filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | “Kami juga mengupayakan, untuk melibatkan unsur terkait dalam pencegahan penangkapan ikan dengan menggunakan bom,” ujarnya. “Kami bekerjasama dengan pihak Polairud dan Lanal Mamuju.”Kalaupun nelayan pembom ikan tidak beralih, katanya dapat diancam pidana 5 tahun penjar... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | [CLS] Jumlah bantuan kapal perikanan yang akan diberikan Pemerintah Indonesia pada 2017 kembali mengalami perubahan. Semula, Pemerintah berjanji akan menggulirkan bantuan sebanyak 1.068 unit kapal dengan beragam ukuran untuk nelayan yang ada di seluruh... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Selain memperbaiki sistem lelang, Sjarief mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya juga ingin memperbaiki sistem pembayaran dari sistem turnkey (pembayaran saat kapal selesai) ke sistem termin (pembayaran berdasarkan kemajuan fisik). Dengan cara tersebut... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Seperti tahun sebelumnya, menurut dia, keterlibatan koperasi dalam penyaluran bantuan kapal, karena Pemerintah ingin memastikan kapal yang sudah dibangun tersampaikan kepada nelayan lokal yang benar-benar membutuhkan. Oleh itu, calon penerima kapal dip... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Selain kapal, Pemerintah juga berusaha menepati janjinya untuk memberikan bantuan alat penangkapan ikan (API) kepada nelayan yang terkena dampak peralihan API tidak ramah lingkungan. Untuk tahun ini, sebanyak 5.275 unit API akan dibangun dengan menggun... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kemaritiman untuk Kemanusiaan Abdul Halim sempat menyatakan bahwa seharusnya KKP melaksanakan moratorium bantuan kapal pada 2017 ini. Langkah itu harus diambil, karena sebelumnya KKP tidak melakukan kajian me... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | [CLS] Persidangan Amisandi, warga Seko yang berniat berdialog malah ditangkap terasa aneh. Saksi-saksi karyawan PLTA, PT Seko Power Prima, memberikan kesaksian beda dengan bekas perkara. Sebagian saksi malah tak tahu Amisandi, bahkan tak tahu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Baca juga: Kala Protes PLTA, Belasan Warga Seko DitangkapAdri Karyo, penentang utama. Dia tameng saat membuat aksi demonstrasi. Mereka bahkan menduduki lokasi eksplorasi dan menahan alat berat perusahaan. Sampel tanah dan batuan direbut kemba... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Dua hari sebelum proses pengadilan itu, saya bertemu Ibrahim, tim pengacara dari Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara. “Persidangan Amisandi seperti pradilan sesat,” katanya.Empat saksi, kata Ibrahim, dalam fakta persidangan membanta... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Ginandjar dihujani pertanyaan dari hakim dan tim pengacara, berkali-kali telihat mengubah gaya duduk. Terkadang tangan kiri jadi topangan dan kaki bergoyang-goyang.“Apakah saksi (Ginandjar) tahu mengapa warga menolak PLTA,” kata hakim.“Tahu. ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Namun, dokumen rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2015-2102, pada halaman 408 untuk proyeksi kebutuhan tenaga listrik di Sulawesi Selatan, dinyatakan bila pertumbuhan ekonomi di Sulsel tinggi menjadikan permintaa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Amran Achmad, Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin–pernah jadi tim penilai Amdal Sulawesi Selatan– mengatakan, Amdal itu dokumen dasar untuk pembangunan. Segala macam dampak baik itu biofisik maupun sosial budaya sudah harus d... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Dominggus Paenganan seorang tervonis tujuh bulan, menjadi juru tulis surat itu. Surat ditulis pakai tinta hitam. Dalam isi surat, dia menceritakan kegelisahan masyarakat Seko setelah masuk PLTA. “Terlalu banyak tindakan kekerasan terjadi terh... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | [CLS] Tiga perempuan menjunjung batu paras di kepalanya. Tampak berakrobat menyeberang sungai melalui jembatan dari beberapa bilah bambu saja. Mereka membawa 10-20 kg beban di kepalanya tanpa alat bantu. Paras ditumpuk di ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Suara-suara mesin gerinda memekakkan telinga, kadang bersahut-sahutan di sunyinya sungai Petanu yang dalamnya 10-30 meter dari tebing. Semua bekerja dengan tekun karena hasilnya tergantung jumlah yang berhasil ditambang at... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Nilai berbeda disebut Nengah Taman adalah salah satu pemilik salah satu area tambang batu paras di Tukad Petanu. Ia mengatakan di kawasan tempat tinggalnya Desa Sumampan masih tersisa kurang dari 10 pemilik tambang. Ada ju... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Bisnis batu paras akan terus ada karena permintaan tinggi. “Umat Hindu sangat perlu untuk pura, kalau ditutup apa yang dipakai membangun?” sergahnya. Soal dampak lingkungan ia tahu pernah ada kerusakan irigasi pertanian. T... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Kenapa usaha penambangan terus berlangsung sejak tahun 90-an sampai sekarang? Astawa memaparkan penambangan batu paras di aliran Tukad Petanu sudah berlangsung sekitar 20 tahun lalu. Awalnya aktivitas sampingan warga setem... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-025-01.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | [CLS] Hiu paus sepanjang 8,8 meter terdampar di Pulau Mansinam, Manokwari. Awalnya, warga melihat hiu paus, masih ada gerakan. Kala coba evakuasi, sudah tak bernyawa lagi. Akhirnya, tim gabungan berhasil menyeret bangkai hiu paus gunakan dua longboat, ke daratan untuk dik... | [0.5, 0.0, 0.5] |
2018-025-01.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | Korneles Rumbrawer, nelayan yang baru kembali dari melaut mengatakan, melihat hiu paus sekitar pukul 06.00. Dia melihat, kepala hiu paus di dalam air dan ekor di permukaan. Dia menyampaikan informasi itu kepada warga Pulau Mansinam.Saat ditemukan, kata Korneles, hiu paus itu... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2018-025-01.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | Ben G Saroi, Kepada Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih kepada Mongabay mengatakan, tak ada bekas luka pada tubuh hius paus.Dia mengutip keterangan Arnold, dokter hewan di Manokwari, yang mengatakan, tak ada tanda-tanda luka pada bagian tubuh luar hius paus.“Penyeba... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-048-02.json | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | [CLS] Jauh sebelum pandemi datang, buruknya kualitas udara ibu kota sudah menjadi perhatian bersama. Meski masih ada silang pendapat antara data yang diperlihatkan oleh Air Visual dengan data yang disajikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta, satu hal yang disepa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-048-02.json | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | baca : Sudah Saatnya Ada Pungutan Emisi Gas Buang Secara umum, ada 7 kegiatan utama yang menjadi prioritas dalam Ingub. Prioritas utama adalah memastikan tidak ada lagi angkutan umum yang berusia di atas 10 tahun serta tidak lulus uji emisi, beroperasi di jalan sekaligu... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-048-02.json | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | Pada bagian kedua pasal 3, yang dimaksud dengan obyek PKB adalah kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Di pasal 5, disebutkan dasar pengenaan PKB adalah hasil perkalian dari Nilai Jual kendaraan Bermotor (NJKB) dengan bobot yang menggambarkan secara relatif... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-048-02.json | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | Skema Insentif dan Disinsentif Pajak Kendaraan | * Joko Tri Haryanto. Peneliti pada Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja [SEP] | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | [CLS] Investigasi oleh Mongabay menemukan bukti baru menunjukkan salah satu produsen kertas terbesar di dunia, Asia Pulp & Paper (APP) sengaja menyembunyikan kepemilikan perusahaan kontroversial yang terlibat dalam deforestasi. Kejelasa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Pada 2013, APP membuat ikrar menghentikan deforestasi. Greenpeace memberikan legitimasi komitmen ketika setuju untuk memberi masukan perusahaan tentang cara menerapkannya.Desember lalu, bagaimanapun, APP menemukan diri terlibat dalam ska... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mongabay juga dapat mengungkapkan, perusahaan yang membeli sebagian besar kayu MSL memiliki kesamaan di belakang layar dengan konglomerat Widjaja. Perusahaan itu, PT Cakrawala Persada Biomas, mengoperasikan pabrik pelet kayu di Kalimant... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Ditanya apakah salah satu dari tiga orang itu mungkin bisa mendirikan dan menjalankan perusahaan itu sendiri—usaha besar yang membutuhkan akuisisi izin usaha dari berbagai tingkat pemerintahan, akses ke modal dan alat berat—karyawan itu ... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Dalam lima tahun sejak APP berjanji menghentikan pembukaan hutan, MSL telah melibas hampir 30 kilometer persegi (12 mil persegi) hutan. Lisensi perusahaan mencakup total 130 kilometer persegi (50 mil persegi) dan membentang sebagai habit... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | “Kami menyambut kritik ke dalam organisasi kami, karena kami percaya bahwa itu membantu kami melakukan yang lebih baik,” katanya, melalui surat elektronik.“Tetapi saat yang sama, jika kami menghabiskan seluruh waktu membela diri terhadap... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | “Maksud saya, mereka sudah punya ID Anda. Mereka hanya datang ke notaris dan mendirikan perusahaan atau bagaimana, saya tidak tahu. Berarti bahwa sampai batas tertentu mereka tidak menggunakan persetujuan Anda sebelumnya untuk menunjuk A... | [0.3333333432674408, 0.6666666865348816, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Dokumen-dokumen yang tersedia secara publik mengungkapkan nama-nama pemegang saham, direktur dan komisaris untuk setiap perusahaan. Hasil pencarian online menunjukkan, beberapa orang ini adalah karyawan APP. Mereka, misal, mencantumkan ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-038-18.json | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | Mantan Pekerja APP Ungkap Namanya Dipakai untuk Perusahaan Rahasia di Kalimantan | “Di satu sisi, mereka berbicara tentang menghentikan tindakan mereka, tetapi sisi lain terus melakukan deforestasi,” Rusmadya Maharuddin, juru kampanye hutan bersama Greenpeace, kepada Mongabay. Masalah kepercayaanAPP terus mengklaim, MS... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2022-039-02.json | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | [CLS] Namanya Sadikin. Tempat tinggalnya di Bengkalis, Riau, kerap kebakaran hutan dan lahan hingga asap polusi udara, mendorong Sadikin ingin sediakan udara bersih di lingkungan tempat tinggalnya di Bengkalis, Riau. Dia mengubah bekas kebun sayur orangtua... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2022-039-02.json | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Kicauan burung ikut mengisi obrolan kami di tengah hutan gambut, pagi jelang siang itu. Bertambahnya jenis tanaman pemakan serangga dengan nama latin nepenthes ini, berkat kegigihan Sadikin melakukan pembibitan. Dia juga membangun rumah kayu untuk budidaya ja... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-039-02.json | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Pertamina juga menghubungkan Arboretum Gambut Marsawa dengan dunia pendidikan lewat penerapan kurikulum sekolah cinta gambut. Targetnya, murid sekolah dasar tahu tentang gambut sejak dini karena hampir 60% daratan Bengkalis adalah lahan gambut.Didy Wurjanto, K... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-039-02.json | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Sejak itulah, Sadikin dan masyarakat petani sekitar tergerak membangun sekat kanal di kebun mereka supaya gambut tak kering. Upaya penataan keluar masuk air dari dalam parit itu turut dibantu United Nations Development Programme (UNDP).Kesadaran itu berkat sos... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-039-02.json | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Pembuatan seranas sangat mudah. Duri daun nenas terlebih dahulu dibersihkan. Kemudian belah sesuai lebar yang diinginkan. Selanjutnya direbus dan dijemur. Setelah kering dan berubah warna jadi kuning, daun siap dianyam untuk berbagai keperluan.Tahun lalu, Pert... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-039-02.json | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Aksi Sadikin, Pulihkan dan Kelola Gambut Demi Udara Sehat | Uji coba Sadikin berhasil dan sangat digunakan pada areal gambut. Apalagi saat terjadi kebakaran, dia dan tim MPA tak susah payah lagi mencari sumber air atau menggali tanah buat kolam. Mereka tinggal menggotong alat tadi ke titik api dan menancapkan di sekita... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-008-06.json | RTRW Papua Barat Rawan Deforestasi Besar-besaran | RTRW Papua Barat Rawan Deforestasi Besar-besaran | [CLS] Rencana tata ruang wilayah (RTRW) Papua Barat 2013-2033 yang selesai tahun 2015 dinilai berpotensi mendorong deforestasi dan degradasi hutan yang ada kini. Dalam RTRW itu, luasan kawasan lindung tersisa 3,3 juta hektar, alokasi budidaya 6,4 juta hektar. Sebelum ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-008-06.json | RTRW Papua Barat Rawan Deforestasi Besar-besaran | RTRW Papua Barat Rawan Deforestasi Besar-besaran | “Dalam peta sebaran izin perusahaan di Papua, baik pengusahaan hutan alam, perkebunan maupun pertambangan, setidaknya ada 155 perusahaan beroperasi dan mengkavling 25,5 juta hektar di gambut.”Dengan pemanfaatan sumberdaya alam yang begitu eksploitatif dan penegakan huk... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-008-06.json | RTRW Papua Barat Rawan Deforestasi Besar-besaran | RTRW Papua Barat Rawan Deforestasi Besar-besaran | Rinciannya, fungsi budidaya, yakni, hutan produksi terbatas 12,3%, hutan produksi tetap 13,6%, hutan produksi dapat dikonversi 13,0%, perkampungan/desa 4,5%, pertambangan 0,2%, pertanian agropolitan 0,1%, dan tanaman tahunan/perkebunan 2,2%). Untuk fungsi lindung seb... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-025-04.json | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | [CLS] Kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil (P3K) harus mendapat perlindungan penuh dari berbagai ancaman aktivitas ekstraktif dan eksploitatif yang saat ini semakin marak berlangsung di banyak daerah di Indonesia. Aktivitas itu bisa mengancam keberlangsungan ne... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-025-04.json | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Mengingat pentingnya kawasan pesisir untuk kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir, KIARA mengajak seluruh masyarakat di Asia Tenggara untuk bersama melawan proyek reklamasi yang sedang dan akan dikerjakan di masing-masing negara. Kegiatan ekstraktif tersebut ha... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-025-04.json | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Terpisah, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (PRL KKP) Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan bahwa pelaksanaan reklamasi harus dapat meningkatkan atau paling tidak mempertahankan nilai manfaat wilayah pesisir dan pulau-pulau keci... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-025-04.json | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | “Tetapi sesuai dengan definisi dalam peraturan perundang-undangan, reklamasi haruslah dipandang sebagai upaya meningkatkan sumber daya lahan di wilayah pesisir, ditinjau dari sudut lingkungan, sosial, dan ekonomi,” tuturnya.Sejak Undang-Undang No.27/2007 tentang ... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2019-025-04.json | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Reklamasi Pesisir Jadi Pilihan Rakyat atau Pemerintah? | Diketahui, kawasan pesisir sejak lama menjadi magnet kuat bagi pengembangan ekonomi daeran dan salah satu daya tariknya adalah karena pesisir terbukti bisa menurunkan biaya logistik arus barang melalui jalur laut. Itu kenapa, pembangunan di pesisir menjadi banyak... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-005-12.json | Harimau Sumatera Berkonflik dengan Manusia, Habitat Terganggu? | Harimau Sumatera Berkonflik dengan Manusia, Habitat Terganggu? | [CLS] Konflik harimau sumatera dengan manusia masih terjadi di Aceh.Tim patroli Forum Konservasi Leuser [FKL] yang melewati hutan Sampali, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, untuk berpatroli ke kawasan Taman Nasional Gunung Leuser [TN... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-005-12.json | Harimau Sumatera Berkonflik dengan Manusia, Habitat Terganggu? | Harimau Sumatera Berkonflik dengan Manusia, Habitat Terganggu? | Baca: Mewaspadai Penyakit yang Menyerang Anak Harimau Sumatera Habitat rusak penyebab konflikRahmat Rusdi, masyarakat Manggamat, Kecamatan Kluet Tengah, mengatakan kegiatan ilegal seperti perambahan dan pembalakan terjadi di kawasan hutan Kluet Tengah. D... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-005-12.json | Harimau Sumatera Berkonflik dengan Manusia, Habitat Terganggu? | Harimau Sumatera Berkonflik dengan Manusia, Habitat Terganggu? | Selain itu, hutan sebagai habitatnya telah terfragmentasi akibat pembukaan lahan untuk pertanian atau perkebunan, pembukaan jalan, serta perambahan dan pembalakan. Akibatnya, harimau semakin sulit mencari mangsa.“Bahkan, hewan buruan utama harimau seperti... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-009-15.json | Di Tempat Asalnya, Si ‘Buruk Rupa’ ini Dijuluki Burung Neraka | Di Tempat Asalnya, Si ‘Buruk Rupa’ ini Dijuluki Burung Neraka | [CLS] Burung ini memang bertampang tak seperti layaknya burung yang sering kita lihat. Matanya besar seolah melotot, tubuhnya cukup besar, kepalanya pun besar, paruhnya lebar, dan jika membuka paruhnya, mulutnya juga bakal terbuka dengan sangat lebar. Kem... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2019-009-15.json | Di Tempat Asalnya, Si ‘Buruk Rupa’ ini Dijuluki Burung Neraka | Di Tempat Asalnya, Si ‘Buruk Rupa’ ini Dijuluki Burung Neraka | Habitatnya hutan lembab dan semi-lembab, meskipun beberapa spesies juga muncul di hutan yang lebih kering. Burung ini termasuk burung monogami. Pasangan induk akan mengerami telur dan membesarkan anaknya hingga dewasa.Tak seperti burung lainnya, mereka ... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | [CLS] Imam Suryadi, menahan sakit dan luka di punggung karena pukulan tentara, pada peristiwa Rabu (11/9/19) di Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Urutsewu, Kebumen, Jawa Tengah.Dalam kejadian ini, sekitar 16 warga sipil kebanyakan petani terluka. Selain Imam... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Ketua Forum Paguyuban Petani Kebumen Selatan (FKPPS), Seniman kepada Mongabay mengatakan, petani hanya meminta TNI tak mengklaim sepihak tanah warga dengan pemagaran. Mereka mempersilakan TNI menempuh jalur hukum kalau memang memiliki bukti kepemilikan tanah.TNI, kata... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Warga juga ada jadi tersangka perusakan gardu TNI. Pada 2015, 17 orang terluka. Salah satu pemicu kekerasan juga pemagaran. “Ini karena ketidakadilan yang diterima warga.”Ketua Urutsewu Bersatu, Widodo Sunu Nugroho mengatakan, tindakan represif tentara buntut dari pro... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Proses pemagaran sudah berlangsung lama dan hampir selesai. Tersisa di Desa Brencong dan Sentrojenar, sepanjang lima kilometer. Dua desa ini paling akhir karena penolakan petani setempat cukup keras. Pemerintah lamban menangani konflik agraria ini.“Akar masalah konfli... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Latihan Militer dan uji coba senjata berat berlanjut dengan klaim sepihak TNI-AD, kata Seniman, menimbulkan dampak negatif atau kerugian sangat besar, baik materiil maupun moril.Dia contohkan, peristiwa berdarah 16 April 2011, berupa penembakan dan penyiksaan warga De... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Perlawanan menolak tambang pasir besi oleh warga membuahkan hasil. Pada 2012, MNC mengibarkan bendera putih alias menyerah dan tak melanjutkan penambangan. Meskipun Pemerintah Kebumen, belum mencabut izin, tetapi MNC tak akan menambang. Alat-alat berat sudah mereka ta... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Hingga kini, kata Seniman, pal atau patok penanda itu masih ada. Masyarakat menyebut, sebagai pal budheg dan terdapat di sepanjang pesisir. Di sebelah utara dari batas patok yang berjarak sekitar 150–200 meter dari garis pantai adalah tanah milik kaum tani di masing-m... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Bukti-bukti berupa sertifikat tanah warga dan perjanjian jual beli yang ditandatangani asisten wedono dan kepala desa, dengan batas sebelah selatan laut atau pantai. Pada 1965-1969, pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965, masyarakat takut mengakui kalau memiliki... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Tandatangan ini tak dapat dipakai sebagai bukti mutasi kepemilikan. Peta area latihan ini tak bisa jadi dasar atau bukti bahwa TNI memiliki tanah karena pemetaan sepihak dan bukan instansi berwenang, seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN).Pada Desember 2006, terbit s... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Pada Desember 2013, mulai pemagaran tanah rakyat pada jarak 500 meter dari garis pantai di Pesisir Urutsewu dan masuk dua desa di Kecamatan Mirit, yaitu, Desa Tlogodepok dan Mirit Petikusan.“Pemagaran ini mendapatkan penolakan keras masyarakat, tetapi dilanjutkan TNI,... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-023-08.json | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Konflik Lahan Petani dan TNI di Urutsewu Berlarut | Respon Kodam DiponegoroKepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro, Letkol Kav Susanto mengatakan, TNI terpaksa bersikap represif lantaran warga yang tak punya surat kepemilikan, bertindak anarkis dan tak mau dibubarkan. Dia mengatakan, masih memeriksa ada atau tidak anggot... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2020-050-08.json | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | [CLS] Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu provinsi kepulauan di Indonesia, memiliki luas laut sekitar 200.000 km2 di luar Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI). Dengan hamparan lautan yang luasnya empat kali luas da... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-050-08.json | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | Studi kolaboratif yang dipublikasikan 19 November 2019 dalam jurnal Frontiers in Marine Science, menemukan bahwa pari manta dapat menelan hingga 63 buah plastik setiap jam yang dimakan di perairan Nusa Penida dan Taman Nasiona... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-050-08.json | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Ganef Wurgiyanto kepada Mongabay Indonesia, Senin (15/6/2020) mengatakan terkait banyaknya sampah di laut, pihakya telah mengeluarkan surat edaran kepada setiap kapal perikanan... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-050-08.json | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | Di ibukota provinsi sendiri, Kota Kupang, lanjutnya, pembangunan hotel dan restaurant yang terkesan memunggungi laut Teluk Kupang juga berdampak pada tertumpuknya limbah yang dibuang ke laut, sedimentasi hingga tertutupnya aks... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-050-08.json | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | WALHI NTT Melihat Laut NTT Terancam dan Pemerintah Lamban Melindungi. Apa Saja Ancaman Itu? | Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT, Ferdy J. Kapitan kepada Mongabay Indonesia, Senin (15/6/2020) menegaskan pihaknya sangat selektif dalam memberikan izin terkait AMDAL.Adanya reklamasi sebut Fredy, past... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2015-038-16.json | KKP Tak Akan Batalkan Permen Pelarangan Cantrang | KKP Tak Akan Batalkan Permen Pelarangan Cantrang | [CLS] Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan tidak akan membatalkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (PermenKP) No.2/2015 tentang pelarangan alat tangkap cantrang yang seharusnya dimulai pada September nanti. Penegasan tersebut sekaligus menjawab pertany... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2015-038-16.json | KKP Tak Akan Batalkan Permen Pelarangan Cantrang | KKP Tak Akan Batalkan Permen Pelarangan Cantrang | Karena ada rekomendasi dari Ombudsman, KKP berinisiatif untuk mengikuti prosedur pelaksanaan Permen hingga masa sosialiasi selama dua tahun dinilai sudah berhasil. Selama masa tersebut berjalan, KKP memastikan bahwa cantrang masih tetap bisa digunakan sebagai alat tang... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2015-038-16.json | KKP Tak Akan Batalkan Permen Pelarangan Cantrang | KKP Tak Akan Batalkan Permen Pelarangan Cantrang | Sebelumnya, Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Abdul Halim mengatakan selain perlu masa transisi pelarangan cantrang, KKP juga perlu memfasilitasi pengalihan alat tangkap bagi nelayan kecil dengan APBN-P 2015, berkoordinasi dengan kepala daerah se... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2020-065-20.json | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | [CLS] Zoonosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh organisme infeksius seperti virus, bakteri, dan parasit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, atau sebaliknya.Peneliti Mikrobiologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia [LIPI], Sugiyono Sapu... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2020-065-20.json | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | “Bisa jadi ketika ada toksik kemudian ada zat mutan lain, patogen bermutasi. Jadi ketika kita berinteraksi dengan hewan yang ada patogen yang sudah bermutasi tersebut, ternyata bisa langsung menginfeksi manusia. Ini harus selalu kita waspadai,” ungkap S... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2020-065-20.json | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | “Penangkapan satwa, perburuan di alam, kemudian dijual, inilah rentannya penularan virus, karena banyak virus di tubuh binatang tersebut. Mereka hanya pembawa, carrier, tetapi ketika itu menular ke manusia yang tidak punya imun atau antibodi, itu jadi m... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-065-20.json | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | Zoonosis, Virus Corona, dan Perburuan Satwa Liar di Sekitar Kita | “Adanya virus corona, saya pikir momen yang bagus untuk melakukan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Jika kita tidak menyelesaikan akar permasalahan, suatu ketika bisa muncul lagi penyakit bentuk lain, atau virus-virus lain,” lanjutnya.Manusi... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2013-051-14.json | Dianggap Tak Menguntungkan, DPRD Balikpapan Tutup Area Pendidikan Lingkungan Hidup | Dianggap Tak Menguntungkan, DPRD Balikpapan Tutup Area Pendidikan Lingkungan Hidup | [CLS] Salah satu lokasi yang menjadi tempat pembelajaran tentang lingkungan, bagi anak-anak di Kota Balikpapan, kini terpaksa harus ditutup. Lokasi seluas 15 hektar bernama Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) di Jl Soeka... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2013-051-14.json | Dianggap Tak Menguntungkan, DPRD Balikpapan Tutup Area Pendidikan Lingkungan Hidup | Dianggap Tak Menguntungkan, DPRD Balikpapan Tutup Area Pendidikan Lingkungan Hidup | Sementara itu, ternyata jumlah pengunjung Kawasan Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) yang terletak di Km 23, Jl Soekarno Hatta tidak bisa dibilang sedikit. Pada tahun 2012 lalu, pihak KWPLH mencatat sekitar 60 ribu pengunjung yang men... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2013-051-14.json | Dianggap Tak Menguntungkan, DPRD Balikpapan Tutup Area Pendidikan Lingkungan Hidup | Dianggap Tak Menguntungkan, DPRD Balikpapan Tutup Area Pendidikan Lingkungan Hidup | Pemerintah propinsi pun ikut membantu untuk membangun beberapa lamin sebagai sarana pendidikan untuk pengunjung, hingga beberapa donatur dari luar negeri ikut serta membangun enklosur beruang madu. Pengalihan fungsi dari Argowiata menj... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-024-04.json | Opini: Antara Kebakaran Hutan dan Penerbitan PP Gambut | Opini: Antara Kebakaran Hutan dan Penerbitan PP Gambut | [CLS] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pemimpin yang kerab menggadang-gadang komitmen penyelamatan hutan dan iklim di tingkat nasional maupun internasional seakan kehilangan sense of crisis. Di akhir masa jabatan, SBY membuat kemunduran serius di bidang ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-024-04.json | Opini: Antara Kebakaran Hutan dan Penerbitan PP Gambut | Opini: Antara Kebakaran Hutan dan Penerbitan PP Gambut | Keberpihakan pemerintah, jelas pada nilai ekonomi yang hanya dinikmati segelintir orang (pengusaha). Tak sebanding dengan nilai kerugian akibat bencana asap. Bagaimana dengan puluhan ribu warga Indonesia, bahkan luar negeri yang menjadi korban kala gambut terbaka... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-024-04.json | Opini: Antara Kebakaran Hutan dan Penerbitan PP Gambut | Opini: Antara Kebakaran Hutan dan Penerbitan PP Gambut | Mengutip dari Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) dalam policy memo berjudul Menuju Konsensus Defenisi Lahan Gambut Indonesia;“Lahan gambut meyimpan lebih banyak karbon dibandingkan jenis hutan lainnya, dan degradasi lahan gambut menghasilkan emisi berkelanjuta... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-023-02.json | Mengapa Hewan Beracun Tidak Mati karena Racunnya Sendiri? | Mengapa Hewan Beracun Tidak Mati karena Racunnya Sendiri? | [CLS] Salah satu hewan paling beracun di dunia adalah katak kecil berwarna-warni yang disebut katak panah beracun, dalam keluarga Dendrobatidae, yang hidup di hutan hujan Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Satu individu katak, membawa racun yang cukup untuk... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-023-02.json | Mengapa Hewan Beracun Tidak Mati karena Racunnya Sendiri? | Mengapa Hewan Beracun Tidak Mati karena Racunnya Sendiri? | “Batrachotoxin menyebabkan saluran ion tetap terbuka, menghasilkan aliran ion bermuatan positif yang mengalir bebas ke dalam sel,” kata Abderemane-Ali, dikutip dari Live Science. Jika mereka tidak dapat menutup, seluruh sistem kehilangan kemampuannya untuk men... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-023-02.json | Mengapa Hewan Beracun Tidak Mati karena Racunnya Sendiri? | Mengapa Hewan Beracun Tidak Mati karena Racunnya Sendiri? | Dalam penelitian tersebut, Ali mengkloning saluran natrium-ion dari katak Phyllobates dan mencampurnya dengan racun. Dia terkejut melihat bahwa saluran ion natrium bersifat tidak tahan terhadap racun.“Hewan-hewan ini seharusnya mati,” kata Abderemane-Ali. Kare... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | [CLS] Tes antibodi yang dilakukan pada kucing domestik dan kucing liar di Borneo, Malaysia, menunjukkan bahwa perkebunan sawit dapat menjadi tempat penularan virus, berdasarkan sebuah studi baru.Riset yang dilakukan para penel... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Berdasarkan temuan ini, para peneliti menyimpulkan bahwa sirkulasi virus di perkebunan sawit antara karnivora domestik dan liar adalah suatu yang mungkin, meskipun tidak jelas pada tahap ini ke arah mana mereka ditularkan.Dua ku... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Dari virus yang ditemukan, virus corona kucing dan virus panleukopenia kucing dicatat sebagai perhatian khusus. Yang pertama dapat berkembang menjadi peritonitis infeksi kucing, yang bisa berakibat fatal. Di samping kucing kepal... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | “Namun, prinsip kehati-hatian harus selalu diutamakan: hewan-hewan ini terancam punah dan sudah sangat terancam sehingga kita harus melakukan segala upaya untuk meminimalkan risiko penyakit.” Para penulis penelitian menekankan ... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Sementara Guerrero-Sánchez dan Frias mengatakan, temuan mereka mengkhawatirkan bagi spesies yang terancam ini, mereka juga dapat membuka peluang untuk dapat mengatasi masalah secara langsung. Bekerja sama dengan pengelola perkeb... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Referensi: Guerrero‐Sánchez, S., Wilson, A., González‐Abarzúa, M., Kunde, M., Goossens, B., Sipangkui, R., & Frias, L. (2022). Serological evidence of exposure of Bornean wild carnivores to feline‐related viruses at the domestic... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-043-13.json | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Studi: Kucing Domestik Berpotensi Tularkan Virus ke Kucing Liar di Areal Perkebunan Sawit | Foto utama: macan dahan sunda dinyatakan positif mengidap virus panleukopenia kucing yang sangat menular. Diperkirakan ada sekitar 4.500 spesies ini yang tersisa di alam liar. Foto: Flickr [CC BY-NC-ND 2.0]. [SEP] | [0.0, 0.0, 1.0] |
2013-028-18.json | Raja, Si Anak Gajah Tak Beribu Itu Akhirnya Mati | Raja, Si Anak Gajah Tak Beribu Itu Akhirnya Mati | [CLS] Raja, anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Desa Blang Pante Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara akhirnya tak bertahan hidup lama sejak ditemukan warga terlantar tanpa induk di kebun awal April 2013. Raja mati karena sakit pada Minggu (21/6/13) petang... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2013-028-18.json | Raja, Si Anak Gajah Tak Beribu Itu Akhirnya Mati | Raja, Si Anak Gajah Tak Beribu Itu Akhirnya Mati | Anak gajah tidak boleh minum susu formula dari susu sapi yang mengandung laktosa karena bisa menyebabkan diare. Ia bisa dehidrasi lalu mati. Karena tidak paham warga memberi anak-anak gajah itu susu formula sapi untuk bayi. “Harusnya dipilih susu bayi jenis non laktosa... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2013-028-18.json | Raja, Si Anak Gajah Tak Beribu Itu Akhirnya Mati | Raja, Si Anak Gajah Tak Beribu Itu Akhirnya Mati | “Warga bilang mereka akan melepaskan Raju jika induknya sendiri yang menjemput. Jadi tidak akan diserahkan ke pemerintah karena warga merasa kesal selama ini soal gangguan gajah di daerah kami tidak mendapat perhatian pemerintah,” kata Hasballah. [SEP] | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2014-035-02.json | Perburuan dan Permintaan Pasar Ancam Keberadaan Satwa di Leuser | Perburuan dan Permintaan Pasar Ancam Keberadaan Satwa di Leuser | [CLS] Dalam dua tahun terakhir, perburuan satwa di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) mengalami peningkatan. Perburuan terjadi karena tingginya permintaan pasar yang dibarengi masuknya pemburu dari luar Aceh.Rudi Putra, pegiat di Forum Konservasi Leuser (FKL... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-035-02.json | Perburuan dan Permintaan Pasar Ancam Keberadaan Satwa di Leuser | Perburuan dan Permintaan Pasar Ancam Keberadaan Satwa di Leuser | Adanya penadah yang siap menampung menjadikan bisnis haram ini makin marak. Gading gajah atau kulit harimau misalnya, yang dieskpor ke Vietnam dan Tiongkok diseludupkan melalui Malaysia dan Singapura.Ketika ada pembeli dan penampung, dipastikan ada pembu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-035-02.json | Perburuan dan Permintaan Pasar Ancam Keberadaan Satwa di Leuser | Perburuan dan Permintaan Pasar Ancam Keberadaan Satwa di Leuser | Tantangan terbesar, kata Genman, adalah luasnya wilayah Leuser sekitar 2,6 juta hektar. Sejauh ini, BKSDA telah menempatkan petugas di 13 resort yang masing-masing membawahi satu hingga tiga kabupaten dengan jumlah personil tiga hingga lima orang. Strate... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-08.json | Cerita Piton Raksasa di Kebun Sawit sampai Terkaman Beruang di Riau | Cerita Piton Raksasa di Kebun Sawit sampai Terkaman Beruang di Riau | [CLS] Robert Nababan (37) adalah warga Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Dia berhasil selamat setelah bertarung dengan ular sanca atau piton pada dua pekan lalu. Sanca mati. Dipotong-potong dan dimakan warga. Robert, nyaris kehabisan da... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-08.json | Cerita Piton Raksasa di Kebun Sawit sampai Terkaman Beruang di Riau | Cerita Piton Raksasa di Kebun Sawit sampai Terkaman Beruang di Riau | Kalau melihat dari ukuran ular tujuh meter, satu manusia bisa dilahap. Kejadian di Mamuju, Sulawesi Barat pada Maret lalu, misal. Bapak dua orang anak ditemukan utuh di dalam ular piton bunga (Python reticulatus). Bahkan lengkap dengan sepatu boot ya... | [0.0, 1.0, 0.0] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.