id stringlengths 1 7 | url stringlengths 31 389 | title stringlengths 1 250 | text stringlengths 2 534k |
|---|---|---|---|
4974 | https://id.wikipedia.org/wiki/Minggu%20%28hari%29 | Minggu (hari) | Minggu atau Ahad adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Sabtu dan Senin.
Menurut ISO 8601, hari Minggu merupakan hari ketujuh dan terakhir dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Minggu merupakan hari pertama dalam seminggu.
Nama arkais untuk hari Minggu adalah Raditya, mirip dengan nama Redite dalam bahasa Bali.
Etimologi
Kata "Minggu" diambil dari bahasa Portugis, Domingo (dari bahasa Latin dies Dominicus, yang berarti "dia do Senhor", atau "hari Tuhan kita"). Dalam bahasa Melayu yang lebih awal, kata ini dieja sebagai Dominggu. Baru sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kata ini dieja sebagai "Minggu".
Kata "Ahad" berasal dari bahasa Arab, (al-ʾaḥad), yang berakar dari kata (ʾaḥad) yang berarti "satu".
Kata "Raditya" berasal dari bahasa Sanskerta, आदित्य (ādityá), yang merujuk pada dewa-dewa matahari keturunan Aditi, terutama Surya, dalam agama Hindu, serta merujuk pada Matahari.
Nama hari
Berikut ini merupakan nama hari Minggu dalam berbagai bahasa.
Kepentingan
Hari Minggu adalah sebuah hari libur di banyak negara di dunia. Layanan sektor publik biasa berhenti pada hari Minggu, namun layanan sektor privat, seperti hotel dan restoran, biasanya tetap buka atau malah mengalami lonjakan permintaan dari turis yang berlibur atau hanya sekadar berakhir pekan. Kantor-kantor bisnis yang bukan ritel, biasa tutup pada hari Minggu, namun pabrik-pabrik ada yang tetap beroperasi 7 hari seminggu.
Di beberapa negara Muslim dan Israel, Minggu adalah hari pertama masuk kerja.
Dalam industri surat kabar dan media lainnya, biasa edisi hari Minggu berbeda dengan edisi hari biasa, atau edisi cetak tambahan khusus (untuk surat kabar) yang hanya terbit pada hari Minggu.
Kompetisi olahraga sering dilangsungkan pada hari Minggu, ketika banyak orang tidak bekerja
Perayaan Kristen
Bagi umat Kristen, hari Minggu bermakna sebagai hari suci, hari istirahat, dan hari kebangkitan. Umat Kristen mula-mula tetap mengamalkan Sabat pada hari Sabtu sekaligus merayakan "pemecahan roti" pada hari Minggu, yang dilakukan untuk mengenang Kebangkitan Yesus yang terjadi pada "hari pertama minggu itu". Perayaan tersebut disebutkan dalam .
Sehingga seiring berjalannya waktu, perayaan hari Minggu mulai mendapat tempat yang khusus dalam peribadatan Gereja mula-mula, sementara kepentingan hari Sabtu berangsur-angsur menghilang.
Pada tanggal 7 Maret 321, Kaisar Konstantinus Agung, menetapkan hari Minggu sebagai hari peristirahatan bangsa Romawi.
Para reformator gereja, Luther dan Calvin memandang hari Minggu sebagai institusi sipil yang dibuat oleh manusia, yang menyediakan waktu bagi manusia untuk beristirahat dan beribadah.
Katekismus Singkat Westminster (1647) menjelaskan
59. Hari apa di antara ketujuh hari yang Allah tetapkan menjadi hari Sabat mingguan?
Jawab: Dari permulaan dunia hingga kebangkitan Kristus, Allah menetapan hari ketujuh menjadi hari Sabat mingguan; sesudah itu hari pertama, sampai akhir dunia. Hari itu adalah hari Sabat Kristen. ()
Sementara Katekismus Panjang Westminster menjabarkan lebih lanjut tentang perayaan Sabat (Dasa Titah yang keempat)
116. Apa yang dituntut dalam hukum yang keempat?
Jaw. Hukum yang keempat menuntut agar semua orang menguduskan dan membaktikan kepada Allah waktu-waktu tertentu, yang telah ditetapkan-Nya dalam Firman-Nya, khususnya satu hari penuh setiap tujuh hari. Dari permulaan dunia hingga kebangkitan Kristus, hari itu ialah hari ketujuh; sesudah itu hari pertama tiap-tiap minggu; begitu pula untuk seterusnya sampai akhir dunia. Hari itulah hari Sabat Kristen (), yang dalam Perjanjian baru disebut 'Hari Tuhan'. (Wah 1:10)
Lihat pula
Hari
Sabat
Sabtu#Penggunaan di kalangan umat Kristen
Sekolah minggu
Minggu (disambiguasi) untuk nama-nama hari Minggu yang diperingati secara khusus
Catatan kaki
Hari |
4976 | https://id.wikipedia.org/wiki/KOffice | KOffice | KOffice adalah paket aplikasi office untuk K Desktop Environment (KDE). Semua komponennya dirilis dengan lisensi open source.
Versi terbaru KOffice adalah 2.3.1, yang dirilis 2011
Komponen aplikasi
KOffice menyertakan komponen-komponen berikut ini:
KWord. Pengolah kata dengan dukungan style dan penggunaan frame untuk tata letak. Program ini fungsinya sama dengan Microsoft Word pada Windows.
KSpread. Aplikasi lembar kerja. Program ini fungsinya sama dengan Microsoft Excel pada Windows.
KPresenter. Program presentasi. Program ini fungsinya sama dengan Microsoft PowerPoint pada Windows.
Kivio. Program pembuat diagram alir ataupun blok diagram sejenis. Program ini fungsinya sama dengan Microsoft Visio pada Windows. Kelemahan program ini adalah ia tidak dapat membuka file Visio. Agar bisa dibuka di Kivio, maka file Visio harus diubah terlebih dahulu kedalam format XML.
Krita (sebelumnya Krayon dan KImageshop). Program manipulasi gambar bitmap.
Karbon14. Aplikasi untuk membuat atau menyunting gambar vektor.
Kugar dan KChart. Komponen untuk pembuatan chart dan report.
KFormula. Penyunting rumus atau formula matematik.
Kexi. Lingkungan terpadu untuk mengelola data, mencakup pembuatan skema basis data hingga menyunting dan mengolah data.
KOffice juga mengikutsertakan filter impor untuk mengenali format dokumen lain. KOffice dirilis terpisah dengan KDE dan dapat didownload dari situs webnya.
Lihat pula
Apache OpenOffice
LibreOffice
Microsoft Office
Go-oo
KDE
Linux
Referensi
Pranala luar
Situs web KOffice
Situs web Kexi
Perangkat lunak Linux
Perangkat lunak bebas yang diprogram dengan C++ |
4977 | https://id.wikipedia.org/wiki/Minggu%20%28satuan%29 | Minggu (satuan) | Minggu atau pekan merupakan satuan waktu yang sama dengan tujuh hari. Sistem "minggu" digunakan sebagai suatu sistem jangka waktu yang baku di berbagai belahan dunia. Sistem ini terutama digunakan untuk menentukan waktu kerja dan waktu cuti (selanjutnya disebut hari kerja dan akhir pekan), serta waktu untuk beribadah atau sembahyang. Dalam bahasa Indonesia, nama-nama hari adalah Minggu/Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu.
Penentuan tujuh hari dalam seminggu pada masa modern dapat ditelusuri ke zaman kejayaan Babilonia. Orang-orang Babilonia menggunakan sistem 7 hari tersebut dalam penanggalan mereka, sementara beberapa kebudayaan kuno lainnya memiliki jumlah hari dalam seminggu yang berbeda-benda, seperti 10 hari di Mesir Kuno dan delapan hari bagi bangsa Etruria. Sistem 8 hari tersebut diadopsi oleh bangsa Romawi Kuno pada awalnya, tetapi mereka kemudian mengubahnya menjadi sistem 7 hari, yang kemudian menyebar ke daratan Asia Barat dan wilayah pesisir Laut Tengah bagian barat. Pada tahun 321 M, Kaisar Konstantinus Agung secara resmi mengeluarkan dekret penggunaan sistem 7 hari dalam seminggu di seluruh wilayah Kekaisaran Romawi, disamping menetapkan hari Minggu sebagai hari libur. Sistem ini kemudian menyebar ke seluruh daratan Eropa, lalu ke seluruh dunia.
Penentuan hari pertama dan terakhir dalam seminggu sangat tergantung dengna budaya dan penetapan pemerintah setempat, meskipun hampir semua negara di seluruh dunia menentukan bahwa hari pertamanya jatuh pada hari Sabtu, Minggu, atau hari Senin. Standar ISO 8601, hampir seluruh Eropa, Tiongkok, Amerika Tengah bagian selatan, Asia Tengah, dan sebagainya mengawali pekan pada hari Senin. Sebagian besar negara di Timur Tengah mengawalinya pada hari Sabtu. Sementara Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Brasil, Amerika Utara, dan negara-negara lainnya mengawali pekan pada hari Minggu.
Istilah "minggu" atau "pekan" juga tidak terbatas pada satuan baku belaka, tetapi juga pada perayaan-perayaan tertentu yang berlangsung selama sekitar seminggu (kira-kira 7 hari, tidak perlu pas). Perayaan tersebut misalnya Pekan Suci dalam liturgi Katolik, Minggu Emas di Tiongkok dan Jepang, serta minggu-minggu kesadaran yang dicanangkan oleh organisasi tertentu untuk meninggkatkan kesaran masyarakat akan suatu masalah.
Nama
Asal kata minggu (dari bahasa Portugis domingo) yang berarti tujuh hari memiliki akar kata yang sama dengan hari Minggu. Dalam bahasa Indonesia modern, istilah tersebut lazim digunakan untuk merujuk baik pada satuan waktu 7 hari maupun nama harinya.
Kata pekan awalnya memiliki arti 'pasar'. Awalnya, pasar (pekan) hanya dibuka pada hari tertentu sesuai namanya. Jarak antara pasar buka hingga buka lagi yang menjadi makna baru kata pekan, yaitu 'rentang tujuh hari'.
Definisi dan durasi
Pada zaman modern, satu minggu didefinisikan sebagai tujuh hari sehingga
1 minggu = 7 hari = 168 jam = 10.080 menit = 604.800 detik.
Kalau dilihat menurut kalender Gregorius,
1 tahun kalender Gregorius = 52 minggu + 1 hari (2 hari dalam tahun kabisat)
1 minggu = ≈ 22,9984% rerata bulan Gregorius
Dalam tahun rata-rata Gregorius, ada 365,2425 hari sehingga ada tepat atau 52,1775 minggu. Dalam 400 tahun Gregorius terdapat 20.871 minggu. Hal ini berarti bahwa tanggal adalah hari (sama dengan hari pada tanggal ).
Nama hari dalam seminggu
Di Indonesia, nama hari-hari dalam seminggu adalah berikut:
Minggu/Ahad - Senin - Selasa - Rabu - Kamis - Jumat - Sabtu
Dalam budaya Jawa dan Bali, satu minggu belum tentu terdiri dari tujuh hari, tetapi berkisar dari dua hari sampai sepuluh hari:
Pekan yang terdiri dari satu hari: ekawara
Pekan yang terdiri dari dua hari: dwawara
Pekan yang terdiri dari tiga hari: triwara
Pekan yang terdiri dari empat hari: caturwara
Pekan yang terdiri dari lima hari: pancawara, pasar, atau pasaran
Pekan yang terdiri dari enam hari: sadwara
Pekan yang terdiri dari tujuh hari: saptawara, pekan, atau minggu
Pekan yang terdiri dari delapan hari: astawara
Pekan yang terdiri dari sembilan hari: sangawara
Pekan yang terdiri dari sepuluh hari: dasawara
Dalam bahasa Sanskerta/Jawa, satu minggu yang terdiri dari tujuh hari terdiri dari hari-hari berikut:
Raditya/Redite/Dite - Soma - Anggara - Buda - Wrehaspati/Respati - Sukra - Tumpek/Saniscara
Sementara satu minggu yang terdiri dari lima hari terdiri dari hari-hari berikut:
Legi/Umanis - Paing - Pon - Wage - Kliwon
Lihat pula
Budaya Jawa
Pawukon
Wuku
Referensi
Satuan waktu |
4978 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kilometer%20persegi | Kilometer persegi | Kilometer persegi (km²) adalah simbol untuk salah satu satuan luas dalam sistem metrik (sistem internasional).
1 km² (dibaca: 1 kilometer persegi) adalah setara dengan sebuah wilayah berbentuk bujur sangkar yang panjang sisinya 1 kilometer. Satuan kilometer persegi kita dapat dari hasil mengalikan satuan panjang kilometer dengan kilometer.
1 km² adalah setara dengan:
1.000.000 m²</sup>
100 ha (hektar) (1 ha adalah 10000 m²)
0,386102 mil persegi (1 mil adalah 1.609 Km)
247,105381 acre
Satuan luas |
4981 | https://id.wikipedia.org/wiki/Dwawara | Dwawara | Dwara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 2 hari, dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: menga – pepet.
Lihat pula
Pekan
Satuan waktu
Budaya Jawa
Budaya Bali |
4982 | https://id.wikipedia.org/wiki/Triwara | Triwara | Triwara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 3 hari, dalam budaya Jawa dan Bali.
Ketiga hari itu adalah:
Pasah atau Dora yang berarti tersisih. Dalam budaya Bali biasanya hari ini adalah hari baik untuk mengerjakan hal-hal yang kaitannya dengan masa depan. Selain itu pada hari ini bagi budaya Bali dipercaya untuk tidak mengungkit sejarah masa lalu juga mengadili orang berdasarkan masa lampau.
Beteng atau Waya yang berarti makmur. Dalam budaya Bali biasanya hari ini adalah hari baik untuk mengerjakan hal-hal yang kaitannya dengan masa lalu, seperti memperbaiki hubungan yang kurang baik, meluruskan kesalahpahaman dan sebagainya. Selain itu pada hari ini bagi budaya Bali dipercaya merupakan hari yang baik untuk memperkuat potensi diri, belajar dan berdoa.
Kajeng atau Biantara yang berarti tekanan yang tajam. Dalam budaya Bali biasanya hari ini adalah hari baik untuk mengerjakan hal-hal yang kaitannya dengan masa kini, seperti membenahi dan merapikan perabot dan peralatan. Selain itu pada hari ini bagi budaya Bali dipercaya merupakan hari yang harus dihindari untuk memulai sesuatu yang baru, apalagi jika dampaknya akan besar dan menyangkut kepentingan orang banyak dalam waktu yang lama.
Lihat pula
Pekan
Pranala luar
"Triawara"
Budaya |
4983 | https://id.wikipedia.org/wiki/Caturwara | Caturwara | Caturwara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 4 hari, dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: jaya (kemenangan) – menala (lingkungan) – sri (kemakmuran) – laba (keberhasilan)
Lihat pula
Pekan
Satuan waktu
Budaya Jawa |
4984 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sadwara | Sadwara | Sadwara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 6 hari, dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: aryang – urukung – paniron – was – maulu – tungleh
Lihat pula
Pekan
Budaya Jawa |
4985 | https://id.wikipedia.org/wiki/Astawara | Astawara | Astawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 8 hari dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: Uma–Sri–Indra–Guru–Yama–Rudra/Ludra–Brahma–Kala
Lihat pula
Pekan
Hindu
Budaya Jawa
Budaya Bali |
4986 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sangawara | Sangawara | Sangawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 9 hari dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: Dangu–Jangur–Gigis–Nohan–Ogan–Erangan–Urungan–Tulus–Dadi (versi Bali).
Sedangkan dalam versi Jawa, urutannya adalah : Dangu-Jangur-Gigis-Kerangan-Nohan-Wogan-Tulus-Wurung-Dadi
Lihat pula
Pekan
Bali |
4987 | https://id.wikipedia.org/wiki/Pancawara | Pancawara | Pancawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 5 hari, dalam budaya Jawa dan Bali. Pancawara juga disebut sebagai hari pasaran dalam bahasa Jawa karena beberapa pasar tradisional pada zaman dahulu hanya buka pada hari tertentu saja, misalkan Pasar Legi dan Pasar Pon di Solo hanya buka pada hari Legi dan Pon saja dalam satu minggu kalender Jawa (siklus 5 hari). Dalam sistem penanggalan Jawa dan Bali, terdapat 2 macam siklus waktu: siklus mingguan dan siklus pasaran. Dalam siklus mingguan, satu minggu dibagi menjadi 7 hari, seperti yang kita kenal sekarang (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu). Dalam siklus pasaran, satu pekan terdiri dari 5 hari pasaran. Nama-nama hari dalam sistem pancawara (pasaran) ini adalah: paing–pon–wage–kliwon–legi1/umanis2.
Menurut kalender Jawa, tiap hari dan tanggal dalam sistem kalender Masehi selalu mempunyai dua macam nama hari. Misalnya 1 Januari 2001 adalah hari Senin - Paing, berikutnya tanggal 2 Januari 2001 adalah hari Selasa - Pon, kemudian diikuti hari Rabu - Wage, disusul hari Kamis - Kliwon, Jumat - Legi, Sabtu - Paing, Minggu - Pon, Senin - Wage, Selasa - Kliwon, dan seterusnya. Kombinasi dua macam hari ini sampai sekarang masih dipakai dalam penerbitan surat kabar berbahasa Jawa, seperti harian Kedaulatan Rakyat yang terbit di kota Yogyakarta, misalnya.
Hari Nepton/Neptu
Tiap hari pasaran menurut penanggalan Jawa mempunyai bobot angka yang disebut neptu, misalnya:
Paing mempunyai bobot/neptu angka 9
Pon mempunyai bobot/neptu angka 7
Wage mempunyai bobot/neptu angka 4
Kliwon mempunyai bobot/neptu angka 8, dan
Legi mempunyai bobot/neptu angka 5.
Sementara hari mingguan akan mengikuti bobot angka sbb:
Senin mempunyai bobot/neptu angka 4
Selasa mempunyai bobot/neptu angka 3
Rabu mempunyai bobot/neptu angka 7
Kamis mempunyai bobot/neptu angka 8
Jumat mempunyai bobot/neptu angka 6
Sabtu mempunyai bobot/neptu angka 9, dan
Minggu mempunyai bobot/neptu angka 5.
Seperti disebutkan di atas, tanggal 1 Januari 2001 (awal abad ke-21 dan awal alaf ke-3) adalah hari Senin-Paing, dan mempunyai bobot/neptu angka 13, karena Senin = 4 + Paing = 9. Angka semacam ini biasanya dipakai untuk menentukan hari baik dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk untuk memilih hari perkawinan menurut adat kepercayaan Jawa.
Lihat pula
Bahasa Jawa
Bahasa Bali
Pekan
Satuan waktu
Jawa
Bali |
4988 | https://id.wikipedia.org/wiki/Saptawara | Saptawara | Saptawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 7 hari, dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: Raditya – Soma – Anggara – Budha – Wrespati – Sukra – Saniscara1/Tumpek2
Penggunaan
Bahasa Bali
Bahasa Jawa
Dalam budaya Jawa dan Bali satu minggu belum tentu terdiri dari tujuh hari, tetapi berkisar dari dua hari sampai sepuluh hari:
Minggu yang terdiri dari satu hari: ekawara
Minggu yang terdiri dari dua hari: dwawara
Minggu yang terdiri dari tiga hari: triwara
Minggu yang terdiri dari empat hari: caturwara
Minggu yang terdiri dari lima hari: pancawara, pasar atau pasaran
Minggu yang terdiri dari enam hari: sadwara
Minggu yang terdiri dari tujuh hari: saptawara, satu minggu atau satu pekan secara harfiah
Minggu yang terdiri dari delapan hari: astawara
Minggu yang terdiri dari sembilan hari: nawawara
Minggu yang terdiri dari sepuluh hari: dasawara
Lihat pula
Pekan
Satuan waktu |
4989 | https://id.wikipedia.org/wiki/Dasawara | Dasawara | Dasawara adalah nama dari sebuah pekan atau minggu yang terdiri dari 10 hari dalam budaya Jawa dan Bali.
Nama hari-harinya adalah: Pandita – Pati – Suka – Duka – Sri – Manuh – Manusa – Raja – Dewa – Raksasa
Referensi
Lihat pula
Pekan
Waktu |
4991 | https://id.wikipedia.org/wiki/Senin | Senin | Senin adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Minggu dan Selasa. Nama tersebut berasal dari bahasa Arab, (al-iṯnayn), yang berakar dari kata (iṯnān) yang berarti "dua".
Menurut ISO 8601, hari Senin merupakan hari pertama dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Senin merupakan hari kedua dalam seminggu.
Nama arkais untuk hari Senin adalah Soma, yang berasal dari bahasa Sanskerta, सोम (sóma), yang merupakan nama lain dari Candra, dewa dalam agama Hindu, serta merujuk pada Bulan.
Lihat pula
Hari
Hari |
4992 | https://id.wikipedia.org/wiki/Selasa | Selasa | Selasa adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Senin dan Rabu. Nama tersebut berasal dari bahasa Arab, (aṯ-ṯulāṯāʾ), yang berakar dari kata (ṯalāṯa) yang berarti "tiga".
Menurut ISO 8601, hari Selasa merupakan hari kedua dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Selasa merupakan hari ketiga dalam seminggu.
Nama arkais untuk hari Selasa adalah Anggara, yang berasal dari bahasa Sanskerta, अङ्गार (áṅgāra), yaitu Anggaraka, dewa perang dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Mars.
Lihat pula
Hari
Hari |
4993 | https://id.wikipedia.org/wiki/Rabu | Rabu | Rabu adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Selasa dan Kamis. Nama tersebut berasal dari bahasa Arab, (al-ʾarbiʿāʾ), yang berakar dari kata (ʾarbaʿa) yang berarti "empat".
Menurut ISO 8601, hari Rabu merupakan hari ketiga dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Rabu merupakan hari keempat dalam seminggu.
Nama arkais untuk hari Rabu adalah Budha, yang berasal dari bahasa Sanskerta, बुध (budha), yaitu Budha, dewa dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Merkurius.
Lihat pula
Hari
Budha (berbeda dengan Buddha)
Hari |
4994 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kamis | Kamis | Kamis adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Rabu dan Jumat. Nama tersebut berasal dari bahasa Arab, (al-ḵamīs), yang berakar dari kata (ḵamsa) yang berarti "lima".
Menurut ISO 8601, hari Kamis merupakan hari keempat dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Kamis merupakan hari kelima dalam seminggu.
Nama arkais untuk hari Kamis adalah Wrespati, yang berasal dari bahasa Sanskerta, बृहस्पति (bŕhaspati), yaitu Wrehaspati, dewa dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Jupiter.
Lihat pula
Hari
Hari |
4995 | https://id.wikipedia.org/wiki/Jumat | Jumat | Jumat adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Kamis dan Sabtu. Nama arkais untuk hari Jumat adalah Sukra.
Menurut ISO 8601, hari Jumat merupakan hari kelima dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Jumat merupakan hari keenam dalam seminggu.
Etimologi
Nama "Jumat" berasal dari bahasa Arab, (al-jumuʿa), yang seakar dengan kata (jamaʿa) yang berarti "berkumpul" dan kata (jamāʿa) yang berarti jemaah. Nama tersebut terutama merujuk pada salat Jumat yang dijalankan oleh umat Muslim pada hari tersebut.
Nama "Sukra" berasal dari bahasa Sanskerta, शुक्र (śukra), yaitu Sukra, dewa dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Venus.
Kepentingan
Di beberapa negara, terutama di negara-negara Islam, Jumat dijadikan sebagai akhir pekan, bersama dengan hari Sabtu.
Perayaan keagamaan
Islam
Umat Islam menjadikan hari Jumat sebagai hari yang memiliki kemuliaan. Hari Jumat merupakan hari terbaik di sisi Allah sehingga beberapa ibadah tertentu dikhususkan hanya pada hari Jumat. Kemuliaan hari Jumat disebutkan dalam salah satu hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah. Dalam pandangan Islam, hari Jumat merupakan hari yang dipilih oleh Allah untuk diagungkan. Ini merupakan pertanda bagi perselisihan antara Yahudi dan Nasrani dalam peribadatan. Yahudi memilih hari Sabtu, sedangkan Nasrani memilih hari Minggu.
Sementara itu, pada hadis lain yang diriwayatkan pula oleh Abu Hurairah, disebutkan bahwa kemuliaan hari Jumat didasarkan oleh beberapa hal. Hari Jumat diyakini sebagai hari terbaik yang dilalui oleh Matahari. Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada Adam selalu terjadi pada hari Jumat, mulai dari penciptaan, menempati surga hingga terusir dari surga. Selain itu, hari Jumat juga diyakini sebagai hari terjadinya kiamat.
Kristen
Hari Jumat juga mendapat tempat khusus dalam Kekristenan, terutama untuk mengenang kematian Yesus pada hari Jumat Agung. Beberapa denominasi Kristen mengenang peristiwa tersebut dengan mengadakan puasa Jumat.
Menurut tradisi Katolik, Gereja menjalankan misa khusus Jumat Pertama sebagai bentuk devosi kepada Hati Kudus Yesus. Selain itu, Gereja juga mengkhususkan hari-hari Jumat tertentu, terutama hari-hari Jumat pada Masa Prapaskah, sebagai hari-hari untuk melakukan puasa dan pantang, sebagai salah satu bentuk pertobatan sebelum memasuki Pekan Suci dan peneladanan atas puasa Yesus.
Referensi
Catatan kaki
Daftar pustaka
Lihat pula
Hari
Salat Jumat
Hari
Kata dan frasa Arab |
4996 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sabtu | Sabtu | Sabtu adalah salah satu nama hari dalam seminggu, yaitu antara hari Jumat dan Minggu. Nama arkais untuk hari Sabtu adalah Saniscara. Dalam kebudayaan Jawa, hari Sabtu juga disebut dengan nama Tumpek.
Menurut ISO 8601, hari Sabtu merupakan hari keenam dalam seminggu. Sementara menurut beberapa negara, khususnya Indonesia, dan dalam tradisi Abrahamik, hari Sabtu merupakan hari ketujuh dan terakhir dalam seminggu.
Etimologi
Nama "Sabtu" berasal dari bahasa Arab, (as-sabt), yang seakar dengan kata (subāt) yang berarti "tidur lelap" atau "hibernasi". Nama tersebut kemungkinan besar dipengaruhi oleh kata dalam bahasa Ibrani, yakni (shabát) yang berarti "istirahat", "rehat", atau, dalam pengertian keagamaan, "hari Sabat".
Nama "Saniscara" berasal dari bahasa Sanskerta, शनैश्चर (śanaiśchara), yaitu Sani, dewa dalam agama Hindu, serta merujuk pada planet Saturnus.
Kepentingan
Sebagian besar negara menjadikan hari Sabtu sebagai akhir pekan, umumnya bersama dengan hari Jumat atau hari Minggu.
Perayaan keagamaan
Yudaisme
Hari Sabtu, atau lebih tepatnya dari malam Sabtu hingga sesaat sebelum malam hari Sabtu, merupakan hari untuk istirahat, berhenti bekerja, dan beribadat bagu umat Yahudi. Hari tersebut disebut juga dengan hari Sabat, yaitu hari perhentian YHWH setelah menciptakan bumi dan seluruh isinya. Hari Sabat dirayakan oleh umat Yahudi sesuai dengan perintah Taurat dalam . Orang Yahudi percaya, bahwa perhitungan hari Sabat tiap minggu ini tidak pernah terputus sejak dunia diciptakan.
Kekristenan
Pada mulanya, umat Kristen, khususnya umat Kristen Yahudi, tetap mengamalkan hari Sabat sembari merayakan "pemecahan roti" pada hari Minggu sebagai peringatan akan kebangkitan Yesus Kristus. Pada akhirnya kepentingan hari Sabtu berangsur-angsur menghilang dan sebagian besar denominasi Kristen menggantikan kepentingan "Sabat" pada hari Minggu.
Beberapa denominasi Kristen masih mempertahankan hari Sabtu, karena meyakini Taurat masih berlaku penuh dalam kehidupan orang Kristen. Denominasi-denominasi itu antara lain Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Gereja Yesus Sejati, Baptis Hari Ketujuh, United Church of God , an International Association, Messianic Judaism (Yahudi yang percaya bahwa Yesus adalah Mesias Yahudi/Tuhan), Gereja Ortodoks Ethiopia Tewahedo, dan Gereja Jemaat Allah Global Indonesia (Gereja Unitarian Indonesia). Begitu juga Saksi-saksi Yehuwa mengadakan kebaktiannya pada hari Sabtu.
Lihat pula
Hari
Sabat
Pancawara
Referensi
Hari |
4998 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sri%20Tanjung | Sri Tanjung | "Sri Tanjung" adalah cerita rakyat dalam khazanah kebudayaan Jawa yang berasal dari era Kerajaan Majapahit. Kisah ini dikenal dalam karya sastra berbahasa Jawa Pertengahan dalam bentuk kidung, suatu bentuk cerita yang dinyanyikan. Pewarisannya dilakukan secara lisan, sehingga ada cukup banyak varian cerita yang dikenal. Namun, plot dasar cerita adalah mengenai kesetiaan seorang istri (bernama Sri Tanjung) kepada suaminya, meskipun ia dilanda fitnah. Versi yang cukup dikenal dikaitkan dengan asal-usul nama Banyuwangi (), wilayah paling timur dari Pulau Jawa. Nama Sri Tanjung dapat pula dikaitkan dengan bunga tanjung (Mimusops elengi), sejenis bunga yang beraroma wangi.
Dilihat dari alur ceritanya, Sri Tanjung merupakan kembangan/sempalan (spin-off) dari cerita Sudamala. Sama seperti Sudamala, cerita ini juga biasa dibawakan dalam pertunjukan sebagai bagian upacara ruwatan ("pembersihan dari kutukan/bahaya/ sukerta ") dalam adat Jawa.
Asal mula
Asal mula ataupun pencipta kisah ini tidak diketahui, tetapi diduga mengambil tempat di Banyuwangi, Jawa Timur, karena dikaitkan dengan legenda asal mula nama Banyuwangi. Kisah ini diperkirakan berasal dari zaman awal kerajaan Majapahit sekitar awal abad ke-14 Masehi. Pendapat ini didukung oleh temuan arkeologi; selain dalam bentuk tembang, kisah Sri Tanjung juga diabadikan dalam bentuk bas-relief yang terukir di pendapa teras Candi Penataran, dinding Gapura Bajang Ratu, Candi Surawana, dan Candi Jabung; semua di Jawa Timur.
Cerita
Berikut ini adalah salah satu versi cerita. Kisah diawali dengan menceritakan tentang seorang ksatria yang tampan dan gagah perkasa bernama Raden Sidapaksa yang merupakan keturunan keluarga Pandawa (Sadewa atau Sudamala). Ia mengabdi kepada Raja Sulakrama yang berkuasa di Negeri Sindurejo. Sidapaksa diutus mencari obat oleh raja kepada kakeknya, Bhagawan Tamba Petra, yang bertapa di pegunungan. Di sana ia bertemu dengan seorang gadis yang sangat ayu bernama Sri Tanjung. Sri Tanjung bukanlah gadis biasa, karena ibunya adalah bidadari yang turun ke bumi dan diperistri seorang manusia. Karena itulah Sri Tanjung memiliki paras yang luar biasa cantik jelita. Raden Sidapaksa jatuh hati dan menjalin cinta dengan Sri Tanjung yang kemudian dinikahinya. Setelah menjadi istrinya, Sri Tanjung diboyong ke Kerajaan Sindurejo.
Raja Sulakrama diam-diam terpesona akan kecantikan Sri Tanjung. Sang Raja menyimpan hasrat untuk merebut Sri Tanjung dari tangan suaminya, sehingga ia mencari siasat agar dapat memisahkan Sri Tanjung dari Sidapaksa. Lantas Raja Sulakrama mengutus Sidapaksa untuk pergi ke Swargaloka dengan membawa surat yang isinya "Pembawa surat ini akan menyerang Swargaloka". Atas bantuan Sri Tanjung yang menerima warisan selendang ajaib peninggalan ibunya , Sidapaksa dapat terbang ke Swargaloka. Setibanya di Swargaloka, Sidapaksa yang tidak mengetahui apa isi surat itu menyerahkan surat itu kepada para dewa. Akibatnya, dia dihajar dan dipukuli oleh para dewa. Namun akhirnya, dengan menyebut leluhurnya adalah Pandawa, maka jelaslah kesalahpahaman itu. Raden Sidapaksa kemudian dibebaskan dan diberi berkah oleh para dewa.
Sementara itu di marcapada (bumi), sepeninggal Sidapaksa, Sri Tanjung digoda oleh Raja Sulakrama. Sri Tanjung menolak, tetapi Sulakrama memaksa, memeluk Sri Tanjung, dan hendak memperkosanya. Mendadak datang Sidapaksa yang menyaksikan istrinya berpelukan dengan sang Raja. Raja Sulakrama yang jahat dan licik, malah balik memfitnah Sri Tanjung dengan menuduhnya sebagai wanita sundal penggoda yang mengajaknya untuk berbuat zina. Sidapaksa termakan hasutan sang Raja dan mengira istrinya telah berselingkuh, sehingga ia terbakar amarah dan kecemburuan. Sri Tanjung memohon kepada suaminya agar percaya bahwa ia tak berdosa dan selalu setia. Dengan penuh kesedihan Sri Tanjung bersumpah apabila dirinya sampai dibunuh, jika yang keluar bukan darah, melainkan air yang harum, maka itu merupakan bukti bahwa dia tak bersalah. Akhirnya dengan garang Sidapaksa yang sudah gelap mata menikam Sri Tanjung dengan keris hingga tewas. Maka keajaiban pun terjadi, benarlah persumpahan Sri Tanjung, dari luka tikaman yang mengalir bukan darah segar melainkan air yang beraroma wangi harum semerbak. Konon air yang harum mewangi itu menjadi asal mula nama tempat tersebut yang kemudian menjadi ibu kota kerajaan Blambangan, dinamakan Banyuwangi yang bermakna "air yang wangi". Melihat hal tersebut, Raden Sidapaksa menyadari kekeliruannya dan menyesali perbuatannya.
Sukma Sri Tanjung menuju ke Swargaloka dan bertemu Dewi Durga. Setelah mengetahui kisah ketidakadilan yang menimpa Sri Tanjung, Sri Tanjung dihidupkan kembali oleh Dewi Durga dan para dewa. Sri Tanjung pun dipersatukan kembali dengan suaminya. Para dewa memerintahkan Sidapaksa untuk menghukum kejahatan Raja Sulakrama. Ia pun membalas dendam dan berhasil membunuh Raja Sulakrama dalam suatu peperangan.
Panil cerita di Candi Penataran
Panil-panil di sisi barat bagian selatan dan sisi selatan dari Pendapa Teras 2 di kompleks Candi Penataran memuat rangkaian cerita Sri Tanjung. Bentuk penyajiannya mengingatkan pada wayang beber, berupa panil panjang dengan gambar-gambar yang menggabungkan beberapa adegan sekaligus, dibaca dari kiri (prasawya). Tokoh Sri Tanjung digambarkan sebagai sosok perempuan bermahkota samping, mengenakan kemben. Tokoh Sidapaksa digambarkan bertelanjang dada, di kepalanya mengenakan tutup kepala khas, serta mengenakan kain semacam sarung yang diikat atau mengenakan celana yang dibalut kain sedengkul.
Versi cerita di sini tidak menyiratkan kaitan dengan legenda nama Banyuwangi. Tafsir dari panil-panil ini sedikit banyak mengikuti versi yang diungkapkan dalam Pratiwi (2016).
Referensi
Bacaan lanjutan
Prijono, 1938 Kidung Sri Tanjung.
Lihat pula
Sastra Jawa Pertengahan
Cerita Panji
Sri Tanjung
Cerita rakyat dari Jawa Timur
Kerajaan Majapahit
Kabupaten Banyuwangi |
5000 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kalender%20Jawa | Kalender Jawa | Kalender Jawa atau Penanggalan Jawa (Hanacaraka: ꦥꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ꧀ꦗꦮ; Pegon: ڤناڠڬالان جاوا; translit. Pananggalan Jawa) adalah sistem penanggalan yang digunakan oleh Kesultanan Mataram dan berbagai kerajaan pecahannya serta daerah yang mendapat pengaruhnya. Penanggalan ini memadukan sistem penanggalan Islam, sistem Penanggalan Hindu, dan sedikit penanggalan Julian yang merupakan bagian budaya Barat.
Sistem kalender Jawa memakai dua siklus hari: siklus mingguan yang terdiri dari tujuh hari (Ahad sampai Sabtu, saptawara) dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari lima hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Pada tahun 1633 Masehi (1555 Saka), Sultan Agung dari Mataram berusaha keras menanamkan agama Islam di Jawa. Salah satu upayanya adalah mengeluarkan dekret yang mengganti penanggalan Saka yang berbasis perputaran matahari dengan sistem kalender kamariah atau lunar (berbasis perputaran bulan). Uniknya, angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan, tidak menggunakan perhitungan dari tahun Hijriyah (saat itu 1043 H). Hal ini dilakukan demi asas kesinambungan, sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1555 Saka diteruskan menjadi tahun 1555 Jawa.
Dekrit Sultan Agung berlaku di seluruh wilayah Kesultanan Mataram: seluruh pulau Jawa dan Madura kecuali Banten, Batavia (Jakarta sekarang) dan Banyuwangi (=Balambangan). Ketiga daerah terakhir ini tidak termasuk wilayah kekuasaan Sultan Agung. Pulau Bali dan Sumatra yang tidak mendapatkan pengaruh budaya Jawa, juga tidak ikut mengambil alih kalender karangan Sultan Agung ini.
Daftar bulan Jawa Islam
Di bawah ini disajikan nama-nama bulan Jawa Islam. Sebagian nama bulan diambil dari Kalender Hijriyah dengan nama-nama Arab, tetapi beberapa di antaranya menggunakan nama dalam bahasa Sanskerta seperti Pasa, Sela, dan kemungkinan juga Sura, sedangkan nama Apit dan Besar berasal dari bahasa Jawa dan bahasa Melayu. Nama-nama ini adalah nama bulan kamariah atau candra (lunar). Penamaan bulan sebagian berkaitan dengan hari-hari besar yang ada dalam bulan Hijriah, seperti Pasa yang berkaitan dengan puasa Ramadan, Mulud yang berkaitan dengan Maulid Nabi pada bulan Rabiulawal, dan Ruwah yang berkaitan dengan Nisfu Sya'ban saat amalan dari ruh selama setahun dianggap dicatat.
Nama-nama bulan tersebut adalah sebagai berikut:
Warana • Sura, artinya rijal
Wadana • Sapar, artinya wiwit
Wijangga • Mulud, artinya kanda
Wiyana • Bakda Mulud, artinya ambuka
Widada • Jumadilawal, artinya wiwara
Widarpa • Jumadilakir, artinya rahsa
Wilapa • Rejeb, artiya purwa
Wahana • Ruwah, artinya dumadi
Wanana • Pasa, artinya madya
Wurana • Sawal, artinya wujud
Wujana • Sela, artinya wusana
Wujala • Besar, artinya kosong
Metode perhitungan
Kalender Jawa berusaha menggabungkan periode peredaran bulan, periode saptawara (mingguan) dan pancawara (pasaran) dan membuat rumusan agar penanggalan mudah dipahami oleh masyarakat luas dengan cara sederhana. Untuk memperoleh rumusan tersebut, maka diambil perhitungan siklus 8 tahun yang disebut windu. Dalam 1 windu, pergantian tahun (tanggal 1 bulan Sura) selalu jatuh pada hari-hari tertentu dan membentuk pola yang akan berulang di windu berikutnya.
Pada awal diterapkannya kalender Jawa pada tahun 1555 Jawa Islam, ditentukan tanggal 1 Sura pada tahun Alip selalu jatuh pada hari Jumat Legi. Namun untuk penyesuaian siklus bulan yang sesungguhnya maka setiap kurup (periode 120 tahun/15 windu) ada 1 hari yang dihilangkan. Pada saat ini, tanggal 1 Sura tahun Alip jatuh pada hari Selasa Pon, karenanya periode ini disebut dengan siklus kurup Alip Selasa Pon/kurup Asapon.
Di bawah, disajikan nama-nama tahun dalam satu windu pada kurup Asapon:
Jumlah hari adalah 2.835, genap dibagi 35 hari pasaran.
Setelah diketahui hari pada 1 Sura, untuk menentukan hari pertama setiap bulan maka juga dibuat rumusan untuk memudahkan sebagai berikut:
Penerapan rumus di atas adalah misalnya ingin mengetahui tanggal 1 Ramlan/Pasa tahun Wawu 1953J/2020M pada hari apa, maka langkahnya adalah :
tahun Wawu tanggal 1 Sura dimulai hari Ahad Wage
rumus bulan Pasa adalah Lannemro (6-2) artinya dihitung hari keenam dari Ahad (hasilnya Jumat) dan hari kedua dari Wage (hasilnya Kliwon) sehingga tanggal 1 Pasa jatuh pada hari Jumat Kliwon.
Nama Tahun
Nama-nama tahun tersebut adalah sebagai berikut:
Purwana • Alip, artinya ada-ada (mulai berniat)
Karyana • Éhé, artinya tumandang (melakukan)
Anama • Jemawal, artinya gawé (pekerjaan)
Lalana • Jé, artinya lelakon (proses, nasib)
Ngawana • Dal, artinya urip (hidup)
Pawaka • Bé, artinya bola-bali (selalu kembali)
Wasana • Wawu, artinya marang (arah)
Swasana • Jimakir, artinya suwung (kosong)
Windu sendiri bergulir selama empat putaran (32 tahun Jawa): Adi, Kuntara, Sangara, dan Sancaya.
Siklus Kurup
Meskipun kalender Jawa telah beralih sistem pada zaman Sultan Agung, para ahli penanggalan masih terus mengamati ketepatan perhitungannya dengan kalender hijriyah/lunar yang berdasarkan pengamatan visual (rukyat). Kalender Jawa memiliki 3 tahun kabisat setiap 1 windu sedangkan kalender Hijriyah memiliki 11 tahun kabisat setiap 30 tahun sehingga dalam kurun 120 tahun (15 windu) jumlah tahun Jawa kabisat ada 45 sedangkan tahun hijriyah ada 44 sehingga ada 1 hari setiap 120 tahun yang harus dibuang. Siklus 120 tahun ini disebut kurup.
Susuhunan Pakubuwana V dari Kasunanan Surakarta memutuskan untuk mengakhiri Kurup Kamis Kliwon pada tahun 1748J meskipun baru berjalan 9 windu karena para ahli menyadari penanggalan Jawa masih tertinggal 1 hari dibandingkan kalender hijriyah sehingga tahun Ehe 1748 yang seharusnya kabisat (355 hari) dibuat hanya 354 hari. Sebagian ahli menyatakan langkah tersebut terlambat dilakukan karena akan lebih tepat jika pergantian kurup seharusnya dilakukan pada 2 tahun sebelumnya yaitu tahun Alip 1747. Konsekuensi dari keterlambatan ini maka umur kurup Arbaiyah Wage hanya 118 tahun. Namun Kasultanan Yogyakarta tidak membuat keputusan serupa sehingga penanggalan di kedua wilayah terjadi selisih selama beberapa tahun dan baru mengikuti Surakarta pada Jimakir 1794J/1865M atas perintah Sultan Hamengkubuwana VI dan menyekapati kurup tersebut akan berakhir pada tahun Jimakir 1866.
Pengaruh kurup dalam peribadahan
Meskipun kedua kerajaan telah sepakat kurup Aboge berakhir pada tahun Jimakir 1866 dan berganti menjadu kurup Asapon, sebagian masyarakat yang jauh dari kraton tetap menggunakan kalender berdasarkan kurup Alip Rabu Wage (Aboge) sehingga dalam penentuan tanggal 1 Pasa (Ramadan) dan 1 Sawal (Syawal) sehingga mereka memulai puasa dan Idul Fitri terlambat sehari dibanding masyarakat pada umumnya. Hal ini terjadi pada beberapa komunitas kecil di Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Probolinggo yang menyebut dirinya Islam Aboge. Kurangnya kesadaran terhadap perubahan kurup Aboge menjadi Asapon pada tahun Alif 1867J/1936M diduga disebabkan oleh memudarnya pengaruh kraton pada masyarakat Jawa yang jauh dari lingkungan kraton pada masa itu.
Pembagian pekan
Orang Jawa pada masa pra Islam mengenal pekan yang lamanya tidak hanya tujuh hari saja, tetapi dari 2 sampai 10 hari. Pekan-pekan ini disebut dengan nama-nama dwiwara, triwara, caturwara, pañcawara (pancawara), sadwara, saptawara, astawara dan sangawara. Zaman sekarang hanya pekan yang terdiri atas lima hari dan tujuh hari saja yang dipakai, tetapi di pulau Bali dan di Tengger, pekan-pekan yang lain ini masih dipakai.
Pekan yang terdiri atas tujuh hari dihubungkan dengan sistem bulan-bumi. Gerakan (solah) dari bulan terhadap bumi berikut adalah nama dari ke tujuh nama hari tersebut:
Radite • Minggu, melambangkan meneng (diam)
Soma • Senin, melambangkan maju
Hanggara • Selasa, melambangkan mundur
Budha • Rabu, melambangkan mangiwa (bergerak ke kiri)
Respati • Kamis, melambangkan manengen (bergerak ke kanan)
Sukra • Jumat, melambangkan munggah (naik ke atas)
Tumpak • Sabtu, melambangkan temurun (bergerak turun)
Pekan yang terdiri atas lima hari ini disebut sebagai pasar oleh orang Jawa dan terdiri dari hari-hari:
Legi
Pahing
Pon
Wage
Kliwon
Hari-hari pasaran merupakan posisi sikap (patrap) dari bulan sebagai berikut:
Kliwon • Asih, melambangkan jumeneng (berdiri)
Legi • Manis, melambangkan mungkur (berbalik arah kebelakang)
Pahing • Pahit, melambangkan madep (menghadap)
Pon • Petak, melambangkan sare (tidur)
Wage • Cemeng, melambangkan lenggah (duduk)
Kemudian sebuah pekan yang terdiri atas tujuh hari ini, yaitu yang juga dikenal di budaya-budaya lainnya, memiliki sebuah siklus yang terdiri atas 30 pekan. Setiap pekan disebut satu wuku dan setelah 30 wuku maka muncul siklus baru lagi. Siklus ini yang secara total berjumlah 210 hari adalah semua kemungkinannya hari dari pekan yang terdiri atas 7, 6 dan 5 hari berpapasan.
Penampakan bulan dalam penanggalan jawa:
Tanggal 1 bulan Jawa, bulan kelihatan sangat kecil-hanya seperti garis, ini dimaknakan dengan seorang bayi yang baru lahir, yang lama-kelamaan menjadi lebih besar dan lebih terang.
Tanggal 14 bulan Jawa dinamakan purnama sidhi, bulan penuh melambangkan dewasa yang telah bersuami istri.
Tanggal 15 bulan Jawa dinamakan purnama, bulan masih penuh tetapi sudah ada tanda ukuran dan cahayanya sedikit berkurang.
Tanggal 20 bulan Jawa dinamakan panglong, orang sudah mulai kehilangan daya ingatannya.
Tanggal 25 bulan Jawa dinamakan sumurup, orang sudah mulai diurus hidupnya oleh orang lain kembali seperti bayi layaknya.
Tanggal 26 bulan Jawa dinamakan manjing, di mana hidup manusia kembali ketempat asalnya menjadi rijal lagi.
Sisa hari sebanyak empat atau lima hari melambangkan saat di mana rijal akan mulai dilahirkan kembali kekehidupan dunia yang baru.
Daftar bulan Jawa matahari
Pada tahun 1856 Masehi, karena penanggalan kamariah dianggap tidak memadai sebagai patokan para petani yang bercocok tanam, maka bulan-bulan musim atau bulan-bulan surya yang disebut sebagai pranata mangsa, diresmikan oleh Sunan Pakubuwana VII. Sebenarnya, pranata mangsa ini adalah pembagian bulan yang sudah digunakan pada zaman pra-Islam, hanya saja disesuaikan dengan penanggalan tarikh kalender Gregorian yang juga merupakan kalender surya dan meninggalkan tarikh Hindu; akibatnya, umur setiap mangsa berbeda-beda.
Keterangan
Dalam bahasa Jawa Kuno, mangsa kesebelas disebut Apit Lemah, sedangkan mangsa keduabelas disebut sebagai Apit Kayu. Nama Dhesta diambil dari nama bulan kesebelas penanggalan Hindu dari bahasa Sanskerta, yaitu Jyeṣṭha. Nama Sadha diambil dari kata Āṣāḍha yang merupakan bulan kedua belas.
Lihat pula
Kalender Tengger
Kalender Bali
Kalender Hijriyah
Kalender Saka
Pranata mangsa
Referensi
Bacaan lanjutan
Pigeaud, Th., 1938, Javaans-Nederlands Woordenboek. Groningen-Batavia: J.B. Wolters
Ricklefs, M.C., 1978, Modern Javanese historical tradition: a study of an original Kartasura chronicle and related materials. London: School of Oriental and African Studies, University of London
Pranala luar
Lebih lanjut mengenai Kalender Jawa. Halaman web ini memberikan informasi yang sedikit berbeda dan ada beberapa hal yang tidak tepat.
Kelender Jawa. Halaman web ini memberikan informasi lebih lengkap mengenai perabot penanggalan Jawa, antara lain: Pasaran, Wuku, Neptu, Sasi, dan Warsa.
weton.m Fungsi MATLAB yang menghitungkan Weton, Dina, Wulan, Taun, Windu, Kurup dan Dina Mulyo dari tanggal berapa saja. Ada juga fungsi Perl untuk menghitung wetonan. Perangkat lunak sumber terbuka (open source).
Islam
Jawa
Jawa |
5001 | https://id.wikipedia.org/wiki/Wuku | Wuku | Wuku adalah bagian dari suatu siklus dalam penanggalan Jawa dan Bali yang berumur tujuh hari (satu pekan). Siklus wuku berumur 30 pekan (210 hari), dan masing-masing wuku memiliki nama tersendiri. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) masih digunakan di Bali dan Jawa, terutama untuk menentukan "hari baik" dan "hari buruk" serta terkait dengan weton / nepton. Weton dalam bahasa Bali disebut oton/otonan. Seorang bayi yang berusia 1 siklus wuku (210 hari) disebut 1 oton.
Ide dasar perhitungan menurut wuku adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara (pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti, misalkan hari Sabtu Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.
Sejarah
Perhitungan pawukon atau wuku biasanya orang jawa menyebutnya, termasuk dalam perhitungan Primbon Jawa dan sangat dibutuhkan dalam setiap almanak Jawa dimasa lalu maupun masa sekarang; ibaratnya almanak jawa tanpa pawukon seperti sayur tanpa garam rasanya hambar atau cemplang orang jawa bilang.
Para leluhur orang jawa zaman dulu dalam menghitung primbon dengan bermacam-macam cara, termasuk salah satunya pawukon yang dirasa sangat perlu. Perhitungan ini digunakan untuk menjauhkan diri dari segala malapetaka atau sangkala (kala), serta untuk mendekatkan pada keselamatan, dan nyatanya memang semua orang membutuhkan hal yang demikian ini. Sampai dengan sekarang perhitungan primbon Jawa masih digunakan olah orang jawa, walaupun sudah tidak banyak yang paham apa itu pawukon atau wuku.
Daftar wuku
Nama-nama wuku yang tiga puluh didasarkan pada suatu kisah mengenai suatu kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Watugunung. Raja ini beristri Sinta dan memiliki 27 anak. Nama-nama semua tokoh inilah yang menjadi nama-nama setiap wuku. Setiap wuku dijaga oleh seorang dewa pelindung, memiliki pohon simbolik, hewan simbolik, tipe rumah (gedhong), candra ("penciri"), perlambang (dinyatakan dalam suatu peribahasa), ruwatan-nya (sedekah untuk menolak bala), kala sial (sengkala bilahi, situasi yang membawa petaka), dan dunung (arah mata angin yang membawa sial).
Satu wuku terdiri dari 7 hari, misalnya untuk wuku Sinta: dari hari Minggu pahing sampai Sabtu Pon. Sehingga rentang 30 wuku meliputi waktu 210 hari.
Sinta - Batara Yama (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
Landep - Batara Mahadewa (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
Wukir, Ukir1 - Batara Mahayakti (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
Kurantil, Kulantir1 - Batara Langsur (Ahad Pon - Sabtu Wage)
Tolu, Tulu1 - Batara Bayu (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
Gumbreg - Batara Candra (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
Warigalit, Wariga1 - Batara Asmara (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
Warigagung, Warigadian1 - Batara Maharesi (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
Julungwangi, Julangwangi1 - Batara Sambu (Ahad Pon - Sabtu Wage)
Sungsang - Batara Gana Ganesa (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
Galungan, Dungulan1 - Batara Kamajaya (Ahad Pahing - Sabtu Pon) Pada minggu ini, jatuh hari raya Galungan pada hari Rabu-Kliwon
Kuningan - Batara Indra. (Ahad Wage - Sabtu Kliwon) Pada minggu ini, jatuh hari raya Kuningan pada hari Sabtu-Kliwon.
Langkir - Batara Kala (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
Mandasiya, Medangsia1 - Batara Brahma (Ahad Pon - Sabtu Wage)
Julungpujut, Pujut1 - Batara Guritna (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
Pahang - Batara Tantra (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
Kuruwelut, Krulut1 - Batara Wisnu (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
Marakeh, Merakih1 - Batara Suranggana (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
Tambir - Batara Siwa (Ahad Pon - Sabtu Wage)
Medangkungan - Batara Basuki (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
Maktal - Batara Sakri (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
Wuye, Uye1 - Batara Kowera (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
Manahil, Menail1 - Batara Citragotra (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
Prangbakat - Batara Bisma (Ahad Pon - Sabtu Wage)
Bala - Batara Durga (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
Wugu, Ugu1 - Batara Singajanma (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
Wayang - Batara Sri (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
Kulawu, Kelawu1 - Batara Sadana (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
Dukut - Batara Baruna. Pada minggu ini jatuh hari Anggara Kasih pada hari Selasa Kliwon yang dianggap keramat oleh orang Jawa. (Ahad Pon - Sabtu Wage)
Watugunung - Batara Anantaboga. (Ahad Kliwon - Sabtu Legi) Dalam minggu ini jatuh hari Sabtu Umanis adalah hari Saraswati yang dianggap suci oleh orang Bali.
1Nama alternatif, biasanya yang dipakai di Bali. Apabila dilihat biasanya hanya ejaannya saja yang agak berbeda.
Lihat pula
Kalender
Kalender Bali
Kalender Jawa
Pekan
Waktu
Referensi
Satuan waktu |
5006 | https://id.wikipedia.org/wiki/Ibadat | Ibadat | Ibadat atau Ibadah adalah sebuah kata yang diambil dari bahasa Arab ‘Ibadah (عبادة). Dalam terminologi bahasa Indonesia sebagaimana yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata ini memiliki arti:
Perbuatan atau penyataan bakti terhadap Allah atau Tuhan yang didasari oleh peraturan agama.
Segala usaha lahir dan batin yang sesuai perintah agama yang harus dituruti pemeluknya.
Upacara yang berhubungan dengan agama.
Ibadah menurut Islam
Disiratkan di dalam Al-Qur'an, pengertian ibadah dapat ditemukan melalui pemahaman bahwa:
Dalam ajaran Islam, manusia itu diciptakan untuk menghamba kepada Allah, atau dengan kata lain beribadah kepada Allah (Adz-Dzaariyaat 51:56).
Manusia yang menjalani hidup beribadah kepada Allah itu tiada lain manusia yang berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Yaasiin 36:61)
Sedangkan manusia yang berpegang teguh kepada apa yang diwahyukan Allah, maka ia berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Az Zukhruf 43:43).
Dengan demikian apa yang disebut dengan manusia hidup beribadah kepada Allah itu ialah manusia yang dalam menjalani hidupnya selalu berpegang teguh kepada wahyu Allah. Jadi pengertian ibadah menurut Al Quran tidak hanya terbatas kepada apa yang disebut ibadah mahdhah atau Rukun Islam saja, tetapi cukup luas seluas aspek kehidupan yang ada selama wahyu Allah memberikan pegangannya dalam persoalan itu.
Itulah mengapa umat Islam tidak diperkenankan memutuskan, mengubah dan menambahkan suatu persoalan hidupnya sekiranya Allah dan rasul-Nya sudah memutuskan perkara itu.
Definisi Ibadah
Menurut bahasa ibadah adalah merendahkan diri, ketundukan dan kepatuhan akan aturan-aturan agama. Sedangkan menurut istilah syar'i“Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya', baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang tampak (lahir). Maka salat, zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan), berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja, memanjatkan do’a, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah. Begitu pula rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, takut kepada Allah, inabah (kembali taat) kepada-Nya, memurnikan agama (amal ketaatan) hanya untuk-Nya, bersabar terhadap keputusan (takdir)-Nya, bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya, merasa ridha terhadap qadha/takdir-Nya, tawakal kepada-Nya, mengharapkan rahmat (kasih sayang)-Nya, merasa takut dari siksa-Nya dan lain sebagainya.
Referensi
Agama |
5007 | https://id.wikipedia.org/wiki/Ibadah | Ibadah | Ibadah ialah amalan-amalan yang dilakukan oleh muslim yang ditujukan sepenuhnya sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah dan larangan Allah yang telah diatur dalam syariat Islam. Pemaknaan ibadah sebagai suatu bentuk ketaatan disampaikan oleh Allah di dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Bayyinah ayat 5. Tujuan beribadah disampaikan oleh Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 21, yaitu sebagai bentuk meraih ketakwaan. Konsep ibadah di dalam Islam sesuai dengan konsep tujuan penciptaan manusia oleh Allah, yaitu untuk mengabdi kepada-Nya. Manfaat dari ibadah bagi manusia adalah memperoleh ridha Allah serta meningkatkan motivasi dan semangat hidup di dunia. Ibadah terbagi menjadi dua jenis yaitu ibadah umum dan ibadah khusus. Ibadah umum meliputi semua perbuatan kebaikan yang diniatkan untuk memperoleh ridha Allah. Sedangkan ibadah khusus ialah ibadah yang tata cara pelaksanaannya telah ditetapkan oleh Allah.
Unsur
Ibadah memiliki dua unsur utama. Pertama, unsur ketundukan kepada Allah. Kedua, unsur kecintaan kepada Allah. Kedua unsur ini harus dimiliki agar suatu perbuatan dapat bernilai ibadah.
Landasan
Ibadah di dalam Islam didasarkan kepada Al-Qur'an dan sunnah. Tiap perkara ibadah yang bersifat global di dalam Al-Qur'an memperoleh penjelasan yang lebih rinci pada sunnah. Bentuk sunnah ini ialah setiap ucapan, perbuatan dan persetujuan dari Nabi Muhammad. Ibadah Islam ada yang bersifat tetap dan ada pula yang berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman. Ibadah yang mengalami perkembangan ini tetap berdasarkan kepada Al-Qur'an dan sunnah ditambah dengan ijtihad para ulama.
Tujuan
Tujuan dari mengadakan ibadah adalah untuk mencapai ketakwaan. Tujuan ini disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 21. Dalam ayat ini, Allah berfirman dengan menyeru kepada manusia untuk menyembahNya. Penyembahan ini sebagai bentuk pengakuan atas Allah sebagai pencipta yang telah menciptakan manusia dan generasi-generasi manusia sebelumnya.
Pelaksanaan
Ibadah yang memiliki nilai pahala yang terbesar dapat dicapai melalui dua hal. Pertama, dengan adanya keyakinan bahwa segala perintah dan larangan dari Allah merupakan suatu bentuk kebaikan dan memberikan manfaat kepada manusia. Kedua, ibadah dilaksanakan dengan kerelaan yang diliputi kesenangan dan disertai rasa membutuhkan ibadah.
Referensi
Catatan kaki
Daftar pustaka
Islam |
5011 | https://id.wikipedia.org/wiki/Candi%20Prambanan | Candi Prambanan | Candi Prambanan () adalah bangunan candi bercorak agama Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi. Candi yang juga disebut sebagai Rara Jonggrang ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu dewa Brahma sebagai dewa pencipta, dewa Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan dewa Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter, dikarenakan aliran Syaiwa yang mengutamakan pemujaan dewa Siwa di candi ini.
Kompleks percandian Prambanan secara keseluruhan terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi pintu administrasinya terletak di Jawa Tengah. Hal ini yang membuat Candi Prambanan terletak di 2 tempat yakni di Desa Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan di Tlogo, Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, atau kurang lebih 17 kilometer timur laut dari Kota Jogja, 50 kilometer barat daya dari Kota Surakarta dan 120 kilometer selatan dari Kota Semarang, persis di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia.
Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu, pada masa Kerajaan Medang Mataram.
Etimologi
Nama Prambanan, berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri, diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu Para Brahman yang bermakna "Brahman Agung" yaitu Brahman atau realitas abadi tertinggi dan teragung yang tak dapat digambarkan, yang kerap disamakan dengan konsep Tuhan dalam agama Hindu. Pendapat lain menganggap Para Brahman mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. Pendapat lain mengajukan anggapan bahwa nama "Prambanan" berasal dari akar kata mban dalam Bahasa Jawa yang bermakna menanggung atau memikul tugas, merujuk kepada para dewa Hindu yang mengemban tugas menata dan menjalankan keselarasan jagat.
Nama lain dari Prambanan dapat berarti 5 (lima) gunung yang dalam bahasa Khmer/Kamboja 5 (lima) adalah Pram dan banam adalah gunung (ប្រាំភ្នំ). Hal ini menggambarkan 5 puncak gunung dari Himalaya di India. Mengingat pada saat yang sama dalam kronik Khmer bahwa Bangsa Jawa pernah menjajah Khmer selama 200 tahun dan Jayawarman ke 2 yang pernah di Jawa merupakan pahlawan yang membebaskan Khmer dari dominasi Jawa.
Nama asli kompleks candi Hindu ini adalah nama dari Bahasa Sanskerta; Siwagrha (Rumah Siwa) atau Siwalaya (Alam Siwa), berdasarkan Prasasti Siwagrha yang bertarikh 778 Saka (856 Masehi). Trimurti dimuliakan dalam kompleks candi ini dengan tiga candi utamanya memuliakan Brahma, Siwa, dan Wisnu. Akan tetapi Siwa Mahadewa yang menempati ruang utama di candi Siwa adalah dewa yang paling dimuliakan dalam kompleks candi ini.
J. Gronemen (1887) berpendapat bahwa nama Prambanan berasal dari kata ramban:
Sejarah
Pembangunan
Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno, pembangunan candi Hindu kerajaan ini dimulai oleh Sri Maharaja Rakai Pikatan sebagai tandingan candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang terletak tak jauh dari Prambanan. Beberapa sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas Jawa, hal ini terkait teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing; yaitu wangsa Sanjaya penganut Hindu dan wangsa Sailendra penganut Buddha. Pastinya, dengan dibangunnya candi ini menandai bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan keluarga kerajaan, setelah sebelumnya wangsa Sailendra cenderung lebih mendukung Buddha aliran Mahayana. Hal ini menandai bahwa kerajaan Medang beralih fokus dukungan keagamaannya, dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Siwa.
Bangunan ini pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan dan secara berkelanjutan disempurnakan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan raja Sri Maharaja Dyah Balitung Maha Sambu. Berdasarkan prasasti Siwagrha berangka tahun 856 M, bangunan suci ini dibangun untuk memuliakan dewa Siwa, dan nama asli bangunan ini dalam bahasa Sanskerta adalah Siwagrha (Sanskerta:Shiva-grha yang berarti: 'Rumah Siwa') atau Siwalaya (Sanskerta:Shiva-laya yang berarti: 'Ranah Siwa' atau 'Alam Siwa'). Dalam prasasti ini disebutkan bahwa saat pembangunan candi Siwagrha tengah berlangsung, dilakukan juga pekerjaan umum perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai di dekat candi ini. Sungai yang dimaksud adalah sungai Opak yang mengalir dari utara ke selatan sepanjang sisi barat kompleks candi Prambanan. Sejarawan menduga bahwa aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur, dan dianggap terlalu dekat dengan candi sehingga erosi sungai dapat membahayakan konstruksi candi. Proyek tata air ini dilakukan dengan membuat sodetan sungai baru yang memotong lengkung sungai dengan poros utara-selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi. Bekas aliran sungai asli kemudian ditimbun untuk memberikan lahan yang lebih luas bagi pembangunan deretan candi perwara (candi pengawal atau candi pendamping).
Beberapa arkeolog berpendapat bahwa arca Siwa di garbhagriha (ruang utama) dalam candi Siwa sebagai candi utama merupakan arca perwujudan raja Balitung, sebagai arca pedharmaan anumerta dia.
Kompleks bangunan ini secara berkala terus disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya, seperti raja Sri Maharaja Dyah Daksa dan Sri Maharaja Dyah Tulodong, dan diperluas dengan membangun ratusan candi-candi tambahan di sekitar candi utama. Karena kemegahan candi ini, candi Prambanan berfungsi sebagai candi agung Kerajaan Mataram, tempat digelarnya berbagai upacara penting kerajaan. Pada masa puncak kejayaannya, sejarawan menduga bahwa ratusan pendeta brahmana dan murid-muridnya berkumpul dan menghuni pelataran luar candi ini untuk mempelajari kitab Weda dan melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu. Sementara pusat kerajaan atau keraton kerajaan Mataram diduga terletak di suatu tempat di dekat Prambanan di Dataran Kewu.
Ditelantarkan
Sekitar tahun 930-an, ibu kota kerajaan berpindah ke Jawa Timur oleh Sri Maharaja Mpu Sindok, yang mendirikan Wangsa Dinasti Isyana. Penyebab kepindahan pusat kekuasaan ini tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi sangat mungkin disebabkan oleh letusan hebat Gunung Merapi yang menjulang sekitar 20 kilometer di utara candi Prambanan. Kemungkinan penyebab lainnya adalah peperangan dan perebutan kekuasaan. Setelah perpindahan ibu kota, candi Prambanan mulai telantar dan tidak terawat, sehingga pelan-pelan candi ini mulai rusak dan runtuh.
Bangunan candi ini diduga benar-benar runtuh akibat gempa bumi hebat pada abad ke-16. Meskipun tidak lagi menjadi pusat keagamaan dan ibadah umat Hindu, candi ini masih dikenali dan diketahui keberadaannya oleh warga Jawa yang menghuni desa sekitar. Candi-candi serta arca Durga dalam bangunan utama candi ini mengilhami dongeng rakyat Jawa yaitu legenda Rara Jonggrang. Setelah perpecahan Kesultanan Mataram pada tahun 1755, reruntuhan candi dan sungai Opak di dekatnya menjadi tanda pembatas antara wilayah Kesultanan Yogyakarta (Jogja) dan Kasunanan Surakarta (Solo).
Penemuan kembali
Masyarakat sekitar candi sudah mengetahui keberadaan candi ini. Akan tetapi mereka tidak tahu latar belakang sejarah sesungguhnya, siapakah raja dan kerajaan apa yang telah membangun monumen ini. Sebagai hasil imajinasi, rakyat setempat menciptakan dongeng lokal atau dongeng rakyat untuk menjelaskan asal-mula keberadaan candi-candi ini; diwarnai dengan kisah fantastis mengenai raja raksasa, ribuan candi yang dibangun oleh makhluk halus jin dan dedemit hanya dalam tempo satu malam, serta putri cantik yang dikutuk menjadi arca. Legenda mengenai candi Prambanan dikenal sebagai kisah Rara Jonggrang.
Pada tahun 1733, candi ini ditemukan oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda. Candi ini menarik perhatian dunia ketika pada masa pendudukan Britania atas Jawa. Ketika itu Colin Mackenzie, seorang surveyor bawahan Sir Thomas Stamford Raffles, menemukan candi ini. Meskipun Sir Thomas kemudian memerintahkan penyelidikan lebih lanjut, reruntuhan candi ini tetap telantar hingga berpuluh-puluh tahun. Penggalian tak serius dilakukan sepanjang 1880-an yang sayangnya malah menyuburkan praktik penjarahan ukiran dan batu candi. Kemudian pada tahun 1855 Jan Willem IJzerman mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa saat kemudian Isaäc Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak. Arca-arca dan relief candi diambil oleh warga Belanda dan dijadikan hiasan taman, sementara warga pribumi menggunakan batu candi untuk bahan bangunan dan fondasi rumah.
Pemugaran
Pemugaran dimulai pada tahun 1918, akan tetapi upaya serius yang sesungguhnya dimulai pada tahun 1930-an. Pada tahun 1902-1903, Theodoor van Erp memelihara bagian yang rawan runtuh. Pada tahun 1918-1926, dilanjutkan oleh Jawatan Purbakala (Oudheidkundige Dienst) di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih sistematis sesuai kaidah arkeologi. Sebagaimana diketahui para pendahulunya melakukan pemindahan dan pembongkaran beribu-ribu batu secara sembarangan tanpa memikirkan adanya usaha pemugaran kembali. Pada tahun 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya pada tahun 1930. Pada tahun 1931 digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt hingga pada tahun 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia dan itu berlanjut hingga tahun 1993.
Upaya restorasi terus menerus dilakukan bahkan hingga kini. Pemugaran candi Siwa yaitu candi utama kompleks ini dirampungkan pada tahun 1953 dan diresmikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia Sukarno. ada bagian candi yang direstorasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan direstorasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja.
Kini, candi ini termasuk dalam Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO, status ini diberikan UNESCO pada tahun 1991.
Kini, beberapa bagian candi Prambanan tengah direstorasi untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa Yogyakarta 2006. Gempa ini telah merusak sejumlah bangunan dan patung.
Peristiwa kontemporer
Pada awal tahun 1990-an pemerintah memindahkan pasar dan kampung yang merebak secara liar di sekitar candi, menggusur kawasan perkampungan dan sawah di sekitar candi, dan memugarnya menjadi taman purbakala. Taman purbakala ini meliputi wilayah yang luas di tepi jalan raya Surakarta-Jogja di sisi selatannya, meliputi seluruh kompleks candi Prambanan, termasuk Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu di sebelah utaranya. Pada tahun 1992 Pemerintah Indonesia membentuk badan usaha milik negara, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Badan usaha ini bertugas mengelola taman wisata purbakala di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, serta kawasan sekitarnya. Prambanan adalah salah satu daya tarik wisata terkenal di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dalam negeri ataupun wisatwan mancanegara.
Tepat di seberang sungai Opak dibangun kompleks panggung dan gedung pertunjukan Trimurti yang secara rutin menggelar pertunjukan Sendratari Ramayana. Panggung terbuka Trimurti tepat terletak di seberang candi di tepi Barat sungai Opak dengan latar belakang Candi Prambanan yang disoroti cahaya lampu. Panggung terbuka ini hanya digunakan pada musim kemarau, sedangkan pada musim penghujan, pertunjukan dipindahkan di panggung tertutup. Tari Jawa Wayang orang Ramayana ini adalah tradisi adiluhung keraton Jawa yang telah berusia ratusan tahun, biasanya dipertunjukkan di keraton dan mulai dipertunjukkan di Prambanan pada saat bulan purnama sejak tahun 1960-an. Sejak saat itu Prambanan telah menjadi daya tarik wisata budaya dan purbakala utama di Indonesia.
Setelah pemugaran besar-besaran tahun 1990-an, Prambanan juga kembali menjadi pusat ibadah agama Hindu di Jawa. Kebangkitan kembali nilai keagamaan Prambanan adalah karena terdapat cukup banyak masyarakat penganut Hindu, baik pendatang dari Bali atau warga Jawa yang kembali menganut Hindu yang bermukim di Yogyakarta, Klaten dan sekitarnya. Tiap tahun warga Hindu dari provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta berkumpul di candi Prambanan untuk menggelar upacara pada hari suci Galungan, Tawur Kesanga, dan Nyepi.
Pada 27 Mei 2006 gempa bumi dengan kekuatan 5,9 pada skala Richter (sementara United States Geological Survey melaporkan kekuatan gempa 6,2 pada skala Richter) menghantam daerah Bantul dan sekitarnya. Gempa ini menyebabkan kerusakan hebat terhadap banyak bangunan dan kematian pada penduduk sekitar. Gempa ini berpusat pada patahan tektonik Opak yang patahannya sesuai arah lembah sungai Opak dekat Prambanan. Salah satu bangunan yang rusak parah adalah kompleks Candi Prambanan, khususnya Candi Brahma. Foto awal menunjukkan bahwa meskipun kompleks bangunan tetap utuh, kerusakan cukup signifikan. Pecahan batu besar, termasuk panil-panil ukiran, dan kemuncak wajra berjatuhan dan berserakan di atas tanah. Candi-candi ini sempat ditutup dari kunjungan wisatawan hingga kerusakan dan bahaya keruntuhan dapat diperhitungkan. Balai arkeologi Yogyakarta menyatakan bahwa diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang diakibatkan gempa ini. Beberapa minggu kemudian, pada tahun 2006 situs ini kembali dibuka untuk kunjungan wisata. Pada tahun 2008, tercatat sejumlah 856.029 wisatawan Indonesia dan 114.951 wisatawan mancanegara mengunjungi Prambanan. Pada 6 Januari 2009 pemugaran candi Nandi selesai. Pada tahun 2009, ruang dalam candi utama tertutup dari kunjungan wisatawan atas alasan keamanan.
Kompleks candi
Pintu masuk ke kompleks bangunan ini terdapat di keempat arah penjuru mata angin, akan tetapi arah hadap bangunan ini adalah ke arah timur, maka pintu masuk utama candi ini adalah gerbang timur. Kompleks candi Prambanan terdiri dari:
3 Candi Trimurti: candi Siwa, Wisnu, dan Brahma
3 Candi Wahana: candi Nandi, Garuda, dan Angsa
2 Candi Apit: terletak antara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan
4 Candi Kelir: terletak di 4 penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk halaman dalam atau zona inti
4 Candi Patok: terletak di 4 sudut halaman dalam atau zona inti
224 Candi Perwara: tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar: 44, 52, 60, dan 68
Maka terdapat total 240 candi di kompleks Prambanan.
Aslinya terdapat 240 candi besar dan kecil di kompleks Candi Prambanan. Tetapi kini hanya tersisa 18 candi; yaitu 8 candi utama dan 8 candi kecil di zona inti serta 2 candi perwara. Banyak candi perwara yang belum dipugar, dari 224 candi perwara hanya 2 yang sudah dipugar, yang tersisa hanya tumpukan batu yang berserakan. Kompleks candi Prambanan terdiri atas tiga zona; pertama adalah zona luar, kedua adalah zona tengah yang terdiri atas ratusan candi, ketiga adalah zona dalam yang merupakan zona tersuci tempat delapan candi utama dan delapan kuil kecil.
Penampang denah kompleks candi Prambanan adalah berdasarkan lahan bujur sangkar yan terdiri atas tiga bagian atau zona, masing-masing halaman zona ini dibatasi tembok batu andesit. Zona terluar ditandai dengan pagar bujur sangkar yang masing-masing sisinya sepanjang 390 meter, dengan orientasi Timur Laut - Barat Daya. Kecuali gerbang selatan yang masih tersisa, bagian gerbang lain dan dinding candi ini sudah banyak yang hilang. Fungsi dari halaman luar ini secara pasti belum diketahui; kemungkinan adalah lahan taman suci, atau kompleks asrama Brahmana dan murid-muridnya. Mungkin dulu bangunan yang berdiri di halaman terluar ini terbuat dari bahan kayu, sehingga sudah lapuk dan musnah tak tersisa.
Candi Prambanan adalah salah satu candi Hindu terbesar di Asia Tenggara selain Angkor Wat. Tiga candi utama disebut Trimurti dan dipersembahkan kepadantiga dewa utama Trimurti: Siwa sang Penghancur, Wisnu sang Pemelihara dan Brahma sang Pencipta. Di kompleks candi ini Siwa lebih diutamakan dan lebih dimuliakan dari dua dewa Trimurti lainnya. Candi Siwa sebagai bangunan utama sekaligus yang terbesar dan tertinggi, menjulang setinggi 47 meter.
Candi Siwa
Halaman dalam adalah zona paling suci dari ketiga zona kompleks candi. Pelataran ini ditinggikan permukaannya dan berdenah bujur sangkar dikurung pagar batu dengan empat gerbang di empat penjuru mata angin. Dalam halaman berpermukaan pasir ini terdapat delapan candi utama; yaitu tiga candi utama yang disebut candi Trimurti ("tiga wujud"), dipersembahkan untuk tiga dewa Hindu tertinggi: Dewa Brahma Sang Pencipta, Wishnu Sang Pemelihara, dan Siwa Sang Pemusnah.
Candi Siwa sebagai candi utama adalah bangunan terbesar sekaligus tetinggi di kompleks candi Rara Jonggrang, berukuran tinggi 47 meter dan lebar 34 meter. Puncak mastaka atau kemuncak candi ini dimahkotai modifikasi bentuk wajra yang melambangkan intan atau halilintar. Bentuk wajra ini merupakan versi Hindu sandingan dari stupa yang ditemukan pada kemuncak candi Buddha. Candi Siwa dikelilingi lorong galeri yang dihiasi relief yang menceritakan kisah Ramayana; terukir di dinding dalam pada pagar langkan. Di atas pagar langkan ini dipagari jajaran kemuncak yang juga berbentuk wajra. Untuk mengikuti kisah sesuai urutannya, pengunjung harus masuk dari sisi timur, lalu melakukan pradakshina yakni berputar mengelilingi candi sesuai arah jarum jam. Kisah Ramayana ini dilanjutkan ke Candi Brahma.
Candi Siwa di tengah-tengah, memuat lima ruangan, satu ruangan di setiap arah mata angin dan satu garbagriha, yaitu ruangan utama dan terbesar yang terletak di tengah candi. Ruangan timur terhubung dengan ruangan utama tempat bersemayam sebuah arca Siwa Mahadewa (Perwujudan Siwa sebagai Dewa Tertinggi) setinggi tiga meter. Arca ini memiliki Lakçana (atribut atau simbol) Siwa, yaitu chandrakapala (tengkorak di atas bulan sabit), jatamakuta (mahkota keagungan), dan trinetra (mata ketiga) di dahinya. Arca ini memiliki empat lengan yang memegang atribut Siwa, seperti aksamala (tasbih), camara (rambut ekor kuda pengusir lalat), dan trisula. Arca ini mengenakan upawita (tali kasta) berbentuk ular naga (kobra). Siwa digambarkan mengenakan cawat dari kulit harimau, digambarkan dengan ukiran kepala, cakar, dan ekor harimau di pahanya. Sebagian sejarawan beranggapa bahwa arca Siwa ini merupakan perwujudan raja Balitung sebagai dewa Siwa, sebagai arca pedharmaan anumerta dia. Sehingga ketika raja ini wafat, arwahnya dianggap bersatu kembali dengan dewa penitisnya yaitu Siwa. Arca Siwa Mahadewa ini berdiri di atas lapik bunga padma di atas landasan persegi berbentuk yoni yang pada sisi utaranya terukir ular Nāga (kobra).
Tiga ruang yang lebih kecil lainnya menyimpan arca-arca yang ukuran lebih kecil yang berkaitan dengan Siwa. Di dalam ruang selatan terdapat Resi Agastya, Ganesha putra Siwa di ruang barat, dan di ruang utara terdapat arca sakti atau istri Siwa, Durga Mahisasuramardini, menggambarkan Durga sebagai pembasmi Mahisasura, raksasa Lembu yang menyerang swargaloka. Arca Durga ini juga disebut sebagai Rara Jonggrang (dara langsing) oleh penduduk setempat. Arca ini dikaitkan dengan tokoh putri legendaris Rara Jonggrang.
Di dalam buku terkenal Thomas Raffles, The History of Java (1817) terdapat gambar Candi Induk Prambanan dengan keterangan "candi induk di Jongrangan". Dalam nama jongrangan ini dikenal nama lokal lainnya yang populer untuk kompleks percandian ini, yaitu Loro Jonggrang, yang berarti "Gadis Semampai". Loro Jonggarang adalah tokoh utama dalam sebuah cerita rakyat Jawa.
Candi Brahma dan Candi Wisnu
Dua candi lainnya dipersembahkan kepada Dewa Wisnu, yang terletak di sisi utara dan satunya dipersembahkan kepada Brahma, yang terletak di sisi selatan. Kedua candi ini menghadap ke timur dan hanya terdapat satu ruang, yang dipersembahkan untuk dewa-dewa ini. Candi Brahma menyimpan arca Brahma dan Candi Wishnu menyimpan arca Wishnu yang berukuran tinggi hampir 3 meter. Ukuran candi Brahma dan Wishnu adalah sama, yakni lebar 20 meter dan tinggi 33 meter.
Candi Wahana
Tepat di depan candi Trimurti terdapat tiga candi yang lebih kecil daripada candi Brahma dan Wishnu yang dipersembahkan kepada kendaraan atau wahana dewa-dewa ini; sang lembu Nandi wahana Siwa, sang Angsa wahana Brahma, dan sang Garuda wahana Wisnu. Candi-candi wahana ini terletak tepat di depan dewa penunggangnya. Di depan candi Siwa terdapat candi Nandi, di dalamnya terdapat arca lembu Nandi. Pada dinding di belakang arca Nandi ini di kiri dan kanannya mengapit arca Chandra dewa bulan dan Surya dewa matahari. Chandra digambarkan berdiri di atas kereta yang ditarik 10 kuda, sedangkan Surya berdiri di atas kereta yang ditarik 7 kuda. Tepat di depan candi Brahma terdapat candi Angsa. Candi ini kosong dan tidak ada arca Angsa di dalamnya. Mungkin dulu pernah bersemayam arca Angsa sebagai kendaraan Brahma di dalamnya. Di depan candi Wishnu terdapat candi yang dipersembahkan untuk Garuda, akan tetapi sama seperti candi Angsa, di dalam candi ini tidak ditemukan arca Garuda. Mungkin dulu arca Garuda pernah ada di dalam candi ini. Hingga kini Garuda menjadi lambang penting di Indonesia, yaitu sebagai lambang negara Garuda Pancasila.
Candi Apit, Candi Kelir, dan Candi Patok
Di antara baris keenam candi-candi utama ini terdapat Candi Apit. Ukuran Candi Apit hampir sama dengan ukuran candi perwara, yaitu tinggi 14 meter dengan tapak denah 6 x 6 meter. Disamping 8 candi utama ini terdapat candi kecil berupa kuil kecil yang mungkin fungsinya menyerupai pelinggihan dalam Pura Hindu Bali tempat meletakan canang atau sesaji, sekaligus sebagai aling-aling di depan pintu masuk. Candi-candi kecil ini yaitu; 4 Candi Kelir pada empat penjuru mata angin di muka pintu masuk, dan 4 Candi Patok di setiap sudutnya. Candi Kelir dan Candi Patok berbentuk miniatur candi tanpa tangga dengan tinggi sekitar 2 meter.
Candi Perwara
Dua dinding berdenah bujur sangkar yang mengurung dua halaman dalam, tersusun dengan orientasi sesuai empat penjuru mata angin. Dinding kedua berukuran panjang 225 meter di tiap sisinya. Di antara dua dinding ini adalah halaman kedua atau zona kedua. Zona kedua terdiri atas 224 Candi Perwara yang disusun dalam empat baris konsentris. Candi-candi ini dibangun di atas empat undakan teras-teras yang makin ke tengah sedikit makin tinggi. Empat baris candi-candi ini berukuran lebih kecil daripada candi utama. Candi-candi ini disebut "Candi Perwara" yaitu Candi Pengawal atau Candi Pelengkap. Candi-Candi Perwara disusun dalam empat baris konsentris baris terdalam terdiri atas 44 candi, baris kedua 52 candi, baris ketiga 60 candi, dan baris keempat sekaligus baris terluar terdiri atas 68 candi.
Masing-masing Candi Perwara ini berukuran tinggi 14 meter dengan tapak denah 6 x 6 meter, dan jumlah keseluruhan Candi Perwara di halaman ini adalah 224 candi. Kesemua Candi Perwara ini memiliki satu tangga dan pintu masuk sesuai arah hadap utamanya, kecuali 16 candi di sudut yang memiliki dua tangga dan pintu masuk menghadap ke dua arah luar. Jika kebanyakan atap candi di halaman dalam zona inti berbentuk wajra, maka atap candi perwara berbentuk ratna yang melambangkan permata.
Aslinya ada banyak candi yang ada di halaman ini, akan tetapi hanya sedikit yang telah dipugar. Bentuk candi perwara ini dirancang seragam. Sejarawan menduga bahwa candi-candi ini dibiayai dan dibangun oleh penguasa daerah sebagai tanda bakti dan persembahan bagi raja. Sementara ada pendapat yang mengaitkan empat baris Candi Perwara melambangkan empat kasta, dan hanya orang-orang anggota kasta itu yang boleh memasuki dan beribadah di dalamnya; baris paling dalam hanya oleh dimasuki kasta brahmana, berikutnya hingga baris terluar adalah barisan candi untuk ksatriya, waisya, dan sudra. Sementara pihak lain menganggap tidak ada kaitannya antara Candi Perwara dan empat kasta. Barisan candi perwara kemungkinan dipakai untuk beribadah, atau tempat bertapa (meditasi) bagi pendeta dan umatnya.
Arsitektur
Arsitektur candi Prambanan berpedoman kepada tradisi arsitektur Hindu yang berdasarkan kitab Wastu Sastra/Kitab Silpastra. Denah candi megikuti pola mandala, sementara bentuk candi yang tinggi menjulang merupakan ciri khas candi Hindu. Prambanan memiliki nama asli Siwagrha dan dirancang menyerupai rumah Siwa, yaitu mengikuti bentuk gunung suci Mahameru, tempat para dewa bersemayam. Seluruh bagian kompleks candi mengikuti model alam semesta menurut konsep kosmologi Hindu, yakni terbagi atas beberapa lapisan ranah, alam atau Loka.
Seperti Borobudur, Prambanan juga memiliki tingkatan zona candi, mulai dari yang kurang suci hingga ke zona yang paling suci. Meskipun berbeda nama, tiap konsep Hindu ini memiliki sandingannya dalam konsep Buddha yang pada hakikatnya hampir sama. Baik lahan denah secara horisontal maupun vertikal terbagi atas tiga zona:
Bhurloka (dalam Buddhisme: Kamadhatu), adalah ranah terendah makhluk yang fana; manusia, hewan, juga makhluk halus Hantu dan iblis. Di ranah ini manusia masih terikat dengn hawa nafsu, hasrat, dan cara hidup yang tidak suci. Halaman terlar dan kaki candi melambangkan ranah bhurloka.
Bwahloka (dalam Buddhisme: Rupadhatu), adalah alam tegah, tempat orang suci, resi, pertapa, dan dewata rendahan. Di alam ini manusia mulai melihat cahaya kebenaran. Halaman tengah dan tubuh candi melambangkan ranah bwahloka.
Swahloka (dalam Buddhisme: Arupadhatu), adalah ranah trtinggi sekaligus tersuci tempat para dewa Hapsara Hapsari Bidadari bersemayam, juga disebut swargaloka. Halaman dalam dan atap candi melambangkan ranah swahloka. Atap candi-candi di kompleks Prambanan dihiasi dengan kemuncak mastaka berupa ratna (Sanskerta: permata), bentuk ratna Prambanan merupakan modifikasi bentuk wajra yang melambangkan intan atau halilintar. Dalam arsitektur Hindu Jawa kuno, ratna adalah sandingan Hindu untuk stupa Buddha, yang berfungsi sebagai kemuncak atau mastaka candi.
Pada saat pemugaran, tepat di bawah arca Siwa di bawah ruang utama candi Siwa terdapat sumur yang didasarnya terdapat pripih (kotak batu). Sumur ini sedalam 5,75 meter dan peti batu pripih ini ditemukan di atas timbunan arang kayu, tanah, dan tulang belulang hewan korban. Di dalam pripih ini terdapat benda-benda suci seperti lembaran emas dengan aksara bertuliskan Baruna (dewa laut) dan Parwata (dewa gunung). Dalam peti batu ini terdapat lembaran tembaga bercampur arang, abu, dan tanah, 20 keping uang kuno, beberapa butir permata, kaca, potongan emas, dan lembaran perak, cangkang kerang, dan 12 lembaran emas (5 diantaranya berbentuk kura-kura, ular naga (kobra), padma, altar, dan telur).
Relief
Ramayana dan Krishnayana
Candi ini dihiasi relief naratif yang menceritakan epos Hindu; Ramayana dan Krishnayana. Relif berkisah ini diukirkan pada dinding sebelah dalam pagar langkan sepanjang lorong galeri yang mengelilingi tiga candi utama. Relief ini dibaca dari kanan ke kiri dengan gerakan searah jarum jam mengitari candi. Hal ini sesuai dengan ritual pradaksina, yaitu ritual mengelilingi bangunan suci searah jarum jam oleh peziarah. Kisah Ramayana bermula di sisi timur candi Siwa dan dilanjutkan ke candi Brahma temple. Pada pagar langkan candi Wisnu terdapat relief naratif Krishnayana yang menceritakan kehidupan Krishna sebagai salah satu awatara Wishnu.
Relief Ramayana menggambarkan bagaimana Shinta, istri Rama, diculik oleh Rahwana. Panglima bangsa wanara (kera), Hanuman, datang ke Alengka untuk membantu Rama mencari Shinta. Kisah ini juga ditampilkan dalam Sendratari Ramayana, yaitu pagelaran wayang orang Jawa yang dipentaskan secara rutin di panggung terbuka Trimurti setiap malam bulan purnama. Latar belakang panggung Trimurti adalah pemandangan megah tiga candi utama yang disinari cahaya lampu.
Lokapala, Brahmana, dan Dewata
Di seberang panel naratif relief, di atas tembok tubuh candi di sepanjang galeri dihiasi arca-arca dan relief yang menggambarkan para dewata dan resi brahmana. Arca dewa-dewa lokapala, dewa surgawi penjaga penjuru mata angin dapat ditemukan di candi Siwa. Sementara arca para brahmana penyusun kitab Weda terdapat di candi Brahma. Di candi Wishnu terdapat arca dewata yang diapit oleh dua apsara atau bidadari kahyangan.
Panil Prambanan: Singa dan Kalpataru
Di dinding luar sebelah bawah candi dihiasi oleh barisan relung (ceruk) yang menyimpan arca singa diapit oleh dua panil yang menggambarkan pohon hayat kalpataru. Pohon suci ini dalam mitologi Hindu-Buddha dianggap pohon yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan manusia. Di kaki pohon Kalpataru ini diapit oleh pasangan kinnara-kinnari (hewan ajaib bertubuh burung berkepala manusia), atau pasangan hewan lainnya, seperti burung, kijang, domba, monyet, kuda, gajah, dan lain-lain. Pola singa diapit kalpataru adalah pola khas yang hanya ditemukan di Prambanan, karena itulah disebut "Panel Prambanan"
Museum Prambanan Jawa Tengah
Di dalam kompleks taman purbakala candi Prambanan terdapat sebuah museum yang menyimpan berbagai temuan benda bersejarah purbakala. Museum ini terletak di sisi utara Candi Prambanan, antara candi Prambanan dan candi Lumbung. Museum ini dibangun dalam arsitektur tradisional Jawa, berupa rumah joglo. Koleksi yang tersimpan di museum ini adalah berbagai batu-batu candi dan berbagai arca yang ditemukan di sekitar lokasi candi Prambanan; misalnya arca lembu Nandi, resi Agastya, Siwa, Wishnu, Garuda, dan arca Durga Mahisasuramardini, termasuk pula batu Lingga Siwa, sebagai lambang kesuburan.
Replika harta karun emas temuan Wonoboyo yang terkenal itu, berupa mangkuk berukir Ramayana, gayung, tas, uang, dan perhiasan emas, juga dipamekan di museum ini. Temuan Wonoboyo yang asli kini disimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Replika model arsitektur beberapa candi seperti Prambanan, Borobudur, dan Plaosan juga dipamerkan di museum ini. Museum ini dapat dimasuki secara gratis oleh pengunjung taman purbakala Prambanan karena tiket masuk taman wisata sudah termasuk museum ini. Pertunjukan audio visual mengenai candi Prambanan juga ditampilkan disini.
