dataset_name stringclasses 2 values | subset_name stringclasses 6 values | prompt_id stringlengths 7 36 | template_name stringlengths 7 22 | dataset_key stringclasses 4 values | input stringlengths 4 4.79k ⌀ | output stringlengths 1 13.2k ⌀ |
|---|---|---|---|---|---|---|
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Ibu merupakan sebutan terindah
Ibu merupakan kata tersejuk
Kata yang semerbak cinta dan impian
Yang memancar dari kedalaman jiwa
Ibu adalah segalanya
Ibu adalah mata air cinta
Ibu bagaikan lentera yang terbang dari kedalaman jiwa
Yang menghanyutkanku dalam mimpi
Disetiap garis kerut wajahmu
Tersimpan berjuta derita
Kau tetap mengukir senyum
Kau sembunyikan deritamu
Disetiap langkahku kau selalu ada menyertaiku
Kutau batinmu menangis akan keegoisanku
Namun kau hanya mengelus dada
Tetap tersenyum bersahaja
Terima kasih ibu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
KOSONG | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Mentari redup bawa arah datang sebuah mimpi
Terbawa belenggu gelapnya malam tnpa sang kasih sunyi sepi
Bisik hati untuk dapat bersama
Walau jauh di pandang mata
Ku ayuh angan Untuk dapat ku sentuh walau tag bisa ku miliki
Mimpi hnyalah mimpi,,,
Bagai Selembar kertas kosong yang lusuh tag pernah terisi. Dalamnya rindu akan indah senyum tawamu bersama
Kisahkan cerita khas yang begitu bermakna
Berhaarap dunia terima ku genggam mimpiwalau kaki terpijak ribuan duri |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Rasa terpasung oleh selaksa lara
Saat angan tak mampu tepiskan
Kala hati tak mampu redamkan
Bias rindu yang bertaburan
Biarlah...
Hati tergores perih
Memendam rindu dalam bisu
Karna untuk mengungkapnya
Jelas aku tak mampu
Biarlah...
Kunikmati sendiri
Rindu ini
Dalam setiap debaran hati
Mengalir bersama waktu
Tanpa harus kau tau | BIARLAH |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
nan | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Aku jatuh cinta lagi
saat seorang bidadari menatapku
aku terdampar lagi
dalam jeratan cinta kasih
ketakutanku datang lagi
akan cinta yang hancur di musim lalu
aku terperangkap lagi
oleh cinta yang baru aku temui
cinta yang datang tanpa aku harapkan
cinta yang sering menyakitiku
aku ingin sekali jatuh cinta lagi
tapi apa daya ku
ketakutan itu selalu muncul dalam benaku
maafkan aku cinta yang datang
aku tak bisa alngsung menerimamu
aku harus seleksi kamu dulu
agar aku tida tercabik oleh duri dibelakangmu
bukan aku tak menghargaimu
tapi ini demi keselamatan hati dan cintaku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Ketika rasa saying ini tumbuh dan berkembang kamu pergi dan membuangku disaat ku dalam keadaan lemah
Sebelumnya aku menganggap kita itu seperti matahari dan bintang
Aku matahari dan kamu bintangnya Tapi kini bintangku telah pergi….
Pergi entah kemana…..
Mungkin pergi dengan matahari yang lain
Yang jauh lebih menerangimu, disaat kehidupanmu trasa gelap
Dulu aku merasa kehidupanku llebih berwarna karena senyum dan cintamu itu Kini aku sudah menjadi matahari yang berjalan sendiri
Berjalan tanpa tujuan kehidupan yang berwarna
Semuanya gelap ….
Semuanya terasa hampa dengan mata telanjang dan pikiran logispun aku tidak bisa meraih mu lagi
Sinarku tidak pernah lagi menerangi gelapnya dihatimu
Karena matahari yang lain yang sudah menerangimu saat ini
Walaupun seperti itu entah kenapa hatiku masih milikmu
Sungguh aku masih menyayangimu | BINTANGKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
SENYUM ITU | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Aku tak tau mulai kapan
Bahkan hati ini pun tak tau mulai kapan
Senyum yang tak kukenal sebelumnya
Menghampiri relung jiwa yang hampir rapuh
Kulihat bola matanya yang penuh ketulusan
Ku lihat pandangannya yang begitu teduh
Siapa dia ? andai saja aku di izinkan
Aku ingin melihat senyumnya dari dekat mimpiku
Karena raga ini tak kan sanggup berdiri di depannya dalam realita
Senyum itu, aku ingin senyum itu selalu mengantarkan tidurku
Ntah mulai kapan rasa ini datang
Tapi yang ku tahu,
Aku begitu mengaguminya
Dalam doa dan diamku
Senyum itu
No Urut: 12078
Tanggal: 23/08/2017 20:26:03 |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: Kamu adalah ambisi untuk dirimu sendiri
Kamu adalah mata yang tak pernah mengeluarkan air mata
Kamu adalah mulut yang menghiraukan telingamu sendiri
Dan kamu adalah hati yang tak punya perasaan
Lihat mereka!
Mereka ada untuk mereka
Mereka memberi cinta untuk mereka
Mereka berdarah untuk mereka
Mereka menaruh harapan ke kamu
Cobalah genggam tangannya
Cobalah tatap matanya
Cobalah jadi mereka |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
KERINDUAN YANG MEMBUNUHKU | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Apakah kau masih mengingat diriku,,,
Mengingat kenangan kita..
Aku tak tau..
Apakah benar kau pergii..
Aku tak percaya itu,,
Aku ingin kau tetap disini..
Bersama ku slalu..
Biarkan waktu berhenti saat qt berdua,,
Melewati hal yang indah,,
Tak menjadi kenangan,,
Tapi hal yang selalu aku jalani..
Bawalah kerinduan ini..
Tak mampu ku menahan mu..
Tapi..
aku sadar..
Rindu ini membunuhku.......... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 2c87b808-2468-4ee2-a23f-87baf05a730b | indopuisi_1 | train | Silakan ciptakan puisi yang indah | Tentu, ini puisi yang mungkin cocok untuk kamu :
Kadhafi M
Tsn Tembilahan
Ibu ku ..
kau yang telah mengandung kuselama 9 bulan lama nya
Ibu ku ..
kau yang telah menjaga kudengan penuh kasih sayangjasa mu tiada terhinggadan tidak bisa di bayar dengan uang
Ibu ku ..
tiada yang bisa ku lakukan kecuali hormat dan tunduk kepada mu
Ibu ku ... ada yang ingin ku ucap kan ucapan itu tiada lain dan tiada bukanyaitu ..
beribu terima kasih kepada muibu ... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
nan | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Hari Bahagiamu
Oleh Indri Airlangga
Di sepanjang waktu semua jalan hidupmu
Banyak kerikil tajam sulit ‘tuk ditempuh
Pandangmu pun sering tersaput kabut
Namun hidupmu terus melangkah maju
Tiada kata berhenti hanya terus melaju
Ada banyak waktu terlewat
Begitu banyak momen yang tak sempat
Dan segala hati yang tak kau dapat
Tapi ingatlah walau kadang jiwa terbunuh
Jangan kau simpan benci di relung kalbu
Dan harimu ini pastilah jadi lebih indah
Karena rasa hatimu seringan awan
Dan impianmu pun ‘kan jadi nyata
Jalani sisa hidupmu penuh semangat
Dan persembahkan cintamu pada hati yang tepat
Di saat tiba hari bahagiamu
Maafkan aku yang tak mampu beri apapun
Tapi izinkan kupersembahkan sesuatu
Walau hanya doa yang tulus di dalam kalbu
Yang terlantun indah ubtuk kebahagiaanmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Semua terasa menyakitkan
Atas semua yang terjadi
Setelah terlambat kusadari
Betapa besar cintamu untukku
Aku mengerti,..
Tuhan telah menjadi saksi diantara kita
Akan besarnya cintamu padaku dulu
Namun sesalku,..
Mengapa aku baru memahaminya saat ini
Sekarang, setelah kau pergi jauh dari pandanganku
Setelah kau meninggalkanku dengan berbesar hati
Betapa bodohnya aku,..
Telah menyia-nyiakanmu
Setelah kini kusadari kau begitu berarti bagiku
Melihat sekarang dirimu telah bahagia bersama laki-laki yang telah mencintaimu
Tanpa harus lagi mengharap dan menunggu cintaku
Hingga sekarang,..
