filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2014-021-08.json | KLH : Debu PT Semen Padang Diambang Batas Baku Mutu Udara | KLH : Debu PT Semen Padang Diambang Batas Baku Mutu Udara | Menyikapi hal tersebut Agus Boydiantoro, mewakili pihak manajemen PT. Semen Padang mengatakan perusahaan tidak pernah berniat untuk tidak menyelesaiakan kasus ini, namun butuh waktu untuk mengkomunikasikannya dengan pimpinan perusahaan.Perusahaan menyanggupi u... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2014-021-08.json | KLH : Debu PT Semen Padang Diambang Batas Baku Mutu Udara | KLH : Debu PT Semen Padang Diambang Batas Baku Mutu Udara | Pertemuan ini berakhir dengan penandatanganan berita acara kesepakatan penyelesaian sengketa lingkungan antara perusahaan dan masyarakat yang telah di buat, dan akan diawasi oleh KLH melalui Bapedalda Kota Padang. [SEP] | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-014-08.json | Pagar Kejut, Mitigasi Konflik Manusia dengan Gajah di Ulu Masen | Pagar Kejut, Mitigasi Konflik Manusia dengan Gajah di Ulu Masen | [CLS] Baca sebelumnya: Masa Depan Gajah Sumatera di Hutan Ulu Masen** Konflik antara manusia dengan gajah sumatera masih terjadi di wilayah Ulu Masen, Provinsi Aceh. Ilyas, Imun Mukim Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh, menuturkan pertik... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2022-014-08.json | Pagar Kejut, Mitigasi Konflik Manusia dengan Gajah di Ulu Masen | Pagar Kejut, Mitigasi Konflik Manusia dengan Gajah di Ulu Masen | Menurut Boyhaqie, kabel yang dialiri listrik itu, kecepatan minimumnya 1,02 detik, setelah itu putus. Interval tanpa listrik, maksimum 2 detik.“Listrik yang dihasilkan berasal batere tenaga surya yang dihubungkan ke energizer [pagar kejut] yang dialiri k... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2022-014-08.json | Pagar Kejut, Mitigasi Konflik Manusia dengan Gajah di Ulu Masen | Pagar Kejut, Mitigasi Konflik Manusia dengan Gajah di Ulu Masen | Studi di Sri Lanka menunjukkan, pemasangan pagar listrik dilakukan untuk menjauhkan gajah dari lahan pertanian. Ini dikarenakan cara tradisional seperti menyalakan petasan atau membuat suara keras, tidak lagi efektif. Namun, pagar listrik menimbulkan ban... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2023-012-07.json | Tahun 2023, Sumatera Selatan Waspada Kebakaran Rawa Gambut | Tahun 2023, Sumatera Selatan Waspada Kebakaran Rawa Gambut | [CLS] Beberapa tahun terakhir, rawa gambut di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan, aman dari kebakaran. Ini kemungkinan dikarenakan fenomena La Nina berantai [2019-2022]. Beberapa upaya restorasi, seperti revegetation, di Sumatera Selatan, berjalan baik... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2023-012-07.json | Tahun 2023, Sumatera Selatan Waspada Kebakaran Rawa Gambut | Tahun 2023, Sumatera Selatan Waspada Kebakaran Rawa Gambut | Tapi, bisa saja pada 2023 terjadi kemarau tanpa La Nina. “Kita semua harus waspada menghadapi kemungkinan tersebut.”Saat musim kemarau, rawa gambut itu rawan terbakar, baik ada drainase maupun tidak. Ini dikarenakan, rawa gambut di Sumatera Selatan pada dasar... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2023-012-07.json | Tahun 2023, Sumatera Selatan Waspada Kebakaran Rawa Gambut | Tahun 2023, Sumatera Selatan Waspada Kebakaran Rawa Gambut | Pemerintah melalui BRG [Badan Restorasi Gambut] -berubah menjadi BRGM [Badan Restorasi Gambut dan Mangrove] menargetkan restorasi gambut di Sumatera Selatan seluas 594.230 hektar. Di kawasan lindung 61.247 hektar, kawasan budidaya 458.430 hektar, serta kawasa... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2020-046-10.json | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | [CLS] Walhi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan survey online dan wawancara melalui telepon tentang pendidikan lingkungan hidup pada 01-04 Juni 2020. Survey itu melibatkan 176 responden yang berasal dari 22 kabupaten/kota di... | [0.4948588013648987, 0.4965273141860962, 0.008613888174295425] |
2020-046-10.json | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Pakar hukum, Dr. Umbu Rauta SH, MH menyampaikan bahwa pendidikan hukum lingkungan oleh pemerintah kepada masyarakat sangatlah penting karena hal tersebut merupakan tanggung jawab negara kepada masyarakatnya.Umbu Rauta juga me... | [0.4948588013648987, 0.4965273141860962, 0.008613888174295425] |
