Spaces:
Sleeping
title: AI Assistant Mahasiswa NVIDIA
emoji: π
colorFrom: blue
colorTo: indigo
sdk: docker
app_port: 7860
pinned: false
AI Assistant Mahasiswa NVIDIA
Aplikasi Hugging Face Spaces berbasis Docker + Gradio untuk:
- Chat umum mahasiswa.
- Membuat draft laporan Deep Learning otomatis dari satu atau beberapa file
.ipynb. - Menambahkan perintah tugas tambahan sebagai arahan pembuatan laporan.
- Menampilkan draft review yang bisa diedit sebelum menjadi file Word.
- Export hasil akhir ke Microsoft Word
.docx.
File wajib di root repo
app.py
requirements.txt
README.md
Dockerfile
Secret wajib
Tambahkan di Settings > Variables and secrets > New secret:
NVIDIA_API_KEY=isi_api_key_nvidia_kamu
Variable disarankan
Tambahkan di Settings > Variables and secrets > New variable:
NVIDIA_MODEL=qwen/qwen3-coder-480b-a35b-instruct
NVIDIA_BASE_URL=https://integrate.api.nvidia.com/v1
Cara Pakai Fitur Laporan
- Jalankan notebook
.ipynbterlebih dahulu agar output/grafik tersimpan. - Upload satu atau beberapa file
.ipynb. - Isi data cover laporan.
- Isi Perintah Tugas Tambahan bila ada instruksi dari dosen.
- Klik 1. Buat Draft Review.
- Edit draft di kotak Review & Edit Isi Laporan.
- Setelah sesuai, klik 2. Export ke DOCX Setelah Edit.
- Download file
.docx.
Catatan
- Jangan tulis API key langsung di
app.py. - Simpan API key di Hugging Face Secret bernama
NVIDIA_API_KEY. - AI diarahkan agar tidak mengarang angka, akurasi, dataset, atau hasil evaluasi yang tidak ada di notebook.
- Placeholder gambar seperti
[GAMBAR_OUTPUT_1_1]akan otomatis diganti menjadi gambar/grafik asli saat export DOCX, selama placeholder tidak dihapus dari draft.
Multi IPYNB
Versi ini mendukung upload beberapa file .ipynb sekaligus.
Alur:
Upload beberapa .ipynb
β
Semua kode/output notebook dibaca
β
AI membuat satu draft laporan gabungan
β
User review dan edit
β
Export ke DOCX
Catatan:
- Cocok untuk tugas yang terdiri dari beberapa notebook.
- Jika ingin laporan lebih rapi, isi kolom Perintah Tugas Tambahan untuk menjelaskan urutan notebook atau fokus pembahasan.
Update v7
Perbaikan penting:
Export DOCX setelah edit sudah diperbaiki.
- Karakter NULL/control character dari output notebook dibersihkan otomatis.
- Error
All strings must be XML compatiblesudah ditangani.
Kode dan output tidak lagi dipangkas saat masuk draft dan DOCX.
- Fungsi pemotongan hanya dipakai untuk prompt AI agar request tidak terlalu berat.
- Draft review menampilkan kode/output lebih lengkap.
Penjelasan dibuat lebih panjang.
- Prompt laporan meminta 2 sampai 4 paragraf pendek untuk setiap bagian.
max_tokensuntuk penjelasan tiap bagian dinaikkan.
Catatan: Jika output notebook sangat besar, proses export DOCX bisa lebih lama karena semua kode/output dimasukkan.
Update v8: AI Bisa Edit Draft
Setelah draft laporan muncul, user bisa memberi instruksi ke AI untuk:
Menambahkan bagian baru, misalnya:
- Tambahkan kesimpulan dan saran.
- Tambahkan abstrak.
- Tambahkan pembahasan evaluasi model.
- Tambahkan ringkasan hasil training.
Mengubah draft, misalnya:
- Ubah penjelasan bagian training agar lebih detail.
- Rapikan bahasa supaya lebih formal.
- Perjelas bagian confusion matrix.
- Ubah gaya bahasa agar mirip laporan praktikum.
Alur baru:
Upload .ipynb
β
Buat Draft Review
β
Edit manual atau isi Perintah Edit AI
β
Klik Minta AI Tambahkan/Ubah Draft
β
Review lagi
β
Export ke DOCX
Catatan:
- Mode Tambah bagian baru di akhir lebih aman untuk draft panjang.
- Mode Ubah draft penuh sesuai instruksi cocok untuk draft pendek/sedang.
- Setelah AI mengubah draft, tetap cek lagi sebelum export ke DOCX.
Update v9: Terhubung ke Telegram
Versi ini menambahkan fitur Telegram Bot.
Fitur Telegram:
- User bisa chat dengan AI lewat Telegram.