Kadangkala terbesit dirimu
Ada perasaan mengharap cintamu yang dulu
Yang pernah kau berikan tulus untukku
Dan kupahami, semuanya takkan mungkin terjadi
Semua takkan mungkin berpihak padaku lagi
Bait demi bait puisiku mulai menyendu
Di awal kutulis semua ini
Diantara sesalku yang memenuhi rongga hati
Di dalam malam yang kelam
Dan juga bintang-bintang dan rembulan yang menjadi saksi
Bahwa kini aku merindukanmu
Begitu sangat mencintaimu
Bersama ribuan sesal di dalam hatiku
Maafkan aku yang dulu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Hujan hari ini mengingatkanku pada bayang kenangan
Bayang-bayang yang telah usang terlumur debu
Hujan hari ini membawaku ke sebuah memori yang pernah ku lakukan
Memori yang yang penuh canda tawa dan sedikit duka
Hujan hari ini menuntunku menuju masa depan
Masa dimana aku belum pernah melihatnya
Hujan hari ini menyampaikan kalau di depan kita akan ada badai
Badai yang siap menghadang langkah kita menuju kesuksesan
Hujan hari ini membuatku rindu pada seseorang
Seseorang yang pernah ku temui
Seseorang yang sedang membaca pesanku ini
Seseorang yang sudah membuatku menjadi seperti ini
Hujan
Tolong sampaikan salamku untuk dia
Tolong katakan bahwa aku sangat menyayanginya
Tolong ungkapkan kalau aku telah jatuh cinta kepadanya
Hujan
Terimakasih telah datang hari ini
Terimaksih telah menyampaikan salamku
Membuat dia tersenyum membaca suratku, | HUJAN |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
Angin berhembus di pagi hari
Langit terang disinari sang mentari
Orang-orang bertebaran mengais rezeki
Demi menghidupi sang buah hati
Memandangnya aku bersedih hati
Teringat akan pengorbanan ayah ibu yang kucintai
Mengapa dan mengapa aku begini
Kurang mensyukuri nikmat Illahi
Aku selalu mendzalimi hati
Aku selalu mengukir kesedihan hati
Kepadamu orang yang aku cintai
Ibu dan Ayah,
Kaulah sebaik-baik insan yang Allah kirimkan
Kepadaku sang wanita malang ini
Tak pernah letih tubuhmu
Yang kini semakin keronta-ronta
Seakan lemah tak berdaya
Ditelan oleh usia
Namun kau tak pernah sedikitpun mengeluh
Walau usia sudah tidak muda lagi
Walau tenaga sudah tak maksimal lagi
Walau pijakan kaki sudah tidak kukuh lagi
Tapi semangatmu tak pernah pudar
Kesabaranmu tak pernah habis
Kaulah permata
Kaulah mutiara
Kaulah sang surya
Engkau bagai akar yang selalu menguatkanku
Engkau bagai angin yang selalu menyejukkanku
Engkau bagai pelangi yang mewarnai kehidupanku
Dan engkau bagaikan motivator yang selalu mendorongku
Dan engkaulah sumber kebahagiaanku | SAJAK UNTUKMU AYAH IBU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Sebenarnya ku bisa terbang kemanapun ku mau,,,
Bebas melayang kemanapun yang ingin ku tuju,,,
Tanpa harus terlalu lama ku diam menunggu,,,
Dan aku tak lagi harus menanti kehadiran dirimu,,,
Namun apalah daya diri ini,,,
Aku sadari, ku hanyalah debu yang tiada berarti,,,
Yang selalu siap terombang-ambing topan yang melintasi,,,
Menghanyutkan daku dalam kerasnya gumpalan pasir,,,
Tak memberi sedikitpun ruang untukku bersandar,,,
Tak mampu menggoreskan arti yang bermakna,,,
Hanya menimbulkan pedih jika terkena mata,,,
Dan ku tetaplah budak bagi alam semesta,,,
Tak bisa berbuat apa-apa,,,
Selain hanya menggerutu dengan keadaan yang ada,,,
Namun tak berdaya untuk merubah semuanya,,,
Tetap terluka dan tetap saja kecewa,,,
Semua seakan berakhir begitu saja,,,
Pergi dan berlalu entah kemana,,,
Tanpa celah dan tanpa warna yang berbeda,,,
Aku tetaplah mahluk yang berteman dengan derita,,,*Spirit For Progress,»»»»»::(dh3)::««««« |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Fernanda
Maafkan aku,
Aku selalu mengejarmu
Aku selalu mencarimu
Aku selalu mengusikmu
Maafkan aku yang tak bisa melupakanmu
Waktu membuatku semakin mendekatimu
Kau membuat hatiku semakin jatuh kepadamu
Jangan paksa diriku tuk menjauhimu
Aku yakin,
Rasa cintaku padamu akan berlalu
Suatu saat kau pasti merindukanku
Sementara aku sibuk melupakanmu | SUATU SAAT |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Fatamorgana hutanku, murkanya alamku
Berbaris rapat di tepian namun begitu jarang di kejauhan
Nampak hijau di luar namun sangat tandus di dalam
Ah, semua itu hanyalah fatamorgana
Hutanku hilang karena pembalakan
Hutanku habis akibat penambangan
Katanya atas nama kesejahteraan, untuk siapa?
Namun alam memiliki cara sendiri tuk menyadarkan
Ya beginilah, semua sudah terjadi
Hutan hilang, hujan datang dan banjir menyerang.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: berlima dari solo berkeretaapi kelas ekonomi murah
tak dapat kursi melengkung tidur di kolong
pas tepat di kepala kami bokong-bong
kiri kanan telapak kaki tas sandal sepatu
tak apa di pertemuan ketemu lagi kawan
dari krawang-bandung-jakarta-jogya-tangerang
buruh pabrik plastik, tekstil, kertas dan macam-macam
datang dengan satu soal
dari jakarta pulang tengah malam dapat bis rongsok
pulang letih tak apa diri telah ditempa
sepanjang jalan hujan kami jongkok tempat duduk
nempel jendela
bocor
bocor
sepanjang jalan tangan terus mengelapi
agar pakeyan tak basah
dingin
dingin
tapi tak apa
diri telah ditempa
kepala dan dada masih penuh nyanyi panas
hari depan buruh di tangan kami sendiri
bukan di mulut politikus
bukan di meja spsi |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Di setiap detikku ku inginkan kau dengar
Dengar apa yang ingin ku ungkap selama ini
Aku dengan segala impian dan harapanku
Semua angan yang terhampar dengan segala rasaku
Engkau yang kini bukan engkau yang dulu
Yang dulu ku kenal yang dulu ku tahu
Engkau tak pernah lagi melirik bahkan menyapaku
Hanya aku kini yang terpenjara bayang masa lalu
Tak pernah lagi kau lihatku yang dulu bagian hidupmu
Tak ada lagi cerita tertawa penghilang kesedihan
Takkan ada semua rasa bahagia di hari itu
Semua terhempas jauh melambung terambang
Aku disini dengan segala cerita sedihku
Cerita tentang segala bahagiamu
Yang menghantui semua harapanku
Aku yang kini terpuruk kaku karna dirimu
Ku duduk di sudut gelap hati yang tak bisa melupakanmu
Aku kini tak dapat bangun karna semua inginmu
Aku sadar kini kau bukan kau yang dulu
Namun semakin ku ingat semakin mencekik diri
Wahai kawan lihat aku disini
Disini yang menunggumu kembali
Kembali kledalam segala angan dan harapku kini
Angan semua tentang dahulu
Dengarkan suara bintang yang slalu menuntutmu
Dalam segala malammu
Disana tertera salam rinduku untukmu
Sahabat kecilku. | KARNA KU INGIN KAU TAHU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
NUSANTARAKU | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Nusantaraku..
kau dikenal sebagai negara kepulauanmemiliki ratusan Kabupetan/Kota dan puluhan ribu Desamerdeka berkat pejuang yang rela mengorbankan nyawa dan harta benda
Nusantaraku..
ingat kita akan PANCASILA sebagai pondasi negara
yang dengannya kita dapat berkepribadian dalam mengarungi arus masaselalu kita renungi Bhineka Tunggal Ika sebagai falsafah bangsa
yang dengannya kita bisa hidup rukun bersama
Nusantaraku..
mengumbar ragam cerita bermakna dari banyak desamenyimpan berbagai rupa sejarah, budaya dan agamamengandung bermacam aneka tambang memiliki berjuta aneka hayati di daratan serta lautanmelahirkan banyak tokoh dan pahlawanmempunyai beribu bahasa pribumihingga semaraknya gaya tari
Nusantaraku..
tanahmu berbau harum lagi suburudaramu segar dan sejuk untuk dihirupberhektar sawah dan hutan luas membentanggunung-gunung tegak menjulangsuasana asri pedesaan terhidangpesona wisata memanjakan mata yang memandangramah tamah warga senantiasa menyambut dengan senang, sampairupa-rupa citarasa makanan khas daerah yang lezat dan nikmat siap disantap hingga kenyang
Nusantaraku..
entah, dimana lagi dapat ku temui negeri sejuta fenomena inisering ku dengar bumi berteriak lantang“Indonesia Tanah Surga, tempat berdirinya Singgasana para Raja, Bersatunya Corak Budaya dan Agama”kawan, aku yakin kau pun sadar akan hal itu
Nusantaraku..
kala kau jelajahi timur hingga barathanya satu kalimat yang dapat kau ucapinilah rasa dan warna Indonesiayang selalu dirindu dan membuat banggakini, telah ku pahami makna dari sebuah ungkapan “Aku Cinta Indonesia”….. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
MAAF | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Maaf,
Kerna dulu aku tidak menghargai,
Betapa dekat dirimu dan hati ini,
Kerna aku tidak tahu ianya bererti,
Namun dari situ aku pelajari,
Makna berdikari dan erti pengorbanan iniMaaf,
Bilamana dulu sewaktu kau pergihati ini pernah mati,
Apabila khabaran itu aku dengariku amati dan aku fahami,
Mengapa dulu harus ku biarkan semua ini terjadi pada hari ini,
Kerana aku tau kau bertindak menjaga hatiMaaf,
Kiranya aku kembali ini mengundang hina dan keji,
Tapi niatku tidaklah lain dari meneliti dari apa yang terjadi
Janjimu dulu akan sentiasa bahgia
Janjimu dulu takkan sakit hati
Janjimu dulu takkan sedih dan sepi
Namun kini semua itu yang kau alamiMaaf,
Andai coretan ini mengguris hatiMaaf,
Andai coretan ini tidak disenangi
Kerna hanya aku yang mengeri
Apa yang terkandung dalam hati mu saban hari...
Dan untuk kali ini izinkan aku berdiri disisi
Berikan aku tanda yang menyenangkan hati
Luahkanlah apa yang dikehendaki
Ceritakanlah apa yang sering terjadi
Agar dapat aku menjadi orang yang kau hargai
Biar tenang kiranya tiba masa untuk ku pergi nanti... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Sekian tahun sudah kehadiranmu mempengaruhi orang-orang sekitarmu,
dan setiap perbuatanmu telah membentuk karaktermu,
dan setiap langkahmu telah membawamu mendekati atau menjauhi
cita-citamu,
dan kelak…
setiap tarikan nafasmu akan dimintai pertanggungjawabannya,
untuk menentukan tempatmu di alam yang abadi…
Selamat Ulang Tahun
Semoga langkah-langkahmu semakin matang
dan selalu membawamu ke arah yang lebih baik. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
SEPI DALAM KEMATIAN | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Aku telah terbutakan Oleh kesakitan yang tak kunjung hilang
Hatiku merana
Dalam duka nelangsa sukma
Luka hatiku tiada terlihat
Namun sesak dalam bekasnya
Laksana perih menghujam jantung
Cinta itu bagaikan racun
Racun dunia panas berbisa
Dalam gamangnya dunia fana
Cinta kita tiada nyata
Ketika ajal datang menjelang
Malaikat maut kian mengejar
Dan akhirnya, Kita pun mati dan terpisah
Karena alam yang berbeda
Jangan ditunggu dan tak usah ditunggu
Untuk apa menunggu
Tiada arti menunggu
Jangan menanti
Karena aku sudah mati
Kubur saja, lalu pergi
Tinggalkan sunyi dan biarkan sendiri
Sepi dan mati… |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
CINTA SEJATI | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Ku bangun istana cinta di atas setiaku..
Ku lindungi dindingnya dengan percayaku..
Ku hiasi semuanya dengan ke ikhlasanku...
Ku rawat keteguhannya dengan ketulusanku..
Dan ku ciptakan kedamaian dengan kasih sayangku..
Aku bukan tuhan yang maha mampu..
Mengendalikan semua apa yang aku mau...
Aku juga bukan malaikat penjagamu..
Yang selalu menemanimu sepanjang waktu...
Ku hanya kasih dalam hatimu..
Cinta dalam hidupmu..
Rindu dalam nafasmu..
