik pemerintah maupun swasta. Kerja sama itu sangat baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat juga tentang pentingnya menjaga ma... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-036-10.json | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Di sisi lain, Peneliti Senior Center for International Forestry Research (CIFOR) Daniel Murdiyarso mengungkapkan, pemanfaatan hutan bakau, adalah untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Keberadaannya bisa menyerap emisi yang bertebaran di udara dengan sangat b... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-036-10.json | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | Mangrove Itu Bermanfaat, Sekaligus Terancam, Kenapa? | “Itu artinya, ada emisi yang kembali udara. Dan, emisi tahunan dari kerusakan hutan mangrove Indonesia mencapai 190 juta setara karbon. Itu jumlah yang sama dengan emisi jika setiap mobil di Indonesia mengitari bumi hingga dua kali,” tandas dia.Menurut Daniel, keru... | [1.0, 0.0, 0.0] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.