Candi lain di sekitar Prambanan
Dataran Kewu atau dataran Prambanan adalah dataran subur yang membentang antara lereng selatan kaki gunung Merapi di utara dan jajaran pegunungan kapur Sewu di selatan, dekat perbatasan Sleman dan Klaten. Selain candi Prambanan, lembah dan dataran di sekitar Prambanan kaya akan peninggalan arkeologi candi-candi Buddha paling awal dalam sejarah Indonesia, serta candi-candi Hindu. Candi Prambanan dikelilingi candi-candi Buddha. Masih di dalam kompleks taman wisata purbakala, tak jauh di sebelah utara candi Prambanan terdapat reruntuhan candi Lumbung dan candi Bubrah. Lebih ke utara lagi terdapat candi Sewu, candi Buddha terbesar kedua setelah Borobudur. Lebih jauh ke timur terdapat candi Plaosan. Di arah barat Prambanan terdapat candi Kalasan dan candi Sari. Sementara di arah selatan terdapat candi Sojiwan, Situs Ratu Baka yang terletak di atas perbukitan, serta candi Banyunibo, candi Barong, dan candi Ijo.
Dengan ditemukannya begitu banyak peninggalan bersejarah berupa candi-candi yang hanya berjarak beberapa ratus meter satu sama lain, menunjukkan bahwa kawasan di sekitar Prambanan pada zaman dahulu kala adalah kawasan penting. Kawasan yang memiliki nilai penting baik dalam hal keagamaan, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Letak candi-candi Hindu dan Buddha yang berdampingan satu sama lain dalam jarak yang cukup dekat ini menunjukkan bahwa toleransi beragama sejak zaman dulu sudah ada dan hal ini menjadi simbol bagi kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Indonesia.
Diduga kuat bahwa pusat kerajaan Medang Mataram terletak disuatu tempat di dataran ini. Kekayaan situs arkeologi, serta kecanggihan dan keindahan candi-candinya menjadikan Dataran Prambanan tak kalah dengan kawasan bersejarah terkenal lainnya di Asia Tenggara, seperti situs arkeologi kota purbakala Angkor, Bagan, dan Ayutthaya.
Lihat pula
Borobudur
Situs Ratu Baka
Rara Jonggrang
Arsitektur Indonesia
Candi
Galeri
Referensi
Lihat pula
Kompleks Candi Prambanan
Pranala luar
Paduan wisata Prambanan
Prambanan Temple Compounds di situs web UNESCO World Heritage Centre
Candi Prambanan di website resmi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero)
Prambanan Temple Compounds - UNESCO: World Heritage List
Candi Hindu
Candi di Jawa Tengah
Candi di Daerah Istimewa Yogyakarta
Tempat wisata di Yogyakarta
Kawasan cagar budaya di Indonesia
Cagar budaya peringkat nasional
Cagar budaya Indonesia di Yogyakarta
Prambanan, Sleman
Prambanan, Klaten
Situs Warisan Dunia UNESCO di Indonesia |
5013 | https://id.wikipedia.org/wiki/KPresenter | KPresenter | KPresenter adalah program presentasi yang merupakan bagian dari KOffice, paket aplikasi office terintegrasi untuk desktop KDE.
Format nativ KPresenter adalah XML, dikompresi dengan zip. KPresenter juga dapat mengimpor presentasi dari Microsoft PowerPoint, Magicpoint dan OpenOffice.org Impress.
Komponen aplikasi KOffice
KWord
KSpread
KPresenter
Kivio
Krita
Karbon14
Kugar
KFormula
Kexi
Lihat pula
OpenOffice.org Impress
LibreOffice Impress
Microsoft PowerPoint
Pranala luar
Situs web KPresenter
Perangkat lunak presentasi
Perangkat lunak Linux |
5014 | https://id.wikipedia.org/wiki/KDE%20Plasma%205 | KDE Plasma 5 | KDE Plasma 5 adalah generasi kelima dan terkini dari lingkungan desktop grafis yang dibuat oleh KDE untuk sistem operasi Linux. KDE Plasma 5 adalah penerus KDE Plasma 4 dan pertama kali dirilis pada 15 Juli 2014. Rilis ini mencakup tema baku baru, yang dikenal sebagai "Breeze", serta peningkatan konvergensi di berbagai perangkat. Antarmuka grafis sepenuhnya dimigrasikan ke QML, menggunakan OpenGL untuk akselerasi perangkat keras yang menghasilkan kinerja lebih baik dan mengurangi konsumsi daya.
Ciri Khas
KDE memiliki ciri khas dalam hal penamaan software dengan hampir selalu menggunakan huruf K, seperti Konversation, Okular. Hal ini tidak selalu menjadi suatu keharusan karena ada juga berbagai default software di KDE yang tidak menggunakan huruf K seperti Gwenview.
Maskot
Maskot dari proyek KDE adalah naga hijau bernama Konqi. Konqi dapat dijumpai di berbagai aplikasi, Konqi mempunyai pacar yang bernama Katie. Sebelumnya pada versi 1.x dan 2.x maskot proyek KDE adalah Kandalf si penyihir, tetapi diganti karena isu hak cipta (menyerupai Gandalf).
Arsitektur
Beberapa teknologi penting yang menjadi landasan infrastruktur KDE adalah:
Qt - tookit untuk widget grafis
aRts - soundserver
DCOP - sistem komunikasi antarproses
KHTML - HTML engine
KIO - akses file dengan dukungan jaringan
Kiosk -
KParts - kerangka komponen in-process
Kwin - window manager
KConfigXT - pengelola konfigurasi
XMLUI - antarmuka yang didefinisikan menggunakan file XML
Tonggak Sejarah
14 Oktober 1996: Proyek diumumkan oleh Matthias Ettrich.
12 Juli 1998: KDE 1.0 dirilis
6 Februari 1999: KDE 1.1 dirilis
3 Mei 1999: KDE 1.1.1 dirilis
13 September 1999: KDE 1.1.2 dirilis(KDE 1.2 telah direncakan, tetapi tidak pernah dirilis)
15 Desember 1999: KDE 1.89, atau Krash (rilis tidak stabil)
23 Oktober 2000: KDE 2.0 dirilis
5 Desember 2000: KDE 2.0.1 dirilis
26 Februari 2001: KDE 2.1 dirilis
27 Maret 2001: KDE 2.1.1 dirilis
30 April 2001: KDE 2.1.2 dirilis
15 Agustus 2001: KDE 2.2 dirilis
19 September 2001: KDE 2.2.1 dirilis
21 November 2001: KDE 2.2.2 dirilis
3 April 2002: KDE 3.0 dirilis
22 Mei 2002: KDE 3.0.1 dirilis
2 Juli 2002: KDE 3.0.2 dirilis
19 Agustus 2002: KDE 3.0.3 dirilis
9 Oktober 2002: KDE 3.0.4 dirilis
18 November 2002: KDE 3.0.5 dirilis
21 Desember 2002: KDE 3.0.5a dirilis
28 Januari 2003: KDE 3.1 dirilis
20 Maret 2003: KDE 3.1.1 dirilis
9 April 2003: KDE 3.1.1a dirilis
19 Mei 2003: KDE 3.1.2 dirilis
29 Juli 2003: KDE 3.1.3 dirilis
16 September 2003: KDE 3.1.4 dirilis
14 Januari 2004: KDE 3.1.5 dirilis
3 Februari 2004: KDE 3.2 dirilis
9 Maret 2004: KDE 3.2.1 dirilis
19 April 2004: KDE 3.2.2 dirilis
9 Juni 2004: KDE 3.2.3 dirilis
19 Agustus 2004: KDE 3.3 dirilis
12 Oktober 2004: KDE 3.3.1 dirilis
8 Desember 2004: KDE 3.3.2 dirilis
16 Maret 2005: KDE 3.4 dirilis
31 Mei 2005: KDE 3.4.1 dirilis
28 Juli 2005: KDE 3.4.2 dirilis
13 Oktober 2005: KDE 3.4.3 dirilis
29 November 2005: KDE 3.5 dirilis
31 Januari 2006: KDE 3.5.1 dirilis
28 Maret 2006: KDE 3.5.2 dirilis
31 Mei 2006: KDE 3.5.3 dirilis
2 Agustus 2006: KDE 3.5.4 dirilis
11 Oktober 2006: KDE 3.5.5 dirilis
25 Januari 2007: KDE 3.5.6 dirilis
Lihat pula
GNOME
Xfce
Lxde
Linux
Unix
Solaris
Referensi
Pranala luar
Situs web KDE
KDE Wiki
Mailinglist KDE
Situs berita KDE
Jadwal rilis KDE
KDE untuk Windows dengan menggunakan bantuan Cygwin
Antarmuka pengguna grafis
Perangkat lunak bebas yang diprogram dengan C++
Lingkungan desktop bebas |
5015 | https://id.wikipedia.org/wiki/Konqi | Konqi | Konqi adalah maskot dari KDE. Bentuknya seekor naga kecil berwarna hijau yang periang. Pertama kali diperkenalkan pada bulan April 1999 sebagai asisten animasi baru untuk KDE Help Center dan menjadi maskot KDE versi 3.x. Sebagai bagian dari identitas komunitas KDE, ia muncul dalam jendela dialog tentang dari perangkat lunak KDE, media cetak, konferensi dan banyak situs KDE. Versi sebelumnya didesain oleh Stefan Spatz dan versi saat ini didesain oleh Tyson Tan.
Nama
Nama lengkap Konqi adalah Konqi Konqueror. Nama ini dipilih setelah Konqueror, penjelajah web baku KDE, yang saat itu juga sebagai manajer berkas baku KDE. Biasanya dia sering disebut "Konqi" atau "Konqi si naga hijau".
Karena kesalahan pengetikan dan komunikasi, ia pernah keliru disebut sebagai "Konqui", terutama saat kontes perancangan ulang di akhir 2012. Kekeliruan itu kemudian diperbaiki dan "Konqi" telah digunakan sejak saat itu.
Sejarah
Kandalf
Kandalf adalah maskot KDE sebelum Konqi. Ia adalah penyihir tua dengan janggut putih panjang. Ia memakai topi dan jubah biru, sepasang kaus kaki dengan garis-garis merah putih dan sepasang sandal cokelat. Ia memegang tongkat ajaib yang menciptakan bintang merah disekitarnya. Entah kenapa, ada tulang ikan yang keluar dari saku jubahnya.
Kandalf memiliki penampilan yang mirip dengan Merlin dari film animasi Disney The Sword in the Stone, dan Gandalf dari novel fantasi J. R. R. Tolkien Lord of the Rings. Microsoft juga memiliki karakter yang serupa pada Office Assistant yang bernama Merlin dari Microsoft Office 97 sampai 2003. Merlin dari Microsoft Office Assistant juga digunakan untuk asisten bantuan instalasi saat menginstal Windows Whistler. Diperkirakan keputusan KDE untuk mengganti Kandalf dengan Konqi adalah untuk menghindari masalah pelanggaran hak cipta. Namun, spekulasi tersebut belum pernah dikonfirmasi oleh KDE, yang menyatakan penggantinya itu karena penampilan menawan Konqi.
Konqi
Konqi pertama kali diperkenalkan pada bulan April 1999, sebagai animasi asisten baru dari KDE Help Center versi 2.x. Mulai KDE versi 3.x, Konqi menjadi maskot KDE, menggantikan maskot Kandalf sebelumnya. Versi pertama Konqi dibuat oleh Stefan Spatzyang digunakan pada KDE versi 2.x, 3.x dan 4.x. Desainnya mendapat beberapa penyesuaian dan perbaikan visual selama bertahun-tahun.
Desain ulang
Pada bulan Desember 2012, selama pengembangan KDE versi 5.x, komunitas memutuskan untuk memperbarui desain Konqi dengan desain yang lebih modern. Oleh karena itu, kontes desain ulang diadakan di Forum Komunitas KDE. Kontes ini juga mengharuskan karya seni dibuat di Krita, aplikasi lukis di KDE. Sebanyak 19 desain diikutkan dalam kontes dan desain oleh Tyson Tan "Konqi, Katie and Friends" akhirnya terpilih.
Karya Tyson Tan mulai digunakan dalam jendela dialog tentang KDE pada awal pembangunan KDE Frameworks 5. Namun, komposisi horizontal dan sejumlah besar karakternya tidak cocok digunakan dalam kerangka dialog yang kecil. Karya seni ini kemudian diganti dengan versi vertikal dengan karakter lebih sedikit. Desain yang lebih halus kemudian diciptakan oleh sang seniman dan versi terakhir yang menunjukkan bahwa hanya Konqi sendiri yang diterima. Konqi telah digunakan sejak KDE 5.x.
Penampilan
Versi sebelumnya oleh Stefan Spatz
Pada versi Stefan Spatz, Konqi adalah naga hijau 3D dengan perut berwarna kuning-hijau. Ia memiliki dua alis mengambang di atas matanya, iris berwarna hitam abu-abu, 2 taring, 2 tanduk kuning kecil di atas kepalanya, sepasang sayap kelelawar di punggung, dan duri kuning kecil melintang di atas tulang punggungnya. Ia memiliki 3 jari di masing-masing tangan dan 3 jari di kaki masing-masing, semuanya dengan cakar. Ia mengenakan selendang syal merah ikonik dengan huruf putih "K" di atasnya. Dia sering digambarkan santai duduk di atas logo KDE, melihat para pemirsa.
Versi saat ini oleh Tyson Tan
Pada versi ini, Konqi adalah naga hijau 2D yang bersih, hampir seperti vektor. Perancang sengaja mendasarkan desain barunya pada desain terdahulu untuk menunjukkan kontinuitas semangat. Cerita latar belakang fiktif kemudian ditambahkan untuk mencerminkan fakta dan kejadian yang relevan.
Konqi baru memiliki penampilan kartun anak-anak yang menyenangkan. Ia berwarna hijau cerah dan perutnya berwarna lebih cerah lagi. Mata besarnya bergaya kartun dengan warna iris hitam keabu-abuan. Ia memiliki dua taring yang lebih kecil tapi hanya tampak satu. Sepasang tanduk kuning berbentuk seperti huruf "K" menggantikan bekas tanduk kecil di kepalanya. Sayap kelelawarnya diangkat untuk tampilan yang lebih ramah dan garis besar yang sederhana. Ia memiliki 5 jari pada masing-masing tangan sedangkan jari kakinya digambarkan menyatu. Ia tidak memiliki cakar.
Kumpulan 24 karya seni diciptakan untuk versi ini, masing-masing menggambarkan Konqi melakukan tugas tertentu atau mewakili topik yang berbeda. Konsep lengkap juga mencakup Konqi lain dari berbagai warna dan profesi, masing-masing dengan desain tanduk yang unik.
Varian naga
Katie
Katie adalah naga betina. Itu diperkenalkan pada tahun 2010. Diangkat sebagai maskot untuk komunitas perempuan KDE. Sebagai Konqi, ia juga memiliki dua desain. Versi lama dibuat oleh Agnieszka Czajkowska, versi saat ini dibuat oleh Tyson Tan.
Dalam versi lama, Katie adalah pacar Konqi. Dia adalah naga hijau dengan gaun putih. Dengan dua taring, dua tanduk putih di kepalanya, 3 jari di tangan dan kaki dengan cakar. Mengenakan tali dan gelang perak. Dia tidak memiliki sayap belakang yang panjang dibandingkan dengan Konqi.
Dalam versi saat ini, Katie adalah seorang gadis yang merupakan tetangga Konqi. Mereka juga teman dekat. Dia memiliki warna kulit hijau lebih cerah daripada Konqi. Dengan mata kartun besar dengan bulu mata panjang. Tidak ada taring yang terlihat. Dia juga memiliki dua tanduk merah muda, tampaknya mirip dengan "K", tetapi ada banyak perbedaan. Tanduk Konqi terhubung ke kepalanya dengan akar kiri "K", tanduk Katie terhubung ke kepalanya dengan akar kanan "K". Tepi tanduk Katie bulat. Dia tidak memiliki cakar di jari. Tiga paku merah muda di bagian ekor. Dia mengenakan gaun merah muda dengan lengan putih panjang.
Naga lainnya
Naga lain dengan warna dan profesi berbeda ditambahkan ke Konqi sebagai bagian dari konsep desain ulang Tyson Tan. Setiap naga memiliki sepasang tanduk berbentuk huruf yang mencerminkan peran mereka dalam komunitas KDE.
Sebagai contoh:
Tanduk K: tidak terspesialisasi
Tanduk A: seniman
Tanduk E: insinyur
Tanduk F: fasilitator
Tanduk S: ilmuwan
Tanduk T: penerjemah
Tanduk U: pengguna
Tanduk W: penulis
Galeri
Desain saat ini oleh Tyson Tan
Semua karya Tyson Tan dilisensikan dibawah Creative Commons BY-SA, GFDL dan LGPL.
Desain Sebelumnya oleh Stefan Spatz
Lihat pula
Daftar maskot perkomputeran
Referensi
Pranala luar
Halaman Konqi di KDE Community Wiki
Koleksi maskot di KDE Community Wiki
20 Tahun KDE di KDE.org
Pos Tumblr oleh Tyson Tan menampilkan deskripsi desain Konqi yang baru
Berkas sumber Blender dari desain Konqi sebelumnya
Cuplikan layar KDE 2.0 menampilkan Kandalf
KDE
Maskot
Maskot komputer |
5016 | https://id.wikipedia.org/wiki/GNU | GNU | GNU (diucapkan , atau di beberapa negara /ˈnjuː/ ) adalah suatu sistem operasi komputer yang sepenuhnya terdiri dari perangkat-perangkat lunak bebas. Namanya merupakan akronim berulang untuk GNU's Not UNIX (GNU bukanlah UNIX); nama itu dipilih karena rancangannya mirip Unix, tetapi berbeda dari UNIX, GNU tidak mengandung kode-kode UNIX. Pengembangan GNU dimulakan oleh Richard Stallman dan merupakan fokus asli Free Software Foundation (FSF).
GNU dikembangkan oleh Proyek GNU, dan program-program yang dirilis di bawah bantuan proyek bernama paket-paket GNU atau program-program GNU. Komponen-komponen dasar sistem ini terdiri dari GNU Compiler Collection (GCC), GNU Binary Utilities (binutils), kerangka bash, GNU C library (glibc), dan GNU Core Utilities (coreutils).
GNU selalu dikembangkan. Kendati hampir semua komponen telah lama dirampungkan dan telah digunakan untuk proses produksi selama satu dasawarsa atau lebih, kernel resminya, GNU Hurd, tidaklah lengkap dan tidak semua komponen GNU dapat berjalan dengannya. Dengan demikian, kernel Linux sebagai pihak ketiga paling banyak dipakai untuk menggantikannya. Sementara kernel ini tidak secara resmi diadopsi oleh proyek GNU, beberapa perangkat lunak pihak ketiga disertakan, misalnya X.Org yang dirilis oleh X Window System dan sistem typesetting TeX. Banyak program GNU juga telah diportasi ke beberapa sistem operasi lain, misalnya Microsoft Windows, varian BSD, Sun Solaris, dan Mac OS.
Lisensi Publik Umum GNU (GPL), LGPL, dan Lisensi Dokumentasi Bebas GNU (GFDL) ditulis untuk GNU, tetapi juga dipakai oleh banyak proyek yang tidak bersangkutan.
Sejarah
Perencanaan untuk sistem operasi GNU diperkenalkan kepada khalayak ramai pada 27 September 1983, melalui newsgroup net.unix-wizards dan net.usoft oleh Richard Stallman. Pengembangan perangkat lunak mulai dikembangkan pada 5 Januari 1984, ketika Stallman keluar dari pekerjaannya di Laboratorium Kecerdasan Buatan, Institut Teknologi Massachusetts, jadi mereka tidak dapat mengakui kepemilikan atau mengganggu penyebaran GNU sebagai perangkat lunak bebas. Richard Stallman memilih nama GNU dengan menggunakan permainan kata-kata, termasuk lagu The Gnu.
Tujuannya adalah untuk mewujudkan sistem operasi yang sepenuhnya bebas. Stallman ingin para pengguna komputer bebas, seperti pada era 1960-an dan 1970-an — bebas mempelajari kode sumber perangkat lunak yang mereka gunakan, bebas berbagi perangkat lunak dengan orang lain, bebas memodifikasi perilaku perangkat lunak, dan bebas merilis versi-versi perangkat lunak yang mereka modifikasi. Filsafat ini kemudian diumumkan sebagai GNU Manifesto pada Maret 1985.
Pengalaman Richard Stallman dengan Incompatible Timesharing System (ITS), sistem operasi kuno yang ditulis menggunakan bahasa assembly (rakitan) yang menjadi usang karena dihentikannya PDP-10, arsitektur komputer tempat ditulisnya ITS, mengarah kepada suatu keputusan bahwa sistem portabel adalah sebuah keperluan. Oleh karena itulah GNU sebagian besar kompatibel dengan Unix. Di waktu yang sama, Unix telah menjadi sistem operasi tak bebas yang umum dipakai. Perancangan Unix telah terbukti kokoh, dan modular, jadi perancangan tersebut dapat diterapkan kembali bagian demi bagian.
Banyak perangkat lunak yang diperlukan harus ditulis dari scratch (goresan awal), tetapi komponen-komponen bebas kompatibel yang ada juga dipakai, misalnya sistem typesetting TeX, dan X Window System. Sebagian besar dari GNU ditulis oleh sukarelawan; pada waktu luangnya, beberapa lagi dibayar perusahaan, lembaga pendidikan, dan organisasi nirlaba lainnya. Pada Oktober 1985, Stallman mendirikan Free Software Foundation (FSF). Di penghujung 1980-an dan awal 1990-an, FSF menyewa para pengembang perangkat lunak untuk menulis perangkat-perangkat lunak yang diperlukan GNU.
Karena GNU meraih kemasyhuran, badan-badan usaha yang berminat mulai menyokong pengembangan atau menjual perangkat lunak GNU dan dukungan teknisnya. Yang paling mengemuka dan berjaya dari semua itu adalah Cygnus Solutions, kini bagian dari Red Hat.
Perancangan dan penerapan
Perencanaan awal untuk GNU adalah supaya kompatibel dengan Unix, sambil menambahkan perbaikan yang berguna. Sejak 1990, sistem GNU memiliki editor teks yang ekstensibel (Emacs), compiler optimisasi yang sangat berjaya (GCC), dan sebagian besar pustaka inti dan utilitas distribusi Unix standar. Sebagai tujuannya untuk mewujudkan sistem operasi yang sepenuhnya bebas — lebih daripada keharusan menuliskan keseluruhan sistem operasi bebas — Stallman berupaya menggunakan perangkat lunak yang sudah ada ketika hal itu mungkin. Pada 1980-an terdapat sedikit perangkat lunak bebas, tetapi telah ada X Window System untuk tampilan grafis, sistem typesetting TeX, dan kernel mikro Mach. Komponen-komponen ini diintegrasikan ke dalam GNU.
Di dalam Manifesto GNU, Stallman menuliskan bahwa "sebuah kernel permulaan ada, tetapi ada lebih banyak fitur yang diperlukan untuk mengemulasi Unix". Dia merujuk kepada TRIX , sebuah kernel panggilan prosedur jarak jauh yang dikembangkan di Institut Teknologi Massachusetts, yang para penulisnya telah memutuskan untuk menyebarkannya sebagai perangkat lunak bebas, dan kompatibel dengan Version 7 Unix. Pada Desember 1986, upaya telah dilakukan untuk memodifikasi kernel ini. Namun, para pengembang sebenarnya berpendapat bahwa hal ini tidaklah berguna sebagai titik permulaan, terutama karena kernel itu hanya bekerja pada "sebuah peti 68000 yang mahal dan tidak jelas" dan kemudian harus diportasi ke arsitektur lainnya sebelum dapat digunakan.
Perencanaan dini Proyek GNU adalah untuk mengadaptasi kernel BSD 4.4-Lite untuk GNU. Tetapi karena minimnya kerjasama dari para programer Berkeley , sejak 1998 Stallman beralih menggunakan Mach kernel yang dikembangkan di Universitas Mellon Carnegie, kendati rilisnya sebagai perangkat lunak bebas ditunda sampai 1990 sambil para pengembangnya bekerja untuk menghilangkan kode-kode yang patennya menjadi milik AT&T. Thomas Bushnell, arsitek perintis Hurd, berkata di dalam peninjauannya bahwa keputusan untuk memulai sebuah kernel baru sebagai ganti mengadaptasi karya BSD telah cukup memundurkan proyek, dan oleh karena itulah proyek ini harus menggunakan kernel BSD.
Perancangan kernel ini merupakan permulaan terbesar GNU dari Unix "tradisional". Kernel GNU merupakan Microkernel multiserver, dan terdiri dari sehimpunan program yang memanggil server-server yang memberikan fungsionalitas yang sama sebagai kernel Unix tradisional. Karena kernel mikro Mach, menurut perancangannya, hanya menyediakan fungsionalitas kernel tingkat-rendah, Proyek GNU harus mengembangkan bagian-bagian tingkatan yang lebih tinggi dari kernel itu, sebagai kumpulan program-program pengguna. Mulanya, kumpulan ini disebut Alix, tetapi pengembang Thomas Bushnell lebih suka memanggilnya Hurd, jadi nama Alix dipindahkan ke suatu subsistem dan sebenarnya menghilang sama sekali. Sebenarnya, kemajuan pengembangan Hurd menjadi sangat lamban karena isu-isu teknis yang terus saja muncul.
Meskipun pada 2002 Stallman secara optimistik memperkirakan dirilisnya GNU/Hurd, pengembangan dan perancangan lebih jauh masih saja diperlukan. Rilis terbaru dari Hurd adalah versi 0.2. Versi tersebut cukup stabil, cocok untuk penggunaan di dalam aplikasi-aplikasi non-kritikal. Sejak 2005, Hurd lamban dikembangkan, dan kini merupakan kernel resmi sistem GNU. Ada juga proyek yang berjalan dengan cara memportasi sistem GNU ke kernel-kernel FreeBSD, NetBSD, dan OpenSolaris.
Setelah kernel Linux dapat digunakan dan dialihkan ke lisensi perangkat lunak bebas, kernel itu menjadi host yang paling lazim untuk perangkat lunak GNU. Proyek GNU menggulirkan istilah GNU/Linux untuk sistem-sistem demikian.
Hak cipta, lisensi, dan pelayanan
Proyek GNU menganjurkan para penyumbang untuk menyerahkan hakcipta paket-paket GNU ke Free Software Foundation, kendati bukan keharusan.
Undang-undang hakcipta memberi pemegang hakcipta secara signifikan untuk mengawasi dan mengendalikan penyalinan dan penyebaran suatu karya, tetapi FSF menuliskan sebuah lisensi untuk perangkat lunak GNU yang memberi izin kepada penerima untuk menyalin dan menyebarkan kembali perangkat lunak di bawah pasal-pasal yang sangat permisif. Di sebagian besar era 1980-an, tiap-tiap paket GNU memiliki lisensinya sendiri - Emacs General Public License, GCC General Public License, dan lain-lain. Pada 1989, FSF menerbitkan lisensi tunggal yang dapat mereka gunakan untuk semua perangkat lunak mereka, dan dapat digunakan oleh proyek-proyek non-GNU, yakni GNU General Public License (GPL).
Lisensi ini kini dipakai oleh sebagian besar program GNU, juga sejumlah program perangkat lunak bebas yang bukan bagian dari proyek GNU; biasa disebut sebagai Free software license. Lisensi ini memberi hak kepada para penerima program untuk menjalankan, menyalin, memodifikasi, dan menyebarkannya kembali, tetapi melarang mereka menambahkan syarat tambahan pada salinan yang mereka sebarkan. Gagasan ini sering dinyatakan sebagai Copyleft.
Pada 1991, GNU Lesser General Public License (LGPL), kemudian dikenal sebagai Library General Public License, ditulis untuk beberapa pustaka tertentu. Pada 1991 juga dirilis versi 2 dari GNU GPL. GNU Free Documentation License (FDL), untuk dokumentasi, pada 2000. GPL dan LGPL adalah revisi terhadap versi 3 pada 2007, memperbaiki aplikabilitas internasional, dan menambahkan perlindungan bagi para pengguna, di mana perangkat keras yang mereka miliki membatasi perubahan perangkat lunak.
Sebagian besar perangkat lunak GNU disebarkan di bawah GPL. Sebagian kecil disebarkan di bawah GPL, dan lebih sedikit paket-paket disebarkan di bawah permissive free software licenses.
Perangkat lunak GNU
Komponen-komponen termasyhur dari sistem GNU adalah GNU Compiler Collection (GCC), GNU C Library (glibc), GNU Emacs text editor, dan GNOME desktop environment.
Banyak program GNU telah diportasi ke bermacam-macam sistem operasi lainnya, termasuk platform-platform proprietary, seperti Microsoft Windows dan Mac OS X. Mereka sering diinstal pada sistem-sistem UNIX yang proprietary sebagai pengganti untuk utilitas-utilitas proprietary, tetapi ini sering menjadi topik hangat di antara para pecandu, sebagai motif untuk mengembangkan program-program ini untuk menggantikan sistem-sistem itu dengan perangkat lunak bebas, tidak untuk memperbaikinya. Program-program GNU, yang berada di dalam kasus-kasus pertandingan, diuji untuk membuktikan diri lebih andal daripada saingan-saingannya, UNIX proprietary.
Pada 2007, terdapat 319 paket GNU yang disediakan di situs pengembangan resmi GNU.
Penyebaran GNU
Penggunaan bersama-sama Linux kernel sejauh ini menjadi vektor penyebaran terumum perangkat lunak GNU, meskipun kernel Linux itu sendiri bukan bagian dari GNU.
Varian GNU lainnya yang tidak menggunakan Hurd sebagai kernelnya adalah Debian GNU/kFreeBSD dan Debian GNU/NetBSD dari Debian, Nexenta OS (GNU plus kernel OpenSolaris) dan GNU-Darwin. GNU sendiri disebarkan sebagai Debian GNU/Hurd oleh proyek Debian, dan sebuah Live CD juga tersedia dari Superunpriviledged.org
Logo GNU
Logo GNU adalah sebuah kepala gnu. Lukisan logo yang terkenal ini pertama dibuat oleh Etienne Suvasa. Logo ini muncul di dalam perangkat lunak GNU dan di dalam dokumentasi elektronik dan tercetak untuk proyek GNU, dan juga dipakai di dalam bahan-bahan Free Software Foundation.
Lihat pula
GNU Binary Utilities
GNU Compiler Collection
for (Java)
GNU Core Utilities
Bash
GNU C library
List of GNU packages
GNU Project
GNU Free License Documentation
Creative Commons
History of free software
Free software movement
Referensi
Pranala luar
Situs Resmi GNU
Situs Resmi GNU
Filosofi Proyek GNU
Port-port utilitas GNU untuk Microsoft Windows
Daemon, GNU dan penguin
#gnu IRC channel
Proyek GNU
Akronim komputer
Perangkat lunak proyek GNU
Unix
Sistem operasi perangkat lunak bebas
Sistem operasi berbasis mikrokernel
Artikel kelas-B bertopik teknologi informasi |
5018 | https://id.wikipedia.org/wiki/Rara%20Jonggrang | Rara Jonggrang | Rara Jonggrang (; ejaan alternatif: Roro Jonggrang; Lara Jonggrang) adalah sebuah legenda atau cerita rakyat populer yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga berkembang di Jawa Tengah, Indonesia. Cerita ini mengisahkan cinta seorang pangeran kepada seorang putri yang berakhir dengan dikutuknya sang putri akibat tipu muslihat yang dilakukannya. Dongeng ini juga menjelaskan legenda terbentuknya Candi Sewu, Candi Prambanan, Keraton Ratu Baka, dan arca Dewi Durga yang ditemukan di dalam Candi Prambanan. Rara Jonggrang artinya adalah "dara (gadis) langsing".
Kisah
Cerita ini mengisahkan dua kerajaan yang bertetangga, Kerajaan Pengging dan Kerajaan Baka. Pengging dipimpin oleh Prabu Damar Maya. Ia berputra Raden Bandung Bandawasa (ejaan alternatif: "Bondowoso"). Sedangkan kerajaan Baka dipimpin oleh raksasa pemakan manusia bernama Prabu Baka. Ia dibantu oleh seorang patih bernama Gupala. Meskipun berasal dari bangsa raksasa, Prabu Baka memiliki putri cantik bernama Rara Jonggrang. Untuk memperluas kerajaan, Prabu Baka menyerukan perang kepada kerajaan Pengging. Pertempuran meletus di kerajaan Pengging. Demi mengakhiri perang, Prabu Damar Maya mengirimkan putranya untuk menghadapi Prabu Baka. Berkat kesaktiannya, Bandung Bandawasa berhasil mengalahkan dan membunuh Prabu Baka. Berita kematian Prabu Baka segera dilaporkan oleh Patih Gupala kepada Rara Jongrang.
Setelah gugurnya Prabu Baka, Pangeran Bandung Bandawasa menyerbu masuk ke dalam keraton Baka. Di sana, ia terpikat oleh kecantikan Rara Jongrang. Ia pun melamar sang putri, tetapi ditolak karena sang putri tidak mau menikahi pembunuh ayahnya. Karena terus dibujuk, akhirnya sang putri bersedia dipersunting dengan dua syarat yang mustahil untuk dikabulkan. Syarat pertama adalah pembuatan sumur yang dinamakan sumur Jalatunda. Syarat kedua adalah pembangunan seribu candi hanya dalam waktu satu malam. Bandung Bandawasa menyanggupi kedua syarat tersebut. Pertama, ia berhasil menyelesaikan sumur Jalatunda berkat kesaktiannya. Setelah sumur selesai, Rara Jonggrang berusaha memperdaya sang pangeran agar bersedia turun ke dalam sumur dan memeriksanya. Setelah Bandung Bandawasa turun, sang putri memerintahkan Gupala untuk menutup dan menimbun sumur dengan batu. Akan tetapi, Bandung Bandawasa berhasil keluar dengan cara mendobrak timbunan batu berkat kesaktiannya. Bandawasa sempat marah, namun segera tenang karena kecantikan dan bujuk rayu sang putri.
Untuk mewujudkan syarat kedua, Bandung Bandawasa memanggil makhluk halus (jin, setan, dan dedemit) dari perut Bumi. Dengan bantuan mereka, ia berhasil menyelesaikan 999 candi. Ketika Rara Jonggrang mendengar kabar bahwa candi ke-1000 hampir selesai, ia berusaha menggagalkan usaha Bandawasa. Ia membangunkan dayang-dayang istana dan perempuan-perempuan desa untuk mulai menumbuk padi dengan antan, serta memerintahkan agar gundukan jerami dibakar di sisi timur. Suara antan yang bertalu-talu mengesankan bahwa aktivitas subuh telah dimulai, sementara cahaya dari timur memberi kesan bahwa sebentar lagi matahari akan terbit, sehingga para makhluk halus bersembunyi kembali ke perut Bumi. Akibatnya, hanya 999 candi yang berhasil dibangun sehingga usaha Bandung Bandawasa gagal. Setelah mengetahui bahwa semua itu adalah hasil kecurangan dan tipu muslihat Rara Jonggrang, Bandung Bandawasa amat murka dan mengutuk Rara Jonggrang agar menjadi batu. Sang putri berubah menjadi arca terindah untuk menggenapi candi terakhir.
Menurut kisah ini, situs Ratu Baka di dekat Prambanan adalah istana Prabu Baka, sedangkan 999 candi yang tidak selesai kini dikenal sebagai Candi Sewu, dan arca Durga di ruang utara candi utama di Prambanan adalah perwujudan sang putri yang dikutuk menjadi batu dan tetap dikenang sebagai Lara Jonggrang yang berarti "gadis yang ramping".
Penafsiran
Legenda ini adalah dongeng atau cerita rakyat yang menjelaskan asal mula yang ajaib dari situs-situs bersejarah di Jawa, yaitu Keraton Ratu Baka, Candi Sewu, dan arca Durga di ruang utara candi utama Prambanan. Meskipun candi-candi ini berasal dari abad ke-9, akan tetapi diduga dongeng ini disusun pada zaman yang kemudian yaitu zaman Kesultanan Mataram.
Tafsiran lainnya menyebutkan bahwa legenda ini mungkin merupakan ingatan kolektif samar-samar masyarakat setempat mengenai peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di kawasan ini. Yaitu peristiwa perebutan kekuasaan antara wangsa Sailendra dan wangsa Sanjaya untuk berkuasa di Jawa Tengah. Prabu Baka mungkin dimaksudkan sebagai Raja Samaratungga dari wangsa Sailendra, Rakai Pikatan sebagai Bandung Bandawasa, dan Pramodhawardhani, putri Samaratungga sekaligus istri Rakai Pikatan, sebagai Rara Jonggrang. Peristiwa bersejarah sebenarnya adalah pertempuran antara Balaputradewa melawan Pramodawardhani yang dibantu suaminya Rakai Pikatan yang akhirnya dimenangi Rakai Pikatan dan mengakhiri dominasi wangsa Sailendra di Jawa Tengah.
Budaya populer
Sejak tanggal 2 Mei 2016 hingga sekarang, kisah Rara Jonggrang kemudian diangkat menjadi sebuah sinetron yang ditayangkan di antv.
Galery
<gallery widths="200" >
Lihat pula
Candi Prambanan
Pranala luar
Cerita Rakyat Nusantara
Soul of Java, Loro Jonggrang
Dokumenter mengenai Candi Sewu, menyinggung kisah Roro Jonggrang
Lelucon Roro Jonggrang Membuat Perahu Ramaikan Linimasa
Foto Tema Roro Jongrang
Cerita rakyat dari Jawa Tengah |
5019 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sinta | Sinta | Sita - nama tokoh Ramayana
Wuku Sinta |
5049 | https://id.wikipedia.org/wiki/Paing | Paing | Paing atau Pahing adalah nama hari dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali. Hari pasaran Paing berkaitan dengan warna merah dan letak posisi di Selatan.
Lihat pula
Pancawara
Referensi
Hari |
5050 | https://id.wikipedia.org/wiki/Pon | Pon | Pon adalah nama hari dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali. Hari pasaran Pon berkaitan dengan warna kuning dan letak posisi di barat.
Lihat pula
Pancawara
Referensi
Hari |
5051 | https://id.wikipedia.org/wiki/Wage | Wage | Wage adalah nama hari ke-3 dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali. Hari pasaran Wage berkaitan dengan warna hitam dan letak posisi di utara.
Kelima hari ini digunakan oleh masyarakat Jawa sebagai tanda berlangsungnya pasar pada hari-hari tertentu, misal pasar yang dilakukan setiap hari wage disebut pasar wage. Pengarang lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman lahir pada sebuah hari Wage. Adapun urutan hari Pancawara, yaitu:
Paing / Pahing
Pon
Wage
Kliwon
Legi / Manis
Referensi
Lihat pula
Pancawara
Referensi
Hari |
5052 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kliwon | Kliwon | Kliwon adalah nama hari dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali.
Hari Selasa-Kliwon dinamakan hari Anggara Kasih dan dianggap sebuah hari yang istimewa dalam budaya Jawa dan Bali. Lalu oleh Orang Jawa, terutama hari malam Jumat Kliwon dianggap hari yang keramat. Hari pasaran Kliwon berkaitan dengan warna abu-abu dan letak posisi di tengah.
Lihat pula
Pancawara
Referensi
Hari |
5053 | https://id.wikipedia.org/wiki/Legi | Legi | Legi atau disebut juga Umanis oleh orang Bali, adalah nama hari dalam sepasar atau juga disebut dengan nama pancawara, minggu yang terdiri dari lima hari dan dipakai dalam budaya Jawa dan Bali.
Hari Sabtu-Umanis adalah hari Saraswati, hari turunnya Dewi Ilmu Pengetahuan. Hari pasaran Legi berkaitan dengan warna putih dan letak posisi di timur.
Lihat pula
Pancawara
Referensi
Hari |
5055 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kakawin%20Banawa%20Sekar | Kakawin Banawa Sekar | Kakawin Banawa Sĕkar (Bahtera Bunga) adalah kakawin pendek 21 bait karangan Mpu Tanakung yang diperkirakan ditulis pada tahun 1351 Masehi. Kakawin ini melukiskan tentang upacara pesta srāddha yang diadakan oleh Jīwanendrādhipa 'maharaja Jīwana', khususnya persembahan-persembahan yang dihaturkan oleh berbagai raja śrī nātheng Kŗtabhūmi, naranātha ring Mataram, sang nŗpati Pamotan, śrī parameśwareng Lasĕm, dan naranātha ring Kahuripan. Banawa Sekar berarti "perahu yang terbuat bunga". Kakawin ini ditulis tatkala Raja Hayam Wuruk melakukan sebuah korban suci besar (Sraddha) yang ditujukan kepada mendiang neneknya, Dyah Rajapatni Gayatri, di alun-alun istana Majapahit.
Kakawin ini terdiri dari 12 bait dan tiga bab. Bab pertama adalah tentang megahnya upacara sraddha yang dilakukan oleh Raja Hayam Wuruk. Banyak pendeta, keluarga kerajaan, para bangsawan dan semua pejabat Majapahit hadir untuk melakukan persembahyangan dan penghormatan kepada arca Rajapatni Gayatri yang diistanakan di sebuah singgasana putih. Bab kedua menjelaskan tentang beraneka macam persembahan dari banyak keturunan bangsawan Majapahit. Ada persembahan berupa puisi, tarian dan sebagainya. Persembahan terakhir adalah persembahan berupa perahu bunga oleh Raja Hayam Wuruk. Beliau mempersembahkan sebuah perahu yang terbuat dari bermacam-macam bunga berwarna-warni. Ada bunga gadung, teratai, pohon mas, sanggalangit, melati, magnolia dan sebagainya. Perahu itu sangat indah. Bab terakhir menyatakan penyesalan penulis kakawin karena tidak dapat menjelaskan kemegahan upacara itu sebagaimana yang diharapkan baginda raja. Dia berharap agar kakawin itu diterima oleh raja dan membuar beliau senang sebelum kakawin itu disalin dalam bentuk lontar.
Persembahan-persembahan itu berbentuk indah aneka warna dan bergaya seni serta berupa ilustrasi mengenai gita dan kidung yang digubah oleh raja-raja sendiri. Rupanya sajak-sajak itu dipersembahkan pada waktu yang sama, tertulis di atas karas (papan tulis) atau daun-daun lontar. Persembahan yang paling indah ialah persembahan yang dibawa oleh raja yang menghaturkan sraddha berbentuk sebuah perahu yang dibuat dari bunga-bunga. Upacara sraddha ialah upacara untuk mengenang arwah seseorang yang meninggal.
Pada tahun 1983, Zoetmulder kemudian menyalin kakawin ini ke dalam aksara Latin dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Belanda dan Indonesia.
Sumber
P.J. Zoetmulder, 1983, Kalangwan. Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang, halaman 460, 616.
Lihat pula
Sastra Jawa Kuno
Banawa Sekar Tanakung |
5056 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sraddha | Sraddha | Upacara sraddha adalah upacara umat Hindu di pulau Jawa zaman dahulu kala untuk mengenang arwah seseorang yang meninggal. Bentuk reminisensi upacara ini, masih ada sekarang dan disebut sadran dengan bentuk verba aktif nyadran.
Lihat pula
Buddha
Hindu
Hindu
Budaya Jawa |
5057 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sadran | Sadran | Sadran adalah Upacara masyarakat Jawa Baru (dan Madura serta mungkin juga Sunda) yang disebut dengan nama sadran atau bentuk verbal nyadran, merupakan reminisensi daripada upacara sraddha Hindu yang dilakukan pada zaman dahulukala.
Upacara ini dilakukan oleh orang Jawa pada bulan Jawa-Islam Ruwah sebelum bulan Puasa, Ramadan, bulan di mana mereka yang menganut ajaran Islam berpuasa.
Upacara sadran ini dilakukan dengan berziarah ke makam-makam dan menabur bunga (nyekar). Selain itu upacara ini juga dilaksanakan oleh orang Jawa yang tidak menganut ajaran Islam pula.
Budaya Jawa |
5059 | https://id.wikipedia.org/wiki/Ludwig%20Wittgenstein | Ludwig Wittgenstein | Ludwig Josef Johann Wittgenstein (dilafalkan [luːtvɪç ˈjoːzɛf ˈjoːhan ˈvɪtgənʃtaɪn], ) adalah salah seorang filsuf paling berpengaruh pada abad 20 dan memiliki kontribusi yang besar dalam filsafat bahasa, filsafat matematika, dan logika. Ia berpendapat bahwa masalah filsafat sebenarnya adalah masalah bahasa.
Ludwig Wittgenstein merupakan filsuf kelahiran Austria yang kemudian melanjutkan studinya di Inggris. Karya awalnya, Tractatus-Logico-Philosophicus memiliki pengaruh yang sangat besar dalam gerakan Lingkaran Wina, terutama Ruldof Carnap dan Moritz Schick.
Dia adalah seorang murid Bertrand Russell, salah seorang filsuf Inggris ternama di Universitas Cambridge, yang sangat memengaruhi pandangan kemudian. Wittgenstein mengajar di Trinity College, Cambridge dan sampai akhir hayatnya tinggal di kota ini.
Asal Usul
Wittgenstein adalah putra seorang industriawan yang sangat kaya. Tetapi Ludwig Wittgenstein tidak terlalu tertarik hal-hal duniawi dan ia tidak menuntut warisannya.
Meskipun ayahnya beragama Protestan dan ibunya beragama Katolik, yang selanjutnya ikut agama ibunya, sebenarnya kedua orang tuanya masih keturunan Yahudi.
Wittgenstein terutama dikenal karena paham filsafatnya semasa hidupnya berubah dan menjadi berbeda secara total sehingga kadang kala orang menyebutnya sebagai Wittgenstein I dan Wittgenstein II.
Paham
Wittgenstein adalah penulis Tractatus Logico-Philosophicus yang merupakan sumber inspirasi kaum logis-positivis dalam hal analisis antara pernyataan yang bermakna dengan pernyataan yang tidak bermakna. Dia menjelaskan ini melalui teori pemaknaan yang dikenal sebagai teori gambar. Dalam karyanya kemudian, Philosphical Investigations, dia mengoreksi pandangan awalnya dalam Tractatus dan lebih menekankan pendekatan holistik-praktis dalam pendekatan terhadap persoalan bahasa. Pandangan ini memengaruhi para filsuf yang menganut paham ordinary language philosophy, seperti Gilbert Ryle.
Karya
Logisch-Philosophische Abhandlung, Annalen der Naturphilosophie, 14 (1921)
Tractatus Logico-Philosophicus, (1922)
Philosophische Untersuchungen (1953)
Philosophical Investigations, alihbahasa Inggris oleh G.E.M. Anscombe (1953)
Bemerkungen über die Grundlagen der Mathematik, (1956)
Remarks on the Foundations of Mathematics, alihbahasa Inggris oleh G.E.M. Anscombe, rev. ed. (1978)
The Blue and Brown Books (1958) (Bahan kuliah dalam bahasa Inggris kepada mahasiswa Cambridge pada tahun 1933-35)
Philosophische Bemerkungen, ed. by Rush Rhees (1964)
Philosophical Remarks (1975)
Filsuf Austria |
5064 | https://id.wikipedia.org/wiki/Herakleitos | Herakleitos | Herakleitos dari Efesus (Yunani: Ἡράκλειτος ὁ Ἐφέσιος, Hērákleitos ho Ephésios) adalah seorang filsuf Yunani Kuno pra-Sokratik yang tidak tergolong mazhab apapun, meski dapat digolongkan lewat asal munculnya sebagai pemikir mazhab Ionia atau filsuf yang muncul di wilayah Asia Minor (termasuk Thales, Anaximandros, Anaximenes, dan Xenophanes). Di dalam tulisan-tulisannya,ia justru mengkritik dan mencela para filsuf dan tokoh-tokoh terkenal, seperti Homeros, Arkhilokhos, Hesiodos, Phythagoras, Xenophanes, dan Hekataios. Meskipun ia berbalik dari ajaran filsafat yang umum pada zamannya, tetapi bukan berarti ia sama sekali tidak dipengaruhi oleh filsuf-filsuf itu.
Herakleitos diketahui menulis satu buku, tetapi telah hilang. Yang tersimpan hingga kini hanya 130 fragmen yang terdiri dari pepatah-pepatah pendek yang sering kali tidak jelas artinya. Pemikiran filsafatnya memang tidak mudah dimengerti sehingga ia dijuluki "si gelap" (dalam bahasa Inggris the obscure).
Riwayat Hidup
Herakleitos diketahui berasal dari Efesus di Asia Kecil. Ia hidup di sekitar abad ke-5 SM (sekitar 540-480 SM). Keterangan Diogenes Laertius juga menyebutkan Herakleitos lahir sekitar 540 sebelum masehi pada keluarga aristokrat di Efesus, tetapi nantinya meninggalkan kehidupan politik dan mengabdikasikan hak kekuasaan yang diwariskan padanya ke saudara lelakinya. Herakleitos hidup sezaman dengan Pythagoras dan Xenophanes, tetapi ia berusia lebih muda daripada keduanya. Akan tetapi, Herakleitos lebih tua usianya dari Parmenides sebab ia dikritik oleh filsuf tersebut.
Selain berasal dari keluarga terhormat di Efesus, tidak ada informasi lain yang kredibel mengenai riwayat hidup Herakleitos mengingat hampir semua sumber mengenai kehidupannya adalah anekdot yang tidak otentik, diimajinasikan atau dibuat si pengarang anekdot berdasarkan pemikiran Herakleitos. Tidak ada sumber yang menyebutkan bahwa ia pernah meninggalkan kota asalnya, yang pada waktu itu merupakan bagian dari kekaisaran Persia.
Jika melihat karya-karya yang ditinggalkannya, tampak bahwa watak Herakleitos sombong dan tinggi hati. Selain mencela filsuf-filsuf di atas, ia juga memandang rendah rakyat yang bodoh dan menegaskan bahwa kebanyakan manusia jahat. Selain itu, ia juga mengutuk warga negara Efesus.
Pemikiran
Segala Sesuatu Mengalir
Pemikiran Herakleitos yang paling terkenal adalah mengenai perubahan-perubahan di alam semesta. Menurut Herakleitos, tidak ada satu pun hal di alam semesta yang bersifat tetap atau permanen. Tidak ada sesuatu yang betul-betul ada, semuanya berada di dalam proses menjadi. Ia terkenal dengan ucapannya panta rhei kai uden menei yang berarti, "semuanya mengalir dan tidak ada sesuatupun yang tinggal tetap."
Perubahan yang tidak ada henti-hentinya itu dibayangkan Herakleitos dengan dua cara:
Pertama, seluruh kenyataan adalah seperti aliran sungai yang mengalir. "Engkau tidak dapat turun dua kali ke sungai yang sama," demikian kata Herakleitos. Maksudnya di sini, air sungai selalu bergerak sehingga tidak pernah seseorang turun di air sungai yang sama dengan yang sebelumnya.
Kedua, ia menggambarkan seluruh kenyataan dengan api. Maksud api di sini lain dengan konsep mazhab Miletos yang menjadikan air atau udara sebagai prinsip dasar segala sesuatu. Bagi Herakleitos, api bukanlah zat yang dapat menerangkan perubahan-perubahan segala sesuatu, melainkan melambangkan gerak perubahan itu sendiri. Api senantiasa mengubah apa saja yang dibakarnya menjadi abu dan asap, tetapi api tetaplah api yang sama. Karena itu, api cocok untuk melambangkan kesatuan dalam perubahan.
Logos
Segala sesuatu yang terus berubah di alam semesta dapat berjalan dengan teratur karena adanya logos. Pandangan tentang logos di sini tidak boleh disamakan begitu saja dengan konsep logos pada mazhab Stoa. Logos adalah rasio yang menjadi hukum yang menguasai segala-galanya dan menggerakkan segala sesuatu, termasuk manusia. Logos juga dipahami sebagai sesuatu yang material, tetapi sekaligus melampaui materi yang biasa. Hal ini disebabkan pada masa itu, belum ada filsuf yang mampu memisahkan antara yang rohani dan yang materi.
Segala Sesuatu Berlawanan
Menurut Herakleitos, tiap benda terdiri dari yang berlawanan. Meskipun demikian, di dalam perlawanan tetap terdapat kesatuan. Singkatnya, dapat dikatakan bahwa 'yang satu adalah banyak dan yang banyak adalah satu.' Anaximenes juga memiliki pandangan seperti ini, tetapi perbedaan dengan Herakleitos adalah Anaximenes mengatakan pertentangan tersebut sebagai ketidakadilan, sedangkan Herakleitos menyatakan bahwa pertentangan yang ada adalah prinsip keadilan. Kita tidak akan bisa mengenal apa itu 'siang' tanpa kita mengetahui apa itu 'malam'. Kita tidak akan mengetahui apa itu 'kehidupan' tanpa adanya realitas 'kematian'. Kesehatan juga dihargai karena ada penyakit. Demikianlah dari hubungan pertentangan seperti ini, segala sesuatu terjadi dan tersusun. Herakleitos menegaskan prinsip ini di dalam kalimat yang terkenal: "Perang adalah bapak segala sesuatu." Perang yang dimaksud di sini adalah pertentangan.
Melalui ajaran tentang hal-hal yang bertentangan tetapi disatukan oleh logos, Herakleitos disebut sebagai filsuf dialektis yang pertama di dalam sejarah filsafat.
Lihat pula
Daftar filsuf
Referensi
Pranala luar
Heraclitus bilingual anthology from DK in Greek and English, side by side, the translations being provided by the organization, Elpenor.
Greek and English with DK numbers and commentary.
Text and selected aphorisms in Greek, English, Italian and French.
Selected fragments translated by Hooker.
The fragments also cited in DK in Greek (Unicode) with the English translations of John Burnet (see Bibliography).
Essay on the flux and fire philosophy of Heraclitus.
Site with links to pdf's containing the fragments of DK in Greek (Unicode) with the English translations of John Burnet (see Bibliography) and translations into French, either in parallel columns or interlinear, with links on the lexical items to Perseus dictionaries. Includes also Heraclitus article from Encyclopædia Britannica Eleventh Edition.
Filsafat Barat
Filsuf Yunani |
5068 | https://id.wikipedia.org/wiki/Paten | Paten | Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya itu di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.
Sementara itu, arti Invensi dan Inventor (yang terdapat dalam pengertian di atas, adalah):
Invensi adalah ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses. (UU RI no. 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 2)
Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi. (UU RI no. 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 3)
Kata paten, berasal dari bahasa inggris patent, yang awalnya berasal dari kata patere yang berarti membuka diri (untuk pemeriksaan publik), dan juga berasal dari istilah letters patent, yaitu surat keputusan yang dikeluarkan kerajaan yang memberikan hak eksklusif kepada individu dan pelaku bisnis tertentu. Dari definisi kata paten itu sendiri, konsep paten mendorong inventor untuk membuka pengetahuan demi kemajuan masyarakat dan sebagai gantinya, inventor mendapat hak eksklusif selama periode tertentu. Mengingat pemberian paten tidak mengatur siapa yang harus melakukan invensi yang dipatenkan, sistem paten tidak dianggap sebagai hak monopoli.
Hukum yang mengatur
Saat ini terdapat beberapa perjanjian internasional yang mengatur tentang hukum paten. Antara lain, WTO Perjanjian TRIPs yang diikuti hampir semua negara.
Pemberian hak paten bersifat teritorial, yaitu, mengikat hanya dalam lokasi tertentu. Dengan demikian, untuk mendapatkan perlindungan paten di beberapa negara atau wilayah, seseorang harus mengajukan aplikasi paten di masing-masing negara atau wilayah tersebut. Untuk wilayah Eropa, seseorang dapat mengajukan satu aplikasi paten ke Kantor Paten Eropa, yang jika sukses, sang pengaju aplikasi akan mendapatkan multiple paten (hingga 36 paten, masing-masing untuk setiap negara di Eropa), bukannya satu paten yang berlaku di seluruh wilayah Eropa.
Subjek yang dapat dipatenkan
Secara umum, ada tiga kategori besar mengenai subjek yang dapat dipatenkan: proses, mesin, dan barang yang diproduksi dan digunakan. Proses mencakup algoritme, metode bisnis, sebagian besar perangkat lunak (software), teknik medis, teknik olahraga dan semacamnya. Mesin mencakup alat dan aparatus.
Barang yang diproduksi mencakup perangkat mekanik, perangkat elektronik dan komposisi materi seperti kimia, obat-obatan, DNA, RNA, dan sebagainya. Khusus Sel punca embrionik manusia (human embryonic stem atau hES) tidak bisa dipatenkan di Uni Eropa.
Kebenaran matematika, termasuk yang tidak dapat dipatenkan. Software yang menerapkan algoritme juga tidak dapat dipatenkan kecuali terdapat aplikasi praktis (di Amerika Serikat) atau efek teknikalnya (di Eropa).
Saat ini, masalah paten perangkat lunak (dan juga metode bisnis) masih merupakan subjek yang sangat kontroversial. Amerika Serikat dalam beberapa kasus hukum di sana, mengizinkan paten untuk software dan metode bisnis, sementara di Eropa, software dianggap tidak bisa dipatenkan, meski beberapa invensi yang menggunakan software masih tetap dapat dipatenkan.
Paten dapat berhubungan dengan zat alamiah (misalnya zat yang ditemukan di hutan rimba) dan juga obat-obatan, teknik penanganan medis dan juga sekuens genetik, termasuk juga subjek yang kontroversial. Di berbagai negara, terdapat perbedaan dalam menangani subjek yang berkaitan dengan hal ini. Misalnya, di Amerika Serikat, metode bedah dapat dipatenkan, namun hak paten ini mendapat pertentangan dalam praktiknya. Mengingat sesuai prinsip sumpah Hipokrates (Hippocratic Oath), dokter wajib membagi pengalaman dan keahliannya secara bebas kepada koleganya. Sehingga pada tahun 1994, The American Medical Association (AMA) House of Delegates mengajukan nota keberatan terhadap aplikasi paten ini.
Di Indonesia, syarat hasil temuan yang akan dipatenkan adalah baru (belum pernah diungkapkan sebelumnya), mengandung langkah inventif (tidak dapat diduga sebelumnya), dan dapat diterapkan dalam industri. Jangka waktu perlindungan untuk paten ‘biasa’ adalah 20 tahun, sementara paten sederhana adalah 10 tahun. Paten tidak dapat diperpanjang. Untuk memastikan teknologi yang diteliti belum dipatenkan oleh pihak lain dan layak dipatenkan, dapat dilakukan penelusuran dokumen paten.
Ada beberapa kasus khusus penemuan yang tidak diperkenankan mendapat perlindungan paten, yaitu proses / produk yang pelaksanaannya bertentangan dengan undang-undang, moralitas agama, ketertiban umum atau kesusilaan; metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan/atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan/atau hewan; serta teori dan metode di bidang matematika dan ilmu pengetahuan, yakni semua makhluk hidup, kecuali jasad renik, dan proses biologis penting untuk produksi tanaman atau hewan, kecuali proses non-biologis atau proses mikro-biologis.
Istilah - Istilah dalam Paten
Invensi
Adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.
Inventor atau pemegang Paten
Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan invensi. Pemegang paten adalah inventor sebagai pemilik paten atau pihak yang menerima hak tersebut dari pemilik paten atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak tersebut, yang terdaftar dalam daftar umum paten.
Hak yang dimiliki oleh pemegang Paten
Pemegang hak paten memiliki hak eklusif untuk melaksanakan Paten yang dimilikinya dan melarang orang lain yang tanpa persetujuannya:
a. Dalam hal Paten Produk: membuat, menjual, mengimpor, menyewa, menyerahkan, memakai, menyediakan untuk di jual atau disewakan atau diserahkan produk yang di beri paten.
b. Dalam hal Paten Proses: Menggunakan proses produksi yang diberi Paten untuk membuat barang dan tindakan lainnya sebagaimana yang dimaksud dalam huruf a.
- Pemegang Paten berhak memberikan lisensi kepada orang lain berdasarkan surat perjanjian lisensi.
- Pemegang Paten berhak menggugat ganti rugi melalui pengadilan negeri setempat, kepada siapapun, yang dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam butir 1 di atas.
- Pemegang Paten berhak menuntut orang yang dengan sengaja dan tanpa hak melanggar hak pemegang paten dengan melakukan salah satu tindakan sebagaimana yang dimaksud dalam butir 1 di atas.
Pengajuan Permohonan Paten
Paten diberikan atas dasar permohonan dan memenuhi persyaratan administratif dan subtantif sebagaimana diatur dalam Undang-undang Paten.
Sistem First to File
Adalah suatu sistem pemberian Paten yang menganut mekanisme bahwa seseorang yang pertamakali mengajukan permohonan dianggap sebagai pemegang Paten, bila semua persyaratannya dipenuhi.
Kapan sebaiknya permohonan Paten diajukan ?
Suatu permohonan Paten sebaiknya diajukan secepat mungkin, mengingat sistem Paten Indonesia menganut sistem First to File. Akan tetapi pada saat pengajuan, uraian lengkap penemuan harus secara lengkap menguraikan atau mengungkapkan penemuan tersebut.
Hal-hal yang sebaiknya dilakukan oleh seorang Inventor sebelum mengajukan permohonan Paten ?
a. Melakukan penelusuran. Tahapan ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi tentang teknologi terdahulu dalam bidang invensi yang sama (state of the art) yang memungkinkan adanya kaitannya dengan invensi yang akan diajukan. Melalui informasi teknologi terdahulu tersebut maka inventor dapat melihat perbedaan antara invensi yang akan diajukan permohonan Patennya dengan teknologi terdahulu.
b. Melakukan Analisis. tahapan ini dimaksudkan untuk menganalisis apakah ada ciri khusus dari invensi yang akan diajukan permohonan Patennya dibandingkan dengan Invensi terdahulu.
c. Mengambil Keputusan. Jika invensi yang dihasilkan tersebut mempunyai ciri teknis dibandingkan dengan teknologi terdahulu, maka invensi tersebut sebaiknya diajukkan permohonan Patennya.Sebaliknya jika tidak ditemukan ciri khusus, maka invensi tersebut sebaiknya tidak perlu diajukan untuk menghindari kerugian dari biaya pengajuan permohonan Paten.
Aplikasi
Paten dimohon oleh inventor dengan mengisi permohonan Paten tertulis di kantor yang terkait.
Pemohonan diberikan pemahaman berisi penjelasan bagaimana cara untuk membuat dan memakai penemuan di bawah aturan beberapa perundangan jika tidak jelas pemahamannya mengenai kegunaan penemuan. Permohonan paten juga mungkin harus terdiri dari "klaim". Klaim menegaskan penemuan dan perwujudan untuk penemuannya agar pelamar ingin hak-hak jelas.
Untuk paten untuk diberi, itu akan menerima efek hukum, permohonan jelas harus memenuhi syarat hukum berhubungan ke patentability. Apabila patent penggunaan sudah berasah, kebanyakan kantor paten memeriksa permohonan untuk memenuhi dengan undang-undang Patentability yang relevan. Jika permohonan tidak memenuhi syarat, penolakan biasanya dikembalikan kepada pelamar atau agen pematen mereka, yang bisa menanggapi keberatan untuk mencoba mengatasi mereka dan mendapatkan dana bantuan paten.
Setelah diberi paten, lainnya subjek di kebanyakan negara untuk biaya maintenance, secara umum diperbaharui setiap tahun, AS yang menjadi pengecualian penting.
Dalam Egbert v. Lippmann,104 U. S. 333 (1881) (the "korset kasus"), Mahkamah Agung Amerika Serikat memperkukuh keputusan bahwa seorang penemu yang sudah "benar-benar memikirkan hak-haknya selama sebelas tahun" dengan tidak melamar paten tidak bisa mendapatkan sesuatu paten pada waktu itu. Keputusan ini ditetapkan sebagai aturan 35. yang menghalang seorang penemu dari mendapatkan paten jika penemuan sudah di guna oleh publik selama lebih dari satu tahun sebelum memohon paten.
Syarat hasil temuan yang akan dipatenkan di Indonesia adalah baru (belum pernah diungkapkan sebelumnya), mengandung langkah inventif (tidak dapat diduga sebelumnya), dan dapat diterapkan dalam industri. Jangka waktu perlindungan untuk paten ‘biasa’ adalah 20 tahun, sementara paten sederhana adalah 10 tahun. Paten tidak dapat diperpanjang. Untuk memastikan teknologi yang diteliti belum dipatenkan oleh pihak lain dan layak dipatenkan, dapat dilakukan penelusuran dokumen paten.
Ada beberapa kasus khusus penemuan yang tidak diperkenankan mendapat perlindungan paten, yaitu proses / produk yang pelaksanaannya bertentangan dengan undang-undang, moralitas agama, ketertiban umum atau kesusilaan; metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan/atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan/atau hewan; serta teori dan metode di bidang matematika dan ilmu pengetahuan, yakni semua makhluk hidup, kecuali jasad renik, dan proses biologis penting untuk produksi tanaman atau hewan, kecuali proses non-biologis atau proses mikro-biologis.
Lihat pula
Kekayaan intelektual
Hak cipta
Merek
Pranala luar
Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual (Ditjen HK
Klub Penemu Indonesia (Jakarta)
Blog Penemu (Indonesia)
Paten Indonesia (Indonesia)
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia (Indonesia)
News KeSimpulan.com - Pengadilan Eropa Larang Paten Sel Induk Embrionik Manusia
Referensi |
5071 | https://id.wikipedia.org/wiki/Demokritos | Demokritos | Demokritos Pratamaios adalah seorang filsuf yang termasuk di dalam Mazhab Atomisme. Ia adalah murid dari Leukippos, pendiri mazhab tersebut. Demokritos mengembangkan pemikiran tentang atom sehingga justru pemikiran Demokritos yang lebih dikenal di dalam sejarah filsafat.
Selain sebagai filsuf, Demokritos juga dikenal menguasai banyak keahlian. Sayangnya, karya-karya Demokritos tidak ada yang tersimpan. Demokritos menulis tentang ilmu alam, astronomi, matematika, sastra, epistemologi, dan etika. Ada sekitar 300 kutipan tentang pemikiran Demokritos di dalam sumber-sumber kuno. Sebagian besar kutipan-kutipan tersebut berisi tentang etika.
Riwayat Hidup
Demokritos lahir di kota Abdera, Yunani Utara. Ia hidup sekitar tahun 460 SM hingga 370 SM. Ia berasal dari keluarga kaya raya. Pada waktu ia masih muda, ia menggunakan warisannya untuk pergi ke Mesir dan negeri-negeri Timur lainnya. Selain menjadi murid Leukippos, Ia juga belajar kepada Anaxagoras dan Philolaos. Hanya sedikit yang dapat diketahui dari riwayat hidup Demokritos. Banyak data tentang kehidupannya telah tercampur dengan legenda-legenda yang kebenarannya sulit dipercaya.
Meskipun ia hidup sezaman dengan Sokrates, bahkan usianya lebih muda, namun Demokritos tetap digolongkan sebagai filsuf pra-sokratik. Hal ini dikarenakan ia melanjutkan dan mengembangkan ajaran atomisme dari Leukippos yang merupakan filsuf pra-sokratik. Ajaran Leukippos dan Demokritos bahkan hampir tidak dapat dipisahkan. Selain itu, filsafat Demokritos tidak dikenal di Athena untuk waktu yang cukup lama. Misalnya saja, Plato tidak mengetahui apa-apa tentang Atomisme. Baru Aristoteles yang kemudian menaruh perhatian besar terhadap pandangan atomisme.
Pemikiran
Tentang Atom
Demokritos dan gurunya, Leukippos, berpendapat bahwa atom adalah unsur-unsur yang membentuk realitas. Di sini, mereka setuju dengan ajaran pluralisme Empedokles dan Anaxagoras bahwa realitas terdiri dari banyak unsur, bukan satu. Akan tetapi, bertentangan dengan Empedokles dan Anaxagoras, Demokritos menganggap bahwa unsur-unsur tersebut tidak dapat dibagi-bagi lagi. Karena itulah, unsur-unsur tersebut diberi nama atom (bahasa Yunani atomos: a berarti "tidak" dan tomos berarti "terbagi")
Atom-atom tersebut merupakan unsur-unsur terkecil yang membentuk realitas. Ukurannya begitu kecil sehingga mata manusia tidak dapat melihatnya. Selain itu, atom juga tidak memiliki kualitas, seperti panas atau manis. Hal itu pula yang membedakan dengan konsep zat-zat Empedokles dan benih-benih dari Anaxagoras. Atom-atom tersebut berbeda satu dengan yang lainnya melalui tiga hal: bentuknya(seperti huruf A berbeda dengan huruf N), urutannya (seperti AN berbeda dengan NA), dan posisinya (huruf A berbeda dengan Z dalam urutan abjad). Dengan demikian, atom memiliki kuantitas belaka, termasuk juga massa. Jumlah atom yang membentuk realitas ini tidak berhingga.
Selain itu, atom juga dipandang sebagai tidak dijadikan, tidak dapat dimusnahkan, dan tidak berubah. Yang terjadi pada atom adalah gerak. Karena itu, Demokritus menyatakan bahwa "prinsip dasar alam semesta adalah atom-atom dan kekosongan". Jika ada ruang kosong, maka atom-atom itu dapat bergerak. Demokritus membandingkan gerak atom dengan situasi ketika sinar matahari memasuki kamar yang gelap gulita melalui retak-retak jendela. Di situ akan terlihat bagaimana debu bergerak ke semua jurusan, walaupun tidak ada angin yang menyebabkannya bergerak. Dengan demikian, tidak diperlukan prinsip lain untuk membuat atom-atom itu bergerak, seperti prinsip "cinta" dan "benci" menurut Empedokles. Adanya ruang kosong sudah cukup membuat atom-atom itu bergerak.
Tentang Dunia
Dunia dan seluruh realitas tercipta karena atom-atom yang berbeda bentuk saling mengait satu sama lain. Atom-atom yang berkaitan itu kemudian mulai bergerak berputar, dan makin lama makin banyak atom yang ikut ambil bagian dari gerak tersebut. Kumpulan atom yang lebih besar tinggal di pusat gerak tersebut sedangkan kumpulan atom yang lebih halus dilontarkan ke ujungnya. Demikianlah dunia terbentuk.
Tentang Manusia
Tentang manusia, Demokritos berpandangan bahwa manusia juga terdiri dari atom-atom. Jiwa manusia digambarkan sebagai atom-atom halus. Atom-atom ini digerakkan oleh gambaran-gambaran kecil atas suatu benda yang disebut eidola. Dengan demikian muncul kesan-kesan indrawi atas benda-benda tersebut.
Tentang Pengenalan
Sebelumnya telah dikatakan bahwa setiap benda, yang tersusun atas atom-atom, mengeluarkan gambaran-gambaran kecil yang disebut eidola. Gambaran-gambaran inilah yang masuk ke pancaindra manusia dan disalurkan ke jiwa. Manusia dapat melihat karena gambaran-gambaran kecil tersebut bersentuhan dengan atom-atom jiwa. Proses semacam ini berlaku bagi semua jenis pengenalan indrawi lainnya.
Lalu bagaimana dengan kualitas yang diterima oleh indra manusia, seperti pahit, manis, warna, dan sebagainya? Menurut Demokritos atom-atom tersebut tidak memiliki kualitas, jadi darimana kualitas-kualitas seperti itu dirasakan oleh manusia? Menurut Demokritos, kualitas-kualitas seperti itu dihasilkan adanya kontak antara atom-atom tertentu dengan yang lain. Misalnya saja, manusia merasakan manis karena atom jiwa bersentuhan dengan atom-atom yang licin. Kemudian manusia merasakan pahit bila jiwa bersentuhan dengan atom-atom yang kasar. Rasa panas didapatkan karena jiwa bersentuhan dengan atom-atom yang bergerak dengan kecepatan tinggi.
Dengan demikian, Demokritos menyimpulkan bahwa kualitas-kualitas itu hanya dirasakan oleh subyek dan bukan keadaan benda yang sebenarnya. Karena itulah, Demokritos menyatakan bahwa manusia tidak dapat mengenali hakikat sejati suatu benda. Yang dapat diamati hanyalah gejala atau penampakan benda tersebut. Demokritos mengatakan:
"Tentunya akan menjadi jelas, ada satu masalah yang tidak dapat dipecahkan, yakni bagaimana keadaan setiap benda dalam kenyataan yang sesungguhnya...Sesungguhnya, kita sama sekali tidak tahu sebab kebenaran terletak di dasar jurang yang dalam."
Etika
Menurut Demokritos, nilai tertinggi di dalam hidup manusia adalah keadaan batin yang sempurna (euthymia). Hal itu dapat dicapai bila manusia menyeimbangkan semua faktor di dalam kehidupan: kesenangan dan kesusahan, kenikmatan dan pantangan. Yang bertugas mengusahakan keseimbangan ini adalah rasio.
Karya-karya
Berikut adalah daftar karya-karya Demokritos menurut kesaksian Diogenes Laertius:
Etika
Pythagoras
On the Disposition of the Wise Man
On the Things in Hades
Tritogenia
On Manliness or On Virtue
The Horn of Amaltheia
On Contentment
Ethical Commentaries
Ilmu Alam
The Great World-ordering (kemungkinan ditulis oleh Leukippos)
Cosmography
On the Planets
On Nature
On the Nature of Man or On Flesh (two books)
On the Mind
On the Senses
On Flavours
On Colours
On Different Shapes
On Changing Shape
Buttresses
On Images
On Logic (three books)
Alam Semesta
Heavenly Causes
Atmospheric Causes
Terrestrial Causes
Causes Concerned with Fire and Things in Fire
Causes Concerned with Sounds
Caused Concerned with Seeds and Plants and Fruits
Causes Concerned with Animals (three books)
Miscellaneous Causes
On Magnets
Matematika
On Different Angles or O contact of Circles and Spheres
On Geometry
Geometry
Numbers
On Irrational Lines and Solids (two books)
Planispheres
On the Great Year or Astronomy (a calendar)
Contest of the Waterclock
Description of the Heavens
Geography
Description of the Poles
Description of Rays of Light
Sastra
On the Rhythms and Harmony
On Poetry
On the Beauty of Verses
On Euphonious and Harsh-sounding Letters
On Homer
On Song
On Verbs
Names
Teknik
Prognosis
On Diet
Medical Judgment
Causes Concerning Appropriate and Inappropriate Occasions
On Farming
On Painting
Tactics
Fighting in Armor
Komentar-Komentar
On the Sacred Writings of Babylon
On Those in Meroe
Circumnavigation of the Ocean
On History
Chaldaean Account
Phrygian Account
On Fever and Coughing Sicknesses
Legal Causes
Problems
Referensi
Lihat pula
Daftar filsuf
Filsafat
Leukippos
Pranala luar
Democritus in The Internet Encyclopedia of Philosophy
Democritus and Leucippus
Democritus in Stanford Encyclopedia of Philosophy
Filsuf Yunani
Kelahiran 460 SM
Kematian 370 SM
Filsafat Barat
Filsafat |
5072 | https://id.wikipedia.org/wiki/Empedokles | Empedokles | Empedokles adalah seorang filsuf dari mazhab pluralisme. Tokoh lainnya dari mazhab ini adalah Anaxagoras. Jika filsuf-filsuf Miletos mengajarkan bahwa terdapat satu prinsip dasar yang mempersatukan alam semesta, Empedokles berpendapat lain. Menurut Empedokles, prinsip dasar itu tidaklah tunggal melainkan empat. Ia dikenal sebagai seorang dokter, penyair, ahli pidato, dan politikus.
Empedokles menulis dua karya dalam bentuk puisi. Puisi pertama berjudul "Perihal Alam" (On Nature) dan yang kedua berjudul "Penyucian-Penyucian" (Purifications). Kedua karya tersebut memiliki 5000 ayat, tetapi yang masih ada hingga kini tinggal 350 ayat dari karya pertama, dan 100 ayat dari karya kedua. Para ahli tidak sepakat mengenai mana karangan yang lebih dahulu ditulis.
Riwayat Hidup
Empedokles lahir di Agrigentum, pulau Sisilia, pada abad ke-5 SM (495-435 SM). Ia berasal dari golongan bangsawan. Empedokles dipengaruhi oleh aliran religius yang disebut orfisme, dan juga kaum Pythagorean. Ada sumber lain yang mengatakan ia mengikuti ajaran Parmenides. Pada usia yang tidak diketahui, ia dibuang dari kota asalnya namun tidak ada informasi mengenai pembuangannya itu. Berdasarkan keterangan dari Aristoteles, Empedokles meninggal pada usia 60 tahun. Menurut legenda, Empedokles meninggal dengan cara terjun ke kawah vulkano di gunung Etna.
Pemikiran
Tentang Empat Anasir
Empedokles berpendapat bahwa prinsip yang mengatur alam semesta tidaklah tunggal melainkan terdiri dari empat anasir atau zat. Memang dia belum memakai istilah anasir (stoikeia) yang sebenarnya baru digunakan oleh Plato, melainkan menggunakan istilah 'akar' (rizomata). Empat anasir tersebut adalah air, tanah, api, dan udara. Keempat anasir tersebut dapat dijumpai di seluruh alam semesta dan memiiki sifat-sifat yang saling berlawanan. Api dikaitkan dengan yang panas dan udara dengan yang dingin, sedangkan tanah dikaitkan dengan yang kering dan air dikaitkan dengan yang basah. Salah satu kemajuan yang dicapai melalui pemikiran Empedokles adalah ketika ia menemukan bahwa udara adalah anasir tersendiri. Para filsuf sebelumnya, misalnya Anaximenes, masih mencampuradukkan udara dengan kabut.
Empedokles berpendapat bahwa semua anasir memiliki kuantitas yang persis sama. Anasir sendiri tidak berubah, sehingga, misalnya, tanah tidak dapat menjadi air. Akan tetapi, semua benda yang ada di alam semesta terdiri dari keempat anasir tersebut, walaupun berbeda komposisinya. Contohnya, Empedokles menyatakan tulang tersusun dari dua bagian tanah, dua bagian air, dan empat bagian api. Suatu benda dapat berubah karena komposisi empat anasir tersebut diubah.
Tentang Cinta dan Benci
Menurut Empedokles ada dua prinsip yang mengatur perubahan-perubahan di dalam alam semesta, dan kedua prinsip itu berlawanan satu sama lain. Kedua prinsip tersebut adalah cinta (philotes) dan benci (neikos). Cinta berfungsi menggabungkan anasir-anasir sedangkan benci berfungsi menceraikannya. Keduanya dilukiskan sebagai cairan halus yang meresapi semua benda lain. Atas dasar kedua prinsip tersebut, Empedokles menggolongkan kejadian-kejadian alam semesta di dalam empat zaman. Zaman-zaman ini terus-menerus berputar; zaman pertama berlalu hingga zaman keempat lalu kembali lagi ke zaman pertama, dan seterusnya. Zaman-zaman tersebut adalah:
Zaman pertama.
Di sini cinta dominan dan menguasai segala-galanya, alam semesta dibayangkan sebagai sebuah bola, di mana semua anasir tercampur dengan sempurna, dan benci dikesampingkan ke ujung.
Zaman kedua.
Benci mulai masuk untuk menceraikan anasir-anasir, sehingga alam semesta sebagian dikuasai oleh cinta dan sebagian lagi dikuasai oleh benci. Benda-benda memiliki kemantapan tetapi dapat lenyap, misalnya makhluk-makhluk hidup dapat mati. Menurut Empedokles, manusia hidup pada zaman ini.
Zaman ketiga.
Apabila perceraian anasir-anasir selesai, mulai berlaku zaman ketiga, di mana benci menjadi dominan dan menguasai segala-galanya. Keempat anasir yang sama sekali terlepas satu sama lain merupakan empat lapisan kosentris: tanah di dalam pusat dan api pada permukaan. Cinta kini berada di ujung.
Zaman keempat.
Pada zaman ini cinta masuk kembali hingga timbul situasi yang sejajar dengan zaman kedua. Apabila cinta menjadi dominan, artinya zaman pertama dimulai kembali.
Tentang pengenalan
Empedokles menerangkan pengenalan berdasarkan prinsip bahwa "yang sama akan mengenal yang sama". Hal tersebut berarti bahwa unsur tanah di dalam diri kita mengenal tanah, sama seperti unsur air di dalam diri mengenal air, dan seterusnya. Karena alasan ini, Empedokles berpendapat bahwa darah merupakan hal utama dari tubuh manusia, sebab darah dianggap sebagai campuran paling sempurna dari keempat anasir, terutama darah paling murni yang mengelilingi jantung. Pemikiran Empedokles ini memberi pengaruh di dalam bidang biologi dan ilmu kedokteran selanjutnya.
Tentang Penyucian
Karya "Penyucian" berbicara tentang perpindahan jiwa dan cara agar orang dapat luput dari perpindahan tersebut dengan menyucikan dirinya. Di dalam karangan tersebut, Empedokles memperkenalkan diri sebagai daimon (semacam dewa) yang jatuh karena berdosa dan dihukum untuk menjalani sejumlah perpindahan jiwa selama tiga kali sepuluh ribu musim. Jiwa-jiwa itu berpindah dari tumbuh-tumbuhan, kepada ikan-ikan, lalu kepada burung-burung, dan juga manusia. Jikalau jiwa sudah disucikan, antara lain dengan berpantang makan daging hewan, maka ia dapat memperoleh status daimon kembali. Pandangan tentang perpindahan jiwa ini tampaknya diadopsi dari mazhab Pythagorean.
Pengaruh Empedokles
Pemikiran Empedokles tentang empat anasir kemudian akan diambil-alih oleh Plato, Aristoteles, dan filsuf-filsuf Yunani lainnya. Karena kosmologi Aristoteles diterima umum sepanjang seluruh Abad Pertengahan, maka teori tentang empat anasir merupakan pandangan dunia sampai awal zaman modern. Setelah itu pada abad ke-17, Robert Boyle membantah teori ini secara definitif dan dengan itu Boyle membuka jalan untuk kimia modern.
Referensi
Lihat pula
Daftar filsuf
Pranala luar
Empedokles di Ensiklopedia Filsafat Online
Filsafat Barat
Filsafat |
5075 | https://id.wikipedia.org/wiki/MNCTV | MNCTV | MNCTV (, singkatan dari Media Nusantara Citra Televisi, sebelumnya bernama TPI, ) adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia. Namanya yang sekarang dipergunakan sejak 20 Oktober 2010 pada pukul 20.10 WIB.
MNCTV merupakan televisi swasta ketiga di Indonesia setelah RCTI dan SCTV. MNCTV didirikan oleh Mbak Tutut dan dulu sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Citra Lamtoro Gung Persada.
Sejarah
Kemunculan
MNCTV awalnya bersiaran dengan nama Televisi Pendidikan Indonesia (disingkat TPI). Sesuai namanya, awalnya TPI dimaksudkan untuk menyiarkan program siaran pendidikan yang dihasilkan oleh Pustekkom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi) Depdikbud (sekarang Kemdikbudristek). Kehadirannya saat itu bisa dikatakan merupakan realisasi dari ide lama mendirikan televisi berbasis acara pendidikan di Indonesia yang sudah direncanakan oleh kedua lembaga tersebut sejak tahun 1970-an. Saat itu, Pustekkom tercatat sudah memproduksi sejumlah video dan film yang berisi materi-materi pelajaran dari tingkat dasar hingga menengah atas. Namun, rencana ini tidak kunjung terealisasi sampai munculnya pihak swasta, yaitu Mbak Tutut (Siti Hardijanti Rukmana), putri sulung Presiden Soeharto yang menunjukkan niatnya untuk "membantu" menghadirkan televisi swasta non-komersial yang berbasis program pendidikan. Menurutnya, kehadiran TPI adalah terobosan baru, yang menandakan ingin berperannya pihak swasta dalam proses pencerdasan bangsa dengan mengelola televisi pendidikan. Ide Tutut ini (yang sudah ada sejak 1989) kemudian disetujui oleh ayahnya, Presiden Soeharto pada pertengahan 1990.
Untuk merealisasikan hal itu, maka didirikan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (Cipta TPI) pada 23 Januari 1990, awalnya bernama PT Televisi Pendidikan Indonesia, yang selanjutnya mulai 30 November 1990 namanya berubah menjadi PT Cipta TPI dan aktanya mendapat pengesahan pemerintah pada 13 Desember 1990. Pada tanggal 1 Agustus 1990, perusahaan ini menerima izin awal siaran nasionalnya bernomor No. 1271C/RTF/K/VIII/1990, dan sekitar dua minggu kemudian (18 Agustus 1990), izin siaran resmi TPI keluar lewat penandatanganan kerjasama dengan TVRI bernomor No. 145/SP/Dir/TV/1990 dan nomor 023/TPI/PKS/SNR/23/VII/1990, masing-masing oleh Ishadi S.K. dan Mbak Tutut. Selanjutnya, penandatanganan kerjasama juga dilakukan dengan Depdikbud pada 16 Oktober 1990, meskipun dalam perkembangannya sempat terjadi pergesekan dalam hubungan keduanya.
Lewat penandatanganan perjanjian diatas, maka TPI sebagai pihak swasta akan bekerjasama dengan dua lembaga pemerintah, yaitu Departemen Penerangan (Deppen) lewat TVRI dan Depdikbud. Dalam hal ini, Depdikbud menjadi pihak yang menyediakan naskah, program dan produksi program siaran televisi pendidikan; TVRI menyediakan infrastruktur, bantuan produksi siaran dan sejumlah program; sedangkan TPI menanggung biaya operasionalnya. Saat itu, kehadiran TPI diharapkan mampu mendorong "semangat belajar mengajar, sehingga dapat tumbuh rasa percaya diri, sikap, dan perilaku yang inovatif serta kreatif", dengan program yang informatif dan edukatif. Justifikasi pemerintah lainnya akan kehadiran TPI adalah luasnya wilayah Indonesia, sehingga diharapkan membantu pendidikan baik secara non-formal maupun formal secara cepat dan hemat biaya, yang akhirnya berefek positif pada peningkatan kualitas manusia Indonesia, semangat kebangsaan, dan rasa kesetiakawanan sosial yang menumbuhkan semangat cinta tanah air.
TPI pada saat itu diikat dengan ketentuan khusus dan memiliki status khusus yaitu Stasiun Penyiaran Televisi Swasta Pendidikan (SPTSP), yang merupakan televisi swasta satu-satunya yang boleh bersiaran nasional. Siaran TV ini 20% waktu siarnya diperbolehkan untuk iklan, lebih besar dari TV swasta biasa yang hanya 15%. Lalu, TPI juga berkomitmen untuk menyediakan acara-acara pendidikan dan tayangan yang ramah anak, begitu juga dengan iklannya yang tidak menayangkan iklan rokok maupun minuman beralkohol. Dalam suatu kesempatan, Tutut bahkan menyebut bahwa iklan yang ditayangkan TPI juga akan diseleksi agar "mendidik", seperti iklan mobil dan teknologi pembuatannya. Biaya yang dikeluarkan dalam pendirian TPI adalah senilai Rp 500 miliar.
Awal bersiaran
Mulanya, TPI direncanakan akan memulai siarannya pada bulan Agustus 1990 bertepatan dengan HUT RI ke-45. Namun, baru pada 26 Desember 1990 hal tersebut dapat direalisasikan, awalnya hanya berupa siaran percobaan selama 4 jam (06.00-10.00 WIB) berupa test pattern di kanal TVRI. Selanjutnya, di tanggal 23 Januari 1991 (bertepatan dengan ulang tahun Tutut ke-42) pukul 08.00 WIB, TPI diresmikan oleh Presiden Soeharto di Studio 12 TVRI Senayan, Jakarta Pusat dengan melakukan telekonferensi bersama guru dan murid dari beberapa provinsi seperti Aceh, Bali dan Timor Timur. Saat itu TPI hanya mengudara 4 jam, yang kemudian diperpanjang menjadi 6,5 jam sejak 8 Juni 1991 dan 8 jam menjelang akhir 1991. Perpanjangan siaran ini dibatasi hanya sampai jam 12.00 WIB (mengingat siaran TVRI pada waktu itu dimulai siang hari), yang berarti TPI hanya bisa memajukan awal waktu mulai siarannya. Siaran TPI awalnya hanya bisa dinikmati di 35% daerah siaran TVRI, mengingat kualitas penyiaran TVRI yang pada saat itu masih banyak bermasalah di berbagai daerah.
Program pendidikan yang pada saat itu ditayangkan oleh TPI merupakan program pengajaran instruksional, bukan semacam film dokumenter edukatif (seperti National Geographic). Tayangan ini awalnya hanya dikhususkan bagi siswa SLTP usia 11 hingga 16 tahun, walaupun ada rencana juga untuk menyiarkan program sejenis bagi SD dan SLTA. Selain program pendidikan instruksional, TPI juga menyiarkan beberapa acara hiburan (seperti drama/film) yang diklaim bermotif pendidikan dan informasi bagi remaja dan wanita, khususnya mengenai edukasi tentang bagaimana kehidupan yang baik. Untuk membantu penerimaan siarannya, TPI melakukan sejumlah kegiatan seperti bantuan pesawat TV kepada sejumlah SLTP di berbagai wilayah Indonesia dan berkontribusi bagi perbaikan fasilitas TVRI yang sudah menua, mengingat siarannya pada saat itu masih menumpang. Selain itu, pada Oktober 1992 kerjasama juga diteken dengan Telkom untuk menyediakan ruang satelit Palapa demi menyiarkan siaran TPI ke seluruh Indonesia.
Kehadiran TPI sebenarnya tidak lepas dari kritik saat itu, dikarenakan siarannya yang hanya berlangsung di pagi hari membuatnya tidak dapat disaksikan target pemirsa utamanya, yaitu para guru dan pelajar yang sedang bersekolah. Begitu juga program berupa informasi umum, nampak sulit disaksikan oleh masyarakat yang sedang bekerja. Mulanya, menghadapi kritikan tersebut, TPI merencanakan akan mengadakan siaran malam secara mandiri (terpisah kanalnya dari TVRI) yang juga berisi program-program pendidikan, dengan saat itu ditargetkan akan dimulai pada Juli 1992 pada pukul 16.00-22.00. Namun, baru pada 28 Oktober 1992 (bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-64), siaran malam tersebut akhirnya resmi dilaksanakan, dengan saat itu berlangsung selama 1 jam (17.00-18.00 WIB) di kanal 34 UHF dengan cakupan terbatas di Jabotabek. Siaran malam ini dapat terlaksana setelah TPI membangun pemancar berkekuatan 20 kW dan sarana penyiaran sendiri di daerah Pondok Gede, Taman Mini, Jakarta Timur. Namun, siaran malam ini awalnya sempat kurang baik penerimaannya, sehingga TPI kemudian membangun pemancar lainnya yang bersiaran di kanal baru, 37 UHF mulai 18 Mei 1993.
Meskipun kemudian waktu siaran malamnya diperpanjang menjadi 5 jam (16.00-21.00 WIB), sayangnya TPI tidak juga menayangkan acara pendidikan di malam hari sesuai janji awalnya dan lebih berfokus pada tayangan hiburan (seperti film seri, kuis, komedi, dll) dengan alasan memberikan variasi acara yang lebih banyak kepada pemirsa, sekaligus lebih potensial mendulang iklan. Selain itu, pihaknya juga menganggap saat itu TPI masih menayangkan acara pendidikan dengan proporsi yang besar (33,2%) di jam siarnya. Kombinasi acara hiburan dan pendidikan ini dianggap TPI sebagai kesuksesan mereka menyatukan idealisme dan prinsip komersial dalam mengelola televisi pendidikan ini.