Yang akan tetap hidup dalam sanubarimu... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Berjumpa lagi dengan kawan kawan
Ku bawa rasa rindu yang sangat menggebu gebu
Malam ini akan sangat menyenangkan
Karna semua berkat kalian
Kita bercanda bergembira menggoda wanita
Tak kurasa ku punya luka
Seakan semua terlupa tertutup oleh tawa
Kalian semua sungguh mengasikan
Di dalam hidupku selalu terkenang
Besok lusa kita akan terpisahkan
Kepada angin ku sampaikan kalian takan terlupakan | KAWAN SELALU TERKENANG |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Jika terulang, biarkan aku kembali
Jika berjalan, biarkan aku pergi
Ketika itu, dia berkata "jangan pergi"Dan ketika aku menagih, dia berkata "biarkan aku memilih"Ketika aku sendiri, dia berkata "aku disini"Seiring berjalannya waktu..
Ketika aku ingin bersama, dia berkata "aku ingin sendiri"Ya, aku ingin disini
Tetap disini
Meski semua telah berubah, namun dia tetap sama
Bukan dia yang pergi, tapi dia yang tersimpan
Biarkan dia terjaga
Dalam mimpi bahagianya
Biarkan dia memilih
Tuhan yang tau
Satu untuk pertama
Atau satu untuk yang selamanya |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Berbalik, saat kau hanya berputar dalam anggapan
Meraba, karena kau membuka mata saat semua tak terlihat
Menghirup saat sesak, terengah-tersedak
Kau menghilang, tapi kau hanya menutup mata
Rangkaian benang yang kau kenakan
Tapi kau munafik, kau seharusnya telanjang
Kau melihat bayanganmu terbawa oleh cahaya
Kemudian menghilang, padahal kau melihatnya
Kau mengingat, diantara gema dan kebutaan
Bagaimana kau lahir, tangismu diantara senyuman-senyuman
Lalu kau seharusnya menangis untuk mereka tetap tinggal?
Pernah dalam nyata kau merindukan poros
Memeluk pada jarak terdekat, kau merasakan lelehan tulang belulang
Semesta terhenti, sungai-sungai tanpa aliran, lautan kehilangan ombak
Angin membawa abu-abumu, bersama cahaya dan nyanyian alam
Kau menghilang, tapi kau lahir dalam peredaran
Akan hancur jika kau dalam kobaran
Atas dewa-dewa yang membeku
Bagaimana kau bertanya saat malaikat-malaikat tertidur?
Atau hembusan yang terbawa oleh angin.
Hanya, menempuh perjalanan diantara kabut
Akan sama sulitnya saat kau tersesat. | KAU!! |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Wajah langit kelabu
Angin enggan sibakkan awan
Ratap rindu tempo hari
Usik gelisah hati
Jika mentari enggan terbit
Untuk apa siang pun datang ?
Senyum tinggallah senyum
Ombak bergemuruhlah
Menderu dalam jiwa
Asaku lelah menatap masa
Kemilau mega senja kemarin
Adalah sebuah tanda tanya
Senyummu menggiringku ke ruang mimpi
Inikah cinta suci ?
Hancurnya hati di ujung sepi |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Kepergian selalu menyisakan kenangan
Setiap peristiwa menjadi ingatan
Memang merelakan tak mudah
Namun kesedihan harus di ubah
Hidup kita harus melangkah
Supaya tidak patah dan kalah
Meski jauh jalan kau tempuh
ketika sedih terkumpul penuh
Kita harus kuat bertahan
Di setiap keluh kesahmu
Meski di dera luka tak terkira
Seolah terlihat mulus saja
Kepergian tak perlu takut
Menyiapkan kita menjadi kuat
Meski tak bisa segera dekat
Jangan merasa jauh dan hilang |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul PERSIB 45 | Sesuatu yang tak dapat ku ungkapkan dengan kata
Hanya dengan selembar kertas dan sebuah tinta hitam
Ku mampu untuk mengungkapkan segala rasa yang ada di dalam hati ku
Sesuatu yang tak dapat ku ungkapkan dengan kata
Hanya dengan selembar kertas dan sebuah tinta hitam
Ku mampu untuk mengungkapkan segala rasa yang ada di dalam hati ku
Sesuatu yang tak dapat ku ungkapkan dengan kata
Hanya dengan selembar kertas dan sebuah tinta hitam
Ku mampu untuk mengungkapkan segala rasa yang ada di dalam hati ku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: Siapakah dirimu....
Wahai yang berdiri tegak dipintu pembaringanku.....
Yang menutupi penglihatan jiwaku.....
Apakah kau hantu dari kegelapan, yang diutus untuk menunjukan makna kesia2an....
Ataukah dirimu jin yg menyusup dari retakan hati untuk menjadikanku budak, lalu mencemoohku....
Segera enyahlah kau dari tatapan samarku....
Tapi jikalau dirimu adalah peri yg diutus oleh kebahagiaan....
Mendekatlah kemari...
Cumbulah aku dg pagutan kehangatan asmaramu....
Letakan tangan kehidupanmu di hatiku...
Dan bila aku pantas...
Rengkuh dan milikilah aku.... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
AWAS, BAHAYA LATEN KORUPSI! | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Awas, bahaya laten korupsi merebak di mana-mana!
Di ibukota negara Jakarta hingga pelosok desa.
Di kantor pemerintah hingga kantor swasta.
Penjahat kerah putih mengganas merajalela.
Awas bahaya laten korupsi siaga mencari mangsa!
Siap menghantam menerkam siapa saja.
Tak peduli korbannya orang besar atau rakyat jelata.
Semua disikat diembat hingga sedikit pun tak tersisa.
Awas bahaya laten korupsi bercokol dimana-mana!
Di istana, parlemen, kantor gubernur dan walikota
kantor kementerian, pelabuhan, bandar udara
kantor dinas, suku dinas, dan kantor kepala desa.
Awas, bahaya laten korupsi siaga mencari mangsa!
Presiden, menteri, anggota dewan, pejabat negara lainnya
juga penegak hukum seperti polisi, jaksa, hakim, pengacara
gubernur, walikota, bupati, camat, hingga kepala desa.
Awas, bahaya laten korupsi bercokol di mana-mana!
Di kantor kelurahan, puskesmas, sekolah, rukun tetangga
kantor kecamatan, kantor bea cukai, dan rukun warga
juga kantor pajak, stasiun, terminal, dan kantor lainnya.
Awas, bahaya laten korupsi siaga mencari mangsa!
Rektor, dokter, guru, aktivis, pegawai negeri, pengusaha
politisi, kiai, pastor, preman jalanan, wiraswasta
juga buruh, pedagang, tentara, dan karyawan biasa.
Awas bahaya laten korupsi merebak di mana-mana!
Awas bahaya laten korupsi siaga mencari mangsa!
Kita satukan tekad untuk mencegah menghancurkannya!
Kita tunjukkan taring untuk membongkar memeranginya!
Jakarta, 26 November 2013 |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul FAJAR | Keagunganmu indah tak tersentuh sedikitpun jemari
Warnamu kilaukan sejuta pesona
Menebarkan keangkuhan dan estetika tak berharga murah
Tawa dan senyum menjadi gema
Menyaksikan gelombang rayuan
Bagaikan tetesan sedikit percikan
Kini sang dewa matahari menelanmu
Bersama awan awan harapan
Dan belaian angin siang sipembakar tanah |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af9ccbc4-83d2-4cec-b968-91597e4328ce | indopuisi_8 | train | Coba tulis puisi yang bisa nyentuh hati. | Pasti, ini dia puisi yang bisa nyentuh hatimu: Aku termenung menatap atap langit rumahku
Kali ini aku mulai merasakan lagi kesunyian
Yang Menyelimuti Jiwa dan Hatiku
Perlahan jiwa dan hatiku terasa rapuh
Bagaikan sebuah es yang disinari matahari
dan perlahan-lahan mencair
Untuk Kedua Kalinya dalam hidupku
Aku merasakan Kehancuran
Bagaikan dihantam sebuah pukulan yang sangat keras
Sehingga aku tak berdaya dan Kuasa tuk menahannya
Kini kumerasakan kesendirian
Sahabat hanya diriku sendiri
Ingin rasanya aku berteriak bebas dan lepas
Bagaikan burung yang lepas dari sangkarnya
Hilang sudah semua harapan tanpa bekas
Hanya kenangan dan kekecewaan yang masih tertinggal
Aku hanya bisa pasrah menerima apa yang telah terjadi
Bagaikan manusia bodoh yang dipermainkan berkali-kali
Aku memang bukan yang terbaik,
Tapi aku bisa memberikan yang lebih baik.
Torehan untuk : Cinta, Sahabat dan Musuh |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Bukan karena jabatan engkau di banggakan..
Bukan karna uang engkau di agungkan...
Tapi setiamu pada negara..
Kau junjung tinggi moral dan agama...
Kau sapuh bersih tikus serta najisnya..
Perdamaian yang di idam-idamkan..
Ketentraman yang menyejukkan...
Itulah negriku..
Di bawah naunganmu..
Engkau rajaku...
Pemimpin negaraku..
Wahai pimpinanku..
Kesejahteraan kami ada di tanganmu.. | PEMIMPINKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Lebih Baik Bodoh
Oleh NN
Tangaisan- tangisan di pinggir jalan..
tertawa riang di istana….
tak penting semua derita,
yang penting penguasa berjaya….
tak ada guna rakyat sejahtera ,…
asal koruptor merdeka.
dan hukumku
hanya ladang usaha
Indonesia ini kah dirimu?
inikah garudaku
dan ini pula kah arti sang pancasilaku?
kalu begitu inginku kembali di masa lalu,
masa dimana kebodohan berimbang dengan kejujuran….
tak seperti sekarang pandai dan kepalsuan telah jadi satu?
merdeka
merdeka……
untuk para koruptorku? | null |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Malam ini bulan tersenyum kepadaku
Membawa suasana jenuh menjadi riuh
Seakan hati bermekar ria ditaman ini
Membawa aroma aroma asmara yang tak kunjung berhenti
Hujan pun turut menyertai kita
Dengan tawanya selalu membasahi
Membasahi hati yang selalu sunyi
Membasahi jiwa yang kerontang akan asmara
Ketika semua itu telah berakhir
Tapi mimpiku tanpa akhir
Yang selalu bercerita tanpa materi
Mengenal seluk beluk cinta yang mungkin akan mati
Pagimu telah tiba Membawa benih benih cinta yang membara
Mengubur dalam dalam benci akan asmara
Menumbuhkan rasa yang mungkin tak akan ku lupa |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Wahai penduduk langit,
Mau kah engkau turun malam ini?
Dengar kan sebait rintihan hati,
Lewat mimpi
Tak banyak lagi waktuku disini,
Hanya 3 masa ku mampu lalui,
Esok atau lusa aku kan kembali.
Jika kau tak bersedia temui,
Mungkin hanya lewat goresan tinta,
Coretan aksara, sajak sajak kelam ku sampaikan derita,
Akan kah lebih baik begini?