- Bot mendukung perintah:
/startatau/help/reset/status
- Riwayat chat Telegram disimpan sementara di memori aplikasi.
- Akses bot bisa dibatasi dengan
TELEGRAM_ALLOWED_USER_IDS. - Untuk upload
.ipynb, review draft laporan, edit draft, dan export DOCX tetap menggunakan UI Hugging Face.
Secret Telegram Wajib
Tambahkan di Settings > Variables and secrets > New secret:
TELEGRAM_BOT_TOKEN=token_bot_dari_botfather
Variable Telegram Opsional
Tambahkan di Settings > Variables and secrets > New variable:
TELEGRAM_ENABLED=true
TELEGRAM_ALLOWED_USER_IDS=123456789,987654321
TELEGRAM_MAX_HISTORY=8
Jika TELEGRAM_ALLOWED_USER_IDS dikosongkan, semua user yang menemukan bot dapat menggunakannya.
Cara Membuat Bot Telegram
- Buka Telegram.
- Cari @BotFather.
- Kirim
/newbot. - Ikuti instruksi sampai mendapatkan token bot.
- Simpan token di Hugging Face sebagai Secret
TELEGRAM_BOT_TOKEN. - Restart Space.
Catatan
Bot Telegram menggunakan long polling (getUpdates), jadi tidak perlu setting webhook.
Jika Space tidur/sleep, bot Telegram juga berhenti sampai Space aktif lagi.
Update v10: Telegram Bisa Upload IPYNB + Tombol Menu
Versi ini menambahkan fitur Telegram yang lebih lengkap.
Fitur Telegram:
- Ada ucapan selamat datang saat user membuka bot.
- User tidak perlu mengetik command
/. - Menu Telegram memakai tombol:
- π Menu
- π¬ Chat AI
- π Laporan IPYNB
- π Perintah Tugas
- β Buat Draft
- β Tambah Bagian
- β»οΈ Ubah Draft
- π₯ Export DOCX
- π§Ύ Set Cover
- π§Ή Reset
- User bisa upload satu atau beberapa file
.ipynblangsung melalui Telegram. - Bot bisa membuat draft laporan dari file
.ipynb. - Draft lengkap dikirim sebagai file
.txtuntuk review. - User bisa minta AI menambahkan bagian atau mengubah draft lewat Telegram.
- Bot bisa export hasil akhir menjadi
.docxdan mengirimkannya kembali ke Telegram.
Cara Pakai Telegram
- Buka bot Telegram.
- Tekan Start.
- Tekan tombol π Laporan IPYNB.
- Upload satu atau beberapa file
.ipynb. - Tekan π Perintah Tugas jika ingin memasukkan instruksi dosen.
- Tekan π§Ύ Set Cover jika ingin mengatur data cover.
- Tekan β Buat Draft.
- Review draft TXT yang dikirim bot.
- Tekan β Tambah Bagian atau β»οΈ Ubah Draft jika ingin AI memperbaiki draft.
- Tekan π₯ Export DOCX untuk mendapatkan file Word.
Variable Default Cover Telegram
Opsional, bisa ditambahkan sebagai Variable di Hugging Face:
TELEGRAM_REPORT_TITLE=Laporan Deep Learning
TELEGRAM_REPORT_NAMA=Nama Kamu
TELEGRAM_REPORT_NIM=235530xxxx
TELEGRAM_REPORT_DOSEN=Nama Dosen
TELEGRAM_REPORT_KELAS=ILB
TELEGRAM_REPORT_ANGGOTA=
TELEGRAM_REPORT_PRODI=Program Studi Teknik Informatika
TELEGRAM_REPORT_KAMPUS=Politeknik Caltex Riau
TELEGRAM_REPORT_TAHUN=2025
Catatan:
- Sesi Telegram disimpan di memori Space. Jika Space restart/sleep, user perlu upload ulang file
.ipynb. - Untuk draft sangat panjang, bot akan mengirim draft lengkap sebagai dokumen
.txt. - Review paling nyaman tetap lewat UI Hugging Face, tapi Telegram sudah bisa membuat draft, edit AI, dan export DOCX.
Update v11: Fix Telegram Read Timeout
Versi ini memperbaiki error Telegram seperti:
HTTPSConnectionPool(host='api.telegram.org', port=443): Read timed out
Perbaikan:
- Timeout Telegram dinaikkan.
- Ditambahkan retry otomatis.
getUpdates,getMe,sendMessage, dandeleteWebhooklebih tahan saat koneksi Telegram lambat.
Variable opsional baru:
TELEGRAM_REQUEST_TIMEOUT=60
TELEGRAM_RETRY_COUNT=3
Jika masih sering timeout, coba naikkan:
TELEGRAM_REQUEST_TIMEOUT=90
TELEGRAM_RETRY_COUNT=5