2020-046-10.json | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Menurut Rima, suvey Walhi NTT menerangkan sebanyak 99 orang atau 56,3% responden yang mengisi survey dan diwawancara menyatakan kebijakan pembangunan di daerahnya tidak memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.Ra... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2020-046-10.json | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Survey Walhi : Rapor Merah Kinerja Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Pemprov NTT | Menurut Ferdy, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait kehutanan, meski terkesan hanya melakukan aktifitas pengamanan hutan dan ancaman itu berasal dari masyarakat.“Selama ini masyarakat berpikir hutan itu milik pemerint... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2017-071-19.json | Gairah Kalimantan Timur Menjadi Provinsi Konservasi Badak | Gairah Kalimantan Timur Menjadi Provinsi Konservasi Badak | [CLS] Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, baru saja mendeklarasikan semangat Kaltim yang memiliki badak sebagai Provinsi Konservasi Badak. Menurutnya, semua badak yang ada di Kaltim sebaiknya tidak lagi disebut badak sumatera, melainkan b... | [0.4948588013648987, 0.4965273141860962, 0.008613888174295425] |
2017-071-19.json | Gairah Kalimantan Timur Menjadi Provinsi Konservasi Badak | Gairah Kalimantan Timur Menjadi Provinsi Konservasi Badak | Meski jumlah badak yang ada di Kalimantan diperkirakan hanya belasan individu, Awang tetap bersemangat menjadikan Kaltim sebagai Provinsi Konservasi Badak. “Nanti bisa dikawinkan dan melahirkan anak-anak baru. Masih ada harapan” sebutnya. Keinginan Gubernur K... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2017-071-19.json | Gairah Kalimantan Timur Menjadi Provinsi Konservasi Badak | Gairah Kalimantan Timur Menjadi Provinsi Konservasi Badak | “Untuk memastikan spesies baru, diperlukan tiga perbedaan. Namun, di penelitian lain, badak di kalimantan ini terlihat lain sendiri. Dia tidak sama dengan badak andalas dan badak sumatera lainnya. Kemungkinan merupakan subspesies,” jelasnya.Permasalahan DNA, l... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2016-094-15.json | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | [CLS] Catatan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) memperlihatkan, sepanjang 2015, konflik agraria masih tinggi dengan 252 kasus luasan 400.430 hektar, melibatkan 108.714 keluarga. Dari berbagai kasus itu, korban tewas lima orang, tertembak ap... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2016-094-15.json | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Dalam lima sampai 10 tahun ke depan, katanya, perkebunan sawit akan menimbulkan krisis agraria makin parah, tak hanya ketimpangan penguasaan lahan juga konflik agraria.Untuk pelaku konflik, didominasi perusahaan 35 kasus, disusul polisi 21, ... | [1.0, 1.4414156535025313e-09, 1.3204033422198336e-09] |
2016-094-15.json | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Kendala IP4T , katanya, terutama pemda, Kementerian Tata Ruang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang enggan membentuk dan menjalankan tugas sebagai tim.KLHK dinilai tak menjalankan proses tim IP4T. Kementerian ATR/BPN dan Kementer... | [0.9999998211860657, 9.115430543715775e-08, 9.005590584365564e-08] |
2016-094-15.json | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Konflik Agraria 2015: Korban Tertembak Aparat dan Kriminalisasi Masih Tinggi | Di Indonesia, 200.000 keluarga menguasai akses 80% kekayaan alam baik tambang, laut, maupun hutan, Menurut Dianto, jika pemerintah bersungguh-sungguh menjalankan reforma agraria, seharusnya bergerak dari soal ketimpangan. “Berapa juta warga ... | [0.9999998211860657, 1.0801165473139918e-07, 9.364350717078196e-08] |
2016-047-19.json | Kala Bea Cukai Belawan Musnahkan Bagian-bagian Tubuh Satwa Selundupan dari Luar Negeri | Kala Bea Cukai Belawan Musnahkan Bagian-bagian Tubuh Satwa Selundupan dari Luar Negeri | [CLS] Ada kulit badan, kepala, kulit kepala maupun tanduk satwa bertumpuk dengan bermacam barang impor ilegal dari sepatu, handuk, baju, plastik, CD bekas, racun api mobil, beras, bumbu dapur, air mineral, sampai pemantik api dan b... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2016-047-19.json | Kala Bea Cukai Belawan Musnahkan Bagian-bagian Tubuh Satwa Selundupan dari Luar Negeri | Kala Bea Cukai Belawan Musnahkan Bagian-bagian Tubuh Satwa Selundupan dari Luar Negeri | Dia meminta, kerjasama Bea dan Cukai untuk menggunakan UU Kepabeanan bagi pelaku. “Tak menyita barang bukti tanpa bisa mengusut hingga tuntas siapa pelaku. Mungkin bisa dicek administrasi, perijinan,” katanya.Para pelaku, memahami ... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2016-043-11.json | Ada Konflik Sosial-Budaya, Amdal Reklamasi Teluk Benoa Belum Bisa Putus | Ada Konflik Sosial-Budaya, Amdal Reklamasi Teluk Benoa Belum Bisa Putus | [CLS] Penolakan masyarakat Bali, terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa, begitu besar. Penolakan warga karena beragam alasan dari soal lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan, asp... | [0.9999886751174927, 5.7277034102298785e-06, 5.645468263537623e-06] |
