dataset_name stringclasses 2 values | subset_name stringclasses 6 values | prompt_id stringlengths 7 36 | template_name stringlengths 7 22 | dataset_key stringclasses 4 values | input stringlengths 4 4.79k ⌀ | output stringlengths 1 13.2k ⌀ |
|---|---|---|---|---|---|---|
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 2c87b808-2468-4ee2-a23f-87baf05a730b | indopuisi_1 | train | Silakan ciptakan puisi yang indah | Tentu, ini puisi yang mungkin cocok untuk kamu :
Cintailah Aku
Oleh Okky R.
Cintailah aku, pujaanku
Meski aku hanyalah setitik embun
Bukan seguyuran hujan yang engkau cari saat kemarau panjang
Aku akan terus mencoba menyejukkanmu
Tak peduli meski mentari akan membakar keberadaanku
Cintailah aku, pujaanku
Meski aku hanyalah segumpalan meteor
Bukan sebuah matahari yang engkau harapkan mampu bersinar terang selamanya
Aku akan selalu mencoba dekat denganmu
Meski lambat laun aku akan sirna terkikis atmosfir
Cintailah aku, pujaanku
Meski aku hanyalah derik jangkrik malam
Bukan kokok pejantan pagi yang mampu membangunkanmu dari mimpi buruk
Aku akan terus bernyanyi, menjaga mimpi indahmu hingga esok
Tak peduli meski tubuhku hancur tergerus malam |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Aku…Aku bukan manusia sempurna
Aku juga bukan manusia berhati malaikat
Aku hanya insan yang diciptakan di dunia namun tak seutuhnya
Tak seutuhnya jiwaku seperti wujud pada diriku
Aku hanyalah sampah masyarakat yang katanya merusak pemandangan
Namun aku juga punya hati dan perasaan untuk dihargai…Aku ..
Aku memang manusia yang tak luput dari dosa
Namun aku punya hak untuk hidup di duniaAku...
Aku ingin seperti mereka
Mereka yang selalu dihargai dan disanjung
Bukan dicaci dan dicerca seenak mulutnya…Aku hidup karena Tuhanku
Bukan karena manusia-manusia itu…Hidupku seperti ini karena Tuhan yang berkehendak Jadi tanyalah pada-NYA kenapa aku seperti ini…Jangan selalu menyudutkanku dengan segala masalah yang terjadi
Dan jangan menyuruhku untuk melakukan sesuatu yang belum aku niatkan
Karena Tuhan sudah punya rencana yang lebih baik untukku
Jadi mohonlah mengerti tentang aku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Dibalik sebuah cermin
Kulihat dia
Dibalik sebuah cermin, kulihat dia
Entah apa yang kurasakan
Aku tak tahu dan merasa hampa
Ia seperti nyata dan aku seperti telah mengenalnya
tatapannya serasa hangat,
ujung jemarinya bisa kurasakan,
getaran jiwanya menggetarkan jiwaku
Perasaan ini sungguh
menggoda namun,
Benarkah ??
Ia yang aku cari s’lama ini
Dalam gelapnya jiwa
Dalam sepinya hati
Kembali kurasakan
Hal yang sama… terus berulang
Yang kutahu pasti
Kulihat dia dibalik sebuah cermin |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 2c87b808-2468-4ee2-a23f-87baf05a730b | indopuisi_1 | train | Silakan ciptakan puisi yang indah | Tentu, ini puisi yang mungkin cocok untuk kamu :
Menyekat ruang di hati
Menyimpan memori tentang kami
Aku, kau dan dia
Terikat dalam satu cerita
Aku merenung di kala malam
Saat bulan tak indah dipandang
Lalu awan hitam terus menerjang
Penatku tak pernah hilang
Terus berayun-ayun dalam pikiran
Fantasi liar dari segala kesalahan
Kau dan dia hanyalah kenangan
Lalu kemana lagi harus ku berlari,
Mencoba mencabik tembok yg tak bertepi
Seolah kuku-kuku ini adalah tombak besi
Aku sakit sendiri |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: Seusai hujan
ketika awan binasa
wangi sesajen menggoda
mengajakku ke tepi pantai
sepenggal kepala teronggok, manusia
melawan debur ombak dalam lapal doa
ada anak kecil berenang di tepiannya
doa terhenti dan anak-anak tenggelam
inikah pemakaman iman?
aku kian tercengang
kalimat-kalimat Tuhan
mengiringi kematiannya
229-04-11-11
BANTEN |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Bukan masa lampau yang akan kami kubur
Juga tak melambaikan tangan begitu saja
Kami tak menanam niat sekejam demikian
Hanya mengikuti arus perjalanan hiidup
Bahwasanya ada jembatan lain untuk kami
PADAHAL
Di air yang sama
Kami basuh wajah hingga kaki
Di karpet yang sama
Kami berbaris merapatkan shaf
Di tempat suci itu
Kami berdzikir menyebut asma
Mu
Kami duduk dengan kitab yang sama.
Untuk bersholawat atas rasul
Mu
Diwaktu itulah kami menyebut diri santri.
Ditempat itu juga kami bernaung bagai keluarga
Berpijak ditanah yang satu demi segenggam ilmu
Asrama suci yang dkelilingi bentangan rahmat
Mu
Pesantren istiqlal sebagai payung kami bersama
Bagaimana mungkin kami lupakan..
Saat kami membuka mata bersama disuatu fajar
Lalu lantunan nada ayat - ayat
Mu kami ramaikan
Dan saat kami tertawa melihat sahabat ditegur
Bagaimana mungkin kami lupakan..
Paginya kami berlomba-lomba meraih nilai terbaik
Pulangnya kami berlari seraya dorong mendorong
Hingga kami gotong royong diiringi obrolan tawa
Bagaimana mungkin kami lupakan..
Saat saling pinjam kopiah, sorban dan tasbih
Diwaktu kami nakal dari lubang kecil jendela
Terpaku mengintip santriwati dengan hijabnya
Bagaimana mungkin kami lupakan..
Saat serius dalam aula layaknya ulama besar
Saat fokus melingkar layaknya anggota dewan
Masa-masa itulah yang tak ada didewasa kami
Lillahita'ala rindu kami berbaur malu Rabbi
Malu akan rasa tak mampu untuk membalas
Dari setiap butiran ilmu yang kami peroleh
Hanya menghela nafas panjang bila teringat
Hanya meneteskan iarmata bila merenung
MEMANG RINDU
Rindu akan nuansa barisan shaf kala itu
Rindu duduk rapi memegang kitab sama
Rindu akan tausyiah pengasuh, guru kami
Aduuuhhhh... Ya Rabbi...
Demi dzat, yang nyawa kami ditangn
Mu
Maafkan segenap ketidak pedulian kami
Hanya memohon barokah
Mu untuk kami
Hanya do'a kesejahteraan bagi istiqlal
Terima kasih istiqlal
Untuk setiap kepingan cerita... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: can
Di sudut subuh yang dingin
Berkelana di hati yang sepi
Menikmati rintikan hujan
Dan berpikir semuanya telah usai
Perlahan-lahan titik hujan semakin besar
Membuat hati tak berdaya
Untuk memaknai setiap tetesan hujan
Yang menemani kesepian
Berharap hujan itu selalu hadir
Entah dimana dan kapanpun itu
Untuk menemani sepi yang mendalam |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Dia yang kulupa datang lagi
Dulu hati dibuat sakit
Malam menangis siang menahan air mata
Berpura-pura diri ini seakan hidup laksana surga
Betapa perihnya neraka Tuhan
Api cinta berkobar melehkan nikmat ketika cinta baru saja dimulai
Tanyaku kemudian dalam hati
Adakah diri terlewat tanpa luka dibuatnya?
Bahkan air mata mengalir bersama gerimis malam itu
Ia yang kucinta menyakitkan rasa
Perasaanku dibuat lumpuh kemudian beranjak mati
Setelah itu cinta pergi Lantas bagaimana dengan orang sepertiku?
Cinta meninggalkan luka tanpa nikmat setitikpun
Ini tragedi, bagiku
Bertahun-tahun kurawad perih ini hingga luka pergi menjauh
Dia yang kulupa datang lagi
Berdiri melambai untuk seorang yang pernah dilukai perasaannya
Sesal kemudian kudengar
Tapi tidak untuk cintaku
Cintaku telah kuhargai dengan berjuta perasaan yang tulus
Perasaan yang kau bawa kembali tak cukup harganya
Bahkan tidak dengan satu purnama
Tidak perlu menawarkan cinta untukku
Hatiku telah menanti jalannya sendiri
Ia mungkin lelah untuk disakiti
Dia yang kulupa datang lagi
Berpalinglah, bawa perasaa itu untuk orang lain
Kau bukanlah aku dan aku bukanlah kau
Kita bukan satu
Kita bukan cinta
Kita bukan jodoh | DIA YANG KULUPA DATANG LAGI |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul CERITA BEBAN HIDUP | Semua membebani..
aku lelah bila harus begini..
ingin menang dari perkasanya kehidupan..
di saat naluriku jelas-jelas telah tertindas..
goyang tak ada pegangan.. ambruk tak ada tiang..
jadikanku lemah.. jalanku mulai kehilangan arah..
Kesan ini buruk untuk di bawa ke dalam mimpi..
apalagi harus benar-benar terjadi..
Di bawah langit kita tulis cerita kita..
di atas bumi kita menjalani..
cerita hidup yang berharap bahagia melebihi indah pelangi..
Ku ingin lega bernafas..
menulis cerita bukan diselembar kertas..
ku tak ingin dipandang hebat..
ku tak ingin terlihat kuat..
yang ku ingini hanya sedikit dihargai..
ceritaku dalam kehidupan ini.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Kau pernah singgah
Namun kau ketahui
Aku sempat menjaga
Hati dan jiwamu
Terimakasihku atas semua
Sakit hatiku saat kau
Berjalan tapi tak denganku
Aku terima biar kau bahagia | TERSIKSA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
AKU YANG TERSAKITI | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Pernahkah kau merasakan getirnya pengorbanan
Apa pernah kau mengerti tentang perasaan
Mungkin ,,,!!
Kau tau seakan kau tidak tau
Kau mengerti tapi pura pura tidak mengerti
Sungguh aku bosan hidup dengan caramu membodohiku
Sayang
tidakkah kau mengerti tentang cerita hidup ini
Dulu aku pernah merasakanya
Tapi sekarang hilang entah kemana
Keceriaan yang dulu kau berikan
Kini tinggal air mata yang tersisa
Semenjak dia datang
Semenjak disanalah kamu berubah
Sayang
terimakasih atas rasa sakit yang kamu berikan ini
Sungguh sakit dan menyakitkan
Aku harap kau tak menyakiti hati yang lainya
Cukup aku dan aku yang kau sakiti dalam hidupmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Teriakan Hala Mádrid akan terus membumi. Kepala kami tetap tegak. Kepalan tangan kami masih berdiri menuju langit.
Kami tidak berada di belakangmu, Tapi sejajar di sampingmu. Kemenanganmu membuat bibirku berteriak. Kekalahanmu tak membuat kami lesu.
