text
stringlengths
1
534k
Stereomerus diadelus adalah spesies kumbang tanduk panjang yang tergolong famili Cerambycidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Stereomerus, ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Larva kumbang ini biasanya mengebor ke dalam kayu dan dapat menyebabkan kerusakan pada batang kayu hidup atau kayu yang telah ditebang. Referensi TITAN: Cerambycidae database. Tavakilian G., 25 Mei 2009. Cerambycidae
Berikut ini adalah Daftar Perguruan Tinggi atau Kampus di Kota Semarang Perguruan Tinggi Kedinasan Akademi Kepolisian (AKPOL) Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang (P3B/BPLP/PIP) Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (POLTEKKES Semarang) Politeknik Pekerjaan Umum (Politeknik PU) Perguruan Tinggi Negeri Universitas Diponegoro (Undip) Universitas Negeri Semarang (UNNES) UIN Walisongo (UIN Semarang) Politeknik Negeri Semarang (Polines) Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Perguruan Tinggi Swasta Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Universitas Stikubank Semarang (Unisbank) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Universitas Semarang (USM) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Universitas Ivet (Univet) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Universitas Pandanaran (Upand) Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (Untag Semarang) Universitas PGRI Semarang (Upgris) Universitas STEKOM Universitas Maritim Amni (Unimar Amni) Universitas Nasional Karangturi (Unkartur) Universitas AKI (Unaki) Universitas Widya Husada (UWH) Universitas Karya Husada (Unkaha) STIE Bank BPD Jateng STIE Totalwin Semarang STIE Widya Manggala STIE Dharma Putra STIE Cendekiaku STIE Anindyaguna STIE Pelita Nusantara Stikes Telogorejo Stikes Kesdam IV/Diponegoro Stikes St.Elisabeth Stikes Panti Wilasa Stikes Hakli Semarang Stifar "Yayasan Pharmasi" Semarang Stifar Nusaputera Semarang STMIK ProVisi IT College STMIK Himsya Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Semarang (Stikom) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (Stiepari) Semarang Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Farming Sekolah Tinggi Theologia Baptis Indonesia (STBI) STPKat St. Fransiskus Assisi Semarang Politeknik Stibisnis Politeknik Bina Trada Politeknik Bumi Akpelni Politeknik Khatolik Mangunwijaya Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran Akademi Teknik PIKA Akademi Teknik Elektro medik (ATEM) Semarang Akademi Kesehatan Asih Husada Akademi Analis Kesehatan 17 Agustus 1945 Semarang Akademi Analisis Kesehatan Asih Husada Akademi Farmasi Nasional Akademi Farmasi 17 Agustus 1945 Akademi Bahasa 17 Agustus 1945 Akademi Bahasa Asing IEC Semarang Akademi Ilmu Statistika (AIS) Muhammadiyah Semarang Akademi Akuntansi Effendiharahap Akademi Sekretari (ASM) Santa Maria Semarang AMIK JTC Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini
Enam Ajaran Rahasia (), adalah risalah tentang sipil dan strategi militer yang secara tradisional dikaitkan dengan Lü Shang (alias Jiang Ziya), seorang jenderal besar Raja Wen dari Zhou, pendiri Dinasti Zhou, pada sekitar abad kesebelas SM. Sejarawan modern secara nominal menentukan tanggal komposisi terakhirnya untuk Periode Negara Berperang (c.475-221 SM), tetapi beberapa sarjana percaya bahwa itu peninggalan setidaknya sisa-sisa politik Qi kuno dan pemikiran militer. Karena ini ditulis dari sudut pandang seorang negarawan yang berusaha menggulingkan penguasa Dinasti Shang, itu adalah satu-satunya dari Tujuh Militer Klasik yang secara eksplisit ditulis dari perspektif revolusi. Bab Ringkasan Strategi Sipil: Strategi Sipil memberikan narasi tentang bagaimana Jiang Ziya datang untuk mendikte Enam Ajaran Rahasia kepada Raja Wen, dan menguraikan bagaimana negara harus diatur untuk menyediakan suatu pangkalan logistik untuk setiap ekspansi militer di masa depan. "Moral, pemerintahan yang efektif adalah dasar untuk bertahan hidup dan fondasi untuk peperangan. Negara harus berkembang secara ekonomi sambil membatasi pengeluaran, menumbuhkan nilai-nilai dan perilaku yang sesuai di antara penduduk, menerapkan penghargaan dan hukuman, mempekerjakan yang layak, dan menahan diri dari mengganggu dan merugikan masyarakat." Strategi ini mengajarkan komandan untuk tidak pernah menikmati keuntungan kecil, atau hanya itu yang akan mereka raih. Ini mengajarkan bahwa keuntungan terbesar dihasilkan dari kebajikan dan membantu orang lain mencapai aspirasi mereka untuk dunia yang lebih baik. Strategi Militer: Strategi Militer melanjutkan pembahasan bagian sebelumnya tentang urusan sipil, menganalisis keadaan Zhou saat ini, dan menilai prospek berhasil menggulingkan Shang. "Menarik yang tidak puas melemahkan musuh dan memperkuat negara; menggunakan teknik akal dan psikologis memungkinkan manipulasi musuh dan mempercepat kehancurannya. Penguasa harus secara nyata memupuk Kebajikannya (德) dan merangkul kebijakan pemerintah yang akan memungkinkan negara bersaing untuk mendapatkan pikiran dan hati rakyat, dengan demikian negara akan mendapatkan kemenangan tanpa terlibat dalam pertempuran." Strategi ini mengajarkan komandan untuk mencapai kemenangan melalui kebajikan dan kecerdasan, lebih disukai tanpa benar-benar bertarung. Ini mengajarkan komandan untuk mengecoh lawan melalui diplomasi dan manipulasi. Strategi Naga: Strategi Naga terutama membahas organisasi militer, karakteristik yang diperlukan dari perwira militer, dan bagaimana mengevaluasi dan memilih untuk kualitas-kualitas ini. Ini membahas bagaimana membangun sistem penghargaan dan hukuman untuk tujuan membangun dan mempertahankan kedahsyatan dan otoritas jenderal, dan membahas metode yang diperlukan untuk menumbuhkan kesetiaan dan persatuan dalam prajurit seseorang. Topik sekunder Strategi Naga meliputi: komunikasi militer dan kebutuhan akan kerahasiaan; prinsip-prinsip taktis dasar (menekankan fleksibilitas dan tidak ortodoksi); kesalahan umum perintah dan cara menghindarinya; berbagai isyarat untuk menafsirkan situasi musuh; dan, diskusi tentang keterampilan dan peralatan militer bersama. Strategi ini mengeksplorasi aspek halus dan kompleks dari situasi kritis tanpa kehilangan kendali terhadap penasihat atau menjadi bingung. Ini menekankan bahwa pemerintah bergantung pada tinjauan terpusat dan teratur yang harus diinformasikan dengan baik agar berfungsi secara efektif. Strategi Harimau: Strategi Harimau membahas peralatan militer, prinsip-prinsip taktis, dan isu-isu penting dari komando. Sebagian besar bagian ini memberikan "taktik untuk melepaskan diri dari situasi medan perang yang merugikan. Solusi umumnya menekankan kecepatan, kemampuan manuver, tindakan terpadu, komitmen yang menentukan, penggunaan penyesatan yang salah, pembentukan penyergapan, dan penggunaan yang tepat dari berbagai jenis kekuatan yang berbeda." Ini menekankan bahwa seorang komandan harus berjaga-jaga terhadap kelemahan dan bertindak sesuai dengan kondisi yang terus berubah. Seorang komandan harus mengamati dan memanfaatkan efek dan interaksi variabel seperti cuaca, medan, dan psikologi manusia untuk mencapai kesuksesan. Strategi Leopard: "Pengajaran Rahasia Leopard menekankan solusi taktis untuk tipe-tipe medan yang sulit, seperti hutan, gunung, jurang dan pencemaran, danau dan sungai, lembah yang dalam, dan lokasi terbatas lainnya. Ini juga berisi diskusi tentang metode untuk menahan penjajah yang mengamuk, menghadapi pasukan superior, menyebarkan secara efektif, dan bertindak eksplosif." Bagian ini mengajarkan komandan bagaimana mengetahui kekuatan mereka, dan bagaimana mengarahkan kekuatan itu terhadap kelemahan musuh mereka. Strategi Anjing: Strategi Anjing membahas sejumlah topik yang beragam, bermacam-macam ke bagian lain. Bagian yang paling penting "menguraikan prinsip-prinsip terperinci untuk menggunakan secara tepat ketiga kekuatan komponen -kereta, infanteri, dan kavaleri- dalam berbagai situasi taktis beton," dan membahas efektivitas medan perang komparatif dari ketiga kekuatan ini. Ini membahas berbagai "kekurangan dan kelemahan pada musuh yang dapat dan harus segera dieksploitasi dengan serangan yang ditentukan." Ini membahas beberapa masalah umum lainnya: "identifikasi dan seleksi individu yang sangat termotivasi, berbakat secara fisik untuk unit-unit infantri elit dan untuk kavaleri dan kereta; dan metode untuk melatih para prajurit." Strategi ini mengajarkan untuk tidak pernah menyerang musuh ketika moralnya tinggi, dan mengatur waktu serangan terkonsentrasi ketika saat yang tepat. Catatan Referensi Chinese and English Translation of Six Secret Teaching - final archive from original before site closed in 2015 (currently a scam page as of 2018) (Chinese)
Paulo Gonçalves (5 February 1979 – 12 January 2020) was a Portuguese rally racing motorcycle rider. He was born in Gemeses, Esposende. He notably won the FIM Cross-Country Rallies World Championship in 2013. At the time of his death in 2020, his team was Hero MotoCorp. He was also a member of KTM, Honda and Husqvarna Motorcycles On 12 January 2020, Gonçalves crashed during the seventh stage of the Dakar Rally in Saudi Arabia. He was taken to a hospital in the town of Layla where he was pronounced dead. He was 40. References 1979 births 2020 deaths Accidental deaths Deaths in sport Portuguese sportspeople
Sirkka Turkka (2 February 1939 – 23 October 2021) was a Finnish poet. She won the Finlandia Prize in 1987 and the Eino Leino Prize in 2000. Turkka died on 23 October 2021 at the age of 82. References Finnish poets 1939 births 2021 deaths
Louis Moore Bacon (lahir 1956) adalah seorang manajer [[dan trader komoditas yang menggunakan strategi makro global untuk berinvestasi di pasar. Saat ini ia diakui sebagai salah satu trader terbaik pada abad ke-20. Dengan kekayaan total sekitar $1,7 miliar dan menempati peringkat ke-707 orang terkaya di dunia versi Forbes. Ia lahir di Raleigh, North Carolina. Bacon mengenyam pendidikan di Episcopal High School di Alexandria, Virginia dan di Middleburry College, yang berhasil diselesaikannya dengan peringkat Cum laude. Ia mendapatkan gelar MBA-nya dari Colombia University. Bacon memulai kariernya dengan menjadi trader dan broker untuk Shearson Lehman Brothers di New York. Pada tahun 1986 ia mendirikan Moore Capital Management, salah satu perintis industri hedge fund. Bacon menikah dengan Cynthia Pigott namun bercerai beberapa tahun kemudian. Ia kemudian menikah lagi dengan Gabrielle Sacconaghi. Bacon memiliki banyak rumah di seluruh dunia. Termasuk di antaranya rumah di The Boltons, Colorado dan the Bahamas, sebuah perumahan mewah di Upper East Side (termasuk di dalamnya sebuah daerah perburuan di dekat Robins Island, semuanya dimiliki oleh Bacon), satu rumah di Skotlandia, dan tiga area polo pribadi. Pada bulan November 2007, Bacon membeli ranch terbesar di Colorado, Trinchera Ranch, dari keluarga Forbes. Properti seluas itu ia beli dengan harga $175 juta, sebuah harga yang fantastis untuk ukuran AS. Referensi Pranala luar Extensive biographical article at Forbes Profile at Forbes Ranks 19 News from Financial World magazine Profile Pengusaha Amerika Serikat
Heliocopris coronatus adalah spesies kumbang yang berasal dari genus Heliocopris dan famili Scarabaeidae. Kumbang ini juga merupakan bagian dari ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Kumbang ini memiliki antena yang terdiri dari plat yang disebut lamela. Referensi Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist. Species 2000: Reading, UK. Diakses pada 24 September 2012. Scarabaeidae
Prasad Productions, Prasad Studios and Prasad Film Labs adalah studio-studio pasca produksi film di Chennai, Tamil Nadu, India, yang didirikan oleh Prasad Group pada 1956. Rumah produksi tersebut telah meproduksi lebih dari 150 film dalam bahasa Telugu, Tamil, Kannada, Malayalam dan Hindi. Kelompok tersebut merupakan jaringan fasilitas pasca produksi terbesar di India dengan jumlah 12 unit pengiriman yang terletak di seluruh pusat produksi film utama di India seperti Mumbai, Chennai, Hyderabad, Bangalore, Thiruvananthapuram, Bhuvaneswar, Kolkata dan memiliki sebuah jaringan luar negeri di Singapura, Dubai dan AS. Sejarah Dikepalai oleh Ramesh Prasad, putra dari L.V. Prasad dan Sai Prasad, cucu dari L.V. Prasad. Kelompok tersebut memiliki beberapa fasilitas dan peralatan terbaik untuk film fitur dan periklanan pasca produksi. Prasad Group menyediakan seluruh layanan yang terkait dengan film fitur, restorasi dan produksi periklanan komersial Prasad Group Prasad Productions Pvt Ltd Prasad Film Labs Prasad EFX - Largest digital restoration facilities in the world Prasad Video Digital L.V.Prasad Film and TV Academy, Prasads Multiplex / Mall Prasads IMAX Prasad Panavision Prasad Corp USA. DCE Dubai DCE Singapore DFT - Digital Film Technology GmbH Lokasi Chennai, India Mumbai, India Hyderabad, India Bangalore, India Trivandrum, India Bhuvaneswar, India Kolkatta, India New Delhi, India (kantor penjualan) Hollywood, Ca AS (kantor penjualan) Referensi Pranala luar Situs web resmi - Prasad Group Situs web resmi - EFX Magic Situs web resmi - Prasad Film Laboratories Situs web resmi - Prasad Video Digital Situs web resmi - L.V.Prasad Film & TV Academy Situs web resmi - Prasads IMAX, Multiplex and Mall Situs web resmi - L.V.Prasad Imdb Studio film India Perusahaan yang didirikan tahun 1965 Perusahaan produksi film di India Perusahaan produksi film di Tamil Nadu Studio rekaman di India
John Reid () adalah mantan manajer musik asal Skotlandia. Ia dikenal luas sebagai manajer dari kelompok musik rok Inggris, Queen, dan pernah menjadi manajer sekaligus kekasih penyanyi Elton John. Kehidupan awal Reid lahir di Paisley, Renfrewshire, Skotlandia. Ia adalah anak dari John Reid Sr. seorang juru las, dan istrinya Betty, yang bekerja sebagai penjaga toko. Pasangan ini bercerai pada tahun ketiganya di Selandia Baru, dan ayahnya membawa Reid ke Distrik Gallowhill di Paisley. Reid bersekolah di St Mirin's Academy, dimana ia berada satu sekolah dengan penyanyi Gerry Rafferty dan Joe Egan. Ia lalu melanjutkan pendidikan ke Stow College di Glasgow, di bidang studi propulsi kelautan, tetapi berhenti pada tahun 1969. Karier Reid memulai karier manajemen musik pada tahun 1967 sebagai promotor EMI pada usia 18 tahun. Pada usia 19 tahun, ia menjadi manajer label Tamla Motown untuk wilayah Inggris. Pada tahun 1971, Reid mendirikan perusahaannya sendiri dari hasil menabung dan pinjaman sebesar £5,000. Ia bertemu Elton John, yang kemudian dikenal sebagai Reg Dwight, pada sebuah pesta natal di Motown. Mereka merasa cocok kemudian menjadi sepasang kekasih dan Elton John menjadi klien pertama Reid. Hubungan pribadi mereka berakhir setelah lima tahun, namun Reid masih menjadi manajer Elton hingga tahun 1998. Hubungan profesional ini berakhir pada tahun 1998 karena adanya surat dari akuntan Elton John yang bocor berisi mengenai detil penggunaan uang oleh John Reid. Surat ini ditemukan oleh Benjamin Pell dan dipublikasikan ke Daily Mirror. Hal ini menyebabkan pihak Elton John mengajukan tuntutan pada tahun 2000, dan Reid kalah dalam persidangan ini dan harus membayar Elton 3,4 juta pound. Perusahaan Reid memperoleh pendapatanlebih dari 73 juta pound dalam memanajeri Elton dari 1970 hingga 1998. Pada tahun 1974, di Selandia Baru, Reid bertengkar dengan seorang jurnalis dalam keadaan mabuk wiski di sebuah konferensi pers yang diadakan di sebuah klub malam. Ia lalu mendapat hukuman 1 bulan di penjara. Pada periode 1975 hingga 1978, Reid adalah manajer dari band rok Inggris Queen. Pada tahun 1994, ia menjadi manajer penari asal Irlandia bernama Michael Flatley. Setelah Flatley meninggalkan Riverdance dan memutus hubungan kerja dengan Reid, Flatley membayar Reid sekitar £1 juta untuk menyelesaikan gugatan hukumnya. Reid pensiun dari bidang manajemen musik pada tahun 1999. Pada tahun 2005, Reid menjadi juri pada The X Factor Australia bersama Mark Holden dan Kate Ceberano. Kemunculan di budaya populer Reid diperankan oleh Aidan Gillen dalam film biopik Queen, Bohemian Rhapsody (2018). Ia juga muncul sebagai tokoh yang diperankan oleh Richard Madden pada film biopik Elton John Rocketman (2019). Kehidupan pribadi Pada tahun 1998, Reid menjual koleksi seni nya yang berharga sekitar 2 juta poundsterling. Reid kini tinggal di Australia. Referensi Elton John Queen Manajer Musik dari Skotlandia Tokoh LGBT dari Britania Raya
Atlet (sering pula dieja sebagai atlit) atau olahragawan adalah seseorang yang mahir dalam olahraga dan bentuk lain dari latihan fisik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, atlet adalah olahragawan, terutama yang mengikuti perlombaan atau pertandingan (kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan). Dalam beberapa cabang olahraga tertentu, atlet harus mempunyai kemampuan fisik yang lebih tinggi dari rata-rata. Seringkali kata ini digunakan untuk merujuk secara spesifik kepada peserta atletik. Jenis Beberapa jenis olahraga dan atlet olahraganya: Penghargaan Menurut Peraturan Presiden nomor 44 tahun 2014 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga, yang juga telah diperkuat oleh Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga, setiap pelaku olahraga, organisasi olahraga, lembaga pemerintah/swasta, dan perseorangan yang berprestasi dan/atau berjasa dalam memajukan olahraga,.berkesempatan untuk menerima penghargaan dalam bentuk: Tanda kehormatan; Kemudahan; Beasiswa; Pekerjaan; Kenaikan pangkat luar biasa; Asuransi; Kewarganegaraan; Warga kehormatan; Jaminan hari tua; Kesejahteraan; atau bentuk penghargaan lain. Hal tersebut dilakukan dalam tujuan: Menghargai jasa dan/atau prestasi pelaku olahraga, organisasi olahraga, lembaga pemerintah/swasta, dan perseorangan yang berprestasi dan/atau berjasa dalam memajukan olahraga; Menumbuhkembangkan semangat pelaku olahraga, organisasi olahraga, lembaga pemerintah/swasta, dan perseorangan dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan olahraga; dan Memberikan motivasi dan apresiasi kepada pelaku olahraga, organisasi olahraga, lembaga pemerintah/swasta, dan perseorangan yang berprestasi dan/atau berjasa dalam memajukan olahraga. Penghargaan berupa tanda kehormatan yaitu berupa: Bintang; Satyalancana; dan Samkaryanugraha Referensi Olahragawan Olahraga Pekerjaan
Typhochrestus chiosensis adalah spesies laba-laba yang tergolong famili Linyphiidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari ordo Araneae. Nama ilmiah dari spesies ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1995 oleh Wunderlich. Laba-laba ini biasanya banyak ditemui di Yunani. Referensi Platnick, Norman I. (2010): The world spider catalog, version 10.5. American Museum of Natural History. Linyphiidae
"The 30% Iron Chef" adalah episode ke-22 dan terakhir dalam musim tiga dari Futurama. Episode tersebut awalnya disiarkan dalam saluran Fox di Amerika Serikat pada 14 April 2002. Referensi Pranala luar The 30% Iron Chef di The Infosphere. episode Futurama (musim 3)
Nayef bin Abdulaziz Al Saud (), juga dieja Naif (1933 – 16 Juni 2012) adalah Putra Mahkota Arab Saudi dan juga Deputi Pertama Perdana Menteri dari tahun 2011 hingga tahun 2012. Ia adalah Menteri Dalam Negeri dari tahun 1975 hingga tahun 2012. Kehidupan awal dan pendidikan Nayef bin Abdulaziz lahir di Ta'if pada tahun 1933 dan putra dari Raja Abdulaziz dan Hassa binti Ahmad al Sudairi. Karena itu, ia adalah salah satu dari saudara Sudairi. Ia adalah putra ke dua puluh tiga Raja Abdulaziz. Pangeran Nayef menerima pendidikan di "Sekolah Pangeran" dan dididik oleh ulama senior. Selain itu, ia dididik juga dalam hal diplomasi dan urusan keamanan. Lihat pula Dinasti Saud Referensi Pranala luar "The Saudi Paradox" – Foreign Affairs article on then-Crown Prince Abdullah and Prince Nayef Ministry of interior of Saudi Arabia Washington Times Bangsawan Arab Saudi Putra Mahkota Arab Saudi
Pekubuan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Tanjung Pura, kabupaten Langkat, provinsi Sumatra Utara, Indonesia.
Acara khusus JKT48 Trainee Generasi ketiga "Mulai Sekarang Sungguh-Sungguh Part 1" diadakan di Teater JKT48 pada 22 - 23 November 2014. acara dibagi menjadi 2 Pertunjukkan dalam 2 hari. Hari pertama adalah Pertunjukkan Akagumi (Tim Merah), dan Hari keudua adalah pertunjukkan Shirogumi (Tim Putih). Setlist Kage-Ana: Akagumi: Shani | Shirogumi: Andela 0. overture (JKT48 Ver.) 1. Party ga Hajimaru yo (Akagumi Center: Shani | Shirogumi Center: Chika) 2. Baby! Baby! Baby! (Akagumi Center: Elaine | Shirogumi Center: Nadse) 3. Gingham Check (Akagumi Center: Manda | Shirogumi Center: Andela) 4. Manatsu no Sounds Good! (Akagumi Center: Shani | Shirogumi Center: Andela) MC 5. Glass no I LOVE YOU (Shani, Angel, Feni, Indah) 6. Heart Gata Virus (Chika, Manda, Stefi) 7. 7ji 12fun no Hatsukoi (Andela, Desy, Yukka, Sofia, Zebi) 8. Himawari (Tya, Nadse, Aurel, Anggie) MC 9. Kimi no Koto ga Suki dakara 10. Oogoe Diamond (Akagumi Center: Desy | Shirogumi Center: Andela) 11. Ponytail to Shushu (Akagumi Center: Shani & Elaine | Shirogumi Center: Andela & Michelle) 12. Hanikami Lollipop (Akagumi Center: Feni | Shirogumi Center: Nina) MC 13. Classmate (Cia, Sisca, Cesen, Farina) 14. Idol Nante Yobanaide (Nina, Shani, Grace, Sofia) 15. Tsundere! (Farin, Elaine, Okta) 16. Candy (Gracia, Michelle, Anin) MC 17. Skirt, Hirari (Akagumi: Shani, Elaine, Tya, Desy, Aurel, Anin, Okta | Shirogumi: Michelle, Sisca, Manda, Cia, Nina, Angel, Desy) 18. Seishun no Lap Time (Akagumi Center: Shani | Shirogumi Center: Michelle) 19. Koi Suru Fortune Cookie (Akagumi Center: Cesen | Shirogumi Center: Cia) 20. Kokoro no Placard (Akagumi Center: Gracia | Shirogumi Center: Chika) MC 21. Yuuhi wo miteiru ka? (Akagumi Center: Shani | Shirogumi Center: Andela) ENCORE EN01. Heavy Rotation (Akagumi Center: Manda | Shirogumi Center: Andela) EN02. Iiwake Maybe (Akagumi Center: Shani | Shirogumi Center: Andela ) EN03. Wink wa Sankai (Akagumi Center: Shani | Shirogumi Center: Angel) Anggota Alycia Ferryana, Amanda Dwi Arista, Andela Yuwono, Anggie Putri Kurniasari, Aninditha Rahma Cahyadi, Ayu Safira Oktaviani, Chikita Ravenska Mamesah, Elaine Hartanto, Farina Yogi Devani, Feni Fitriyanti, Fransisca Saraswati Puspa Dewi, Indah Permata Sari, Maria Genoveva Natalia Desy Purnamasari Gunawan, Martha Graciela, Michelle Christo Kusnadi, Nadhifa Salsabila, Ni Made Ayu Vania Aurellia, Nina Hamidah, Putri Farin Kartika, Rizka Khalila, Shani Indira Natio, Shania Gracia, Sofia Meifaliani, Stephanie Pricilla Indarto Putri, Syahfira Angela Nurhaliza, Triarona Kusuma, Yansen Indiani, Zebi Magnolia Fawwaz. Lihat Pula Selanjutnya: JKT48 3rd Generation Trainee Event/Concert "Mulai Sekarang Sungguh-Sungguh Part 2" (24 Januari 2015) JKT48 Acara JKT48 JKT48 Siswi Pelatihan JKT48 Generasi 3
Marly is a municipality of the district Saane in the canton of Fribourg in Switzerland. It was created in 1970 from the merger of Marly-le-Grand and Marly-le-Petit and the 1976 Chésalles became a part of Marly. References Other websites Official website Municipalities of Fribourg
Laporan Korupsi Global adalah laporan tahunan yang memberikan analisis tingkat korupsi di banyak negara di dunia. Laporan ini diterbitkan oleh Transparansi Internasional. Laporan Korupsi Global tahun 2005 diluncurkan tanggal 16 Maret yang lalu menyorot bagaimana korupsi di sektor pembangunan mempersulit pembangunan ekonomi, dan mengancam untuk melumpuhkan rekonstruksi di Iraq setelah peperangan dan di tempat-tempat lain. Laporan tahun 2004 menyorot tentang korupsi politis dan bagaimana keuangan partai dan politik uang memegang peranan penting dalam banyaknya kasus korupsi di seluruh dunia. Referensi Disadur dari halaman Global Cor ruption Report dari wikipedia berbahasa Inggris, tanggal 29 Juli 2005. Lihat pula Indeks Persepsi Korupsi Pranala luar http://www.globalcorruptionreport.org Politik
Beata germaini adalah spesies laba-laba yang tergolong famili Salticidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Beata dan ordo Araneae. Nama ilmiah dari spesies ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1902 oleh Simon. Laba-laba ini biasanya banyak ditemui di Brasil, Paraguay. Referensi Platnick, Norman I. (2010): The world spider catalog, version 10.5. American Museum of Natural History. Salticidae
Rahmat Saleh () adalah mubalig dan politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia menjabat sebagai anggota DPRD Sumatra Barat dua periode yakni 2014–2019 dan 2019–2024. Dalam struktur partai, ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Sumatra Barat periode 2020–2025. Kehidupan awal Rahmat Saleh lahir pada 27 April 1983 dari pasangan Bismar (ayah) dan Susanti (Ibu). Kehidupan masa kecilnya tergolong sulit secara ekonomi karena sang ayah bekerja serabutan sebagai buruh. Ketika duduk di bangku SMP, ia sudah bekerja untuk mencari uang. Ia berjualan es pagi hari sebelum berangkat sekolah dan menjadi buruh cuci mobil dari sore hingga malam. Meski sekolah sambil bekerja, nilai rapornya tetap bagus. Bahkan, sewaktu SMA, ia selalu meraih juara umum. Usai menamatkan SMA pada 2001, mengambil kuliah di Jurusan Farmasi, Universitas Andalas (Unand) Padang. Di kampus, ia aktif mengikuti lomba karya tulis. Pada 2004, ia memenangkan Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) tingkat universitas. Prestasi itu membawanya mewakili Unand dalam ajang yang sama tingkat wilayah (Sumatra, DKI Jakarta, dan Banten). Ia menyabet juara pertama di ajang tersebut dan terpilih menjadi finalis tingkat nasional. Pada 2005, Rahmat Saleh terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama di fakultasnya, dan menjadi Mahasiswa Berprestasi ke-2 tingkat universitas. Ia juga aktif di organisasi melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Ia terpilih sebagai Gubernur BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unand periode 2004–2005. Setahun berikutnya, ia menjadi pengurus BEM tingkat universitas. Pada tahun akhir kuliahnya, ia dipercaya oleh Rektor Unand Musliar Kasim menjadi pimpinan pengelola Asrama Mahasiswa Unand. Karier Tamat dari Unand, Rahmat Saleh merintis bisnis retail pakaian bayi. Sambil mengelola usaha, ia berkecimpung di politik melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia menjadi tim kampanye Mahyeldi yang maju menjadi calon Wali Kota Padang dalam pemilihan dua putaran pada 2013 dan 2014. Pada pemilu 2014, Rahmat Saleh maju sebagai calon anggota DPRD Sumatra Barat dari daerah pemilihan (dapil) Kota Padang. Ia terpilih menjadi anggota DPRD dengan perolehan 8.188 suara. Ia menjadi anggota DPRD termuda dari dapilnya. Di DPRD Sumatra Barat, ia tercatat menempati berbagai pimpinan strategis pada alat kelengkapan dewan dan panitia khusus (pansus) pembahasan peraturan daerah (perda). Ia merupakan pimpinan Komisi II (Bidang Ekonomi) pada 2016 dan pimpinan Komisi V (Bidang Kesra) selama dua tahun berikutnya. Selama periode pertamanya di DPRD, ia menjadi pimpinan pansus sejumlah perda, seperti Perda Pengelolaan Hutan, Perda Kemandirian Pangan, Perda Pasar Rakyat, dan Perda Pengelolaan Aset Daerah. Ia kembali terpilih anggota DPRD Sumatra Barat pada pemilu 2019. Pada periode keduanya di DPRD, ia menjadi Wakil Ketua Komisi III (Bidang Keuangan). Kehidupan pribadi Rahmat Saleh menikahi Maesaroh pada 2007, ketika tahun akhir kuliahnya. Pasangan ini dikaruniai enam orang anak. Referensi Alumni Universitas Andalas Politikus Partai Keadilan Sejahtera Tokoh Mandailing Tokoh dari Jakarta Mubalig Indonesia Anggota DPRD Sumatra Barat 2019–2024
adalah pengisi suara Jepang, mantan anggota grup idola AKB48. Sewaktu masih menjadi anggota AKB48, ia termasuk salah satu dari empat anggota AKB48 penggemar anime yang disebut wota 4 (ヲタ4). Karier Ia lulus Audisi Penambahan Anggota AKB48 Angkatan 3 pada 3 Desember 2006. Nakaya termasuk 20 orang yang lulus dari 12.828 pelamar. Pertama kali dirinya naik panggung di Teater AKB48 adalah sebagai anggota Tim B pada 8 April 2007. Seusai malam konser peringatan 135 tahun harian Yomiuri Shimbun AKB 104 Senbatsu Member Sokaku Matsuri, 23 Agustus 2009, diumumkan perombakan personel AKB48. Ia dipindahkan sebagai anggota Tim A. Nakaya mulai naik panggung sebagai anggota Tim A sejak 27 Juli 2010. Pada 2 Desember 2010, buku audio Moshidora yang dibacakannya mendapat penghargaan "Audio Book Award 2010". Buku audio tersebut mendapatkan penghargaan berdasarkan suara konsumen di situs buku audio web FeBe! Ia juga mengisi suara di serial anime Moshidora di televisi NHK. Bersama rekannya dari Tim K Miku Tanabe, Nakaya membentuk unit baru bernama Baby Gamba. Unit ini merilis singel DVD dengan label avex, 14 September 2011. Baby Gamba adalah karakter dalam serial anime Ganba no Bōken. Serial ini dibuat berdasarkan bacaan anak Boukentachi Gamba to 15-hiki no Nakama ("Para Petualang Gamba dan 15 Ekor Temannya") karangan Otsuka Saito. Pada 13 Desember 2011, namanya terpilih bersama 9 anggota lainnya sebagai pengisi suara anime fiksi sains AKB0048 yang bertemakan AKB48. Pada pertunjukan teater Tim K Waiting Stage 2 Maret 2013 malam hari, Nakaya secara tiba-tiba mengumumkan dirinya lulus dari anggota AKB48 dengan alasan ingin mengikuti audisi seiyu. Pertunjukan teater Tim K Waiting Stage 6 Maret 2013 dijadikan pertunjukan kelulusannya dari AKB48. Bersamaan dengan kelulusannya dari AKB48, ia juga mengundurkan diri dari agensi artis Mousa terhitung tanggal 6 Maret 2013. Diskografi Bersama AKB48 Bersama Theatre Girls Dalam "River" Dalam Bersama Under Girls Dalam Bersama Under Girls Bara Gumi Dalam "Vamos" Bersama DIVA Dalam Beginner Dalam 桜の木になろう Bersama Tim A Dalam Dalam Panggung Tim B 1st Stage Tim B 2nd Stage Tim B 3rd Stage (19 Mei 2008) Pengganti untuk Naru Inoue Pengganti Mika Saeki di tengah musim pertunjukan Tim B 4th Stage Pengganti Yuki Kashiwagi Tim A 5th Stage Pengganti Amina Satō Theatre G-Rosso Cadangan untuk Sae Miyazawa, Aki Takajou, Reina Fujie, Mariya Suzuki Tim K 6th Stage "Reset" Cadangan untuk Minami Minegishi Tim A 6th Stage Pengganti Haruka Katayama, Haruka Nakagawa, Ami Maeda, Natsumi Matsubara Filmografi Film (belum diedarkan, Music Cinemas Japan) Serial anime Tales of the Abyss (Oktober 2008-Maret 2009, MBS) (Oktober 2009, Kids Station) Episode 2-terakhir (7 Februari-28 Maret 2010, TV Tokyo) Moshidora (28 April-6 Mei 2011, NHK General TV) HappinessCharge PreCure! (2014, TV Asahi) Aikatsu Stars! (2016, TV Tokyo) Serial drama episode terakhir (26 Maret 2010, TV Tokyo) episode terakhir (1 Juli 2011, TV Tokyo) Acara varietas (31 Januari 2008, Nippon Television) Family Gekijo AKBingo! (19 Februari 2010-, TV Tokyo) (6 Februari 2011, Foodies TV) (29 September-24 November 2011, Hikari TV) Referensi Pranala luar Arsip profil Sayaka Nakaya di situs resmi AKB48 (16 Maret 2013) Arsip profil Sayaka Nakaya di manajemen artis Mousa (15 Maret 2013) Narasi Moshidora oleh Sayaka Nakaya Arsip Sayaka Nakaya di Nakayan Quest Mantan anggota AKB48 Idola Jepang Penyanyi Jepang Pengisi suara perempuan Jepang Tokoh dari Prefektur Iwate
Babakan adalah desa di kecamatan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Desa Babakan berada pada ketinggian 750 mdpl dengan banyaknya curah hujan 70 mm/tahun, kondisi tanah (topografi) dataran Tinggi 70�n kemiringan 45%. Dengan suhu udara rata-rata 28 Celsius sampai dengan 32 Celsius. Struktur tanah berbukit dibatasi alam, meliputi sebelah utara sungai Cikukun, sebelah Selatan kehutanan dan pegunungan malabar, sedangkan sebelah Barat sungai Cicangri dan Timur dibatasi oleh jalan Desa. Sedangkan jarak tempuh (orbitasi) dari Pusat Pemerintahan Desa ke Kantor Kecamatan 6.3 KM, jarak tempuh ke Pemerintahan Kabupaten 32 KM dan ke Pusat Pemerintahan Propinsi 31 KM. Batas-Batas Wilayah Desa Babakan Wilayah Desa Babakan dibagi ke dalam 5 (empat) Dusun, Yaitu Dusun Babakan , Kedokan , Cibulan, Lembang dan Perumahan Pasir Madur Endah. dengan jumlah RW sebanyak 19 RW (RUkun Warga ) dan 54 RT (Rukun Tetangga) Sejarah Desa Babakan berdiri diperkirakan pada tahun 1940 dan merupakan Desa induk. Yang setelah tahun 2003 dimekarkan menjadi 2 Desa yaitu Desa Mekarlaksana yang merupakan Desa hasil pemekarannya. Nama Desa Babakan sendiri akronim dari nama permulaan yang menurut sejarah kata Babakan ini mengandung filosofi bahasa sunda yaitu “NGABABAKAN” yang artinya memulai pertama kali jadi Desa Babakan merupakan Desa pertama yang mulai terbentuk sejak zaman Hindia Belanda.
