alquran / README.md
ronnieaban's picture
Update README.md
6eec1fa verified
metadata
license: cc-by-4.0
task_categories:
  - text-generation
  - translation
  - text-classification
language:
  - ar
  - id
tags:
  - quran
  - translation
  - tafsir
  - religious-text
  - islamic-studies
  - arabic
  - indonesian
  - >-
    on, tafsir, religious-text, islamic-studies, arabic, indonesian,
    text-generation
  - machine-translation
  - text-classification
  - natural-language-understanding
pretty_name: Terjemahan dan Tafsir Al-Quran
size_categories:
  - 1K<n<10K

Dataset Terjemahan dan Tafsir Al-Quran

Deskripsi Dataset

Dataset ini berisi terjemahan Al-Quran dalam bahasa Indonesia beserta tafsirnya. Dataset ini dapat digunakan untuk berbagai tugas NLP seperti machine translation, text generation, dan text summarization.

Fitur Utama

  • Terjemahan Al-Quran: Teks Al-Quran dalam bahasa Arab beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
  • Tafsir Al-Quran: Penjelasan atau interpretasi dari ayat-ayat Al-Quran dalam bahasa Indonesia.
  • Metadata: Informasi tambahan seperti nomor surat, nomor ayat, dan nama surat.

Penggunaan Dataset

Dataset ini dapat digunakan untuk:

  • Machine Translation: Melatih model untuk menerjemahkan teks Al-Quran dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia.
  • Text Generation: Membuat model yang dapat menghasilkan tafsir atau penjelasan dari ayat-ayat Al-Quran.
  • Text Summarization: Membuat ringkasan dari tafsir Al-Quran.