Dimulainya siaran malam juga merupakan pertanda upaya TPI untuk menjadi lebih mandiri dari TVRI yang sudah dicanangkannya sejak awal berdiri. Ditargetkan, TPI pada akhir 1993 sudah memiliki studio dan stasiun transmisinya sendiri di berbagai wilayah Indonesia, di mana ada 8 kota awal yang direncanakan didirikan, yaitu Semarang, Bandung, Surabaya, Palembang, Medan, Ujung Pandang, Manado dan Jakarta. Namun, kemudian di tahun 1994, tercatat hanya Jakarta, Ujung Pandang, Batam, Semarang, Surabaya, dan Medan yang mampu menyaksikan siaran TPI secara mandiri. Tercatat, total siaran TPI memasuki tahun tersebut telah mencapai 18 jam/hari. Kemandirian lain diraih TPI di ulang tahunnya yang ke-4 (1995), ketika berhasil menempati gedung baru yang berisi kantor pusat dan sarana produksi yang lengkap di Taman Mini seluas 14 hektar, setelah sebelumnya terpencar di 4 gedung (Wisma Tugu II, Kompleks TVRI Senayan, Kompleks Pustekkom, dan Wisma Karsa Pemuda).
Semakin lama, TPI makin banyak menayangkan acara hiburan yang diantaranya nampak jauh dari unsur pendidikan, seperti dangdut (yang menyimpang dari janjinya sendiri saat awal bersiaran untuk tidak menyiarkan dangdut dan "lagu cengeng"). Meskipun demikian, pihak TPI saat itu nampak belum mau melepaskan diri dari klaim sebagai "televisi pendidikan". Seperti, sejak 23 Januari 1994, TPI menyatakan dirinya sebagai "televisi pendidikan lewat keluarga" yang acara-acaranya aman disaksikan bagi seluruh anggota keluarga. Pada acara hiburan yang disiarkannya, TPI menganggap juga berusaha memasukkan nilai-nilai yang mendidik (disebut hiburan mendidik), dan menekankan aspek kebudayaan dan keindonesiaan lewat mayoritas programnya yang berasal dari dalam negeri. TPI menyebut dirinya saat itu sebagai "televisi yang memegang misi pendidikan melalui keluarga, dan dikembangkan atas akar kebudayaan sendiri untuk mengembangkan visi serta semangat keindonesiaan", dan "saluran kebangsaan", yaitu televisi swasta nasional yang berdiri tegak di atas akar budaya bangsanya sendiri, dengan tetap memiliki keterbukaan selektif dalam melakukan interaksi dengan budaya luar.
Perkembangan selanjutnya (1996-2010)
Pada akhir 1995-1996, TPI banyak dirundung berbagai masalah, seperti tunggakan ke TVRI terkait pembayaran 20% jatah iklan dan biaya penggunaan stasiun transmisi (bahkan sampai siarannya diputus di berbagai daerah), hutang ke sejumlah rumah produksi dan kerugian yang mencapai lebih dari Rp 420 miliar. Untuk mengatasi hal ini, direkrutlah manajemen baru dibawah Tito Sulistio sejak Oktober 1995. Di bawah manajemen Tito (yang kemudian dibantu Ishadi S.K. (sekarang adalah Direktur Utama Trans TV)), TPI melakukan berbagai perubahan dan pembenahan di mana-mana. Prinsip TPI sebagai televisi keluarga makin diperkuat, sedangkan citra sebagai TV pendidikan (yang pada saat itu makin tidak tampak) berusaha dihapuskan, mengingat rating acara pendidikan yang selama ini cukup rendah. Penguatan juga dilakukan pada program-programnya yang menargetkan penonton kelas bawah, meskipun juga mulai menargetkan pasar kelas menengah ke atas, terutama untuk jam tayang malam hari. Kemudian juga disewa jasa dari biro iklan Hotline Advertising yang melakukan perubahan identitas dengan total. Diperkenalkan kemudian logo Televisi Keluarga Indonesia dan station identification serta slogan "Makin Asyik Aja" untuk pertama kalinya, dalam tujuh jenis tune dari berbagai musik daerah di Indonesia. Di ulang tahunnya yang ke-5 (23 Januari 1996), seiring peresmian pemancar baru di Joglo, Jakarta Barat berkekuatan 80 kW dan studio barunya di Taman Mini, TPI resmi mencanangkan "era baru" dalam menghadapi persaingan di industri penyiaran. Pada 21 Januari 1996 dari pukul 21.30 sampai dini hari, diselenggarakan program acara HORISON TPI '96 untuk menandai peresmian stasiun pemancarnya di Joglo, Jakarta Barat tepat pukul 24.00 tanggal 22 Januari 1996 saat acara "Wajah Baru TPI".
Selain identitas baru, beragam strategi lainnya dan perubahan di bidang pemograman, teknologi, sumber daya manusia, dll juga dilakukan agar TPI dapat dikenal di masyarakat dalam citra yang baru selama dua tahun. TPI juga sempat berusaha menggandeng beberapa partner seperti Seven Network Australia (dalam hal produksi berita dan acara olahraga) dan Indosat dalam bentuk suntikan dana. Perombakan juga dilakukan dalam pemangkasan fasilitas, jumlah karyawan dan pemutusan hubungan kerjasama dengan TVRI yang efektif berlaku mulai 1 Oktober 1998 (yang membuatnya kini harus menggunakan studio serta bersiaran di kanal/pemancar sendiri yang awalnya ada di 12 kota). Menginjak usianya yang ke-7 (23 Januari 1998), TPI resmi berfokus pada citra barunya dengan mengutamakan acara hiburan berupa musik dangdut dan keluarga, seolah acara lain yang disebut 'makin asyik' dalam slogan barunya seakan tenggelam oleh hingar-bingar acara dangdut. Bahkan "TPI" sebagai kependekan dari Televisi Pendidikan Indonesia pun sudah tidak berlaku lagi, menjadi Televisi Paling Indonesia sesuai dengan fokus barunya tersebut. Mulai akhir Februari 1999, TPI juga meningkatkan sistem penyiarannya dari analog ke digital sebagai upaya memberikan kepuasan optimal kepada pemirsa.
TPI pernah mendapat penghargaan karena telah bertahun-tahun menayangkan acara kuis dangdut pertama di Indonesia yaitu Kuis Dangdut yang dibawakan oleh Jaja Mihardja. Pada Festival Sinetron Indonesia 1997, serial "Mat Angin" (diperankan oleh Deddy Mizwar) yang ditayangkan TPI menyabet 11 penghargaan, ditambah dengan 5 penghargaan lagi tahun berikutnya dari serial yang sama. Tak lupa juga acara terfavorit di Indonesia yaitu Santapan Nusantara yang dibawakan oleh Enita Sriyana, sang pakar kuliner. Menurut Ishadi, memang restrukturisasi ini sempat berhasil menaikkan pamor dan rating acara-acara TPI dan menurut Tito, TPI juga sudah bisa menutup titik impas-nya. Bahkan, pihak TPI awalnya sempat berencana akan melepas sebagian sahamnya di bursa saham (go public) pada tahun 2000. Walaupun sudah punya target besar, tetapi TPI pun kemudian terdampak dengan krisis ekonomi 1997-1998 yang membuatnya harus mengurangi jam siaran dan berkurang 40% pendapatannya. Memasuki awal 2000-an, justru TPI malah kembali terjebak hutang, dan pada 2002 perubahan nama Televisi Keluarga Indonesia yang singkat itu kemudian digantikan lagi dengan nama TPI (tanpa kepanjangan). Nama "TPI" tetap dipertahankan demi menjaga brand image yang selama ini telah tertanam di kepala pemirsa.
Walaupun telah mengadakan dua kali perubahan image pada 1996 dan 2002, hingga tahun 2000-an awal TPI pada umumnya masih berada di papan tengah, dengan target pasar tetap kelas menengah ke bawah. Untuk meningkatkan jumlah penontonnya, mulai 2001, TPI mencoba penayangan sejumlah acara, seperti beberapa program olahraga terkenal (Liga Inggris musim 2001—2002 (di periode pertama), Liga Italia, Formula 1 (mulai tahun 2002 hingga 2004), TPI Fighting Championship, UFC dan Bintang Tinju Dunia), dan program pendidikan dokumenter dari Discovery Channel dan Animal Planet (yang hanya bertahan selama dua tahun dan berakhir pada 31 Desember 2003). Keadaan baru berubah pada 2005, ketika TPI berada di bawah manajemen Artine Savitri Utomo, dengan berhasil menjadi televisi No. 1 di Indonesia untuk pertama kalinya. Program-program seperti Rahasia Ilahi, Takdir Ilahi dan sinetron mistik-Islami lainnya berhasil mendongkrak pamor TPI. Tidak lupa juga, program Kontes Dangdut Indonesia yang merupakan versi dangdut dari kontes Pop Idol, American Idol dan Indonesian Idol merupakan salah satu program unggulan TPI pada saat itu.
Sejak Juli 2006, 75% saham TPI dimiliki oleh PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC), kelompok perusahaan media yang juga memiliki RCTI dan Global TV. Sebelumnya, saham tersebut dimiliki oleh PT Berkah Karya Bersama yang masih terafiliasi dengan MNC. MNC dapat menguasai saham TPI setelah membeli obligasi konversi Rp 260 miliar yang diterbitkan PT Berkah pada 15 Juni 2006 yang setara nilainya dengan persentase saham tersebut. Obligasi tersebut kemudian ditukar menjadi 75% pemilikan MNC di TPI.
Memasuki tahun 2009, TPI mendapat sorotan, karena selain kasus konflik kepemilikan (lihat #Kontroversi dan sengketa kepemilikan), juga mendapat gugatan kepailitan dari Crown Capital Global Ltd, karena berhutang obligasi yang dibeli oleh Crown Capital (dari Filago Ltd, sejak Desember 1998) pada 27 Desember 2004 sebesar US$ 53 juta; serta dari Asian Venture Finance Limited sejak 6 November 1998 sebesar US$ 10,325 juta. Pihak Crown beralasan bahwa walaupun hutang TPI sudah jatuh tempo pada 24 Desember 2006, tetapi mereka tidak kunjung membayarnya walaupun sudah dua kali diminta sehingga dimohonkan pailit. Pada 16 Juli 2009, gugatan itu dicabut dengan alasan adanya perundingan, namun kemudian pada 14 September 2009 Crown Capital kembali mengajukan gugatannya karena tidak ada kesepakatan antara dua pihak. Pada 14 Oktober 2009, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memutus bahwa TPI pailit, dan selanjutnya pada 5 November 2009 para kurator sudah bekerja untuk mendata asetnya. Pihak TPI tidak terima dengan putusan itu dan menuduh Crown Capital dibekingi lawan Hary Tanoe, Mbak Tutut dan melawan dengan kasasi di Mahkamah Agung yang pada 12 Desember 2009 dimenangkan oleh TPI. Namun, pada 22 Maret 2010 peninjauan kembali Crown Capital atas putusan kasasi TPI sebelumnya di MA kandas, sehingga TPI tidak jadi dipailitkan.
Peluncuran ulang dan pergantian nama
Sejak 20 Oktober 2010 pukul 20.10 WIB, TPI resmi berganti nama menjadi MNCTV pada acara 20.10.2010: Selalu di Hati. Hal ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari MarkPlus Inc., sebuah konsultan pemasaran yang ditunjuk oleh Media Nusantara Citra. Perubahan ini terjadi dikarenakan acara TPI sudah tidak sesuai dengan kepanjangan namanya yang dikenal selama ini, yaitu menjadi televisi yang berbau pendidikan di Indonesia, dan oleh karena itu nama TPI berubah menjadi MNCTV untuk mengubah citranya di mata masyarakat. Selain itu, alasan lain yang diberikan adalah untuk meningkatkan keuntungan TPI, mengingat walaupun posisinya di urutan keempat namun pendapatannya sedikit (urutan ke-10). Citra TPI sebagai televisi pendidikan dan televisi untuk kelas bawah membuatnya terjebak dalam segmen khusus dan susah melepaskan diri.
Diharapkan dengan nama baru, MNCTV akan memiliki nilai jual lebih ke para pengiklan, dengan menyandang nama pemiliknya, Media Nusantara Citra (MNC) yang sudah dikenal memiliki kualitas yang baik di industri media, khususnya penyiaran. Dengan perubahan identitas, MNCTV kini mencanangkan diri sebagai tempat one stop entertainment untuk keluarga Indonesia dengan target pemirsa dari kalangan menengah (SES BCD). Namun, untuk acaranya MNCTV tetap akan mempertahankan program terbaik yang telah disiarkan oleh TPI sebelumnya. Meskipun demikian, sesungguhnya pasca perubahan nama itu, tidak nampak perubahan yang signifikan dari pemograman MNCTV itu sendiri. Beberapa yang paling terlihat, adalah menurunnya porsi acara dangdut selama beberapa waktu, dan meningkatnya program-program untuk anak-anak (terutama Upin & Ipin) serta olahraga.
Sejak Oktober 2021, pada saat ulang tahun MNCTV yang ke-30, jaringan televisi ini tampak mengalami perubahan besar di bidang pemograman, dengan banyak menayangkan acara realitas (terutama social experiment show), yang sebelumnya ditayangkan oleh GTV, seperti Uang Kaget dan Bedah Rumah, serta dua program di bawah lisensi Fremantle, yakni Famili 100 dan Take Me Out Indonesia pada tahun Oktober 2022, namun tetap meningkatkan program olahraga seperti Serie A pada awal 2022, yang sebelumnya tayang di GTV pada musim 2009/2010, serta olahraga bulutangkis yang biasanya ditayangkan dominan bersama iNews.
Kontroversi dan sengketa kepemilikan
Hingga kejatuhan Orde Baru, TPI dikendalikan oleh Mbak Tutut lewat perusahaan induknya, yaitu PT Citra Lamtoro Gung Persada. Seiring waktu, Tutut mengubah struktur kepemilikan saham (walaupun tetap dikuasai oleh dirinya) menjadi oleh beberapa pihak, yaitu oleh Tutut sendiri sebesar 51,96%, PT Tridan Satriaputra Indonesia sebesar 46,35%, PT Citra Lamtoro Gung Persada sebesar 0,27%, Abdullah Alatas Fahmi dan Mohammad Jarman masing-masing senilai 0,14% dan Niken Wijaya serta Yayasan Purna Bhakti Pertiwi masing-masing senilai 0,56%.
Namun, semuanya berubah ketika Orde Baru runtuh dan krisis ekonomi 1997-1998 mengguncang kerajaan bisnis Cendana. Pada saat itu, TPI terjerat hutang senilai Rp 1,6 triliun atau US$ 55 juta. Hutang tersebut salah satunya berada di tangan PT Indosat (Persero) Tbk (yang saat itu masih BUMN), senilai Rp 350 miliar berbentuk obligasi konversi berbunga 7% yang disepakati keduanya pada 2 Oktober 1997. Awalnya direncanakan bahwa hutang tersebut juga akan "dibayar" dengan saham Indosat senilai 35% di TPI pada 2002 dan jika TPI asetnya kurang dari Rp 546 miliar pada tahun yang sama, maka TPI harus membeli obligasi tersebut dan bunganya menjadi 26%. Namun, kemudian TPI tidak mampu membayarnya (bahkan harus menukar bunganya dengan iklan), dan sampai obligasinya jatuh tempo pada 15 Oktober 2002, TPI tidak melunasi obligasi tersebut dengan baik dan tidak memenuhi syarat. Indosat yang saat itu enggan untuk menukar obligasinya dengan saham TPI karena melihat kinerjanya yang buruk, memilih berencana untuk menggugat pailit TPI. Selain itu, TPI juga berhutang pada BPPN dan perusahaan asal Brunei Darussalam. Intinya, krisis moneter telah membuat TPI menjadi "seret" sehingga asetnya walaupun hanya Rp 500 miliar namun hutangnya lebih dari itu, senilai lebih dari Rp 1 triliun.
Dengan masalah tersebut, Tutut seperti tidak punya pilihan lain dan mencari jalan pintas. Ia lalu menghubungi Hary Tanoesoedibjo (HT), dari Bhakti Investama yang berhasil menangani perusahaan Cendana lainnya, Bimantara Citra. Pada 23 Agustus 2002, lewat sebuah perjanjian investasi, keduanya bersepakat bahwa Bhakti akan membayar hutang-hutang Mbak Tutut senilai US$ 55 juta, dengan skema US$ 25 juta untuk penyertaan modal dan US$ 30 juta untuk restrukturisasi hutang. Sebagai bayarannya, Bhakti akan diberikan 75% saham TPI. Kesepakatan keduanya awalnya nampak mulus, di mana hutang TPI ke Indosat bernilai total US$ 15 juta berusaha dibayar, tangan kanan HT yaitu Mulyawan Gufta dan Adji Gunawan pada Januari 2003 diangkat menjadi petinggi TPI dan perusahaan HT, PT Berkah Karya Bersama mendapatkan 40% saham awal di TPI (sementara sisanya masih dimiliki Tutut lewat PT Tridan Satriaputra Indonesia). Bahkan, pada Februari 2003 kedua pihak menandatangani adendum yang menyepakati pengalihan 75% saham TPI ke PT Berkah serta pada 3 Juni 2003 Tutut memberikan surat kuasa yang mengizinkan penguasaan TPI oleh PT Berkah.
Namun, baru setahun, hubungan keduanya retak karena Tutut tidak menyenangi kinerja PT Berkah yang dianggapnya tidak maksimal. Perwakilan Tutut di TPI juga merasa tidak dipedulikan dalam pengambilan keputusan di TPI. Puncaknya, PT Berkah kemudian berniat untuk menjual 12 hektar tanah milik TPI di TMII dengan alasan untuk menambah modal, ditambah dengan upaya TPI mengalihkan aset ke PT Media Nusantara Citra. TPI juga merencanakan untuk memindahkan kantor TPI dari TMII ke Wisma Indovision yang tidak disetujui oleh Tutut (yang merasa bahwa TPI serta pusatnya di TMII adalah hasil kerja kerasnya dan peninggalan keluarga Soeharto). Tutut merasa hal tersebut sudah melanggar perjanjian investasi yang disepakati keduanya, sehingga berusaha membatalkan perjanjian keduanya.
Rencananya, Tutut berniat melunasi biaya yang dikeluarkan oleh PT Berkah untuk mengelola TPI selama dua tahun dan meminta PT Berkah mengembalikan 75% saham TPI lewat surat yang dilayangkan pada 20 Desember 2004. Menanggapi hal itu, PT Berkah kemudian mengadakan rapat internal pada 7 Maret 2005 yang dipimpin oleh HT. Dalam rapat tersebut dihasilkan tiga kesepakatan, yaitu:
Opsi 1, PT Berkah menjual kembali saham 75% pada TPI kepada Tutut senilai Rp 630 miliar (sebelumnya Rp 685 miliar).
Opsi 2, PT Berkah membeli saham Tutut di TPI sejumlah 25% senilai Rp 210 miliar.
Opsi 3, jika sampai 17 Maret 2005 Tutut tidak memberikan tanggapan maka akan tetap seperti sebelumnya (Tutut 25%, PT Berkah 75%).
Walau begitu, Tutut tidak memberikan tanggapan apapun, bahkan mengadakan RUPS TPI pada 17 Maret 2005 yang membatalkan kesepakatan keduanya dan mengangkat anaknya, Dandy Nugroho Rukmana sebagai Direktur Utama TPI menggantikan Hidajat Tjandradjaja. Kubu Tutut beralasan melakukan hal tersebut karena TPI kubu HT tidak mengizinkan pihaknya melakukan due diligence atas biaya yang diajukan PT Berkah senilai Rp 630 miliar. Sementara itu, kubu PT Berkah juga mengadakan RUPS-nya sehari setelahnya yang menegaskan keadaan kepemilikan saham terakhir (75-25%) dan mengangkat Sang Nyoman Suwisma sebagai Dirut TPI, sedangkan Dandy Rukmana hanya menjadi Komisaris Utama. Kubu HT beralasan bahwa RUPS-nya sah karena mengakomodir kepentingan Tutut dan adanya kehadiran saudara Tutut, yaitu Bambang Trihatmodjo. Dua RUPS tersebut jelas melanggar kesepakatan dalam perjanjian karena RUPS harus diadakan oleh kedua belah pihak. Namun, keputusan dari Kemenkumham pada saat itu, justru melegalkan hasil RUPS kubu HT/PT Berkah. Selanjutnya, di tahun 2006, saham PT Berkah di TPI kemudian dialihkan ke PT Media Nusantara Citra sehingga kini TPI (kubu HT) berada langsung di bawah grup MNC. Negosiasi yang dilakukan selanjutnya, sayangnya tidak membuahkan hasil apapun.
Dalam perkembangannya, konflik ini kemudian memanas kembali pada 2009-2010 setelah sistem Kemenkumham (yang digunakan untuk pelaporan RUPS), Sisminbakum terjerat kasus korupsi. Kebetulan, pada saat penyampaian hasil RUPS, Sisminbakum dikelola oleh perusahaan swasta (PT Sarana Rekatama Dinamika) yang komisarisnya adalah kakak HT, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. Tutut melihat hal ini sebagai kesempatan dan mengirim surat pada Desember 2009 ke Kemenkumham yang meminta kejelasan atas pengesahan RUPS kubu HT dan mempertanyakan keberadaan pihak HT di sana yang dituduh bisa menyelewengkan posisinya untuk memblokir pelaporan RUPS TPI Tutut (hal ini diakui oleh Dirut PT Sarana, Yohannes Waworuntu).
Pada 8 Juni 2010, Kemenkumham (lewat Pelaksana Harian Direktur Perdata Dirjen Administrasi Hukum Umum Rike Amavita K) mengeluarkan keputusannya yang mencabut RUPS TPI versi HT. Menanggapi hal tersebut, HT sempat menggugat Rike dan Kemenkumham dengan alasan bahwa keputusan mereka "tidak absah" ke PTUN, tetapi gagal. Sebelumnya kubu TPI HT juga pernah melaporkan Tutut ke Polda Metro Jaya pada September 2009 dengan alasan telah mengambil uang TPI senilai US$ 50 juta pada 4 Mei 1993, dan juga mencurigai bahwa gugatan pailit TPI pada 2009 hanyalah rekayasa pihak Tutut.
Dikeluarkannya keputusan tersebut, ditambah dukungan dari Menkumham pada saat itu, Patrialis Akbar akan keputusan dari pihaknya, membuat kubu Tutut kemudian mengadakan RUPS (bayangan) lagi pada 23 Juni 2010 yang mengangkat Japto Soerjosoemarno sebagai Direktur Utama TPI. Lalu, TPI Tutut melayangkan gugatan ke PN Jakarta Pusat yang meminta pengadilan mengesahkan RUPS TPI versinya dan PT Berkah membayar ganti rugi Rp 3,4 T. Pada 14 April 2011, PN Jakarta Pusat memenangkan gugatan Tutut, yang dibalas dengan banding kubu HT pada 2012 yang dikabulkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Lalu, kubu TPI versi Tutut mengadakan banding lagi ke Mahkamah Agung pada 10 Oktober 2013 yang memenangkan mereka. Namun, upaya banding PT Berkah akan putusan MA justru kandas pada November 2014.
Dalam situasi saling menggugat ini, TPI versi HT sudah berubah nama menjadi MNCTV. Walaupun pihak HT menganggap perubahan nama ini lebih disebabkan aspek komersial (meningkatkan keuntungan) dan sudah direncanakan sejak Maret 2010, namun kubu Tutut sempat mengancam akan mempidanakan MNCTV serta banyak yang merasa tindakan ini adalah akibat dari persengketaan keduanya. Kembali ke gugatan, pihak HT kemudian menempuh jalur lain setelah kalah di pengadilan dengan mengugat Tutut di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) lewat gugatan Permohonan Arbitrase No. 547/XI/ARB-BANI/2013. Pihak HT beralasan, upaya ini dilakukan sesuai kesepakatan keduanya pada 2003 yang mengizinkan penyelesaian masalah menggunakan BANI. Pada 12 Desember 2014, BANI mengabulkan tuntutan PT Berkah di mana RUPS kubu HT pada 2005 sah, tetapi putusan BANI ini kemudian dibatalkan oleh MA pada 29 April 2015 serta kasasinya gagal di MA pada Agustus 2016.
Walaupun demikian, pihak MNC tetap bersikukuh untuk mempertahankan kepemilikannya akan MNCTV, sedangkan kubu Tutut berencana tetap bertahan dengan nama TPI. Melihat kekerasan hati pihak MNC tersebut, Tutut melakukan somasi pada MNC pada 16 Januari 2014 dan pada 21 November 2014, pihak TPI juga mengadakan konferensi pers bahwa mereka siap mengudara kembali. Pihak MNC pun membalas bahwa mereka siap membeli "sisa" saham Tutut di MNCTV senilai 25% (walaupun pengadilan menyatakan bahwa PT Berkah/HT harus menyerahkan sahamnya kembali kepada Tutut), dan berkali-kali HT membantah dan ngotot mempertahankan "haknya" akan MNCTV, misalnya menyebut somasi TPI Tutut pada Januari 2014 lalu "salah alamat" ataupun pernah menyatakan bahwa putusan pengadilan hanya terkait dengan mantan pemilik MNCTV yaitu PT Berkah, bukannya pemilik saat ini yaitu MNC (meskipun keduanya berada di tangan orang yang sama, yaitu HT). Mungkin, melihat tindakan MNCTV yang masih bersikeras mempertahankan posisinya, TPI Tutut melakukan langkah ekstrim: melakukan siaran percobaan dengan menabrak siaran MNCTV di kanal 37 UHF (599,25MHz) Jakarta pada 15-16 Oktober 2016 dan melakukan upaya pendudukan kantor MNCTV di TMII yaitu pada 27 Juli 2011, 11 Januari 2014, serta pada 5 Juli 2017. Dalam upaya terakhir ini, pihak Tutut berhasil merebut gedung MNCTV di TMII, walaupun tidak bisa menguasai siarannya. Sebagai balasannya, kubu HT/MNCTV melayangkan somasi atas upaya siaran percobaan itu dan menyayangkan aksi perebutan itu.
Tercatat, peristiwa tersebut adalah tindakan terakhir dalam perebutan kepemilikan TPI, dan hingga kini situasi siapa pemilik sah TPI/MNCTV tetap tidak jelas. Secara praktis, kendali saham mayoritas PT CTPI dan frekuensinya tetap dikuasai oleh Media Nusantara Citra/MNC, sedangkan kubu Tutut sampai saat ini hanya mendapatkan gedungnya saja di TMII (kantor pusat MNCTV kini berada di Kebon Jeruk, sekompleks dengan RCTI dan GTV). Bahkan, pada September 2018, dalam laporan keuangan MNC, dituliskan bahwa saham mereka di MNCTV kini sudah meningkat menjadi 87,07% (dari sebelumnya 75%) dengan menukar obligasi PT Berkah menjadi saham senilai 12,07%. Bagaimanakah mereka bisa meningkatkan kepemilikannya dengan skema tersebut dan nasib 25% saham Mbak Tutut sampai saat ini tidak jelas, bahkan MNC tetap menegaskan kepemilikannya atas MNCTV karena "belum mendapat salinan putusan MA". Di pertengahan 2020, juga nama perusahaan MNCTV yang sebelumnya bernama PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI), akhirnya diganti menjadi PT MNC Televisi Indonesia. Meski begitu, kadang-kadang masih terdapat ketidakkonsistenan dalam sejumlah laporan perusahaan afiliasi MNC yang masih menggunakan nama sebelumnya (CTPI).
Identitas
Logo
Logo MNCTV awalnya bertuliskan TPI, berbentuk segitiga yang diberi warna merah putih, biru dan hijau. Logo ini dapat diinterpretasikan sebagai pensil atau pulpen berwarna merah putih dengan inti bercorak merah-hijau-biru (lebih populer dengan singkatan RGB (Red, Green, and Blue)), yang merupakan simbolisasi niat awalnya berdiri sebagai televisi pendidikan. Untuk logo on air-nya sendiri, selama beberapa tahun awal, sempat berupa tulisan "TPI" saja berwarna merah putih sebelum akhirnya digantikan logo resminya mulai tahun 1995.
Seiring restrukturisasi dan perubahan citra pada 1996-1997, TPI memperkenalkan logo bertuliskan "Televisi Keluarga Indonesia" yang terdiri dari sebuah bola tiga dimensi warna biru serta peta warna sian sebagai planet bumi berputar-putar ke kiri, cincin tebal warna kuning serta tulisan TELEVISI di atas, INDONESIA di bawah warna hitam dan Keluarga warna merah di tengahnya. Logo yang sekilas mirip dengan logo saluran televisi asal Amerika Serikat, The Family Channel ini, digunakan mulai tahun 1996 (di station identification)/23 Januari 1998 hingga 23 Januari 2002 di layar kaca (logo perusahaannya masih menggunakan logo segitiga lama). Penggunaan logo "Televisi Keluarga Indonesia" merupakan pertanda kini TPI resmi menanggalkan identitasnya sebagai televisi pendidikan untuk menjadi televisi keluarga dengan acara hiburan yang sesuai dengan keragaman budaya Indonesia dan diminati penontonnya.
Pada tanggal 23 Januari 2002, TPI merombak logonya kembali sebagai cermin dari wajah dan semangat baru di ulang tahunnya yang ke-11, yang kini terdiri dari sebuah bola dunia berbentuk oval warna sian berputar-putar ke kiri, ditambah tiga bentuk bulan sabit (menggambarkan sinyal/gaung) serta tulisan TPI miring tebal warna biru tua di kanan. Logo ini dapat diinterpretasikan sebagai simbol perubahan yang terus-menerus di TPI, serta keinginannya menyebarkan informasi ke seluruh Tanah Air. Masing-masing komponen logo tersebut memiliki makna tertentu, seperti 3 sinyal menggambarkan kedinamisan dan 3 komponen penting (yaitu 3 mitra kerja berupa pemirsa, biro iklan dan pemasang iklan; 3 pembagian waktu di Indonesia; atau 3 pembagian waktu siar pagi, sore dan malam); bola dunia menggambarkan program yang informatif; dan tulisan "TPI" yang kokoh melambangkan kemodernan serta dapat dipercaya. Meskipun demikian, logo tersebut hanya bertahan selama 4 tahun, untuk digantikan dengan logo baru pada 23 Januari 2006 yang didominasi warna biru muda, merah dan hijau serta tulisan Tpi.
Seiring pergantian nama pada 20 Oktober 2010, logo TPI berganti menjadi logo MNCTV yang terdiri dari kata MNC miring warna biru gelap serta kata TV miring warna merah di kanan atas (berbentuk MNCTV); bentuk logo ini mirip dengan logo SUN TV. Perubahan logo tersebut dilakukan dengan mengadakan sayembara di internal perusahaan. Warna dalam logo baru ini dipilih untuk menciptakan kesan eksklusif (jika dibandingkan dengan logo TPI terakhir yang didominasi berwarna hijau), namun tetap nyaman dilihat, sedangkan bentuk font yang melengkung melambangkan kedinamisan. Belakangan, pada tanggal 20 Mei 2015, seluruh anak perusahaan MNC Group (termasuk MNCTV) merubah logo lamanya menjadi tegak.
Dua warna dalam logo yang digunakan saat ini, memiliki makna tersendiri.
Warna biru menggambarkan kematangan sebuah media dalam memberikan layanan kepada pemirsanya, secara bisnis memperlihatkan stabilitas perkembangan sejalan dengan pergerakan ekspektasi para stakeholder.
Warna merah menggambarkan simbol kehangatan dan selalu disukai oleh mereka yang mencintai keterbukaan dan sesuatu yang baru. Merah juga merupakan warna kesejahteraan dan kegembiraan di budaya Asia, simbol dari vitalitas kehidupan serta memberikan fokus pada daya tahan menghadapi rintangan, meningkatkan antusiasme dan ketertarikan terhadap hal baru dengan energi yang lebih besar bagi upaya mencapai mimpi dan melindunginya dari ketakutan dan keraguan.
Tulisan "MNC" dibuat dengan keunikan tersendiri yang mengakomodasikan nilai kesolidan, kekokohan yang juga menggambarkan bisnis yang dijalankan.
Slogan utama
Sebagai TPI
Turut Memacu Kreativitas Bangsa (1991-1994)
Cermin Dinamika Budaya Bangsa (1991-1994)
Televisi Keluarga Anda (1994-1996)
Makin Asyik Aja (1996-2007)
Makin Indonesia Makin Asyik (2006-2007, sub-slogan)
Makin Indonesia Makin Asyik Aja (2007-2010)
Sebagai MNCTV
Selalu Di Hati (2010-sekarang)
Slogan spesial HUT
Sebagai TPI
7 Tahun Makin Asyik Aja (1998)
Sewindu Makin Asyik Aja (1999)
9 Tahun Makin Asyik Aja di Milenium Baru (2000)
Satu Dekade Makin Asyik Aja (2001)
Selalu Bersamamu (2003)
Funtastic 13 (2004)
Makin Dekat, Makin Mantap, Makin Asyik Aja (2005)
Pesta Panen Raya (2007)
Hajatan Asyik (2008)
Pesta Manten (2009)
Sejuta Wajah Indonesia (2010)
Sebagai MNCTV
Ekspresi Cinta (2011)
Ama21ng (2012)
Persembahan Cinta (2013-2014)
Kilau Raya (2015-sekarang)
Acara
Olahraga
TPI pernah menayangkan acara olahraga ternama seperti Formula 1, WWE SmackDown, Serie A, Eredivisie, La Liga, Liga Brazil, Premier League, Piala AFF, SEA Games 1997, Superbike World Championship (khusus seri Sentul tahun 1995) dan UEFA Euro 2008 (bersama RCTI dan Global TV). Pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2010, MNCTV tidak menyiarkan acara olahraga. Namun, pada tahun 2010-2011 hingga 2012-2013, MNCTV kembali menyiarkan acara olahraga dengan menyiarkan Barclays Premier League bersama Global TV (kini GTV) setelah mendapatkan hak siar lisensi dari ESPN dan STAR Sports, dan kembali lagi menyiarkan liga tersebut untuk musim 2016–2017 bersama RCTI hingga 3 tahun ke depan lewat kerjasama dengan saluran televisi berlangganan beIN Sports.
Pada tahun 2011, MNCTV juga memiliki hak siar dalam ajang sepak bola Liga Prima Indonesia bersama RCTI dan Global TV dan SEA Games 2011.
Pada bulan Januari 2011, ESPN dan Star Sports kembali memilih MNCTV sebagai pemegang hak siar Piala FA atau FA Cup hingga musim 2011-2012 bersama Global TV ditambah dengan Community Shield FA 2011 untuk melengkapi paket turnamen hak siar The FA dari saluran televisi kabel tersebut dan kembali lagi MNCTV ditunjuk oleh beIN Sports sebagai pemegang hak siar FA Cup untuk kedua kalinya selama musim 2021-2022 yang hanya menyiarkan babak semifinal FA Cup di bulan puasa menggantikan RCTI sementara waktu.
Pada tahun 2014, MNCTV juga menyiarkan Liga Super Indonesia bersama RCTI dan Global TV, dan sejak musim 2016, MNCTV menyiarkan Liga Futsal Profesional Indonesia bersama iNews.
Pada akhir tahun 2021, MNCTV resmi mendapatkan hak siar turnamen bulutangkis BWF untuk Kejuaraan Dunia BWF, Thomas dan Uber Cup, Piala Sudirman, Tur Dunia BWF dan PBSI selama 3 tahun yakni 2022-2025 bersama iNews berkat kerjasama dengan pemilik lisensi dari SPOTV.
Pada bulan April 2022, MNCTV resmi jadi pemegang hak siar Serie A mulai musim 2021-22 hingga 2024-25 untuk menggantikan posisi RCTI untuk sementara waktu selama bulan puasa.
Penyiar
Jaringan siaran
Menurut data Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo), MNCTV saat ini disiarkan melalui 33 stasiun televisi yang dimiliki oleh 18 perusahaan (termasuk stasiun dan perusahaan induknya), dan menjangkau 33 dari 38 provinsi di Indonesia. Hingga tahun 2020, MNCTV didukung oleh 41 stasiun pemancar. Seluruh stasiun tersebut dimiliki oleh MNCTV.
Berikut ini adalah transmisi MNCTV dan stasiun afiliasinya (sejak berlakunya UU Penyiaran, stasiun TV harus membangun stasiun TV afiliasi di daerah-daerah/bersiaran secara berjaringan). Data dikutip dari data IPP Kemenkominfo.
Keterangan: daerah yang dicetak miring berarti masih berupa stasiun relai dan belum memiliki siaran lokalnya sendiri.
Manajemen
Daftar direktur utama
Direksi saat ini
Struktur dewan direksi MNCTV saat ini adalah sebagai berikut:
Lihat pula
Daftar stasiun televisi di Indonesia
Daftar acara MNCTV
RDI
Referensi
Pranala luar
Situs web resmi Media Nusantara Citra
Jaringan televisi Indonesia
Stasiun televisi yang didirikan tahun 1990
Media Nusantara Citra
Pendirian tahun 1990 di Indonesia
Stasiun televisi di Jakarta |
5077 | https://id.wikipedia.org/wiki/SCTV | SCTV | SCTV (singkatan dari Surya Citra Televisi) adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia. SCTV merupakan televisi swasta kedua di Indonesia setelah RCTI. SCTV lahir pada tanggal 24 Agustus 1990 sebagai stasiun televisi lokal di Surabaya yang berpusat di Jl. Darmo Permai, Surabaya, Jawa Timur. Meski tanggal itu ditetapkan sebagai tanggal lahir SCTV, tetapi baru pada Januari 1993, SCTV mendapatkan izin untuk bersiaran secara nasional.
Sejak 29 Januari 1999, mayoritas saham SCTV dimiliki oleh Surya Citra Media. Pada awal Mei 2013, SCTV dan Indosiar resmi bergabung.
Sejarah
Televisi lokal
Pada awalnya, PT Surya Citra Televisi didirikan dengan nama PT Foresta Maju pada 5 Mei 1987. Perusahaan ini dimiliki oleh Henry Pribadi dan Sudwikatmono, dan keduanya kemudian mengajukan izin pendirian stasiun televisi SST (Siaran Saluran Terbatas) di kota Surabaya pada 28 April 1989. Pendiriannya didukung oleh mantan Gubernur Jawa Timur, M. Noer, karena menurutnya TVRI Surabaya tidak mendapat anggaran yang baik dan sudah saatnya memberikan alternatif informasi ke masyarakat. Persetujuan awal dari Dirjen RTF (Direktur Jenderal Radio, Televisi dan Film) bernomor No. 1415/RTF/K/IX/1989 didapat pada 27 September 1989 dengan nama perusahaan baru: PT Surabaya Central Televisi (awalnya sempat direncanakan bernama PT Surabaya Central Televisi Indonesia, SCTI) dan izin siaran SST didapatkan dari pemerintah lewat penandatanganan kerjasama dengan TVRI pada 17 Januari 1990 bernomor 09/SPS/Dir/TV/1990 dan 01/SPS/SCTV/1/1990.
Peletakan batu pertama studio SCTV dilakukan pada Hari Pahlawan 10 November 1989, dan selanjutnya pembangunan gedungnya yang berlokasi di Jalan Darmo Permai, Surabaya kemudian dimulai pada 1 Februari 1990 yang dihadiri Menteri Penerangan Harmoko. Modal awal yang dikeluarkan untuk membangun SCTV adalah Rp 150 miliar dan dibantu oleh 200 karyawan. Sesuai izin SST yang diberikan pada awalnya, SCTV direncanakan saat itu akan bersiaran secara terestrial, namun hanya akan diterima secara terbatas, bagi pemirsa yang memiliki dekoder secara berlangganan yang ditargetkan sebanyak 100.000. Siaran percobaannya awalnya direncanakan pada Juni 1990 selama sebulan, tanpa menggunakan dekoder dalam waktu 8 jam/hari sebagai perkenalan ke publik. Walaupun demikian, pada Juli 1990, pemerintah mengeluarkan kebijaksanaan yang mengizinkan televisi swasta bersiaran secara free to-air sehingga pada 1 Agustus 1990, dikeluarkan izin prinsip Deppen cq Dirjen RTF No. 1271E/RTF/K/VIII/1990 yang mengizinkan SCTV dapat diterima secara bebas. Hal ini menyebabkan kemudian siaran SCTV bisa diterima tanpa dekoder sama sekali.
Setelah diundur beberapa kali, pada 19 Juli 1990, SCTV mulai berancang-ancang melakukan siaran percobaannya yang direncanakan sekitar tiga bulan. Namun, baru esok harinya hal tersebut dapat dilakukan, yaitu pada 20-21 Juli dan 26 Juli 1990, dengan pada saat itu hanya berupa siaran pendek singkat beberapa menit seperti test pattern, kata-kata pendek ataupun Indonesia Raya di kanal 43 UHF (647,25MHz). Lalu, pada hari-hari selanjutnya, siaran percobaan dilakukan dengan menayangkan lagu-lagu dengan suara stereo (Zweiton) dari pukul 18.00-20.30 WIB. SCTV merupakan televisi pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi stereo, dan juga untuk membantu penayangan serial/film asing, juga dihadirkan fitur suara bilingual dalam siarannya.
Akhirnya, dengan izin baru berupa perjanjian bersama Direktur Yayasan TVRI bernomor No. 150/SP/Dir/TV/1990 dan 02/SPS/SCTV/VIII/1990, pada 24 Agustus 1990 Surabaya Central Televisi (SCTV) dapat memulai siarannya secara resmi dengan cakupan siaran beradius 80 km di Surabaya dan sekitarnya (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan). Siaran resmi ini dimulai pada pukul 19.30 WIB, dengan penyampaian ucapan HUT TVRI dan pembukaan oleh seorang penyiar wanita. Program pertama yang ditayangkan adalah The British Record Industrial Awards, sebuah siaran penghargaan musik dari Inggris. Siaran perdana SCTV hanya berlangsung selama 1 jam 30 menit hingga pukul 21.00 WIB. Selanjutnya pada hari-hari berikutnya siaran SCTV kemudian diperpanjang, dari pukul 12.00 WIB-00.30 WIB (akhir pekan) atau dimulai dari 17.00 WIB (hari kerja).
Meski pada saat itu masih berstatus televisi lokal di Surabaya, banyak merek terkemuka sempat mengiklankan produknya di SCTV. Di saat itu pula, SCTV dikenal sebagai "Saudara Kembar" dari stasiun TV RCTI Jakarta, karena SCTV selalu menayangkan acara-acara serupa yang disiarkan RCTI Jakarta meskipun berbeda jam tayang. Hal ini bisa terjadi karena keduanya melakukan kerjasama programming yang didorong oleh pemerintah walaupun keduanya memiliki perbedaan struktur kepemilikan dan manajemen. Alasan kerjasama ini adalah kemungkinan SCTV bisa mendapat program yang lebih murah karena membeli program yang sudah ditayangkan RCTI. (Bagaimanapun, SCTV pada 1991 justru sempat "tersandung" masalah karena programnya dituduh tidak mencerminkan masyarakat Surabaya dengan menyiarkan acara impor RCTI Jakarta, seperti Wok with Yan dan Basic Training). Selain dalam pemograman, kerjasama dengan RCTI juga dilakukan dalam hal teknis dan dengan magang calon karyawan SCTV dari Februari 1990. Upaya persiapan lain juga dilakukan dengan mengirim beberapa tenaga ahli ke luar negeri seperti Australia dan Amerika Serikat.
Setelah direncanakan sejak awal bersiaran, pada 14 September 1991, pancaran siaran SCTV dapat diperluas, menjangkau Denpasar, Bali dengan mendirikan sebuah televisi jaringan bernama SCTV Denpasar. Lalu, pada November 1991 siaran SCTV juga menjangkau Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sejak itulah kepanjangan SCTV berubah menjadi Surya Citra Televisi. Nama baru tersebut sebenarnya tidak melupakan asalnya, karena kata "Surya" dapat dimaknai sebagai singkatan dari Surabaya Raya. Ide perubahan nama ini sebenarnya sudah disampaikan Dirut SCTV saat itu, Henry Pribadi sehari sebelum siaran perdana SCTV mengingat jangkauan siarannya yang mencapai Gerbangkertosusila, tetapi tampaknya hingga 1991 masih belum terwujud. Melalui SK Dirjen RTF No. 1286/RTF/K/VI/1991 juga, pemerintah mengizinkan SCTV untuk bersiaran nasional lewat satelit, walaupun penerimanya terbatas pada pengguna parabola saja.
Televisi nasional
Pada tanggal 30 Januari 1993, berbekal SK Menteri Penerangan No. 04A/1993 (18 Januari 1993), SCTV mendapatkan izin mengudara secara nasional (bernomor 206/RTF/K/I/1993). Namun, siarannya secara nasional baru resmi dilakukan pada tanggal 24 Agustus 1993 pukul 21.00 WIB, tepat saat SCTV berulang tahun yang ke-3. Terdapat 8 kota awal di Indonesia (selain Surabaya, Denpasar dan Mataram) dimana SCTV dapat dinikmati setelah bersiaran nasional, yaitu Banjarmasin, Ambon, Dili, Balikpapan, Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta dan Semarang, yang selanjutnya pada akhir 1993 diperluas ke beberapa kota lain seperti Medan, Malang, Pontianak, Batam, dan Palembang. Sebelum siaran nasional itu dimulai, SCTV melakukan siaran percobaan dengan memperpanjang jam siarnya (dari 12.00-01.00 WIB) menjadi 06.00-01.30/02.30 WIB selama 3 hari, yaitu mulai 20-23 Agustus 1993 dan membangun sejumlah stasiun transmisi di berbagai kota.
Diberikannya izin SCTV untuk bersiaran nasional, berarti juga mengakhiri kerjasama dengan RCTI yang sudah dijalin sejak 1990. Sejak saat itu, program SCTV (kecuali berita) selalu berbeda dengan RCTI. Namun, pada akhirnya kerjasama kedua pihak dalam programming berita benar-benar berakhir setelah SCTV mulai menghentikan program berita RCTI dan menyiarkan acara beritanya sendiri bernama Liputan 6 sejak 20 Mei 1996 pukul 18.00. Kerjasama yang pada saat ini tersisa antara RCTI-SCTV (dan kemudian ditambah Indosiar), hanyalah dalam pengelolaan stasiun relai (di beberapa daerah, termasuk di Jakarta yang kini juga disewa oleh berbagai stasiun televisi lain) di mana masing-masing akan menanggung 50% biaya dari operasional stasiun relai tersebut sejak 1993.
Setelah itu, secara bertahap mulai tahun 1993 sampai dengan 1998, SCTV memindahkan basis operasi siaran nasionalnya dari Surabaya ke Jakarta. Mulanya, hanya kantor pusat yang berpindah (ke Wisma AKR, Kebon Jeruk, Jakarta Barat) ketika SCTV mulai bersiaran nasional, sedangkan operasional (seperti studio dan produksi program) masih berada di Surabaya (Jalan Darmo Permai) dengan alasan telah menanamkan investasi yang tidak kecil. Seiring biaya yang makin besar, khususnya di bidang transportasi dan untuk memudahkan komunikasi, dicanangkan pada akhir 1997, SCTV sudah memusatkan seluruh operasionalnya di Jakarta. Namun, baru pada tahun 1998 kegiatan ini bisa dilaksanakan, dan sejak 1999 seluruh operasional SCTV sudah dipusatkan di Jakarta. Perpindahan operasional SCTV ke Jakarta ini juga diiringi dengan relokasi kantor pusat ke Wisma Indovision (sekarang MNC Vision Tower).
Dalam periode yang sama, tepatnya di tanggal 1 Juni 1997, juga dilakukan rebranding dengan penggunaan slogan "SCTV NgeTop!" yang dimaknai sebagai upaya SCTV dan karyawannya untuk melakukan dan memberikan yang terbaik kepada pemirsanya serta keinginan menuju puncak. Selain itu, station ID baru juga muncul, menonjolkan warna orange yang diharapkan menggugah semangat. Dalam perubahan ini juga, diperkenalkan maskot bernama "Tevi" (singkatan dari televisi) dan adanya repositioning target pasar dari wanita ke keluarga. Tercatat di tahun ini, SCTV telah dapat dinikmati di 33 kota di Indonesia.
Pada tahun 2002, SCTV (dengan induknya yang bernama Surya Citra Media), mulai mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Jakarta. Tahun 2004, kanal SCTV di Surabaya pindah ke 34 UHF hingga 20 Desember 2022. Sejak tanggal 29 Januari 2005, SCTV mengubah logo dan slogannya menjadi "Satu Untuk Semua", sebagai harapan agar terus menjadi pilihan pemirsa dan berkarakter variatif-informatif. Di tahun berikutnya, SCTV berhasil memperoleh hak siar dalam ajang sepak bola bergengsi di dunia, Piala Dunia FIFA 2006.
Saat ini kantor pusat SCTV terletak di SCTV Tower, Senayan City, Jalan Asia Afrika Lot 19, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebelum 23 November 2007, kantor pusat SCTV berada di Jalan Gatot Subroto Kav. 21, Setiabudi, Jakarta Selatan yang kini dihuni oleh perusahaan dibawah naungan Indika Group. Saat ditempati oleh SCTV, gedung tersebut bernama Graha SCTV (sekarang Graha Mitra), yang mulai digunakannya ketika menginjak usia ke-11 pada tahun 2001. SCTV juga memiliki studio khusus di Jalan Raya Kebon Jeruk No. 66, Jakarta Barat, dan menara pemancar yang berlokasi di daerah yang sama. Kepemilikan SCTV dikuasai oleh grup Elang Mahkota Teknologi melalui Surya Citra Media (SCM). Direktur Utama SCTV saat ini adalah Sutanto Hartono. Melalui 47 stasiun transmisi, SCTV kini mampu menjangkau 240 kota dan menggapai sekitar lebih dari 175 juta potensial pemirsa.
Kepemilikan
Sejarah SCTV bisa dikatakan terikat kuat dengan trah Soeharto selama awal beroperasinya. Pada awalnya, saat masih merupakan televisi lokal Surabaya, SCTV dikuasai oleh tiga pihak, yaitu Sudwikatmono, Henry Pribadi dan Mohammad Noer (mantan gubernur Jawa Timur). Dalam perkembangannya, kepemilikan Noer kemudian menghilang dari SCTV dan digantikan oleh trah Cendana lain, yaitu Halimah Agustina Kamil (istri Bambang Trihatmodjo) sebanyak 25% dan Aziz Mochdar sebesar 20%. Pada 1993, Peter F. Gontha juga mendapatkan 2,5% saham SCTV, walaupun kepemilikan saham utama tetap berada di Henry dan Sudwikatmono. Kondisi ini berlangsung hingga 1997-1998, ketika pemilik saham yang sudah ada berupa individu-individu tersebut kemudian mengubah struktur kepemilikan menjadi lebih sederhana. Hasilnya, SCTV pada tahun 1998 dikuasai oleh dua perusahaan yaitu PT Mitrasari Persada (yang dikendalikan oleh Henry dan Sudwikatmono, sejak 14 Agustus 1997 sebesar 52,5%) dan PT Datakom Asia (yang dikuasai Bambang Tri, Peter F. Gontha ditambah beberapa pihak lain, sejak 31 Agustus 1998 sebesar 47,5%). Henry dengan PT Mitrasari tampak lebih agresif dalam pengelolaan SCTV, misalnya berani menyuntikkan dana sebesar Rp 150 miliar pada 1997 dan menaikkan sahamnya menjadi 73,15% di SCTV pada November 1999.
Pada tahun 2000, masuklah Eddy Kusnadi Sariaatmadja, dari grup Elang Mahkota Teknologi dengan bendera PT Abhimata Mediatama (Sariaatmadja pada saat itu menggandeng Singleton Group Australia dan beberapa pihak lainnya untuk menyuntik modal di PT Abhimata). Sebagian saham PT Mitrasari di SCTV kemudian beralih tangan kepada PT Abhimata. PT Abhimata dan PT Mitrasari kemudian mendirikan PT Cipta Aneka Selaras (kemudian berganti nama menjadi PT Surya Citra Media/SCM) sebagai induk perusahaan SCTV. Dalam posisi ini di tahun 2001, pihak yang terkait dengan Cendana masih menguasai sebagian kepemilikan SCTV, di mana Henry dan Sudwikatmono lewat sebagian saham di PT Mitrasari (yang mengendalikan induk SCTV, PT Cipta Aneka Selaras) serta Bambang-Gontha lewat PT Datakom (sebanyak 27% saham langsung di SCTV). Namun, kemudian kepemilikan mereka berangsur-angsur dilepas di mana PT Datakom melepaskan kepemilikannya di SCTV kepada SCM pada 1 Mei 2002 dan Henry-Sudwikatmono melepaskan seluruh sahamnya di SCM (masing-masing Henry lewat PT Citrabumi Sacna sebanyak 25% dan Sudwikatmono lewat PT Indika Multimedia sebesar 14,42%) pada tahun 2005. Indika merupakan yang pertama melepas sahamnya, disusul Citrabumi pada 27 Juli 2005. Praktis, sejak saat itu SCTV berada di bawah kendali keluarga Sariaatmadja sampai sekarang. Kepemilikan Eddy Sariaatmadja makin diperkuat, ketika partner lamanya, Singleton, ikut melepas sejumlah sahamnya di SCTV (secara tidak langsung) pada akhir 2004 karena dirasa kurang prospektif.
Tampak bahwa pasca krisis ekonomi 1997-1998, terjadi pergesekan antara pemegang saham di SCTV (dan kemudian induknya, SCM) mengenai pengelolaannya. Penjualan saham PT Datakom Asia di SCTV banyak yang menduga karena Gontha bergesekan dengan PT Mitrasari milik Henry dan Sudwikatmono. Lalu, sebelum dilepas, tampak bahwa Henry dan Sudwikatmono sudah berpisah dari sebelumnya di PT Mitrasari (sejak 7 Agustus 2003), di mana Henry kini dengan PT Citrabumi Sacna dan Sudwikatmono dengan sahamnya dialihkan ke perusahaan anaknya, Agus Lasmono yaitu Indika Group. Terakhir, penjualan saham Henry di induk SCTV, SCM ke keluarga Sariaatmadja diatas, diduga karena terjadi konflik dalam pengelolaan jaringan televisi ini antara mereka berdua sehingga akhirnya Henry memaksa Sariaatmadja untuk membeli sahamnya.
Ada hal yang cukup menarik dari perubahan kepemilikan SCTV pada 1997-2005, yaitu upaya dari Hary Tanoesoedibjo untuk masuk menguasai SCTV. Pada Mei 2000, perusahaan HT PT Bhakti Investama melihat peluang dengan adanya surat hutang induk SCTV, PT Mitrasari di Citibank. Dalam pembentukan SCM (yang pada saat itu bernama PT Cipta Aneka Selaras), selain PT Abhimata dan PT Mitrasari, PT Bhakti juga ikut masuk dengan kepemilikan 33,5%. Bhakti juga sempat berencana untuk menguasai PT Datakom yang pada saat itu terlilit hutang, dengan harapan akhir menguasai SCTV. Bahkan, sebelumnya pada 24 April 2000 Bhakti menyatakan mereka sudah siap membeli saham SCTV sebesar 100%, yang diperkirakan akan di-share swap dengan saham PT Agis Tbk. Namun, pada akhirnya rencana HT gagal karena Henry sebagai pemilik PT Cipta Aneka Selaras tidak mau menyerahkan kepemilikannya dan pengendaliannya pada SCTV. HT kemudian memutuskan melepaskan saham PT Bhakti dalam PT Cipta Aneka Selaras seluruhnya dan membatalkan rencana pembelian saham PT Datakom di SCTV. Saham PT Bhakti dalam PT Cipta Aneka Selaras, kemudian beralih kepada PT Abhimata. Beberapa rumor penjualan/beralihnya kepemilikan SCTV lainnya yang sempat tercatat (namun tidak terealisasi), seperti pembelian 52,5% sahamnya oleh PT Timsco milik Timmy Habibie sebesar 52,5% di bulan November 1998; masuknya modal dari Arab Radio & Television (ART) di tahun 2000; penjualan ke Bakrie Group pada 2005; maupun isu pembelian oleh televisi internasional STAR TV pada 2005-2006 dan September 2010.
Seperti telah disebutkan, sejak 2005 saham induk SCTV, PT Surya Citra Media berada di bawah Elang Mahkota Teknologi (Emtek) via PT Abhimata Mediatama. Pada 2008, dilakukan restrukturisasi sehingga SCM kini di bawah langsung kendali Emtek. Tindakan ini dilakukan dengan menjual saham PT Abhimata Mediatama di SCM kepada Emtek.
Identitas
Logo
Logo SCTV awalnya terdiri dari setengah sabit warna biru dan setengah lingkaran warna merah di atas serta persegi panjang berwarna abu-abu di bawah. Di tengah-tengah kedua bentuk tersebut, ada tulisan SCTV dengan jenis huruf Helvetica Black. Logo ini digunakan dari 24 Agustus 1990 hingga 29 Januari 2005. Pertama kali dimunculkan pada siaran pertama SCTV, logo tersebut merupakan hasil sayembara ke publik. Dari 100 kandidat, kemudian terpilih 1 logo yang dirasa mampu merepresentasikan SCTV. Sabit berwarna biru melambangkan langit dan setengah lingkaran merah melambangkan matahari, yang bermakna agar SCTV dapat memberikan pencerahan kepada pemirsa melalui tayangannya. Sabit tersebut membesar dari kanan ke kiri, yang merupakan simbol dari siaran SCTV yang menyebar ke berbagai tempat dan menasional. Tercatat sempat terjadi beberapa perubahan minor pada logo ini, seperti pada 1997, di station identification-nya digunakan logo yang menggunakan warna-warna lebih cerah (seperti matahari yang berubah dari merah menjadi kuning keemasan) sebagai cerminan semangat dan harapan; serta pada tahun 2003 dengan menghapuskan bayangan yang ada (sehingga warnanya solid) dengan tujuan agar lebih mudah diaplikasikan di layar televisi atau media promosi lainnya.
Pada tanggal 29 Januari 2005, dalam rangka penyegaran identitas, pada acara berjudul Satu Untuk Semua, SCTV mengubah logo barunya menjadi tulisan SCTV warna biru dengan jenis huruf Interstate Black yang dimodifikasi dan lingkaran besar gradien warna jingga dan kuning yang melambangkan simbol surya atau sinar matahari di pojok kiri atas pada tulisan. Lambang matahari yang berubah dari setengah lingkaran menjadi lingkaran penuh berwarna jingga melambangkan kedewasaan dan kematangan, simbol dari wajah penerang yang melingkupi dan memberikan kehidupan demi menjaga harapan bangsa tetap hidup maupun masa depan yang lebih baik dan bersinar, sedangkan warna biru pada tulisan "SCTV" melambangkan wawasan ke depan. Bulatan matahari yang ada di atas tulisan "SCTV" biru dapat dibaca seperti posisi matahari yang ada di langit biru, yang membuat suasana cerah, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif dan menghibur dalam programnya serta segmentasi milenial. Tulisan "SCTV" juga dibuat bergaya dinamis-modern (sebagai tanda selalu berkembang mengikuti waktu) dan bersambung (tanda ikatan kuat di internal perusahaan atau antara SCTV dan pemirsanya). Logo tersebut diluncurkan setelah dirancang selama empat bulan. Selain logo baru, pada waktu yang sama, juga diluncurkan station ID dan slogan baru, yaitu "Satu Untuk Semua". Baik logo baru dan station ID baru SCTV didesain oleh agen merek Playgroup Asia yang baru didirikan beberapa bulan sebelumnya, dan berkantor di Jakarta.
Slogan
Slogan spesial HUT
Acara
Pada awal bersiaran, program SCTV tidak jauh berbeda dengan program RCTI sebagai hasil kerjasama mereka, namun jam penayangan acara-acaranya tidak sama. Setelah berpisah, SCTV kemudian memfokuskan siarannya pada acara-acara impor, terutama telenovela dan serial Mandarin. Berbagai sinetron juga mulai diperkenalkan, walaupun kurang populer dan lebih menargetkan pasar perempuan. Setelah perubahan pada 1997, program sinetron ini kemudian mulai dijadikan acara utama, dengan nama "Sinetron Prima". Berbagai acara ini, seperti Deru Debu, Kisah Cinta Ratu Pantai Selatan, Tersayang, Wah Cantiknya, Si Cecep, dan Dewi Fortuna cukup dikenal oleh penonton. Selain acara diatas, SCTV juga memiliki acara berita di bawah bendera Liputan 6.
Acara-acara ini kemudian semenjak perubahan image pada 30 Januari 2005, diubah menjadi bertema "Gala", seperti Gala Mandarin, Gala Bollywood, Gala Hollywood, Gala Sinema, Gala Keluarga dan Gala Sinetron, dengan Gala Sinetron adalah yang utama. Walaupun saat ini nama Gala sudah tidak dipakai, namun acara sinetron maupun film televisi (FTV) tetap menjadi acara utama jaringan televisi ini.
Olahraga
SCTV memiliki nama program olahraga di bawah jenama SCTV Sports yang menjadi rumah sepakbola Eropa dan olahraga dunia. Pada 22 Desember 2011, SCTV berhasil memenangkan bidding hak siar UEFA Champions League, UEFA Europa League, dan UEFA Super Cup untuk musim 2012/13 hingga musim 2014/15. SCTV mengucapkan terima kasih kepada RCTI dan Indovision atas penayangan hak siar UCL dan UEL selama 10 tahun berturut-turut. dan SCTV kembali menyiarkan UCL dan UEL untuk musim 2016/17 hingga musim 2017/18 setelah mendapatkan lisensi dari beIN Sports dan sebelumnya RCTI hanya menyiarkan UCL dan UEL selama semusim 2015/16. Pada bulan Agustus 2019, SCTV kembali lagimenjadi pemegang hak siar UEFA Champions League, UEFA Europa League, dan UEFA Super Cup untuk kali ketiga mulai musim 2019-20 setelah Futbal Momentum Asia (FMA), selaku pemilik saham dari Total Sports Blast (TSB) gagal membayar hak siar ketiga kompetisi tersebut untuk dua musim selanjutnya, yaitu 2019-20 dan 2023-24. Sehingga, rivalnya RCTI juga tidak bisa melanjutkan penayangannya dan hanya menyiarkan musim 2018-19 di RCTI. SCTV sendiri akan menyiarkan siaran langsung pertandingan UEFA Champions League, mulai dari babak play-off (satu babak sebelum penyisihan grup) hingga babak final, berbeda dengan RCTI yang biasanya memulai tayangannya dengan babak penyisihan grup (tidak termasuk play-off) hingga final. Siaran langsung UEFA Champions League, UEFA Europa League, UEFA Europa Conference League dan UEFA Super Cup juga disiarkan langsung oleh Champions TV yang merupakan saluran olahraga di bawah naungan Indonesia Entertainment Group. Pertandingan UEFA Champions League, UEFA Europa League, UEFA Europa Conference League (hanya babak final) dan UEFA Super Cup disiarkan sepenuhnya oleh SCTV.
Pada bulan April 2013, SCTV resmi menjadi pemegang hak siar Liga Utama Inggris musim 2013–2014 sampai 2015–2016 bersama Indosiar dan TV berlangganan Nexmedia. SCTV dan Indosiar akan menyiarkan 76 pertandingan Barclays Premier League atau 2 pertandingan per minggunya. SCTV diplot menyiarkan BPL Setiap Minggu pukul 22.30 WIB Sedangkan Indosiar hanya menyiarkan pertandingan BPL Setiap Sabtu pukul 21.30 WIB, Untuk seluruh pertandingan BPL, Capital One Cup dan FA Cup bisa dinikmati di Nexmedia. Tidak hanya Liga Utama Inggris, SCTV juga menyiarkan siaran langsung pertandingan Semifinal The FA Cup dan Piala EFL (sebelumnya Football League Cup) selama tiga musim yaitu 2013-14 hingga dan 2015-16 ditambah pertandingan FA Community Shield 2013, 2014, dan 2015 untuk melengkapi paket hak siar kompetisi/turnamen sepak bola Inggris juga dengan kerjasama beIN Sports. dan SCTV kembali menyiarkan Premier League hanya musim 2021-22 saja setelah mendapatkan lisensi dari Mola dan sebelumnya TVRI Nasional dan TVRI Sport HD hanya menyiarkan Premier League musim 2019-20 silam dan NET. menyiarkan Premier League musim 2020-21. Dan pada bulan April 2022, Emtek Group kembali lagi menjadi pemegang hak siar Premier League selama 3 musim ke depan yakni 2022-23 hingga 2024-25 bersama SCTV, Moji, Nex Parabola, Vidio dan Champions TV. Bisa dibilang, ini yang keempat kalinya SCTV menyiarkan pesta sepakbola bergengsi Eropa di Inggris terbesar di dunia tersebut sebagai saluran televisi dengan induk media SCM dan Emtek Group.
Pada bulan Juni 2015, SCTV mendapatkan hak siar Pesta Olahraga Asia Tenggara atau Sea Games untuk edisi 2 tahun yakni 2015 di Singapura dan 2017 di Malaysia bersama Indosiar, O Channel, MNCTV dan TVRI,
Pada bulan Agustus 2016, SCTV resmi menjadi pemegang hak siar La Liga selama tiga musim, yaitu 2016–17 sampai musim 2018–19 juga dengan kerjasama beIN Sports. Lalu, di bulan Desember 2019, SCTV telah mendapatkan hak siar turnamen sepak bola Piala Dunia Antarklub FIFA (2019 dan 2020). Pada musim 2019 hanya menayangkan pertandingan final.
Pada bulan Mei 2021, SCTV resmi jadi partner Mola TV akan menyiarkan siaran langsung sisa pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 (AFC) hanya zona Asia Tim nasional sepak bola U-23 Indonesia berkat kerjasama dengan pemilik lisensi dari Mola TV mulai Juni 2021 mendatang, menggantikan TVRI Nasional dan TVRI Sport HD pada tahun 2019 silam.
Pada bulan Maret 2022, Emtek Group melalui SCTV mengumumkan bahwa resmi menjadi pemegang hak siar FIFA World Cup Qatar 2022 di Qatar bersama Indosiar, Moji, Mentari TV, Vidio, Nex Parabola, dan Champions TV. Bisa dibilang, ini yang kedua kalinya SCTV menyiarkan pesta bola terbesar di dunia tersebut sebagai saluran televisi dengan induk media sendiri, setelah terakhir pada tahun 2006 di Jerman.
Penyiar
Jaringan siaran
Menurut data Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo), SCTV saat ini disiarkan melalui 30 stasiun televisi (tidak termasuk stasiun relai) yang dimiliki oleh 17 perusahaan (termasuk stasiun dan perusahaan induknya). Hingga tahun 2020, SCTV didukung oleh 47 stasiun pemancar. Sebagian besar stasiun tersebut dimiliki oleh SCTV, kecuali beberapa stasiun pemancar yang dioperasikan bersama dengan RCTI karena alasan historis. SCTV menjangkau 31 dari 38 provinsi di Indonesia.
Berikut ini adalah transmisi SCTV dan stasiun afiliasinya (sejak berlakunya UU Penyiaran, stasiun TV harus membangun stasiun TV afiliasi di daerah-daerah/bersiaran secara berjaringan dengan stasiun lokal). Data dikutip dari data IPP Kemenkominfo dan laporan keuangan SCM.
Keterangan: stasiun yang dicetak miring berarti masih berupa stasiun relai dan belum memiliki siaran lokalnya sendiri.
Saat Timor Timur masih menjadi bagian Indonesia, SCTV tercatat sempat mengudara di kota Dili menggunakan kanal 11 VHF hingga 1999.
Beberapa kota lain di Indonesia juga sempat menerima siaran SCTV dalam kanal VHF sebelum berpindah ke UHF, seperti Mataram, Banjarmasin, Balikpapan dan Ambon.
Manajemen
Daftar direktur utama
Direksi saat ini
Struktur dewan direksi SCTV saat ini adalah sebagai berikut:
Komisaris saat ini
Struktur dewan komisaris SCTV saat ini adalah sebagai berikut:
Lihat pula
Daftar stasiun televisi di Indonesia
Catatan
Referensi
Pranala luar
Situs web resmi Liputan 6 SCTV
Situs web resmi Surya Citra Media
Jaringan televisi Indonesia
Stasiun televisi yang didirikan tahun 1990
Surya Citra Media
Pendirian tahun 1990 di Indonesia
Stasiun televisi di Jakarta |
5078 | https://id.wikipedia.org/wiki/MetroTV | MetroTV | MetroTV adalah sebuah jaringan televisi swasta berita yang berkedudukan di Indonesia. MetroTV didirikan oleh PT Media Televisi Indonesia, resmi mengudara sejak 25 November 2000 di Jakarta. Pada awalnya didirikan sebagai perusahaan patungan antara Media Group dan Bimantara Citra, sejak Oktober 2003 MetroTV seluruhnya dimiliki oleh Media Group; yang juga memiliki harian Media Indonesia dan Lampung Post.
Sejarah
PT Media Televisi Indonesia mendapat izin siaran No. 800/MP/PM/1999 pada 25 Oktober 1999, setelah memenangkan seleksi pendirian televisi yang diumumkan Departemen Penerangan di tanggal 12 Oktober 1999 bersama 4 perusahaan televisi baru lainnya (DVN TV, PRTV, Trans TV dan GIB). Saat itu, namanya sempat disebutkan di berbagai media massa sebagai MTI TV (Media Televisi Indonesia) dengan cakupan siar terbatas di Jakarta. MetroTV awalnya dirintis oleh dua orang: Surya Paloh, pemilik Media Indonesia Group (kelompok usaha yang juga memiliki surat kabar Media Indonesia), dan Sumita Tobing (seorang eksekutif pertelevisian yang pernah bekerja di TVRI dan SCTV). Sumita-lah yang mendapatkan izin bagi mendirikan MetroTV, namun kemudian ia mengundurkan diri karena adanya niat Paloh untuk melakukan kerjasama dengan Bimantara Citra yang merupakan perusahaan Cendana.
Walaupun demikian, rencana Paloh untuk mendirikan televisi berita tetap berlanjut, dan setelah direncanakan pada April, Juni dan Desember 2000, MetroTV memulai uji coba siarannya pada 25 Oktober 2000 dengan merelai acara-acara dari CNN International. Pada tanggal 18 November 2000, MetroTV menyiarkan acara perdananya, Preview Night, yang menampilkan cuplikan-cuplikan acara yang akan ditayangkan nantinya, disertai penandatanganan prasasti peresmian oleh Abdurrahman Wahid dan pidato oleh Surya Paloh. Seminggu kemudian, pada 25 November 2000, MetroTV memulai siaran penuhnya, mulanya di 7 kota di seluruh Indonesia selama 20 jam sehari. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai HUT MetroTV hingga kini.
Paloh kemudian tetap melanjutkan rencana kerjasamanya dengan Bimantara, perusahaan yang dimiliki oleh Bambang Trihatmodjo. Paloh dan Bambang Tri memang dikenal sudah bersahabat sejak lama, dan mereka juga berasal dari partai yang sama, yaitu Golkar. Kerjasama ini diwujudkan ketika beberapa saat setelah televisi ini mulai beroperasi pada 2001, Bimantara menyuntikkan dana senilai Rp 400 miliar ke MetroTV dan mendapat 25% sahamnya. Saham ini, menurut perjanjian keduanya, boleh dibeli lagi oleh Paloh sebelum jatuh tempo pada Desember 2003. Selain itu, Bimantara juga meminjamkan dana Rp 80 miliar dengan jaminan 12.000 saham tambahan milik Paloh di MetroTV dan memberikan dana sebanyak Rp 125 miliar. Dalam rencana awalnya, MetroTV yang berbasis berita direncanakan Bimantara sebagai pelengkap dari RCTI yang berbasis hiburan dan sudah mereka miliki sebelumnya.
Pada awal bersiaran, MetroTV mengudara selama 12 jam, yang kemudian pada tanggal 1 April 2001, diperpanjang menjadi 24 jam, menjadikannya televisi berita pertama di Indonesia, sekaligus yang pertama bersiaran 24 jam dengan porsi 70% berita dan 30% informasi lainnya dengan cakupan siar awalnya di Jabodetabek dan direncanakan pada 2004 sudah bersiaran di 16 kota. Saat itu, MetroTV beroperasi dengan hanya mengandalkan 220 orang (180 reporter dan 40 kameramen). Seiring perkembangan dan kebutuhan, MetroTV mempekerjakan lebih dari 900 orang, sebagian besar di ruang berita dan daerah produksi.
Seiring waktu, kepemilikan di Bimantara berubah dari sebelumnya dikuasai Bambang Tri menjadi oleh Hary Tanoesoedibjo. Pada Juni 2003, Bimantara kemudian memutuskan untuk menjual 25% sahamnya di MetroTV kepada PT Centralindo Pancasakti Cellular. Selain menjual sahamnya, piutang Rp 80 miliar Bimantara juga dijual ke MetroTV. Penjualan ini didasarkan oleh MetroTV yang tidak mendapatkan keuntungan dan terus merugi. Walaupun memang tidak ada catatan bahwa Paloh memiliki saham di Centralindo, namun dalam konferensi pers, Paloh menyatakan ia berada di belakang PT Centralindo, sehingga kemungkinan ada semacam kesepakatan antara Paloh dan Centralindo (atau pemegang saham lama). Penjualan itu menyebabkan 100% saham MetroTV dipegang oleh Surya Paloh sampai sekarang. Pasca akuisisi itu, ditargetkan MetroTV mendapat titik impas-nya pada 2010. Pendapatannya pada Juli 2005 diperkirakan 70% dari acara berita, sedangkan sisanya dari acara bersponsor.
Paloh disebutkan memiliki visi besar dalam pendirian MetroTV: menghadirkan citra berbeda di televisi, yang pada saat itu didominasi program sinetron dan kekerasan. Modal yang disiapkan dalam pendirian MetroTV adalah Rp 200 miliar, dan demi membantu siarannya, Paloh sudah merekrut beberapa wartawan dan jurnalis senior, seperti Desi Anwar, Andy F. Noya dan Zsa Zsa Yusharyahya. Hingga saat ini, MetroTV masih dianggap sebagai salah satu jaringan televisi yang memiliki pembawa acara berita terbanyak di Indonesia. Namun, dalam perkembangannya, MetroTV kemudian juga memasukkan unsur hiburan dalam program-programnya, meski tetap dalam koridor berita. Salah satunya adalah e-Lifestyle, yakni program gelar wicara yang membahas teknologi informasi dan telekomunikasi.
Di tahun 2004, MetroTV melakukan perjanjian pertukaran berita dengan beberapa TV asing seperti Channel News Asia, Channel 7 Australia, Al Jazeera Qatar, Voice of America (VOA), China Central Television Asia (CCTV), dan ABS-CBN Filipina. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan MetroTV bisa mendapatkan berita yang cepat dan akurat dari Asia, dan di sisi lain, TV asing bisa mendapatkan berita secara cepat dari Indonesia dengan merelai siaran MetroTV setiap saat. Pada masa itu pula, porsi pemrograman berubah menjadi berita 60:40 hiburan di hari kerja (sebaliknya; hiburan 60:40 berita di akhir pekan).
Pada bulan Agustus 2019, TVRI bersama dua televisi swasta nasional (MetroTV dan Trans7) dan Kemenkominfo secara resmi meluncurkan siaran televisi digital untuk wilayah-wilayah perbatasan Indonesia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Dengan tujuan agar masyarakat di seluruh wilayah Indonesia bisa menyaksikan acara terbaik dan berkualitas yang ditayangkan seluruh TV nasional dan lokal dengan gambar dan suara yang lebih tajam, bersih, dan jernih serta teknologi yang lebih canggih dari televisi analog, tanpa membutuhkan biaya seperti televisi berlangganan. Yang paling utama dan terpenting masyarakat sudah siap untuk melakukan migrasi (peralihan) TV analog ke digital dalam rangka menghadapi ASO (Analog Switch Off) yang akan diberlakukan pemerintah Republik Indonesia dalam waktu dekat ini.
Pelopor
Dibandingkan dengan jaringan televisi lain yang lebih berkonsep hiburan, MetroTV sudah dicanangkan untuk menjadi televisi berita 24 jam pertama di Indonesia. Konsepnya mencontoh televisi berita Amerika Serikat, CNN dengan titik berat program berita (hard dan soft news), gelar wicara, ulasan terkini, dan dokumenter, meskipun awalnya juga menargetkan program berita yang dikemas sebagai hiburan seperti infotainment. Program berita yang ditayangkan, termasuk Headline News (program berita satu jam sekali yang berisi rangkuman berita dan ditujukan untuk pemirsa yang sibuk, dicontoh dari CNN); Breaking News (program berita khusus yang bisa tayang kapan saja dan kemudian diikuti berbagai stasiun TV lain); Metro Xin Wen (program berita berbahasa Mandarin pertama di Indonesia); dan Indonesia Now (siaran internasional berbahasa Inggris pertama di Indonesia yang dapat disaksikan dari seluruh dunia).
Selain kepeloporannya dalam televisi berita, MetroTV juga merupakan televisi pertama yang menerapkan sistem digital dalam penyiarannya dan memiliki 6 peralatan satelit bergerak yang juga menggunakan teknologi digital, serta ikut mempelopori penggunaan virtual studio set (desain grafis 3 dimensi). MetroTV juga merupakan pelopor dari program hitung cepat pada Pemilihan Presiden 2004 melalui The Election Channel yang dicanangkan Saiful Mujani pada September 2003 dan kelak diikuti berbagai televisi berita lainnya. Istilah "hitung cepat" tersebut berasal dari tim redaksi MetroTV.
Identitas
Logo
Pada tanggal 20 Mei 2010 (dalam acara "Bangkit Bersatu"), MetroTV memperkenalkan logo barunya, yang tetap menggunakan lambang burung elang dan warna dasar biru dan kuning, tetapi dengan jenis huruf Quick Express yang memberikan kesan modern, segar dan futuristik dibanding logo lama yang kapital seluruhnya. Font tersebut juga memiliki citra dinamis, cepat, kredibel dan akurat. Sedangkan untuk kepala elang didesain agar lebih muda, dinamis dan hidup. Penempatan logo pun juga diubah dari posisi semula di pojok kanan atas menjadi di pojok kanan bawah, penempatan ini pun berbeda dari kebanyakan stasiun/jaringan televisi yang ada di Indonesia yang letaknya masih di pojok kanan/kiri atas. Hal ini dilakukan demi memanjakan mata pemirsa MetroTV, dimana penempatan logo sebelumnya dapat dirasa "mengganggu".
Adapun logo tersebut merupakan hasil rancangan agensi penjenamaan DM IDHolland dan Link and Beyond dan didesain selama 4 bulan. Dengan perubahan logo ini, diharapkan MetroTV dapat membangun citra baru yang membantu memajukan kehidupan bangsa lewat tayangannya yang bermutu dan mencerdaskan, demi meningkatkan martabat bangsa Indonesia. Perubahan logo tersebut merupakan hasil analisis akan kondisi perusahaan selama ini, yang dirasa butuh penyegaran setelah 10 tahun beroperasi dan mulai mendapat pesaing baru (terutama dari tvOne). MetroTV selama ini dirasa memiliki citra yang kaku dan kurang dilirik pemirsa muda. Logo lama juga dianggap terlalu umum dan kurang mencerminkan kepribadian yang ingin ditampilkan, karena didesain dengan sederhana (seperti kepala elang yang diambil dari clip art). Selain perubahan logo, juga dilakukan perubahan grafis (dari warna gelap menjadi warna-warna muda), identitas korporat (seperti seragam) dan slogan baru, Knowledge to Elevate sebagai tekad baru MetroTV untuk mencerdaskan bangsa lewat program-programnya.
Komposisi dari logo MetroTV merupakan kombinasi dari tipografi dan gambar, di mana tipografi ada dalam bentuk huruf M-E-T-R-T-V dan visual lingkaran elips emas bergambar burung elang yang menggantikan huruf O. Khusus logo lingkaran dan kepala elang juga digunakan sebagai ikon MetroTV. Makna dari komponen-komponen logo tersebut, yaitu:
Bidang elips emas: Sebagai latar dasar kepala burung elang dan merupakan proses metamorfosis atas beberapa bentuk.
Bola dunia: Simbol cakupan global dari informasi dan komunikasi, serta seluruh kiprah operasional institusi MetroTV.
Telur emas: Simbol bold yang tampil penuh kewajaran. Telur juga merupakan simbol kesempurnaan dan merupakan citra suatu bentuk institusi yang memiliki struktur kokoh, akurat, dan artistik, sedangkan tampilan emas adalah sebagai simbol puncak prestasi dan kualitas.
Elips: Simbol citraan lingkar planet, tampil miring ke kanan sebagai kesan bergerak dan dinamis. Lingkar planet juga termasuk cakrawala angkasa dan satelit yang mengorbitnya, menandakan sesuatu yang erat berkaitan dengan dunia elektronik dan penyiaran.
Elang: Simbol kewibawaan, kemandirian, keleluasaan, penjelajahan dan wawasan, atau kejelian, awas, tajam, tangkas namun penuh keanggunan dalam gerak hidupnya. Elang yang ditampilkan merupakan elang laut sebagai simbol Indonesia yang merupakan negara maritim, dan dibuat mengadah ke atas keluar dari lingkaran elips sebagai pertanda MetroTV siap mencerdaskan bangsa dan memperkaya wawasan.
Warna: Biru tua menjadi simbol terpercaya, sedangkan kuning emas menyimbolkan fajar yang menerangi dan menyongsong hari esok yang lebih baik.
Sejak 17 Oktober 2016, logo tersebut kini ditempatkan di sebelah newsticker di pojok kanan paling bawah. Pada tahun 2019, warna pada logo on air MetroTV berubah dari biru dengan latar belakang putih menjadi putih dengan latar belakang biru untuk siaran Prime Time setiap hari dari pukul 16.00-21.00 WIB. Dan sejak 25 November 2020, bertepatan dengan hari jadinya yang ke-20, MetroTV kembali memperbarui logo on air-nya di pojok kanan bawah dengan menyisakan lambang elang yang sudah digunakan dari tahun 2010, tetapi dengan menambahkan tulisan "METRO TV" dibawahnya pada saat itu. Tahun berikutnya, kata "METRO TV" dihilangkan, menyisakan ikon elang saja sampai saat ini.
Perkembangan slogan
Slogan utama
Identitas Bagi Pribadi Yang Berhasil (2000-2007)
Leading the Change (2007–2008)
Be Smart Be Informed (2008–2010)
Knowledge to Elevate (2010–sekarang)
Slogan spesial HUT
News Media Telecast Service (1 Tahun MetroTV)
All for the Best (2 Tahun MetroTV)
Triple Star, Triple Experience (3 Tahun MetroTV)
Excellent Four (4 Tahun MetroTV)
Moment of Hope (5 Tahun MetroTV)
Proud of Dedication (6 Tahun MetroTV)
Leading the Change (7 Tahun MetroTV)
Proud of our Nation (8 Tahun MetroTV)
Cinta Negeriku (9 Tahun MetroTV)
Ten Years for the Nation (10 Tahun MetroTV)
Menuju Indonesia Gemilang (11 Tahun MetroTV)
Bersama Menginspirasi Bangsa (12 Tahun MetroTV)
Tetap Terbaik (13 Tahun MetroTV)
Semakin Terpercaya (14 Tahun MetroTV)
Membangun Bangsa Berdaya (15 Tahun MetroTV)
Menggerakan Harapan Bangsa (16 Tahun MetroTV)
Adiwarna Bangsa (17 Tahun MetroTV)
Melangkah Bersama Untuk Indonesia (18 Tahun MetroTV)
Menebar Inspirasi (19 Tahun MetroTV)
Terima Kasih Indonesia (20 Tahun MetroTV)
Kebersamaan Memberi Arti (21 Tahun MetroTV)
Bangkit Bergerak Bersama (22 Tahun MetroTV)
Merayakan Kebersamaan (23 Tahun MetroTV)
Acara
Penyiar
Jaringan siaran
Terestrial
Hingga tahun 2020, MetroTV didukung oleh 54 stasiun pemancar, seluruhnya dimiliki oleh MetroTV. Berikut ini adalah stasiun afiliasi dan pemancar MetroTV (sejak berlakunya UU Penyiaran, stasiun TV harus membangun stasiun TV afiliasi di daerah-daerah/bersiaran secara berjaringan dengan stasiun lokal). Data dikutip dari data Izin Penyelenggaraan Penyiaran Kominfo.
Satelit
Satelit-satelit yang digunakan oleh MetroTV:
Telkom 4 (FTA)
AsiaSat 9 (Kugosky)
SES 7 (MNC Vision)
SES 9 (Nex Parabola)
Measat 3b (TransVision)
ABS 2a ( SMV freesat TV)
Ketersediaan di ponsel dan tablet PC
MetroTV News juga tersedia di iOS (App Store) dan Android (Google Play) yang dapat diunduh secara gratis.
Manajemen
Daftar direktur utama
Direksi saat ini
Struktur dewan direksi MetroTV saat ini adalah sebagai berikut:
Kontroversi
Peristiwa penyanderaan kru MetroTV
Pada 18 Februari 2005, Meutya Hafid dan rekannya, juru kamera, Budiyanto diculik dan disandera oleh sekelompok pria bersenjata ketika sedang bertugas di Irak. Kontak terakhir MetroTV dengan Meutya adalah pada 15 Februari, tiga hari sebelumnya. Mereka akhirnya dibebaskan pada 21 Februari 2005. Sebelum ke Irak, Meutya juga pernah meliput tragedi tsunami di Aceh. Pada tanggal 28 September 2007, Meutya melaunching buku yang ia tulis sendiri, yaitu 168 Jam dalam Sandera: Memoar Seorang Jurnalis yang Disandera di Irak. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun turut menyumbangkan tulisan untuk bagian pengantar dari buku ini. Selain presiden, beberapa tokoh lainnya pun menyumbangkan tulisannya yakni Don Bosco Selamun (Pemimpin Redaksi MetroTV 2003-2005) dan Marty Natalegawa (Mantan Juru Bicara Departemen Luar Negeri).
Berjilbab saat membawakan berita
MetroTV pernah dikecam karena melarang salah satu presenternya, Sandrina Malakiano, mengenakan jilbab pada saat siaran, meskipun Sandrina sudah memperjuangkannya selama berbulan-bulan dengan mengajak jajaran pimpinan level atas MetroTV untuk berdiskusi panjang. Larangan inilah yang menyebabkan Sandrina keluar dari MetroTV pada Mei 2006. Menurut pihak MetroTV, mereka hanya akan mengizinkan presenternya berjilbab di depan kamera ketika Ramadan atau hari-hari besar Islam.
Netralitas
Secara umum, netralitas MetroTV sering kali dipertanyakan, salah satunya oleh KPI karena dianggap memberikan porsi pemberitaan mengenai Partai Nasdem lebih banyak dibanding partai lain. Pada pemilihan umum Presiden 2014, MetroTV memperoleh kritikan tajam karena memberikan porsi berita lebih banyak kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla ketimbang pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kritikan yang sama juga dilontarkan kepada 4 jaringan televisi lainnya. KPI secara pribadi juga menyorot MetroTV dan tvOne karena dianggap tidak berimbang dalam pemberitaan seputar Pilpres 2014.
Lihat pula
Magna Channel
BN Channel
Metro Globe Network
Referensi
Pranala luar
Media Group
Jaringan televisi Indonesia
Saluran televisi berita di Indonesia
Stasiun televisi yang didirikan tahun 2000
Pendirian tahun 2000 di Indonesia
Stasiun televisi di Jakarta |
5079 | https://id.wikipedia.org/wiki/Trans7 | Trans7 | Trans7 (sebelumnya bernama TV7) adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia. Trans7 yang pada awalnya menggunakan nama TV7, melakukan siaran perdananya secara terestrial di Jakarta pada 25 November 2001 pukul 17:00 WIB. Pada tanggal 4 Agustus 2006, Trans Corp menjajaki kerja sama strategis dengan Kompas Gramedia untuk mengakuisisi saham TV7 dan melakukan relaunch (peluncuran ulang) pada tanggal 15 Desember 2006 pukul 19:00 WIB menggunakan nama baru, menjadi Trans7.
Sejarah
Awal berdiri dan bersiaran
Awalnya, Trans7 tidak direncanakan "dilahirkan" dengan nama TV7, melainkan bernama Duta Visual Nusantara Televisi (disingkat DVN TV) yang izinnya dikeluarkan pada 25 Oktober 1999, bernomor 797/MP/PM/1999, sebagai hasil dari pengumuman seleksi pendirian televisi swasta pada 12 Oktober 1999 oleh Departemen Penerangan bersama 4 televisi swasta nasional lain (Trans TV, PRTV, GIB dan MTI TV). Televisi baru ini dimiliki oleh H. Sukoyo, seorang pengusaha tambak udang dari Jawa Timur bersama 3 pihak lain, yang merupakan rekanannya dalam bisnis pager Starpage. Namun, kemudian Sukoyo memutuskan untuk menjual izin pendirian televisi miliknya kepada kelompok Kompas Gramedia sebesar 80%. Kompas Gramedia tercatat memiliki DVN TV lewat tiga perusahaan miliknya: PT Teletransmedia (48%), PT Transito Tatamedia (38,7%), dan PT Duta Panca Pesona (3,3%). Sementara itu, Sukoyo hanya menguasai sekitar 1% (awalnya 20% sebelum dijual) dan 9% sisanya dipegang oleh dua individu lain (3,5% Yongky Sutanto dan 5,5% Lanny Irawati Lesmana - yang terakhir memiliki hubungan darah dengan Karna Brata Lesmana, pemegang saham mayoritas Starpage). Sukoyo yang mendapatkan keuntungan besar dari penjualan ini, kemudian mendirikan sebuah televisi swasta lokal lisensi dari Uni Emirat Arab di tahun 2005, yaitu TV Anak Spacetoon.
Pihak kelompok Kompas Gramedia (KKG) menganggap, pembelian saham DVN TV tersebut merupakan perwujudan dari niat lama mereka terjun ke industri penyiaran televisi. Dimulai pada 1970-an ketika ada isu pemerintah akan mengizinkan pendirian televisi swasta bagi pemilik stasiun radio swasta, KKG menyambut antusias rencana tersebut dengan mendirikan Radio Sonora, namun kemudian pemerintah membatalkan niatnya. Lalu, pada akhir 1980-an ketika televisi swasta pertama didirikan, keinginan KKG kandas ketika Menteri Penerangan Harmoko menyebut bahwa keputusan tentang televisi swasta ada di tangan Presiden Soeharto. Pada upaya ketiga, ketika pemerintah membuka seleksi pendirian televisi swasta pada 1999, KKG terlambat mempersiapkan diri sehingga seleksi tersebut keburu ditutup sebelum bisa mengikutinya. Akhirnya, dipilihlah jalan pintas, dengan mengakuisisi saham mayoritas DVN TV yang pada saat itu mengalami kesulitan memulai operasionalnya. Nama DVN TV kemudian diganti menjadi TV7 yang didirikan berdasarkan izin dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jakarta Pusat dengan Nomor 809/BH.09.05/III/2000. Pada tanggal 22 Maret 2000 keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh.
Pihak TV7 pada 2001 menargetkan televisi miliknya akan memiliki program 70% hiburan (terutama film Indonesia dan olahraga) ditambah 30% berita. Siarannya direncanakan dimulai pada Oktober di tahun yang sama, dan pada Maret 2002, ditargetkan TV7 sudah bersiaran penuh. Namun, baru pada 25 November 2001 siaran TV7 diluncurkan, dengan wilayah siar awalnya terbatas di Jabodetabek dan sekitarnya menggunakan kanal 49 UHF, selama 5 jam dari 17:00-22:00 WIB. Sejak awal, TV7 sudah berusaha "menggebrak" dengan langsung menjadi penyiar Liga Utama Inggris selama beberapa periode, ditambah acara-acara Ramadhan di siaran awalnya. Lama siaran TV7 kemudian diperpanjang, hingga pada 7 April 2002 mulai bersiaran resmi dan pada 2003 sudah bersiaran dari 04:30-02:30 WIB (22 jam). Cakupan siarnya kemudian juga diperluas ke beberapa kota, seperti Surabaya dan Surakarta. Hingga 2003, karyawan TV7 mencapai 300 orang, dan modal yang digunakan dalam pendiriannya mencapai Rp 200 miliar. Program-programnya berbasis hiburan, dengan sentuhan yang cenderung melokal dan eksploratif, misalnya pada Jejak Petualang. Walaupun demikian, jalan yang dihadapi TV7 dalam operasionalnya tidak terlalu mulus, karena rating acaranya tidak terlalu baik. Bahkan, pada Juli 2003, dilaporkan bahwa TV7 sudah ditawar untuk dijual kepada induk SCTV, PT Surya Citra Media Tbk karena kesulitan keuangan, walaupun manajemennya membantah rumor ini dan menyatakan hanya kerjasama saja yang terjadi antara keduanya.
