filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2023-006-13.json | Harusnya Dilindungi, Landak Justru Diburu Gara-gara Ini | Harusnya Dilindungi, Landak Justru Diburu Gara-gara Ini | Geliga tidak hanya ditemukan di landak. Batu ini juga ditemukan pada binatang seperti kambing, sapi, unta. Meski terkesan garang dengan durinya berdiri saat terancam, sebenarnya landak binatang jinak. Dia hanya menyerang jika terancam. Duri tajamnya akan mudah t... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2022-063-15.json | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | [CLS] Nelayan kecil yang beroperasi di wilayah perairan pesisir di seluruh Indonesia dijamin akan menjadi prioritas untuk mendapatkan kuota penangkapan ikan secara terukur. Kebijakan tersebut dijadwalkan akan mulai diterapkan pada 2022 ini.Janji tersebut diungkapkan Direktur... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-063-15.json | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Kemudian, nelayan kecil juga akan didorong untuk bisa bergabung ke dalam koperasi yang ada di setiap zona penangkapan ikan masing-masing. Tujuannya, agar mereka bisa ikut memperkuat kelembagaan usaha nelayan dan bisa berdaya saing tinggi.Muhammad Zaini menambahkan, semua kese... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-063-15.json | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Muhammad Zaini meyakini, dengan penangkapan ikan terukur kualitas pendataan ikan yang didaratkan akan semakin baik karena langsung ditimbang dan dicatat di pelabuhan perikanan saat itu juga. Namun, kebijakan tersebut juga bukan sekedar pengelompokan wilayah laut saja.Dengan k... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-063-15.json | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | baca juga : Penangkapan Terukur dan Penerapan Kuota Apakah Layak Diterapkan? Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Moh Abdi Suhufan mengatakan, jika memang KKP sudah siap untuk menerapkan kebijakan tersebut, maka seharusnya mereka sudah menghitung ti... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-063-15.json | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | baca juga : Nelayan Keluhkan Kapal Ikan dari Luar Maluku Utara, KKP Tangkap 13 Kapal di Perairan Halmahera Ketimbang menerapkan kebijakan tersebut, KORAL meminta agar KKP lebih dulu menerapkan perizinan berbasis tingkat kepatuhan kapal perikanan, memperkuat kapasitas dalam p... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2022-063-15.json | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Nelayan Kecil dan Pesta Korporasi di Laut | Adapun, pembagian zona yang dimaksud ada dalam draf penangkapan ikan dengan sistem kontrak dengan membagi 11 WPPNRI ke dalam tiga zona. Rinciannya, ada zona perikanan industri (WPPNRI 572, 573, 711, 715, 716, 717, dan 718), perikanan lokal (572, 712, dan 713), dan perlindunga... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-087-01.json | Mahkamah Agung Menangkan Kementerian Lingkungan, PT NSP Harus Bayar Rp1 Triliun | Mahkamah Agung Menangkan Kementerian Lingkungan, PT NSP Harus Bayar Rp1 Triliun | [CLS] Kabar baik di awal tahun. Mahkamah Agung mengabulkan gugatan kasasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kasus kebakaran hutan dan lahan PT National Sago Prima (NSP) di Kabupaten Meranti, Riau.Kasasi MA yang putus Senin... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-087-01.json | Mahkamah Agung Menangkan Kementerian Lingkungan, PT NSP Harus Bayar Rp1 Triliun | Mahkamah Agung Menangkan Kementerian Lingkungan, PT NSP Harus Bayar Rp1 Triliun | Tak puas dengan putusan PN Jaksel, NSP mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. 4 Desember 2017, putusan banding malah memenangkan NSP. Kala itu, menyatakan gugatan KLHK tidak dapat diterima. KLHK tak tinggal diam, mengajukan kasa... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-087-01.json | Mahkamah Agung Menangkan Kementerian Lingkungan, PT NSP Harus Bayar Rp1 Triliun | Mahkamah Agung Menangkan Kementerian Lingkungan, PT NSP Harus Bayar Rp1 Triliun | Gugatan ini, diajukan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas nama pemerintah dan dikabulkan majelis kasasi dengan ganti rugi Rp1 triliun. “Apresiasi juga layak diberikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.”Putusan ini, kat... | [0.9674981236457825, 0.015991976484656334, 0.016509896144270897] |
