filename stringlengths 16 16 | title stringlengths 22 107 | text stringlengths 132 2.1k | softlabel stringlengths 15 740 |
|---|---|---|---|
2023-002-10.json | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Menjinakkan ‘Bom’ di Laut: Secercah Asa dari Pulau Wawonii | Sedangkan Rustam (47), seorang nelayan lainnya yang aktif dalam kelompok PAAP memiliki harapan besar laut sekitar Wawonii kembali berlimpah dengan ikan bukan hanya untuk dirinya tapi bagi anak-cucunya di masa depan. Bila ikan di sekitar Wawonii terus berkuran... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2014-021-07.json | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | [CLS] Sidang paripurna DPR RI pada 25 September 2014 menghasilkan UU pemilihan kepala daerah tak lagi langsung oleh rakyat, tetapi kembali ke era lama, lewat DPRD. Kondisi politik pun makin panas kala Koalisi Merah Putih yang didukung G... | [0.9995973110198975, 0.00017646934429649264, 0.00022623571567237377] |
2014-021-07.json | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Dia menyarankan, dengan kondisi politik seperti ini, Jokowi-JK harus menjaga jarak dengan partai-partai politik, baik dari Koalisi Merah Putih (Gerindra cs) maupun Koalisi Indonesia Hebat (PDIP cs). Mengapa? “Dia harus total memperkuat... | [0.9999932050704956, 2.906367171817692e-06, 3.855234353977721e-06] |
2014-021-07.json | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Pilkada Tak Langsung, Berikut Prediksi Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat Adat | Kondisi ini, kata Longgena, bisa mengakibatkan pemerintah sulit menjalankan program-program kerja. Untuk itu, ujar dia, menjadi krusial sekali Jokowi mendapatkan dukungan warga dan masyarakat sipil hingga kekuatan politik bisa memperol... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | [CLS] Gelombang tinggi sampai 5 meter menerjang pesisir Bali sejak 21 Juli lalu. Puluhan jukung nelayan rusak, beberapa akomodasi wisata diterjang rob, dan warung-warung pinggir pantai ambruk.Fitri, perempuan pedagang pisang goreng di Pantai Padangga... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Ia tak mengira gelombang besar beberapa hari ini menghantam kawasan ini cukup parah sampai melampui pantai dan halaman-halaman villa yang dibangun lebih tinggi dari pantai. Panorama matahari terbit yang biasanya menenangkan di pesisir Amed ini kini s... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Sementara tinggi gelombang 1.5 – 6.0 meter di Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian Selatan. Tinggi gelombang 2.0 – 6.0 meter di Selat Alas bagian Selatan sampai perairan Selatan Sumbawa. Terakhir, tinggi gelombang 3.5 – 6.... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2018-036-20.json | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Gelombang Tinggi Menerjang Pesisir Bali dan Merusak Sejumlah Sarana | Pembangunan yang terlalu dekat titik pasang surut air laut kini memperlihatkan risiko nyata. Padahal dalam tata ruang diatur pembangunan seperti hotel dan restoran harusnya mengikuti jarak sempadan pantai sedikitnya 100 meter. [SEP] | [0.9801980257034302, 0.009900989010930061, 0.009900989010930061] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | [CLS] Pesisir Timur Sumatera Selatan yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan daerah yang sudah dikenal sejak dulu. Di masa Kerajaan Sriwijaya, diperkirakan wilayah ini merupakan lokasi perdagangan yang ramai.Di era Orde Baru, wilayah yang lu... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Sementara, perkebunan sawit yang terus melakukan ekspansi, selain menyebabkan kerusakan lahan gambut, juga menimbulkan konflik lahan dengan masyarakat.Di tengah persoalan tersebut, masyarakat yang tidak mengalami konflik dengan perusahaan dan tidak bertani, men... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Anwar Sadat dari Serikat Petani Sriwijaya (SPS) menjelaskan persoalan lingkungan di Kabupaten OKI, khususnya di wilayah pesisir timur memang sangat kompleks. Bukan hanya persoalan kebakaran lahan, tapi juga konflik lahan hingga ancaman perubahan sosial.Mengenai... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Oleh karena itu, kata Sadat, seperti yang diinginkan pemerintahan Jokowi-JK, sudah seharusnya sejak dini masyarakat di pesisir timur Sumatera Selatan ini diperkuat basis ekonominya.Yang tidak kalah pentingnya, tata ruang ditata sedemikian rupa. Sejak awal sudah... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2014-010-15.json | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Ruwetnya Persoalan di Pesisir Timur OKI Sumatera Selatan | Bagaimana jika ada pemerintah daerah dan pelaku usaha menolak komitmen ini? “Mereka pasti akan mendapatkan sanksi sesuai regulasi yang ada. Sebab persoalan lingkungan hidup di Indonesia sudah menjadi persoalan global, dan menyebabkan bangsa ini terus menderita,... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2014-060-11.json | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | [CLS] Sudah sebulan lamanya kabut asap dari aktivitas kebakaran hutan dan lahan di Riau tidak kunjung menipis. Bahkan Minggu (23/2/2014) sore kabut asap tebal masih menyelimuti kota Pekanbaru dan sekitarnya. Jumlah titik api yang terpantau oleh satelite seperti ya... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-060-11.json | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | “Ini bisa dikatakan titik-titik api itu sejak Januari masih terus membara. Mungkin karena yang terbakar itu adalah gambut. Mungkin lidah api di permukaan gambut tidak terpantau, tapi pada saat yang sama bara di dalamnya terus menjalar dan menjadi sekam. Dan api ga... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-060-11.json | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Bara Lahan Gambut Riau Terus Membakar Habitat Harimau | Kebakaran hutan awal tahun ini adalah tekanan yang luar biasa bagi harimau Sumatra yang berdasarkan data pemerintah terakhir jumlah individu di alam liar hanya 400 ekor. Padahal ekspansi perkebunan sawit dan HTI lima tahun terakhir telah nyata mendorong satwa dili... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2015-070-03.json | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | [CLS] Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Provinsi Aceh, kondisinya mulai memprihatinkan. Hutan hijau tersebut tampak gundul akibat perambahan tak terkendali untuk lahan pertanian dan perkebunan.Gunawa... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2015-070-03.json | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | Rajin Dirambah, Kondisi TNGL Wilayah Aceh Mulai Merana | “Sementara itu, masyarakat dan pemerintah daerah yang menerima manfaat peningkatan kapasitas melalui pelatihan teknik pertanian, kehutanan, penghitungan karbon, ekowisata, hingga akses pasar berjumlah 4.323 orang. Mereka tersebar di Aceh Selatan (2.233 orang), 1... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2020-003-12.json | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | [CLS] Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) melakukan kunjungan kerja ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 4 hari mulai tanggal 14 hingga 17 Desember 2020.Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendukung usaha budidaya bambu yan... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-003-12.json | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Alue menyebutkan,saat ini telah tertanam sekitar 8 ribu hektare dan KLHK menyediakan pembibitan 100 ribu bibit untuk tahun 2020 dan mudah-mudahan tahun 2021 dapat ditingkatkan lagi.Dirinya mengatakan bahwa, sebuah green village di Bali, rumah-rumah, hotel dan peng... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-003-12.json | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Menurut Desy, di Kabupaten Ngada sudah ada 10 desa bambu di Kecamatan Golewa yang dijadikan sebagai pusat unggulan dan percontohan untuk daerah lain.Dirinya menerangkan pengolahan hutan bambu lestari berbasis masyarakat di Kabupaten Ngada sudah berjalan beberapa t... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-003-12.json | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Alue memberi apresiasi dan berpesan agar potensi wisata yang ada di TWAL tujuh belas pulau dapat dikembangkan, dipetakan dan dikemas secara maksimal agar dapat mendongkrak sektor pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat di Riung.baca juga : Masyarakat di Sik... | [0.01205351296812296, 0.9745531678199768, 0.013393302448093891] |
2020-003-12.json | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wamen LHK Kunjungi Ngada, NTT. Apa yang Dilakukannya? | Wakil Menteri LHK selama di Flores melakukan pertemuan dengan ibu-ibu pembibit bambu di Labuan Bajo dan peninjauan sistem Hutan Bambu Lestari.Dia juga melakukan penanaman pohon bambu dan tanaman sela di hutan bambu Turetogo, Mataloko serta peninjauan dan simulasi ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-020-09.json | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | [CLS] Tata kelola rekrutmen awak kapal perikanan (AKP) sampai saat ini dinilai masih menjadi masalah yang belum bisa diselesaikan oleh Pemerintah Indonesia. Persoalan tersebut bisa muncul, karena sampai sekarang sistem rekrutmen masih belum menerapkan secara pen... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-020-09.json | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Jika kondisi tersebut benar terjadi, maka semua pihak yang terkait harus bisa mengantisipasinya dengan baik. Contohnya, jika perekrutan dilakukan melalui agen, maka pemilik kapal atau perusahaan harus memiliki perjanjian atau kontrak tertulis yang resmi dan mencak... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-020-09.json | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Perbaikan tata kelola yang dimaksud, harus dimulai dari tahapan perekrutan, penempatan, repatriasi, sampai remedi. Semua tahapan tersebut, kemudian diperkuat dengan penerbitan rancangan peraturan pemerintah tentang penempatan dan perlindungan awak kapal niaga dan ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-020-09.json | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Saat melakukan operasi penangkapan ikan, tidak sedikit kapal perikanan ada yang tidak mengikuti ketentuan yang berlaku di negara yang berkaitan. Kapal-kapal tersebut seharusnya bisa memenuhi aspek perizinan, pengawakan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), dan lo... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-020-09.json | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Fakta tersebut menuntut para calon AKP yang akan bekerja di kapal perikanan harus memiliki kompetensi dan keterampilan yang mumpuni. Kemampuan tersebut akan memberikan manfaat saat bekerja, mengingat kondisi pekerjaan di kapal perikanan memiliki tingkat kesulitan ... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2021-020-09.json | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Rekrutmen Awak Kapal Perikanan Masih Belum Transparan | Basilio mengungkapkan, penyusunan RAN PPAKP dilakukan dengan tujuan untuk memastikan Negara senantiasa hadir dengan memberikan perlindungan yang layak dan wajar kepada setiap warga Negara Indonesia (WNI) secara umum, utamanya yang bekerja di subsektor perikanan ta... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2013-007-01.json | Munirah, Si Gajah Sumatera Penghuni Baru PKG Saree | Munirah, Si Gajah Sumatera Penghuni Baru PKG Saree | [CLS] Rahmat, tampak sabar menuntun teman baru, yang bakal menghuni Pusat Konservasi Gajah (PKG) Saree, menuju truk. Pelahan, didampingi pawang, Rahmat menarik tali pengikat Munirah, begitu ia diberi nama. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) ini ditangkap wa... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-039-12.json | Nelayan Kecil Dilibatkan dalam Konservasi Laut Pesisir | Nelayan Kecil Dilibatkan dalam Konservasi Laut Pesisir | [CLS] Pemerintah Indonesia melibatkan nelayan tradisional untuk melakukan pengelolaan perikanan berkelanjutan di seluruh Indonesia. Keterlibatan tersebut, akan memberi keuntungan secara bersama kepada nelayan maupun Pemerintah. Dengan demikian, konservasi di kawa... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-039-12.json | Nelayan Kecil Dilibatkan dalam Konservasi Laut Pesisir | Nelayan Kecil Dilibatkan dalam Konservasi Laut Pesisir | Dengan dilibatkannya nelayan tradisional, Tya berharap tabungan ikan akan ada lagi. Hal itu, sejalan dengan harapan Indonesia untuk terus melipatgandakan tabungan ikannya di seluruh wilayah perairan. Apalagi, kata dia, Indonesia saat ini menjadi negara yang diken... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-039-12.json | Nelayan Kecil Dilibatkan dalam Konservasi Laut Pesisir | Nelayan Kecil Dilibatkan dalam Konservasi Laut Pesisir | Sementara itu Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Agus Dermawan menjelaskan, dalam pengelolaan kawasan konservasi harus ada pembagia porsi yang jelas untuk orang-orang yang tinggal di kawasan pesisir. Hal itu, karena konservasi itu sifatnya tida... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-005-20.json | Pohon Aren, Kolang-Kaling, dan Jasa Musang | Pohon Aren, Kolang-Kaling, dan Jasa Musang | [CLS] Pohon aren atau enau [Arenga pinnata] dari Suku Arecaceae, adalah tumbuhan palma selain kelapa. Tanaman ini banyak memiliki manfaat, tidak hanya untuk kehidupan manusia, tapi juga untuk satwa liar dan penting bagi ekosistem lingkungan.Pohon ini umumnya berdiameter 65... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-005-20.json | Pohon Aren, Kolang-Kaling, dan Jasa Musang | Pohon Aren, Kolang-Kaling, dan Jasa Musang | Usman Ali mengatakan, air nira yang diambil itu, lantas direbus dan diolah menjadi gula aren. Sebagian juga ada yang dijadikan manisan aren. Pohon ini sangat penting untuk ekosistem. Akarnya yang kokoh, dalam, dan tersebar bermanfaat sebagai penahan erosi tanah.“Saya lihat, ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-005-20.json | Pohon Aren, Kolang-Kaling, dan Jasa Musang | Pohon Aren, Kolang-Kaling, dan Jasa Musang | “Hal ini penting bukan hanya membantu perekonomian masyarakat, tapi juga agar lingkungan terjaga dan meminimalisir terjadinya bencana alam,” jelasnya. [SEP] | [0.021745972335338593, 0.9780020117759705, 0.00025205736164934933] |
2019-056-10.json | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | [CLS] Ada yang berubah di Desa Rantau Kermas. Sekarang warga bisa menikmati listrik energi air yang dulu dipasok tenaga dari mesin diesel. Di masa lalu mereka hanya bisa menggunakan listrik untuk penerangan di malam hari. Jika ada alat elektronik, itu pun hanya ... | [0.01205351296812296, 0.9745531678199768, 0.013393302448093891] |