Kau tak gentar demiberkibarnya putih mu.. Permainanmu secepat kilat. Gol mu sebanya penghuni Santiago Bèrnabeu. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Sabilla Bahana Jagad
Aku bukanlah Chairil Anwar....
Yang dengan puisinya lantang berkobar
Aku tak mampu menyanjungmu dengan deretan kata...
Pun dengan Syait mendayu bak puisi angkatan lama...
Gus...
Engkau bagai seorang begawan..
semua kau hadapi dengan ketenangan
Sejuk wajahmu penuhh keteduhan..
meki kau berdiri di antara kebencian...
Gus...
Engkau bagai seorang resi..
solah bawah seorang sufi
Meski penuh kontroversi..
langkahmu pengabdian suci...
Mungkin engkau tak seperti Marsinah... Berteriak lantang dalam demo kenaikan upah...
Nyawanya hilang tanpa tanda... Dalam penculikan kala senja...
Mungkin engkau tak seperti Munir...
Tegakkan asasi di negri yang anyir
Di pesawat ia dijemput kematian...
Hingga kini keadilan tak menjadi kenyataan...
Wahai bapak bangsa...
Engkau bagai seorang Pandhita..
dengan pitutur yang menjadi sabda
Meski tutur katamu terkadang disalah makna...
Dunia tahu kebenaran setelah kau tiada...
Harumnya pusaramu seharum baktimu...
Hiruk pikuk peziarahmu seramaii pengorbananmu
Hingga dunia membuka mata..
bahwa engkau kekasihnya
Yang mula di sisinya..
meski tanpa tanda jasa
Sang penakluk..
itu arti namamu...
Dan di garis akhir..
terwujud pula do’a sesepuhmu
Kau taklukkan semua bangsa dan suku...
Tanpa peperangan..
tunduk di hadapmu
Gusdur..
di semua agama engkau berbaur...
Gusdur..
namamu takkan pernah terkubur | SANG PENAKLUK |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Dear kamu pemilik hati ini..
Jika dengan KEPERGIANKU
Membuatmu merasa LEBIH BAIK maka sungguh, aku AKAN pergi..
Tapi, saat nanti kamu sudah MENYADARI
Bahwa kepergianku adalah sebuah KEKELIRUAN dari kenginan JAHAT hatimu.
Maka, JANGAN mencariku untuk Memintaku KEMBALI pada hatimu yang sudah rapuh..
Kamu akan RASAKAN rasanya diSAKITI.
Bukan aku ingin balas DENDAM padamu yang PERNAH singgah walau sesaat di hati kecil ini tapi itulah KARM
Amu..
JANGAN MEMOHON AGAR HATIKU KEMBALI LULUH..
Aku SUDAH Bahagia dengan DIA yang membuatku merasa SEMPURNA...
DAN JANGAN MEMINTA MAAF PADAKU...
Mungkin itu salahku yang TIDAK mampu Membuatmu BAHAGIA saat bersamaku .. | JANGAN KEMBALI |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Kamu...
Kau telah membuatku jatuh cinta...
Tetapi mengapa kamu menolak cintaku...
Sakit hati ku...
Kau memang tidak merasakannya...
Tetapi aku yg mencitai mu...
Yaa Tuhan...
Berilah kekuatan kepada hamba mu ini...
Berilah hamba pikiran yang lebih baik...
Tentukanlah jodoh hamba yang lebih baik... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Wahai dedaunan,
Mengapa engkau gugur satu demi satu?
Apakah hatimu tertaut pada si cacing tanah?
Dimana satu-satunya tempat bertemu adalah di tanah
Meskipun itu artinya kau harus mati...
Wahai rinai,
Mengapa kau jatuh satu-satu turun ke bumi?
Padahal mentari masih menyeringai garang
Apakah kau tahu bahwa aku perlu alasan
Untuk mengetuk pintu rumah seseorang
Meminta berteduh
Ataukah kau perlu berjumpa dengan sungai?
Untuk melepas kerinduan yang tertahan
Sepanjang kemarau
Ah, aku jatuh cinta padanya
Sejuta kupu-kupu sedang mengepakkan sayapnya
di dalam hatiku
Rasanya tak dapat kukatakan pun kutuliskan
Aku tak bernyali seperti dedaunan
Rela gugur asal bisa bertemu si cacing pujaan hati
Aku tak bernyali seperti butir-butir hujan
Rela jatuh dari langit demi mengalir bersama sungai
Aku hanya memandang dan melamun | DALAM HATI SAJA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Kehadiranmu, lenyapkan sgala risau di hati
Hadir mu, mengubah semua hidupku
Semua terasa indah bila bersama
Hingga tak mampu pungkiri
Ternyata cinta yang ku rasa
Waktu bergulir begitu cepat
Kau lenyap bagaikan buih
Hingga perasaan tak sempat terucap
Mencoba tuk hadapi kenyataan..
Namun tak bisa
Mencoba tuk berpaling..
Namun tak mampu
Rasa ini telah ikut bersamamu
Kini, hanya penyesalan yang tersisa..
Tentang perasaan yang tak terungkap
Tentang kasih yang tak sampai
Tentang cinta yang terlambat..... | CINTA SUDAH TERLAMBAT |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
HARAPAN HATI | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Bukan rasa mengulang hati
Mengais di sela-sela hikayat suci
Mengadu hal pada sang dewa
Tertatih dikala namamu merasuk sukma
Kasih, hati ini terasa beku ketika berucap
Nammu menginjaki hati yg lemah ini
Titipkan salam penuh ragu dari hamba yang jatuh hati
Sisipkan hati ini yang penuh cinta untukmu pujaan mati
Jangan hati maksa untuk melupakanmu
Jika tak bisa, sudilah menjadi kawan matimu
Tapi, harapan penuh dari hamba melarat
Untuk menjadi tulang rusukmu yg hilang
Salam hormat dan rindu untuk hati yang berlindung
Kelak masa setahun, dua tahun kita kan berjumpa
Temukan hati nelangsa ini disetiap doa
Agar tuhan kelak memghirupkan pengharapan pada kita
Kasih tulislah jiwamu untuk hati yang tenang ini
Ukirlah kisahmu dalam hati nan kosong
Biarkanlah bibir ini selalu berucap rindu
Dikala tuhan mengizinkan hamba wasiatkan hati ini |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Dari tempat yang tak pernah menyentuh matahari
Aku merindukannya
Segaris pandang mencuathanya membasuh dinding yang gemetarnafas tergeletak di dipan kamar
Cinta
aku ingin menulismu dengan getah
Mengabarkan penat pada tanah terdalam
Gugusan tubuh
adakah ia punya rumah
yang menjaga dari tebaran angin
Andai ada
ku ingin membaur deburmenghancurkan yang lumpuhdan tertidurBMT, after hours | DEKAM |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
TERLUKA | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Aku akan segera pergi meninggalkanmu
Saat kecewa ini memenuhi semua ruang hati
Aku akan meninggalkanmu selamanya
Saat kau tak peduli lagi pada cinta ini
Baiklah, kau memang beruntung hari ini
Kau pandai mempermainkan cinta yang besar ini
Dirimu begitu rendah menilai sebuah pengorbanan
Cintamu memang ada namun hanya sebatas kata
Ini terakhirnya aku melihatmu, sayang
Aku akan selalu cinta padamu meski kau permainkan perasaanku
Jangan tanya lagi seberapa dalam hatiku kau lukai
Maka jangan tanya lagi bagaimana aku tanpamu nanti
Aku terluka. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Sehelai akar alang alang
Tumbuh dari sebiji benih kecil nyaris kerontang Sekian waktu sang angin membawa kelana tak tentu
Selaksa pesan dari moyangnya adalah beban yang diemban tanpa ragu
Apakah punya inginnya menjadi
Apakah punya hasratnya seperti
Apakah punya yakinnya memberi
Padang ilalang tumbuh kembang
Tak ingin, tak hasrat, tak setitikpun bayang
Ia ada hanya karena pesan adalah amanah baginya
Setia akan cinta sebagaimana awal dari semula
Angin semilir disenja ini membelai hati
Berkidung lirih mesra
Membisik sepenuh rasa
Jangan bersedih, dia akan kembali |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Melintas dalam benakku akan sebuah senyuman indah..
Yang terukir dalam bibir manismu..
Seakan engkau hadir dalam hadapan..
Menyentuh kalbu dalam jiwaku..
Senyummu merasuki sanubariku..
Dan hatikupun terpukau..
Aku terhanyut didalamnya..
Yang t’lah memberikan..
Akan sebuah rasa yang tidak mudah tuk dijelaskan..
Sulit tuk dilukis..
Susah tuk terlupa..
Rasa yang membuat harihariku ..
Menjadi lebih bermakna ..
Senyummu seakan tak terlewatkan..
Dalam satuan detik yang kutempuh..
Dalam setiap ingatan yang kulalui..
Karenamu…..
Senyummu… |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
CINTA YANG KEMBALI | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Bila mencintaimu adalah mimpi
Maka jangan bangunkan aku dari mimpi itu
Mencintaimu adalah anugerah terindahku
Menyakitimu adalah kesalahan terbesarku
Memilikimu adalah hal yang aku tunggu
Kau warnai hariku dengan butiran cintamu
Kau bawa kebahagiaan di hidupku
Saat aku mulai percaya akan cintamu
Saat aku mulai takut akan kehilanganmu
Saat itulah kau pergi meninggalkanku
Kau pergi tanpa satu alasanpun
Hidupku terasa mati tanpamu
Aku tak mungkin berhenti mencintaimu
Aku hanya bisa belajar hidup tanpamu
Saat aku berada pada titik jenuh
Saat aku lelah memperjuangkanmu
Saat aku tak lagi penasaran
Menunggu pesan singkatmu
Saat itulah kau datang kembali
Dengan membawa cinta
Cinta yang dulu pernah mati
Cinta dengan sejuta harapan
Yang kan berbuah kebaikan
Pada waktu yang akan datang |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
MERINDUKAN | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Mengapa semua ini terjadi begitu cepatseakan diriku ini tak izinkanuntuk hidup bahagia bersamanyamengapa ia pergi begitu cepat
Aku tak sanggup berada jauh darinyamengapa ini harus terjadi padakusetelah aku mengerti arti mencintasecepat itukah kau pergi darikuapa salah dan dosa kuTuhan...
Tolong kembalikan ia padakukarena aku tak terbiasa hidup tanpa diakirimkanlah malaikat cinta untuknyasampaikan pesan cintaku untuknyaaku sanaet merindukannya |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Kini Ku Berdiri....
Tak Semudah Yang Di Angani...
Gemuruh Tepuk Tangan Menghiasi..
Tak Luput Pula Caci Maki Menghantui..
Usir Rasa Takutmu...
Teguhkan Hatimu...
Kini Kita Beraama...
Pegang Tanganku...