2013-046-04.json | Dies Natalis PPMI : Mempertanyakan Keterbukaan Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam | Dies Natalis PPMI : Mempertanyakan Keterbukaan Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam | [CLS] Aula lantai 3, Kampus Universitas Hindu Indonesia, 15 Februari 2013 dipenuhi sekitar 250 peserta Dies Natalis ke-20 Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI). Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hari itu,... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2013-046-04.json | Dies Natalis PPMI : Mempertanyakan Keterbukaan Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam | Dies Natalis PPMI : Mempertanyakan Keterbukaan Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam | Oslan Purba dari Walhi Nasional dalam pemaparan menyampaikan, selama ini tranparansi dan akuntabilitas pengelolaan dalam SDA masih ditemukan banyak persoalan. Diantaranya, pemberian izin kepada perusahaan tanpa sepengetahuan m... | [0.9766163229942322, 0.010430754162371159, 0.012952866032719612] |
2013-046-04.json | Dies Natalis PPMI : Mempertanyakan Keterbukaan Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam | Dies Natalis PPMI : Mempertanyakan Keterbukaan Informasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam | Sementara itu Dida Gardera memaparkan, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup saat ini terus melakukan pengurangan laju deforestasi hutan di Indonesia. Pemberian Proper hijau terhadap Lapindo juga masih dilakukan analisis ulang, t... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2023-013-06.json | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | [CLS] Jalan berlubang itu mengarah ke kebun sawit PT. Deli Muda Perkasa [PT. DMP], yang beralamat di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.Penjaga toko kelontong di pinggir Jalan Lintas Sumatera Batanghari-Tebo, ... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2023-013-06.json | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | PT. DMP, disebut Sumarni, merupakan perusahaan sawit tertua di sekitar Mersam.Selama bekerja, dia mengaku tidak pernah mendengar masalah. PT. DMP membeli HGU dari PT. Tunjuk Langit Sejahtera [PT. TLS].“Banyak yang menyangka lokasi perusahaan ini di Desa Tebi... | [0.9999932050704956, 2.906367171817692e-06, 3.855234353977721e-06] |
2023-013-06.json | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | “Penyitaan dilakukan guna menyelamatkan aset negara. PT. Deli Muda Perkasa ini dibeli dan milik Surya Darmadi, sehingga asetnya harus disita juga. Hingga nanti putusannya bagaimana, jika memang terbukti bersalah maka asetnya bisa jadi dilelang,” jelasnya, pe... | [0.9999932050704956, 2.906367171817692e-06, 3.855234353977721e-06] |
2023-013-06.json | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | Menyibak Kasus Sita Aset Kebun Sawit Surya Darmadi di Jambi | “Sekarang, Tanjung Jabung Barat sudah cukup baik menerapkan sistem penilaian ini. Kami butuh dukungan semua pihak, terlebih pemerintah kabupaten. Jangan sampai ada yang tersandung hukum karena lalai.” Sore itu, tidak ada mobil angkut muat buah sawit melinta... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2020-039-06.json | Cerita Bank Sampah dari Pamekasan, Warga dan Lingkungan Terbantu | Cerita Bank Sampah dari Pamekasan, Warga dan Lingkungan Terbantu | [CLS] Bank Sampah Hamdalah. Itu nama bank sampah bikinan Moh. Ihsan Zain di Dusun Bujudan, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Lelaki berkaca mata ini memutuskan keluar dari pekerjaan di departemen sumber daya manusia (SDM) d... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2020-039-06.json | Cerita Bank Sampah dari Pamekasan, Warga dan Lingkungan Terbantu | Cerita Bank Sampah dari Pamekasan, Warga dan Lingkungan Terbantu | Pengurus bank sampah sudah berupaya minta bantuan desa, tetapi baru dapat sebagian. DLH Pamekasan, sudah peninjauan sebelum ada wabah corona, Februari lalu, tetapi luasan belum sesuai standar.“Dari desa dikasih ukuran 7×10, lokasi masuk Dusun Bujudan. ... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2020-039-06.json | Cerita Bank Sampah dari Pamekasan, Warga dan Lingkungan Terbantu | Cerita Bank Sampah dari Pamekasan, Warga dan Lingkungan Terbantu | Untuk tabungan pendidikan, penjualan sampah bisa diambil enam bulan sekali dengan mengikuti semester sekolah berjalan, bisa ambil uang atau beli baju sekolah. Bank sampah bikinan Ihsan tak hanya di satu kampung, ada di beberapa lokasi, seperti di Pragaa... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2023-012-18.json | Penguin Berevolusi dari Hewan Terbang Jadi Perenang? | Penguin Berevolusi dari Hewan Terbang Jadi Perenang? | [CLS] Penguin mungkin familier dengan sebutan burung. Ya, betul, penguin adalah seekor burung. Namun, tak seperti kebanyakan burung yang bisa terbang, penguin justru adalah perenang. Sayap mereka digunakan untuk membantu mereka “terbang” di perairan Antartika yang... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2023-012-18.json | Penguin Berevolusi dari Hewan Terbang Jadi Perenang? | Penguin Berevolusi dari Hewan Terbang Jadi Perenang? | Temuan menunjukkan bahwa penguin berasal di dekat tempat yang sekarang disebut Selandia Baru beberapa saat sebelum 60 juta tahun yang lalu, tersebar ke Amerika Selatan dan Antartika, kemudian kembali ke Selandia Baru.Dijelaskan Ksepka, sebagian besar spesies yang h... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2023-012-18.json | Penguin Berevolusi dari Hewan Terbang Jadi Perenang? | Penguin Berevolusi dari Hewan Terbang Jadi Perenang? | Evolusi juga telah menghasilkan banyak perubahan lain; gen yang terkait dengan penyimpanan lemak dan pengaturan suhu. Satu temuan menarik lainnya adalah bahwa penguin kehilangan beberapa gen di awal evolusi mereka yang terkait dengan mencerna kerangka krustasea. In... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2018-080-01.json | Pisonia, Pohon Pembawa Kematian Bagi Ribuan Burung | Pisonia, Pohon Pembawa Kematian Bagi Ribuan Burung | [CLS] Pohon bernama lengkap Pisonia brunoniana ini dikenal memiliki reputasi mengerikan. Nama indahnya itu justru membawa kematian untuk burung-burung yang hinggap di tubuhnya. Pohon berbunga kecil ini asli dari kawasan tropis, terbentang dari Hawaii, Selandia Baru... | [0.9674981236457825, 0.015991976484656334, 0.016509896144270897] |
2018-080-01.json | Pisonia, Pohon Pembawa Kematian Bagi Ribuan Burung | Pisonia, Pohon Pembawa Kematian Bagi Ribuan Burung | Alan E. Burger menghabiskan waktu 10 bulan pada 1999-2000 untuk meneliti dan mengetahui, manfaat apa yang diperoleh sang pohon dari membunuh ribuan burung. Alan memulainya dari area di sekitar bangkai-bangkai burung yang kaya nutrisi untuk tanah, untuk melihat apakah... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2018-080-01.json | Pisonia, Pohon Pembawa Kematian Bagi Ribuan Burung | Pisonia, Pohon Pembawa Kematian Bagi Ribuan Burung | Bagian yang sulit dimengerti dari hal ini adalah bahwa meskipun berbahaya, burung laut suka dengan Pisonia. Di beberapa tempat, seperti di Pulau Utara dari Selandia Baru, Pisonia hampir punah sebagai akibat ditebang secara intensif demi mencegah burung terjebak.Semen... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-072-18.json | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | [CLS] Satu anak orangutan tampak dalam keranjang plastik putih berlapis kardus rokok dalam bus di pertigaan SM Amin-HR Subrantas, Pekanbaru. Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah S... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-072-18.json | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Eduward Hutapea, Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera bilang, tim mereka sudah menelusuri lokasi pengirim dan penerima barang, sembari mendalami asal spesies hewan langka ini termasuk kesehatannya.Sejauh ini, mereka menduga ada perdaga... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2020-072-18.json | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Zul tak mengetahui peristiwa penangkapan itu. Dia juga heran kenapa namanya tertulis di kardus. Zul bilang, dia sekarang di Polsek Binjai. Setelah itu, dia memutus pembicaraan. Kala dihubungi kembali, Zul tak menjawab.Berbeda dengan To... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-072-18.json | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Anak Orangutan di Keranjang Plastik dalam Bus, Ini Pengakuan Pengirim dan Penerima | Ton mengaku senang mengumpulkan satwa untuk kesenangan pribadi. Selain buat hiburan di rumah, katanya, juga bisa hilangkan stres. Sebelumnya, dia sudah sering pesan berbagai satwa. Kebanyakan bukan satwa dilindungi. Belakangan baru ada... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2013-048-03.json | Pasca Pemekaran Wilayah Kaltara, Luasan Hutan di Kaltim Masuk Zona Merah | Pasca Pemekaran Wilayah Kaltara, Luasan Hutan di Kaltim Masuk Zona Merah | [CLS] Kalimantan Timur terancam kehilangan luasan hutan primer setelah terjadinya pemekaran ke wilayah utara menjadi propinsi baru Kalumantan Utara (Kaltara). Hal ini terjadi karena sebagian hutan primer di Kaltim berada di kawasan Kaltim bagian... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2013-048-03.json | Pasca Pemekaran Wilayah Kaltara, Luasan Hutan di Kaltim Masuk Zona Merah | Pasca Pemekaran Wilayah Kaltara, Luasan Hutan di Kaltim Masuk Zona Merah | Kawasan hutan berbeda dengan undisturbed forest. Secara umum disebutkan, kawasan hutan di Kaltim memang mencapai 75 persen. Tapi kawasan hutan yang dimaksud bisa saja bukan hutan. Petrus menambahkan, secara umum, penyebab kerusakan hutan di Kalt... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2022-017-13.json | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | [CLS] Rabu pagi, 5 Oktober 2022, sebuah gurita raksasa berwarna merah kehitaman setinggi 1 meter dengan panjang tentakel sekitar 5 meter bercokol di depan pintu masuk kantor gubernur Sulawesi Selatan. Gurita ini tampak mengitari seorang ... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2022-017-13.json | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Menurut Slamet Riadi, Kepala Departemen Advokasi dan Kajian WALHI Sulsel, aksi monster gurita ini pernah juga dilakukan di depan gedung DPR-MPR tahun pada 2021 lalu. Monster gurita adalah simbol atau wajah kekuasaan pemerintah dan korpora... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2022-017-13.json | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Menurut Slamet, selama aktivitas tambang pasir laut berlangsung pada 2020 lalu, nelayan dan perempuan Pulau Kodingareng mengalami penderitaan sosial-ekonomi dan wilayah tangkap nelayan rusak parah, seperti pendapatan nelayan menurun drast... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2022-017-13.json | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Pada September 2020 silam, Koalisi Selamatkan Laut Indonesia telah merilis hasil investigasi kelompok oligarki di balik proyek tambang pasir laut. Dengan menelusuri sejumlah dokumen dari Ditjen AHU Kemenkumham RI dan akta perusahaan yang ... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2022-017-13.json | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | Hari Oligarki Nasional, Gurita Raksasa Bercokol di Depan Kantor Gubernur Sulsel | “Dan ini tidak hanya terjadi di Kodingareng tapi juga banyak daerah lain. Sudah banyak contoh nyata bagaimana oligarki menghancurkan kehidupan masyarakat kecil hanya demi kepentingan segelintir golongan saja,” ungkap Afdillah. Tuntutan Ak... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | [CLS] Teratai [Nymphaea] adalah tumbuhan yang akrab bagi masyarakat Sumatera Selatan. Flora yang biasa tumbuh di rawa dan sungai ini, mulai sulit ditemukan. Mengapa?Sejak masa Kedatuan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang, bunga teratai memiliki arti penting bagi ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | “Kalau teratai, bunganya mengambang di atas air. Kalau seroja, bunganya tumbuh meninggi ke permukaan air. Kelopak bunga teratai di sini lebih sedikit dibandingkan seroja. Tapi bagi masyarakat di sini keduanya sering disebut teratai,” kata Maulina, warga Sirah Pulau P... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | “Arca-arca dari masa Sriwijaya yang ditemukan, tidak ditemukan bantalan [asana]-nya. Jadi, tidak diketahui apakah menggunakan padmasana [bantalan arca dari teratai merah] atau setidaknya. Di Candi Bumiayu, yang digambarkan juga bukan teratai, tapi bunga yang sampai s... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | “Tapi, saya belum pernah melihat kain songket yang diproduksi saat ini yang menampilkan motif bunga teratai. Sepengetahuan saya, bunga teratai memang disebutkan sebagai salah satu motif songket Palembang.”Berdasarkan sejumlah sumber, bunga teratai merupakan tanaman a... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2023-002-04.json | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Teratai yang Mulai Hilang di Lahan Basah Sriwijaya | Bagi masyarakat di Desa Muara Penimbung, teratai juga dikonsumsi. “Kalau ada perempuan yang haidnya terganggu biasanya disuruh makan biji bunga teratai atau makan tangkai muda teratai sebagai lalapan,” kata Hermalia [63], warga Dusun IV, Desa Muara Penimbung Ulu, Kab... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | [CLS] Sore di awal bulan Juni, sinar matahari yang cerah menyelimuti kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Masyarakat kota Balikpapan terlihat menikmati sore dengan berbagai aktivitasnya, termasuk di Jalan Mayjen Sutoyo, kawasan Gunung Malang. Di satu sudut jalan itu, terlihat... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Dengan tingkat kemakmuran ekonomi yang meningkat, memang banyak orang yang tertarik untuk memelihara hewan eksotis. Hal itu saja memicu perburuan dan penjualan hewan liar.Padahal beberapa satwa itu berstatus langka dan dilindungi oleh undang-undang. Seperti elang bondol dan kuskus te... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Yang lebih mirisnya lagi, penangkapan anak monyet dan kukang, dilakukan dengan cara memancing indukannya untuk keluar sarang, sehingga memudahkan pemburu untuk melakukan penangkapan. “Daerah yang paling banyak di perbatasan Kaltim – Kalsel. Selain jarang pengawasannya, daerah tersebu... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-042-19.json | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Mengais Rejeki Menjual Satwa Liar | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 1 Balikpapan, Penajam Paser Utara dan Grogot, saat dikonfirmasi membenarkan ada penjualan yang dilakukan di kawasan Jalan Mayjen Sotoyo tersebut dan telah beberapa kali ditertibkan.“Kami telah beberapa kali menegur dan menyita binatan... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | [CLS] Tak hanya dikenal sebagai surga terumbu karang, Indonesia juga ternyata menjadi surga bagi hiu yang sangat langka. Perairan yang menjadi lokasi favorit untuk berdiam dan berkembang biak, adalah perairan Indonesia Timur, khus... | [0.0114072784781456, 0.010542696341872215, 0.9780499935150146] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | “Itu persis seperti melata atau berjalan. Cara tersebut terutama dilakukan di perairan dangkal dan umumnya bisa dilihat pada malam hari,” sebut dia.Secara taksonomi, Victor menjelaskan, hiu berjalan sering disebut sebagai Hiu Bamb... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Fahmi menyebutkan, dari lima jenis hiu berjalan yang sudah ditemukan di Indonesia, baru hiu jenis Hemiscyllium freycineti yang sudah diberikan perlindungan penuh. Aturan tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat ya... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Victor Nikijuluw mengungkapkan, daya tarik hiu berjalan untuk pariwisata, bisa dimulai dengan memasukkannya dalam wisata snorkeling ataupun menyelam. Khusus untuk wisata snorkeling, dia menilai itu sangat cocok karena bisa menarik... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2017-087-09.json | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Ternyata Perairan Indonesia Timur Adalah Rumah Hiu Berjalan yang Hanya Ada di Indonesia | Untuk diketahui, Hiu Berjalan endemik Indonesia dari jenis Hemiscyllium freycineti, ditemukan pertama kali di Raja Ampat pada 1824. Kemudian pada 2008, jenis H. henryi ditemukan di perairan Kaimana dan H. galei ditemukan di Teluk... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2015-001-15.json | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | [CLS] Ribuan nelayan di Pulau Bangka, akan aksi damai di Kantor Gubernur Bangka Belitung pada Selasa (29/12/15). Para nelayan ini protes tambang timah yang merusak ekosistem laut hingga mengancam mata pencarian nelayan. Mereka menuntut ... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2015-001-15.json | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Penolakan tambang laut besar-besaran pernah dilakukan warga dan nelayan di Belitung, pada Oktober 2012. Upaya mereka berhasil, kini, pemerintah daerah melarang kapal isap timah laut beroperasi.Kapal isap marak, nelayan makin terdesakSaa... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2015-001-15.json | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Desak Moratorium Tambang Laut, Ribuan Nelayan Bangka akan Geruduk Kantor Gubernur | Kepulauan Bangka Belitung merupakan satu dari provinsi di Indonesia yang memiliki ratusan pulau-pulau kecil. Bangka Belitung dengan luas 1.642.406 km persegi memiliki 950 pulau, lebih dari setengah tak memiliki nama.Pulau-pulau ini, kat... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2014-059-20.json | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | [CLS] Penemuan tujuh kerangka gajah Sumatra (Elephas maximus sumatrae) di dekat Taman Nasional Tesso Nilo pada pekan lalu merupakan eskalasi dari perperangan antara meningkatnya permintaan terhadap kelapa sawit dunia dengan lemahnya penegakkan huk... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-059-20.json | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | Kematian Gajah: Potret Pincang Ekspansi Kelapa Sawit & Penegakan Hukum | Dalam investigasi WWF beberapa waktu lalu menemukan bahwa rute suplai kelapa sawit dari dalam taman nasional itu berakhir di pabrik-pabrik yang dioperasikan Wilmar dan Asian Agri dan disuling di kilang di pelabuhan Dumai. Minyak sawit yang telah d... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2023-005-03.json | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | [CLS] Modus penyelundupan satwa liar dilindungi masih ditemukan di Sulawesi. Di Gorontalo, aparat berhasil mengamankan satwa endemik asal Kalimantan, yaitu 3 ekor bekantan (Nasalis larvatus) dengan kondisi 1 ekor dala... | [0.009900989010930061, 0.009900989010930061, 0.9801980257034302] |
2023-005-03.json | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | “Pelaku harus dihukum maksimal, agar ada efek jera. Saya sudah perintahkan penyidik untuk mendalami keterlibatan pelakunya lainnya untuk memutus mata rantai kejahatan dan perdagangan tumbuhan dan satwa liar dilindungi,”... | [0.009900989010930061, 0.009900989010930061, 0.9801980257034302] |
2023-005-03.json | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Penyelundupan Satwa Masih Terjadi. Di Gorontalo, Gakkum LHK Amankan Jenis Satwa Endemik Kalimantan | Para pelaku disangkakan melanggar ketentuan Pasal 89 ayat (1) huruf a dan b jo. Pasal 17 ayat (1) huruf a dan b UU No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana diubah dengan Pasal ... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | [CLS] Selama dua tahun menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengaku menerima banyak sekali tantangan. Namun, untuk sekarang, tantangan yang masih sulit ditaklukkan, adalah pemberantasan aksi illegal, unreported, ... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Jika sudah demikian, menurut Susi, sekuat apapun usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah, maka itu tidak akan ada gunanya. Karena, jika sudah dinyatakan habis sumber daya perikanannya, maka itu sudah berakhir dan tidak akan bisa lagi ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | “Itu PNBP tahun ini. Tahun lalu PNBP kecil, karena saya tidak menarik pajak dari kapal-kapal besar. Saya beri kesempatan kepada mereka untuk melakukan pembenahan sendiri dan baru tahun ini PNBP bisa kita tarik,” ungkap dia.Seperti di... | [0.9766163229942322, 0.010430754162371159, 0.012952866032719612] |