2016-043-11.json | Ada Konflik Sosial-Budaya, Amdal Reklamasi Teluk Benoa Belum Bisa Putus | Ada Konflik Sosial-Budaya, Amdal Reklamasi Teluk Benoa Belum Bisa Putus | Koordinator Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Wayan Suarsa menyebutkan, pemerintah masih belum memahami kepentingan atau arti kesucian dari tempat suci, di Teluk Benoa. ”Banyak masih belum paham seberapa penting nilai kesucian... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2022-029-01.json | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | [CLS] Warga Batam, Kepulauan Riau (Kepri) seharusnya membudidayakan tumbuhan satu ini. Selain bisa menggantikan sayur, tumbuhan dari jenis rumput laut ini juga bernilai ekonomis jika dibudidayakan dengan baik untuk diekspor. Namun, tumbuhan itu yaitu an... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-029-01.json | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Dalam analisis Balai Budidaya Air Payau Takalar Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), latoh bisa tumbuh 10-13 kali dari bobot awal selama tiga bulan pemeliharaan dalam kondisi normal. Dan bisa dipanen dalam satu... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-029-01.json | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Febri Fahrudin menunjukkan cara makan latoh. Ia langsung mencicipi tanaman satu ini yang terdapat di bak budidaya milik BPBL Batam. Tanpa dibersihkan, dia langsung melalap jenis rumput laut satu ini. “Rasanya enak, gurih, asin dan ada krenyes-krenyesnya.... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-029-01.json | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Penelitian itu juga menyebutkan pada 2012, para petani tambak menghasilkan 20 ton per hektar per tahun anggur laut, dengan nilai Rp76 juta per hektar per tahunnya. Tanaman Bergizi Di beberapa daerah, anggur laut tidak hanya dijadikan sayur atau lalapan, ... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2022-029-01.json | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Anggur Laut, Makanan Kaya Gizi yang Terabaikan Masyarakat Batam | Penelitian itu juga menyebutkan Caulerpa racemosa dari Indonesia memiliki insoluble dietary fiber yang lebih tinggi dibanding Caulerpa racemosa yang berasal dari Jepang. Insoluble dietary fiber mengandung selulosa dan hemiselulosa yang bermanfaat dalam p... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2022-012-02.json | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | [CLS] Operasi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) Sorik Marapi oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) terus memakan korban. Dalam tahun 2022 saja, setidaknya terhitung enam kali warga sekitar mengalami keracunan. Pada 16 September lalu, s... | [0.9992979764938354, 0.00035951982135884464, 0.00034251681063324213] |
2022-012-02.json | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Rusli Pulungan, Direktur Rumah Sakit Umum Panyabungan mengatakan, posko darurat ini dibuat karena korban yang dirawat cukup banyak hingga kelebihan kapasitas. Guna mengantisipasi semua bisa dilakukan penanganan medis maka perlu posko.Sementara dari Desa Siba... | [0.013831224292516708, 0.9679399728775024, 0.018228823319077492] |
2022-012-02.json | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Dia masih terus berkoordinasi dengan perusahaan mencegah hal serupa terulang kembali. Meski sudah boleh pulang, namun dia mengimbau warga tidak terlalu aktif berkegiatan di luar rumah apalagi di sekitar perusahaan. Warga tak boleh mendekati radius di bawah 3... | [0.013831224292516708, 0.9679399728775024, 0.018228823319077492] |
2022-012-02.json | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Muhammad Jafar Sukhairi, Bupati Mandailing Natal mengatakan, sejak kejadian awal warga ada yang meninggal dunia sudah melihat operasi perusahaan tidak aman bagi masyarakat.Dia sudah merekomendasikan kepada pemerintah pusat agar bisa mengevaluasi perusahaan i... | [0.9999874830245972, 6.7843425313185435e-06, 5.685313681169646e-06] |
2022-012-02.json | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Warga Keracunan Gas Sorik Marapi Berulang, Pemerintah Abai? | Sementara respon dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi, Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) seakan tak ada hal urgen harus mereka tangani segera walau kasus korban jatuh berulang kali bah... | [0.013831224292516708, 0.9679399728775024, 0.018228823319077492] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | [CLS] Persoalan lahan antara warga di Enrekang, Sulawesi Selatan, dengan PTPN XIV, tak kunjung usai. Pada 2 Maret lalu, ratusan petani aksi bakar ban bekas di jalan menuju Kampung Sikamasean, Kabupaten Enrekang. Mereka protes menuntut PTPN XIV menghen... | [0.013831224292516708, 0.9679399728775024, 0.018228823319077492] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Kamaria jadi tak begitu khawatir soal alas hak kepemilikan karena pemerintah desa mengerti dan mendukung kalau lahan itu sebagai hak kelola sejak terbit SK tahun 1999.“Kalau sekarang kami digusur, berarti SK 1999, Bupati Enrekang itu sudah tidak berlaku, ... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | “Saya protes, mereka masukkan alat berat ke kampung dulu, baru membawa surat. Itu salah. Harusnya dibicarakan dulu, baru beraksi,” kata Kamaria.Dia ingat betul pertemuan dengan Bupati Muslimin Bando. Bahwa, penggusuran hanya ada di satu sisi sungai. Warga... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | “Berdasarkan pengalaman panjang PTPN XIV di Maroangin, kami menilai hampir tidak ada alasan untuk mengakomodir perpanjangan HGU.”Surat itu ditandatangani Bupati Enrekang, Muslimin Bando, Bupati Enrekang dua periode. Periode pertama, dia menolak perpanjang... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Sayangnya, praktik lapangan tak sama. PTPN tetap menggusur lahan warga.Soal tim, Pemerintah Enrekang menilai sudah dilakukan sejak 1999. Dirhamsyah, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Enrekang, mengatakan, tim inventarisir tahun 1999 melalui SK Bupati saat it... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | PTPN XIV, katanya, kelak membawa perubahan ekonomi bagi Enrekang. Perusahaan hadir untuk membangun industri sawit, dari mulai perkebunan sampai pengolahan.“Kalau kami menanam sampai 3.000 hektar, tentu pekerja akan bertambah juga. Begitu pun jika pabrik s... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2022-061-13.json | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Berhadapan dengan PTPN, Warga Enrekang Tak Ada Kepastian Lahan | Bupati Enrekang hanya menginginkan rekomendasi itu kalau luasan sekitar 3.000 hektar. Sisa HGU 2.320 hektar akan digunakan pemerintah daerah untuk penataan, dan pengelolaan. Dari sinilah yang antara lain jadi Kebun Raya Enrekang, Kawasan Indiustri Maiwa E... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2013-028-07.json | Profesor Okamoto, Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulawesi | Profesor Okamoto, Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulawesi | [CLS] Seorang profesor dari Tokyo University sukses mengembalikan kondisi terumbu karang di Indonesia dengan menggunakan instrumen yang kecil. Temuan profesor bernama Mineo Okamoto ini akan menjadi salah satu bahasan dalam International Conference on Clim... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2013-028-07.json | Profesor Okamoto, Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulawesi | Profesor Okamoto, Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulawesi | Media penumbuh karang adalah sebuah alat berbentuk lingkaran berdiamater 5 centimeter dan dibuat dari baja, dengan banyak lekukan di permukaannya. Dengan adanya lekukan-lekukan tersebut, Profesor Okamoto menambah luasan permukaan yang bisa ditumbuhi oleh ... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2013-028-07.json | Profesor Okamoto, Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulawesi | Profesor Okamoto, Kembalikan Keindahan Terumbu Karang Sulawesi | Sukses dengan proyek di Jepang tersebut, Okamoto mulai mengembangkan pola penumbuhan terumbu karang ini di Indonesia yang dimulai sejak tahun 2007. Kini proyek ini bekerjasama dengan perusahaan baja bernama JFW Steel di Jepang untuk membangun cakram-cakra... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2023-007-04.json | DPRD Sumbar Susun Raperda Tanah Ulayat, Apa Masukan Mereka? | DPRD Sumbar Susun Raperda Tanah Ulayat, Apa Masukan Mereka? | [CLS] Konflik tanah ulayat baik antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan seperti labirin tak berujung. DPRD Sumatera Barat pun berinisiatif Rancangan peraturan daerah (raperda) Tanah Ulayat. Berbagai organisasi masyarakat sipil memberi masukan dan c... | [0.007555732037872076, 0.46857914328575134, 0.5238651633262634] |
2023-007-04.json | DPRD Sumbar Susun Raperda Tanah Ulayat, Apa Masukan Mereka? | DPRD Sumbar Susun Raperda Tanah Ulayat, Apa Masukan Mereka? | Dia ingatkan, soal pemulihan tanah ulayat juga belum terakomodir dalam raperda. Dalam rancangan ini, katanya, juga belum mengakomodir keberadaan dan peran bundo kanduang terhadap tanah ulayat.“Padahal, di Minangkabau menganut matrilineal system. Kelompok per... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2023-007-04.json | DPRD Sumbar Susun Raperda Tanah Ulayat, Apa Masukan Mereka? | DPRD Sumbar Susun Raperda Tanah Ulayat, Apa Masukan Mereka? | Semestinya, rancangan ini demi menegakkan eksistensi hak ulayat, baik yang masih dikuasai masyarakat maupun yang sudah beralih. “Proses pengembalian itu perlu diatur dalam perda ini supaya ada proses pengembalian dan dipastikan berjalan.Rifai bilang, raperda... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2018-046-07.json | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | [CLS] Kabupaten Pulang Pisau merupakan satu dari kabupaten di Kalimantan Tengah, yang paling menderita akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2015. Menurut Sipongi (KLHK, 2015) lahan seluas 98.784,73 pun terbakar habis. Untuk koordin... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2018-046-07.json | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | Selain mencegah kebakaran, hal penting yang harus dilakukan adalah membasahi dan menanam kembali area gambut yang bekas terbakar.Membasahi gambut dilakukan dengan membangun tabat atau sekat-sekat kanal. Sekat ini penting sebagai pengatur hidrol... | [0.9999892115592957, 5.688989858754212e-06, 5.025468908570474e-06] |