Benjamin Franklin Tilley (March 29, 1848 in Bristol, Rhode Island – March 18, 1907 in Philadelphia, Pennsylvania) was an admiral in the US Navy who served in the American Civil War and the Spanish-American War. He was also governor of American Samoa. 1848 births 1907 deaths Admirals American military personnel of the Spanish-American War Governors of American Samoa Military personnel of the American Civil War Politicians from Rhode Island Deaths from pneumonia
Gunung Hiri adalah pulau hutan dengan lebar 3 km yang terletak di utara Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. Gunung Hiri terletak di ujung utara dari rantai kepulauan vulkanik yang berada di pesisir barat Pulau Halmahera. Gunung ini merupakan kerucut vulkanik dengan tinggi 630 m yang terletak di selatan dari Gunung Gamalama. Lihat pula Daftar gunung di Indonesia Daftar gunung Referensi Survei gunung berapi di Indonesia Gunung di Maluku Utara
Acyphoderes cribricollis adalah spesies kumbang tanduk panjang yang tergolong familia Cerambycidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Acyphoderes, ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Larva kumbang ini biasanya mengebor ke dalam kayu dan dapat menyebabkan kerusakan pada batang kayu hidup atau kayu yang telah ditebang. Referensi TITAN: Cerambycidae database. Tavakilian G., 25 Mei 2009. Acyphoderes
Lordotus lineatus adalah spesies lalat yang berasal dari genus Lordotus dan famili Bombyliidae. Lalat ini juga merupakan bagian dari ordo Diptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Lalat ini biasanya memakan nektar dan polen yang ada dalam bunga. Referensi Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). "Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist.". Species 2000: Reading, UK. Diakses pada 24 September 2012. Bombyliidae
Asam fluorida adalah larutan hidrogen fluorida (HF) dalam air dan merupakan cairan berasap yang tidak berwarna yang dapat menyebabkan luka bakar yang menyakitkan. Larutan asam fluorida tidak berwarna dan sangat korosif, mampu melarutkan berbagai material, terutama oksida dan kemampuannya untuk melarutkan kaca telah dikenal sejak abad ke-17. Asam fluorida merupakan asam lemah, dengan kekuatan yang hampir sama dengan asam organik seperti asam metanoat. Sejarah Asam fluorida mentah kemungkinan pertama kali dibuat oleh pekerja kaca Inggris yang tidak dikenal pada tahun 1720. Pada tahun 1771, ahli kimia Swedia, Carl Wilhelm Scheele memperoleh asam fluorida dalam keadaan tidak murni melalui pemanasan fluorspar dengan asam sulfat pekat dalam sebuah retort kaca, yang sangat terkorosi oleh produk tersebut; sebagai hasilnya, bejana yang terbuat dari logam digunakan dalam percobaan selanjutnya dengan zat tersebut. Penggunaan Umumnya, asam fluorida telah digunakan untuk mengetsa dan memoles kaca. Saat ini, penggunaan terbesar untuk asam fluorida adalah dalam produksi aluminium. Penggunaan asam fluorida lainnya termasuk pemrosesan uranium, alkilasi minyak bumi, dan pengawetasaman baja tahan karat. Asam fluorida juga digunakan untuk menghasilkan fluorokarbon yang digunakan dalam semprotan aerosol dan dalam refrigeran. Meskipun fluorokarbon diatur secara ketat karena masalah lingkungan, aplikasi lain untuk fluorokarbon termasuk pembuatan resin, pelarut, penghilang noda, surfaktan, dan farmasi. Produksi Hidrogen fluorida diproduksi melalui reaksi mineral fluorspar (kalsium fluorida, CaF2) dengan asam sulfat (H2SO4) dalam keadaan panas. Reaksi kimia, yang menghasilkan gas hidrogen fluorida dan kalsium sulfat (CaSO4) padat, diuraikan di bawah ini: CaF2 + H2SO4 → 2 HF (gas) + CaSO4 Gas hidrogen fluorida dikumpulkan, dipadatkan, dan disimpan. Asam fluorida paling umum diproduksi dengan mengencerkan hidrogen fluorida 100% dengan air. Lihat pula Hidrogen fluorida Referensi Pranala luar International Chemical Safety Card 0283 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards (HF) (5HF) (6HF) (7HF) "Hydrofluoric Acid Burn", The New England Journal of Medicine—Studi kasus luka bakar asam Fluorida Halida non logam Asam mineral
Bernard "Bunny" Carr (31 July 1927 – 19 September 2018) was an Irish television presenter. Carr was born in Dublin. He presented shows such as Quicksilver, Teen Talk and Going Strong on RTÉ. In 1973, Carr founded Carr Communications a public relations and communications training company, the first of its kind in Ireland. Carr died of respiratory failure on 19 September 2018 in Dublin, aged 91. References Other websites A discussion of "Quicksilver" 1927 births 2018 deaths Deaths from respiratory failure Irish television personalities People from Dublin
Lambang paulownia atau adalah desain simbol keluarga berbentuk bunga dan daun paulownia. Lambang ini awalnya dipakai sebagai lambang Rumah Tangga Kekaisaran Jepang bersama-sama dengan lambang bunga seruni. Lambang ini juga digunakan sebagai Keshogunan Ashikaga dan pemerintahan klan Toyotomi. Keshogunan Ashikaga lalu mengukir lambang paulownia pada pada uang emas (koban) yang dikeluarkan oleh keshogunan. Lambang paulownia (5-7 Paulownia) atau Go-Shichi no Kiri sekarang digunakan sebagai lambang Pemerintah Jepang, termasuk oleh perdana menteri Jepang. Pada awalnya, lambang paulownia dan lambang bunga seruni hanya dipakai oleh Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Namun setelah lambang paulownia juga dipakai oleh para daimyo, istana kekaisaran hanya memakai lambang bunga seruni. Asal usul Pada zaman dulu di Jepang banyak terdapat perkebunan paulownia, tapi sekarang sudah jarang dijumpai. Pohon paulownia berbunga setiap bulan Mei. Ketika anak perempuan lahir, pohon paulownia ditanam di halaman rumah. Ketika anak perempuan itu sudah cukup umur untuk menikah, maka pohon paulownia sudah cukup besar untuk ditebang. Kayu pohon itu kemudian dijadikan lemari kayu paulownia (kiri no tansu) untuk diberikan sebagai hadiah perkawinan untuknya. Menurut kepercayaan zaman dulu di Tiongkok, pohon paulownia (Firmiana simplex) adalah pohon keberuntungan karena burung fenghuang berkicau di atas pohon ini. Meski tidak ada orang yang pernah mendengar suaranya, kicauan burung fenghuang konon terdengar seperti "lahir kaisar bijak berbudi, lahir kaisar bijak berbudi". Oleh karena itu, pohon paulownia dijadikan simbol kaisar bijak yang berbudi. Legenda ini juga dikenal sampai ke Jepang, keluarga kekaisaran juga menggunakan lambang paulownia (5-7 Paulownia). Meskipun demikian, paulownia yang dipakai sebagai lambang di Jepang berbeda spesies, yakni Paulownia tomentosa. Contoh tertua pemakaian lambang paulownia adalah pada bendera Ōyano Taneyasu, penguasa Pulau Ōyano di Distrik Amakusa, Provinsi Higo dalam lukisan Invasi Mongol ke Jepang (Mōko Shūrai Ekotoba). Penggunaan lambang paulownia meluas setelah Istana Kekaisaran menghadiahkan lambang ini sebagai hadiah kaisar untuk pengikutnya. Kaisar Godaigo memberi anugerah lambang paulownia kepada Ashikaga Takauji. Samurai yang menerima lambang ini dari kaisar kemudian juga menghadiahkan penggunaan lambang ini kepada pengikutnya. Pada masa pemerintahan Kaisar Saga, gambar bambu, burung hōō, kirin, dan paulownia dipakai sebagai ornamen jubah kebesaran kaisar. Toyotomi Hideyoshi juga menerima lambang paulownia dari kaisar. Penggunaan lambang paulownia meluas pada masa pemerintah Keshogunan Tokugawa (1604-1868). Lambang ini dipakai mulai dari rakyat biasa hingga samurai dan daimyo. Pada waktu itu ada 473 keluarga yang memakai segel ini, termasuk pejabat keshogunan, keluarga samurai, dan keluarga daimyo. Di kalangan rakyat biasa, lambang paulownia yang banyak dipakai adalah 5-3 Paulownia. Pada zaman Bakumatsu, hampir seperlima dari total daimyo dan hatamoto menggunakan lambang paulownia. Pada tahun 1868, Pemerintah Meiji pernah mengatur penggunaan lambang bunga seruni. Sebaliknya, lambang paulownia bebas digunakan karena pada lembaran negara Jepang tahun 1884 diumumkan bahwa tidak ada batasan dalam penggunaan lambang paulownia. Pemerintah Meiji memasukkan lambang paulownia ke dalam desain bintang Orde Matahari Terbit. Status lambang paulownia menjadi setara dengan lambang bunga seruni yang dipakai sebagai lambang Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Lambang paulownia dipakai pada dokumen resmi seperti paspor, visa, atau uang logam. Desain 5-7 Paulownia juga dipakai pada bagian belakang uang logam 500 yen. Pemerintah Jepang juga memakai mangkuk dari emas, perak, dan kayu berhiaskan lambang bunga seruni dan lambang paulownia sebagai hadiah resmi. Perlengkapan di Kediaman Resmi Perdana Menteri Jepang dan mimbar perdana menteri juga memakai pelat 5-7 Paulownia. Desain 5-3 Paulownia dipakai oleh Markas Besar Penjaga Kekaisaran dan Kementerian Kehakiman. Emblem pada topi pegawai perusahaan kereta api Japanese National Railways dulunya adalah lambang paulownia ditambah roda lokomotif uap. Desain Desain dasar lambang paulownia berupa tiga kuntum bunga (bunga majemuk) yang berdiri tegak dan tiga helai daun. Pada yang merupakan desain paling umum, jumlah bunga adalah 3-5-3 (kiri 3 kuntum, tengah 3 kuntum, kanan 3 kuntum). Desain dengan jumlah bunga 5-7-5 disebut atau Goshichigiri. Selain itu masih terdapat lebih dari 140 desain lambang paulownia lainnya. Galeri desain Keterangan: Menurut Asosiasi Penelitian Lambang Keluarga Jepang, dari berbagai macam desain paulownia, 70% di antaranya memakai desain 5-3 Paulownia dalam Lingkaran (Maru ni Gosan no Kiri) Paulownia Tosa adalah lambang klan Yamauchi dari Tosa. Desain ini merupakan perubahan dari lambang paulownia yang dihadiahkan Toyotomi Hideyoshi untuk Yamauchi Kazutoyo. Referensi Simbol nasional Jepang Lambang Heraldik Jepang
Daftar berikut memuat komunitas di Québec yang memiliki status hukum sebagai munisipalitas paroki (paroisse, kode = P) sebagaimana ditentukan oleh Kementerian Urusan Kota dan Perumahan. Komisi Toponomi Québec menyatakan munisipalitas paroki (munisipalité de paroisse) sebagai "wilayah paroki (dalam arti religius) yang didirikan sebagai kotamadya". Banyak di antaranya yang merupakan peninggalan dari zaman saat Gereja Katolik berfungsi sebagai struktur pemerintahan yang efektif di daerah-daerah tanpa pemerintahan kota sekuler yang mapan. Dalam kebanyakan kasus, daerah ini merupakan daerah pedesaan, daerah berpenduduk jarang; dalam beberapa kasus (seperti Notre-Dame-des-Anges dan Saint-Louis-de-Gonzague-du-Cap-Tourmente), daerah tersebut adalah divisi yang awalnya dibentuk untuk memberikan kebebasan kota khusus terkait instalasi gereja tertentu. Munisipalitas paroki Referensi Daftar bertopik Kanada Québec
Lembar fakta merupakan gambaran umum dari sebuah perusahaan, produk, jasa atau sesuatu permasalahanyang bisa disajikan dalam bentuk dokumen, laporan atau outline dan biasa dibuat oleh seorang praktisi humas. Lembar fakta ini meringkas poin-poin akan suatu peristiwa, produk, jasa untuk membantu jurnalis mendapatkan gambaran mengenai suatu isu dengan cepat. Lembar fakta biasa disajikan pada media yang sama dengan media tempat siaran pers (press release) dibuat, namun bukan dalam format berita. Jenis Terdapat dua jenis lembar fakta: Lembar fakta berisi profil perusahaan yang membahas informasi dasar dari perusahaan tersebut. Ini bisa juga digunakan oleh praktisi humas untuk menuliskan data keuangan perusahaan sebelum diberikan kepada wartawan. Lembar fakta berisi peristiwa atau kejadian yang menyediakan fakta dan data mengenai aktivitas yang akan datang. Pedoman penulisan Setiap lembar fakta memiliki beberapa ketentuan sederhana, yakni: Isi lembar fakta yang selalu terorganisir dengan baik dan meliputi subjek spesifik dengan informasi yang cukup mendalam. Lembar fakta biasa terdiri dari 1 sampai dengan 2 halaman dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Lembar fakta perlu memuat angka-angka, gambar, informasi statistik, atau alat visual lain untuk memudahkan pemahaman. Kelebihan dan kelemahan Kelebihan lembar fakta dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang kompleks ke dalam beberapa bagian yang mudah dipahami dengan membagi setiap bagian dari lembar fakta tersebut ke dalam sub judul yang menarik, sehingga memudahkan pembaca untuk menuju ke bagian tertentu. Sedangkan, kelemahannya adalah lembar fakta tidak memiliki gaya dan format penulisan yang paten dikarenakan masing-masing instansi sering mempergunakannya untuk kepentingan yang berbeda-beda. Referensi Pranala luar Teknik penulisan Komunikasi Hubungan masyarakat
Kisah Hidup Paman Gober atau The Life and Times of Scrooge McDuck adalah sebuah komik berseri yang dibuat oleh Don Rosa tentang Gober Bebek. Pada awalnya, cerita ini hanya dibuat sebanyak 12 bab dan berjumlah 212 halaman yang berjudul: . Namun pada perkembangan selanjutnya Don Rosa menuliskan cerita-cerita tambahan yang juga mengisahkan masa lalu Paman Gober. Cerita-cerita itu bisa disisipkan untuk masuk ke dalam alur cerita besar 12 bab tersebut di atas dalam bentuk bab tambahan. Biasanya cerita- cerita itu diawali dengan panel komik bergambar Paman Gober membuka peti lamanya. Dalam edisi Bahasa Inggrisnya semua cerita tambahan itu digabung ke dalam bentuk bundel berjudul . Namun untuk edisi Bahasa Indonesia, cerita-cerita tambahan itu disisipkan jadi satu ke dalam 12 alur cerita besar. Cerita yang ditambahkan itu adalah Chapter 0 Of Ducks, Dimes and Destinies (keluarga,keping dan keberuntungan) Chapter 3,5. The Cowboy Captain of the Cutty Sark (koboi kapten Cutty Sark) Chapter 6,5. The Vigilante of Pizen Bluff (Pembela keadilan di Pizen Bluff) Chapter 8,5A.The Prisoner of White Agony Creek (Tahanan di lembah Derita Putih/White Agony) Chapter 8,5B Hearts of The Yukon (Tambatan hati di Yukon) Chapter 10,5 The Sharpie of Culebra Cut (Perjanjian Rahasia Culebra) Untuk edisi Indonesia cerita tambahan telah ditambahkan kedalam alur cerita besar . Dan juga sebuah Special Chapter yang berjudul A Letter From Home (Surat dari Rumah) yang menutup versi Indonesia sedang versi The life and Times of $crooge Mcduck Companion ditutup dengan A Dream of Life Time yang bisa didapatkan di album Donal bebek 1460 Cerita ini berkisah tentang kehidupan Gober dari tahun 1877 sampai tahun 1947. Don Rosa menerima Eisner Award tahun 1995 untuk karyanya. Referensi Tokoh komik Tokoh Disney Komik Donal Bebek
is a city in Fukui Prefecture, Japan. Geography Surrounding municipalities Fukui Prefecture Echizen Fukui Ikeda Minamiechizen Sabae Population From Japanese census data, References Other websites Official website Cities in Japan Settlements in Fukui Prefecture
2012 QY21 adalah sebuah asteroid. Asteroid ini merupakan bagian dari asteroid Troya Yupiter, yang terletak di orbit Yupiter. Eksentrisitas orbit asteroid ini tercatat sebesar 0.092, sementara magnitudo mutlaknya adalah 13.7. Pembentukan Seperti asteroid secara keseluruhan, asteroid ini terbentuk dari nebula matahari primordial sebagai pecahan planetisimal, sesuatu di nebula matahari muda yang tidak cukup besar untuk berubah menjadi planet. Referensi Pranala luar Daftar asteroid Troya Yupiter - The International Astronomical Union Minor Planet Center. Asteroid Asteroid Troya Jupiter
Tabel ini berisi seri-seri televisi jam utama terpopuler pada musim 2015–16 menurut Nielsen Media Research. Referensi Daftar seri televisi Amerika Serikat
Russian architecture is the name of the Architecture style of Russia from the early Russian wooden architecture period until the Stalinist Architecture period. from the "Pre-Christian" until the "Kievan Rus Christian" period most of the structures was made of wood and after than the structures was made out of stones. Other websites The William C. Brumfield Collection, part of Meeting of Frontiers: Siberia, Alaska, and the American West Russian Architecture Russian photosite of Orthodox architecture Russian society of architects "Architectural links between Ukraine and Russia" by Igor Grabar Russian wooden churches Russian culture Architecture
Tanah Székely atau Szeklerland (, ; (juga disebut Secuimea); ; ) adalah wilayah historis dan etnografis di Rumania yang dihuni oleh orang-orang Székely (atau Szekler) yang merupakan subkelompok orang Hongaria. Mereka hidup di lembah dan perbukitan Pegunungan Carpathia Timur yang meliputi wilayah Harghita, Covasna, dan Mureș di Rumania. Menurut sensus tahun 2002, komposisi etnis Tanah Székely meliputi 61% orang Hongaria, 33% orang Rumania, 3% orang Jerman dan 3% orang Rom. Maka dari itu, wilayah ini merupakan enklaf etnis Hongaria di wilayah Rumania. Pusat budaya Tanah Székely terletak di kota Târgu Mureș yang juga merupakan kota terbesar di wilayah tersebut. Catatan kaki Pranala luar Székely Anthem Szeklerland Portal Szekler National Council Geografi Rumania Sejarah Hongaria
The River Wyre is a river in Lancashire, England. It flows into the Irish Sea at the town of Fleetwood. It is about long. The river is a County Biological Heritage Site. Lancashire Wyre Wyre
Laphria soror adalah spesies lalat yang tergolong familia Asilidae. Lalat ini juga merupakan bagian dari genus Laphria, ordo Diptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Lalat ini mempunyai insting predator yang agresif dan makanannya utamanya adalah serangga lain. Referensi Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). "Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist.". Species 2000: Reading, UK.. Diakses pado 24 September 2012. Laphria
Domba Garut atau Domba Priangan adalah domba yang berasal dari daerah Limbangan, Kabupaten Garut. Dalam bahasa latin disebut ovis aries yang merupakan campuran dari perkawinan antara domba lokal dengan domba jenis capstaad dari Afrika Selatan dan domba merino dari Australia. Domba capstaad sudah ada lebih dulu di Garut, sementara domba merino baru didatangkan ke Garut pada abad ke-19. Dari ketiga jenis domba itulah, lahir varietas baru yang kemudian disebut domba Garut. Dewasa ini jenis domba Garut justru banyak ditemukan di daerah lain. Bila diadakan acara-acara adu domba atau pasanggiri domba hias, sering kali domba-domba yang berasal dari Garut kalah oleh domba Garut yang dipelihara di luar daerah. Referensi Hewan Kabupaten Garut
adalah sebuah stasiun kereta api melalui Jalur Keiyō di Edogawa, Tokyo, Jepang, dioperasikan oleh East Japan Railway Company (JR East). Referensi Pranala luar Kasai-Rinkai Park Station information (JR East) } Stasiun kereta api di Tokyo Stasiun kereta api di Jepang yang dibuka tahun 1988
Giuseppe Amato (nama lahir Giuseppe Vasaturo; ) adalah seorang produser, penulis naskah dan sutradara asal Italia. Ia memproduksi 58 film antara 1932 dan 1961. Filmografi pilihan Five to Nil (1932) Three Lucky Fools (1933) Territorial Militia (1935) Those Two (1935) Thirty Seconds of Love (1936) The Man Who Smiles (1936) I Don't Know You Anymore (1936) The Castiglioni Brothers (1937) It Was I! (1937) L'amor mio non muore (1938) The House of Shame (1938) The Count of Brechard (1938) The Document (1939) Heartbeat (1939) Unjustified Absence (1939) Department Store (1939) Eternal Melodies (1940) A Romantic Adventure (1940) Red Roses (1940 - sutradara) Rose scarlatte, disutradarai bersama dengan Vittorio De Sica The Jester's Supper (1942) Four Steps in the Clouds (1942) Before the Postman (1942) The Peddler and the Lady (1943) Shoeshine (juga dikenal sebagai Shoeshine Boys) (1946) Rome, Open City (1945) Malìa (1946) Christmas at Camp 119 (1948) Yvonne la Nuit (1949) Paris Is Always Paris (1951) Umberto D. (1952) The Return of Don Camillo (1952) Donne proibite (1953) The Last Five Minutes - Gli ultimi cinque minuti (1955) Move and I'll Shoot (1958) Arrivederci Roma (1958 - penulis) The Facts of Murder (1959) La Dolce Vita (1960) Referensi Pranala luar Sutradara Italia
Begonia subtruncata adalah spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam famili Begoniaceae. Spesies ini juga merupakan bagian dari ordo Cucurbitales. Spesies Begonia subtruncata sendiri merupakan bagian dari genus Begonia. Nama ilmiah dari spesies ini pertama kali diterbitkan oleh Merr.. Referensi Begonia
Epactoides olsoufieffi adalah spesies kumbang yang berasal dari genus Epactoides dan famili Scarabaeidae. Kumbang ini juga merupakan bagian dari ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Kumbang ini memiliki antena yang terdiri dari plat yang disebut lamela. Referensi Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist. Species 2000: Reading, UK. Diakses pada 24 September 2012. Scarabaeidae
Lee Jinki (Hangul: 이진기; ) dikenal juga dengan nama Onew (Hangul: 온유; Hanja: 温流) adalah aktor dan penyanyi asal Korea Selatan. Ia merupakan pemimpin dari boyband asal Korea Selatan, Shinee. Diskografi Singel Sebagai artis bersama Kolaborasi Filmografi Acara varietas Drama televisi Teater musikal Peran video musik Japan Tour Concert Pembawa acara Program radio Referensi Pranala luar Situs resmi SM Entertainment Situs resmi EMI Music Japan Situs resmi Shinee di Korea Selatan Situs resmi Shinee di Jepang Situs resmi SM The Ballad Penyanyi Korea Selatan
Negombo (, )is a city north of Colombo on the west coast of Sri Lanka. Bandranaike International Airport is here. Near the waterfront, the remains of a 17th-century Dutch fort now contains a prison. Negombo Lagoon, lined with fishermen's huts, feeds into the Dutch-era Hamilton Canal. The canal leads south to Colombo. The neoclassical St Mary's church, completed in the 1920s, has a ceiling decorated with vivid religious paintings. Cities in Sri Lanka
Cowboy from Brooklyn is a 1938 American musical comedy movie directed by Lloyd Bacon. It stars Pat O'Brien, Dick Powell, Priscilla Lane, Ann Sheridan, Dick Foran, Johnnie Davis, and Ronald Reagan. It was released on July 9, 1938. 1938 movies 1930s musical movies 1930s comedy movies American musical comedy movies Movies set in New York City Movies directed by Lloyd Bacon
Settimo Rottaro is a comune in the Metropolitan City of Turin in the Italian region of Piedmont. Settlements in Piedmont
Thomas (Tim) Daniel Cochran (April 7, 1955 – December 16, 2014) was an American mathematician. He was professor of mathematics at Rice University. He worked in topology, especially low-dimensional topology, the theory of knots and links and associated algebra. Other websites Tim Cochran's home page 1955 births 2014 deaths American geometers Scientists from California Topologists
Tanjungsari adalah desa di kecamatan Cangkuang, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
Reichenberg is a market town and municipality in Würzburg in Bavaria in Germany. It has the villages Albertshausen, Fuchsstadt, Lindflur, Reichenberg and Uengershausen. References Würzburg (district)
Acmaeodera knullorum adalah spesies kumbang yang tergolong ke dalam famili Buprestidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari ordo Coleoptera. Spesies Acmaeodera knullorum sendiri merupakan bagian dari genus Acmaeodera. Referensi Acmaeodera
Piala Konfederasi FIFA 1999 merupakan Piala Konfederasi FIFA yang ke-4. Edisi kali ini diselenggarakan di Meksiko, 25 Juli hingga 4 Agustus. Turnamen ini dimenangkan oleh tuan rumah yang mengalahkan pada pertandingan final di Stadion Azteca, Mexico City. Sementara, meraih juara ke-3 setelah mengalahkan dengan skor 2–0 di Stadion Jalisco, Guadalajara. Tempat penyelenggaraan Turnamen ini awalnya direncanakan untuk digelar di 3 stadion di 3 kota di Meksiko. Namun, sejak Stadion Universitas di Monterrey disponsori oleh FEMSA, yang merupakan sebuah perusahan bir yang kemudian menjadi sponsor resmi, stadion tersebut tidak jadi menyelenggarakan pertandingan apapun selama turnamen ini. Pada akhirnya, pertandingan diselenggarakan di stadion berikut. Tim peserta Berikut merupakan 8 tim peserta turnamen edisi ini. , juara Piala Dunia FIFA 1998 menolak untuk berpartisipasi, sehingga digantikan oleh yang merupakan Juara kedua Piala Dunia FIFA 1998. Wasit Sejumlah 7 wasit dan 7 asisten wasit telah dipilih FIFA untuk memimpin jalannya pertandingan pada turnamen ini. Wasit Asisten wasit |} Massimo Raveino dari bertugas hanya sebagai Ofisial Keempat (wasit cadangan). Skuat Untuk daftar skuat yang tampil pada turnamen ini, silakan lihat Skuat Piala Konfederasi FIFA 1999. Babak grup Grup A <div id = "Bolivia v Mesir"> <div id = "Meksiko v Arab Saudi"> <div id = "Arab Saudi v Bolivia"> <div id = "Meksiko v Mesir"> <div id = "Mesir v Arab Saudi"> <div id = "Bolivia v Meksiko"> Grup B <div id = "Brasil v Jerman"> <div id = "Selandia Baru v Amerika Serikat"> <div id = "Jerman v Selandia Baru"> <div id = "Brasil v Amerika Serikat"> <div id = "Amerika Serikat v Jerman"> <div id = "Selandia Baru v Brasil"> Babak gugur Semifinal <div id = "Meksiko v Amerika Serikat"> <div id = "Brasil v Arab Saudi"> Perebutan tempat ketiga <div id = "Juara 3"> Final <div id = "Pertandingan final"> Pencetak gol 6 gol Marzouk Al-Otaibi Ronaldinho Cuauhtémoc Blanco 4 gol Alex 3 gol Ze Roberto José Manuel Abundis |} 2 gol Brian McBride Roni Miguel Zepeda Samir Kamouna |} 1 gol Ben Olsen Joe Max Moore Jovan Kirovski Paul Bravo Ibrahim Al-Shahrani Nawaf Al-Temyat Limberg Gutiérrez Renny Ribera Joao Carlos Marcos Paulo Serginho Lothar Matthaeus Michael Preetz Francisco Palencia Pavel Pardo Abdel Sattar Sabry Ahmed Hassan Radwan Yasser Chris Zoricich |} Hasil akhir dan penghargaan Hasil akhir Penghargaan Bola Emas adidas Penghargaan ini diberikan kepada pemain terbaik selama turnamen berlangsung. Sepatu Emas adidas Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang mencetak gol terbanyak selama turnamen berlangsung. Walau ketiga pemain ini sama-sama mencetak 6 gol, Ronaldinho, pemain meraih penghargaan ini. Penghargaan Fair Play FIFA Penghargaan ini diberikan kepada klub yang meraih poin tertinggi menurut kriteria Komite Fair Play FIFA selama turnamen berlangsung. Pranala luar Dokumentasi pada situs web resmi FIFA Dokumentasi Weltfussball.de Arsip RSSSF 1999, Piala Konfederasi FIFA Piala Konfederasi FIFA, 1999 Piala Konfederasi FIFA, 1999 1999, Piala Konfederasi FIFA
Hyebin (해빈) () adalah seorang penyanyi Korea Selatan yang berada di bawah kontrak Duble Kick Entertainment. Ia adalah anggota tertua dari pemimpin dari grup vokal perempuan Momoland. Ia belajar di Seoul School of Performing Arts. Pranala luar 네이버 데이터 Daum 데이터 사전 maniadb YouTube datas - 아리랑 TV program K-Pops in Seoul Dublekick Company shopinfo 멜론닷컴 아티스트 데이터베이스 엠넷닷컴 아티스트 데이터베이스 Anggota Momoland
Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (disingkat Kodam I/BB) merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Sejarah Pada 30 September 1945, pemuda-pemudi yang mencintai Kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 membentuk organisasi-organisasi massa. Seperti di Aceh berdiri Ikatan Pemuda Indonesia (IPI), di Medan Barisan Pemuda Indonesia (BPI), di Sumatera Barat, Pemuda Republik Indonesia (PRI) dan Pemuda Indonesia (PI) di Riau. Organisasi-organisasi massa yang banyak berdiri itulah di antaranya menjelma menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Pembentukan TKR Tanggal 10 Oktober 1945 di daerah Sumbagut secara resmi terbentuk TKR, tanggal 12 Oktober 1945 di Aceh TKR Divisi V, tanggal 10 Oktober 1945 di Sumatera Timur TKR Divisi IV, tanggal 10 November 1945 di Tapanuli Divisi VI dan tanggal 1 Januari 1946 di Sumatera Tengah (Sumbar-Riau) TKR Divisi III. Pada tanggal 13 Desember 1949 dibentuk Komando Tentara Teritorium Sumatera Utara (KO TT-SU), yang wilayahnya meliputi: Aceh, Sumatera Timur dan Tapanuli. Pembentukan KO-TT I/SU Berdasarkan Penetapan Kasad No: 83/KSAD/PNT/1950 tanggal 20 Juni 1950 Komando Tentara Teritorium Sumatera Utara (KO TT-SU) diubah menjadi Komando Tentara Teritorium-I Sumatera Utara (KO TT-I/SU) dan wilayahnya meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau. Tanggal 20 Juni 1950 inilah ditetapkan sebagai Hari Jadi Kodam I/Bukit Barisan yang dikuatkan dengan ST Kasad No: ST/636/V/1986 tanggal 20 Mei 1986. Berdasarkan Penetapan Panglima KO TT-I/SU Nomor: 247/V/ORG/1951, selanjutnya tanggal 21 Juni 1951 KO TT-I/SU berubah menjadi KO TT-I/Bukit Barisan (KO TT-I/BB), sedangkan wilayahnya sama dengan KO TT-I/SU. KO TT-I/BB membawahi 4 Resimen Infanteri, yaitu: Resimen Infanteri 1 di Aceh, Resimen Infanteri 2 di Sumatera Timur, Resimen Infanteri 3 di Tapanuli dan Resimen Infanteri 4 di Sumbar-Riau. Tanggal 22 Desember 1956 Resimen Infanteri 1 Aceh dan 4 di Sumbar-Riau dipisahkan dari KO TT-I/BB dan selanjutnya masing-masing berkembang menjadi Komando Daerah Militer (KDM). Di Aceh dibentuk Kodam I/Iskandar Muda, di Sumbar-Riau dibentuk Kodam III/17 Agustus dan KO TT-I/BB berubah menjadi Kodam II/Bukit Barisan. Penggabungan Kodam Berdasarkan Perintah Operasi Kasad No: 011/1984 tanggal 22 September 1984 tentang Reorganisasi TNI-AD yang kemudian disempurnakan dengan Surat Telegram KASAD No: STR/430/1984 tanggal 21 Oktober 1984 dan STR/603/1984 tanggal 28 Desember 1984, jumlah Kodam yang ada dikurangi menjadi 10 Kodam. Kodam I/Iskandar Muda, Kodam II/Bukit Barisan dan Kodam III/17 Agustus dilikuidasi atau digabungkan. Ketiga Kodam tersebut dijadikan satu dengan nama Kodam I/Bukit Barisan dan wilayahnya meliputi: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau Atas dasar itu, Kodam I/BB saat itu telah membawahi 6 buah Korem, yaitu Korem 011/Lilawangsa di Lhokseumawe, Korem 012/Teuku Umar di Banda Aceh, Korem 022/Pantai Timur di Pematang Siantar, Korem 023/Kawal Samudera di Sibolga, Korem 031/Wira Bima di Pekanbaru, Korem 032/Wirabraja di Padang. Pembentukan kembali Kodam Iskandar Muda Pada tanggal 5 Februari 2002, atas kebijakan pemerintah Kodam Iskandar Muda didirikan kembali dan membawahi dua Korem yakni Korem 011/Lilawangsa dan Korem 012/Teuku Umar. Panglima Saat ini, Kodam I/Bukit Barisan di pimpin oleh seorang Panglima Kodam (Pangdam) yang berpangkat Mayor Jenderal. Saat ini jabatan Pangdam diduduki oleh Mayjen TNI Acmad Daniel Chardien. Struktur organisasi Satuan Satuan Wilayah Kodim 0201/Medan (BS) Korem 022/Pantai Timur (PT) di Pematang Siantar Kodim 0203/Langkat Kodim 0204/Deli Serdang Kodim 0207/Simalungun Kodim 0208/Asahan Kodim 0209/Labuhan Batu Korem 023/Kawal Samudera (KS) di Sibolga Kodim 0205/Tanah Karo Kodim 0206/Dairi Kodim 0210/Tapanuli Utara Kodim 0211/Tapanuli Tengah Kodim 0212/Tapanuli Selatan Kodim 0213/Nias Yonif 123/Rajawali Korem 031/Wira Bima (WBM) di Pekanbaru Kodim 0301/Pekanbaru Kodim 0302/Indragiri Hulu Kodim 0303/Bengkalis Kodim 0313/Kampar Kodim 0314/Indragiri Hilir Kodim 0320/Dumai Kodim 0321/Rokan Hilir Kodim 0322/Siak Yonif 132/Bima Sakti Korem 032/Wirabraja (WBR) di Padang Kodim 0304/Agam Kodim 0305/Pasaman Kodim 0306/Lima Puluh Kota Kodim 0307/Tanah Datar Kodim 0308/Pariaman Kodim 0309/Solok Kodim 0310/Sijunjung dan Sawahlunto Kodim 0311/Pesisir Selatan Kodim 0312/Padang Kodim 0319/Mentawai Yonif 131/Braja Sakti Yonif 133/Yudha Sakti Korem 033/Wira Pratama (WPT) di Tanjung Pinang Kodim 0315/Bintan Kodim 0316/Batam Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun Kodim 0318/Natuna Yonif RK 136/Tuah Sakti Satuan Tempur dan Bantuan Tempur Brigif 7/Rimba Raya Yonif 122/Tombak Sakti Yonif 125/Simbisa Yonif 126/Kala Cakti Menarhanud 2/Sisingamangaraja Yon Arhanud 11/Wira Bhuana Yudha Yon Arhanud 13/Parigha Bhuana Yudha Den Arhanud 004/Wira Satya Bhuana Yudha Yonif Raider 100/Prajurit Setia Yonif Mekanis 121/Macan Kumbang Yon Armed 2/105 Tarik/Kilap Sumagan Yon Komposit 1/Gardapati Yon Zipur 1/Dhira Dharma Den Zipur 2/Prasada Sakti Yonkav 6/Naga Karimata Kikav 6/Rajawali Bhakti Tama Satuan Pendidikan Resimen Induk Kodam I/Bukit Barisan Sekolah Calon Tamtama Sekolah Calon Bintara Depo Pendidikan dan Latihan Tempur Depo Pendidikan Kejuruan Depo Pendidikan Bela Negara Referensi Pranala luar Komando Daerah Militer
Takashi Saito () adalah pemain sepak bola asal Jepang. Karier Takashi Saito pernah bermain untuk Grulla Morioka. Pranala luar Pemain sepak bola Jepang
Retribusi () adalah pungutan yang harus dibayarkan oleh pengguna fasilitas kepada pemilik atau pengelola sebagai syarat menggunakan fasilitas tersebut. Orang membayar retribusi terutama untuk menggunakan fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai contoh di Amerika Serikat, retribusi wajib dibayarkan bagi wisatawan yang masuk atau naik ke puncak Patung Liberty, mengunjungi taman nasional, atau menggunakan jasa-jasa tertentu dalam Perpustakaan Kongres Amerika Serikat. Tidak seperti pajak, retribusi dapat memberikan balas jasa secara langsung. Pemerintah dapat mengenakan tarif tol dalam jalan tol atau mengenakan biaya untuk berkemah di taman nasional. Masyarakat membayar retribusi untuk menggunakan fasilitas yang disediakan pemerintah seperti pelayanan kesehatan, parkir, kebersihan, pemakaman, pasar tradisional, pengujian kendaraan, objek wisata, limbah, air bersih, atau metrologi. Dalam pembangunan internasional, retribusi merujuk pada biaya yang dikenakan oleh pengguna atas penggunaan pelayanan kesehatan dasar, pendidikan, atau layanan lain yang diimplementasikan oleh negara berkembang untuk membiayai pelayanan tersebut. Dana Moneter Internasional sangat merekomendasikan agar setiap negara mengenakan retribusi untuk fasilitas umum dalam rangka mengurangi defisit anggaran. Tantangannya, banyak orang yang mengklaim bahwa retribusi tersebut merugikan masyarakat miskin. Sejumlah orang juga berpendapat bahwa ada pelayanan yang harus didapatkan secara gratis. Beberapa alternatifnya adalah penetapan pajak penghasilan (PPh). Tidak seperti retribusi, PPh dibayarkan oleh siapa pun termasuk mereka yang belum membutuhkan pelayanan atau fasilitas tersebut. Referensi Ekonomi Indonesia Perpajakan di Amerika Serikat Perpajakan di Indonesia Pembangunan internasional Pembayaran
Shàngqīng (Hanzi=上清), Yang Murni Tertinggi, menurut Taoisme merupakan salah satu dari Tiga Dewata Murni, dewata tertinggi dalam panteon Taois. Dia juga dikenal dengan nama Lingbao Tianzun (Hanzi=靈寶天尊) yang berarti "Ketuhanan dan Harta yang Dipuja oleh Semua" atau "Penguasa Seluruh Harta Spiritual". Gelar kebesarannya adalah Sangqing Gaosheng Taishang Yuhuang Dadaojun (上清高聖太上玉皇大道君). Dalam Zhenling Weiye Tu (眞靈位業圖) disebutkan bahwa, dia menempati posisi kedua ditingkat pertama, kedua setelah Yuanshi Tianzun, yang menempati posisi tengah di tingkat pertama. Ia dijuluki Taishang Dadaojun (太上大道君) selama masa dinasti Tang. Pada masa dinasti Song, ia dijuluki Lingbao Tianzun (靈寳天尊) atau Lingbao Jun (靈寳君). Menurut naskah suci Dongzhen Dadong Jing (洞眞大洞經) yang tertulis dalam Yunji Qiqian (雲笈七籤): "Inti dari Energi Vital/Qi dari Fajar Giok dan Awan Ungu dalam waktu dan keadaan yang sangat menguntungkan, amat cerah bagaikan giok dan mulia bagaikan emas, menyatu dengan Sukma Asal dan bersemayam dalam rahim seorang Ibu, dan kemudian mengejawantah menjadi seorang manusia." Kisah dan Legenda Asal Usul Menurut naskah suci Lingbao Lueji (靈寳略記), Taishang Daodaojun bersemayam dalam rahim Hongshi dari negeri Nunayu di Barat, dan bermeditasi dalam Bilik Rahim Giok selama 3700 tahun. Kemudian ia dilahirkan disebelah bukit Danxuan di Gunung Fuluo, dia dinamakan Qidu atau Shangkaiyuan. Ketika dewasa, ia menyadari Tao (jalan) dan berikrar untuk mencapai pencerahan. Setelah duduk dibawah pohon Mulberry mati dan bermeditasi selama 100 hari, Yuanshi Tianzun turun menampakkan diri dan mengajarkan kepada dia sepuluh naskah suci suci Dharma Kendaraan Agung Lingbao. Membawahi dan Mengatur Para Abadi Tingkat Tinggi Shangqing Gaosheng Taishang Yuhuang Dadaojun merupakan wakil dari Yuanshi Tianzun. Semenjak menerima naskah dan dharma suci, dia tinggal di Alam Surga Kemurnian Unggul (Shangqing jing; 上清境), posisi tertinggi kedua di antara 36 tingkatan surga. Sebagai penguasa istana Gerbang Surya Ruizhu (Ruizhu Rique; 蕊珠日闕), dia membawahi Bilik Ungu Qiying (Qiying Zifang; 七映紫房) yang dijaga oleh Jaka Emas dan Gadis Giok (Jintong Yunv; 金童玉女), masing-masing berjumlah 300.000. Ia dihormati segala roh suci seperti: Lima Penguasa memegang Jimat Kekuasaan, Para Abadi dari tingkatan tinggi mengadakan ritual pagi, dan para Kaisar Langit pemegang papanperintah. Menyelamatkan Makhluk Hidup Lingbao Tianzun membantu Kaisar Giok dalam menjelaskan naskah-naskah Tao kepada dewa-dewa yang berkedudukan lebih rendah dan kepada manusia. Ia selalu diasosiasikan dengan naskah Lingbao. Menurut tulisan naskah suci Dongxuan Benxing Jing (洞玄本經), Lingbao Tianzun menyelamatkan umat dengan Dharma Pusaka Lingbao. Pada masa 9900 miliar kalpa sejak penciptaan awal sampai pada tahun pertama siklus Cahaya Merah (Hanzi:赤明元年;hanyu pinyin:Chiming Yuannian), umat yang dia seberangkan banyaknya seperti butiran pasir dan debu. Orang-orang yang memiliki keraguan dan berjodoh dengannya, Lingbao Tianzun akan memberikan ajaran dengan penuh kesabaran dan welas asih. Dia memiliki 36 perwujudan dan 72 perubahan, dan dapat mengabulkan dengan segera permohonan umat di banyak tempat. Kultus Pada aula Sanqing di kuil Taois, Lingbao Tianzun selalu tampil pada posisi sebelah kiri Yuanshi Tianzun sambil memegang Pusaka Ruyi di tangannya. Ketika ritual peribadatan Taois dalam skala besar diadakan, Lingbao Tianzun juga tampil di sebelah kiri Yuanshi Tianzun. Hari Ulang Tahun Suci Lingbao Tianzun jatuh pada Titik Balik Musim Panas (hanyu pinyin:Xiazhi;Hanzi= 夏至), pada pertengahan bulan 5 penanggalan Imlek. Lihat Juga Taoisme Tridharma Catatan Kaki Dewa-Dewi Taoisme
To the Hilt: Story from the Wild East () adalah sebuah film gaya barat aksi-petualangan Makedonia 2014 yang disutradarai oleh Stole Popov. Film tersebut berlatar belakang pada masa Makedonia berada dibawah penjajahan Utsmaniyah. Pemfilmannya dimulai pada Mei 2012 dan mengambil gambar di Bitola, Ohrid, Skopje, Demir Hisar, Štip dan Prilep. Film tersebut tayang perdana di Skopje, pada Oktober 2014 Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Makedonia untuk Academy Award untuk Film Berbahasa Asing Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-87, namun tidak masuk nominasi. Pemeran Inti Sraj - Tereza Sasko Kocev - Krsto Martin Jordanoski - Filip Toni Mihajlovski - Muzafer Iskra Veterova - Ana Senko Velinov - Boro Miki Manojlovic - Bogdan Nikola Kojo - Agent Nikola Ristanovski - Cvetko Dragan Spasov – Dac - Shishe Gorast Cvetkovski - Kaval Referensi Pranala luar situs web Film Makedonia tahun 2014 Film koboi Film berbahasa Makedonia Film laga Film petualangan
Lucknow (Devanagari: लखनऊ Lakhnau) adalah ibu kota negara bagian Uttar Pradesh, India. Kota ini memiliki wilayah sebesar 3.204 km² dan populasi 2.207.340 jiwa (2001). Lucknow merupakan pusat administratif Distrik Lucknow dan Divisi Lucknow. Lucknow adalah kota multikultural, dan berkembang sebagai ibu kota budaya dan seni India Utara pada abad 18 dan 19. Perilaku sopan, taman yang indah, puisi, musik, dan santapan masakan lezat. Lucknow yang populer dikenal sebagai Kota Nawabs . Juga dikenal sebagai Golden City Timur, Shiraz -i-Hind dan Konstantinopelnya India. Kota ini peringkat 6 besar di antara semua kota di India (2 kalangan non metro) untuk tercepat-penciptaan lapangan kerja, Lucknow tidak hanya merupakan pasar utama & kota perdagangan di India Utara, tetapi juga merupakan rantai bagi produsen barang dan jasa. Kota ini masuk ke dalam daftar Kota dengan Pembangunan yang Tercepat di India ke-17, dan ke-74 di dunia. Dilihat dari sejarahnya, Ibu Kota Awadh dikendalikan oleh Kesultanan Delhi yang kemudian berada di bawah kekuasaan Kerajaan Mughal. Pada tahun 1856, Perusahaan British East India menghapuskan peraturan lokal dan mengambil kendali penuh atas kota ini bersama dengan sisa wilayah Awadh lainnya, dan pada 1857 memindahkannya pada British Raj. Lucknow telah merdeka dari Inggris pada 15 Agustus 1947. Lucknow, bersama dengan Agra dan Varanasi berada dalam Uttar Pradesh Heritage Arc, sebuah rantai survei triangulasi yang diciptakan Pemerintah Uttar Pradesh untuk meningkatkan pariwisata di negara bagian ini. Demografi Agama Referensi Kota di India
JDS Chōkai (DDG-176) adalah sebuah kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Pertahanan Diri Maritim Jepang. Chōkai dinamai dari Gunung Chokai. Dia dibangun oleh IHI Corporation di Tokyo pada 29 Mei 1995, diluncurkan pada 27 Agustus 1996; dan ditugaskan pada 20 Maret 1998. Kapal ini adalah salah satu dari beberapa kapal Angkatan Laut Bela Diri Jepang yang berpartisipasi dalam bantuan bencana gempa bumi dan tsunami Tohoku 2011. Pada tahun 2016, ia berpartisipasi dalam Latihan dua tahunan RIMPAC. Referensi Pranala luar GlobalSecurity.org; JMSDF DDG Kongo Class Kapal tahun 1996 Kapal perang Jepang
Something is self-similar if it is similar (or very close) to a part of itself. For example, the Mandelbrot set is self-similar as it contains an infinite number of almost exact copies of itself. References Fractals
Simokerto (, ) adalah sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Theodorus "Theo" van Gogh (; ) adalah seorang diler seni Belanda. Ia adalah adik dari Vincent van Gogh, dan dukungan finansial dan emosional tak tergagalkan dari Theo membolehkan saudaranya untuk mencurahkan dirinya sendiri secara keseluruhan untuk melukis. Theo meninggal pada usia 33 tahun, enam bulan setelah kakaknya meninggal pada usia 37 tahun. Theo banyak dikenal atas pengaruhnya pada kakaknya; namun, ini sering dibayangi dampak signifikan yang Theo buat pada dunia seni sebagai diler seni menonjol: Theo memainkan peran penting dalam pengenalan seni rupa Belanda dan Prancis kontemporer ke masyarakat. Biografi Theodorus "Theo" van Gogh lahir pada tanggal 1 Mei 1857 di Desa Groot-Zundert, Provinsi Brabant Utara, Belanda. Ia adalah anak dari pasangan Theodorus van Gogh dan Anna Cornelia Carbentus. Kakaknya adalah Vincent van Gogh (1853-1890), yang nantinya menjadi seorang pelukis terkenal. Bisnis Theo bekerja selama beberapa tahun di kantor Belanda yang bergerak di bidang diler seni Paris Goupil & Cie yang berada di kota Den Haag. Theo bergabung dengan kantor Brussel pada tanggal 1 Januari 1873 sebagai pegawai termuda mereka. Setelah Theo di pindah di kantor London, ia pindah di kantor yang berada di Den Haag, dimana ia berkembang menjadi seorang diler seni yang sukses. Pada tahun 1884, ia dipindah di kantor pusat Paris. Dimulai dari musim dingin tahun 1880-1881, ia mengirim peralatan melikus sekaligus bantuan finansial untuk kakaknya yang merupakan seorang pelukis, Vincent van Gogh, yang kembali tinggal di Belanda. Kehidupan pribadi Di Paris, Theo bertemu dengan Andries Bonger dan saudara perempuannya, Johanna. Ia menikahi Johanna di Amsterdam pada tanggal 17 April 1889 dan mereka pindah ke Paris. Anak mereka, Vincent Willem, lahir di Paris pada tanggal 31 Januari 1890. Pada tanggal 8 Juni, Theo sekeluarga mengunjungi Vincent yang tinggal di sekitar Paris, di Auvers-sur-Oise. Vincent meninggal pada bulan Juli tahun 1890 di umur yang ke-37. Theo menderita atas demensia paralitik, sebuah penyakit infeksi pada otak, dan kesehatannya menurun drastis setelah kematian Vincent. Lemah dan tidak dapat menerima kematian Vincent, ia meninggal 6 bulan kemudian (25 Januari 1891) di umurnya yang ke-33 di kota Den Dolder. Cicit dari Theo yang juga bernama Theo van Gogh adalah seorang sutradara film yang terkenal dan kontrovensial. Ia dibunuh di jalanan kota Amsterdam pada tahun 2004 oleh para extremis Islam setelah membuat film pendek yang mengkritik Islam. Hubungan dengan Vincent Theo mengagumi kakaknya, Vincent sepanjang hidupnya. Tetapi berkomunikasi dengannya dibuktikan tidak mudah, bahkan sebelum Vincent memilih untuk mengikuti panggilan artistiknya. Komunikasi antara kakak-beradik itu terganggu dengan definisi standar yang berbeda-beda, dan terbukti bahwa Theo yang selalu menulis surat. Karena itu, ada banyak surat-surat jawaban dari Vincent yang selamat tetapi hanya sedikit yang dari Theo. Theo sering mengkhawatirkan kondisi mental Vincent dan ia adalah salah satu dari beberapa orang yang dapat memahami kakaknya. Diketahui bahwa Theo lah yang membantu Vincent mempertahankan gaya hidup senimannya dengan memberinya uang. Ia juga membantu Vincent mengejar kehidupan sebagai seorang seniman melalui dukungan emosionalnya yang tak tergoyahkan dan cintanya. Mayoritas surat-surat Theo dan pembicaraannya dengan Vincent dipenuhi dengan pujian dan dukungan. Vincent akan mengirimi Theo sketsa dan ide untuk melukis bersamaan dengan cerita pengalaman hidupnya dari hari ke hari untuk Theo yang menyenangkan dan penuh perhatian. Diler dan seniman Meskipun benar Theo paling dikenal sebagai adik dari Vincent van Gogh dan salah satu peran besar dalam hidup Theo van Gogh adalah perannya dalam karier Vincent, Theo sendiri sebenarnya juga membuat banyak kontribusi penting dalam hidupnya. Pekerjaan Theo sebagai diler seni dan pengaruh penting yang ia miliki dalam dunia seni sering terbayangi karena hubungannya dengan Vincent, tetapi Theo sebenarnya memainkan peran penting dalam pengenalan seni Belanda dan Prancis modern kepada masyarakat. Theo juga mengambil peran dalam kepopuleran seniman-seniman Impresionis seperti Claude Monet dan Edgar Degas dengan membujuk atasannya, Goupil & Cie, untuk memamerkan dan membeli hasil karya mereka. Pada tahun 1886, Theo mengundang Vincent untuk datang dan tinggal bersamanya di Paris, dan dimulai dari bulan Maret mereka tinggal di apartemen yang sama di Montmartre. Theo mengenalkan Vincent pada Paul Gauguin, Paul Cézanne, Henri de Toulouse-Lautrec, Henri Rousseau, Camille Pissarro dan Georges Seurat, dan pada tahun 1888 ia membujuk Gauguin untuk bergabung dengan Vincent yang telah pindah ke Arles pada saat itu. Surat-menyurat Kedua kakak-beradik itu terus melakukan surat-menyurat secara intensif, dengan Theo sering menyemangati kakaknya yang depresi. Theo adalah salah satu dari sedikit orang yang dapat diajak berbicara dan dipercaya oleh Vincent. Surat-surat mereka adalah sumber utama dan satu-satunya informasi tentang kehidupan Vincent, menyajikan banyak cerita detail yang bukan hanya proses kejadiannya saja, melainkan juga pemikiran dan perasaan Vincent dalam hidupnya. Lebih dari tiga perempat dari 800 lebih surat yang ditulis Vincent sepanjang hidupnya ditujukan untuk Theo, termasuk surat pertama dan terakhirnya. Surat-surat Vincent dapat tetap ada hingga saat ini berkat Theo dan istrinya. Surat-surat yang ditulis Theo tidak banyak ditemukan karena Vincent tidak dapat menjaganya. Surat-surat tersebut telah dikumpulkan dan diterbitkan sebagai buku The Letters of Vincent van Gogh.<ref>{{cite web|title=Vincent van Gogh: The Letters|url=http://vangoghletters.org/vg|publisher=Van Gogh Museum|accessdate=20 Juli 2011}}</ref> Hubungan antara kedua kakak-beradik tersebut menjadi pembahasan utama dalam film Vincent & Theo (1990) yang disutradarai oleh Robert Altman. Itu juga menjadi bagian penting dalam film tahun 1956 berjudul Lust for Life yang disutradarai oleh Vincente Minnelli. Theo diperankan oleh aktor Inggris James Donald dan Vincent oleh bintang Hollywood Kirk Douglas. Selain itu, seorang mangaka asal Jepang, Hozumi, juga menjadikan Vincent dan Theo sebagai tema utama komiknya yang diterbitkan oleh Shogakukan pada tahun 2013, Sayonara Sorcier. Kematian Kesehatan Theo memburuk di bulan-bulan setelah kematian kakaknya. Ia sempat masuk ke Rumah Sakit Willem Arntz, sebuah rumah sakit jiwa di Den Dolder pada tanggal 18 November 1890. Ia telah diagnosis di Paris bahwa ia menderita kelumpuhan progresif dan umum. Pemeriksaan awal mengkonfirmasi diagnosis tersebut. Pada tanggal 1 Desember, catatan medisnya mengkonfirmasi bahwa ia mengalami seluruh gejala demensia paralitik, sebuah penyakit otak. Ia meninggal pada tanggal 25 Januari 1891. Penyebab kematiannya ditulis sebagai demensia paralitik sebagai akibat dari "keturunan, penyakit kronis, terlalu banyak bekerja, kesedihan". Pada tahun 1914, tubuh Theo digali dan dikuburkan ulang bersama kakaknya di Auvers-sur-Oise. Catatan Referensi Anonim (berinisial "H.H.H." dan "W.F.d.C.H."): Van Gogh, 's-Gravenhage, Nederland's Patriciaat 50, 1964, pp. 171–183. Hulsker, Jan: Vincent and Theo van Gogh: A Dual Biography, Ann Arbor, Fuller Publications, 1990. . Jansen, Leo, and Jan Robert: Kort geluk. De briefwisseling tussen Theo van Gogh en Jo Bonger, Waanders, Zwolle 1999. (also available in English). Rewald, John: Theo van Gogh, Goupil, and the Impressionists, Gazette des Beaux-Arts, January & February 1973, pp. 1–107; reprinted in Rewald, John: Studies in Post-Impressionism, Thames and Hudson, 1986, pp. 7–115 (no ISBN). Stolwijk, Chris, & Thomson, Richard: Theo van Gogh 1857–1891: Art dealer, collector and brother of Vincent, Waanders, Zwolle 1999. . Pranala luar John Lichfield, "Van Gogh's little brother goes on show", 1999, The Independent'', retrieved 27 January 2009 Tokoh dari Zundert Vincent van Gogh
adalah sebuah stasiun kereta api yang terletak di kota Ajigasawa, Prefektur Aomori, Jepang, yang dioperasikan oleh East Japan Railway Company (JR East). Jalur Stasiun Ajigasawa dilayani oleh Jalur Gonō. Stasiun tersebut berjarak 103.8 kilometer dari terminus jalur tersebut di . Referensi Pranala luar Ajigasawa, Aomori
Bab ash-Shaghir () juga disebut "Goristan al-Ghariban", adalah salah satu gerbang kota dari kota tua Damaskus di Suriah. Ia berupa sebuah jalan yang pada sisi sebelah kanan dan kiri jalannya terdapat tanah pemakaman. Ia terletak di arah barat daya Masjid Agung Umayyah. Makam Tokoh yang dikuburkan di pekuburan Babush Shaghir diantaranya: Adz-Dzahabi (w. 1347) Ibnu Qayyim al-Jauziyyah (w. 1350) Makam di Suriah
Pompei adalah sebuah kota dan komune yang terletak di Provinsi Napoli, region Campania, Italia. Kota ini berada di ketinggian 14 meter dengan jumlah penduduk sebesar 25.440 jiwa dan luas wilayah 12,42 km². Berbatasan dengan komune Boscoreale, Castellammare di Stabia, Sant'Antonio Abate, Santa Maria la Carità, Scafati dan Torre Annunziata. Referensi Pranala luar
Pelaju adalah salah satu desa di kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, Indonesia. Desa Pelaju merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sembakung. Pada awalnya Desa Pelaju merupakan sebagian dari Desa Lubakan Kecamatan Sembakung Kabupaten Bulungan dengan adanya pemekaran Kabupaten Nunukan, Pelaju menjadi wilayah dari Desa Tagul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur. Desa Pelaju adalah hasil dari pemekaran Desa Tagul pada tahun 2006, menjadi desa pelaju dengan luas wilayah 39. 368 Ha. dan memiliki 6 Rukun Tetangga (RT) Dengan jumlah penduduk 1193 jiwa Desa Pelaju berada dipinggir sungai Kecamatan Sembakung dengan tofografi dataran rendah dengan batas-batas wilayah berikut : Sebelah utara : berbatasan dengan Desa Tepian Sebelah selatan : berbatas dengan Desa Tagul Sebelah timur : berbatas dengan Kabupaten Tana Tidung Sebelah barat : berbatas dengan Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku Kab. Nunukan Saat ini (2019) terdapat 1 sekolah PAUD (Paud Iqha Alsi), 1 Sekolah Dasar (SDN 015 Sembakung), 2 Sekolah lanjutan (SMPN 5 Sembakung, SMK Yayasan Ulun Pagun Pelaju)
Aztek adalah peradaban Mesoamerika yang berkembang di kawasan tengah Meksiko pada zaman Pascaklasik sejak 1300 sampai 1521 tarikh Masehi. Masyarakat Aztek terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang mendiami kawasan tengah Meksiko, khususnya suku-suku bangsa penutur bahasa Nahuatl yang mendiami sebagian besar kawasan Mesoamerika sejak abad ke-14 sampai abad ke-16. Peradaban Aztek melahirkan sejumlah negara kota (altepetl). Beberapa di antaranya bergabung membentuk persekutuan, konfederasi politik, bahkan kekaisaran. Kekaisaran Aztek merupakan konfederasi tiga negara kota yang terbentuk pada 1427, yakni Tenochtitlan (negara kota orang Mexica atau orang Tenochca), Texcoco, dan Tlacopan. Negara kota Tlacopan sebelumnya merupakan bagian dari Kekaisaran Tepanek yang berpusat di negara kota Azcapotzalco. Meskipun sering kali dijadikan sebutan khusus bagi orang Mexica Tenochtitlan, istilah Aztek juga digunakan sebagai sebutan umum bagi negara-negara kota dan masyarakat Nahua di kawasan tengah Meksiko pada zaman pra-Spanyol maupun pada zaman penjajahan Spanyol (1521–1821). Definisi Aztek maupun orang Aztek sudah lama menjadi topik bahasan ilmiah semenjak ilmuwan Jerman, Alexander von Humboldt, melazimkan penggunaannya pada awal abad ke-19. Sebagian besar suku bangsa di kawasan tengah Meksiko pada zaman Pascaklasik memiliki ciri-ciri asasi budaya Mesoamerika yang sama, dan sejumlah besar ciri budaya Aztek tidak dapat begitu saja disebut sebagai ciri khas orang Aztek. Dengan alasan yang sama, gagasan "peradaban Aztek" sebaiknya dipahami sebagai salah satu ruang lingkup khusus dalam peradaban umum Mesoamerika. Peradaban kawasan tengah Meksiko mencakup budi daya tanaman jagung, penggolongan masyarakat menjadi kaum ningrat (pipiltin) dan rakyat jelata (macehualtin), penyembahan terhadap banyak dewa (Tezcatlipoca, Tlaloc, dan Quetzalcoatl), dan sistem penanggalan xiuhpohualli (penanggalan 365 hari) yang disisipi sistem penanggalan tonalpohualli (penanggalan 260 hari). Yang khas dari orang Mexica Tenochtitlan adalah dewa pelindungnya yang bernama Huitzilopochtli, piramida-piramida kembar, dan tembikar yang dikenal dengan sebutan Aztek I sampai IV. Semenjak abad ke-13, Lembah Meksiko sudah menjadi pusat populasi yang padat dan pusat pertumbuhan negara-negara kota. Orang Mexica datang belakangan ke Lembah Meksiko, dan mendirikan negara kota Tenochtitlan di pulau-pulau kecil yang gersang di Danau Texcoco, namun di kemudian hari menjadi suku bangsa yang paling berkuasa dalam Persekutuan Tiga Kaum Aztek atau Kekaisaran Aztek. Kekaisaran ini adalah sebuah kekaisaran pemungut upeti yang memperluas hegemoni politiknya sampai ke tempat-tempat yang jauh dari Lembah Meksiko dengan cara menaklukkan negara-negara kota lain di seluruh Mesoamerika pada penghujung zaman Pascaklasik. Kekaisaran Aztek terbentuk pada 1427 sebagai persekutuan negara kota Tenochtitlan, negara kota Texcoco, dan negara kota Tlacopan. Ketiga negara kota ini bersekutu demi mengalahkan orang Tepanek dari negara kota Azcapotzalco yang menguasai Lembah Meksiko. Tak seberapa lama kemudian, Texcoco dan Tlacopan diturunkan derajatnya menjadi rekan junior dalam persekutuan, dan Tenochtitlan menjadi yang paling berkuasa. Kekaisaran ini memperluas jangkauan kekuasaannya dengan memadukan perniagaan dan penaklukan militer. Kekaisaran Aztek bukanlah sebuah kekaisaran teritorial yang mengendalikan sebuah wilayah dengan cara menempatkan garnisun-garnisun militer dalam jumlah besar di provinsi-provinsi taklukan, melainkan sebuah kekaisaran yang menguasai negara-negara kota bawahannya dengan cara membina persahabatan dengan penguasa-penguasa bawahannya melalui perkawinan antarwangsa penguasa, dan dengan cara menyebarkan ideologi kekaisaran ke negara-negara kota bawahannya. Negara-negara kota bawahan diwajibkan mempersembahkan upeti kepada Kaisar Aztek yang digelari Huey Tlatoani sebagai sebuah siasat ekonomi untuk membatasi komunikasi dan perniagaan antarnegara di sekelilingnya yang membuat negara-negara ini terpaksa bergantung pada pusat demi mendapatkan barang-barang mewah. Mandala kekuasaan kekaisaran ini membentang sampai jauh ke pelosok selatan Mesoamerika melalui penaklukkan negara-negara kota yang terletak di pelosok selatan sejauh Chiapas dan Guatemala, serta mencakup kawasan Mesoamerika dari pesisir Samudra Pasifik sampai ke pesisir Samudra Atlantik. Luas mandala kekuasaan Kekaisaran Aztek mencapai puncaknya pada 1519, menjelang kedatangan sekelompok kecil conquistadores Spanyol di bawah pimpinan Hernán Cortés. Hernán Cortés