2016-020-13.json | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Perkasa di Depan Kapal Asing, Susi Pudjiastuti Kesulitan di Depan Kapal Dalam Negeri | Berkaitan dengan kapal markdown, Himawan mengatakan, sebagian besar kapal yang melakukannya berukuran 30 gros ton (GT) ke bawah. Sementara, untuk kapal yang melakukan pengukuran ulang, dari jumlah total 18 ribu kapal yang harus melak... | [0.9801980257034302, 0.009900989010930061, 0.009900989010930061] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | [CLS] Nusa Penida, sebuah kawasan kepulauan di Kabupaten Klungkung, Bali meniadakan semua aktivitas di laut selama 24 jam tiap tahunnya dengan sebutan Nyepi Segara sebagai penghormatan pada laut pemberi kesejahteraan. Kali ini dirayakan pada Minggu (17/10/16).Nyepi berar... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Nyepi Segara adalah kearifan lokal yang diwarisi turun temurun. Warga pesisir Nusa Penida menyadari laut sudah memberikan berkah dan kini saatnya pengendalian diri dengan merehatkan selama sehari. “Agar penguasa laut tak mengusik. Kami percaya kekuatan niskala dan tak be... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Sejumlah warga yang dikonfirmasi dari Denpasar menyebut aktivitas di jembatan yang selalu berderak dan goyang ketika dilewati kendaraan ini sedang ramai karena ada upacara agama di sebuah pura di ujung jembatan di Pulau Ceningan.Jembatan ini lebarnya sekitar 1,5 meter da... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-021-16.json | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Ritual Merehatkan Laut di Perairan Nusa Penida | Laporan ini menyebut saat roboh diatas jembatan terdapat banyak warga karena sedang melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan yaitu Hari Nyepi Segara dimana tidak melakukan aktivitas di laut sehingga jalur darat ramai. Sebelum runtuh sudah goyang-goyang kemudi... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | [CLS] Para petani di Desa Makatakeri, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) antusias dengan hadirnya program Food Estate atau lumbung pangan. Joni Gombukada petani di desa itu mengaku senang karena hasil produksi meningkat. Den... | [0.9801980257034302, 0.009900989010930061, 0.009900989010930061] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | “Nantinya diperluas jadi 10 ribu hektare. Dibagi 5.600 hektare untuk padi dan 4.400 hektare untuk jagung. Data yang saya miliki, 34 persen kemiskinan ada di sini,” ungkapnya.Jokowi menyebutkan lumbung pangan di daerah ini setahun baru sekali panen padi. Ia memin... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Menurut Win sapaannya, sebenarnya lahan kering bisa mendukung banyak hal. Namun ia menyayangkan fokus proyek pemerintah pusat ke lahan basah semua.“Saluran irigasi setiap tahun ada pembangunan tetapi untuk lahan kering tidak ada. Benih dan pupuk pun sama. Kita h... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | “Apabila sumberdaya airnya berada di dataran rendah maka tentu butuh teknologi untuk memompa airnya ke bagian yang lebih tinggi. Tapi kalau sumber mata air di areal ketinggian maka butuh gravitasi untuk mengalirkannya,” tuturnya.baca juga : Rahmat Adinata dan Mi... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2021-064-10.json | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | Food Estate di NTT Jangan Hanya di Lahan Basah. Kenapa? | “Perlu diketahui apakah food estate ini skemanya murni negara dan masyarakat ataukah melibatkan korporasi. Kita tahu ada korporasi yang menyediakan bibit, pupuk bahkan distribusi pasca panennya. Ini kan tidak dijelaskan ke publik,” sebutnya.Dia mengkhawatirkan f... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2015-017-04.json | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | [CLS] Beberapa hari terakhir, sebagian besar wilayah Aceh kembali diselimuti kabut asap. Bencana banjir dan tanah longsor juga menghantam Aceh yang menyebabkan Gayo Lues terisolir akibat jalan yang menghubungkan ke kabupaten tersebut amblas.Badan Meteorologi, Klimat... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2015-017-04.json | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | Aceh yang Diselimuti Kabut Asap dan Berkutat Banjir | Rasyid, Warga Blangkeujeren, Kabupaten Gayo Lues, mengaku cukup menderita dengan bencana longsor dan jalan amblas akibat banjir. “Asal hujan lebat, jalan akan tertimbun longsoran. Ini sudah tahunan terjadi.”Rasyid menyebut, sebagian besar masyarakat Gayo Lues sudah ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2018-066-09.json | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | [CLS] Suasana tenang menyelimuti Rumah Pilpil, desa yang dihuni masyarakat suku Karo dengan berbagai marga. Letak desa ini bertetangga dengan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Ada yang menarik di sini, Senin (19/3/2018) m... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2018-066-09.json | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | Demi Madu Alami Hutan Harus Lestari, Mengapa? | Namun begitu, tidak sedikit warga luar kabupaten datang ke desa mereka mencari madu asli ini. Harga dipatok Rp200.000 untuk satu botol ukuran sedang. “Madu ini bagus untuk kesehatan dan stamina. Buat anak-anak bisa jadi obat flu, demam, batuk, dan sebagainya,” ungkapnya. ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | [CLS] Pemerintah Indonesia mengejar target penambahan kawasan konservasi dari total luas 23,14 juta hektare menjadi minimal 30 juta ha pada 2030. Luasan kawasan konservasi yang sudah ada itu mencakup 196 kawasan konservasi yang dikelola bersama oleh Kementerian Ke... | [0.0114072784781456, 0.010542696341872215, 0.9780499935150146] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | “OECM sendiri merupakan area selain dari Kawasan Lindung yang secara geografis ditetapkan, diatur dan dikelola melalui suatu cara/measure, dan dalam jangka panjang mencapai hasil yang positif dan berkelanjutan untuk konservasi keanekaragaman hayati,” ungkap dia pek... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | “Inisiasi dilakukan melalui diskusi dan sekaligus untuk menjaring masukan dan rekomendasi untuk modifikasi atau penyesuaian kriteria penilaian kelayakan OECM yang sesuai dengan konteks Indonesia,” tutur dia.Sementara, Fisheries Program Manager WCS Indonesia Irfan Y... | [0.0114072784781456, 0.010542696341872215, 0.9780499935150146] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Untuk mewujudkannya, Pemerintah Indonesia akan melaksanakan program kerja melalui peningkatan ekosistem kelautan dan pemanfaatan jasa kelautan; peningkatan pengelolaan wilayah pengelolaan perikanan (WPP) RI, penataan ruang laut dan rencana zonasi pesisir; peningkat... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-083-01.json | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Babak Baru Pengelolaan Wilayah Kelautan di Nusantara | Untuk keterlibatan dalam pengelolaan wilayah segitiga karang dunia, Indonesia diberikan target untuk melaksanakan national plan of action (NPOA) hingga sebanyak 40 aksi. Dari jumlah tersebut, 30 aksi diketahui sudah berhasil diselesaikan dengan baik sampai 2019 ini... | [0.006517750211060047, 0.343469500541687, 0.650012731552124] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | [CLS] Tidak semua jenis karang dijadikan target dalam perdagangan karang hias. Meski spesiesnya sama, namun hanya karang yang memiliki warna yang eksotik, ukuran yang pas dan bentuk yang menarik yang umumnya akan diambil dari alam oleh nelayan.Menurut p... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Dari beberapa lokasi dimana penulis pernah terlibat melakukan survei diantara tahun 2002-2018, yaitu perairan Lampung, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah, karang hias dapat dijumpai di berbagai kedalaman dan tipe habita... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Lereng terumbu berada pada kedalaman diatas 8-12 meter. Di kedalaman inilah biasanya banyak ditemukan karang dari kelompok polip besar seperti Cynarina lacrymalis, Tracyphyllia geoffroyi, Nemenzophyllia turbida, Physogyra lichtensteini, Plerogyra spp, E... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2018-007-17.json | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Sains: Belajar Mengenal Karang Hias dan Perairan Tempat Hidupnya | Habitat karang hias polip besar umumnya ditemukan pada perairan dalam diatas 14 meter, substrat biasanya berpasir hingga lumpur. Kadangkala penyelam membutuhkan teknik penyelaman yang hati-hati, agar substrat lumpur dan pasir tidak teraduk yang dapat me... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2012-007-06.json | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | [CLS] Warga lain yang berada di kawasan konsesi perusahaan akan diajak bermitra.AKSI masyarakat adat Orang Rimba ke Jakarta mulai mendapatkan lampu hijau. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan, lahan masyarakat adat Orang Rimba Jambi akan dikeluarkan dari kawasa... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2012-007-06.json | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | Orang Rimba Jambi akan Dapatkan Tanah Adat Mereka | Kawasan itu disulap bak perkampungan cilik, tenda, lengkap dengan tungku tempat memasak. Aksi yang sudah berlangsung sejak Senin(19/11/12) ini pun menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang asongan, pedagang pakaian sampai pedagang makanan dan minuman.Warga akan te... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2012-027-06.json | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | [CLS] Pertanian Organik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dan ramah lingkungan. Hal ini didukung permintaan pasar yang semakin be... | [0.03655198961496353, 0.035216379910707474, 0.9282316565513611] |