Biar setan-setan, Dinding-dinding, telinga jail tak dengar akan bisik qalbu, pilu ku,
Hanya kau yang tau, Pintaku. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Luka..
Masih kah kau membekas,
Tersayat dan menganga..??
Dan Masih kah kau merasakan sakit
Setelah berpuluh tahun kau lewati..
Luka..
Mengapa kau terus bersemayam di hati yang terdalam..
Bukankah seharusnya maaf mampu mengobati
Tapi mengapa kau masih kokoh berdiri..
Luka..
Mengapa kau tak pergi saja meninggalkan hati yang telah mati dari cinta yang kau nodai..
Serumit apa kau hingga tak mudah mengusirmu pergi
Bersama kebencian yang terlanjur menghakimi.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Bagaimana aku dapat menghindar ?
Bagaimana aku mampu bertahan ?
Bagaimana aku harus mengelak ?
Siang malam aku terkenang
Pagi sore aku terngiang
Setiap waktu berlalu
Tampak wajahmu
Aku tak tahu kapan berakhir
Awalnya aku berfikir
Ini adalah mimpi
Tapi,..
Setelah ku rasakan
Ini benar-benar terjadi
Sungguh kelembutanmu
Membuatku jatuh hati padamu
Hingga membekukan kata-kataku
Beku,..
Jiwaku telah membeku
Hatiku diam memandangmu
Di atas cinta aku mengharapmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: Kau dan aku
Dua ciptaan saling mengadu
Tentang senang maupun sedih
Tentang rahasia maupun curahan hati
Seperti kedua tangan
Saling melengkapi kekurangan
Seperti kunci diary
Saling menjaga rahasia
Aku bahagia memilikimu
Kau adalah anugrah dari-Nya kepadaku
Kaulah semangat hidupku
Teman saat susah dan duka
Saat air mata terjatuh
Engkau datang tuk menghibur
Selalu membuatku tersenyum bahagia
Mendukung dan memberiku segudang nasehat
Terima kasih sobatku
Atas semua kebaikanmu
Ku tak kan lupakanmu
Sekalipun ajal menjemputku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af9ccbc4-83d2-4cec-b968-91597e4328ce | indopuisi_8 | train | Coba tulis puisi yang bisa nyentuh hati. | Pasti, ini dia puisi yang bisa nyentuh hatimu: Gema teriakan hati kecilmu.
Kamu...
Yang masih berjalan dengan tangis dalam senyumku...
Tetap kau tahan...
Masih kuat kau menelan...
Gema teriakan hati kecilmu.
Kamu.
yang masih mengarungi lautan air matamu...
Seakan nyata ..
Sumpah karma retak tangismu ..
Gema tangisan gudang buku..
Jerit tawa angan si penggodaku..
Aku.. Dan bukan diriku..
3 september tahun itu.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Kemanapun langkah kaki ini akan ku ikuti
Mencari isi perut dengan sesuap nasi
Ya Tuhan, berikan aku keteguhan
berikan aku ketentraman
Kala pikiran dilanda kegelisahan
Dingin
ronta'an angin malam
Lambai pepohonan
suasana jalanan yang mencekam
Kemana langkah ini akan berakhir
Akankah takdir hidupku seperti ini sampai aku menua
Tuhan
engkau tak tidur
Tak pula membisu atas pintaan do'aku kepadamu Tuhan
Aku memang anak jalanan yang tak punya tempat tinggal
Namun
tak lantas aku disia-siakan tanpa diperdulikan
Khalifah-khalifah yang kau turunkan kan berperan
Memberi
mengasihi diri ini
Terima kasih Tuhan
meski aku seorang jalanan kau beri aku sosok pemimpin yang berhati budiman. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Aku tak pernah berpikir
Aku akan berpisah denganmu
Aku hanya yakin saja saat itu
Aku bahagia bersama mu
Skalipun ada yang bilang
Aku terlalu bodoh untuk mencintaimu
Tapi aku memang mencintaimu
Dan itu kenyataanya
Aku terlalu percaya padamu
Aku terlalu sayang padamu
Aku terlalu cinta padamu
Hingga aku terlalu sakit olehmu
Logikaku saat itu memang tak ada
Aku hanya melihat ketulusan itu darimu
Aku bahagia bersamamu saat itu
Aku tak ingin berpisah denganmu
Kau suguhkan kenyamanan untukku
Kau berikan kebahagiaan untukku
Kau uraikan janjimu padaku
Dan aku percaya
Kau buat aku melayang tinggi
Hingga akhirnya kau hempaskan aku
Jauh ke dasar jurang
Hingga ku tak mampu bertahan |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Ssst...AkuLamunanku
Antara imajinasi
Mengusik lamunanmuSsst...
Aku anakSastraTetusik
Rautmu yang itu
Akan membuyarkan imajinasikuImajinasikuNageriDanauOmbak
Namun kini
Engkau Tuhanku
Selalu menjadiImajinasiku
Aku takan lagi bisa terusik |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Sahabat
Kau ibarat sebuah bintang
Bintang yang selalu bercahaya
Di sela keheningan malam
Bintang itu yang selalu
Selalu membuyarkan lamunanku
Lamunan akan masa lalu
Masa lalu yang sungguh suram
Di setiap malam itu
Kau hadir bersama dengan senyumansenyuman hangat
Yang menghangatkan kalbu ini
Terimakasih untukmu sahabat
Salam sehalus sutra ku kirim untuk sahabat
Meski tangan ini tak mampu berjabat
Hanya senyum yang mampu mengumbar dari jauh
Sahabat kau selamanya
Selamanya akan jadi sahabat
Terimakasih sahabat
Aku menyayangimu..
Hingga akhir waktuku
Aku akan ingat kamu
Walau kau tak ingat aku lagi
Aku selalu menyayangmu
Untukmu Dita
Aku rindu kamu
Dari jauh
Aku mendoakanmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
hidup memang penuh ujian dan cobaan
kata munafik, “itu bukan sebuah beban,
hadapi saja dengan senyuman”
hah...
itu hanya semboyan, siapa tau hati orang...?
kadang hati terasa tenang ketika hadir sang rembulan
tapi, tiba saatnya sang raja malam sembunyi di balik awan
rasa itu menghilang, dan anganpun mulai terbayang
babyak saran dengan besar harapan
“penuh keprihatinan, kelak menjadi pamimpin zaman”
penuh makna tersimpan disetiap ucapan
semoga menjadi kenyataan
aminn...................... | KENYATAAN YANG TERPENDAM |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Oleh Ustadz Awa Motivator Cinta (Ustadz AMC)
Occupation dan level t’lah tersematnama dan karya cipta pun terguratjenjang karir dan bisnis maju pesatharta bertumpuk, tender kian lebat
Rumah megah, seni unik, berpahatornamen minimalis ragam warna catpagar kokoh, benteng kuat berkawatbusana necis bermerek plus langkat
Makan selalu opor ayam dan ketupattongseng, sate dan bakar ikan sepathamburger, pizza, hotdog dan donattak ada oncom demi mereguk lezat
Sangat berat saat memiliki pangkatamanat padat ketika terima mandatduduki tahta berdasarkan mufakathendak bekerja jujur agar tak dipecat
Saat iman rapuh matapun jadi jelalatsikap pura-pura munculkan gelagatlakukan korupsi membisikan isyaratatur kode, sandi dan bersuara logat
Mengendap-endap seperti bangsatmerampas milik orang berbuat nekatmuncul penghalang digetok tongkattikam, pukul, hujam sampai ke jidat
Dekadensi moral terjerumus sindikatmenerima sogokan amplop pun dilipatbila ada proyek saku selalu kecipratmodal dan keuntungan selalu disunat
Saat prestasi gemilang jaya menjabatlakukan briefing dan mendadak rapatlobi negosiasi atas namakan rakyatkritis penuh ide kian sengit berdebat
Namun, sayang laporan pun sering telatbelum kelar namun langsung minggatduduk berpindah, berlari dan meloncatsemua dianggap memang sudah bakat
Tuk pertahankan tahta percaya keramatrawat tuyul ambil langkah yang kafaratorientasi hidup hanya judi penuh ibarattelan harta yatim, haram dan syubhat
Penat lelah pegal pergi ke tukang pijatluluri lotion hampari kulit ari dan jangatall body tanpa kecuali hingga ke pantattersengal nafsu birahi sampai muncrat
Semua dianggap life style yang moderattingkatkan martabat mendapatkan plakatikuti tren hedonisme budaya gaya plagiatgelontorkan pulus biar lolos tanpa digugat
Hai kawan, ancaman sangatlah berakibattidakkah teringat fenomena ba’dal mamatfaidzan nujumu thumisatwa idzas sama-u furijat
Wa idzal jibalu nusifatwa idzar rusulu uqqitatliayyi yaumin ujjilatmanusia kecil, hina dina bagaikan ulat
Tanpa bekal takwa... | BERBUAT MANFAAT |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Setiap kali aku menatap kamu kamu gak cuekin aku...
Setiap kali aku ngomong sama kamu kamu juga gak cuekin aku...
Aku gak tau kalau kamu suka sama dia...
Semenjak aku tau kalau kamu suka sama dia aku galau...
Semenjak kamu tau kalau aku suka sama aku kamu selalu jauhin aku...Kenapa?
Aku salah?
Maaf kalau aku punya salah sama kamu...
Yang penting kamu udah jujur sama aku...
Aku pun udah jujur sama kamu... | AKU SUKA KAMU, KAMU SUKA DIA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
JANJI TUHAN | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Pagi ini Warnajingga menghias kaki langit
Kabut putih mulai resah
terusir sang pemilikhari
Barisan pematang pembatas petakmulai jelas nampak
Satu persatu pejuang hidup datang menuntut janji Tuhanya
Dengan semangat penuh harap, mata cangkul menghujam di punggung bumi
Jengkal demi jengkal bomgkahan tanah terolah menampakkan masadepan anak meraih cita
Barisan bedeng terbentuk dan tersususn rapi Seakan menuntun jalan menuju tanah suci
Batang demi batangbibit tertancap denganjari lusuh
Menopang kehidupan di masadepan yang makin menantang
Walau mentari semakin meninggi mendaki rinjani
Walau panas mulaimengancam membakar raga
Walau peluh mulaimengalir mengikuti kerutan kulit
Sang pejuang membatu..
taktergoyahkan
Asa terus Tertanam. Harapan
Terus tertebar
Doa terpanjat kan menyempurnakan usaha takpernah lelah
Karna Janji Tuhun Tak Mungkin Datang Menyerah diri. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
JAUH | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Saat raga tak mampu menjamahmusaat mata tak lagi mampu memandangmutapi hati dan cintaku yang mampu rasakan mu
Keelok an yang dahulunya mampu ku lihatkeramahan yang dahulunya mampu ku rasakini tak mampu lagi ku temui
Ku tau kita di alam yang berbedatapi ketahui lah cinta kita kan tetap bersamalewat butiran huruf ini tak mampu mewakili rasa sayangku
Jauh..
sekarang kau jauh pergi.
hanya mampu berharap kau bahagia disanacinta ini akan slalu ku jaga untukmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Dibawah angin yang kencang
Aku pijakkan kakiku menghadap senja
Butiran pasir menyapu ku dengan lembut
Desiran ombak menggulung menghampiriku
Mega merah langit menghiasi penantianku
Surat botol yang ku kirimkan tak kunjung balasan
Perahu kecil berbaris bagaikan pagar penghalang air
Kurun waktu yang lama membuatku jenuh
Penyabar hati tetap dalam kalbu
Menyemangatiku untuk tetap menantimu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Kau Gadis idaman hati
Meluluhkan hati ini.