bersekutu dengan negara-negara kota yang menentang orang Mexica, khususnya para penutur bahasa Nahuatl dari negara kota Tlaxcalteca serta negara-negara kota lainnya di Lembah Meksiko, termasuk Texcoco, bekas sekutu orang Mexica dalam Persekutuan Tiga Kaum. Setelah Tenochtitlan takluk pada 13 Agustus 1521, dan Kaisar Cuauhtemoc ditangkap, bangsa Spanyol mendirikan Kota Meksiko di atas puing-puing Tenochtitlan. Dari Kota Meksiko, bangsa Spanyol melancarkan usaha penaklukan dan penyatuan suku-suku bangsa Mesoamerika ke dalam Kekaisaran Spanyol. Dengan runtuhnya tatanan Kekaisaran Aztek pada 1521, bangsa Spanyol memberdayakan negara-negara kota bekas bawahan Kekaisaran Aztek untuk memerintah masyarakat pribumi melalui kaum ningratnya masing-masing. Bangsawan-bangsawan pribumi ini bersumpah setia kepada Raja Spanyol serta memeluk agama Kristen, sekurang-kurangnya secara nominal, demi mendapatkan pengakuan sebagai bangsawan dari Raja Spanyol. Para bangsawan bertindak selaku perantara untuk menyampaikan upeti dan mengerahkan tenaga kerja demi kepentingan majikan-majikan mereka yang baru sehingga memungkinkan terbentuknya pemerintahan kolonial Spanyol. Budaya dan sejarah Aztek lebih banyak diketahui dari bukti-bukti arkeologi yang ditemukan dalam usaha-usaha penggalian seperti penggalian Templo Mayor yang terkenal di Kota Meksiko, dari karya-karya tulis pribumi, catatan-catatan saksi mata dari para conquistadores Spanyol seperti Hernán Cortés maupun Bernal Díaz del Castillo, dan teristimewa dari penjabaran budaya serta sejarah Aztek yang disusun pada abad ke-16 dan abad ke-17 oleh para rohaniwan Spanyol dan para cerdik pandai Aztek dalam bahasa Spanyol maupun bahasa Nahuatl, misalnya Kodeks Firenze yang terkenal. Kodeks Firenze adalah kumpulan dua belas karya tulis dwibahasa (Spanyol dan Nahuatl) disertai ilustrasi yang disusun oleh seorang frater Fransiskan bernama Bernardino de Sahagún bersama para narasumber pribumi Aztek. Sumbangan penting bagi pengetahuan mengenai orang Nahua pascapenaklukan Spanyol adalah pelatihan para juru tulis pribumi untuk menulis teks-teks dengan huruf Latin dalam bahasa Nahuatl, terutama untuk keperluan setempat pada masa penjajahan Spanyol. Pada masa jayanya, peradaban Aztek memiliki khazanah tradisi mitologi dan keagamaan yang kaya dan rumit, serta menghasilkan karya-karya arsitektur dan seni rupa yang menakjubkan. Definisi Kata aztecatl (bentuk tunggal) dan aztecah (bentuk jamak) berarti "orang-orang dari Aztlan", yakni tempat yang dimitoskan sebagai negeri asal beberapa suku bangsa yang bermukim di kawasan tengah Meksiko. Istilah ini dulunya tidak dipakai sebagai endonim oleh masyarakat Aztek itu sendiri, namun terdapat dalam bermacam-macam riwayat migrasi orang Mexica yang mengisahkan tentang suku-suku bangsa yang bersama-sama bertolak meninggalkan Aztlan. Dalam salah satu riwayat pengembaraan meninggalkan Aztlan ini dikisahkan bahwa dewa pelindung suku Mexica, Huitzilopochtli, bersabda kepada para pengikutnya dalam pengembaraan itu bahwa "kini namamu bukan lagi Azteca, engkau sekarang bernama Mexitin (Mexica)". Sekarang ini istilah "Aztek" sering kali digunakan sebagai sebutan khusus bagi masyarakat Mexica di Tenochtitlan (lokasi Kota Meksiko sekarang ini) yang terletak di sebuah pulau di Danau Texcoco. Masyarakat Mexica Tenochtitlan sendiri menyebut diri mereka Mēxihcah (, sebuah sebutan kesukuan yang juga digunakan oleh masyarakat Tlatelolco), Tenochcah (, sebutan khusus bagi orang Mexica Tenochtitlan, tidak termasuk orang Mexica Tlatelolco) atau Cōlhuah (, sebutan yang mengacu pada silsilah kebangsawanan yang menjadi dasar ikatan kekerabatan antara mereka dan masyarakat Culhuacan). Adakalanya istilah ini juga digunakan sebagai sebutan bagi warga di kedua kota sekutu utama Tenochtitlan, yakni orang Acolhua di Texcoco, dan orang Tepanek di Tlacopan. Orang Acolhua, orang Tepanek, dan orang Mexica adalah suku-suku bangsa yang membentuk Persekutuan Tiga Kaum Aztek. Persekutuan ini memerintah sebuah negara yang kini sering kali disebut "Kekaisaran Aztek". Penggunaan istilah "Aztek" sebagai sebutan bagi kekaisaran yang berpusat di Tenochtitlan telah dikritik oleh Robert H. Barlow yang lebih suka menggunakan istilah "Culhua-Mexica", dan oleh Pedro Carrasco yang lebih suka menggunakan istilah "Kekaisaran Tenochca". Melalui tulisannya, Pedro Carrasco berpendapat bahwa "istilah Aztek tidak berguna dalam usaha memahami kerumitan suku bangsa di Meksiko kuno dan dalam usaha mengenali unsur dominan dalam entitas politik yang sedang kita kaji". Dalam konteks-konteks lain, istilah "Aztek" dapat berarti semua negara kota berikut suku-suku bangsa penghuninya, yang memiliki banyak kesamaan sejarah dan budaya dengan orang Mexica, orang Acolhua, serta orang Tepanek, dan yang sering kali juga menggunakan bahasa Nahuatl sebagai lingua franca. Salah satu contohnya adalah pengunaan istilah "Aztek" dalam buku Law and Politics in Aztec Texcoco karya Jerome A. Offner. Berdasarkan artian ini, "peradaban Aztek" dapat diartikan sebagai semua pola budaya yang paling lazim di antara orang-orang yang menghuni kawasan tengah Meksiko pada akhir kurun waktu Pascaklasik. Istilah "Aztek" juga dapat diperluas hingga mencakup semua kelompok di Meksiko tengah yang masuk ke dalam mandala Kekaisaran Aztek, baik itu secara politik maupun budaya. Jika digunakan untuk menjelaskan kelompok etnis, maka istilah "Aztek" mengacu kepada orang-orang yang menuturkan bahasa Nahuatl di Meksiko tengah pada zaman Pascaklasik berdasarkan kronologi Mesoamerika, khususnya orang Mexica, yakni kelompok etnis yang telah mendirikan sebuah mandala yang berpusat di Tenochtitlan. Istilah ini juga dapat mengacu kepada kelompok etnis yang terkait dengan Kekaisaran Aztek, seperti Acolhua, Tepanek, dan kelompok-kelompok lainnya yang berada di wilayah kekaisaran. Charles Gibson menyebutkan nama kelompok-kelompok di Meksiko tengah yang masuk ke dalam cakupan kajiannya yang berjudul The Aztecs Under Spanish Rule (1964). Kelompok-kelompok tersebut meliputi Culhuaque, Cuitlahuaque, Mixquica, Xochimilca, Chalca, Tepanek, Acolhuaque, dan Mexica. Pada zaman dahulu, istilah ini umumnya berlaku untuk semua kelompok etnis yang menuturkan bahasa Nahuatl, dan bahasa tersebut juga sebelumnya dijuluki "bahasa Aztek". Berdasarkan terminologi modern, kelompok etnis ini disebut suku Nahua. Sementara itu, dalam ilmu linguistik, istilah "Aztek" masih digunakan untuk menyebut salah satu cabang rumpun bahasa Uto-Aztek (kadang-kadang juga disebut rumpun bahasa Yuto-Nahua) yang meliputi bahasa Nahuatl dan kerabat-kerabat terdekatnya, bahasa Pochutec dan Pipil. Bagi orang Aztek, istilah "Aztek" bukanlah suatu endonim untuk kelompok etnis tertentu. Istilah tersebut merupakan istilah payung yang mengacu kepada beberapa kelompok etnis (dan tidak semuanya menuturkan bahasa Nahuatl) yang menyatakan diri sebagai keturunan orang-orang Aztlan. Alexander von Humboldt adalah orang yang mencetuskan penggunaan istilah "Aztek" pada zaman modern pada tahun 1810, sebagai sebuah istilah yang mengacu kepada semua orang yang memiliki ikatan dagang, adat, agama, dan bahasa dengan negara Mexica dan Persekutuan Tiga Kaum. Pada tahun 1843, setelah diterbitkannya karya William H. Prescott yang membahas tentang sejarah penaklukan Meksiko, istilah "Aztek" merupakan istilah yang paling sering digunakan, termasuk oleh para cendekiawan Meksiko pada abad ke-19 yang menganggap istilah tersebut sebagai cara untuk membedakan orang Meksiko modern dengan orang-orang Mexica pada zaman prapenaklukan. Ketepatan penggunaan istilah ini masih diperdebatkan, tetapi tetap saja istilah "Aztek" merupakan istilah yang paling lazim. Sejarah Sumber-sumber keterangan Keterangan yang ada mengenai sejarah Aztek berasal dari berbagai sumber. Peninggalan-peninggalan arkeologi (dari piramida sampai gubuk-gubuk jerami) dapat dimanfaatkan untuk memahami kehidupan masyarakat Aztek. Namun, arkeolog juga memerlukan keterangan dari sumber-sumber lain untuk menafsirkan konteks sejarah dari suatu artefak. Terdapat banyak sumber sejarah yang ditulis oleh penduduk asli maupun oleh orang Spanyol pada permulaan zaman penjajahan. Teks-teks ini mengandung keterangan-keterangan yang sangat berharga mengenai sejarah Aztek pada zaman prapenjajahan. Sumber-sumber tersebut menunjukkan sejarah politik berbagai negara kota Aztek dan garis keturunan penguasanya. Selain itu, sejarah Aztek juga disajikan di dalam kodeks-kodeks. Beberapa di antaranya hanya berisi gambar dan sering kali dilengkapi dengan glif-glif. Setelah penaklukan oleh bangsa Spanyol, banyak sumber sejarah lain yang ditulis dalam abjad Latin oleh orang Aztek yang melek huruf atau oleh frater Spanyol yang mewawancara penduduk asli mengenai adat istiadat dan kisah mereka. Teks berisi alfabet dan gambar yang menjadi sumber sejarah yang penting adalah Kodeks Mendoza dari awal abad ke-16, yang dinamai dari wali raja Spanyol di Meksiko yang pertama (dan pembuatan kodeks itu sendiri mungkin juga diperintahkan olehnya). Kodeks tersebut disusun untuk memberitahukan kepada penguasa monarki Spanyol mengenai struktur ekonomi dan politik di Aztek. Di dalam kodeks tersebut, terdapat keterangan tentang nama masyarakat berpemerintahan yang ditaklukan oleh Persekutuan Tiga Kaum Aztek, upeti yang dipersembahkan kepada Aztek, dan struktur kelas/gender di masyarakat mereka. Selain kodeks, terdapat pula tarikh-tarikh yang ditulis oleh sejarawan Nahua yang mencatat sejarah masyarakat berpemerintahan mereka. Tarikh-tarikh ini merupakan sejarah bergambar yang kemudian diubah menjadi tarikh yang ditulis dengan abjad Latin. Beberapa penulis tarikh dan kronik yang berasal dari golongan penduduk asli adalah Chimalpahin dari Amecameca-Chalco; Fernando Alvarado Tezozomoc dari Tenochtitlan; Alva Ixtlilxochitl dari Texcoco, Juan Bautista Pomar dari Texcoco, dan Diego Muñoz Camargo dari Tlaxcala. Terdapat pula catatan sejarah yang disusun oleh para conquistadores, seperti Bernal Díaz del Castillo yang menulis tentang sejarah penaklukan. Frater-frater Spanyol juga membuat dokumentasi dalam bentuk kronik dan catatan sejarah lainnya. Salah satu frater yang menyusun sumber sejarah yang penting adalah Toribio de Benavente Motolinia, salah satu dari dua belas misionaris Fransiskan pertama yang tiba di Meksiko pada tahun 1524. Tokoh Fransiskan lainnya yang turut bersumbangsih dalam melestarikan sejarah Aztek adalah Fray Juan de Torquemada, penulis Monarquia Indiana. Diego Durán dari Ordo Dominikan juga banyak menulis tentang agama pada masa prapenaklukan dan sejarah Mexica. Selain itu, Kodeks Firenze merupakan sumber sejarah yang sangat berharga mengenai agama, politik, struktur sosial, kalender, botani, zoologi, perdagangan, dan kerajinan Aztek pada zaman prapenjajahan. Kodeks ini juga berisi sejarah penaklukan oleh Spanyol dari sudut pandang Mexica. Kodeks tersebut disusun pada tahun 1545-1576 dalam rupa ensiklopedia etnografi yang ditulis dalam bahasa Spanyol dan Nahuatl oleh frater Fransiskan Bernardino de Sahagún dan oleh para informan dan juru tulis dari golongan penduduk asli. Sumber keterangan lainnya adalah budaya dan adat penutur bahasa Nahuatl saat ini. Penelitian peradaban Aztek sendiri sering kali dilandaskan pada metodologi ilmiah dan multidisipliner, yang memadukan keterangan arkeologi dengan etnosejarah dan etnografi. Meksiko Tengah pada zaman Klasik dan Pascaklasik Para ahli masih memperdebatkan apakah kota Teotihuacan memang dihuni oleh penutur bahasa Nahuatl, atau apakah orang Nahua masih belum tiba di wilayah Meksiko tengah pada zaman Klasik. Pada umumnya, para ahli sepakat bahwa orang-orang Nahua bukanlah penduduk asli Dataran Tinggi Meksiko tengah, tetapi mereka secara bertahap mendatangi wilayah tersebut dari Meksiko barat laut. Setelah runtuhnya Teotihuacan pada abad ke-6 M, sejumlah negara kota bangkit di Meksiko tengah. Beberapa dari antaranya (termasuk Cholula dan Xochicalco) kemungkinan dihuni oleh penutur bahasa Nahuatl. Menurut salah satu penelitian, orang Nahua awalnya menghuni wilayah Bajío. Jumlah penduduknya mencapai puncaknya pada abad ke-6, tetapi kemudian mengalami penurunan akibat kekeringan. Penurunan jumlah penduduk di Bajío bertepatan dengan kedatangan kelompok-kelompok baru di Lembah Meksiko, sehingga terdapat kemungkinan bahwa mereka adalah para penutur bahasa Nahuatl yang datang ke wilayah tersebut. Selama proses ini, mereka menggusur para penutur bahasa-bahasa Oto-Manguea. Orang-orang Nahua yang awalnya merupakan kelompok pemburu-pengumpul nomaden kemudian bercampur dengan peradaban-peradaban di Mesoamerika dan menyerap praktik keagamaan dan kebudayaannya, yang kelak menjadi landasan peradaban Aztek. Setelah tahun 900 M, pada zaman Pascaklasik, sejumlah kota yang dihuni oleh penutur bahasa Nahuatl telah menjadi kota yang kuat. Beberapa di antaranya adalah kota Tula di Hidalgo, Tenayuca dan Colhuacan di Lembah Meksiko, serta Cuauhnahuac di Morelos. Migrasi Mexica dan pendirian Tenochtitlan Orang-orang Mexica telah menggambarkan sejarah ketibaan mereka di Lembah Meksiko, seperti yang tercatat dalam sumber-sumber etnosejarah dari zaman penjajahan. Etnonim Aztek (Nahuatl: Aztecah) berarti "orang dari Aztlan". Aztlan diyakini merupakan tempat asal mereka di utara. Maka dari itu, istilah ini berlaku untuk semua orang yang menyatakan dirinya sebagai keturunan orang-orang yang berasal dari tempat tersebut. Kisah migrasi suku Mexica menceritakan bagaimana mereka berkelana dengan suku-suku lain, termasuk Tlaxcalteca, Tepanek, dan Acolhua, tetapi pada akhirnya dewa Huitzilopochtli memerintahkan kepada mereka untuk memisahkan diri dari suku-suku Aztek lainnya dan mengambil nama "Mexica". Pada saat ketibaan mereka, sudah banyak negara kota Aztek di wilayah tersebut. Beberapa di antaranya yang paling kuat adalah Colhuacan di selatan dan Azcapotzalco di barat. Suku Tepanek di Azcapotzalco kemudian mengusir orang-orang Mexica dari Chapultepec. Pada tahun 1299, seorang penguasa Colhuaca yang bernama Cocoxtli mengizinkan suku Mexica menetap di wilayah yang tandus di Tizapan. Di tempat tersebut, mereka berasimilasi dalam budaya Culhuaca. Garis keturunan bangsawan Colhuaca dapat ditilik kembali ke negara kota Tula yang legendaris. Melalui pernikahan dengan keluarga-keluarga Colhua, orang Mexica dapat membuat klaim yang sama. Setelah sempat tinggal di Colhuacan, suku Mexica lagi-lagi diusir dan mereka terpaksa mengembara. Menurut legenda Aztek, pada tahun 1323, orang-orang Mexica melihat penampakan elang yang bertengger di atas kaktus nopal dan sedang memakan seekor ular. Penampakan ini menggenapi nubuat bahwa mereka akan mendirikan permukiman merema di tempat tersebut. Maka didirikanlah kota Tenochtitlan di sebuah pulau kecil yang berawa-rawa di Danau Texcoco. Tahun 1325 biasanya dianggap sebagai tahun pendirian kota tersebut. Pada tahun 1376, keluarga kerajaan Mexica juga didirikan setelah Acamapichtli (anak dari ayah seorang Mexica dan ibu seorang Colhua) terpilih sebagai Huey Tlatoani yang pertama di kota Tenochtitlan. Penguasa-penguasa Mexica awal Dalam kurun waktu 50 tahun setelah pendirian keluarga kerajaan Mexica yang pertama, para penguasa dari keluarga kerajaan tersebut tunduk kepada Azcapotzalco dan membayarkan upeti kepada mereka. Azcapotzalco sendiri telah menjadi kekuatan regional pada masa kekuasaan Tezozomoc. Mexica membantu mengirimkan pasukan untuk membantu Azcapotzalco dalam perang penaklukan, dan sebagai imbalannya Mexica mendapatkan sebagian dari upeti yang dipungut dari negara kota yang telah dikalahkan. Dengan ini, kedudukan politik dan ekonomi Tenochtitlan pun mulai mengalami perkembangan. Pada tahun 1396, setelah kematian Acamapichtli, putranya yang bernama Huitzilihhuitl (Nahuatl: "bulu kolibri") naik ke tampuk kekuasaan. Ia menikahi anak perempuan Tezozomoc, alhasil hubungan Tenochtitlan dengan Azcapotzalco masih tetap erat. Putra Huitzilihhuitl yang bernama Chimalpopoca menjadi penguasa Tenochtitlan pada tahun 1417. Kemudian, pada tahun 1418, Azcapotzalco mengobarkan perang melawan suku Acolhua di Texcoco dan membunuh penguasa mereka, Ixtlilxochitl. Walaupun Ixtlilxochitl sudah menikah dengan anak perempuan Chimalpopoca, Mexica tetap mendukung Tezozomoc. Tezozomoc tutup usia pada tahun 1426, dan anak-anaknya kemudian saling memperebutkan kekuasaan. Di tengah berkecamuknya konflik ini, Chimalpopoca menjemput ajalnya; kemungkinan ia dibunuh oleh anak laki-laki Tezozomoc, Maxtla, yang menganggapnya sebagai pesaing. Itzcoatl, saudara laki-laki Huitzilihhuitl dan paman Chimalpopoca, terpilih sebagai tlatoani Mexica yang berikutnya. Mexica pun berperang melawan Azcapotzalco, dan Itzcoatl menggagas persekutuan dengan Nezahualcoyotl (anak penguasa Texcoco yang sebelumnya tewas terbunuh) dalam perang melawan Maxtla. Itzcoatl juga bersekutu dengan saudara kandung Maxtla, Totoquihuaztli, yang menjabat sebagai penguasa Tlacopan. Maka Tenochtitlan, Texcoco, dan Tlacopan bersama-sama mengepung Azcapotzalco, dan pada tahun 1428, mereka berhasil menghancurkan kota Azcapotzalco dan mengorbankan Maxtla. Berkat kemenangan ini, Tenochtitlan menjadi kota yang paling berkuasa di Lembah Meksiko, dan persekutuan di antara ketiga negara kota tersebut menjadi landasan Kekaisaran Aztek kelak. Sesudah peristiwa ini, Itzcoatl mencoba mengukuhkan kekuasaan Tenochtitlan dengan menaklukkan negara-negara kota di selatan Danau Texcoco, termasuk Culhuacan, Xochimilco, Cuitlahuac, dan Mizquic. Itzcoatl kemudian melancarkan serangan ke Lembah Morelos dan berhasil menundukkan negara kota Cuauhnahuac (kini Cuernavaca). Penguasa awal Kekaisaran Aztek Motecuzoma I Ilhuicamina Pada tahun 1440, Motecuzoma I Ilhuicamina (secara harfiah berarti "ia terlihat muram seperti seorang penguasa" atau "ia menembak ke langit") terpilih sebagai tlatoani. Ia adalah putra Huitzilihhuitl dan saudara kandung Chimalpopoca. Ia pernah menjadi pemimpin perang yang mengabdi untuk pamannya, Itzcoatl, selama perang melawan Tepanek. Setiap kali tlatoani baru mulai berkuasa di negara kota yang dominan, sering kali kota-kota yang sebelumnya telah ditundukkan mulai membangkang dan menolak membayarkan upeti. Maka dari itu, tlatoani memulai masa kekuasaan mereka dengan mengobarkan "perang penobatan", sering kali melawan bawahan-bawahan yang berani memberontak, tetapi kadang-kadang juga untuk menunjukkan keandalan mereka dengan menaklukkan wilayah baru. Motecuzoma mencobai kota-kota di sekitaran Lembah Meksiko dengan meminta pengiriman tenaga kerja untuk memperbesar Templo Mayor. Hanya kota Chalco yang berani menentang perintah sang tlatoani, dan permusuhan antara kota Chalco dan Tenochtitlan berlangsung hingga dasawarsa 1450-an. Motecuzoma lalu menaklukkan kembali kota-kota di Lembah Morelos dan Guerrero, dan kemudian juga menaklukkan wilayah baru di wilayah Huaxtec di Veracruz utara dan wilayah Mixtec di Coixtlahuaca dan sebagian besar wilayah Oaxaca. Ia juga merambah ke wilayah Veracruz tengah dan selatan dengan menaklukkan Cosamalopan, Ahuilizapan, dan Cuetlaxtlan. Pada masa ini, negara kota Tlaxcala, Cholula, dan Huexotzinco menjadi pesaing utama Tenochtitlan, dan mereka mengirim pasukan ke kota-kota yang diserang oleh Tenochtitlan. Maka dari itu, Motecuzoma melancarkan perang berskala kecil terhadap ketiga kota tersebut. Perang ini disebut "Perang Bunga" (Nahuatl: xochiyaoyotl), dan tujuannya mungkin adalah untuk membuat mereka lelah berperang. Motecuzoma juga memperkuat struktur politik Persekutuan Tiga Kaum Aztek. Saudaranya, Tlacaelel, berperan sebagai penasihat utamanya (Nahuatl: Cihuacoatl) sekaligus sebagai tokoh yang memrakarsai reformasi-reformasi politik, mengukuhkan kekuasaan golongan bangsawan (Nahuatl: pipiltin), memberlakukan sejumlah undang-undang, serta memulai praktik yang mengizinkan penguasa di wilayah yang baru saja ditaklukan untuk tetap berada di tampuk kekuasaan asalkan ia menyatakan kesetiaannya kepada tlatoani Mexica. Axayacatl dan Tizoc Pada tahun 1469, orang yang menjadi penguasa berikutnya adalah Axayacatl (Nahuatl: "topeng air"), yang merupakan anak dari pasangan Tezozomoc (putra Itzcoatl) dan Atotoztli (putri Motecuzoma I). Ia mengobarkan "perang penobatan" melawan orang-orang Zapotek di Tanah Genting Tehuantepec. Axayacatl juga menaklukkan negara kota Mexica di Tlatelolco, yang terletak di bagian utara pulau tempat berdirinya Tenochtitlan. Penguasa Tlatelolco yang bernama Moquihuix sebelumnya menikah dengan saudara perempuan Axayacatl. Tuduhan perlakuan kejam terhadap sang istri dijadikan sebagai dalih untuk menyerbu Tlatelolco agar Tenochtitlan dapat mengendalikan pasarnya. Axayacatl lalu menaklukkan wilayah Guerrero tengah dan juga berperang melawan suku Otomi dan Matlatzinca di Lembah Toluca. Lembah Toluca merupakan wilayah yang memisahkan Aztek dari negara Taraska di Michoacan. Axayacatl kemudian mengobarkan perang melawan Taraska (Nahuatl: Michhuahqueh), tetapi pada tahun 1478–79, Taraska berhasil memukul mundur pasukan Aztek. Axayacatl mengalami kekalahan besar dalam pertempuran Tlaximaloyan (kini Tajimaroa), alhasil sebagian besar dari 32.000 prajuritnya gugur dalam pertempuran dan ia hampir tidak dapat melarikan diri ke Tenochtitlan bersama dengan pasukannya yang tersisa. Setelah kematian Axayacatl pada tahun 1481, kakaknya yang bernama Tizoc terpilih sebagai penguasa. Bertepatan dengan penobatannya, ia mengobarkan "perang penobatan" melawan suku Otomi di Metztitlan, tetapi ia mengalami kegagalan dan hanya dapat memperoleh 40 tawanan untuk dikorbankan dalam upacara penobatannya. Hal ini dianggap sebagai tanda-tanda kelemahan pemimpin yang baru, sehingga banyak kota-kota pembayar upeti yang memberontak, dan masa kekuasaan Tizoc yang singkat pun disibukkan oleh upaya untuk memadamkan pemberontakan dan mempertahankan wilayah yang sebelumnya ditaklukan oleh para pendahulunya. Tizoc menjemput ajalnya secara mendadak pada tahun 1485, walaupun terdapat kemungkinan bahwa ia diracuni oleh saudaranya, Ahuitzotl, yang kemudian menggantikannya sebagai tlatoani. Tizoc sendiri paling dikenal sebagai asal nama Batu Tizoc, yakni sebuah pahatan monumental (Nahuatl: temalacatl) yang menggambarkan penaklukan-penaklukan yang dilancarkan oleh Tizoc. Ahuitzotl Penguasa yang berikutnya adalah Ahuitzotl (Nahuatl: "monster air"), saudara Axayacatl dan Tizoc. Ia pernah menjadi pemimpin perang pada masa kekuasaan Tizoc. Seperti biasanya, Ahuitzotl memulai pemerintahannya dengan mengobarkan "perang penobatan" yang berhasil memadamkan pemberontakan di Lembah Toluca dan menaklukkan Jilotepec dan berbagai wilayah di Lembah Meksiko utara. Kampanye militer ke wilayah pesisir teluk pada tahun 1521 juga sangat berhasil. Selain itu, Ahuitzotl dikenal karena ia memperbesar Templo Mayor dan meresmikannya pada tahun 1487. Untuk upacara peresmiannya, mereka mengundang para penguasa dari semua kota yang telah ditundukkan. Mereka lalu menyaksikan upacara pengorbanan manusia yang dahsyat. Beberapa sumber memperkirakan bahwa 80.400 tawanan dikorbankan dalam kurun waktu empat hari. Kemungkinan jumlah tumbal yang sebenarnya jauh lebih kecil, tetapi angkanya masih mencapai ribuan. Ahuitzotl juga mendirikan bangunan-bangunan monumental di berbagai tempat seperti Calixtlahuaca, Malinalco, dan Tepoztlan. Setelah meletusnya pemberontakan di kota Alahuiztlan dan Oztoticpac di Guerrero utara, ia memerintahkan agar semua warga di kota-kota tersebut dibantai dan digantikan oleh para pemukim dari Lembah Meksiko. Ia juga mendirikan pertahanan di Oztuma untuk menghadapi ancaman dari negara Taraska. Penguasa-penguasa terakhir dan penaklukan oleh Spanyol Motecuzoma II Xocoyotzin dikenal sebagai penguasa pada masa ketika Aztek dirongrong oleh orang-orang Spanyol dan sekutu mereka di Mesoamerika. Ia naik ke tampuk kekuasaan setelah kematian Ahuitzotl. Motecuzoma Xocoyotzin (Nahuatl: "ia terlihat muram seperti seorang penguasa, anak bungsu") adalah anak Axayacatl, dan sebelumnya juga berpengalaman sebagai pemimpin perang. Masa kekuasaannya diawali seperti biasanya. Ia melancarkan "perang penobatan" untuk menunjukkan kecakapannya sebagai seorang pemimpin. Ia menyerang kota benteng Nopallan di Oaxaca dan menundukkan wilayah-wilayah yang bersebelahan dengan kekaisaran. Ia menaklukkan banyak wilayah di Guerrero, Oaxaca, Puebla. Ia bahkan juga berhasil menaklukkan wilayah Xoconochco di Chiapas. Selain itu, ia menggalakkan perang bunga melawan Tlaxcala dan Huexotzinco, dan berhasil membentuk persekutuan dengan Cholula. Di dalam negeri, ia mempersulit mobilitas sosial bagi rakyat jelata (Nahuatl: macehualtin) yang ingin menjadi pipiltin dengan cara menunjukkan keandalannya dalam peperangan. Ia juga mengeluarkan aturan yang membatasi jenis barang-barang mewah yang dapat dinikmati oleh rakyat jelata. Pada tahun 1517, Motecuzoma mendegar kabar mengenai kedatangan para prajurit asing di pesisir Teluk Meksiko di dekat Cempoallan. Ia mengirim utusan untuk menyambut mereka, dan ia memerintahkan kepada bawahannya di wilayah tersebut untuk terus mengabarinya apabila ada orang-orang asing lain yang datang. Pada tahun 1519, ia mendapatkan kabar tentang kedatangan armada Spanyol yang dipimpin oleh Hernán Cortés. Cortés kemudian pergi ke Tlaxcala dan membentuk persekutuan dengan musuh bebuyutan Aztek tersebut. Pada tanggal 8 November 1519, Motecuzoma II menerima Cortés dan pasukannya di jalan masuk selatan Tenochtitlan, dan ia mengajak mereka untuk singgah di Tenochtitlan sebagai tamu. Ketika pasukan Aztek menghancurkan perkemahan Spanyol di pesisir Teluk Meksiko, Cortés memerintahkan kepada Motecuzoma agar ia menghukum mati para komandan yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan Motecuzoma menuruti permintaan tersebut. Pada saat ini, orang-orang Spanyol sudah menawan Motecuzoma di istananya sendiri. Bawahan-bawahan Motecuzoma dapat melihat hal ini dengan jelas, sehingga mereka semakin membenci orang Spanyol. Pada Juni 1520, terjadi perselisihan yang berujung pada pembantaian di Templo Mayor, dan kemudian orang-orang Mexica memberontak melawan Spanyol. Motecuzoma tewas selama konflik ini, kemungkinan dibunuh oleh orang Spanyol saat mereka lari dari Tenochtitlan atau oleh orang-orang Mexica sendiri karena ia dicap sebagai pengkhianat. Kerabat dan penasihat Motecuzoma yang bernama Cuitláhuac menggantikannya sebagai tlatoani dan ia berusaha mempertahankan Tenochtitlan dari gempuran Spanyol dan penduduk asli yang bersekutu dengan mereka. Ia hanya berkuasa selama 80 hari; kemungkinan ia meninggal akibat wabah variola, meskipun sumber-sumber sejarah awal tidak menyebutkan penyebabnya. Ia digantikan oleh Cuauhtémoc, tlatoani Mexica terakhir. Ia tetap gigih dalam mempertahankan Tenochtitlan. Namun, kota Tenochtitlan pada akhirnya jatuh ke tangan Spanyol, dan ia ditangkap pada tanggal 13 Agustus 1521. Maka dimulailah penjajahan Spanyol di wilayah Meksiko tengah. Cuauhtémoc menjadi tawanan hingga ia disiksa dan dihukum mati atas perintah Cortés (konon akibat pengkhianatan) selama ekspedisi ke Honduras yang mengalami kegagalan pada tahun 1525. Masyarakat dan politik Bangsawan dan rakyat jelata Golongan tertinggi dalam pelapisan masyarakat Aztek adalah pīpiltin atau kaum bangsawan. Status pilli diturunkan secara turun temurun dan memberikan berbagai keistimewaan, seperti hak untuk mengenakan pakaian yang indah dan menggunakan barang-barang mewah, serta hak untuk memiliki tanah dan mengarahkan para pekerja corvée. Bangsawan yang paling kuat disebut teuctin. Mereka juga dapat memegang jabatan tinggi di pemerintahan atau menjadi pemimpin perang. Secara keseluruhan, kelompok bangsawan mencakup sekitar 5% populasi. Golongan rakyat jelata disebut mācehualtin. Awalnya golongan ini mencakup para petani, tetapi kemudian