2018-046-07.json | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | “Itu hasil musyawarah di tingkat warga. Sebelum kita lakukan restorasi di gambut, kita minta persetujuan masyarakat. Lewat proses Padiatapa (Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan). Masyarakat setuju pembangunan sekat di handil.... | [0.9999892115592957, 5.688989858754212e-06, 5.025468908570474e-06] |
2018-046-07.json | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | Berikut Upaya Antisipasi Berulangnya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng | Hal serupa dilakukan oleh KPH Unit 31. Menurut Joko, di tahun 2018 pihaknya telah melakukan patroli tiap bulan. Juga lakukan sosialisasi, seperti di Desa Jabiren dan Gohong, dua desa yang masuk wilayah rawan kebakaran.“Koordinasi dan kolaborasi... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2016-046-15.json | Hutan Tempat Hidup jadi Kebun, Kawanan Gajah Masuk Dusun | Hutan Tempat Hidup jadi Kebun, Kawanan Gajah Masuk Dusun | [CLS] Kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, ternyata berpengaruh terhadap kehidupan gajah sumatera. Selama dua tahun ini, mereka sering masuk dusun dan merusak perkebunan warga. Misalnya, yang terjadi selama s... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2016-046-15.json | Hutan Tempat Hidup jadi Kebun, Kawanan Gajah Masuk Dusun | Hutan Tempat Hidup jadi Kebun, Kawanan Gajah Masuk Dusun | Bandar berharap pemerintah segera mengatasi persoalan ini. Sebab dalam situasi seperti ini mereka menjadi bingung. “Jika kami bunuh, kami yang akan ditangkap. Tapi, kawanan gajah sulit dihalau. Bukan hanya kebun dan rumah kami yang rusak, kami juga terancam kes... | [0.9999907612800598, 4.496447218116373e-06, 4.684098712459672e-06] |
2016-046-15.json | Hutan Tempat Hidup jadi Kebun, Kawanan Gajah Masuk Dusun | Hutan Tempat Hidup jadi Kebun, Kawanan Gajah Masuk Dusun | Gajah sumatera, berdasarkan Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) 2012, dimasukkan dalam status Kritis (Critically Endangered/CR). Status ini naik satu peringkat yang sebelumnya dikategorikan Genting (Endangered/EN).Kondisi ini dika... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2012-017-06.json | Klaim RAPP Atas Pulau Padang Matikan Penghasilan Warga Lokal | Klaim RAPP Atas Pulau Padang Matikan Penghasilan Warga Lokal | [CLS] Suara perahu menderu di pelabuhan rakyat Tanjung Buton, Kabupaten Siak. Setelah menempuh lima jam perjalanan darat dari Pekanbaru, saya menyambung dengan kapal kayu ke Pulau Padang. Siang itu Mongabay Indonesia ditemani dua warga dari Pulau Padang, ya... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2012-017-06.json | Klaim RAPP Atas Pulau Padang Matikan Penghasilan Warga Lokal | Klaim RAPP Atas Pulau Padang Matikan Penghasilan Warga Lokal | Satu pohon itu, bisa hasilkan 6-7 tual. Satu tual, untuk saat ini, harganya berkisar Rp 30-40 ribu. Tiap hari setidaknya, warga bisa memotong 120 batang per ha. Penghasilan masyarakat sekitar Rp 36 juta per tahun. Begitu juga denga karet, pertama kali panen... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | [CLS] Keinginan membangun kereta gantung menuju Gunung Rinjani bukan kisah baru. Sejak 2016, wacana itu pernah disampaikan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT. Saat itu, terjadi pro kontra di masyarakat, termasuk dari Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai pemil... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Madani bilang, kawasan Pelawangan, Danau Segara Anak dan Puncak Rinjani, merupakan zona inti TNGR. Zona inti itu dilarang dan haram membangun sarana dan prasarana apapun.“Kereta gantung lokasi tidak berada di TNGR tapi di blok pemanfaatan wisata pada tahura dan huta... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Rute perjalanan dari pemberhentian kereta gantung menuju Puncak Rinjani, lebih jauh dibandingkan dengan rute biasa dilalui para pendaki. Rute pemberhentian kereta gantung ini, katanya, adalah Pelawangan Barat–Pelawangan Senaru–Danau Segara Anak–Pelawangan Sembalun–Pu... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | General Geopark Rinjani Chairul Machsul mengatakan, wacana kereta gantung Rinjani itu isu lama. Isu ini sangat sensitif dan jadi perhatian publik, bukan hanya di Lombok, tetapi Indonesia. Bahkan, tak menutup kemungkinan jadi isu internasional.Pada 2021, tim evaluasi ... | [0.999424159526825, 0.00028237837250344455, 0.000293476419756189] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Murdani, Direktur Eksekutif Walhi NTB menolak keras pembangunan kereta gantung Rinjani. Sejak awal, Walhi konsisten menolak. Berbeda dengan sikap Pemerintah NTB, dulu menolak tetapi justru memberikan karpet merah bagi investor.“Gubernur harus menghentikan, rakyat tak... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Kalau ada pembangunan dalam kawasan hutan, baik skala kecil maupun besar, pasti berdampak pada habitat flora dan fauna. Keberadaan kereta gantung sepanjang 10 km, kata Murdani, pasti mengganggu kehidupan flora dan fauna sepanjang jalur. Intensitas beroperasi kereta g... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2020-084-18.json | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | Menyoal Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani | “Jadi, omong kosong bila naik gunung itu berkaitan dengan persoalan fisik, tapi lebih pada persoalan mental. Alasan nanti kereta gantung untuk wisatawan yang tidak kuat mendaki itu hanya kamuflase. Ini hanya ingin mengeruk keuntungan dengan cara mematikan usaha rakya... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2021-012-19.json | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | [CLS] Warga Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan kembali penolakan atas rencana penambangan panas bumi di ruang hidup mereka.Dalam konferensi pers secara darin... | [0.008044842630624771, 0.5016415119171143, 0.4903136193752289] |
2021-012-19.json | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Eduardus menegaskan, warga belum didatangi tim dari manapun yang menyampaikan bahwa sudah ada persetujuan warga. Ia mengakui, memang ada yang mendatangi rumahnya dan menanyakan keabsahan nama dan tandatangan penolakan.Ia pun membenarka... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2021-012-19.json | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Selain penandatanganan MoU, dalam acara tersebut juga turut ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengadaan Tanah untuk Area Eksplorasi (Pengeboran Eksplorasi) pada Wilayah Terbuka Wae Sano antara PT Geo Dipa Energi (Persero) deng... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2021-012-19.json | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Bahkan, katanya, pihak pemerintah dan perusahaan juga telah secara terbuka menawarkan opsi relokasi menggusur perkampungan warga Nunang.Kedua, sebutnya, pihaknya juga perlu menegaskan bahwa langkah Pemerintah Manggarai Barat menandata... | [0.008044842630624771, 0.5016415119171143, 0.4903136193752289] |
2021-012-19.json | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Warga Wae Sano Minta Hentikan Rekayasa Atas Sikap Penolakan Pembangunan Geothermal | Venan sapaannya menjelaskan proyek Geothermal di Wae Sano ada 3 sumur pengeboran yakni di Kampung Lempe, Dasak dan Nunang. Selama ini dibangun persepsi publik bahwa pemerintah akan mengutamakan pengeboran di Welped A di Kampung Lempe.“... | [0.0002839576918631792, 0.980250358581543, 0.019465679302811623] |
2022-040-02.json | Bermekaran, Bunga Bangkai Masih Terabaikan di Muaro Jambi | Bermekaran, Bunga Bangkai Masih Terabaikan di Muaro Jambi | [CLS] Sekitar sembilan bunga bangkai (Amorphophallus paeoniifolius) sedang mekar di kebun warga di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Maro Sebo, Muaro Jambi, Jambi. Beberapa bunga sudah layu, ada yang gugur.Bunga bangkai ini berukuran mini setinggi rata-rata 50 c... | [0.9994583129882812, 0.00028047917294315994, 0.0002612548996694386] |
2022-040-02.json | Bermekaran, Bunga Bangkai Masih Terabaikan di Muaro Jambi | Bermekaran, Bunga Bangkai Masih Terabaikan di Muaro Jambi | Kumbut atau suweg bisa hidup di areal kebun warga. Mina bilang, asal tidak kena pupuk kimia dan banjir tumbuhan ini bisa hidup.“Dulu, lebih banyak kumbut ini. Karena banyak kebun diganti sawit. Beberapa tempat mulai hilang kumbut-nya. Yang penting lahan kering... | [0.9992979764938354, 0.00035951982135884464, 0.00034251681063324213] |
2022-040-02.json | Bermekaran, Bunga Bangkai Masih Terabaikan di Muaro Jambi | Bermekaran, Bunga Bangkai Masih Terabaikan di Muaro Jambi | Adi Ismanto, pengelola Taman Sakat Lebung Panjang—taman yang berisi anggrek-anggrek yang bisa diselamatkan– mengatakan, kawasan konservasi perlu mengingat hutan beralih fungsi tinggi di Muaro Jambi.“Di Muaro Jambi, keanekaragaman hayati yang bernilai tinggi ad... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2018-078-01.json | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | [CLS] Ancaman kerusakan ekosistem dunia akibat sampah, semakin mendapat perhatian dari masyarakat umum yang ada di Indonesia. Upaya tersebut selaras dengan misi Pemerintah Indonesia yang saat ini sedang gencar melakukan gerakan Indonesia terbebas dari sampah. Kampanye tersebut, t... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2018-078-01.json | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | “Kita masih ingat, bagaimana tragedi (TPA) Leuwigajah yang ada di Cimahi, Jawa Barat. Tragedi pada 2005 itu, menjadi tragedi terburuk di Indonesia dan terburuk kedua di dunia setelah tragedi serupa di Filipina. Semua itu, bermula karena sampah,” jelas dia.Syir mengungkapkan, perm... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2018-078-01.json | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Greeneration Foundation Vanessa Letizia mengatakan Gerakan Indonesia Bebas Sampah melibatkan banyak kalangan, termasuk kelompok dan perseorangan dari seluruh Indonesia.Vanessa menjelaskan, persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2018-078-01.json | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Sedang pengelolaan sampah di laut, Indonesia mendapatkan dana perwalian kemaritiman yang dikelola oleh Bank Dunia. Dana tersebut berasal dari dana hibah dari Norwegia dan Denmark sebesar masing-masing USD1,4 juta dan USD875 ribu. Dana tersebut, menunjukkan bahwa ada dukungan dari... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2018-078-01.json | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | Kapan Indonesia Terbebas dari Sampah? | “Polusi sampah, khususnya dalam bentuk plastik sangat mengancam kesehatan dan keseimbangan ekosistem di laut dan daerah pesisir. Sebuah hasil studi bahkan menyatakan bahwa apabila ini terus berlanjut, maka pada 2050 akan ada lebih banyak plastik dari sisi massa daripada ikan di l... | [0.00025693021598272026, 0.00035799675970338285, 0.9993850588798523] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | [CLS] Jelang sore. Di perairan dangkal Pulau Ambo, kecamatan Balabalakang, Mamuju, Sulawesi Barat. ST dan dua kawannya bersiap. Dari laci kapalnya, dia mengambil benda mirip lontong, tapi tanpa bungkusan daun pisang. Benda itu adalah dinamit (trinitrotoluene/ TNT).Dar... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | “Saya sekarang ndak pakai (dinamit lagi),” kata ST.ST, tak perlu merogoh kocek buat beli sebatang dinamit. Karena, tentara, si langganannya dapat memberikan dia cuma-cuma. Dengan syarat, hasil bomnya dipasok ke mereka.Pengetahuan soal dinamit atau hulu ledak lainnya, d... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Mama DN, panggilan isteri sang korban. Selama di pulau Ambo, saya kerap berpapasan dengan dia. Bila bertemu, kami saling sapa. Dia ramah, juga murah senyum.“Singgah ki’,” ajak dia, tiap kali berpapasan di jalan.Saban pagi atau sore, Mama DN menyapuh jalan desa yang ter... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Goatfish itu masuk ke wilayah Kalimantan untuk memasok kebutuhan pangan laut bagi pekerja kebun sawit di Kalimantan hingga Malaysia. Sebelum diedar ke pasar, ikan itu sebelumnya dikeringkan.“Ikan (goatfish) itu tidak bisa dipancing, karena ikan itu kan bergerombol. Ter... | [0.476456880569458, 0.5139302611351013, 0.009612822905182838] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | “Seperti orang tidak ada otaknya yang pake bom begitu. Kalau ditangkap ko memang bebas ji, tapi habis uangmu juga membayar. Baru kalau sudah bebas, membom lagi itu.”menarik dibaca : Cerita Namu, Dulu Desa Pengebom Ikan Kini Surga Keindahan Alam Sejak Jaman JepangST bi... | [0.5002273321151733, 0.01127683836966753, 0.4884958565235138] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Terumbu karang merupakan struktur besar bawah air. Spesies karang yang membangun terumbu karang dikenal hard coral (HC) atau karang keras. Terumbu karang ini berguna meredam arus dan gelombang laut.Dari survey yang dilakukan tim FIKP Unhas, ditemukan bahwa, persentase ... | [0.013069942593574524, 0.020550377666950226, 0.966379702091217] |
2019-034-15.json | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | Kisah Nelayan Pulau Ambo yang Insyaf Ngebom Ikan | “Kami juga mengupayakan, untuk melibatkan unsur terkait dalam pencegahan penangkapan ikan dengan menggunakan bom,” ujarnya. “Kami bekerjasama dengan pihak Polairud dan Lanal Mamuju.”Kalaupun nelayan pembom ikan tidak beralih, katanya dapat diancam pidana 5 tahun penjar... | [0.01809711940586567, 0.9629115462303162, 0.01899130828678608] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | [CLS] Jumlah bantuan kapal perikanan yang akan diberikan Pemerintah Indonesia pada 2017 kembali mengalami perubahan. Semula, Pemerintah berjanji akan menggulirkan bantuan sebanyak 1.068 unit kapal dengan beragam ukuran untuk nelayan yang ada di seluruh... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Selain memperbaiki sistem lelang, Sjarief mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya juga ingin memperbaiki sistem pembayaran dari sistem turnkey (pembayaran saat kapal selesai) ke sistem termin (pembayaran berdasarkan kemajuan fisik). Dengan cara tersebut... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Seperti tahun sebelumnya, menurut dia, keterlibatan koperasi dalam penyaluran bantuan kapal, karena Pemerintah ingin memastikan kapal yang sudah dibangun tersampaikan kepada nelayan lokal yang benar-benar membutuhkan. Oleh itu, calon penerima kapal dip... | [0.00033922979491762817, 0.9992603659629822, 0.0004004047659691423] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Selain kapal, Pemerintah juga berusaha menepati janjinya untuk memberikan bantuan alat penangkapan ikan (API) kepada nelayan yang terkena dampak peralihan API tidak ramah lingkungan. Untuk tahun ini, sebanyak 5.275 unit API akan dibangun dengan menggun... | [0.000254815851803869, 0.01976369507610798, 0.979981541633606] |