2019-056-10.json | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Sejak tahun 1999, denda adat telah diberlakukan kepada seluruh warga Desa Rantau Kermas. Warga yang menebang satu pohon di hutan adat, diwajibkan menanam lima pohon, ditambah satu ekor ayam dan beras satu gantang.Bahkan sekarang denda adat ini direvisi, -menjadi ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-056-10.json | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Perda Kabupaten Merangin Nomor 8/2016 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Serampas, menyebut luas wilayah Serampas 61 ribu hektar. Wilayahnya yang berada di enclave Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) luasnya 1.368 hektar.Menurut Hasan, pene... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-056-10.json | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Desa Rantau Kermas: “Lampunyo Nyalo, Rimbonyo Terjago” | Bagi Hasan, ke depan tantangan bakal terus ada, khususnya dengan bertambahnya jumlah penduduk dan terbatasnya ketersediaan lahan. Baginya, modernitas harusnya bisa berdampingan dengan adat budaya yang telah berjalan beratus tahun lamanya ini.Hal lain terkait deng... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2017-049-08.json | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | [CLS] Sebutan gambut belum familiar di Papua. “Dengar berita di Riau, ada kebakaran lahan gambut macam bingung, lahan gambut tu yang bagaimana?” kata Wirya, pegiat lingkungan aktif di Jerat Papua, mengenang kejadian beberapa tahun lalu. Diapun berupaya mencari tahu.Wirya adalah koord... | [0.0114072784781456, 0.010542696341872215, 0.9780499935150146] |
2017-049-08.json | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Lahan gambut terluas di Papua ada di Mappi (479.848 hektar), Membramo Raya (384.496 hektar), Asmat (378.415 hektar), Mimika (268.207 hektar), Sarmi (203.909 hektar), Boven Digoel (179.523 hektar) dan Tolikara (168.233 hektar).Untuk Papua Barat ada, di Teluk Bintuni (445.659 hekta), ... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2017-049-08.json | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Degradasi dan deforestasi terus terjadi. Periode 2000-2014, rata-rata degradasi pertahun 190.994 hektar melepas emisi 282.917.103 Ton CO2 atau rata-rata 20.208.364 ton CO2 pertahun. Deforestasi 38.775 hektar pertahun dengan total emisi 278.342.241 ton CO2 atau 19.881.589 ton CO2. Upa... | [0.9674981236457825, 0.015991976484656334, 0.016509896144270897] |
2017-049-08.json | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Upaya Menjaga Lahan Gambut Papua | Meskipun BRG kabupaten belum terbentuk, katanya, sebagai tim tetap berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) dan dinas-dinas terkait termasuk Dinas Kehutanan.Sementara itu, dari organisasi non pemerintah, Pantau Gambut Papua sudah t... | [0.01205351296812296, 0.9745531678199768, 0.013393302448093891] |
2015-024-16.json | Beginilah Aksi TNI Di Hutan Mangrove Pejarakan Buleleng. Ada Apa? | Beginilah Aksi TNI Di Hutan Mangrove Pejarakan Buleleng. Ada Apa? | [CLS] Siang itu pada Sabtu Sabtu (26/09/2015), terlihat aktivitas di kawasan Hutan Mangrove Dusun Marga Garuda, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Sejumlah anggota TNI dari Kodim 1609/Buleleng sibuk di hutan yang mulai rusak ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-064-01.json | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | [CLS] Pegunungan Meratus merupakan sebuah kawasan yang membelah Provinsi Kalimantan Selatan menjadi dua. Ia membentang dengan melewati hampir semua kabupaten di Kalimantan Selatan, hingga ke perbatasan dengan provinsi Kalimantan Timur. Tit... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2021-064-01.json | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Sejumlah warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menolak konsesi perusahaan tambang di wilayah adat mereka tersebut dan bersama organisasi lingkungan hidup, Walhi, pada tahun 2018 mengajukan sebuah gugatan. Tepatnya pada 28 Februari 2018... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2021-064-01.json | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Dalam pandangan MA, Menteri ESDM telah menerbitkan Keputusan Penyesuaian Tahap Kegiatan PKP2B PT MCM Menjadi Tahap Kegiatan Operasi Produksi (objek sengketa), dan keputusan a quo memenuhi kriteria Keputusan Tata Usaha Negara sebagaimana di... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2021-064-01.json | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Tindakan hukum Menteri ESDM menerbitkan keputusan objek sengketa bertentangan dengan dua hal. Pertama, peraturan perundang-undangan. Yakni Pasal 21 ayat (3) huruf g UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hid... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2021-064-01.json | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Pegunungan Meratus: Hutan Lindung, Rencana Tambang dan Urgensi Perlindungannya | Diwartakan oleh Mongabay.co.id (23/2/2021) Pemerintah daerah (HST) saat ini, telah memberikan rekomendasi kepada pimpinan selanjutnya agar melanjutkan program #SaveMeratus agar tak tereksploitasi dalam bentuk apapun. Juga merekomendasikan ... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2012-009-13.json | Ekek-Geling Jawa, Burung Endemik Jawa Barat Yang Terancam Punah | Ekek-Geling Jawa, Burung Endemik Jawa Barat Yang Terancam Punah | [CLS] Satu lagi spesies burung Indonesia kini masuk dalam status kritis (Critically Endangered) dalam Daftar Merah (IUCN) International Union for Conservation of Nature setelah ancaman terhadap habitatnya semakin meluas dan upaya penangkapan sebagai hew... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2012-009-13.json | Ekek-Geling Jawa, Burung Endemik Jawa Barat Yang Terancam Punah | Ekek-Geling Jawa, Burung Endemik Jawa Barat Yang Terancam Punah | Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia (Burung Indonesia) mencatat, jumlah jenis burung terancam punah tahun 2012 sebanyak 126 jenis. Rinciannya adalah 19 jenis berstatus Kritis (Critically Endangered/CR), 33 jenis berstatus Genting (Endangered/EN... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2015-010-05.json | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | [CLS] Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar memberikan penghargaan Adipura bagi pemerintah kota dan kabupaten serta Proper kepada perusahaan di Hotel Bidakara Jakarta, Senin (23/11/15).Tahun ini, penilaia... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2015-010-05.json | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Terdapat 151 inovasi dari 323 perusahaan peringkat hijau dan emas terlihat dalam penilaian Proper 2015. Inovasi terbanyak dari sektor pengurangan emisi 37, 3R limbah B3 sebanyak 35, efisiensi energi (31), 3R limbah padat non B3 (22), konservasi dan penuru... | [0.014151335693895817, 0.013634245842695236, 0.97221440076828] |
2015-010-05.json | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Kalau dihitung-hitung, katanya, lebih 30 program gaya hidup baru terkait sampah, infrastruktur, penguatan regulasi, kewilayahan dan memberikan keleluasaan seperti 1.500 petugas sampah dan lain-lain. “Ini perubahan. Tentu belum sempurna. Ada satu dua kekur... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2015-010-05.json | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | 31 Kota Magelang, Jawa Tengah32 Kota Bontang, Kalimantan Timur33 Kota Jayapura, Papua Sedang34 Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng35 Badung, Kabupaten Badung Bali36 Lamongan, Kabupaten Lamongan (Jawa Timur)37 Turikale Kabupaten Maros, Sulawesi Sela... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2015-010-05.json | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | 13 Pematang Siantar, Kota Pematang Siantar14 Cianjur, Kabupaten Cianjur15 Sukabumi, Kota Sukabumi16 Salatiga, Kota Salatiga17 Muntilan, Kabupaten Magelang18 Kediri, Kota Kediri19 Gresik, Kabupaten Gresik20 Ambon, Kota Ambon21 Palu, Kota Palu22 Palangkaray... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2015-010-05.json | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | Berikut Kota Penerima Adipura sampai Daftar Perusahaan ‘Hitam’ | PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Tanjung EnimPT Medco E&P Indonesia Riau, Banyuasin.PT Pertamina EP Asset 3 Field SubangPT Badak Natural Gas Liquefaction BontangPT Star Energy Kakap Kepulauan RiauPT Holcim Indonesia CilacapChevron Geothermal Salak Suka... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2012-041-15.json | IFACS Gelontorkan Lagi 10 Juta Dollar AS Untuk Tekan Emisi | IFACS Gelontorkan Lagi 10 Juta Dollar AS Untuk Tekan Emisi | [CLS] Program Indonesia Forestry and Climate Support (IFACS) USAID kembali menggelontorkan dana untuk bantuan kehutanan dan perubahan iklim di Indonesia di Palangkaraya tanggal 24 Mei 2012 silam. Program yang dimulai sejak bulan November 2010 ini menurunkan d... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2012-041-15.json | IFACS Gelontorkan Lagi 10 Juta Dollar AS Untuk Tekan Emisi | IFACS Gelontorkan Lagi 10 Juta Dollar AS Untuk Tekan Emisi | Program IFACS sendiri didesain untuk mendukung program-program utama Pemerintah Indonesia termasuk memfasilitasi upaya pemerintah untuk mencapai tujuan dari kesepakatan antara Indonesia dan Norwegia dalam perubahan iklim, strategi nasional REDD+, monitoring s... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-038-17.json | Revitalisasi Muara Baru Tidak Tepat Sasaran? | Revitalisasi Muara Baru Tidak Tepat Sasaran? | [CLS] Kebijakan yang dibuat Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo) dengan menaikkan tarif sewa lahan hingga 400 persen di pusat bisnis Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, dinilai tidak masuk akal. Pasalnya, kenaikan dengan harga te... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2016-038-17.json | Revitalisasi Muara Baru Tidak Tepat Sasaran? | Revitalisasi Muara Baru Tidak Tepat Sasaran? | Dengan jumlah sebanyak itu, Tachmid khawatir itu akan memengaruhi iklim usaha di Muara Baru dan bisa mengancam keberlangsungannya. Karena, dengan kenaikan tarif hingga 400 persen, maka potensi perusahaan yang gulung tikar jumlahnya sangat banyak.“Kita menolak dengan kenaik... | [0.9674981236457825, 0.015991976484656334, 0.016509896144270897] |