juga meliputi semua golongan pekerja rendahan. Eduardo Noguera memperkirakan bahwa hanya dua puluh persen dari populasi Aztek yang bermata pencaharian di bidang pertanian dan produksi pangan. Delapan puluh persen lainnya adalah prajurit, pengrajin, dan pedagang. Pada akhirnya, sebagian besar mācehualli bekerja di bidang seni dan kerajinan. Karya-karya mereka menjadi sumber pendapatan utama kota. Macehualtin bisa dijadikan budak (Nahuatl: tlacotin), misalnya jika mereka menjual diri kepada bangsawan akibat utang atau kemiskinan, tetapi status budak tidak diturunkan secara turun temurun. Beberapa macehualtin tidak memiliki tanah dan bekerja di bawah seorang penguasa (Nahuatl: mayehqueh), sementara sebagian besar dari rakyat jelata tergabung ke dalam calpolli yang membolehkan mereka menggarap tanah di calpolli tersebut. Rakyat jelata dapat memperoleh keistimewaan seperti bangsawan dengan menunjukkan keandalan mereka selama perang. Apabila seorang prajurit berhasil menawan musuh, ia mendapatkan hak untuk mengenakan lambang, senjata, atau pakaian tertentu, dan semakin banyak tawanan yang ditangkap, maka pangkat dan martabatnya semakin meningkat. Keluarga dan gender Dalam sistem keluarga Aztek, warisan diberikan kepada anak laki-laki dan perempuan. Maka dari itu, perempuan bisa mempunyai harta benda seperti laki-laki, alhasil mereka menikmati kebebasan ekonomi yang cukup besar. Laki-laki dan perempuan dalam masyarakat Aztek dituntut untuk memenuhi peranan gender mereka. Laki-laki bekerja di luar rumah sebagai petani, pedagang, pengrajin, dan prajurit, sementara perempuan mengurus rumah tangga. Walaupun begitu, perempuan juga bisa menjadi pedagang kecil, dokter, imam, dan bidan. Selain itu, berperang merupakan kegiatan yang sangat dihargai dalam masyarakat Aztek, dan pekerjaan perempuan secara metaforis digambarkan seperti perang. Pekerjaan perempuan juga dianggap sama pentingnya dalam menjaga keseimbangan dunia dan dalam memuaskan para dewa. Oleh sebab itu, para ahli menggambarkan ideologi gender Aztek bukan sebagai ideologi yang mengatur hierarki gender, tetapi sebagai ideologi dengan peranan gender yang saling mengisi; dalam kata lain, peranan-peranan tersebut terpisah, tetapi dianggap setara. Di kalangan bangsawan, pernikahan sering dijadikan strategi politik. Para bangsawan rendah menikahkan putri-putri mereka dengan laki-laki dari garis keturunan yang lebih bergengsi, dan status yang lebih bergengsi tersebut kemudian akan diturunkan kepada anaknya. Bangsawan-bangsawan sering kali mempraktikkan poligami. Namun, poligami bukanlah hal yang lumrah di kalangan rakyat jelata, dan beberapa sumber bahkan menyatakan bahwa praktik tersebut dilarang. Altepetl dan calpolli Satuan organisasi politik yang utama di peradaban Aztek adalah negara kota, dalam bahasa Nahuatl disebut altepetl (yang berarti "gunung air"). Altepetl dipimpin oleh seorang penguasa yang disebut tlatoani. Di setiap altepetl, terdapat satu ibu kota yang menjadi pusat keagamaan, ekonomi, dan politik. Altepetl juga menjadi identitas etnis penduduknya, walaupun altepetl bisa saja dihuni oleh kelompok-kelompok yang menuturkan bahasa-bahasa yang berbeda. Setiap altepetl menganggap diri mereka terpisah dari altepetl lain, dan perang sering kali dikobarkan oleh satu altepetl melawan altepetl yang lainnya. Dengan ini, orang-orang Aztek penutur bahasa Nahuatl dari satu altepetl akan bersolider dengan penutur bahasa lain yang tinggal di altepetl yang sama, tetapi bermusuhan dengan penutur bahasa Nahuatl di altepetl lain. Di Cekungan Meksiko, altepetl terbagi menjadi calpolli, yang berfungsi sebagai satuan organisasi bagi rakyat jelata. Di Tlaxcala dan Lembah Puebla, altepetl terdiri dari satuan-satuan teccalli yang dikepalai oleh seorang penguasa (Nahuatl: tecutli) yang mengendalikan wilayah tersebut dan mendistribusikan hak atas tanah kepada rakyat. Calpolli pernah menjadi satuan wilayah tempat rakyat bekerja dan menggarap lahan, karena lahan tidak dimiliki secara pribadi. Kadang-kadang calpolli juga menjadi satuan kekerabatan seperti jaringan keluarga yang saling terhubung lewat pernikahan. Para pemimpin calpolli mungkin adalah atau mungkin bisa menjadi anggota golongan bangsawan, dan jika mereka memang bangsawan, mereka dapat mewakili kepentingan calpollis di pemerintahan altepetl. Di Lembah Morelos, arkeolog Michael E. Smith memperkirakan bahwa altepetl biasanya memiliki jumlah penduduk yang berkisar antara 10.000 hingga 15.000 jiwa, dan mencakup wilayah seluas 70 hingga 100 kilometer persegi. Di Lembah Morelos, altepetl yang ada lebih kecil. Smith berpendapat bahwa altepetl bukanlah sebuah satuan wilayah, tetapi merupakan sebuah satuan politik yang terdiri dari para penduduk yang setia kepada penguasanya. Ia membedakan kedua hal ini, karena terdapat suatu wilayah dengan permukiman-permukiman kecil yang setia kepada altepetl-altepetl yang berbeda. Persekutuan Tiga Kaum Aztek Kekaisaran Aztek diperintah secara tidak langsung. Seperti kekaisaran-kekaisaran di Eropa, Kekaisaran Aztek dihuni oleh berbagai macam kelompok etnis. Namun, keduanya tidak bisa disamakan, karena Kekaisaran Aztek merupakan sistem pemungutan upeti dan bukan sistem pemerintahan yang terpusat. Sejarawan Ross Hassig berpendapat bahwa Persekutuan Tiga Kaum Aztek sebaiknya digolongkan sebagai kekaisaran tidak resmi atau hegemonis, karena negara tidak memiliki kekuasaan mutlak atas wilayah yang telah ditaklukan; mereka hanya meminta upeti, dan militer hanya akan dikerahkan ke wilayah-wilayah tersebut untuk memastikan pembayaran upeti. Persekutuan Tiga Kaum Aztek juga merupakan kekaisaran dengan wilayah yang terputus-putus; sebagai contoh, wilayah Xoconochco yang terletak di ujung tenggara sama sekali tidak terhubung dengan wilayah inti Aztek. Sifat hegemonis Kekaisaran Aztek dapat dilihat dari fakta bahwa wewenang para penguasa setempat dikembalikan seperti semula meskipun negara kota mereka telah ditaklukan, dan Aztek biasanya tidak ikut campur dalam urusan setempat asalkan upeti tetap dibayarkan. Negara-negara kota ini dibuat patuh dengan adanya jaringan para elit yang saling terkait lewat hubungan pernikahan atau berbagai macam pertukaran lainnya. Walaupun begitu, Kekaisaran Aztek dapat memperluas wilayah mereka dengan mengendalikan wilayah-wilayah strategis di perbatasan. Pendekatan mereka terhadap wilayah semacam ini bersifat langsung, dan mereka tidak segan-segan mengirim pasukan untuk menaklukkan dan mengendalikan wilayah tersebut. Wilayah-wilayah strategis sering kali tidak dipungut upeti. Aztek bahkan berupaya mengukuhkan kekuasaannya di wilayah tersebut dengan menempatkan pasukan, mengangkat seorang penguasa boneka, atau bahkan memindahkan penduduk dari pusat. Maka dari itu, wilayah yang terletak di luar daerah inti Aztek di Lembah Meksiko dibedakan berdasarkan kestrategisannya. Beberapa wilayah dijadikan provinsi pembayar upeti, dan upeti tersebut memastikan kestabilan ekonomi di kekaisaran, sementara yang lainnya adalah provinsi strategis yang menjadi landasan untuk memperluas wilayah. Meskipun bentuk pemerintahan Persekutuan Tiga Kaum Aztek sering disebut sebagai "kekaisaran", sebenarnya sebagian besar wilayah di kekaisaran tersebut terbagi menjadi berbagai negara kota yang disebut altepetl. Altpetl dipimpin oleh seorang tlatoani dari keluarga bangsawan yang sah. Pada permulaan sejarah Aztek, altepetl mengalami pertumbuhan pesat dan saling bersaing. Altepetl masih menjadi bentuk utama organisasi di tingkatan setempat bahkan setelah pembentukan Persekutuan Tiga Kaum Aztek pada tahun 1427. Salah satu alasan mengapa Kekaisaran Aztek dapat mempertahankan hegemoninya adalah karena altepetl merupakan satuan politik regional yang berdaya guna. Ekonomi Pertanian Seperti puak-puak lainnya di Mesoamerika, masyarakat Aztek sangat bertumpu pada pertanian jagung. Selain jagung, tanaman-tanaman utama di peradaban Aztek meliputi kacang-kacangan, labu, cabai, dan amaranth. Pertanian secara intensif dimungkinkan oleh lingkungan yang lembap di Lembah Meksiko serta keberadaan danau-danau dan rawa-rawa. Salah satu metode yang paling penting di lingkungan seperti ini adalah chinampa, yakni pulau buatan yang dapat mengubah perairan dangkal menjadi perkebunan yang sangat subur dan dapat ditanami sepanjang tahun. Chinampa dibuat dari lapisan-lapisan lumpur yang berasal dari dasar danau dan juga dari berbagai tumbuh-tumbuhan. Pulau-pulau buatan tersebut dipisahkan oleh terusan-terusan kecil, dan para petani dapat berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya dengan menggunakan kano. Tanah di chinampa sangatlah subur, dan rata-rata dapat dipanen sebanyak tujuh kali setiap tahunnya. Berdasarkan hasil panen dari chinampa yang ada saat ini, diperkirakan bahwa satu hektare chinampa dapat memberi makan 20 orang, sementara 9.000 hektare chinampa dapat memenuhi kebutuhan pangan 180.000 orang. Orang-orang Aztek semakin memutakhirkan pertanian mereka dengan membangun sistem irigasi. Walaupun sebagian besar kegiatan pertanian berlangsung di luar wilayah yang berpenduduk padat, terdapat pula metode pertanian berskala kecil di dalam kota. Setiap keluarga memiliki sebidang tanah yang ditanami dengan jagung, buah-buahan, herbal, dan tanaman-tanaman penting lainnya. Setelah Tenochtitlan menjadi kota yang besar, air dipasok lewat akuaduk dari mata air di tepi danau, dan mereka juga membuat sistem pengumpulan kotoran manusia untuk dijadikan pupuk. Berkat kemampuan mereka dalam bercocok tanam, pertanian Aztek dapat memenuhi kebutuhan pangan para penduduk di kota besar. Danau juga merupakan sumber protein yang kaya dari hewan-hewan air seperti ikan, amfibi, udang, serangga dan telur serangga, serta unggas air. Berkat tersedianya berbagai sumber protein, mereka tidak terlalu memerlukan daging hewan-hewan yang telah didomestikasi (mereka hanya punya kalkun dan anjing), dan para ahli telah memperkirakan bahwa penduduk di Lembah Meksiko tidak kekurangan protein. Kerajinan dan perdagangan Berkat kelebihan pangan, masyarakat Aztek dapat bekerja di luar bidang produksi pangan. Selain memastikan ketersediaan pangan di rumah, perempuan membuat tenunan dari serat agave dan kapas. Laki-laki juga menjadi pengrajin keramik, alat-alat dari obsidian dan rijang, atau barang-barang mewah seperti barang yang terbuat dari manik-manik dan bulu burung serta alat-alat musik. Kadang-kadang seluruh calpollis hanya mengerjakan satu macam kerajinan saja. Di beberapa situs arkeologi, bahkan telah ditemukan daerah-daerah besar yang hanya memusatkan perhatian pada satu bidang kerajinan semata. Orang-orang Aztek tidak banyak membuat barang-barang logam, tetapi mereka sudah menguasai teknologi peleburan emas, dan mereka memadukan emas dengan batu-batu mulia lainnya seperti giok dan pirus. Barang-barang yang terbuat dari tembaga biasanya diimpor dari Taraska. Perdagangan Produk-produk didistribusikan di jaringan pasar; beberapa pasar berspesialisasi dalam satu jenis komoditas (contohnya pasar anjing di Acolman), sementara pasar-pasar lain memperdagangkan berbagai jenis barang. Pasar-pasar diatur oleh pengawas yang menentukan barang apa saja yang boleh dijual dan juga menghukum mereka yang menipu konsumen atau menjual barang palsu atau bermutu di bawah standar. Kota-kota biasanya memiliki pasar mingguan (setiap 5 hari), sementara pasar di kota-kota besar dibuka setiap harinya. Cortés melaporkan bahwa pasar di pusat Tlatelolco dikunjungi oleh 60.000 orang setiap tahunnya. Beberapa penjual barang di pasar tersebut adalah penjual kecil-kecilan; para petani menjual hasil panen mereka, para pengrajin menjual bejana-bejana buatan mereka, dan sebagainya. Pedagang-pedagang lainnya merupakan pedagang profesional yang datang dari satu pasar ke pasar lainnya untuk memperoleh laba. Pochteca adalah pedagang jarak jauh yang tergabung ke dalam gilda-gilda. Mereka melakukan perjalanan ke berbagai wilayah Mesoamerika dan membawa kembali barang-barang mewah yang eksotis, dan mereka bertindak sebagai hakim dan pengawas di pasar Tlatelolco. Ekonomi Aztek sangat terkomersialisasi, tetapi lahan dan tenaga kerja tidak dianggap sebagai komoditas, walaupun beberapa bangsawan dapat saling memperdagangkan lahan-lahan jenis tertentu. Terdapat beberapa jenis uang di peradaban Aztek. Barang-barang bernilai rendah dibeli dengan menggunakan biji kakao (yang harus diimpor dari dataran rendah). Di pasar-pasar Aztek, harga seekor kelici kecil adalah 30 biji, harga telur kalkun adalah 3 biji, dan satu tamale sama dengan satu biji. Untuk barang-barang yang lebih mahal, uang yang digunakan adalah kain kapas dengan panjang standar yang disebut quachtli. Terdapat berbagai macam quachtli, dari yang bernilai 65 hingga 300 biji kakao. Uang yang diperlukan untuk menunjang kehidupan seorang rakyat jelata selama setahun di Tenochtitlan adalah 20 quachtli. Upeti Altepetl yang ditaklukan oleh Aztek dipaksa membayar upeti. Upeti tersebut biasanya berupa barang-barang yang paling berharga di wilayah setempat. Beberapa halaman di Kodeks Mendoza mencantumkan daftar kota pembayar upeti dan jenis-jenis upeti yang mereka persembahkan. Upeti yang diberikan tidak hanya berupa barang-barang mewah seperti bulu burung, pakaian yang indah, atau manik-manik batu hijau, tetapi juga bisa berupa barang-barang untuk keperluan sehari-hari seperti pakaian, kayu bakar, dan makanan. Upet biasanya dibayarkan dua atau empat kali setiap tahunnya. Hasil penggalian arkeologis di provinsi-provinsi yang pernah diperintah oleh Aztek menunjukkan bahwa kekuasaan Aztek di wilayah tersebut menghadirkan manfaat dan kerugian tersendiri bagi rakyat di provinsi tersebut. Di satu sisi, Kekaisaran Aztek mendukung kegiatan perdagangan, dan barang-barang eksotis yang terbuat dari obsidian hingga perunggu dapat dinikmati oleh rakyat jelata maupun bangsawan. Mitra-mitra dagang mereka juga meliputi suku Purépecha (juga dikenal dengan nama Taraska), yang memasok alat-alat perunggu dan perhiasan kepada Aztek. Di sisi lain, upeti yang dipungut oleh kekaisaran sangat membebani rakyat jelata, karena mereka harus bekerja lebih giat lagi agar dapat membayarkan upeti. Sementara itu, bangsawan biasanya diuntungkan oleh kekuasaan kekaisaran karena susunan pemerintahan kekaisaran tidak bersifat langsung. Kekaisaran bergantung kepada raja dan bangsawan setempat dan menawarkan kepada mereka keistimewaan jika mereka membantu menjaga ketertiban dan tetap membayarkan upeti. Perkotaan Selain memiliki tradisi pertanian di pedesaan, masyarakat Aztek juga telah mengembangkan tradisi perkotaan dengan sistem perlembagaan, spesialisasi, dan hierarki yang rumit. Tradisi perkotaan di Mesoamerika mulai muncul pada zaman Klasik setelah pendirian kota-kota besar seperti Teotihuacan (dengan jumlah penduduk yang melebihi 100.000 jiwa). Pada masa kebangkitan Aztek, tradisi perkotaan sudah sangat melekat dalam masyarakat Mesoamerika. Pusat-pusat kota sendiri berperan sebagai pusat keagamaan, politik, dan ekonomi. Tenochtitlan Ibu kota Aztek terletak di Tenochtitlan, yang kini merupakan tempat berdirinya Kota Meksiko. Kota ini dibangun di atas sejumlah pulau kecil di Danau Texcoco. Kota ini merupakan kota terencana yang sesuai dengan asas-asas politik, keagamaan, dan praktis. Rancangan kota ini didasarkan pada tata letak simetris yang membagi kota ini menjadi empat bagian yang disebut campan (arah). Tenochtitlan berpusat di daerah suci yang merupakan tempat berdirinya Piramida Agung Tenochtitlan dengan ketinggian 50 m. Rumah-rumah dibuat dari kayu dan geluh, atap-atap terbuat dari alang-alang, tetapi piramida, kuil, dan istana umumnya terbuat dari batu. Kota tersebut dilalui oleh terusan-terusan yang dimanfaatkan sebagai jalur transportasi. Antropolog Eduardo Noguera memperkirakan bahwa jumlah penduduk kota ini mencapai 200.000 jiwa berdasarkan jumlah rumah dan juga dengan menggabungkan jumlah penduduk Tlatelolco (sebelumnya merupakan kota yang terpisah, tetapi kemudian menjadi wilayah suburban Tenochtitlan). Apabila semua pulau kecil di Danau Texcoco dan wilayah pesisirnya juga dipertimbangkan, jumlah penduduknya mencapai 300.000 hingga 700.000 jiwa. Michael E. Smith membuat perkiraan yang lebih kecil, yakni 212.500 penduduk di Tenochtitlan di wilayah seluas 1.350 hektare. Sementara itu, kota terbesar kedua di Lembah Meksiko pada zaman Aztek adalah Texcoco dengan jumlah penduduk sekitar 25.000 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 450 hektare. Pusat kota Tenochtitlan merupakan daerah suci yang dikelilingi oleh tembok. Di daerah tersebut terdapat Templo Mayor, kuil-kuil untuk dewa-dewa lain, lapangan bola, calmecac (sekolah untuk bangsawan), gantungan tzompantli yang memamerkan tengkorak tumbal upacara, rumah-rumah prajurit, dan istana para pedagang. Di sekeliling daerah suci, terdapat istana-istana yang didirikan oleh tlatoani-tlatoani. Templo Mayor Bangunan utama di kota Tenochtitlan adalah Templo Mayor ("Kuil Besar"), yakni sebuah piramida besar dengan dua tangga yang mengarah ke dua tempat pemujaan kembar - salah satunya dipersembahkan untuk Tlaloc, dan yang satunya lagi untuk Huitzilopochtli. Di puncak piramida inilah pengorbanan manusia dilakukan selama perayaan-perayaan ritual, dan mayat-mayat tumbal manusia kemudian dilempar ke bawah. Kuil ini pernah diperbesar beberapa kali dengan menambahkan tingkat-tingkat yang baru, dan setiap kali tingkatan baru selesai didirikan, akan diadakan upacara persembahan dan peresmian. Setelah kuil ini ditemukan kembali di pusat Kota Meksiko, ditemukan persembahan-persembahan yang kini dipamerkan di Museum Templo Mayor. Di dalam artikelnya yang berjudul "Simbolisme Templo Mayor", arkeolog Eduardo Matos Moctezuma menduga bahwa bentuk kuil ini melambangkan cara pandang suku Mexica terhadap alam semesta. Orang-orang Mexica percaya bahwa dunia terdiri dari bidang horizontal dan vertikal. Bidang horizontal terdiri dari empat arah mata angin, sementara bidang vertikal terkait dengan dunia langit dan dunia bawah. Di pusat kuil inilah bidang horizontal dan vertikal bertemu, atau dalam kata lain tempat bertemunya dunia langit dan dunia bawah sekaligus tempat bermulanya empat arah alam semesta. Maka dari itu, Matos Moctezuma meyakini bahwa kuil ini adalah pengejawantahan mitos tersebut. Kota-kota besar lainnya Kota-kota besar lainnya di peradaban Aztek meliputi pusat beberapa negara kota di sekitaran Danau Texcoco, seperti Tenayuca, Azcapotzalco, Texcoco, Colhuacan, Tlacopan, Chapultepec, Coyoacan, Xochimilco, dan Chalco. Cholula adalah kota terbesar di Lembah Puebla, dan di kota ini juga terdapat kuil piramida terbesar di Mesoamerika. Sementara itu, konfederasi Tlaxcala terdiri dari empat kota yang lebih kecil. Di Morelos, Cuahnahuac adalah kota suhu Tlahuica yang menuturkan bahasa Nahuatl, sementara Tollocan di Lembah Toluca adalah ibu kota suku Matlatzinca yang terdiri dari penutur bahasa Nahuatl sekaligus penutur bahasa Otomi dan bahasa yang kini disebut Matlatzinca. Sebagian besar kota Aztek memiliki tata letak yang serupa, dengan alun-alun utama di pusat kota dan piramida besar dengan dua anak tangga dan dua kuil yang mengarah ke barat. Agama Agama Aztek pada dasarnya terdiri dari praktik-praktik ritual yang dipersembahkan untuk berbagai macam dewa. Seperti agama-agama lainnya di Mesoamerika, agama ini biasanya digolongkan sebagai agama agrikulturalis dan politeis dengan unsur-unsur animis. Pengorbanan untuk para dewa merupakan unsur utama dalam agama Aztek, mengingat bahwa hal ini dilakukan sebagai tanda bersyukur atau untuk melanjutkan siklus kehidupan. Dewa-dewi Dewa-dewa utama yang dipuja oleh orang-orang Aztek adalah Tlaloc (dewa hujan dan badai), Huitzilopochtli (dewa matahari dan perang serta pelindung suku Mexica), Quetzalcoatl (dewa angin, langit, dan bintang), dan Tezcatlipoca (dewa malam, sihir, ramalan, dan takdir). Templo Mayor di Tenochtitlan memiliki dua tempat pemujaan di puncaknya, salah satunya dipersembahkan untuk Tlaloc, sementara yang satunya lagi untuk Huitzilopochtli. Quetzalcoatl dan Tezcatlipoca memiliki kuil tersendiri di dekat Templo Mayor, sementara imam agung Templo Mayor dijuluki "Quetzalcoatl Tlamacazqueh". Dewa-dewi penting lainnya adalah Tlaltecutli atau Coatlicue (dewi bumi), Tonacatecuhtli dan Tonacacihuatl (pasangan dewa-dewi yang dikaitkan dengan kehidupan dan rezeki), Mictlantecutli dan Mictlancihuatl (pasangan dewa-dewi yang menguasai dunia bawah dan kematian), Chalchiutlicue (dewi danau dan mata air), Xipe Totec (dewa kesuburan dan siklus alam), Huehueteotl atau Xiuhtecuhtli (dewa api), Tlazolteotl (dewi yang terkait dengan kelahiran dan seksualitas), serta Xochipilli dan Xochiquetzal (dewa-dewa nyanyian, tarian, dan permainan). Di beberapa daerah (khususnya di Tlaxcala), Mixcoatl atau Camaxtli berperan sebagai dewa utama. Beberapa sumber sejarah menyebutkan keberadaan dewa Ometeotl yang mungkin merupakan dewa dualitas antara kelahiran dan kematian, laki-laki dan perempuan; dewa ini mungkin menggabungkan Tonacatecuhtli dan Tonacacihuatl. Selain dewa-dewi utama, terdapat pula puluhan dewa-dewi kecil yang terkait dengan unsur atau konsep tertentu. Seiring dengan meluasnya wilayah Aztek, jumlah dewa mereka pun terus bertambah, karena mereka menyerap dewa-dewi yang dipuja oleh suku bangsa yang telah ditaklukan. Selain itu, dewa-dewi utama memiliki banyak perwujudan atau aspek lain, sehingga menghasilkan sekelompok kecil dewa-dewi dengan aspek-aspek yang saling terkait. Mitologi Mitologi Aztek dapat diketahui dari sejumlah sumber sejarah yang ditulis pada zaman penjajahan. Salah satu mitos yang disebut "Legenda Matahari-matahari" menggambarkan penciptaan empat matahari (atau zaman) secara berturut-turut, masing-masing dikuasai oleh dewa yang berbeda dan dihuni oleh makhluk-makhluk yang berbeda pula. Setiap zaman akan diakhiri oleh bencana yang akan memulai zaman berikutnya. Selama prosesnya, dewa Tezcatlipoca bermusuhan dengan Quetzalcoatl, dan mereka menghancurkan hasil ciptaan satu sama lain. Matahari saat ini, yakni matahari kelima, diciptakan ketika salah satu dewa kecil mengorbankan dirinya di api unggun dan berubah menjadi matahari, tetapi matahari baru mulai bergerak setelah dewa-dewi lain mengorbankan diri mereka dan mempersembahkan nyawa mereka kepadanya. Berdasarkan mitos lain yang menjelaskan bagaimana bumi diciptakan, Tezcatlipoca dan Quetzalcoatl bekerja sama dalam mengalahkan buaya raksasa Cipactli dan menjadikannya bumi, sehingga manusia diperbolehkan menggali dagingnya dan menanam benih-benih mereka, asalkan mereka mempersembahkan darah kepada Cipactli sebagai gantinya. Selain itu, menurut kisah penciptaan manusia, Quetzalcoatl berkelana dengan saudara kembarnya Xolotl ke dunia bawah dan membawa tulang yang kemudian digiling seperti jagung oleh dewi Cihuacoatl. Adonan yang dihasilkan dibentuk seperti manusia dan lalu memperoleh nyawa setelah Quetzalcoatl memberikan darahnya sendiri. Huitzilopochtli adalah dewa yang dikaitkan dengan suku Mexica, dan ia muncul dalam kisah mengenai asal muasal dan perpindahan suku tersebut. Selama perjalanan mereka, Huitzilopochtli (yang ada dalam bentuk buntalan dewa yang dibawa oleh seorang imam Mexica) membuat suku tersebut berkonflik dengan tetangga-tetangga mereka di setiap tempat yang mereka mukimi. Berdasarkan mitos yang lain, Huitzilopochtli mengalahkan dan memotong-motong saudarinya dewi Coyolxauhqui dan empat ratus saudara laki-laki sang dewi di bukit Coatepetl. Penggambaran mitos ini dapat dilihat di sisi selatan Templo Mayor (juga disebut Coatepetl), sementara di bagian dasar tangga terdapat monolit batu besar dengan penggambaran tubuh dewi yang telah dipotong-potong. Kalender Kehidupan keagamaan Aztek berpusat pada kalender. Seperti kebanyakan suku bangsa di Mesoamerika, orang-orang Aztek menggunakan dua kalender secara bersamaan: kalender ritual yang terdiri dari 260 hari dan disebut tonalpohualli, serta kalender matahari sepanjang 365 hari yang dinamai xiuhpohualli. Setiap hari memiliki nama dan nomornya sendiri di masing-masing kalender, dan kombinasi dari kedua tanggal tersebut hanya muncul setiap 52 tahun. Tonalpohualli umumnya digunakan untuk keperluan ramalan. Kalender ini terdiri dari 20 penanda hari dan angka yang berkisar dari 1-13. Sementara itu, xiuhpohualli terdiri dari 18 "bulan", dan masing-masing "bulan" terdiri dari 20 hari, ditambah dengan 5 hari "kosong" di akhir siklus sebelum siklus xiuhpohualli yang baru dimulai. Setiap "bulan" dinamai dari perayaan ritual tertentu yang memulai masing-masing bulan, dan banyak dari antaranya yang terkait dengan siklus pertanian. Para ahli sendiri masih membahas apakah orang-orang Aztek melakukan penyesuaian terhadap kalender mereka untuk tahun kabisat, serta bagaimana mereka melakukan hal tersebut. Ritual-ritual bulanan melibatkan semua penduduk dan digelar di setiap rumah, di kuil-kuil calpolli, dan di daerah suci utama. perayaan-perayaan yang digelar kebanyakan meliputi kegiatan menari, peragaan ulang kisah-kisah mitos oleh orang yang berpura-pura menjadi dewa, serta pengorbanan makanan, hewan, dan manusia. Setiap 52 tahun sekali, kedua kalender Aztek kembali mencapai titik awalnya, dan siklus kalender baru pun dimulai. Peristiwa ini dirayakan dengan ritual yang disebut Xiuhmolpilli atau "Upacara Api Baru". Selama upacara ini, tembikar-tembikar lama dihancurkan di semua rumah, dan semua api di peradaban Aztek dipadamkan. Api baru kemudian dinyalakan di atas dada salah satu tumbal manusia, dan seorang pelari akan membawa api baru tersebut ke berbagai komunitas calpolli untuk membagikan api tersebut. Sementara itu, malam tanpa api terkait dengan ketakutan bahwa roh jahat tzitzimime (yang terkait dengan bintang-bintang) akan turun dari langit dan menelan bumi untuk mengakhiri matahari kelima. Pengorbanan manusia dan kanibalisme Orang-orang Aztek percaya bahwa kematian diperlukan untuk mengekalkan penciptaan. Dewa-dewi dan manusia sama-sama memiliki tanggung jawab dalam melakukan pengorbanan agar kehidupan dapat berlanjut. Seperti yang digambarkan dalam mitos penciptaan Aztek, manusia bertanggung jawab dalam memastikan bahwa matahari akan terus bangkit, dan mereka juga harus mengorbankan sesuatu agar bumi tetap subur. Maka dari itu, dilakukan pengorbanan darah manusia dan hewan, tergantung pada dewa mana yang harus dipuaskan dan upacara macam apa yang sedang dilakukan. Imam-imam untuk dewa-dewa tertentu kadang-kadang harus meneteskan darah mereka sendiri. Kanibalisme bahkan juga dipraktikkan dalam beberapa ritual. Daging tawanan akan dimakan oleh orang yang menangkapnya dan anggota keluarganya, tetapi tidak diketahui secara pasti apakah praktik ini memang menyebar luas di peradaban Aztek. Walaupun pengorbanan manusia merupakan praktik yang tersebar di wilayah Mesoamerika, orang-orang Aztek (berdasarkan catatan sejarah mereka sendiri) mengorbankan banyak sekali nyawa, sampai-sampai peradaban lain di benua Amerika tidak dapat menyainginya. Contohnya, untuk menyucikan kembali Piramida Agung Tenochtitlan pada tahun 1487, orang-orang Aztek melaporkan bahwa mereka mengorbankan 80.400 tawanan dalam kurun waktu empat hari, dan konon pengorbanan ini dilakukan oleh tlatoani Ahuitzotl. Namun, angka ini tidak diterima oleh kebanyakan ahli, dan terdapat kemungkinan bahwa jumlah tumbalnya memang dibesar-besarkan. Akibat begitu banyaknya tumbal manusia dalam ritual Aztek, banyak ahli yang bertanya-tanya apa yang membuat mereka begitu giat mengorbankan nyawa manusia. Pada dasawarsa 1970-an, Michael Harner dan Marvin Harris berpendapat bahwa mereka melakukan hal tersebut agar dapat memakan para tumbal manusia, seperti yang digambarkan di dalam Kodeks Magliabechiano. Harner mengklaim bahwa tekanan penduduk yang sangat tinggi