Kita Bersama Melawan Dunia.. | MELAWAN DUNIA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
KU SAYANG | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Tuhan
Aku memohon padamu
Jagalah dia yang aku sayangi
Jagalah dia yang aku cintai
Dialah penerang hidupku
Dimana semuanya menjadi gelap
Dialah yang menghiasi hidupku
Dimana semuanya menjadi berantakan
Tuhan
Aku sangat menyayanginya
Lebih dari siapapun
dan
Hanya dialah yang mengerti aku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
HATIKU | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Tak mengapa bila kini langitku masih kelabu
Gerimis dan badai masih selalu menyelimuti
Namun, masih setia kunanti terbitnya mentari mrnyinari hari,, Mungkin ku kan baik-baik saja
Memilih sendiri meski tak menyepi,
Di tengah keramaian ini ku bersembunyi
Menutupi diri dari sepi hati
Mencoba melukiskan senyumanmu di dalam sunyi tuk obati rindu Tak mengapa kini ku menangis
Karena rindu yang masih untukmu
Meski mungkin kau tak lagi tahu,, Mungkin ku kan baik-baik saja
Berharap kau kan mengerti dan pahami
Ini hanya ungkapan sebuah rasa
Rasa yang tak mampu dan takkan pernah ku ingkari Setiap ruang, setiap simpang dan semua tetap tentangmu
Tak pernah henti..
Ini hatiku, yang masih tersisa keeping darimu namun kini sunyi tanpamu Tak mengapa kini ku menangis
Masih untukmu, untuk kita
Untuk aku, kau dan keadaan ini
Dan untuk sebuah alas an yang tak pernah ku mengerti Ini rasaku! Ini hatiku!
Tuk memberi, tuk menyayang
Tuk mencinta , Berharap KAMU Itu saja dan cukup untukku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
SENDIRI | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Sendiri ...
Kini aku sangat mengerti apa sebuah arti sendiri ...
Bukan lantas aku tidak bahagia .. aku hanya sepi ...
Bahagia akan terus aku cipta meski aku berteman sunyi ...
Entah sampai kapan semua ini????
Kan aku ikuti ...
Mungkin sampai nanti ... Saat akupun mati ...
Dan sendiri ... tak ada yang perlu ditakuti ...
Karena ada diri yang terus berdialog dengan hati ...
Terus menggali ... terus mencari ...
Makna kehidupan yang setiap saat kita titi ...
Komplek .. berwarna .. dan semua memiliki arti ...
Aku bershabat dengan sendiri ... Disini .... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Kau sekarang telah tiada
Kau telah terbang mencari cinta lain
Cinta ku telah kau buang
Kau buang dengan begitu saja
Sungguh sedih yang kurasakan kini
Tak ada lagi senyuman manis dari mu
Tak ada lagi canda tawa dengan mu
Yang ada hanya rasa penyesalan belaka
Andaikan waktu bisa di ulang kembali
Aku akan mengulang waktu itu dengan sangat cepat
Sebenarnya aku tak mau kehilangan dirimu
Karna kau hanya satu dalam hidup ku
Ku mohon jangan tinggalkan aku sendiri
Aku tak sanggup hidup tanpa kehadiran mu
Terasa hampa hidup ku tanpa kehadiran dirimu
Aku akan selalu menyangi mu sampai akhir hayat nanti |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
mengapa sulit bagiku untuk bicara
banyak yang ingin ku ungkapkan,,,
tapi kenapa bibir ini tak bisa membuka???
tertutup rapat,kaku
tak bisa dibuka
seolah telah diberi banyak lem
gerangan apakah yang menyebabkan ini terjadi???
sudah ku coba untuk mencari jawaban
atas kegelisahan hati ini
tapi tak kunjung ku temukan apa jawabnya
lelah,,,
itu yang kurasakan kini" | KEGELISAN HATI |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Aku lelah menjadi pundakmu
Tak ingin lagi dengarkan sedu sedanmu
Berhentilah membasahi tanganku
Tapi kau tak mengerti rasa dalam tangisku
Aku pun ingin bersandar
Lepaskan sesakku mengusap dadamu
Tak bisakah kau jadi seperti aku sebentar
Tatap aku dan bilang semua kan berlalu
Menjadi penyelamatmu membuatku rapuh
Yang harus datang saat semangat darinya menjauh
Tapi aku hanya pundakmu
Hanya tempat singgahmu mengadu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
AYAH | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Oh Ayah...
Setiap hari kau bersusah payah
Untuk menghidupi keluarga mencari nafkah
Tapi engkau tak pernah menyerah
Sebagai pemimpin seisi rumah
Terik matahari kau lalui dengan wajah cerah
Hujan pun kau lalui dengan hati ramah
Tetapi semua itu takdir dari Yang Maha Pemurah
Untuk mendapatkan rizki yang halal dan barakah
Oh Ayah...
Kulihat kau tak pernah marah
Walau anakmu sering membuat ulah
Kau selalu menasehati dengan hati tercurah
Agar aku tak salah langkah |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: There were days on end
And nights that lasted years
The moment you appeared
My love was in a place..
Time stand still...
I live a lifetime in a day
When I'm dreaming about you...
I love this way to keep you in my mind
Time stand still...
An hour is an eternity
And you're everything I need..
Because only you I wanna be with |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
PELANGI | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Lihatlah langit diatas sana
Terlihat benda yang penuh warna
Merah, jingga, kuning, hijau
Biru, nila, dan juga ungu
Kehadiranmu sangatlah jarang
Ketika hujan mulai berkurang
Juga mentari mulai bersinar
Disekitar awan kau mulai ter gambarPelangi...
Sungguh menarik kehadiranmu
Suasana pun menjadi indah karnamu
Membuatku teringat kepada-Nya
Sang Pencipta dan Maha Karya |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: hari ini… kuputuskan menghapus namamu dari lembar-lembar buku harian itu
berhenti membuat puisi tanpa arti
tidak ada intusisi lagi disini
dulu…aku pernah memberimu ruang paling indah dalam hatiku
sebuah tempat yang tidak pernah kuberi pada wanita manapun
sampai kau datang membawa badai
membuatnya luluh lantakhingga tidak ada lagi tersisa tempat untukmu
aku bisa saja membuat ruang lain untukmu, tapi aku tau kau tidak akan lagi singgah didalamnya
lagi pula, luka itu sudah terlanjur berdarah dan aku tak mungkin menyembuhkannya hanya denganberhenti memikirkanmu.jadi
kuputuskan untuk berhenti mencintaimubukan karena kenangan yang perlahan memudaraku hanya berusaha terlepas dari rasa sakit
aku bukannya menyerah…aku hanya mencoba bangkitdari ketidak mampuan untuk memilikimu.
Bogor 13 april 2015Hendar S Rao |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
SAHABAT | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Darimulah ku temukan arti sebuah persahabatan
Engkau hadir temani hari-hariku
Saat sedih maupun bahagia
Lalui hari bersamamu
Ingatlah kala itu sahabat
Aku bercanda tawa bersamamu
Namun apa kebersamaan ini terus berjalan?
Akankah kita kan selalu bersama?
Persahabatan kala bersamamukan selalu tersimpan di benakku
Namun kini aku dan dirimu terpisah oleh waktu
Janji yang pernah kita ucapkan di masa lalukan terus teringat dalam ingatanku
Ingatlah wahai sahabat ku selalu mengenangmu
Tentang semua kebersamaan itu
Andai kau tahu sahabat harapanku tuk tetap bersamamu
Namun semuanya tlah jadi kenangan terindah bagiku sahabat |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul THE TRUE KINGDOM | Aku dan kerajaanku
Hidup bertahtakan karma
Berhiaskan belati bersampul melati
Tersenyum dalam dendam bertabur salam
Menangis lara dalam kesunyian
Berbahagia dalam jiwa berhampa
Berteduh pada harapan tak berkepastian
Berpayung janji berlabuh mimpi
Melangkah dengan luka tak berdarah
Tertatih pada jiwa bersayatkan lara
Dan itulah aku saat singgah dalam sepi. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 2c87b808-2468-4ee2-a23f-87baf05a730b | indopuisi_1 | train | Silakan ciptakan puisi yang indah | Tentu, ini puisi yang mungkin cocok untuk kamu :
Tak sedikitpun kau sambut rasa ini dengan indah
Mungkinkah Sikapku yang buatmu tak mendengar
Semua nada - nada dalam hatiku
Jadi terluka untuk Hal tak pasti
Menunggu waktu yang tak kau beri
Jika terlalu lama seperti ini
Kuyakin nada cintaku kan berganti . . .
Aku ingin Tau,
Apa yang kau pikirkan tentangku
Siapa diriku bagimu
Berartikah Langkahku dalam hidupmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
MIMPI YANG TERBUNUH | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Dulu memang terasa indahdi saat kita duduk berdua di dalam buaian cintadi setiap alunan kasihtangan kita menyatuhati kita bersama
Aku hanya ingin kau tahuhati ini milikmudi setiap hembus nafasku ku hirup namamudi setiap laju hatiku ku dekatkan untukmudi setiap langkahku ku ikhlaskan padamu
Kerikil tajam telah aku lalui bersamamuhanya batu besar yang kini menghalangikuuntuk menjadi pendampingmuuntuk menjadi cintamuyang menyebutkan nama llah di hatimu
Kini telah pupusaku hanya manusia yang penuh kekurangandi dalam sunyi tak ada satupun cinta mendekathanya ada air mata kekecewaandan hanya ada masa lalu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Mawar Sudah Layu
Oleh Aleks Giyai
Sekuntum bungga mawar kini sudah layu
Walau masa silamku rajin menyiraminya
Setiap bermekar aroma wanggimu menyegarkan nafas
Terbuai dalam aroma hingga setiap hari merawatmu
Apakah kini engkau sudah tersengat matahari hingga layu
Mawarku adakah setiap pagi para pemikat datang Menyiraminya....?
Jika engkau masih terkapar sunyi dalam sudut halaman
Bolehkah aku datang merawatimu...?
Mawarku...
Tak mungkin engkau sudah layu di mataku
Wahai mawarku
Jika engkau masih bermekar setiap pagi di halaman
Terasa bunga-bunga dunia tak bermakna aromanya
Namun kini ku biarkan dirimu berlayu sampai dedaunan Bergugur di mataku
Dan memang engkau sudah tak beraroma khas di wajahku
Wahai mawar layuku | null |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
nan | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Rasa Dan Asa
Oleh Viviong Vivi
Entah apa yang aku rasakan sekarang
Rasa yang tak bisa ku jelaskan dengan rangkaian kata
Rasa yang aku pun sendiri tak tau ini apa
Yang jelas aku sangaaaattt merindukanmu , sangat ingin di dekatmu
Aku merindukan saat saat duduk berdua denganmu
Menceritakan kisah kita ,
Kita tertawa bersama , hingga kita lupa waktu
Kita selalu berharap jika kita duduk berdua ,
Berharap sang waktu bisa berhenti , dan kita tak akan terpisahkan oleh jarak lagi
Aku dan kamu tau kalau itu sangat mustahil..
Tapi, waktu yang memaksa kita untuk berpisah
Kita sangat benci saat saat seperti itu .
Rasanya ingin menyudahi jarak antara kita
Tapi takdir berkata lain ...
Kita harus berpisah untuk sementara waktu
Kita harus menunggu..
Hingga sang waktu menyatukan kita
Hingga jarak mendekatkan kita
Hingga nafas kita menjadi satu
Maafkan aku yang tak selalu bisa bersamamu ..