2016-038-17.json | Revitalisasi Muara Baru Tidak Tepat Sasaran? | Revitalisasi Muara Baru Tidak Tepat Sasaran? | Hal senada diungkapkan Sekretaris P3MB Rendra Purdiansa. Menurutnya, kenaikan tarif yang dilakukan Perindo, dilakukan karena perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut berencana melakukan revitalisasi kawasan Muara Baru.“Kenaikan tarif itu harus rasional dan ada s... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2012-023-20.json | Gajah Afrika Bakal Wajib Program KB | Gajah Afrika Bakal Wajib Program KB | [CLS] DI negeri ini dan beberapa negara, populasi gajah terancam. Berbeda dengan satu provinsi di Afika Selatan (Afsel) ini. Di negara ini, malah merencanakan kampanye pengendalian kelahiran gajah mencegah ledakan populasi yang diperkirakan mengancam tanaman dan satwa liar lain di ... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2012-019-20.json | Lahan Pertanian di Sumatera Barat Dilibas Tambang | Lahan Pertanian di Sumatera Barat Dilibas Tambang | [CLS] TAMBANG makin ekspansif di mana-mana. Tak hanya membabat hutan, kini lahan pertanian seperti sawah dan kebun sayur mayur pun jadi sasaran. Ini sudah terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), seperti di Kabupaten Solok dan Kabupaten Sijunjung.Di Kabupaten Solok, dua pe... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2012-019-20.json | Lahan Pertanian di Sumatera Barat Dilibas Tambang | Lahan Pertanian di Sumatera Barat Dilibas Tambang | Menilai usaha tambang baik atau buruk, kata Pius, tidak terlepas dari daya rusak yang dimunculkan. Untuk mengetahui mesti merujuk pada kondisi awal sebelum hadir dan setelah ada pertambangan, lalu diukur dengan kerusakan langsung dan tidak langsung. “Kita akan temuka... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2023-010-11.json | Mengapa Harimau di Leuser Keluar ke Perkampungan? | Mengapa Harimau di Leuser Keluar ke Perkampungan? | [CLS] Dalam tiga tahun terakhir, 2020-2022, harimau Sumatera dari Taman Nasional Gunung Leuser terlihat di luar kawasan hutan. Kemunculan mereka di sekitar pemukiman warga dekat Taman Nasional Gunung Leuser dalam kondisi berbeda-beda, ada yang sakit, luka-luka bek... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2023-010-11.json | Mengapa Harimau di Leuser Keluar ke Perkampungan? | Mengapa Harimau di Leuser Keluar ke Perkampungan? | Persoalan muncul seperti konflik satwa dan manusia atau terkadang satwa ikut pergerakan mangsa buruan hingga keluar kawasan. Langkah-langkah sebelum penangkapan dan penyelamatan predator puncak ini, katanya, dengan menghalau atau mengusir melalui bunyi-bunyian dentuma... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2023-010-11.json | Mengapa Harimau di Leuser Keluar ke Perkampungan? | Mengapa Harimau di Leuser Keluar ke Perkampungan? | Selain itu, kata Maman, tak memancing harimau keluar dari kawasan dengan membiarkan ternak peliharaan berkeliaran di sekitar TNGL.Indra Exploiitasia Direktur KKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, sudah melakukan beberapa langkah seperti populati... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-042-14.json | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | [CLS] Banjir menggenangi Kota Sorong, Papua Barat pada 16 Juli 2020. Rumah-rumah warga maupun perkantoran dan fasilitas sosial tergenang. Air masuk ke rumah dan bangunan, seperti di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Sorong terendam setinggi satu meter... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-042-14.json | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Dia meminta, kepada pemerintah untuk memperhatikan KM10 dan mengupayakan pembangunan yang mampu membebaskan masyarakat sekitar dari banjir. Alih fungsi lahanGalian C menggila di Sorong hingga menghabisi wilayah-wilayah resapan air. Wali Kota Sorong Lamb... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2020-042-14.json | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Koalisi ini terdiri dari Papua Forest Watch, Perkumpulan Belantara Papua, Perkumpulan Bantuan Hukum dan Keadilan Papua, AMAN Sorong Raya, Walhi Papua, Greenpeace Indonesia dan Yayasan Pusaka Bentala RakyatKoalisi menilai, katanya, bencana banjir bukan p... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2020-042-14.json | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Banjir-Longsor Sorong 5 Orang Tewas, Koalisi: Benahi Tata Kelola | Selain itu, sistem pembangunan Sorong dinilai tidak teratur seperti pembuatan drainase tidak berbasis tujuan tetapi proyek alias asal-asalan. Ditambah lagi, pemberian izin pembukaan perumahan di daerah-daerah penyangga seperti kawasan manggrove di belak... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-013-04.json | Monyet Mulai Masuk ke Pemukiman di Jember, Bagaimana Mengatasinya? | Monyet Mulai Masuk ke Pemukiman di Jember, Bagaimana Mengatasinya? | [CLS] Sebuah video amatir beredar di media sosial memperlihatkan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) berjalan di atap rumah warga, awal Oktober 2022. Keterangan dalam video itu menyatakan, itu terjadi di sekitar permukiman dekat bantaran Su... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-013-04.json | Monyet Mulai Masuk ke Pemukiman di Jember, Bagaimana Mengatasinya? | Monyet Mulai Masuk ke Pemukiman di Jember, Bagaimana Mengatasinya? | Selain itu, katanya, perlu sosialisasi dari instansi berwenang kepada masyarakat yang hidup di sekitar habitat monyet. Rondang Sumurung Edonita Siregar, Spesialis Perencanaan Konservasi dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati menjelaskan, monyet ekor p... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2022-013-04.json | Monyet Mulai Masuk ke Pemukiman di Jember, Bagaimana Mengatasinya? | Monyet Mulai Masuk ke Pemukiman di Jember, Bagaimana Mengatasinya? | Ketiga, relokasi monyet ke habitat aslinya. Keempat, pengamanan lahan pertanian. Kelima, peningkatan kapasitas masyarakat di bidang non pertanian. Keenam, pengurangan populasi monyet melalui kuota tangkap dan sterilisasi. Ketujuh peningkatkan peran m... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-034-11.json | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | [CLS] Sebuah jembatan akan dibangun, menghubungkan Sumatera Selatan dengan Pulau Bangka sepanjang 15,2 kilometer. Jembatan ini berawal dari Desa Tanjung Tapa, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI], Provinsi Suma... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-034-11.json | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Sebagai informasi, luas gambut di Kabupaten OKI sekitar 750 ribu hektar dari total luas di Sumatera Selatan sekitar 1,2 juta hektar. Tapi, sebagian besar gambut di OKI sudah menjadi konsesi dan perkebunan sawit. Sementara, hutan lindung... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2019-034-11.json | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Muhammad Hairul Sobri berharap, pembangunan jembatan ini jangan hanya untuk kepentingan perluasan dan akses eksploitasi sumber daya alam, terutama HTI, sawit, dan pertambangan. “Perlu ada perhatian khusus bagi nelayan yang menggantung h... | [0.3333333432674408, 0.3333333432674408, 0.3333333432674408] |
2019-034-11.json | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Conie Sema, seniman dari Teater Potlot, teater yang terus menyuarakan persoalan rawa gambut di Sumatera Selatan, termasuk keberadaan situs permukiman Sriwijaya di Cengal, Tulungselapan dan Air Sugihan di Kabupaten OKI mengatakan, harus ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2019-034-11.json | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Pembangunan Jembatan Sumatera-Bangka, Bagaimana Dampak Ekologi dan Sosial Budaya? | Sebelumnya Conie Sema mengatakan restorasi gambut di Sumatera Selatan dari 2017-2019, belum ada program terkait restorasi gambut di lokasi penemuan situs permukiman Kerajaan Sriwijaya, seperti di Cengal. “Restorasi tidak menyelamatkan, ... | [0.00022448855452239513, 0.9995179176330566, 0.00025760283460840583] |
2022-037-03.json | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | [CLS] Ayam [Gallus gallus domesticus] merupakan hewan yang dekat dengan kehidupan manusia. Selain sebagai peliharaan, ayam juga dijadikan sumber makanan.Pernahkah terpikirkan oleh Anda, kapan, di mana, dan bagaimana hewan bertaji itu menjadi jinak [domestikasi] sep... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-037-03.json | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Penelitian Julia Best, Sean Doherty, Ian Armit, dan kolega berjudul Redefining The Timing and Circumstances of The Chicken’s Introduction to Europe and Noerth-West Africa yang diterbitkan Cambrige University Press, pada 7 Juni 2022 menjelaskan bukti meyakinkan pertam... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-037-03.json | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | “Survei kami tentang penguburan bersama di Inggris menunjukkan, ritus penguburan seringkali sangat berjenis kelamin: jantan dikuburkan dengan jantan dan betina dengan ayam betina.”Peneliti menduga, ayam dimasukkan dalam kuburan manusia sebagai pemandu jiwa manusia ke... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-037-03.json | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Tim peneliti juga menggunakan penanggalan radiokarbon untuk menentukan usia 23 tulang ayam yang ditemukan di Eurasia barat dan Afrika barat laut. Hewan dihormati Atit Kanti, peneliti dari BRIN mengatakan, sejarah Indonesia mencatat ayam merupakan hewan yang sangat d... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2022-037-03.json | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Sejak Kapan Ayam “Dekat” dengan Kehidupan Manusia? | Berdasarkan hasil studi tersebut, Hidayat menemukan adanya keragaman dan keunikan ayam asli. Namun di sisi lain, keragaman genetik ayam hutan, secara keseluruhan relatif rendah. Keberagaman dan keunikan tersebut dipengaruhi letak geografis setiap lokasi. Keberagaman ... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2021-029-05.json | Kelinci Sumatera, Si Belang yang Begitu Sulit Ditemukan di Hutan | Kelinci Sumatera, Si Belang yang Begitu Sulit Ditemukan di Hutan | [CLS] Hewan ini berbadan kecil, panjangnya sekitar 40 cm. Ada bulu dengan pola garis-garis hitam dan kecoklatan di tubuhnya. Ekor berwarna merah, dan bawah perutnya putih.Namanya kelinci belang sumatera atau kelinci sumatera [Nesolagus netscheri]. Keb... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2021-029-05.json | Kelinci Sumatera, Si Belang yang Begitu Sulit Ditemukan di Hutan | Kelinci Sumatera, Si Belang yang Begitu Sulit Ditemukan di Hutan | “Pada 2007, Wildlife Conservation Society–Indonesia Program mendokumentasikan spesies tersebut dalam dua foto dari kamera jebak di kawasan Pulau Beringin. Pada 2008, satu individu difoto oleh seorang ilmuwan dari WWF, dan pada 2009 satu individu terliha... | [0.9709190726280212, 0.013874839060008526, 0.0152061115950346] |