dan ketiadaan hewan herbivora yang didomestikasi mengakibatkan kekurangan asam amino yang diperlukan oleh tubuh manusia. Walaupun para ahli sepakat bahwa orang-orang Aztek memang melakukan pengorbanan manusia, dugaan bahwa kanibalisme adalah praktik yang menyebar luas di masyarakat Aztek tidak didukung oleh konsensus. Pada tahun 1977, Harris menerbitkan buku Cannibals and Kings yang mengulang klaim (yang awalnya dicetuskan oleh Harner) bahwa daging tumbal manusia merupakan salah satu makanan yang dinikmati oleh ningrat, karena makanan Aztek kurang protein. Klaim ini dibantah oleh Bernard Ortíz Montellano. Ia telah meneliti kesehatan, makanan, dan kedokteran di peradaban Aztek. Walaupun memang benar bahwa makanan Aztek kurang protein, ia menunjukkan bahwa makanan Aztek kaya akan protein nabati. Ortiz juga mengatakan bahwa pengorbanan manusia lebih sering dilakukan pada saat panen, bahwa protein yang didapat dari daging tumbal manusia tidaklah besar, dan bahwa para ningrat dapat mengonsumsi protein hewani dengan mudah. Saat ini, kebanyakan ahli mencoba menjelaskan praktik ini atas dasar ideologi yang dianut oleh orang-orang Aztek, dan mereka juga menegaskan bahwa acara pengorbanan prajurit dari negara yang telah ditaklukan merupakan cara untuk menunjukkan kekuatan politik, sehingga memperkuat klaim para penguasa bahwa mereka dianugerahi wewenang ilahi. Kegiatan ini juga dianggap penting untuk mencegah pemberontakan di wilayah-wilayah yang telah ditaklukan, dan hal ini sangat penting di negara Aztek yang memiliki ikatan politik yang renggang. Seni rupa dan hasil budaya Orang Aztek sangat menghargai seni rupa dan kriya yang mereka sebut toltecayotl. Istilah ini mengacu kepada suku bangsa Toltek yang tinggal di wilayah Meksiko tengah sebelum kebangkitan negara kota Aztek. Orang-orang Aztek menganggap budaya Toltec sebagai budaya terluhur. Seni rupa yang dihasilkan orang-orang Aztek meliputi tulisan dan lukisan, nyanyian dan puisi, pahatan dan mosaik, serta keramik, karya seni bulu burung, dan logam (termasuk tembaga dan emas). Para pengrajin yang menciptakan seni-seni ini disebut tolteca. Tulisan dan ikonografi Orang-orang Aztek tidak memiliki aksara yang mutakhir seperti orang-orang Maya. Namun, seperti halnya orang-orang Maya dan Zapotek, mereka menggunakan sistem penulisan yang menggabungkan tanda-tanda logografi dengan tanda-tanda suku kata fonetik. Contoh penggunaan logogram adalah gambar gunung yang melambangkan kata tepetl (yang juga berarti "gunung"), sementara contoh tanda suku kata fonetik adalah gambar gigi tlantli untuk melambangkan suku kata tla dalam kata-kata yang sama sekali tidak berkaitan dengan gigi. Dengan menggabungkan kedua hal ini, orang-orang Aztek dapat melambangkan nama orang dan tempat. Narasi-narasi biasanya disajikan dalam bentuk urutan gambar yang menggunakan tata cara ikonografi yang berbeda-beda, seperti jejak kaki untuk menunjukkan jalan, kuil yang terbakar untuk menggambarkan peristiwa penaklukan, dan sebagainya. Ahli epigraf Alfonso Lacadena telah menunjukkan bahwa tanda-tanda suku kata yang digunakan oleh orang-orang Aztek dapat mewakili semua suku kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Nahuatl (dengan beberapa pengecualian), tetapi kebanyakan ahli berpendapat bahwa kefonentikan tanda-tanda tersebut baru terwujud pascapenaklukan setelah bangsa Spanyol memperkenalkan asas-asas penulisan fonetik kepada orang-orang Aztek. Ahli-ahli yang lain, terutama Gordon Whittaker, merasa bahwa aspek-aspek suku kata dan fonetik dalam tulisan Aztek tidak terlalu sistematis dan lebih bersifat kreatif, dan ia meyakini bahwa tulisan Aztek tidak pernah berkembang menjadi sistem penulisan yang sepenuhnya bersifat silabis seperti tulisan Maya. Tulisan Aztek malahan menggunakan berbagai jenis penanda fonetik. Gambar di sebelah kanan menunjukkan penggunaan tanda-tanda fonetik untuk menuliskan nama tempat menurut Kodeks Mendoza yang berasal dari zaman penjajahan. Tempat yang ada di paling atas adalah "Mapachtepec", secara harfiah berarti "Di Atas Bukit Rakun". Di atas glif gunung "TEPETL", terdapat tanda fonetik "MA" (tangan) dan "PACH" (lumut) untuk mengeja kata "mapach" ("rakun") secara fonetik dan bukan secara logografik. Dua nama tempat lainnya, yakni Mazatlan ("Tempat dengan Banyak Rusa") dan Huitztlan ("Tempat dengan Banyak Duri"), menggunakan unsur fonetik "TLAN" yang dilambangkan oleh gigi (tlantli). Glif kepala rusa "MAZA" (mazatl = rusa) dipadukan dengan tanda gigi "TLAN" untuk menghasilkan "Mazatlan", dan begitu pula glif "HUITZ" (huitztli = duri) digabung dengan tanda gigi "TLAN" untuk menghasilkan "Huitztlan". Musik, lagu, dan puisi Lagu dan puisi sangat dihargai di peradaban Aztek. Pertunjukan dan lomba puisi sering kali digelar selama perayaan-perayaan. Terdapat pula pertunjukan-pertunjukan drama yang melibatkan pemeran, pemusik, dan pemain akrobat. Selain itu, terdapat beberapa jenis cuicatl (lagu): Yaocuicatl dipersembahkan untuk dewa(-dewa) perang, Teocuicatl untuk dewa-dewa dan mitos penciptaan, xochicuicatl untuk bunga-bunga (lambang puisi dan menunjukkan sifat puisi yang sangat metaforis, yang sering kali memiliki makna yang tersirat). Sementara itu, "prosa" disebut tlahtolli. Unsur penting dalam seni puisi Aztek adalah penggunaan paralelisme, yakni pengulangan bentuk-bentuk yang sama. Puisi Aztek juga mengandung difrasisme, yaitu metafor-metafor yang mengungkapkan suatu konsep abstrak dengan menggunakan dua konsep yang lebih konkret. Contohnya, cara mengungkapkan kata "puisi" dalam bahasa Nahuatl adalah in xochitl in cuicatl, yang berarti "bunga, lagu". Banyak puisi semacam ini yang dikumpulkan pada zaman penaklukan. Kadang-kadang, puisi dikaitkan dengan penulis-penulis tertentu, seperti Nezahualcoyotl (tlatoani Texcoco) dan Cuacuauhtzin (penguasa Tepechpan), tetapi tidak diketahui secara pasti apakah puisinya benar-benar ditulis oleh mereka secara langsung. Kumpulan puisi Aztek yang penting meliputi Romances de los señores de la Nueva España (yang dikumpulkan pada tahun 1582, kemungkinan oleh Juan Bautista de Pomar) dan Cantares Mexicanos. Keramik Orang-orang Aztek telah menghasilkan berbagai jenis keramik. Yang paling umum adalah keramik jingga yang dipoles dan tidak mengandung slip. Keramik merah mengandung slip berwarna merah, sementara keramik polikrom adalah keramik dengan slip putih atau jingga yang dihiasi dengan lukisan berwarna jingga, merah, cokelat, dan/atau hitam. Jenis keramik yang paling lazim adalah keramik "hitam di atas jingga", yakni keramik jingga yang dihiasi dengan lukisan berwarna hitam. Keramik Aztek dengan warna hitam di atas jingga secara kronologis terbagi menjadi empat, yaitu Aztek I dan II (1100–1350), Aztek III (1350–1520), dan Aztek IV (zaman penjajahan awal). Aztek I memiliki ciri berupa lukisan bunga dan glif-glif nama hari; Aztek II memiliki lukisan-lukisan rumput di atas bentuk kaligrafik seperti kurva s atau putaran; Aztek III memiliki garis-garis yang sangat sederhana; Aztek IV mengikuti pola dari masa pra-Kolumbus, tetapi juga menambahkan bunga-bunga yang dipengaruhi oleh tradisi Eropa. Setiap daerah memiliki ragamnya tersendiri, dan arkeolog masih terus mencoba menyempurnakan urutan dari keempat gaya tersebut. Bejana yang biasanya digunakan untuk keperluan sehari-hari adalah wajan dari tanah liat untuk memasak (comalli), mangkuk dan piring untuk makan (caxitl), belanga untuk memasak (comitl), molcajete atau semacam cobek dan ulekan yang dipakai untuk menggiling cabai (molcaxitl), serta tungku anglo dan cawan. Bejana-bejana dipanaskan di dalam tanur sederhana atau bahkan di lubang tanah dengan suhu yang rendah. Keramik polikrom diimpor dari wilayah Cholula (juga dikenal dengan sebutan "langgam Mixteca-Puebla), dan barang-barang tersebut dianggap sebagai barang mewah, sementara keramik hitam di atas jingga yang dibuat oleh warga setempat dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Seni lukis Seni lukis Aztek dibuat di kulit hewan (khususnya rusa), di kain lienzo yang terbuat dari kapas, dan di kertas amate yang terbuat dari kulit pohon (contohnya kulit pohon Trema micrantha atau Ficus aurea). Permukaan bahannya dilapisi gesso agar gambarnya menjadi semakin jelas. Seni melukis dan menulis dalam bahasa Nahuatl dikenal dengan metafor in tlilli, in tlapalli, yang berarti "tinta hitam, pigmen merah". Terdapat segelintir buku yang berisi lukisan Aztek. Dari antara buku-buku ini, belum ada yang dapat dipastikan sebagai buku yang dibuat pada zaman prapenaklukan, tetapi beberapa kodeks mungkin dibuat tidak lama setelah penaklukan sebelum tradisi pembuatan lukisan tersebut terganggu oleh kekacauan yang melanda wilayah Mesoamerika. Apabila beberapa kodeks memang dibuat pada zaman pascapenaklukan, bisa saja kodeks-kodeks tersebut disalin dari kodeks asli dari zaman pra-Kolumbus. Kodeks Borbonicus diduga merupakan satu-satunya kodeks Aztek dari zaman prapenaklukan yang masih ada hingga kini - kodeks ini merupakan kodeks kalender yang berisi tentang penghitungan hari dan bulan dan menunjukkan dewa pelindung untuk setiap periode. Namun, ada pula ahli yang merasa bahwa gaya kodeks ini sesuai dengan gaya kodeks yang dibuat pascapenaklukan. Pemerintah kolonial Spanyol kadang-kadang memerintahkan pembuatan kodeks kepada para tlacuilos (pembuat kodeks) Aztek, misalnya Kodeks Mendoza. Pemerintah Spanyol juga terkadang menugaskan pembuatan kodeks yang menjabarkan praktik keagamaan prapenjajahan, misalnya Kodeks Ríos. Namun, kodeks dengan keterangan mengenai kalender dan praktik keagamaan dicari dan dihancurkan secara sistematis oleh gereja. Sementara itu, buku-buku lukisan lainnya (khususnya yang berkaitan dengan sejarah dan upeti) masih terus dibuat. Meskipun kodeks yang dibuat di Puebla selatan di dekat Cholula juga menggambarkan dewa-dewa Aztek dan menjabarkan praktik keagamaan yang sama dengan orang-orang Aztek di Lembah Meksiko, kodeks ini tidak dianggap sebagai kodeks Aztek karena dibuat di luar "wilayah inti" Aztek. Walaupun begitu, Karl Anton Nowotny berpendapat bahwa Kodeks Borgia (yang dilukis di wilayah Cholula dan menggunakan gaya Mixtec) adalah "karya seni yang paling penting dari antara manuskrip-manuskrip yang masih ada". Pahatan Orang-orang Aztek membuat pahatan dari batu dan kayu, tetapi sebagian besar pahatan kayu sudah hilang ditelan zaman. Pahatan-pahatan batu Aztek memiliki berbagai macam ukuran, dari arca dan topeng kecil hingga monumen-monumen raksasa. Banyak pahatan yang dibuat dengan gaya yang sangat realistis, misalnya pahatan hewan seperti ular derik, anjing, jaguar, katak, kura-kura, dan monyet. Peradaban Aztek juga telah menghasilkan sejumlah pahatan batu monumental yang masih terjaga hingga kini. Pahatan-pahatan semacam ini biasanya berfungsi sebagai hiasan bangunan keagamaan. Pahatan batu karya Aztek yang terkenal adalah batu kalender atau "batu matahari" Aztek yang ditemukan pada tahun 1790. Penggalian di Zócalo pada tahun yang sama juga menemukan patung Coatlicue setinggi 2,7 meter yang terbuat dari andesit; patung ini menggambarkan dewi khthonik berwujud ular dengan rok yang terdiri dari ular-ular derik. Batu Coyolxauhqui yang menggambarkan dewi Coyolxauhqui dengan tubuh yang terpotong-potong ditemukan pada tahun 1978 di bagian bawah tangga yang mengarah ke puncak Templo Mayor. Terdapat dua pahatan yang menjadi ciri khas Aztek dan terkait dengan ritual pengorbanan. Yang pertama adalah cuauhxicalli atau "bejana elang", yakni mangkuk batu besar yang sering kali berbentuk seperti elang atau jaguar dan digunakan sebagai wadah untuk meletakkan jantung tumbal manusia yang telah diambil. Yang kedua adalah temalacatl, yaitu piringan batu monumental yang dipenuhi dengan ukiran, dan tawanan-tawanan perang diikatkan ke batu besar ini untuk dikorbankan dengan cara dipaksa bertarung. Terdapat pula pahatan batu yang lebih kecil dan menggambarkan para dewa. Gaya yang digunakan dalam pahatan keagamaan tampak kaku, kemungkinan untuk menimbulkan kesan kekuatan di benak orang yang melihatnya. Walaupun pahatan batu Aztek kini disimpan di museum-museum dalam wujud batu yang tidak berwarna, pada awalnya pahatan-pahatan ini dihiasi dengan warna-warna polikrom, kadang-kadang juga terlebih dahulu dilapisi dengan plaster. Berdasarkan catatan sejarah dari conquistadores Spanyol, pahatan-pahatan batu juga dihiasi dengan batu dan logam mulia yang dimasukkan ke dalam plaster. Kriya bulu Salah satu karya seni yang paling berharga di peradaban Aztek adalah kriya bulu, yakni karya-karya yang dihiasi dengan mosaik bulu berwarna warni. Para pengrajin bulu merupakan golongan yang sangat terampil dan dihormati, dan mereka disebut amanteca. Namanya berasal dari daerah Amantla di kota Tenochtitlan yang merupakan tempat mereka tinggal dan bekerja. Para pengrajin bulu harus melalui pelatihan yang panjang, dan hasil dokumentasi di Tenochtitlan dan Tlatelolco menunjukkan bahwa keterampilan-keterampilan pembuatan kriya bulu diturunkan dari orang tua ke anaknya. Secara keseluruhan, terdapat tiga cara untuk membuat kriya bulu. Cara pertama adalah dengan mengikat bulu-bulu untuk menghasilkan benda-benda tiga dimensi seperti kipas dan penutup kepala. Cara kedua adalah dengan menempel bulu-bulu di suatu permukaan untuk menghasilkan mosaik. Contoh produk yang dapat dihasilkan dengan cara ini adalah perisai. Cara ketiga adalah dengan menenun bulu pada tekstil. Bulu-bulu burung yang digunakan meliputi bulu bebek, kalkun, gagak, unggas air, hingga bulu burung-burung eksotis seperti burung makaw, bayan, kolibri, atau bahkan bulu burung quetzal yang sangat dihargai. Bulu-bulu yang "biasa" sering kali digunakan sebagai lapisan bawah dalam proses pembuatan mosaik, walaupun ada juga yang dijadikan kriya tersendiri. Bulu-bulu ini didapat dari perdagangan maupun dari upeti. Kriya bulu sulit untuk dirawat dan dijaga, sehingga saat ini jumlah kriya bulu buatan Aztek yang masih tersisa tidak mencapai sepuluh. Zaman penjajahan, 1521–1821 Kota Meksiko didirikan di atas reruntuhan Tenochtitlan. Kota baru tersebut secara perlahan menutupi Danau Texcoco dan struktur-struktur lama. Sementara itu, para prajurit Aztek dijadikan pasukan bersama-sama dengan prajurit Tlaxcala, dan prajurit Aztek turut serta dalam berbagai kampanye militer yang dilancarkan oleh Spanyol di wilayah Mesoamerika utara dan selatan. Maka dari itu, budaya Aztek dan bahasa Nahuatl masih menyebar pada awal zaman penjajahan, karena para prajurit Aztek mendirikan permukiman-permukiman permanen di wilayah-wilayah baru yang dijajah oleh Spanyol. Dinasti penguasa Aztek masih memerintah di San Juan Tenochtitlan, yang merupakan bagian dari Kota Meksiko, tetapi kemudian bangsa Spanyol hanya menempatkan pemimpin-pemimpin boneka di wilayah tersebut. Salah satunya adalah Andrés de Tapia Motelchiuh yang diangkat oleh Spanyol. Bekas negara kota Aztek lainnya juga masih dihuni oleh para penduduk asli yang diperintah oleh seorang gobernador yang berlatar belakang pribumi. Pada mulanya, jabatan ini sering kali diturunkan secara turun temurun, dan gobernador sama dengan tlatoani, tetapi kedua jabatan tersebut kemudian menjadi terpisah di banyak kota Nahua. Gubernur pribumi berwenang mengatur urusan politik para penduduk asli, dan mereka juga mempertahankan sistem pemungutan upeti dan kerja paksa untuk menguntungkan orang-orang Spanyol yang memiliki hak encomiendas. Encomiendas adalah pemberian tenaga kerja dan upeti dari kelompok penduduk asli tertentu kepada orang-orang Spanyol yang dianugerahi keistimewaan tersebut. Pada awal zaman penjajahan, beberapa gubernur pribumi dapat menumpuk kekayaan dan memiliki kedudukan yang sebanding dengan para encomenderos Spanyol. Merosotnya jumlah penduduk Jumlah penduduk pribumi di Meksiko mengalami kemerosotan pada zaman pascapenaklukan. Penyebabnya adalah penyebaran virus-virus yang belum pernah ada di benua Amerika sebelumnya, sehingga para penduduk asli tidak memiliki kekebalan terhadap virus-virus tersebut. Pada tahun 1520–1521, penyakit variola mewabah di Tenochtitlan dan merupakan salah satu penyebab jatuhnya kota tersebut; wabah-wabah lainnya melanda pada tahun 1545 dan 1576. Belum ada konsensus mengenai jumlah penduduk Meksiko pada masa kedatangan bangsa Eropa. Menurut perkiraan-perkiraan awal, Lembah Meksiko memiliki jumlah penduduk yang sedikit, seperti Kubler yang mengeluarkan angka 200.000 jiwa pada tahun 1942. Namun, pada tahun 1963, Borah dan Cook menggunakan daftar upeti pada zaman prapenaklukan untuk menghitung jumlah pembayar upeti di Meksiko tengah, dan mereka memperkirakan bahwa jumlah penduduknya berkisar antara 18-30 juta. Perkiraan yang sangat tinggi ini telah menuai kritikan karena bertumpu pada dugaan-dugaan yang tidak beralasan. Arkeolog William Sanders membuat perkiraan yang didasarkan pada bukti keberadaan rumah yang ditemukan secara arkeologis, dan ia memperkirakan bahwa jumlah penduduk Lembah Meksiko berkisar antara 1-1,2 juta jiwa. Sementara itu, Whitmore menggunakan simulasi komputer yang didasarkan pada sensus-sensus kolonial untuk menunjukkan bahwa Lembah Meksiko pada tahun 1519 memiliki jumlah penduduk sebesar 1,5 juta jiwa dan wilayah Meksiko secara keseluruhan dihuni oleh 16 juta orang. Maka dari itu, untuk menaksir seberapa besar penurunan penduduk yang terjadi pada abad ke-16, semua tergantung pada perkiraan jumlah penduduk pada tahun 1519. Perkiraan persentase penurunan jumlah penduduk di Lembah Meksiko berkisar antara 50% hingga sekitar 90%; Sanders dan Whitmore sendiri memperkirakan bahwa tingkat penurunan penduduknya mencapai 90%. Keberlanjutan dan perubahan sosial dan politik Walaupun Kekaisaran Aztek sudah runtuh, beberapa anggota elit tertinggi masih dapat menikmati statusnya pada zaman penjajahan. Contohnya adalah pewaris utama Motecuzoma II dan para penerusnya. Anak Motecuzoma yang bernama Pedro Moctezuma mempunyai seorang anak laki-laki yang menikah dengan perempuan dari golongan ningrat Spanyol, dan anak yang terlahir dari pernikahan tersebut lalu mendapatkan gelar Conde de Moctezuma. Dari tahun 1696 hingga 1701, gelar Virreyes de Nueva España dipegang oleh pemilik gelar Conde de Moctezuma. Pada tahun 1766, pemegang gelar Conde de Moctezuma menjadi Grande Spanyol. Pada tahun 1865 (pada masa Kekaisaran Meksiko Kedua), gelar Conde de Moctezuma (saat itu dipegang oleh Antonio María Moctezuma-Marcilla de Teruel y Navarro) diangkat menjadi Adipati, dan gelar de Tultengo kemudian ditambahkan oleh Raja Juan Carlos I pada tahun 1992. Sementara itu, dua anak perempuan Motecuzoma (Doña Isabel Moctezuma dan adik perempuannya, Doña Leonor Moctezuma) mendapatkan encomiendas dari Hernán Cortes. Doña Leonor Moctezuma pernah menikah dua kali dengan orang Spanyol, dan mewariskan hak encomiendas kepada putrinya yang terlahir dari pernikahan keduanya. Pada zaman penjajahan, orang-orang Nahua juga masih dapat mempertahankan berbagai aspek dalam kehidupan sosial dan politik mereka. Bangsa Spanyol membentuk dua masyarakat politik yang saling terpisah, yaitu republica de indios dan república de españoles. Para penduduk asli masuk ke dalam republica de indios. Sementara itu, república de españoles tidak hanya mencakup orang-orang Eropa, tetapi juga orang-orang Afrika dan orang-orang berdarah campuran. Orang Spanyol mengakui para elit di kalangan penduduk asli sebagai bangsawan dalam sistem kolonial Spanyol, tetap mempertahankan perbedaan status yang sudah ada dari zaman prapenaklukan, dan menggunakan para bangsawan ini sebagai penengah antara pemerintah kolonial Spanyol dengan rakyat jelata. Mereka tetap dibiarkan menjadi elit asalkan mereka mau masuk agama Katolik dan tetap setia kepada Kerajaan Spanyol. Masyarakat berpemerintahan Nahua pada zaman penjajahan memiliki otonomi yang cukup besar dalam mengatur urusan setempat. Para penguasa Spanyol tidak terlalu memahami sistem politik pribumi, tetapi mereka menyadari pentingnya peran para elit pribumi dan sistem yang sudah ada dari sebelumnya. Mereka mengubah sistem politik dengan menjadikan altepetl sebagai satuan dasar pemerintahan. Pada zaman penjajahan, altepetl diganti namanya menjadi cabecera (walaupun mereka masih menggunakan nama altepetl dalam dokumentasi bahasa Nahuatl di tingkatan setempat), sementara permukiman-permukiman luar yang diperintah oleh cabecera disebut sujeto. Di cabecera, orang Spanyol membentuk dewan kota seperti di Iberia yang disebut cabildo, yang biasanya tetap meneruskan peranan yang pernah diemban oleh kelompok penguasa pada zaman prapenjajahan. Akibat kemerosotan jumlah penduduk yang dipicu oleh wabah penyakit, pola-pola permukiman pun berubah dan kota-kota baru pun didirikan. Kota-kota tersebut sering kali diisi dengan orang-orang yang dipindahkan secara paksa berdasarkan kebijakan congregación yang diberlakukan oleh Spanyol. Para penduduk asli yang tinggal di wilayah yang jarang dipindah untuk membentuk komunitas yang baru, sehingga mempermudah upaya Spanyol dalam menyebarkan agama Katolik dan mengeksploitasi tenaga kerja dari kalangan pribumi. Tinggalan sejarah Peradaban Aztek telah meninggalkan berbagai macam warisan kepada dunia. Situs-situs arkeologi Aztek telah digali dan dibuka untuk umum, sementara artefak-artefaknya dipamerkan di museum-museum. Nama-nama tempat dan kata serapan dari bahasa Nahuatl sangat tersebar di Meksiko. Simbol dan mitologi Aztek juga telah berpadu dengan nasionalisme Meksiko dan menjadi bagian dari lambang negara tersebut. Pada abad ke-19, citra orang-orang Aztek sebagai suku barbar yang tidak beradab mulai berubah akibat romantisasi bangsa Aztek sebagai kelompok pribumi dengan budaya yang sangat maju dan dapat menyaingi peradaban-peradaban Eropa kuno. Setelah Meksiko berhasil memerdekakan diri dari Spanyol, romantisasi bangsa Aztek dimanfaatkan dalam narasi yang digunakan untuk membetuk sebuah bangsa baru yang merupakan perpaduan antara Eropa dan Amerika. Aztek dan jati diri nasional Budaya dan sejarah Aztek telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses pembentukan identitas nasional Meksiko setelah kemerdekaan negara tersebut pada tahun 1821. Di Eropa pada abad ke-17 dan ke-18, orang-orang Aztek dianggap sebagai suku barbar, kejam, dan memiliki budaya rendahan. Walaupun begitu, sebelum Meksiko memperoleh kemerdekaan, orang-orang Spanyol yang lahir di Amerika (criollos) sudah menilik sejarah Aztek dalam proses pencarian simbol kebanggaan yang terpisah dari Spanyol. Para cendekiawan menggunakan tulisan-tulisan Aztek, seperti yang dikumpulkan oleh Fernando de Alva Ixtlilxochitl, serta tulisan-tulisan Hernando Alvarado Tezozomoc dan Chimalpahin untuk memahami masa lalu Meksiko berdasarkan sudut pandang penulis berlatar belakang penduduk asli. Sejarawan D.A. Brading menyatakan bahwa pencarian ini menjadi landasan "patriotisme kreol". Rohaniwan dan ilmuwan abad ke-17 Carlos de Sigüenza y Góngora berhasil memperoleh kumpulan manuskrip seorang bangsawan Texcoco yang bernama Alva Ixtlilxochitl. Tokoh Yesuit Kreol Francisco Javier Clavijero menerbitkan buku La Historia Antigua de México (1780–81) saat ia sedang berada di pengasingan di Italia akibat pengusiran orang-orang Yesuit pada tahun 1767; dalam buku tersebut, ia menelusuri sejarah Aztek dari zaman migrasi hingga masa penguasa terakhir mereka, Cuauhtemoc. Tujuannya menulis buku tersebut adalah untuk membela masa lalu Meksiko dari segala macam tuduhan yang dilayangkan oleh penulis-penulis yang sezaman dengannya, seperti Pauw, Buffon, Raynal, dan William Robertson. Hasil penggalian arkeologi di alun-alun utama Kota Meksiko pada tahun 1790 berhasil menemukan dua pahatan batu raksasa yang terkubur tidak lama setelah kota Tenochtitlan jatuh ke tangan Spanyol. Kedua peninggalan yang berhasil ditemukan adalah batu kalender Aztek yang terkenal serta patung Coatlicue. Buku Descripción histórico y cronológico de las dos piedras karya Antonio de León y Gama yang diterbitkan pada tahun 1792 meneliti kedua peninggalan batu tersebut. Satu dasawarsa kemudian, ilmuwan Jerman Alexander von Humboldt menghabiskan waktu selama setahun di Meksiko. Salah satu buku yang ia terbitkan pada masa itu adalah Vues des Cordillères et monuments des peuples indigènes de l'Amérique. Humboldt adalah tokoh yang telah memperkenalkan Aztek kepada para ilmuwan dan khalayak di Barat. Sehubungan dengan agama, lukisan Perawan Guadalupe dari zaman penjajahan menggambarkan Bunda Maria melayang di atas kaktus nopal yang merupakan bagian dari mitos pendirian kota Tenochtitlan. Juan Diego adalah orang Nahua yang konon melihat penampakan seperti itu, dan ia mengaitkan Bunda Maria yang terlihat gelap dengan masa lalu Meksiko pada zaman Aztek. Setelah Meksiko berhasil meraih kemerdekaannya pada tahun 1821 dan menjadi sebuah negara monarki yang disebut Kekaisaran Meksiko, di benderanya terpampang lambang tradisional Aztek berupa seekor burung elang yang sedang hinggap di atas bonggol kaktus nopal. Di atas kepala elang ini terdapat sebuah mahkota yang merupakan lambang monarki Meksiko yang baru. Setelah sistem monarki dijatuhkan pada tahun 1822, elang di bendera republik yang baru tidak memiliki mahkota. Pada dasawarsa 1860-an, setelah Prancis mendirikan Kekaisaran Meksiko Kedua di bawah kepemimpinan Maximilian dari Wangsa Habsburg, di bendera Meksiko masih terdapat lambang elang dan kaktus yang dihiasi dengan simbol-simbol monarki. Kekaisaran ini sendiri tidak bertahan lama dan pasukan Prancis berhasil dikalahkan, sehingga republik pun didirikan kembali, dan benderanya juga menjadi lebih sederhana seperti sebelumnya. Lambang elang dan kaktus sendiri juga sudah dijadikan lambang resmi Republik Meksiko, dan kini lambang tersebut menghiasi bangunan-bangunan resmi. Di Meksiko pada masa setelah kemerdekaan, terjadi perseteruan antara kelompok Hispanistas (kebanyakan terdiri dari elit-elit konservatif Meksiko) dan Indigenistas (kebanyakan adalah elit Meksiko yang liberal). Kelompok Hispanistas secara tegas menolak menjadikan peradaban kuno di Meksiko sebagai kebanggaan nasional dan kelompok. Walaupun di bendera Republik Meksiko terdapat simbol Aztek, para elit konservatif tidak menyukai para penduduk asli dan tidak ingin mengaitkan mereka dengan masa lalu yang "agung". Pada masa kekuasaan Presiden Antonio López de Santa Anna, para cendekiawan Meksiko yang pro-indigenistas tidak memperoleh banyak dukungan. Seusai pelengseran Santa Anna pada tahun 1854, para cendekiawan yang tertarik dengan masa lalu pribumi Meksiko menjadi semakin giat. Kaum liberal cenderung bersimpati dengan para penduduk asli dan sejarah mereka, tetapi merasa bahwa permasalahan genting yang harus dipecahkan adalah "Permasalahan Indian". Berkat komitmen kaum liberal untuk mewujudkan persamaan kedudukan di mata hukum, tokoh-tokoh pribumi yang berhasil naik derajatnya (seperti Benito Juárez yang berlatar belakang Zapotek dan naik jabatan di kalangan liberal hingga akhirnya menjadi presiden pribumi Meksiko pertama, atau cendekiawan dan politikus Ignacio Altamirano yang berlatar belakang Nahua) merasa bahwa liberalisme adalah cara pandang yang diperlukan untuk maju ke depan. Terkait dengan upaya untuk menyelidiki masa lalu pribumi Meksiko, tokoh liberal moderat José Fernando Ramírez adalah tokoh yang telah banyak bersumbangsih. Ia menjabat sebagai direktur Museum Nasional dan melakukan kajian dengan menggunakan kodeks-kodeks, tetapi pada saat yang sama ia juga menjaga jaraknya dari perseteruan antara kaum liberal dengan konservatif yang mengakibatkan perang saudara. Para cendekiawan Meksiko yang meneliti sejarah Aztek pada akhir abad ke-19 meliputi Francisco Pimentel, Antonio García Cubas, Manuel Orozco y Berra, Joaquín García Icazbalceta, dan Francisco del Paso y Troncoso. Pada akhir abad ke-19, peradaban Aztek