instruction
stringlengths
12
163
input
stringclasses
13 values
output
stringlengths
27
810
Berikan definisi Penimbunan Terbuka.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 20, yang dimaksud dengan Penimbunan Terbuka adalah proses penimbunan sampah di TPA
Apa yang disebut dengan Penimbunan Terbuka?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 20, yang dimaksud dengan Penimbunan Terbuka adalah proses penimbunan sampah di TPA
Apa arti Penimbunan Terbuka dalam regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 20, yang dimaksud dengan Penimbunan Terbuka adalah proses penimbunan sampah di TPA
Sebutkan pengertian Penimbunan Terbuka.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 20, yang dimaksud dengan Penimbunan Terbuka adalah proses penimbunan sampah di TPA
Apa yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Apa definisi Metode Lahan Urug Terkendali?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Jelaskan pengertian Metode Lahan Urug Terkendali.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Metode Lahan Urug Terkendali?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Metode Lahan Urug Terkendali adalah apa?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Apa pengertian Metode Lahan Urug Terkendali menurut regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Berikan definisi Metode Lahan Urug Terkendali.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Apa yang disebut dengan Metode Lahan Urug Terkendali?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Apa arti Metode Lahan Urug Terkendali dalam regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Sebutkan pengertian Metode Lahan Urug Terkendali.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 21, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Terkendali adalah metode pengurugan di areal
Apa yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Apa definisi Metode Lahan Urug Saniter?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Jelaskan pengertian Metode Lahan Urug Saniter.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Metode Lahan Urug Saniter?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Metode Lahan Urug Saniter adalah apa?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Apa pengertian Metode Lahan Urug Saniter menurut regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Berikan definisi Metode Lahan Urug Saniter.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Apa yang disebut dengan Metode Lahan Urug Saniter?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Apa arti Metode Lahan Urug Saniter dalam regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Sebutkan pengertian Metode Lahan Urug Saniter.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 22, yang dimaksud dengan Metode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal
Apa yang dimaksud dengan Orang?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Apa definisi Orang?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Jelaskan pengertian Orang.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Orang?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Orang adalah apa?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Apa pengertian Orang menurut regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Berikan definisi Orang.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Apa yang disebut dengan Orang?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Apa arti Orang dalam regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Sebutkan pengertian Orang.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 23, yang dimaksud dengan Orang adalah orang perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan 5
Apa yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Apa definisi Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Jelaskan pengertian Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah apa?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Apa pengertian Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah menurut regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Berikan definisi Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Apa yang disebut dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Apa arti Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah dalam regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Sebutkan pengertian Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 24, yang dimaksud dengan Pemerintah Pusat yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
Apa yang dimaksud dengan Menteri?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Apa definisi Menteri?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Jelaskan pengertian Menteri.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Bagaimana regulasi ini mendefinisikan Menteri?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Menteri adalah apa?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Apa pengertian Menteri menurut regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Berikan definisi Menteri.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Apa yang disebut dengan Menteri?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Apa arti Menteri dalam regulasi ini?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Sebutkan pengertian Menteri.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Berdasarkan Pasal 1 Permen PU 03/2013 angka 25, yang dimaksud dengan Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
Apa jenis dari Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Jenis regulasi ini adalah Peraturan Menteri.
Berapa nomor Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Nomor Peraturan Menteri ini adalah 03/PRT/M/2013.
Tahun berapa Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013 ditetapkan?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Peraturan Menteri ini ditetapkan pada Tahun 2013.
Apa judul lengkap Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Judul lengkap regulasi ini adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Kapan Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013 ditetapkan?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013 ditetapkan pada tanggal N/A.
Berapa jumlah pasal dalam Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013 memiliki 80 pasal.
Berapa jumlah BAB dalam Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2013 memiliki 11 BAB.
Apa isi BAB I KETENTUAN UMUM?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam prasarana dan sarana persampahan.
Jelaskan BAB I KETENTUAN UMUM.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam prasarana dan sarana persampahan.
Apa yang diatur dalam BAB I KETENTUAN UMUM?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam prasarana dan sarana persampahan.