Sepertinya lilin yang dibakar
Indah sampai titik api yang terakhir
Kau Gadis idaman hati.
Mampu membuat hati ini berbunga-bunga setiap melihat senyummu.
Dan wahai engkau Gadis idaman hati.
Semoga engkau merasakan bagaimana hati ini kepadamu | GADIS IDAMAN HATI |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Bunga kini sendiri dalam sepiyang dulu indah kini menjadi tak berwarnakarena pemberi warna hidup telah pergimeninggalkan sang bunga
Taukah warna???!
bahwa bunga tak ingin kehilangannyataukah warna??!
bunga menginginkannya kembali
Taukah warna??!
kini bunga menjerit dalam sepidan taukah warna??!
airmata bunga menetes saat mengingatnya
Bunga sayang warnabunga rindu warnadan bunga butuh warnasemoga warna merasakannya |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Geram tindakan yang tak bemanusia airmata bersimpah darah zaman merdeka d negri mana-mana akan tetapi gaza masih terus d jajah Manusia dan ciptaan_Nya elok menarik beragam agama namun islam terus d hakimi hilangnya nyawa Allah seru bumi langit tunjukan kekuatan pada hamba
Naluri batin mendidih mengatakan terus majuanak_anak menjadi yatim piatuistri_istri menjanda syahid_Mupara suami berjuang melawan kedzaliman para sekutu | GAZA MENAGIS |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Jendelaku basah oleh hujan bulan Desember
Rintiknya mengetuk hatiku
Dinginnya menerbangkanku ke awan awan yang beku
Dimana aku biasa memikirkanmu
Apakah langitmu menurunkan hujannya juga?
Kalau iya, apakah dia sudah memberitahumu?
Bahwa aku sangat merindukanmu...
Aku suka berjalan dibawah hujan tanpa payung
Seperti hujan hatikupun menetes
Karena merindukanmu
Berharap kau berdiri disana
Diluar jendelaku, dibawah pohon itu
Setiap titiknya menetesi rambutku,
Aku akan berlari menemui kenangan kita
Yang telah tertidur sekian lama
Pun tersimpan dalam sebuah kendi yang penuh penyesalan
dimana aku selalu menunda mengatakan
'Aku cinta padamu' | RINTIK-RINTIK PENYESALAN |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
TIADA KESEMPURNAAN | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Pergilah keluar!
Pada malam empat belas
Pandanglah langit, bulan purnama
Cahayanya lembut tak membakar
Sayang jika kau lewatkan
Tapi jangan pernah menginginkannya
Sebab kau tak akan bisa mencapainya
Pergilah keluar!
Pada siang, hujan gerimis
Bila kau beruntung
Kau 'kan lihat pelangi
Elok menghias angkasa
Itulah kesempurnaan
Tapi jangan mengharapkannya
Sebab ia hanya sesaat datang dan pergi. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: Sahabat adalah orang yang bisa ada untuk kita.....
Sahabat adalah sebuah kata kata yg sangat sederhana.....
Sahabat Menjadikan hidup kita berwarna....
Meskipun pelangi punya 7 warna .....
Tapi persahabatan kita punya sejuta warna.....
Meskipun Mentari sangat cerah....
Tapi persahabatan kita Lebih cerah..... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: AYAH DAN IBU
Hari ini aku hendak pergi Hanya ingin mencari rezeki
Untuk mengisi perut ini
Setiap hari dia bersuara
Aku lapar . . .
Aku lapar . . .
Tapi aku tidak punya apa-apaAYAH DAN IBU
Aku hanya ingin sekedar mencari Aku hanya ingin sekedar memberi
Mungkin aku bisa mengamen Agar hari ini aku dapat tidur AYAH DAN IBU
Aku sedang bercerita tentang diri ku
Apa yang terjadi pada ku Bagaimana cara ku menjalani hidup tanpa kalian
Kadang orang – orang sering bertanya “ Dimana ayah mu “ Dimana Ibu mu
Mereka tidak ada , mereka pergi Mereka bahkan tidak perduli Mereka meninggalkan mu AYAH DAN IBU Aku tidak akan bisa mengerti Atau bahkan tidak mau mengerti Jika mereka selalu berkata tentang mu Jika aku juga tidak tahu mengapa Ayah dan Ibu pergi Mengapa kalian memalingkan ku Karena setiap hari aku hanya rindu Rindu Ayah dan Ibu ku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Untukmu yang hatinya
Tak pernah mati di dasar hati ini
Kembalilah bersamaku ke bumi
Kita lewati semua seperti semula
Kali ini
Akan ku berikan sepenuhnya kerelaanku untukmu
kan ku jaga senyumanmu di tiap hariku
Kan ku pandangi lagi mata indahmu lebih lama dari biasanya
Dalam debaran ku mencarimu
Lalu Tak jua kah engkau mendengar
Kembang kempis jantungku memanggilmu
Di tiap hariku
Kini Hanyalah jasadmu yang dapat ku hampiri
Mengenang ceria tawamu dahulu di samping tidur panjanmu
Sungguh, Aku tak pernah ingin menjalani seperti ini
Seakan hati terluka dalam hausnya hadirmu
Mengapa waktu begitu cepat berlalu
Lalu Mengapa tidaklah aku saja yang menggantikan kepergianmu
Terang saja tak sampai hati ini
Melihat paras cantikmu memucat Pasi
Kini hariku tlah terasa asing
Hilang selamanya gangguan suaramu yang nyaring itu dalam hidupku
Andai ku dapat memundurkan waktu
Ku Ingin hidup lebih lama lagi bersamamu
Tetaplah selamanya aku akan mencintaimu
Hingga nanti, sesampainya aku bersamamu lagi | KEPERGIANMU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul nan | facebook
aku kenal kau hanya sebatas mencari teman
aku kenal kau hanya sebatas kesepianku
tapi kau malah memberiku cinta
cinta yang tak seharusnya aku punya
cinta yang mendemamkan perasaan ini
facebook
meski sekarang aku tergila karenanya
dan tergila karenamu
aku harap kau tak menampilkan dia lagi
karena aku sakit ketika setatusnya berganti
itu semua karena aku mengenalmu
facebook
meski sekarang aku terlanjur sakit
aku akn selalu update setatusku
meski bukan tentang cinta
tapi
tentang hari yang mulai sepi |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Gerak tanpa bentuk tertampung senyum miring teduh
Seperti menghindar disudut yang tenang
Tertawa di riuhnya gelombang
Menangis diderasnya hujan
Hai, langkah-langkah pembaruan
Kejar perubahan
Beri dia dukungan
Berlarilah di lintasan globalisasi
Kami yang menanti
Kami yang bermimpi
Kami yang akan selalu disini
Demimu tanah lahir kami |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
MATA HATI | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Di kesendirianku...
Terkadang terpikir dalam hari – hariku
Menghitung jalan – jalan dan waktu yang telah berlalu
Langkah - langkahku menuju arah tak menentu
Mulutku bersiul tak bertalu
Hatiku tersayat seribu pisau
Seakan hidup segan mati tak mau
Ketika aku mencoba dan berjuang
Berjuang menutup jejak yang kelabu
Menjadi hidup seorang baru
Jauh dari selimut yang berdebu
Namun.
aku kalah melawan waktu
Kala aku lemah dan tak mampu
Bayang – bayang suram dibenakku
Menyiksaku dan selalu menghantuiku
Memaksaku kembali ke masa – masa duluku
Menjadi pecundang ditelan waktu
Bila aku berlalu, biarlah berlalu...
Biarlah aku musnah ditelan waktu
Daripada hidup tiada menentu
By: R3G4R |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Di hiasi banyak bintang kecil,
Di lapisi kabut hitam,
Dari cerobong solar, kotaku yang hijau
Mulai meninggalkan wajah imutnya
Rasanya kecut
Melihat lahan yang bertunas pisang
Tumbuh jadi tumpukan beton dan semen
Melihat lahan yang sejuk berimbang
Beralih jadi kutub di tengah kotaDingin
Bersin para eksekutif
Merindukan habitat asli manusia
Ya, habitat dengan background rerimbunan pohon bambu, beralas karpet hijau berdaun,
Di kavling dengan aspal anti fatamorgana Berserakan daun
Ditambah lagi selingan orkestra sang bebek di sawah,
Sulingan kayu bambu, siulan seruling terbang...
Suara radio alam, di malam
Damaikan hati , dan raga pahlawan padang lumpur
Anakku akan kutaruh
Ke habitatnya | HABITAT MANUSIA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Maafkan aku, Tuhanku
Mata yang seharusnya melihat,
Masih terpejam untuk sesaat
Tangan yang seharusnya menggenggam,
Sedetik melemah tanpa berdaya
Kaki yang seharusnya dapat berpijak,
Mulai merapuh untuk bertahan
Tubuh yang seharusnya terbangun,
Membujur kaku bagaikan batu
Maafkan aku, Tuhanku
Segalanya mungkin telah terjadi
Dalam langkah yang mulai membisu Maafkan Aku,Tuhanku
Apalah arti waktu
Makin berlalu, dapat ku tangisi?
Kepergiaanya hanya membuatku
Melupakan hadir
Mu yang sesungguhnya
Dan menyesali hidup untuk selamanya | MAAFKAN AKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Di hening malam yang sunyidalam sepinya waktu yang menghantuisuara hati memanggil dirimenuntun langkah tuk bersuci
Dalam sujud bercucuran airmatadalam do'a berlukiskan dosadalam butiran tasbih berukirkan nodamengharap ampunan sang MAHA KUASA
Semut-semut kecil berjalan dalam gelapberjalan dengan tegaptongkat kayu mengambil tasbih kayumenarik hati kedalam kehidupan yang lalu
Sepotong kain hitam membalut diritanpa terukir gambar indahnya surga
Jemariku merangkul hatimendekap erat dalam dinginnya sepiberharap kehangatan datang membalut ini |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Guruku,
Kau adalah pahlawanku
Tanpamu aku tak tahu apa-apa
Kamu menuntunku dalam segala hal
Kau menerangiku dalam kegelapan
Kau mengajariku dengan penuh kesabaran
Dari aku tak tahu
Sampai aku tahu
Kau selalu tersenyum saat saat aku mengatakan,
Aku belum mengerti,
Dan saat itu pula kau mengulang dan menjelaskan kembali kepadaku
Wahai guruku
Kau dalah sosok yang teguh
Dan sangat hebat
Saat musim kemarau,
Panas yang tak terkira
Keringat yang bertuturan di wajahmu
Kau tetap semangat mengajari kami
Saat musim hujan datang
Hujan yang deras
Kilat bergemuruh
Kau tetap kesekolah
Untuk bertemu dengan siswa siswamu.