Maafkan aku yang tak selalu bisa mengengam erat tanganmu ..
Doa ..
Hanya doa yang dapat mengobati perasaan ini ,
Yang mampu hadirkan kamu disisiku meskipun kamu sebenarnya tidak disini . |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Getir terasa tertutup kabut
Seutas benang yang menjulur
Menghalangi cahaya kecil itu
Membuatku sulit untuk melangkah
Perasaan kini terhalang
Oleh dunia yang penuh sandiwara
Penuh getiran rayuan Hingga tubuh terkapar tak berdaya
Senandung gema tak terdengar lagi
Puing-puing cahaya batin telah redup
Nafas kian terpakik oleh kelam
Terhampar oleh derasnya angin senja
Tubuh ini terkulai
Lemas memandang kabut senja
Mata tak sanggup menerima semua ini
Namun inilah kenyataannya
Terlarut dalam keindahan semu
Bahagia dalam penyiksaan
Yang mencabik kesucian jiwaku
Yang terjaga hingga saat ini
Harus mengadu dengan siapa?
Tentang kehinaan ini
Tentang jiwa yang muram ini...
Dan sampai kapankah panggung sandiwara ini akan berakhir?
Nafas makin terpekik
Mungkinkah aku berakhir dengan keadaan begini? pikirku!
Cahaya suci...
Dimana kini kau berada
Mengapa engkau lenyap didalam hatiku?
Mengapa engkau hilang dari pikiranku?
Mengapa engkau mati dari tubuhku?
Yang kini lemas saat angin senja merasuki hatikuAku...
Aku tak ingin selamanya begini....
Sungguh... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Leuwigajah berputar
dari pagi sampai pagi
jalan-jalan gemetar
debu-debu membumbung
dari knalpot kendaraan pengangkut
Mesin-mesin terus membangunkan
buruh-buruh tak berkamar-mandi
tidur jejer berjejer alas tikar
tanpa jendela tanpa cahaya matahari
lantai dinding dingin lembab pengap
Lidah-lidah penghuni rumah kontrak
terus menyemburkan cerita buruk:
lembur paksa sampai pagi - upah rendah
jari jempol putus - kecelakaan-kecelakaan
kencing dilarang - sakit ongkos sendiri
mogok? pecat!
seperti nyabuti bulu ketiak
Tubuh-tubuh muda
terus mengalir ke Leuwigajah
seperti buah-buah disedot vitaminnya
mesin-mesin terus menggilas
memerah tenaga murah
satu kali dua puluh empat jam
masuk - absen - tombol ditekan
dan truk-truk pengangkut produksi
meluncur terus ke pasar
Leuwigajah tak mau berhenti
dari pagi sampai pagi
cerobong asap terus mengotori langit
limbah mengental selokan berwarna
Leuwigajah terus minta darah tenaga muda
Leuwigajah makin panas
berputar dan terus menguras
tenaga-tenaga murah
Bandung - Solo 21 Mei - 16 Juni |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul RINDUKU KEPADA AYAH | Ayah kau bagaikan raja
Pelindungku dari semua badai Tiap malam kau hangatkan aku
Ku menyayangimu ayah...
Sekarang engkau dimana... Sudah lama kumencarimu.. Kau tak kunjung ku temukan Dimanakah kau berada ayah..
Langkah demi langkah..
Tanpa menggunakan alas kaki
Ibu menangis kesakitan
Menjerit memanggil ayah
Ya tuhan ... Ku mencintai orangtua ku Sembuhkan ibuku Titip rinduku buat ayahku.... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
Mihrab Cinta
Oleh Gunawan Sofian
Tiba di Dasar Hatiku
Keinginan untuk kembali
Menyatu padukan rasa
Yang sekian Lama Teruji dibalik Jeruji Bisu
Wahai Hati Pemilik Senyum Indah itu
Kini ku akan berterus terang
Akan ku Pinta Engkau pada-NYA
Di setiap Ucap Kidung Doa ku
Kan terus ku sampaikan pada Tuhanku
Disetiap Sepertiga Malamku
Memohon akan ketenangan Qalbuku
Dalam Memperjuangkan Engkau di Mihrab Cintaku | null |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul PENGAKUANKU | Lalu apa yang tak aku buat ?
Setelah hari yang kau buatkan di hari ulang jadiku ?
Lalu kau pergi dan berharap aku benci padamu.
Dan ku buatkan untuk mu
walau tak sesungguhnya.
Lalu apa yang tak aku yakin ?
Setelah seribu armada ku berhasil menjemput mu, untuk tinggal di kerajaan hati ku ?
Lalu mereka tresesat, dan mati begitu saja.
Dan aku yakinkan mereka untuk bertahan disana
walau tak sesungguhnya.
Lalu apa yang tak aku impikan ?
Setelah jodoh menentukan nasip yang seksamamengintai tidur ku ?
Lalu aku buatkn hari untuk aku sendiri.
Dan kita akan melewatinya berdua.
Walau mustahil
ini yang sesungguhnya.
-------------------
No. Urut : 6597
Tanggal Kirim : 05/12/2012 1:49:16 |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Yang semalam membisiki
Bercerita tentang cinta.
Kini kembali pergi
Yang kutahu tuk sementara.
Ianya adalah dirimu
Gina --gadis pujaanku
Kembali ke perantauan
Dan aku kembali mengembara.
Kenanglah saat suara kita
Memecah belah heningnya malam.
Dan bisikkanlah doa pada-Nya
Agar laju hidup kita sama.
Agar kita dapat melangkah bersandingan
Dengan jemari saling berangkulan.
Maka nantikanlah masa itu
Seperti aku menantikannya.
Nantikanlah
Wahai Gina --permata hatiku. | UNTUK GINA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Oleh Ardiyanti Limpo (Thity)
Dalam keadaan yang menahanku untuk dapat sujud padaMu
Dalam keadaan yang melarangku membaca KitabMu
Dalam keadaan ini,
Setan-setan mengambil kesempatan
Mereka terus menggoda iman
Menawarkan kebebasan
Mengajak "bersenang-senang"Berharap dapat melupakan kehadiran
Mu walau sekejap.
Dan kutemui diriku
Kini hanya mampu berdzikir
Berupaya tetap menguatkan imanku
Menghilangkan bisikan-bisikan yang mengganggu
Dalam keadaan ini pun
Takkan ku izinkan Mereka
Menertawai kebodohanku
Menertawai kelemahanku
Karena aku tak bodoh
Karena aku tak lemah
---
No. Urut : 5626
Tanggal Kirim : 22/11/2014 19:45:37 |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af9ccbc4-83d2-4cec-b968-91597e4328ce | indopuisi_8 | train | Coba tulis puisi yang bisa nyentuh hati. | Pasti, ini dia puisi yang bisa nyentuh hatimu: Tunas itu mulai bertambah
Sekian lama tertanam di pelosok gentian
Mencalar robek sinar mentari
Walau halangan datang menerpa
Tunas itu mula berkembang
Kembangnya sekuntum mawar
Bagai siputeri bangkit beradu
Walau saingan menyerang tiba
Lembut tubuh bersalut duri
Membangkit cemburu isi sang flora
Menzahir gurun takut sang fauna
Hanya si kumbang gagah tiada gentar
Ibu . . .
Dikaulah mawar itu
Yang kupujai tiap waktu
Yang ku rindu wajahmu
Yang ku kagumi ketabahanmu
Cekal hati mendidik daku
Sabar murni melayan kerenah anakmu
Tiada kedengaran sepatah keluhan
Tiada kemarahan setitip kemarahan...
Kini mawar itu pun layu
Perlahan dimamah arus usia
Gugur sudah si ayu kelopaknya
Hilang sudah lambaian daunnya
Segamit memoriku kenangi . .
Setulus kasih ku dambai . . .
Potret wajahmu ku tatapi . .
Sebuah kehilangan yang tiada ganti . . . . |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: Dulu memang terasa indahdi saat kita duduk berdua di dalam buaian cintadi setiap alunan kasihtangan kita menyatuhati kita bersama
Aku hanya ingin kau tahuhati ini milikmudi setiap hembus nafasku ku hirup namamudi setiap laju hatiku ku dekatkan untukmudi setiap langkahku ku ikhlaskan padamu
Kerikil tajam telah aku lalui bersamamuhanya batu besar yang kini menghalangikuuntuk menjadi pendampingmuuntuk menjadi cintamuyang menyebutkan nama llah di hatimu
Kini telah pupusaku hanya manusia yang penuh kekurangandi dalam sunyi tak ada satupun cinta mendekathanya ada air mata kekecewaandan hanya ada masa lalu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
WHEN YOUR GONE | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Saat itu kita melepaskannya Saat kau mulai menghilang
Dengan bayanganmu
Yang ada hanya kenangan
Aku hanya bisa mengenangmu
Saat kau menghilang…Kau merenung
Aku menjalani hidup sendiri
Aku mencoba hal baru tanpamu
Aku mencoba melupakan masa lalu
Aku terkadang teringat pada bayangmu
Dan terkadang itu menyiksa setiap hariku Aku tahu semua pasti akan menghilang Begitupun aku
Mencoba bertahan ketika kau pergi |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: Disaat aku membutuhkan dirimu
Kamu pergi dengan begitu saja
Disaat kamu membutuhkan ku
Aku pergi dengan orang yang ku sayang
Dan sekarang kamu sedang merasakan
Penyesalan yang menyakitkan dan Mencari cara tuk mendapatkan
Ku kembali disamping mu
Dan itu lah yang dinamakan
Pengorbanan dari mu untuk ku
Walaupun akhirnya menyakitkan
Bagi dirimu sendiri |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
NIKMATI HIDUP | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Sudah malam lagi kawan
Dan mungkin besok pun akan siang kembali
Arti rembulan di malam ini adalah keteduhan jiwa yang hening bagai bias angin dalam sepi nya hutan
Apakah tidak terasa nikmat
Kita tersenyum sambil mengantuk
Tidak kah terkata ini indah
Dari pada ratapan mengutuki nasib nya hidup
Semakin hari dunia semakin miskin kawan
Biar begitu jangan membuat bokek kantong hati kita
Orang yang mengerti bagai mana cara nya menikmati hidup
Tidak hanya miskin akan terasa menjadi kaya
Bahkan gendheng pun akan di anggap sebagai Anugerah
Sini kawan..
Hisap rokok mu dalam dalam
Mari sejenak melupakan tentang lelah nya perjalanan
Lupakan gegar tentang peluru para oknum yang menakut kan
Lupakan debar jantung karena meroket nya harga BBM yang mengeri kan
Lupakan desas desus yang tak bikin kenyang usus
Dan lupakan asmara jahat yang bikin buntu usus
Sejenak saja kawan..
Agar besok di terbit mentari kita masih bisa melayar kan hidup. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Hari hari kumulai menghilang
Redup sudah cahyaku
Saat ku ungkap kebohonganku yang berlalu lalang
Hingga ku terpuruk redam oleh waktu
Tak ada janji semata
Yang memenuhi hasrat berbalas Hingga hitungan detik sirna
Yang telah terkikis oleh zaman teramat keras
Kini ku terhanyut dalam kepalsuan
Yang menyeruak kepada kehancuran
Dan tak ada satupun mempercayaiku
Hingga hembusan angin membawaku
Ini adalah akhir dari kekalahan ku
Disaat semua tertawa diatas terpuruknya diriku
Remuk redam tak ter elak-kan
Hingga diriku terbujur kaku tak berdaykan
Adakah yang mampu menanggungnya???