TV7 dan Al Jazeera
TV7 semakin dikenal masyarakat pada triwulan pertama 2003, setelah merelai siaran Al Jazeera secara langsung setiap harinya selama invasi Amerika Serikat ke Irak berlangsung melalui tayangan berita bertajuk "Invasi ke Irak". Langkah TV7 ini diikuti oleh antv yang merelai siaran saluran televisi yang berbasis di Dubai, Al Arabiya mengenai hal serupa.
Masyarakat Indonesia secara umum menyambut baik langkah TV7 ini, terutama bagi beberapa pihak yang kurang setuju dengan "kebenaran" media Barat. Meski beredar kabar bahwa Presiden Megawati mendesak TV7 agar menghentikan relai siaran Al Jazeera, humas TV7 saat itu, Uni Lubis, membantah kabar itu. Bahkan, Uni menegaskan bahwa relai tetap diteruskan dan gangguan-gangguan dalam relai tersebut terus diatasi.
Perubahan kepemilikan dan identitas
Meskipun tercatat bisa menaikkan pendapatan iklannya dari Rp 800 miliar pada 2005 menjadi Rp 1,8 T pada 2006, justru di tahun yang sama, tersiar kabar bahwa TV7 akan dijual oleh Kompas Gramedia, karena selama beroperasi, dirasa tidak menguntungkan. Sempat ada rumor yang menyebutkan bahwa jaringan televisi ini akan dijual kepada Indosiar maupun televisi asing STAR TV, meskipun tidak ada yang terealisasi, kemungkinan karena perbedaan visi. Pada akhirnya, pencarian pemilik baru TV7 usai ketika pada tanggal 4 Agustus 2006, Para Group melalui PT Para Inti Investindo (pemilik Trans TV) resmi membeli 49% saham PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh (yang kemudian meningkat menjadi 55%, seperti yang tercatat dalam buku Chairul Tanjung si Anak Singkong). Jakob Oetama sebagai Presiden Direktur Kompas Gramedia juga menyetujui kerja sama dengan Trans TV karena adanya kesamaan kultur yang dipegang oleh kedua belah pihak, yakni adanya kesamaan antara visi dan misinya. Kesamaan tersebut, salah satunya adalah kesepakatan tetap mempertahankan program-program yang mendidik dan informatif. Proses kerja sama pun berlangsung dengan cepat yang diikuti oleh Rapat Umum Pemegang Saham pada hari yang sama.
Kemudian, juga diadakan perubahan manajemen dan operasional. Di bidang manajemen, Agung Adiprasetyo yang kemudian juga menjabat sebagai CEO Kompas Gramedia ditunjuk sebagai Komisaris TV7, ditambah masuknya sejumlah personel Trans TV seperti Wishnutama dalam manajemen TV7. Sedangkan untuk operasional, dilakukan penggabungan kantor dan redaksi (dari Wisma Dharmala Sakti (sekarang Intiland Tower) Sudirman, Palmerah, serta di Cawang, Jakarta Timur) serta operasional dan teknisi menjadi bersama Trans TV yang diharapkan mampu menekan biaya operasional yang mencapai Rp 15 miliar per bulan. Kerjasama keduanya tidak dimaksudkan untuk saling bersaing, karena kedua televisi sudah memiliki segmentasi masing-masing. Dalam sebuah wawancara, Chairul Tanjung menargetkan bahwa TV7 akan didesain untuk penonton olahraga dan pria, sedangkan Trans TV lebih berfokus ke informasi, edukasi, dan hiburan keluarga seperti sebelumnya. Diharapkan, sinergi bersama Trans TV bisa membantu TV7 meningkatkan rating dan pendapatan iklannya. Perubahan kepemilikan ini juga ditandai dengan perubahan logo dan nama yang dilakukan pada 15 Desember 2006 (bertepatan dengan ulang tahun Trans TV yang ke-5) pukul 19:00 WIB. TV7 mengubah logo dan namanya menjadi Trans7, di mana kata "TV" menjadi "Trans" namun namanya tetap menggunakan angka 7.
Kesuksesan Trans7
Berbeda dengan saat menjadi TV7, terhitung mulai 2007, keuntungan yang dicapai Trans7 telah memasuki puncaknya. Bahkan, masih menurut buku Chairul Tanjung si Anak Singkong, keuntungan Trans7 mampu mengalahkan Trans TV sebagai saudaranya sendiri. Dan, berkat keuntungannya, Trans7 sempat juga menyewa gedung sendiri selama beberapa waktu meski sudah bergabung dengan Trans TV. Gedung tersebut lokasinya berada di seberang gedung Trans TV, dan merupakan bekas gedung Sampoerna. Di gedung berlantai lima itu, terdapat studio berita dan beberapa divisi yang memang terpisah dari Trans TV. Namun untuk meja direksi dan komisioner, serta beberapa divisi menetap satu gedung dengan Trans TV karena efisiensi dan juga mobilitas. Beberapa program yang pernah cukup berhasil menaikkan pamor Trans7, seperti Empat Mata, Opera Van Java, On the Spot, Hitam Putih, dan Indonesia Lawak Klub. Sempat juga mendapat hak siar berlisensi dalam ajang Piala Dunia FIFA 2018 bersama Trans TV dan Transvision pada 2017.
Pada bulan Agustus 2019, TVRI bersama dua televisi swasta nasional (MetroTV dan Trans7) dan Kemenkominfo secara resmi meluncurkan siaran televisi digital untuk wilayah-wilayah perbatasan Indonesia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Dengan tujuan agar masyarakat di seluruh wilayah Indonesia bisa menyaksikan acara terbaik dan berkualitas yang ditayangkan seluruh TV nasional dan lokal dengan gambar dan suara yang lebih tajam, bersih, dan jernih serta teknologi yang lebih canggih dari televisi analog, tanpa membutuhkan biaya seperti televisi berlangganan (hanya sekali bayar untuk membeli antena dan dekoder). Yang paling utama dan terpenting masyarakat sudah siap untuk melakukan migrasi (peralihan) TV analog ke digital dalam rangka menghadapi ASO (Analog Switch Off) yang akan diberlakukan pemerintah Republik Indonesia dalam waktu dekat ini.
Penjenamaan
Saat masih bernama TV7, logonya dapat diartikan sebagai simbol dari "JO" yang merupakan singkatan dari Jakob Oetama (1931-2020), pemiliknya saat itu. Sedangkan angka 7 kemungkinan dipilih karena TV7 merupakan televisi swasta nasional ke-7 di Indonesia yang beroperasi. Sebagai bagian dari perubahan kepemilikan dari Kompas Gramedia ke Trans Media, logo TV7 kemudian ikut diganti yang basisnya masih dipertahankan sampai sekarang, berbentuk Trans|7. Layaknya logo Trans TV, logo Trans7 saat itu juga terinspirasi dari batu mulia, yaitu safir persegi panjang berwarna biru, dengan makna ketegasan, karakter yang kuat, serta kepribadian bersahaja yang akrab dan mudah beradaptasi. Batu safir juga dianggap simbol keindahan yang tidak lekang oleh waktu. Font yang digunakan juga mengikuti Trans TV, yaitu Optima (untuk angka 7 menggunakan font Arial), begitu juga dengan penempatan logo yang dipindah di sudut kiri atas menjadi sudut kanan atas agar letak logonya sama dengan Trans TV.
Pada 15 Desember 2013, Trans7 meluncurkan logo baru bersamaan dengan ulang tahun Trans Media yang ke-12. Berbeda dengan logo Trans TV yang dirombak total, logo Trans7 masih mempertahankan basis logo sebelumnya berbentuk persegi panjang yang kini dimodifikasi, berupa tulisan "TRɅNS|7" yang digayakan pada huruf A bernama "berlian A" (yang diperkenalkan sejak pertengahan 2011), menggunakan font baru serta garis pemisah dicetak lebih tipis. Logo dengan simbol "Diamond A" di tengah kata Trans7 merefleksikan "kekuatan dan semangat baru yang memberikan inspirasi bagi semua orang di dalamnya untuk menghasilkan karya yang gemilang, diversifikasi konten atau keunikan tersendiri serta kepemimpinan yang kuat".
Masing-masing warna dalam logo "berlian A" ini memiliki makna dan filosofi.
Warna kuning sebagai cerminan warna keemasan pasir pantai yang berbinar dan hasil alam Nusantara sekaligus melambangkan optimisme masyarakat Indonesia.
Warna hijau menggambarkan kekayaan alam Indonesia yang hijau dan subur, serta memiliki ketangguhan sejarah bangsa.
Warna biru melambangkan luasnya cakrawala dan laut biru sekaligus menggambarkan kekuatan generasi muda bangsa Indonesia yang handal dan memiliki harapan tinggi.
Warna ungu menggambarkan keagungan dan kecantikan budaya dan seni bangsa Indonesia yang selalu dipuja dan dihargai sepanjang masa.
Semua rangkaian warna yang mengandung makna cerita di dalamnya, menyatu dengan serasi dan membentuk simbol yang utuh, kuat dan bercahaya di dalam berlian berbentuk A ini. Sehingga bisa dipahami makna dari logo baru Trans7 ini menjadi tanda yang menyuarakan sebuah "semangat dan perjuangan untuk mencapai keunggulan yang tiada banding mulai dari sekarang hingga masa mendatang".
Daftar slogan
Sebagai TV7
Makin Lengkap, Makin Seru! (2001-2003)
Memberi Inspirasi (2003-2005)
Semakin Beragam Semakin Menarik (2005-2006)
Sebagai Trans7
Cerdas, Tajam, Menghibur dan Membumi (2006-2008)
Aktif, Cerdas dan Menghibur (2008-2022)
Smart, Entertaining & Family (2022-sekarang)
#IniBaruTrans7 (2019-sekarang, sub-slogan)
Acara
Penyiar
Jaringan siaran
Trans7 memiliki 39 stasiun transmisi (hingga tahun 2020) yang mampu menjangkau lebih dari 133 juta penonton televisi di Indonesia. Seluruh stasiun tersebut dimiliki oleh Trans7.
Berikut ini adalah stasiun afiliasi dan pemancar Trans7 (sejak berlakunya UU Penyiaran, stasiun TV harus membangun stasiun TV afiliasi di daerah-daerah/bersiaran secara berjaringan dengan stasiun lokal). Data dikutip dari data Izin Penyelenggaraan Penyiaran Kominfo.
Keterangan: yang dicetak miring berarti masih berupa stasiun relay dan belum memiliki siaran lokalnya sendiri.
Manajemen
Daftar direktur utama
Direksi saat ini
Komisaris saat ini
Lihat pula
Daftar stasiun televisi di Indonesia
Trans TV
Referensi
Pranala luar
Jaringan televisi Indonesia
Stasiun televisi yang didirikan tahun 2001
Trans Media
Pendirian tahun 2001 di Indonesia
Stasiun televisi di Jakarta |
5080 | https://id.wikipedia.org/wiki/Trans%20TV | Trans TV | Trans TV (singkatan dari Televisi Transformasi Indonesia, digayakan sebagai TRΛNSTV) adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia yang dimiliki oleh Trans Media. Berkantor pusat di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan dan memiliki moto Milik Kita Bersama, konsep tayangnya tidak banyak berbeda dengan televisi swasta lainnya. Direktur Utama Trans TV saat ini adalah Atiek Nur Wahyuni yang juga merupakan Direktur Utama Trans7.
Sejarah
Kemunculan
Inisiatif untuk mendirikan Trans TV sudah ada dalam pikiran Chairul Tanjung (CT) pada awal 1990-an, dengan saat itu mengajak Direktur utama TVRI, Ishadi S.K. untuk bekerjasama. Walaupun demikian, Ishadi menolaknya karena pemerintah pada saat itu tidak memberikan izin bagi keduanya untuk mewujudkan hal tersebut. Konon, inisiatif tersebut muncul ketika CT mengambilalih sebuah studio yang terlilit kredit macet di Jakarta dari Bank Exim dan berusaha memanfaatkannya. Rencana besar CT baru terwujud ketika bersama 4 televisi swasta lain (DVN TV, MTI TV, PRTV dan GIB), pada 12 Oktober 1999 Trans TV berhasil menjadi pemenang seleksi pendirian televisi baru dari Departemen Penerangan. Dengan proposal konsep dan manajemen yang tertata serta hubungan baik dengan pengambil kebijakan, Trans TV berhasil mendapatkan izin tersebut.
Pada 25 Oktober 1999, izin prinsip pendirian untuk Trans TV diberikan, bernomor 798/MP/PM/1999, dan kemudian pada 23 Desember 1999 PT Televisi Transformasi Indonesia resmi didirikan di Jakarta. Nama "Transformasi" (disingkat dengan nama Trans) dipilih setelah melalui serangkaian diskusi, sebagai harapan agar televisi baru ini bisa menjadi yang terdepan di Indonesia. Selain itu, dengan nama yang melekat padanya, diharapkan Trans TV mampu "mentransformasi" Indonesia ke arah yang lebih baik secara berkelanjutan. Hingga 2001, Trans TV melakukan beberapa persiapan seperti membangun stasiun relai di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Medan, ditambah dengan menyiapkan dana lebih dari Rp 75 miliar dan menjalin kerja sama dengan perusahaan Prancis dan Inggris serta konsultan Australia. Pelatihan juga dilakukan pada karyawannya yang masih belum memiliki pengalaman di TVRI, tempat Ishadi dahulu bekerja. Hal ini karena hampir 250 karyawan awalnya memiliki latar belakang fresh graduate yang direkrut dari seleksi pada 70.000 orang.
Awalnya, Trans TV direncanakan akan bersiaran perdana pada 1 Januari 2001 dan 18 Juni 2001, tetapi baru pada 22 Oktober 2001 siaran percobaannya dapat dimulai yang saat itu hanya berupa test card dan dengan cakupan siar yang terbatas di wilayah Jabodetabek. Tiga hari kemudian, siaran percobaannya ditingkatkan dengan menayangkan beberapa acara, terutama program Trans Tune In, yang merupakan acara perkenalan televisi baru ini yang dikemas dengan gaya kuis diiringi penyangan video klip, ditambah perluasan siarannya ke Bandung. Selain acara Trans Tune In yang merupakan produksi pertama Trans TV, juga disiarkan acara lain seperti Jelajah yang merupakan acara features dan laga sepakbola La Liga. Memasuki 1 Desember 2001, acara Trans Tune In digantikan oleh acara Transvaganza, yang merupakan acara perkenalan program-program yang akan disiarkan Trans TV kedepannya. Acara dalam siaran percobaannya kemudian ditambah dengan menayangkan film-film Barat, dan kuis Tebak Harga. Trans TV kemudian resmi mengudara secara nasional pada tanggal 15 Desember 2001, lewat sebuah acara peluncuran yang disiarkan mulai jam 17.00 WIB.
Awalnya, Trans TV berkantor di Kebon Jeruk, Jakarta, agar bisa berbagi dengan pemancar RCTI, namun setelah disurvei oleh Ishadi SK dan Alex Kumara, di sana tidak ada tempat yang cocok. Dan akhirnya Trans TV menempati sebuah gedung yang lahannya dibeli dari PT Bharata Indonesia, yang awalnya lahan itu untuk membangun hotel di bagian depan dan apartemen di bagian belakang.
Kesuksesan Trans TV
Target acara Trans TV saat awal bersiaran adalah hiburan umum, dengan titik berat di bidang kebudayaan, IPTEK dan olahraga, dengan fokus pasar pada masyarakat kelas menengah ke atas. Pada saat didirikan, diperkirakan Trans TV memakan investasi awal yang mencapai Rp 400-500 miliar. Komposisi programnya mulanya 50-50% lokal dan asing, yang kemudian berubah menjadi 70-30% di tahun berikutnya. Siarannya awalnya hanya berlangsung selama beberapa jam perhari, yang kemudian ditingkatkan menjadi 18 jam pada 1 Maret 2002 yang menandakan Trans TV bersiaran penuh, dan menjadi 20 jam pada September 2002. Saat ini, Trans TV telah mengudara selama 24 jam sehari.
Dalam perkembangannya, dibanding 4 televisi baru lain yang beroperasi pada saat yang sama (Lativi, Global TV, Metro TV dan TV7), Trans TV hingga 2003 merupakan yang paling bagus kinerjanya. Hal ini karena program-programnya, pada umumnya merupakan buatan sendiri (in-house), ditambah program film Barat box office, sehingga dianggap berbeda dari televisi berbasis hiburan yang didominasi sinetron saat itu. Sebenarnya, awalnya program-program Trans TV lebih mengandalkan out-house, namun karena strategi ini dianggap tidak menguntungkan, Trans TV mencoba memproduksi programnya sendiri yang rupanya sukses. Diperkirakan, pada akhir 2005, sekitar 67% program Trans TV merupakan acara in-house. Beberapa program in-house Trans TV yang cukup memikat pemirsa, seperti Dunia Lain, Extravaganza, Cantik Indonesia, Wisata Kuliner, dan berbagai program lainnya. Kesuksesan Trans TV juga dibantu oleh sejumlah program sitkom seperti Bajaj Bajuri yang pernah cukup populer. Dalam suatu wawancara di tahun 2003, Ishadi mengungkapkan bahwa selain pemograman, kesuksesan Trans TV juga dipengaruhi faktor lain seperti manajemen berbasis good corporate governance, investasi, dan sumber daya manusia yang berusia muda.
Pada Juli 2003, pendapatan Trans TV sudah mencapai Rp 40 miliar, hampir cukup untuk menutup biaya operasionalnya per bulan, yang artinya adalah 1/2 dari pendapatan Indosiar dan 2 kali dari pendapatan TPI di bulan tersebut, dan menempatkannya di posisi keempat dari 10 jaringan televisi swasta yang ada. Dengan keberhasilan itu, maka di tahun kedua operasionalnya, Trans TV sudah memperoleh titik impas-nya. Bahkan, pada 2006-2007, Trans TV berhasil menanjak menjadi televisi papan atas (peringkat 1-2), dan pendapatannya mencapai Rp 1 triliun menyaingi para pemain lama. Trans TV pun menjadi "batu loncatan" CT demi mengembangkan sayapnya di industri penyiaran nasional dengan membeli mayoritas saham TV7 (ditambah rumor terdahulu akan mengakuisisi jaringan televisi lainnya), dan merupakan satu dari sedikit jaringan televisi di Indonesia yang tidak pernah beralih kepemilikan sejak berdiri. Selain CT dan Ishadi, pihak lain yang dianggap berperan dalam kemajuan Trans TV seperti Riza Primadi, Alex Kumara (yang sudah malang-melintang di industri penyiaran nasional), dan kemudian terkhususnya Wishnutama (yang dikenal cukup baik dalam menjadikan Trans TV unggul dalam program-program in-house yang segar).
Penurunan
Namun, tampaknya setelah Wishnutama pergi (bersama sejumlah karyawan Trans TV, untuk membentuk jaringan televisi baru bernama NET.), Trans TV mulai mengalami penurunan. Awalnya, Trans TV cukup populer beberapa saat dengan program Yuk Keep Smile (dahulu Yuk Kita Sahur) dengan ikon utamanya Caisar dan berbagai goyangnya, seperti "goyang oplosan" dan selanjutnya "goyang Caesar"-nya (walaupun sering mendapat kritik), namun pada akhirnya Trans TV harus "tersandung" acaranya tersebut karena pada akhir Juni 2014, acara ini dihentikan oleh KPI karena melecehkan seorang legenda seni, Benyamin Sueb.
Sejak saat itu, rating Trans TV merosot dan tidak lagi berjaya, kalah pamor dari jaringan televisi lain yang mengandalkan sinetron (kecuali untuk saat-saat tertentu, seperti Piala Dunia 2018 yang membuatnya bisa meraih rating No. 1; dan saat pernah menyiarkan drama Korea The World of the Married). Untuk mengembalikan posisinya, Trans TV sempat mencoba berbagai cara, seperti dengan kembali menggandeng MD Entertainment dalam penayangan programnya, menghidupkan kembali Bioskop Trans TV, drama Korea dan animasi, yang sayangnya belum menemui hasil yang memuaskan. Program Trans TV kemudian menjadi lebih banyak berisi gosip selebritis seperti Rumpi (No Secret), Pagi-Pagi Ambyar, Brownis dan berbagai program lainnya. Usaha sejak akhir 2021 pun dengan membuat beberapa perubahan besar di bidang pemograman (dengan program seperti Indonesia Mencari Bakat musim kelima, kuis Dream Box Indonesia dan serial web WeTV), nampak masih belum mengembalikan Trans TV ke kejayaannya dahulu.
Penjenamaan
Logo
Logo Trans TV awalnya berbentuk batu berlian belah ketupat berdasarkan persegi yang digayakan, dengan tulisan TRANS di tengah-tengah (dengan font Optima) dan huruf T dan V masing-masing di atas dan bawah membentuk segitiga siku-siku sama kaki. Logo on air-nya berwarna abu-abu, sedangkan logo perusahaannya memakai warna biru yang sempat mengalami beberapa perubahan minor. Trans TV menjadi televisi pertama di Indonesia yang menggunakan logo abu-abu sebagai logo on air dan saat jeda iklan/komersial. Kilau berlian dianggap simbol dari refleksi kehidupan dan adat istiadat masyarakat seluruh Indonesia, dan juga simbol keabadian; sedangkan huruf serif mencerminkan karakter abadi, klasik, namun akrab dan mudah dikenali.
Pada 15 Desember 2013, seiring dengan ulang tahun ke-12 Trans Media, logo Trans TV mengalami perombakan total dari sebelumnya. Tidak lagi berbentuk simbol, logo kali ini hanya berupa tulisan "TRɅNSTV" yang digayakan pada huruf A, di mana A tersebut (juga) diinterpretasikan sebagai sebuah berlian (sebenarnya logo "berlian A" tersebut sudah diperkenalkan sejak pertengahan 2011). Logo dengan simbol "Diamond A" di tengah kata Trans TV merefleksikan kekuatan dan semangat baru yang memberikan inspirasi bagi semua orang di dalamnya untuk menghasilkan karya yang gemilang, diversifikasi konten atau keunikan tersendiri serta kepemimpinan yang kuat.
Logo "berlian A" tersebut terdiri dari berbagai warna dengan makna dan filosofi khusus.
Warna kuning sebagai cerminan warna keemasan pasir pantai yang berbinar dan hasil alam nusantara sekaligus melambangkan optimisme masyarakat Indonesia.
Warna hijau menggambarkan kekayaan alam Indonesia yang hijau dan subur, serta memiliki ketangguhan sejarah bangsa.
Warna biru melambangkan luasnya cakrawala dan laut biru sekaligus menggambarkan kekuatan generasi muda bangsa Indonesia yang andal dan memiliki harapan tinggi.
Warna ungu menggambarkan keagungan dan kecantikan budaya dan seni bangsa Indonesia yang selalu dipuja dan dihargai sepanjang masa.
Semua rangkaian warna yang mengandung makna cerita di dalamnya, menyatu dengan serasi dan membentuk simbol yang utuh, kuat dan bercahaya di dalam berlian berbentuk A ini. Sehingga bisa dipahami makna dari logo baru Trans TV ini menjadi tanda yang menyuarakan sebuah semangat dan perjuangan untuk mencapai keunggulan yang tiada banding mulai dari sekarang hingga masa mendatang.
Slogan
Milik Kita Bersama (2001-sekarang)
The Hottest TV Channel (2004-2005)
Setia Menemani (2021-sekarang, sekunder)
Slogan spesial HUT
Trans Untuk Indonesia (2011-2013, bersama Trans7)
Acara
Pada akhir tahun 2017, Transmedia melalui Trans TV untuk pertama kalinya menjadi pemegang hak siar ajang pesta sepakbola terbesar di dunia, yakni Piala Dunia, dalam hal ini FIFA World Cup Russia 2018 di Rusia bersama Trans7 (untuk siaran free-to-air UHF, analog dan digital) dan Transvision (televisi berlangganan). Selain itu, Trans TV dalam wadah Trans Soccer, pernah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Eropa La Liga (tayang bersama Trans7) dan FA Cup sepanjang musim 2012-13 berkat kerja sama dengan pemilik lisensi Fox Sports.
Penyiar
Jaringan siaran
Hingga tahun 2020, Trans TV didukung oleh 50 stasiun pemancar, semuanya dimiliki oleh Trans TV. Berikut ini adalah stasiun afiliasi dan pemancar Trans TV (sejak berlakunya UU Penyiaran, stasiun TV harus membangun stasiun TV afiliasi di daerah-daerah/bersiaran secara berjaringan dengan stasiun lokal). Data dikutip dari data Izin Penyelenggaraan Penyiaran Kominfo.
Keterangan: yang dicetak miring berarti masih berupa stasiun relay dan belum memiliki siaran lokalnya sendiri.
Manajemen
Daftar direktur utama
Direksi saat ini
Kontroversi
Perselisihan dengan TPI di Purwokerto
Trans TV pernah mengajukan permohonan untuk mengudara di Purwokerto menggunakan kanal 43 UHF (647,25 MHz) karena sejak hampir sekitar setahun masyarakat di sekitar Purwokerto tidak dapat menikmati layanan Trans TV, tetapi kanal tersebut digunakan untuk TPI (sekarang MNCTV) berdasarkan surat izin No. 00781311-000SU/202006 yang berlaku sampai 31 Januari 2007.
Sebelumnya, Trans TV berani menyediakan layanan televisi bagi masyarakat di sekitar Purwokerto setelah memperoleh izin dari Gubernur Jawa Tengah tentang perluasan jangkauan siaran Trans TV di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Tegal (6 Januari 2003). Surat persetujuan serupa sebelumnya juga telah diberikan secara berturut-turut oleh Bupati Banyumas (20 November 2002) dan Bupati Purbalingga (27 November 2002).
Pada tahun 2005, Kepala Balai Monitoring Frekuensi Radio dan Orbit Satelit Semarang mendapati bahwa kanal 43 UHF di Purwokerto ternyata digunakan oleh Trans TV berdasarkan hasil monitoring langsung yang diadakan di Purwokerto pada tanggal 20 September 2005.
Hal tersebut membuat Trans TV mendapat peringatan dari Dirjen Postel pada 21 April 2006 karena Trans TV tidak memiliki izin resmi untuk mengudara di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Namun, pada waktu itu Trans TV masih mengudara di Purwokerto menggunakan kanal yang sama (43 UHF), sehingga masyarakat di sana tidak dapat menerima Trans TV dan TPI dengan gambar yang jelas.
Kemudian pada September 2007, Dirjen Postel memberi peringatan final untuk Trans TV karena Trans TV masih bersiaran di Purwokerto menggunakan kanal yang sama yang sebelumnya telah diberikan kepada TPI oleh Ditjen Postel. Hal tersebut dapat diselesaikan dengan penertiban frekuensi secara nasional.
Pelanggaran Iklan
Trans TV beserta televisi swasta lainnya yang terdiri dari 8 stasiun ditegur keras oleh KPI pusat dikarenakan menyelipkan iklan niaga ke tayangan Adzan Maghrib. Hingga dikenakan sanksi dan peringatan pada tanggal 4 Agustus 2011, dan dikenakan surat no.538/K/KPI/08/11 terkait pelanggaran iklan.
Lihat pula
Daftar stasiun televisi di Indonesia
Trans7
Referensi
Pranala luar
Jaringan televisi Indonesia
Stasiun televisi yang didirikan tahun 2001
Trans Media
Pendirian tahun 2001 di Indonesia
Stasiun televisi di Jakarta |
5081 | https://id.wikipedia.org/wiki/Akronim | Akronim | Akronim adalah kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata, atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Misal rudal untuk peluru kendali (KBBI Edisi Ketiga). Perihal akronim dalam perspektif ilmu bahasa dan aplikasinya dalam teknologi informasi telah dijelaskan oleh Zahariev.
Definisi
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online kependekan yg berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar (misal mayjen mayor jenderal, rudal peluru kendali, dan sidak inspeksi mendadak).
Akronim terlalu pendek kurang disukai karena berisiko ditemui akronim yang sama tetapi berbeda makna. Sebaliknya, akronim yang terlalu panjang dapat merepotkan. Kesesuaian dengan kata-kata atau makna yang diwakili merupakan hal penting, di samping perlunya akronim itu mudah diucapkan.
Konflik pengertian dengan kata lain atau akronim lain dapat menimbulkan komplikasi yang tidak perlu. Pembentukan akronim dalam perspektif etika bahasa dapat mengacu pada pendapat Wittgenstein (1889-1951, filsuf bahasa, matematika, dan logika) yang menyatakan bahwa perkataan adalah sebuah tindakan moral, sehingga perkataan yang benar adalah yang didasari dengan etika, moralitas, dan logika yang baik.
Contoh-contoh akronim
Akronim umum:
Asbun - asal bunyi
Asbut - asap kabut
Balita - bayi lima tahun
Cireng - aci digoreng
Daring - dalam jejaring
Gerbangkertasusila - Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan
Gor - gelanggang olahraga
Jabodetabek - Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi
Luring - luar jejaring
Markus - makelar kasus
Petrus - penembak misterius
Rudal - peluru kendali
Rugos - huruf gosok
Ruko - rumah toko
Sinetron - sinema elektronik
Warkop - warung kopi
Warmindo - warung makan indomie
Warnet - warung internet
Warteg - warung tegal
Wartel - warung telepon
Akronim politik di Indonesia:
Dishub - Dinas Perhubungan
Kades - Kepala Desa
Pelita - Pembangunan Lima Tahun
Pemkot - Pemerintah Kota (Kotamadya)
Akronim terkait dengan masalah pendidikan:
Toga - Tanaman obat keluarga
Akpol - Akademi polisi
Calistung - baca tulis hitung
Referensi
Pranala luar
Global Acronyms
Bahasa Indonesia |
5082 | https://id.wikipedia.org/wiki/Hymne%20Mon%C3%A9gasque | Hymne Monégasque | L'hymne monégasque adalah Lagu Kebangsaan Monako. Lagi ini ditulis dalam bahasa Prancis.
Lirik
Principauté Monaco, ma patrie,
Oh! combien Dieu est prodigue pour toi.
Ciel toujours pur, rives toujours fleuries,
Ton souvérain est plus aimé qu'un Roi.
Ton souvérain est plus aimé qu'un Roi.
Fiers Compagnons de la Garde Civique,
Respectons tous la voix du Commandant.
Suivons toujours notre bannière antique.
Le tambour bat, marchons tous an Avant,
Le tambour bat, marchons tous an Avant.
Oui, Monaco connut toujours des braves.
Nous sommes tous leurs dignes descendants.
En aucun temps nous ne fumes esclaves,
Et loin de nous, régnèrent les tyrans,
Et loin de nous, régnèrent les tyrans.
Que le nom d'un Prince plein de clémence
Soit repété par mille et mille chants.
Nous mourons tous pour sa propre défense,
Mais après nous combattront nos enfants,
Mais après nous combattront nos enfants.
Referensi
Lagu kebangsaan
Monako |
5085 | https://id.wikipedia.org/wiki/JTV%20%28Indonesia%29 | JTV (Indonesia) | JTV (, singkatan dari Jawa Timur Televisi) adalah sebuah jaringan televisi regional di Surabaya, Jawa Timur. JTV adalah jaringan televisi swasta regional pertama di Indonesia sekaligus yang terbesar di Indonesia hingga saat ini. Jangkauan JTV meliputi hampir seluruh provinsi Jawa Timur secara terestrial, juga bisa diterima di seluruh Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan sebagian Australia dengan parabola melalui satelit Telkom-4, dan sejumlah televisi berlangganan.
Stasiun televisi ini merupakan anggota jaringan Jawa Pos Multimedia dan dimiliki oleh Jawa Pos Group, yang juga memiliki afiliasi surat kabar dan biro JTV di Surabaya, Malang, Jember, Banyuwangi, Kediri, Madiun, Bojonegoro dan Madura.
Sejarah
JTV bermula dari proyek pendirian stasiun televisi nasional yang direncanakan oleh Grup Jawa Pos pada 1999, di bawah PT Jawa Media Televisi Mandiri (JMTV). Namun, JMTV gagal memenangkan seleksi yang dilakukan oleh pemerintah demi mewujudkan hal itu. Walaupun demikian, karena putusan seleksi yang dituangkan dalam SK Menpen No. 286/SK/Menpen/1999 menempatkan JMTV sebagai "cadangan" yang bisa bersiaran jika frekuensinya didapat, maka seiring pemberlakuan otonomi daerah (termasuk dalam pengelolaan frekuensi) pada 2000, Grup Jawa Pos kemudian memutuskan mendirikan JTV dan mengajukan izinnya ke pemerintah Jawa Timur pada 2001.
Siarannya dimulai pada 8 November 2001 dengan cakupan Surabaya dan sekitarnya, dengan modal Rp 150 miliar dan karyawan sebanyak 176 orang. Kehadiran JTV awalnya sempat menuai kontroversi karena dianggap tidak memiliki izin dari pemerintah pusat dalam menggunakan frekuensi awalnya (38 UHF) sehingga JTV sempat disegel sementara pada bulan Mei 2002. Namun, kemudian dengan berpindah frekuensi dan mengurus perizinan, JTV bisa beroperasi kembali dan bahkan memperluas operasionalnya ke seluruh Jatim. Dua bulan kemudian, pada tanggal 1 Juli 2002, bertepatan dengan HUT Jawa Pos ke-53, dilaksanakanlah grand launching stasiun televisi ini. Program-program JTV diwarnai oleh sentuhan lokal Jawa Timur, seperti adanya acara berita berbahasa Jawa.
Identitas
Logo
Logo JTV menggunakan huruf kecil semua sebagai "jtv" yang terdiri dari huruf "J" berbentuk oval atau lengkungan sabit warna merah dan kata "tv" kotak-kotak miring warna biru digunakan dari 8 November 2001 hingga 18 Juli 2012. Huruf "J" merupakan simbol global sebagai gelombang penyiar khas lokal dari seluruh masyarakat di Jawa Timur.
Sebelas tahun mengudara kemudian, Mendiola Wiryawan seorang master desain ternama kepada seluruh penggemar JTV, berhasil mendapatkan pra-peluncuran logo baru yaitu dalam rangka perayaan special event bertajuk "Bangga Jawa Timur" ditayangkan secara langsung tanggal 18 Juli 2012 pukul 20.10 WIB. Logo baru ini diinterpretasikan sebagai wajah Semar dan peta Jawa Timur memiliki tiga warna berupa biru, jingga dan kuning tua serta tulisan "jtv" warna putih di tengahnya. Saat ditayangkan on-air, logo tersebut dari pojok kanan atas menjadi pojok kiri atas juga menampilkan diputar station identfication untuk pertama kali beredar di acara ini bertemakan "Musik Terminal" dan dibawakan lagu "Jingle JTV" berapa jumlah artis penyanyi berasal dari Jawa Timur (misalnya Lontong Balap) maka durasinya lebih panjang. Selain itu JTV memberikan identitas perusahaan seperti gedung, mobil, baju karyawan/karyawati, mikrofon berita, kartu nama, ruang studio dan media cetak. Apapun makna logo baru JTV disebut adalah:
Peta Jawa Timur menggambarkan kebanggaan Jatim, apresiasi Jatim, spirit Jatim, komunikasi Jatim, ekspresi Jatim, dan kreatifitas Jatim. Jawa Timur disini sebagai janji eksistensi JTV kepada masyarakatnya.
Wajah Semar sebagai tokoh khas ciptaan masyarakat jawa yang memiliki sifat egaliter, pengayom, penasihat, dan menjaga keseimbangan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan JTV yang mengayomi kebudayaan masyarakat Jawa Timur.
Tulisan JTV dengan huruf kecil namun tebal yang menggambarkan sifat masyarakat Jawa Timur yang egaliter namun memiliki pandangan hidup yang kokoh dan tegas serta ekspresif dalam menyampaikan gagasan-gagasannya. Huruf “t” yang berbentuk seperti panah ke atas dan angka 1 yang menggambarkan semangat progresif JTV untuk selalu menuju yang terbaik di bidangnya
Warna biru menggambarkan JTV yang profesional dan terpercaya.
Warna jingga menggambarkan ekspresi, kreatifitas, dan dinamika JTV dalam mengembangkan program-programnya.
Logo ini bertahan selama 10 tahun, agar lebih semangat lagi pada tanggal 1 April 2022, logo baru JTV akan diubah dan disederhanakan lagi yang terdiri dari wajah Semar tetap dan Pulau Madura di pojok kanan atas lalu ditambahkan lingkaran warna jingga di pojok kiri atas pada huruf "J" serta tulis JTV miring warna putih (padahal gaya huruf lebih sama seperti logo lama). Logo baru ini bandingkan dengan sebelumnya menjadi lebih sama dipakai dalam rangka acara paling istimewa.
Selain itu, logo JTV di pojok kiri atas akan berubah menjadi warna putih digunakan sebagai digital on-screen graphic dan website resmi namun selanjutnya station identfication JTV yang baru bertemakan "Oriental Circus" atau arti kata bahasa Indonesia disebut "Sirkus Oriental" cenderung lebih senang, gembira, kemantapan dan menghibur bagi penonton setia JTV karena isinya kedatangan seorang sirkus hebat yang sejati dan penuh sensasi misalnya akrobat, sepeda roda satu dan sulap kemudian ditambahkan artis penyanyi lokal khas Jawa Timur dan penyiar berita dan hiburan JTV juga baju karyawan/karyawati berubah menjadi warna putih.
Logo baru JTV sebanyak dua kali, apabila logo yang lebih lama pertama kali disiarkan secara otomatis dan dikreasikan memberikan warna Jawa Timur maka logo ini terdapat ciri-ciri dan apapun makna penting tersebut dimaksud:
Warna biru tua merupakan suasana program JTV sebagai menggambarkan langit kegelapan dengan sejuta bintang pada malam hari apabila wajah Semar dan peta Jawa Timur bergabung seluruh permukaan logo.
Warna jingga memberikan mata penayangan JTV sebagai simbol matahari dan manfaatnya menjadi tenaga api aktifitas lebih harapan, hangat, memanas dan semangat terdiri dari bentuk lingkaran warna jingga di atas pada huruf "j" kemudian diberi slogan "REK!" pada teks balon.
Ditulis JTV warna putih adalah simbol hasil jumlah penonton lebih bersih, cemerlang, cepat dan maju karena wordmark terletak logo itu dibandingkan dengan logo lama.
Jadi, semua lakukan desain berbentuk logo baru JTV kedua merasakan ramah, warna-warni, ceria dan kreatif maka logonya lebih bagus dan terlihat cukup rumit dan efektif melambangkan spirit Jatim seperti misi logo baru pertama.
Slogan
Spesial ulang tahun
Program acara
Acara saat ini
Jatim Awan
Optimis Jatim Bangkit
Jatim Cerdas
Jatim Gaspol
Jatim Memilih (selama Pilkada Jatim)
Pojok Arena
Pojok 7
Pojok Kampung
Sorot
Kabar Apik
Nusantara Kini
SEA Morning Show (bersama SEA Today)
Carita
Satu Nusa
STMJ (Senyum Terus Menthelengi JTV)
Iki Lho Pedia
Mabar
Pidio
Ndoro Bei
Semar Mesem
Darling (Dagelan Rodo Mbeling)
Ndherek Dawuhe Pak Yai
Menek Blimbing
Padhange Ati (selama bulan Ramadan)
Stasiun Dangdut
Musik Asik
ML (Muter Lagu)
Musica Hits
Destinasi
Mangan Wenaak
Mancing Mbois
Blakra'an
Solusi Sehat (dahulu bernama Alternatif Jaga)
Solusi Sehat OK Dok
iBerkah
Obrolan Malam (juga ditayangkan di Jak TV)
Jurit Malam
Dialog Khusus
Bincang Sore
Gak Cuma Cangkru'an
Rujak Suroboyo
Hukum di Tengah Kita
Solusi Bisnis
Inspirasi Jatim
Tul Jaenak (Nutul Hape Dijamin Penak)
Warung VOA
Badanamu Cadets
Dragon Warrior
Acara yang pernah ditayangkan
Jatim Isuk
Jatim Bengi
Warna Warni Nusantara
Pendopo Rakyat
Semanggi (Semangat Pagi)
Berita Minggu
Borgol
Super Wani
Super J (dahulu bernama J-Trax)
Ngaji Bareng Gus Mus
Ngaji Blusukan
Lawra Campursari Show
GeRR
Sosok
Sore Hore
Klethikan
Bayu Skak
S'topan
Let's Go Dego
Napak Tilas
Senam Car Free Day (dahulu bernama Senam Pokse)
The Nylathu Show
Selebrita Selebriti
Kentrunk Funky
Din Brodin
JACO Home Shopping
DRTV
Ketawa Ketiwi JTV
Happy Holy Kids (kerjasama dengan Spacetoon)
Kidung Ceria bersama Vitacimin
The A-Team
Knight Rider
Kuis Flexi Chengli
Dangdut ZR
Dangdut Get (Joget Terus...)
Wak Kaji Show
Gang Dolly
Rujak Cingur
Walker, Texas Ranger
Lejel Home Shopping
Ocydia
Berkah Shop
76 Zendela
CMCI Country Nite
Pojok Kulonan
Pojok Madura
Kuis RT/RW
Pojok Kampung Isuk
Larasati
Ujung Timur
Penyiar
Fanny Patricia
Lauren Agnes
Erina Koto
Deasy Denovi
Mustika Ratna
Rafiqa Amalia
Risna Cahyani
Angelica Joe
Fero Yusuf
Cherrissa Pramais
Sandhana Lakshmi
Aulia Meynisa
Silmia Nuril
Jaringan siaran
Selain televisi terestrial analog dan digital di provinsi Jawa Timur, JTV dapat dinikmati di televisi satelit, kabel, live streaming dan layanan over-the-top untuk seluruh Indonesia (kecuali Citra TV Lamongan).
Afiliasi/Jaringan Transmisi
Satelit
Telkom-4: Frekuensi: 4080, Polaritas: Horisontal, Simbol Rate: 32677 7/8, Sistem: DVB-S, MPEG2
Transvision: 820
K-Vision: 115
Kabel
MNC Play: 142
First Media: 17
SMV FreeSat TV: 313
Live streaming/layanan OTT
IndiHome TV
Vidio
Vision+
CubMu
Lihat pula
Daftar stasiun televisi di Indonesia
Jawa Pos TV
Jawa Pos Group
Referensi
Pranala luar
Jawa Pos Group
Stasiun televisi di Jawa Timur |
5086 | https://id.wikipedia.org/wiki/Bali%20TV | Bali TV | Bali TV adalah stasiun televisi lokal di Indonesia yang berpusat di Bali, berdiri di bawah kepemimpinan Satria Naradha yang merupakan pemimpin Kelompok Media Bali Post. Kekuatan daya pancar pada saat siaran analog masih aktif adalah 10 kilowatt yang dipancarkan dari Bukit Bakung, desa Kutuh, kecamatan Kuta Selatan, kabupaten Badung di kanal 49 UHF untuk wilayah Denpasar.
Dengan moto Matahari dari Bali, Bali TV hadir sebagai program yang memfokuskan terhadap kebudayaan, adat istiadat, dan keunikan yang khas dari Pulau Bali . Selain itu, moto Matahari dari Bali ini juga berasal dari nama perusahaan tersebut, yaitu Rhanada. Jika dijabarkan, arti Rha adalah bahasa Yunani yang berarti matahari, sementara Nadha dalam bahasa sansakerta berarti mencerahkan. Dan bila disatukan, maka matahari yang mencerahkan adalah moto dan logo Bali TV hingga saat ini.
Sejarah
Bali TV merupakan salah satu stasiun televisi lokal di Bali yang muncul sebelum ditetapkannya Undang-Undang Penyiaran. Semenjak Undang-Undang No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran diterbitkan, eksistensi lembaga penyiaran di Indonesia yang meliputi lembaga publik, lokal, komunitas, dan swasta dapat terlindungi secara resmi dalam undang-undang tersebut
Sejak September 2005, Bali TV bisa disaksikan di seluruh Indonesia dengan satelit Palapa D. Mulai Mei 2020, Bali TV resmi mengudara melalui satelit Telkom 4 berkaitan dengan berakhirnya masa orbit satelit Palapa D pada tahun yang sama.
Dari laman website KPID Bali tahun 2018, Bali TV memperoleh penghargaan dalam kategori program acara hiburan seni dan budaya terbaik dalam acara KPID Bali Awards 2018
Program acara
Acara-acara Bali TV antara lain mencakup lagu-lagu dalam bahasa Bali, acara-acara yang bernafaskan Hindu dan upacara-upacara kedaerahan lainnya. Tetapi mereka juga menanyangkan warta berita pula (dalam bahasa Indonesia).
Penyiar
Oka Permadi
Arna Suputra
Aura Gizela
Dwi Vera
Identitas
Slogan utama
Logo dan slogan spesial HUT
Lihat pula
Indonesia Network
Bali Post
Kelompok Media Bali Post
Daftar stasiun televisi di Bali
Rujukan
Pranala luar
Stasiun televisi di Bali |
5087 | https://id.wikipedia.org/wiki/Eros | Eros | Eros (), dalam mitologi Yunani, adalah dewa cinta dan nafsu seksual. Dia juga disembah sebagai dewa kesuburan.
Eros juga merupakan sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti cinta berdasarkan hawa nafsu saja. Kata turunannya adalah erotis.
Dalam mitologi Yunani, Eros diceritakan sebagai anak dari Afrodit, dewi kecantikan (mitologi Romawi: Venus). Eros disebut juga Kupido atau Amor dan dilambangkan dengan anak kecil bersayap yang selalu membawa busur dan anak panah. Ada sebuah cerita yang mengatakan Eros bahkan memiliki hubungan antar pria dan wanita dengan ibunya sendiri (inses / incest).
Eros membantu manusia maupun dewa dalam urusan percintaan. Anak panahnya tidak akan meleset, hati yang tertembus olehnya akan dipenuhi oleh cinta. Dia adalah dewa percintaan dengan gairah mesum.
Eros dalam mitologi
Eros dan Psikhe
Psikhe adalah perempuan yang sangat cantik bahkan menyaingi kecantikan dewi Afrodit. Afrodit yang tidak rela kecantikannya tersaingi kemudian menyuruh anaknya, Eros, untuk membuat Psikhe jatuh cinta pada lelaki yang jelek. Ketika Eros hendak menembak Psikhe dengan panahnya, Eros secara tidak sengaja menggores panah tersebut ke badannya sendiri sehingga Eros menjadi jatuh cinta pada Psikhe.
Afrodit tidak menyetujui hubungan mereka dan memberi beberapa tantangan pada Psikhe. Ketika menjalankan salah satu perintah Afrodit tersebut Psikhe terkena kutukan. Eros kemudian menyelamatkan Psikhe dan mendatangi Zeus. Zeus mengabulkan permintaan Eros dan menyatakan bahwa mereka boleh hidup bersama.
Lihat pula
12 Dewa Olimpus
Pranala luar
Eros: dewa awal
Eros: dewa cinta
Dewa-Dewi Yunani
Cinta
Dewa personifikasi
Dewa awal |
5090 | https://id.wikipedia.org/wiki/Nandini | Nandini | Nandini (Sanskerta: नन्दिनी, "yang menyenangkan") adalah seekor lembu betina. Lembu ini dipakai sebagai wahana (kendaraan) Batara Siwa. Lembu Nandini dikenal mempunyai sifat tak kenal takut.
Nandini juga melambangkan sebagai lembu kekayaan, milik Bagawan Wasista, konon terlahir dari Surabhi, sang lembu kemakmuran yang muncul ketika samudra diaduk pada proses penciptaan alam semesta.
Nama lain Nandini yang dikenal di Indonesia adalah (H)Andini. Nama Nandini umum dipakai untuk nama perempuan di India dengan harapan agar yang diberi nama akan menjadi kuat. Namanya juga sering digunakan sebagai nama anak perempuan di dalam suku Jawa. Nama "Andini" yang dipakai di suku Jawa mempunyai arti yaitu "penurut".
Figur lembu Nandini banyak dijadikan arca pada percandian Hindu di Jawa, terutama dari periode Medang Mataram, khususnya pada percandian yang memuja Dewa Syiwa.
Lihat pula
Siwa
Makhluk dalam mitologi Hindu |
5091 | https://id.wikipedia.org/wiki/Rekreasi | Rekreasi | Rekreasi (serapan dari ) adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang. Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang di samping bekerja. Kegiatan yang umum dilakukan untuk rekreasi adalah pariwisata, olahraga, bermain, dan hobi. Kegiatan rekreasi umumnya dilakukan pada akhir pekan.
Rekreasi merupakan aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang secara sengaja sebagai kesenangan atau untuk kepuasan, umumnya dalam waktu senggang. Rekreasi memiliki banyak bentuk aktivitas di mana pun tergantung pada pilihan individual. Beberapa rekreasi bersifat pasif seperti menonton televisi atau aktif seperti olahraga.
Sejak tahun 1940-an, rekreasi telah menjadi unsur penting dalam kehidupan modern. Pendapatan, kondisi pekerjaan dan perkembangan transportasi yang semakin baik telah memberi orang lebih banyak uang, waktu dan pergerakan yang lebih tinggi untuk melakukan rekreasi. Pada saat ini, rekreasi telah menjadi industri besar. Rekreasi umumnya berdampak pada rasa senang tingkat kesehatan fisik dan mental manusia. Rumah sakit pun sering mengadakan aktivitas rekreasi terapi untuk pasien.
Rekreasi di Amerika
Sejak tahun 1980-an, orang Amerika telah mengeluarkan biaya lebih dari $ 200 juta per tahun untuk berekreasi. Banyak perusahaan menyediakan fasilitas dan peralatan untuk rekreasi. Fasilitas-fasilitas yang paling banyak digunakan antara lain bioskop, gelanggang bowling, bumi perkemahan, resor, padang golf, lapangan tenis dan taman ria. Ada banyak perusahaan yang khusus membuat perlengkapan untuk rekreasi seperti alat-alat olahraga dan persediaan berkemah.
Rekreasi terpopuler bagi banyak orang adalah menonton televisi. Rata-rata satu pesawat televisi di rumah orang Amerika ditonton sekitar 7 jam per hari. Bentuk rekreasi lain yang populer adalah hobi dan berkebun, koleksi prangko, main kartu dan catur, pergi ke perayaan budaya, serta mengunjungi museum, teater, konser dan sebagainya.
Rekreasi luar lapangan terpopuler di Amerika Serikat:
Pergi ke kebun binatang, akuarium, pekan raya dan karnaval
Piknik
Mengendarai mobil
Berjalan dan jogging
Berenang
Berwisata
Menonton pertandingan olahraga
Ikut serta dalam olahraga dan permainan
Memancing
Lintas alam
Lihat pula
Pariwisata
Hobi
Olahraga
Hiburan
Pranala luar
Perpustakaan Harus Jadi Tempat Asyik untuk Rekreasi
situs rekreasi resmi pemerintah Amerika Serikat |
5092 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sumitra | Sumitra | Sumitra (bahasa Sanskerta: सुमित्रा, Sumitrā) adalah putri Kashi dalam mitologi Hindu. Ia adalah seorang tokoh dalam wiracarita Ramayana. Sumitra yang bijaksana adalah permaisuri ketiga dari prabu Dasarata dan merupakan ibu dari Laksamana dan Satrugna. Sebagaimana disebutkan dalam epos Hindu, Ramayana.
Etimologi
Nama Sumitra berasal dari bahasa Sanskerta, dan dapat dibagi menjadi Su artinya baik, dan Mitra, artinya teman. Jadi, namanya berarti 'teman baik' atau 'orang yang ramah'. Dia dikenal dalam bahasa lain sebagai Tamil : சுமித்திரை (simak) ,Burma: Thumitra, Melayu: Samutra, Khmer dan Thai: Samutthra Thewi).
Legenda
Pada pengorbanan yang dilakukan oleh Rishyasringa untuk mendapatkan anak laki-laki bagi Dasharatha yang tidak memiliki anak, seorang dewa muncul dari api dengan bejana emas berisi payasam dewa. Dasharatha mempersembahkan setengahnya kepada Kausalya, seperempat (secara harfiah setengah dari yang tersisa) kepada Sumitra, seperdelapan kepada Kaikayi (sekali lagi, setengah dari yang tersisa), dan kemudian, setelah direnungkan, memberikan seperdelapan terakhir kepada Sumitra. Setelah menerima dua porsi, Sumitra menjadi ibu dari anak kembar.
Dianggap paling bijak dari tiga istri Dasharatha, dia mendukung keputusan Lakshmana untuk menemani Rama, untuk melayaninya selama pengasingannya, dan menghibur Kaushalya setelah kepergian putranya.
Baik ratu utama maupun istri yang disukai, Sumitra berpikiran tunggal dalam pengabdiannya kepada suaminya dan permaisuri senior, Kausalya. Dia juga dikenal karena mendorong putranya Lakshmana untuk pergi ke pengasingan bersama Rama. Dia digambarkan telah menemukan banyak kebahagiaan di sekitar putranya Lakshmana, dengan yang terakhir digambarkan sebagai 'penambah kegembiraannya'. Sementara Valmiki diam tentang asal usulnya, teks selanjutnya menggambarkannya sebagai putri Kashi atau Magadha, dan milik klan Haiheya.
Literatur
Setelah pengasingan Rama , Sita , dan Lakshmana , Sumitra yang baik hati menghibur Ratu Kausalya dengan kata-kata persuasifnya:
Selama pentahbisan Rama, Sumitra memberikan berkahnya kepada sang pangeran:
Referensi
Tokoh Ramayana |
5094 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kausalya | Kausalya | Kausalya (Sanskerta: कौशल्या, Kauśalyā), atau yang juga dieja Kosalya, adalah nama seorang tokoh dalam wiracarita Ramayana. Ia dikenal sebagai istri pertama Dasarata raja Kerajaan Kosala yang melahirkan Sri Rama.
Ditinjau dari namanya, Kausalya merupakan putri yang berasal dari Kerajaan Kosala. Dalam kesusastraan Hindu memang sering dijumpai adanya nama seorang putri yang merujuk kepada negeri asal-usulnya. Misalnya, Gandari dari Kerajaan Gandhara atau Pancali dari Kerajaan Pancala.
Kausalya yang lain
Selain Kausalya permaisuri Dasarata, dalam mitologi Hindu terdapat pula beberapa tokoh lain yang juga bernama sama. Mereka adalah:
Kausalya istri raja Kerajaan Kasi, ibu dari Amba, Ambika dan Ambalika
Kausalya istri Puru, ibu dari Janamejaya
Kausalya istri Janaka dari Mithila
Versi pewayangan
Dalam pewayangan yang berkembang di Jawa, Kausalya disebut dengan nama Sukasalya, putri dari Banaputra raja Kerajaan Ayodya. Selain itu, ia juga dikenal dengan nama Raguwati.
Semasa muda Sukasalya pernah menderita sakit lumpuh. Banaputra pun mengumumkan akan menikahkan Sukasalya kepada siapa saja yang mampu mengobati penyakit putrinya itu. Ternyata yang berhasil mengobati Sukasalya justru adik Banaputra sendiri yang bernama Resi Rawatmaja. Akibatnya, terjadilah perkawinan antara paman dan keponakan.
Pada suatu hari Kerajaan Ayodya diserang oleh Rahwana raja raksasa dari Kerajaan Alengka. Banaputra tewas dalam pertempuran itu. Rawatmaja juga terluka parah. Ia sempat menyuruh Sukasalya untuk berlindung kepada Dasarata sebelum akhirnya meninggal pula.
Sahabat Rawatmaja yang berwujud burung bernama Sampati juga dikalahkan oleh Rahwana. Seluruh bulunya rontok terkena senjata Rahwana. Ia kemudian memberikan sehelai bulunya yang berserakan di tanah kepada Sukasalya sebagai pusaka. Dengan membawa sehelai bulu Sampati, Sukasalya mampu berlari lebih cepat untuk menghindari kejaran Rahwana.
Sukasalya berlindung kepada seorang pendeta muda bernama Dasarata, yang merupakan sepupu ayahnya dari pihak ibu. Dasarata juga bersahabat dengan Jatayu adik Sampati. Semula ia menolak melindungi Sukasalya karena sudah menjadi hak bagi Rahwana untuk memiliki putri suatu negeri yang dikalahkannya. Namun kemudian terdengar petunjuk dewata bahwa Sukasalya akan menjadi istri Dasarata yang kelak akan melahirkan awatara Wisnu.
Dasarata pun menciptakan Sukasalya palsu dari sekuntum bunga yang menghiasi rambut janda Rawatmaja itu. Ketika Rahwana datang, Dasarata menyerahkan Sukasalya palsu kepadanya. Rahwana sangat gembira karena Sukasalya berwajah mirip dengan Widawati, wanita yang ia cintai namun telah mati bunuh diri. Ia bahkan menyerahkan Kerajaan Ayodya yang telah ia kuasai kepada Dasarata.
Ketika pulang ke Alengka, Sukasalya palsu yang dibawa Rahwana pun meninggal dunia. Rahwana marah dan naik ke kahyangan untuk menuntut para dewa agar menghidupkan kembali putri tersebut. Setelah melalui pertempuran seru akhirnya para dewa mengakui kehebatan Rahwana. Rahwana diberi tahu bahwa Widawati kelak akan lahir kembali sebagai putrinya sendiri. Sebagai pengganti Sukasalya, Rahwana mendapatkan seorang bidadari putri Batara Indra yang bernama Dewi Tari.
Lihat pula
Dasarata
Tokoh Ramayana |
5095 | https://id.wikipedia.org/wiki/Anggada | Anggada | Anggada (Sanskerta: अंगद; Angada) atau Hanggada adalah seorang tokoh dalam wiracarita Ramayana. Ia adalah wanara muda yang sangat tangkas dan gesit. Kekuatannya sangat dahsyat, sama seperti ayahnya, yakni Subali. Dalam kitab Ramayana disebutkan bahwa ia dapat melompat sejauh sembilan ratus mil. Anggada dilindungi oleh Rama dan akhirnya membantu Rama, berperang melawan Rahwana merebut kembali Dewi Sita, istri Rama.
Anggada juga merupakan nama salah satu putera Laksmana dalam wiracarita Ramayana.
Keluarga
Ayah Anggada adalah Raja Wanara bernama Subali, ibunya adalah Tara. Anggada memiliki paman bernama Sugriwa, yaitu adik Subali. Subali dan Sugriwa memiliki kakak perempuan bernama Anjani. Hanoman adalah putera Anjani, maka Anggada bersaudara sepupu dengan Hanoman. Saat masih muda, Subali tewas karena panah Rama. Setelah itu, Anggada dirawat oleh Sugriwa.
Petualangan mencari Sita
Saat Sugriwa mengerahkan ksatria wanara pilihan untuk mencari Dewi Sita, Anggada turut serta bersama para ksatria wanara lainnya seperti Hanoman, Jembawan, Nila, Dwiwida, Gandamadana, dan lain-lain. Mereka menjelajahi wilayah India Selatan, sampai tiba di sebuah gua, kediaman arsitek Mayasura. Setelah menjelajahi gua, Anggada dan para wanara bertemu dengan Swayampraba. Atas bantuannya, Anggada dan para wanara tiba di sebuah pantai. Di pantai tersebut, para wanara bertemu dengan Sempati. Kemudian Anggada menuturkan maksud perjalanannya dan ia meminta bantuan Sempati. Atas petunjuk Sempati, para wanara tahu bahwa Sita masih hidup dan sedang ditawan di Alengka oleh Raja Rahwana.
Perang di Alengka
Sebelum peperangan di Alengka meletus, Rama mengutus Anggada agar memberi kabar kepada Rahwana untuk segera menyerahkan Dewi Sita. Setelah mendengar pesan Rama yang panjang lebar, Anggada mohon pamit lalu pergi ke tempat Rahwana. Di hadapan Rahwana, Anggada memperingati agar Sita segera dikembalikan jika tidak ingin peperangan meletus. Rahwana yang keras kepala, tidak menghiraukan peringatan Anggada namun mencoba mengerahkan pasukannya untuk menangkap wanara tersebut. dengan sigap, Anggada melompat ke udara sehingga ia lolos. Setelah itu, ia merobohkan menara istana. Dengan sekali lompatan, ia terbang kembali ke tempat Rama.
Saat pertempuran pertama berlangsung, Anggada bertemu dengan Indrajit, putera Rahwana. Dua prajurit tersebut bertempur dengan jurus-jurus yang mengagumkan. Para wanara bersorak-sorak kegirangan karena kagum dengan ketangguhan Anggada, sebab panah-panah yang dilepaskan Indrajit tidak membuat Anggada gentar. Namun kemudian Indrajit mengalihkan serangannya kepada Rama. Pertempuran pada hari itu pun diakhiri sebab Rama tak berkutik. Setelah Rama pulih kembali, para wanara melanjutkan penyerangannya. Pada pertempuran kedua, Anggada bertemu dengan Bajradamstra. Setelah pertarungan sengit terjadi dalam waktu yang lama, Bajradamstra gugur di tangan Anggada.
Ketika peperangan di Alengka usai, Anggada dan para wanara lainnya diundang ke Ayodhya untuk menerima penghargaan atas jasa-jasa mereka karena telah menolong Rama menyelamatkan Sita.
Anggada dalam Pewayangan Jawa
Dalam cerita pewayangan Jawa, Anggada yang terkenal sakti diberi gelar Jaya yang berarti unggul oleh Rama, sehingga disebut Jaya Anggada. Di dalam lakon “Anggada Balik”, ia diutus Rama pergi ke Alengka untuk mengukur kekuatan bala tentara Alengka. Karena hasutan Rahwana, yang mengatakan bahwa pembunuh ayahnya adalah Sri Rama, Anggada kemudian mengamuk dan berbalik akan membunuh Rama. Tetapi Hanoman kemudian dapat menaklukkan dan menginsyafkan serta menyadarkannya. Akhirnya Anggada kembali menyerang Alengka dan berhasil membawa mahkota Rahwana dan dipersembahkan kepada Rama. Dalam pewayangan, Anggada sering digambarkan sebagai kera berbulu merah.
Lihat pula
Subali
Wanara
Tokoh Ramayana |
5096 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kumbakarna | Kumbakarna | Dalam wiracarita Ramayana, Kumbakarna adalah saudara kandung Rahwana, raja raksasa dari Alengka. Menurut cerita, Kumbakarna merupakan seorang raksasa yang sangat tinggi dan berwajah mengerikan, tetapi bersifat perwira dan sering menyadarkan perbuatan kakaknya yang salah. Ia memiliki suatu kelemahan, yaitu tidur selama enam bulan, dan selama ia menjalani masa tidur, ia tidak mampu mengerahkan seluruh kekuatannya. Pada saat kerajaan kakaknya diserbu oleh Rama beserta pasukan wanara, ia dibangunkan dari tidurnya dan berhasil membantai lebih dari 8000 pasukan kera.
Arti nama
Dalam bahasa Sanskerta, secara harafiah nama Kumbhakarna berarti "bertelinga kendi".
Keluarga
Ayah Kumbakarna adalah seorang resi bernama Wisrawa, dan ibunya adalah Sukesi (Kaikesi), putri seorang raja detya bernama Sumali. Rahwana, Wibisana dan Surpanaka adalah saudara kandungnya, sementara Kuwera, Kara, Dusana, Kumbini, adalah saudara tirinya. Marica adalah pamannya, putra Tataka, saudara Sumali. Kumbakarna memiliki putra bernama Kumba dan Nikumba. Kedua putranya itu gugur dalam pertempuran di Alengka. Kumba menemui ajalnya di tangan Sugriwa, sedangkan Nikumba gugur di tangan Hanoman.
Anugerah Brahma
Saat Rahwana dan Kumbakrana mengadakan tapa, Dewa Brahma muncul karena berkenan dengan pemujaan yang mereka lakukan. Brahma memberi kesempatan bagi mereka untuk mengajukan permohonan. Saat tiba giliran Kumbakarna untuk mengajukan permohonan, Dewi Saraswati masuk ke dalam mulutnya untuk membengkokkan lidahnya, maka saat ia memohon "Indrāsan" (takhta Dewa Indra), ia mengucapkan "Nīndrasan" (tidur abadi). Brahma mengabulkan permohonannya. Karena merasa sayang terhadap adiknya, Rahwana meminta Brahma agar membatalkan anugerah tersebut. Brahma tidak berkenan untuk membatalkan anugrahnya, tetapi ia meringankan anugrah tersebut agar Kumbakarna tidur selama enam bulan dan bangun selama enam bulan. Pada saat ia menjalani masa tidur, ia tidak akan mampu mengerahkan seluruh kekuatannya.
Peran di Alengka
Kumbakarna sering memberikan nasihat kepada Rahwana, menyadarkan bahwa tindakannya keliru. Ketika Rahwana kewalahan menghadapi Rama, maka ia menyuruh Kumbakarna menghadapinya. Kumbakarna sebenarnya tahu bahwa kakaknya salah, tetapi demi membela Alengka tanah tumpah darahnya dia pun maju sebagai prajurit melawan serbuan Rama. Kumbakarna sering dilambangkan sebagai perwira pembela tanah tumpah darahnya, karena ia membela Alengka untuk segala kaumnya, bukan untuk Rahwana saja, dan ia berperang melawan Rama tanpa rasa permusuhan, hanya semata-mata menjalankan kewajiban.
Pertempuran dan kematian
Saat Kerajaan Alengka diserbu oleh Rama dan sekutunya, Rahwana memerintahkan pasukannya untuk membangunkan Kumbakarna yang sedang tertidur. Utusan Rahwana membangunkan Kumbakarna dengan menggiring gajah agar menginjak-injak badannya serta menusuk badannya dengan tombak. Kemudian 1000 gajah menginjak badannya, sehingga mata Kumbakarna mulai terbuka, lalu para utusan segera mendekatkan makanan ke hidung Kumbakarna. Setelah diinjak ribuan gajah, serta menyantap makanan yang dihidangkan, Kumbakarna benar-benar terbangun dari tidurnya.
Setelah bangun, Kumbakarna menghadap Rahwana. Ia mencoba menasihati Rahwana agar mengembalikan Sita dan menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan kakaknya itu adalah salah. Rahwana sedih mendengar nasihat tersebut sehingga membuat Kumbakarna tersentuh. Tanpa sikap bermusuhan dengan Rama, Kumbakarna maju ke medan perang untuk menunaikan kewajiban sebagai pembela negara. Sebelum bertarung Kumbakarna berbincang-bincang dengan Wibisana, adiknya, setelah itu ia berperang dengan pasukan wanara.
Dalam peperangan, Kumbakarna banyak membunuh pasukan wanara dan banyak melukai prajurit pilihan seperti Anggada, Sugriwa, Hanoman, Nila, dan lain-lain. Dengan panah saktinya, Rama memutuskan kedua tangan Kumbakarna. Namun dengan kakinya, Kumbakarna masih bisa menginjak-injak pasukan wanara. Kemudian Rama memotong kedua kaki Kumbakarna dengan panahnya. Tanpa tangan dan kaki, Kumbakarna mengguling-gulingkan badannya dan melindas pasukan wanara. Melihat keperkasaan Kumbakarna, Rama merasa terkesan dan kagum. Namun ia tidak ingin Kumbakarna tersiksa terlalu lama. Akhirnya Rama melepaskan panahnya yang terakhir, bernama Indrastra (senjata Indra). Panah tersebut memisahkan kepala Kumbakarna dari badannya dan membawanya terbang, lalu jatuh di pusat kota Alengka. Versi lain menyebutkan bahwa kepalanya sempat menghantam benteng dan gedung-gedung, sebelum jatuh ke laut. Berita kematian Kumbakarna membuat Rahwana merasa lemas dan celaka.
Referensi
Pranala luar
Sri Lanka, Virtual Library: Kumbhakarna
Tokoh Ramayana |
5100 | https://id.wikipedia.org/wiki/Burung%20hantu | Burung hantu | Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antarktika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.
Di dunia barat, hewan ini dianggap simbol kebijaksanaan, tetapi di beberapa tempat di Indonesia dianggap pembawa pratanda maut, maka namanya Burung Hantu. Walau begitu tidak di semua tempat di Nusantara burung ini disebut sebagai burung hantu. Di Jawa misalnya, nama burung ini adalah darès atau manuk darès yang tidak ada konotasinya dengan maut atau hantu. Di Sulawesi Utara, burung hantu dikenal dengan nama Manguni.
Burung hantu dikenal karena matanya besar dan menghadap ke depan, tak seperti umumnya jenis burung lain yang matanya menghadap ke samping. Bersama paruh yang bengkok tajam seperti paruh elang dan susunan bulu di kepala yang membentuk lingkaran wajah, tampilan "wajah" burung hantu ini demikian mengesankan dan kadang-kadang menyeramkan. Apalagi leher burung ini demikian lentur sehingga wajahnya dapat berputar 180 derajat ke belakang.
Umumnya burung hantu berbulu burik, kecoklatan atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih. Dipadukan dengan perilakunya yang kerap mematung dan tidak banyak bergerak, menjadikan burung ini tidak mudah kelihatan; begitu pun ketika tidur di siang hari di bawah lindungan daun-daun.
Ekor burung hantu umumnya pendek, namun sayapnya besar dan lebar. Rentang sayapnya mencapai sekitar tiga kali panjang tubuhnya.
Kebiasaan
Kebanyakan jenis burung hantu berburu di malam hari, meski sebagiannya berburu ketika hari remang-remang di waktu subuh dan sore (krepuskular) dan ada pula beberapa yang berburu di siang hari.
Mata yang menghadap ke depan, sehingga memungkinkan mengukur jarak dengan tepat; paruh yang kuat dan tajam; kaki yang cekatan dan mampu mencengkeram dengan kuat; dan kemampuan terbang tanpa berisik, merupakan modal dasar bagi kemampuan berburu dalam gelapnya malam. Beberapa jenis bahkan dapat memperkirakan jarak dan posisi mangsa dalam kegelapan total, hanya berdasarkan indra pendengaran dibantu oleh bulu-bulu wajahnya untuk mengarahkan suara.
Burung hantu berburu aneka binatang seperti serangga, kodok, tikus, dan lain-lain.
Sarang terutama dibuat di lubang-lubang pohon, atau di antara pelepah daun bangsa palem. Beberapa jenis juga kerap memanfaatkan ruang-ruang pada bangunan, seperti di bawah atap atau lubang-lubang yang kosong. Bergantung pada jenisnya, bertelur antara satu hingga empat butir, kebanyakan berwarna putih atau putih berbercak.
Pembasmi tikus
Burung hantu merupakan salah satu jenis burung hantu yang kerap digunakan sebagai hewan pembasmi hama tikus di sektor pertanian. Burung hantu merupakan musuh bebuyutan dari tikus. Karena itu mulai banyak petani maupun perusahaan pertanian yang menggunakan burung hantu untuk menanggulangi serangan tikus. Burung hantu lebih efektif dibandingkan pengendalian tikus menggunakan racun tikus, gropyokan (perburuan tikus melibatkan banyak orang secara bersama-sama dan serempak) dan lain-lain.
Sebagai predator alam, burung hantu jenis Serak Jawa merupakan pemburu tikus yang paling populer dan andal, baik di perkebunan kelapa sawit maupun di pertanian padi. Dalam pertanian, sepasang burung hantu bisa melindungi 25 hektare tanaman padi. Dalam waktu satu tahun, satu ekor burung hantu dapat memangsa 1300 ekor tikus.
Burung hantu juga merupakan predator tikus yang efektif di perkebunan kelapa sawit. Penggunaan burung hantu bisa menurunkan serangan tikus pada tanaman kelapa sawit muda hingga di bawah 5 persen. Dari segi biaya, pengendalian serangan tikus menggunakan burung hantu lebih rendah 50 persen dibandingkan penanggulangan tikus secara kimiawi.
Sejumlah pemerintah daerah mulai menggunakan burung hantu untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi mereka, termasuk Pemerintah Kabupaten Pati. Mulai 2012, Bupati Pati Haryanto mencanangkan program penangkaran burung hantu, dengan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD. Burung hantu yang ditangkarkan digunakan untuk membantu petani mengusir tikus. Pemerintah daerah juga berencana mengeluarkan peraturan daerah (Perda) yang isinya melarang perburuan burung termasuk jenis burung hantu.
Rencana pemerintah Kabupaten Pati mengeluarkan Perda larangan berburu burung hantu mendapat tanggapan positif dari Kementerian Kehutanan Indonesia. Kementerian Kehutanan Indonesia berencana menerbitkan Peraturan Menteri tentang perlindungan burung hantu yang mulai langka di Indonesia.
Ragam jenis
Burung hantu (Ordo Strigiformes) terdiri dari enam suku (familia). Namun hanya tersisa dua suku burung hantu yang masih ada, yaitu suku burung serak atau burung-hantu gudang (Tytonidae) dan suku burung hantu sejati (Strigidae). Banyak dari jenis-jenis burung hantu yang merupakan jenis endemik (menyebar terbatas di satu pulau atau satu wilayah saja) di Indonesia, terutama dari marga Tyto, Otus, dan Ninox. Berikut ini merupakan suku-suku burng hantu baik yang masih ada maupun yang sudah punah :
Strigidae
Tytonidae
Ogygoptyngidae (punah)
Palaeoglaucidae (punah)
Protostrigidae (punah)
Sophiornithidae (punah)
Beberapa contoh spesiesnya adalah:
Burung hantu Pere David
Burung hantu elang Andaman
Burung hantu kelabu besar
Tytonidae
Serak Jawa (Tyto alba)
Serak bukit (Phodilus badius)
Strigidae
Celepuk reban (Otus lempiji)
Beluk jampuk (Bubo sumatranus)
Beluk ketupa (Ketupa ketupu)
Punggok coklat (Ninox scutulata)
Kokok beluk (Strix leptogrammica)
Burung hantu elang utara (Surnia ulala)
Galeri
Referensi
Bacaan lanjutan
MacKinnon, J. 1993. Panduan lapangan pengenalan Burung-burung di Jawa dan Bali. Gadjah Mada University Press. Jogyakarta. ISBN 979-420-150-2
MacKinnon, J., K. Phillipps, and B. van Balen. 2000. Burung-burung di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan. LIPI dan BirdLife IP. Bogor. ISBN 979-579-013-7
Lihat juga
Penglihatan burung
Pranala luar
Owl Pages, website burung hantu, diakses tgl 01/8/2006.
Strigiformes pada ITIS Database, diakses 01/8/2006
Strigiformes
Burung |
5101 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi%20Utara | Sulawesi Utara | Sulawesi Utara (disingkat Sulut) adalah salah satu provinsi yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, Indonesia, dengan ibu kota terletak di kota Manado. Sulawesi Utara atau Sulut berbatasan dengan Laut Maluku dan Samudra Pasifik di sebelah timur, Laut Maluku dan Teluk Tomini di sebelah selatan, Laut Sulawesi dan Provinsi Gorontalo di sebelah barat, dan Provinsi Davao Occidental di sebelah utara. Penduduk Sulawesi Utara pada tahun 2022 berjumlah 2.666.821 jiwa, dan luas wilayahnya adalah 13.892,47 km2.
Sulawesi Utara memiliki kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 287 pulau dengan 59 di antaranya berpenghuni. Wilayah administratif Sulawesi Utara terbagi menjadi 4 kota dan 11 kabupaten dengan 1.664 desa/kelurahan. Sulawesi Utara terbagi menjadi dua zona yaitu zona selatan yang berupa dataran rendah dan dataran tinggi serta zona utara yang meliputi kepulauan. Zona ekonomi eksklusif Sulawesi Utara mencapai 190.000 km2 dengan pesisir pantai sepanjang 2.395,99 km dan luas hutan mencapai 701. 885 hektare. Wilayah Sulawesi Utara juga memiliki banyak gunung berapi, dikarenakan letaknya yang berada di tepian Lempeng Sunda.
Sejarah
Prasejarah
Benda Purbakala temuan Arkeologi Masa Prasejarah
Temuan benda purbakala di Sulawesi Utara di antaranya gua-gua purba di Talaud, Minahasa, Bolaang Mongondow. Kubur batu Waruga yang bertebaran di Minahasa. Pada saat terjadi pengesekan (zaman glacial) di muka bumi pada masa Plestosin, pernah terjadi migrasi fauna dari daratan Asia ke Selatan melalui Filipina dan Sulawesi Utara.
Oleh sebab itu di Filipina dan di Sulawesi Utara terdapat peninggalan fosil-fosil binatang purba seperti gajah purba (stegodon) dan fosil hewan lainnya. Di Desa Pintareng di Tabukan Selatan di Pulau Sangihe, telah ditemukan adanya fosil-fosil gading dan geraham gajah purba tersebut. Menurut para ahli dari Museum Geologi Bandung dan dari Pusat penelitian Arkeologi Nasional Jakarta, fosil-fosil tersebut dinyatakan sebagai bagian dari fosil Stegodon yang pernah hidup di Kepulauan Nusantara pada masa Plestosin sekitar 2 juta tahun lalu.
Gajah purba ini selain di Pintareng telah ditemukan fosil-fosilnya di Sangiran, di Kabupaten Sragen Jawa Tengah, di Lembah Cabenge di Sulawesi Selatan dan di Lembah Besoa di Sulawesi Tengah. Stegodon di dunia diperkirakan pernah hidup sejaman dengan binatang purba lainnya. Di Indonesia stegodon hidup dengan binatang-binatang purba lainnya seperti Rinocheros (badak purba) serta kerbau purba dan lain sebagainya. Dengan temuan fosil gajah purba di Pintareng, Tabukan Selatan Sangihe tersebut, maka sebenarnya pada masa lalu gajah pernah hidup di Pulau Sulawesi dan terutama di Sulawesi Utara.
ditemukannya sisa-sisa budaya yang mengenal pemakaian alat-alat batu muda (neolitik) yang berupa beliung batu persegi di Liang Tuo Mane’e di Kabupaten Talaud dan di daerah lain di Sulawesi Utara. Disamping itu ditemukan pula sisa-sisa budaya masa logam tua (paleometalik) yang mengenal penggunaan tempayan kubur seperti yang ditemukan di Liang Buiduane di Talaud dan di Bukit Kerang Passo di Minahasa, serta peninggalan budaya megalitik (kebudayaan yang mengenal penggunaan batu-batu besar) tersebar di wilayah kepulauan Sulawesi dan kepulauan Maluku Utara (Bellwood, 1978).
Sehubungan dengan hal itu wilayah ini menurut para pakar diperkirakan menjadi daerah kunci yang dapat memberi jawaban atas permasalahan daerah asal (home land) dari suku bangsa yang berbahasa Austronesia yang pada masa kemudian mendiami daerah-daerah antara Madagaskar di bagian barat sampai dengan Easter Island di kepulauan Pasifik di bagian timur, serta Formosa Island di bagian Utara (Solheim, 1966; Shuttler, 1975, Bellwood, 2001).
Budaya yang dibawa oleh suku bangsa penutur bahasa Austronesia meninggalkan warisan-warisan budaya yang terdiri dari alat-alat batu neolitik beliung persegi, benda-benda yang terbuat dari batu-batu besar (megalitik) dan penguburan dengan menggunakan tempayan tanah liat. Warisan budaya semacam itu banyak ditemukan peninggalannya di Sulawesi Utara. Alat-alat batu neolitik telah ditemukan di gua-gua di daerah Talaud, di Guaan Bolaang Mongondow dan daerah Oluhuta yang sebelum pemekaran wilayah daerah itu termasuk ke dalam wilayah Sulawesi Utara.
Demikian juga benda-benda megalitik banyak ditemukan di Sulawesi Utara dalam bentuk kubur batu waruga, batu bergores Watu Pinawetengan, menhir ‘watu tumotowa’, kubur tebing batu Toraut dan lesung batu, yang umumnya ditemukan di Tanah Minahasa dan Bolaang Mongondow. Sedangkan kubur tempayan tanah liat ditemukan di beberapa daerah seperti di Bukit Kerang Passo di Kecamatan Kakas Minahasa, di Liang Buiduane Salibabu, di Tara-tara, Kombi, dan di beberapa daerah lainnya.
Sejarah Peradaban di Sulawesi Utara
Sejarah peradaban manusia di daerah ini cukup panjang dan menarik. Daerah ini pada zaman es melanda dunia pada masa plestosin jutaan tahun yang lalu, merupakan bagian daratan yang menghubungkan Pulau Sulawesi dengan daratan Filipina bahkan daratan Asia. Setelah zaman es berakhir, Sulawesi Utara menjadi daratan yang membentuk jazirah Pulau Sulawesi dan kepulauan di bagian utaranya.
Selain daratan yang sebagian besar merupakan dataran tinggi, Sulawesi Utara juga terdiri dari pulau-pulau yang jumlahnya cukup banyak, lebih dari 150 pulau. Daerah ini mempunyai karakter alam yang khas yaitu dataran tinggi lebih luas dari dataran rendahnya, memiliki banyak gunung berapi dan sebagian besar masih aktif termasuk gunung api bawah laut, memiliki banyak gugusan karang yang membentuk pulau-pulau, selain itu kerak bumi daerah ini berdekatan bahkan sebagian berada tepat di daerah terjadinya proses subduksi (perbenturan) lempeng-lempeng (plates) tektonik antara lempeng Pasifik-Filipina-Australia dengan lempeng Sangihe dan Halmahera. Bahkan terletak dekat dengan pertemuan lempeng-lempeng dunia seperti lempeng Pasifik, Eurasia, dan Australia.
Posisi di daerah subduksi inilah yang menyebabkan kemunculan gunung-gunung berapi dan sering terjadinya berbagai gempa bumi di daerah ini sejak zaman dahulu kala. Gunung-gunung berapi Sulawesi, Halmahera, dan Sangihe, adalah merupakan hasil zona subduksi lempengan Sangihe dan Halmahera.
Sebagian besar lempengan Maluku telah tertindih (tersubduksi) oleh zona subduksi Halmahera di bagian Timur dan oleh zona subduksi Sangihe di bagian Barat. Gunung-gunung berapi di Sulawesi, Sangihe, dan Halmahera diberi pasokan magma yang dibangkitkan di mantle asthenospherik yang termodifikasi oleh fluida yang dihasilkan dari lempengan Maluku yang tertindih. Dalam beberapa juta tahun semua lempengan Laut Maluku akan tersubduksi dan lempengan Sangihe serta Halmahera yang sudah saling menindih pada ujung-ujung lempengannya akan bertabrakan hebat (Salindeho, Winsulangi dan Pitres Sombowadile, 2008: hal. 12, 144-149).
Fenomena alam yang telah digambarkan tersebut, di satu sisi telah menyebabkan berbagai bencana seperti bencana gempa bumi atau letusan gunung api yang mendatangkan kesulitan bagi masyarakat. Akan tetapi di sisi lain telah memberi warisan yang berupa keindahan alam dan kekayaan alam yang menguntungkan bagi masyarakat. Warisan yang menguntungkan itu antara lain keindahan alam pegunungan maupun bahari termasuk keindahan terumbu karang bahkan juga hasil rempah-rempah yang sudah terkenal di dunia sejak ratusan tahun lalu, adalah merupakan warisan yang menguntungkan masyarakat. Demikian juga warisan alam yang berupa logam bernilai ekonomis tinggi seperti emas, perak, timbal, seng, dan tembaga. Semua itu telah terekam di dalam dokumen-dokumen sejarah alam daerah ini.
Dari uraian tersebut diperoleh gambaran bahwa Sulawesi Utara berdasarkan alamnya, terkenal ke seluruh dunia dengan kekhasan dan kekayaan alamnya yang indah dan subur, dengan adanya taman-taman laut seperti Bunaken maupun adanya tambang-tambang emas, serta tanaman cengkih-pala dan perkebunan kelapa yang sangat luas, demikian juga dengan fauna langkanya seperti Anoa, Maleo, Tarsius, dan lain sebagainya.
Berdasarkan penelitian arkeologi diketahui bahwa tanda-tanda kehidupan manusia di Sulawesi Utara sudah berlangsung sejak 30.000 tahun yang lalu seperti yang ditemukan buktinya di Gua Liang Sarru di Pulau Salibabu. Bukti yang lain menunjukkan adanya kehidupan sekitar 6.000 tahun lalu di Situs Bukit Kerang Passo di Kecamatan Kakas dan 4.000 tahun yang lalu sampai awal Masehi di Gua Liang Tuo Mane’e di Arangkaa di Pulau Karakelang. Kemudian muncul kebudayaan megalitik berupa kubur batu ‘waruga’, menhir ‘watutumotowa’, lumpang batu dan lain-lain sejak 2.400 tahun yang lalu sampai abad 20 Masehi di Bumi Minahasa.
Selain itu Sulawesi Utara pada masa lalu merupakan wilayah penghasil rempah-rempah, beras, dan emas yang potensial yang menjadi ajang pertarungan kepentingan hegemoni ekonomi antara bangsa Portugis, Spanyol, Belanda dan Kerajaan-kerajaan di sekitar daerah ini, yang akhirnya bermuara pada pertarungan politik dan militer (Meilink-Roelofsz, 1962: 93-100). Pada masa lalu daerah ini juga menjadi rute perdagangan antara barat dan timur serta penyebaran agama Kristen, Islam maupun kepercayaan atau agama yang dibawa oleh pedagang-pedagang Cina. Sulawesi Utara juga berperan dalam perjuangan-perjuangan kemerdekaan dengan munculnya pahlawan-pahlawan asli dari daerah ini.
Wilayah Indonesia Timur termasuk daratan Sulawesi Utara dan kepulauan Sangihe, Sitaro, dan Talaud, sejak dahulu adalah merupakan wilayah yang strategis di kawasan Pasifik, karena merupakan jembatan penghubung antara kawasan Asia dengan Kepulauan Pasifik (Bellwood, 1996; Veth 1996). Pada masa lalu wilayah ini menjadi bagian dari rute perjalanan migrasi fauna dan manusia beserta kebudayaannya. Bukti-bukti yang menunjukkan bahwa di dalam migrasi fauna prasejarah pernah melewati dan singgah di wilayah ini adalah ditandai dengan adanya fosil gading gajah purba (stegodon) yang ditemukan di Pintareng, di Kabupaten Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara (Husni, 1996/1997, 1999), dan geraham binatang purba di lembah Napu di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah, serta fosil-fosil binatang purba lainnya di Cabenge di Sulawesi Selatan (Santoso, 2001, 2002, 2003).
Masa ditemukannya Tulisan
Daerah Sulawesi Utara masuk dalam sejarah catatan sejak tahun 1365 demikian menurut tulisan David DS Lumoindong, di dapat dari penemuan berita mengenai Talaud dan Minahasa. Tetapi kalau dilihat sejak adanya tulisan maka bukti penulisan di Watu Pinawetengan yang diperkirakan tahun 670 Masehi menurut Riedel.
Sedangkan simbol-simbol gambar, sudah ditemukan pada Kuburan Batu Kamar dengan perkiraan usia 3.000-3.500 lalu.
Kolonialisme
Bangsa Portugis adalah bangsa barat yang pertama kali datang di Sulawesi Utara, kapal Portugis berlabuh di Pulau Manado di masa Kerajaan Manado tahun 1521. Kapal Spanyol berlabuh di Pulau Talaud dan Siau, terus ke Ternate. Portugis membangun benteng di Amurang. Spanyol membangun Benteng di Manado, sejak itu Minahasa mulai dikuasai Spanyol.
Perlawanan melawan penjajahan Spanyol memuncak tahun 1660-1664. Kapal Belanda mendarat di Kota Manado pada tahun 1660 dalam membantu perjuangan Konfederasi Minahasa melawan Spanyol. Perserikatan negara-negara republik anggota Konfederasi Minahasa mengadakan Perjanjian Dagang dengan VOC. Perjanjian kerja sama dagang ini kemudian menjadikan VOC memonopoli perdagangan, yang lama kelamaan mulai memaksakan kehendaknya, akhirnya menimbulkan perlawanan tahun 1700-an di Ratahan yang memuncak pada Perang Minahasa-Belanda tahun 1809-1811 di Tondano.
Benda Temuan ArkeologI Masa Sejarah
Di antaranya Benteng-benteng Portugis seperti di Amurang, Kema, Batu Waruga di Sawangan, Tomohon, Tondano, Tompaso kemudian tugu-tugu batu di semua desa disebut Batu Tumotowa.
Kemerdekaan
Setelah kemerdekaan Indonesia, Indonesia terbagi menjadi 8 Provinsi, dan Sulawesi termasuk salah satu provinsi tersebut. Gubernur pertama Sulawesi adalah Dr. Sam Ratulangi, yang juga dikenal sebagai pahlawan nasional.
Tahun 1948 di Sulawesi dibentuk Negara Indonesia Timur, yang kemudian menjadi salah satu negara bagian dalam Republik Indonesia Serikat. Negara Indonesia Timur dibubarkan, dan bergabung ke dalam Republik Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor UU 13 Tahun 1964, dibentuk Provinsi Sulawesi Utara. Tanggal 23 September 1964 ditetapkan sebagai hari jadi provinsi.
Geografi
Sulawesi Utara terletak di semenanjung paling utara di Pulau Sulawesi. Lokasinya berada di perbatasan bagian utara Indonesia. Sulawesi Utara terletak pada titik koordinat 0°LU – 3°LU dan 123°BT – 126°BT serta merupakan salah satu daerah yang terletak di sebelah utara garis khatulistiwa.
Topografi
Sulawesi Utara terdapat 41 buah gunung dengan ketinggian berkisar antara 1.112–1.995 dpl. Kondisi geologi sebagian besar adalah wilayah vulkanik muda, sejumlah besar erupsi serta bentuk kerucut gunung berapi aktif yang padam menghiasi Minahasa bagian tengah, daerah Bolaang Mongondow, dan Kepulauan Sangihe. Material-material yang dihasilkan letusannya berbentuk padat serta lain-lain bahan vulkanik lepas. Semua vulkanik ini berbentuk pegunungan (otogenisa) menghasilkan morfologi yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung dengan perbedaan relief topografik yang cukup besar.
Sulawesi Utara terdapat 5 wilayah yang di kelilingi oleh gunung api aktif yaitu:
Kabupaten Bolang Mongondow
Gunung Ambang dengan ketinggian 1.689 dpl
Kabupaten Minahasa Tenggara dengan
Gunung Soputan dengan ketinggian 1.783 dpl
Kota Tomohon
Gunung Lokon dengan ketinggian 1.579,6 dpl
Gunung Mahawu dengan ketinggian 1.331,0 m yang merupakan hulu dari 12 sungai besar dengan 7 danau.
Kepulauan Sangihe yakni
Karangetang dengan ketinggian 1.320,0 dpl
Ruang dengan ketinggian 714,0 dpl
Banuawuhu
Submarin
Gunung Awu.
Kota Bitung dengan
Gunung Tangkoko dengan ketinggian 1.149,0 dpl
Relief
Secara fisiografis, wilayah Provinsi Sulawesi Utara dapat dikelompokkan dalam dua zona: zona selatan dan zona utara. Dataran rendah, dan dataran tinggi pada bagian selatan (dari Bolaang hingga Minahasa Utara) memiliki tanah yang cukup subur. Pada bagian utara (dari Pulau Miangas, Sangihe, hingga Pulau Siau) kepulauan.
Terbentang rangkaian pegunungan berapi: Di Minahasa Tenggara terdapat Gunung Soputan. Di Kota Tomohon terdapat Gunung Lokon, di Pulau Siau tedapat Gunung Karangetang. Sedangkan di Minahasa Utara terdapat gunung tertinggi yaitu Gunung Klabat di Kota Airmadidi gunung tersebut sudah lama tidak aktif, di puncaknya terdapat danau.
