id stringlengths 1 8 | text stringlengths 1 7.76k |
|---|---|
0 | Hanya untuk Penggemar Cerita Silat Online berupa kumpulan semua cersil cersil terbaik dari Mandarin, Indonesia, China Atau Negeri Antah Berantah lainnya.
|
1 | Buat yang punya rejeki berlebih dan merasa terhibur dengan Situs Cerita Silat Cersil Terbaik ini bisa mendonasikan bantuannya ke
|
2 | demi keberlangsungan dan keberadaan Blog Cersil Cerita Silat yang sama-sama kita cintai ini. Kritik dan Saran hub No HP.083837358519. Atas Bantuannya disampaikan Terimakasih.
|
3 | Hak cipta dari cerita ini sepenuhnya terada pada CV GEMA
|
4 | menyalin / mengubah tanpa ijin tertulis dari CV GEMA.
|
5 | terkepung ketat, di tempat terbuka dan lebih mencelakakan
|
6 | lagi, mereka bertempur dalam keadaan kehabisan ransum dan
|
7 | air. Lapar dan haus melemahkan semangat dan tenaga
|
8 | berai oleh pasukan Mongol yang sudah terbiasa perang di
|
9 | tempat yang liar terbuka seperti peperangan di kota Huai Lai,
|
10 | di perbatasan utara kerajaan Beng dan bangsa Mongol itu.
|
11 | menyerbu ke dalam dan mengepung perkemahan di mana
|
12 | keluar dengan pedang dan lembing dan melakukan
|
13 | Namun, jumlah mereka jauh kalah banyak dan satu demi satu
|
14 | pembantaian di perkemahan itu.
|
15 | Kepala suku Mongol yang juga menjadi panglima besar
|
16 | yang memimpin penyerbuan itu adalah Kapokai Khan, seorang
|
17 | pria berusia empat puluh tahun yang tinggi besar dan gagah
|
18 | perkasa. Dia melompat turun dari kudanya dan diikuti belasan
|
19 | orang perwira pembantu dan pasukan di belakangnya, dia
|
20 | menyerang terus ke dalam perkemahan.
|
21 | Setelah tiba di dalam, dia berhenti dan memandang
|
22 | Kaisar Cheng Tung duduk seorang diri di atas permadani,
|
23 | tenang dan diam, sedikitpun tidak tampak gugup atau
|
24 | ketakutan. Di sekelilingnya tampak tubuh para pengawalnya
|
25 | bergelimpangan bermandikan darah mereka sendiri. Wajah itu
|
26 | tampak tampan dan tenang, masih anggun dan agung dan
|
27 | ketika dia melihat Kapokai Khan, kepala itu dikedikkan,
|
28 | lehernya agak tegak dan sepasang mata yang tajam
|
29 | besar, seorang yang menjunjung tinggi kegagahan. Dia masih
|
30 | jatuh, dia masih seorang bayi yang dapat dilariK m oleh
|
31 | seorang pengawal. Kini, melihat laki-laki yang usianya kurang
|
32 | lebih tiga puluh tahun itu duduk begitu tenangnya, dengan
|
33 | sikap agung seorang raja besar, dikelilingi pengawal yang
|
34 | dalam suasana yang sunyi, Kapokai Khan menjadi terpesona.
|
35 | Dia merasa seperti melihat seekor naga melingkar di situ,
|
36 | masih memegang senjata yang berlepotan darah di tangan.
|
37 | "Bunuh Kaisar Beng....!" Tiba-tiba seorang panglima
|
38 | yang duduk dengan tenang itu. Kepala itu sedikitpun tidak
|
39 | bergerak, seperti sebuah arca ketika golok menyambar ke
|
40 | arah lehernya.
|
41 | oleh sebatang pedang yang berada di tangan Kapokai Khan.
|
42 | Kepala suku ini dengan kecepatan luar biasa telah meloncat
|
43 | dan menangkis serangan itu.
|
44 | Penyerangnya terbelalak, juga para panglima yang lain.
|
45 | "Kapokai Khan! Dia adalah Kaisar Beng? Dia adalah musuh
|
46 | besar kita yang harus mati!" beberapa orang berseru dengan
|
47 | Tung, suaranya terdengar menggelegar dan penuh wibawa.