Saat raga tak berjiwa tertunduk sayu?
Sungguh hancur sudah kejayaanku
Karna waktu tlah bertepi dalam tubuh yang tak berkuasa
Inilah diriku ……..
Rapuh rutuh tak berbentuk,
Andai saja ku dapat memutar waktu Hingga ragaku tak bergerak.
Hingga dapat merejam sukma
Agar ku dapat belas kasihnya
Yang tlah menyelimuti jiwa dan raga
Hingga ku terlelap dalam pangkuannya
Mana kala ku bersimpuh padanya
Dengan mengulurkan kecakapan pragaiku
Yang tlah mengetuk pintunya
Sehingga ku terdiam tersipu………Namun tak adakah kasihnya???
Sesaat ku ungkap ta’bir ini
Hingga semua menghilang begitu saja
Hallayak debu tertiup angin pagi……. | KEANGKUHAN DIRI INI |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Kekasih, rasa ini cinta tetapi berubah sering lara, Kekasih kau penyebabnya
Kekasih, jika tak kutemukan cintamu, maka hanya rindu yang perlahan menjelma lara dan duka
Kekasih, semerbak bau rindu ini kian membusuk, kau tau lama tersimpan tak kunjung tersampaikan
Kekasih, kau datang untuk pergi, kekasih kau bukan mengobati, ini menyala semakin Rindu
Kekasih, ijikan kurebahkan jiwaku, dalam gelap, dalam rintik hujan di sepermpat waktu menuju pagi
Kekasih, jika kau tak mencintaiku, aku akan pergi, bukan menyerah tapi memulai langkah yang lebih dalam.
Kekasih, agar kau tau aku mencintaimu, kubacakan puisi ini dalam ketiadaan, dalam keadaan berat me
Rindu.
Kekasih, jika kau berada disini, di bumi ini, dimana letak singgahmu
Kekasih, jika kau berada di atas sana yang luas, bintang mana yang menyala di siang terang, bulan mana yang tak redup ditelan matahari
Kekasih, jika kau berada dihatiku, kekasih kau sungguh dekat, kekasih ini sebuah pengakuan. | KEKASIH |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: Menuju senja.
Ku bawa cerita dari hati.
Berjalan langkah memecah sepi,
Ketika gelap menyentuh ku trjebak pada pekat rindu..
Ada bayang disela wktu.
Tatkala jemari memetik dawai..
Ku susun syair para perindu.
Ku susun nada para pemuja.
Aku menunggu kau bernyanyi.
Melepas dilema rasa rindu.
Aku menunggu kau menari.
Tarian jiwa terjerat waktu. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3d1dcede-a784-4949-ad18-aef8717deeb5 | indopuisi_6 | train | Bikin puisi kreatif, deh, dari hati lo. | Ini dia puisi yang mungkin cocok: Jelata muda dengan mimpi di tangannya
Saat pagi tiba bersama mentari
Dan kicau burung mengiringi
Semangatnya segar kembali
Berbekal niat pasti dalam hati
Ia langkahkan kaki menuju gedung itu
Tempatnya biasa memburu ilmu
Jelata muda dengan mimpi di tangannya
Suatu ketika, sesuatu yang tak pernah terpikir olehnya
Sesuatu yang megusik akalnya
Menusuk mata batinnya
Memenjarakan segenggam mimpinya
Ketika itu, ketika ia tahu
Kekuatan materi menjadi pagar berduri
Menghalangi setiap langkah kaki
Jelata muda dengan mimpi di tangannya
Ia pun tahu kini langkahnya kian susah
Namun semangat tetap saja gagah
Dan niat seakan tak pernah goyah
Menyusuri jalan setapak penuh semak
Melewati malam amat gelap
Mengharap sinar rembulan walau dalam senyap
Jelata muda dengan mimpi di tangannya
Hanya lembaran usang ia jadikan penunjang
Dan untaian doa selalu ia panjatkan
Lamalah jalani hari-hari amat melelahkan
Namun tetap berjuang wujudkan mimpi jadi kenyataan |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Saat hasrat berbeda
Kau memuja mentari dikala langit menghitam pekat
Dan aku mengharap rembulan disaat surya memancar binar
Jua saat ruas jalan kita tak sama
Tiada titik perjumpaan
Hanya nampak dua sisi berseberangan
Sampai nanti dipertemukan di hari pembalasan... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Ku sapa senja kala itu
Entah untuk yang keberapa kalinya
Aku tahu,
Burung belibis membawa senja ini lagi
kepadaku...
Lewat bisikan angin
Aku tahu, sapaku menembus mega di kaki langit
Bersemu jingga terlukis wajahmu
Membelah ribuan rintik air, dan tersenyum
Oh, mungkin saja rerumputan basah itu menertawakanku
Aku yang selalu bercengkerama dengan langit
Bercerita kepada awan-awan
Mencari bintang
Merindukan bulan
Ya! melalui gerimis senja inilah
Ku sebar rindu, ku simpan tawa, ku tampung air mata. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 3fbacaad-08b5-4136-9a0b-59bc57f898e8 | indo_puisi_template_9 | train | bisa bantuin untuk buatin puisi tentang judul ini?
TERIMAKASIH GURU | Bisa dong! Puisi ini mungkin cocok dengan judul yang kamu beri:
Guru..
Diam-diam aku memperhatikanmu
Ku lihat serius dalam anganmu
Memberi ajaran benarmu
Guru..
Aku belajar darimu
Yang belum pernah kau ajarkan padaku
Yaitu satu semangat darimu
Bahwa benar ilmu cerahkan kegelapanku
Guru..
Aku mengidolakanmu
Dari jasa tanpa pamrihmu..
Terima kasih Guru.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
DIA YANG BERBEDA | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Helalah sejenak sayangku
Luapkan kesah yang mulai ramah
Bahwa engkau
Helaian pelangi saat gelap menghampiri
Luangkan sejenak sayangku
Layaknya sendiri inginmu tetap mendampingi
Bahwa engkau
Kepingan hati dan tak melengkapi
Tapi
kau tetap wanita
Tetap berbicara dengan air mata
Kau tulis cinta di pipimu
Biar perih kau pilih untuk warna kata itu
Helalah sejenak sayangkuMenangislah
Bahwa nafasmu
Adalah lembaran hati dan terus kan ku isi |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 2c87b808-2468-4ee2-a23f-87baf05a730b | indopuisi_1 | train | Silakan ciptakan puisi yang indah | Tentu, ini puisi yang mungkin cocok untuk kamu :
Ditaman itu
Kamu bercanda dengan temanmu
Kau tampakkan senyum sumringahmu
Aku terdiam di bangku itu
Pandanganku tak pula lepas dari sosok dirimu
Hatiku bergetar,
Sesekali aku melihatmu memergokiku sedang mencuri pandang
Aku diam diam menyukaimu
Dan sesering itu aku mencari tahu tentang kamu
Kamu selalu hadir dimimpikumenjadi bunga tidur yang menemani malamku
Kamu purnamaku
Dan kamu mulai menyelimuti hatiku
Aku menyukaimu walau kau tak pernah tau akan hal itu
Aku menginginkanmu meski tak pernah berharap kamu menginginkanku
Aku hanya ingin menyimpan rasa ini seorang diriBiarkan
Biarkan rasa ini tumbuh dalam hatiku
Sampai tiba saatnya masa akan mempertemukan kitadan rasaku tak hanya jadi rasakunamun juga rasamu. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9d621196-e941-48f1-96e1-2016828d72d1 | indo_puisi_template_6 | train | Ciptakan puisi yang memiliki judul:
LANGIT BIRU | Ini mungkin puisi yang cocok untuk judul tersebut:
Langit biru.
Apa kabarmu hari ini?
Masihkan kau simpan sejuta asa dalam keheningan.
Atau masihkan kau menjadi sajak tanpa makna disana.
Langit biru.
Ingin sedikit ku sapa kau lewat khiasan
Bercengkrama lalu bercanda dalam irama.
Irama yang tak tentu arah dan tujuan.
Namun punya makna dalam untuk kita.
Langit biru.
Jangan hanya diam lalu pergi tanpa jejak.
Beri sedikit sapaan lembut dan senyum semangat mu.
Agar ku tahu hari ini tidak seburuk kemarin .
Bilakah pinta ini kan terjawab?
Semoga. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 4b2dbafc-347d-49d0-b42a-f91971d390d0 | indopuisi_3 | train | Nih, lagi senggang, coba bikin puisi dong | Pasti, ada puisi yang mungkin cocok buat kamu: Untuk kamu seseorang yang akan membersamai perjalanan hidupku nanti.
Seseorang yang akan berada satu shaf di belakangku,
Dan mengamini semua doa yang kupanjatkan.
Juga seseorang yang akan menjadi sosok luar biasa untuk anak dan suamimu kelak.
Sesungguhnya aku tak pernah tau siapa kamu,
Tak tau bagaimana kamu, d
Dn tak tau bagaimana cara kita akan bertemu.
Tapi aku yakin satu hal.
Pada saatnya nanti,
Kita akan dipertemukan di saat yang tepat,
Akan bertemu di waktu dimana kita akan menyatu.
Aku percaya,
Engkau sedang berusaha memantaskan diri untukku,
Sebagaimana aku yang berusaha memantaskan diriku untukmu.
Berusaha memantaskan diri,
Agar bisa menjadi imam terbaik untuk dunia dan akhiratmu nanti.
Sayang, siapapun kamu,
Semoga jalan kita untuk bertemu dimudahkan oleh-Nya,
Semoga jalan hidup kita nanti,
Senantiasa dalam keridhaan-Nya,
Senantiasa dalam lindungan-Nya,
Juga senantiasa dilimpahi rahmat oleh-Nya.
Dan semoga keluarga kita nanti,
Bisa menemukan kebahagian yang hakiki, berkumpul di surga-Nya yang abadi.
Aamiin, Yaa Robbal Aalaamiin. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Cintaku
Kasih, lihatlah cintaku
Cintaku tidak seperti sekuntum bunga mawar
Yang terlihat indah dan penuh pesona
Namun ternyata bisa menyakiti dengan durinya
Kasih, renungkanlah cintaku
Bahwa cintaku tidak seperti rembulan
Yang terlihat cantik dan berseri
Namun ternyata hanya bisa menerangi malam
Kasih, rasakanlah cintaku
Cintaku seperti air
Terlihat sangat biasa
Namun akan selalu mengalirkan cinta padamu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: Kamu tau sayang?
