filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2022-017-18.json | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | Sebab, mangrove yang sehat dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat lewat penyediaan sumber makanan misalnya ikan, udang dan kepiting. Di samping itu, dapat memperbaiki kualitas perairan pesisir, serta meningkatkan ketersediaan sumber mata p... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-017-18.json | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | Tidak hanya penanaman mangrove, komitmen menurunkan emisi Indonesia juga dibuat melalui program diversifikasi dari batu bara ke sektor lain, yang telah dimulai pada tahun 2018. Leonardus menyebut, pada tahun 2025, perusahaan berharap mendapat pemasukan... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-017-18.json | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | “Saya ingin kontraskan antara restorasi dan konservasi. Jadi penting melakukan konservasi hutan mangrove yang ada sambil melakukan restorasi hutan yang rusak. Restorasi penting, tapi konservasi jauh lebih penting bahkan dengan biaya yang lebih rendah,”... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-017-18.json | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | Mengajak Sektor Usaha dalam Pelestarian dan Perlindungan Mangrove | “Saat ini, mangrove belum masuk ke dalam penghitungan target di bawah NDC (Nationally Determined Contribution). Memperhatikan ekosistem mangrove yang luas, maka pengelolaan ekosistem mangrove dapat menjadi potensial dalam mendukung aksi mitigasi peruba... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2023-012-03.json | Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Lingkungan Indonesia | Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Lingkungan Indonesia | [CLS] Guncangan ekonomi diperkirakan hadir pada 2023 ini. Kondisi yang dinilai oleh berbagai kalangan akan berdampak pada terjadinya resesi.Tarikan jejaring globalisasi, tentunya mendorong hubungan bersinggungan antarnegara, khususnya dalam perekonomian. Keada... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2023-012-03.json | Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Lingkungan Indonesia | Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Lingkungan Indonesia | Kompor biomassa dengan bahan bakar briket sampah, pelet sampah, dan biomassa, juga kami ciptakan untuk kebutuhan memasak skala rumah tangga, industri kecil, dan usaha mikro kecil dan menengah [UMKM].Kompor biomassa lebih hemat dibandingkan kompor gas yang mengg... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-012-03.json | Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Lingkungan Indonesia | Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Lingkungan Indonesia | Kita paham, kemajuan teknologi internet dan listrik belum sepenuhnya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sumber energi yang hemat dan ramah lingkungan. Masih didapati pula pertengkaran antara kalangan energi, ekonomi, dan lingkungan [Anda et al. 2020].Pada ... | [0.25, 0.0, 0.75] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | [CLS] Keberadaan Duyung (Dugong dugon) di perairan Pulau Bintan dan sekitarnya, sejak lama sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. Mamalia laut tersebut, selalu menarik perhatian sebagian masyarakat, baik yang ada di da... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | “Karena jaring yang ditebar ada di lokasi perairan dangkal dan di sekitarnya terdapat padang Lamun yang menjadi lokasi favorit Duyung untuk mencari makan. Tetapi, biasanya, saat nelayan kembali mengecek jaring, tak jarang ditemukan Duyung yang sudah terperangkap,” jelas... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Hal itu dibenarkan Syamsul Hidayat, anggota Kelompok Pengawasan Masyarakat (Pokmaswas) Desa Pegudang Kecamatan Teluk Sebong. Limbah yang selalu muncul setiap tahun di perairan Bintan, menjadi masalah yang tidak terselesaikan. Pasalnya, limbah terbawa arus hingga naik ke... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Selain Desa Pegudang, kawasan lain di Pulau Bintan yang juga menjadi kawasan konservasi Duyung dan diinisiasi oleh DSCP Indonesia, adalah Desa Teluk Bakau, Malang Rapat, dan Berakit. Di empat desa tersebut, saat ini sudah dibuat peraturan desa (Perdes) tentang Daerah Pe... | [0.25, 0.25, 0.5] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | “Saat itu kemudian kita bongkar kuburan dan diangkat kerangka anakan berusia sekitar dua tahunan itu, kemudian menyusunnya menjadi bentuk utuh. Perlu waktu sekitar lima hari untuk menyelesaikannya. Dengan adanya spesimen, maka warga bisa melihat kapan saja bagaimana rup... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Dengan menjaga laut dari pencemaran, maka manfaat dan fungsi lamun akan bisa bekerja dengan baik. Lamun adalah tanaman bisa mengolah karbon dioksida dan mengubahnya menjadi energi dalam bentuk biomassa yang dimanfaatkan oleh biota-biota laut seperti ikan-ikan.Lamun juga... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-054-17.json | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Rentannya Duyung di Pulau Bintan Riau. Ada Apa? | Perang ekologis Duyung sangatlah penting, sebagai pengendali ekosistem laut yang tidak tergantikan biota laut lainnya. Sebagai pemakan lamun, Duyung biasa memakannya dengan cara mengaduk substrat yang ada di bawah pasir laut. Cara tersebut membantu siklus nutrien di ala... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2023-007-07.json | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | [CLS] Badan Meteor0logi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, curah hujan pada 2023 ini relatif lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Dengan kata lain, kemarau tahun ini diprediksi seperti 2019. Bagi daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Riau ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-007-07.json | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Selanjutnya, bagian tengah, seperti Pelalawan, sebagian Siak dan Kepulauan Meranti—umumnya lebih dulu masuk musim kering seperti wilayah pesisir lain—termasuk Pekanbaru.Ke selatan, giliran Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi. Ada pun Kampar, selain bera... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-007-07.json | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Isnadi Esman, Kepala Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, membenarkan hal itu. Hujan lebat dan ringan yang hampir tak putus, sejak Imlek lalu, masih rendam sejumlah rumah di sana. Para penghuninya pun mengungsi ke tempat tinggal saudara sekitar yang tak terdampak. Katan... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-007-07.json | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Isnadi menyadari ini. Meski dalam suasana intensitas hujan cenderung rapat—sesekali masih hujan—dia tetap antisipasi karhutla. Terutama dari sisi penguatan MPA yang rutin dipersiapkan, tiap tahun. Baik itu penguatan kelompok, fasilitas sarana prasarana dan peningkatan ka... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-007-07.json | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Selain pemantauan dini, mengawali tahun untuk antisipasi karhutla, Jim sebut, Gubernur Riau mulai menyurati bupati dan wali kota untuk siap siaga. Andai sudah ada potensi karhutla– banyak titik panas dan titik api–, katanya, kabupaten dan kota harus segera menetapkan st... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2023-007-07.json | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Masih Turun Hujan, Riau Tetap Waspada Karhutla | Kemudian, sosialisasi larangan buka lahan dengan membakar. Sejak dua tahun lalu, Gubernur Riau turut menyiapkan 12 alat berat untuk bantu masyarakat buka lahan dengan ramah lingkungan. Tahun ini, eksavator akan disiagakan kembali. Terakhir, mengadakan dan menyediakan pe... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | [CLS] Kerbau (Bubalus bubalis) mendadak menjadi buah bibir di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ketika ramai persiapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, kerbau jalan-jalan di lintasan sirkuit jadi viral ... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kerbau jadi ikon pariwisata di Pantai Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. Ratusan kerbau berjalan dari barat menuju timur saat senja jadi foto dan video terbaik yang menggambarkan pantai itu. Kerbau yang jalan-jalan sore di pantai... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Para pengembala kerbau akan kumpul di lokasi yang cocok untuk mengistirahatkan kerbau mereka. Lokasi berumput, kubangan, dan tanah kosong tak bertuan.KEK Mandalika, terutama di Desa Kuta adalah satu lokasi pengembalaan kerbau. Tempat kubangan kerbau, lo... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Gunasih alias Amaq Sur menawari saya kopi ketika berkunjuung di kadang kerbau miliknya di Pantai Tampah Boleq, Desa Seriwe, Kecamtan Jerowaru, Lombok Timur. Ini adalah lokasi kedua terluas pengembalaan kerbau di Lombok Timur setelah hutan lindung Sekaro... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Setelah panen jagung, batang jagung dibiarkan petani. Para pengembala akan membawa kerbau ke ladang jagung, ke sawah yang ditanami jagung. Kerbau memakan habis sisa-sisa batang jagung, buang kotoran. Pada saatnya, ketika petani akan mengolah tanah, peke... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Hutan Sekaroh ditetapkan sejak 1982 lewat putusan Menteri Pertanian dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 756/Kpts/Um/10/1982 pada 12 Oktober 1982.Jauh sebelum jadi kawasan hutan, masyarakat Lombok mengenal wilayah ini sebagai Gawah Sekaroh. ... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Karena itulah, ketika para pengembala diusir dari Sekaroh, Arsa berang. Para pengembala kerbau, katanya, puluhan tahun hidup dari hutan Sekaroh. Mereka tidak pernah mengkavling hutan itu. Mereka hanya memanfaatkan untuk mengembalakan kerbau dan membangu... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Lahan-lahan kosong yang jadi milik bersama kini ‘milik’ investor. Lahan berstatus kawasan hutan sedikit demi sedikit habis dibagi pengelolaan ke investor pariwisata.Saat bersamaan, lahan yang sudah dikuasai investor itu dibiarkan menganggur, dijaga petu... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Ada sapi, tetapi masuk kadang. Warga biasa memelihara hewan peliharaan dengan dilepas, setelah keluar dari kandang (bare). Kerbau-kerbau bebas berjalan mencari rumput sendiri, sejauh tempat atau wilayah itu tidak dilarang dengan ada tanda pagar (lambah)... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Menariknya, makin banyak hewan peliharaan, porsi sajian moto seong makin banyak, bahkan jumlah ayam suwiran pun makin banyak.Lalu, dibawa ke tempat acara, di depan pintu masuk kandang yang disebut tanggluk. Keluarga pemilik hewan peliharaan, berikut war... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2022-045-01.json | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Kala ‘Rumah’ Kerbau Tergusur, Budaya Orang Lombok Bakal Terkubur | Agus Alwan adalah sarjana lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Sehari-hari dia bertani. Bertani di lahan kering daerah selatan, Agus mengandalkan tembakau sebagai komoditas utama. Selain tembakau, keluarga Agus masih setia memelihara kerbau.D... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-046-09.json | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | [CLS] Sejak tahun 2000, Hari Keanekaragaman Hayati Internasional atau The International Day for Biological Diversity diperingati setiap tanggal 22 Mei.Indonesia merupakan negara yang memiliki keaneragaman hayati terbesar kedua di du... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2022-046-09.json | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Habitat babirusa, kata Hanom, hampir seluruh hutan primer dataran rendah Sulawesi. Baik itu lembah, area datar, atau tepi sungai. Kadang di tepi hutan sekunder. Hewan ini memiliki habitat khusus yakni area rawa atau tergenang air dan ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2022-046-09.json | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Nelson Pomalingo, Bupati Kabupaten Gorontalo, mengakui keberadaan Hutan Nantu sangat penting untuk babirusa. Meski begitu, bukan berarti bebas ancaman. Sebut saja Hutan Produksi Terbatas [HPT] Boliyohuto yang mulai dirambah dan dikhaw... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2022-046-09.json | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Hari Keanekaragaman Hayati Internasional: Babirusa dan Ancaman Kepunahan yang Nyata | Babirusa berbulu lebat yang terdapat di Kepulauan Sula dan Pulau Buru, sebagaimana namanya memiliki rambut pada tubuh panjang dan tebal.Sedangkan babirusa togean yang berada di Pulau Malenge, Talatako, Togean, dan Batudaka, mempunyai ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-026-10.json | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | [CLS] Satu individu kukang sumatera albino berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah III Bandar Lampung. Kukang tersebut disita dari remaja berinisial NA (17) di Blerang Simpur, Desa Kecapi, Kalianda, Lampung Selatan, Pr... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2018-026-10.json | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | “Mengingat prinsip ekonomi supply dan demand, pemeliharaan kukang cenderung bersifat mendukung perdagangan. Artinya, perburuan akan terus berlangsung sepanjang masih adanya permintaan. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau memelihara kukang, kare... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-026-10.json | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | Wirdateti menggarisbawahi, perlu perawatan serta perhatian khusus untuk menangani satwa albino. Menurutnya, satwa yang memiliki kelainan pigmentasi ini cenderung memiliki kelemahan. Umumnya adalah keterbatasan pandangan yang dapat memengaruhi kemampuannya melihat.Baca j... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-026-10.json | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | Sungguh Malang Nasib Kukang Sumatera Albino Ini | Populasi kukang semakin terancam akibat kerusakan habitat, perburuan dan perdagangan untuk pemeliharaan. Bahkan, ada pandangan tentang satwa ini kerap dikaitkan dengan kepercayaan mistis dan takhayul untuk dijadikan tumbal. Kukang (Nycticebus sp) atau yang dikenal deng... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2013-047-05.json | Video Pekerja Anak di Kebun Sawit, Pemerintah Kalbar Turun Tangan | Video Pekerja Anak di Kebun Sawit, Pemerintah Kalbar Turun Tangan | [CLS] REKAMAN video anak-anak di bawah umur yang sedang bekerja memikul polybag di kawasan PT Sinar Sawit Andalan (PT SSA), Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), mengundang perhatian banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD. Menindakla... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2013-047-05.json | Video Pekerja Anak di Kebun Sawit, Pemerintah Kalbar Turun Tangan | Video Pekerja Anak di Kebun Sawit, Pemerintah Kalbar Turun Tangan | Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Kesange, Rahab mengatakan, pekerja anak yang muncul di media massa itu warganya. “Itu warga saya, anak-anak kami, yang masih sekolah di bangku SD. Mereka sudah kehilangan masa kecil dan disuruh bekerja keras mengisi polyb... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-009-17.json | Mikroplastik dan Limbah Cair Cemari Sungai-sungai di Bali | Mikroplastik dan Limbah Cair Cemari Sungai-sungai di Bali | [CLS] Sungai Dam Ongan, Tukad Badung di Denpasar maupun Sungai Ayung, sampai tempat menyucikan diri di Kawasan Tirta Empul, di Gianyar, Bali, terdeteksi tercemar mikroplastik dan limbah cair.Pengambilan sampel pada keempat titik ini pada 13-15 Januari 20... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-009-17.json | Mikroplastik dan Limbah Cair Cemari Sungai-sungai di Bali | Mikroplastik dan Limbah Cair Cemari Sungai-sungai di Bali | Baca: Peneliti: Dampak Mikroplastik Terhadap Kesehatan Manusia Perlu Kajian Lebih Lanjut Dari uji kualitas air dengan 20 parameter, paling tercemar dari dua kandungan itu adalah Tukad Badung yakni phospat 1,1 ppm. “Ini tinggi sekali dibanding baku mutu. Limbah... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2023-009-17.json | Mikroplastik dan Limbah Cair Cemari Sungai-sungai di Bali | Mikroplastik dan Limbah Cair Cemari Sungai-sungai di Bali | Bagaimana model pengelolaan sungai yang baik? Amiruddin contohkan beberapa model pengelolaan sungai, seperti di Maros, Sulawesi Selatan, terkenal dengan wisata Goa Rammang-Rammang. Pengelolaan sungai di sana menarik karena komunitas bisa mengelola sumber air ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2012-014-04.json | Produk Kelapa Sawit RSPO di Cemilan Anda Bantu Selamatkan Si Orangutan | Produk Kelapa Sawit RSPO di Cemilan Anda Bantu Selamatkan Si Orangutan | [CLS] Sebuah kebun binatang bernama Cheyenne Mountain Zoo Colorado Springs, Colorado, Amerika Serikat mengaitkan momen perayaan Halloween dengan fenomena penggundulan hutan tropis di Indonesia. Mereka mengingatkan pengunjung kebun binatang untuk... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2012-014-04.json | Produk Kelapa Sawit RSPO di Cemilan Anda Bantu Selamatkan Si Orangutan | Produk Kelapa Sawit RSPO di Cemilan Anda Bantu Selamatkan Si Orangutan | Kebun binatang Cheyenne membuat sebuah panduan bagi para pengunjungnya dalam sebuah PDF file yang memberikan panduan kepada para konsumen agar membeli produk-produk makanan dan permen dari perusahaan yang masuk sebagai anggota RSPO, serta agar par... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-036-13.json | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | [CLS] Hari raya Idul Adha 1443 Hijriah datang. Pada hari raya kurban ini, akan banyak potong hewan seperti sapi maupun kambing serta akan ada pembagian daging. Pembungkus daging yang kebanyakan dari kantong plastik sekali akan menimbulkan masa... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-036-13.json | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Edukasi Umamah tak hanya dalam bentuk penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Di beberapa pertemuan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dia juga menyampaikan kepada anggota bahaya sampah plastik sekali pakai.Selama sosialisasi, Umamah melihat m... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-036-13.json | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Masyarakat, katanya, harus memahami agama secara holistik atau kaffah dalam kehidupan, yaitu mengendalikan diri dari hal yang merusak. Sudah menjadi rahasia umum sampah plastik akan merusak lingkungan alam.“Dalam visi kami (Pesantren Ekologi Ath T... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-036-13.json | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Tinggalkan Plastik, Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban | Pada Hari Raya Kurban, Ath-Thaariq, sejak lama menerapkan penggunaan wadah bukan plastik, dengan daun pisang maupun besek bambu.Tak hanya memikirkan mengganti kantong plastik sekali pakai juga pemilihan hewan kurban dengan memperhatikan pertimbang... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2023-003-07.json | Kampus Bambu dan Konsep Pengembangan Ekonomi Masyarakat | Kampus Bambu dan Konsep Pengembangan Ekonomi Masyarakat | [CLS] Kabut masih menghiasi kawasan hutan bambu, meski jarum jam sudah menunjukan pukul 07.00 WITA. Suhu terpantau 20 derajat Celcius, menambah sejuknya udara di Kampus Bambu Turetogo, Desa Ratogesa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.Kawasan yang dikeliling... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2023-003-07.json | Kampus Bambu dan Konsep Pengembangan Ekonomi Masyarakat | Kampus Bambu dan Konsep Pengembangan Ekonomi Masyarakat | Menurut Siwe, bambu merupakan potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Ngada untuk dikembangkan dan dimanfaatkan.“Pengembangan yang dimaksud adalah memaksimalkan fungsi bambu dalam hal sosial budaya, ekonomi, ekologi serta sebagai tanaman konservasi daer... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-058-19.json | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | [CLS] Hasil monitoring badak Jawa tahun 2013 di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) cukup menggembirakan. Satwa yang hanya tersisa di Ujung Kulon, Banten ini dari hasil rekaman kamera pengintai mengalami peningkatan dari 52 menjadi 60 tetapi mati dua hi... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-058-19.json | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | Tahun 1967-2008, monitoring badak Jawa dengan cara sederhana, seperti mengamati jejak kaki, kotoran dan lain-lain. TNUK mulai monitoring menggunakan kamera trap sejak 2011. Ada 40 kamera. Baru tahun 2012, kameta trap bertambah menjadi 120 atas bantua... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-058-19.json | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | “Kita perlu menyiapkan kantong-kantong baru. Ini penting mengingat Ujung Kulon rawan bencara alam seperti letusan gunung Krakatau,” kata Elisabet Purastuti, Ujung Kulon Project Leader WWF-Indonesia. WWF riset mencari lokasi tepat sebagai second habita... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-058-19.json | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | Populasi Bertambah, Kamera Pengintai Rekam 58 Badak Jawa pada 2013 | Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan mengatakan, perlindungan badak harus kerjasama berbagai pihak. “Badak warisan dunia yang harus dilindungi bersama.” Pertemuan di London, katanya, membahas soal perdagangan satwa liar. Hasilnya, semua negara yang hadi... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-026-19.json | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | [CLS] Berbagai persoalan lingkungan hidup di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya pertambangan batubara, membuat banyak pihak prihatin. Bukan hanya merusak hutan bersama kekayaan flora dan faunanya, tetapi juga menimbulkan pencemaran air dan ... | [0.6666666865348816, 0.3333333432674408, 0.0] |
2014-026-19.json | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Kemudian membuat MoU dengan PT. Adani dari India untuk membangun jalur kereta api sepanjang 270 kilometer dari Lahat menuju Tanjung Api-Api Banyuasin, membuat MoU dengan pemerintah Jambi dan Bengkulu untuk membangun rel kereta api khusus batu... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2014-026-19.json | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Kabupaten Lahat merupakan daerah yang paling banyak terdapat situs megalitiknya. Menurut Kristantina Indriastuti dari Balai Arkeologi Palembang, pada umumnya situs-situs yang ditemukan di Lahat saat ini terletak di lahan persawahan, ladang-la... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2014-026-19.json | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Menimbang Gerakan Masyarakat Sipil Terhadap Pertambangan Batubara di Sumsel | Sementara pemerintah Sumsel yang beberapa waktu lalu menandatangani kerjasama dengan BP REDD+ akan melakukan proyek reklamasi pasca-tambang batubara, konservasi dan restorasi catchment area. Pengelola program ini melibatkan perusahaan batubar... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2019-045-05.json | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | [CLS] Gubernur Bengkulu pada 8 Januari 2019, mengirim surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [KLHK]. Surat itu berisi usulan perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan dalam rangka review Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-045-05.json | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | Alasannya, beberapa DAS di Bengkulu masuk dalam wilayah yang diusulkan dilepaskan status hutannya oleh Pemerintah Daerah Bengkulu. DAS itu adalah Air Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Tengah dan Ketahun di Bengkulu Utara. Keduanya, pada bencana ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-045-05.json | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | Usulan alih fungsi hutan di Kabupaten Bengkulu Utara juga dipastikan merambah habitat harimau dan gajah di Taman Nasional Kerinci Sablat. Tak ketinggalan Bengkulu Tengah, tepatnya di hutan Rindu Hati, tempat ini juga habitat rafflesia.Sedangk... | [0.6666666865348816, 0.3333333432674408, 0.0] |
