filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Petugas yang melihat korban setelah mendengar teriakan, juga ikut berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, kemudian bersama-sama menolong korban.BKSDA menyebut, penangkaran dan keluarga korban telah bertemu dan disepakati ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Video itu juga memperlihatkan, beberapa bagian kolam rusak setelah diamuk massa. Ada juga sisa-sisa kayu yang dipakai masuk ke areal kolam, termasuk untuk memukul buaya hingga mati.Luas lokasi penangkaran buaya itu, diperkirakan... | [0.5, 0.0, 0.5] |
2018-039-04.json | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Pembunuhan Ratusan Buaya di Sorong Lanjut ke Proses Hukum, Berikut Foto-foto dan Videonya | Dia mengatakan, pengelolaan penangkaran harus diawasi ketat oleh pemilik penangkaran dan pemerintah guna menghindarkan korban jiwa.“Bisa jadi ada unsur-unsur kelalaian dan keamanan yang kurang diperhatikan dengan baik oleh manaj... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | [CLS] Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2019 diberbagai wilayah di Indonesia terus terjadi. Efek dari kebakaran cukup banyak dan luas, juga memiliki dampak yang signifikan terhadap lingkungan, ekonomi, warisan dan struktur sosial d... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Walhi Jatim menilai, kebakaran hutan di provinsi terluas di Pulau Jawa ini cukup stabil, tidak ada penurunan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, kecuali pada tahun 2016 yang tidak ada kebakaran di beberapa kawasan hutan ini. Di tahun 2014 Walhi Jati... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Sujarwo salah satunya, pria kelahiran 1935 ini mengaku membersihkan lahan dengan cara membakar itu lebih mudah dan praktis. “Sebelum memasuki hujan lahan dibakar dulu, nanti kalau sudah datang musim hujan baru ditanami jagung,” ujar pria 4 anak ini saat di... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Menurut dia, untuk saat ini isu yang sedang ramai yaitu kebakaran hutan di lahan gambut. Karena kebakaran di lahan mineral itu dirasa tidak menghasilkan asap tebal, pada umumnya bahan bakarnya kering, dan kadar airnya rendah. Sehingga pembakaranya dinilai ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-010-01.json | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Terjadi, Bagaimana Solusinya? | Untuk solusi berikutnya yaitu pembuatan teknologi yang sifatnya bisa dipakai untuk lahan organik sisa-sisa kebakaran seperti tunggak kayu. Teknologi itu harus bisa digunakan untuk membuat bahan yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. “Kalau misalkan itu b... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-005-02.json | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | [CLS] Burung flamingo begitu mudah dikenali. Lehernya membentuk huruf S, badan ramping, dengan kaki panjang. Paruhnya melengkung ke bawah dengan ujung berwarna hitam. Warna bulunya merah muda.Burung ini sangat populer terutama di Amerika. Patungnya banyak dipakai sebagai orn... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2023-005-02.json | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Ini karena pengaruh dari yang mereka makan. Seperti diketahui, makanan di alam mengandung pewarna alami yang membuatnya berwarna kuning, oranye, atau merah. Namanya carotenoid. Nah, zat ini juga terdapat pada aneka makanan yang dikonsumsi flamingo.Baca: 10 Jenis Burung dengan ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-005-02.json | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Mengapa Bulu Burung Flamingo Merah Muda? | Rose dan rekan membuat 210 video, masing-masing berdurasi 1 menit yang merekam aktivitas 45 burung flamingo di WWT Slimbridge Wetland Centre, Gloucestershire, England. Mereka membuat rangking warna burung dan perilaku yang ditunjukannya. Peneliti menemukan, flamingo yang lebih... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | [CLS] “Pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi.” Begitu bunyi cuitan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, dalam akun Twitter-nya.Publik patut tercengang dengan komentar Siti Nurb... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Mari sejenak membayangkan semesta ini tergantikan oleh beton-beton megah nan mewah. Cerobong pabrik dengan asap hitam pekat dan aspal-aspal panas yang membentang jauh terhampar dengan dalih pembangunan untuk kesejahteraan. Kita tidak bisa hidup dalam semesta seperti itu. Alam sej... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Dampaknya, alam tak dihiraukan. Untuk itu, tipikal pembangunan ekonomi yang harmoni bersama alam adalah pembangunan yang bersandar pada ekososialisme. Ekososialisme menurut James O’connor merupakan sebuah gerakan sekaligus teori yang berupaya mendegradasi dan menggantikan logika ... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Mengabaikan suara rakyat dalam proses pembangunan berarti menyimpan kepentingan elit dan oligarki di sana. Hingga kita selalu melihat pembangunan bersifat destruktif. Hutan terbabat habis, laut tercemar, gunung dikeruk, tanah adat tereksploitasi. Tambah lagi, proses pembangunan t... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-010-01.json | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Salah Kaprah dan Konsep Ekososialisme | Ironi pembangunan yang membabat habis alam tengah terjadi lambat laun akan menjadi petaka bagi kita. Siapa yang paling rugi atas peristiwa itu? Tentu rakyat. Rakyat tidak lagi memiliki sungai bersih untuk sekadar berlibur, atau pantai indah tempat mereka berpiknik bersama keluarg... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-017-20.json | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Perburuan Walabi Marak di Merauke | [CLS] Perburuan kangguru atau walabi di Merauke, Papua, mengkhawatirkan. Berburu bukan lagi untuk konsumsi sendiri tetapi sudah diperdagangkan di pasaran. Fremensius Obe Samkakai, tokoh masyarakat Marind, sedih menyaksikan kangguru (walabi) atau nama lokal saham, marak diburu untuk... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-017-20.json | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Perburuan Walabi Marak di Merauke | “Hentikan perburuan ilegal untuk dijual. Semua harus sadar. Satwa ini totem Samkakai,” katanya. Ronny Tethool WWF Indonesia, Kantor Merauke, mengatakan, walabi jadi kebanggaan orang Merauke. Satwa ini ikon Merauke.Saham biasa hidup berkelompok dan tak suka kebisingan alias sangat t... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-017-20.json | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Perburuan Walabi Marak di Merauke | Keterangan foto utama: Kala hutan Papua, terbabat jadi sawit, di manakah kangguru pohon ini bisa tinggal? Mereka menanti kepunahan…Foto dari laporan Mighty, SKP-KAM Merauke, Yayasan Pusaka, dan Federasi Eropa untuk Transportasi dan Lingkungan dan Federasi Korea untuk Gerakan Lingku... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2016-095-12.json | Amphipoda, Satwa Mungil dari Bawah Laut | Amphipoda, Satwa Mungil dari Bawah Laut | [CLS] Nama seperti lumba-lumba, paus, anjing laut, ikan clownfish atau nemo mungkin akrab di telinga anda, atau bahkan anda telah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Tetapi pernahkah anda mendengar atau bahkan melihat hewan laut yang bernama amphipoda ?Amphipoda adalah krust... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2016-095-12.json | Amphipoda, Satwa Mungil dari Bawah Laut | Amphipoda, Satwa Mungil dari Bawah Laut | Sedangkan amphipod terkecil diketahui panjangnya kurang dari 1 milimeter .Ukuran amphipod ini dibatasi oleh ketersediaan oksigen yang terlarut, dan ini membuat amphipoda di Danau Titicaca, yang berada di ketinggian 3.800 meter hanya bisa tumbuh hingga 22 milimeter saja, ini... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2016-095-12.json | Amphipoda, Satwa Mungil dari Bawah Laut | Amphipoda, Satwa Mungil dari Bawah Laut | Dibandingkan dengan kelompok krustasea lainnya, seperti Isopoda, Rhizocephala atau Copepoda, relatif hanya sedikit amphipoda yang menjadi parasit bagi hewan lain. Contoh yang paling terkenal dari amphipod yang menjadi parasit adalah kutu ikan paus (keluarga Cyamidae), tidak sep... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2012-018-07.json | Seekor Paus Terdampar Lagi di Pantai Selatan Jawa | Seekor Paus Terdampar Lagi di Pantai Selatan Jawa | [CLS] Seekor paus terdampar lagi di pantai selatan Jawa. Peristiwa ini terjadi duahari lalu di Pantai Santolo, Garut, 19 September 2012. Hiu paus ini sudah terlihat oleh para nelayan sejak Selasa, 18 September malam di perairan terdekat, dan pagi harinya ditemukan ole... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2012-018-07.json | Seekor Paus Terdampar Lagi di Pantai Selatan Jawa | Seekor Paus Terdampar Lagi di Pantai Selatan Jawa | Pada prinsipnya jalur migrasi mereka menggunakan tanda alam yang ada di laut itu sendiri dan tidak akan berubah untuk waktu lama, selama tidak ada pengaruh besar yang mengubahnya. Kedua, sebagai pemakan Plankton, paus dalam migrasi ada kepentingan untuk mengejar dan m... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2019-003-11.json | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | [CLS] Wacana untuk melegalkan pengiriman benih lobster (BL) ke luar Indonesia melalui jalur ekspor, mendapat penolakan keras dari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA). Rencana tersebut, meski diklaim bertujuan bagus untuk menghentikan aksi penyelu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-003-11.json | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Meski berdampak bagus, tetapi Susan menilai, penerbitan Permen tersebut tidak diikuti dengan skema transisi yang jelas. Akibatnya, pasca diterbitkan Permen, timbul masalah yang besar karena masih banyaknya pembudi daya lobster yang terjebak dalam situasi ters... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-003-11.json | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Sebelumnya, pada Senin (16/12/2019), Menter KP Edhy Prabowo menyatakan bahwa rencana penerbitan izin untuk melaksanakan ekspor BL, sampai saat ini masih sebatas wacana yang terus dikaji. Wacana tersebut muncul, karena Pemerintah ingin menyelamatkan sumber day... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2019-003-11.json | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Dari sekian banyak opsi yang sudah didiskusikan dengan para pakar, Edhy mengatakan bahwa opsi legalisasi pembesaran BL dan ekspor BL menjadi opsi yang paling mengemuka. Akan tetapi, dia memastikan kalau opsi tersebut sampai sekarang masih dipelajari lebih dal... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-003-11.json | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Adakah Cara Lain Pemanfaatan Benih Lobster, Selain Ekspor? | Selain melalui metode tersebut, Edhy menyebutkan upaya untuk mempertahankan lobster di alam adalah dengan menjaga wilayah perairan dari praktik penangkapan ikan dengan cara merusak (destruktif). Praktik seperti itu, biasanya akan melibatkan bahan kimia yang b... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2012-025-04.json | Singkawang Canangkan Sekolah Harmoni Hijau | Singkawang Canangkan Sekolah Harmoni Hijau | [CLS] KOTA Singkawang, Kalimantan Barat, sudah dikenal dengan Kota 1001 Kelenteng. Kini, kota ini bikin terobosan dengan pendidikan lingkungan hidup lewat program Sekolah Harmoni Hijau yang diresmikan Wali Kota Hasan Karman, Selasa(7/8/12).Program bagi guru dan siswa sekolah... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2012-025-04.json | Singkawang Canangkan Sekolah Harmoni Hijau | Singkawang Canangkan Sekolah Harmoni Hijau | Manajer Regional WVI Kalbar, Untung Sidupa berharap, sekolah hijau menjadi percontohan di Singkawang, sekaligus di Kalbar. Wali Kota Singkawang, Hasan Karman menilai, sekolah ini sangat strategis di kalangan usia sekolah. Hasan Karman berharap, generasi yang dipupuk sejak ... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2016-085-17.json | Menyedihkan, Ribuan Burung Dijual di Pasar Bebas Kalimantan Barat | Menyedihkan, Ribuan Burung Dijual di Pasar Bebas Kalimantan Barat | [CLS] Yayasan Planet Indonesia Kalimantan Barat mendeteksi sebanyak 4.892 individu burung diperdagangkan di pasar bebas Kalimantan Barat (Kalbar). Data tersebut diperoleh dari hasil survei di 75 toko burung yang tersebar di delapan kota di Kalbar, yakn... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-085-17.json | Menyedihkan, Ribuan Burung Dijual di Pasar Bebas Kalimantan Barat | Menyedihkan, Ribuan Burung Dijual di Pasar Bebas Kalimantan Barat | Di salah satu pintu perlintasan batas Indonesia-Malaysia, Planet Indonesia juga pernah menemukan aktivitas penyelundupan yang mamasok sekitar 6.000 individu burung setiap bulannya ke Indonesia.“Keseluruhan adalah jenis songbird. Bayangkan, jika terdapa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-085-17.json | Menyedihkan, Ribuan Burung Dijual di Pasar Bebas Kalimantan Barat | Menyedihkan, Ribuan Burung Dijual di Pasar Bebas Kalimantan Barat | Dalam monitoring, kata Novia, ditemukan bahwa para penangkap dan penjual burung tidak merasa takut. Mereka tanpa segan menginformasikan lokasi, proses penangkapan, dan penjualannya.Sebagai contoh adalah Pak Lek Sumo. Pedagang burung di Kota Singkawang ... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2015-067-03.json | Pyrosome, Unicorn Bawah Laut yang Mempesona | Pyrosome, Unicorn Bawah Laut yang Mempesona | [CLS] Apa yang anda pikirkan jika mendengar kata “unicorn” yang diasosiasikan dengan legenda kuda dengan satu tanduk panjang menjulang dikepalanya. Bagaimana jika unicorn tersebut berada di dalam lautan?Beberapa waktu lalu, seorang penyelam bernama Michael Baron berhasil me... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-067-03.json | Pyrosome, Unicorn Bawah Laut yang Mempesona | Pyrosome, Unicorn Bawah Laut yang Mempesona | Pyrosome bergerak dengan bantuan arus air laut, tetapi mereka juga mampu menggerakkan diri dengan bantuan air yang mereka saring, meskipun mereka bergerak sangat lambat. Menurut beberapa penyelam yang berhasil menyentuhnya, satwa ini memiliki tubuh yang sangat lembut dan ha... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2015-042-08.json | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | [CLS] Sulawesi tengah mengalami krisis ruang. Sekitar 54 persen dari seluruh daratan Pulau Sulawesi telah habis dibagi untuk perizinan tambang, hak guna usaha, HPH dan HTI. Tambang menempati peringkat pertama sebanyak 25 persen atau 4,78 juta hektar. Kedua untuk migas ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-042-08.json | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Terkait izin tambang sendiri, riset ini menemukan bahwa terdapat 1.256 IUP di Sulawesi, masing-masing adalah emas, nikel, besi, logam dasar, batu bara. Sementara untuk jumlah konsesi terbanyak untuk komoditas, masing-masing adalah nikel, emas, batuan dasar, berupa batu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-042-08.json | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Dokumen ini menunjukkan bahwa sebanyak tujuh wilayah diperuntukkan sebagai kawasan pertambangan yakni Tapal Batas Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Manado, tapal batas Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, tapal batas Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-042-08.json | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Tidak hanya berdampak pada krisis ruang, keberadaan tambang juga ternyata berdampak bagi kualitas kesehatan di daerah sekitar tambang. Ada dua lokasi yang menjadi contoh dalam riset ini yaitu di Kabupaten Maros, Sulsel dan di Pomala, Kolaka, Sultra.Di Kabupaten Maros, ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-042-08.json | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Seperti diketahui, 60 persen rumah tangga di Sulawesi merupakan rumah tangga pertanian dimana 26,04 persen merupakan rumah tangga buruh tani. Dari hasil pengolahan data sebaran persentase keluarga pertanian, keluarga buruh pertanian, dan ijin IUP menunjukkan adanya kor... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-042-08.json | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | Sulawesi Alami Krisis Ruang, Tambang Mendominasi | JKPP juga merekomendasikan pemerintah melibatkan secara penuh partisipasi rakyat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah konflik dalam menata ulang hak penguasaan dan pengelolaan wilayah kelola dan sumberdaya alam secara lestari dan berkelanjutan.Selain itu, juga di... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-049-06.json | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | [CLS] Industri kayu dan kehutanan di Sulawesi Selatan anjlok di masa pandemi COVID-19, pendapatan industri kayu berkurang antara 30 sampai 70 persen. Di saat yang sama pembalakan liar justru semakin meningkat, terjadi peningkatan kasus illegal ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-049-06.json | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Dikaitkan dengan hasil pemantauan tahap kedua ini, dengan anjloknya industri kayu di masa pandemi, Mustam menduga ada indikasi praktik ilegal dalam peredaran kayu bahan baku industri. Kemungkinan lain, ada monopoli atau penguasaan bahan baku ole... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2021-049-06.json | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Sementara temuan di Luwu Timur, ditemukan bahwa PT Berdaya Hijau, sebuah perusahaan konsorsium kelompok tani hutan, dampingan Sulawesi Community Foundation (SCF) justru tidak bisa memenuhi pesanan yang meningkat dari Jawa di masa pandemi karena ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-049-06.json | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Menurut Mustam, akumulasi anjloknya industri kayu dan meningkatnya pembalakan liar di masa pandemi berdampak langsung pada dua sektor yakni usaha ekonomi dan upaya penegakkan hukum bidang kehutanan. Ini bukan hanya terjadi Sulsel tetapi kemungki... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2021-049-06.json | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | Di Saat Industri Kayu Anjlok, Pembalakan Liar di Sulsel Justru Meningkat | “Kami berharap pemerintah perlu langkah riil untuk tetap tegaknya kepastian hukum dalam pengamanan dan pencegahan kejahatan kehutanan di masa pandemi ini. Implementasi SVLK perlu terus ditingkatkan karena ini adalah instrumen terbaik di dunia da... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | [CLS] Tulisan sebelumnya:Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [1]Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [2] Di Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sekit... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Langkah polisi memunculkan tanda tanya. Jasa Tirta I, yang sebelumnya sempat uji lab terkait kandungan material timbunan belum pernah dipanggil guna didengar keterangan. Sebelumnya, Jasa Tirta I turun tangan merespons protes warga sebagai buntut... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | GEI ternyata anak usaha PRIA. Kepastian GEI berada di bawah satu bendera dengan PRIA terungkap dari dokumen perusahaan yang kami peroleh. Tercatat pada akta notaris pada 11 Februari 2019, perusahaan ini mendapat pengesahan Ditjen AHU Kemenkum HAM... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Penelusuran juga mendapati satu perusahaan lain yang masih satu grup dengan PRIA. Namanya, PT Lancar Abadi Indonesia (LAI). Perusahaan ini berjarak sekitar satu kilometer dengan GEI, ke arah selatan. Tak jauh dari Kali Brantas.Sama dengan GEI, pe... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | “Tidak. Itu tidak betul, kami tidak melakukan pengurukan,” kata Rudy.Dia bilang, sebelumnya perusahaan mendapat surat permohonan dari pemerintah desa setempat. Isinya, meminta bantuan pengurukan tanggul Kali Marmoyo yang acapkali longsor saat mus... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Dari hasil penyidikan terungkap, bila limbah beracun dari sludge kertas itu seharusnya dikirim ke Karawang, Jawa Barat. Namun, oleh TJS, justru dibuang di lahan terbuka bekas galian C (pasir dan batu). Polisi hanya menetapkan ketiga sopir sebagai... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Abdul Aziz, penasihat hukum warga menilai, ada sejumlah kejanggalan dalam putusan pengadilan yang mementahkan gugatan warga. Pertama, gugatan itu bukan dalam konteks pencemaran oleh PRIA tetapi kegiatan penimbunan limbah.Dalam putusan, majelis ha... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | “Jika disimpulkan karena sanitasi, apakah betul? Kajian epidemiologinya seperti apa. Kalau itu belum dilakukan, ya tidak bisa disimpulkan begitu saja. Karena bagaimanapun, sulit untuk meyakini aktivitas PRIA tidak membawa dampak terhadap lingkung... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-11.json | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Nasib Warga Lakardowo, Satu Dasawarsa Hidup dengan Limbah Berbahaya [3] | Perusahaan terus beroperasi, warga pun terus alami masalah. Bagaimana nasib warga dan lingkungan hidup di beberapa desa di Mojokerto ini? Perlu keseriusan pemerintah menegakkan aturan hukum guna menjamin hak-hak warga mendapatkan lingkungan hidup... | [0.0, 0.5, 0.5] |
2017-022-10.json | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | [CLS] Tidak mudah, namun bukan tidak mungkin. Ungkapan tersebut menggambarkan bagaimana keberlanjutan konservasi badak jawa terkait habitat kedua yang kembali menyeruak pada peringatan Hari Badak Sedunia, yang dirayakan setiap tahunnya pada 22 September.Usulan habit... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-022-10.json | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Degradasi habitat, inbreeding, penularan penyakit, dan perburuan dalam kawasan merupakan sejumut persoalan yang mesti diperhitungkan. Maka, perlu tindakan pengelolaan yang tepat dan terencana. “Habitat kedua juga diperuntukan untuk menambah populasi. Sehingga, manajem... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-022-10.json | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Yuyun menyebut, di kawasan Cikepuh sendiri terindikasi terjadi tumpang tindih pemanfaatan. Selain wilayah tersebut dikhususkan untuk konservasi, ternyata di lokasi yang sama juga merupakan tempat latihan perang Pasukan Komando Cadangan Stategi Khusus Angkatan Darat (K... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-022-10.json | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Dihubungi terpisah, Peneliti Molekuler ITB Dr. Adi Pancoro mengatakan, upaya konservasi di Indonesia harus diimbangi dengan roadmap penelitan. Tujuannya, agar konservasi dapat berkelanjutan dan terarah. Pada perkembangannya, perlu dilakukan terobosan baru seperti kons... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-022-10.json | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Habitat Kedua Untuk Badak Jawa, Kapan Diwujudkan? | Badak jawa (Rhinoceros sondaicus) merupakan mamalia berpostur tegap. Tingginya, hingga bahu, sekitar 128-175 sentimeter dengan bobot tubuh 1.600-2.280 kilogram. Meski penglihatannya tidak awas, akan tetapi pendengaran dan penciumannya super tajam yang mampu menangkap ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-063-05.json | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | [CLS] Hutan merupakan sumber utama kehidupan Komunitas Adat Dayak Wehea di Kalimantan Timur. Mulai kebutuhan pangan hingga obat-obatan semua terpenuhi dari hutan. Ketika masyarakat luas mulai resah akan kondisi pangan saat virus corona [COVID-19] menyerang, merek... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2020-063-05.json | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Baca: Lom Plai, Kearifan Masyarakat Dayak Wehea Melesarikan Budaya dan Lingkungan [Bagian 2] Penutupan kampung dan ritual adat pengusir wabah Sejak corona mewabah di Provinsi Kalimantan Timur, Komunitas Adat Wehea membatasi aktivitas mereka yang berkaitan dengan o... | [0.25, 0.5, 0.25] |
2020-063-05.json | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Seting mengatakan, semua olahan itu merupakan ilmu dari para leluhur turun-temurun. “Sejauh ini AMAN Kaltim telah membentuk gugus tugas pengamanan COVID-19. Ritual adat yang digelar tetap seperti arahan pemerintah yakni menjaga jarak. Kami berharap, pandemi segera ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-063-05.json | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Cara Bijak Masyarakat Adat Wehea Hadapi Virus Corona | Mereka telah melakukan upacara adat tolak balak. Ada sejumlah ritual yang tidak boleh didokumentasikan, karena ada nilai sakral. Mereka juga melakukan local lockdown dengan membatasi lalu lintas orang masuk desa.“Apabila ada keluarga datang dari daerah pandemi, mer... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2019-082-17.json | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | [CLS] Hutan di Aceh memang belum bebas dari kerusakan. Pembalakan liar, perambahan untuk kebun, hingga pertambangan adalah tiga masalah besar yang belum terselesaikan hingga saat ini.Data yang dirilis Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) 23 Januar... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-082-17.json | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | HAkA juga memantau titik api selama 2018 menggunakan sensor MODIS (482 titik) dan VIIRS (3.128 titik). “Jika dianalisis berdasarkan Batas Fungsi Kawasan Hutan SK KemenLHK No. 103 Tahun 2015, setelah APL, kawasan hutan yang mengalami deforestasi tertinggi a... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-082-17.json | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | “Kami masyarakat sipil, tidak berwenang melakukan penegakan hukum. Kami hanya melaporkan sejumlah temuan itu kepada pihak berwenang,” jelasnya.Baca: KLHK: PT. EMM, Perusahaan Tambang Emas di Beutong, Tidak Memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Koordinato... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-082-17.json | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | Hutan Aceh Rusak? Tiga Masalah Besar Ini Harus Diselesaikan | Masalah lain, konflik satwa liar dengan manusia dimanfaatkan pemburu untuk membunuh satwa. “Pemburu hanya menunggu informasi di mana pertikaian terjadi, setelah itu turun ke lokasi tanpa harus menghabiskan banyak waktu di rimba,” tandasnya. [SEP] | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-079-04.json | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | [CLS] Ketersediaan benih ikan air tawar selama ini selalu dikeluhkan oleh banyak pembudi daya ikan skala kecil ataupun besar di seluruh Indonesia. Kendala itu bisa menghambat pengembangan usaha budi daya perikanan yang oleh Presiden Joko Widodo dijadikan sebag... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2020-079-04.json | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | “Teknologi RAS adalah jawaban akan kekurangan benih unggul di pembudi daya untuk kawasan Indonesia Timur. Dalam aktivitas perikanan budi daya, masalah yang timbul selain harga pakan, adalah ketersediaan benih unggul,” jelas dia.baca juga : Teknologi RAS untuk K... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-079-04.json | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | Selain itu, pemeliharaan yang mudah, stabilitas kualitas air lebih terjaga dan penggunaan air lebih hemat, juga akan menjadikan teknologi pembenihan ikan intensif ini sebagai primadona baru di pembudi daya, khususnya pembenih ikan.“Dengan fleksibilitas teknolog... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-079-04.json | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | Teknologi Ini Percepat Produksi Benih Ikan Berkelanjutan | “Selama ini, pelaku usaha harus bekerja keras untuk mendatangkan benih ikan laut dari berbagai balai perikanan yang ada di sekitar Ambon,” ucap Slamet.Sejak awal, dia menyebutkan bahwa pembangunan hatchery di Ambon sudah memiliki tujuan untuk menciptakan indust... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | [CLS] Konawe Kepulauan (Konkep) merupakan sebuah pulau di laut Banda yang masuk wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memiliki luas sekitar 1.513,98 km2.Secara geografis hampir setengah wilayah Konkep terdiri dari lautan sehingga warga pulau yang ... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Kurangnya populasi ikan juga dirasakan seorang pengumpul bernama Abang. Dia bercerita dahulu mampu menjual ikan tangkapan nelayan sekitar 3 gabus per harinya. Namun. Sejak tiga tahun terakhir, jumlah ikan tangkapan nelayan berkurang drastis. Bahkan tidak seti... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Namun sudah beberapa tahun terakhir musim ikan ekor kuning tidak lagi ada. Jumlah populasinya menjadi berkurang. Penyebabnya karena rusaknya terumbu karang akibat pengeboman dan tidak adanya ikan yang merupakan makanan utamanya.baca juga : Begini Cara Nelayan... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Dalam program PAAP membatasi wilayah pengelolaan perikanan sepanjang 0 sampai 2 mil dari pinggir pantai. Ketentuan ini disebutkan dalam peraturan gubernur (Pergub) No.36/2019 tentang Pengelolaan Akses Area Perikanan.Isi beleid itu menegaskan bahwa area pengel... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Proses sosialisasi sebagai ajang kampanye ini dilakukan di antaranya melalui kegiatan perlombaan. Terakhir pada Agustus lalu kelompok PAAP bersama DKP Konkep menggelar lomba selfi dan fotografi bertema PAAP dan Konservasi Perairan Pulau Wawonii. Aturan Bersam... | [0.25, 0.0, 0.75] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Program pemberian bantuan yang disalurkan kepada pelaku dengan harapan agar mereka berhenti untuk membom, justru tidak menjadi jaminan para pelaku tidak mengulangi perbuatannya.“Beberapa pelaku pernah diberi bantuan berupa kapal dan alat tangkap jaring. Sebel... | [0.6666666865348816, 0.3333333432674408, 0.0] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Adanya Perbup juga menjadi landasan hukum keterlibatan pemerintah desa menganggarkan dana desa (DD) untuk pengelolaan perikanan.Terkait belum adanya tanda batas kawasan PAAP yang belum ada, Dinas Perikanan Konkep telah mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Sultr... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Dikarenakan kawasan PAAP berada di dalam kawasan konservasi, maka bentuk pengelolaannya mengacu kepada Permen KP No.21/2015 tentang Kemitraan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan yaitu perjanjian kemitraan dilakukan oleh Satuan Unit Organisasi Pengelola (S... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Sedangkan Rustam (47), seorang nelayan lainnya yang aktif dalam kelompok PAAP memiliki harapan besar laut sekitar Wawonii kembali berlimpah dengan ikan bukan hanya untuk dirinya tapi bagi anak-cucunya di masa depan. Bila ikan di sekitar Wawonii terus berkuran... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2014-021-07.json | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | [CLS] Sidang paripurna DPR RI pada 25 September 2014 menghasilkan UU pemilihan kepala daerah tak lagi langsung oleh rakyat, tetapi kembali ke era lama, lewat DPRD. Kondisi politik pun makin panas kala Koalisi Merah Putih yang didukung G... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-021-07.json | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Dia menyarankan, dengan kondisi politik seperti ini, Jokowi-JK harus menjaga jarak dengan partai-partai politik, baik dari Koalisi Merah Putih (Gerindra cs) maupun Koalisi Indonesia Hebat (PDIP cs). Mengapa? “Dia harus total memperkuat... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-021-07.json | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Kondisi ini, kata Longgena, bisa mengakibatkan pemerintah sulit menjalankan program-program kerja. Untuk itu, ujar dia, menjadi krusial sekali Jokowi mendapatkan dukungan warga dan masyarakat sipil hingga kekuatan politik bisa memperol... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | [CLS] Gelombang tinggi sampai 5 meter menerjang pesisir Bali sejak 21 Juli lalu. Puluhan jukung nelayan rusak, beberapa akomodasi wisata diterjang rob, dan warung-warung pinggir pantai ambruk.Fitri, perempuan pedagang pisang goreng di Pantai Padangga... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Ia tak mengira gelombang besar beberapa hari ini menghantam kawasan ini cukup parah sampai melampui pantai dan halaman-halaman villa yang dibangun lebih tinggi dari pantai. Panorama matahari terbit yang biasanya menenangkan di pesisir Amed ini kini s... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Sementara tinggi gelombang 1.5 – 6.0 meter di Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian Selatan. Tinggi gelombang 2.0 – 6.0 meter di Selat Alas bagian Selatan sampai perairan Selatan Sumbawa. Terakhir, tinggi gelombang 3.5 – 6.... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Pembangunan yang terlalu dekat titik pasang surut air laut kini memperlihatkan risiko nyata. Padahal dalam tata ruang diatur pembangunan seperti hotel dan restoran harusnya mengikuti jarak sempadan pantai sedikitnya 100 meter. [SEP] | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | [CLS] Pesisir Timur Sumatera Selatan yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan daerah yang sudah dikenal sejak dulu. Di masa Kerajaan Sriwijaya, diperkirakan wilayah ini merupakan lokasi perdagangan yang ramai.Di era Orde Baru, wilayah yang lu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Sementara, perkebunan sawit yang terus melakukan ekspansi, selain menyebabkan kerusakan lahan gambut, juga menimbulkan konflik lahan dengan masyarakat.Di tengah persoalan tersebut, masyarakat yang tidak mengalami konflik dengan perusahaan dan tidak bertani, men... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Anwar Sadat dari Serikat Petani Sriwijaya (SPS) menjelaskan persoalan lingkungan di Kabupaten OKI, khususnya di wilayah pesisir timur memang sangat kompleks. Bukan hanya persoalan kebakaran lahan, tapi juga konflik lahan hingga ancaman perubahan sosial.Mengenai... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Oleh karena itu, kata Sadat, seperti yang diinginkan pemerintahan Jokowi-JK, sudah seharusnya sejak dini masyarakat di pesisir timur Sumatera Selatan ini diperkuat basis ekonominya.Yang tidak kalah pentingnya, tata ruang ditata sedemikian rupa. Sejak awal sudah... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Bagaimana jika ada pemerintah daerah dan pelaku usaha menolak komitmen ini? “Mereka pasti akan mendapatkan sanksi sesuai regulasi yang ada. Sebab persoalan lingkungan hidup di Indonesia sudah menjadi persoalan global, dan menyebabkan bangsa ini terus menderita,... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-060-11.json | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | [CLS] Sudah sebulan lamanya kabut asap dari aktivitas kebakaran hutan dan lahan di Riau tidak kunjung menipis. Bahkan Minggu (23/2/2014) sore kabut asap tebal masih menyelimuti kota Pekanbaru dan sekitarnya. Jumlah titik api yang terpantau oleh satelite seperti ya... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-060-11.json | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | “Ini bisa dikatakan titik-titik api itu sejak Januari masih terus membara. Mungkin karena yang terbakar itu adalah gambut. Mungkin lidah api di permukaan gambut tidak terpantau, tapi pada saat yang sama bara di dalamnya terus menjalar dan menjadi sekam. Dan api ga... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-060-11.json | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Kebakaran hutan awal tahun ini adalah tekanan yang luar biasa bagi harimau Sumatra yang berdasarkan data pemerintah terakhir jumlah individu di alam liar hanya 400 ekor. Padahal ekspansi perkebunan sawit dan HTI lima tahun terakhir telah nyata mendorong satwa dili... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-070-03.json | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | [CLS] Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Provinsi Aceh, kondisinya mulai memprihatinkan. Hutan hijau tersebut tampak gundul akibat perambahan tak terkendali untuk lahan pertanian dan perkebunan.Gunawa... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2015-070-03.json | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | “Sementara itu, masyarakat dan pemerintah daerah yang menerima manfaat peningkatan kapasitas melalui pelatihan teknik pertanian, kehutanan, penghitungan karbon, ekowisata, hingga akses pasar berjumlah 4.323 orang. Mereka tersebar di Aceh Selatan (2.233 orang), 1... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-003-12.json | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | [CLS] Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) melakukan kunjungan kerja ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 4 hari mulai tanggal 14 hingga 17 Desember 2020.Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendukung usaha budidaya bambu yan... | [1.0, 0.0, 0.0] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.