Terimahkasih
Wahai guruku
Pengabdianmu
Tak akan pernah kulupakan.
Sampai aku tahu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
Aku yang kini sendiri
Menelusuri jalan sendiri
Hanya berteman cahaya bintang
Dan hembusan angin malam
Dan berharap keduanya
Bisa membawaku lari dari sini
Lelah, sungguh lelah
Aku ingin bersandar
Tapi tak tahu dimana
Rabb-ku,
Harusnya aku tak mengeluh
Tapi sekarang aku benar tak lagi sanggup
Tak bisa menahannya sendiri
Rabb-ku,
Aku ingin pergi
Beranjak meninggalkan kesendirian ini
Rabb-ku
Aku benar-benar tak sanggup lagi | SENDIRIANKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
MAAF | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Mungkin dalam satu kata ataupun dua kata
Lisan ini dengan tak sengaja menusuk kata
Dengan tak sengaja aku meluka
Maaf
Jika lisan yang berkata kata
Menusuk rasa
Hati yang tertusuk oleh tajamnya kata
Mungkin tak lekas sembuh
Tapi akan ku usahakan untuk menyebuhkannya
Mungkin kan ada corengan hati yang tertinggal
Tapi aku ingin membuat hatimu berseri laga
Maaf |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Dirimu yang tlah lama ku nanti
kau berikan caha pada jiwa menuntun ke jalan kebahagiaan
kau api dalam sanubari
berikan semangat untukku tegar berdiri
Kau putihkan lembaran hitamnya kertas kehidupanku
goreskan warna terindah hingga hidupku lebih berarti
pernah ku bermimpi kau malaikatku
tapi itu hanya mimpiku
Semua harapan bersamamu itu hanya semu
fatamorgana kehidupanku
kan kusimpan senyum,canda
dan tawamu dalam kotak kenangan terindahku
dan cinta ini kan selalu terjaga dalam hatiku
nice to meet you... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Seseorang yang dulu hadir dalam kehidupanku
Seseorang yang menyadarkanku berartinya setetes air mata
Seseorang yang mengajariku arti sebuah kesetiaan
Seseorang yang menberitahuku apa itu cinta
Apakah salah bila aku menginginkanmu kembali
Kembali mengulang episode-episode masa lalu
Episode disaat kita bersama menatap birunya langit
Episode disaat kita mengarumi lautan kasih
Episode disaat kita mengukir cinta di bawah sinar rembulan
Apakah salah? kurasa tidak !
Hanya saja mampukah aku menahan perihnya luka hati
Hati yang dulu pernah kau singgahi
Hati yang pernah kau buat luluh dari kebekuaannya
Kini dia tak lagi utuh, dia retak, patah dan hancur
Dan sekarang aku hanya bisa berharap
Berharap agar hatiku dan hatimu kembali bersatu
Tapi aku sadar harapan itu hanyalah harapan semu
Karena aku tau sekarang kau bahagia bersama dirinya |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul BIAS | Aku
Menyembunyikan yang tampak
Ingin dalam takut
Teriak dalam diam Saling buta dan bisu
Biarkan diri tetap membeku
Yang terlihat tak lagi terdengar
Yang terdengar tak lgi terlihat
Membias dan redup
Menyisakan hampa
Dalam rindu yang harap
Ada ingin yang teramat
Yang tersimpan dan tersembunyi
Tertuang dalam bentuk tak berwujud (doa) |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
Kemudian aku goreskan gambaran luka
Pada kertas putih kosong
Lewat puisi pilu
Agar kamu tahu betapa aku luka
Sesak, itu yang aku rasa Ketika aku dengar,
Kamu masih belum bisamelupakan dia
Bahkan kamu masih mengharapkan dia
Aku tahu itu
Dari sudut pandangmu yang kosong
Sesal, sangat aku sesali
Sebab cintamu masih tak dapat ku dapati
Kamu memang ku miliki
Tapi tidak dengan hatimu
Marah, apa aku harus marah
Dengan kamu yang masih mencintai dia
Sementara aku tahu
Cinta itu tak bisa untuk di paksakan
Lalu, bagaimana dengan aku
Yang terlanjur mencintai kamu
Bahkan, kini telah menjadi kekasih kamu
Apa aku harus marah karena cintamu bukan untukku
Atau aku harus rela
Demi kebahagiaan kamu
Yah,, aku memang harus merelakan kamu
Dan membiarkan kamu bahagia bersama dia
Karena aku ingin berkorban demi kebahagiaan kamu
Dan aku ingin mempersembahkan
Rasa sayangku Seharum Edelweis | RASA SAYANG KU SEHARUM EDELWEIS |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Tak apa,
Jika kau memilih dia daripada aku
Tak apa,
Jika cinta ku ini hanya sebuah ruangan kosong dimatamu
Tak apa,
Jika luka ini membekas pada lubuk hati ini
Tak apa,
Jika rindu ini menyerang ku secara tiba-tiba melibatkan dirimu
Tak apa,
Jika kau bersama wanita lain,
Yang menurut mu
Lebih pantas bagimu
Tak apa,
Aku baik saja
Meski.
Ada rasa berkecamuk dalam hati ini. | TAK APA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: BUNDA…
Ini Aku
Lihatlah sekujur tubuhku kedinginan
Tolong peluk aku dengan kehangatan kasihmu
BUNDA. . .
Ini Aku
Anakmu merasakan kehampaan
Tolong berikan aku kekuatan untuk tetap bisa hidup
BUNDA…
Kini aku menyesal telah membuat hancurnya hatimu krn ulah sifatku
Kini aku menyesal tlah membuat berderai nya air mata Bunda
BUNDA terimah kasih
Kau telah beri aku ketenangan hati dlm peluk kasih sayangmu
Kau telah angkat jiwa ku yang mulai rapuh dg doamu
Kau telah Lindungi aku dg sayap putihmu BUNDA
Hingga kini aku tumbuh jadi wanita dewasa
nb: puisi ini ku tulis pada tanggal 28 oktober 2011 saat aku dirumah sakit yang sedang menjalankan perawatan diRS
mungkin kalian tak banyak mengerti apa maksud tiap tiap lirik puisi itu
itulah semua yang kurasakan saat dokter memvonis penyakit ku yang sebenarnya.
by:Husnul Khotimah _ International Boarding Islamic Senior High School Number 3 Palembang :)
follow myh twit :@husnuldhea |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Hujan..
Kedatanganmu membawa dingin yang menusuk qalbu
Perlahan merasuki jiwa
Menenggelamkan puing-puing perasaan
Yang telah lama membangkai
Hujan..
Aku mohon padamu sekali ini saja
Jangan pernah kau biarkan bangkai perasaan yang telah lama terkubur
Hanyut bersama derasnya air yang engkau bawa
Karena bagiku
Kenangan itu adalah motivasi
Kenangan itu adalah indah
Kenangan itu adalah semangat hidupku
Kenangan itu adalah sebuah prahara
Hujan..
Mengapa?
Mengapa kau buat aku jadi begini?
Mengapa kedatanganmu begitu berarti?
Hingga membuat aku lupa
Akan siapa diri ini yang sebenarnya
Lalu jatuh bersama air dan terhanyut oleh harapan
Yang tak mungkin tertembus oleh ruang dan waktu
Hujan..
Inikah balasanmu untukku?
Kau hanyutkan semua harapanku
Tak ada satupun yang tersisa
Mencoba merangkai kisah baru yang mengerikan bagiku tapi..
Tapi sekali lagi ku mohon padamu
Kembalikan kenangan itu
Biarkan aku hidup bersamanya
Biarkan ia tetap bersamanya dalam kesendirian yang terbalut luka hati yang tak kunjung sembuh | PESAN UNTUK HUJAN |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Kawan perhatikan
Layakkah aku menawan
Kawan perlihatkan
Layakkah aku rupawan
Kawan tawarkan
Dapatkah aku membelikan
Kawan hidangkan
Dapatkah aku mendapatkan
Indah tak tuturannya
Dewi malampun mengakuinya
Ternyata aku hanya mengira
Aah aku gila rupanya
Ha.. ha... lupakanlah
Kawan..
Bolehkah aku memanggil
Aku ini menggigil
Tangan lutut mengecil
Eh... mulutpun mengkerdil
Kawan perlukah aku beritahu
Aku ini sok tau
Jalan ko nginjak paku
Eh.. darahnya menggebu gebu
Kawan
Layakkah aku membijakimu
Aku ini penggerutu
Sukanya makan tahu
Eh.
minumnya sama susu
Semoga kau tak pikun
Sejarah sampean lan isun
Sedih senang duh ampun
Setahun tidak ada seembun
Maaf lan kesuwun
Baturan telung tahun
Dilepas langka seembun
Yawislah matur suwun |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
DEMENTIA 3 | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Dimalam yang sunyi
Biarkan kulihat cahaya Menyertai kenangan yang terus menghantui
Nikmatnya sebuah pengorbanan
Dalam kenangan penuh dosa
Dan di hari penghakiman ini
Begitu menyakitiku
Dan semua pengakuanmu
Telah membunuhkuLagi
Teragedi yang indah ini
Telah menghancurkan semuanya
Takdir yang mematikan ini
Dan kini kau hanya terbaring lemah
Menyesali semua yang telah terjadi
Melodi yang cantik
Mengkhiasi kebohongan yang telah kau ucapkan
Dan di hari penghakiman ini
Begitu menyakitiku
Dan semua pengakuanmu
Telah membunuhkuLagi
Teragedi yang indah ini
Telah menghancurkanku
Takdir yang mematikan ini
Akankah kau di sana ?
Akankah kau di sana ?
Terbaring bersamaku
Di makamku
Kita mati bersama |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Malam merayap naik diiringi hawa dingin membisik tubuh...
Matahari turun dari singgahsananya...
Pedagang-pedagang kecil disepanjang jalan bergegas menutup lapak...
Ibu-ibu meneriaki anaknya dari dalam rumah...
Bulan mulai menggantung ditempatnya...
Jalanan sepi sudah...