Hidrografi
Tiga sungai terpenting di Sulawesi Utara adalah Sungai Tondano, Sungai Poigar, dan Sungai Ranoyapo. Sungai Tondano memiiki hulu di Danau Tondano di daerah Minahasa, dan mengalir melalui tengah Kota Manado. Sungai Ranoyapo memiiki hulu di Pegunungan Wulur Mahatus di daerah Minahasa Selatan, dan mengalir melalui sebagian daerah di Minahasa Selatan bermuara di Kota Amurang.
Luas Wilayah
Luas wilayah Provinsi Sulawesi Utara adalah 15.069 km² dengan persentase 0,72% terhadap luas Indonesia yang terdiri dari 11 (sebelas) Kabupaten dan 4 (empat) Kota.
Iklim
Iklim daerah Sulawesi Utara termasuk tropis yang dipengaruhi oleh angin monsun. Pada bulan-bulan November sampai dengan April bertiup angin barat yang membawa hujan di pantai utara, sedangkan dalam Bulan Mei sampai Oktober terjadi perubahan angin selatan yang kering.
Curah Hujan
Curah hujan tidak merata dengan angka tahunan berkisar antara 2.000-3.000 mm, dan jumlah hari hujan antara 90-139 hari. Daerah yang paling banyak menerima curah hujan adalah daerah Minahasa.
Suhu Udara
Suhu udara rata-rata 25 °C. Suhu udara maksimum rata-rata tercatat 30 °C dan suhu udara minimum rata-rata 20,4 °C. Suhu atau temperatur dipengaruhi oleh ketinggian suatu lokasi dengan perhitungan setiap kenaikan 100 meter dapat menurunkan suhu sekitar 0,6 °C.
Pemerintahan
Daftar Gubernur
Dewan Perwakilan
Dewan Perwakilan
Sulawesi Utara mengirim 6 wakil ke DPR RI, dan empat wakil ke DPD. Empat wakil Provinsi Sulawesi Utara di DPD untuk periode 2014-2019 dan periode 2019-2024 adalah Dr. Maya G. Rumantir; Dr. Aryanthi Baramuli; Fabian Sarundajang; Benny Rhamdani; Cherish Harriette; Djafar Alkatiri; Stefanus B.A.N. Liow; 6 wakil di DPR RI untuk periode 2014-2019 adalah Olly Dondokambey; E.E. Mangindaan SE ; Vanda Sarundajang; Aditya Anugrah Moha; Yasti Soepredjo Mokoagow; Wenny Warouw;
Kantor Konsulat General
Kantor Konsulat General negara Filipina berkedudukan di kota Manado
Kabupaten dan Kota
Demografi
Pada tahun 2010, jumlah penduduk Sulawesi Utara sebanyak 2.270.596 jiwa. Jumlah tersebut diketahui melalui sensus penduduk. Laju pertumbuhan penduduk Sulawesi Utara sebesar 1,28 persen/tahun. Hampir 45% penduduk tinggal di perkotaan, dan sisanya sebesar 55% tinggal di pedesaan. Angka partisipasi sekolah untuk tingkat sekolah dasar lumayan tinggi sebesar 96,10% sehingga penduduk yang tidak menikmati bangku sekolah dasar hanya kurang dari 5%.
Bahasa
Bahasa resmi instansi pemerintahan di Sulawesi Utara adalah bahasa Indonesia. Hingga 2019, Badan Bahasa mencatat ada 10 bahasa daerah, di Sulawesi Utara walaupun sebenarnya ada lebih dari 10 bahasa yang dituturkan di Sulawesi Utara karena satu rumpun etnis di Sulawesi Utara ada berbagai sub-etnis dengan bahasanya masing-masing. Bahasa daerah yang ada di Sulawesi Utara antara lain:
Bahasa Melayu Manado
Bahasa Mongondow
Bahasa Tontemboan
Bahasa Tondano
Bahasa Tombulu
Bahasa Tonsea
Bahasa Tonsawang
Bahasa Ratahan
Bahasa Ponosakan
Bahasa Bantik
Bahasa Sangihe
Bahasa Talaud
Suku bangsa
Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia 2010, dari 2.263.463 jiwa penduduk yang terdaftar, mayoritas penduduk Sulawesi Utara adalah suku Minahasa yakni 1.019.314 jiwa (45,04%). Selain Minahasa, penduduk asli Sulawesi Utara lainnya termasuk suku Bolaang Mongondow, Sangir, Talaud, Siau, Bajau dan Bantik, sebanyak 879.579 jiwa (38,86%).
Suku Bajau mendiami beberapa desa pinggir pantai Sulawesi Utara di bagian utara Kabupaten Minahasa Utara. Suku Bantik, konon adalah keturunan pengungsian dari Talaud, tersebar di Bolaang, dan Minahasa bagian Barat. Suku Wawontehu tinggal di sebagian wilayah Bunaken, kota Manado. Namun demikian, etnisitas di Sulawesi Utara termasuk heterogen, ditambah suku lain daerah provinsi lainnya di Indonesia. Suku Minahasa dan Bolaang Mongondow menyebar hampir di seluruh wilayah Sulawesi Utara daratan. Suku Sangir, Suku Talaud, Suku Siau mendiami di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, dan Pulau Lembeh, terutama di daerah pesisir utara, timur dan barat daratan Sulawesi utara.
Selain penduduk asli, Sulawesi Utara juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang. Suku Gorontalo sebanyak 187.163 jiwa (8,27%) dan Jawa sebanyak 70.934 jiwa (3,13%), suku terbanyak diluar suku asli Sulawesi Utara. Suku asal Maluku 24.942 jiwa (1,10%), Bugis 22.021 jiwa (0,97%), Bali 14.347 jiwa (0,63%), Makassar 10.247 jiwa (0,45%), Tionghoa 8.532 jiwa (0,38%), Batak 4.502 jiwa (0,20%), asal Papua 2.546 jiwa (0,11%) dan suku lainnya 0,86%. Orang Bali, Jawa, umumnya tinggal di daerah transmigrasi.
Berdasarkan data dari Sensus Penduduk Indonesia 2010, berikut ini jumlah penduduk Sulawesi Utara berdasarkan suku bangsa:
Catatan: Dalam Sensus Penduduk Indonesia 2010, suku Sulawesi lainnya termasuk semua suku-suku yang berasal dari pulau Sulawesi, secara khusus yang ada di Sulawesi Utara selain dari suku Minahasa, seperti suku Bolaang Mongondow, Sangir, Talaud, Siau, Bajau dan Bantik. Sementara, suku asal Kalimantan lainnya termasuk suku-suku yang berasal dari pulau Kalimantan selain dari Dayak, dan Banjar.
Perekonomian
Sumber daya alam
Gas alam
Emas
Hutan
Kayu
Kopi
Ikan
Rempah-rempah
Kelapa
Cengkih
Durian
Perbankan
Sulawesi Utara terdapat kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara yang berkedudukan di Manado. Tugas Bank Indonesia yang terdiri dari bidang moneter, sistem pembayaran, dan perbankan. Di daerah-daerah tugas Bank Indonesia lebih dominan di bidang sistem pembayaran dan perbankan.
Di bidang sistem pembayaran menyelenggarakan sistem kliring dan BI-RTGS dan di bidang perbankan mengawasi dan membina bank-bank agar beroperasi dengan sehat dan menguntungkan.
Selain itu Sulawesi Utara memiliki Bank Pembangunan nya sendiri yaitu Bank BSG yang awalnya dikenal dengan nama Bank SulutGo (Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo) yang mana Bank ini milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan tercatat sebagai BUMD masing masing daerah
Industri
Sulawesi Utara memiliki sejumlah industri besar di antaranya
PT Bimoli: Pabrik Minyak Kelapa di Bitung
Kilang Gas Alam di Tomohon
Pertambangan
Emas di Tatelu Minahasa Utara, Tompaso Baru Minahasa Selatan dan Belang Minahasa Tenggara; Lapango Mas di Sangihe
Emas di Likupang Toka tindung proyek mining Minahasa utara
Pariwisata
Kuburan Borgo
Gereja Sion Tomohon
Gereja GMIM Sentrum Manado
Gereja GMIM Sentrum Langowan
Gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado
Gereja Katolik Pineleng
Kelenteng Ban Hin Kiong
Museum Holokaus Yahudi
Museum Sulawesi Utara
Camp James Remboken
Taman Purbakala Waruga Sawangan
Taman Purbakala Waruga Tonsea Lama
Taman Purbakala Waruga Tomohon
Taman Purbakala Waruga Tompaso
Kuburan Kerkhoff Kuburan Belanda
Danau Tondano
Danau Linouw di Tomohon
Gunung Mahawu Di Rurukan Tomohon
Perpustakaan Babe Palar Lambertus Nicodemus Palar di Rurukan Tomohon
Puncak Temboan Rurukan Satu Tomohon
Danau Bulilin
Danau Moat
Gunung Klabat
Taman Laut Bunaken
Air Terjun Laun Dano di Minahasa
Pantai Bentenan
Guha Jepang di Kawangkoan
Guha Purba di Siau
Guha Purba di Talaud
Guha Purba di Minahasa
Guha Purba di Bolaang Mongondow
Benteng Portugis di Amurang
Benteng Portugis di Kema
Batu prasasti Pinabetengan di Tompaso Minahasa
Bukit kasih
Arung Jeram Sungai Nimanga
Pendidikan
Sulawesi Utara juga memiliki sejumlah perguruan tinggi yaitu:
Perguruan Tinggi di bawah Kementerian/Lembaga/Instansi Negara
Ikatan Dinas
Institut Pemerintahan Dalam Negeri–Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Sekolah Calon Bintara Secaba–Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
Sekolah Polisi Negara Karombasan–Kepolisian Negara Republik Indonesia
Non Ikatan Dinas
Institut Agama Kristen Negeri Manado Kementerian Agama Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Manado Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara–Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
Institut Agama Islam Negeri Manado Kementerian Agama Republik Indonesia
Perguruan Tinggi Negeri
Universitas Negeri Manado
Universitas Sam Ratulangi
Universitas Terbuka (UPBJJ Manado)
Politeknik Negeri Manado
Politeknik Negeri Nusa Utara
Perguruan Tinggi Swasta
Universitas Katolik De La Salle
Universitas Kristen Indonesia Tomohon
Universitas Klabat
Universitas Sariputra Indonesia Tomohon
Universitas Nusantara Manado
Universitas Teknologi Sulawesi Utara
Seni dan Budaya
Sulawesi Utara merupakan kawasan yang sangat kaya dengan seni budaya Indonesia lainnya. Sulawesi Utara mempunyai aneka seni budaya yang khas seperti tari-tarian, dan budaya lainnya seperti:
Maengket (Tradisi Tarian Minahasa)
Kabasaran (Atau disebut juga Tarian Cakalele adalah tarian perang Suku Minahasa)
Masamper (sebuah tradisi di wilayah Sangihe Talaud)
Hari Pengucapan Syukur (atau Pesta Syukuran dalam tradisi Kristen Minahasa yang juga terdapat di dalam Kebudayaan Amerika Serikat dan Kanada)
Sastra
Asaren tuah Puhuna
Hikayat Prang Tondano
Hikayat Danau Tondano
Legenda Pingkan Matindas
Legenda Toar Lumimuut
Legenda Mamanua
Senjata tradisional
Sabel adalah senjata tradisional suku Minahasa, bentuknya menyerupai huruf Daun Kelapa. Sabel termasuk dalam kategori Pedang. Selain Peda, bangsa Sulawesi Utara juga memiliki beberapa senjata khas lainnya, seperti Perisai, Pedang bara Sangihe.
Rumah Tradisional
Rumah tradisional suku Sulawesi Utara dinamakan Wale. Rumah adat ini bertipe rumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Sulawesi Utara yaitu serambi depan, serambi tengah dan serambi belakang. Sedangkan 1 bagian tambahannya yaitu rumah dapur.
Tarian
Provinsi Sulawesi Utara yang memiliki setidaknya 14 suku bangsa, memiliki kekayaan tari-tarian yang sangat banyak dan juga sangat mengagumkan. Beberapa tarian yang terkenal di tingkat nasional dan bahkan dunia merupakan tarian yang berasal dari Sulawesi Utara, seperti Tari Poco-poco .
Tarian Suku Sangihe
Tari Poco-poco
Tari Gunde
Tarian Suku Minahasa
Tari Maengket
Tarian Suku Minahasa
Cakalele
Makanan Khas
Sulawesi Utara mempunyai aneka jenis makanan yang khas. Antara lain Tinutuan atau Midal (bubur Manado), Nasi jaha, Pangi yang lezat, Gulai Ikan Fufu dan Dodol serta Dodol Salak yang langka. Di samping itu Dodol Amurang asal kabupaten Minahasa Selatan yang terkenal, yang dibuat dengan aneka rasa. Di daerah Minahasa terdapat makanan khas yang jarang ditemui di daerah lainnya di Indonesia, seperti rintek wuuk (biasa disebut RW) atau daging anjing, daging ular, daging babi dan paniki (daging kelelawar). Makanan khas lainnya seperti woku blanga. Sementara kuliner khas Sulawesi Utara yang juga sangat terkenal bahkan hingga ke mancanegara adalah Bagea.
Tokoh
Pahlawan Nasional
Bangsa Sulawesi Utara merupakan bangsa yang gigih dalam mempertahankan kemerdekaannya. Kegigihan perang Sulawesi Utara, dapat dilihat dan dibuktikan oleh sejumlah pahlawan (baik pria maupun wanita), serta bukti-bukti lainnya (perwira Belanda tewas dalam perang Sulawesi utara, serta kuburan Belanda dan Kubur Borgo Portugis/Spanyol yang mencatat sebagai kuburan Belanda, Portugis, Spanyol di luar Negeri Belanda, Portugis dan Spanyol).
Pahlawan Perempuan
Maria Walanda Maramis
Johana masdani
Pahlawan Pria
Sam Ratulangi
Arnold Mononutu
Ukung Wangko Lontoh Pemimpin Perjuangan Perang Minahasa-Belanda
Robert Wolter Mongisidi
Pierre Andreas Tendean
Arie Frederik Lasut
Bernard Wilhelm Lapian
Lambertus Nicodemus Palar
John Lie
Tokoh asal Sulawesi Utara
Lihat pula Suku di Sulawesi Utara untuk tokoh-tokoh yang bukan berasal dari provinsi Sulawesi Utara namun berketurunan Sulawesi Utara.
Henk Ngantung
Marie Thomas
Benny Mamoto
Thomas Lembong
Juna Rorimpandey
Lihat pula
Daftar provinsi Indonesia
Daftar tokoh Sulawesi Utara
Daftar provinsi di Indonesia sepanjang masa
Referensi
Pranala luar
Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara
Provinsi di Indonesia
Negara dan wilayah yang didirikan tahun 1964 |
5103 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kompas%20TV%20Jawa%20Tengah | Kompas TV Jawa Tengah | Kompas TV Jawa Tengah (sebelumnya bernama TVB atau TV Borobudur) adalah sebuah stasiun televisi yang berpusat di Semarang, Jawa Tengah. Stasiun yang berada di saluran digital 33 UHF ini merupakan anggota jaringan Kompas TV.
Stasiun televisi ini resmi mengudara pada pertengahan tahun 2003, tepatnya pada 12 Mei 2003 dengan nama awal TV B (singkatan dari Televisi Borobudur). Pada tanggal 9 September 2011, TV B mulai berjaringan dengan Kompas TV. Pada tanggal 1 Februari 2014 TV B berganti nama menjadi Kompas TV Jawa Tengah. Mulai 1 Februari 2014, jangkauan siarannya sudah terjangkau di seluruh Jawa Tengah.
Pada awal beroperasi, studio Kompas TV Jawa Tengah terletak Jl. Setiabudi 5A Semarang, terpisah dari kantor pemasarannya, yang berlokasi di Jl Sultan Agung 115A. Sejalan dengan perkembangan televisi lokal di Semarang, Kompas TV Jawa Tengah melakukan berbagai pembenahan. Salah satu perubahan penting yang terjadi adalah perpindahan lokasi studio dan kantor pemasaran ke Gedung SCJ Plaza lantai 5-6 Johar Semarang. Kemudian, pada awal 2015, Kompas TV Jawa Tengah berpindah alamat lagi ke Jl. Menteri Supeno No. 28-30.
Daftar acara
Saat ini
Kompas Jateng
Kuthane Dhewe
Berita Kampus
Uenak Tenan
Jelajah Jawa Tengah
Target Operasi
Musafir
Pujian
Jamahannya
Kompas Nusantara
Sapa Jateng
Advontur
Acara yang pernah ditayangkan
Kompas Jateng Pagi (dahulu bernama TVB Pagi)
Kompas Jateng Sore (dahulu bernama Berita TVB)
Kompas Jateng Weekly (dahulu bernama TVB Break)
I Love Jateng
Arena Olahraga
Bonita Show
Canda Candu Pikiran
Serba Serbi Karier
Zona Info Akses
Oprek
Makelaran
Wagu
Jadul
Kini Kutahu
Pantang Menyerah
Kronik Kronika
Warna Warni Budaya
Kacamata
Lentera Nusantara
Dapur Nusantara
Serambi Ramadan
Sorotan
Kulik Kuliner
Campursarinan
Talkshow Spesial
Logo dan slogan
TVne Jawa Tengah (2003-2011)
Inspirasi Jawa Tengah (2011-2016)
Berita dan Inspirasi Indonesia (2016-2017, mengikuti Kompas TV)
Independen | Terpercaya (2017-sekarang, mengikuti Kompas TV)
Lihat pula
Daftar stasiun televisi di Jawa Tengah
Kompas TV Purworejo
Pranala luar
Stasiun televisi di Jawa Tengah
Jawa Tengah |
5104 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kairo | Kairo | Kairo (, ) adalah ibu kota Mesir dan kota terbesar di dunia Arab. Wilayah metropolitan Kairo Raya, dengan populasi 21,3 juta, adalah aglomerasi perkotaan terbesar di Afrika, terbesar di dunia Arab dan Timur Tengah, dan terbesar keenam di dunia berdasarkan populasi. Kairo dikaitkan dengan Mesir kuno, karena kompleks piramida Giza dan kota-kota kuno Memphis dan Heliopolis terletak di wilayah geografisnya. Terletak di dekat Delta Nil, kota ini pertama kali dikembangkan sebagai Fustat, sebuah pemukiman yang didirikan setelah penaklukan Muslim atas Mesir pada tahun 640 di sebelah benteng Romawi kuno yang ada, Babel. Di bawah dinasti Fatimiyah sebuah kota baru, "al-Qāhirah", didirikan di dekatnya pada tahun 969. Kemudian menggantikan Fustat sebagai pusat kota utama selama periode Ayyubiyah dan Mamluk (abad ke-12-16). Kairo telah lama menjadi pusat kehidupan politik dan budaya di kawasan itu, dan diberi judul "kota seribu menara" karena arsitektur Islamnya yang dominan. Pusat bersejarah Kairo dianugerahi status Situs Warisan Dunia pada tahun 1979. Kairo dianggap sebagai Kota Dunia dengan klasifikasi "Beta +" menurut GaWC.
Saat ini, Kairo memiliki industri film dan musik tertua dan terbesar di Dunia Arab, serta institusi pendidikan tinggi tertua kedua di dunia, Universitas Al-Azhar. Banyak media, bisnis, dan organisasi internasional memiliki kantor pusat regional di kota; Liga Arab memiliki markas besar di Kairo untuk sebagian besar keberadaannya.
Dengan populasi lebih dari 10 juta tersebar , Kairo sejauh ini merupakan kota terbesar di Mesir. Tambahan 9,5 juta penduduk tinggal di dekat kota. Kairo, seperti banyak kota besar lainnya, menderita polusi dan lalu lintas tingkat tinggi. Metro Kairo, dibuka pada tahun 1987, adalah sistem metro tertua di Afrika, dan berada di antara lima belas tersibuk di dunia, dengan lebih dari 1 miliar perjalanan penumpang tahunan. Perekonomian Kairo menduduki peringkat pertama di Timur Tengah pada tahun 2005, dan ke-43 secara global pada Indeks Kota Global 2010 Foreign Policy.
Etimologi
Orang Mesir sering menyebut Kairo sebagai (; ), nama Arab Mesir untuk Mesir sendiri, menekankan pentingnya kota ini bagi negara tersebut. Nama resminya () berarti "pemenang" atau "penakluk". Dalam bahasa Koptik, kota ini dikenal dengan nama Kahire (), yang berarti "Tempat Matahari", yang mungkin mengacu pada kota kuno Heliopolis, tempat pemujaan dewa matahari Ra (atau Re). Lokasi kota kuno tersebut adalah pinggiran kota Ain Syams (, secara harfiah "Mata Matahari"). Nama Mesir kuno untuk daerah tersebut diduga sebagai Khere-Ohe, "Tempat Pertempuran", yang diduga mengacu pada pertempuran mitos yang terjadi antara Seth dan Horus. Terkadang kota ini secara informal disebut sebagai (; ).
Sejarah
Era modern
Revolusi Mesir 2011
Alun-alun Tahrir Kairo adalah titik pusat Revolusi Mesir 2011 melawan mantan presiden Hosni Mubarak. Lebih dari 2 juta pemrotes berada di alun-alun Tahrir di Kairo. Lebih dari 50.000 pemrotes pertama kali menduduki alun-alun pada tanggal 25 Januari, di mana layanan nirkabel daerah dilaporkan mengalami gangguan. Pada hari-hari berikutnya alun-alun Tahrir terus menjadi tujuan utama demonstrasi di Kairo karena berlangsung setelah pemberontakan rakyat yang dimulai pada hari Selasa, 25 Januari 2011 dan masih berlanjut sampai Februari 2012. Pemberontakan tersebut terutama merupakan kampanye Perlawanan sipil tanpa kekerasan, yang menampilkan serangkaian demonstrasi, pawai, tindakan pembangkangan sipil, dan pemogokan buruh. Jutaan pemrotes dari berbagai latar belakang sosio-ekonomi dan agama menuntut penggulingan rezim Presiden Mesir Hosni Mubarak. Meskipun didominasi dengan kedamaian, revolusi tersebut bukan tanpa benturan hebat antara pasukan keamanan dan pemrotes, dengan setidaknya 846 orang terbunuh dan 6.000 terluka. Pemberontakan tersebut terjadi di Kairo, Alexandria, dan di kota-kota lain di Mesir, mengikuti revolusi Tunisia yang mengakibatkan pengunduran presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali. Pada tanggal 11 Februari, setelah beberapa minggu melakukan demonstrasi dan tekanan yang populer, Hosni Mubarak mengundurkan diri dari jabatannya.
Geografi
Kairo terletak di utara Mesir, yang dikenal sebagai Mesir Hilir, 165 kilometer selatan Laut Mediterania dan 120 kilometer barat Teluk Suez dan Terusan Suez. Kota ini berada di sepanjang Sungai Nil, ke selatan dari titik di mana sungai tersebut meninggalkan lembah yang terbentang di padang pasir dan bercabang ke daerah Delta Nil yang rendah. Meskipun kota metropolis Kairo terbentang jauh dari Sungai Nil ke segala arah, kota Kairo hanya tinggal di tepi timur sungai dan dua pulau di dalamnya dengan luas total 453 kilometer persegi.
Sampai pertengahan abad ke-19, ketika sungai itu dijinakkan oleh bendungan, tanggul, dan kontrol lainnya, Sungai Nil di sekitar Kairo sangat rentan terhadap perubahan arah dan tingkat permukaan. Selama bertahun-tahun, sungai Nil berangsur-angsur bergeser ke arah barat, menyediakan tempat antara tepi timur sungai dan dataran tinggi Mokattam di mana kota ini sekarang berdiri. Tanah tempat Kairo didirikan pada tahun 969 (sekarang Kairo Islam) terletak di bawah air lebih dari tiga ratus tahun sebelumnya.
Periode rendah Sungai Nil selama abad ke-11 terus menambah lansekap Kairo; Sebuah pulau baru, yang dikenal sebagai Geziret al-Fil, pertama kali muncul pada tahun 1174, namun akhirnya menjadi terhubung dengan daratan. Saat ini, situs Geziret al-Fil ditempati oleh distrik Shubra. Periode rendah menciptakan pulau lain pada pergantian abad ke-14 yang sekarang membentuk Zamalek dan Gezira. Usaha reklamasi daratan oleh Mamluk dan Utsmaniyah selanjutnya memberi kontribusi pada ekspansi di tepi timur sungai.
Karena pergerakan Sungai Nil, bagian kota yang lebih baru—Garden City, Pusat Kota Cairo, dan Zamalek—terletak paling dekat dengan tepi sungai.
Iklim
Di Kairo dan di sepanjang Lembah Sungai Nil, iklimnya adalah iklim padang pasir yang panas (sesuai dengan sistem klasifikasi iklim Köppen), namun sering kali dengan kelembaban tinggi karena tidak jauh dari Laut Tengah dan Delta Nil. Angin badai sering terjadi, membawa debu Sahara ke kota, kadang dari bulan Maret sampai Mei dan udara sering kali tidak terasa nyaman. Suhu tinggi di musim dingin berkisar antara 14 sampai 22 °C, sedangkan titik terendah malam hari turun ke bawah 11 °C, sering kali sampai 5 °C. Di musim panas, tingginya jarang melampaui suhu 40 °C, dan titik terendah turun menjadi sekitar 20 °C. Curah hujan jarang dan hanya terjadi pada bulan-bulan yang dingin, namun hujan mendadak menyebabkan banjir yang besar. Salju sangat jarang. Titik didih pada bulan terpanas berkisar antara 13,9 °C pada bulan Juni sampai 18,3 °C pada bulan Agustus.
Infrastruktur
Kesehatan
Kairo serta kota tetangga Giza telah didirikan sebagai pusat pengobatan medis utama Mesir, dan meskipun mempunyai beberapa pengecualian, memiliki tingkat perawatan medis paling tinggi di negara. Di antara rumah sakit Kairo adalah Rumah Sakit Internasional As-Salaam yang terakreditasi oleh JCI, Maadi (rumah sakit swasta terbesar di Mesir dengan 350 tempat tidur), Rumah Sakit Universitas Ain Syams, Rumah Sakit Dar Al Fuad, serta Rumah Sakit Kasr Al Aini.
Pendidikan
Kairo Raya telah lama menjadi pusat pendidikan dan layanan pendidikan bagi Mesir dan sekitarnya. Sekarang, Kairo Raya adalah pusat bagi banyak kantor pemerintah yang mengatur sistem pendidikan Mesir, memiliki jumlah terbesar dari sekolah-sekolah pendidikan, dan lembaga pendidikan tinggi di antara kota-kota lain dan kegubernuran Mesir.
Transportasi
Kairo memiliki jaringan jalan, sistem kereta api, sistem kereta bawah tanah dan layanan maritim yang luas. Transportasi jalan difasilitasi oleh kendaraan pribadi, taksi, bus umum milik swasta dan mikrobus Kairo. Kairo, tepatnya Alun-Alun Ramses, adalah pusat hampir seluruh jaringan transportasi Mesir.
Sistem kereta bawah tanah, yang secara resmi disebut "Metro (مترو)", adalah cara cepat dan efisien untuk berkeliling di kota Kairo. Jaringan Metro mencakup Helwan dan daerah pinggiran lainnya. Itu bisa sangat ramai saat jam sibuk. Dua mobil kereta api (yang keempat dan yang kelima) hanya diperuntukkan bagi wanita saja, meskipun wanita dapat naik mobil yang mereka inginkan.
Jaringan jalan yang luas menghubungkan Kairo dengan kota dan desa Mesir lainnya. Ada jalan lingkar baru yang mengelilingi pinggiran kota, dengan pintu keluar yang menjangkau daerah luar Kairo.
Olahraga
Sepak bola adalah olahraga paling populer di Mesir, dan Kairo memiliki sejumlah tim olahraga yang bersaing di liga nasional dan regional. Tim yang paling dikenal adalah Al-Ahly, Al Zamalek dan Al-Ismaily. Pertandingan sepak bola tahunan antara Al-Ahly dan El Zamalek mungkin merupakan acara olahraga paling banyak ditonton di Mesir dan juga wilayah Afrika-Arab. Kedua tim tersebut dikenal sebagai "rival" sepak bola Mesir, dan merupakan juara pertama dan kedua di Afrika dan dunia Arab. Mereka memainkan pertandingan kandang mereka di Stadion Internasional Kairo atau Stadion Naser, yang merupakan stadion terbesar ke-2 Mesir, yang terbesar di Kairo dan salah satu stadion terbesar di dunia.
Kota kembar
Kairo memiliki hubungan kota kembar dengan:
Aljir, Aljazair (1982)
Oran, Aljazair (2002)
Chicago, Amerika Serikat (1986)
Dallas, Amerika Serikat (1996)
Los Angeles, Amerika Serikat (2007)
New York City, Amerika Serikat (1982)
Jeddah, Arab Saudi (1988)
Sydney, Australia (1988)
Minsk, Belarus (1998)
Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina (2006)
Chennai, India (2000)
Baghdad, Irak (1978)
Isfahan, Iran (1982)
Roma, Italia (2002)
Tokyo, Jepang (1990)
Frankfurt am Main, Jerman (1979)
Stuttgart, Jerman (1979)
Ottawa, Kanada (1989)
Astana, Kazakhstan (1999)
Seoul, Korea Selatan (1997)
Kota Kuwait, Kuwait (1994)
Casablanca, Maroko (1999)
Rabat, Maroko (1980)
Kota Meksiko, Meksiko (1999)
Kota Meksiko, Meksiko (1999)
Paris, Prancis (1985)
Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (1990)
Xi'an, Republik Rakyat Tiongkok (1997)
Moskwa, Rusia (2003)
Barcelona, Spanyol (1992)
Tunis, Tunisia (1987)
Ankara, Turki (2004)
Istanbul, Turki (1988)
Dubai, Uni Emirat Arab (2004)
Sanaa, Yaman (1990)
Amman, Yordania (1988)
Tempat ibadah
Di antara tempat-tempat ibadah, kebanyakan adalah masjid, karena Mesir adalah negara mayoritas Muslim. Ada juga gereja dan kuil Kristen: Gereja Ortodoks Koptik, Gereja Katolik Koptik (Gereja Katolik), Gereja Evangelis Mesir (Sinode Sungai Nil) (Persekutuan Gereja Reformasi Dunia).
Tempat pertunjukan dan Museum di Kairo
Cairo Tower
Sound and Light (Pyramid)
Museum Nasional Mesir / Tahrir
Museum Islam
Museum Militer
Museum Mamalek
Museum Kereta Kuda
Cairo Opera House
Museum Istana Manial
Pharaonic Village
Panorama Oktober
Benteng Shalahuddin al Ayyubi
Nile Cruise
Planetarium
Cairo International Convention and Exhibition Centre
Catatan
Lihat pula
Universitas Al-Azhar
Kairo Baru (New Cairo)
Kegubernuran Kairo
Referensi
Pranala luar
Kairo Islam - situs warisan dunia
Kairo Islam - perlawatan
Kota di Mesir
Kota suci |
5109 | https://id.wikipedia.org/wiki/Jerman%20Barat | Jerman Barat | Jerman Barat adalah nama yang umum untuk Republik Federal Jerman () pada periode antara 23 Mei 1949 dan reunifikasi Jerman pada 3 Oktober 1990. Selama era Perang Dingin ini, NATO yang berpihak pada Jerman Barat dan Pakta Warsawa yang dipihaki Jerman Timur dibagi oleh Perbatasan Jerman Dalam. Setelah 1961 Berlin Barat secara fisik terpisah dari Berlin Timur serta dari Jerman Timur oleh Tembok Berlin. Situasi ini berakhir ketika Jerman Timur dibubarkan dan dipecah menjadi lima negara bagian, yang kemudian bergabung dengan sepuluh negara bagian Republik Federal Jerman bersama dengan negara kota Berlin yang sejak itu bersatu kembali. Dengan penyatuan kembali Jerman Barat dan Timur, Republik Federal Jerman, yang sekarang diperluas menjadi enam belas negara bagian, dikenal sebagai "Jerman". Periode ini disebut sebagai Republik Bonn (Bonner Republik) oleh para sejarawan, menyinggung Republik Weimar saat perang dan Republik Berlin pasca-reunifikasi.
Republik Federal Jerman didirikan dari sebelas negara bagian yang dibentuk di tiga Zona Pendudukan Sekutu yang dipegang oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis (atau "Zona Barat"). Pasukan AS dan Inggris tetap berada di negara itu sepanjang Perang Dingin. Populasinya tumbuh dari sekitar 51 juta pada tahun 1950 menjadi lebih dari 63 juta pada tahun 1990. Kota Bonn adalah ibu kotanya (sementara). Zona pendudukan Sekutu keempat (Zona Timur, atau ) dipegang oleh Uni Soviet, dibatasi di timur oleh garis Oder-Neisse; dan pada tahun 1949 Jerman Timur pun menjadi Republik Demokratik Jerman yang sosialis (disingkat GDR; di Jerman atau ), dengan ibu kota nya di Berlin Timur. Bekas bagian Jerman di sebelah timur Oder-Neisse dipisahkan dari 'Jerman secara keseluruhan' oleh Perjanjian Potsdam tahun 1945, dan kemudian dianeksasi oleh Polandia dan Uni Soviet. Akibatnya, Jerman Barat memiliki wilayah sekitar setengah ukuran dari periode demokrasi Weimar Republik antar perang .
Pada awal Perang Dingin, Eropa dibagi di antara blok Barat dan Timur. Jerman secara dibagi menjadi dua negara dan dua wilayah khusus, Saarland dan Berlin yang terbagi 2. Awalnya Republik Federal Jerman mengklaim mandat eksklusif untuk seluruh wilayah Jerman, menganggap dirinya sebagai kelanjutan reorganisasi secara demokratis dari Jerman Reich 1871-1945. Mereka berkesimpulan bahwa GDR adalah negara boneka yang dibentuk secara ilegal. Meskipun GDR mengadakan pemilihan umum secara teratur, tetapi tidak dilaksanakan secara bebas dan adil. Dari perspektif Jerman Barat, GDR bukanlah pemerintahan yang sah.
Tiga negara bagian barat daya Jerman Barat bergabung membentuk Baden-Württemberg pada tahun 1952, dan Saarland bergabung dengan Republik Federal Jerman pada tahun 1957. Selain sepuluh negara bagian yang dihasilkan, Berlin Barat dianggap sebagai negara bagian ke-11. Meskipun secara hukum bukan bagian dari Republik Federal Jerman, tetapi karena Berlin berada di bawah kendali Dewan Kendali Sekutu, Berlin Barat bersekutu secara politis dengan Jerman Barat dan secara langsung atau tidak langsung diwakili dalam lembaga federal.
Hubungan dengan blok Soviet membaik selama era "" sekitar tahun 1970, dimana Jerman Barat kemudian mengadopsi prinsip bahwa GDR dan Republik Federal adalah "dua negara Jerman dalam satu negara Jerman" (seperti negara konstituen). Klaim atas mandat eksklusif secara formal dilepaskan, dan Jerman Barat menerima bahwa, dalam batas-batasnya sendiri, Jerman Timur (GDR) mewakili penduduknya sebagai Negara Jerman di luar Republik Federal. Selain itu, meskipun Republik Federal masih tidak mengakui GDR sebagai negara yang sepenuhnya berdaulat dalam hukum internasional, namun demikian menerima bahwa dalam forum hukum internasional, Jerman Timur adalah negara berdaulat yang independen di mana Republik Federal Jerman dapat mengikatkan diri dalam ikatan perjanjian. Tetapi sehubungan dengan legalitas dalam batas-batasnya sendiri, Jerman Barat terus mempertahankan bahwa masih ada satu (tetapi tidak aktif) negara Jerman secara keseluruhan, yang hanya dapat diwakili secara oleh Republik Federal. Sejak tahun 1973 dan seterusnya, Jerman Timur mengakui dua negara berdaulat Jerman, dengan Jerman Barat adalah sebuah negara asing secara dan . Republik Federal dan Republik Demokratik sepakat bahwa tidak satu pun dari mereka dapat berbicara atas nama yang lain.
Fondasi kuat dan berpengaruh yang dipegang oleh Jerman hari ini diletakkan selama (keajaiban ekonomi) tahun 1950-an ketika Jerman Barat bangkit dari kehancuran besar yang ditimbulkan oleh Perang Dunia II menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketiga di dunia. Kanselir pertama Konrad Adenauer, yang menjabat hingga 1963, telah bekerja untuk keselarasan penuh dengan NATO - bukan netralitas. Dia tidak hanya mendapatkan keanggotaan di NATO tetapi juga merupakan pendukung perjanjian penting yang kemudian berkembang menjadi Uni Eropa saat ini. Ketika G8 didirikan pada tahun 1975, tidak ada pertanyaan apakah Republik Federal Jerman akan menjadi anggota juga.
Menyusul keruntuhan komunisme di Eropa Tengah dan Timur pada tahun 1989, yang dilambangkan dengan runtuhnya Tembok Berlin, ada gerakan cepat menuju penyatuan kembali Jerman. Jerman Timur memilih untuk membubarkan diri dan masuk ke Republik Federal pada tahun 1990. Lima negara bagian pasca perangnya ( ) dibangun kembali bersama dengan Berlin yang bersatu kembali, dan mengakhiri status khusus serta membentuk tambahan. GDR secara resmi bergabung dengan Republik Federal pada 3 Oktober 1990, meningkatkan jumlah negara dari 10 menjadi 16, mengakhiri pembagian Jerman. Penggabungan ini tidak menghasilkan negara baru; melainkan, proses itu pada dasarnya merupakan aneksasi sukarela, di mana Jerman Barat memperoleh negara bagian tambahan di Jerman Timur, yang kemudian sudah tidak ada lagi. Republik Federal yang diperluas mempertahankan budaya politik Jerman Barat dan melanjutkan keanggotaannya yang ada di organisasi internasional, serta keselarasan kebijakan luar negeri Barat dan afiliasinya dengan aliansi Barat seperti PBB, NATO, OECD, dan Uni Eropa.
Konvensi penamaan
Nama resmi Jerman Barat, yang diadopsi pada tahun 1949 dan sejak itu tidak berubah adalah (Republik federal Jerman).
Di Jerman Timur, istilah (Jerman Barat) atau (Republik Federal Jerman Barat) lebih disukai dan tidaklah asing selama tahun 1950-an dan 1960-an. Hal ini berbanding terbalik sekali sejak konstitusi 1968, ketika gagasan satu negara Jerman tunggal ditinggalkan oleh Jerman Timur, dan sebagai hasilnya Jerman Barat dan Berlin Barat secara resmi dianggap orang asing. Pada awal 1970-an, dimulai di , Jerman Timur, inisial "BRD" (Jerman Barat) untuk "Republik Federal Jerman" mulai berlaku dalam penggunaan Jerman Timur. Pada tahun 1973, sumber resmi Jerman Timur mengadopsinya sebagai ungkapan standar dan negara-negara Blok Timur lainnya segera menyusul.
Menanggapi langkah ini, pada tahun 1965 Menteri Federal Jerman Barat untuk Urusan Intra-Jerman, Erich Mende mengeluarkan Arahan untuk penunjukan Jerman, merekomendasikan menghindari inisialisasi. Pada tanggal 31 Mei 1974, kepala pemerintah federal dan negara bagian Jerman Barat merekomendasikan untuk selalu menggunakan nama lengkap dalam publikasi resmi. Sejak saat itu sumber-sumber Jerman Barat menghindari bentuk yang disingkat, dengan pengecualian organisasi miring kiri yang memeluknya. Pada November 1979, pemerintah federal untuk memberi tahu bahwa penyiar publik Jerman Barat dan telah setuju untuk menolak menggunakan inisialisme.
Kode negara ISO 3166-1 alpha-2 untuk Jerman Barat adalah "DE" (untuk Deutschland, Jerman), yang tetap menjadi kode negara Jerman setelah penyatuan kembali. ISO 3166-1 alpha-2 adalah kode negara yang paling banyak digunakan, dan kode "DE" terutama digunakan sebagai pengenal negara yang memperluas kode pos dan sebagai domain tingkat atas kode negara Internet .de . Dengan demikian, kode negara ISO 3166-1 alpha-3 kurang banyak digunakan di Jerman Barat adalah "DEU", yang juga tetap menjadi kode negara Jerman yang disatukan kembali. Kode yang sekarang dihapus untuk Jerman Timur, di sisi lain, adalah "DD" di ISO 3166-1 alpha-2 dan "DDR" di ISO 3166-1 alpha-3.
Istilah sehari-hari "Jerman Barat" atau yang setara - digunakan dalam banyak bahasa. ""Juga merupakan bentuk bahasa sehari-hari yang digunakan di negara-negara berbahasa Jerman, biasanya tanpa nada politik.
Sejarah
Pada 4–11 Februari 1945 para pemimpin dari Amerika Serikat, Inggris dan Uni Soviet mengadakan Konferensi Yalta terkait pengaturan masa depan sehubungan dengan Eropa pasca perang dan strategi melawan Jepang di Pasifik. Konferensi itu sepakat bahwa Jerman pascaperang akan dibagi menjadi empat zona pendudukan: Zona Prancis di ujung barat; Zona Inggris di barat laut; Zona Amerika di selatan; dan Zona Soviet di Timur. Berlin secara terpisah dibagi menjadi empat zona. Divisi-divisi ini tidak dimaksudkan untuk memecah belah Jerman, hanya untuk menentukan zona administrasi.
Dengan Perjanjian Potsdam berikutnya, keempat Kekuatan Sekutu menyatakan kedaulatan bersama atas 'Jerman secara keseluruhan', yang didefinisikan sebagai totalitas wilayah di dalam zona pendudukan. Bekas wilayah Jerman di sebelah timur sungai Oder dan Neisse dan di luar 'Jerman secara keseluruhan' dipisahkan dari kedaulatan Jerman dan dipindahkan ke pemerintahan Polandia dan Rusia, status Polandia dan Rusia tersebut akan dikonfirmasikan pada Perjanjian Perdamaian. Menyusul komitmen masa perang oleh Sekutu kepada pemerintah di pengasingan Cekoslowakia dan Polandia, Protokol Potsdam juga menyetujui transfer 'tertib dan manusiawi' kembali ke Jerman sebagai seluruh populasi etnis Jerman di Polandia, Cekoslowakia, dan Hungaria. Delapan juta pengungsi Jerman akhirnya menetap di Jerman Barat. Antara 1946 dan 1949, tiga zona pendudukan mulai digabungkan. Pertama, zona Inggris dan Amerika digabungkan menjadi negara-kuasi Bizonia. Segera setelah itu, zona Prancis dimasukkan ke Trizonia. Pada saat yang sama, negara federal baru () dibentuk di zona Sekutu; menggantikan geografi negara-negara Jerman pra-Nazi seperti Free State of Prussia dan Republic of Baden, yang akhirnya berasal dari bekas kerajaan Jerman yang merdeka.
Pada tahun 1949 dengan kelanjutan dari Perang Dingin (saksi Berlin Airlift tahun 1948–1949), dua negara Jerman yang berasal dari Sekutu Barat dan Zona Soviet dikenal secara internasional sebagai Jerman Barat dan Jerman Timur. Umumnya dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Jerman Timur, bekas Zona Pendudukan Soviet, akhirnya menjadi Republik Demokratik Jerman atau GDR. Pada tahun 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur bersama-sama menandatangani Perjanjian Penyelesaian Akhir terhadap Jerman; di mana status transisi Jerman setelah Perang Dunia II secara definitif berakhir, Empat kekuatan Sekutu melepaskan otoritas kedaulatan bersama mereka bersama untuk Jerman secara keseluruhan, dua bagian dari Jerman mengkonfirmasi batas-batas eksternal pasca perang mereka sebagai final dan tidak dapat diubah (termasuk pengalihan tanah bekas Jerman di sebelah timur garis Oder-Neisse pada 1945), dan Kekuatan Sekutu mengkonfirmasi persetujuan mereka untuk Reunifikasi Jerman. Dari 3 Oktober 1990, setelah reformasi GDR, negara-negara Jerman Timur bergabung dengan Republik Federal.
Keanggotaan NATO
Dengan wilayah perbatasan yang sebagian besar bertepatan dengan wilayah Francia Timur Abad Pertengahan dan Konfederasi Napoleon Rhine abad ke-19, Republik Federal Jerman, didirikan pada 23 Mei 1949, di bawah ketentuan konvensi Bonn-Paris memperoleh "otoritas penuh negara berdaulat" pada 5 Mei 1955 (meskipun "kedaulatan penuh" tidak diperoleh sampai Perjanjian Dua Plus Empat pada tahun 1990). Mantan pasukan pendudukan Barat tetap ada, sekarang sebagai bagian dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang bergabung dengan Jerman Barat pada 9 Mei 1955, berjanji untuk dipersenjatai kembali dengan segera.
Jerman Barat menjadi fokus Perang Dingin dengan penjajarannya dengan Jerman Timur, anggota Pakta Warsawa yang didirikan. Bekas ibu kota, Berlin, telah dibagi menjadi empat sektor, dengan Sekutu Barat bergabung dengan sektor mereka untuk membentuk Berlin Barat, sementara Soviet memegang Berlin Timur. Berlin Barat benar-benar dikelilingi oleh wilayah Jerman Timur dan telah menderita di bawah blokade Soviet pada tahun 1948-1949, yang diatasi oleh peristiwa Berlin Airlift.
Pecahnya Perang Korea pada Juni 1950 menyebabkan seruan AS untuk mempersenjatai kembali Jerman Barat untuk membantu mempertahankan Eropa Barat dari ancaman Soviet. Mitra Jerman dalam Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa mengusulkan untuk membentuk Komunitas Pertahanan Eropa (EDC), dengan angkatan darat, laut, dan udara yang terpadu, yang terdiri atas angkatan bersenjata negara-negara anggotanya. Militer Jerman Barat akan tunduk pada kontrol EDC lengkap, tetapi negara-negara anggota EDC lainnya (Belgia, Prancis, Italia, Luksemburg, dan Belanda) akan bekerja sama dalam EDC sambil mempertahankan kontrol independen dari angkatan bersenjata mereka sendiri.
Meskipun perjanjian EDC ditandatangani (Mei 1952), perjanjian itu tidak pernah berlaku. Para Gaullis di Prancis menolaknya dengan alasan bahwa itu mengancam kedaulatan nasional, dan ketika Majelis Nasional Prancis menolak untuk meratifikasinya (Agustus 1954), perjanjian itu mati. Gaullis Prancis dan pihak komunis telah membunuh proposal pemerintah Perancis. Kemudian cara-cara lain harus ditemukan untuk memungkinkan perlucutan senjata Jerman Barat. Sebagai tanggapan, di Konferensi London dan Paris, Perjanjian Brussels dimodifikasi untuk ikut memuat Jerman Barat, dan untuk membentuk Uni Eropa Barat (West European Union/WEU/UEB). Jerman Barat diizinkan untuk dipersenjatai kembali (sebuah ide yang ditolak oleh banyak orang Jerman), dan memiliki kendali penuh atas militernya, yang disebut . UEB, bagaimanapun, akan mengatur ukuran angkatan bersenjata yang diizinkan untuk masing-masing negara anggotanya. Konstitusi Jerman juga melarang tindakan militer, kecuali dalam kasus serangan eksternal terhadap Jerman atau sekutunya (). Juga, Jerman dapat menolak wajib militer dengan alasan hati nurani, dan melayani untuk tujuan sipil.
Tiga Sekutu Barat mempertahankan kekuatan pendudukan di Berlin dan tanggung jawab tertentu untuk Jerman secara keseluruhan. Di bawah pengaturan baru, Sekutu menempatkan pasukan di Jerman Barat untuk pertahanan NATO, sesuai dengan perjanjian penempatan dan status pasukan. Dengan pengecualian 55.000 tentara Prancis, pasukan Sekutu berada di bawah komando pertahanan gabungan NATO. (Prancis menarik diri dari struktur komando militer kolektif NATO pada tahun 1966.)
"Keajaiban ekonomi" Jerman Barat
Jerman Barat ("keajaiban ekonomi", diciptakan oleh The Times pada tahun 1950) terjadi karena adanya bantuan ekonomi yang diberikan oleh Amerika Serikat dan Rencana Marshall.Peningkatan ini didukung oleh reformasi mata uang tahun 1948 yang menggantikan dengan dan menghentikan inflasi yang merajalela. Pembubaran Sekutu atas industri batubara dan baja Jerman Barat akhirnya berakhir pada 1950.
Karena permintaan barang-barang konsumen meningkat setelah Perang Dunia II, kekurangan yang dihasilkan membantu mengatasi resistensi yang tersisa untuk pembelian produk-produk Jerman. Pada saat itu Jerman memiliki kumpulan besar tenaga kerja terampil dan murah, sebagian sebagai akibat dari pelarian dan pengusiran orang Jerman dari Eropa Tengah dan Timur, yang mempengaruhi hingga 16,5 juta orang Jerman. Ini membantu Jerman untuk melipatgandakan nilai ekspornya selama perang. Terlepas dari faktor-faktor ini, kerja keras dan jam kerja panjang dengan kapasitas penuh di antara populasi dan pada akhir 1950-an dan 1960-an tenaga kerja tambahan dipasok oleh ribuan ("pekerja tamu") memberikan basis vital bagi kemajuan ekonomi. Ini akan memiliki implikasi di kemudian hari bagi pemerintah Jerman berturut-turut ketika mereka mencoba untuk mengasimilasi kelompok pekerja ini.
Sejak akhir 1950-an dan seterusnya, Jerman Barat memiliki salah satu ekonomi terkuat di dunia, hampir sekuat sebelum Perang Dunia Kedua. Ekonomi Jerman Timur menunjukkan pertumbuhan tertentu, tetapi tidak sebanyak di Jerman Barat, sebagian karena perbaikan berkelanjutan untuk Uni Soviet dalam hal sumber daya.
Pada tahun 1952 Jerman Barat menjadi bagian dari Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa, yang kemudian berkembang menjadi Uni Eropa. Pada tanggal 5 Mei 1955 Jerman Barat dinyatakan memiliki "otoritas negara berdaulat". Militer Inggris, Prancis, dan AS tetap di negara itu, sama seperti Tentara Soviet yang tetap berada di Jerman Timur. Empat hari setelah memperoleh "otoritas negara berdaulat" pada tahun 1955, Jerman Barat bergabung dengan NATO. Inggris dan Amerika Serikat mempertahankan kehadirannya yang kuat di Jerman Barat, bertindak sebagai pencegah dalam kasus invasi Soviet. Pada tahun 1976 Jerman Barat menjadi salah satu negara pendiri Kelompok Enam (G6). Pada tahun 1973, Jerman Barat — yang menampung sekitar 1,26% dari populasi dunia — memiliki PDB terbesar keempat di dunia yaitu 944 miliar (5,9% dari total dunia). Pada tahun 1987 FRG (Jerman Barat) memegang 7,4% bagian dari total produksi dunia.
Demografi
Statistik populasi dan vital
Jumlah penduduk Jerman Barat dari tahun 1950 sampai 1990, seperti yang dikumpulkan oleh .
Agama
Afiliasi agama di Jerman Barat menurun dari tahun 1960 dan seterusnya. Afiliasi agama menurun lebih cepat di kalangan Protestan daripada di antara umat Katolik, menyebabkan Gereja Katolik Roma menyalip EKD sebagai denominasi terbesar di negara itu selama tahun 1970-an.
Hubungan dengan Jerman Timur
Posisi resmi Jerman Barat mengenai Jerman Timur pada awalnya adalah bahwa pemerintah Jerman Barat adalah satu-satunya yang dipilih secara demokratis, dan oleh karena itu satu-satunya wakil rakyat Jerman yang sah. Menurut Hallstein Doctrine, negara mana pun (kecuali Uni Soviet) yang mengakui otoritas Republik Demokratik Jerman tidak akan memiliki hubungan diplomatik dengan Jerman Barat.
Pada awal 1970-an, kebijakan Willy Brandt tentang "" Memunculkan bentuk saling pengakuan antara Jerman Timur dan Barat. Perjanjian Moskow (Agustus 1970), Perjanjian Warsawa (Desember 1970), Perjanjian Empat Kekuatan terkait Berlin (September 1971), Perjanjian Transit (Mei 1972), dan Perjanjian Dasar (Desember 1972) membantu menormalkan hubungan Jerman Timur dan Barat dan menyebabkan kedua negara Jerman bergabung dengan PBB. Doktrin Hallstein dilepaskan, dan Jerman Barat tidak lagi mengklaim mandat eksklusif untuk Jerman secara keseluruhan.
Mengikuti Ostpolitik pandangan Jerman Barat adalah bahwa Jerman Timur adalah pemerintahan de facto dalam satu negara Jerman dan organisasi negara bagian de jure dari bagian-bagian Jerman di luar Republik Federal. Republik Federal terus mempertahankan bahwa dalam strukturnya sendiri tidak ada pengakuan GDR sebagai negara berdaulat de jure di bawah hukum internasional; sementara pada saat yang sama mengakui bahwa, dalam struktur hukum internasional, GDR adalah negara berdaulat yang independen. Dengan perbedaan ini, Jerman Barat kemudian memandang dirinya berada dalam batas-batasnya sendiri, tidak hanya pemerintah de facto dan de jure, tetapi juga satu-satunya perwakilan sah de jure dari "Jerman secara keseluruhan" yang tidak aktif. Kedua Jerman melepaskan klaim untuk mewakili yang lain secara internasional; dan mereka mengakui satu sama lain secara tersirat karena keduanya mampu mewakili populasi mereka sendiri de jure berpartisipasi dalam badan-badan internasional dan perjanjian, seperti PBB dan Perjanjian Helsinki.
Penilaian Perjanjian Dasar ini dikonfirmasi dalam keputusan Mahkamah Konstitusi Federal tahun 1973;
"... Republik Demokratik Jerman dalam pengertian hukum internasional adalah suatu Negara dan dengan demikian menjadi subjek hukum internasional. Temuan ini independen dari pengakuan dalam hukum internasional Republik Demokratik Jerman oleh Republik Federal Jerman. Pengakuan seperti itu tidak hanya tidak pernah secara resmi diucapkan oleh Republik Federal Jerman tetapi sebaliknya berulang kali secara eksplisit ditolak. Jika perilaku Republik Federal Jerman terhadap Republik Demokratik Jerman dinilai berdasarkan kebijakan détente, khususnya kesimpulan Perjanjian sebagai pengakuan de facto, maka itu hanya dapat dipahami sebagai pengakuan de facto dari jenis khusus.Fitur khusus dari Perjanjian ini adalah bahwa meskipun itu adalah Perjanjian bilateral antara dua Negara, dimana aturan hukum internasional berlaku dan yang seperti perjanjian internasional lainnya memiliki validitas, itu adalah antara dua Negara yang merupakan bagian dari yang masih ada, meskipun tidak mampu bertindak sebagai tidak direorganisasi, Negara Utuh Jerman yang komprehensif dengan satu badan politik. "
Konstitusi Jerman Barat (, "Hukum Dasar") memberikan dua pasal terkait penyatuan dengan bagian lain Jerman:
Pasal 23 memberikan kemungkinan bagi bagian-bagian lain Jerman untuk bergabung dengan Republik Federal (di bawah konstitusi Republik Federal Jerman).
Pasal 146 memberikan kemungkinan untuk penyatuan semua bagian Jerman di bawah konstitusi baru.
Setelah revolusi damai tahun 1989 di Jerman Timur, Volkskammer dari Jerman Timur pada tanggal 23 Agustus 1990 menyatakan aksesi Jerman Timur ke Republik Federal berdasarkan Pasal 23 Undang-Undang Dasar; dan dengan demikian memprakarsai proses penyatuan kembali, yang mulai berlaku pada 3 Oktober 1990. Namun demikian, tindakan penyatuan kembali itu sendiri (dengan banyak syarat dan ketentuan khusus; termasuk amendemen mendasar terhadap Undang-Undang Dasar Jerman Barat) dicapai secara konstitusional oleh Perjanjian Penyatuan berikutnya pada 31 Agustus 1990; yaitu melalui perjanjian yang mengikat antara mantan Jerman Timur dan Republik Federal sekarang - mengakui satu sama lain sebagai negara berdaulat yang terpisah dalam hukum internasional. Perjanjian ini kemudian mulai berlaku pada tanggal 20 September 1990 oleh Volkskammer dan Bundestag oleh mayoritas dua pertiga yang diwajibkan oleh konstitusi; di satu sisi, kepunahan GDR dan pembentukan kembali di wilayah Jerman Timur; dan di sisi lain, amendemen yang disetujui untuk Hukum Dasar Republik Federal. Di antara amendemen-amendemen ini adalah pencabutan Pasal 23 yang berkenaan dengan GDR yang secara nominal telah mengumumkan aksesi yang telah ditangguhkan ke Republik Federal.
Kedua negara Jerman masuk ke dalam kesatuan mata uang dan bea cukai pada bulan Juli 1990, dan pada 3 Oktober 1990, Republik Demokratik Jerman dibubarkan dan lima Jerman Timur yang didirikan kembali (serta Berlin yang bersatu) bergabung dengan Republik Federal Jerman, mengakhiri perpecahan Timur-Barat.
Politik
Kehidupan politik di Jerman Barat sangat stabil dan teratur. Era Adenauer (1949-63) diikuti oleh periode singkat di bawah Ludwig Erhard (1963-66) yang, pada gilirannya, digantikan oleh Kurt Georg Kiesinger (1966-69). Semua pemerintahan antara tahun 1949 dan 1966 dibentuk oleh kaukus Persatuan Kristen-Demokratik (CDU) dan Persatuan Sosial Kristen (CSU), baik sendiri atau dalam koalisi dengan Partai Demokratik Bebas (FDP) yang lebih kecil atau partai sayap kanan lainnya.
"Koalisi Besar" Kiesinger 1966-69 berada di antara dua partai terbesar Jerman Barat, CDU / CSU dan Partai Sosial Demokrat (SPD). Ini penting untuk memperkenalkan tindakan darurat baru — Koalisi Besar memberi partai-partai yang berkuasa mayoritas dua pertiga suara yang diperlukan untuk melihatnya. Tindakan kontroversial ini memungkinkan hak-hak dasar konstitusional seperti kebebasan bergerak dibatasi jika terjadi keadaan darurat .
Menjelang berlalunya undang-undang, ada oposisi sengit terhadap mereka, terutama oleh FDP, gerakan mahasiswa Jerman yang meningkat, sebuah kelompok yang menyebut dirinya ("Demokrasi dalam Keadaan Darurat") dan serikat buruh . Demonstrasi dan protes bertambah banyak, dan pada tahun 1967 siswa Benno Ohnesorg ditembak di kepala oleh seorang polisi. Pers, terutama tabloid , meluncurkan kampanye melawan para pengunjuk rasa.
Pada 1968, keinginan yang lebih kuat untuk menghadapi masa lalu Nazi muncul. Pada tahun 1970-an, environmentalisme dan anti-nasionalisme menjadi nilai fundamental di antara Jerman sayap kiri. Akibatnya, pada tahun 1979 Partai Hijau mampu mencapai minimum 5% yang diperlukan untuk mendapatkan kursi parlemen di pemilihan kota Free Hanseatic Bremen, dan dengan dasar partai nasional pada tahun 1980 berkembang menjadi salah satu negara hijau yang paling sukses secara politik gerakan di dunia.
Hasil lain dari kerusuhan pada 1960-an adalah pendirian Fraksi Tentara Merah (RAF). RAF aktif dari tahun 1968, melakukan serangkaian serangan teroris di Jerman Barat selama tahun 1970-an. Bahkan pada 1990-an, serangan masih dilakukan dengan nama RAF . Tindakan terakhir terjadi pada tahun 1993, dan pada tahun 1998 kelompok ini mengumumkan bahwa mereka menghentikan kegiatan mereka.
Pada pemilihan 1969, SPD memperoleh cukup suara untuk membentuk pemerintahan koalisi dengan FDP. Pemimpin SPD dan Kanselir Willy Brandt tetap menjadi kepala pemerintahan sampai Mei 1974, ketika ia mengundurkan diri setelah Perselingkuhan Guillaume, di mana seorang anggota senior stafnya ditemukan sebagai mata-mata untuk badan intelijen Jerman Timur, . Namun "perselingkuhan" ini secara luas dianggap hanya sebagai pemicu pengunduran diri Brandt, bukan penyebab mendasar. Sebaliknya, Brandt, dirundung skandal yang berkaitan dengan alkohol dan depresi serta kejatuhan ekonomi dari krisis minyak 1973, hampir tampaknya sudahlah cukup. Seperti Brandt sendiri kemudian berkata, "Saya kelelahan, karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan proses yang terjadi pada saat itu".
Menteri Keuangan Helmut Schmidt (SPD) kemudian membentuk pemerintahan, melanjutkan koalisi SPD-FDP. Dia menjabat sebagai Kanselir dari 1974 hingga 1982. Hans-Dietrich Genscher, seorang pejabat FDP terkemuka, adalah Wakil Kanselir dan Menteri Luar Negeri pada tahun-tahun yang sama. Schmidt, seorang pendukung kuat Komunitas Eropa (European Community/EC/KE) dan aliansi Atlantik, menekankan komitmennya pada "penyatuan politik Eropa dalam kemitraan dengan AS".
Namun tujuan SPD dan FDP terpisah pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Pada tanggal 1 Oktober 1982 FDP bergabung dengan CDU/CSU untuk memilih Ketua CDU Helmut Kohl sebagai Kanselir dalam pemungutan suara yang konstruktif dan tanpa rasa percaya diri . Setelah pemilihan nasional pada bulan Maret 1983, Kohl muncul dalam kendali kuat pemerintah dan CDU. CDU/CSU jatuh pendek dari mayoritas absolut, karena masuk ke Bundestag Hijau, yang menerima 5,6% suara.
Pada Januari 1987 pemerintah Kohl-Genscher dikembalikan ke kantor, tetapi FDP dan Partai Hijau memperolehnya dengan mengorbankan partai-partai yang lebih besar. Partai Sosial Demokrat menyimpulkan bahwa bukan saja Partai Hijau tidak mungkin membentuk koalisi, tetapi juga bahwa koalisi semacam itu akan jauh dari mayoritas. Kondisi tidak berubah sampai 1998.
Denazifikasi
Pada tahun 1951 beberapa undang-undang disahkan, mengakhiri denazifikasi. Akibatnya, banyak orang dengan bekas masa lalu Nazi berakhir lagi di aparat politik Jerman Barat. Presiden Jerman Walter Scheel dan Kanselir Kurt Georg Kiesinger sama-sama mantan anggota Partai Nazi . Pada tahun 1957, 77% pejabat senior Departemen Kehakiman Jerman adalah mantan anggota Partai Nazi. Sekretaris Negara Konrad Adenauer, Hans Globke, telah memainkan peran utama dalam merancang UU Ras Nuremberg yang anti-semit di Jerman Nazi.
Budaya
Dalam banyak aspek, budaya Jerman terus berlanjut meskipun ada kediktatoran dan masa perang. Bentuk-bentuk lama dan baru saling berdampingan, dan pengaruh Amerika, yang sudah kuat pada tahun 1920-an, tumbuh.
Olahraga
Pada abad ke-20, sepak bola menjadi olahraga terbesar di Jerman. Tim nasional sepak bola Jerman, yang didirikan pada tahun 1900, melanjutkan tradisinya yang berbasis di Republik Federal Jerman, memenangkan Piala Dunia FIFA 1954 dalam kondisi yang menakjubkan yang disebut mukjizat Bern . Sebelumnya, tim Jerman tidak dianggap sebagai bagian dari top internasional. Piala Dunia FIFA 1974 diadakan di kota-kota Jerman Barat dan Berlin Barat. Setelah dikalahkan oleh rekan-rekan Jerman Timur mereka di babak pertama, tim Asosiasi Sepak Bola Jerman memenangkan piala lagi, mengalahkan Belanda 2-1 di final. Dengan proses penyatuan dalam ayunan penuh pada musim panas 1990, Jerman memenangkan Piala Dunia ketiga, dengan pemain yang telah dibatasi untuk Jerman Timur - belum diizinkan untuk berkontribusi. Kejuaraan Eropa juga dimenangkan, pada tahun 1972, 1980 dan 1996.
Setelah kedua Olimpiade 1936 diadakan di Jerman, Munich terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1972 . Ini juga merupakan pertandingan musim panas pertama di mana Jerman Timur muncul dengan bendera dan lagu kebangsaan GDR yang terpisah. Sejak 1950-an, Jerman di Olimpiade telah diwakili oleh sebuah tim bersatu yang dipimpin oleh pejabat NOC Jerman sebelum perang ketika IOC telah menolak tuntutan Jerman Timur untuk membentuk sebuah tim yang terpisah.
Seperti pada tahun 1957, ketika Saarland menyetujui, organisasi olahraga Jerman Timur tidak ada lagi pada akhir 1990 ketika subdivisi mereka dan anggota mereka bergabung dengan rekan-rekan Barat mereka. Dengan demikian, organisasi dan tim Jerman saat ini dalam sepak bola, Olimpiade, dan di tempat lain identik dengan yang secara informal disebut "Jerman Barat" sebelum tahun 1991. Satu-satunya perbedaan adalah keanggotaan yang lebih besar dan nama yang berbeda yang digunakan oleh beberapa orang asing. Organisasi-organisasi dan tim-tim ini pada gilirannya meneruskan tradisi mereka yang mewakili Jerman sebelum Perang Dunia Kedua, dan bahkan Perang Dunia Pertama, dengan demikian memberikan kesinambungan selama seabad meskipun perubahan politik. Di sisi lain, tim dan organisasi Jerman Timur yang terpisah didirikan pada 1950-an; mereka berlangsung kurang dari empat dekade, namun cukup berhasil pada waktu itu.
Hingg tahun 2012, Jerman Barat telah menerima rekor 43 pertandingan di Kejuaraan Eropa.
Adegan sastra
Selain minat pada generasi penulis yang lebih tua, penulis baru muncul dengan latar belakang pengalaman perang dan setelah periode perang. Wolfgang Borchert, seorang mantan prajurit yang meninggal muda pada tahun 1947, adalah salah satu perwakilan terkenal. Heinrich Böll dianggap sebagai pengamat Republik Federal muda dari tahun 1950-an hingga 1970-an, dan menyebabkan beberapa kontroversi politik karena pandangannya yang semakin kritis terhadap masyarakat. Pameran Buku Frankfurt (dan Hadiah Damai dari Perdagangan Buku Jerman) segera berkembang menjadi lembaga yang dihormati. Teladan untuk sastra Jerman Barat adalah antara lain Siegfried Lenz (dengan The German Lesson) dan Günter Grass (dengan The Tin Drum dan The Flounder).
Distribusi geografis pemerintah
Di Jerman Barat, sebagian besar lembaga politik dan bangunan berlokasi di Bonn, sedangkan Pasar Saham Jerman berlokasi di Frankfurt am Main, yang menjadi pusat ekonomi. Cabang yudisial dari Mahkamah Konstitusi Federal Jerman () dan Pengadilan Banding tertinggi, berlokasi di Karlsruhe .
Pemerintah Jerman Barat dikenal jauh lebih terdesentralisasi daripada mitranya sosialis Jerman Timur, yang pertama adalah negara federal dan yang terakhir kesatuan . Sementara Jerman Timur dibagi menjadi 15 distrik administratif (), yang hanya merupakan cabang lokal dari pemerintah nasional, dibandingkan Jerman Barat yang dibagi menjadi beberapa negara bagian () dengan parlemen negara yang dipilih secara independen dan kontrol , lembaga legislatif kedua dari Pemerintah Federal.
Terminologi geografis dan politik saat ini
Saat ini, Rhine-Westfalia Utara sering dianggap sebagai Jerman Barat secara geografis. Ketika membedakan antara bekas Jerman Barat dan bekas Jerman Timur sebagai bagian dari Jerman bersatu saat ini, telah menjadi yang paling umum untuk merujuk pada (negara bagian lama) dan (negara bagian baru), meskipun dan masih sering terdengar di kalangan masyarakat.
Lihat pula
Sejarah ekonomi pasca reunifikasi Jerman
Konvensi Bonn – Paris
Perjanjian Petersberg
Berlin Barat
Jerman
Jerman Timur
Penyatuan Jerman
Daftar Negara-Negara di Dunia
Catatan
Referensi
Bacaan lanjutan
Bark, Dennis L., dan David R. Gress. A History of West Germany Vol 1: From Shadow to Substance, 1945–1963 (1992); ; vol 2: Demokrasi dan Ketidakpuasannya 1963–1988 (1992)
Berghahn, Volker Rolf. Jerman Modern: Masyarakat, ekonomi, dan politik pada abad kedua puluh (1987) ACLS E-book online
Hanrieder, Wolfram F. Jerman, Amerika, Eropa: Empat Puluh Tahun dari Kebijakan Luar Negeri Jerman (1989)
Jarausch, Konrad H. After Hitler: Recivilizing Germans, 1945–1995 (2008)
Junker, Detlef, ed. Amerika Serikat dan Jerman di Era Perang Dingin (2 jilid 2004), 150 esai pendek oleh para sarjana yang meliputi kutipan 1945-1990 dan pencarian teks vol 1 ; kutipan dan pencarian teks vol 2
MacGregor, Douglas A Aliansi Militer Jerman Timur-Soviet New York, Cambridge University Press, 1989.
Utama, Steven J. "Pendudukan Soviet di Jerman. Kelaparan, Kekerasan Massal, dan Perjuangan untuk Perdamaian, 1945–1947. " Studi Eropa-Asia (2014) 66 # 8 hal. 1380–1382.
Maxwell, John Allen. "Demokrasi Sosial di Jerman yang Terpecah: Kurt Schumacher dan Pertanyaan Jerman, 1945-52." Disertasi Ph.D, Universitas Virginia Barat, 1969.
Schwarz, Hans-Peter. Konrad Adenauer: Seorang Politisi Jerman dan Negarawan dalam Periode Perang, Revolusi dan Rekonstruksi (2 vol 1995) kutipan dan pencarian teks vol 2 ; juga teks lengkap vol 1 ; dan teks lengkap vol 2
Smith, Gordon, ed, Perkembangan dalam Politik Jerman (1992) , survei luas negara yang disatukan kembali
Smith, Helmut Walser, ed. The Oxford Handbook of Modern German History (2011), kutipan, hlm. 593–753.
Weber, Jurgen. Edisi online Jerman, 1945–1990 (Central European University Press, 2004)
Sumber utama
Beate Ruhm Von Oppen, ed. Dokumen tentang Jerman di bawah Pendudukan, 1945–1954 (Oxford University Press, 1955) online
Pranala luar
Bekas negara Perang Dingin
Webarchive template wayback links
Jerman
Perang dingin
Sejarah Jerman
Bekas negara di Eropa
Jerman Barat |
5110 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kesatria%20%28kasta%29 | Kesatria (kasta) | Kesatria (dari , kewenangan) adalah kasta atau warna dalam agama Hindu. Kasta kesatria merupakan bangsawan dan tokoh masyarakat yang bertugas sebagai penegak keamanan, penegak keadilan, pemimpin masyarakat, pembela kaum tertindas atau kaum lemah karena ketidakadilan dan ketidakbenaran. Tugas utama seorang kesatria adalah menegakkan kebenaran, bertanggung jawab, lugas, cekatan, pelopor, memperhatikan keselamatan dan keamanan, adil, dan selalu siap berkorban untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Pada zaman dahulu, kesatria merujuk pada kasta bangsawan, tentara, hingga raja.
Pada zaman sekarang, kesatria merujuk pada profesi seseorang yang mengabdi pada penegakan hukum, kebenaran dan keadilan prajurit, bisa pula berarti perwira yang gagah berani atau pemberani. Kelompok ini termasuk pemimpin negara, pimpinan lembaga atau tokoh masyarakat yang tugasnya untuk menjamin terciptanya kebenaran, kebaikan, keadilan, dan keamanan masyarakat, bangsa, dan negara.
Lihat juga
Brahmana
Waisya
Sudra
Knight
Catur Warna |
5112 | https://id.wikipedia.org/wiki/KDevelop | KDevelop | KDevelop adalah lingkungan pengembangan program yang terintegrasi (IDE, Integrated Development Environment) untuk bahasa C dan C++ pada sistem operasi Linux atau Unix. Versi terbaru adalah KDevelop 3.0, penulisan ulang dari KDevelop 2, dirilis bersama dengan KDE 3.2 bulan Februari 2004.
Tidak seperti IDE lain, KDevelop tidak menyertakan compiler, tetapi sepenuhnya mengandalkan gcc atau compiler lain.
Versi
Versi terbaru mendukung banyak bahasa pemrograman, antara lain Ada, Bash, Fortran, Java, Pascal, Perl, Python, Ruby, dan SQL.
Pranala luar
Situs web KDevelop
Status Dukungan Bahasa Pemrograman
Perangkat lunak bebas
Perangkat lunak bebas yang diprogram dengan C++
IDE
Alat pemrograman
Perangkat lunak Linux
Perangkat lunak Windows |
5117 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kompresi%20data | Kompresi data | Kompresi data atau pemampatan data () adalah sebuah cara dalam ilmu komputer untuk memadatkan data sehingga hanya memerlukan ruangan penyimpanan lebih kecil sehingga lebih efisien dalam menyimpannya atau mempersingkat waktu pertukaran data tersebut. Terdapat dua jenis pemampatan data, yaitu pemampatan tanpa kehilangan (lossless data compression) dan pemampatan berkehilangan (lossy data compression).
Pemampatan data tanpa kehilangan
Teknik ini mampu memadatkan data dan mengembalikannya sama persis seperti semula. Tidak ada informasi yang hilang atau harus dikurangi dalam proses untuk mengurangi ukuran besar data. Biasanya algoritme pemadatan data jenis ini menggunakan prinsip kelebihan statistik (statistical redundancy) supaya data bisa disimpan dengan lebih ringkas. Karena kebanyakan data yang dipakai sehari-hari memiliki bagian yang berulang atau berlebihan (redundant data), pemampatan tanpa kehilangan bisa terjadi.
Contoh mudahnya, apabila berkas gambar berukuran 256x256 berwarna polos (setiap pixel berwarna sama) dan tiap pixelnya berukuran 4 byte, tanpa pemadatan, berkas harus disimpan berukuran 4 kali 256x256, sama dengan 262144 byte. Namun, dengan pemadatan, maka data yang perlu disimpan hanyalah data satu warna tersebut dan informasi bahwa seluruh pixel gambar memiliki satu warna yang sama. Jadi, data yang perlu disimpan hanyalah 4 byte tambah beberapa byte untuk menandakan pengulangan pixel yang sama. Ingatlah ini hanya contoh yang simpel.
Pemadatan tanpa kehilangan memiliki batas rendah di mana berkas tidak bisa dipadatkan lebih jauh lagi. Teorem Shannon menunjukkan bahwa pemadatan data tidak bisa menghasilkan kadar kode yang lebih rendah daripada entropi Shannon berkas, tanpa menyebabkan kehilangan informasi. Maka, apabila suatu berkas sudah dipadatkan (misalnya, berkas gambar disimpan di berkas .zip), berkas .zip tersebut tidak bisa lagi dipadatkan.
Contoh algoritme adalah misalnya Lempel-Ziv (LZ77), Lempel-Ziv-Welch (LZW, LZW84), BZIP, BZIP2, Lempel-Ziv-Markov (LZMA) dan PAQ.
Pemampatan data berkehilangan
Dengan teknik ini, kehilangan data yang kecil masih dapat diterima. Dengan menghilangkan data yang tidak penting dapat menghemat ruang penyimpanan. skema kompresi data lossy dirancang oleh penelitian tentang bagaimana orang melihat data tersebut. Sebagai contoh, mata manusia lebih sensitif terhadap variasi halus dalam pencahayaan daripada untuk variasi warna. Dengan algoritme tertentu, detail berkas dipangkas supaya ukuran data bisa dikecilkan. Contohnya, pemadatan data dengan format berkas gambar JPEG bisa menyimpan data yang banyak, tetapi juga mampu memangkaskan bagian-bagian visual yang kurang penting demi menghemati memori simpan. Berkas MP3 bisa menyimpan data lagu yang bersuara lebih jernih, tetapi juga bisa mengurangi mutu suara jika ukuran data harus dikurangi.
Contoh algoritme adalah MP3, JPEG, Ogg dan MPEG-2.
Teori
Latar belakang teoretis dari kompresi disediakan oleh teori informasi (yang berhubungan dekat dengan teori informasi algoritmik) untuk pemampatan data tanpa kehilangan dan teori distorsi laju untuk pemampatan data berkehilangan. Daerah-daerah studi ini pada dasarnya dibuat oleh Claude Shannon, yang mempublikasikan makalah dasar pada topik ini di akhir 1940-an dan awal 1950-an. Konsep dari pemampatan data juga terhubung secara mendalam dengan statistika inferensi.
Pembelajaran mesin
Ada hubungan dekat antara pembelajaran mesin dan kompresi: sebuah sistem yang memprediksikan probabilitas posterior dari sebuah deret, dengan diketahuinya seluruh sejarah yang bisa digunakan untuk kompresi data optimal (dengan menggunakan koding aritmatik pada distribusi hasil) saat sebuah kompresor optimal bisa digunakan untuk membuat prediksi (dengan mencari simbol dengan kompresi terbaik, dari sejarah yang diketahui). Persamaan ini sering digunakan sebagain alasan untuk menggunakan kompresi data sebagai patokan untuk "kepintaran umum."
Kegunaan
Audio
Kompresi data audio berpotensi mengurangi transmisi bandwidth dan penggunaan ruangan. Terdapat dua cara kompresi data audio: kompresi audio tanpa kehilangan (lossless audio compression) dan kompresi audio berkehilangan (lossy audio compression). kedua algoritme ini mengandalkan 'psychoacoustics' dengan menghilangkan bunyi-bunyi atau suara-suara yang tidak terdengar jelas untuk mengurangi ukuran dari file tersebut.
Kompresi audio berkehilangan
Kompresi audio berkehilangan banyak digunakan diberbagai aplikasi, Selain digunakan untuk aplikasi langsung (MP3 dan komputer), audio yang telah dikompres secara digital digunakan disebagian besar DVD, televisi, satelit dan pemancaran radio. Kompresi audio berkehilangan pada umumnya mengompres audio jauh lebih banyak daripada kompresi audio tidak berkehilangan.
Kompresi audio berkehilangan merupakan cara kompresi audio yang lebih sering digunakan. Cara ini memanfaatkan 'psychoacoustics', dimana beberapa data yang tidak dapat dipahami oleh pendengaran manusia dibuang, misalnya potongan suara dengan frekuensi tinggi diluar jangakuan pendengaran manusia. Dengan metode ini, cara kompresi audio berkehilangan dapat mengkompresi lebih besar ketimbang cara kompresi audio tanpa kehilangan (5–20 %).
Meski demikian, kualitas dari audio yang dikompres berkurang. Oleh sebab itu, cara ini kurang cocok apabila digunakan dalam aplikasi teknik audio seperti pengeditan suara. Beberapa contoh format yang dihasilkan dari cara kompresi ini antara lain: (Ogg) Vorbis, MP3, dan Windows Media Audio Lossy (WMA Lossy).
Kompresi audio tanpa berkehilangan
Kompresi audio tanpa kehilangan menghasilkan representasi data digital yang saat dibuka menghasilkan duplikat yang mirip dengan yang aslinya. Cara kompresi ini hanya mengurangi kira-kira setengah (50–60 %) dari ukuran asli akibat kompleksitas dari bentuk gelombang dan perubahan bentuk suara yang terus-menerus. Beberapa contoh format yang dihasilkan dari cara kompresi ini antara lain: Free Lossless Audio Codec (FLAC), WAVPACK, Apple Lossless Audio Codec (ALAC), MPEG-4 ALS, dan Windows Media Audio 9 Lossless (WMA Lossless).
Video
Kompresi video merupakan coding yang modern yang mengurangi redundansi data dari sebuah video. Kebanyakan algoritme untuk kompresi data di video dan codec menggabungkan ruang kompresi gambar dan kompensasi gerakan sementara. Sebagian besar kompresi data video mengunakan teknik kompresi audio secara paralel untuk kompres terpisah, tapi dikombinasikan data stream sebagai satu paket.
Beberapa skema dari kompresi video beroperasi pada kelompok berbentuk persegi piksel tetangga, sering disebut macroblocks. kelompok pixel ini atau blok dari pixel dibandingkan dari satu frame ke yang berikutnya, dan codec kompresi video mengirim hanya perbedaan dalam blok-blok. Sebagian daerah dari video yang memiliki gerakan yang lebih, kompresi harus menyandikan data lebih banyak untuk menjaga dengan jumlah yang lebih besar dari piksel yang berubah.
Rujukan
Pranala luar
Data compression |
5124 | https://id.wikipedia.org/wiki/Karedok | Karedok | Karedok (Aksara Sunda Baku: , Karédok) adalah salah satu makanan khas Sunda di Indonesia. Karedok dibuat dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain; mentimun, taoge, kol, kacang panjang, ubi, labu siam daun kemangi, dan terong atau leunca, sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula kawung, garam, dan terasi.
Ciri Karedok
Salah satu ciri dari karedok adalah menggunakan oncom bakar. Bila tidak menggunakan oncom bakar disebutnya lotek mentah walau tidak semua begitu.
Cara Membuat Karedok Sunda:
Potong-potong timun ukuran kecil. Buang tangkai terong dan potong-potong tipis.
Potong melintang kacang panjang dan daun kol 1 cm dan petiki daun kemangi.
Siapkan air matang dalam wadah, beri sedikit garam. Rendam sayuran sebentar di dalamnya lalu angkat dan tiriskan hingga kering.
Aduk Bumbu Halus dengan air asam dan air secukupnya hingga cukup kentalnya.
Masukkan sayuran segar yang sudah dipotong dan tauge, aduk hingga terbalur rata dengan bumbu.
Sajikan dengan topping kerupuk, jika suka.
Kegunaan makanan
Karedok biasanya menjadi makanan pelengkap dalam menu sehari-hari orang Sunda.
Lihat pula
Resep Masakan
Masakan Sunda
Daftar hidangan Indonesia
Lalapan
Salad
Referensi
Hidangan Jawa Barat
Hidangan Sunda
Selada
Makanan Mentah
Bumbu Kacang
Makanan Khas
Makanan Tradisional Indonesia
Selada
Selada Indonesia |
5126 | https://id.wikipedia.org/wiki/Dioda%20laser | Dioda laser | Dioda laser adalah sejenis dioda di mana media aktifnya menggunakan sebuah semikonduktor persimpangan p-n yang mirip dengan yang terdapat pada dioda pemancar cahaya. Dioda laser kadang juga disingkat LD atau ILD.
Dioda laser baru ditemukan pada akhir abad ini oleh ilmuwan Universitas Harvard. Prinsip kerja dioda ini sama seperti Dioda lainnya yaitu melalui sirkuit dari rangkaian elektronika, yang terdiri dari jenis p dan n. Pada kedua jenis ini sering dihasilkan 2 tegangan, yaitu:
biased forward, arus dihasilkan searah dengan nilai 0,707 utk pembagian v puncak, bentuk gelombang di atas ( + ).
backforward biased, ini merupakan tegangan berbalik yang dapat merusak suatu komponen elektronika.
Bacaan lanjutan
B. Van Zeghbroeck's Principles of Semiconductor Devices( for direct and indirect band gaps)
Saleh, Bahaa E. A. and Teich, Malvin Carl (1991). Fundamentals of Photonics. New York: John Wiley & Sons. . ( For Stimulated Emission )
Koyama et al., Fumio (1988), "Room temperature cw operation of GaAs vertical cavity surface emitting laser", Trans. IEICE, E71(11): 1089–1090( for VCSELS)
Iga, Kenichi (2000), "Surface-emitting laser—Its birth and generation of new optoelectronics field", IEEE Journal of Selected Topics in Quantum Electronics 6(6): 1201–1215(for VECSELS)
Duarte, F. J. (2016), "Broadly tunable dispersive external-cavity semiconductor lasers", in Tunable Laser Applications. New York: CRC Press. . pp. 203–241 (For external cavity Diode lasers).
Dioda optikal
Laser |
5133 | https://id.wikipedia.org/wiki/Bhagawadgita | Bhagawadgita | Bhagawadgita (Sanskerta: भगवद् गीता; Bhagavad-gītā) adalah sebuah bagian dari Mahabharata yang termasyhur, dalam bentuk dialog yang dituangkan dalam bentuk syair. Dalam dialog ini, Sri Krishna, personalitas Tuhan Yang Maha Esa adalah pembicara utama yang menguraikan ajaran-ajaran filsafat vedanta, sedangkan Arjuna, murid langsung Sri Kresna yang menjadi pendengarnya. Secara harfiah, arti Bhagavad-gita adalah "Nyanyian Sri Bhagawan" (Bhaga = kehebatan sempurna, van = memiliki, Bhagavan = Yang memiliki kehebatan sempurna, ketampanan sempurna, kekayaan yang tak terbatas, kemasyuran yang abadi, kekuatan yang tak terbatas, kecerdasan yang tak terbatas, dan ketidakterikatan yang sempurna, yang dimiliki sekaligus secara bersamaan).
Syair ini merupakan interpolasi atau sisipan yang dimasukkan kepada "Bhismaparwa". Adegan ini terjadi pada permulaan Baratayuda, atau perang di Kurukshetra. Saat itu Arjuna berdiri di tengah-tengah medan perang Kurukshetra di antara pasukan Korawa dan Pandawa. Arjuna bimbang dan ragu-ragu berperang karena yang akan dilawannya adalah sanak saudara, teman-teman dan guru-gurunya. Lalu Arjuna diberikan pengetahuan sejati mengenai rahasia kehidupan (spiritual) yaitu Bhagawadgita oleh Sri Krishna yang berlaku sebagai sais Arjuna pada saat itu.
Penulis
Penulis Bhagawadgita adalah Sri Krishna Dvipayana Vyasa atau Resi Byasa. Bhagawadgita merupakan ajaran universal yang diperuntukkan untuk seluruh umat manusia, sepanjang masa. Untuk mengetahui rahasia kehidupan sejati di dunia ini sehingga dapat terbebaskan dari kesengsaraan dunia dan akhirat. Umat Hindu meyakini, Bhagawadgita merupakan ilmu pengetahuan abadi, yakni sudah ada sebelum umat manusia menuliskan sejarahnya dan ajarannya tidak akan dapat dimusnahkan.
Daftar isi
Kitab ini terdiri dari 18 bab, yaitu:
BAB 1 Arjuna Wisada Yoga (Meninjau tentara-tentara di medan perang Kurukshetra). Tentara-tentara kedua belah pihak siap siaga untuk bertempur. Arjuna, seorang ksatria yang perkasa, melihat sanak keluarga, guru-guru, dan kawan-kawannya dalam tentara-tentara kedua belah pihak siap untuk bertempur dan mengorbankan nyawanya. Arjuna tergugah kenestapaan dan rasa kasih sayang, sehingga kekuatannya menjadi lemah, pikirannya bingung, dan dia tidak dapat bertabah hati untuk bertempur.
BAB II Ringkasan isi Bhagavad-gita, menguraikan tentang Arjuna menyerahkan diri sebagai murid kepada Sri Krishna, kemudian Sri Krishna memulai pelajaran-Nya kepada Arjuna dengan menjelaskan perbedaan pokok antara badan jasmani yang bersifat sementara dan sang roh yang bersifat kekal. Kresna menjelaskan proses perpindahan sang roh, sifat pengabdian kepada Yang Mahakuasa tanpa mementingkan diri sendiri dan ciri-ciri orang yang sudah insaf akan dirinya.
BAB III Karma Yoga, menguraikan mengenai semua orang harus melakukan kegiatan di dunia ini. Tetapi perbuatan dapat mengikat diri seseorang pada dunia ini atau membebaskan dirinya dari dunia. Seseorang dapat dibebaskan dari hukum karma (perbuatan dan reaksi) dan mencapai pengetahuan sejati tentang sang diri dan Yang Mahakuasa dengan cara bertindak untuk memuaskan Tuhan, tanpa mementingkan diri sendiri.
BAB IV Jnana Yoga, menguraikan pencapaian yoga melalui pengetahuan rohani-pengetahuan rohani tentang sang roh, Tuhan Yang Maha Esa, dan hubungan antara sang roh dan Tuhan-menyucikan dan membebaskan diri manusia. Pengetahuan seperti itu adalah hasil perbuatan bhakti tanpa mementingkan diri disebut karma yoga. Krishna menjelaskan sejarah Bhagavad-gita sejak zaman purbakala, tujuan dan makna Dia sewaktu-waktu menurun ke dunia ini, serta pentingnya mendekati seorang guru kerohanian yang sudah insaf akan dirinya.
BAB V Karma Yoga, Perbuatan dalam kesadaran Krishna, orang yang bijaksana yang sudah disucikan oleh api pengetahuan rohani, secara lahiriah melakukan segala kegiatan tetapi melepaskan ikatan terhadap hasil perbuatan dalam hatinya. Dengan cara demikian, orang bijaksana dapat mencapai kedamaian, ketidakterikatan, kesabaran, pengelihatan rohani dan kebahagiaan.
BAB VI Dhyana Yoga, menguraikan tentang astanga yoga, sejenis latihan meditasi lahiriah, mengendalikan pikiran dan indria-indria dan memusatkan perhatian kepada Paramatma (Roh Yang Utama, bentuk Tuhan yang bersemayam di dalam hati). Puncak latihan ini adalah samadhi. samadhi artinya sadar sepenuhnya terhadap Yang Maha Kuasa.
BAB VII Pengetahuan tentang Yang Mutlak, Sri Krishna adalah Kebenaran Yang Paling Utama, Penyebab yang paling utama dan kekuatan yang memelihara segala sesuatu, baik yang material maupun rohani. Roh-roh yang sudah maju menyerahkan diri kepada Krishna dalam pengabdian suci bhakti, sedangkan roh yang tidak saleh mengalihkan objek-objek sembahyang kepada yang lain.
BAB VIII Cara Mencapai Kepada Yang Mahakuasa, Seseorang dapat mencapai tempat tinggal Krishna Yang Paling Utama, di luar dunia material, dengan cara ingat kepada Sri Krishna dalam bhakti semasa hidupnya, khususnya pada saat meninggal.
BAB IX Raja Widya Rajaguhya Yoga (Pengetahuan Yang Paling Rahasia), hakikat Ketuhanan sebagai raja dari segala ilmu pengetahuan (widya), Krishna adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tujuan tertinggi kegiatan sembahyang, sang roh mempunyai hubungan yang kekal dengan Krishna melalui pengabdian suci bhakti yang bersifat rohani. Dengan menghidupkan kembali bhakti yang murni, seseorang dapat kembali kepada Krishna di alam rohani.
BAB X Wibhuti Yoga, Kehebatan Tuhan Yang Mutlak, menguraikan mengenai sifat hakikat Tuhan yang absolut/mutlak. Segala fenomena ajaib yang memperlihatkan kekuatan, keindahan, sifat agung atau mulia, baik di dunia material maupun di dunia rohani, tidak lain daripada perwujudan sebagian tenaga-tenaga dan kehebatan rohani Krishna. Sebagai sebab utama segala sebab serta sandaran dan hakikat segala sesuatu. Krishna,Tuhan Yang Maha Esa adalah tujuan sembahyang tertinggi bagi para mahluk.
BAB XI Wiswarupa Darsana Yoga, Bentuk Semesta, menguraikan tentang Sri Krishna menganugrahkan pengelihatan rohani kepada Arjuna. Ia memperlihatkan bentuk-Nya yang tidak terhingga dan mengagumkan sebagian alam semesta. Dengan cara demikian, Krishna membuktikan secara meyakinkan identitas-Nya sebagai Yang Mahakuasa. Krishna menjelaskan bahwa bentuk-Nya Sendiri serba tampan dan dekat dengan bentuk manusia adalah bentuk asli Tuhan Yang Maha Esa. Seseorang dapat melihat bentuk ini hanya dengan bhakti yang murni
BAB XII Bhakti Yoga, Pengabdian Suci Bhakti, menguraikan tentang cara yoga dengan bhakti, bhakti-yoga, pengabdian suci yang murni kebada Sri Krishna, adalah cara tertinggi dan paling manjur untuk mencapai cinta bhakti yang murni kepada Krishna, tujuan tertinggi kehidupan rohani. Orang yang menempuh jalan tertinggi ini dapat mengembangkan sifat-sifat suci.