mulai menjadi kebanggaan nasional di Meksiko. Zaman ini didominasi oleh seorang pahlawan militer liberal yang bernama Porfirio Díaz. Ia adalah seorang mestizo yang berasal dari Oaxaca dan mengabdi sebagai Presiden Meksiko dari tahun 1876 hingga 1911. Kebijakan terbuka terhadap penanam modal asing dan modernisasi negara dengan tangan besi untuk menghentikan kerusuhan telah merugikan penduduk asli Meksiko. Walaupun begitu, pemerintahan Díaz mendanai penelitian-penelitian arkeologi dan upaya perlindungan dan pelestarian monumen kuno. Akibatnya, "para ahli merasa lebih untung jika mereka memusatkan perhatian pada orang-orang Indian yang sudah meninggal selama berabad-abad." Salah satu kebijakan Presiden Díaz adalah dengan mendirikan Monumen untuk Cuauhtémoc di Paseo de la Reforma, Kota Meksiko. Monumen ini ia resmikan pada tahun 1887. Kemudian, dalam ajang pameran dunia pada akhir abad ke-19, paviliun Meksiko sanat menunjukkan masa lalu pribuminya, terutama yang terkait dengan Aztek. Para cendekiawan Meksiko seperti Alfredo Chavero membantu membina citra budaya Meksiko selama pameran-pameran tersebut. Revolusi Meksiko (1910–1920) dan perjuangan para penduduk asli telah mendorong pemerintah untuk mendukung pergerakan politik dan budaya yang disebut indigenismo. Simbol-simbol masa lalu Aztek pun hadir di berbagai tempat, khususnya dalam muralisme Meksiko karya Diego Rivera. Dalam karya-karya mereka, penulis-penulis Meksiko seperti Octavio Paz dan Agustin Fuentes telah mengkaji penggunaan simbol-simbol Aztek oleh negara-negara bagian modern di Meksiko, dan mereka mengkritik pemanfaatan budaya pribumi untuk keperluan politik, tetapi pada saat yang sama mereka juga menggunakan ungkapan simbolis di dalam karya-karya mereka. Contohnya, Paz mengkritik rancangan Museum Antropologi Nasional yang membentuk pandangan bahwa sejarah Meksiko mencapai puncaknya pada zaman Aztek sebagai perampasan nasionalistik terhadap kebudayaan Aztek. Bahasa dan nama tempat Bahasa Nahuatl kini dituturkan oleh sekitar 1,5 juta orang, kebanyakan di wilayah pegunungan di Meksiko tengah. Bahasa Spanyol Meksiko modern juga memiliki ratusan kata serapan dari bahasa Nahuatl, dan banyak pula dari antara kata-kata ini yang masuk ke dalam perbendaharaan kata bahasa Spanyol pada umumnya atau bahkan bahasa-bahasa lainnya di dunia. Nama-nama tempat dalam bahasa Nahuatl tersebar di berbagai wilayah di Meksiko, khususnya di wilayah yang pernah menjadi pusat Aztek. Selain itu, nama-nama Nahuatl juga dapat ditemui di kota-kota yang didirikan oleh para prajurit Aztek yang membantu para penjajah Spanyol. Akibatnya, kota yang awalnya tidak menuturkan bahasa Nahuatl kemudian dikenal dengan nama Nahuatlnya. Di Kota Meksiko, terdapat berbagai nama yang mengenang para penguasa Aztek, termasuk stasiun Moctezuma (dinamai dari Motecuzoma II) dan Cuauhtemoc di jalur 1 Metro Kota Meksiko. Hidangan Hidangan Meksiko masih menggunakan bahan-bahan dasar yang berasal dari Mesoamerika, seperti jagung, cabai, kacang, labu, tomat, dan avokad. Orang-orang Spanyol kemudian memperkenalkan bahan-bahan dasar dari Aztek ke berbagai belahan dunia, sehingga kini terdapat kata-kata serapan dari bahasa Nahuatl di berbagai bahasa, seperti cokelat, tomat, cabai, avokad, tamale, taco, pupusa, chipotle, pozole, dan atole. Selain itu, hidangan Meksiko juga telah menyebar ke berbagai negara, alhasil warisan kuliner Aztek bisa dikatakan telah menyebar secara global. Kini gambar-gambar Aztek dan kata-kata dalam bahasa Nahuatl digunakan untuk menciptakan nuansa keaslian atau keeksotikan dalam upaya pemasaran hidangan Meksiko. Dalam budaya populer Gagasan mengenai orang Aztek telah memikat imajinasi bangsa Eropa semenjak pertama kami berjumpa dengan mereka, dan telah menjadi sumber inspirasi bagi pembuatan banyak lambang ikonik dalam budaya populer Dunia Barat. Dalam bukunya yang berjudul The Aztec Image in Western Thought, Benjamin Keen berpendapat bahwa para pemikir Barat biasanya memandang budaya Aztek melalui kacamata kepentingan budaya mereka sendiri. Orang Aztek dan tokoh-tokoh mitologi Aztek dimunculkan dalam budaya Dunia Barat. Nama Quetzalcoatl, dewa ular berbulu unggas, telah digunakan dalam penamaan salah satu genus pterosaurus, yakni Quetzalcoatlus, sejenis reptil terbang berukuran besar dengan bentang sayap mencapai 11 meter (36 kaki). Sosok Quetzalcoatl sudah sering ditampilkan dalam buku-buku, film, dan permainan video. D. H. Lawrence memberi judul Quetzalcoatl pada rancangan naskah awal dari novelnya yang pada akhirnya diganti menjadi The Plumed Serpent atas desakan penerbitnya, Alfred A. Knopf. Penulis Amerika, Gary Jennings, menulis dua novel sejarah terkenal yang berlatar belakang Meksiko pada zaman Aztek, yakni Aztec (1980) dan Aztec Autumn (1997). Kedua novel ini sangat populer sampai-sampai ditulis lagi empat novel dalam seri Aztek ini setelah ia wafat. Masyarakat Aztek juga telah digambarkan dalam film. Film Meksiko tahun 2000 yang berjudul La Otra Conquista (Penaklukan Lain) disutradarai oleh Salvador Carrasco, dan menggambarkan situasi penjajahan sesudah Meksiko ditaklukkan oleh bangsa Spanyol pada era 1520-an. Film ini menggunakan sudut pandang seorang juru tulis Aztek, Topiltzin, yang berhasil selamat dalam peristiwa penyerbuan kuil Tenochtitlan. Film tahun 1989, Retorno a Aztlán (Kembali ke Aztlán), yang diproduksi oleh Juan Mora Catlett adalah sebuah film fiksi sejarah yang berlatar belakang masa pemerintahan Motecuzoma I. Dialog dalam film ini menggunakan bahasa Nahuatl dan diberi judul alternatif dalam bahasa Nahuatl, Necuepaliztli in Aztlan. Dalam film-film eksploitasi B produksi Meksiko pada era 1970-an, salah satu sosok yang berulang kali ditampilkan adalah "mumi Aztek" selain sosok-sosok hantu dan tukang sihir Aztek. Lihat pula Bahasa Nahuatl Daftar Penguasa Tenochtitlan Kronologi Mesoamerika Mesoamerika Orang Mixtec Peradaban Maya Keterangan Rujukan Kepustakaan {{cite book |last=López Luján |first= Leonardo |year=2005 |title=The Offerings of the Templo Mayor of Tenochtitlan |edition= Revised |translator=Bernard R. Ortiz de Montellano and Thelma Ortiz de Montellano |publisher= University of New Mexico Press |location=Albuquerque |isbn=0-8263-2958-6 |ref=harv}} Nichols, Deborah L. and Enrique Rodríguez-Alegría, eds. The Oxford Handbook of The Aztecs. Oxford: Oxford University Press 2017. Sumber primer dalam bahasa Inggris Berdan, Frances F. and Patricia Reiff Anawalt (1997) The Essential Codex Mendoza. University of California Press, Berkeley. . Cortés, Hernan (1987) Letters from Mexico. Edisi Baru. Diterjemahkan oleh Anthony Pagden. Yale University Press, New Haven. . Durán, Fray Diego (1994) The History of the Indies of New Spain. Diterjemahkan oleh Doris Heyden. University of Oklahoma Press, Norman. . Zorita, Alonso de (1963) Life and Labor in Ancient Mexico: The Brief and Summary Relation of the Lords of New Spain''. Diterjemahkan oleh Benjamin Keen. Rutgers University Press, New Brunswick. (1994 sampul lunak). Pranala luar Aztek di situs web Mexicolore Situs pendidikan mengenai Aztek yang terus dimutakhirkan bagi peminat dari segala usia Arsitektur Aztek Aztek / Nahuatl / Tenochtitlan Bahan-bahan mengenai Mesoamerika kuno di Universitas Minnesota Duluth Sejarah, budaya, dan agama Aztek B. Diaz del Castillo, Penemuan dan Penaklukan Meksiko (diterjemahkan oleh A. P. Maudsley, 1928, cetak ulang 1965) Bencana Demografi di Meksiko 1519-1595 Di Fakultas Sejarah Universitas Minnesota Kepustakaan pelajar mengenai Aztek, disusun oleh Michael E. Smith   Tlahuica Culture Home Page (paguyuban warga Aztec dari Morelos, Meksiko) The Aztecs-looking behind the myths di program In Our Time, BBC Radio 4, menghadirkan Alan Knight, Adrian Locke, dan Elizabeth Graham Koleksi Aztek Pra-Kolumbus Foto-foto peralatan dan senjata Aztek Peradaban
Modène is a commune of 275 people (1999). It is in the region Provence-Alpes-Côte d'Azur in the Vaucluse department in the south of France. Communes in Vaucluse
Elk Grove is a city in Sacramento County, California. It is just south of Sacramento. It was estimated that 174,775 people lived there in 2019. This makes it the second-largest city in Sacramento County, after Sacramento. The city was first incorporated on July 1, 2000. References Cities in California Settlements in Sacramento County, California 2000 establishments in the United States 2000s establishments in California
Coelopacidia melanostigma adalah spesies lalat yang tergolong famili Tephritidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari ordo Diptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Kebanyakan anggota spesies ini bertelur dalam jaringan tumbuhan, tempat larva menemukan makanan pertamanya setelah lahir. Lalat dewasa biasanya berumur sangat pendek. Beberapa hidup selama kurang dari seminggu. Referensi Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). "Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist.". Species 2000: Reading, UK. Diakses pada 24 September 2012. Tephritidae
Aulendorf is a town in the district of Ravensburg, in Baden-Württemberg, Germany. It is situated 20 km southwest of Biberach an der Riß, and 19 km north of Ravensburg. References
Kumbung adalah desa di kecamatan Rajagaluh, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Gambaran Umum Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh berada di wilayah administrasi Kabupaten Majalengka dengan luas wilayah 216.291.9 Km2 yang terdiri atas 2 Blok/Dusun, 4 RW dan 14 RT. Jumlah penduduk Desa Kumbung 4424 Jiwa yang terdiri dari laki-laki 2307 dan 2117 perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1259 KK. Sedangkan jumlah Keluarga Miskin (GAKIN) 333 KK dengan persentase 24.31 % dari jumlah keluarga yang ada di Desa Kumbung Jarak dari Kantor Desa ke Kota Kecamatan adalah 2 Km, ke Ibu kota Kabupaten berkisar antara 17.5 Kilometer. Dilihat dari batas wilayah administrasi, Desa Kumbung berbatasan dengan: Sebelah Utara: Rajagaluh kidul Sebelah Selatan: Teja - Pajajar Sebelah Timur: Rajagaluh kidul – Sadomas Sebelah Barat: Tanjung sari /Kecamatan Skahaji Kemiringan lahan di Desa Kumbung diklasifikasikan ke dalam 2 (dua) kelas yaitu landai / dataran rendah (0 – 48 persen), berbukit bergelombang (49 – 85 persen) dan perbukitan terjal (>15 persen). Berdasarkan klasifikasi kelas kemiringan lahan, 13,21 persen dari luas wilayah Desa berada pada kemiringan lahan di atas 40 persen, 18,53 persen, berada dalam kelas kemiringan lahan 15 - 40 persen dan 68,26 persen berada pada kelas kemiringan lahan 0 - 15 persen. Kondisi bentang alamnya sebagian besar melandai ke daerah Utara, menyebabkan aliran sungai dan mata air mengalir ke arah utara sehingga pada wilayah bagian Utara Desa terdapat banyak persawahan. Perbukitan dengan lereng yang curam terdapat di sekitar selatan desa dikarenakan masuk pada perbukitan lereng Gunung Ciremai. Kondisi topografis ini selain sangat berpengaruh pada pemanfaatan ruang dan potensi pengembangan wilayah, juga mengakibatkan terdapatnya daerah rawan terhadap longsor dan gerakan tanah khususnya daerah yang mempunyai kelerengan curam. Sumber daya air di Desa Kumbung dibagi ke dalam dua bagian yaitu air permukaan dan air bawah tanah. Potensi air permukaan yang menjadi jantung kebutuhan air cukup besar untuk dimanfaatkan terutama bagi pengairan, diperoleh dari 2 (dua) sungai besar yaitu Sungai Cikadongdong, anak sungai Cikamangi yang berada ditengah-tengah desa sehingga sangat besar potensi untuk perikanan air deras dan perikanan lainnya, Citalahab dan Ciherang dan cikadongdong merupakan pengaiaran untuk pertanian dan pesawahan di desa Kumbung dan masih ada beberapa anak sungai lainnya. Sementara potensi air permukaan lainnya berada di beberapa tempat yang mempunyai debit air tinggi yang berasal dari sumber mata air, umumnya berada di Wilayah Selatan Desa. Untuk kondisi Air Bawah Tanah (ABT), berdasarkan kondisi yang ada, secara umum Wilayah Utara dan Tengah Desa mempunyai potensi ketersediaan ABT cukup baik. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, pedagang. Hal ini dikarenakan hampir 60% wilayahnya merupakan areal pertanian dan perkebunan. Padi merupakan andalan utama para petani di Desa ini. Selain bertani dan berdagang, seni kerajinan anyaman juga menjadi kegiatan sehari-hari. Kerajinan anyaman kipas (hihid), tampah (eblek), dan tetenong merupakan ragam kerajinan anyaman yang ada di desa kumbung. wilayah desa kumbung terdiri 2 (dua) wilayah dusun yaitu dayeuh / RW 001 dan dusun pasir / RW 02 Sejarah Desa Kumbung Sejak dahulu Kumbung merupakan daerah yang subur dengan pesawahan yang luas yang dibawah Kerajaan Ratu Galuh. Sri Kumbang Wijaya adalah salah seorang murid dari Syekh Syarif Hidayatullah yang diutus untuk memata-matai Kerajaan Ratu Galuh . Setelah masuk dan menjadi warga baru di Kerajaan Ratu Galuh, maka dengan ketaatan dan kesetiaanya Sri Kumbang Wijaya terhadap Kerajaan Ratu Galuh akhirnya diangkat menjadi seorang pejabat kerajaan untuk mengatur dan menjaga pusat perekonomian dan pangan kerajaan. Pada waktu itupula dibangunlah dapur umum kerajaan dan lumbung padi untuk menyimpan harta hasil pertanian. Sri Kumbang Wijaya mempunyai kharisma yang sangat tinggi, sopan arif dan bijaksana sehingga masyarakat kerajaan memanjakanya dengan sebutan Embah Umbung. Tidak lama kemudian Kerajaan Ratu Galuh mendapat serangan yang hebat dari Sunan Gunung Jati Kerajaan Cirebon sehingga dikabarkan Ratu Galuh menghiang entah ke mana dan daerah kekuasaanyapun berantakan dan munculah desa desa dan yang tadinya bekas lumbung dan dapur kerajaan dengan nama Desa Kumbung yang diambil dari lumbung dan penjaganya yaitu Embah Umbung ( Sri Kumbang Wijaya) dan bekas peninggalannya yang sampai sekarang dikenal dengan sebutan dukuh centong, kelenong, batu pabeasan dan terdapat makam buyut Kumbung tepat ditengah-tengah desa. Kepala Desa Alamat Jln. Raya Desa Kumbung No. 1 Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh kabupaten Majalengka Telp: 0233 Website: www.kumbung.desa.id | email: kumbung.desa.id@gmail.com Batas wilayah Pranala luar Website: www.kumbung.desa.id
Dalam fisika, transformasi Galileo adalah transformasi dari koordinat dalam suatu kerangka acuan ke sistem koordinat kerangka acuan lain yang bergerak konstan relatif terhadap kerangka acuan yang awal. Berdasarkan teori relativitas khusus, transformasi Galileo hanya berlaku untuk kecepatan yang relatif rendah, jauh lebih lambat dibanding kecepatan cahaya. Untuk kecepatan yang tinggi, diperlukan transformasi Lorentz. Peristiwa dan koordinat Gerak dapat dikatakan bersifat relatif. Relativitas yang terjadi dalam gerak ini dapat ditinjau dari konsep kejadian, pengamat, dan kerangka acuan. Kejadian adalah suatu peristiwa fisika yang terjadi dalam suatu ruang pada suatu waktu sesaat yang tertentu. Contoh kejadian adalah: kilat di langit, tumbukkan antara dua mobil, dan sebagainya. Seseorang yang mengamati suatu kejadian dan melakukan pengukuran, misalnya pengukuran koordinat dan waktu disebut pengamat. Untuk menentukan letak sebuah titik dalam ruang kita memerlukan suatu sistem koordinat atau kerangka acuan. Misalnya, untuk menyatakan buah sebelum jatuh dari pohonnya, seorang pengamat memerlukan suatu kerangka acuan dengan koordinat (x, y, z). Jadi, kerangka acuan adalah suatu sistem koordinat. Bagi seorang pengamat, suatu peristiwa dicirikan dengan menetapkan empat koordinatnya: tiga koordinat kedudukan (x, y, z) yang menyatakan jaraknya ke titik asal sebuah sistem koordinat tempat pengamat benda, dan koordinat waktu (t) yang dicatat pengamat dengan jamnya. Konsep titik materi Dalam konteks makrokosmos dan mikrokosmos, koordinat ruang dan waktu ditentukan oleh koordinat ruang dan koordinat waktu. Jika P dan P’ adalah suatu titik materi dalam dimensi ruang dan waktu, maka P dan P’ akan berada dalam koordinat yang sama persis, jika dan hanya jika P adalah P’ itu sendiri. Karena jika P adalah materi yang berbeda dengan P’, maka dalam waktu yang sama akan selalu ada jarak antara P dengan P’ sedemikian hingga jarak P − P’ > 0 satuan jarak. Dalam konsep ini, titik materi P bisa tidak memiliki jarak dengan P’, jika dan hanya jika berada dalam waktu yang berbeda sedemikian hingga waktu P − P’ ≠ 0. Materi P akan berada dalam ruang yang berbeda dalam waktu yang berbeda jika bergerak. Jika suatu koordinat ruang diwakili oleh koordinat x, y dan z, maka titik temu dengan koordinat ruang dan waktu lainnya harus memiliki nilai x, y dan z yang sama, juga harus berada dalam waktu yang sama. Begitu juga dengan titik mula kejadian dalam ruang dan waktu, hanya akan valid jika dan hanya jika dimulai dari koordinat ruang yang sama dan dalam waktu yang sama. Dengan kata lain, titik temu dan titik mula kejadian adalah suatu titik dalam koordinat ruang waktu sedemikian hingga nilai x, y, z dan t bernilai sama bagi pengamat atau objek tertentu. Transformasi koordinat, kecepatan, dan percepatan Sesuai dengan konsep koordinat ruang dan waktu diatas, jika kita ingin menggambarkan keadaan dua pengamat sebagai acuan dalam waktu yang sama, tentu harus ada dua pengamat yang berbeda, misalnya P1 dan P2. Pengamat P1 diam atau relatif diam, pengamat P2 relatif bergerak dan objek O relatif bergerak. Marilah kita memotret koordinat ruang kejadian tersebut dalam suatu rentang waktu. Dalam rentang waktu yang lebih besar dari epsilon (ε) waktu, posisi P1 adalah tetap dalam tempatnya, sementara posisi P2 dan O berada dalam ujung panah merah dalam dimensi ruang. Waktu inersia, ruang inersia dan kecepatan inersia adalah bernilai sama bagi semua pengamat, baik yang diam maupun yang bergerak. Dengan demikian, rentang waktu pemotretan kejadian inersia O adalah sama bagi P1 dan P2. Jika posisi O menurut P1 dalam koordinat x, y dan z memenuhi fungsi: , dan kecepatan inersia O dalam sumbu x adalah , dan kecepatan inersia O dalam sumbu y adalah , dan kecepatan inersia O dalam sumbu z adalah Dan posisi P2 menurut P1 dalam koordinat x, y dan z memenuhi fungsi: , dan kecepatan inersia P2 dalam sumbu x adalah , dan kecepatan inersia P2 dalam sumbu y adalah , dan kecepatan inersia P2 dalam sumbu z adalah Ruang inersia menurut P2 adalah sama menurut P1, dengan demikian koordinat ruang inersia O menurut P1 dan P2 adalah juga sama. Dalam setiap waktu t dalam rentang waktu tersebut, posisi O menurut P2 adalah: Karena waktu inersia sama bagi semua pengamat, maka kecepatan O menurut P2 bisa dituliskan menjadi: Sedangkan untuk percepatan, percepatan sebuah partikel adalah turunan kecepatan terhadap waktu, yakni . Untuk mendapatkan transformasi percepatan Galileo, transformasi kecepatan didiferensiasikan dengan kenyataan bahwa t’ = t dan v tetap. Hasilnya adalah Jadi, komponen-komponen percepatan yang diukur adalah sama bagi semua pengamat yang bergerak dengan kecepatan relatif yang seragam. Keinvarian persamaan Keinvarian sebuah persamaan adalah bahwa persamaan akan memiliki bentuk yang sama apabila ditentukan oleh dua pengamat. Dalam teori klasik, diasumsikan bahwa pengukuran ruang dan waktu oleh dua pengamat dikaitkan melalui transormasi Galileo. Jadi, apabila sebuah persamaan mengambil bentuk khusus tertentu bagi seorang pengamat, maka kita dapat menerapkan transformasi Galileo pada bentuk ini untuk menentukan bentuk bagi pengamat lain. Jika kedua bentuk itu sama, maka persamaannya invarian terhadap transformasi Galileo. Referensi Fisika
Exoprosopa fuligosa adalah spesies lalat yang berasal dari genus Exoprosopa dan famili Bombyliidae. Lalat ini juga merupakan bagian dari ordo Diptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Lalat ini biasanya memakan nektar dan polen yang ada dalam bunga. Referensi Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). "Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist.". Species 2000: Reading, UK. Diakses pada 24 September 2012. Bombyliidae
Terdapat dua isomer propanol. 1-Propanol, n-propanol, atau propan-1-ol: CH3CH2CH2OH, adalah yang paling umum 2-Propanol, isopropil alkohol, isopropanol, atau propan-2-ol: (CH3)2CHOH Lihat juga Propanal (propionaldehida) hanya berbeda satu huruf dari propanol, tetapi merupakan molekul yang berbeda Propranolol adalah obat yang digunakan untuk mengurangi tekanan darah dan tremor tangan. Alkanol
Berikut adalah Daftar film dari 20th Century Studios: Kata kunci *:domain publik 1910-an Regeneration* (1915) Cleopatra* (1917) 1920-an The Iron Horse (1924) What Price Glory (1925) Sunrise (1927) Seventh Heaven (1927) 1930-an Cavalcade (1933) State Fair (1933) Stand Up and Cheer! (1934) Bright Eyes (1934) The Little Colonel (1935) Curly Top (1935) The Littlest Rebel (1935) Dimples (1936) Heidi (1937) Rebecca of Sunnybrook Farm (1938) Alexander's Ragtime Band (1938) Little Miss Broadway (1938) The Little Princess* (1939) The Adventures of Sherlock Holmes (1939) The Gorilla* (1939) 1940-an The Mark of Zorro (1940) The Grapes of Wrath (1940) How Green Was My Valley (1941) Tobacco Road (1941) Blood and Sand (1941) Remember the Day (1941) Rings on Her Fingers (1942) China Girl (1942) The Ox-Bow Incident (1942) The Pied Piper (1942) The Song of Bernadette (1943) The Gang's All Here (1943) My Friend Flicka (1943) Heaven Can Wait (1943) Laura (1944) The Big Noise (1944) Wilson (1944) The Keys of the Kingdom (1944) Jane Eyre (1944) State Fair (1945) Leave Her to Heaven (1945) The Razor's Edge (1946) My Darling Clementine (1946) Anna and the King of Siam (1946) The Ghost and Mrs. Muir (1947) Gentleman's Agreement (1947) Miracle on 34th Street (1947) (and 1994 remake) Whirlpool (1949) A Letter to Three Wives (1949) Twelve O'Clock High (1949) 1950-an All About Eve (1950) Night and the City (1950) Panic in the Streets* (1950) Cheaper by the Dozen (1950) Three Came Home (1950) The Day the Earth Stood Still (1951) The Desert Fox: The Story of Rommel (1951) Let's Make It Legal (1951) Viva Zapata! (1952) The Snows of Kilimanjaro* (1952) Niagara (1953) Call Me Madam (1953) Gentlemen Prefer Blondes (1953) The Desert Rats (1953) The Robe (1953) (pertama memfilmkan dengan 1953-1981 logo) How to Marry a Millionaire (1953) The Egyptian (1954) Carmen Jones (1954) Demetrius and the Gladiators (1954) The Left Hand of God (1955) The Seven Year Itch (1955) Oklahoma! (1955) (distribusi saja, dan sendiri menyetujui nya kedua kandang; sebelah ad asalnya distribusi oleh RKO) (diproduksi bersama The Samuel Goldwyn Company) The King and I (1956) Anastasia (1956) Bus Stop (1956) 23 Paces to Baker Street (1956) The Girl Can't Help It (1956) Carousel (1956) Peyton Place (1957) A Farewell to Arms (1957) An Affair to Remember (1957) The Abominable Snowman (1957) (U.S. distribusi saja) The River's Edge (1957) Ten North Frederick (1958) The Fly (1958) South Pacific (1958) (distribusi saja) The Diary of Anne Frank (1959) Return of the Fly (1959) Journey to the Center of the Earth (1959) 1960-an Let's Make Love (1960) The Hustler (1961) Snow White and the Three Stooges (1961) The Longest Day (1962) Cleopatra (1963) Zorba the Greek (1964) The Sound of Music (1965) Those Magnificent Men in Their Flying Machines (1965) (meliputi sebuah 1935-1953 logo) The Flight of the Phoenix (1965) (meliputi sebuah 1935-1953 logo) Von Ryan's Express (1965) Batman (1966) (bertahan memfilmkan dengan 1935-1953 logo) The Sand Pebbles (1966) How to Steal a Million (1966) One Million Years BC (1966) Fantastic Voyage (1966) Doctor Doolittle (1967) Hombre (1967) Planet of the Apes (1968) Star! (1968) Hello, Dolly! (1969) Butch Cassidy and the Sundance Kid (1969) 1970-an MASH (1970) Beneath the Planet of the Apes (1970) Tora! Tora! Tora! (1970) Patton (1970) The French Connection (1971) Escape from the Planet of the Apes (1971) The Poseidon Adventure (1972) Conquest of the Planet of the Apes (1972) Battle for the Planet of the Apes (1973) Young Frankenstein (1974) Race with the Devil (1975) The Rocky Horror Picture Show (1975) French Connection II (1975) The Omen (1976) Silent Movie (1976) Wizards (1977) Star Wars (1977) (diproduksi bersama Lucasfilm Ltd.) High Anxiety (1977) An Unmarried Woman (1978) Damien: Omen II (1978) Alien (1979) Norma Rae (1979) The Rose (1979) All That Jazz (1979) (kerjasama dengan Columbia Pictures) 1980-an Brubaker (1980) The Empire Strikes Back (1980) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Oh Heavenly Dog (1980) Nine to Five (1980) On the Right Track (1981) (pertama memfilmkan dengan 1981-1994 logo) Cannonball Run (1981) Omen III: The Final Conflict (1981) Taps (1981) Porky's (1981, Canadian, U.S. debut 1982) The Verdict (1982) Return of the Jedi (1983) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) The Star Chamber (1983) (meliputi sebuah 1953-1981 logo) Fire and Ice (1983) (distribusi saja, diproduksi oleh PSO) The King of Comedy (1983) Porky's II: The Next Day (1983) Romancing the Stone (1984) Revenge of the Nerds (1984) Ladyhawke (1985) (diproduksi bersama Warner Bros.) The Jewel of the Nile (1985) Porky's Revenge (1985) Warning Sign (1985) Commando (1985) Cocoon (1985) Aliens (1986) The Fly (1986) Flight of the Navigator (1986, distribusi di wilayah asing, diproduksi oleh Walt Disney Pictures) Lucas (1986) Big Trouble in Little China (1986) Jumpin' Jack Flash (1986) The Princess Bride (1987) Revenge of the Nerds II: Nerds in Paradise (1987) Broadcast News (1987) Less Than Zero (1987) Raising Arizona (1987) Wall Street (1987) (bertahan memfilmkan dengan 1953-1981 logo) Predator (1987) Big (1988) (diproduksi bersama Gracie Films) Die Hard (1988) Cocoon: The Return (1988) My Neighbor Totoro (1988, distribusi saja, distribusi bersama 50th Street Films, diproduksi oleh Studio Ghibli) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Dead Ringers (1988, distribusi saja, diproduksi oleh Morgan Creek dan Téléfilm Canada) License to Drive (1988) Bad Dreams (1988) Working Girl (1988) The Fly II (1989) The Abyss (1989) 1990-an Die Hard 2 (1990) The Adventures of Ford Fairlane (1990) Home Alone (1990) Edward Scissorhands (1990) Predator 2 (1990) Only the Lonely (1991) Omen IV: The Awakening (1991) Hot Shots! (1991) For the Boys (1991) FernGully: The Last Rainforest (1992) (diproduksi bersama FAI Films) The Last of the Mohicans (1992) (diproduksi bersama Warner Bros. dan Morgan Creek) Home Alone 2: Lost in New York (1992) Alien 3 (1992) The Sandlot (1993) (diproduksi bersama Island World) Rookie of the Year (1993) Once Upon a Forest (1993) (diproduksi bersama Hanna-Barbera Productions dan HTV) Hot Shots! Part Deux (1993) The Beverly Hillbillies (1993) Mrs. Doubtfire (1993) Bad Girls (1994) Speed (1994) Baby's Day Out (1994) True Lies (1994) (meliputi sebuah CGI logo dari 1994) (diproduksi bersama Universal Pictures dan Lightstorm Entertainment) Airheads (1994) (bertahan memfilmkan dengan 1981-1994 logo) Miracle on 34th Street (1994) The Pagemaster (1994) (diproduksi bersama Turner Pictures) Nell (1994, U.S. distribusi) (diproduksi bersama PolyGram Filmed Entertainment dan Egg Pictures) Kiss of Death (1995) Die Hard: With a Vengeance (1995) (diproduksi bersama Touchstone Pictures dan Cinergi Pictures Entertainment) Mighty Morphin Power Rangers: The Movie (1995) (diproduksi bersama Saban Entertainment) Bushwhacked (1995) French Kiss (1995) (diproduksi bersama PolyGram Filmed Entertainment dan Working Title Films) Waiting to Exhale (1995) Nine Months (1995) The Crucible (1996) Independence Day (1996) (diproduksi bersama Centropolis Entertainment) Romeo + Juliet (1996) Jingle All The Way (1996) Anastasia (1997) (diproduksi bersama Fox Animation Studios dan Fox Family Films) Turbo: A Power Rangers Movie (1997) (diproduksi bersama Saban Entertainment) Star Wars IV: A New Hope: Special Edition (1997) (diproduksi bersama Lucasfilm, Ltd.) Star Wars V: The