Diujung terlihat persimpangan yang dihiasi sebuah tiang kayu reot dengan lampu neon lima belas watt menggantung...
Tidak nampak apa-apa dipersimpangan itu...
Gelap, kau tidak akan tau ada kejutan apa yang disiapkan di persimpangan itu...
Bukankah hidup manusia seperti itu?
Berada disebuah jalan dengan persimpangan diujungnya...
Gelap, tak nampak apapun,,,
Kau harus pandai betul menngunakan intuisimu supaya kau memilih jalan yang benar,
Jika salah sekali saja, habislah kau... | INTERSECTION |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul KAPAL CINTA | Hai sayang..
Kemanakah hatimu berlayar?
Kapankah engkau datang untuk berlayar di samudera hatiku ini?
Hai sayang..
Aku ada disini menunggumu..
Menunggumu datang untuk melewati samudera hati ini..Angin..
Tolong hebuskan udaramu kepadanya ke arah samudera hati ini..Air..
Tolong bantu kapal cintanya untuk berjalan menuju samudera hati ini..
Dan ikan..
Kawallah dia sampai di tempat hatiku berada.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Aku tak tau entah kemana dia pergi ?
Aku tak mengerti mengapa dia mengilang !
Aku tak menyangka jika kini dia tiada
Aku menyesal karna kini tak ada lagi senyumnya
Hanya tinggal air mata dan penyesalan
Dia pergi tanpa alasan pasti
Hilang seperti debu yang tertiup angin
Tak ada lagi jejak tentang mu
Meski air mata tak mau berhenti tuk menetes
Meski bibir tak bisa berhenti tuk memanggil
Meski hati tak lagi bisa bertahan
Semuanya hanya sia-sia karna kamu tak kan kembali |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Di hitam matamu mendung jiwamu.
Segera 'kan merintik air matamu.
Basah tangismu di lidah bunga.
Bibirmu mencelup di goresan pena.
Tetumbuhan kekasiih padang,
Kekasih gunung,
Kekasih bukit.
Tapi, kau berkasih sakit.
Desir berderu angin lalu
Masih dalam sedihmu selalu.
Temankan itu denganku
Saat bersama dirimu. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Terkikis sudah harta-harta Negara
Terombang-ambing sudah rakyat-rakyat jelata
Jeritan demi jeritan rakyat negeri ini sekan-akan lenyap terbawa angin
Mimpi-mimpi buruk negeri ini sudah menjadi nyata
Para pemimpin Negara tak lagi memperdulikan rakyatnya
Mereka lebih menjunjung ego-nya daripada kepentingan bersama
Jeritan kemiskinan pun di negeri ini tak membuat mereka sadar
Bencana demi bencana pun tak bisa menggoyahkan hati mereka
Setetes darah yang habis terbakar depan mata mereka
Seolah-olah menjadi sebuah ilusi belaka
Wahai para pemimpin bangsa…!
Dengarkanlah jeritan kami
Kami lapar dan haus di negera kami sendiri
Tiada uang hari ini untuk kami
Bekerja pun tiada
Maka janganlah kau selalu buat tingkah tercela di negeri kami ini
Wujudkanlah keadilan dan kesejahteraan bagi kami
Wahai para koruptor…!
Janganlah kau menari-nari bahagia diatas penderitaan rakyatmu
Janganlah kau bertopeng koruptor dihadapan kami
Ingatlah…,
Kelak nanti, Tuhan akan menghakimimu di akhirat sana
Janganlah kau merasa merajalela diatas penderitaan Negeramu
Kau tak lebih dari binatang buas yang tega makan saudaranya sendiri
Bertaubatlah wahai penyeleweng harta Negara,
Maka Tuhan akan mengampunimu...
Ngeper, 07 Juni 2012 | KORUPTOR MERAJALELA, NEGARAKU MENDERITA!! |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Aku lelah tuhan
Izinkan aku untuk memelukmu disaat aku terpuruk
Dan berikan aku pundakmu disaat ku mengeluh
Aku ingin terus berada disisimu tuhan
Tuhan ,,
Begitu kejam kehidupan yang aku alami
Begitu serakah orang orang yang aku kenali
Dengan adanya cinta darimu semua orang gila
Tuhan,,
Peristiwa cinta yang aku alami begitu menyiksa
Sehingga air mataku menjadi saksi cinta yang tersakiti
Tuhan,,
Aku lelah , aku ingin kembali kepadamu
Biarkan aku tak merasakan adanya cinta ini
Karena aku lelah atas cinta yang aku alami ini
Izinkanlah aku untuk bersamamu ya rabb |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Aku berjalan di kegelapansendiri bingung tersesatdi penghujung harapanku temui sebercak cahaya
Ku hampiri cahaya ituberlari bah tak tahan ku bertemucahaya pengharapankusosok tubuh yang kudapati
Dia benar-benar cahayapenuntun jalan gelapkunamun ku terhentiada yang ingin mengambil harapanku
Apalah daya ku perbuatsesal .
tangis .
tertimbun dihatiharapanku berarah kejalan laintinggal aku sendiri disini
Aku berjalan di kegelapansendiri .
sendiri ..sendiri..biarlah.
semoga ku bertemu harapanku lagi di persimpangan jalan | CAHAYA HARAPANKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Tuhan
Kicauan burung tak lagi terdengar di pagi hari
Mataharipun tak memancarkan sinarnya
Bahkan pepohonan tak berdiri tegar lagi
Seakan dunia telah mati
Tuhan
Aku selalu menahan tangisku
Aku terlalu takut untuk bersuara di kegelapan ini
Seakan aku ada di ambang kematian
Antara hidup dan mati
Tuhan
Beri aku setitik cahayamu
Agar aku bisa bersuara dikegelapan ini
Di kegelapan yang tak berujung
Dan di kegelapan yang tak ada seorangpun selain AKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul CINTA JARAK JAUH | La Purnama Shari
Sejauh mata memandang yang terbayang
Hanyalah sosok mu
Secercah harapan yang datang pada ku
Ku berharap itu kamu
Bagai Mentari yang menyinari bumi
Cinta ku padamu tak kan pernah berhenti!
Meskipun Samudra menghentak’kan Batu karang
Namun rasa cintaku padamu tak’kan pernah Terhalang!
Kini kau telah menjalani kehidupan baru
Di duniamu….
Dan kini kau telah menghabiskan waktu
Dan harimu disana!
Dikota baru mu kau berjuang
Berjuang Demi kebahagiaan yang kecil dikotamu kelak!
Yang perlu kau tau
Selama aku masih hidup didunia ini
Kapan pun dan dimana pun kau berada
Aku akan selalu mencintaimu dengan tulus!
Dan menyanyangimu dengan segenap jiwa!
Karena dihati ini Cuma ada kamu selamanya! |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Kau hadir saat fajar menyingsingdan hilang bersama sinar mentari senjatiba tiba menjadi sulit kudapatkannamun mustahil untuk dilupakan
Kau datang saat ku meranadan pergi meninggalkan luka
Kau hadir saat fajar menyingsingtapi pergi saat aku dalam kegelapanjanjimu melukis langit malampudarkan indahnya sinar rembulanmerangkai bayangmu dalam kelamharap mimpi jadi kenyataan
Cintamu suci bagai sebening embuntapi mencair dengan gejolak mentarikau hadir saat fajar menyingsingcintamu terbit bersama sinar mentarisumpah setia di awal harisudah punah seumur mekar kembang putri |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Didalam ruang kosong ini..
Aku terpojok tak berguna..
Buku-buku tersusun rapi melambaiku.. Jam dinding yang enggan tuk berhenti.. Seolah menertawakanku dengan rendah.. Potret mati yang menghiasi ruangku.. Menatapku seperti mengecam..
Aku terhakimi dalam hidupku..
Ku hanya bisa memandang kosong sudut ruangku yang sempit..
Gerakku terbatas tuk memberontak..
Detak jantung yang enggan tuk pelan..
Menjadikanku menapak tanpa arah..
Aku tak pernah tau seperti apa diriku..
Bergunakah aku dalam duniaku..
Aku seperti menjerit dalam bayangku..
Meratap hidup dalam tangisan..
Apakah kau pernah dengar jeritanku?
Yang selalu ku selubungi dalam tawaku..
Apakah kau kan liat diriku, saatku terjatuh?
Karena, tanganku hanya ingin kan kau menggenggamnya..
Aku memang jalang yang terbuang..
Tapi, aku punya tawa yang tersimpan untukmu..
Punya mimpi walau tertatih..
Punya angan walau tak dianggap..
Aku memang lemah dalam hidupku..
Aku takut berdiri jika hanya untuk terjatuh..
Jika tanpamu disampingku, dengan siapa aku bersandar..
Siapa yang kan menghampus tetesan air mataku?
Jika kau enggan akan kehadiranku dalam hidupmu..
Tapi, aku tak ingin dipandang lemah di hidupmu..
Tak ingin mendpatkan kasih hanya dengan mengadah tangan lemahku..
Akan ku tutup jeritanku dalam senyumku..
Sehingga tak ada lagi tangisan yang kau lihat..
Dan takkan ada jiwa yang terjatuh..
by: Desy Nuraeni |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Aku tak tau harus bagaimana lagi,,,
Yang aku tau hanyalah diam,,,
Diam dlm derita hidup ku,
Walau hati ini menjerit meronta ..
Tak ada yang mengerti atau pun memahami,,,
Harus bagaimana lagi aku,,,
Rasanya gelap…Duniaku gelap…Kini senyum ku terhapus pilu,
Pedih karna goresan prahara,
Dimana letak keadilan itu?
Mungkin tak ada untuk ku,,,
Atau mungkin aku tak berhak bahagia,,,
Oh Tuhan….
Jelaskan padaku dimana letak slah ku..
Hingga kau menghukum ku sebarat ini…Sunggu aku masih tak mengerti …Jlan yang kau berikan sangat berkelok…Begitu terjal sulit utk ku jejaki,,,
Smua yang ada di sekeliling ku semua sama,,,
Memakai topeng yg begitu manis,,,
Cuma aku tak habis fikir,,,
Mengapa begitu egois…Mengapa begitu jahat,,,
Mengapa menikam ku,,
Mengapa tak tau malu…Mengpa tak punya hati,,,
Dan bahkan tak punya kepekaan prasaan
Aku adalah manusia,,,
Bukan malaikat…Aku manusia yang punya hati dan prasaan…Hati bisa terluka,
Sedangkan prasaan bisa hancur… |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Dirantai dalam sepi,
Mendekap mimpi sunyi,
Hembuskan nafas risih yang mengikis
Serasa bagai sudah mati
Gelagak yang kaku dalam gelap
Fikirkan apa yang akan diterima kelak
Harapan berunjung penuntasan
Penantian terbalas sekakitan
Sungguh, lirih yang berartiSendiri,
Kenyataan pahit yang terpaksa tertelan
Lidahku keluh ,
Mayaku mengamuk, naluriku berkerasl
Hatiku bertahan, sempat
Tapi, ragaku tak mampu
Ini hanyalah, sesaat
Tapi, bisakah esok tak ada yang sesak ! | DERAI LARA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
SUARA IBU PERTIWI | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Detak jantung ibu pertiwi kian melemah
Dalam tipuan riuh tepuk tangan Ia menangis karena malu
Berapa banyak lagi pemimpin akan menipu rakyat?