BAB XIII Ksetra Ksetradnya Yoga, Alam, Kepribadian Yang Menikmati dan Kesadaran, menguraikan hakikat Ketuhanan Yang Maha Esa dalam hubungan dengan purusa dan prakrti, orang yang mengerti perbedaan antara badan, dengan sang roh dan Roh Yang Utama yang melampaui badan dan roh, akan mencapai pembebasan dari dunia material.
BAB XIV Guna Traya Wibhaga Yoga, Tiga Sifat Alam Material, membahas Triguna (tiga sifat alam material) - Sattvam, Rajas dan Tamas, semua roh terkurung dalam badan di bawah pengendalian tiga sifat alam material; kebaikan (sattvam), nafsu (rajas) dan kebodohan (tamas). Sri Krishna menjelaskan arti sifat-sifat tersebut dalam bab ini, bagaimana sifat-sifat tersebut mempengaruhi diri kita, bagaimana cara melampaui sifat-sifat tersebut serta ciri-ciri orang yang sudah mencapai keadaan rohani (orang yang sudah lepas dari tiga sifat alam).
BAB XV Purusottama Yoga, menguraikan beryoga pada purusa yang Maha Tinggi, Hakikat Ketuhanan, Tujuan utama pengetahuan veda adalah melepaskan diri dari ikatan terhadap dunia material dan mengerti Krishna sebagai Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Orang yang mengerti identitas Krishna yang paling utama menyerahkan diri kepada Krishna dan menekuni pengbdian suci kepada Krishna.
BAB XVI Daiwasura Sampad Wibhaga Yoga, membahas mengenai hakikat tingkah-laku manusia, sifat rohani dan sifat jahat. Orang yang memiliki sifat-sifat jahat dan hidup sesuka hatinya, tanpa mengikuti aturan Kitab Suci, dilahirkan dalam keadaan yang lebih rendah dan diikat lebih lanjut secara material, tetapi orang yang memiliki sifat-sifat suci dan hidup secara teratur dengan mematuhi kekuasaan Kitab Suci, berangsur-angsur mencapai kesempurnaan rohani.
BAB XVII Sraddha Traya Wibhaga Yoga, menguraikan mengenai golongan-golongan keyakinan. Ada tiga jenis keyakinan, yang masing-masing berkembang dari salah satu di antara tiga sifat alam. Perbuatan yang dilakukan oleh orang yang keyakinannya bersifat nafsu dan kebodohan hanya membuahkan hasil material yang sifatnya sementara, sedangkan perbuatan yang dilakukan dalam sifat kebaikan, menurut Kitab Suci, menyucikan hati dan membawa seseorang sampai pada tingkat keyakinan murni terhadap Sri Krishna dan bhakti kepada Krishna.
BAB XVIII Moksa Samnyasa Yoga, Kesempurnaan pelepasan ikatan, merupakan kesimpulan dari semua ajaran yang menjadi inti tujuan agama yang tertinggi. Dalam bab ini Krishna menjelaskan arti dari pelepasan ikatan dan efek dari sifat-sifat alam terhadap kesadaran dan kegiatan manusia. Krishna menjelaskan keinsafan Brahman, kemuliaan Bhagawadgita, dan kesimpulan Bhagavad-gita; jalan kerohanian tertinggi berarti menyerahkan diri sepenuhnya tanpa syarat dalam cinta-bhakti kepada Sri Krishna. Jalan ini membebaskan seseorang dari segala dosa, membawa dirinya sampai pembebasan sepenuhnya dari kebodohan dan memungkinkan ia kembali ke tempat tinggal rohani Sri Krishna yang kekal.
Bhagawadgita dalam budaya Jawa Kuno dan Bali
Orang Jawa Kuno dan Bali sudah mengenal Bhagavad-gita karena kontak dengan India dan pengaruh agama Hindu pada masa dahulu.
Bhismaparwa
Dalam buku keenam Mahabharata yaitu Bhismaparwa yang disalin ke dalam bahasa Jawa Kuno, sebuah ringkasan Bhagavad-gita ada pula. Tetapi menurut banyak pakar, penerjemah Jawa Kuno kurang paham akan bahasa Sanskerta, sehingga terjemahannya kurang sempurna. Bhagawadgita dalam Bhismaparwa ini terdiri dari sloka-sloka dalam bahasa Sanskerta yang diikuti dengan terjemahan dalam bahasa Jawa Kuno setelah setiap sloka.
Bharatayuddha
Dalam kakawin Bharatayuddha berbahasa Jawa Kuno, yang konon digubah dari aslinya dalam bentuk prosa, Bhagawadgita tidaklah didapati. Hanya dua bait saja ditulis untuk menguraikan wejangan-wejangan Kresna kepada Arjuna. Bait-bait ini berasal dari pupuh 10, bait 12 dan 13:
(12)
mulat mara sang Arjunâsemu kamânuṣan kasrepan
ri tingkah i musuhnira n paḍa kadang taya wwang waneh
hana wwang anaking yayah mwang ibu len uwânggeh paman
makâdi Krpa Salya Bhiṣma sira sang dwijânggeh guru
(13)
ya kâraṇaniran pasabda ri narârya Krṣṇâteher
aminta wurunga ng lagâpan awelas tumon Korawa
kuneng sira Janârdanâsekung akon sarṣâpranga
apan hila-hila ng kṣinatriya surud yan ing paprangan
Terjemahan
(12)
Maka melihat merekalah sang Arjuna dan iapun terliputi rasa kasihan
sebab musuh-musuhnya bukanlah orang asing
ada sanak saudara dari pihak ayah maupun ibu, dan juga paman-paman
seperti Krepa, Salya, Bisma dan gurunya (Bhagawan Drona).
(13)
Oleh sebab itu, ia lalu berbicara kepada prabu Kresna,
meminta supaya ia menghentikan peperangan, karena kasihan melihat para Korawa.
Akan tetapi sang Janardana (Kresna) menyuruhnya tetap berperang
sebab seseorang yang dianggap sebagai ksatria tidaklah diperbolehkan mengundurkan diri dari peperangan.
Lihat pula
Bhismaparwa
Hindu
Sastra Hindu
Mahabharata
Kresna
Referensi
Pranala luar
Parisada Hindu Dharma Indonesia - Bhagawad Gita Online
Mahabharata
Krishna
Kurukshetra |
5134 | https://id.wikipedia.org/wiki/Kakawin%20Bh%C4%81ratayuddha | Kakawin Bhāratayuddha | Kakawin Bhāratayuddha ( Jawa: ꦏꦏꦮꦶꦤ꧀ꦨꦴꦫꦠꦪꦸꦢ꧀ꦣ, Bali: )di antara karya-karya sastra Jawa Kuno, adalah yang paling termasyhur. Kakawin ini menceritakan peperangan antara kaum Korawa dan Pandawa, yang disebut peperangan Bharatayuddha.
Masa penulisan
Menurut kronogram yang terdapat pada awal kakawin ini, karya sastra ini ditulis ketika (tahun), sanga-kuda-śuddha-candramā. Sangkala ini memberikan nilai: 1079 Saka atau 1157 Masehi, pada masa pemerintahan prabu Jayabaya. Persisnya kakawin ini selesai ditulis pada tanggal 6 November 1157.
Penulis
Kakawin ini digubah oleh dua orang yaitu: mpu Sedah dan mpu Panuluh. Bagian permulaan sampai tampilnya prabu Salya ke medan perang adalah karya mpu Sedah, selanjutnya adalah karya mpu Panuluh.
Konon ketika mpu Sedah ingin menuliskan kecantikan Dewi Setyawati, permaisuri prabu Salya, ia membutuhkan contoh supaya dapat berhasil. Maka putri prabu Jayabaya yang diberikan kepadanya. Tetapi mpu Sedah berbuat kurang ajar sehingga ia dihukum dan karyanya harus diberikan kepada orang lain.
Tetapi menurut mpu Panuluh sendiri, setelah hasil karya mpu Sedah hampir sampai kisah sang prabu Salya yang akan berangkat ke medan perang, maka tak sampailah hatinya akan melanjutkannya. Maka mpu Panuluh diminta melanjutkannya. Cerita ini disebutkan pada akhir kakawin Bharatayuddha.
Bharatayuddha dalam budaya Jawa Baru
Kakawin Bharatayuddha adalah salah satu dari beberapa dari karya sastra Jawa Kuno yang tetap dikenal pada masa Islam. Dalam pertunjukan wayang, beberapa bagian dari Bharatayuddha dinyanyikan sebagai bagian dari nyanyian suluk, bahkan juga dalam pertunjukan wayang yang bernafaskan Islam, misalkan cerita wayang Menak. Terutama cuplikan dari pupuh kelima, bait satu sangat sering dipakai:
Pupuh V.1
Terjemahan
Sinar bulan yang menawan sungguh menambah keindahan puri
Tiadalah bandingan keindahan paviliun emas yang bersinar-sinar seakan-akan berkilau di langit
Dinding-dindingnya terbuat dari batu-batu ratna manikam yang dirangkai bagaikan bunga
Tempat sang Bhanumati dan prabu Duryodhana tidur dalam cinta
Daftar pustaka
J. G. H. Gunning, 1903, Bhârata-yuddha: Oudjavaansch Heldendicht. ‘s Gravenhage:Martinus Nijhoff. (Suntingan teks saja dalam aksara Jawa).
Poerbatjaraka, 1952, Kepustakaan Djawa, hal. 24-25, Amsterdam/Djakarta: Djambatan.
S. Supomo, 1993, Bhâratayuddha, New Delhi:International Academy of Indian Culture. ISBN 81-85689-43-1
P. J. Zoetmulder, 1974, Kalangwan. A Survey of Old Javanese Literature, The Hague: Martinus Nijhoff. Edisi bahasa Inggris. (Resensi, hal 256-262) ISBN 90-247-1674-8
P. J. Zoetmulder, 1983, Kalangwan. Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang, Jakarta: Djambatan. Edisi bahasa Indonesia. (Resensi, hal. 323-332)
Pranala luar
Bharatayuddha
Mahabharata |
5139 | https://id.wikipedia.org/wiki/Mali | Mali | Republik Mali (bahasa Prancis: République du Mali) adalah sebuah negara yang terkurung daratan (landlocked country) di Afrika Barat, sebelumnya merupakan jajahan Prancis. Negara terbesar kedua di Afrika Barat ini berbatasan dengan Aljazair di sebelah utara, Niger di timur, Burkina Faso dan Pantai Gading di selatan, Guinea di barat daya, serta Mauritania di barat. Perbatasannya di sebelah utara memanjang ke tengah gurun Sahara. Mayoritas penduduknya tinggal di wilayah selatan, di mana terdapat Sungai Niger dan Senegal.
Negara yang dahulunya bernama Sudan Prancis ini mengambil namanya dari Kekaisaran Mali. Kekaisaran Mali menjadi pusat perdagangan emas yang membuat pemimpinnya Mansa Musa menjadi salah satu orang terkaya dalam sejarah. Mansa Musa adalah seorang muslim yang taat sehingga dia menjalankan ibadah ke Mekkah. Dalam perjalanannya dia membawa banyak budak, emas, dan pengawal berkain sutra. Dia membagikan emasnya ke orang-orang miskin yang dilaluinya. Secara tak sadar, donasinya ini menyebabkan harga emas di Timur Tengah menjadi turun drastis.
Kota yang paling terkenal di Mali adalah Timbuktu yang terkenal sebagai salah satu pusat perdagangan di Afrika pada abad ke-14 sampai 16 pada zaman Kekaisaran Mali. Barang yang diperdagangkan antara lain garam, emas, gading, dan budak. Selain itu, kota ini juga dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran dan pendidikan Islam di Afrika dengan berdirinya Universitas Timbuktu. Timbuktu pada masa kejayaannya merupakan bagian dari Kekaisaran Mali. Kota lain yang terkenal adalah Djenné yang terdapat Masjid Raya Djenné yang terbuat dari lumpur. Masjid ini dimasukkan dalam lambang negara Mali dan menjadi situs warisan dunia UNESCO.
Pada 20 Desember 2012, untuk membantu Mali merebut kembali wilayah utara negeri itu yang kini dikuasai kelompok pemberontak Islam, Dewan Keamanan PBB, menyetujui pengiriman pasukan militer Afrika. Pemberontak Tuareg dan kelompok militan Islam yang terkait Al-Qaeda memanfaatkan kudeta pada Maret lalu untuk menguasai wilayah utara yang luas.
Etimologi
Nama Mali diambil dari nama Kekaisaran Mali yang berarti "tempat tinggal raja" dan berkonotasi dengan kekuatan. Musafir Maroko abad ke-14, Ibn Battutah, melaporkan bahwa ibu kota Kekaisaran Mali disebut Mali.
Teori lain menyatakan bahwa Mali adalah pengucapan Fulani dari nama bangsa Manden, yang bergeser vokal dari manden menjadi mali.
Sejarah
Geografi
Mali adalah negara yang terkurung daratan di Afrika Barat, terletak di barat daya Aljazair. Itu terletak di antara garis lintang 10° dan 25°N, dan garis bujur 13°W dan 5°BT. Mali berbatasan dengan Aljazair di utara-timur laut, Niger di timur, Burkina Faso di tenggara, Pantai Gading di selatan, Guinea di barat daya, Senegal di barat dan Mauritania di barat laut.
Dengan luas 1.242.248 kilometer persegi (479.635 sq mi), Mali adalah negara terbesar ke-24 di dunia dan ukurannya sebanding dengan Afrika Selatan atau Angola. Sebagian besar negara terletak di Gurun Sahara selatan, yang menghasilkan zona savana Sudan yang sangat panas dan sarat debu. Mali sebagian besar datar, naik ke dataran utara yang tertutup pasir. Massif Adrar des Ifoghas terletak di timur laut.
Mali terletak di zona terik dan merupakan salah satu negara terpanas di dunia. Ekuator termal, yang cocok dengan tempat terpanas sepanjang tahun di planet ini berdasarkan suhu tahunan rata-rata harian, melintasi negara ini. Sebagian besar Mali menerima curah hujan yang dapat diabaikan dan kekeringan sangat sering terjadi. Akhir April hingga awal Oktober adalah musim hujan di wilayah paling selatan. Selama ini, banjir Sungai Niger biasa terjadi, menciptakan Delta Niger Dalam. Bagian gurun utara Mali yang luas memiliki iklim gurun yang panas dengan musim panas yang panjang dan sangat panas serta curah hujan yang langka yang menurun ke arah utara. Daerah tengah memiliki iklim semi-kering yang panas dengan suhu yang sangat tinggi sepanjang tahun, musim kemarau yang panjang dan intens, serta musim hujan yang singkat dan tidak teratur. Daerah selatan beriklim tropis basah dan kering. Secara tinjauan, iklim Mali adalah tropis, dengan bulan Maret hingga Mei merupakan musim kemarau yang panas. Juni hingga Oktober hujan, lembab dan sejuk. November hingga Februari adalah musim kemarau yang sejuk.
Mali memiliki sumber daya alam yang cukup besar, dengan emas, uranium, fosfat, kaolinit, garam, dan batu kapur yang paling banyak dieksploitasi. Mali diperkirakan memiliki lebih dari 17.400 ton uranium. Pada tahun 2012, zona utara termineralisasi uranium selanjutnya diidentifikasi. Mali menghadapi banyak tantangan lingkungan, termasuk penggurunan, penggundulan hutan, erosi tanah, dan persediaan air minum yang tidak memadai.
Lima ekoregion terestrial terletak di Mali: sabana Sahelian Acacia, sabana Sudan Barat, sabana banjir Delta Niger Dalam, stepa dan hutan Sahara Selatan, dan hutan xeric pegunungan Sahara Barat. Negara ini memiliki skor rata-rata Indeks Integritas Lanskap Hutan 2019 sebesar 7,16/10, peringkat ke-51 secara global dari 172 negara.
Politik
Hingga kudeta militer 22 Maret 2012, Mali adalah negara demokrasi konstitusional yang diatur oleh Konstitusi 12 Januari 1992, yang diamandemen pada tahun 1999. Konstitusi menetapkan pemisahan kekuasaan antara cabang pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Sistem pemerintahan dapat digambarkan sebagai "semi-presidensial". Kekuasaan eksekutif diberikan kepada seorang presiden, yang dipilih untuk masa jabatan lima tahun dengan hak pilih universal dan dibatasi untuk dua masa jabatan.
Presiden menjabat sebagai kepala negara dan panglima angkatan bersenjata. Seorang Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden bertindak sebagai kepala pemerintahan dan pada gilirannya menunjuk Dewan Menteri. Majelis Nasional unikameral adalah satu-satunya badan legislatif Mali, yang terdiri dari wakil-wakil yang dipilih untuk masa jabatan lima tahun. Setelah pemilu 2007, Aliansi untuk Demokrasi dan Kemajuan memperoleh 113 dari 160 kursi di majelis. Majelis mengadakan dua sesi reguler setiap tahun, di mana mereka berdebat dan memberikan suara pada undang-undang yang telah diajukan oleh anggota atau oleh pemerintah.
Konstitusi Mali menyediakan peradilan yang independen, tetapi eksekutif terus menjalankan pengaruhnya terhadap peradilan berdasarkan kekuasaan untuk menunjuk hakim dan mengawasi fungsi peradilan dan penegakan hukum. Pengadilan tertinggi Mali adalah Mahkamah Agung, yang memiliki kekuasaan yudisial dan administratif, dan sebuah Mahkamah Konstitusi terpisah yang memberikan peninjauan yudisial atas tindakan legislatif dan berfungsi sebagai arbiter pemilu. Terdapat juga berbagai pengadilan yang lebih rendah meskipun kepala desa dan tetua menyelesaikan sebagian besar perselisihan lokal di daerah pedesaan.
Walaupun ada tekanan terus menerus dari ECOWAS, jadwal awal untuk pemilihan umum baru pada Februari 2022 diundur dan sekarang dijadwalkan pada Februari 2024.
Hubungan luar negeri
Setelah kemerdekaan pada tahun 1960, Mali awalnya mengikuti jalur sosialis dan secara ideologis disejajarkan dengan blok komunis. Hingga tahun 2012, orientasi kebijakan luar negeri Mali menjadi semakin pragmatis dan pro-Barat dari waktu ke waktu. Sejak pembentukan pemerintahan yang demokratis pada tahun 2002, hubungan Mali dengan Barat pada umumnya dan Amerika Serikat khususnya telah meningkat secara signifikan. Mali dilaporkan menjadi salah satu penerima terbesar bantuan AS di Afrika. Mali memiliki hubungan lama namun ambivalen dengan Prancis, bekas penguasa kolonial. Mali aktif dalam organisasi regional seperti Uni Afrika sampai penangguhannya selama kudeta Mali tahun 2012.
Bekerja untuk mengontrol dan menyelesaikan konflik regional, seperti di Pantai Gading, Liberia, dan Sierra Leone, adalah salah satu tujuan utama kebijakan luar negeri Mali. Mali merasa terancam oleh potensi efek konflik di negara-negara tetangga, dan hubungan dengan tetangganya seringkali tidak baik. Ketidakamanan umum di sepanjang perbatasan di utara, termasuk bandit lintas batas dan terorisme, tetap menjadi masalah yang meresahkan dalam hubungan regional.
Pada awal 2019, Al Qaeda mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pangkalan PBB di Mali yang menewaskan 10 penjaga perdamaian dari Chad. Sebanyak 25 orang dilaporkan terluka dalam serangan itu. Alasan yang dinyatakan Al Qaeda untuk serangan itu adalah membangun kembali hubungan diplomatik Chad dengan Israel. Pangkalan tersebut diserang di Anguelhok, sebuah desa yang terletak di wilayah negara yang sangat tidak stabil.
Meskipun Azawad, wilayah yang membentang di utara Mali yang luas, memproklamirkan kemerdekaan pada April 2012 oleh pemberontak Tuareg, Mali belum mengakui negara de facto tersebut. Inggris telah menutup kedutaannya; ECOWAS telah mengumumkan embargo terhadap Mali yang bertujuan untuk menekan pasokan minyak Mali; menutup aset Mali di bank regional ECOWAS dan telah menyiapkan pasukan intervensi potensial sebanyak 3.000 tentara. Prancis telah menyatakan akan membantu intervensi potensial.
Mali adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (dan banyak badan khususnya), Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU), Kesatuan Pos Sedunia ( UPU) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Itu juga bergabung dengan Organisasi Kesatuan Afrika (OAU); Organisasi Kerjasama Islam (OKI); Gerakan Non Blok (GNB); dan Bank Pembangunan Afrika (ADB).
Mali aktif dalam organisasi regional. Ini berpartisipasi dalam Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) dan Uni Moneter Ekonomi Afrika Barat (UEMOA) untuk integrasi ekonomi regional; Otoritas Liptako-Gourma, yang berupaya mengembangkan wilayah-wilayah yang bersebelahan di Mali, Niger, dan Burkina Faso; Komisi Sungai Niger; Komite Permanen Interstate untuk pengendalian kekeringan di Sahel (CILSS); dan Organisasi Pengembangan Lembah Sungai Senegal (OMVS).
Militer
Pasukan militer Mali terdiri dari tentara, yang mencakup angkatan darat dan angkatan udara, serta Gendarmerie paramiliter dan Pengawal Republik, yang semuanya berada di bawah kendali Kementerian Pertahanan dan Veteran Mali, dipimpin oleh seorang warga sipil. Mereka berjumlah sekitar 7.000 orang. Library of Congress pada Januari 2005 menyatakan bahwa "militer dibayar rendah, tidak dilengkapi dengan baik, dan membutuhkan rasionalisasi. Organisasinya menderita karena penggabungan pasukan Tuareg ke dalam militer reguler setelah perjanjian tahun 1992 antara pemerintah dan pasukan pemberontak Tuareg".
Pada tahun 2009, IISS Military Balance mendaftarkan 7.350 tentara di Angkatan Darat, 400 di Angkatan Udara, dan 50 di Angkatan Laut. Gendarmerie dan kepolisian lokal (di bawah Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan) menjaga keamanan internal. IISS mendaftarkan total pasukan paramiliter sebanyak 4.800 personel: 1.800 di Gendarmerie (8 kompi), 2.000 di Garda Republik, dan 1.000 petugas polisi. Beberapa orang Mali menerima pelatihan militer di Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman.
Pengeluaran militer berjumlah sekitar 13% dari anggaran nasional. Mali adalah kontributor aktif pasukan penjaga perdamaian di Afrika Barat dan Tengah; Library of Congress mengatakan bahwa pada tahun 2004 Mali berpartisipasi dalam operasi PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUC, 28 personel termasuk 27 pengamat), Liberia (UNMIL, 252 personel, termasuk 4 pengamat), dan Sierra Leone (3 pengamat).
Pembagian administratif
Mali dibagi menjadi delapan region (régions) dan satu distrik. Setiap region memiliki gubernur sendiri. Karena ukuran satu region sangat besar, maka dibagi lagi menjadi 49 cercle, dan 288 arrondissement. Wali Kota dan anggota dewan kota terpilih memerintah arrondissement.
Daftar region dan distrik di Mali adalah sebagai berikut:
Gao
Kayes
Kidal
Koulikoro
Mopti
Ségou
Sikasso
Tombouctou (Timbuktu)
Distrik Bamako
Ekonomi
Bank Sentral Negara-Negara Afrika Barat menangani urusan keuangan Mali dan anggota lain Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat. Mali dianggap sebagai salah satu negara termiskin di dunia. Gaji tahunan rata-rata pekerja adalah sekitar US$1.500.
Mali menjalani reformasi ekonomi, dimulai pada tahun 1988 dengan menandatangani perjanjian dengan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional. Selama tahun 1988 hingga 1996, pemerintah Mali sebagian besar mereformasi perusahaan publik. Sejak perjanjian tersebut, enam belas perusahaan diprivatisasi, 12 diprivatisasi sebagian, dan 20 dilikuidasi. Pada tahun 2005, pemerintah Mali menyerahkan sebuah perusahaan kereta api ke Savage Corporation.
Mali merupakan anggota Organisasi Harmonisasi Hukum Bisnis di Afrika (OHADA). Pada tahun 2002, PDB Mali sebesar US$3,4 miliar, dan meningkat menjadi US$5,8 miliar pada tahun 2005, yang berarti tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 17,6%.
Mali merupakan bagian dari "Zona Franc", yang artinya menggunakan Franc CFA. Mali terhubung dengan pemerintah Prancis melalui perjanjian sejak 1962 (penciptaan BCEAO). Saat ini ketujuh negara BCEAO (termasuk Mali) terhubung ke Bank Sentral Prancis.
Industri utama Mali adalah pertanian. Kapas menjadi ekspor tanaman terbesar negara dan diekspor ke barat di seluruh Senegal dan Pantai Gading. Selama tahun 2002, 620.000 ton kapas diproduksi di Mali tetapi harga kapas turun drastis pada tahun 2003. Selain kapas, Mali menghasilkan beras, jawawut, jagung, sayuran, tembakau, dan tanaman pohon. Emas, peternakan, dan pertanian berjumlah 80% dari nilai ekspor Mali.
Delapan puluh persen pekerja Mali bekerja di bidang pertanian. 15% pekerja Mali bekerja di sektor jasa. Variasi musiman menyebabkan pengangguran temporer tetap bagi pekerja pertanian.
Demografi
Pada tahun 2021, populasi Mali diperkirakan mencapai 21,9 juta. Populasi sebagian besar tinggal di pedesaan (68% pada tahun 2002), dan 5%–10% pengembara. Lebih dari 90% penduduknya tinggal di bagian selatan negara itu, terutama di Bamako, yang berpenduduk lebih dari 2 juta jiwa.
Pada tahun 2007, sekitar 48% orang Mali berusia kurang dari 12 tahun, 49% berusia 15–64 tahun, dan 3% berusia 65 tahun ke atas. Usia rata-rata adalah 15,9 tahun. Tingkat kelahiran pada tahun 2014 adalah 45,53 kelahiran per 1.000, dan tingkat kesuburan total (tahun 2012) adalah 6,4 anak per perempuan. Tingkat kematian pada tahun 2007 adalah 16,5 kematian per 1.000. Harapan hidup saat lahir adalah total 53,06 tahun (51,43 untuk laki-laki dan 54,73 untuk perempuan). Mali memiliki salah satu tingkat kematian bayi tertinggi di dunia, dengan 106 kematian per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007.
Agama
Islam diperkenalkan ke Afrika Barat pada abad ke-11 dan tetap menjadi agama dominan di sebagian besar wilayah tersebut. Diperkirakan 90% orang Mali adalah Muslim (kebanyakan Sunni), sekitar 5% adalah Kristen (sekitar dua pertiga Katolik Roma dan sepertiga Protestan) dan 5% sisanya menganut agama tradisional Afrika seperti agama Dogon. Ateisme dan agnostisisme diyakini langka di kalangan orang Mali, yang sebagian besar mempraktikkan agama mereka setiap hari.
Konstitusi menetapkan negara sekuler dan memberikan kebebasan beragama, dan pemerintah sangat menghormati hak ini.
Islam sebagaimana yang dipraktikkan secara historis di Mali dapat ditempa dan disesuaikan dengan kondisi lokal; hubungan antara Muslim dan penganut kepercayaan agama minoritas pada umumnya bersahabat. Namun, setelah pemberlakuan aturan syariah tahun 2012 di bagian utara negara itu, Mali masuk dalam daftar tinggi (nomor 7) dalam indeks persekusi umat Kristen yang diterbitkan oleh Open Doors, yang menggambarkan persekusi di utara sebagai parah.
Budaya
Budaya sehari-hari yang bervariasi dari Mali mencerminkan keragaman etnis dan geografis negara itu. Kebanyakan orang Mali mengenakan jubah berwarna yang mengalir dan disebut boubous yang merupakan ciri khas Afrika Barat. Orang-orang Mali sering berpartisipasi dalam festival, tarian, dan upacara tradisional.
Referensi
Pranala luar
Situs Kedubes Mali di Washington, DC
Situs resmi pariwisata
Negara di Afrika
Negara mayoritas Muslim
Negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa |
5140 | https://id.wikipedia.org/wiki/Tel%20Aviv | Tel Aviv | Tel Aviv-Yafo (; ), atau hanya disebut sebagai Tel Aviv, adalah sebuah kota pesisir dan merupakan sebuah kota metropolitan di Israel. Nama "Tel Aviv" (Tel Abib) dalam bahasa Ibrani berarti "bukit semi", sebuah judul yang diberikan pada alihbahasa buku Theodor Herzl's Altneuland (Negara Lama Baru). Nama "Tel Aviv" diambil oleh sang penterjemah, Nahum Sokolov, dari buku Yehezkiel dari Alkitab.
Kota Tel Aviv sendiri memiliki penduduk sekitar 405.000, tetapi daerah metropolitannya memiliki penduduknya sekitar 3.850.100 jiwa. Kemudian pada bulan Juli 2003, pusat kota Tel Aviv ditetapkan oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia, karena arsitekturnya dalam gaya Bauhaus. Kota kosmopolitan ini juga memiliki komunitas Arab (Palestina) yang cukup besar. Pada tahun 1950, kota Tel Aviv digabung dengan kota Jaffa menjadi Tel Aviv-Yafo. Komunitas Arab terutama berada di Yafo atau Jaffa.
Sejarah
Jaffa
Kota bertembok Jaffa adalah satu-satunya wilayah umum di pusat kota di mana sekarang Tel Aviv berada di awal zaman modern. Kota ini didirikan paling lambat sekitar 1.800 SM. Pada saat Tel Aviv didirikan sebagai kota terpisah selama pemerintahan Utsmaniyah di wilayah tersebut, Jaffa telah diperintah oleh bangsa Kanaan, Mesir, Filistin, Bani Israil, Asyur, Babilonia, Akhemeniyah, Fenisia, Ptolemaik, Seleukia, Hashmonayim, Romawi, Bizantium, Kekhalifahan Islam awal, Tentara Salib, Ayyubiyah, dan Mamluk sebelum berada di bawah kekuasaan Utsmaniyah pada tahun 1515. Kota ini telah diperangi berkali-kali. Kota ini disebutkan dalam dokumen Mesir kuno, serta Alkitab Ibrani.
Selama Aliyah Pertama tahun 1880-an, ketika para imigran Yahudi mulai berdatangan di wilayah tersebut dalam jumlah banyak, lingkungan baru didirikan di luar Jaffa di wilayah Tel Aviv saat ini. Yang pertama adalah Neve Tzedek, didirikan pada tahun 1887 oleh Yahudi Mizrahi karena kepadatan penduduk di Jaffa dan dibangun di atas tanah milik Aharon Chelouche.
Pendirian pada Periode Utsmaniyah Akhir
Perluasan kembali terjadi pada Aliyah Kedua. Pada tahun 1906, diinisiasi oleh Akiva Aryeh Weiss, sebuah kelompok bernama Ahuzat Bayit ("wisma") terbentuk, yang bertujuan untuk membentuk "pusat kota Ibrani di lingkungan yang sehat, direncanakan sesuai dengan aturan estetika dan kebersihan modern". Meir Dizengoff, yang kelak menjadi walikota pertama Tel Aviv juga bergabung dengan kelompok Ahuzat Bayit. Visinya untuk Tel Aviv untuk menciptakan kehidupan yang damai dan berdampingan dengan orang Arab.
Pada tanggal 11 April 1909, 66 keluarga Yahudi berkumpul di gundukan pasir yang sunyi untuk membagi-bagikan tanah dengan lotere menggunakan kulit kerang. Perkumpulan ini dianggap sebagai tanggal resmi berdirinya Tel Aviv. Dalam setahun, jalan Herzl, Ahad Ha'am, Judah Halevi, Lilienblum, dan Rothschild dibangun; sistem pengairan dipasang; dan 66 rumah telah diselesaikan. Di ujung Jalan Herzl, sebidang tanah dialokasikan untuk gedung baru Sekolah Tinggi Ibrani Herzliya, yang didirikan di Jaffa pada tahun 1906.
Pada tahun 1914, Tel Aviv telah berkembang menjadi lebih dari 1 km2 (247 hektar). Sensus tahun 1915 mencatat populasi Tel Aviv mencapai 2.679 jiwa. Pertumbuhan ini terhenti pada tahun 1917 ketika otoritas Utsmaniyah mengusir penduduk Jaffa dan Tel Aviv sebagai kebijakan masa perang. Orang Yahudi pada akhirnya bisa kembali ke Tel Aviv di akhir tahun berikutnya, ketika Perang Dunia I berakhir dan kalahnya Utsmaniyah, Britania Raya menguasai Palestina.
Pemerintahan Britania Raya 1917–34: Kotapraja di munisipalitas Jaffa
Tel Aviv (bersama dengan kotamadya Jaffa lainnya) ditaklukkan oleh Britania Raya pada akhir 1917 selama Kampanye Sinai dan Palestina di Perang Dunia I dan menjadi bagian dari Mandat Palestina yang dikelola Britania Raya hingga 1948. Tel Aviv menerima statusnya sebagai township ("kotapraja") atau dewan lokal di dalam munisipalitas Jaffa pada tahun 1921. Menurut sensus tahun 1922, kotapraja Tel Aviv memiliki populasi 15.185 jiwa, terdiri dari 15.065 orang Yahudi, 78 orang Muslim, dan 42 orang Kristen.
Dengan meningkatnya imigrasi orang Yahudi di bawah pemerintahan Britania Raya, gesekan antara orang Arab dan Yahudi di Palestina meningkat, hingga pecahnya Kerusuhan Jaffa pada tanggal 1 Mei 1921. Akibat konflik ini, banyak orang Yahudi meninggalkan Jaffa dan pindah ke Tel Aviv, sehingga populasi Tel Aviv meningkat menjadi sekitar 34.000 jiwa pada tahun 1925.
1934: Independen dari Jaffa
Tel Aviv diberikan status munisipalitas independen yang terpisah dari Jaffa pada tahun 1934.
Populasi Yahudi meningkat dramatis selama Aliyah Kelima ketika Nazi berkuasa di Jerman. Pada tahun 1937 populasi Yahudi di Tel Aviv telah meningkat menjadi 150.000, dibandingkan dengan 69.000 penduduk Jaffa yang sebagian besar orang Arab. Gesekan selama pemberontakan Arab 1936–39 menyebabkan dibukanya pelabuhan Yahudi lokal yang terpisah dari Jaffa di tahun 1938. Pelabuhan ini ditutup pada 25 Oktober 1965. Bandar Udara Lydda (kini Bandar Udara Ben Gurion) dan Bandar Udara Sde Dov dibuka antara 1937 dan 1938.
Selama Perang Dunia II, Tel Aviv dilanda serangan udara Italia pada 9 September 1940, menewaskan 137 jiwa.
Selama Pemberontakan Yahudi, gerilyawan Yahudi Irgun dan Lehi melakukan serangan terhadap polisi, militer, dan otoritas Britania Raya di Tel Aviv. Setelah pengeboman Hotel King David di tahun 1946, Britania Raya menggeledah seluruh penjuru kota untuk memburu para gerilyawan Yahudi. Pada Maret 1947, Tel Aviv ditempatkan di bawah darurat militer oleh otoritas Britania Raya selama 15 hari, penduduk berada di bawah jam malam setiap saat, kecuali 3 jam sehari karena pasukan Britania menggeledah kota untuk memburu para gerilyawan. Meskipun demikian, serangan gerilya Yahudi berlanjut di Tel Aviv dan daerah lain di bawah darurat militer di Palestina.
Menurut Rencana Partisi PBB tahun 1947 untuk membagi Palestina menjadi negara Yahudi dan negara Arab, Tel Aviv yang saat itu berpenduduk 230.000 jiwa ditetapkan ke dalam negara Yahudi. Jaffa dengan 101.580 penduduk (sensus 1945) dengan mayoritas Muslim ditetapkan ke dalam negara Arab. Perang saudara pecah, khususnya antara kota Tel Aviv dan Jaffa yang bertetangga yang masing-masing termasuk ke negara Yahudi dan Arab. Setelah beberapa bulan pengepungan, pada 13 Mei 1948, Jaffa takluk dan penduduk Arab melarikan diri secara massal.
Kemerdekaan Israel
Ketika Israel mendeklarasikan kemerdekaannya pada 14 Mei 1948, populasi Tel Aviv lebih dari 200.000 jiwa. Tel Aviv adalah pusat pemerintahan sementara Israel sampai pemerintah pindah ke Yerusalem pada Desember 1949. Karena perselisihan internasional mengenai status Yerusalem, sebagian besar kedutaan tetap berada atau di sekitar Tel Aviv.
Batas-batas Tel Aviv dan Jaffa menjadi bahan perdebatan antara pemerintah kota Tel Aviv dan pemerintah Israel di tahun 1948. Yang pertama ingin penyatuan sebagian pinggiran utara kawasan Yahudi di Jaffa, sementara yang kedua ingin penyatuan yang lebih lengkap. Isu itu juga memiliki sensitivitas internasional, karena menurut Rencana Partisi PBB, bagian utama Jaffa berada di kawasan Arab, sedangkan Tel Aviv tidak, dan belum ada perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani.
Pada 10 Desember 1948, pemerintah mengumumkan aneksasi Tel Aviv ke kawasan Yahudi di pinggir kota Jaffa, lingkungan Palestina di Abu Kabir, desa Arab Salama, dan perkampungan Yahudi Hatikva. Pada tanggal 25 Februari 1949, desa Al-Shaykh Muwannis di Palestina yang tidak berpenghuni juga dianeksasi ke Tel Aviv. Pada tanggal 18 Mei 1949, Manshiya dan sebagian zona tengah Jaffa dianeksasi, untuk pertama kalinya memasukkan tanah yang berada di kawasan Arab dari rencana partisi PBB.
Pada awal 1970-an, Tel Aviv memasuki periode penurunan populasi. Di tahun 1981, Tel Aviv tidak hanya mengalami penurunan populasi alami, tetapi juga penurunan populasi absolut. Pada akhir 1980-an, kota ini memiliki populasi yang menua sebanyak 317.000 jiwa. Pada awal 1980-an, 13 kedutaan besar di Yerusalem dipindahkan ke Tel Aviv sebagai bagian dari tindakan PBB menanggapi Hukum Yerusalem 1980. Saat ini, sebagian besar kedutaan berlokasi di Tel Aviv atau sekitarnya.
Di tahun 1990-an, penurunan populasi Tel Aviv mulai stabil untuk sementara berkat gelombang imigran dari negara-negara bekas Uni Soviet. Tel Aviv menyerap 42.000 imigran, banyak yang terdidik di bidang sains, teknologi, kedokteran, dan matematika. Pada periode ini, jumlah insinyur di kota naik dua kali lipat. Tel Aviv mulai muncul sebagai pusat teknologi canggih dunia, disusul dengan banyaknya pembangunan gedung pencakar langit dan perkantoran berteknologi tinggi. Pada tahun 1993, Tel Aviv dikategorikan sebagai kota dunia.
Pada tanggal 4 November 1995, perdana menteri Israel, Yitzhak Rabin dibunuh oleh seorang ekstremis sayap kanan pada rapat umum di Tel Aviv karena mendukung perjanjian perdamaian Oslo.
Pada tahun 2000-an dan awal 2010-an, Tel Aviv menerima puluhan ribu imigran ilegal terutama dari Sudan dan Eritrea, yang mengubah profil demografis wilayah kota.
Pada tahun 2009, Tel Aviv merayakan seratus tahun berdirinya kota. Perayaan dilakukan di seantero kota dan negara, koleksi digital materi sejarah juga dikumpulkan. Selama 60 tahun terakhir, Tel Aviv telah berkembang menjadi pusat budaya sekuler dan liberal, dengan kehidupan malam yang semarak dan budaya kafe.
Geografi
Kota ini terletak 60 km dari barat laut Yerusalem dan 90 km dari selatan kota Haifa. Kota-kota tetangganya meliputi Herzliyya di utara, Ramat HaSharon di timur laut, Petah Tikva, Bnei Brak, Ramat Gan, dan Giv'atayim di timur, Holon di tenggara, dan Bat Yam di selatan. Kota ini secara ekonomi terstratifikasi antara bagian utara dan selatan. Tel Aviv selatan dianggap kurang makmur dibandingkan Tel Aviv utara kecuali Neve Tzedek dan Jaffa utara dan barat laut. Tel Aviv Pusat adalah rumah bagi Azrieli Center dan distrik keuangan dan perdagangan penting di sepanjang Jalan Tol Ayalon. Sisi utara Tel Aviv adalah rumah bagi Universitas Tel Aviv, Taman Hayarkon, dan lingkungan perumahan kelas atas seperti Ramat Aviv dan Afeka.
Tel Aviv memiliki iklim Mediterania (klasifikasi iklim Köppen: Csa), dan menikmati banyak sinar matahari sepanjang tahun. Sebagian besar presipitasi jatuh dalam bentuk hujan antara bulan Oktober dan April, dengan sela musim panas yang kering. Suhu rata-rata tahunan adalah 20,9 °C, dan suhu rata-rata lautan adalah 18–20 °C selama musim dingin dan 24–29 °C selama musim panas. Tel Aviv memiliki curah hujan rata-rata 528 mm setiap tahunnya.
Pemandangan kota
Arsitektur
Tel Aviv adalah rumah bagi berbagai gaya arsitektur yang mewakili periode-periode penting dalam sejarahnya. Arsitektur awal Tel Aviv sebagian besar terdiri dari rumah-rumah satu lantai bergaya Eropa dengan atap genteng merah.
Neve Tzedek, lingkungan pertama yang dibangun di luar Jaffa memiliki ciri berupa oleh bangunan batu pasir berlantai dua.
Pada tahun 1920-an, gaya Orientalis-Eklektik baru mulai populer, menggabungkan arsitektur Eropa dengan ciri-ciri Oriental seperti lengkungan, kubah, dan ubin hias. Rumah Pagoda (Beit HaPagoda), dirancang oleh Alexander Levy dan dibangun pada tahun 1924, adalah contoh dari gaya ini.
Pembangunan kota mengikuti rencana "kota kebun" yang dibuat oleh Patrick Geddes. Bangunan dua dan tiga lantai diselingi jalan raya dan taman umum. Beragam gaya arsitektur seperti Art Deco, Klasik, dan Modernis juga dapat ditemukan di Tel Aviv.
Arsitektur Bauhaus diperkenalkan pada tahun 1920-an dan 1930-an oleh arsitek Yahudi Jerman yang bermigrasi ke Palestina setelah kebangkitan Nazi. Di sekitar pusat kota Tel Aviv, terdapat lebih dari 5.000 bangunan bergaya Modernis yang terinspirasi oleh sekolah Bauhaus dan Le Corbusier.
Gedung pencakar langit
Menara Shalom Meir, gedung pencakar langit pertama di Israel, dibangun di Tel Aviv pada tahun 1965 dan tetap menjadi bangunan tertinggi di negara itu hingga tahun 1999. Pada saat pembangunannya, bangunan tersebut menyaingi bangunan tertinggi di Eropa, dan merupakan yang tertinggi di Timur Tengah. Namun sekarang Tel Aviv tertinggal jauh oleh Qatar, Uni Emirate Arab dan Saudi Arabia yang menjadi daerah yang memiliki gedung tertinggi di dunia.
Pada November 2009, Haaretz melaporkan bahwa Tel Aviv memiliki 59 gedung pencakar langit dengan tinggi lebih dari 100 meter. Saat ini, puluhan gedung pencakar langit telah disetujui atau sedang dibangun di seluruh kota, dan masih banyak lagi yang direncanakan. Gedung tertinggi yang disetujui adalah Menara Egged, yang akan menjadi gedung tertinggi di Israel ketika selesai.
Ekonomi
Tel Aviv menduduki peringkat ke-25 sebagai pusat keuangan paling penting di dunia. Kegiatan ekonomi Tel Aviv menyumbang 17% dari PDB Israel. Kota ini digambarkan sebagai "pusat teknologi yang berkembang" oleh Newsweek, dan "miniatur Los Angeles" oleh The Economist. Pada tahun 1998, kota ini digambarkan oleh Newsweek sebagai salah satu dari 10 kota teknologi paling berpengaruh di dunia. Sejak saat itu, industri teknologi tinggi di wilayah Tel Aviv terus berkembang. Wilayah metropolitan Tel Aviv (termasuk kota satelit seperti Herzliyya dan Petah Tikva) adalah pusat teknologi tinggi Israel, terkadang disebut sebagai Silicon Wadi.
Banyak perusahaan modal ventura, lembaga penelitian ilmiah, dan perusahaan teknologi tinggi internasional berkantor pusat di kota ini. Industri di Tel Aviv meliputi pemrosesan bahan kimia, pabrik tekstil, dan produsen makanan.
Pada tahun 2016, Globalization and World Cities Study Group and Network (GaWC) dari Universitas Loughborough menerbitkan daftar kota-kota dunia berdasarkan tingkat layanan produsen tingkat lanjutnya. Tel Aviv mendapat peringkat sebagai kota dunia kelas alfa.
Pada bulan Desember 2012, Tel Aviv menduduki peringkat kedua dalam daftar kota teratas untuk mendirikan perusahaan rintisan (startup) berteknologi tinggi, tepat di belakang Sillicon Valley. Pada tahun 2013, Tel Aviv memiliki lebih dari 700 startup dan pusat penelitian dan pengembangan, dan menempati peringkat kota paling inovatif kedua di dunia, di belakang Medellín dan di depan Kota New York.
Pendidikan
Universitas Tel Aviv adalah universitas terbesar di Israel. Universitas ini dikenal secara internasional untuk jurusan fisika, ilmu komputer, kimia, dan linguistiknya. Bersama dengan Universitas Bar-Ilan di Ramat Gan yang bertetangga, populasi mahasiswanya berjumlah lebih dari 50.000, termasuk mahasiswa internasional yang cukup besar. Kampusnya terletak di lingkungan Ramat Aviv. Tel Aviv juga memiliki beberapa kolese. Gimnasium Ibrani Herzliya pindah dari Jaffa ke kota tua Tel Aviv pada tahun 1909, dan pindah ke Jalan Jabotinsky pada awal 1960-an. Sekolah terkenal lainnya di Tel Aviv termasuk Shevah Mofet, sekolah Ibrani tertua kedua di kota, kemudian Sekolah Tinggi Seni Ironi Alef, serta Alliance.
Budaya dan Pariwisata
Tel Aviv adalah pusat budaya dan hiburan utama. 18 dari 35 pusat utama seni pertunjukan Israel terletak di Tel Aviv, termasuk 5 dari 9 teater besar di Israel, yang mencakup 55% dari semua pertunjukan di negara itu dan 75% dari semua penonton.
Tel Aviv menerima sekitar 2,5 juta turis asing setiap tahunnya, sebagai kota ke-5 yang paling banyak dikunjungi di Timur Tengah & Afrika. Pada tahun 2010, survei kota dunia Knight Frank memeringkatnya ke-34 secara global. Tel Aviv dinobatkan sebagai "kota terpanas tahun 2011" ke-3 (di belakang Kota New York dan Tangier) oleh Lonely Planet, terbaik ke-3 di Timur Tengah dan Afrika oleh majalah Travel + Leisure (di belakang Cape Town dan Yerusalem), dan kota pantai terbaik ke-9 di dunia menurut National Geographic.
Tel Aviv dikenal sebagai "kota yang tidak pernah tidur" dan "ibu kota pesta" karena kehidupan malamnya yang berkembang pesat, suasana anak muda, dan budaya 24 jam yang terkenal. Tel Aviv adalah pusat kehidupan malam internasional yang sangat aktif dan beragam dengan berbagai bar, bar dansa, dan klub malam yang tetap buka hingga lewat tengah malam.
Tel Aviv secara konsisten didaulat sebagai salah satu kota tujuan LGBT teratas di dunia. Sekitar 25% populasi Tel Aviv diidentifikasi sebagai gay. Tel Aviv dikenal dengan parade Tel Aviv Pride yang terkenal dan terbesar di Asia, menarik lebih dari 200.000 orang setiap tahunnya.
Transportasi
Tel Aviv adalah pusat transportasi utama, dilayani oleh jaringan transportasi umum yang komprehensif, dengan banyak rute utama jaringan transportasi nasional yang melintasi kota.
Rel
Stasiun kereta api Tel Aviv Savidor Central adalah stasiun kereta api utama di Tel Aviv, dan stasiun tersibuk kedua di Israel. Kota ini memiliki lima stasiun kereta api tambahan di sepanjang Jalan Raya Ayalon: tiga di antaranya, Universitas Tel Aviv, HaShalom (stasiun tersibuk di Israel, bersebelahan dengan Azrieli Center) dan HaHagana (dekat terminal bus pusat Tel Aviv) yang melayani langsung Tel Aviv, sedangkan dua sisanya, Holon Junction dan Holon-Wolfson berada di dalam batas kota Tel Aviv, tetapi melayani pinggiran selatan Holon. Diperkirakan lebih dari satu juta penumpang melakukan perjalanan dengan kereta api ke Tel Aviv setiap bulan. Kereta tidak beroperasi pada hari Sabtu dan selama hari raya Yahudi (Rosh Hashanah (2 hari), Yom Kippur, Sukkot, Simkhat Torah, Pessach (Paskah), serta hari pertama dan kelima dan Shavuot (Pentakosta)).
Tel Aviv Light Rail adalah jaringan LRT untuk wilayah metropolitan Tel Aviv, dan per tahun 2021, tiga jalur LRT sedang dalam tahap pembangunan, dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2022. Selain itu, terdapat pula jaringan angkutan cepat Metro Tel Aviv yang sedang direncanakan, pembangunan baru dimulai pada tahun 2025 dan diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2032.
Udara
Bandara utama yang melayani Tel Aviv Raya adalah Bandar Udara Internasional Ben Gurion (IATA: TLV). Terletak di kota tetangga Lod, bandara ini melayani lebih dari 20 juta penumpang pada tahun 2017. Ben Gurion adalah hub utama maskapai El Al, Arkia, Israir Airlines, dan Sun D'Or. Bandara ini terletak 15 km di tenggara Tel Aviv, di Jalan Raya 1 antara Tel Aviv dan Yerusalem. Sebelumnya terdapat pula Bandar Udara Sde Dov (IATA: SDV) di barat laut Tel Aviv, yang merupakan bandara domestik sampai dengan ditutup pada 2019 untuk mendukung pembangunan real estat. Semua layanan di Bandar Udara Sde Dov akan dialihkan ke Bandar Udara Ben Gurion.
Bus dan angkutan kota
Seperti kota-kota lain di Israel, bus adalah bentuk transportasi publik yang paling umum dan digunakan secara luas. Stasiun bus pusat Tel Aviv terletak di bagian selatan kota. Jaringan bus utama di wilayah metropolitan Tel Aviv dioperasikan oleh Dan Bus Company, Metropoline, dan Kavim. Egged Bus Cooperative, perusahaan bus terbesar di Israel, menyediakan transportasi antarkota.
Kota ini juga dilayani oleh angkutan kota (taksi bersama) baik lokal dan antar kota. Banyak rute bus lokal dan antar kota juga memiliki taksi sherut yang mengikuti rute yang sama dan menampilkan nomor rute yang sama di jendelanya. Tarif distandarisasi di wilayah tersebut dan sebanding dengan atau lebih murah daripada tarif bus. Taksi pribadi biasanya berwarna putih dengan tanda kuning di atasnya. Tarif distandarisasi dan diukur, tetapi dapat dinegosiasikan sebelumnya dengan pengemudi.
Kota kembar
Orang terkenal dari Tel Aviv
Dana International, Pemusik
Oded Fehr, Aktor
Esti Ginzburg, model dan aktris
Ofra Haza, penyanyi
Yair Lapid, Tokoh politik
Tzipi Livni,
Shlomit Malka, model
Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel ke-9
Ayelet Zurer, aktris
Isaac Herzog, Presiden Israel
Lihat pula
Israel
Zionisme
Daftar warga kehormatan Tel Aviv
Referensi
Pranala luar
Situs resmi
Peta kota interaktif
Situs Universitas Tel Aviv
Kota di Israel
Situs Warisan Dunia |
5141 | https://id.wikipedia.org/wiki/El%20Salvador | El Salvador | Republik El Salvador (República de El Salvador, ) adalah sebuah negara di Amerika Tengah yang berbatasan dengan Honduras dan Guatemala. Daerah ini dulunya disebut oleh orang Pipil sebagai "", dalam bahasa Spanyol "", yang dalam bahasa Nahuatl berarti "tanah (tempat benda-benda yang) berharga". Sebelum dikuasai Spanyol, wilayah adalah rumah bangsa Mesoamerika seperti suku Maya. Setelah penaklukan Spanyol, daerah tersebut dibaptis oleh konkuistador Spanyol dengan nama "" ("Provinsi Tuhan Kami Yesus Kristus, Sang Juruselamat Dunia"), yang sekarang disingkat menjadi "" (makna literal: Republik Sang Penyelamat). Terjadilah pencampuran budaya antara Spanyol dengan suku asli.
El Salvador serta negara tetangganya Honduras dan Guatemala dikenal sebagai wilayah paling berbahaya di dunia walaupun sedang tidak ada perang dengan tingkat pembunuhan yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh ketidakstabilan politik maupun ekonomi. El Salvador pernah mengalami kudeta, perang saudara, dan revolusi yang menghancurkan negara ini. Lemahnya pemerintah menyebabkan munculnya berbagai geng kriminal seperti MS-13 yang mengontrol teritori masing-masing dan saling berperang satu sama lain. Perseturuan antar geng rival ini tentu saja membahayakan penduduk.
El Salvador adalah negara yang paling terindustrialisasi di Amerika Tengah dan menggunakan dolar Amerika Serikat sebagai mata uangnya. Industri El Salvador sangat beragam dari makanan, minuman, tekstil, zat kimia, minyak tanah, pertanian, dll. Devisa dari pekerja yang ada di Amerika Serikat kepada keluarga mereka juga membantu ekonomi El Salvador. Akan tetapi tingkat kemiskinan negara ini masih besar.
Sejarah
Di awal abad ke-15, conquistador Spanyol berlayar dari Amerika Tengah dari Kepulauan Karibia, saat itu dikenal sebagai koloni Spanyol Baru. Usaha bangsa Spanyol untuk memperluas dominion mereka ke daerah yang akan dikenal sebagai El Salvador terhambat oleh orang Pipil dan lingkungan berpenutur Maya yang lain. Pedro de Alvarado, seorang letnan Hernan Cortés, memimpin usaha pertama oleh angkatan Spanyol pada bulan Juni 1524.
Penduduk asli mengalahkan orang Spanyol dan memaksa mereka mundur ke Guatemala, sehingga diperlukan 2 ekspedisi berikutnya—pertama pada tahun 1525, diikuti oleh kelompok yang lebih kecil pada tahun 1528.
Menjelang akhir 1810, gabungan faktor luar dan dalam memungkinkan kaum elit Amerika Tengah mencoba mendapatkan kemerdekaan dari Spanyol. Faktor-faktor internal itu terutama makin tertariknya kaum elit untuk mengendalikan daerah yang mereka miliki tanpa keterlibatan otoritas Spanyol. Faktor luar adalah keberhasilan revolusi Prancis dan Amerika pada abad ke-18 dan melemahnya kekuatan militer Spanyol karena perang melawan Napoleon dari Prancis. Gerakan kemerdekaan dikonsolidasikan pada tanggal 5 November 1811, saat seorang pendeta El Salvador, Jose Matias Delgado, membunyikan lonceng Iglesia La Merced di San Salvador, menyerukan pemberontakan. Setelah peperangan internal bertahun-tahun, Acta de Independencia (Proklamasi Kemerdekaan) Amerika Tengah ditandatangani di Guatemala pada tanggal 15 September 1821.
Pada tanggal 16 September 1821, Meksiko mendapatkan kemerdekaan sebagai Kekaisaran Meksiko Pertama di bawah kekuasaan Kaisar Agustin de Iturbide, El Salvador dan provinsi di Amerika Tengah lainnya menyatakan kemerdekaan dari Spanyol dan menjadi bagian Kekaisaran Meksiko. Pada tahun 1823, Provincias Unidas del Centro de América dibentuk oleh 5 negara Amerika Tengah di bawah pimpinan Jenderal Manuel José Arce. Saat federasi ini bubar pada tahun 1838, El Salvador menjadi republik merdeka. Sejarah awal El Salvador sebagai negara berdaulat ditandai oleh sejumlah revolusi.
Antara tahun 1872-1898, El Salvador adalah penggerak utama untuk mendirikan kembali federasi tanah genting. Pemerintah El Salvador, Honduras, dan Nikaragua membentuk Republik Besar Amerika Tengah melalui Pakta Amapala pada tahun 1895. Meski Guatemala dan Kosta Rika mempertimbangkan untuk bergabung dengan Republik Besar (yang dinamai kembali Negara Amerika Tengah Serikat saat konstitusinya mulai berlaku pada tahun 1898), tak satupun dari kedua negeri itu yang bergabung. Persatuan ini, yang telah merencanakan untuk mendirikan ibu kota di Amapala dekat Golfo de Fonseca, tak selamat dari rampasan kekuasaan di El Salvador pada tahun 1898.
Sejumlah keuntungan sehingga kopi menjadi ekspor monokultur menjadi pendorong proses di mana tanah-tanah terkonsentrasi di tangan oligarki beberapa keluarga. Pergantian presiden dari taraf oligarki El Salvador, baik konservatif dan liberal, sepanjang paruh terakhir abad ke-19 umumnya menyetujui munculnya kopi sebagai hasil bumi utama, pada perkembangan infrastruktur (rel dan fasilitas pelabuhan) terutama dalam mendukung perdagangan kopi, pada penghapusan pemilikan tanah komunal untuk memfasilitasi produksi kopi lebih lanjut, pada bagian hukum anti-pergelandangan untuk memastikan bahwa campesino yang telantar dan penduduk desa menyediakan tenaga kerja yang cukup untuk finca kopi (perkebunan), dan pada peredaman ketidakpuasan desa. Pada tahun 1912, pengawal nasional diciptakan sebagai angkatan polisi desa.
Industri kopi berkembang pesat di El Salvador. Sebagai akibat penyediaan bagian terbesar dukungan keuangan pemerintah oleh kaum elit melalui bea impor pada barang yang diimpor dengan mata uang asing yang diterima penjual kopi. Dukungan ini, berangkaian dengan orang sederhana dan mekanisme korupsi biasa, memastikan penanam kopi kebanjiran pengaruh dengan pemerintahan.
Sejarah awal El Salvador sebagai negara merdeka—seperti yang lainnya di Amerika Tengah—ditandai oleh sejumlah revolusi; tak sampai periode 1900-30 keadaan yang relatif stabil tercapai. Elit ekonomi, berdasarkan pada pertanian dan beberapa pertambangan, menguasai negeri ini bersama dengan militer.
Ekonominya yang berbasis pada penanaman kopi setelah pertengahan abad ke-19, karena pasaran dunia untuk nila memburuk, membaik atau memburuk karena harga kopi dunia mengalami fluktuasi. Dari tahun 1931—tahun kudeta di mana Jend. Maximiliano Hernández Martínez naik tahta hingga dijatuhkan tahun 1944 ada penindasan perlawanan desa yang brutal. Peristiwa paling penting adalah huru-hara petani El Savador 1932, biasa disebut sebagai La Matanza (pembantaian), dikepalai oleh Farabundo Martí dan pembalasan yang dipimpin oleh pemerintahan Martínez, di mana sekitar 30.000 penduduk asli dan TaPol dibunuh, dipenjara, atau dibuang. Hingga tahun 1980, semua kecuali seorang presiden El Salvador adalah perwira pasukan. PilPres periodik jarang JurDil dan oligarki dengan persekutuan bersama angkatan militer menguasai negeri. Seperti negara Amerika Latin lainnya, ketidakseimbangan ini menimbulkan perlawanan petani pada kaum oligarki, yang menletuskan Perang Saudara El Salvador (1980-1992), sebagian besar revolusi petani. Pemerintah militer, didominasi oleh partai Alianza Republicana Nacionalista (ARENA, atau Aliansi Republikan Nasionalis) yang didirikan oleh Mayor Roberto D'Aubuisson dan diboncengi oleh AS, bertanggung jawab untuk kematian lebih dari 75.000 jiwa. Kejahatan perang oleh gerilyawan revolusioner, yang menerima bantuan Uni Soviet, tidak umum, tetapi jumlah korbannya kurang dari ribuan yang dibunuh oleh militer. Kejahatan perang pemerintah, seperti Pembantaian El Mozote, dan pembunuhan misionaris Katolik dan pekerja bantu keagamaan lain, seperti Jean Donovan, oleh regu kematian yang berhubungan dengan pemerintah menyebabkan kemarahan internasional. Pada tahun 1984 pengamat internasional menyaksikan Napoleon Duarte yang beraliran tengah dipilih sebagai presiden dan PemilU yang diboikot secara kekerasan oleh anggota pembangkang. Meskipun terdapat usaha penciptaan perdamaian oleh pemerintahan demokratis, revolusi petani berlanjut hingga perjanjian perdamaian ditandatangani pada bulan Januari 1992. Faksi-faksi gerilyawan yang berbeda membentuk Frente Farabundo Martí para la Liberación Nacional party (FMLN) untuk mendapatkan kedudukan melalui PemilU demokratis. Sejak itu, secara bertahap FMLN mendapatkan perwakilan, khususnya dalam Majelis Legislatif dan pemerintahan setempat.
Pada tahun 1998, El Salvador menjadi salah satu dari 3 negara dunia di mana aborsi ilegal tanpa kecuali, bersama dengan Cili dan Nikaragua.
Geografi
El Salvador terletak di Amerika Tengah, yang luas totalnya 8.123 mil persegi (21.040 km²), hampir seukuran negara bagian Massachusetts. El Salvador adalah negara terkecil di benua Amerika. Karena ukurannya negeri ini sering dijuluki "Tom Thumb dari Amerika" ("Pulgarcito de America"). Dalam perbatasannya kota ini memiliki luas perairan 123,6 mil persegi (320 km²). Beberapa sungai kecil mengalir melalui El Salvador ke Samudera Pasifik, termasuk Goascorán, Jiboa, Torola, Paz dan Río Grande de San Miguel. Sungai terbesar, Sungai Lempa, mengalir dari Honduras melintasi El Salvador ke samudera, dapat dilayari untuk lalu lintas komersial. Kawah vulkanik mencakup danau, yang paling penting adalah Danau Ilopango (70 km² / 27 sq mi) dan Danau Coatepeque (26 km² / 10 sq mi). Danau Güija adalah danau alami terbesar di El Salvador (44 km² / 17 sq mi). Beberapa danau buatan dibuat dengan membendung Sungai Lempa, yang paling besar adalah Embalse Cerrón Grande (350 km² / 135 sq mi).
El Salvador berbatasan dengan Guatemala (126 mi / 203 km) dan Honduras (212.5 mi / 342 km). El Salvador adalah satu-satunya negara Amerika Tengah yang tak memiliki pesisir Karibia. Puncak tertinggi di negeri ini adalah Cerro El Pital setinggi 8.957 kaki (2.730 meter).
Iklim
El Salvador memiliki iklim tropis dengan musim hujan dan kemarau yang jelas. Suhu di negara ini bervariasi terutama pada daerah ketinggian dan menunjukkan sedikit perubahan musim. Dataran rendah Pasifik sama panasnya; dataran tinggi tengah dan daerah pegunungan lebih moderat. Musim hujan berlangsung dari Mei hingga Oktober; sepanjang tahun hal ini disebut sebagai invierno atau musim dingin. Hampir semua curah hujan tahunan terjadi selama periode ini; total tahunan terutama di lereng gunung yang menghadap ke selatan dapat mencapai 2170 mm. Kawasan lindung dan dataran tinggi tengah menerima jumlah hujan yang lebih sedikit, meskipun masih terbilang signifikan. Curah hujan selama musim ini umumnya berasal dari sistem tekanan rendah yang terbentuk di atas Pasifik dan biasanya turun bersama badai petir yang lebat pada sore hari.
Dari November hingga April, pola cuaca perubahan angin dari timur laut; waktu tahun ini disebut sebagai verano, atau musim panas. Selama bulan-bulan ini, udara yang mengalir dari Karibia telah kehilangan sebagian besar curah hujannya saat melewati pegunungan di Honduras. Pada saat udara ini mencapai El Salvador, sudah kering, panas, dan berkabut, dan negara itu mengalami cuaca panas, tidak termasuk pegunungan utara yang lebih tinggi, di mana suhu umumnya lebih dingin.
Bencana alam
Peristiwa cuaca ekstrem
Posisi El Salvador di Samudra Pasifik juga membuatnya dapat menerima kondisi cuaca buruk, termasuk badai hujan lebat dan kekeringan parah, yang keduanya dapat menjadi lebih ekstrem berkat efek El Niño dan La Niña. Badai kadang-kadang terbentuk di Pasifik dengan pengecualian Badai Mitch, yang terbentuk di Atlantik dan melintasi Amerika Tengah.
Pada musim panas 2001, kekeringan parah menghancurkan sekitar 80% tanaman di El Salvador, hal ini menyebabkan kelaparan di pedesaan. Pada tanggal 4 Oktober 2005, hujan lebat mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang berbahaya, yang menyebabkan sedikitnya 50 kematian.
Gempa bumi dan aktivitas gunung berapi
El Salvador terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik dan dengan demikian negara ini mengalami aktivitas tektonik yang signifikan, termasuk aktivitas gempa dan gunung berapi yang sering terjadi. Ibukota negara yaitu San Salvador hancur pada tahun 1756 dan 1854 akibat letusan gunung dan gempa pada tahun 1919, 1982, dan 1986. Contoh terbaru yaitu gempa bumi yang terjadi pada 13 Januari 2001 dengan kekuatan 7,7 Skala Richter dan menyebabkan tanah longsor yang menewaskan lebih dari 800 orang; dan gempa bumi lain terjadi hanya sebulan kemudian, pada 13 Februari 2001, yang menewaskan 255 orang dan merusak sekitar 20% perumahan negara. Gempa bumi 5,7 Mw pada tahun 1986 mengakibatkan 1.500 kematian, 10.000 cedera, dan 100.000 orang kehilangan tempat tinggal.
El Salvador memiliki lebih dari dua puluh gunung berapi; dua di antaranya adalah gunung San Miguel dan Izalco, gunung ini telah aktif dalam beberapa tahun terakhir. Dari awal abad ke-19 hingga pertengahan 1950-an, Izalco meletus dengan teratur hingga memiliki julukan "Mercusuar Pasifik". Suarnya yang cemerlang terlihat jelas pada jarak yang sangat jauh di laut, dan pada malam hari laharnya yang bercahaya mengubahnya menjadi kerucut bercahaya yang cemerlang. Letusan gunung berapi destruktif terbaru terjadi pada 1 Oktober 2005, ketika Gunung Santa Ana memuntahkan awan abu, lumpur panas dan batu yang jatuh di desa-desa terdekat dan menyebabkan dua kematian. Letusan gunung berapi paling parah di daerah ini terjadi pada abad ke-5 M ketika gunung berapi Ilopango meletus dengan kekuatan VEI di angka 6, letusan ini menghasilkan aliran piroklastik yang meluas dan mengubah Kota Maya.
Flora dan fauna
Diperkirakan ada 500 jenis burung, 1.000 jenis kupu-kupu, 400 jenis anggrek, 800 jenis pohon, dan 800 jenis ikan laut di El Salvador. Kemudian juga ada delapan spesies penyu di dunia; enam dari mereka bersarang di pantai Amerika Tengah, dan empat membuat rumah mereka di pantai Salvador: penyu kulit, penyu sisik, penyu hijau, dan penyu lekang zaitun. Dari daftar diatas, Penyu sisik lah yang terancam punah.
Upaya konservasi baru-baru ini memberikan harapan bagi masa depan keanekaragaman hayati negara itu. Pada tahun 1997, pemerintah membentuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam. Sebuah undang-undang kerangka lingkungan umum telah disetujui oleh Majelis Nasional pada tahun 1999. Beberapa organisasi non-pemerintah melakukan pekerjaan untuk melindungi beberapa kawasan hutan yang paling penting di negara itu. Yang terpenting di antaranya adalah SalvaNatura, yang mengelola El Impossible, taman nasional terbesar di negara itu berdasarkan kesepakatan dengan otoritas lingkungan El Salvador.
El Salvador adalah rumah bagi enam ekosistem terestrial: hutan pegunungan Amerika Tengah, hutan lembab Sierra Madre de Chiapas, hutan kering Amerika Tengah, hutan pinus Amerika Tengah, Teluk mangrove Fonseca, dan Mangrove Pantai Pasifik Kering Utara. Ini memiliki skor rata-rata Indeks Integritas Lanskap Hutan 2018 sebesar 4,05/10, menempatkannya di peringkat ke-136 secara global dari 172 negara.
Politik
Kerangka kerja politik El Salvador mengambil sistem republik demokrasi representatif presidensial, di mana Presiden El Salvador (Elias Antonio) menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan, dan sistem multipartai multibentuk. Kekuasaan eksekutif dilaksanakan oleh pemerintah. Kekuasaan legislatif dipegang oleh pemerintahan dan Majelis Legislatif. Cabang yudikatif bebas dari eksekutif dan legislatif.
Pembagian administratif
Lihat juga: Daftar kota di El Salvador
El Salvador terbagi atas 14 departemen (departamentos), yang lebih lanjut dibagi atas 267 kotamadya (municipios). Departemen-departemen itu adalah:
Hubungan luar negeri dan militer
El Salvador adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dan beberapa badan khususnya. El Salvador juga anggota Organisasi Negara-negara Amerika, Parlemen Amerika Tengah, dan Sistem Integrasi Amerika Tengah. Ini secara aktif berpartisipasi dalam Komisi Keamanan Amerika Tengah, yang berusaha untuk mempromosikan kontrol senjata regional. El Salvador adalah anggota Organisasi Perdagangan Dunia dan sedang mengejar perjanjian perdagangan bebas regional. Sebagai peserta aktif dalam proses KTT Amerika, El Salvador memimpin kelompok kerja untuk akses pasar di bawah inisiatif Kawasan Perdagangan Bebas Amerika.
Pada bulan November 1950, El Salvador adalah satu-satunya negara yang membantu Tenzin Gyatso yang baru diangkat dengan mendukung telegram menteri kabinet Pemerintah Tibet yang meminta banding di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan aneksasi Tibet oleh Republik Rakyat Tiongkok. Tanpa dukungan negara lain, "PBB dengan suara bulat membatalkan permohonan Tibet dari agendanya".
Angkatan Bersenjata El Salvador memiliki tiga cabang: Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut El Salvador. Ada sekitar 17.000 personel di angkatan bersenjata secara total.
Pada tahun 2017, El Salvador menandatangani perjanjian PBB tentang Pelarangan Senjata Nuklir. El Salvador adalah salah satu pihak dalam Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional.
Ekonomi
Ekonomi El Salvador mengalami pasang surut selama pemerintahan Partai Aliansi Republikan Nasional yang menggagas pasar bebas dan model pengelolaan fiskal yang termasuk swastanisasi perbankan, telekomunikasi, dana umum, distribus listrik, dan sebagian dari pembangkit listrik, penghapusan kendali harga dan subsidi, serta penegakan hak kekayaan intelektual. PDB telah berkembang secara sedang namun stabil setelah penandatanganan Persetujuan Perdamaian pada tahun 1992 di bidang makroekonomi. Masalah yang dihadapi El Salvador adalah ketidakseimbangan ekonomi atas penerimaan perseorangan. Pada tahun 1999, seperlima penduduk terkaya menerima 45% keuntungan negara, sementara seperlima penduduk yang miskin hanya menerima 5,6%.
Sejak bulan Desember 1999, cadangan devisa bersih mencapai $1,8 juta dolar. Setelah simpanan uang sementara terkumpul banyak, pemerintah El Salvador membuat rencana integrasi rencana moneter yang diawali pada tanggal 1 Januari 2001, di mana dolar Amerika Serikat menjadi alat pembayaran yang sah di samping colón El Salvador, dan semua laporan resmi mulai menggunakan dolar. Dengan demikian, secara resmi pemerintah telah membatasi kemungkinan perdagangan bebas untuk memengaruhi berbagai kebijakan moneter. Sejak tahun 2004, colón tidak beredar lagi dan sekarang tidak digunakan untuk transaksi apapun; namun beberapa toko masih mengumumkan kepada publik bahwa mereka menerima transaksi dalam colón dan dolar. Umumnya, penduduk mendukung peralihan mata uang dari colón ke dólar, walaupun gaji masih menggunakan kedua mata uang itu. Sebagai contoh, sesuatu yang berharga 5 colón (setara dengan $0,57 dolar), sekarang bernilai $1. Perubahan ke dolar juga memunculkan pola suku bunga yang lebih rendah di El Salvador, yang banyak membantu mengamankan kredit untuk pembelian rumah ataupun mobil. Semua ekonom memperkirakan kenaikan harga ini juga berhasil menyebabkan inflasi tanpa mengubah iklim moneter. Sektor politik sayap kiri telah memancing banyak kritik bahwa proses dolarisasi akan menguntungkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor keuangan.
Akibat perang saudara dan stagnasi nasional pada tahun 1980-an, PDB belum bisa melampaui pencapaian pada akhir tahun 1970-an dalam hal keseimbangan kemampuan berbelanja. Sekarang, ekonomi banyak berorientasi ke arah produksi dan jasa, bidang pertanian (budi daya kopi). Industri utama negeri ini adalah makanan dan minuman, produk minyak bumi, tembakau, bahan kimia, tekstil, dan mebel.
Kini terdapat 15 zona perdagangan bebas di El Salvador. Penerimaan terbesar berasal dari industri tekstil yang memberikan lapangan kerja bagi 88.700 penduduk, dan sebagian besar terdiri atas potongan pakaian yang diekspor ke AS.
Demografi
Kelompok etnis
Penduduk El Salvador terdiri dari ras campuran serta penduduk asli, Eropa, atau keturunan Afro di antara diaspora yang lebih kecil dari kelompok Timur Tengah dan Timur Jauh. 86% orang Salvador mengidentifikasi diri dengan keturunan mestizo. 12,7% orang Salvador melaporkan sebagai Orang kulit putih Amerika Latin yang sebagian besar dari etnis Orang Spanyol, sementara ada juga orang Salvador dari Prancis, Jerman, Swiss, Inggris, Irlandia, dan keturunan Italia. Sebagian besar imigran Eropa Tengah di El Salvador tiba selama Perang Dunia II sebagai pengungsi dari Republik Ceko, Jerman, Hungaria, Polandia, dan Swiss. Ada juga komunitas kecil Yahudi, Kristen Palestina, dan Muslim Arab (khususnya Palestina Salvador).
0,23% dari populasi melaporkan sebagai penduduk asli sepenuhnya. Kelompok etnis tersebut adalah Kakawira yang mewakili 0,07% dari total populasi negara, Nawat (0,06%), Lenca (0,04%) dan kelompok kecil lainnya (0,06%). Sangat sedikit orang Amerindian yang mempertahankan adat dan tradisi mereka, seiring berjalannya waktu berasimilasi dengan budaya mestizo yang dominan. Ada kelompok kecil Afro-Salvadoran yang merupakan 0,13% dari total populasi, dengan ras kulit hitam, di antara ras lainnya, telah dicegah berimigrasi melalui kebijakan pemerintah pada awal abad ke-20. Namun, keturunan orang Afrika yang diperbudak telah berintegrasi ke dalam populasi dan budaya Salvador jauh sebelumnya, selama periode kolonial dan pascakolonial.
Di antara kelompok imigran di El Salvador, orang Kristen Palestina lumayan menonjol. Meskipun sedikit jumlahnya, keturunan mereka telah mencapai kekuatan ekonomi dan politik yang besar di negara ini, sebagaimana dibuktikan oleh pemilihan Presiden Antonio Saca, yang lawannya dalam pemilihan 2004, Schafik Handal, juga keturunan Palestina, dan perusahaan komersial, industri, dan konstruksi yang berkembang dimiliki oleh kelompok etnis ini.
, ada sekitar 3,2 juta orang Salvador yang tinggal di luar El Salvador, dengan Amerika Serikat secara tradisional menjadi tujuan pilihan bagi para migran ekonomi Salvador. Pada 2012, ada sekitar 2,0 juta imigran Salvador dan Amerika keturunan Salvador di AS, menjadikan mereka sebagai kelompok imigran terbesar keenam di negara ini. Tujuan kedua orang Salvador yang tinggal di luar adalah Guatemala, dengan lebih dari 111.000 orang yang berpusat di Guatemala City. Orang Salvador juga tinggal di negara lain yang berdekatan seperti Belize, Honduras, dan Nikaragua. Negara lainnya dengan komunitas Salvador yang terkenal termasuk Kanada, Meksiko, Inggris (termasuk Kepulauan Cayman), Swedia, Brasil, Italia, Kolombia, dan Australia.
Bahasa
Kastilia, juga dikenal sebagai bahasa Spanyol, adalah bahasa resmi dan dituturkan oleh hampir semua penduduk, meskipun dalam jumlah kecil (sekitar 500) penduduk asli Pipil berbicara Nawat. Bahasa asli lainnya, yaitu Poqomam, Cacaopera, dan Lenca, punah. Q'eqchi' dituturkan oleh imigran asli Guatemala dan Belize yang tinggal di El Salvador.
Bahasa sehari-hari menggunakan Spanyol lokal yang juga disebut Caliche, yang dianggap informal. Seperti di wilayah lain di Amerika Tengah dan Selatan, orang Salvador menggunakan voseo. Ini mengacu pada penggunaan "vos" sebagai kata ganti orang kedua tunggal, bukan "tú".
Pendidikan tinggi
Universitas yang penting di negara ini, karena banyaknya dan staf pengajar adalah:
Universitas El Salvador (UES, Universidad Nacional)
Universidad Autónoma de Santa Ana (UNASA)
Universidad Centroamericana "José Simeón Cañas" (UCA)
Universitas José Matías Delgado (UJMD)
Universitas Francisco Gavidia (UFG)
Universitas Teknologi El Salvador (UTEC)
Universitas Don Bosco
Universidad Católica de Occidente(UNICO)
Kejahatan
Sejak awal abad 21, El Salvador telah mengalami tingkat kejahatan yang tinggi, termasuk kejahatan terkait geng dan kenakalan remaja. El Salvador memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di dunia pada tahun 2012 tetapi mengalami penurunan tajam pada tahun 2019 dengan pemerintahan sentris baru yang berkuasa. Kota ini juga dianggap sebagai pusat krisis geng, bersama dengan Guatemala dan Honduras. Beberapa investigasi jurnalistik menunjukkan bahwa administrasi pemerintahan Carlos Mauricio Funes Cartagena dan Salvador Sánch ez Cerén, jauh dari bekerja untuk memberantas kekerasan dan tindakan kelompok geng, membuat gencatan senjata dengan geng Barrio 18 dan Mara Salvatrucha untuk menjaga kontrol tertentu atas kegiatan kriminal dan pembunuhan di wilayah Salvador. Menanggapi hal ini, pemerintah telah membuat program yang tak terhitung jumlahnya untuk mencoba membimbing kaum muda menjauh dari keanggotaan geng; sejauh ini usahanya belum membuahkan hasil yang cepat. Salah satu program pemerintah adalah reformasi geng yang disebut "Super Mano Dura" (Tangan Super Tegas). Super Mano Dura memiliki sedikit keberhasilan dan sangat dikritik oleh PBB. Ini mengalami keberhasilan sementara pada tahun 2004 tetapi ada peningkatan kejahatan setelah tahun 2005. Pada tahun 2004, ada 41 pembunuhan yang disengaja per 100.000 warga, dengan 60% dari pembunuhan yang dilakukan terkait geng. Di 2012, tingkat pembunuhan telah meningkat menjadi 66 per 100.000 penduduk, lebih dari tiga kali lipat tingkat di Meksiko. Diperkirakan ada 25.000 anggota geng di El Salvador dengan 9.000 lainnya di penjara. Geng paling terkenal, yang disebut "maras" dalam bahasa Spanyol adalah MS-13 dan saingan mereka Barrio 18. Mara diburu oleh pasukan kematian termasuk Sombra Negra. Saingan baru juga termasuk mara yang sedang naik daun, The Rebels 13.
, El Salvador telah mengalami penurunan sebesar 40% dalam kejahatan karena apa yang disebut pemerintah Salvador sebagai gencatan senjata geng; namun, pemerasan yang mempengaruhi usaha kecil tidak diperhitungkan. Pada awal 2012, rata-rata terjadi 16 pembunuhan per hari; pada akhir Maret tahun itu jumlah itu turun menjadi kurang dari 5 per hari. Pada 14 April 2012 untuk pertama kalinya dalam lebih dari 3 tahun tidak ada pembunuhan di El Salvador. Secara keseluruhan, ada 411 pembunuhan pada Januari 2012, dan pada Maret jumlahnya 188, lebih dari 40% pengurangan, sementara kejahatan di negara tetangga Honduras telah meningkat ke titik tertinggi sepanjang masa. Dalam 2014, kejahatan meningkat sebesar 56% di El Salvador, dengan pemerintah mengaitkan peningkatan tersebut dengan jeda dalam gencatan senjata antara dua geng besar di El Salvador, yang mulai mengalami perang wilayah.
Tahun 2015 dianggap sebagai yang paling kejam di El Salvador pada periode pascaperang. Dengan total 6.650 pembunuhan dalam 365 hari; itu berarti rata-rata 18,23 pembunuhan per hari. Sejak tahun itu angka tersebut menurun drastis hingga mencapai tahun 2021. Selama tahun 2016 sedikitnya 5.728 orang dibunuh di El Salvador, jadi itu berarti rata-rata 15,69 pembunuhan per hari. El Salvador menyelesaikan tahun 2017 dengan rata-rata 11 pembunuhan per hari. Yang berarti ada total 3.962 pembunuhan tahun itu. Pada tahun 2018 terjadi penurunan 616 kasus pembunuhan dibandingkan tahun 2017. Tahun ini ditutup dengan 3.348 kematian. Artinya, ada rata-rata 9,19 pembunuhan per hari dalam rentang 365 hari. Akan datang hingga 2019. Pihak berwenang melaporkan total 2.365 pembunuhan. Jadi itu berarti rata-rata 6,47 pembunuhan per hari.
Pembunuhan terus menurun pada tahun 2020, sehingga berarti rata-rata 3,63 pembunuhan per hari, mencapai total 1.322 pembunuhan yang menyumbang sekitar setengah dari pembunuhan terjadi pada tahun 2019. Pada tahun 2021 negara ini mencatat 1.140 pembunuhan, 201 pembunuhan lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Jadi itu berarti rata-rata 3,12 pembunuhan per hari. Tahun itu memiliki jumlah terendah yang tercatat sejak berakhirnya perang saudara pada tahun 1992, menurut data resmi.
Tindakan keras terhadap Geng
Mulai 25 Maret 2022, terjadi kekerasan terkait geng yang menewaskan 87 orang dalam tiga hari. Sebagai tanggapan, Presiden Bukele meminta parlemen Salvador untuk meratifikasi keadaan darurat. Pada tanggal 26 Maret, Bukele juga memerintahkan polisi dan tentara untuk memulai penangkapan massal terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut.
Sehari kemudian, Kongres menyetujui “Keadaan Darurat” yang memberikan perlindungan hukum untuk menangkap setiap warga negara yang dicurigai sebagai anggota geng bahkan tanpa bukti. Selain itu, Kongres juga menyetujui reformasi untuk meningkatkan hukuman maksimum bagi anggota geng dari sembilan menjadi 45 tahun penjara dan menghukum penyebaran pesan geng, termasuk jurnalisme independen yang berbicara tentang krisis geng, hingga 15 tahun penjara.
Hukum ditujukan terhadap mereka yang "menandai" wilayah mereka dengan akronim geng, sebuah praktik yang digunakan anggota geng untuk mengintimidasi; dan mengancam dengan kematian mereka yang mengadukan mereka kepada pihak berwenang. Direktorat Pusat Pemasyarakatan mulai menghapus coretan yang digunakan geng-geng untuk menandai wilayah tempat mereka beroperasi.
Geng Mara Salvatrucha (MS-13) dan Barrio 18, antara lain, berjumlah sekitar 70.000 anggota, dan pada Maret 16.000 di antaranya berada di penjara, tetapi menurut laporan dari penangkapan terbaru, angka tersebut akan meningkat menjadi lebih dari 25.000 pelaku.
Budaya
Spanyol adalah bahasa resmi El Salvador, tetapi banyak penduduk setempat yang menuturkan bahasa Inggris. Gereja Katolik Roma berperan penting dalam budaya El Salvador. Tokoh asing yang penting di El Salvador adalah pendeta dan profesor Yesuit Ignacio Ellacuria, Ignacio Martín-Baró, dan Segundo Montes, yang terbunuh pada tahun 1989 oleh Tentara El Salvador selama perang saudara. Lukisan, keramik, dan barang tekstil adalah benda seni utama. Penulis Francisco Gavidia (1863–1955), Salarrué (Salvador Salazar Arrué) (1899-1975), Claudia Lars, Alfredo Espino, Pedro Geoffroy, Manlio Argueta, José Roberto Cea, dan penyair Roque Dalton adalah beberapa penulis terpenting yang berasal dari El Salvador. Tokoh penting abad ke-20 termasuk pembuat film Baltasar Polio, seniman Fernando Llort, dan kartunis Toño Salazar. Di antara tokoh seni grafik terkemuka adalah pelukis Noe Canjura, Carlos Cañas, Julia Díaz, Camilo Minero, Ricardo Carbonell, Roberto Huezo, dan many others.
Isteri Antoine de Saint-Exupéry (penulis buku anak-anak, Le Petit Prince) adalah seorang aristokrat El Salvador, Consuelo de Saint-Exupéry.
Bahasa daerah Spanyol setempat disebut Caliche.
Masakan
Hidangan paling terkenal dari El Salvador adalah pupusa. Pupusa adalah tortilla jagung buatan tangan yang keras (dibuat menggunakan masa de maíz atau masa de arroz, adonan tepung jagung atau padi yang digunakan dalam masakan Amerika Tengah) yang diisi dengan satu atau lebih berikut: keju (queso) (biasanya keju El Salvador yang lunak bernama Quesillo con loroco), kulit daging babi bakar (chicharrón), daging ayam (pollo), buncis yang digoreng kembali (frijoles refritos), dan/atau queso con loroco (loroco adalah tunas bunga anggur dari Amerika Tengah). Isian baru seperti udang atau ayote digunakan oleh restoran keliling.
Pupusa berasal dari El Salvador, tetapi para imigran telah membawa hidangan ini ke daerah kediaman seperti California, Virginia, Washington D.C., dan daerah lain, di mana di daerah-daerah itu sekarang banyak pupuseria (tempat di mana pupusa dijual). Pupusa sering disajikan dengan curtido (sejenis selada kol pedas maupun kubis yang diasamkan) dan saus tomat, yang dimakan pakai jari.
Pupusa berasal dari kata pipil-nahuatl, pupushahua, yang berarti tortilla yang diisi dengan keju, buncis, chicharrón (daging babi), ayote, krim, wortel, dll.
2 hidangan khas El Salvador lainnya adalah yuca frita dan pan con pavo. Yuca frita digoreng dalam minyak goreng yang banyak dan disajikan dengan curtido serta chicharrone atau pepesquita di atasnya. Pan con pavo adalah roti lapis kalkun (hoagie). Kalkun itu diasinkan dan kemudian dipanggang dengan sayuran Pipil dan ditarik dengan tangan.
Musik
El Salvador adalah negara Amerika Tengah yang budayanya merupakan campuran Pipil dan Spanyol. Musiknya termasuk lagu keagamaan (sebagian besar Katolik Roma) yang digunakan untuk memperingati Natal maupun hari raya lain, khususnya yang berkaitan dengan para santo. Tema lirik satir dan pedesaan juga umum.
Olahraga
Sejumlah olahraga terdapat di El Salvador, yang paling terkenal adalah sepak bola. Begitu juga, ada pula olahraga atletik, bola basket, bola tangan, berenang, voli, dll.
El Salvador dalam Pertandingan Olimpiade
TimNas Sepak Bola
Referensi
Pranala luar
Situs Kepresidenan
Situs resmi pariwisata
budaya El Salvador
Situs Kedubes El Salvador di Washington, D.C.
Negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa
Republik |
5146 | https://id.wikipedia.org/wiki/Uganda | Uganda | Republik Uganda (, ) adalah sebuah negara di Afrika Timur. Negara yang mendapat julukan "Mutiara Afrika" oleh Winston Churchill ini berbatasan dengan Kenya di sebelah timur, Sudan Selatan di utara, Republik Demokratik Kongo di barat, Rwanda di barat daya, dan Tanzania serta Danau Victoria di selatan. Nama negara ini berasal dari kerajaan Buganda yang wilayahnya dahulu mencakup bagian selatan Uganda. Uganda terbagi kepada 70 distrik.
Sejarah
Pada mulanya Uganda dikuasai oleh beberapa suku-suku besar yang berprofesi sebagai pemburu. Suku terbesar adalah suku Baganda atau Buganda. Suku ini berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Kimera. Giovani Miani (seorang penjelajah dari Italia) adalah orang Eropa pertama yang menemukan Uganda pada tahun 1860.
Kemudian, para misionaris berdatangan. Pada tahun 1862 ditemukan situs Raja ke-30 dari Kerajaan Buganda yang ditengarai berkuasa pada abad ke-16. Pada abad ke-19, Uganda dikuasai oleh Inggris dan Mesir. Ketika itu Uganda menjadi salah satu provinsi Mesir bernama Equatoria. Penguasaan Equatoria oleh Mesir berakhir pada pemerintahan Emin Pasha pada tahun 1889 dan beralih ke tangan Inggris pada tahun 1890.
Perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan dari Inggris dimulai pada tahun 1945-1949, yaitu ketika ada kerusuhan kaum proletar di Buganda. Pada 1953, Raja Mutesa II (Kabaka) diasingkan ke Inggris dan dikembalikan ke Uganda pada tahun 1955. Akhirnya pada 9 Oktober 1962, Uganda memnperoleh kemerdekaan dari Inggris.
Apollo Milton Obote terpilih sebagai perdana menteri pertama. Kabaka Edward Mutesa II (Raja Buganda) sebagai kepala negara. Pada tahun 1966 terjadi pembunuhan berdarah di istana, hingga akhirnya Milton Obote menghapuskan Kerajaan Buganda dan Kabaka Edward Mutesa II mengasingkan diri ke Inggris hingga wafat dalam kemiskinan selama tiga tahun.
Pada 25 Januari 1971, ketika Milton Obote menghadiri suatu konferensi di Singapura, Mayor Jenderal Idi Amin mengambilalih kekuasaan. Pada pemerintahan ini Uganda sangat terkenal di dunia, karena Idi Amin melakukan banyak pembunuhan (sangat kejam) kepada lawan-lawan politiknya, khususnya yang berasal dari Acholi dan Langi. Diperkirakan sebanyak 300.000 orang dibunuh pada masa pemerintahannya. Ia berkuasa sampai tahun 1979.
Pada April 1979, tentara pemberontak yang tidak menyukai kediktatoran Idi Amin, yang tergabung dalam Uganda National Liberation Army (UNLA) dibantu oleh tentara Tanzania memasuki Kampala dan mengusir Idi Amin. Yusuf Lule menggantikan kedudukan Idi Amin selama dua bulan, lalu digantikan oleh Godfrey Binaisa selama sebelas bulan, yang akhirnya dikudeta, dan kedudukannya digantikan oleh Paul Muwanga yang berkuasa selama empat bulan sampai dengan 20 September 1980 untuk mempersiapkan pemilihan umum. Milton Obote terpilih kembali menjadi Presiden Uganda pada tanggal 11 Desember 1980. Milton Obote melakukan kebiasaan lamanya, yaitu berlaku diktator. Pada masa pemerintahannya diperkirakan 100.000 orang dibunuh.