Ketika angin berhembus
Itu adalah saat dimana aku membisikkan namamu
Ketika matahari bersinar
Itu adalah saat dimana aku melukis wajahmu
Ketika waktu berjalan
Itu adalah saat dimana aku mengikuti bayangmu
Agar angin selalu menghembuskan namamu
Matahari selalu terlukis wajahmu
Dan agar waktu selalu memiliki bayanganmu
Agar meskipun aku sudah ditelan waktu, aku tetap bisa mengingatmu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Aku selalu malu manatap mata teduhmu
Malu bila kemudian mata itu tiba-tiba membalasku,
Memberi isyarat dan mengenggam harapan
Aku selalu takut mencuri pandang mata indah itu,
Takut bila kemudian aku terhanyut pada rasa yang sulit ku artikan
Aku selalu disini,
Berada pada zona dimana dengan hanya menatapmu diam-diam
Membuat garis senyumku mengembang
Aku selalu disini,
Berada dibelakangmu
Yang tanpa kau sadari salalu mengejar punggungmu tanpa henti.
Aku tak apa,
Meski kau tak tahu bagaimana sulitnya aku mati-matian
Menyamarkan bekas cemburu di depanmu~ | FRIENDZONE |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: Saat dia ingin melangkah
Bagaimana bila dia mengalami kemalangan yang serupa lagi?
Dan aku sebagai cerminan hatinya
Tak mampu menghindarkannya dari tangis
Kisah masa lalunya cukup pilu
Dikhianati sahabat
Dijauhi orang-orang terkasih
Dihina dan dicaci maki
Belum lagi luka sobek dalam hatinya
Aku tak menjamin rasa itu
Bagaimana bila dia tak kuat
Dia tahu betul
Rasanya patah hati
Lembayung senja pun hampir tak menyapa
Dia takkan kuat menahan itu
Lalu bagaimana bila dia tak kuat
Menahan sesaknya dada
Air mata yang turun
Dan hati yang kecewa
Karena masa lalu yang sedih
Nan menyakitkan
Aku tak yakin bisa menjamin dia
Sebagai cerminan hatinya
Karena dia orang yang kusayang
Dia yang kurindu
Bagaimana bila
Rasa sakitnya menguasai cinta dalam hatinya
Dan bagaimana bila
Dia tak menyadarikuyang lama menantinya |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Tahukah engkau..?
sulitnya aku melupakan dirimu..
melupakan semua kenangan kitamelupakan senyuman manis di pipimu..
Tahukah engkau..?
tak bisa hati ini terbuka kembali.
saat kau tinggalkan aku ..dulu..dan
ku putuskan untuk menutup hati ini..
Dan
apa kau tahu..?
disini aku selalu merindukanmuselalu menantimu.
berharap kau hadir kembali di hidupku..
Meskipun ,kau telah hancurkan hati iniwalaupun kau telah membuat aku rapuh.
tapi percayalah, hati ini hanya untukmu..
Sekarang..esok.
dan selamanya..
Miss U my boyfriend X.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul GENGGAMAN | Menghela nafas beraroma kegagalan
Mengacuhkan kesedihan beraura kesunyian
Melarakan kesukaran berirama kematian
Mengantarkanku pada kenang yang terlupakan
Rindu ini rindu kenangan 168 jam
Kamu yang sanggup mencicipi pahitnya sebuah manis
Tetap tersenyum meski hati masih teriris
Bukan hanya senyum
Seluruh anggota tubuhmu meradam kehilir hati
Siluet senyum manismu
Tertutup tangi yang keluar dari hatimu
Menjatuhkan air yang menanggalkan senyum,
Menggoreskan sisa sisa asa
Berbahagialah,
Hujan akan reda saat senja tiba
Disaat aku terlena
Aku menyaksikan sengketa keluar dari hubungan kita
Menebar perih dari seluruh rasa
Melepaskan tangan dari genggaman sedih yang membantai hati
Tangan ini terhempas
Terbang melayang menanti genggaman
Tangan ini tersulur
Merayap merangkak jatuh tersungkur
Sayang,
Mari bergandeng tangan
Mari memaknai cinta,
yang terbuang rindu kenangan |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
APOLOGIA LUKA | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Ada,
Karena harus adaTiada,
Karena harus tiada,
Meniadakan kemudian menghadirkan,
Adalah, yang harus ter penuhi.
Malam mulai merambati ujungnya pekat,
Tak hiraukan, betapa berisik empunya malam berkoar.
Mengidikan bulu roma
Membekukan kalbu.
Embun muncul menyalahi kodratnya,
Mencuat memberi tanda,
Bahwa, Plato tengah berorasi,
Disalah satu Apologia nya.
Seperti luka,
Yang dibawa mati Mendusa,
Menoreh amarah hingga sumsum.
Bila saja, yang disebut airmata,
Bisa berpidato dan berorasi, seperti Socrates,
Disaat terahkir nafasnya.
Agar aku,
Tak perlu katakan,
Aku luka,
Tapi aku lupa.#gerangan sosoknya# |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul ZULAIKHA | Hingar-bingar itu masih ku dengar
Dari tiap mulut penjuru negeri
Tebal telingaku disayat gunjingan
Menahan malu bertubi-tubi
Biar kutunjukkan
Biar kupertontonkan
Agar mereka tahu
Agar semua merasakanYusuf,
Ku panggil namanya
Lalu berjalanlah ia
Lenggak-lenggok di depan mereka
Seketika hijau mata mereka
Tumpah darah di gamis mereka
Bukan apel, bukan buahan
Tetapi jemari, tetapi tangan
Menjeritlah mereka
Meringis semuanya
Sekarang semuanya terbukti
Segalanya jelas terperinci
Bukan salahku aku tergoda
Di luar kuasaku aku bernoda
Tapi salahku hanyalah satu
Membiarkannya tidur dalam jeruji beku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: Cinta adalah sebuah katayang selalu diidam-idamkan manusia
Berharap ada salah satuanak manusia mengatakannyaCinta...
Tak pernah ingin dinomer satukan
Dia mengalahtapi tak terbantahkanCinta...
Mampu menghilangkan dukapada hati yang kesepian
Dia mampu melukis untaian senyumdi wajah penikmatnyaCinta...
Jangan pernah kau merubahwarnanya menjadi kelam
Karena ketika itu terjadi
Cinta akan berubah jadi benci
Dan menjauhkan dua hati
Semarang, 23 Februari 2012 |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Sahabat, waktu telah mengantarkan kita pada satu titik pemahamanbahwa di dunia ini tak ada yg abadi
Kini saatnya kita harus berjalan sendiri
Melangkah mengikuti takdir yang telah tergariskan
Dalam ruang dan waktu yang berbeda
Ketika kebersamaan menjadi langka
Ketika canda tawa begitu berharga
Sahabat, semoga waktu tak membuat kita lupa
Bahwa kita pernah ada
Pernah punya cerita
Sahabat, abadilah tercipta lebih dari cinta | UNTUK SAHABATKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Aku berseru di udara yang beku
Terbujur kaku menginjak abu
Terdampar keinginan tak bersuara
Hingga hujan turun menjelang
Dan tinggalah aku yang membisu
Terkikis usang darah lautan
Terlahir membawa rasa kecewa
Hingga pagi aku menanti
Dalam sunyi malam bernyanyi
Menangis sendiri bersendu pilu
Kini jiwaku penuh luka
Tak berujung lemah menyerah
Hidup bagai kemudi kelasi
Berbatas sangkar di sisi pagi
Bercermin hampa tiada mata
Gerimis malam mengundang kelam
Kepakkan elang terbang melayang
Hinggap di antara tiang temali
Menghembus diri mempercepat lari
Selamat diri di malam sunyi | GERIMIS |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Lembaran Yang Terbakar
Oleh Dias Gita MP
Lembar per lembar kertas itu kubakar . .
Kubakar di bara api yang panas membara . .
Panas !!
Sama seperti perasaanku yang memanas saat kau meninggalkanku . .
Aku terbakar seperti kertas-kertas ini
Kertas yang kutuliskan sebuah kisah . .
Kisah indah yang pernah terjadi . .
Ya. . pernah terjadi !!
Dan tak kan terjadi kembali !!
Sudah cukup kutelan kecewa !!
Sakit Hati !!
Dan kesedihan yang teramat mendalam
Kini. .
Takkan kubiarkan lembaran ini tetap ada!!
Semuanya telah terbakar habis . .
Sama seperti perasaanku juga . .
Yang perlahan telah pudar dan akhirnya musnah !!
Lembaran ini telah hancur menjadi abu
Dan abu ini akan musnah
Akan hilang diterpa angin. .
Akan hancur tertimbun tanah. .
Dan aku sudah puas!!
Karena aku takkan bisa membacanya kembali
Aku takkan bisa melihatnya lagi
Dan perlahan semuanya terkikis
Dan menghilang dari ingatanku
Semuanya !!
Termasuk KAU dan Kisah antara
Kita yang pernah terjadi !! | null |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5faabb8-7cbd-4c89-929a-3b1e6f8f606a | indopuisi_9 | train | Mau enggak bikin puisi yang bisa bikin haru? | Tentu aja, ini dia puisi yang bisa bikin kamu haru: Have courage to said that I was wrong
It's like I let my body without any clothes at first Maybe it sounds like I kill myselft
It sounds too hard for me at the first time
Just said what happened I told the truth, encourage my heart
To speak about that
Even though I know everyone will tease me
She will to run around me
But if I making mistakesI always must have the courage to admit
Because if I making mistakes
And I never admit it, my fault is increased
Don't you think anything too hard
You can see many peoples
In the law, when they can be able
To say the truth, Those pains, those punishments will be reduced
And the most important is
You can be able to learn
From all your mistakes add them as experiences to learn
From all your mistakes that you used to If you're honest, your heart will be calm
Because there's nothing to be hide
You will not burdened with your guilt That makes you won't be able to sleep Your heart will feel free, You can learn from it
You can change the futurebut you can't change the past
Just keep learning on from those |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Kaki-kaki yang bersenandung
Tepi jalan tanpa ampunkian hari siang kian menantangsebuah serita lain hari
Itu bukan songsonganbukan itu yang dimausatu tahap demi tahapmenangkap hari tiada hentisenandungnya terdengar lirihhati sangat resah ketika bibir bersukaterdengar enak bagi suatu hasratsedih untuk mereka
Panasnya hari mereka lahapntuk diri dan keluargawalau hanya nyanyian kecilnyameratap tanpa ada ampundunia tetap berputar tanpa hirausudah berjalannyasudah merupakan likunyatapi bukan takdirnya
Dunia ini belum berakhir................. | JELANG TANPA AMPUN |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Semesta Alam Bersinar
Oleh Emilia Kurniasari
Kaki boleh melangkah
Tangan boleh mengayun
Mata boleh berkedip
Telinga boleh mendengar
Seluruh anggota tubuhku bergerak
Melakukan tugasnya masing-masing
Tak sama pun tak apa
Karena tak semua hal selalu sama
Saat kaki tak selaras dengan tangan
Saat hati tak selaras dengan alasan
Berat melangkah, bahkan berkedip
Namun waktu tak bisa dipangkas
Aku tetap harus melaju
Tinggal kupilih mana yang kan kutempuh
Ada yang berat, ada yang ringan
Ada yang buruk, ada yang indah
Ada yang memaksa begini
Tapi aku tak ingin
Saat kulihat bintang dilangit
Bintang itu bersinar dihatiku
Bahkan nyatanya bintang mendukungku
Semesta alam bersinar untukku
Tuk lakukan sesuai keinginanku
Dan akan selalu begitu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 9836fcbd-3799-411a-93ff-6861022d9f28 | indo_puisi_template_3 | train | Yuk, beri judul yang pas untuk puisi ini:
Hari berganti hari telah aku jalaniwaktu berganti waktu telah aku lewatitak ada lagi kebahagiaantak ada lagi senyumanyang tertinggal hanyalah harapan dari butir-butir kenangan
Aku berharap ini mimpiyang tak benar terjadiberharap bangun dari mimpi inidan menjalani hidup yang dulu lagi
Apa ini cobaanapa ini teguranyang harus aku jalaniyang harus aku lewatitapi sampai kapanini aku rasakan
Tuhan....... jangan kau turunkan lagijangan kau berikan lagikepada keluargakukepada orang yang selalu menyayangikucukup aku yang merasakancukup aku yang engkau berikan cobaanyang sebesar iniyang sesulit ini
Tuhan......