2012-027-06.json | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | Pertanian Organik Jogja: Alternatif Raih Ketahanan Pangan dan Ramah Lingkungan (Bagian I) | Kendala utama mengembangkan pertanian organik karena lahan yang digunakan harus terkonsentrasi pada satu area yang jelas batasnya dan terpisah dengan pertanian konvensional. Hal ini untuk menekan terjadinya kontaminasi bahan-bah... | [0.03655198961496353, 0.035216379910707474, 0.9282316565513611] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | [CLS] Keputusan Syahbandar Jayapura yang memberikan izin kapal MV Caledonian Sky keluar perairan Indonesia menuju Filipina, menjadi salah satu sorotan dalam rapat bersama yang digelar Kementerian Koordinator Kemaritiman, Rabu (15/3/2017) petang. Keputu... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Tentang keputusan Syahbandar mengeluarkan izin berlayar ke Filipina, Ridwan menjelaskan, bahwa hal itu juga sudah melalui prosedur dan hukum yang tepat. Mengingat, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, hanya dua hal yang bis... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | “Ini kan kompleks. Karenanya kita secara informal sudah melakukan koordinasi dengan Kedubes juga,” tutur dia. Sementara itu, Deputi Koordinasi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno mengatakan, pihakya sudah memanggil perwak... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | “Proses valuasi harus dilakukan secara hati-hati dan cermat dengan memperhitungkan berbagai aspek, antara lain ekosistem, keragaman hayati, nilai wisata, kehilangan kesempatan ekonomi, kerugian masyarakat sekitarnya dan hal-hal lain yang penting dalam v... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2017-071-09.json | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Izin Berlayar dari Syahbandar Jayapura Dipertanyakan Tim Bersama | Terjebaknya kapal berukuran besar tersebut di perairan dangkal, mengakibatkan terumbu karang disekitarnya mengalami mengalami kerusakan. Dari hasil pemeriksaaan, terumbu karang diperkirakan mengalami kerusakan fisik mencapai lebar 300-400 meter dan panj... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | [CLS] Suasana sunyi mengiringi sepasang owa jawa keluar kandang habituasi menuju hutan tepian Situ Patenggang, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tirai kabut yang perlahan ditembus sinar matahari di akhir Juli 2019, menjadi penanda berakhirnya masa karantina prim... | [0.0114072784781456, 0.010542696341872215, 0.9780499935150146] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Sayangnya, nasib owa jawa berada di jurang kepunahan. Kera yang kedua tangannya lebih panjang hampir dua kali dari badannya ini, perlahan kehilangan daya sebagai penguasa hutan-hutan Jawa.Bukti itu, diceritakan Sigit. Ia mengatakan, masyarakat sekitar kawasan Cagar Alam... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | “Tetapi yang dominan terganggunya habitat. Di Jawa, tak ada hutan yang tak dirambah. Bahkan saat meneliti, saya menemukan owa terkurung di salah satu kawasan yang sudah habis dibabat,” ungkap Suci yang juga meneliti orangutan.Ia menuturkan, kedua satwa endemik ini memil... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2019-033-08.json | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Inge dan Boris, “Penguasa Baru” Situ Patenggang | Ikhwal populasi owa jawa, Kepala BBKSDA Jabar Ammy Nurwati mengaku belum mengetahui pasti. Belum ada data keseluruhan. Ia mengatakan hanya mengetahui jumlahnya berdasarkan kantong populasi di beberapa side monitoring saja.Pemerintah memang memiliki upaya ingin menambah ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-040-02.json | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | [CLS] Pagi itu, Soron, tengah perbaiki pipa saluran air di Jorong Pinagar di dekat rumahnya. Tiba-tiba ada yang mendorong dan mencakarnya. Lelaki 62 tahun ini terkejut, ternyata ada beruang madu di belakangnya. Kejadian ini terjadi di Jorong Pinagar, Nag... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2021-040-02.json | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Beruang Madu Muncul Dekat Pemukiman Warga di Sumatera Barat | Konflik satwa liar dengan manusia di Sumatera Barat akhir-akhir terus terjadi. Sebelum di Pasaman, kemunculan beruang madu juga terjadi di Kabupaten Agam, pada 19 Mei lalu, tepatnya di Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan.Warga menyatakan, suda... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.