Empire Strikes Back: Special Edition (1997) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Star Wars VI: Return of the Jedi: Special Edition (1997) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Speed 2: Cruise Control (1997) Alien: Resurrection (1997) Home Alone 3 (1997) Casper: A Spirited Beginning (1997) (diproduksi bersama Harvey Comics dan Saban Entertainment) Volcano (1997) Soul Food (1997) Titanic (1997) (diproduksi bersama Paramount Pictures dan Lightstorm Entertainment) Dr. Dolittle (1998) (diproduksi bersama Davis Entertainment) There's Something About Mary (1998) Hope Floats (1998) The X-Files (1998) Casper Meets Wendy (1998) (diproduksi bersama Harvey Comics dan Saban Entertainment) The Thin Red Line (1998) Star Wars I: The Phantom Menace (1999) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) A Midsummer Night's Dream (1999) Fight Club (1999) (diproduksi bersama (Regency Enterprises) Office Space (1999) Entrapment (1999) Never Been Kissed (1999) Drive Me Crazy (1999) 2000-an Big Momma's House (2000) (diproduksi bersama Regency Enterprises) X-Men (2000) (diproduksi bersama Marvel Entertainment Group) Digimon: The Movie (2000) (diproduksi bersama Fox Kids, Toei Animation dan Saban Entertainment) Titan AE (2000) (diproduksi bersama Fox Animation Studios) The Legend of Bagger Vance (2000) (diproduksi bersama DreamWorks Pictures) What Lies Beneath (2000) (diproduksi bersama DreamWorks Pictures dan ImageMovers) Cast Away (2000) (diproduksi bersama DreamWorks Pictures dan ImageMovers) Black Knight (2001) Moulin Rouge! (2001) Planet of the Apes (2001) Dr. Dolittle 2 (2001) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Monkey Bone (2001) (diproduksi bersama 1492 Pictures) Behind Enemy Lines (2001) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Say It Isn't So (2001) Ice Age (2002) (diproduksi bersama 20th Century Fox Animation dan Blue Sky Studios) Like Mike (2002) (diproduksi bersama NBA Entertainment) Minority Report (2002) (diproduksi bersama DreamWorks Pictures dan Amblin Entertainment) High Crimes (2002) Star Wars II: Attack of the Clones (2002) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Road to Perdition (2002) (diproduksi bersama DreamWorks Pictures) Kung Pow: Enter the Fist (2002) (diproduksi bersama O Entertainment) Scrat's Missing Adventure (2002) (diproduksi bersama Blue Sky Studios) Drumline (2002) Daredevil (2003) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Marvel Enterprises) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Chasing Papi (2003) From Justin to Kelly (2003) (diproduksi bersama 19 Entertainment) Master and Commander: The Far Side of the World (2003) (diproduksi bersama Miramax Films dan Universal Pictures) X2: X-Men United (2003) (diproduksi bersama Marvel Enterprises) The League of Extraordinary Gentlemen (2003) Cheaper by the Dozen (2003) The Sin Eater (2003) The Day After Tomorrow (2004) Garfield (2004) (diproduksi bersama Davis Entertainment) I, Robot (2004) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Alien vs. Predator (2004) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Man on Fire (2004) Paparazzi (2004) (diproduksi bersama Icon Productions) The Girl Next Door (2004) Flight of the Phoenix (2004) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Elektra (2005) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Marvel Enterprises) Hide and Seek (2005) Robots (2005) (diproduksi bersama 20th Century Fox Animation dan Blue Sky Studios) Fever Pitch (2005) American Dad: The New CIA (2005) (diproduksi bersama Fuzzy Door Productions) Star Wars III: Revenge of the Sith (2005) (distribusi saja, diproduksi oleh Lucasfilm, Ltd.) (Hak sekarang dimiliki oleh The Walt Disney Company.) Mr. & Mrs. Smith (2005) (diproduksi bersama Regency Enterprises) Fantastic Four (2005) (diproduksi bersama Marvel Enterprises dan Constantin Film) In the Mix (2005) (diproduksi bersama Lions Gate Entertainment) Supercross (2005) Family Guy Presents Stewie Griffin: The Untold Story (2005) (diproduksi bersama Fuzzy Door Productions) In Her Shoes (2005) Stay (2005) Walk the Line (2005) Cheaper by the Dozen 2 (2005) Date Movie (2006) (diproduksi bersama Regency Enterprises) Aquamarine (2006) Ice Age: The Meltdown (2006) (diproduksi bersama 20th Century Fox Animation dan Blue Sky Studios) The Omen (2006) X-Men: The Last Stand (2006) (diproduksi bersama Dune Entertainment dan Marvel Entertainment) Garfield: A Tail of Two Kitties (2006) (diproduksi bersama Dune Entertainment dan Davis Entertainment) The Sentinel (2006) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) Borat! (2006) The Devil Wears Prada (2006) No Time for Nuts (2006) (diproduksi bersama Blue Sky Studios) The Fountain (2006) (distribusi di wilayah asing selain Prancis atau Jerman, dan diproduksi oleh Regency Enterprises dan Warner Bros.) Eragon (2006) Night at the Museum (2006) (diproduksi bersama Dune Entertainment, 1492 Pictures dan 21 Laps Entertainment) Idiocracy (2006) Dr. Dolittle 3 (2006) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Epic Movie (2007) (diproduksi bersama Regency Enterprises) Deck the Halls (2007) (diproduksi bersama Regency Enterprises) Firehouse Dog (2007) (diproduksi bersama Regency Enterprises) Live Free or Die Hard (2007) Fantastic Four: Rise of the Silver Surfer (2007) (diproduksi bersama Dune Entertainment, Marvel Entertainment and Constantin Film) The Simpsons Movie (2007) (diproduksi bersama Gracie Films) Garfield Gets Real (2007) The Seeker (2007) (diproduksi bersama Walden Media dan Dune Entertainment) Hitman (2007) Wrong Turn 2 (2007) Mr. Magorium's Wonder Emporium (2007) (diproduksi bersama Walden Media dan Mandate Pictures) Alvin and the Chipmunks (2007) (diproduksi bersama Regency Enterprises, Dune Entertainment dan Bagdasarian Productions) Aliens vs. Predator: Requiem (2007) (diproduksi bersama Dune Entertainment dan Davis Entertainment) 27 Dresses (2008) (diproduksi bersama Spyglass Entertainment dan Dune Entertainment) Meet the Spartans (2008) (diproduksi bersama Regency Enterprises) Jumper (2008) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) Nim's Island (2008) (diproduksi bersama Walden Media) Dr. Dolittle: Tail of the Chief (2008) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Dr. Seuss' Horton Hears a Who! (2008) (diproduksi bersama 20th Century Fox Animation dan Blue Sky Studios) Taken (2008) (diproduksi bersama EuropaCorp) What Happens in Vegas (2008) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) Max Payne (2008) Babylon A.D. (2008) Space Chimps (2008) (diproduksi bersama Starz Media dan Vanguard Animation) Meet Dave (2008) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) The Happening (2008) (diproduksi bersama Blinding Edge Pictures, UTV Motion Pictures, Dune Entertainment dan Spyglass Entertainment) City of Ember (2008) (diproduksi bersama Walden Media) Australia (2008) The X-Files: I Want to Believe (2008) Marley & Me (2008) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) Surviving Sid (2008) (diproduksi bersama Blue Sky Studios) The Day the Earth Stood Still (2008) Bride Wars (2009) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) Dragonball Evolution (2009) X-Men Origins: Wolverine (2009) (diproduksi bersama Dune Entertainment dan Marvel Entertainment) Dr. Dolittle: Million Dollar Mutts (2009) (diproduksi bersama Davis Entertainment) Night at the Museum: Battle of the Smithsonian (2009) (diproduksi bersama Dune Entertainment, 1492 Pictures dan 21 Laps Entertainment) Ice Age: Dawn of the Dinosaurs (2009) (diproduksi bersama 20th Century Fox Animation dan Blue Sky Studios) Aliens in the Attic (2009) (diproduksi bersama Regency Enterprises dan Dune Entertainment) Post Grad (2009) (dengan Fox Searchlight Pictures dan diproduksi bersama Dune Entertainment, The Montecito Picture Company dan Cold Spring Pictures) All About Steve (2009) (diproduksi bersama Dune Entertainment dan Radar Pictures) Jennifer's Body (2009) Fantastic Mr. Fox (2009) (dengan Fox Searchlight Pictures dan diproduksi bersama Regency Enterprises dan Indian Paintbrush) - 25 November 2009 Avatar (2009) (film pertama dengan logo baru) (diproduksi bersama Dune Entertainment dan Lightstorm Entertainment dari James Cameron) - 18 Desember 2009 Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (2009) (diproduksi bersama Regency Enterprises, Dune Entertainment dan Bagdasarian Productions) - 25 Desember 2009 2010-an Daftar film 20th Century Studios 2020-sekarang Film yang akan datang 66th Stage Sixty-Six Pictures Daftar film 66th Stage Sixty-Six Pictures Daftar film
J. Stanley Marshall (January 27, 1923 – June 8, 2014) was an American academic. He was president of Florida State University from 1969 to 1976. He also helped establish the James Madison Institute in 1987. Marshall was born in Cheswick, Pennsylvania. He was married to Shirley Slade of Longview, Texas for over fifty years. Marshall died from heart failure on June 8, 2014 in Tallahassee, Florida, aged 91. He suffered a heart attack in May and died in hospice care. References Other websites 1923 births 2014 deaths American academics Cardiovascular disease deaths in the United States Deaths from heart failure Educators from Pennsylvania Educators from Florida
Peristiwa Kelahiran Kematian Lihat pula Kalender peristiwa Pranala luar 1140-an
University of Maryland, College Park (sering disebut sebagai University of Maryland, Maryland, UM, UMD, UMCP, atau College Park) adalah sebuah universitas riset negeri yang terletak di kota College Park, Prince George's County, Maryland, berjarak sekitar dari perbatasan timur laut Washington, D.C. Didirikan pada 1856, universitas tersebut adalah lembaga cabang dari University System of Maryland. Pada musim gugur 2010, universitas tersebut memiliki lebih dari 37,000 murid, dalam lebih dari 100 program pasca-kelulusan dan 120 program kelulusan. Universitas tersebut adalah universitas terbesar di negara bagiannya dan terbesar di Kawasan Metropolitan Washington. Universitas tersebut adalah anggota dari Association of American Universities dan berkompetisi dalam bidang olahraga sebagai anggota dari Big Ten Conference. Referensi Pranala luar Maryland, College Park Athletics website 01 College Park
Panagiotis Pipinelis (; ) adalah seorang politikus dan diplomat Yunani. Ia lahir pada 21 Maret 1899 di kota pelabuhan Piraeus. Ia belajar hukum dan ilmu politik di Universitas Zurich dan, pada 1920, di Universitas Albert Ludwigs Freiburg di Jerman. Pada 1952, ia diangkat menjadi perwakilan permanen Yunani untuk NATO, dan mundur dari pelayanan diplomatik setahun kemudian. Ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan dalam kabinet Konstantinos Karamanlis 1961–1963. Usai pengunduran diri dan pengasingan diri Karamanlis, Pipinelis secara singkat menjabat sebagai Perdana Menteri Yunani sementara dari 17 Juni 1963 sampai 29 September 1963. Pada 20 November 1967, ia diangkat menjadi Menteri Urusan Luar Negeri pada masa kediktatoran.Ia memegang jabatan tersebut sampai kematiannya akibat kanker pada 19 Juli 1970 di Athena, dalam usia 71 tahun. Referensi Perdana Menteri Yunani Menteri lur negeri Yunani Perwakilan Permanen Yunani untuk NATO
Glaucotes adalah genus kumbang tanduk panjang yang tergolong famili Cerambycidae. Genus ini juga merupakan bagian dari ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Larva kumbang dalam genus ini biasanya mengebor ke dalam kayu dan dapat menyebabkan kerusakan pada batang kayu hidup atau kayu yang telah ditebang. Referensi TITAN: Cerambycidae database. Tavakilian G., 25 Mei 2009. Cerambycidae
Asam karbonat adalah asam organik dengan rumus kimia H2CO3. Asam karbonat termasuk asam lemah. Dalam fisiologi, asam karbonat digambarkan sebagai asam volatil atau asam pernapasan, karena senyawa ini adalah satu-satunya asam yang diekskresikan sebagai gas oleh paru-paru. Senyawa ini memainkan peran penting dalam sistem penyangga bikarbonat untuk mempertahankan homeostasis asam-basa. Sudah lama diyakini bahwa asam karbonat tidak dapat hadir sebagai senyawa murninya. Namun, pada tahun 1991 dilaporkan bahwa para ilmuwan NASA telah berhasil membuat sampel H2CO3 padat. Kesetimbangan reaksi kimia Ketika karbon dioksida (CO2) larut dalam air (H2O) maka akan menghasilkan asam karbonat: CO2 + H2O H2CO3. Asam karbonat bisa berubah menjadi ion bikarbonat (HCO3-) dan atom hidrogen. Keasaman Asam karbonat adalah asam karboksilat dengan gugus hidroksil sebagai substituen. Senyawa ini juga merupakan asam poliprotik - khususnya diprotik, artinya senyawa ini memiliki dua proton yang dapat terlepas dari molekul induknya. Sehingga, terdapat dua konstanta disosiasi, yang pertama adalah untuk disosiasi menjadi ion bikarbonat (juga disebut hidrogen karbonat) HCO3−: H2CO3 <=> HCO3^- + H+ Ka1 = 2.5×10−4; pKa1 = 3.6 pada 25 °C. Harus diperhatikan saat mengutip dan menggunakan konstanta disosiasi pertama asam karbonat. Dalam larutan air, asam karbonat ada dalam kesetimbangan dengan karbon dioksida, dan konsentrasi H2CO3 auh lebih rendah daripada konsentrasi CO2. Dalam banyak analisis, H2CO3 memasukkan CO2 terlarut (dirujuk sebagai CO2(aq)), H2CO3* digunakan untuk mewakili kedua spesi saat menulis persamaan kesetimbangan kimia berair. Persamaan dapat ditulis ulang sebagai berikut: H2CO3* HCO3− + H+ Ka(app) = 4.47×10−7; pK(app) = 6.35 pada 25 °C dan kekuatan ionik = 0.0. Peranan asam karbonat dalam darah Asam karbonat merupakan langkah intermediat dalam transpor CO2 ke luar dari tubuh melalui pertukaran gas secara pernapasan. Reaksi hidrasi CO2 umumnya sangat lambat tanpa adanya katalis, tetapi sel darah merah mengandung enzim karbonik anhidrase, yang dapat meningkatkan laju reaksi serta mendisosiasi ion hidrogen (H+) dari asam karbonat yang terbentuk, menghasilkan bikarbonat (HCO3−) yang larut dalam plasma darah. Reaksi yang terkatalisasi ini berbalik di paru-paru, di mana bikarbonat diubah kembali menjadi CO2 sehingga gas ini dapat dibuang ke luar. Keseimbangan ini berperan penting sebagai suatu larutan penyangga atau buffer dalam darah mamalia. Sebuah laporan teori tahun 2016 menunjukkan bahwa asam karbonat dapat memainkan peran penting dalam melindungi berbagai basa nitrogen dalam serum darah. Lihat pula Air berkarbonasi (minuman ringan) Karbon dioksida Dihidroksimetilidena (asam karbonat) Asam nonvolatil Pengasaman laut Referensi Bacaan lebih lanjut Pranala luar Ask a Scientist: Carbonic Acid Decomposition Why was the existence of carbonic acid unfairly doubted for so long? Carbonic acid/bicarbonate/carbonate equilibrium in water: pH of solutions, buffer capacity, titration and species distribution vs. pH computed with a free spreadsheet How to calculate concentration of Carbonic Acid in Water Asam
(138883) 2000 YL29 adalah sebuah asteroid. Asteroid ini merupakan bagian dari asteroid Amor, yang terletak dekat dengan bumi. Eksentrisitas orbit asteroid ini tercatat sebesar 0.344, sementara magnitudo mutlaknya adalah 16.7. Pembentukan Seperti asteroid secara keseluruhan, asteroid ini terbentuk dari nebula matahari primordial sebagai pecahan planetisimal, sesuatu di nebula matahari muda yang tidak cukup besar untuk berubah menjadi planet. Referensi Pranala luar Daftar asteroid Amor - The International Astronomical Union Minor Planet Center. 138883 138883
Menesia makilingi adalah spesies kumbang tanduk panjang yang tergolong famili Cerambycidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Menesia, ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Larva kumbang ini biasanya mengebor ke dalam kayu dan dapat menyebabkan kerusakan pada batang kayu hidup atau kayu yang telah ditebang. Referensi TITAN: Cerambycidae database. Tavakilian G., 25 Mei 2009. Cerambycidae
Raymon Harry Anning (Chinese: 顏理國, 22 July 1930 – 20 December 2020) was a British police officer and civil servant. He was the Commissioner of Police of Hong Kong. In the early 1970s, he was a commander of the Metropolitan Police in Greater London. He was Hong Kong Police commissioner from 1985 to 1989. Anning died on 20 December 2020 at the age of 90. References 1930 births 2020 deaths People from Hong Kong Police officers People from London
Saint-André-le-Bouchoux merupakan sebuah komune di departemen Ain yang terletak pada sebelah timur Prancis. Demografi Pertumbuhan jumlah penduduk di wilayah Saint-André-le-Bouchoux adalah sebagai berikut: Referensi INSEE Lihat pula Komune di departemen Ain Komune di Ain
Claudia Cristina Leite Inácio Pedreira (Portugis Brasil: [klawdʒɐ lejtʃi]; lahir 10 Juli, 1980) [2] dikenal dengan stagename Claudia Leitte dan nama panggilan populer claudinha, adalah AXE dan pop artis rekaman Brasil, dan mantan vokalis grup Babado novo, dari tahun 2001 sampai 2008. [3] Dia adalah salah satu penyanyi wanita paling populer di Brazil dan Amerika Latin, [4] [5] telah terjual lebih dari satu juta catatan selama karier solo dan menjadi penerima banyak penghargaan untuk termasuk Latin Grammy Terbaik Brasil Kontemporer Pop album nominasi untuk album studio solo pertamanya Sebagai maskara. [6] Pada Januari 2014, dilaporkan Leitte telah bertemu dengan produsen Shea Taylor, Timbaland, Rob Persaud dan Mike Will Made It, [7] memiliki ditandatangani dengan manajemen Roc Nation dengan rencana meluncurkan kariernya di luar negeri. [8] Seiring dengan Pitbull dan Jennifer Lopez, ia merekam "We Are One (Ole Ola)", yang disajikan sebagai lagu resmi Piala Dunia FIFA 2014. [9 ] Selain karier musiknya, sejak 2012 ia juga menjabat sebagai pelatih dan mentor pada versi Brasil televisi menunjukkan The Voice. Referensi
Lantibongan adalah desa yang berada di kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Indonesia. SDI TOMBANGANGIA Pelabuhan Penyeberangan Pattumbukang
Dymasius gilvago adalah spesies kumbang tanduk panjang yang tergolong famili Cerambycidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Dymasius, ordo Coleoptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia. Larva kumbang ini biasanya mengebor ke dalam kayu dan dapat menyebabkan kerusakan pada batang kayu hidup atau kayu yang telah ditebang. Referensi TITAN: Cerambycidae database. Tavakilian G., 25 Mei 2009. Cerambycidae
Ikatan Penerbit Indonesia adalah perhimpunan profesi penerbit buku di Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Mei 1950 di Jakarta. Pendirian Ikatan Penerbit Indonesia dipelopori oleh Sutan Takdir Alisjahbana, M. Jusuf Ahmad, dan Achmad Notosoetardjo dalam rangka nasionalisasi perhimpunan setelah kemerdekaan Negara Indonesia. Asas dan prinsip yang diterapkan oleh Ikatan Penerbit Indonesia adalah asas Pancasila, gotong royong dan kekeluargaan. Sejarah Setelah kemerdekaan Negara Indonesia diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, para pendiri negara berusaha menasionalisasikan segala perserikatan dan perusahaan asing yang ada di Indonesia. Sutan Takdir Alisjahbana, Mochammad Jusuf Ahmad, dan Ahmad Notosoetardjo menngambil inisiasi untuk menyatukan para penerbit buku yang ada di Indonesia ke dalam satu perhimpunan. Oleh karenanya, dibentuklah Ikatan Penerbit Indonesia pada tanggal 17 Mei 1950. Setelah Ikatan Penerbit Indonesia terbentuk, maka diadakan rapat untuk menentukan para pemangku jabatan. Hasil rapat menetapkan Achmad Notosoetardjo sebagai Ketua dan Sutan Takdir Alisjahbana sebagai wakil ketua. Sedangkan Machmoed ditetapkan sebagai sekretaris, M. Jusuf Ahmad sebagai bendahara, dan John Sirie sebagai komisaris. Pada pendiri Ikatan Penerbit Indonesia terdiri dari empat belas penerbit. Panca Daya Ikatan Penerbit Indonesia memiliki satu rumusan cita-cita pendirian organisasi yang ditetapkan pada 4 Juli 1956. Rumusan ini dikenal dengan nama Panca Daya Ikatan Penerbit Indonesia. Panca Daya ini dibuat sebagai bentuk komitmen dan dukungan dalam rangka mencerdaskan bangsa Indonesia, memajukan perbukuan nasional, dan mendukung perkembangan perpustakaan di Indonesia. Rumusan Panca Daya Ikatan Penerbit Indonesia yaitu: Pendirian perpustakaan desa sebagai bentuk usaha memperluas kesempatan membaca dan meningkatkan jumlah pembaca. Pengembangan penerbitan buku pendidikan dan pengajaran dengan menggratiskan biaya alat pengajaran. Penyebarkan karya cipta sastrawan indonesia melalui ekspor hak cipta dan ekspor buku. Perlindungan hak cipta serta penerbitan buku-buku universitas dan buku-buku kesusastraan. Pengembangan industri grafika untuk keperluan pencetakan buku. Peran Ikatan Penerbit Indonesia didirikan sebagai bentuk sumbangan aktif bagi pendidikan dan peningkatan peradaban Indonesia. Dengan demikian, peningkatan literasi nasional menjadi tujuan utamanya. Tujuan ini terkhusus lagi ditujukan bagi kehidupan publik dan perkembangan industri penerbitan buku. Dalam rangka mencapai tujuannya, Ikatan Penerbit Indonesia menjalankan fungsi sebagai sarana dan pusat komunikasi, informasi, konsultasi, advokasi. Selain itu, Ikatan Penerbit Indonesia juga berfungsi memberikan pelatihan untuk industri penerbitan buku di Indonesia. Secara umum, peran Ikatan Penerbit Indonesia berperan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penerbitan buku dan memperjuangkan kepentingan anggota dan industri penerbitan buku di Indonesia. Pada skala nasional maupun internasional, Ikatan Penerbit Indonesia berperan dalam menjalin kerja sama dengan pemangku kepentingan dalam bidang penerbitan buku dan turut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatannya. Selain itu, Ikatan Penerbit Indonesia juga berperan dalam pengelolaan acara hukum dan kegiatan lain yang sejalan dengan dengan asas Pancasila, gotong royong, dan kekeluargaan. Pimpinan Pada awal pendirian Ikatan Penerbit Indonesia terdapat 5 jabatan penting yang menjadi pemimpin organisasi yaitu Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Komisaris. Berdasarkan kesepakatan para pendiri, Achmad Notosoetardjo ditetapkan sebagai Ketua dan Sutan Takdir Alisjahbana sebagai Wakil Ketua. Jabatan sekretaris diberikan kepada Machmoed dan jabatan Bendahara diberikan kepada M. Jusuf Ahmad. Sedangkan jabatan Komisaris diberikan kepada John Sirie. Berikut daftar Ketua Ikatan Penerbit Indonesia di tiap periode: Unit Usaha Akademi dan Penerbitan Sastra Indonesia Pada tahun 2012, Ikatan Penerbit Indonesia mendirikan Akademi dan Penerbitan Sastra Indonesia. Akademi ini didirikan sebagai tempat pendidikan, pembelajaran dan pelatihan literasi, serta penulisan dan penerbitan buku. Akademi ini dapat diakses oleh para penerbit, penulis, editor, akademisi, praktisi media, dan masyarakat umum. Borobudur Agency Borobudur Agency merupakan agen penerbitan Ikatan Penerbit Indonesia yang memberikan bantuan promosi dan lisensi hak cipta konten Indonesia ke mancanegara kepada para penulis dan penerbit buku di Indonesia. Buku yang dipromosikan meliputi kategori bacaan populer dan bacaan nonfiksi. Bacaan populer berupa buku anak dan remaja, buku bergambar, buku masakan, buku busana muslim, buku gaya hidup, komik dan novel. Sedangkan buku nonfiksi berupa buku ilmu sosial, buku ilmu seni, buku ilmu budaya Indonesia, dan buku ajar. Borobudur Agency juga melakukan promosi perangkat lunak digital interaktif. Agen penerbitan asing dan penerbit buku menjadi mitra kerja dari Borobudur Agency. Referensi Asosiasi perusahaan di Indonesia Penerbit
Janenschia (named after Werner Janensch) was a huge, plant-eating dinosaur with an elongated neck and tail. It was a sauropod from the late Jurassic period, about 156 million to 150 million years ago. Janenschia had a small head, blunt teeth, and a short, thick tail; it was about 80 feet (24 m) long. This titanosaurid back may have been covered with bony, armored plates. Fossils have been found in Tanzania, Africa. It is said that this dinosaur was a secondary prey for T-rex. Dinosaurs of Africa Titanosaurs
Hyundai i20 adalah mobil hatchback yang pertama kali diperkenalkan di Paris Motor Show bulan Oktober 2008 dan mulai dijual Desember 2008 di India. Mobil ini menempati posisi di antara i10 dan i30. Mobil ini berpenggerak roda depan dan tersedia dalam 3 dan 5 pintu. i20 menggantikan posisi Getz di hampir setiap pasar yang memasarkannya, meskipun Getz sendiri masih dijual sampai tahun 2011. i20 yang dijual di Eropa dibuat di pabrik İzmit di Turki. Untuk i20 yang dijual di Asia dan Oseania, diproduksi di Sriperumbudur (dekat Chennai), India. i20 tidak dijual di Korea Selatan dan Amerika Utara, karena pasar tersebut sudah memiliki Accent hatchback. Referensi Pranala luar Hyundai i20 (UK) Hyundai i20 (India) Hyundai Advice Site (UK) Hyundai i20 Hatchback I
Erik Charell (), bernama lahir Erich Karl Löwenberg, adalah seorang pengarah teater dan film, penari dan pemeran asal Jerman. Ia dikenal sebagai pembuat karya musikal dan operetta, seperti The White Horse Inn (Im weißen Rössl) dan The Congress Dances (Der Kongress tanzt). Referensi Pranala luar Yahudi-Jerman
The Allotheria are an extinct infraclass or superorder of mammals. They are related to the prototheria and theria. The allotheres was a branch of successful Mesozoic mammals. The most important characteristic was the presence of lower molariform teeth with two longitudinal rows of cusps. Allotheres also had a narrow pelvis, indicating that they gave birth to tiny, helpless young as marsupials do. The Haramiyida from the Triassic period were the earliest group, and the Multituberculates survived until the Oligocene, 35 million years ago. References Mammals Fossils
Angkatan Bersenjata Kerajaan Bhutan adalah nama sebuah angkatan bersenjata dari negara Bhutan. Negara Bhutan tidak memiliki organisasi angkatan bersenjata sendiri. Militer Bhutan hanya terdiri dari Angkatan Darat, Pasukan Pengawal Kerajaan yang merupakan bagian dari Angkatan Darat Bhutan dan Polisi Kerajaan Bhutan. Karena Bhutan adalah sebuah negara yang terkurung daratan, Bhutan tidak memiliki angkatan laut. Selain itu Bhutan juga tidak memiliki angkatan udara. India bertanggung jawab untuk pelatihan militer, pasokan senjata dan pertahanan udara Bhutan. Referensi Pranala luar Situs web Angkatan Darat Bhutan Angkatan bersenjata menurut negara
Desmacella vagabunda adalah spesies spons yang tergolong dalam kelas Demospongiae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Desmacella dan famili Desmacellidae. Nama ilmiah spesies ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1870 oleh Schmidt. Seperti spons pada umumnya, spesies ini memiliki tubuh yang berpori dan permukaan yang keras seperti batu. Selain itu, Desmacella vagabunda juga dapat menyerap oksigen dari air melalui proses difusi. Referensi WoRMS Porifera: World Porifera Database. Soest R. van (ed), 22 Oktober 2008. Demospongiae
Elmendorf is a city in the U.S. state of Texas. Cities in Texas
Andrei Valentinovich Khripkov (; ) adalah pemain sepak bola asal Rusia. Pada saat ini ia bermain untuk FC Tekstilshchik Ivanovo. Ia bermain sebagai gelandang. Pranala luar Player page by sportbox.ru Pemain sepak bola Rusia
Irmo is a town 12 miles outside of Columbia, South Carolina. There were 11,039 people living in Irmo as of the year 2000. Geography Irmo is found at (34.092629, -81.186073). The United States Census Bureau says the town has an area of 10.7 km² (4.1 mi²). There is no water in that area. Festivals Irmo is home to the annual Okra Strut . Origin Irmo was chartered on Christmas Eve in 1890 because of the opening of the Columbia, Newberry, and Laurens Railroad. The strange name of Irmo was the result of putting together the names of Captain C.J. Iredell and Henry Moseley, two important figures in the founding of the town. The town of Irmo does not have an actual downtown area. It is only several clusters of suburban neighborhoods. References Other websites Town of Irmo Cities in South Carolina