satu pintakusatu inginkulindungi keluargaku | CUKUP AKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7cd61378-b3bc-4d05-bd0d-e03b21f76664 | indopuisi_5 | train | Coba tulis puisi yang kece, ya? | Gampang, ini ada puisi yang bisa jadi favorit kamu: Senja kembali bersama seperti yang telah berlaluditemani bayu semilir senjayang bercerita padaku tentang indah malam nantikudengar pula ombak mengadu tentang harapan esok hari
Sungguh indaj cerita mereka beradu dipelataran senjaobati hatiku yang sempat terlukatapi jiwa ini tak seyakin itukarena yang aku tahuhujan akan turun malam nantimenginjak tiap jiwa yang sendiridigerayangi kesepian
----------------------------
No. Urut : 3579 |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul BIDADARIKU | Ku tatap malam inimendung merajut di raut wajahmubidadariku terkapar lemahdalam balutan lukanyaterlihat pucat menyayat hatinya
Teduh itu telah sirnateduh itu telah tinggalkannyadalam sekapan malam yang mencekamhening kini hiasi harinyasepi kini menjadi tempatnya mengadu gelisah
Bidadariku.
seperti tlah usai semua harujejak hatinya menggelutipilu mujejak hatinya tlah merobek laramu
Bidadariku.
lentera sunyi itu kan segera hilangsemua kan tergantioleh lentera yang lainyang mampu membuatmutersenyum kembali,
Bidadariku.
disana ada sosok yang menantimuyang mampu mengubah sunyimumenjadi bahagiayang mampu mengubah lukamumenjadi kumpulan rindudan mengubah sedihmu menjadi tawa
tatap masamu hai Bidadari sunyiku.. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 64e224fa-fe66-4425-af73-211d0d35ec26 | indopuisi_7 | train | Bikin puisi yang bisa bikin semangat, deh! | Ini nih, puisi yang bisa bikin semangat: sayang sayang kita tak tau kemana pergi
tak sanggup kita dengarkan suara yang sejati
langkah kita mengabdi pada kepentingan nafsu sendiri
yang bisa kita pandang hanya kepentingan sendiri
loyang disangka emas emasnya di buang buang
kita makin buta yang mana utara yang mana selatan
yang kecil dibesarkan yang besar di remehkan
yang penting disepelekan yang sepele diutamakan
Allah Allah betapa busuk hidup kami
dan masih akan membusuk lagi
betapa gelap hari di depan kami
mohon ayomilah kami yang kecil ini |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 40a1488b-f6a7-4d9d-9ff7-11a7f6fc9a9d | indopuisi_4 | train | Mau enggak nulis puisi buat gue? | Tentu aja, ini dia puisi yang mungkin kamu suka: Tak mengapa bila kini langitku masih kelabu
Gerimis dan badai masih selalu menyelimuti
Namun, masih setia kunanti terbitnya mentari mrnyinari hari,, Mungkin ku kan baik-baik saja
Memilih sendiri meski tak menyepi,
Di tengah keramaian ini ku bersembunyi
Menutupi diri dari sepi hati
Mencoba melukiskan senyumanmu di dalam sunyi tuk obati rindu Tak mengapa kini ku menangis
Karena rindu yang masih untukmu
Meski mungkin kau tak lagi tahu,, Mungkin ku kan baik-baik saja
Berharap kau kan mengerti dan pahami
Ini hanya ungkapan sebuah rasa
Rasa yang tak mampu dan takkan pernah ku ingkari Setiap ruang, setiap simpang dan semua tetap tentangmu
Tak pernah henti..
Ini hatiku, yang masih tersisa keeping darimu namun kini sunyi tanpamu Tak mengapa kini ku menangis
Masih untukmu, untuk kita
Untuk aku, kau dan keadaan ini
Dan untuk sebuah alas an yang tak pernah ku mengerti Ini rasaku! Ini hatiku!
Tuk memberi, tuk menyayang
Tuk mencinta , Berharap KAMU Itu saja dan cukup untukku |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
INDONESIAKU SAYANG, INDONESIAKU YANG HAMPIR HILANG | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Kemakmuran yang dulu mereka katakanakan limpahan kekayaan alamakan semua yang dapat kau temukanakan semua yang dapat kau tanamakan semua yang dapat kau ternakanakan semua yang dapat kau tambang
Kehangatan yang dulu mereka tebarkanakan tingkahlaku yang dicerminkanakan kesopanan yang mereka tanamkanakan kesantunan yang mereka berikanakan keakrababan yang mereka sebarkanakan persahabatan yang mereka ciptakan
Ketangguhan yang dulu mereka banggakanakan kuatnya pertahananakan hebatnya armada kelautanakan hebatnya armada pesawat terbangakan hebatnya pasukan yang bersenjakanakan hebatnya penjaga perbatasan
Kejujuran yang dulu mereka junjung tinggikanakan bersihnya pemerintahanakan bertanggungjawabnya pimpinanakan jelasnya penggunaan anggaranakan tegasnya keputusan yang diciptakanakan amanat yang mereka laksanakan
Kesejahteraaan yang dulu mereka ceritakanakan kebahagiaan yang mereka selalu idamkanakan mampunya berswasembadaya panganakan semua jenjang pendidikan yang mampu dapatkanakan pekerjaan layak yang mereka dapatkanakan ketentraman yang dapat mereka rasakan
Indonesiaku sayang
Ada apa denganmu?
Kini kau tersungkur lesu dipojok keterpurukan
Kini kau mulai tertindas akan kerasnya jaman
Kini kau tergilas oleh ganasnya kemajuan
Indonesiaku sayang
Dimana semua kekayaan alam yang kau simpan?
Dimana tingkahlaku yang mereka cerminkan?
Dimana pertahanan yang mereka banggakan?
Dimana kejujuran yang mereka junjung tinggikan?
Dimana kesejahteraan yang mereka ceritakan?
Indonesiaku sayang
Kini semua kekayaan alam dirampas dompet-dompet asing tak berperikemanusiaan
Kini tingkah laku yang tercerminkan tak selaras dengan kepribadian
Kini kuatnya pertahanan tak mampu melindungi sebuah pulau di perbatasan
Kini kejujuran yang ditanamkan ternodai oleh tangan-tangan kotor oknum pemerintahan
Kini kesejahteraan yang diidamkan berubah menjadi virus kemelaratan
Indonesiaku sayang
Salah siapakah ini semua?
Pak Presiden?
Para Menteri?
Pak DPR?
Para Partai Politik?
Yang jelas ini salah... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | af4a4173-4b22-407f-940d-c4b7ac15047a | indo_puisi_template_2 | train | Diberi ceritanya, coba kasih judul buat puisi ini:
Hey Pejuang ?
apakah kau telah meraihnya ???
Apa yang harus kulakukan atas itu semua ?
aku tak bisa berbuat apa-apa...
Percayalah....
kau dan dia memang ditakdirkan untuk bersama
menjalin sebuah hubungan yang indah,
merintis kehidupan dimasa yang akan datang...
Berjanjilah pada dirimu !
bahwa kau akan memperjuangkan Sang Berlian Cinta itu...
bejanjilah bahwa kau akan menjadi Lapisan Emasnya...
Yakinlah pada dirimu !!!
Kau adalah pejuang Cinta..
Kau tak bisa menyerah..
Karna dirimu, sudah ada di dalam Menara Tantangan... | SANG PEJUANG |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Sendiri seorang kakek sembari minum kopi..
Dia duduk melamun sedang memegang surat kabar..
Dengan lensa tipis yang berguna untuknya..
Air matanya yang mengalir jatuh terurai..
Mengapa terjadi pada negeri yang makmur ini..
Yang dulunya begitu banyak tikus- tikus kantor rakus..
Pada tahta, harta, pangkat, jabatan, semuanya..
Ditambah dengan kekejaman yang terus ,terus..
Menimpa generasi muda bangsa ini..
Karena orang- orang yang tak punya pemikiran..
Mengapa?
Mengapa ini terjadi?
Dimana letak hati nuranimu itu yang mengaku beragama..
Apakah kau tak berfikir ?
Atau kau tak punya pemikiran?
Coba kau bertanya pada dirimu sendiri..
Adakah yang kau lakukan itu seperti binatang..
Tak punya akal, yang hanya punya nafsu saja..
Kau gak tau orang yang membanggakan dirimu itu menangis..
Surgamu itu dibawah kakinya, berubahlah...
Hanya kau yang dapat mengubah dirimu sendiri....
No Urut: 659
Tanggal: 21/05/2016 14:46:59 | KACAMATA TUA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | bcba0c9b-d1cd-4bdf-baa7-ead6dda1d4ed | indo_puisi_template_0 | train | Tulis puisi dengan judul PATAH HATI 2 | Bukan hanya mata yang menangis tapi hati...
Hatiku juga terasa sakit...
Dan hatiku juga menangis...
Aku telah kehilangan sosok... Penyemangat belajarku...
Aku telah kehilangan sosok inspirasiku...
Aku telah kehilangan separuh dari kebahagiaanku...
Aku yang merusaknya...
Dan aku juga yang menghilangkan itu...
Aku harap...
Aku dapat memperbaiki semuanya nanti...
Waktu dua tahun berpacaran itu bukanlah waktu yang sebentar...
Banyak cerita di dalamnya...
Dan banyak pelajaran yang ada di dalam dua tahun itu....
Cerita hanyalah cerita bukan lagi sebuah kenangan indah yang dapat diingat....
Dan dijadikan sebuah lelucon dalam pesan singkat....
Aku telah merindukanmu sejak satu tahun...
Tetapi rindu itu sedikit terobati oleh kehadiranmu kemarin...
Namun kini aku akan tersiksa lagi oleh perasaan rindu...
Namun kali ini aku siapa?
Untuk merindukannya saja aku tidak mempunyai hak lebih...
hanya sebatas sahabat...
Hatiku...
Diriku...
Mataku...
Tanganku...