2021-029-05.json | Kelinci Sumatera, Si Belang yang Begitu Sulit Ditemukan di Hutan | Kelinci Sumatera, Si Belang yang Begitu Sulit Ditemukan di Hutan | Baca juga: Apakah Orang Pendek di Hutan Sumatera Ada? Baru-baru ini, sebagaimana dikutip dari Kumparan, kelinci belang sumatera menjadi perbincangan khalayak. Semua bermula ketika seorang petani hendak menjual kelinci langka itu melalui Facebook.Tim Fa... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2015-086-18.json | Indonesia Targetkan Peningkatan 10 Persen Populasi 25 Spesies Terancam Punah | Indonesia Targetkan Peningkatan 10 Persen Populasi 25 Spesies Terancam Punah | [CLS] Bambang Dahono Adji, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH), Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mengatakan pihaknya menargetkan peningkatan pop... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2015-086-18.json | Indonesia Targetkan Peningkatan 10 Persen Populasi 25 Spesies Terancam Punah | Indonesia Targetkan Peningkatan 10 Persen Populasi 25 Spesies Terancam Punah | Menurut Bambang, untuk mengatasi kerusakan lebih dari 10 juta kawasan hutan di Indonesia, pihaknya melaksanakan restorasi dengan melakukan penanaman di area seluas 100.000 hektar per tahun. Namun demikan, ia mengakui hal ini jauh dari memada... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2015-086-18.json | Indonesia Targetkan Peningkatan 10 Persen Populasi 25 Spesies Terancam Punah | Indonesia Targetkan Peningkatan 10 Persen Populasi 25 Spesies Terancam Punah | Sementara Zulfikar Ahmad, Sekretaris Dinas Kehutanan Propinsi Sumsel, mengatakan untuk mengatasi perambahan hutan dan perburuan satwa dilindungi di Sumsel perlu strategi dan pendekatan khusus dengan mencari akar persoalan dan menemukan solus... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2014-048-02.json | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | [CLS] Kamis (15/5/14), sebuah rumah di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, kedatangan beberapa orang tak dikenal. Salah seorang perempuan, tiba-tiba ditangkap. Perempuan itu adalah Eva Susanti Hanafi Bande (36). Perempuan asli Luwuk, K... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-048-02.json | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Ahmad Pelor, Direktur Walhi Sulteng menjelaskan, KLS perusahaan milik Murad Husain, telah merampas lahan petani di Desa Piondo, Singkoyo, Moilong, Tou, Sindang Sari, Bukit Jaya, dan beberapa desa lain. Secara keseluruhan tanah-tanah petani di... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2014-048-02.json | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Penahanan Eva menguatkan beberapa indikator penegakan hukum di Indonesia, khusus Sulteng, cenderung tebang pilih. Sebab, sebelum penetapan tersangka Eva dan beberapa petani, Murad lebih dahulu menjadi tersangka. Kasusnya, tidak dilanjutkan d... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-048-02.json | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Irwan FK, dari Konsorsium Pembaruan Agraria Sulutenggo dalam siaran pers mengutuk perampasan tanah petani dan pemenjaraan Eva Bande. Menurut dia, sejak 1996 aksi KLS seakan ada pembiaran dan dilindungi pemerintahan serta aparat keamanan di s... | [0.9994375705718994, 0.0002719675248954445, 0.0002905141154769808] |
2014-048-02.json | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | Pejuang Petani Eva Bande Ditangkap, Giliran Kasus Bos Sawit Malah Dilupakan | “Saya bangga melihat kawan-kawan tidak menyerah, menghadapi kekuasaan perkebunan kelapa sawit PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) milik Murad Husain bersama isterinya, Ny. Silvia Maindo, anak mereka, Rahmawati Husain, dan seorang perempuan, Jamalia... | [0.9675886631011963, 0.01592942699790001, 0.016481919214129448] |
2020-049-11.json | Seekor Paus Sperma Kerdil Terdampar, Warga Malah Memotong Dagingnya | Seekor Paus Sperma Kerdil Terdampar, Warga Malah Memotong Dagingnya | [CLS] Seekor individu diduga paus sperma kerdil atau Kogia sima (dwarf sperm whale) terlihat terluka penuh darah terdampar di Pantai Lembeng, Gianyar, Bali pada Kamis (18/6/2020) sore. Paus kerdil malang itu kemudian ditarik sejumlah orang dengan ba... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-049-11.json | Seekor Paus Sperma Kerdil Terdampar, Warga Malah Memotong Dagingnya | Seekor Paus Sperma Kerdil Terdampar, Warga Malah Memotong Dagingnya | Pelaku diberikan pembinaan dan sosialisasi tentang Peraturan Menteri LHK No.P.106//MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi dan UU No.5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. Paus sperma kerdil ... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
2020-049-11.json | Seekor Paus Sperma Kerdil Terdampar, Warga Malah Memotong Dagingnya | Seekor Paus Sperma Kerdil Terdampar, Warga Malah Memotong Dagingnya | Sementara itu Permana Yudiarso, Kepala BPSPL Denpasar menyampaikan kemungkinan dari dua kejadian ini. Satwa yang diduga lumba-lumba itu bisa jadi paus kerdil Kogia Sima yang mati dan kemudian dipotong-potong itu.Setelah melihat dua video rekaman yang... | [0.018279889598488808, 0.9633055329322815, 0.01841459982097149] |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.