Spaces:
Sleeping
Sleeping
Update IPLM_QnA_Chatbot.jsonl
Browse files- IPLM_QnA_Chatbot.jsonl +2 -2
IPLM_QnA_Chatbot.jsonl
CHANGED
|
@@ -8,8 +8,8 @@
|
|
| 8 |
{"question": "Bagaimana cara menghitung IPLM?", "answer": "IPLM dihitung dengan mengukur nilai indikator dalam dua dimensi (kepatuhan 30% dan kinerja 70%), kemudian dijumlahkan dan dinormalisasi ke dalam skala 0-100."}
|
| 9 |
{"question": "Apa dasar hukum pelaksanaan IPLM?", "answer": "Pelaksanaan IPLM didasarkan pada Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, serta peraturan teknis dari Perpustakaan Nasional."}
|
| 10 |
{"question": "Siapa yang melaksanakan pengumpulan data IPLM?", "answer": "Pengumpulan data IPLM dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten/Kota, dengan supervisi dan verifikasi dari Perpustakaan Nasional."}
|
| 11 |
-
{"question": "Apa keluaran utama dari IPLM?", "answer": "Keluaran utama dari IPLM adalah nilai indeks 0-100 yang menggambarkan kondisi
|
| 12 |
-
{"question": "Bagaimana kategori hasil IPLM?", "answer": "Kategori hasil IPLM
|
| 13 |
{"question": "Bagaimana IPLM digunakan dalam laporan pemerintah?", "answer": "Nilai IPLM digunakan dalam laporan LPPD sebagai indikator kinerja urusan perpustakaan, serta dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan daerah."}
|
| 14 |
{"question": "Apa hubungan IPLM dengan TGM?", "answer": "IPLM berfokus pada pembangunan literasi masyarakat melalui indikator kepatuhan dan kinerja perpustakaan, sedangkan TGM (Tingkat Kegemaran Membaca) berfokus pada kebiasaan membaca masyarakat. Keduanya saling melengkapi."}
|
| 15 |
{"question": "Bagaimana proses verifikasi data IPLM?", "answer": "Data IPLM diverifikasi melalui supervisi lapangan, validasi silang antar level (kabupaten/kota, provinsi, pusat), serta berita acara verifikasi sebelum analisis."}
|
|
|
|
| 8 |
{"question": "Bagaimana cara menghitung IPLM?", "answer": "IPLM dihitung dengan mengukur nilai indikator dalam dua dimensi (kepatuhan 30% dan kinerja 70%), kemudian dijumlahkan dan dinormalisasi ke dalam skala 0-100."}
|
| 9 |
{"question": "Apa dasar hukum pelaksanaan IPLM?", "answer": "Pelaksanaan IPLM didasarkan pada Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, serta peraturan teknis dari Perpustakaan Nasional."}
|
| 10 |
{"question": "Siapa yang melaksanakan pengumpulan data IPLM?", "answer": "Pengumpulan data IPLM dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten/Kota, dengan supervisi dan verifikasi dari Perpustakaan Nasional."}
|
| 11 |
+
{"question": "Apa keluaran utama dari IPLM?", "answer": "Keluaran utama dari IPLM adalah nilai indeks 0-100 yang menggambarkan kondisi entitas perpustakaan."}
|
| 12 |
+
{"question": "Bagaimana kategori hasil IPLM?", "answer": "Kategori hasil IPLM tidak dilakukan kategorisasi"}
|
| 13 |
{"question": "Bagaimana IPLM digunakan dalam laporan pemerintah?", "answer": "Nilai IPLM digunakan dalam laporan LPPD sebagai indikator kinerja urusan perpustakaan, serta dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan daerah."}
|
| 14 |
{"question": "Apa hubungan IPLM dengan TGM?", "answer": "IPLM berfokus pada pembangunan literasi masyarakat melalui indikator kepatuhan dan kinerja perpustakaan, sedangkan TGM (Tingkat Kegemaran Membaca) berfokus pada kebiasaan membaca masyarakat. Keduanya saling melengkapi."}
|
| 15 |
{"question": "Bagaimana proses verifikasi data IPLM?", "answer": "Data IPLM diverifikasi melalui supervisi lapangan, validasi silang antar level (kabupaten/kota, provinsi, pusat), serta berita acara verifikasi sebelum analisis."}
|