2019-045-05.json | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | Pegiat Lingkungan: Perubahan Fungsi Hutan Bakal Menambah Kerusakan Bengkulu | “Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2015 tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan, usulan wilayah Bengkulu diintegrasikan oleh Gubernur Bengkulu dalam usulan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Beng... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2012-006-11.json | Pasca Cabut Izin, Gubernur Diminta Awasi Eks Konsesi Kalista Alam | Pasca Cabut Izin, Gubernur Diminta Awasi Eks Konsesi Kalista Alam | [CLS] TIM Koalisi Penyelamatan Rawa Tripa dan Forum Tata Ruang Sumatera (TKPRT) & FOR-TRUST meminta Pemerintah Aceh mengawasi kebun eks PT Kalista Alam, agar tak ada penghilangan barang bukti.Gubernur Aceh sudah mencabut izin PT. Kalista Alam dengan me... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2012-006-11.json | Pasca Cabut Izin, Gubernur Diminta Awasi Eks Konsesi Kalista Alam | Pasca Cabut Izin, Gubernur Diminta Awasi Eks Konsesi Kalista Alam | Awal Oktober 2012, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Penyelamatan Rawa Tripa mendesak, pemerintah mencabut izin-izin kebun sawit yang masih beroperasi karena masih land clearing dengan membakar.Dari data pemantauan satelit, titik api tertinggi dalam 2012,... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-001-05.json | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | [CLS] Menjadi traveler pemula di Bali bukan berarti harus ke lokasi wisata alam ramai, penuh kerumunan manusia, seperti Tanah Lot dan Bedugul. Keheningan adalah permulaan yang lebih menggairahkan.Salah satu yang bisa coba dijelajahi adalah Munduk dan Gobleg, des... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2018-001-05.json | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Berjalan sekitar 15 menit saja, sudah terdengar gemericik air dari kejauhan. Aliran sungai makin meninggi, limpahan air menghantam bebatuan. Sebuah pertigaan dengan papan informasi memberi penjelasan batas desa-desa berhawa dingin kawasan ini, misal Desa Gobleg,... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-001-05.json | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Kawasan dua desa bertetangga ini, Gobleg-Munduk juga diperindah dua danau Buyan dan Tamblingan. Keduanya jadi langganan pecinta alam seperti trekking dan camping. Jika tak bisa turun ke tepi danau, cukup menyesap kopi melihatnya dari kejauhan dari pinggir jalan ... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2018-001-05.json | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Saat itu, padi makin merunduk dan menguning, jelang panen. Sangat kontras dengan hamparan bebukitan menghijau penuh cengkeh di atasnya. Aroma cengkeh terbawa angin sampai ke kaki bukit. Menyapa hidung pengendara di jalan-jalan desa. Apalagi saat musim panen, pek... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2018-001-05.json | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Trekking di Tengah Aroma Kopi dan Cengkeh di Bali Utara | Hesti Sugiri, petugas Kehutanan di Kabupaten Buleleng mengatakan cengkeh secara ekonomi hasilnya baik, tapi dari ilmu konservasi tanah dan air kurang baik.Ia menyontohkan di desa lain di Buleleng seperti Desa Sidatapa dan Pedawa, cengkeh mulai dikurangi jumlahny... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-052-13.json | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | [CLS] Emisi karbon dari operasi penebangan selektif di hutan hujan tropis kira-kira seperenam dibandingkan penebangan yang berasal dari pembukaan hutan langsung, hal ini diungkapkan dalam sebuah studi baru yang mengevaluasi 13 kons... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2014-052-13.json | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | Temuan menunjukkan bahwa emisi langsung dari penebangan di daerah tropis secara signifikan lebih rendah dibanding faktor pendorong deforestasi lainnya. Namun studi ini memiliki beberapa catatan penting. Pada tingkat konsesi, peneli... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2014-052-13.json | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | Sementara penulis lainnya, Sandra Brown mengatakan pendekatan ini menawarkan alternatif untuk penilaian berbasis satelit yang berlaku untuk REDD +. “Metode ini melawan gagasan bahwa semua akuntansi REDD+ harus didasarkan pada pengi... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2014-052-13.json | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | Penelitian: Emisi Penebangan di Sektor Kehutanan Menyumbang 16% dari Total Deforestasi | “Pekerjaan kami menunjukkan upaya untuk menghasilkan emisi rendah dari tiap unit dalam aktivitas penebangan, menunjukkan bagaimana pengelolaan hutan dapat menjadi alternatif untuk mengatasi deforestasi di daerah-daerah yang kini di... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2020-059-14.json | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | [CLS] Kebijakan moratorium logging atau jeda tebang di Aceh telah 13 tahun diberlakukan. Namun, pembalakan liar dan perambahan untuk perkebunan masih terjadi. Luas hutan Aceh berkurang akibat kegiatan ilegal tersebut.Data Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh [HAkA] menunjukkan, ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-059-14.json | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Baca: Meski Pandemi, Perusakan Hutan Leuser Tidak Berhenti Awal kebijakanLaju kerusakan hutan di Aceh yang tinggi pasca-konflik bersenjata berakhir pada 18 Agustus 2005, membuat upaya penyelamatan hutan harus dilakukan.Data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia [Walhi] Aceh 2005, berda... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-059-14.json | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Kebijakan ini tidak hanya mengikat illegal logging, tapi juga mengatur perusahaan yang memiliki izin untuk tidak menebang hutan, khususnya di hutan alam. Dalam intruksi juga disebutkan, penebangan kayu hanya boleh di kebun masyarakat atau kayu kampung. Dinas Perkebunan ditugaskan me... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-059-14.json | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Apa Kabar Moratorium Logging Aceh? | Nova mengatakan, Pemerintah Aceh sangat berkomitmen mencegah deforestasi dan degradasi hutan. Selain moratorium, Pemerintah Aceh juga membuat program pendukung.“Ada perekrutan tenaga kontrak untuk pengamanan hutan [pamhut] sebanyak 2.000 orang, yang bertugas menjaga kelestarian huta... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-061-10.json | Hingga April, 30 Individu Orangutan Peliharaan Warga Telah Disita | Hingga April, 30 Individu Orangutan Peliharaan Warga Telah Disita | [CLS] Sustyo Iriyono, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, lega. Upaya penyelamatan orangutan yang dilakukan pihaknya dengan dukungan Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) dan masyarakat di sejumlah wilayah... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-061-10.json | Hingga April, 30 Individu Orangutan Peliharaan Warga Telah Disita | Hingga April, 30 Individu Orangutan Peliharaan Warga Telah Disita | Saat ini, kata Sustyo, populasi orangutan kalimantan diperkirakan hanya 57 ribu individu. Jumlahnya masih lebih banyak bila dibandingkan dengan orangutan sumatera yang ditaksir hanya sekitar 7.500 individu. Padahal, orangutan merupakan primata yang ber... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-044-01.json | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | [CLS] Dua daerah yang dikenal sebagai penyuplai utama awak kapal perikanan (AKP) untuk bekerja pada kapal perikanan di dalam atau luar negeri saat ini resmi memiliki wadah pengaduan selama bekerja di atas kapal. Kedua daerah itu, adalah Kota Bitung di Sul... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-044-01.json | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Abdi Suhufan menjelaskan, saat ini pelayanan Fisher Centre sudah dilaksanakan kepada AKP yang sedang bekerja di kapal perikanan di dalam atau luar negeri. Pelayanan tersebut bisa dilakukan lebih awal sebelum peresmian, karena sejak akhir 2019 sudah dilaksa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-044-01.json | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Direktur Eksekutif Yayasan Plan Internasional Indonesia Dini Widiastuti menambahkan, pendirian Fisher Centre bertujuan untuk memberikan akses keadilan bagi AKP yang akan, sedang, dan sudah selesai bekerja pada kapal perikanan di dalam dan luar negeri. Keha... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-044-01.json | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Yudha menambahkan, upaya perbaikan yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia, di antaranya melalui perbaikan tata kelola, perjanjian kerja laut, perbaikan kompetensi, dan upaya penegakan hukum. Upaya tersebut diharapkan bisa mengurangi kerja paksa dan per... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-044-01.json | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Membangun Sistem yang Aman dan Nyaman untuk Pekerja Perikanan | Keempat orang tersebut, diketahui diberangkatkanke kapal berbendera RRT melalui agen pengiriman PT Mandiri Tunggal Bahari (MTB) yang kantornya ada di Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Kasus yang menimpa empat AKP tersebut masuk sebag... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-065-15.json | Politik Hukum Pemulihan Gambut dan Mangrove | Politik Hukum Pemulihan Gambut dan Mangrove | [CLS] Masa pandemi COVID-19, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden No. 120/2020 tentang Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (Perpres No 1/2020). Perpres ini menggantikan Perpres No. 1/2016 tentang Badan Restorasi Gambut (Perpres No 1/2016). Dengan kelahiran... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-065-15.json | Politik Hukum Pemulihan Gambut dan Mangrove | Politik Hukum Pemulihan Gambut dan Mangrove | Melihat kebakaran masif pada 2015, Jokowi kemudian membentuk badan yang melaksanakan restorasi gambut. Harapannya, badan ini dapat menjadi tugas proses percepatan pemulihan kawasan dan pengembalian fungsi hidrologi gambut akibat kebakaran yang khusus, sistematis, terarah, t... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-065-15.json | Politik Hukum Pemulihan Gambut dan Mangrove | Politik Hukum Pemulihan Gambut dan Mangrove | UU PPLH menyebutkan, sebagai ecoregion. UU ini menyebutkan ecoregion adalah wilayah geografis yang memiliki kesamaan ciri iklim, tanah, air, flora dan fauna asli serta pola interaksi manusia dengan alam yang menggambarkan integritas sistem alam dan lingkungan hidup. Berbaga... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2017-032-05.json | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | [CLS] Jumlah pulau yang ada di Indonesia dipastikan bertambah lagi setelah Pemerintah Indonesia merilis data terbaru saat berlangsungnya konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung di New York, Amerika Serikat pekan ini. Dari data yang d... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2017-032-05.json | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Brahmantya mengatakan, sebagai instansi yang terlibat, KKP bertugas dan berperan aktif dalam kegiatan toponimi (bahasan ilmiah tentang nama tempat, asal-usul, arti, penggunaan, dan tipologinya), validasi dan verifikasi pembakuan nama pulau-pulau kecil ya... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-032-05.json | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Selain berpartisipasi aktif dalam melaporkan jumlah pulau bernama, Brahmantya mengungkapkan, pada sesi ke-30 sidang UNGEGN ini Indonesia melalui anggota Delegasi RI juga berperan aktif dengan mengikuti sebanyak 7 (tujuh) working group tematis dan menjadi... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-032-05.json | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Agus mengungkapkan, untuk rencana pengelolaan ratusan pulau kecil dan terdepan yang akan dilaksanakan pada 2017, itu akan dilakukan melalui koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait. Dengan melakukan koordinasi, maka diharapkan akan ada keselarasa... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2017-032-05.json | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Susan mencontohkan, kasus yang sedang hangat saat ini adalah pembangunan pulau-pulau yang ada di Teluk Jakarta, Provinsi DKI Jakarta. Keberadaan proyek reklamasi tersebut, meski terkesan megah, tetapi justru merenggut masa depan anak-anak pesisir yang ti... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2017-032-05.json | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | Dikukuhkan di New York, Jumlah Pulau Indonesia Kini Sebanyak …. | “Mulai saat ini, negara harus hadir untuk memperhatikan dan mencerdaskan kehidupan anak-anak pesisir di Indonesia,” pungkas dia. [SEP] | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2019-047-07.json | Habis Banjir Terbitlah Petisi Tutup Tambang di Bengkulu | Habis Banjir Terbitlah Petisi Tutup Tambang di Bengkulu | [CLS] Baca:Banjir dan Longsor Bengkulu, Ada yang Salah dengan Pengelolaan Bentang Alam?Banjir dan Longsor Bengkulu, Perbaikan Lingkungan Prioritas UtamaBanjir dan Longsor Bengkulu, Jalur Hukum Ditempuh Demi Bencana Menjauh** Banjir besar yang terjadi di Bengku... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-047-07.json | Habis Banjir Terbitlah Petisi Tutup Tambang di Bengkulu | Habis Banjir Terbitlah Petisi Tutup Tambang di Bengkulu | Direktur Genesis Uli Arta Siagian mengatakan, sekitar 46 persen wilayah DAS Bengkulu dikapling konsesi perusahaan pertambangan. Luas DAS Bengkulu adalah 51.951 hektar, sedangkan luas konsesi pertambangan yang sudah diizinkan sebesar 21.694 hektar.Selain itu, ada... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-047-07.json | Habis Banjir Terbitlah Petisi Tutup Tambang di Bengkulu | Habis Banjir Terbitlah Petisi Tutup Tambang di Bengkulu | Mereka juga menuliskan pemanfaatan lahan oleh masyarakat yang sebagian besar tidak memenuhi kaidah konservasi tanah dan air. Sampai saat ini, belum ada institusi yang mengelola segala aspek di DAS secara utuh. Perencanaan hingga pelaksaan dari hulu hingga hilir ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-038-03.json | Atasi Masalah Perkotaan di Malang, Yu Sing Usul Bangun Kampung Kota Vertikal | Atasi Masalah Perkotaan di Malang, Yu Sing Usul Bangun Kampung Kota Vertikal | [CLS] Kota Malang, Jawa Timur, menghadapi berbagai persoalan seperti masalah banjir, kekumuhan, kekurangan ruang terbuka hijau (RTH) dan kemacetan dan lain-lain. Yu Sing, arsitek dari Akanoma Studio Bandung menilai beragam masalah ini te... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-038-03.json | Atasi Masalah Perkotaan di Malang, Yu Sing Usul Bangun Kampung Kota Vertikal | Atasi Masalah Perkotaan di Malang, Yu Sing Usul Bangun Kampung Kota Vertikal | Kampung kota berada di daerah strategis. Kampung kota mendominasi peruntukan lahan, sekitar 70%. Sementara penyediaan perumahan melalui jalur formal sektor swasta dan pemerintah hanya mampu menyediakan 15% dari keburuhan rumah. Empat model ... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.