Berapa banyak lagi pemimpinkan jadi pecundang bangsa?
Dalam peluh yang tercucur tumpah butiran-butiran darah merahmewakili tangis rakyat karena pemimpin bangsa yang munafik
Andai Ibu Pertiwi ada disini. Ia pasti akan berseru!"Lebih
baik aku mati berkalang tanah, dari pada hidup bercermin bangkai. Lebih
baik aku terkubur dalam kemuliaan, dari pada hidup dalam tangis tanah
air beta"Mereka bukan wakil rakyat jika tertawa karena air mata bangsa
Mereka bukan wakil rakyat jika bersorak karena ketidakadilan
Mereka hanya tumpukan sampah yang diselimuti jas mahal dan mobil mewah |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul TENTANG KAKAK | Yah , ini lah aku.
aku yang selalu berusaha mencintai dia dengan sebisa ku
aku yang selalu berusaha membuat dia bahagia ketika dia merasa sedih
aku yang selalu berusaha membuat senyuman di wajahnya
walaupun aku tak pernah mampu melakukan semua itu.
Yah , ini lah aku.
aku si matahari bodoh yang tak punya apa - apa
aku si matahari bodoh kesepian yang selalu berharap bisa memeluk bulan
aku si matahari bodoh yang selalu berpura-pura terang, sendirian, menanti bulan yang entah kapan akan datang .
Matahari yang bodoh ..
Lalu aku harus bagaimana Tuhan ?
Aku tak mungkin menghentikan penantian ku ini
ijinkan aku memilikinya Tuhan
sebentar saja :')Aku mohon..
Salahkah bila matahari ini terus menanti ?salahkah bila matahari yang kesepian ini berharap ?salahkah bila matahari yang bodoh ini tetap bermimpi ?
Aku adalah Matahari yang tak pernah berhenti mencintai bulan,
Aku adalah matahari bodoh yang selalu berharap pada sesuatu yang tak mungkin terjadi ..yah.
itulah aku .aku yang sampai saat ini masih bermimpi bisa memilikimu.
Aku yang telah terpaku melihat sosok dirimu.
Aku yang telah memutuskan untuk tetap berharap padamu..
Lihatlah matahari yang bodoh ini ,
Lihatlah aku ,
Aku tak akan berharap lebih dari mu bulan
aku hanya ingin merasakan ,
Indahnya memilikimu,
Bahagia saat aku bersamamu
dan waktu berhenti ketika aku memelukmu. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Perjalanan hidup yang tak pasti
Membuat aku lebih berhati-hati
Yakin akan bahagia selamanya
Sampai akhir masa
Ketika senyum masih menghiasi hari-hariku
Bahagia selalu menjadi bumbu dalam hidupku
Ketika ku tertawa lepas dalam bahagia
Ada jiwa-jiwa yang tak suka
Berjuang mempertahankan sebuah cinta
Terasa sangat membuat nelangsa
Tersenyum dalam secangkir kopi pahit
Membuat hatiku semakin sempit dan terhimpit
Sakit melilit dalam senyumanku
Menebarkan rasa sedih dan kelu
Sinar semakin surut dan berkerut
Menambah hati semakin ciut
Ketika ku tak mampu lagi bertahan
Timbul hati ingin melawan
Mencari sebuah perlindungan yang aman
Untuk tempat aq berpaling untuk mendapatkan kenyamanan |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
KENANGANKU HANYALAH BUTIRAN DEBU Oleh Muhammad Iqbal Fadillah Suara-suara malam memanggil ku
Walaupun ku tau kau telah pergi Tinggalkan kenangan dan harapan
Harapan ku pun telah sirnah Ingin ku melarikan diri ingin ku berteriak sekeras mungkinbagaikan ombak menghantam karangdaun-daun pun berguguran Manakala hati menggeliat mengusik renunganmengulang kenangan saat cinta telah pergisuara siang dan malam seakan hening ku tau kenanganku hanyalah butiran debu | null |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
Rintik hujan mulai membasahi kaki langit
Gemericik sedikit demi sedikit
Sementara aku hanya bisa menatap nanar dari balik kaca jendela
Memandang ke luar sambil ditemani secangkir kopi hangat
Khayalku terbang
Menerawang jauh ke tempat yang tak ku ketahui
Karena yang ku tahu hanya ada kamu disana
Jauh dan tak tergapai... | KAU YANG TAK TERGAPAI |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
LOVE YOU | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Aku tak bisa tersenyum
Disaat dirinya menjauh dariku
Aku selalu berharap tentangnya
Jika ku di pertemukan dengannya
Tuhan, Aku menyayanginya
Aku mencintainya
Sampaikan pada dirinya
Bahwa aku merindukanya
Aku tau jika aku tak sempurna
Jika aku mempunya banyak kekurangan
Mungkin dimatanya aku hanya seseorang Yang tak begitu berarti baginya
Kutau, Jika ku tak pantas dengannya
Karena aku bukan yang dia harapkan
Namun salhkah aku ?
Bila hatiku ini mencintainya?
Mengapa oh tuhan mengapa?
Setiap aku mencitai seseorangseseorang itu tak mencintaikumengapaini terjadi kepadaku?
Tuhan, Titip satu bintang dihatiku
Aku tak ingin dia disakiti
Biarkan aku yang tersakitiLOVE you rei |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
KETIKA, KETIKA, KETIKA | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Ketika satu pohon tercabut dari bumi
Akan tersisa satu lubang kekosongan
Satu persatu pohon tercabut
Lubang-lubang itu tambah banyak, tambah banyak
Perlahan-lahan pohon itu pun habis
Tapi lubang-lubang itu tetap bertahan
Semua mungkin akan musnah
Semua mungkin akan berakhir
Semua mungkin akan jenuh
Semua mungkin akan tertahan
Tapi kehampaan itu bertahan
Dia tak akan mudah lepas
Dia tak akan pernah pudar
Siapa yang sirna, siapa yang hina
Terkandung dalam benalu-benalu parasit
Yang mengisap hidupku, hidupmu, dan hidup kita
Siapa yang tertindas, siapa yang terlindas
Terjatuh di bawah kaki-kaki para punggawa
Mengangkat sang raja yang sedang tertawa
Tak hanya kelopak mawar yang gugur
Duri-durinya pun ikut gugur
Tangkai-tangkainya pun ikut gugur
Daun-daunnya pun ikut gugur
Melapuk dalam usia, meratap dalam resah
Bangkai-bangkai pasti tercipta
Tak ada yang bertahan
Tak akan ada yang abadi
Tak akan ada, tak mungkin...
Aku terinjak, aku tertikam |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
HARAPAN | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Aku berjalan disudut kota ini
Mencoba menghapus memori lama
Dan bernostalgia dalam sunyi
Pada setiap sudut yang kulalui
Kenangan akan mu bermunculan
Dan aku yakin kau tak tau
Betapa menyiksanya saat-saat ini
Ku harap aku tak salah
Jika menginginkanmu
Lebih tersiksa daripadaku
Ku kira aku tak salah
Bila mengharapkanmu
Memikirkanku pada tiap waktumu
Ku harap kau putus asa
Lebih daripada keputusasaan ku
Dan ku harap kau menangisiku pada malammu
Seperti aku yang tak henti memikirkanmu
Suatu saat nanti
Ku harap aku bisa tersenyum lega
Melihatmu yang lebih terluka
Meninggalkanku dalam kenangan buruk waktu itu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Sekian lama ku tak tahu akan kabarmu
Jadikan ku nian merindu..
Menanti, menunggu
Kabar aksi terbang indahmu, jua Kicauan merdumu
Lalu dan berlalu...
Ternyata tadi malam kau benar-ber berkicau merdu
Terbang anggun dengan sayap suci Mengipas, menyegarkan nurani negeri
Hebat nian si garuda muda itu
Ksatria nan tangguh, sang pecinta ginseng Si pangeran suju pun terlelap, akan memukaunya pesolekmu
Terluluh tumbangkan, Tunduk di bawah kepakan, sayap indahmu
Kau menerkam dengan terkam santunmu
Beringas, gurat wajahmu
Indah mengipas sayap-sayapmu
Pesolekmu nian terpancar Memukau,
Dikala kau berjibaku di atas padang sayembara
Berjuta rakyat negeri, mendukung menonton
Dengan hati berdetak-detak, berdering nyaring laksana genta
Mulut pun tiada henti melantunkan doa, kepada Yang Maha dimohon
Akhirnya pun pengeran Suju
Hanya terbungkam lesu
Atas torehan indra
Sujud Syukur garuda kepada Tuhannya.
Surabaya, (08:09). 13 Okt 2013. | KIPASAN SAYAP GARUDAKU, TERLELAPKAN PANGERAN SUJU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Hari hari kumulai menghilang
Redup sudah cahyaku
Saat ku ungkap kebohonganku yang berlalu lalang
Hingga ku terpuruk redam oleh waktu
Tak ada janji semata
Yang memenuhi hasrat berbalas Hingga hitungan detik sirna
Yang telah terkikis oleh zaman teramat keras
Kini ku terhanyut dalam kepalsuan
Yang menyeruak kepada kehancuran
Dan tak ada satupun mempercayaiku
Hingga hembusan angin membawaku
Ini adalah akhir dari kekalahan ku
Disaat semua tertawa diatas terpuruknya diriku
Remuk redam tak ter elak-kan
Hingga diriku terbujur kaku tak berdaykan
Adakah yang mampu menanggungnya???
Saat raga tak berjiwa tertunduk sayu?
Sungguh hancur sudah kejayaanku
Karna waktu tlah bertepi dalam tubuh yang tak berkuasa
Inilah diriku ……..
Rapuh rutuh tak berbentuk,
Andai saja ku dapat memutar waktu Hingga ragaku tak bergerak.
Hingga dapat merejam sukma
Agar ku dapat belas kasihnya
Yang tlah menyelimuti jiwa dan raga
Hingga ku terlelap dalam pangkuannya
Mana kala ku bersimpuh padanya
Dengan mengulurkan kecakapan pragaiku
Yang tlah mengetuk pintunya
Sehingga ku terdiam tersipu………Namun tak adakah kasihnya???
Sesaat ku ungkap ta’bir ini
Hingga semua menghilang begitu saja
Hallayak debu tertiup angin pagi……. |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.