Struktur Data

{
  "id": "14",
  "surah_id": "2",
  "surah_arabic": " البقرة",
  "surah_latin": "Al-Baqarah ",
  "surah_transliteration": "Al-Baqarah",
  "surah_translation": "Sapi",
  "surah_num_ayah": "286",
  "surah_page": "2",
  "surah_location": "Madaniyah",
  "ayah": "7",
  "page": "3",
  "quarter_hizb": "1",
  "juz": "1",
  "manzil": "1",
  "arabic": "خَتَمَ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ وَعَلٰى سَمْعِهِمْ ۗ وَعَلٰٓى اَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَّلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ ࣖ ",
  "latin": "Khatamallāhu ‘alā qulūbihim wa ‘alā sam‘ihim wa ‘alā abṣārihim gisyāwatuw wa lahum ‘ażābun ‘aẓīm(un). ",
  "translation": "Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka.5) Pada penglihatan mereka ada penutup, dan bagi mereka azab yang sangat berat.",
  "no_footnote": "5",
  "footnotes": "5) Allah Swt. telah mengunci hati dan telinga orang kafir sehingga nasihat atau hidayah tidak bisa masuk ke dalam hatinya.",
  "tafsir_wajiz": "Karena mereka ingkar dengan menutup diri dari kebenaran, maka seakan Allah telah mengunci hati mereka dengan sekat yang tertutup rapat sehingga nasihat atau hidayah tersebut tidak bisa masuk ke dalam hati mereka, dan pendengaran mereka juga seakan terkunci, sehingga tidak mendengar kebenaran dari Allah. Demikian pula penglihatan mereka telah tertutup, sehingga tidak melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang dapat mengantarkan kepada keimanan, dan sebagai akibatnya, mereka akan mendapat azab yang berat. ",
  "tafsir_tahlili": "Hal yang menyebabkan orang-orang kafir tidak menerima peringatan adalah karena hati dan pendengaran mereka tertutup, bahkan terkunci mati, tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam nasihat tidak berbekas pada mereka. Karena penglihatan mereka tertutup, mereka tidak dapat melihat, memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang telah mereka dengar, tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri mereka sendiri.\nTerkuncinya hati dan pendengaran, serta tertutupnya penglihatan orang-orang kafir itu karena mereka selalu mengerjakan perbuatan-perbuatan yang terlarang. Tiap-tiap perbuatan terlarang yang mereka lakukan akan menambah rapat dan kuatnya kunci yang menutup hati dan pendengaran mereka. Makin banyak perbuatan itu mereka lakukan, makin bertambah kuat pula kunci dan tutup pada hati dan telinga mereka:\nفَبِمَا نَقْضِهِمْ مِّيْثَاقَهُمْ وَكُفْرِهِمْ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَقَتْلِهِمُ الْاَنْۢبِيَاۤءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَّقَوْلِهِمْ قُلُوْبُنَا غُلْفٌ ۗ بَلْ طَبَعَ اللّٰهُ عَلَيْهَا بِكُفْرِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوْنَ اِلَّا قَلِيْلًاۖ ١٥٥ (النساۤء)\nMaka (Kami hukum mereka), karena mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah, serta karena mereka telah membunuh nabi-nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan karena mereka mengatakan, ”Hati kami tertutup.” Sebenarnya Allah telah mengunci hati mereka karena kekafirannya, karena itu hanya sebagian kecil dari mereka yang beriman (an-Nisā’/4: 155).\nوَنُقَلِّبُ اَفْـِٕدَتَهُمْ وَاَبْصَارَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوْا بِهٖٓ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّنَذَرُهُمْ فِيْ طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُوْنَ ࣖ ۔ ١١٠ (الانعام)\nDan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti pertama kali mereka tidak beriman kepadanya (Al-Qur’an), dan Kami biarkan mereka bingung dalam kesesatan. (al-An‘ām/6: 110)\nProses bertambah kuatnya tutup dan bertambah kuatnya kunci hati dan pendengaran orang-orang kafir itu diterangkan oleh hadis :\nقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِنَّ الْعَبْدَ اِذَا اَذْنَبَ ذَنْباً كَانَتْ نُقْطَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ فَاِنْ تَابَ مِنْهَا صَقُلَ قَلْبُهُ وَاِنْ زَادَ زَادَتْ فَذٰلِكَ قَوْلُ اللهِ \"كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلـٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ (رواه الترمذي وابن جرير الطبري عن ابي هريرة)\nRasulullah saw bersabda, \"Sesungguhnya seorang hamba apabila ia mengerjakan perbuatan dosa terdapatlah suatu noda hitam di dalam hatinya, maka jika ia bertobat, mengkilat hatinya, dan jika ia tambah mengerjakan perbuatan buruk, bertambahlah noda hitam \". Itulah firman Allah, \"Tidak, tetapi perbuatan mereka menjadi noda hitam di hati mereka”. (Riwayat at-Tirmiżī dan Ibnu Jarīr aṭ-Ṭabari dari Abū Hurairah)",
  "tafsir_intro_surah": "Surah al-Baqarah yang terdiri dari 286 ayat adalah termasuk golongan surah Madaniyah yang diturunkan pada tahun-tahun permulaan periode Nabi Muhammad saw di Medinah. Ia merupakan surah yang terpanjang dan terbanyak ayat-ayatnya di antara surah yang ada di dalam Al-Qur’an. Surah ini dinamai “al-Baqarah” yang berarti “seekor sapi”, karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil. Dalam pelaksanaan penyembelihan sapi betina itu tampak dengan jelas sifat dan watak orang-orang Yahudi pada umumnya.\nDinamakan juga fusṭaṭ al-Qur’ān yang berarti “puncak Al-Qur’an” karena surah ini memuat beberapa hukum yang tidak disebut di surah-surah yang lain. Juga dinamakan Alīf Lām Mīm, karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah (abjad) alif lām mīm.\nDi antara pokok-pokok isinya ialah:\n1.\tKeimanan: Dakwah Islamiah yang ditujukan kepada umat Islam, Ahli Kitab dan orang-orang musyrik.\n2.\tHukum: Perintah mengerjakan salat, perintah menunaikan zakat, puasa, haji dan umrah, qiṣaṣ, yang halal dan yang haram, bernafkah di jalan Allah, minum arak dan berjudi, cara bergaul dengan anak yatim, prinsip-prinsip ekonomi, larangan memakan riba, utang piutang, nafkah dan yang berhak menerimanya, wasiat kepada dua orang ibu bapak dan kaum kerabat, hukum sumpah, kewajiban menyampaikan amanat, sihir, hukum merusak masjid, hukum mengubah kitab-kitab Allah, haid, idah, talak, khulu‘, ilā, hukum susuan, meminang, mahar, menikahi wanita musyrik dan sebaliknya, hukum perang, dan lain-lain. \n3.\tKisah: Penciptaan Nabi Adam a.s., kisah Nabi Ibrahim a.s., dan kisah Nabi Musa a.s. dengan Bani Israil.\n4.\tLain-lain, seperti: sifat orang yang bertakwa, sifat-sifat orang munafik, sifat-sifat Allah, perumpamaan-perumpamaan, kiblat, dan kebangkitan sesudah mati.",
  "tafsir_outro_surah": "",
  "tafsir_munasabah_prev_surah": "1.\tSurah al-Fātiḥah merupakan pokok-pokok pembahasan yang akan dirinci dalam surah al-Baqarah dan surah-surah sesudahnya.\n2.\tDi bagian akhir surah al-Fātiḥah disebutkan permohonan hamba, agar diberi petunjuk oleh Allah ke jalan yang lurus, sedang surah al-Baqarah dimulai dengan ayat yang menerangkan bahwa Al-Qur’an adalah kitab yang menunjukkan jalan yang dimaksudkan itu.\n3.\tDi akhir surah al-Fātiḥah disebutkan tiga kelompok manusia, yaitu yang diberi nikmat, yang dimurkai Allah dan orang yang sesat, sedangkan di awal surah al-Baqarah juga disebutkan tiga kelompok manusia, yaitu orang yang bertakwa, orang kafir, dan orang munafik.",
  "tafsir_munasabah_prev_theme": "Pada ayat-ayat yang lalu diterangkan sifat orang bertakwa yang hatinya telah mendapat petunjuk dan bimbingan Allah serta balasan yang mereka peroleh dari buah ketakwaannya itu. Ayat ini menerangkan sifat-sifat orang kafir yang hatinya telah tertutup, tidak mau menerima petunjuk-petunjuk Allah dan mereka menerima akibat yang buruk, yaitu azab yang besar.",
  "tafsir_theme_group": "GOLONGAN KAFIR",
  "tafsir_kosakata": "Kosakata: Kafarū كَفَرُوْا (al-Baqarah/2: 6)\nKata kafarū diambil dari kata kufr, merupakan masdar (infinitif) dari kafara-yakfuru-kufran/kufr. Dalam Al-Qur’an kata kufr dan kata yang seasal dengannya disebut 525 kali. Sedangkan kata kafir disebut hanya 5 kali, yaitu pada surah al-Baqarah, al-Furqān, at-Tagābun dan an-Naba’.\nSecara bahasa, kata kufr mengandung beberapa arti, antara lain: menutupi, melepaskan diri, menghapus, kulit, dan denda (kaffārah) karena melanggar salah satu ketentuan Allah. Dalam ayat ini yang dimaksud orang kafir ialah orang yang ingkar, tidak percaya kepada adanya Allah, tidak percaya pada kekuasaan Allah, karena dia telah menutup diri dan melupakan diri dari kekuasaan Allah. Dia tidak mau tunduk dan patuh pada perintah Allah.\nDari beberapa arti secara bahasa di atas, menurut al-Asfahani dan Ibnu Manẓūr, yang dekat kepada arti secara istilah adalah “menutupi”, “menyembunyikan”. Malam hari disebut kafir karena ia menutupi siang atau tersembunyinya sesuatu oleh kegelapannya. Awan disebut kafir karena ia (dapat) menutupi atau menyembunyikan cahaya matahari. Kafir terhadap nikmat Allah berarti seseorang menutupi atau menyembunyikan nikmat Allah dengan cara tidak mensyukurinya. Demikian juga petani karena menutupi atau menyembunyikan benih dengan tanah waktu bercocok tanam.",
  "tafsir_sabab_nuzul": "",
  "tafsir_conclusion": "Orang-orang kafir yang ingkar kepada Allah, bagi mereka sama saja, diberi petunjuk atau tidak diberi petunjuk, mereka tidak akan beriman, karena hati, telinga dan mata mereka tertutup.\nBalasan orang-orang kafir adalah siksa yang amat pedih."
}