Hal ini membuat Yoweri Museveni (dilahirkan di Bahima, sebelah barat Uganda pada tahun 1944) bersama 26-30 anak muda lainnya mulai merancang pemberontakan dengan membentuk The National Resistance Army (NRA). NRA berhasil membuat kekacauan, sehingga akhirnya Milton Obote berhasil digulingkan. Karena terjadi ketegangan konstitusi, parlemen akhirnya memutuskan Jenderal Tito Okello menggantikan Milton Obote pada Juli 1985. Kedudukan Okello juga tak lebih baik, akhirnya dalam perjanjian yang diadakan di Kenya, Okello mengalah kepada Museveni. Pada 29 Januari 1986, Museveni disumpah sebagai Presiden Uganda. Pada 12 Maret 2001, Museveni terpilih kembali sebagai Presiden Uganda sampai tahun 2006.
Geografi
Walaupun tidak memiliki pantai, Uganda mempunyai beberapa danau besar, seperti Danau Victoria,
Danau Albert, Danau Kyoga, dan Danau Edward. Negeri ini terletak di plateau Afrika Timur, kira-kira 900 m di atas permukaan laut. Pada umumnya Uganda beriklim tropis, tetapi terdapat
juga variasi. Uganda mempunyai beberapa pulau di Danau Victoria. Kota-kota terpenting terletak
di selatan di dekat Danau Victoria termasuk ibu kota Kampala dan kota di dekatnya Entebe.
Politik
Presiden Uganda Yoweri Museveni saat ini tampil sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden memberi tugas kepada Perdana Menteri Apolo Nsibambi untuk mengendalikan aids. Parlemen Nasional yang terdiri 303 anggota, sekitar 86 di antaranya memberikan dukungan untuk itu. Kaum wanita dan militer juga diperkenankan masuk di parlemen. Anggota sisanya dipilih untuk masa lima tahun dalam pemilu. Hanya 75% penduduk yang mengikuti pemilu.
Dalam rangka mengatasi kekerasan bermotif keagamaan, kegiatan partai-partai politik dibatasi mulai tahun 1986.
Dalam sistem demokrasi tanpa partai yang dipelopori oleh Yoweri Museveni, partai politik masih ada
tapi tidak boleh berkampanye pada pemilu atau langsung mencalonkan kandidat (walaupun kandidat itu bisa saja
datang dari partai politik). Referendum tahun 2005 (bulan Juli) menghapus pembatasan politik multipartai yang telah berlangsung selama 19 tahun ini.
Pembagian administratif
Uganda terbagi dalam 70 distrik, 4 daerah administratif: Utara, Timur, Sentral dan Barat.
Distrik ini dinamai menurut kota terbesarnya, misalnya kota Kampala terletak di distrik Kampala.
Ekonomi
Bank Uganda adalah bank sentral Uganda dan menangani kebijakan moneter bersamaan dengan pencetakan shilling Uganda
pada 2015, ekonomi Uganda menghasilkan pendapatan ekspor dari barang dagangan berikut: kopi (US $ 402,63 juta), ekspor minyak (US $ 131,25 juta), logam dan produk dasar (US $ 120,00 juta), ikan (US $ 117,56 juta), jagung (AS). $ 90,97 juta), semen (US $ 80,13 juta), tembakau (US $ 73,13 juta), teh (US $ 69,94 juta), gula (US $ 66,43 juta), jangat dan kulit (US $ 62,71 juta), biji kakao (US $ 55,67 juta), kacang (US $ 53,88 juta), simsim (US $ 52,20 juta), bunga (US $ 51,44 juta), dan produk lainnya (US $ 766,77 juta)
Negara ini telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang konsisten. Pada tahun fiskal 2015-16, Uganda mencatat pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 4,6 persen secara riil dan 11,6 persen secara nominal. Ini sebanding dengan pertumbuhan riil 5,0 persen pada tahun fiskal 2014–15.
Negara ini memiliki cadangan minyak mentah dan gas alam yang sebagian besar belum dimanfaatkan. Sementara pertanian menyumbang 56 persen dari ekonomi pada tahun 1986, dengan kopi sebagai ekspor utamanya, sekarang telah dikalahkan oleh sektor jasa, yang menyumbang 52 persen dari PDB pada tahun 2007. Pada tahun 1950, rezim kolonial Inggris mendorong sekitar 500.000 petani subsisten untuk bergabung dengan koperasi. Sejak 1986, pemerintah (dengan dukungan negara asing dan lembaga internasional) telah bertindak untuk merehabilitasi ekonomi yang hancur selama rezim Idi Amin dan perang saudara berikutnya.
Demografi
Penduduk
Populasi Uganda tumbuh dari 9,5 juta orang pada tahun 1969 menjadi 34,9 juta pada tahun 2014. Sehubungan dengan periode antar-sensus terakhir (September 2002), populasi meningkat sebesar 10,6 juta orang dalam 12 tahun terakhir. Usia rata - rata Uganda 15 tahun adalah yang terendah di dunia. Uganda memiliki tingkat kesuburan total tertinggi kelima di dunia, yaitu 5,97 anak yang lahir per wanita (perkiraan 2014).
Ada sekitar 80.000 orang India di Uganda sebelum Idi Amin mengharuskan pengusiran orang-orang Uganda-Asia (sebagian besar berasal dari India) pada tahun 1972, yang mengurangi jumlah penduduk hingga 7.000. Akan tetapi, banyak orang India kembali ke Uganda setelah Amin jatuh pada 1979. Sekitar 90 persen orang India Uganda tinggal di Kampala.
Menurut UNHCR , Uganda menampung lebih dari 1,1 juta pengungsi di negaranya pada November 2018. [170] Sebagian besar berasal dari negara-negara tetangga di kawasan Danau Besar Afrika , khususnya Sudan Selatan (68,0 persen) dan Republik Demokratik Kongo (24,6%) ).
Bahasa
Peta etnolinguistik Uganda
Swahili , bahasa yang banyak digunakan di seluruh wilayah Danau Besar Afrika, disetujui sebagai bahasa nasional resmi kedua negara pada tahun 2005. Bahasa Inggris adalah satu-satunya bahasa resmi sampai konstitusi diubah pada tahun 2005. Meskipun Swahili belum disukai oleh populasi berbahasa Bantu di selatan dan barat daya negara, itu adalah bahasa pergaulan penting di wilayah utara. Ini juga banyak digunakan dalam pasukan polisi dan militer, yang mungkin merupakan hasil historis dari perekrutan orang utara yang tidak proporsional ke dalam pasukan keamanan selama periode kolonial. Status Swahili dengan demikian berganti-ganti dengan kelompok politik yang berkuasa. Sebagai contoh, Idi Amin, yang datang dari barat laut, menyatakan bahasa Swahili sebagai bahasa nasional.
Agama
Gereja Katolik Roma memiliki jumlah terbesar dari penganut (39,3 persen, turun dari 41,6 pada tahun 2002), diikuti oleh Anglikan Gereja Uganda (32 persen, turun dari 35,9 persen). Kategori Evangelical / Pentecostal / Born-Again menunjukkan pertumbuhan yang paling tinggi, naik dari 4,7% pada tahun 2002 menjadi 11,1% pada tahun 2018. Gereja Advent dan Protestan lainnya mengklaim sebagian besar umat Kristen yang tersisa, meskipun ada juga komunitas kecil Ortodoks Timur. Agama Uganda yang paling banyak dilaporkan berikutnya adalah Islam, dengan Muslim mewakili 13,7 persen dari populasi, naik dari 12,1% pada tahun 2002.
Sisa populasi menurut sensus 2014 mengikuti agama tradisional (0,1 persen, turun dari 1% pada 2002), agama lain (1,4 persen), atau tidak memiliki afiliasi agama (0,2 persen).
Budaya
Uganda memiliki kebudayaan yang beragam karena terdapat banyak komunitas. Banyak orang Asia (kebanyakan dari India) yang diusir selama rezim Idi Amin telah kembali ke Uganda.
Media
Uganda memiliki sejumlah outlet media yang menyiarkan secara domestik dan global. Mereka meliput berita, majalah, olahraga, bisnis, dan hiburan.
Surat kabar Uganda yang populer meliputi:
New Vision
Daily Monitor
Bukedde
The Observer
East African Business Week
Red Pepper
Stasiun televisi paling populer di Uganda meliputi:
Uganda Broadcasting Corporation (UBC)
NTV
Televisi NBS
Sanyuka TV
Baba TV
Top TV
Spark TV
Semua media dikendalikan dan diatur di bawah Komisi Komunikasi Uganda (UCC).
Olahraga
Sepak bola menjadi olahraga nasional di Uganda. Tim nasional sepak bola Uganda, dijuluki "The Cranes" dinaungi oleh Federasi Asosiasi Sepak Bola Uganda. Mereka tidak pernah lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA. Prestasi terbaik mereka di Piala Afrika adalah posisi kedua pada tahun 1978. Di antara klub, SC Villa adalah yang paling sukses, yang memenangkan liga nasional 16 kali dan mencapai final Piala Afrika Klub Champions pada tahun 1991. Selain itu prestasi juga dicapai oleh Simba SC pada tahun 1972. KCCA berada di urutan kedua dalam kemenangan liga nasional dengan 13 kali menang.
Pada tahun 2020, Uganda di Olimpiade memenangkan total dua medali emas, tiga perak, dan dua perunggu; empat di antaranya oleh tinju dan tiga di atletik. Uganda di Commonwealth Games telah mengumpulkan 13 medali emas dan total 49 medali, semuanya dalam tinju dan atletik.
Tim tinju nasional Uganda disebut The Bombers. Mereka telah memenangkan empat medali di Olimpiade Musim Panas 1968-1980, serta dua medali Kejuaraan Tinju Amatir Dunia 1974. Petinju terkenal diantaranya Cornelius Boza-Edwards, Justin Juuko, Ayub Kalule, John Mugabi, Eridadi Mukwanga, Joseph Nsubuga, Kassim Ouma, Sam Rukundo dan Leo Rwabwogo.
Dalam atletik, John Akii-Bua memenangkan medali emas Olimpiade pertama untuk Uganda. Pada Olimpiade Musim Panas 1972 di Munich, ia memenangkan lomba lari gawang 400m dengan catatan waktu dunia 47,82 detik. Pelari 400 meter Davis Kamoga meraih medali perunggu di Olimpiade Musim Panas 1996 di Atlanta dan medali perak di Kejuaraan Dunia 1997. Dorcus Inzikuru memenangkan lari halang rintang 3000 m pada Kejuaraan Dunia 2005 dan Commonwealth Games 2006.
Stephen Kiprotich telah memenangkan maraton di Olimpiade Musim Panas 2012 di London dan Kejuaraan Dunia 2013, dan menempati posisi kedua di Maraton Tokyo 2015. Joshua Cheptegei telah memenangkan 10 km balapan di Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Dunia Atletik Lintas Negara dan Commonwealth Games, dan telah mencetak rekor dunia dalam 5 km dan 15 km. Halimah Nakaayi memenangkan lomba lari 800 meter di Kejuaraan Dunia 2019.
Dalam kriket, Uganda adalah bagian dari tim Afrika Timur yang lolos ke Piala Dunia Kriket pada tahun 1975.
Negara ini memiliki tim bola basket nasional yang semakin sukses. Mereka dijuluki "The Silverbacks," dan memulai debutnya di Kejuaraan Afrika FIBA 2015.
Pada Juli 2011, Kampala, Uganda memenuhi syarat untuk Seri Dunia Liga Kecil 2011 di Williamsport, Pennsylvania untuk pertama kalinya, mengalahkan tim bisbol Arab Saudi Dharan LL, meskipun karena masalah visa mencegah mereka menghadiri seri tersebut. Tim Liga Kecil dari Uganda memenuhi syarat untuk dan menghadiri Seri Dunia Liga Kecil 2012.
Referensi
Lihat pula
Daftar negara-negara di dunia
Bacaan lebih lanjut
Pranala luar
Situs resmi pariwisata
Uganda Tourist
Negara di Afrika
Negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa |
5150 | https://id.wikipedia.org/wiki/Abjad | Abjad | Abjad () adalah aksara yang hanya menuliskan huruf Konsonan, namun tidak menuliskan huruf vokal. Hampir semua tulisan-tulisan Semit tergolong abjad, misalkan abjad Fenisia, abjad Arab, abjad Ibrani, dan abjad Suryani. Bangsa Yunani yang mengadopsi abjad Fenisia menambahkan beberapa lambang vokal ke dalam sistem tulisan mereka yang baru agar tidak terjadi ambiguitas. Sistem tulisan itu disebut alfabet dan menurunkan alfabet Latin, Kiril, dsb.
Dalam penggunaan bahasa Indonesia, istilah abjad juga bisa merujuk kepada huruf Alfabet. Masing-masing huruf menggambarkan satu bunyi atau lebih, contoh huruf e dapat menggambarkan bunyi e dalam kata bebek, e dalam kata senang atau e dalam kata tega. Huruf dalam abjad biasanya mempunyai urutan tetap, seperti pada Alfabet yang terdiri dari 26 huruf dimulai dari A hingga Z.
Etimologi
Penamaan "abjad" ( ) berasal dari urutan awal dari huruf dalam Abjad Arab. Urutan ini juga sesuai dengan urutan huruf dalam sistem penulisan yang lebih lama seperti Abjad Fenisia, Abjad Ibrani, yakni a, b, j, d.
Rujukan
Lihat pula
Sistem bilangan abjad
Huruf
Aksara |
5151 | https://id.wikipedia.org/wiki/Perombakan | Perombakan | Perombakan atau renovasi adalah pembangunan ulang atau perbaikan, biasanya sebuah situs yang memiliki makna historis.
"Pembangunan" ulang sebuah kerajaan juga disebut dengan istilah renovasi, misalkan untuk memutar balik perubahan yang dilaksanakan karena sebuah revolusi.
Arsitektur |
5154 | https://id.wikipedia.org/wiki/Lagu%20kebangsaan%20Arab%20Saudi | Lagu kebangsaan Arab Saudi | Lagu kebangsaan Kerajaan Arab Saudi pertama kali diadopsi pada tahun 1950 tanpa lirik resmi. Lirik lagu ini ditulis oleh Ibrahim Khafaji dan musiknya dikarang oleh Abdul Rahman Al-Khatib.
Sejarah
Pada tahun 1947, Kerajaan Arab Saudi belum memiliki lagu kebangsaan yang tetap. Ketika Raja Abdul Aziz bin Saud berkunjung ke Mesir pada tahun tersebut, dia meminta seorang musikus Mesir bernama Abdul Rahman Al-Khatib untuk menciptakan sebuah lagu kebangsaan bagi Arab Saudi. Saat itulah lagu kebangsaan ini diciptakan. Melodi lagu ini terinspirasi dari tipikal mars bangsa Arab pada umumnya, yang juga mirip dengan lagu kebangsaan berbagai negara Arab di Timur Tengah pada masa itu. Kemudian, pada tahun 1958, lirik pertama lagu kebangsaan Arab Saudi ditulis oleh Muhammad Talat. Lalu pada tahun 1984, Raja Fahd bin Abdul Aziz memerintahkan seorang penyair bernama Ibrahim Khafaji untuk menulis ulang lirik lagu kebangsaan ini, yang pada akhirnya digunakan sebagai lirik resmi lagu kebangsaan Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini.
Sebagai negara berbentuk monarki, Arab Saudi, seperti halnya negara monarki lainnya di dunia, lagu kebangsaannya sangat mengandung unsur penghormatan kepada raja. Apalagi, Arab Saudi adalah negara berbentuk monarki absolut.
Lirik
Lihat pula
Daftar lagu kebangsaan
Arab Saudi
Lagu kebangsaan
Arab Saudi
Simbol nasional Arab Saudi |
5158 | https://id.wikipedia.org/wiki/Data | Data | Data (serapan dari ) adalah catatan atas kumpulan fakta. Dalam penggunaan sehari-hari, data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
Etimologi dan terminologi
Kata Latin data adalah bentuk jamak dari datum, yang berarti "sesuatu yang diberikan" dan partisip masa lampau netral dari dare, yang berarti "memberi". Dalam bahasa Indonesia, kata data seringkali digunakan dalam bentuk tunggal, dengan "data-data" sebagai bentuk jamaknya. Dalam bahasa sehari-hari kata "data" paling sering digunakan dalam bentuk tunggal sebagai kata benda massal.
Pengertian
Dalam keilmuan, fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak langsung mengalaminya sendiri. Hal ini dinamakan deskripsi. Pemilahan banyak berdasarkan persamaan atau perbedaan yang dikandungnya dinamakan klasifikasi.
Dalam pokok bahasan Manajemen Pengetahuan, data dicirikan sebagai sesuatu yang bersifat mentah dan tidak memiliki konteks. Dia sekadar ada dan tidak memiliki signifikansi makna di luar keberadaannya itu. Dia bisa muncul dalam berbagai bentuk, terlepas dari apakah dia bisa dimanfaatkan atau tidak.
Menurut berbagai sumber lain, data dapat didefinisikan sebagai berikut:
Menurut kamus Bahasa Inggris-Indonesia, data berasal dari kata datum yang berarti fakta.
Dari sudut pandang bisnis, data bisnis adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
Pengertian lain menyebutkan bahwa data adalah deskripsi dari suatu kejadian yang dihadapi.
Jenis Data
Data yang berupa angka-angka disebut data kuantitatif, sedangkan data yang bukan berupa angka disebut data kualitatif. Berdasarkan cara memperolehnya, data kuantitatif terbagi atas data diskrit dan data kontinu. Data diskrit adalah data yang diperoleh dengan cara menghitung, sedangkan data kontinu adalah data yang diperoleh dengan cara mengukur.
Referensi
Informatika |
5174 | https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa%20mesin | Bahasa mesin | Bahasa mesin atau kode mesin merupakan seperangkat instruksi serta data yang dapat dieksekusi secara langsung oleh prosesor komputer. Kode mesin merupakan tingkatan yang paling rendah dari bahasa pemrograman dan biasanya digunakan sebagai tujuan kompilasi oleh kompiler pada bahasa-bahasa pemrograman lain dalam tingkatan yang lebih tinggi. Penerjemahan kode pada bahasa pemrograman interpretatif atau bahasa skrip umumnya tidak termasuk dalam kriteria tersebut karena umumnya bahasa skrip menerjemahkan kode sumber menjadi P-Code, kode penjembatan antara kode sumber dan kode mesin. Meski demikian, umumnya bahasa skrip populer yang ada saat ini telah menambahkan kompiler JIT (Just In Time) integratif yang secara hibrida mengkompilasi instruksi-instruksi P-Code yang paling sering dieksekusi menjadi kode mesin.
Instruksi-instruksi kode mesin
Setiap prosesor ataupun keluarga prosesor memiliki sejumlah set instruksi kode mesin. Instruksi ini merupakan pola bilangan biner yang merepresentasikan perintah-perintah yang dikenali oleh prosesor tersebut. Karenanya sejumlah prosesor spesifik memiliki sejumlah set instruksi spesifik yang hanya dikenali pada prosesor tersebut, sebagai contoh fitur MMX dalam prosesor X86, atau 3DNow dalam keluarga prosesor AMD.
Pola instruksi ini biasanya merupakan serialisasi dari sejumlah bilangan biner yang digabungkan hingga membentuk opcode untuk melakukan pemindahan (MOV), lompatan (JMP), operasi aritmetika, penyimpanan (PUSH), ataupun pengambilan nilai (POP), dan lain-lain. Contoh serialisasi tersebut misalnya; kode biner atas instruksi pemindahan adalah 10110 diikuti dengan 3-bit pengenal atas register yang akan digunakan, sedangkan pengenal atas register prosesor AL adalah 000. Dengan demikian perintah untuk memindahkan sebuah nilai ke dalam register prosesor AL adalah 10110000, atau B0 dalam bilangan heksadesimal.
Program
Sebuah program pada dasarnya adalah sejumlah set instruksi yang disimpan dalam sejumlah berkas yang dieksekusi oleh prosesor. Alur kontrol yang terdapat pada program merupakan representasi dari serangkaian instruksi lompatan dalam bahasa mesin yang umumnya diawali dengan suatu operasi aritmatis ataupun operasi logikal.
Bahasa rakitan
Bahasa rakitan adalah bahasa pemrograman tingkat rendah yang menggunakan simbol-simbol (mnemonics) sebagai representasi dari instruksi kode mesin dengan tujuan agar lebih mudah dipahami oleh manusia sehingga memungkinkan sebuah program komputer dibuat secara lebih mudah.
Lihat pula
Bahasa rakitan
Kompiler
P-Code
Bahan bacaan lain
Mesin
Mesin |
5175 | https://id.wikipedia.org/wiki/Morfologi%20%28disambiguasi%29 | Morfologi (disambiguasi) | Morfologi dipakai oleh berbagai cabang ilmu. Secara harfiah, morfologi berarti 'pengetahuan tentang bentuk' (morphos). Berikut beberapa ilmu yang menggunakan nama morfologi:
Morfologi (linguistik), adalah suatu bidang ilmu linguistik yang mengkaji tentang pembentukan kata atau morfem-morfem dalam suatu bahasa.
Morfologi (biologi), adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk fisik organisme, terutama hewan dan tumbuhan yang mencakup bagian-bagiannya.
Geomorfologi, adalah ilmu yang mempelajari tentang batuan dan bentuk luar bumi. |
5374 | https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa%20Polandia | Bahasa Polandia | Bahasa Polandia () adalah bahasa dari rumpun bahasa Slavia yang berstatus resmi di Polandia. Bahasa ini berkerabat dekat dengan bahasa Ceko, Slowakia, Sorbia, dan bahasa Kasubia.
Referensi
Pranala luar
Ethnologue bahasa Polandia
Bahasa di Polandia
Bahasa di Lituania |
5375 | https://id.wikipedia.org/wiki/Mikroprosesor | Mikroprosesor | Sebuah mikroprosesor (sering dituliskan: µP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor.
Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.
Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya.
Karakteristik mikroprosesor
Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor:
Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.
Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.
Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.
Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.
Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.
Juga merupakan pemroses data utama dari komputer.
Lihat pula
Arsitektur komputer
Komputer
Mode pengalamatan
Prosesor signal digital
Mikrokontroler
Daftar µP AMD
Daftar µP Intel
Pranala luar
Umum:
Great Microprocessors of the Past and Present – By John Bayko
CPU Info Center – At UC Berkeley
Microprocessor history – Hosted by IBM
A Simple Course on Microprocessors – By Kenneth Richardson
Dokumen bersejarah:
TMS1802NC calculator chip press release – Texas Instruments, 17 September 1971
1973: TI Receives first patent on Single-Chip Microprocessor
TI Awarded Basic Microcomputer Patent – TI, 17 February 1978 ("microcomputer" to be understood as a single-chip computer; a simple µC)
Important discoveries in microprocessors during 2004 – Hosted by IBM
Video:
https://www.youtube.com/ From Sand to Silicon: the Making of a Chip
Komputer mikro
Elektronika digital
Sirkuit terpadu |
5379 | https://id.wikipedia.org/wiki/Meridian | Meridian | Meridian (astronomi): lingkaran khayal yang tegak lurus horison.
Meridian (geografi): setengah lingkaran besar bola bumi yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan bumi. |
5380 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah%20Nusantara | Sejarah Nusantara | Sejarah Nusantara dalam tulisan ini dimaknai sebagai catatan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi di kepulauan antara Benua Asia dan Benua Australia sebelum berdirinya Republik Indonesia.
Latar belakang
Wilayah utama daratan Nusantara terbentuk dari dua ujung Superbenua Pangaea di Era Mesozoikum (250 juta tahun yang lalu), namun bagian dari lempeng benua yang berbeda. Dua bagian ini bergerak mendekat akibat pergerakan lempengnya, sehingga pada saat Zaman Es terakhir telah terbentuk selat besar di antara Paparan Sunda di barat dan Paparan Sahul di timur. Pulau Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya mengisi ruang di antara dua bagian benua yang berseberangan. Kepulauan antara ini oleh para ahli biologi sekarang disebut sebagai Wallacea, suatu kawasan yang memiliki distribusi fauna yang unik. Situasi geologi dan geografi ini berimplikasi pada aspek topografi, iklim, kesuburan tanah, sebaran makhluk hidup (khususnya tumbuhan dan hewan), serta migrasi manusia di wilayah ini.
Bagian pertemuan Lempeng Eurasia di barat, Lempeng Indo-Australia di selatan, dan Lempeng Pasifik di timur laut menjadi daerah vulkanik aktif yang memberi kekayaan mineral bagi tanah di sekitarnya sehingga sangat baik bagi pertanian, namun juga rawan gempa bumi. Pertemuan lempeng benua ini juga mengangkat sebagian dasar laut ke atas mengakibatkan adanya formasi perbukitan karst yang kaya gua di sejumlah tempat. Fosil-fosil hewan laut ditemukan di kawasan ini.
Nusantara terletak di daerah tropika, yang berarti memiliki laut hangat dan mendapat penyinaran cahaya matahari terus-menerus sepanjang tahun dengan intensitas tinggi. Situasi ini mendorong terbentuknya ekosistem yang kaya keanekaragaman makhluk hidup, baik tumbuhan maupun hewan. Lautnya hangat dan menjadi titik pertemuan dua samudera besar. Selat di antara dua bagian benua (Wallacea) merupakan bagian dari arus laut dari Samudra Hindia ke Samudera Pasifik yang kaya sumberdaya laut. Terumbu karang di wilayah ini merupakan tempat dengan keanekaragaman hayati sangat tinggi. Kekayaan alam di darat dan laut mewarnai kultur awal masyarakat penghuninya. Banyak di antara penduduk asli yang hidup mengandalkan pada kekayaan laut dan membuat mereka memahami navigasi pelayaran dasar, dan kelak membantu dalam penghunian wilayah Pasifik (Oseania).
Benua Australia dan perairan Samudera Hindia dan Pasifik di sisi lain memberikan faktor variasi iklim tahunan yang penting. Nusantara dipengaruhi oleh sistem muson dengan akibat banyak tempat yang mengalami perbedaan ketersediaan air dalam setahun. Sebagian besar wilayah mengenal musim kemarau dan musim penghujan. Bagi pelaut dikenal angin barat (terjadi pada musim penghujan) dan angin timur. Pada era perdagangan antarpulau yang mengandalkan kapal berlayar, pola angin ini sangat penting dalam penjadwalan perdagangan.
Dari sudut persebaran makhluk hidup, wilayah ini merupakan titik pertemuan dua provinsi flora dan tipe fauna yang berbeda, sebagai akibat proses evolusi yang berjalan terpisah, namun kemudian bertemu. Wilayah bagian Paparan Sunda, yang selalu tidak jauh dari ekuator, memiliki fauna tipe Eurasia, sedangkan wilayah bagian Paparan Sahul di timur memiliki fauna tipe Australia. Kawasan Wallacea membentuk "jembatan" bagi percampuran dua tipe ini, namun karena agak terisolasi ia memiliki tipe yang khas. Hal ini disadari oleh sejumlah sarjana dari abad ke-19, seperti Alfred Wallace, Max Carl Wilhelm Weber, dan Richard Lydecker. Berbeda dengan fauna, sebaran flora (tumbuhan) di wilayah ini lebih tercampur, bahkan membentuk suatu provinsi flora yang khas, berbeda dari tipe di India dan Asia Timur maupun kawasan kering Australia, yang dinamakan oleh botaniwan sebagai Malesia. Migrasi manusia kemudian mendorong persebaran flora di daerah ini lebih jauh dan juga masuknya tumbuhan dan hewan asing dari daratan Eurasia, Amerika, dan Afrika pada masa sejarah.
Zaman prasejarah
Fosil-fosil Homo erectus yang ditemukan di beberapa tapak di Jawa menunjukkan kemungkinan kontinuitas populasi mulai dari 1,7 juta tahun (Sangiran) hingga 50.000 tahun yang lalu (Ngandong). Rentang waktu yang panjang menunjukkan perubahan fitur yang berakibat pada dua subspesies berbeda (H. erectus paleojavanicus yang lebih tua daripada H. erectus soloensis). Swisher (1996) mengajukan tesis bahwa hingga 50.000 tahun yang lalu mereka telah hidup sezaman dengan manusia modern H. sapiens.
Migrasi H. sapiens (manusia modern) masuk ke wilayah Nusantara diperkirakan terjadi pada rentang waktu antara 70 000 dan 60 000 tahun yang lalu. Masyarakat berfenotipe Austrolomelanesoid, yang kelak menjadi moyang beberapa suku pribumi di Semenanjung Malaya (Semang), Filipina (Negrito), Aborigin Australia, Papua, dan Melanesia, memasuki kawasan Paparan Sunda. Mereka kemudian bergerak ke timur. Gua Niah di Sarawak memiliki sisa kerangka tertua yang mewakili masyarakat ini (berumur sekitar 60 sampai 50 ribu tahun). Sisa-sisa tengkorak ditemukan pula di gua-gua daerah karst di Jawa (Pegunungan Sewu). Mereka adalah pendukung kultur Paleolitikum yang belum mengenal budidaya tanaman atau beternak dan hidup meramu (hunt and gathering).
Penemuan seri kerangka makhluk mirip manusia di Liang Bua, Pulau Flores, membuka kemungkinan adanya spesies hominid ketiga, yang saat ini dikenal sebagai H. floresiensis.
Selanjutnya kira-kira 2500 tahun sebelum Masehi, terjadi migrasi oleh penutur bahasa Austronesia dari Taiwan ke Filipina, kemudian ke selatan dan Indonesia, dan ke timur ke Pasifik. Mereka adalah nenek moyang suku-suku di wilayah Nusantara.
Orang Austronesia ini paham cara bertani, ilmu pelayaran bahkan astronomi. Mereka juga sudah memiliki sistem tata pemerintahan sederhana serta memiliki pemimpin (raja kecil). Kedatangan imigran dari India pada abad-abad akhir Sebelum Masehi memperkenalkan kepada mereka sistem tata pemerintahan yang lebih maju (kerajaan).
Periode protosejarah
Kontak dengan dunia luar diketahui dari catatan-catatan yang ditulis orang Tiongkok. Dari sana diketahui bahwa telah terdapat masyarakat yang berdagang dengan mereka. Objek perdagangan terutama adalah hasil hutan atau kebun, seperti berbagai rempah-rempah, seperti lada, gaharu, cendana, pala, kemenyan, serta gambir, dan juga emas dan perak. Titik-titik perdagangan telah tumbuh, dipimpin oleh semacam penguasa yang dipilih oleh warga atau diwarisi secara turun-temurun. Catatan Tiongkok menyebutkan bahwa pada abad-abad pertama masehi diketahui ada masyarakat beragama Buddha, Hindu, serta animisme. Temuan-temuan arkeologi dari beberapa ratus tahun sebelum masehi hingga periode Hindu-Buddha menunjukkan masih meluasnya budaya Megalitikum, bersamaan dengan budaya Perundagian. Catatan Arab menyebutkan pedagang-pedagang dari timur berlayar hingga pantai timur Afrika. Peta Ptolemeus, penduduk Aleksandria, menuliskan Chersonesos aurea ("Semenanjung Emas") untuk wilayah yang kemungkinan adalah Semenanjung Malaya atau Pulau Sumatra.
Kerajaan Hindu/Buddha
Kerajaan Salakanagara
Kerajaan Tarumanagara
Kerajaan Kutai
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh
Kerajaan Kalingga
Kerajaan Keritang
Kerajaan Mataram (Mataram Kuno)
Kerajaan Medang
Kerajaan Kahuripan
Kerajaan Kediri
Kerajaan Kanjuruhan
Kerajaan Janggala
Kerajaan Singasari
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Dharmasraya
Kerajaan Sekala Brak
Kerajaan Pajajaran
Kerajaan Blambangan
Kerajaan Klungkung
Kerajaan Sailendra
Kerajaan Sanjaya
Kerajaan Isyana
Kerajaan Negara Daha
Kerajaan Negara Dipa
Kerajaan Tanjung Puri
Kerajaan Nan Sarunai
Kerajaan Kuripan
Kerajaan Tulang Bawang
Kerajaan Aru
Kerajaan Mengwi
Kerajaan Islam
Kesultanan Aceh
Kesultanan Asahan
Kerajaan Kemuning
Kerajaan Batin Enam Suku
Kerajaan Indragiri
Kesultanan Melayu Melaka
Kesultanan Banten
Kesultanan Bima
Kesultanan Bulungan
Kesultanan Buton
Kesultanan Cirebon
Kesultanan Lingga-Riau
Kesultanan Deli
Kesultanan Dompu
Kesultanan Demak
Kerajaan Djipang
Kesultanan Kalinyamat
Kesultanan Gowa
Kesultanan Jambi
Kesultanan Kota Pinang
Kesultanan Kutai
Kesultanan Langkat
Kesultanan Pajang
Kesultanan Mataram
Kesultanan Kartasura
Kesultanan Pagaruyung
Kesultanan Inderapura
Kerajaan Sungai Pagu
Kesultanan Palembang
Kesultanan Pontianak
Kesultanan Samawa
Kesultanan Sambas
Kesultanan Serdang
Kesultanan Siak Sri Inderapura
Kerajaan Tanjungpura
Kerajaan Iha
Kerajaan Tanah Hitu
Kesultanan Ternate
Kesultanan Tidore
Kesultanan Buton
Kerajaan Sumedang Larang
Kasunanan Surakarta
Kasultanan Yogyakarta
Praja Mangkunegaran
Kadipaten Paku Alaman
Kerajaan Pasai
Kesultanan Banjarmasin
Kerajaan Linge
Kesultanan Perlak
Kesultanan Paser
Kesultanan Kotawaringin
Kerajaan Pagatan
Kerajaan Tidung
Kesultanan Sambaliung
Kesultanan Gunung Tabur
Kesultanan Mempawah
Kesultanan Kubu
Kerajaan Sekala Brak
Zaman kolonial
Kedatangan Portugis
Keahlian bangsa Portugis dalam navigasi, pembuatan kapal dan persenjataan memungkinkan mereka untuk melakukan ekspedisi eksplorasi dan ekspansi. Dimulai dengan ekspedisi eksplorasi yang dikirim dari Malaka yang baru ditaklukkan dalam tahun 1512, bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang tiba di kepulauan yang sekarang menjadi Indonesia, dan mencoba untuk menguasai sumber rempah-rempah yang berharga dan untuk memperluas usaha misi Katolik Roma. Upaya pertama Portugis untuk menguasai kepulauan Indonesia adalah dengan menyambut tawaran kerjasama dari Kerajaan Sunda.
Pada awal abad ke-16, pelabuhan-pelabuhan perdagangan penting di pantai utara Pulau Jawa sudah dikuasai oleh Kesultanan Demak, termasuk dua pelabuhan Kerajaan Sunda yaitu Banten dan Cirebon. Khawatir peran pelabuhan Sunda Kelapa semakin lemah, raja Sunda, Sri Baduga (Prabu Siliwangi) mencari bantuan untuk menjamin kelangsungan pelabuhan utama kerajaannya itu. Pilihan jatuh ke Portugis, penguasa Malaka. Dengan demikian, pada tahun 1512 dan 1521, Sri Baduga mengutus putra mahkota, Surawisesa, ke Malaka untuk meminta Portugis menandatangani perjanjian dagang, terutama lada, serta memberi hak membangun benteng di Sunda Kelapa.
Pada tahun 1522, pihak Portugis siap membentuk koalisi dengan Sunda untuk memperoleh akses perdagangan lada yang menguntungkan. Tahun tersebut bertepatan dengan diselesaikan penjelajahan dunia oleh Magellan.
Komandan benteng Malaka pada saat itu adalah Jorge de Albuquerque. Tahun itu pula dia mengirim sebuah kapal, São Sebastião, di bawah komandan Kapten Enrique Leme, ke Sunda Kelapa disertai dengan barang-barang berharga untuk dipersembahkan kepada raja Sunda. Dua sumber tertulis menggambarkan akhir dari perjanjian tersebut secara terperinci. Yang pertama adalah dokumen asli Portugis yang berasal dari tahun 1522 yang berisi naskah perjanjian dan tanda tangan para saksi, dan yang kedua adalah laporan kejadian yang disampaikan oleh João de Barros dalam bukunya "Da Asia", yang dicetak tidak lama sebelum tahun 1777/78.
Menurut sumber-sumber sejarah ini, raja Sunda menyambut hangat kedatangan orang Portugis. Saat itu Prabu Surawisesa telah naik tahta menggantikan ayahandanya dan Barros memanggilnya "raja Samio". Raja Sunda sepakat dengan perjanjian persahabatan dengan raja Portugal dan memutuskan untuk memberikan tanah di mulut Ciliwung sebagai tempat berlabuh kapal-kapal Portugis. Selain itu, raja Sunda berjanji jika pembangunan benteng sudah dimulai maka dia akan menyumbangkan seribu karung lada kepada Portugis. Dokumen kontrak tersebut dibuat rangkap dua, satu salinan untuk raja Sunda dan satu lagi untuk raja Portugal; keduanya ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 1522.
Pada dokumen perjanjian, saksi dari Kerajaan Sunda adalah Padam Tumungo, Samgydepaty, e outre Benegar e easy o xabandar, maksudnya adalah "Yang Dipertuan Tumenggung, Sang Adipati, Bendahara dan Syahbandar Sunda Kelapa". Saksi dari pihak Portugis, seperti dilaporkan sejarawan Porto bernama João de Barros, ada delapan orang. Saksi dari Kerajaan Sunda tidak menandatangani dokumen, mereka melegalisasinya dengan adat istiadat melalui "selamatan". Sekarang, satu salinan perjanjian ini tersimpan di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Pada hari penandatangan perjanjian tersebut, beberapa bangsawan Kerajaan Sunda bersama Enrique Leme dan rombongannya pergi ke tanah yang akan menjadi tempat benteng pertahanan di mulut Ci Liwung. Mereka mendirikan prasasti, yang disebut Luso-Sundanese padrão, di daerah yang sekarang menjadi Kelurahan Tugu di Jakarta Utara. Adalah merupakan kebiasaan bangsa Portugis untuk mendirikan padrão saat mereka menemukan tanah baru. Padrão tersebut sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta.
Portugis gagal untuk memenuhi janjinya untuk kembali ke Sunda Kalapa pada tahun berikutnya untuk membangun benteng dikarenakan adanya masalah di Goa/India.
Perjanjian inilah yang memicu serangan tentara Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa pada tahun 1527 dan berhasil mengusir orang Portugis dari Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni 1527. Tanggal ini di kemudian hari dijadikan hari berdirinya Jakarta.
Gagal menguasai pulau Jawa, bangsa Portugis mengalihkan perhatian ke arah timur yaitu ke Maluku. Melalui penaklukan militer dan persekutuan dengan para pemimpin lokal, bangsa Portugis mendirikan pelabuhan dagang, benteng, dan misi-misi di Indonesia bagian timur termasuk pulau-pulau Ternate, Ambon, dan Solor. Namun, minat kegiatan misionaris bangsa Portugis terjadi pada pertengahan abad ke-16, setelah usaha penaklukan militer di kepulauan ini berhenti dan minat mereka beralih kepada Jepang, Makao dan Tiongkok; serta gula di Brasil.
Kehadiran Portugis di Indonesia terbatas pada Solor, Flores dan Timor Portugis setelah mereka mengalami kekalahan dalam tahun 1575 di Ternate, dan setelah penaklukan Belanda atas Ambon, Maluku Utara dan Banda. Pengaruh kedatangan bangsa Portugis terhadap budaya Indonesia antara lain: sejumlah nama marga Portugis pada masyarakat keturunan Portugis di Tugu, Jakarta Utara, musik keroncong, dan nama keluarga di Indonesia bagian timur seperti da Costa, Dias, de Fretes, Gonsalves, Queljo, dll. Dalam bahasa Indonesia juga terdapat sejumlah kata pinjaman dari bahasa Portugis, seperti sinyo, nona, kemeja, jendela, sabun, keju, dll.
Zaman VOC
Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur) atau VOC yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah perusahaan Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Disebut Hindia Timur karena ada pula VOC yang merupakan perserikatan dagang Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan pertama yang mengeluarkan pembagian saham.
Meskipun sebenarnya VOC merupakan sebuah badan dagang saja, tetapi badan dagang ini istimewa karena didukung oleh negara dan diberi fasilitas-fasilitas sendiri yang istimewa. Misalkan VOC boleh memiliki tentara dan boleh bernegosiasi dengan negara-negara lain. Bisa dikatakan VOC adalah negara dalam negara.
VOC terdiri 6 Bagian (Kamers) di Amsterdam, Middelburg (untuk Zeeland), Enkhuizen, Delft, Hoorn dan Rotterdam. Delegasi dari ruang ini berkumpul sebagai Heeren XVII (XVII Tuan-Tuan). Kamers menyumbangkan delegasi ke dalam tujuh belas sesuai dengan proporsi modal yang mereka bayarkan; delegasi Amsterdam berjumlah delapan.
Di Indonesia VOC memiliki sebutan populer Kompeni atau Kumpeni. Istilah ini diambil dari kata compagnie dalam nama lengkap perusahaan tersebut dalam bahasa Belanda.
Zaman Perang Dunia II dan setelahnya
Lihat pula
Sejarah Indonesia
History Nusantara
Referensi
Pranala luar
Rentang Waktu Sejarah Nusantara
Kronologi Online Sejarah Indonesia |
5382 | https://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu%20politik | Ilmu politik | Ilmu politik adalah cabang ilmu sosial yang membahas antara Perbedaan Konflik dan Interaksi, teori dan praktik politik serta deskripsi dan analisis sistem politik dan perilaku politik. Ilmu ini berorientasi akademis, teori, dan riset.
Politik adalah usaha untuk menggapai kehidupan yang baik. Di Indonesia terdapat pepatah gemah ripah loh jinawi, atau menurut orang Yunani kuno, terutama Aristoteles dan plato menyebutnya sebagai eudamonia atau the good life.
Sejarah
Ilmu politik merupakan cabang ilmu yang masih muda usianya, karena baru lahir pada akhir abad ke-19, apabila ilmu tersebut dipandang semata-mata sebagai salah satu cabang dari ilmu-ilmu sosial yang memiliki dasar, rangka, fokus, dan ruang lingkup yang jelas. Sebaliknya, apabila ilmu politik ditinjau dalam rangka yang lebih luas, yaitu sebagai pembahasan secara rasional dari berbagai aspek negara dan kehidupan politik, maka ilmu politik dapat dikatakan jauh lebih tua umurnya. Bahkan ilmu tersebut sering diakui sebagai ilmu sosial tertua di dunia. Pada taraf perkembangan tersebut, ilmu politik banyak bertumpu pada ilmu sejarah dan filsafat.
Pemikiran mengenai negara di Yunani Kuno sudah dimulai sejak tahun 450 S.M. Hal ini tertulis dalam karya-karya ahli sejarah seperti Herodotos, atau filsuf-filsuf seperti Plato, Aristoteles, dan sebagainya. Sedangkan di Asia, terdapat beberapa pusat kebudayaan, antara lain di India dan China, yang telah mewariskan berbagai tulisan politik yang bermutu. Tulisan-tulisan dari India terkumpul antara lain dalam kesusastraan Dharmasastra dan Arthasastra yang berasal dari masa sekitar 500 S.M. Filsuf China yang terkenal ialah Confucius (+ 350 S.M.), Mencius (+ 350 S.M) dan dari mazhab Legalis, antara lain Shang Yang (± 350 S.M.).
Terdapat beberapa karya tulis di Indonesia yang membahas masalah sejarah dan kenegaraan, seperti misalnya Negarakertagama yang ditulis pada masa Majapahit sekitar abad ke-13 dan ke-15 M. dan Babad Tanah Jawi. Namun di negara-negara Asia tersebut kesusastraan yang mencakup bahasan politik, sejak akhir abad ke-19 telah mengalami kemunduran, karena terdesak oleh pemikiran barat yang dibawa oleh negara-negara seperti Inggris, Jerman, Amerika Serikat, dan Belanda dalam rangka imperialisme.
Tinjauan
Ilmuwan politik mempelajari alokasi dan transfer kekuasaan dalam pembuatan keputusan, peran dan sistem pemerintahan termasuk pemerintah dan organisasi internasional, perilaku politik dan kebijakan publik. Mereka mengukur keberhasilan pemerintahan dan kebijakan khusus dengan memeriksa berbagai faktor, termasuk stabilitas, keadilan, kesejahteraan material, dan kedamaian. Beberapa ilmuwan politik berupaya mengembangkan ilmu ini secara positif dengan melakukan analisis politik. Sedangkan yang lain melakukan pengembangan secara normatif dengan membuat saran kebijakan khusus.
Studi tentang politik diperumit dengan seringnya keterlibatan ilmuwan politik dalam proses politik, karena pengajaran mereka biasanya memberikan kerangka pikir yang digunakan komentator lain, seperti jurnalis, kelompok minat tertentu, politikus, dan peserta pemilihan umum untuk menganalisis permasalahan dan melakukan pilihan. Ilmuwan politik dapat berperan sebagai penasihat untuk politikus tertentu, atau bahkan berperan sebagai politikus itu sendiri. Ilmuwan politik dapat terlihat bekerja di pemerintahan, di partai politik, atau memberikan pelayanan publik. Mereka dapat bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau pergerakan politik. Dalam berbagai kapasitas, orang yang dididik dan dilatih dalam ilmu politik dapat memberi nilai tambah dan menyumbangkan keahliannya pada perusahaan. Perusahaan seperti wadah pemikir (think-tank), institut riset, lembaga polling dan hubungan masyarakat sering mempekerjakan ilmuwan politik.
Pendekatan dalam ilmu politik
Terdapat banyak sekali pendekatan dalam ilmu politik. Di sini hanya akan dibahas tentang tiga pendekatan saja, yakni pendekatan institusionalisme (the old institutionalism), pendekatan perilaku (behavioralism) dan pilihan rasional (rational choice), serta pendekatan kelembagaan baru atau the new institutionalism. Ketiga pendekatan ini memiliki cara pandangnya tersendiri dalam mengkaji ilmu politik dan memiliki kritik terhadap pendekatan yang lain.
Pendekatan institusionalisme
Pendekatan institusionalisme atau kelembagaan mengacu pada negara sebagai fokus kajian utama. Setidaknya, ada dua jenis atau pemisahan institusi negara, yakni negara demokratis yang berada pada titik "pemerintahan yang baik" atau good governance dan negara otoriter yang berada pada titik "pemerintahan yang jelek" atau bad governance dan kemudian berkembang lagi dengan banyak varians yang memiliki sebutan nama yang berbeda-beda. Namun, pada dasarnya—jika dikaji secara krusial, struktur pemerintahan dari jenis-jenis institusi negara tersebut tetap akan terbagi lagi menjadi dua yakni masalah antara "baik" dan "buruk" tadi.
Bahasan tradisional dalam pendekatan ini menyangkut antara lain sifat undang-undang dasar, masalah kedaulatan, kedudukan, dan kekuasaan formal serta yuridis dari lembaga-lembaga kenegaraan seperti parlemen dan lain-lain. Dengan kata lain, pendekatan ini mencakup unsur legal maupun institusional. Pendekatan legal/institusional, yang sering dinamakan pendekatan tradisional, mulai berkembang abad 19 pada masa sebelum Perang Dunia II. Dalam pendekataan ini negara menjadi fokus pokok, terutama segi konstitusional dan yuridisnya.
Setidaknya, ada lima karakteristik atau kajian utama pendekatan ini, yakni:
Legalisme, yang mengkaji aspek hukum, yaitu peranan pemerintah pusat dalam mengatur hukum;
Strukturalisme, yakni berfokus pada perangkat kelembagaan utama atau menekankan pentingnya keberadaan struktur dan struktur itu pun dapat menentukan perilaku seseorang;
Holistik yang menekankan pada kajian sistem yang menyeluruh atau holistik alih-alih dalam memeriksa lembaga yang "bersifat" individu seperti legislatif;
Sejarah atau historicism yang menekankan pada analisisnya dalam aspek sejarah seperti kehidupan sosial-ekonomi dan kebudayaan;
Analisis normatif yang menekankan analisisnya dalam aspek yang normatif sehingga akan terfokus pada penciptaan good government.
Pendekatan perilaku dan pilihan rasional
Salah satu pemikiran pokok dalam pendekatan perilaku ialah bahwa tidak ada gunanya membahas lembaga-lembaga formal karena pembahasan seperti itu tidak banyak memberikan informasi mengenai proses politik yang sebenarnya. Sementara itu, inti "pilihan rasional" ialah bahwa individu sebagai aktor terpenting dalam dunia politik dan sebagai makhluk yang rasional selalu mempunyai tujuan-tujuan yang mencerminkan apa yang dianggapnya kepentingan diri sendiri. Kedua pendekatan ini (perilaku dan pilihan rasional), memiliki fokus utama yang sama yakni individu atau manusia. Meskipun begitu, penekanan kedua pendekatan ini tetaplah berbeda satu sama lainnya. Pendekatan perilaku timbul dan mulai berkembang di amerika pada tahun 1950-an seusai Perang Dunia II. Adapun sebab-sebab kemunculannya adalah seabgai berikut. Pertama, sifat deskriptif dari ilmu politik dianggap tidak memuaskan, karena tidak realistis dan sangat berbeda dengan kenyataan sehari-hari. Kedua, ada kekhawatiran bahwa, jika ilmu politik tidak maju dengan pesat, ia akan ketinggalan dibanding dengan ilmu-ilmu lainnya, seperti sosiologi dengan tokohnya Max Weber (1864-1920) dan Talcott Parsons (1902-1979), antropologi, dan psikologi.Ketiga, di kalangan pemerintah Amerika telah muncul keraguan mengenai kemampuan para sarjana ilmu politik untuk menerangkan fenomena politik.
Adapun aspek yang ditekankan dalam pendekatan ini adalah:
Menekankan pada teori dan metodologi. Dalam mengembangkan studi ilmu politik, teori berguna untuk menjelaskan berbagai fenomena dari keberagaman di dalam masyarakat.
Menolak pendekatan normatif. Kaum behavioralis menolak hal-hal normatif yang dikaji dalam pendekatan institusionalisme karena pendekatan normatif dalam upaya menciptakan "pemerintahan yang baik" itu bersifat bias.
Menekankan pada analisis individual. Kaum behavioralis menganalisis letak atau pengaturan aktor politik secara individual karena fokus analisisnya memang tertuju pada analisis perilaku individu.
Masukan (inputism) yang memperhatikan masukan dalam sistem politik (teori sistem oleh David Easton, 1953) atau tidak hanya ditekankan pada strukturnya saja seperti dalam pendekatan institusionalisme.
Pendekatan kelembagaan baru
Pendekatan kelembagaan baru lebih merupakan suatu visi yang meliputi beberapa pendekatan lain, bahkan beberapa bidang ilmu pengetahuan lain seperti ekonomi dan sosiologi. Berbeda dengan institusionalisme lama yang memandang institusi negara sebagai suatu hal yang statis dan terstruktur, pendekatan kelembagaan baru memandang negara sebagai hal yang dapat diperbaiki ke arah suatu tujuan tertentu. Kelembagaan baru sebenarnya dipicu oleh pendekatan behavioralis atau perilaku yang melihat politik dan kebijakan publik sebagai hasil dari perilaku kelompok besar atau massa, dan pemerintah sebagai institusi yang hanya mencerminkan kegiatan massa itu. Bentuk dan sifat dari institusi ditentukan oleh aktor beserta juga dengan segala pilihannya.
Bidang-Bidang Ilmu Politik
Dalam Contemporary Political Science, terbitan UNESCO 1950, Ilmu Politik dibagi dalam empat bidang, yaitu:
Teori politik: (1) teori politik, (2) Sejarah perkembangan ide-ide politik.
Lembaga-lembaga politik: (1) Undang-Undang Dasar, (2) Pemerintah Nasional, (3) Pemerintah Daerah dan Lokal, (4) fungsi ekonomi dan sosial dari pemerintah, (5) perbandingan lembaga-lembaga politik.
Partai-partai, golongan golongan (groups), dan pendapat umum: (1) Partai-partai politik, (2) golongan-golongan dan asosiasi-asosiasi, (3) Partisipasi warga negara dalam pemerintah dan administrasi, (4) Pendapat umum.
Hubungan Internasional: (1) Politik Internasional, (2) Organisasi-organisasi dan Administrasi Internasional. Hukum Internasional.
Referensi
Pranala luar
Definisi / Pengertian Ilmu Politik menurut beberapa Pakar Politik
Political Science Resources
Progressive U New media from political science students
Courses Political Science Courses
Essays on Political Science
Political Theories and Theorists
American Political Science Association |
5384 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah%20%28disambiguasi%29 | Sekolah (disambiguasi) | Sekolah dapat mengacu pada beberapa hal berikut:
Sekolah - institusi yang dirancang untuk belajar-mengajar; institusi Pendidikan
Gedung Sekolah - tempat belajar secara formal
Sekolah (Dungeons & Dragons) - dewa dalam permainan tersebut |
5387 | https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan | Jalan | Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan air, serta di atas permukaan air. kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel.
Pembangunan jalan
Pada dasarnya pembangunan jalan adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi berbagai rintangan geografi. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi, pembangunan jembatan dan terowongan, bahkan juga pengalihan tumbuh-tumbuhan. (Ini mungkin melibatkan penebasan hutan). Berbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses ini.
Muka bumi harus diuji untuk melihat kemampuannya untuk menampung beban kendaraan. Berikutnya, jika perlu, tanah yang lembut akan diganti dengan tanah yang lebih keras. Lapisan tanah ini akan menjadi lapisan dasar. Seterusnya di atas lapisan dasar ini akan dilapisi dengan satu lapisan lagi yang disebut lapisan permukaan. Biasanya lapisan permukaan dibuat dengan aspal ataupun semen.
Pengaliran/ drainase air merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam pembangunan jalan. Air yang berkumpul di permukaan jalan setelah hujan tidak hanya membahayakan pengguna jalan, malahan akan mengikis dan merusakkan struktur jalan. Karena itu permukaan jalan sebenarnya tidak betul-betul rata, sebaliknya mempunyai landaian yang berarah ke selokan di pinggir jalan. Dengan demikian, air hujan akan mengalir kembali ke selokan.
Setelah itu retroflektor dipasang di tempat-tempat yang berbahaya seperti belokan yang tajam. Di permukaan jalan mungkin juga akan diletakkan "mata kucing", yakni sejenis benda bersinar seperti batu yang "ditanamkan" di permukaan jalan. Fungsinya adalah untuk menandakan batas lintasan.
Perekonomian jalan
Jalan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan. Dengan adanya jalan, komoditi dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat dapat dijual kepada pasaran di luar wilayah itu. Selain itu, jalan juga mengembangkan ekonomi lalu lintas di sepanjang lintasannya. Contohnya, di pertengahan lintasan jalan utama yang menghubungkan bandar-bandar besar, penduduk setempat dapat menjual makanan kepada supir truk yang kerap lewat di situ. Satu contoh yang baik bagi ekonomi lalu lintas dapat dilihat di pasar Machap, Johor Malaysia. Sehubungan itu, Machap telah menjadi tempat istirahat bagi bus jarak-jauh karena adanya fasilitas istirahat yang lengkap di situ dan juga letaknya di pertengahan Lebuh Raya Utara Selatan. Di Machap, penumpang-penumpang bus akan membelanjakan uang untuk pelayanan restoran dan kamar kecil.
Ekonomi Trafik-Istirihat seperti yang berlaku di Machap sebenarnya tidak hanya bergantung kepada lokasi dan juga fasilitas. Yang lebih penting ialah hubungan pihak pemilik restoran dengan supir bus. Untuk menarik lebih banyak supir bus datang ke mari bersama penumpangnya, pemilik restoran berusaha menarik hati supir bus dengan menyediakan makanan dan rokok gratis kepada mereka. Tetapi cara yang paling baik ialah menghubungi langsung perusahaan bus tersebut agar memilih suatu tempat sebagai tempat istirahat yang tetap.
Sejarah Pembangunan Jalan
Jalan sudah ada sejak manusia memerlukan area untuk berjalan terlebih-lebih setelah menemukan kendaraan beroda diantaranya berupa kereta yang ditarik kuda. Tidak jelas dikatakan bahwa peradaban mana yang lebih dahulu membuat jalan. Akan tetapi hampir semua peradaban tidak terlepas dari keberadaan jalan tersebut.
Salah satu sumber mengatakan bahwa jalan muncul pada 3000 SM. Jalan tersebut masih berupa jalan setapak dengan kontruksi sesuai dengan kendaraan beroda padaknya diduga antara masa itu. Letaknya diduga antara Pegunungan Kaukasus dan Teluk Persia.
Jalan Mesopotamia-Mesir
Seiring perkembangan peradaban di Timur tengah pada masa 3000 SM, maka dibangunlah jalan raya yang menghubungkan Mesopotamia-Mesir. Selain untuk perdagangan, jalan tersebut berguna untuk kebudayaan bahkan untuk peperangan. Jalan utama pertama di kawasan itu, disebut-sebut adalah Jalan Bangsawan Persia yang terentang dari Teluk Persia hingga Laut Aegea sepanjang 2857 km. Jalan ini bertahan dari tahun 3500-300 SM.
Jalan di Eropa dan China
Di Eropa, jalan tertua disebut-sebut adalah Jalur Kuning yang berawal dari Yunani dan Tuscany hingga Laut Baltik.
Di Asia timur, bangsa Cina membangun jalan yang menghubungkan kota-kota utamanya yang bila digabung mencapai 3200 km.
Jalan Romawi
"Banyak jalan menuju Roma" begitulah istilah yang umum dikenal mengenai jalan-jalan Romawi. Istilah tersebut tidaklah keliru karena bangsa Romawi banyak membangun jalan. Di puncak kejayaannya , bangsa Romawi membangun jalan sepanjang 85.000 km yang terbentang dari Inggris hingga Afrika Utara, dari pantai Samudera Atlantik di Semenanjung Iberia hingga Teluk Persia. Keberadaan jalan tersebut diabadikan dalam peta yang dikenal sebagai Peta Peutinger.
Pembangunan Jalan Daendels di Pantura Pulau Jawa
Artikel utama untuk bagian ini: Jalan Raya Pos
Herman Willem Daendels adalah seorang Gubernur-Jendral Hindia-Belanda yang ke-36. Ia memerintah antara tahun 1808 – 1811. Pada masa itu Belanda sedang dikuasai oleh Perancis. Pada masa jabatannya ia membangun jalan raya pada tahun 1808 dari Anyer hingga Panarukan. Sebagian dari jalan ini sekarang menjadi Jalur Pantura (Pantai Utara) yang membentang sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Pembangunan jalan ini adalah proyek monumental namun dibayar dengan banyak pelanggaran hak-hak asasi manusia karena dikerjakan secara paksa tanpa imbalan pantas.
Manfaat yang diperoleh dari jalan ini adalah sebagai jalan pertahanan militer. Selain itu dari segi ekonomi guna menunjang tanam paksa (cultuur stelsel) hasil produk kopi dari pedalaman Priangan semakin banyak yang diangkut ke pelabuhan Cirebon dan Indramayu padahal sebelumnya tidak terjadi dan produk itu membusuk di gudang-gudang kopi Sumedang, Limbangan, Cisarua, dan Sukabumi. Selain itu, dengan adanya jalan ini perjalanan darat Surabaya-Batavia yang sebelumnya ditempuh 40 hari bisa dipersingkat menjadi tujuh hari. Ini sangat bermanfaat bagi pengiriman surat yang oleh Daendels kemudian dikelola dalam dinas pos.
Sejarah Teknik Membangun Jalan
Dalam sejarahnya, berbagai macam teknik digunakan untuk membangun jalan. Di Eropa Utara yang repot dengan tanah basah yang berupa "bubur", dipilih jalan kayu berupa gelondongan kayu dipasang diatas ranting, lalu diatasnya disusun kayu secara melintang berpotongan untuk melalui rintangan tersebut.
Di kepulauan Malta ada bagian jalan yang ditatah agar kendaraan tidak meluncur turun. Sedangkan masyarakat di Lembah Sungai Indus, sudah membangun jalan dari bata yang disemen dengan bituna (bahan aspal) agar tetap kering. Dapat dikatakan, pemakaian bahan aspal sudah dikenal sejak milenium ke 3 sebelum masehi dikawasan ini, terbukti di Mahenjo Daro, Pakistan, terdapat penampung air berbahan batu bata bertambalkan aspal.
Konstruksi jalan Bangsa Romawi berciri khas lurus dengan empat lapisan. Lapisan pertama berupa hamparan pasir atau adukan semen, lapisan berikutnya berupa batu besar datar yang kemudian disusul lapisan kerikil dicampur dengan kapur, kemudian lapisan tipis permukaan lava yang mirip batu api. Ketebalan jalan itu sekitar 0,9-1,5 m. Rancangan Jalan Romawi tersebut termasuk mutakhir sebelum muncul teknologi jalan modern di akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Sayangnya jalan itu rusak ketika Romawi mulai runtuh.
Seorang skotlandia bernama Thomas Telford (1757 - 1834) membuat rancangan jalan raya, di mana batu besar pipih diletakan menghadap ke atas atau berdiri dan sekarang dikenal dengan pondasi jalan Telford. Konstruksi ini sangat kuat terutama sebagai pondasi jalan, dan sangat padat karya karena harus disusun dengan tangan satu per satu. Banyak jalan yang bermutu baik dengan konstruksi Telford, tetapi tidak praktis memakan waktu.
Oleh sebab itu ada konstruksi berikutnya oleh John Loudon Mc Adam (1756-1836). Konstruksi jalan yang di Indonesia dikenal dengan jalan Makadam itu lahir berkat semangat membuat banyak jalan dengan biaya murah. Jalan tersebut berupa batu pecah yang diatur padat dan ditimbun dengan kerikil. Jalan Makadam sangat praktis, batu pecah digelar tidak perlu disusun satu per satu dan saling mengunci sebagai satu kesatuan.
Di akhir abad ke XIX, seiring dengan maraknya penggunaan sepeda, pada 1824 dibangun jalan aspal namun dengan cara menaruh blok-blok aspal. Jalan bersejarah itu dapat disaksikan di
Champ-Elysess, Paris, Perancis.
Di Skotlandia, hadir jalan beton yang dibuat dari semen portland pada 1865. Meski lebih kuat, jalan tersebut mudah retak karena perubahan cuaca. Berbeda dengan aspal yang bersipat lebih plastis atau dapat kembang susut yang baik terhadap perubahan cuaca dan sebagai pengikat yang lebih tahan air.
Jalan Aspal modern merupakan hasil karya imigran Belgia Edward de Smedt di Columbia University, New York. Pada tahun 1872, ia sukses merekayasa aspal dengan kepadatan maksimum. Aspal itu dipakai di Battery Park dan Fifth Avenue, New York, tahun 1872 dan Pennsylvania Avenue, Washington D.C pada tahun 1877.
Pada saat ini sedikitnya 90 % jalan utama di perkotaan selalu menggunakan bahan aspal.
Sistem jaringan jalan
Sistem jaringan jalan merupakan satu kesatuan jaringan jalan yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder yang terjalin dalam hubungan hierarki.
Sistem jaringan jalan disusun dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan dengan memperhatikan keterhubungan antarkawasan dan/atau dalam kawasan perkotaan, dan kawasan perdesaan.
Sistem jaringan jalan primer
Sistem jaringan jalan primer disusun berdasarkan rencana tata ruang dan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk pengembangan semua wilayah di tingkat nasional, dengan menghubungkan semua simpul jasa distribusi yang berwujud pusat-pusat kegiatan sebagai berikut:
menghubungkan secara menerus pusat kegiatan nasional, pusat kegiatan wilayah, pusat kegiatan lokal sampai ke pusat kegiatan lingkungan; dan
menghubungkan antarpusat kegiatan nasional.
Sistem jaringan jalan sekunder
Sistem jaringan jalan sekunder disusun berdasarkan rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota dan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk masyarakat di dalam kawasan perkotaan yang menghubungkan secara menerus kawasan yang mempunyai fungsi primer, fungsi sekunder kesatu, fungsi sekunder kedua, fungsi sekunder ketiga, dan seterusnya sampai ke persil.
Bagian jalan
Ruang manfaat jalan
Ruang manfaat jalan meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya.
Ruang manfaat jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi, dan kedalaman tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara jalan yang bersangkutan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh departemen yang berwenang.
Ruang manfaat jalan hanya diperuntukkan bagi median, pengerasan jalan, jalur pemisah, bahu jalan, saluran tepi jalan, trotoar, lereng, ambang pengaman, timbunan dan galian, gorong-gorong, perlengkapan jalan, dan bangunan pelengkap lainnya.
Trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki, walau pada prakteknya banyak digunakan untuk keperluan lain semisal parkir atau tempat berjualan.
Ruang milik jalan
Ruang milik jalan terdiri dari ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan. Ruang milik jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, kedalaman, dan tinggi tertentu.
Ruang milik jalan diperuntukkan bagi ruang manfaat jalan, pelebaran jalan, dan penambahan jalur lalu lintas di masa akan datang serta kebutuhan ruangan untuk pengamanan jalan.
Sejalur tanah tertentu dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai lansekap jalan.
Ruang pengawasan jalan
Ruang pengawasan jalan merupakan ruang tertentu di luar ruang milik jalan yang penggunaannya ada di bawah pengawasan penyelenggara jalan. Ruang pengawasan jalan diperuntukkan bagi pandangan bebas pengemudi dan pengamanan konstruksi jalan serta pengamanan fungsi jalan.
Ruang pengawasan jalan merupakan ruang sepanjang jalan di luar ruang milik jalan yang dibatasi oleh lebar dan tinggi tertentu.
Dalam hal ruang milik jalan tidak cukup luas, lebar ruang pengawasan jalan ditentukan dari tepi badan jalan paling sedikit dengan ukuran sebagai berikut:
jalan arteri primer 15 (lima belas) meter;
jalan kolektor primer 10 (sepuluh) meter;
jalan lokal primer 7 (tujuh) meter;
jalan lingkungan primer 5 (lima) meter;
jalan arteri sekunder 15 (lima belas) meter;
jalan kolektor sekunder 5 (lima) meter;
jalan lokal sekunder 3 (tiga) meter;
jalan lingkungan sekunder 2 (dua) meter; dan
jembatan 100 (seratus) meter ke arah hilir dan hulu.
Lihat pula
Kecelakaan lalu-lintas
Kapasitas jalan
Jalan setapak
Jalan tikus
Polisi tidur |
5389 | https://id.wikipedia.org/wiki/Angkutan%20Jalan | Angkutan Jalan | Angkutan Jalan adalah kendaraan yang diperbolehkan untuk menggunakan jalan, menurut "Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi" disebutkan:
Sepeda Motor adalah kendaraan bermotor beroda 2 (dua), atau 3 (tiga) tanpa rumah-rumah baik dengan atau tanpa kereta samping.
Mobil Penumpang adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi sebanyak-banyaknya 8 (delapan) tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi, baik dengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi.
Mobil Bus adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi lebih dari 8 (delapan) tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi, baik dengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi.
Mobil Barang adalah setiap kendaraan bermotor selain dari yang termasuk dalam sepeda motor, mobil penumpang dan mobil bus.
Transportasi |
5404 | https://id.wikipedia.org/wiki/Sastra%20Sunda | Sastra Sunda | Sastra Sunda adalah karya kesusastraan dalam bahasa Sunda atau dari daerah kebudayaan suku bangsa Sunda atau di mana mereka memberikan pengaruh besar. Sastra Sunda yang mulai muncul pada abad ke-11, awalnya dituliskan di atas daun lontar, dan kemudian di atas kertas. Aksara yang dipakai adalah aksara Sunda Kuno, aksara Cacarakan, dan juga huruf Arab.
Jenis Karya Sastra Sunda
Carita pantun:
Ajian,
jampe,
jangjawokan
mantra
kawih (lagu)
dangding 17 pupuh
Carita Wayang Sunda kuno
Buku suci Sunda kuno
Daftar karya sastra
Carita Purnawijaya
Amanat Galunggung
Buku kuno Sunda darma siksa,
Buku siksa kandang,
Buku pasuk-tapa,
Buku kadenaan,
Buku mahapawitra,
Buku siksa guru, dasa-sila,
Buku panca-siksa,
Buku guru talapakan,
Buku jagat upadrawa,
Buku jadu sakti, tato[7] buwana,
Buku tato ajyana.
Ciung Wanara
Kawih igel-gelan
Lutung Kasarung
Mundinglaya di Kusumah
Aria Munding Jamparing
Banyakcatra
Badak Sangorah
Badak Singa
Bima Manggala
Bima Wayang
Budak Manjor
Budug Basu /Sri Sadana / Sulanjana
Bujang Pangalasan
Burung Baok
Buyut Orenyeng
Dalima Wayang
Demung Kalagan
Deugdeug Pati Jaya Perang / Raden Deugdeug Pati Jaya Perang Prabu Sandap Pakuan
Gajah Lumantung
Gantangan Wangi
Hatur Wangi
Jaka Susuruh
Jalu Mantang
Jaya Mangkurat
Kembang Panyarikan / Pangeran Ratu Kembang Panyarikan
Kidang Panandri
Kidang Pananjung
Kuda Gandar
Kuda Lalean
Kuda Malela
Kuda Wangi
Langla Larang
Langga Sari
Langon Sari
Layung Kumendung
Liman Jaya Mantri
Lutung Leutik / Ratu Bungsu Karma Jaya
Malang Sari
Manggung Kusuma
Matang Jaya
Munding Jalingan
Munding Kawangi
Munding Kawati
Munding Liman
Munding Mintra
Munding Sari Jaya Mantri
Munding Wangi
Nyi Sumur Bandung
Paksi Keling / Wentang Gading
Panambang Sari
Panggung Karaton
Parenggong Jaya
Raden Mangprang di Kusumah
Raden Tanjung
Raden Tegal
Rangga Sawung Galing
Rangga Gading
Rangga Katimpal
Rangga Malela
Rangga Sena
Ratu Ayu
Ratu Pakuan
Ringgit Sari
Senjaya Guru
Siliwangi
Damarjati,
Sanghyang Bayu,
Jayasena,
Sedamana,
Pu Jayakarma,
Ramayana,
Adiparwa.
Korawasarma,
Bimasorga,
Rangga Lawe,
Boma,
Sumana,
Kala Purbaka,
Jarini,
Tantri.
kawih bwatuha,
kawih panjang,
kawih lalanguan,
kawih panyaraman,
kawih sisindiran,
kawih pengpeledan,
bongbongkaso,
pererane,
porod eurih,
kawih babahanan,
kawih bangbarongan,
kawih tangtung,
kawih sasambatan,
Lihat pula
Muhamad Musa
Referensi
Pranala luar
Sunda
Literasi Sunda |
5405 | https://id.wikipedia.org/wiki/Waduk%20Jatiluhur | Waduk Jatiluhur | Waduk Ir. H. Juanda atau biasa disebut sebagai Waduk Jatiluhur (Aksara Sunda Baku: ), adalah sebuah waduk yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat (±9 km dari pusat Kota Purwakarta). Waduk ini diberi nama sesuai nama seorang pahlawan nasional, yakni Ir. H. Djuanda Kartawidjaja, yang bersama Ir. Sedijatmo, gigih memperjuangkan terwujudnya pembangunan waduk ini di internal pemerintah Indonesia maupun di forum internasional. Waduk ini adalah waduk terbesar di Indonesia, dengan potensi air sebesar 12,9 miliar m3/tahun dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia. Waduk ini dapat dikunjungi melalui Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi) dengan keluar di Gerbang Tol Jatiluhur.
Sejarah
Pembangunan waduk ini telah digagas sejak masa pendudukan Belanda di Indonesia oleh W.J. van Blommestein, seorang ahli pengairan asal Belanda, guna memanfaatkan derasnya aliran Sungai Citarum untuk mengairi lahan pertanian. Pada saat itu, di musim hujan, Sungai Citarum kerap meluap dan menyebabkan banjir di Bekasi dan Karawang, sehingga menyulitkan kegiatan pertanian. Selain itu, banjir juga kerap menggenangi jalan raya Jakarta - Cirebon, sehingga terkadang membuat para pelintas harus berhenti dan menginap di Karawang atau Cikampek.
Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1957, pemerintah pun menugaskan PLN untuk membangun bendungan dari waduk ini. PLN kemudian menunjuk Coyne et Bellier asal Prancis untuk merancang bendungan. Karena dibangun oleh PLN, maka waduk ini awalnya dirancang untuk membangkitkan listrik melalui PLTA. Pembangunan PLTA tersebut pun awalnya mendapat banyak kritik, karena kapasitas terpasangnya direncanakan mencapai 125 MW, padahal kebutuhan listrik di Jakarta saat itu sebenarnya sudah dapat dipenuhi hanya dengan kapasitas terpasang sebesar 50 MW.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pengairan kemudian juga ingin memanfaatkan air yang tertampung di waduk ini untuk mengairi lahan pertanian yang ada di hilir waduk dengan cara membangun Bendung Curug untuk membagi air yang keluar dari waduk ini ke tiga saluran irigasi, yakni Tarum Timur, Tarum Barat, dan Tarum Utara, yang masing-masing dapat difungsikan untuk mengairi lahan pertanian seluas sekitar 80.000 hektar.
Departemen Pekerjaan Umum akhirnya menetapkan bahwa waduk ini terutama akan difungsikan untuk mengairi lahan pertanian, karena berdasarkan perhitungan yang dilakukan saat itu, air yang tertampung di waduk ini akan lebih ekonomis jika digunakan untuk mengairi lahan pertanian daripada untuk membangkitkan listrik, sebab kepala hidraulik dari waduk ini tidak terlalu besar.
Waduk ini kemudian mulai dibangun pada tahun 1957 dengan batu pertamanya diletakkan oleh Presiden Ir Soekarno. Waduk ini lalu diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 26 Agustus 1967. Pembangunan waduk ini menelan biaya sebesar US$ 230 juta. Waduk ini membuat 4 desa tergenang penuh dan 11 desa lainnya tergenang sebagian, sehingga 5.004 orang penduduk harus dipindahkan ke lokasi lain. Sebagian dipindahkan ke sekitar bendungan dan sebagian lainnya dipindahkan ke Kabupaten Karawang. Sebagian besar penduduk yang dipindahkan saat itu bekerja sebagai petani.
Waduk ini dirancang berumur layanan sampai 200 tahun, tetapi dengan selesainya pembangunan Waduk Cirata dan Waduk Saguling, umur layanan waduk ini diperkirakan mencapai 276 tahun dari tahun 1987.
Setelah selesai dibangun, waduk ini dikelola oleh sebuah perusahaan negara (PN) yang diberi nama PN Jatiluhur, yang kemudian diubah statusnya menjadi sebuah perusahaan umum (Perum) dengan nama Perum Otorita Jatiluhur pada tahun 1970, dan kemudian diubah namanya menjadi Perum Jasa Tirta II pada tahun 1999.
Pemanfaatan
Di dalam Waduk Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan produksi tenaga listrik rata-rata 1.000 juta kwh setiap tahun, yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II. Selain dari itu, Waduk Jatiluhur memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk 240.000 hektar sawah (dua kali tanam setahun), air baku, air minum, budi daya perikanan, dan pengendali banjir, yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II.
Selain berfungsi sebagai PLTA dengan sistem limpasan terbesar di dunia, kawasan Waduk Jatiluhur memiliki banyak fasilitas rekreasi yang memadai, seperti hotel dan bungalow, bar dan restaurant, lapangan tenis, bilyard, perkemahan, kolam renang dengan water slide, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan fasilitas lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air misalnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air, boating dan lainnya.
Di perairan Waduk Jatiluhur juga terdapat kegiatan budidaya ikan keramba jaring apung, yang menjadi daya tarik tersendiri. Di waktu siang atau dalam keheningan malam, pengunjung dapat memancing penuh ketenangan sambil menikmati ikan bakar. Di kawasan ini pula, pengunjung dapat melihat Stasiun Satelit Bumi milik PT Indosat Tbk. (±7 km dari pusat Kota Purwakarta), yang difungsikan sebagai alat komunikasi internasional. Jenis layanan yang disediakan antara lain international toll free service (ITFS), Indosat Calling Card (ICC), international direct dan lainnya.
Panorama
Lihat pula
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS)
BPDAS Citarum Ciliwung
Daerah Aliran Sungai (DAS)
Daftar daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia
Daftar danau dan waduk di Indonesia
Irigasi Premium
Wilayah sungai (WS) dan pembagiannya di Indonesia
Referensi
Pranala luar
Kabupaten Purwakarta
Perum Jasa Tirta II
PT. Indosat Tbk.
PT. PLN (Persero)
Bendungan dan waduk di Jawa Barat
Jatiluhur, waduk
Jatiluhur, waduk
DAS Citarum |
5408 | https://id.wikipedia.org/wiki/Ajaran%20Siwa-Buddha | Ajaran Siwa-Buddha | Ajaran Siwa-Buddha adalah campuran (sinkretisme) agama Hindu dan Buddha di Indonesia. Pada zaman Majapahit agama Siwa dan Buddha berpadu menjadi satu, dan ini bisa dilihat dalam beberapa karya sastra antara lain Kakawin Sutasoma dan Kakawin Arjunawijaya. Pada zaman sekarang di pulau Bali dan Lombok, ajaran Hindu Dharma yang beraliran Siwa dan ajaran Buda (Siwa-Buddha) ini dianggap sebagai dua mazhab berbeda dari satu agama yang sama. Di Bali ada sebuah desa yang bernama Budakeling di Kabupaten Karangasem, yang mana seluruh penduduknya menganut mazhab ini.
Sejarah
Masuknya budaya India
Mereka yang pertama kali memperkenalkan budaya India di Indonesia adalah kaum brahmana, biarawan dan pendeta pelbagai sekte dan mazhab di India, yang mengikuti rute perdagangan maritime. Tetapi ketika mereka sudah mendapatkan sejumlah pengikut, sebuah gelombang gerakan lainnya terjadi dan orang-orang Indonesia yang sudah memeluk ajaran agama mereka lalu berlayar ke India sebagai peziarah dan mahasiswa kemudian kembali dengan kesan-kesan dan khazanah ilmu-ilmu baru.
Kebudayaan India diterima dengan senang hati. Seperti sudah sering dikemukakan, persamaan-persamaan antara kesenian Hindu-Jawa dan India tidak bisa dipisahkan. Demikian juga mengenai tradisi sastra Jawa Kuno dan Bali, baik sastra yang berhubungan dengan agama maupun yang sekuler. Sementara untuk pengaruh agama, hanya ada satu aliran agama India yang jejaknya tak ditemukan di Jawa, Bali maupun di daerah lainnya di Nusantara, yaitu aliran Jainisme.
Meskipun mereka memiliki pengetahuan luas akan apa yang disajikan oleh India, hal ini tidak berarti bahwa orang Jawa dan Bali menerapkan ilmu pengetahuan mereka dengan cara yang sama seperti orang India, atau bahkan menerapkan semuanya. Bahkan bisa dikatakan bahwa meskipun mereka memiliki hampir semua bahan bangunan India, mereka tidak pernah membangun sebuah gedung India. Sementara hal ini kurang lebih benar apabila berhubungan dengan arsitektur, perumpamaan ini bisa pula diterapkan pada bidang agama. Tradisi Jawa-Bali juga meliputi banyak ajaran-ajaran dan cara-cara pemujaan yang secara keseluruhan terdiri dari unsur-unsur India, tetapi hal yang persis sama tidak bisa ditemukan di India. Pada saat penyeleksian dan kombinasi antar ajaran ini, ciri khas kebangsaan Jawa-Bali jelas sangat menentukan. Dan bagaimana seleksi dan kombinasi ini dilakukan, merupakan masalah-masalah yang sangat menarik bagi peneliti budaya Jawa dan Bali.
Masuknya agama Buddha
Agama Buddha sampai di Nusantara cukup awal dan banyak informasi mengenai hal ini kita dapatkan dari sumber-sumber Tionghoa. Fa Xien yang datang dari Sri Langka pada tahun 414, terdampar karena angin topan yang hebat ke Yeh p’o t’i (Yawadwîpa, entah ini Jawa atau Sumatra, kurang jelas), merasa agak kecewa terhadap situasi agamanya (=agama Buddha) di sana, apalagi apabila dibandingkan dengan kaum brahmana dan orang-orang Hindu. Tetapi sebelum tahun 424, menurut sumber China lagi, agama Buddha tersebar di negara Shê p’o (=Jawa). Sang misionaris atau pendakwah yang menyebarkan agama ini konon adalah Gunawarman, seorang putra pangeran dari Kashmir. Ia datang ke pulau Jawa dari Sri Langka dan pada tahun 424 bertolak ke China, di mana dia meninggal tujuh tahun kemudian. Ia menterjemahkan sebuah teks dari mazhab Dharmagupta
Pada abad ke-7, ke-8, ke-9 para penganut Buddha Indonesia, atau paling tidak beberapa pusat agama Buddha di Sumatra dan Jawa sudah merupakan bagian dari sifat kosmopolitis agama ini. Kesan ini terutama didapatkan dari karya I Ching. Dalam buku kenangannya, ia menceritakan bahwa sang peziarah Hui Ning memutuskan perjalanannya selama tiga tahun di pulau Jawa (664/5–667/8) untuk menterjemahkan sebuah sutra, kemungkinan besar dari mazhab Hinayana, mengenai Nirwana yang agung. Penterjemahannya dibantu seorang pakar Jawa yang bernama Jñânabhadra. Sedangkan I Ching sendiri menghargai pusat-pusat studi agama Buddha di Sumatra secara tinggi. Hal ini terbukti dari fakta bahwa ia tinggal selama enam bulan di Sriwijaya dan dua bulan di Malayu (Jambi) dalam perjalanannya ke India pada tahun 671 dan setelah itu selama sepuluh tahun di Sriwijaya (685-695).
Selain itu ia juga meringkaskan bahwa agama Buddha dipeluk di negeri-negeri yang dikunjunginya dan sebagian besar, mazhab Hinayanalah yang dianut, kecuali di Malayu di mana ada pula beberapa penganut Mahayana.
Tetapi di pulau Jawa, kurang dari seabad setelah ini, bentuk agama Buddha yang paling banyak dianut merupakan sebuah kombinasi antara Mahayana dan Vajrayana. Candi Borobudur yang oleh beberapa orang tertentu dianggap sebagai sebuah mandala raksasa, pada ribuan bas-reliefnya menunjukkan pemandangan atau adegan yang dimuat dalam sejumlah teks-teks dalam bahasa Sanskerta yang bernapaskan atau dijadikan dasar dari paham Mahayana. Teks-teks ini adalah: Mahakarmawibhangga, Lalitawistara, Diwyawadana dan Gandawyuha.
Perpaduan Hindu (Siwa) dan Buddha
Dengan candi Borobudur maka kita memasuki era berkembangnya budaya India-Jawa di Jawa Tengah (awal abad ke 8–929). Era ini merupakan era yang mewariskan kita candi-candi antara lain Candi Kalasan, Mendut, Sewu, Plaosan, Prambanan dan lain sebagainya. Kemungkinan besar, banyak candi pula yang telah musnah. Semua candi ini adalah candi Buddha atau candi Siwa. Agama Buddha sepertinya dianut oleh dinasti Sailendra dan agama Hindu-Siwa (di Bali dikenal dengan nama Siwa Sidhanta) dianut oleh dinasti Mataram I, yang mengikuti Sailendra dan kemungkinan besar mendahului mereka pula. Dinasti Sailendra kemungkinan besar merupakan sebuah intermezzo saja. Tetapi pasti kedua aliran agama ini ada dan berkembang secara berdampingan.
Lalu kemudian pada zaman Majapahit agama Siwa dan Buddha berpadu menjadi satu. Hal-hal persatuan ini bisa dilihat dalam beberapa karya sastra:
Kakawin Sutasoma
Kakawin Arjunawijaya
Warisan terakhir Siwa-Buddha
Pada zaman sekarang, di pulau Bali dan Lombok, agama Siwa dan Buddha dianggap dua mazhab berbeda dari satu agama yang sama. Di Bali ada sebuah desa yang bernama Budakeling di Karangasem, di sini seluruh penduduknya menganut mazhab ini. Ajaran Siwa-Buddha di desa ini diwarisi oleh Dang Hyang Astapaka dari Keling (Kalingga), yang kemudian dilanjutkan oleh Mpu Tantular. Jejak-jejak warisan kedua pendeta ini masih bisa ditelusuri di Geria Budakeling.
Aliran Hindu lainnya
Sebenarnya tidak perlu dikemukakan lagi bahwa pasti ada lebih banyak aliran-aliran agama yang pernah ada pada masa yang disebut di atas ini selain yang bisa dilihat pada peninggalan-peninggalan candi-candi yang ada. Meskipun begitu ada sebuah aliran agama penting yang tidak ada bekasnya yaitu aliran Wisnuisme. Pada Prasasti Tarumanegara yang berasal dari kurang lebih tahun 450, menunjukkan bahwa prabu Purnawarman dari Tarumanagara di Jawa Barat menganut aliran Wisnuisme (Waisnawa). Tetapi di sisi lain, paham Wisnu dari dulu sudah dianggap kurang penting daripada paham Siwa maupun Buddha di Nusantara.
Lihat pula
Sanghyang Adi Buddha
Catatan kaki
Pranala luar
Sabha Ageng III Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Se-Bali Bahas "Sesana Kawikon" dan "Penabean", Bali Post, 22 November 2009. Diakses 4 Juni 2010.
Hindu
Sekte Hindu
Mazhab-mazhab Buddhisme
Bali |
5409 | https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar%20tokoh%20Tionghoa%20Indonesia | Daftar tokoh Tionghoa Indonesia | Daftar di bawah ini memuat nama tokoh-tokoh Tionghoa-Indonesia. Daftar diurutkan berdasarkan huruf pertama namanya (baik nama depan - Alan Budikusuma - maupun nama marga - Kho Ping HooKekristenaAbraham Alex Tanuseputra, pendeta, pendiri Gereja Bethany Indonesia
Agustinus Lie, CDD, Imam Katolik yang membuat TPE Bahasa Mandarin
Albertus Magnus Tan Thian Sing, pastor Keuskupan Agung Semarang
Antonius Subianto Bunjamin, Uskup Bandung
Daniel Bambang Dwi Byantoro, pendiri Gereja Ortodoks Indonesia
Eka Darmaputera, teolog Protestan
Erastus Sabdono, pendiri sinode salah satu agama Kristen
Frank J R Thamiend, Gembala Sidang Gereja Kristus Gembala Jakarta
Fransiskus Xaverius Hendrawinata, Vikaris jenderal Keuskupan Pangkal Pinang
Gabriel Manek (Lay Tjong Sie), Uskup Agung Ende
Hendra Sutedja, SJ
Henricus Pidyarto Gunawan (Hiu Khing Pit), Uskup Malang
Joas Adiprasetya, teolog Protestan, mantan Ketua Sekolah Tinggi Teologi Jakarta
Joseph Theodorus Suwatan, Uskup Manado
Markus Wanandi, Pastor Katolik Indonesia
Niko Njotorahardjo, pendeta, pendiri Gereja Bethel Indonesia
Obaja Tanto Setiawan, pendeta GBI Keluarga Allah
Petrus Rostandy, Vikaris jenderal Keuskupan Agung Pontianak
Philip Mantofa, pendeta di Gereja Mawar Sharon
RD Hubertus Tangguh Ardi Wardana, Ekonom Keuskupan Malang
RP Benny Phang Khong Wing, O.Carm., Wakil Generalat Ordo Karmel
RP Ignatius Sani Saliwardaya, MSC, Wakil Provinsial MSC Indonesia
Silvester Tung Kiem San, Uskup Denpasar
Simon Petrus Lili Tjahjadi, Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
Stephen Suleeman, pendeta Protestan
Stephen Tong, pendeta Protestan, pendiri Gereja Reformed Injili Indonesia
Tjoa Tek Swat, pendeta Kristen
Vincentius Sutikno Wisaksono, Uskup Surabaya
Vitus Rubianto Solichin, Uskup Padang
William Chang, pastor Keuskupan Agung Pontianak
Yandhie Buntoro, CDD
Yonky Karman, pendeta, pengamat sosial-politik.
Yohanes Indrakusuma, pastor Katolik, pendiri ordo Kongregasi Carmelitae Sancti Eliae.