Akan merindukan dirimu... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | d6fb732f-b08f-4cb4-9faa-be7446f5ebb2 | indopuisi_2 | train | Yuk, nulis puisi yang keren nih | Nih, ada puisi yang gue rasa oke buat lu: Kita bicara canggung
Mungkin bukan kita
Aku saja
Kita menatap malu di awal
Mungkin juga bukan kita
Tapi aku saja
Kita mencumbu bayang lain
Kali ini aku tahu
Itu kamu saja
Kita merindu yang lain
Aku tahu itu bukan aku
Tapi kamu
Sekarang kita bertemu tanpa sapa
Kali ini bukan aku
Bukan kamu juga
Tapi kita |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 2c87b808-2468-4ee2-a23f-87baf05a730b | indopuisi_1 | train | Silakan ciptakan puisi yang indah | Tentu, ini puisi yang mungkin cocok untuk kamu :
Engkau Adalah Alasan
Oleh Hilman R.
Setiap doamu membimbingku menuju singgah sana Tuhan
Meskipun ditingkah oleh jutaan suara orang meratap
Setiap kasih sayangmu selalu mengalir membuatku kuat
Meskipun sering aku lelah
Tuhan telah menyalakan obor abadi dalam dirimu
Memancarkan cahaya cinta dan kasih untukku
Sungguh berdosa jika aku padamkan
Dan campakkan ke abu
Engkau adalah panggilan terindah yang terucap dari bibirku
Engkau adalah kata terindah yang terukir di hatiku
Kata penuh harap dan kasih
Kata baik dan manis dari kedalaman hati
Engkau adalah alasan
Mengapa aku memanggilmu
Ibu. |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
NODA HITAM PEJABAT | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Melangkah dalam gelap..
menjadi debu dalam hidup..
bukan karena ingin..
tetapi terpaksa..
Noda telah tertera..
tak ada lagi kata percaya..
tak ada lagi kata harapan..
semua terpampang jelas disetiap tujuan...
Sesuap nasi atau mati berdiri..?
tanda tanya yg terus menari didalam penatnya rongga otak..
Tak ada lagi perbedaan mana baik mana buruk.
ditatapanmu hanya segenggam kekuasaan semu.
bersujud pada kemunafikan hidup....
Itu langkah yang kau ambil..
itu pilihan yang kau banggakan.
dan semua pun tertawa diatas kekuasaanmu.
kau semakin lemah dan tak mampu lagi untuk berfikir.
dan mulai bersembunyi dibalik punggung sapi...
Hahahahahaha......
betapa rendah dirimu dengan kemunafikanmu..
dimana kau telah memiliki sgalanya...
ternyata kau tak mampu untuk memiliki dirimu sendiri... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 04439917-4fd1-4a76-b304-f04cc0d17632 | indo_puisi_template_8 | train | Mau enggak tulis puisi dengan judul ini?
HARAPAN | Puisi ini mungkin bisa jadi judul:
Aku berjalan disudut kota ini
Mencoba menghapus memori lama
Dan bernostalgia dalam sunyi
Pada setiap sudut yang kulalui
Kenangan akan mu bermunculan
Dan aku yakin kau tak tau
Betapa menyiksanya saat-saat ini
Ku harap aku tak salah
Jika menginginkanmu
Lebih tersiksa daripadaku
Ku kira aku tak salah
Bila mengharapkanmu
Memikirkanku pada tiap waktumu
Ku harap kau putus asa
Lebih daripada keputusasaan ku
Dan ku harap kau menangisiku pada malammu
Seperti aku yang tak henti memikirkanmu
Suatu saat nanti
Ku harap aku bisa tersenyum lega
Melihatmu yang lebih terluka
Meninggalkanku dalam kenangan buruk waktu itu |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Ku tatap lekat wajahmu
Mencoba mencari sesuatu
Dan hatiku kembali terhantam
Pada tatapan mu yang terasa semakin berbeda
Ada yang salah padamu
Ada yang salah dengan angin ini
Kau tampak menutup
Menutup segala hal yang kau sembunyikan
Pada angin yang sekarang berhembus
Ingin ku bertanya
Kenapa semuanya terasa tak sama
Kenapa dirinya tampak berbeda
Pada angin yang berhembus
Ingin ku bisikan
Apa yang sebenarnya terjadi
Jangan jadikan aku orang yang terlihat bodoh
Karena dengan jelas
Senja itu aku melihatnya
Tertawa bersama orang lain
Ingin ku memaki
Ingin ku berteriak
Namun apa dayaku
Saat aku kembali di yakinkan
Ada cinta baru dihatinya
Wahai angin
Kenapa semakin terasa tak sama
Saat ku tatap kepergiannya
Yang menghilang bersama mega merah | ANGIN YANG TAK SAMA |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 771f27c5-6ee7-477c-9ab0-68a2311d01b6 | indopuisi_10 | train | Yuk, bikin puisi yang bermakna! | Nih, ada puisi yang bisa bermakna: Malaikatku..
beribu-ribu malam telah kita lewatigersangnya terik telah terbiasa dalam langkah kita.
dinginnya malam juga derasnya hujan telah menjadi sahabat perjalanan kita
Keringat ini bercerita kepadaku
Bahwa esok akan menjadi hari Istimewa untuk kita.
airmata ini bercerita kepadakubahwa esok adalah milik kita
Hemdra sayangku..
mampukah kau memahami manjaku kelakmampukah kau menciumku sepajang aku mau
Aku yakin kau mampukarna kau juga mencintaiku
Lihatlah Mentari,hujan,angin
menyambut kita dengan senyum bahagia.....
tersenyumlah sayangku...
esok mentari akan membawa kita menuju syurga keabadian...
jangan kau pagutkan wajah indahmu ..
esok kita kan terbang gapai bahagia .... |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | afa3a92c-1cd1-455e-8fee-eb18c027370a | indo_puisi_template_5 | train | Buatkan judul yang menarik untuk puisi ini:
Aku Ingin Kau Meninggat Ini...
Semua kenangan yang ada.
Semua yang telah kita lakukan bersama.
Apa kau hanya mengganggap ini sebuah angin.
Angin ya benar Angin. Datang Sesuka hati dan Pergi Sesuka hati.
Jujur aku akui ,
Aku berlebihan mengungkap kan semua ini.
Tapi aku hanya ingin seperti dulu.
Dulu Saat kau masih menyayangi ku.
Aku tau cinta itu tak harus memiliki,
Tapi itu terlalu Munafik bagi ku.
Karena bagi ku ini pengorbanan Cinta,
Bukan Keegoisan Cinta. | LAGU RINDU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
AKU JOMBLO BERKAH | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Jomblo perjalanan cerita penuh makna
Sahabat Telah punya selusin mantan
Aku Masih Tetap Tidak Punya
Mereka Tertawa, Aku Bahagia aja
Sering ditanya, mana gandengannya?
Aku Jawab ada didepan
Mereka tanya didepan mana?
Aku Jawab Didepan penghulu dan orang tua
Mereka kembali tertawa
Seakan aku bercanda
Padahal ini fakta
Ku berbicara sesuai realita
Aku Jomblo Berkah
Duit ditabung buat beli kuota
Ada lebih masukin ke kotak musholla
Agar Hidup ku Jadi Berkah |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | b632f065-64cc-4dc0-8449-d3256574f272 | indo_puisi_template_1 | train | Apa judul yg tepat untuk puisi berikut:
Aku ingin bertemu mereka para pahlawan Negeriku dahulu,
Aku sudah mengantongi banyak ke tidak adilan dari pahwalawan negeriku sekarang,
Itu Yg ingin ku sampaikan
Semoga
para pahlawan terdahulu tidak meneteskan air mata penyesalan karena
telah memerdekakan Negeri para koruptor
negeri yang kotor, negeri di
mana keadilan seperti Barang yg Langka susah di temukan dan teramat
mahal harganya bagi kaum kusam,
Maafkan aku para pahlawanku yang terdahulu
Aku datang ke duniamu dg tidak sopan,
Kafanku terlihat kumuh dan rombeng
Yah inilah yg ku bawa dari dunia negeriku, Tak lain hanya derita dan sengsara pengganti menu sarapan.
Ooh para pahlawan jangan tanya padaku "sampai kapan Rakyat di negeriku akan bertahan dengan ketidak adilan dan keserakahan".
Tapi tanyalah pada tuhan kita Kapan IA akan menghadirkan Kiamat yg IA janjikan. Karena itu jalan yang Terbaik. | PAHLAWAN DARI DUNIA PAHLAWAN |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Ya Allah Tuhan kami,
Berikanlah kepada kami keberanian untuk menolak korupsi.
Karena dengan semangat pantang menyerahmelakukan korupsi secara berjamaah.
Ya Allah Tuhan kami, Berikanlah kepada kami kekuatan untuk menghindari korupsi.
Karena kami merasa sudah berkecukupansehingga kami selalu mensyukuri apa yang telah Engkau berikan.
Ya Allah Tuhan kami,
Berikanlah kepada kami perlindungan dari godaan korupsi.
Karena mereka senantiasa mencari temanuntuk diajak bekerja sama menuju kehancuran.
Ya Allah Tuhan kami,
Berikanlah kepada kami kesabaran dari rayuan korupsi.
Karena kami menyadari sepenuhnyabahwa korupsi hanya menimbulkan bencana.
Ya Allah Tuhan kami,
Berikanlah kepada kami ketabahan dari bujukan korupsi.
Karena kami mengetahui dengan sebenarnyabahwa kekayaan yang kami gunakan dan kami punya
sudah seharusnya kekayaan yang halal semata.
Ya Allah Tuhan kami, Kabulkanlah permohonan kami ini.
Amin.
---
No. Urut : 13.333
Tanggal Kirim : 26/11/2013 16:40:31 | DOA DI ERA KORUPSI BERJAMAAH |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | 7d5df3f3-2445-4307-89fd-d9abdd15aaee | indo_puisi_template_4 | train | Puisi ini butuh judul, bisa bantu kasih yang pas?
Ketika ku ukir sebuah kata
kini ku mulai mengungkapnya
satu persatu kata yang ku cipta
seakan tertanam dalam nyata
disudut sebuah penantian
ku mulai tak sadar
bahwa ku teringat sebuah kenangan
disaat memory membuka hati
kutatap jauh kedepan
ku dengar sebuah ungkapan
meski itu semua hanya sebuah hayalan
namun mampu membuat ku teraus mengenang
dirimu takkan hilang
meski badai , angin , hujan menerjang
karena sebuah kenangan indah telah menjadi sebuah catatan
dalam sebuah waktu yang mungkin terpendam | KENANGANKU |
nusa_t2t_v2 | indo_puisi | c5263bfa-b8fb-4c99-b706-413cea040c0d | indo_puisi_template_7 | train | Bisa bikin puisi dengan judul ini?
EGOIS | Coba gunakan puisi ini dari judul kamu kasih :
Hari yang selama ini ku nanti
ternyata hanyalah sesuatu yang tak berarti
di sini sendiri diriku terpaku
mendengar ocehan yang tak bermutu.
Dimana kata manis yang kau janjikan
semua itu hanyalah omongan palsu
aku tak menyangka
engkau begitu.
Merusak angan dan harapanku
rasanya aku ingin mengutuk dirimu
atas semua perlakuan mu padaku
andaikan kau menjadi aku.
Kan ku balas sakitnya hatiku
karna perbuatan m
sayang hatiku sangatlah rampuh
mengingat perbuatan mu padaku. |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.