2017-033-07.json | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Akankah Pembangunan 994 Kapal untuk Nelayan Berjalan Tepat Waktu? | Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kemaritiman untuk Kemanusiaan Abdul Halim sempat menyatakan bahwa seharusnya KKP melaksanakan moratorium bantuan kapal pada 2017 ini. Langkah itu harus diambil, karena sebelumnya KKP tidak melakukan kajian me... | [4.426556643011281e-06, 7.228185495478101e-06, 0.9999883770942688] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | [CLS] Persidangan Amisandi, warga Seko yang berniat berdialog malah ditangkap terasa aneh. Saksi-saksi karyawan PLTA, PT Seko Power Prima, memberikan kesaksian beda dengan bekas perkara. Sebagian saksi malah tak tahu Amisandi, bahkan tak tahu... | [0.9999874830245972, 6.7843425313185435e-06, 5.685313681169646e-06] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Baca juga: Kala Protes PLTA, Belasan Warga Seko DitangkapAdri Karyo, penentang utama. Dia tameng saat membuat aksi demonstrasi. Mereka bahkan menduduki lokasi eksplorasi dan menahan alat berat perusahaan. Sampel tanah dan batuan direbut kemba... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Dua hari sebelum proses pengadilan itu, saya bertemu Ibrahim, tim pengacara dari Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara. “Persidangan Amisandi seperti pradilan sesat,” katanya.Empat saksi, kata Ibrahim, dalam fakta persidangan membanta... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Ginandjar dihujani pertanyaan dari hakim dan tim pengacara, berkali-kali telihat mengubah gaya duduk. Terkadang tangan kiri jadi topangan dan kaki bergoyang-goyang.“Apakah saksi (Ginandjar) tahu mengapa warga menolak PLTA,” kata hakim.“Tahu. ... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Namun, dokumen rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2015-2102, pada halaman 408 untuk proyeksi kebutuhan tenaga listrik di Sulawesi Selatan, dinyatakan bila pertumbuhan ekonomi di Sulsel tinggi menjadikan permintaa... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Amran Achmad, Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin–pernah jadi tim penilai Amdal Sulawesi Selatan– mengatakan, Amdal itu dokumen dasar untuk pembangunan. Segala macam dampak baik itu biofisik maupun sosial budaya sudah harus d... | [0.476456880569458, 0.5139302611351013, 0.009612822905182838] |
2017-056-02.json | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Cerita dari Persidangan Amisandi yang Terjerat Hukum Gegara Tolak PLTA Seko | Dominggus Paenganan seorang tervonis tujuh bulan, menjadi juru tulis surat itu. Surat ditulis pakai tinta hitam. Dalam isi surat, dia menceritakan kegelisahan masyarakat Seko setelah masuk PLTA. “Terlalu banyak tindakan kekerasan terjadi terh... | [0.9656471014022827, 0.017137303948402405, 0.017215635627508163] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | [CLS] Tiga perempuan menjunjung batu paras di kepalanya. Tampak berakrobat menyeberang sungai melalui jembatan dari beberapa bilah bambu saja. Mereka membawa 10-20 kg beban di kepalanya tanpa alat bantu. Paras ditumpuk di ... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Suara-suara mesin gerinda memekakkan telinga, kadang bersahut-sahutan di sunyinya sungai Petanu yang dalamnya 10-30 meter dari tebing. Semua bekerja dengan tekun karena hasilnya tergantung jumlah yang berhasil ditambang at... | [0.4948588013648987, 0.4965273141860962, 0.008613888174295425] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Nilai berbeda disebut Nengah Taman adalah salah satu pemilik salah satu area tambang batu paras di Tukad Petanu. Ia mengatakan di kawasan tempat tinggalnya Desa Sumampan masih tersisa kurang dari 10 pemilik tambang. Ada ju... | [0.9999998211860657, 1.0801165473139918e-07, 9.364350717078196e-08] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Bisnis batu paras akan terus ada karena permintaan tinggi. “Umat Hindu sangat perlu untuk pura, kalau ditutup apa yang dipakai membangun?” sergahnya. Soal dampak lingkungan ia tahu pernah ada kerusakan irigasi pertanian. T... | [0.9993699789047241, 0.00033445339067839086, 0.00029553149943239987] |
2017-091-12.json | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Fokus Liputan : Penambangan Batu Paras Ilegal yang Terus Berlangsung di Tukad Petanu (Bagian 1) | Kenapa usaha penambangan terus berlangsung sejak tahun 90-an sampai sekarang? Astawa memaparkan penambangan batu paras di aliran Tukad Petanu sudah berlangsung sekitar 20 tahun lalu. Awalnya aktivitas sampingan warga setem... | [0.9999897480010986, 5.327978669811273e-06, 4.870696557190968e-06] |
2018-025-01.json | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | Hiu Paus Mati Terdampar di Pulau Mansinam | [CLS] Hiu paus sepanjang 8,8 meter terdampar di Pulau Mansinam, Manokwari. Awalnya, warga melihat hiu paus, masih ada gerakan. Kala coba evakuasi, sudah tak bernyawa lagi. Akhirnya, tim gabungan berhasil menyeret bangkai hiu paus gunakan dua longboat, ke daratan untuk dik... | [0.5002273321151733, 0.01127683836966753, 0.4884958565235138] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.