filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2019-083-18.json | Demo Perusahaan Sawit, Warga Sembuluh Keluhkan Danau Tercemar Limbah | Demo Perusahaan Sawit, Warga Sembuluh Keluhkan Danau Tercemar Limbah | [CLS] Terik matahari di Desa Sembuluh I, tidak menyurutkan semangat ratusan warga berunjuk rasa ke perusahaan sawit PT. Salonok Ladang Mas, Minggu [13/1/2019]. Mereka menuntut keadilan yang telah diabaikan korporasi berdasarkan Peraturan Daerah Pro... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-18.json | Demo Perusahaan Sawit, Warga Sembuluh Keluhkan Danau Tercemar Limbah | Demo Perusahaan Sawit, Warga Sembuluh Keluhkan Danau Tercemar Limbah | Safrudin Mahendra dari Sove our Borneo (SOB) Kalimantan Tengah menyebut, aksi masyarakat Sembuluh sebagai bentuk kegelisahan. Hampir 20 tahun investasi masuk ke daerah tersebut yang nyatanya membuat warga banyak merugi, seperti pencemaran danau yang... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-18.json | Demo Perusahaan Sawit, Warga Sembuluh Keluhkan Danau Tercemar Limbah | Demo Perusahaan Sawit, Warga Sembuluh Keluhkan Danau Tercemar Limbah | Foto utama: Buah sawit. Foto: Rhett Butler/Mongabay [SEP] | [0.5, 0.5, 0.0] |
2015-027-15.json | Polri (Baru) Tetapkan Tujuh Tersangka Korporasi Pembakar Lahan | Polri (Baru) Tetapkan Tujuh Tersangka Korporasi Pembakar Lahan | [CLS] Polri telah menangani 148 laporan terkait pembakaran hutan dan lahan, dan menetapkan 140 tersangka. Dari jumlah itu baru tujuh tersangka dari korporasi. Keseluruhan, Polri tengah menyidik 27 perusahaan. “Tujuh tersangka korporasi tadi pagi sudah a... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2015-027-15.json | Polri (Baru) Tetapkan Tujuh Tersangka Korporasi Pembakar Lahan | Polri (Baru) Tetapkan Tujuh Tersangka Korporasi Pembakar Lahan | “Siapa yang bersalah dan menjadi tersangka harus diambil tindakan tegas. Jangan ragu-ragu. Jangan sampai terulang kembali tahun depan. Malu kita pada hal-hal yang sebenarnya bisa dicegah dengan mudah melalui semua upaya. Perusahaan yang membakar cabut saj... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2015-063-01.json | Ayo, Selamatkan Pulau Bangka dari Sekarang! | Ayo, Selamatkan Pulau Bangka dari Sekarang! | [CLS] Keberadaan Pulau Bangka di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara saat ini kondisinya terus mengalami degradasi lingkungan, sehingga mengancam kehidupan masyarakatnya. Penyebabnya diduga kuat karena beroperasinya sebuah perusahaan energi yang bergerak dalam pertamb... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2015-063-01.json | Ayo, Selamatkan Pulau Bangka dari Sekarang! | Ayo, Selamatkan Pulau Bangka dari Sekarang! | Selain merusak lingkungan, operasi pertambangan itu juga menyalahi aturan. Menurut Direktur Yayasan Nurani Minahasa, Jull Takaliuang, Pulau Bangka sebenarnya dikategorikan sebagai pulau kecil di Indonesia. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang No 1 Tahun 2014 tentang Perubaha... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2015-063-01.json | Ayo, Selamatkan Pulau Bangka dari Sekarang! | Ayo, Selamatkan Pulau Bangka dari Sekarang! | Sementara itu menurut Tama S Langkun dari Aliansi Menolak Limbah Tambang (AMMALTA), akibat penambangan yang masih dilakukan, negara mengalami kerugian sangat banyak. Jika tidak dihentikan, maka kerugian akan terus bertambah besar lagi. Padahal, sesuai dengan UU No 4 Tahun 2... | [0.6666666865348816, 0.3333333432674408, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | [CLS] Sejumlah pengajian lingkungan dihelat selama bulan Ramadhan ini. Salah satunya kajian terkait para perempuan penjaga bumi dan tentang melaksanakan adab-adab lingkungan.Pengajian Ramadan secara virtual dihelat Pengurus Pusat (PP) Aisyiyah dengan tema ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Secara sederhana tanpa istilah teknis, ia memaparkan sebab dan akibat perubahan iklim pada sekitar 50-an peserta webinar. Kegiatan manusia seperti pembangkit batubara, kebakaran hutan, dan aktivitas pabrik membuat selimut bumi lebih tebal, pantulan sinar ma... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Ia menyontohkan saat Green Faith kampanye di Konferensi Perubahan Iklim COP di Jerman pada 2017 mereka mengajak mengubah gaya hidup. “Kita naik becak dan sepeda ke gedung PBB untuk kampanye komitmen mengubah gaya hidup,” ingatnya menunjukkan foto-foto.Perem... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Wardhani membuat buku Menuju Rumah Minim Sampah, Bye bye Sekali Pakai dan sejumlah kelas zero waste. Ia mengaku mengenal isu lingkungan dari kampus. Karena itu ia meyakini sebelum bisa mengajari harus melakukan dulu. “Adab lingkungan kita harus diimplementa... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Dalam kehidupan sehari misalnya adab lingkungan saat mandi dan wudhu. “Kita biasanya mandi dengan air berember-ember baru merasa bersih. Banyak ustandz mempraktikkan wudhu dengan air satu mud (setara 0,68 liter), tak harus berkali-kali tapi rata digosokkan ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami ciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-k... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-056-18.json | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Membangkitkan Pengajian Lingkungan Saat Pandemi dan Ramadhan | Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda, ”Barangsiapa tidak menyayangi siapa (yang berada) di bumi maka tidak menyayanginya siapa (yang berada) di langit”. (HR. Thabarani). [SEP] | [0.0, 1.0, 0.0] |
2014-031-19.json | Udang-Merah Sangihe, Jenis Baru yang Kritis di Daftar Merah | Udang-Merah Sangihe, Jenis Baru yang Kritis di Daftar Merah | [CLS] Udang-merah sangihe (Ceyx sangirensis) merupakan salah satu jenis burung baru yang ditetapkan di 2014 ini. Burung endemik Sangihe, Sulawesi Utara, ini awalnya dimasukkan dalam jenis udang-merah sulawesi (Ceyx fallax). Terakhir kali terlihat tahun 1997 ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-031-19.json | Udang-Merah Sangihe, Jenis Baru yang Kritis di Daftar Merah | Udang-Merah Sangihe, Jenis Baru yang Kritis di Daftar Merah | Berdasarkan bukti nyata tersebut, kajian Daftar Merah 2014, maka burung yang menghuni hutan primer dataran rendah ini statusnya ditetapkan sebagai jenis Kritis. Status ini mengartikan bahwa hidupnya hanya selangkah lagi menuju kepunahan jika tidak ada kegiat... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-031-19.json | Udang-Merah Sangihe, Jenis Baru yang Kritis di Daftar Merah | Udang-Merah Sangihe, Jenis Baru yang Kritis di Daftar Merah | Dr. Stuart Butchart, Kepala Bidang ilmu Pengetahuan BirdLife, mengatakan bahwa Daftar Merah tidak hanya penting untuk membantu mengidentifikasi jenis-jenis yang perlu upaya pemulihan. Namun juga, dapat memfokuskan rencana konservasi dengan mengidentifikasi l... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-066-15.json | Mangrove di Aceh Rusak, Siapa yang Peduli? | Mangrove di Aceh Rusak, Siapa yang Peduli? | [CLS] Hutan mangrove di Provinsi Aceh, tersebar di wilayah pantai timur. Kawasan ini meliputi Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen.Data WWF Indonesia bersama Forum DAS Krueng Peusangan dan Balai Syura Ureung Inong Aceh, dala... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-066-15.json | Mangrove di Aceh Rusak, Siapa yang Peduli? | Mangrove di Aceh Rusak, Siapa yang Peduli? | “Pemerintah Aceh harus memprioritaskan mangrove sebagai kawasan hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi. Cabut izin pemilik konsesi yang terbukti melanggar. Libatkan komunitas adat terkait pengelolaan dan lakukan restorasi pada kawasan terdegradasi,” ungkapnya.Jika kerus... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-066-15.json | Mangrove di Aceh Rusak, Siapa yang Peduli? | Mangrove di Aceh Rusak, Siapa yang Peduli? | Rini dan Iswahyudi menambahkan, pengamatan lapangan menunjukkan bahwa jenis Rhizophora yang ditanam berasal dari Rhizophora mucronata. Jenis ini dipilih, selain ketersediaan bibit, juga pada kondisi substrat pasir berlumpur dan kemampuan pertumbuhannya.“Jenis ini lebih cepat... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-007-16.json | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | [CLS] Wilayah perairan laut di Indonesia sejak lama menjadi lokasi favorit bagi para pemilik kapal yang terbiasa memalsukan ukuran kapal perikanan mereka menjadi lebih rendah dibandingkan dengan ukuran aslinya. Praktik tersebut membuat Negara mengala... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-007-16.json | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Penghitungan skema pungutan tersebut sudah diatur secara resmi dan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 85 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Kelauta... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-007-16.json | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Kedua, adalah besaran tarif 10% dari hasil tangkapan ikan untuk kapal penangkapan ikan berukuran di atas 60 GT. Persentase tarif ini lebih sedikit dibanding sistem pra produksi yang menyertakan tarif PNBP 25 persen.Zaini menerangkan, penerapan skema p... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-007-16.json | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Di sisi lain, walau mendapat sorotan karena menjadi instansi Negara yang menyumbangkan nilai PNBP kecil, KKP terus berupaya untuk mewujudkan peningkatan PNBP melalui kebijakan perikanan terukur.Diketahui, untuk meningkatkan PNBP perikanan, KKP akan mu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-007-16.json | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Beleid ini Bakal Memaksa Pemilik Kapal Perikanan Patuh pada Aturan | Rinciannya, adalah pengawasan sejak dari sebelum kegiatan penangkapan ikan (before fishing), saat sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan (while fishing), selama pendaratan hasil tangkapan ikan (during landing), dan setelah pendaratan hasil tang... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2021-053-19.json | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | [CLS] Ramadhani dan Herry Susanto, berboncengan menyusuri Kota Mamuju, Sulawesi Barat dengan motor bebek sambil memboyong sekarung pakan kucing. Dari belakang, tim dokter hewan menyusul. Tujuan kami hari itu, rumah megah berkelir putih, di sudut kota, y... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-053-19.json | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Posko Kesehatan Hewan terbuka bagi siapapun yang datang demi piaraan dan ternak, tetapi itu tidak cukup dalam memastikan kesejahteraan hewan di Mamuju, ketika orang-orang sibuk menangani bencana.Semasa tanggap darurat bencana, hewan-hewan piaraan macam anji... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-053-19.json | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Dari sela teralis besi, Herry memasukkan pakan kucing. Si empu senang melihat dua kucingnya begitu lahap. Kami agak lama di rumah itu, tak ingin menganggu ‘perjumpaan’ mereka. Sang pengasuh jelas rindu ke “anak-anaknya.”Kami meninggalkan rumah itu dengan je... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-053-19.json | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Kucing ini pasti tidak sendiri. Tepat samping rumah, di antara lemari reot, seekor kucing kecil berbaring di dalam kardus air kemasan.Tengkuk penuh nanah dan dua mata lengket. Tubuh kurus. Makanan yang diberikan sama sekali tidak disentuh.Kami melesat ke po... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-053-19.json | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | “Terakhir ini, kena reruntuhan, kakinya harus diamputasi,” kata Ma’ruf. “Jadi, yang terdampak bukan manusia saja.” Penanganan satwa minim ketika bencanaMelihat Posko Hewan Mamuju bekerja di masa tanggap bencana, bagai melihat pementasan spektakuler tanpa so... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-053-19.json | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Belajar dari Penanganan Satwa Masa Bencana di Sulawesi Barat | Dani berharap, penanganan bencana kelak memasukkan satwa dalam aturan tertulis hingga bisa setara dengan tim penanganan manusia. Bantuan satwa pun, katanya, bisa menjangkau daerah terpencil.“Untuk itu, ketika tim mitigasi bencana (pemerintah: BNPB, BPBD, Ba... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2015-051-01.json | Ketika Para Seniman Ruwatan Sampah di Malioboro | Ketika Para Seniman Ruwatan Sampah di Malioboro | [CLS] Ada botol mineral plastik diolah menjadi burung karya Sanggar Tiku tuk. Ada streofom bekas jadi robot oleh Kelompok Katanya. Ada juga batubata berbentuk sumur dan kaleng cat jadi bentuk tangan. Masih banyak lagi. Semua karya ini terbuat dari sampah. Lewat karya i... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2015-051-01.json | Ketika Para Seniman Ruwatan Sampah di Malioboro | Ketika Para Seniman Ruwatan Sampah di Malioboro | Idealnya, penanganan masalah sampah sama antarwilayah. Jika edukasi dan sosialisasi pola kebiasaan membuang sampah hanya fokus satu wilayah, masalah sampah di sungai tidak bisa terpecahkan. “Perlu peran aktif pemerintah provinsi.”Catatan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Yo... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-069-12.json | Apa Kabar Kebijakan Moratorium Sawit? | Apa Kabar Kebijakan Moratorium Sawit? | [CLS] Hampir setahun sudah, tepatnya 14 April 2016, Presiden Joko Widodo, mengumumkan bakal ada kebijakan moratorium sawit dan batubara. Kala itu, sambutan positif datang dari berbagai kalangan menyikapi niatan dalam tataran perbaikan tata kelola hutan dan lahan ini.Kementerian ... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-069-12.json | Apa Kabar Kebijakan Moratorium Sawit? | Apa Kabar Kebijakan Moratorium Sawit? | ”Kita tak pernah mendapatkan undangan untuk bahas moratorium sawit. Jelas tak libatkan masyarakat sipil,” katanya.Prabianto Mukti Wibowo, Asisten Deputi Tata Kelola Kehutanan, Kementerian Koordinator Perekonomian, mengatakan, sudah sebulan lalu finalisasi. ”Sudah ada di meja Pres... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-004-13.json | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | [CLS] Pagi buta, Ruliyah sudah bangun menyiapkan sarapan untuk cucunya. Dia masuk ke dapur dan menyalakan listrik, tak lama terdengar suara blender untuk menghaluskan cabai dan bumbu lain. Aroma nasi goreng menyeruak memenuhi dapur. Ruliyah hanya perlu sekitar 20 me... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2023-004-13.json | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | “Sudah delapan tahun kami tidak gelap-gelapan lagi. Sudah bisa juga menonton TV walaupun sebentar. Kalau listriknya mau habis pasti sudah bunyi-bunyi, itu tandanya. Harus dimatikan TV nya, Alhamdulillah-lah sekarang.” Kehadiran listrik tenaga surya sangat membantu dia dan... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2023-004-13.json | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | “Kalau tidak sering dibersihkan ini memengaruhi penyerapan panas. Berpengaruh pada energi yang dihasilkan juga,” katanya.Usai bersihkan panel, Sunarto duduk di bawahnya. Mereka melihat sekring (fuse) panel surya khawatir ada yang putus. “ Biasa kalau panas terlalu terik, f... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-004-13.json | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Asnawi, Kepala Dusun Sialang Pungguk bilang, mereka hanya memanfaatkan listrik PLTS siang hari atau selama matahari bersinar terik. “Alat sudah banyak rusak, baterai-baterai juga tidak berfungsi lagi.”David, warga Desa Sialang Pungguk berkeluh kesah karena PLTS tidak berf... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2023-004-13.json | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Keterjangkauan, katanya, seperti dalam hal komponen masih susah dicari di Jambi. “Soal Sumber daya manusia kita ingin PLTS ini tumbuh di masyarakat bukan sekadar proyek.”Potensi energi surya ini juga sudah terdata Transformasi Energi Institute for Essential Services Reform... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2023-004-13.json | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Berdaulat Energi Surya dari Dusun Talang Aro | Pandu bilang, dalam uapaya dorong RUED ESDM sedang menjajaki kerja sama dengan para pihak antara lain, IESR dan Persatuan Insinyur Indonesia wilayah Jambi untuk membangun pusat informasi tentang energi surya dan menghubungkan mayarakat untuk dapatkan informasi soal pemban... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2019-083-10.json | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | [CLS] Tim gabungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polda Maluku, menetapkan beberapa orang dan satu perusahaan sebagai tersangka kasus kejahatan pertambangan emas ilegal dan kerusakan lingkungan,... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-10.json | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Untuk BPS, lebih dulu jadi laporan polisi. Dalam penyelidikan sampai penyidikan, petugas gunakan banyak pintu penegakan hukum, baik dari UU Minerba, UU UU Kehutanan sampai UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hid... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-10.json | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | “Memang benar, ada dua anggota diduga menerima sesuatu. Soal itu, belum ada perkembangan, sudah ditangani Propam. Sesuai janji kapolda, jika kedua oknum polisi terbukti menerima sesuatu, akan dipecat,” katanya.Sebelumn... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-10.json | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Berita Mongabay, sebelumnya, sejak Agustus 2018, aparat gabungan TNI/ Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup Buru, pemerintah daerah, dan sejumlah organisasi kemasyarakatan, melakukan pem... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-10.json | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Pada Maret tahun lalu, polisi mengupayakan pencegahan distribusi bahan berbahaya ke Gunung Botak, baik merkuri maupun sianida. Polisi juga sudah menandatangani kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) bersama.“Ada... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2019-083-10.json | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Kasus Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak, dari Jaringan Penambang sampai Perusahaan Terjerat Hukum | Informasi diterima Mongabay, Selasa (15/1/19), warga Desa Dobowae, Kecamatan Wailata dan Gegoria, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, menyerahkan B3 berupa merkuri 6, 6 kg kepada Polda Maluku. Penyerahan B3 secara sukare... | [0.75, 0.25, 0.0] |