|
48 | "Aku adalah Kapokai Khan yang besar, selalu menghargai
|
49 | kegagahan dan kejantanan. Aku melihat Kaisar ini seorang
|
50 | yang sama sekali tidak takut mati, dengan gagah berani dan
|
51 | mata terbuka menghadapi ancaman bahaya kematian.
|
52 | Bagaimana aku dapat membiarkan orang segagah dia mati?
|
53 | Tidak, dia akan menjadi tawananku, juga tamu kehormatanku
|
54 | dan barang siapa berani mengganggunya, menyentuh
|
55 | rambutnya, akan berhadapan dengan pedangku. Aku, Khan
|
56 | Yang Besar, telah bicara!"
|
57 | Semua orang terbelalak mendengar kata-kata dan melihat
|
58 | sikap Kapokai Khan ini dan kini semua orang memandang
|
59 | kepada pria yang duduk di atas permadani itu.
|
60 | Dia memang seorang pria yang gagah dan tampan. Usianya
|
61 | sekitar tiga puluh tahun, bertubuh tinggi tegap memakai
|
62 | tidak memperlihatkan kegugupan atau rasa takut, seolah-olah
|
63 | senyuman penuh percaya diri sendiri. Dia adalah Kaisar Cheng
|
64 | Tung (1437 - 1465), kaisar dari Kerajaan Beng. Dia adalah
|
65 | yang berhasil meruntuhkan kerajaan Mongol yang besar dan
|
66 | mengembalikan tanah air di bawah kekuasaan bangsa sendiri.
|
67 | pendiri istana kerajaan di Peking yang dipindahkan dari Nanking.
|
68 | Sebagaimana tercatat dalam sejarah, pendiri Kerajaan
|
69 | Beng dan berpusat di Nan-king. Untuk mempertahankan diri
|
70 | dari ancaman bangsa Mongol yang sudah diusir kembali ke
|
71 | antara puteranya, yaitu Pangeran Yen, untuk memimpin
|
72 | pasukan besar dan berjaga di Peking, benteng sebelah utara
|
73 | Hung Wu, meninggal dalam tahun 1398 setelah memimpin
|
74 | kerajaan selama tiga puluh tahun dengan sukses. Akan tetapi
|
75 | sebagai kaisar, oleh karena itu yang menggantikan kedudukan
|
76 | Kaisar ketika berusia enam belas tahun.
|
77 | menimbulkan perang saudara. Pangeran Yen yang menjadi
|
78 | panglima di Peking merasa tidak setuju dan merasa lebih
|
79 | berhak untuk menggantikan ayahnya menjadi kaisar setelah
|
80 | kakak sulungnya meninggal. Oleh karena itu, dia
|
81 | kepemimpinan kerajaan kepadanya. Karena kemampuannya
|
82 | sebagai seorang panglima dan karena memang sebagian
|
83 | besar pasukan berada di bawah kepemimpinannya, dia
|
84 | berhasil. Kaisar Hui Ti yang muda melarikan diri dan biarpun
|
85 | Pangeran Yen berusaha mencari keponakannya itu, dia tidak
|
86 | berhasil dan Kaisar Hui Ti tetap lenyap dan dilupakan orang.
|
87 | Nan-king yang diserbu oleh Pangeran Yen dari Peking itu
|
88 | jatuh dalam tahun 1402 dan sejak saat itu, Pangeran Yen
|
89 | mengambil alih kerajaan dan mengangkat diri menjadi Kaisar
|
90 | yang demikian megahnya sehingga terkenal sampai jauh ke
|
91 | negeri-negeri barat. Kaisar Yung Lo, pendiri Peking itu,
|
92 | menjadi kaisar selama 1402-1425. Dalam usia tua, dia masih
|
93 | sering memimpin sendiri pasukannya untuk mengadakan
|
94 | bangsa Mongol yang menjadi musuh besarnya. Dia meninggal
|
95 | dalam perjalanan pulang dari serbuan ke utara itu, dalam
|
96 | tahun 1425. Penggantinya adalah Kaisar Hung Hwi, puteranya.
|
97 | Akan tetapi Kaisar ini berpenyakitan dan meninggal dunia
|
98 | karena penyakit di tahun itu juga. Kedudukan Kaisar lalu
|
99 | memerintah selama sebelas tahun.
|
End of preview. Expand in Data Studio
No dataset card yet
- Downloads last month
- 45