Bagaimana isi BAB I KETENTUAN UMUM?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam prasarana dan sarana persampahan.
Berikan ringkasan BAB I KETENTUAN UMUM.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB I mengatur ketentuan umum yang mencakup definisi istilah-istilah penting dalam prasarana dan sarana persampahan.
Apa isi BAB II TAHAPAN PENANGANAN SAMPAH?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB II mengatur tahapan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Jelaskan BAB II TAHAPAN PENANGANAN SAMPAH.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB II mengatur tahapan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Apa yang diatur dalam BAB II TAHAPAN PENANGANAN SAMPAH?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB II mengatur tahapan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Bagaimana isi BAB II TAHAPAN PENANGANAN SAMPAH?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB II mengatur tahapan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Berikan ringkasan BAB II TAHAPAN PENANGANAN SAMPAH.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB II mengatur tahapan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir.
Apa isi BAB III PRASARANA DAN SARANA?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB III mengatur prasarana dan sarana yang diperlukan dalam penanganan sampah.
Jelaskan BAB III PRASARANA DAN SARANA.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB III mengatur prasarana dan sarana yang diperlukan dalam penanganan sampah.
Apa yang diatur dalam BAB III PRASARANA DAN SARANA?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB III mengatur prasarana dan sarana yang diperlukan dalam penanganan sampah.
Bagaimana isi BAB III PRASARANA DAN SARANA?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB III mengatur prasarana dan sarana yang diperlukan dalam penanganan sampah.
Berikan ringkasan BAB III PRASARANA DAN SARANA.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB III mengatur prasarana dan sarana yang diperlukan dalam penanganan sampah.
Apa isi BAB IV PERSYARATAN TEKNIS?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB IV mengatur persyaratan teknis prasarana dan sarana persampahan.
Jelaskan BAB IV PERSYARATAN TEKNIS.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB IV mengatur persyaratan teknis prasarana dan sarana persampahan.
Apa yang diatur dalam BAB IV PERSYARATAN TEKNIS?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB IV mengatur persyaratan teknis prasarana dan sarana persampahan.
Bagaimana isi BAB IV PERSYARATAN TEKNIS?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB IV mengatur persyaratan teknis prasarana dan sarana persampahan.
Berikan ringkasan BAB IV PERSYARATAN TEKNIS.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB IV mengatur persyaratan teknis prasarana dan sarana persampahan.
Apa isi BAB V OPERASI DAN PEMELIHARAAN?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB V mengatur operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan.
Jelaskan BAB V OPERASI DAN PEMELIHARAAN.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB V mengatur operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan.
Apa yang diatur dalam BAB V OPERASI DAN PEMELIHARAAN?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB V mengatur operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan.
Bagaimana isi BAB V OPERASI DAN PEMELIHARAAN?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB V mengatur operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan.
Berikan ringkasan BAB V OPERASI DAN PEMELIHARAAN.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB V mengatur operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan.
Apa isi BAB VI PERAN MASYARAKAT?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VI mengatur peran masyarakat dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Jelaskan BAB VI PERAN MASYARAKAT.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VI mengatur peran masyarakat dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Apa yang diatur dalam BAB VI PERAN MASYARAKAT?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VI mengatur peran masyarakat dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Bagaimana isi BAB VI PERAN MASYARAKAT?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VI mengatur peran masyarakat dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Berikan ringkasan BAB VI PERAN MASYARAKAT.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VI mengatur peran masyarakat dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Apa isi BAB VII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VII mengatur pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Jelaskan BAB VII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VII mengatur pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Apa yang diatur dalam BAB VII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VII mengatur pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Bagaimana isi BAB VII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VII mengatur pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Berikan ringkasan BAB VII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VII mengatur pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan prasarana dan sarana persampahan.
Apa isi BAB VIII SANKSI?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VIII mengatur sanksi administratif.
Jelaskan BAB VIII SANKSI.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VIII mengatur sanksi administratif.
Apa yang diatur dalam BAB VIII SANKSI?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VIII mengatur sanksi administratif.
Bagaimana isi BAB VIII SANKSI?
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
BAB VIII mengatur sanksi administratif.