Dataset ini terdiri dari beberapa kolom:

  • id: String yang berisi identifikasi unik untuk entri ini.
  • surah_id: String yang berisi identifikasi unik untuk surah.
  • surah_arabic: String yang berisi nama surah dalam bahasa Arab.
  • surah_latin: String yang berisi nama surah dalam huruf Latin.
  • surah_transliteration: String yang berisi transliterasi nama surah.
  • surah_translation: String yang berisi terjemahan nama surah.
  • surah_num_ayah: String yang berisi jumlah ayat dalam surah.
  • surah_page: String yang berisi nomor halaman di mana surah dimulai dalam mushaf.
  • surah_location: String yang berisi lokasi turunnya surah (Misalnya, "Madaniyah" untuk surah yang turun di Madinah).
  • ayah: String yang berisi nomor ayat.
  • page: String yang berisi nomor halaman di mana ayat tersebut berada.
  • quarter_hizb: String yang berisi informasi tentang seperempat hizb di mana ayat tersebut berada.
  • juz: String yang berisi informasi tentang juz di mana ayat tersebut berada.
  • manzil: String yang berisi informasi tentang manzil di mana ayat tersebut berada.
  • arabic: String yang berisi teks ayat dalam bahasa Arab.
  • latin: String yang berisi teks ayat dalam huruf Latin.
  • translation: String yang berisi terjemahan ayat.
  • no_footnote: String yang berisi nomor catatan kaki.
  • footnotes: String yang berisi teks catatan kaki.
  • tafsir_wajiz: String yang berisi tafsir singkat (tafsir wajiz) dari ayat.
  • tafsir_tahlili: String yang berisi tafsir analitis (tafsir tahlili) dari ayat.
  • tafsir_intro_surah: String yang berisi pengantar tentang surah.
  • tafsir_outro_surah: String yang berisi penutup tentang surah (kosong dalam contoh ini).
  • tafsir_munasabah_prev_surah: String yang berisi hubungan (munasabah) dengan surah sebelumnya.
  • tafsir_munasabah_prev_theme: String yang berisi hubungan (munasabah) dengan tema sebelumnya.
  • tafsir_theme_group: String yang berisi kelompok tema tafsir.
  • tafsir_kosakata: String yang berisi penjelasan kosakata dalam ayat.
  • tafsir_sabab_nuzul: String yang berisi informasi tentang sebab turunnya ayat (kosong dalam contoh ini).
  • tafsir_conclusion: String yang berisi kesimpulan dari tafsir ayat.

Sumber Data: Quran Kemenag