2022-065-20.json | Pangan Lokal Nusantara, Semua Pihak Harus Dilibatkan Menjaganya | Pangan Lokal Nusantara, Semua Pihak Harus Dilibatkan Menjaganya | [CLS] Ekosistem hutan dan jenis tumbuhan di Daerah Aliran Sungai Rungan, tidak jauh berbeda dengan kondisi di aliran sungai lainnya di Kalimantan Tengah. Pengetahuan masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan sumber bahan makananlah yang membedakannya.... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-065-20.json | Pangan Lokal Nusantara, Semua Pihak Harus Dilibatkan Menjaganya | Pangan Lokal Nusantara, Semua Pihak Harus Dilibatkan Menjaganya | “Kami menanam sayuran dan tanaman lain, dengan begitu kecintaan kami terhadap pangan lokal tetap terjaga,” ujarnya.Baca: Pandemi Corona: Perkuat Keragaman Pangan, Indonesia Sehat Bukan Hanya Beras Ragil Imam Wibowo atau Chef Ragil dari Nusa Indonesia Ga... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-078-15.json | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | [CLS] Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang mengembangkan sorgum sebagai tanaman pangan secara komprehensif meskipun di berbagai kabupaten tanaman ini telah lama dikembangkan petaniKepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikul... | [0.25, 0.25, 0.5] |
2021-078-15.json | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | “Sorgum bukan baru dan sudah lama dikenal tetapi hanya sebagai tanaman sisipan diantara padi ladang dan jagung. Untuk dijadikan tanaman utama perlu membangun persepsi petani,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Per... | [0.3333333432674408, 0.6666666865348816, 0.0] |
2021-078-15.json | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Sementara Benediktus Pambur, Ketua Aliansi Petani Lembor (APEL), Kabupaten Manggarai Barat mengaku sudah hampir 10 tahun bergiat dengan sorgum agar sorgum jadi bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat terutama petani.Benediktus katakan tan... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2021-078-15.json | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Direktur Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Larantuka (Yaspensel), Romo Benyamin Daud,Pr mengatakan pengembangan sorgum harus menjadi pangan utama bahkan dimasukan dalam salah satu tanaman pangan di Kementerian Pertanian yang perlu dikemb... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2021-078-15.json | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Marcia tegaskan musim kering yang panjang sudah menjadi hal lumrah. Namun dengan musim tanam yang tepat, produksi bisa ditingkatkan. Dia paparkan, beberapa jenis lokal seperti okin, kuali, waiotan dan watasolot, akan diproses menjadi vari... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2021-078-15.json | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? | “Mahasiswa kami melakukan PKL di Likotuden Flores Timur untuk mengetahui teknis budidaya beberapa sorgum jenis lokal dan pengolahannya,” ungkapnya. [SEP] | [0.0, 1.0, 0.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | [CLS] Rapat publik penilaian Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Andal) tentang rencana reklamasi Teluk Benoa pada Jumat (29/1) di Kantor Gubernur Bali berlangsung tegang sekaligus riuh,. Rapat diwarnai interupsi dari warga penolak reklamasi, yang kurang ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | I Ketut Sudiarta, dosen Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar menyebut kajian mengenai dampak penting kegiatan Revitalisasi Teluk Benoa dan Penambangan Pasir Laut yang direncanakan terhadap lingku... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | “Bali mempunyai pengetahuan atau kearifan lokal tentang ICM yaitu Nyegara Gunung, jelas pria yang juga membuat riset modeling dampak reklamasi bersama Conservation International (CI) Indonesia ini.Konsep Nyegara Gunung adalah roh Perda No.16/2009 diman... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Teluk Benoa juga menyimpan cadangan carbon. Menurutnya kalau cadangan carbon dibongkar dan diurug maka sangat berpotensi untuk mengganggu.Soal pengurugan, dalam Andal tidak ada penjelasan untuk memastikan tidak akan ada air keruh yang masuk ke perairan ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Ditambah lagi tidak dimasukkannya data dari riset yang dilakukan Conservation International Indonesia mengenai keanekaragaman hayati mamalia laut di perairan selatan Bali yang dilakukan November-Desember 2015 lalu. Datanya menunjukkan bahwa perairan sel... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Sebaliknya dari pihak investor yang membawa analis budaya dan agama menyebut apa yang dilakukan TWBI sesuai dengan prinsip keseimbangan lingkungan Bali, Tri Hita Karana.Jro Mangku Gede Suarjaya, Mantan Dirjen Hindu dan Budha yang mewakili kepentingan TW... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-088-04.json | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Andal Investor Reklamasi Teluk Benoa Dikritisi Tidak Menyakinkan | Ketua Komisi Penilai Amdal Pusat, San Afri Awang, mengatakan Amdal (proses setelah Andal) ini bukan satu-satunya soal perizinan, tapi Amdal menentukan langkah berikutnya.Menurutnya ada distorsi antara reklamasi dan revitalisasi. “Jadi kesannya kalau re... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2012-037-14.json | SBY: Banyak Negara Maju Gagal Kurangi Emisi Gas | SBY: Banyak Negara Maju Gagal Kurangi Emisi Gas | [CLS] PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono kala berpidato di Kampus Center for International Forestry Research (Cifor), mengatakan, pada kenyataan tetap banyak negara maju gagal memenuhi komitmen mengurangi emisi gas rumah kaca seperti yang mereka sepakati di Kyoto. Terle... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2012-037-14.json | SBY: Banyak Negara Maju Gagal Kurangi Emisi Gas | SBY: Banyak Negara Maju Gagal Kurangi Emisi Gas | SBY mengatakan, pertumbuhan seimbang tidak hanya mengandalkan anggaran dan konsumsi pemerintah, juga didukung investasi dan ekspor, juga sebaliknya. Ini menandakan pertumbuhan baik dari segi permintaan dan penawaran.Hal ini berarti, pertumbuhan tidak terkonsentrasi pad... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2012-037-14.json | SBY: Banyak Negara Maju Gagal Kurangi Emisi Gas | SBY: Banyak Negara Maju Gagal Kurangi Emisi Gas | Dengan green economy ini, seolah sah, negara maju terus memproduksi emisi gas dengan memberikan kompensasi sejumlah uang kepada negara berkembang untuk menjaga alam demi mereka. “Semua lahan hutan, laut menjadi wilayah konservasi dengan mengabaikan hak-hak masyarakat ad... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2020-015-18.json | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | [CLS] Pada tanggal 10 Oktober 2020 telah diluncurkan gerakan global bertajuk ‘Climate Countdown’. Gerakan global tersebut sebagai pengingat bagi masyarakat global bahwa planet bumi sedang mengalami krisis iklim.‘Climate Countdown’ sebagai gerakan untu... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-18.json | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Akan tetapi, sebelum berbicara adaptasi, kita perlu berbicara mengenai resiko. Mengapa? Karena hingga saat ini, masih ada beberapa pihak yang tidak mempercayai perubahan iklim. Pihak-pihak yang tidak mempercayai perubahan iklim ‘mungkin’ merupakan pih... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2020-015-18.json | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Maka, untuk meningkatkan kapasitas tiga kelompok tersebut untuk adaptif terhadap perubahan iklim merupakan kerja besar yang membutuhkan kerja kolektif dari berbagai pihak untuk menerjemahkan perubahan iklim. Khususnya dalam menunjukkan resiko perubaha... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2020-015-18.json | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Hitung Mundur: Berhitung Kapasitas Kita Menghadapi Perubahan Iklim | Dengan menitikberatkan pada kemampuan diri dalam memilih strategi adaptasi yang tepat, maka strategi adaptasi berdasarkan kekhasan lokal, bersifat lokalitas, dan rendah biaya menjadi keunggulan masing-masing kelompok masyarakat. * Ica Wulansari, penul... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2016-073-05.json | RI-Korea Kerjasama Optimalkan KPH Antisipasi Kebakaran Hutan | RI-Korea Kerjasama Optimalkan KPH Antisipasi Kebakaran Hutan | [CLS] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melanjutkan kerjasama bilateral antara Korea dan Indonesia. Kali ini mendukung pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dalam menurunkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.Ini salah satu komitm... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2016-073-05.json | RI-Korea Kerjasama Optimalkan KPH Antisipasi Kebakaran Hutan | RI-Korea Kerjasama Optimalkan KPH Antisipasi Kebakaran Hutan | Awang menyebutkan, keseluruhan ada 87 KPH di tujuh provinsi rawan kebakaran, yakni sembilan hutan lindung dan 78 hutan produksi. Baru 35 unit ada kelembagaan. ”Anggaran kita terbatas, kalau ga ada kelembagaan menggunakan UPT untuk mobilisasi.”Pojok Iklim ak... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2014-032-02.json | Selamatkan Hutan, Sayangi Orangutan | Selamatkan Hutan, Sayangi Orangutan | [CLS] Berbagai cara dilakukan orang untuk mencintai lingkungannya. Dari sekadar sosialisasi hingga kampanye penyelamatan satwa-satwa dilindungi. Di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi solidaritas guna memperingati Hari Orangutan Sedunia y... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2014-032-02.json | Selamatkan Hutan, Sayangi Orangutan | Selamatkan Hutan, Sayangi Orangutan | “Masyarakat harus tahu keberadaan orangutan merupakan indikator bahwa lingkungan yang menjadi habitatnya masih terjaga dengan baik,” urai Bedu.Kendati demikian, dia juga menegaskan bahwa keberadaan orangutan di habitatnya, saat ini sudah serba terancam. Ini dipicu berbagai aktivita... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2022-047-04.json | Dijuluki Daun Pepaya Jepang, Padahal Tanaman Ini Berasal dari Meksiko | Dijuluki Daun Pepaya Jepang, Padahal Tanaman Ini Berasal dari Meksiko | [CLS] Tanaman chaya [Cnidoscolus aconitifolius] sesungguhnya bukan berasal dari Jepang, meski dikenal dengan nama pepaya jepang.Chaya merupakan tanaman asli Semenanjung Yucatan, Meksiko, yang sudah dibudidayakan secara luas di Amerika Tengah.Peny... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2022-047-04.json | Dijuluki Daun Pepaya Jepang, Padahal Tanaman Ini Berasal dari Meksiko | Dijuluki Daun Pepaya Jepang, Padahal Tanaman Ini Berasal dari Meksiko | Daun chaya pun mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki kapasitas antioksidan. Selain itu, kandungan Vitamin C dan proteinnya lebih tinggi dibandingkan jeruk dalam satuan berat yang sama.Dalam artikel di portal Pertanian.go.id, dijelaskan... | [0.0, 0.6666666865348816, 0.3333333432674408] |
2020-015-10.json | Pecinta Bonsai Lamongan Gelar Pameran Mengangkat Potensi Lokal | Pecinta Bonsai Lamongan Gelar Pameran Mengangkat Potensi Lokal | [CLS] Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PBBSI) cabang Kabupaten Lamongan memanjakan para pecinta bonsai dengan menggelar pameran dan kontes bonsai di lapangan Gajah Mada Jalan Sumargo, Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pameran dan... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2020-015-10.json | Pecinta Bonsai Lamongan Gelar Pameran Mengangkat Potensi Lokal | Pecinta Bonsai Lamongan Gelar Pameran Mengangkat Potensi Lokal | baca juga : Kalibiru dan Kisah Sukses Masyarakat Jalankan Ekowisata Milyaran Rupiah Kebanyakan bonsai yang diikutkan pameran ini berasal dari bahan mendongkel di alam. Bagi pemula, tingkat kesulitan membuat bonsai dari pendongkelan yaitu menentukan konse... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2020-015-10.json | Pecinta Bonsai Lamongan Gelar Pameran Mengangkat Potensi Lokal | Pecinta Bonsai Lamongan Gelar Pameran Mengangkat Potensi Lokal | Diakuinya, pameran tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnnya. Meskipun skala lokal tetapi pesertanya lebih banyak. Dia berharap pameran ini bisa dijadikan sarana evaluasi pohon bonsai dari peserta lokal untuk lebih baik lagi. Selain itu, dengan ada... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | [CLS] Prolog: Jakarta, 2007Pada 29 November 2007, di lantai sepuluh bangunan kantor yang berselubung marmer di Jakarta, pewaris dari salah satu keluarga terkaya di Indonesia kedatangan seorang tamu dari Kalimantan.Arif Rachmat, pemuda berusia 32 tahun, adalah pewaris... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Waktu itu, ayah Ruswandi, Darwan Ali, adalah Bupati Seruyan, sebuah kabupaten di Kalimantan Tengah. Dia menjabat di tengah-tengah era yang disebut dengan reformasi. Setelah tiga dekade lamanya Indonesia berada di bawah era Soeharto, bupati seperti Darwan memperoleh kewe... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Kesepakatan-kesepakatan tersebut berperan dalam salah satu ledakan industri pertanian yang mungkin terbesar sepanjang sejarah dunia. Dalam beberapa tahun belakangan, setelah Darwan dan belasan bupati lain menduduki kursi kepemimpinan, perkebunan jadi berlipat ganda di w... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Kesepakatan Darwan di Seruyan meskipun sangat besar, hanya mewakili sepenggal dari total lahan yang izinnya diterbitkan untuk perusahaan-perusahaan. Bagian yang paling penting adalah hal-hal yang mereka ceritakan mengenai bagaimana sistem itu dimainkan, yang memungkinka... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Pada masa kekosongan kepemimpinan setelah pengunduran Soeharto, negara terancam pecah. Indonesia sudah lama diikat oleh pemusatan kekuasaan yang dipaksakan dengan kekuatan militer. Tanpa adanya daya magnet yang diberikan Soeharto di Jakarta, daerah-daerah mulai berjuang... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Penebangan terus meluas hingga jauh melampaui batas eksploitasi yang sah menurut hukum ataupun yang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Suatu sistem perekonomian di bawah tangan tumbuh subur, dengan arus uang masuk dari perdagangan kayu yang tidak memiliki izin.Sepert... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Para bupati diberikan kewenangan untuk menerbitkan peraturan sendiri, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah pusat. Pemerintah daerah kemudian menjalankan dengan penuh kebebasan. Dari beberapa keputusan pertama yang diambil Pemerintah Kotawaringin Timu... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Pada 2003, perekonomian di Seruyan, tak berkembang. Perdagangan kayu runtuh karena penebangan berlebihan. Danau Sembuluh, sebelumnya pusat industri pembangunan kapal yang pada masa jayanya sempat menyerap banyak tenaga kerja dari pulau-pulau lain. Kapal-kapal itu terbua... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Dulu, pernah ada perlawanan terhadap sejumlah kecil perusahaan perkebunan yang ada di Seruyan sebelum Darwan menjadi bupati. Penduduk desa yang terdampak oleh perusahaan sawit pertama yang memasuki area Danau Sembuluh, PT Agro Indomas, mengklaim bahwa pertama kali merek... | [0.5, 0.5, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Meskipun sudah ada beberapa pengalaman buruk seperti ini, ada optimisme baru terhadap perkebunan sawit besar pada awal pemerintahan Darwan. Menurut Mashudi Noorsalim, yang pernah bekerja untuk beberapa lembaga riset kebijakan Indonesia dan mempelajari pertumbuhan indust... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Salah satu perusahaan yang pertama mendapat izin dari Darwan adalah BEST Group, yang dimiliki kakak-beradik Winarto dan Winarno Tjajadi. Namun izin itu memotong Taman Nasional Tanjung Puting ke sudut timur laut. Taman nasional ini pernah diselamatkan dari kerusakan pad... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Hutan-hutan di Kalimantan menyimpan kandungan karbon dalam volume sangat besar. Karbon ini dilepas ketika hutan raya jadi perkebunan. Di bagian selatan pulau ini, kebanyakan dari hutan ini tumbuh di lahan gambut berawa, terdiri atas beberapa lapisan bahan organik yang d... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Pada tahun sama ketika terjadi kebakaran besar di Seruyan, suatu laporan yang dikomisikan Pemerintah Inggris menyita perhatian, soal emisi deforestasi global lebih besar dibandingkan emisi yang dihasilkan bahan bakar fosil sektor transportasi. Pada 2007, Bank Dunia memb... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Ketika Marianto memeriksa dokumen ini, dia menemukan salinan izin-izin perkebunan yang sudah diberikan Darwan untuk beberapa perusahaan, beserta daftar nama direktur dan alamat-alamat perusahaan. Dia segera mengenali beberapa nama orang yang masih ada hubungan keluarga ... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Nama julukan pria ini, Codot, didapat dari masa lalunya saat dia tergabung dalam band rock tahun 1980-an. “Dari muara sampai ke ujung sungai, tahu semua nama saya,” katanya.Beberapa hari setelah peroleh data itu, Marianto dan seorang kawannya menempuh perjalanan selama ... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Mereka yang terlibat bisa meraup keuntungan hingga ratusan ribu, bahkan jutaan dolar. Jika rencana itu dijalankan sampai selesai, ia akan mengubah hampir seluruh wilayah selatan Seruyan, di dataran rendah yang terletak di bawah perbukitan, jadi perkebunan sawit raksasa.... | [0.0, 0.0, 1.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Lima perusahaan dibentuk dalam rentang waktu sangat pendek yaitu dua hari pada akhir Januari; satu perusahaan lain muncul dua minggu kemudian. Kami berhasil menemukan nama-nama para direktur di semua perusahaan itu, dan para pemegang saham di semua perusahaan terkecuali... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Vino bekerja sebagai kontraktor bangunan, mendapatkan proyek-proyek dari pemerintahan Darwan, juga keponakan istri Darwan. Nama bos-nya, merupakan orang kepercayaan Darwan, saat dia masih aktif di Gapensi, juga muncul di dokumen-dokumen perusahaan itu.“Kamu masuk penjar... | [0.0, 1.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Dia mengaku sebagai mitra politik Darwan. Dia mengatakan, bahwa beberapa perantara meminta untuk memasang namanya di satu perusahaan sawit. Namun dia menjelaskan klaim yang sulit dipercayai, bahwa dia menolak tawaran ini. Bahwa orang yang namanya digunakan dalam dokume... | [1.0, 0.0, 0.0] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Nama Hamidhan muncul sebagai direktur dan pemegang saham di salah satu 18 perusahaan itu. Dia juga menikah dengan sepupu perempuan Darwan. Dia mengatakan, mendirikan perusahaan itu dan menerima satu izin dari Darwan namun mengalami kekurangan modal untuk mengembangkanny... | [0.0, 0.3333333432674408, 0.6666666865348816] |
2017-019-14.json | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Menguak Aksi Kerajaan Kecil Sawit di Kalimantan | Kedua, hal ini menujukkan bahwa cara-cara pembentukan dan penjualan perusahaan-perusahaan itu terkoordinasi dengan sangat baik. Sebagian besar perusahaan-perusahaan ini didirikan dalam jarak waktu sangat singkat, kebanyakan hanya selisih beberapa hari. Beberapa juga dij... | [0.0, 1.0, 0.0] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.