Yusak Hadisiswantoro, pendiri gereja yakin hidup sukses
Buddha
Ashin Jinarakkhita, biksu Buddha
Jyotidhammo Mahathera, bhikkhu, pendiri STAB Syailendra Buddha
Khemanando, bhikkhu Buddha
Mahasthawira Vajragiri, bhikkhu Buddha
Sri Pannavaro, bhikkhu Buddha
Sumedha Widyadharma, pendeta Buddha
Arman Chandra, Ketua WALUBI Medan
Konghucu
Bingky Irawan, tokoh Agama Khonghucu
Budi Santoso Tanuwibowo, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia
Chandra Setiawan, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia
Tjhie Tjay Ing, Ketua Dewan Rohaniawan Agama Khonghucu Indonesia
Uung Sendana Linggaraja, Tokoh Agama Khonghucu
Islam
Abdul Karim Oei Tjeng Hien, Tokoh muslim Tionghoa, Pendiri Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Pendiri Masjid Lautze
Anton Medan, Ulama, tokoh Tionghoa Muslim, mantan preman/ Penjahat
Felix Siauw, Ulama, Tokoh Tionghoa Muslim
Insan Mokoginta, Ulama, tokoh Tionghoa Muslim
Junus Jahja, tokoh Tionghoa Muslim, tokoh Bakom PKB, mantan anggota DPA
Koko Liem, Ulama, Tokoh Tionghoa Muslim
Muhammad Syafi'i Antonio, ekonom Muslim/Syariah
Akademisi
Ahli ekonomi
Handi Irawan, Konsultan pemasaran
Hendra Esmara, pakar ekonomi, guru besar Universitas Andalas
Hermawan Kartajaya, pakar pemasaran, pendiri MarkPlus
J. Panglaykim, pakar ekonomi
Lin Che Wei, pakar ekonomi
Syafii Antonio, pakar ekonomi syariah
Thee Kian Wie, pakar ekonomi, penulis, dan peneliti senior
Ahli hukum
Frans Hendra Winarta, pengacara
Gouw Giok Siong, pakar hukum
Gunawan Widjaja, pakar hukum
Hiswara Bunjamin, Commercial Law Firm
Johnny Situwanda, pengacara
Lie Oen Hock, pakar hukum
Wawan Irawan, notaris/ppat
Yap Thiam Hien, pakar hukum
Ahli kesehatan
Handojo Tjandrakusuma, dokter
Handrawan Nadesul, pakar kesehatan, penulis
Hembing Wijayakusuma, pakar obat tradisional
Ken Kawan Soetanto, pakar kesehatan, farmasi, akademisi
Lie A. Dharmawan, pakar kesehatan, aktivis, dokter ahli bedah, pendiri doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) yang mempunyai program Rumah Sakit Apung (RSA) swasta pertama Indonesia
Lo Siaw Ging, dokter dan sosiawan
Oen Boen Ing (K.R.M.T. Oen Boen Ing Darmohoesodo), dokter dan sosiawan
Priguna Sidharta (Sie Pek Giok), psikiater, neurolog
Dr. Putrasatia Irawan, DS.KTP, ahli hematologi di Palang Merah Indonesia
Sofyan Tan, dokter, pendidik dan aktivis sosial
Prof. Dr Tan Thiam Hok, pakar mikrobiologi, guru besar FKUI, penulis pejalanan
Tan Shot Yen, pakar gizi
Tio Oen Bik, dokter
Yap Hong Tjoen, dokter, filantropis
Ahli pendidikan
Bernadette N. Setiadi, tokoh pendidikan, psikolog, rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Chatief Kunjaya, Pendiri Olimpiade Astronomi Indonesia, Pendiri dan presiden kedua International Olympiad on Astronomy and Astrophysics IOAA, Rektor Universitas Ma Chung
Dali S. Naga, rektor Universitas Tarumanegara
Go Ban Hong, guru besar ilmu tanah
Lee Teng Hui, pendidik
Mely G. Tan, sosiolog
Tjia May On, guru besar fisika ITB
The Pik Sin, Direktur Observatorium Bosscha, Dekan FMIPA ITB
The Houw Liong, guru besar fisika ITB
Ahli sejarah, sosial dan politik
Arief Budiman, sosiolog, budayawan, dan aktivis politik
Christianto Wibisono, pengamat sosial, politik dan ekonomi
Christine Susanna Tjhin, peneliti sosial
George Junus Aditjondro, sosiolog
Harry Tjan Silalahi (Tjan Tjoen Hok), pengamat politik, pendiri CSIS
James Danandjaja, antropolog
Kristoforus Sindhunata, pakar politik
Lie Tek Tjeng, sinolog, penulis, dan peneliti
Ong Hok Ham, pakar sejarah
Tjan Tjoe Som, guru besar sinologi UI
Yonky Karman, teolog, pengamat sosial
Aktivis sosial
Ester Indahyani Jusuf, aktivis HAM
Hendriawan Sie, aktivis mahasiswa
Ita Martadinata Haryono, aktivis HAM
Liem Soei Liong, aktivis HAM
Lieus Sungkharisma, mantan Ketua Perhimpunan Pengusaha Tionghoa DKI Jakarta
Oetomo Dede, aktivis masalah gender
Soe Hok Gie, aktivis mahasiswa
Soe Tjen Marching, feminis
Tan Swie Ling, aktivis HAM
Yap Yun Hap, aktivis mahasiswa
Ahli lainnya
Amir Sidharta, kurator museum
Andrew Darwis, pendiri forum online terbesar di Indonesia, Kaskus
Andrie Wongso, motivator
Handoko Gani, pakar deteksi Kebohongan
Indrawati Oey, akademisi ilmu pangan
John Juanda, pemain poker profesional
Kang Biauw Tjwan, pakar ilmu tanah, agronomi dan agroforestri
Kang Hong Kian, pakar Feng Shui
Lie Kim Hok, guru, penulis (Bapak sastra Melayu Tionghoa)
Njoo Han Siang, perintis perbankan dan perfilman Indonesia
Oei Hong Djien, kurator dan kolektor seni rupa
Robby Ko King Tjoen, pakar speleologi
Tan Kim Hong, pakar ilmu kimia tanah
Teddy Boen, Insinyur Gempa
Yohanes Surya, pakar fisika dan penulis buku
Atlet
Angkat besi
Charlie Depthios, angkat besi
Imron Rosadi, angkat besi
Atlet E-Sports
Andika Rama
Hansel Ferdinand
Jason Susanto (f0rsakeN)
Kenny Deo
Kevin Susanto
Victor Innosensius (Maybee)
Balap
Ricardo Gelael, pembalap reli
Presley Martono, pembalap mobil formula (sekarang berprofesi sebagai atlet E-Sports)
Rio Haryanto, pembalap mobil formula
Sean Gelael, pembalap mobil formula
Sinyo Haryanto, pembalap mobil
Basket
Abraham Damar Grahita, pemain basket
Denny Sumargo, pemain basket, aktor
Hardianus Lakudu, pemain basket
Hendry Sudjana, pemain basket
Rony Gunawan, pemain basket
Russell Nyoo, pemain basket
Sugiharto Cahyadi, pemain basket
Bulutangkis
Ade Chandra, pebulutangkis
Agus Susanto, pebulutangkis
Alan Budikusuma, peraih medali emas bulu tangkis pertama Indonesia di Olimpiade 1992
Albertus Susanto Njoto, pebulu tangkis Indonesia
Alvent Yulianto, pebulutangkis
Antonius B. Ariantho, pebulutangkis
Ardy B. Wiranata, pebulutangkis, Juara Indonesia Terbuka 6 kali
Aryono Miranat, pebulutangkis
Candra Wijaya, pebulutangkis, peraih medali emas Olimpiade 2000
Christian Hadinata, pemain dan pelatih bulu tangkis
Cindana Hartono Kusuma, pebulu tangkis
Darmadi, pebulutangkis
Eddy Hartono, pebulutangkis
Debby Susanto, pebulutangkis
Denny Kantono, pebulutangkis
Ellen Angelina, pebulutangkis
Eng Hian, pebulutangkis
Ferry Sonneville, pebulutangkis
Flandy Limpele, pebulutangkis
Fran Kurniawan, pebulutangkis
Fung Permadi, pebulutangkis
Greysia Polii, pebulutangkis
Hadibowo Susanto, pebulutangkis
Halim Haryanto, pebulutangkis
Hariyanto Arbi, pebulutangkis
Hastomo Arbi, pebulutangkis
Hendra Setiawan, pebulutangkis, peraih medali emas Olimpiade 2008
Hendrawan, pemain dan pelatih bulu tangkis
Hermawan Susanto, pebulutangkis
Huang Hua (pemain bulutangkis), pebulu tangkis asal Tiongkok yang menjadi warganegara Indonesia
Indra Gunawan, pemain, pelatih, dan pengamat bulu tangkis
Indra Wijaya, pebulutangkis
Ivanna Lie, pebulutangkis
Jeffer Rosobin, pebulutangkis
Jenna Gozali, pebulutangkis
Jo Novita, pebulutangkis
Jonathan Christie, pebulutangkis, pemenang medali emas tunggal Asian Games 2018
Kevin Sanjaya Sukamuljo, pebulutangkis
Komala Dewi, pebulutangkis
Lianne Tan, pebulutangkis
Lidya Djaelawijaya, pebulutangkis
Lie Poo Djian, pebulutangkis
Liem Swie King, pebulutangkis, juara All England 3 kali
Lilyana Natsir, pebulutangkis
Lius Pongoh, pebulutangkis
Megah Idawati, pebulutangkis
Meiliana Jauhari, pebulutangkis
Marcus Fernaldi Gideon, pebulutangkis
Mia Audina Tjiptawan, pebulutangkis Belanda asal Indonesia
Minarti Timur, pebulutangkis
Muljadi (Ang Tjin Siang), pebulutangkis
Njoo Kim Bie, pebulutangkis
Praveen Jordan, pebulutangkis
Ronald Susilo, pebulutangkis
Rudy Gunawan, pebulutangkis
Rudy Hartono, pebulutangkis, Juara All England 8 kali
Rudy Heryanto, pebulutangkis
Sarwendah Kusumawardhani, pebulutangkis
Shendy Puspa Irawati, pebulutangkis
Simon Santoso, pebulutangkis
Susi Susanti, peraih medali emas bulu tangkis pertama Indonesia di Olimpiade 1992
Tan Joe Hok, peraih medali emas bulu tangkis pertama Indonesia di All England dan Asian Games
Tan King Gwan, pebulutangkis
Tjun Tjun, pebulutangkis
Tony Gunawan, pebulutangkis, peraih medali emas Olimpiade 2000
Utami Dewi, pebulutangkis
Verawaty Fajrin, pebulutangkis
Vita Marissa, pebulutangkis
Yohan Hadikusuma, pebulutangkis
Yonathan Suryatama Dasuki, pebulutangkis
Yuliani Santosa, pebulutangkis
Yuni Kartika, pebulutangkis
Catur
Irene Kharisma Sukandar, pecatur
Ruben Gunawan, grandmaster internasional catur
Renang
Catherine Surya, perenang
Felix C. Sutanto, perenang
Felicia Tjandra, perenang
Magdalena Sutanto, perenang
Michelle Surjadi Fang, perenang
Nancy Suryaatmadja, perenang
Richard Sam Bera, perenang
Siripiya Sutanto, perenang
Sepak bola
Budhi Tanoto, pemain sepak bola
Endang Witarsa (Liem Soen Joe), pemain sepak bola
Eniwar Ekremjan, pesepak bola
Fredyan Wahyu, pesepak bola
Gabriel Han Willhoft-King, pesepak bola
Harry Tjong, pemain dan pelatih sepak bola
Henhen Herdiana, pesepak bola
Irvin Museng, pemain sepak bola
Juan Revi, pemain sepak bola
Justinus Lhaksana, mantan pelatih futsal, pengamat sepak bola
Kim Jeffrey Kurniawan, pemain sepak bola
Lukman Santoso, pemain sepak bola
Liestiadi, pelatih sepak bola
Nova Arianto, pemain sepak bola
Mulyadi (Fan Tek Fong), pemain dan pelatih sepak bola
Staffan Qabiel Horito; pesepak bola
Sun Jihai, pesepak bola
Surya Lesmana, pemain sepak bola
Sutanto Tan, pemain sepak bola
Tan Chin Hoat, pemain sepak bola
Tan Ende, pesepak bola
Tan Liong Houw, pemain sepak bola
Thio Him Tjiang, pemain sepak bola
Tio Hian Goan, pesepak bola
Tyias Browning, pesepak bola
Yeljan Shinar, pesepak bola
Tenis
Angelique Widjaja, petenis
Aldila Sutjiadi, petenis
Benny Wijaya, petenis
Elbert Sie, petenis
Lita Liem Sugiarto, petenis
Suwandi, petenis
Wynne Prakusya, petenis
Tinju
Chris John, petinju
Daud Yordan, petinju
Hengky Gun, petinju
Kawanto, petinju
Setijadi Laksono, petinju
Wongso Suseno, petinju
Wushu
Bradley Jason, atlet wushu
Ivana Beatrice Liestio, atlet wushu
Josh Tiesto Tanto, atlet wushu
Kylie Suyoyo Kwok, atlet wushu
Lindswell Kwok, atlet wushu, pemenang medali emas Asian Games 2018
Nathan Ryuu Santoso, atlet wushu
Rainie Elena Liem, atlet wushu
Rainer Reinaldy Ferdiansyah, atlet wushu
Susyana Tjhan, atlet wushu
Thailia Marvelina Tanzil, atlet wushu
Zamurai Alkensoe Damara, atlet wushu
Olahraga lainnya
Diana Wuisan, petenis meja
Edhi Handoko, pecatur, GMI
June Beckx, balerina
Lamting, atlet taekwondo
Liem Siauw Bok, pemain bola voli
Lo Siauw Gok, guru kung fu
Thio Hok Seng, atlet angkat berat
Tokoh olahraga
Erick Danurahardja, tokoh Shidokan karate Indonesia
Nardi Tjahjo Nirwanto, tokoh karate Indonesia aliran Kyokushinkai
Subur Rahardja, pendiri Bangau Putih
Zulkarnain Kurniawan, pendiri PB Suryanaga
Pejuang kemerdekaan
Ang Kok San, Perintis Kemerdekaan asal Sorong, Papua
Dr. Oen Boen Ing, Pejuang kemerdekaan di Zaman Revolusi, dan pemasok penisilin untuk Jenderal Sudirman yang menderita TBC.
Boen Kin To (Tony Wen), Pejuang Kemerdekaan RI asal Bangka
Djiaw Kie Siong, pemilik rumah dalam peristiwa Rengasdengklok
Djiauw Pok Kie (Djoko Harjono), Pejuang Kemerdekaan RI
Ferry Sie King Lien, tewas saat bergerilya dengan tentara pelajar di Surakarta
Gan Koen Hay, ahli Radio, Pejuang kemerdekaan RI asal Probolinggo.
Ho Wan Moy, Srikandi Tionghoa.
Hok Hoei Kan, tokoh masyarakat terkemuka, negarawan, bangsawan, tuan tanah,anggota terkemuka Volksraad Peranakan Cina di Hindia belanda.
Karwandy Kwee, pejuang kemerdekaan RI asal Jambi
Liauw Thian Moek (Leo Wenas), anggota Badan Keamanan Rakyat anggota LVRI.
Lie Ceng Ok, pejuang zaman Belanda
Lie Eng Hok, perintis kemerdekaan RI
Liem Hong Sioe, Pejuang Kemerdekaan RI
Oey Tiang Tjoei, anggota BPUPKI
Oey Tjong Hauw, anggota BPUPKI
Oei Hok San, veteran pejuang kemerdekaan Anggota LVRI
Ong Hok Djoe (O. Hardjadinata) Veteran Pejuang kemerdekaan RI asal Ciamis Jawa Barat
Ong Tjong Bing (Daya Sabdo Kasworo), militer, pejuang Anggota LVRI
Pek Sing Tjong, Pejuang kemerdekaan RI asal Riau
Sho Bun Seng, Pejuang Kemerdekaan RI asal Padang
Sie Ing Biauw (Soegeng Boedhiarto), Veteran Republik Indonesia
Siauw Giok Tjhan, politikus, pejuang kemerdekaan RI
Tan Bun Yin, pejuang kemerdekaan
Tan Kho Lim (Taufik Halim), pejuang Kemerdekaan RI
Tan King Po (Satjadiningrat), Dokter pejuang Kemerdekaan RI asal Yogyakarta
Tan Ping Djiang, dokter, aktivis, republik yang menentang Belanda saat Clash II
Tan Tiong Siok (Pak Tani), pejuang kemerdekaan RI asal Medan
Tang Kim Teng, pejuang Kemerdekaan RI asal Riau, Pendiri Kedai Kopi Kim Teng
Thung Tjing Ek (Jakub Thung), pejuang kemerdekaan RI asal Papua
Tjong Kie Liem (Sugeng Tanudjaja), pejuang kemerdekaan RI asal Yogyakarta
Tjie Tek San (BD Hassan), pejuang kemerdekaan RI, pertempuran Citangtu, Nusaherang, Ciharendong
Yap Thiam Hien, pejuang HAM, pengacara
Yap Tjwan Bing, anggota BPUPKI dan PPKI
Tokoh Militer dan Kepolisian
Daniel Tjen, Mayor Jenderal TNI
Djoni Liem, Pembantu Letnan Dua KKO TNI Angkatan Laut
Hendra Kurniawan, (Bekas) Brigadir Jenderal Polisi
John Lie, Laksamana Muda TNI, Pahlawan Nasional Republik Indonesia
Kuntara, Letnan Jenderal TNI
Rudi Taran, Marsekal Muda TNI
Surya Margono, Marsekal Muda TNI
Tedy Jusuf, Brigadir Jenderal TNI
Pelajar berprestasi
Ali Sucipto, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2005
Andika Putra, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2005
Bernard Ricardo Widjaja, peraih medali emas Olimpiade Fisika Asia 2003
David Giovanni, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2010
Dominic Brian, peraih penghargaan Guiness World Record dan Record Holders Republic
Irwan Ade Putra, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2006
Jonathan Pradana Mailoa, peraih "The Absolute Winners" Olimpiade Fisika Internasional 2006
Kelvin Anggara, peraih medali emas Olimpiade Kimia Internasional 2008
Kevin Soedyatmiko, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2009
Kevin Winata, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2008
Michael Adrian, peraih medali emas Olimpiade Fisika Asia 2005
Pangus Ho, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2006
Purnawirman, peraih medali emas Olimpiade Fisika Asia 2005
Rudy Handoko Tanin, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2008
Stephanie Senna, peraih medali emas Olimpiade Biologi Internasional 2007
Welin Kusuma, peraih gelar terbanyak di Indonesia
Widagdo Setiawan, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2002 dan 2003
Yudistira Virgus, peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional 2004
Pelaku ekonomi
Alexander Tedja, pengusaha, pemilik Pakuwon Jati
Alim Markus, pengusaha, pemilik Maspion Group
Andre Kokois, pengusaha
Angela Tanoesoedibjo, pebisnis, komisaris Media Nusantara Citra, wakil direktur RCTI dan GTV
Anthony Salim, pengusaha, pemilik First Pacific Group
Anthony Steven Hambali, pengusaha, pemilik perusahaan bus Sumber Alam.
Artalyta Suryani, pengusaha
Axton Salim, pengusaha, generasi ketiga Salim Group
Bachtiar Karim, pengusaha, pemilik Musim Mas
Benny Tjokrosaputro, pengusaha
Billy Boen, pengusaha
Boenjamin Setiawan, Dokter terkaya di Indonesia, pengusaha, pemilik Kalbe Farma
Bong Chandra, pengusaha, motivator
Charles Saerang, pengusaha, pemilik Jamu Cap Potret Nyonya Meneer
Ciliandra Fangiono, pengusaha, pemilik First Resources
Ciputra, pengusaha, pemilik Ciputra Group
Clarissa Tanoesoedibjo, pebisnis MNC Corporation
David Gunawan, komisaris PT Minyak Urapan Anggur
David Nusa Wijaya, pengusaha
Dato' Sri Tahir, pengusaha, pemilik Mayapada Group dan komisaris MYTV
Djoko Susanto, pengusaha, pemilik AlfaCorp
Djoko Tjandra, pengusaha
Eddie Lembong, pengusaha, pemilik PT Pharos
Eddy Kusnadi Sariaatmadja, pemilik Elang Mahkota Teknologi
Eddy Tansil, pengusaha
Eddy William Katuari, pengusaha, pemilik Wings Group
Edwin Soeryadjaya, pengusaha, pemilik Saratoga Investment
Eka Tjandranegara, Pemilik Grup Mulia
Eka Tjipta Widjaja, pengusaha, pendiri Sinarmas Group
Garibaldi Thohir, pengusaha, direktur utama Adaro Energy
Go Tik Swan, pengusaha dan budayawan
Hari Darmawan, Pengusaha dan pendiri Matahari Department Store
Harjanto Halim, pebisnis, CEO dari PT Marimas Putera Kencana
Hary Tanoesoedibjo, pebisnis, pendiri MNC Corporation, ketua umum Partai Perindo
Hendra Arifin, pengusaha
Herry Sugiarto, promotor tinju
Irwan Hidayat, pengusaha, pemilik Sido Muncul
James Riady, pebisnis, wakil ketua Lippo Group
Jan Darmadi (Jauw Fok Joe), pengusaha, anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2015-2019
Jaya Suprana (Phoa Kok Tjiang), pengusaha, budayawan, pianis, pendiri MURI, pemilik Jamu Jago
Jessica Tanoesoedibjo, pebisnis, direktur MNC Financial Services
Johnny Andrean, pengusaha salon, pemilik J.Co Donuts dan Bread Talk Indonesia
Joseph Buntaran, pebisnis
Jusuf Hamka, Pengusaha dan aktivis
Karmaka Surjaudaja, pengusaha, pendiri Bank OCBC NISP
Kartini Muljadi, pengusaha, pemilik Tempo Scan dan pengacara
Kiky Barki, pengusaha, pemilik Harum Energy
Leonard Theosabrata, pengusaha, pendiri The Goods Dept, direktur utama Smesco Indonesia
Liem Sioe Liong (Sudono Salim), pengusaha, pendiri Salim Group, Bank Central Asia, Indocement, Indofood Sukses Makmur dan Kentucky Fried Chicken Indonesia
Liem Seeng Tee, pengusaha rokok, pendiri HM Sampoerna
Liem Tjae Ho, pengusaha, apoteker, pendiri Darya Varia
Lim Haryanto Wijaya Sarwono, pengusaha, pemilik Bumitama Agri
Liliana Tanoesoedibjo, pebisnis, pendiri MNC Corporation
Log Zhelebour, produser musik
Low Tuck Kwong, pengusaha, pemilik Bayan Resources
Madam Dewin, pengusaha
Martha Tilaar, pengusaha
Martua Sitorus (Thio Seng Haap), pengusaha, pemilik Wilmar International
Masagung (Tjio Wie Tay), pengusaha
Michael Bambang Hartono, pengusaha, pemilik Djarum
Michael Dharmawan Ruslim, profesional, Presiden Direktur Astra International
Mochtar Riady, pebisnis, pendiri Lippo Group
Nyonya Meneer (Lauw Ping Nio), pengusaha jamu
Ong Hok Liong, pengusaha
Oei Tiong Ham, pengusaha, konglomerat pertama di Indonesia
Oei Wie Gwan, pengusaha rokok, pendiri Djarum
Pandji Wisaksana, pengusaha, pendiri Pioneer Corporation
Peter Sondakh, pengusaha, pemilik Rajawali Group dan Rajawali TV (RTV)
Prajogo Pangestu, pengusaha, pendiri Barito Group
Putera Sampoerna, pengusaha, pemilik HM Sampoerna
Robert Budi Hartono, pengusaha, pemilik Djarum
Rudy Hadisuwarno, pengusaha salon
Rudy Salim, pengusaha
Rusdi Kirana, pemilik Lion Air Group
Shinta Kamdani, pengusaha, pemilik Sintesa Group, wakil ketua umum KADIN
Siti Hartati Murdaya (Murdaya Poo), pengusaha, ketua umum Walubi
Soegiharto Sosrodjojo, pengusaha, pemilik Teh Botol Sosro dan McDonald's Indonesia
Soetjipto Nagaria, pengusaha, pemilik Summarecon Agung
Subianto Tjandra, pengusaha, pemilik Atedja Group
Sugeng Hendarto, pengusaha perkapalan
Sukanto Tanoto (Tan Kang Hoo), pengusaha, pendiri Radja Garuda Mas Group
Sukyatno Nugroho, pengusaha, pendiri Es Teler 77
Suriyanto, pengusaha, pemilik Poloste
Surya Wonowidjoyo, pengusaha rokok, pendiri Gudang Garam
Susilo Wonowidjojo, pengusaha rokok, pemilik Gudang Garam
Tan Khoen Swie, pemilik penerbitan Tan Khoen Swie (TKS) di Kediri
Theodore Permadi Rachmat, pengusaha, pemilik Adaro Energy
Tirto Utomo (Kwa Sien Biauw), pengusaha, pendiri Aqua Golden Mississipi
Tjoa To Hing (Rachman Halim), pengusaha rokok, pemilik Gudang Garam
Tjong A Fie, pengusaha, bankir
Trihatma Kusuma Haliman, pengusaha, pemilik Agung Podomoro Group
Tommy Winata, pengusaha, pendiri Artha Graha Group
Tomy Yunus, pengusaha, CEO Cakap
Tong Djoe, pengusaha
Valencia Tanoesoedibjo, pebisnis, direktur MNC Studios International
William Tanuwijaya, pengusaha dan pendiri Tokopedia
William Utomo, pengusaha dan pendiri IDN Media
Winston Utomo, pengusaha dan pendiri IDN Media
Yoris Sebastian, pengusaha
Pelaku politik
Menteri dan pejabat tinggi negara
Abdurrahman Wahid, Presiden Indonesia Ke-4
Amir Syamsuddin (Freddy Tan Toan Sin), Menteri Hukum dan HAM
Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Bob Hasan, Menteri Perdagangan dan Perindustrian era orde baru, pengusaha
Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan
Erick Thohir, Menteri BUMN, CEO Inter Milan
Ignasius Jonan, Menteri ESDM
Kwik Kian Gie, Menteri Koordinator Perekonomian, ahli ekonomi
Lie Kiat Teng, Menteri Kesehatan, ahli kesehatan
Mari Elka Pangestu, Menteri Perdagangan, ahli ekonomi
Oei Tjoe Tat, menteri negara, politisi
Ong Eng Die, Menteri Keuangan, ahli ekonomi
Surya Tjandra, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional
Tan Po Gwan, menteri negara
Thomas Trikasih Lembong, Kepala Badan Penanaman Modal
Politisi
Abun Ediyanto, Wakil Bupati Sekadau 2005-2010
Acep Purnama, Bupati Kuningan 2016-2023
Agus Tantomo, Wakil Bupati Berau 2016-2021
Alex Indra Lukman, politisi PDI Perjuangan, anggota DPR RI
Alvin Lie Ling Piao, politisi PAN, anggota DPR RI
Andrei Angouw, walikota Manado, Sulawesi Utara, politisi PDI Perjuangan
Bahar Buasan, anggota DPD RI
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur DKI Jakarta 2014-2017
Basuri Tjahaja Purnama, Bupati Belitung Timur Periode 2010-2015
Benny Alexander Litelnoni, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur 2013-2018
Bobby Jayanto, anggota DPRD Kepulauan Riau
Brilian Moktar, anggota DPRD Sumatera Utara
Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara
Budhi Setiawan, Wakil Bupati Banyumas 2014-2019
Benny Laos, Bupati Morotai 2017-2022
Bong Ming Ming, Wakil Bupati Bangka Barat 2021-2024
Charles Honoris, politisi PDI Perjuangan, anggota DPR RI
Christiandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat 2008-2018; Anggota DPD RI
Daniel Johan, anggota DPR 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa, politisi
Darmadi Durianto, politisi PDI Perjuangan, anggota DPR RI
Edward Tannur, politisi PKB, anggota DPR RI
Eliaser Yentji Sunur, Bupati Lembata 2011-2021
Fandi Tjandra, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandar Lampung
Freddy Thie, Bupati Kaimana
Hanny Sondakh, Wali kota Bitung 2006-2016
Hasan Karman (Bong Sauw Fam), Wali kota Singkawang 2007-2012
Hasyim, Ketua DPRD Kota Medan
Hendrata Thes, Bupati Kepulauan Sula 2016-2021
Hidayat Arsani, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung 2014-2017
Johan Gonga, Bupati Kepulauan Aru 2016-2024
Jakob Oetama, politisi dan pengusaha
Joachim Lopez, Bupati Belu 2004-2014
Julie Sutrisno, politisi NasDem, anggota DPR RI
Jusuf Wanandi, politisi senior, mantan anggota MPR
Markus, Bupati Bangka Barat 2016-2021
Me Hoa, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah
Mochamad Anton, Walikota Malang 2013–2018
Mor Bastiaan, Wakil Walikota Manado 2016-2021
Namto Hui Roba, Bupati Halmahera Barat 2005-2015
Rian Ernest, politisi Golkar
Rudy Chua, anggota DPRD Kepulauan Riau
Saptono Mustaqim, Wakil Bupati Lingga 2005-2010
H. Satono, Bupati Sambas 2021-sekarang
Souw Beng Kong, pemimpin komunitas Tionghoa di Batavia
Sofjan Wanandi, politisi, pengusaha, pendiri Gemala Group
Sudin, politisi PDI Perjuangan, anggota DPR RI
Telly Tjanggulung, Bupati Minahasa Tenggara 2008-2013
Tjhai Chui Mie, Wali kota Singkawang 2017-2022
Toni Supit, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro 2008–2018
Willybrodus Lay, Bupati Belu 2016–2021
Yansen Akun Effendy, Bupati Sanggau 2003–2008
Yorrys Raweyai (Thung Hok Liong), anggota DPD RI
Yunarto Wijaya, pengamat politik
Seniman
Koki
Arnold Poernomo, koki
Cheryl Gunawan, koki dan Pemenang MasterChef Indonesia (musim 9)
Desi Trisnawati, koki, Pembicara Inspirasional dan Pemenang MasterChef Indonesia (musim 2)
Edwin Lau, koki dan model
Feronika Ang, koki
Jesselyn Lauwreen, Koki, dan Pemenang MasterChef Indonesia (musim 8)
Jonathan Alden, Koki
Julie Sutardjana, koki, dan Penulis buku resep tertua di Indonesia dengan nama pena Nyonya Rumah
Luvita Ho, koki, youtuber, Pemenang MasterChef Indonesia musim 4
Maichel Surya Wijaya, koki tunarungu
Nila Sari, pakar kuliner
Rinrin Marinka, koki
Victor Agustino, Koki
Vindy Lee, koki dan model
William Gozali, koki, youtuber, Pemenang MasterChef Indonesia (musim 3)
William Wongso, pakar kuliner
Musisi
Aubrey Suwito, pemusik jazz dan pencipta lagu asal Malaysia (keturunan Indonesia-Singapura)
Bernie Riana, musisi dan penulis lagu, personel minoru band
Bubi Chen, pemusik jazz
David Kurnia Albert, keyboardis dan personel band Noah
Didi Chia, pemusik jazz
Eka Gustiwana, musisi, komposer, penulis lagu, produser musik
Ian Antono, pemusik rock, gitaris kelompok rock God Bless
Jubing Kristianto, pemain gitar
Joey Alexander, pianis muda, peraih 2 nominasi Grammy Award 2016
Michael Anthony Kwok, Pianis Tunanetra (Campuran Thailand)
Rich Brian, rapper, penulis lagu
Steven Kurniawan Tamadji, pianis dan vokalis grup Warna
Win Wu YanHong, penyanyi, model, dan aktor Indonesia berdomisili di Taiwan
Pelawak
Ateng, pelawak dan aktor
Barry Williem, pelawak
Ben Dhanio, pelawak
Ernest Prakasa, pelawak dan aktor
Erwin Wu, pelawak dan aktor
Fanny Fadillah, pelawak dan aktor (campuran Minang)
Gian Luigi, pelawak
Hendrik Ceper, pelawak dan aktor
Jessica Farolan, pelawak dan trainer
Joshua Bertus, pelawak
Liant Lin, pelawak dan aktor
Liongky Nugraha, pelawak dan aktor
Mongol Stres, pelawak dan aktor (campuran Manado)
Reggy Hasibuan, pelawak
Teguh Srimulat, pelawak, pendiri Srimulat
Pelukis
Amos Setyo Budiono, pelukis
Firman Lie, seniman grafis
FX Harsono, pelukis
Lee Man Fong, pelukis
Siauw Tik Kwie, pelukis
Sidik W. Martowidjojo, pelukis
Tio Tjay, pelukis
Pembawa acara
Alvin Adam, presenter dan aktor
Andrea Lee, presenter dan penyanyi
Boy William, presenter dan aktor
Daniel Mananta, presenter dan aktor
Deddy Mahendra Desta, presenter dan aktor
Deddy Corbuzier, presenter, mentalist, pemain sulap
Dion Wiyoko, presenter, aktor
Edric Tjandra, presenter dan komedian
Evelina Witanama, presenter dan aktris
Franda, presenter dan aktris
Indy Barends, presenter dan penyiar radio (campuran Manado)
Jenny Tan, presenter gaya hidup
Jessica Iskandar, presenter, aktris, penyanyi
Jevier Justin, presenter dan model
Jordi Onsu, presenter, aktor
Kriss Hatta, presenter, aktor
Laura Muljadi, presenter, model (campur Pontianak-Serang-Mongolia)
Lenna Tan, presenter
Maria Vania, presenter
Marissa Anita, presenter, jurnalis
Melissa Karim, presenter, penyanyi
Ruben Onsu, pembawa acara, aktor, penyanyi
Sandra Angelia, presenter, Miss Indonesia 2008
Veronica Felicia Kumala (Cici Panda), presenter, penyiar radio
Pemeran
Abimana Aryasatya, aktor laga
Adhitya Alkatiri, aktor
Albert Halim, aktor
Ali Mensan, aktor
Aline Adita, model dan presenter
Agatha Pricilla, aktris
Angela Lee, aktris dan model
Anthony Xie, aktor dan model
Baim Wong, aktor
Bella Esperance Lie, aktris
Bertrand Antolin, aktor, model, presenter dan penyanyi (campuran Prancis)
Billy Davidson, aktor dan model
Bobby Samuel, aktor
Brandon de Angelo, aktor, pengisi suara, penyanyi, penari, kreator konten, youtuber
Brandon Salim, aktor
Cathy Sharon, aktris, kakak dari Julie Estelle
Chelsea Olivia, aktris (campuran Amerika Serikat), istri dari Glenn Alinskie
Chicco Kurniawan, aktor
Christ Laurent, aktor
Christian Sugiono, aktor
Cindy Gulla, aktris, youtuber, mantan anggota JKT48
Clairine Clay, aktris
Davina Karamoy, aktris
Devi Noviaty, aktris
Dominique A. Diyose, aktris, presenter dan model
Elkie Kwee, aktor
Emeraldy Tan, aktor dan model
Eric Febrian, aktor
Eriska Rein, aktris
Femmy Permatasari, aktris
Felicya Angelista, aktris
Fendy Chow, aktor dan model
Ferry Salim, aktor, model, presenter
Fifi Young, aktris
Firrina Sinatrya, aktris (campuran Batak)
Frans Nicholas, aktor
George Rudy, aktor
Giorgino Abraham, aktor (campuran Belanda)
Glenn Alinskie, aktris (campuran Thailand), suami dari Chelsea Olivia
Gritte Agatha, aktris
Hans Hosman, aktor
Henky Solaiman, aktor, sutradara film
Hessel Steven, aktor
Ineke Valentina, aktris
Irina Chiu, aktris
Irwan Chandra, aktris dan model
Ivan Kabul, aktor dan model
Jasmine Meijers, aktris
Jennifer Eve, aktris
Jennifer Kurniawan, aktris dan model, istri dari Irfan Bachdim (campuran Jerman)
Jerome Kurnia, aktor
Jenny Chang, aktris
Jessica Vania, aktris, musisi, mantan anggota JKT48
Jesslyn Elvaretta, aktris dan model
Jill Gladys, aktris dan model
Joe Taslim, aktor laga, mantan atlet judo
Jonathan Andriano, aktor dan model
Julie Estelle, aktris laga, kakak dari Cathy Sharon
Junior Liem, aktor
Kathy Indera, aktris
Kenny Austin, aktor
Kevin Kahuni, aktor
Kevin Leonardo, aktor
Kris Biantoro, aktor, penyanyi dan presenter
Lady Nayoan, aktris dan model
Laura Basuki, aktris dan model
Leon Dozan, aktor laga (anak kandung Willy Dozan)
Lidya Lau, aktris, penyanyi dan penari
Magdalena, presenter dan aktris
Marcel Chandrawinata, aktor
Marcella Zalianty, aktris
Maria Agnes, aktris dan model
Mariana Renata, aktris dan model
Marsha Timothy, aktris
Maya Hasan, aktris
Maya Septha, aktris
Merry Putrian, aktris
Metta Permadi, aktris
Michelle Wanda, aktris dan model
Mike Ethan, aktor dan model
Mike Lewis, aktor dan model (keturunan Kanada-Malaysia)
Mischa Chandrawinata, aktor
Morgan Oey, aktor, mantan personel SM*SH
Nadine Chandrawinata, aktris, model, pemenang Putri Indonesia 2006
Nasya Marcella, aktris dan model
Natalie Zenn, aktris
Natasha Wilona, aktris
Nicho Bryant, aktor dan model
Olga Lydia, aktris, presenter
Olivia Zalianty, aktris
Patricia Gunawan, aktris, presenter dan model
Peter Sudarso, aktor Power Rangers Ninja Steel (adik Yoshi Sudarso)
Putri Anne, aktris (campuran Prancis)
Raline Shah, aktris dan model (campuran India)
Rayn Wijaya, aktor
Renata Kusmanto, aktris dan model
Reza Bukan, aktor dan presenter
Ricky Cuaca, aktor
Rio Dewanto, aktor dan model
Roger Danuarta, aktor
Ronny P. Tjandra, aktor
Rorencia Natassia, aktris
Samuel Rizal, aktor
Sandra Dewi, model dan aktris
Shalvynne, aktris (Campuran Sunda)
Setiawan Min, model dan aktor
Shandy Ishabella, model dan aktris
Shanice Margaretha, model dan aktris (campuran Thailand)
Shareefa Daanish, aktris
Shindy Huang, aktris dan model
Sonya Pandarmawan, aktris, mantan personel JKT48 (campuran Taiwan)
Soraya Larasati, aktris
Stefan William, aktor, cucu dari Wim Umboh
Stella Cornelia, aktris, penyanyi, mantan anggota JKT48
Steve Emmanuel, aktor
Steven Angelo Tanady, aktor
Sunny Soon, aktor
Susan Bachtiar, aktris, model, presenter
Susan Sameh, aktris
Tan Tjeng Bok, aktor film
Thomas Nawilis, aktor dan sutradara film
Tracy Trinita, aktris dan model
Vigo Brody, aktris
Willy Dozan, aktor film laga (ayah kandung Leon Dozan)
Wolly Sutinah (Mak Wok), aktris
Yenny Rachman, aktris
Yoshi Sudarso, aktor Power Rangers Dino Charge (abang Peter Sudarso)
Yuanita Christiani, aktris, presenter dan bintang iklan
Yurike Prastika, aktris
Zack Lee, aktor
Penata tari
Didik Nini Thowok, penari dan koreografer
Pang Tjin Nio atau Masnah, penari cokek
Rusdi Rukmarata, koreografer, tokoh Nichiren Shoshu
Tan De Seng, koreografer karawitan
Penyanyi
Aloysia Ndepi, pedangdut
Agatha Chelsea, penyanyi
Agnes Cefira, penyanyi (adik Gwen Priscilla)
Alena, penyanyi dan aktris
Andhika Pratama, penyanyi, aktor, presenter
Angel Lelga, penyanyi, politisi
Angela Tee, penyanyi
Angie Kamalsah, penyanyi cilik
Aurelia Devi Noviaty, penyanyi, mantan anggota Cherrybelle
Billy Simpson, penyanyi dan finalis The Voice Indonesia
Brigitta Cynthia, anggota Cherrybelle dan ABC, presenter
Cherly Juno, anggota Cherrybelle dan ABC, presenter
Christy Chriselle, anggota JKT48
Christy Saura Noela Unu, anggota kehormatan Cherrybelle
Chrisye, penyanyi dan pencipta lagu (campuran Sunda dan Betawi)
Cici Fani, penyanyi dangdut
Cindy Bernadette, penyanyi
Cindy Cenora, penyanyi cilik
Cindy Liu, penyanyi dangdut
Cindy Yuvia, anggota JKT48
Claudia Emmanuela Santoso, penyanyi
Connie Nurlita, penyanyi dangdut
Danilla Riyadi, penyanyi
Dina Rubby, penyanyi pop dangdut (Campuran Sunda dan Belanda)
Della Delila, anggota JKT48
Delon Thamrin, penyanyi
Elizabeth Gloria Setiawan, anggota JKT48
Elma Agustin, anggota The Princess
Ellen Nita Vindriana, Penyanyi Eks Chibi Chibi
Eve Antoinette Ichwan, anggota JKT48
Fandy Santoso, penyanyi
Gabriel Harvianto, Penyanyi (Campuran Jawa)
Gabriel Prince, penyanyi dan aktor
Gabryela Marcelina, anggota JKT48
Gavin MJ, penyanyi
Gisella Anastasia, penyanyi dan finalis Indonesian Idol (campuran Batak)
Gwen Priscilla, penyanyi, mantan anggota Mahadewi generasi kedua (kakak Agnez POPA)
Grezia Epiphania, penyanyi religi
Helena Andrian, penyanyi
Herlin Pirena, penyanyi religi
Ifny, Penyanyi dangdut
Imelda Veronika, Pedangdut
Irene Pratami Angriawan, penyanyi
Jane Callista, penyanyi cilik, co-host Dubi Dubi Dam di RTV
Joshua Suherman, penyanyi, presenter, bintang iklan, penyiar radio
Jessyca Stefani Auryn, Anggota ABC (campuran Jepang)
Jessica Veranda, Anggota JKT48 (campuran Manado dan Portugis)
Julian Jacob, penyanyi dan aktor
Kevin Lim, penyanyi
Leony Vitria Hartanti, penyanyi dan aktris
Lidya Lau, penyanyi cilik, aktris
Lidya Maulida Djuhandar, Anggota JKT48 (campuran Sunda)
Maria Genoveva Natalia Desy Purnamasari Gunawan (Tan Hong Lie), anggota JKT48
Maria Priscilla, penyanyi
Maria Shandi, penyanyi religi
Margareth Angelina, personil / anggota kehormatan Cherrybelle
Melisa Hartanto, penyanyi dan finalis Indonesian Idol
Melson Vityn, penyanyi dan aktor
Mey Chan, penyanyi
Michelle Christo Kusnadi, anggota JKT48
Mirriam Eka, penyanyi pop (campuran Jawa)
Natalia, anggota JKT48
Natashia Nikita, penyanyi religi
Nia Lavenia, penyanyi, kakak Nicky Tirta
Nicky Tirta, penyanyi, aktor, presenter
Puti Nadhira Azalia, anggota JKT48
Pang Tjin Nio, Penyanyi Gambang Kromong Klasik Tiga Zaman
Patricia Devina, penyanyi dan model
Rafael Tan, anggota SM*SH
Rachel Florencia, anggota JKT48
Rachel Octavia, mantan anggota The Princess
Randy Martin, penyanyi, aktor, presenter
Richie Ricardo, penyanyi dan aktor film
Rona Anggreani (Ang Ai Yen), anggota JKT48
Ryan Hartanto Tedja, penyanyi, anggota Nu Dimension dan peserta X Factor Indonesia
Sarwendah Tan, penyanyi
Satine Zaneta, penyanyi dan aktris
Shani Indira Natio, anggota JKT48 (campuran Jawa)
Shania Gracia, anggota JKT48
Shania Junianatha, anggota JKT48 (campuran Jawa)
Shanna Shannon Siswanto, penyanyi cilik lagu-lagu nasional
Sheryl Sheinafia, penyanyi dan presenter
Shinta Naomi, anggota JKT48 (keturunan Taiwan-Sunda)
Sinka Sisuka, penyanyi dangdut (keturunan Taiwan-Sunda)
Sonia Natalia, anggota JKT48
Stefanny Margaretha Aay, anggota Cherrybelle dan ABC
Steven Kurniawan Tamadji, penyanyi, anggota grup Warna
Thefanie Florina Orie, penyanyi
Tina Toon, penyanyi
Titi DJ, penyanyi
Triarona Kusuma, anggota JKT48
Violeta Burhan, anggota JKT48
Vega Delaga Natawijaya, penyanyi
Warren Hue, penyanyi
Yefani Filliang (Felly Young), penyanyi, mantan anggota Cherrybelle
Perancang busana
Anne Avantie, perancang busana
Ivan Gunawan, perancang busana, aktor, presenter
Peter Sie, perancang busana
Sebastian Gunawan, perancang busana
Tamara Dai, perancang busana
Tex Saverio, perancang busana
Sastrawan dan penulis
Abdul Hadi WM, sastrawan asal Madura
Asma Nadia, novelis
Clara Ng, novelis
Eka Budianta, penyair
Ganes TH. (Thio Tiauw San), komikus, pencipta tokoh "Si Buta dari Goa Hantu"
Halim HD, sastrawan, seniman
Hans Bague Jassin, pengarang, penyunting, kritikus Sastra
Hans Jaladara (Liem Tjong Han), komikus, pencipta tokoh "Pandji Tengkorak"
Helvy Tiana Rosa, penulis
Kho Ping Hoo, penulis cerita silat
Kho Wan Gie, komikus
Kwee Tek Hoay, sastrawan Melayu Tionghoa
Kwik Ing Hoo, komikus
Kurniawan Junaedhie, sastrawan, wartawan
Li-yang Lee, sastrawan
Marga T., novelis
Medy Loekito, penyair
Merry Riana, penulis, motivator
Mira Widjaja, novelis
N. Riantiarno, sastrawan, pendiri Teater Koma
Sim Kim Toh, komikus
Tan Hong Boen, sastrawan
Tan Lioe Ie, penyair
Tjan Tjoe Siem, pakar sastra Jawa
Zaldy Armendaris (Touw Boen Tiong), komikus
Zara Zettira, penulis
Sutradara
Charles Gozali, sutradara film
Edwin, sutradara film
Franklin Darmadi, sutradara
Fred Young, sutradara, produser dan penulis skenario
Hanung Bramantyo, sutradara
Jo An Djan, sutradara
Joshua Wong, sutradara
Lie Soen Bok, sutradara dan produser
Othniel Wong, sutradara
Richard Oh, sutradara, novelis
Sim F, sutradara
Tan Tjoei Hock, sutradara film
The Teng Chun, sutradara film
Teguh Karya (Liem Tjoan Hok), sutradara film, pendiri Teater Popular
Timo Tjahjanto, sutradara film
Wim Umboh, sutradara film
Youtuber dan Kreator konten
Amelia Tantono, youtuber
Bobon Santoso, youtuber, kreator konten, juru masak dari Bali
Brando Franco Windah, kreator konten dan gamer(campuran Minahasa)
BTR Valezka, Kreator konten dan gamer
Chandra Liow, youtuber
Chaterine Alicia, youtuber, kreator konten
Cindy Thefannie, kreator konten (istri Ruanth Thyssen)
David Brendi, youtuber
Devina Aureel, youtube dan kreator konten
Erika Richardo, youtuber dan Tik Toker
Galatia Gea Amanda, youtuber
Hans Christian, youtuber, influencer, kreator konten
Inayma, kreator konten, gamer, selebgram
Jerome Polin, youtuber (campuran Batak)
Jess No Limit, youtuber
Jessica Jane, youtuber
Kimi Hime, youtuber
Kevin Anggara, youtuber, blogger
Livy Renata, youtuber
Lydia Setiawan, youtuber
Monica Carolina, youtuber dan gamer (Campuran Jawa)
Nessie Judge, youtuber
Nex Carlos, youtuber
Nita Vior, Kreator Konten dan gamer
Revina VT, kreator konten dan presenter (campuran Jawa)
Rigina Tan, kreator konten
Reggie Prabowo Wongkar, kreator konten dan gamer(campuran minahasa)
Reza Oktovian, kreator konten dan musisi
Sabrina Chairunnisa, youtuber dan peragawati
Sisca Kohl, youtuber
Vincent Raditya, youtuber, kreator konten
Willie Salim, youtuber, kreator konten
Model
Angelynne Viorenique Andersen, model
Astrid Ellena, model dan Miss Indonesia 2011
Audrey Vanessa, model
Audya Ananta, model
Audy Willhemina Octavia Sitompul, Model (Campuran Batak)
Ayu Saraswati, model dan runner up 1 Puteri Indonesia 2020 (campuran Taiwan dan Bali)
Chelsy Liven, model, pemain film, dan Miss Earth Indonesia 2013
Cindyna Octavia, model dan Miss Beauty Indonesia 2006
Fabienne Nicole, model dan Miss Universe Indonesia 2023 (campuran Belanda)
Florentina Natasha, model
Imelda Fransisca, model dan Miss Indonesia 2005
Janice Hermijanto, model dan finalis Miss Indonesia 2013
Jessica Aurelia Tji, model, pengusaha, dan finalis Miss Indonesia Earth 2010
Margenie Winarti, model dan finalis Miss Earth Indonesia 2014
Melda Wong, model dan Miss Chinese Cosmos Pageant Indonesia 2005
Natasha Mannuela Halim, model dan Miss Indonesia 2016
Paula Andrea, Model (Campuran Arab Jawa)
Paula Verhoeven, model (campuran Belanda)
Stephanie Tan, model
Suyenti, model dan Miss Chinese Cosmos Pageant Indonesia 2007
Valerie Avril, model dan Runner up 1 Putri Indonesia 2023
Vania Larissa, model, finalis Indonesia's Got Talent 2010 dan finalis Miss Indonesia 2013
Pekerja lainnya
Agatha Lily, mantan anggota komisioner Komisi Penyiaran Indonesia
Darwis Triadi, seniman fotografi
Frederica, produser, pendiri Falcon Pictures
Joe Sandy, pesulap
Leo Sutanto, produser, pendiri SinemArt
Nada Tarina Putri, penari balet
Njoo Cheong Seng, dramawan
Norbertus Riantiarno, dramawan pendiri Teater Koma
Qorry Natawijaya, pengusaha kuliner (Campuran Sunda)
Riana Antoinette, pesulap dan aktris
Roy Kiyoshi, paranormal
Tjhin Nen Sin, dalang wayang gantung
Tjioe Bian Djiang, dalang wayang Peranakan
Wartawan
Cheryl Tanzil, mantan news anchor Metro TV
Frida Lidwina, presenter CNN Indonesia
Glenys Octania, presenter Kompas TV
Glory Rosary Oyong, presenter Kompas TV
Grace Natalie, eks presenter TV One, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia
Jeannette Lee, reporter Liputan 6 SCTV
Jenny Tan, presenter Indosiar dan MYTV
Juanita Wiratmaja, mantan presenter SCTV
Kartika Octaviana Yasin, mantan presenter Metro TV (campuran Padang)
Kevin Liliana, eks presenter Liputan 6 SCTV, Puteri Indonesia 2017
Kwee Hing Tjiat, wartawan
Kwee Thiam Tjing, wartawan
Liem Koen Hian, wartawan, anggota BPUPKI
Liem Khing Hoo, wartawan dan penulis
Maggie Calista, presenter CNN Indonesia
Maria Anneke, presenter CNBC Indonesia
Marvin Sulistio, presenter Metro TV
Michael Tjandra, presenter RTV
Patricia Jean, reporter Metro TV
P. K. Ojong (Auwjong Peng Koen), pendiri Kompas & Gramedia Group
Robert Harianto, presenter Metro TV
Siauw Giok Tjhan, tokoh pers, tokoh Baperki, anggota KNIP
Sumi Yang, presenter Metro TV
Thio Tjin Boen, wartawan, penulis cerpen
Yohana Margaretha, presenter Metro TV
Zilvia Iskandar, presenter Metro TV
Tokoh yang belum ada artikelnya
Albert Widjaja, pakar manajemen strategik, akademisi UI
Ang Tiauw Bie (Anggakusuma), Pengusaha dan veteran Republik Indonesia
Anthony Chang, pendeta
Anthony Hong, presenter DAAI TV
Arman Chandra, pengusaha dan filantropi
Asna Hong, presenter DAAI TV
Bambang Soembodo, Mayor Jenderal TNI
Ir. Billy Tunas, Msc., Marsekal Pertama TNI
Bratayana Ongkowijaya, tokoh Agama Khonghucu
Clarice Cutie (Clarice Darmoko), penyanyi cilik
Danny Tumiwa, pendeta
Demas Rusli, fotografer
Djaengrana Ongawijaya, Wakil Ketua Dewan Rohaniawan Agama Khonghucu Indonesia
Djohan Handojo, pendeta
Edho Zell, presenter dan youtuber
Eliza Sariaatmadja, Pendiri Apk DANA
Edward Chen, penyanyi religi (suami Agnes Chen)
Edward Wen, penyanyi, personel boyband Korea Selatan 14U (sebagai "Loudi")
Enderi Andreanto, pengusaha
Fendy Buccu, penyanyi, personel Max 5 dan peserta Indonesian Idol
FX Indarto Iskandar, Laksamana Pertama TNI
Hans Boyke, Bassist T-Five
Hans Hamzah, Intelijen TNI AD
Hans Huang, Juara Asian Bagus
Hans Virgoro, Jewelry Designer
Handoko Hendroyono, produser film
Hasan Zein Mahmud, Direktur Utama Bursa Efek Jakarta (BEJ) periode pertama (1991-1996)
Ho Lukas Senduk, hamba Tuhan dan pendiri Gereja Bethel Indonesia
Hong Tjhin, presenter dan CEO DAAI TV Indonesia
Iskandar Kamil (Liem Key Ho), Mayor Jendral TNI, Hakim Agung
Iwan Tjahyadikarta (Eng Tiong), pengusaha
Johanis Winar, pemain dan pelatih basket
Jonathan Ricardo Sugianto (Baby Tatan), selebgram cilik
Ken Dean Lawadinata, CEO Kaskus
Kwee Kiat Sek, pemain sepak bola
LBG Suryadinata, tokoh Parkindo, pendiri PDI
Leo Wenas (Liauw Thian Moek), anggota Badan Keamanan Rakyat
Linda Kumalasari (Linzy), mantan personel 7icons
Liu Su Mei, ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
Oei Hok San, veteran pejuang kemerdekaan
Ong Tjong Bing (Daya Sabdo Kasworo), militer, pejuang kemerdekaan
Paulus Pranoto, Brigadir Jenderal TNI
Putra Satya Irawan, dokter, ahli darah
Risqina Olivia, model dan Miss Beauty Indonesia 2005
Silvia Halim, Direktur konstruksi PT. MRT Jakarta
Stefany Valentia, psikolog
Sultan Hendrick, aktivis dan tokoh masyarakat
Ir. Sutopo, tokoh Buddhis Medan, ketua Majelis Buddhayana Indonesia kota Medan
Taifo Mahmud, peneliti
Tan Bun Yin, pejuang kemerdekaan
Tan Ek Tjoan, pendiri toko kue dan roti "Tan Ek Tjoan"
Tan Ping Djiang, dokter, aktivis, republiken yang menentang Belanda saat Clash II
Teguh Santoso (Tan Tiong Hiem), Brigadir Jendral TNI, Alumnus Akademi Militer Nasional 1963, Korps Peralatan. Wakil Asisten Perencanaan Kasad 1993-1995. Direnum Renumgar Dephankam 1995-1997
Wawan Wiratma, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia
Zoe Levana, ?
Lihat pula
Daftar tokoh Indonesia
Daftar tokoh Indonesia menurut etnis
Daftar tokoh Indonesia menurut provinsi
Referensi
Bacaan lebih lanjut
Sam Setyautama, Suma Mihardja, Tokoh-tokoh etnis Tionghoa di Indonesia, Kepustakaan Populer Gramedia, 2008
Leo Suryadinata, Prominent Indonesian Chinese: biographical sketches, Institute of Southeast Asian Studies, 1995
Leo Suryadinata, Ethnic Chinese in Contemporary Indonesia, Institute of Southeast Asian Studies, 2008
Mely G. Tan, Etnis Tionghoa di Indonesia: kumpulan tulisan, Yayasan Obor Indonesia, 2008
Aimee Dawis, Orang Indonesia Tionghoa Mencari Identitas, PT Gramedia Pustaka Utama
Benny G. Setiono, Tionghoa Dalam Pusaran Politik, TransMedia
Timothy Lindsey, Chinese Indonesians: remembering, distorting, forgetting, Institute of Southeast Asian Studies, 2005
Pranala luar
Para veteran Tionghoa yang terlupakan
Tionghoa |
5414 | https://id.wikipedia.org/wiki/Hiragana | Hiragana | Hiragana (Kana: ひらがな; Kanji: 平仮名) adalah suatu cara penulisanbahasa Jepang dan mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, ia juga dikenali sebagai onna de (女手) atau 'tulisan wanita' karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa itu menulis menggunakan tulisan Kanji dan Katakana. Hiragana mulai digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi.
Kegunaan Hiragana
menulis akhiran kata (okurigana, 送り仮名). Contoh: okuru (mengirim) ditulis: 送る. Yang bercetak tebal itulah okurigana.
menulis kata keterangan (adverb), beberapa kata benda (noun) dan kata sifat (adjektif).
perkataan-perkataan yang penulisan Kanji-nya tidak diketahui atau sudah lama tidak digunakan.
menulis bahan bacaan anak-anak seperti buku teks, animasi dan komik (manga).
menulis furigana, dikenal juga dengan rubi, yaitu teks kecil di atas kanji, yang menandakan bagaimana suatu kata dibaca. Misalnya:
Huruf-huruf Hiragana
Berikut adalah tabel yang menampilkan daftar huruf-huruf hiragana beserta romanisasi Hepburnnya (huruf dalam warna merah sudah tidak digunakan):
Lihat pula
Bahasa Jepang
Kanji
Katakana
Hentaigana
Yotsugana
Aksara kana |
5416 | https://id.wikipedia.org/wiki/Agnez%20Mo | Agnez Mo | Agnes Monica Muljoto (), dikenal secara profesional sebagai Agnez Mo, adalah seorang penyanyi, pencipta lagu, Penari, pemeran, dan tokoh televisi berkebangsaan Indonesia Dia secara profesional dikenal sebagai Agnes Monica sebelum mengubah nama panggungnya. Sebagai penyanyi dwibahasa yang merekam dalam bahasa Indonesia dan Inggris, ia dikenal karena penciptaan ulang citra dan keserbagunaan musiknya sepanjang karirnya. Agnez Mo merupakan seorang Diva Indonesia dengan penghargaan terbanyak baik penghargaan dari Indonesia maupun International .Lagunya yang berjudul "Patience" merupakan salah satu lagu RnB yang paling banyak diputar di Amerika Serikat sepanjang tahun 2022, menjadikannya musisi Indonesia pertama yang berhasil menoreh pencapaian tersebut dan pada tahun yang sama Agnez didaulat menjadi Kapten Kehormatan Los Angeles FC.
Sebelum merekam tiga album anak-anak dan menghadirkan beberapa program televisi anak-anak, Agnes Monica memulai kariernya sebagai penyanyi di sebuah Gereja di Jakarta. Ia merilis album remaja pertamanya yang berjudul And the Story Goes pada tahun 2003, yang melambungkan namanya di industri musik Indonesia. Mo adalah artis dengan penghargaan terbanyak dalam sejarah Indonesia dengan lebih dari 190 penghargaan diantara nya : 18 Anugerah Musik Indonesia, 8 Panasonic Awards, 5 Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards, 4 MTV Indonesia Awards, 2 Mnet Asian Music Awards, 1 World Music Awards, 1 iHeartRadio Music Awards, 1 Indonesian Television Awards, 3 Festival Lagu Asia, 7 J-Pop International Music Awards, 1 Billboard Indonesia Music Awards 2020, 4 Yahoo! OMG Awards Indonesia, 2 Platinum Vibes Radio NYC 2022 . Agnez Mo juga merupakan duta anti-narkoba di Asia dan duta besar MTV EXIT bagian resmi dari MTV European TV CHANNEL dalam memerangi perdagangan manusia. Mengklaim gelar pengusaha, Mo menampilkan lini modenya sendiri ANYE, APP, Digital Marketplace, dan bermitra dengan produsen ponsel Vivo untuk membuat lini perangkat edisi terbatasnya sendiri.
Pada tahun 2018, lagu duet Agnez Mo dan Chris Brown "Overdose" berhasil memasuki 4 Chart Billboard Amerika Serikat yaitu HOT R&B Songs, R&B/Hip-Hop Airplay, Mainstream R&B/Hip-Hop Airplay, dan Rhythmic Airplay. Agnez Mo juga dibuatkan patung lilin di Museum Madame Tussauds Pada tahun 2023 dipilih untuk tampil mewakili Indonesia dalam Grammy's Global Spin, dan menjadi Musisi asal Indonesia Pertama yang tampil solo di Grammy's Global Spin.
Agnez Mo masuk ke dalam daftar Asia's Most Influential oleh majalah Tatler pada tahun 2023.
Kehidupan dan karier
1986–2002: Masa kecil dan awal karier
Agnes Monica Muljoto dilahirkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli 1986. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Jenny Siswono dan Ricky Muljoto. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Steve Muljoto yang kemudian menjadi manajernya. Agnes menyelesaikan pendidikan dasarnya di Sekolah Dasar Katolik Tarakanita DKI Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMP dan SMA Sekolah Pelita Harapan School Lippo Karawaci. Di sekolahnya, Agnes merupakan siswi yang berprestasi di bidang akademik dan sering menerima beasiswa, meskipun ia juga disibukan dengan aktivitas luar sekolah seperti kursus piano, bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, seluncur es, dan bulu tangkis. Bakat Agnes di bidang seni sudah telihat sejak ia masih kanak-kanak, khususnya bidang tarik suara. Selain ditempa di Gereja sebagai anggota Paduan Suara Gereja, Agnes juga ikut kursus vokal di beberapa tempat.
Saat menginjak usia enam tahun, Agnes memulai kariernya sebagai penyanyi cilik dan merekam album anak-anak pertamanya yang diberi judul Si Meong. Nama Agnes melambung sebagai penyanyi cilik saat ia merilis album keduanya pada tahun 1995 yaitu Yess!, yang merupakan album duet bersama Eza Yayang. Album tersebut dinobatkan sebagai "Album Anak-Anak Terbaik" pada tahun 1999. Album lain yang telah dirilis Agnes yaitu Bala-Bala. Ketiga album tersebut berhasil melejitkan Agnes ke jajaran penyanyi cilik terpopuler pada era 1990-an. Selain bernyanyi dan merilis album, Agnes juga menjadi presenter acara anak-anak yaitu Video Anak Anteve (VAN) di Antv, Tralala-Trilili di RCTI, dan Diva Romeo di Trans TV. Agnes berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards untuk "Pembawa Acara Anak-Anak Terfavorit" selama dua tahun berturut, 1999 dan 2000.
Menginjak usia remaja, Agnes mulai terjun ke dunia seni peran, dimulai dengan penampilannya di sinetron Lupus Millenia dan Mr. Hologram pada tahun 1999. Pada tahun itu, Agnes berhasil menempati urutan pertama jajak pendapat artis beranjak remaja terbaik versi artiscilik.com. Pada tahun 2000, Agnes menjadi pemeran utama di sinetron Pernikahan Dini bersama Sahrul Gunawan. Sinetron inilah yang berhasil melambungkan nama Agnes dan menghapus citranya sebagai seorang artis cilik. Akting Agnes di sinetron tersebut berhasil meraih penghargaan "Aktris Terfavorit" pada Panasonic Awards pada tahun 2001 dan 2002, serta SCTV Awards sebagai "Aktris Ngetop" pada tahun 2002. Selain itu, Agnes juga menyanyikan dua lagu ciptaan Melly Goeslaw berjudul "Pernikahan Dini" dan "Seputih Hati" sebagai lagu tema sinetron Pernikahan Dini. Kedua lagu tersebut merupakan penampilan pertama Agnes sejak kemunculannya sebagai penyanyi cilik beberapa tahun silam. Kedua lagu tersebut telah dirilis dalam album kompilasi bertajuk Love Theme (2001). Sepanjang tahun 2002, Agnes telah membintangi tiga judul sinetron, yaitu Ciuman Pertama, Kejar Daku Kau Ku Tangkap, dan Amanda. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi Yana Julio dalam lagu "Awan dan Ombak" dalam album Jumpa Lagi. Seiring dengan popularitasnya, Agnes berhasil menjadi artis remaja dengan bayaran termahal di Indonesia pada saat itu.
2003–2004: And the Story Goes
Pada tanggal 8 Oktober 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya bertajuk And the Story Goes. Penggarapan album ini melibatkan beberapa musikus kenamaan Indonesia, antaranya dan Melly Goeslaw. Agnes menjelaskan "Untuk album baruku ini, aku memang ingin segala sesuatunya dipersiapkan dengan matang. Dari pemilihan lagu, musikus, sampai konsep videoklip, aku ingin yang benar-benar oke." Proses penggarapan album yang memakan waktu selama 1,5 tahun tersebut juga disibukan dengan audisi penari dan program gizi untuk mempersiapkan stamina Agnes sebagai penyanyi. Proses persiapan yang benar-benar matang tersebut akhirnya membuahkan kesuksesan pada album tersebut. Aquarius Musikindo selaku label yang menaungi Agnes melaporkan bahwa And the Story Goes sudah laris dipesan sekitar 35.000 keping sebelum dirilis secara resmi. Tak lama berselang, album ini kemudian meraih double platinum dengan penjualan lebih dari 300.000 keping. Album pertama Agnes ini mengangkat "Bilang Saja" sebagai singel pertama dengan klip yang mengusung konsep street fashion. Singel lain yang lahir dari album ini yakni "Indah", "Cinta Mati", dan "Jera". Selain sukses secara komersial, album ini juga membuahkan sejumlah penghargaan. Pada ajang Anugerah Musik Indonesia 2004, Agnes memenangkan tiga penghargaaan dari total sepuluh nominasi, yaitu sebagai "Artis Pop Solo Wanita Terbaik" untuk lagu "Jera", "Karya Produksi Dance/Tehno Terbaik" untuk lagu "Bilang Saja", serta "Duo/Group Terbaik" untuk kolaborasinya dengan Ahmad Dhani di lagu "Cinta Mati". Ia juga berhasil meraih penghargaan sebagai "Pendatang Baru Terbaik" pada Anugerah Planet Muzik 2004 yang digelar di Singapura. Kesuksesannya dalam usia yang masih sangat muda membuat Agnes mendapat julukan "Diva Muda" dalam kancah musik Indonesia. Ia juga mulai memasang target untuk bisa berkarier di kancah internasional.
Sepanjang tahun 2003, selain disibukan dengan perilisan album pertamanya, Agnes juga menggarap sinetron Cewekku Jutek sebagai pemeran utama bersama Roger Danuarta. Pada tahun berikutnya, Agnes membintangi dua sinetron, Bunga Perawan dan Cantik. Penampilan Agnes dalam tiga sinetron tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Panasonic Awards 2003 sebagai "Aktris Terfavorit" dan SCTV Awards 2004 sebagai "Aktris Ngetop". Di tengah kesibukannya sebagai penyanyi, Agnes masih tetap memperhatikan pendidikannya. Setelah lulus dari bangku SMA Sekolah Pelita Harapan LIPPO Karawaci, ia menempuh pendidikan di Universitas Pelita Harapan (UPH) pada jurusan Hukum.
2005–2007: Whaddup A'..?!
Agnes resmi meluncurkan album keduanya berjudul Whaddup A'..?! pada tanggal 10 Desember 2005. Kali ini, selain menggandeng sejumlah musikus Indonesia seperti Dewiq, Melly Goeslaw, dan Andi Rianto, Agnes juga mengajak penyanyi asal Amerika Serikat Keith Martin untuk berkolaborasi. Di album ini, Keith Martin menciptakan dua buah lagu berbahasa Inggris untuk Agnes, termasuk di antaranya "I'll Light a Candle" yang mereka bawakan secara duet. Untuk mempromosikan album tersebut, Agnes menggelar konser tunggal di empat kota di Indonesia, yakni Bandar Lampung, Surabaya, Bandung, dan Makassar, dengan tajuk Clasnezenzation. Album ini juga menelurkan lima singel hit yaitu "Bukan Milikmu Lagi", "Tanpa Kekasihku", "Tak Ada Logika", "Cinta di Ujung Jalan", serta "Dan Tak Mungkin". Whaddup A'..?! mendapat respons positif dan diganjar sejumlah penghargaan. Pada pegelaran Anugerah Musik Indonesia 2006, Agnes menyabet dua penghargaan yakni "Artis Pop Wanita Terbaik" dan "Karya Produksi R&B Terbaik" untuk lagu "Bukan Milikmu Lagi". Pada ajang Penghargaan MTV Indonesia 2006, Agnes kembali meraih trofi "Most Favorite Female" berkat lagu "Tak Ada Logika". Whaddup A'..?! juga telah meraih triple platinum untuk angka penjualan album yang mencapai lebih dari 450.000 keping.
Pada tahun 2005, Agnes juga terlibat dalam syuting serial drama Asia berjudul The Hospital di Taiwan yang dibintangi oleh Jerry Yan, salah satu personel F4. Agnes juga ikut dalam syuting serial Romance in The White House bersama Peter Ho, yang dalam serial ini Agnes bermain hanya dalam beberapa episode saja. Di Indonesia, Agnes juga disibukan dengan perannya di dua sinetron di Indosiar, yaitu Ku Tlah Jatuh Cinta dan Pink Di penghujung tahun 2006, Agnes kemudian membintangi sinetron komedi berjudul Kawin Muda yang ditayangkan di RCTI. Pada saat yang bersamaan, Agnes juga memutuskan untuk cuti dari kuliahnya di jurusan Hukum, Universitas Pelita Harapan. Langkah ini diambil Agnes akibat kesibukannya dalam menjalani karier dan mempersiapakan rencananya untuk go international.
Pada awal tahun 2007, Agnes Mo ditunjuk oleh DEA (Drugs Enforcement Administration) dan IDEC Far East Region sebagai duta anti narkoba se-Asia di serahkan sertifikat pengakuan di Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta. Pada tanggal 15 Mei 2007, Agnes menjadi artis pembuka konser grup R&B Amerika Serikat Boyz II Men di Istora Senayan, Jakarta. Agnes dan promotor konser sempat mengumumkan bahwa ia akan berkolaborasi dengan grup tersebut, meskipun akhirnya tidak terlaksana akibat persiapan yang belum matang. Pada tanggal 23 Juni 2007, Agnes menggelar konser tunggal untuk pertama kali di Stadium Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, yang disaksikan sebanyak 3.000 penonton. Agnes juga menjadi bintang tamu khusus dalam panggung final Asian Idol yang digelar pada tanggal 16 Desember 2007, dengan membawakan lagunya berjudul "Get Up".
2008–2009: Sacredly Agnezious
Pada awal tahun 2008, Agnes membintangi sinetron kejar tayang RCTI berjudul Jelita. Agnes mulai menggarap album studio ketiganya dan merilis lagu berjudul "Matahariku" lebih awal sebagai singel pertama. Kemudian, single "Matahariku" berhasil mencetak 7 Juta kali pembelian nada sambung / ring-back tone di Provider Seluler Telkomsel dalam waktu 5 bulan yang menjadikan Agnez Mo sebagai Penyanyi Wanita dengan Penerima Royalti Tertinggi sepanjang sejarah Penjualan Lagu melalui Ring Backtone . Videoklip "Matahariku" juga telah tersedia di YouTube secara Streaming,. Lagu tersebut kembali membuahkan Agnes penghargaan di MTV Indonesia Awards sebagai "Most Favorite Female" serta Anugerah Musik Indonesia 2009 sebagai "Artis Pop Solo Wanita Terbaik". Pada bulan September 2008, Agnes meluncurkan singel kedua berjudul "Godai Aku Lagi" yang merupakan ciptaannya sendiri. Sebagai pemanasan sebelum resmi merilis album, Agnes merilis CD singel yang memuat lagu "Godai Aku Lagi" dan "Matahariku". Agnes juga membintangi sinetron keduanya pada tahun itu berjudul Kawin Masal.
Pada tanggal 4 Oktober 2008, Agnes dipilih untuk mewakili Indonesia di Asia Song Festival yang diselenggarakan oleh Korea Foundation for International Culture Exchange di Seoul, Korea Selatan. Acara yang diikuti 24 artis dari 12 negara Asia di antaranya Super Junior, Girls' Generation, 2NE1, Rain, SHINee, dan Ruslana,event tersebut disaksikan oleh 35.000 penonton di Seoul World Cup Stadium dan disiarkan di stasiun televisi di 30 negara. Agnes menampilkan dua lagu miliknya, "Godai Aku Lagi" dan "Shake It Off", dengan memasukkan unsur tarian Bali. Penampilan Agnes tersebut mendapat respons positif dari sejumlah media lokal Korea dan meraih penghargaan "The Best Asian Artist" dan "The Best Performance" dari panitia. Pada tahun berikutnya, Agnes kembali tampil di panggung tersebut dan membawakan tiga lagu yaitu "Shake It Off", "Temperature", serta lagu milik penyanyi pop Michael Jackson, "Heal the World". Panggung kali ini diikuti 14 artis dari sembilan negara Asia dan disaksikan sekitar 40.000 penonton. Seperti penampilan sebelumnya, Agnes kembali mendapat sambutan baik serta menerima penghargaan "The Best Asian Artist Award" untuk kedua kalinya.
Pada tanggal 1 April 2009 Agnes akhirnya resmi meluncurkan album ketiganya yang diberi judul Sacredly Agnezious. Kali ini, Agnes lebih terlibat secara langsung dalam pengerjaan album. Dengan dibantu sejumlah musikus ternama, yaitu Erwin Gutawa, Dewiq, Pay, dan DJ Sumantri, Agnes turut terlibat sebagai produser dan pencipta lagu dalam album tersebut. Selain dua singel terdahulu, "Matahariku" dan "Godai Aku Lagi", Sacredly Agnezious melejitkan singel lain berjudul "Teruskanlah" dan "Janji-Janji". Pada MTV Indonesia Awards 2009, Agnes menyabet dua penghargaan sebagai "Most Favorite Female" serta "Artist of the Year" yang merupakan penghargaan tertinggi dalam acara tersebut. Pada Anugerah Musik Indonesia yang digelar pada tahun berikutnya, Agnes berhasil meraih dua penghargaan, masing-masing untuk kategori "Album Pop Terbaik", "Artis Solo Pop Wanita Terbaik" dan "Album Terbaik Terbaik". Pada tanggal 23 Mei 2009, Agnes tampil sebagai salah satu bintang tamu dalam acara "Festival of Life" di Garuda Wisnu Kencana, Bali, dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang. Pada tanggal 14 Oktober 2009, Agnes juga terlibat dalam konser pementasan lagu-lagu grup legendaris ABBA bertajuk "Dancing Queen" di Istora Senayan dengan menyanyikan lagu "The Winner Take It's All". Setelah sekian lama cuti dari kuliahnya, Agnes akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jurusan Hukum Universitas Pelita Harapan dengan IPK terakhir 3,67. Ia kemudian melanjutkan kuliahnya di Oregon State University (OSU), Amerika Serikat, dengan program distance education di jurusan Political Science.
2010–sekarang: Awal karier internasional
Memasuki tahun 2010, Agnes mendapat kehormatan menjadi juri dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Kehadiran Agnes di ajang tersebut sempat diragukan karena usianya yang masih terlalu muda. Agnes berkomentar "Kalau pengalaman, jangan dilihat dari umur. Dengan prestasi yang aku dapat, enggak ada beban buatku berada di antara Mas Anang dan Mas Erwin. Aku sendiri merasa bukan jadi juri, aku dibiarkan jadi diri sendiri, aku sebagai teman mereka [para peserta]. Aku akan bagi pengalamanku ke mereka." Agnes juga ditunjuk menjadi duta MTV EXIT (End Exploitation and Trafficking) dalam misi memberantas perdagangan manusia. Pada tahun ini, Agnes meluncurkan singel berjudul "Karena Ku Sanggup" yang ia ciptakan bersama musikus Andi Rianto. Ia juga membintangi sinetron berjudul Pejantan Cantik yang tayang di Indosiar. Pada tanggal 21 November 2010, Agnes Terpilih Menjadi pembawa acara karpet merah ajang penghargaan tahunan American Music Awards yang diselenggarakan di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat yang menjadi sejarah Selebriti Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang dipilih oleh Institusi Penghargaan Musik berpengaruh di Amerika Serikat dan Kanada tersebut. Ia tampil menggunakan busana bermotif batik dan kebaya, serta sesekali menggunakan bahasa Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Agnes juga berduet bersama penyanyi Meksiko Christian Chávez dalam lagu berjudul "¿En Dónde Estás?" yang dikemas dalam bahasa Spanyol, Inggris, dan Indonesia.
Pada tanggal 2 Februari 2011, Agnes meluncurkan sebuah album kompilasi terbaik yang diberi judul Agnes Is My Name. Album ini memuat sepuluh singel pilihan dari tiga album studio sebelumnya, ditambah dua lagu terbaru "Karena Ku Sanggup" dan "Paralyzed". Album ini hanya dijual di gerai KFC di seluruh Indonesia dan meraih plakat "Million Award" untuk penjualan lebih dari satu juta keping dalam waktu empat bulan. Pada saat acara peluncuran album tersebut, Agnes mengumumkan bahwa ia menandatangani kontrak dengan Sony/ATV Music Publishing. Pada tanggal 23 Maret 2011, bertepatan dengan Perayaan Hari Musik Nasional, Agnes menerima penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) atas dedikasi dan sumbangsihnya, baik berupa pemikiran maupun perbuatan, bagi kemajuan dan perkembangan serta pelestarian musik Indonesia. Agnes juga kesekian kalinya meraih penghargaan di Anugerah Musik Indonesia, untuk tahun 2011 ia memenangkan kategori "Artis Solo Wanita Terbaik".
Pada bulan September 2011, Agnes berduet dengan penyanyi senior Amerika Serikat Michael Bolton pada lagu "Said I Loved You...But I Lied". Lagu tersebut direkam sebagai lagu tambahan dalam album Bolton bertajuk Gems: The Duets Album khusus untuk edisi Asia. Agnes juga berduet dengan Andy /rif sebagai penyanyi tamu pada lagu "Berkelana ke Ujung Dunia" di album keempat Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bertajuk Harmoni. Pada tahun yang sama, ia merilis singel berjudul "Rindu", lagu ciptaan Eros Djarot yang aslinya dipopulerkan oleh Fryda pada tahun 1995. Agnes Mo Penyanyi Wanita Indonesia Pertama yang masuk Nominasi dalam ajang penghargaan Musik di Eropa MTV Europe Music Awards 2011. Ia juga menjadi nominator di AmericanNickelodeon Kids' Choice Awards 2012 kategori "Favorite Asian Act".. saat ini, Agnes dikabarkan tengah sibuk merampungkan proyek album internasional perdananya di Los Angeles bersama beberapa musisi, termasuk di antaranya produser dan rapper Timbaland. Pada 2012 Mnet Asian Music Awards, Agnes memenangkan kategori Best Asian Artist Indonesia. Kemudian pada Tahun 2013 AGNEZ MO dipilih untuk mewakili Indonesia pada ASEAN-Japan Music Festival untuk merayakan 40 Tahun Hubungan Diplomatik dan Perdagangan antara Asosiasi Negara negara Asia Tenggara dengan Jepang yang diselenggarakan di NHK Hall Tokyo Penampil Asia lainnya adalah AKB48, Exile, Christian Bautista, Siti Nurhaliza, Hady Mirza Dan Beberapa Penyanyi Asia Tenggara lainnya.
Pada tahun 2013 ini, Agnes Monica juga mendapatkan penghargaan Best Celebrity Fashion SHORTY AWARDS 2013.Tak hanya di kategori Best Singer, artis multi talenta ini juga berhasil menggeser posisi Justin Bieber dalam kategori Best Celebrity Fashion SHORTY AWARDS 2013. Untuk kategori ini Agnes mengumpulkan 1199 suara, sedangkan Justin Bieber secara mengejutkan hanya memperoleh 74 suara (DYL)..
Pada Oktober 2016 lagu yang berjudul "Sebuah Rasa" dirilis dan Trending di YouTube Musik 4 Negara : Indonesia, Singapura, Malaysia, Hong Kong kemudian menjadi OST sinetron Orang ketiga di SCTV.
Agnez meluncurkan Single berjudul "Patience" pada 11 Februari 2022 dengan label miliknya sendiri yaitu Entertainment Inc., dan Single tersebut berhasil Masuk di 2 Chart Billboard Amerika R&B/Hip-Hop Airplay (US) dan Adult R&B Airplay (US) dan masuk daftar penjualan lagu populer posisi nomor 1 iTunes di Indonesia, Singapore, Hong Kong, Taiwan dan Uni Emirat Arab.
Selain pengakuan internasional kepadanya, Agnez Mo hingga saat ini juga masih menjadi satu-satunya artis Indonesia yang tampil di majalah Vogue USA pada tahun 2017 baik dalam edisi cetak maupun daring. Tidak berhenti sampai di situ, bersama dengan BTS, Akshay Kumar, Naomi Watanabe, dan Troye Sivan, Agnez Mo menjadi Cover 100 Digital Stars majalah Forbes edisi Asia.
Keartisan dan citra
Selain dikenal sebagai penyanyi soloist Agnez Mo juga berkolaborasi dengan beberapa nama besar di kancah musik dunia seperti : Chris Brown, Timbaland, Steve Aoki, Michael Bolton, T.I., French Montana, Christian Chávez tak hanya dalam bermusik pun dalam akting Agnez pernah beradu peran dengan bintang Chinesse Jerry Yan, Peter Ho dan Ekin Cheng selain dengan seniman luar negeri Agnez Mo pun pernah bekerjasama atau kolaborasi dengan Musisi tanah air seperti Titi DJ, Akhadi Wira Satriaji, Erwin Gutawa, dan Andi Rianto pada lagu Karena Ku Sanggup.
Agnes merupakan penyanyi solo yang mengusung jenis musik R&B, pop, hip-hop, Soul, Blues dan Puji-Pujian Kristen. Ia mengakui Aretha Franklin, Jill Scott, Angie Stone, Madonna, Michael Jackson, Fantasia, dan Beyoncé sebagai pengaruh besarnya dalam bermusik. Agnes memiliki jenis suara sopran dengan Whistle register tertinggi. Untuk lagu-lagu bertempo cepat, Agnes memadukannya dengan koreografi yang energik di atas panggung, sehingga sering mengharuskannya untuk tampil secara lip sync. Selain sering berlatih vokal, Agnes juga rajin melatih gerakan tari dan stamina untuk menunjang penampilannya. Sampai saat ini, Agnes merupakan satu-satunya artis Indonesia yang memiliki grup tari pribadi yang bernama Nezindahood. Penari-penari dalam grup tersebut dipilihnya melalui audisi sejak penggarapan album pertamanya pada tahun 2003. Seiring dengan profesinya sebagai penyanyi, Agnes juga mengembangkan kemampuannya dalam bermain piano dan menulis lagu. Bakat Agnes dalam mencipta lagu mulai terbentuk saat menggarap album Sacredly Agnezious, saat ia menciptakan tiga lagu termasuk singel "Godai Aku Lagi".
Pada tahun 2014 dan 2018 Agnez Mo menjadi Penyanyi Wanita berkebangsaan Indonesia Pertama dan masih menjadi satu-satunya sampai saat ini yang di undang ke acara Penghargaan Tertinggi di dunia untuk insan musik yaitu Penghargaan Grammy di Staples Center Los Angeles, setahun kemudian 2019 Agnez di Undang ke Pesta Penghargaan bagi Musisi Amerika Serikat yaitu American Music Awards sebagai satu satu nya Musisi Indonesia yang di undang ke acara prestisius tersebut yang dilaksanakan di Teater Microsoft Berkeley, California, kemudian pada 2022 Agnez Mo menghadiri Billboard Women in Music sebuah ajang penghargaan musik yang merupakan bagian resmi dari Billboard untuk Penyanyi/Musisi Wanita di Amerika yang diselenggarakan di Las Vegas.
Agnes merupakan artis yang selalu membawa tren baru di kalangan anak muda, khususnya dalam hal penampilan, baik itu pakaian, aksesori, maupun tata rambut. Melalui penampilannya di atas panggung, video musik, dan sinetron, Agnes telah memopulerkan berbagai gaya berpenampilan, mulai dari punk rock hingga harajuku. Namun demikian, Agnes juga tak jarang dituduh tidak orisinal dan cenderung kebarat-baratan. Agnes menanggapi komentar mengenai dirinya tersebut dengan berkata:
Ketertarikan Agnes dalam dunia busana mendorongnya untuk menekuni bisnis clothing line yang mendapat sambutan bagus. Menurut survei yang dilakukan majalah Cosmopolitan pada tahun 2010, Agnes merupakan penyanyi wanita terseksi di Indonesia. Ia juga sempat meraih Kartini Award dari Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) dan World Health Organization (WHO). Menurut Ketua Umum WITT Nita Yudi, "Karena Agnes adalah artis muda berprestasi yang enerjik, dan pastinya tidak merokok. Semoga dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda. Sehingga Agnez Mo diberikan gelar Ikon Seni Kontemporer Indonesia oleh majalah Rolling Stone.
Agnes merupakan penyanyi dengan jumlah penghargaan paling banyak di Indonesia. Sebagai salah satu figur paling dominan dalam industri hiburan Indonesia, Agnes telah mendapat kepercayaan untuk menjadi bintangi iklan ataupun duta oleh berbagai merek produk. Agnes juga telah terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial. Pada 2009, ia melakukan kegiatan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana Situ Gintung dan gempa bumi Sumatra Barat. Agnes juga membantu menggalang dana senilai lebih dari Rp 400 juta untuk Persis, tim sepak bola Surakarta, melalui konser yang diadakan di Diamond Convention Center di Surakarta. Awal bulan Desember 2011, Agnes Monica mengadakan konser amal "Save A Teen Charity Concert", konser yang diadakan untuk membantu remaja-remaja yang putus sekolah. Hasil tiket yang ludes terjual diserahkan ke Sampoerna Foundation sebagai pemrakarsa acara untuk disumbangkan pada remaja-remaja yang membutuhkan.
Kehidupan pribadi
Agnes tertutup mengenai kehidupan asmaranya dan menyatakan bahwa memiliki kekasih bukanlah prioritas hidupnya. Ia juga mengungkapkan bahwa kehidupan asmaranya harus tetap menjadi hal pribadi. Meskipun demikian, pada tahun 2003 beredar rumor yang mengabarkan bahwa ia memiliki hubungan spesial dengan mentalis Deddy Corbuzier. Pada bulan November 2007, terungkap bahwa Agnes tengah menjalin kasih dengan Dirly, juara kedua Indonesian Idol musim 3, meskipun hubungan ini tidak bertahan lama. Pada Maret 2009, dirumorkan bahwa Agnes sedang dekat dengan dr. Neil, seorang dokter berkebangsaan Jepang. Pria lainnya yang dikabarkan pernah dekat dengan Agnes adalah Daniel Mananta, Rezky Aditya, dan Siwon Super Junior. Pada tahun 2010, Agnes juga digosipkan berpacaran dengan pebasket Denny Sumargo. Pada tahun 2013, Agnes kembali dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan Bing Chen, kepala Global Creator Development & Management YouTube. Agnez juga dikabarkan sempat berhubungan dengan pemain basket Wijaya Saputra, tetapi kemudian hubungan mereka kandas dan lalu muncul dugaan bahwa Agnez menjalin hubungan spesial dengan penyanyi papan atas Chris Brown. dan terakhir Agnez menjalin hubungan dengan seorang model bernama Adam Rosyadi.
Diskografi
Album studio
And the Story Goes (2003)
Whaddup A'..?! (2005)
Sacredly Agnezious (2009)
Agnez Mo (2013)
X) (2017)
Album lain
Si Meong (1992)
Yess! (1995)
Bala-Bala (1996)
Tralala Trilili (1998)
Agnes Is My Name (2011)
Penampilan lain
"Live Session Billboard by AGNEZ MO From New York City
"Live Session iHeartRadio Presented by Agnez Mo live from New York, Amerika
"Sadarkah" duet dengan M.E. dalam Album Terbuka (1998)
"Tralala-Trilili" – lagu tema acara televisi Tralala-Trilili (1998)
"Pernikahan Dini" dan "Seputih Hati" – album kompilasi Love Theme (2001)
"Awan dan Ombak" – duet dengan Yana Julio dalam album Jumpa Lagi (2002)
"Said I Loved You...But I Lied" – duet dengan Michael Bolton dalam album Gems: The Duets Album (Asian Edition) (2011)
"Sorry" – single 'X'-album
"Silent Night" – album kompilasi Natal Damai Bersamamu (2011)
"Muda" single non album (2012)
Agnez Mo mewakili Indonesia di ASEAN-Japan Music Fair
"" - kolaborasi dengan DJ E Feezy dan Timbaland dalam The Wolf Of South Beach mixtape.
"Girl"- duet dengan Steve Aoki dan Desiigner di album Neon Future IV
"MV Long As I Get Paid, September 2017 yang masuk majalah Vogue Amerika Serikat
"Patience" - Single Februari (2022)
"Patience Remix" duet dengan D Smoke (2022)
"Patience Acoustic" duet dengan D Smoke (2022)
"MTV Asia Tenggara
"Pesta Olahraga Asia Tenggara 2011 26th Sea Games 2011 | Closing Ceremony | Agnes Monica: Shake it off
Filmografi
Serial televisi
Lupus Millenia (1999)
Mr. Hologram (1999)
Pernikahan Dini (2001)
Amanda (2002)
Ciuman Pertama (2002)
Cinta Selembut Awan (2002)
Cewekku Jutek (2003)
Cantik (2004)
Bunga Perawan (2004)
Ku T'lah Jatuh Cinta (2005)
Pink (2006)
Romance in the White House (2006) — Kameo
The Hospital (2006) — Kameo
Kawin Muda (2006)
Jelita (2008)
Kawin Masal (2008)
Pejantan Cantik (2010)
Marissa (2011)
Mimo Ketemu Poscha (2012)
Acara televisi
Program Televisi
VAN (Video Anak Anteve) – Antv
Tralala-Trilili – RCTI
Diva Romeo – Trans TV
American Music Awards 2010 – ABC Channel
MTV Ampuh - GTV
Indonesian Idol (Juri Komentator)
Asian Idol (Special Guest Star)
The Voice Indonesia (Judges dan Mentor)
The Voice Kids Indonesia (Judges dan Mentor)
Lihat pula
Daftar artis Indonesia di tangga musik Billboard
Daftar penyanyi wanita Indonesia
Daftar 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia (2007)
Madame Tussauds Singapura
Referensi
Bacaan lanjutan
Pranala luar
Agnez Mo di Grammys
Agnez Mo di Apple Music
Agnez Mo di Billboard
Agnez Mo di SoundCloud
Agnez Mo di Myspace
Agnez Mo di Madame Tussauds
Agnez Mo di IMDb
Komunitas penggemar Agnes Monica
Situs web Alternatif Agnes Monica
Penyanyi R&B Indonesia
Penyanyi perempuan Indonesia
Penyanyi berbahasa Indonesia
Penyanyi berbahasa Inggris
Penulis lagu Indonesia
Produser rekaman Indonesia
Pembawa acara televisi Indonesia
Peragawati Indonesia
Perancang busana Indonesia
Pemenang Anugerah Musik Indonesia
Tionghoa-Indonesia
Musisi Jakarta
Tokoh dari Jakarta |
5419 | https://id.wikipedia.org/wiki/Tjan%20Tjoe%20Siem | Tjan Tjoe Siem | Prof. Dr. Tjan Tjoe Siem (Hanzi: 曾祖沁), EBIː Can Cu Siem) () adalah seorang pakar Sastra Jawa dan seorang guru besar Universitas Indonesia kelahiran Surakarta. Ia promosi di Universitas Leiden, negeri Belanda pada tahun 1938. Judul disertasinya adalah "Hoe Koeroepati zich zijn vrouw verwerft". Disertasinya mengenai sebuah lakon wayang pernikahan Suyodana yang diambil dari wiracarita Mahabharata. Nama lain Suyodana adalah Kurupati (Koeroepati) yang artinya adalah "raja para Korawa". Sekembalinya di Jawa, ia menjadi asisten Prof. Dr. Poerbatjaraka. Menurut Rosihan Anwar di bukunya, ia pernah mengajar sekolah AMS (baik A dan B) di Yogyakarta.
Keluarga
Tjan Tjoe Siem adalah keponakan dari Tjan Kong Sing, tokoh yang membantu Pangeran Diponegoro pada masa Perang Jawa (1825 – 1830). Tjan Kong Sing mengganti namanya menjadi Prawirasetja dan menikahi kerabat Pangeran Diponegoro.
Bibliografi
1938, Hoe Koeroepati zich zijn vrouw verwerft. Leiden: Luctor et Emergo. Disertasi Universitas Leiden.
1941, Javaansche kaartspelen: bijdrage tot de beschrijving van land en volk. Bandoeng: Nix.
1960, Masques javanais.
1963, Asas-asas hukum Islam: dikuliahkan untuk tingkat Sardjana Muda pada Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasjarakatan, Universitas Indonesia. Bersama Amir Hamzah (penulis). Djakarta: t.n.
1965, Kumpulan kuliah-kuliah: Studies of Islam pada Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri Jogjakarta, tahun adjaran 1955/1956. Bersama Zaini Muchtarom.
Lihat pula
Tjan Tjoe Som, saudara kandungnya.
Pranala luar
Mengenai Islam dan warga Tionghoa (makalah dalam bentuk berkas pdf).
Referensi
Sastrawan Indonesia
Sastra Jawa
Tionghoa-Indonesia
Tokoh dari Surakarta
Marga Zeng
Ahli Jawa
Muslim Tionghoa |
5421 | https://id.wikipedia.org/wiki/Yap%20Yun%20Hap | Yap Yun Hap | Yap Yun Hap () adalah salah seorang aktivis Indonesia yang tewas ditembak aparat ketika berunjuk rasa di Semanggi.
Yun Hap adalah mahasiswa jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia angkatan masuk tahun 1996. Ia dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.
Aktivis Indonesia
Gerakan mahasiswa
Pahlawan nasional Indonesia
Tokoh dari Pangkalpinang
Tionghoa-Indonesia
Tokoh yang dibunuh
Marga Ye
Mahasiswa Universitas Indonesia
Aktivis 98 |
5422 | https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad | Muhammad | Muhammad (; 570 – 8 Juni 632 M) adalah seorang pemimpin agama, sosial, politik dan pendiri dari agama Islam. Menurut keyakinan umat Islam, dia adalah nabi yang diberikan wahyu ilahi untuk memberitakan dan meneguhkan prinsip monoteistis dalam ajaran Adam, Ibrahim (Abraham), Musa, Isa (Yesus), dan Nabi lainnya. Dia diyakini sebagai Penutup Para Nabi dalam Islam. Muhammad menyatukan Jazirah Arab menjadi satu negara di bawah pemerintahan Islam, dengan Al-Qur'an yang menjadi dasar negaranya.
Muhammad lahir sekitar tahun 570M di Makkah. Dia adalah anak dari Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab. Ayah Muhammad, Abdullah, adalah putra dari pemimpin konfederasi suku Quraisy, Abdul Muthalib bin Hasyim. Abdullah meninggal beberapa bulan sebelum kelahiran Muhammad, sementara ibunya, Aminah meninggal ketika dia berusia enam tahun, meninggalkan Muhammad sebagai yatim piatu. Dia dibesarkan di bawah asuhan kakeknya, Abdul Muthalib, dan setelah kakeknya meninggal dunia, ia diasuh pamannya, Abu Thalib. Di tahun-tahun berikutnya, dia secara berkala mengasingkan diri di gua Hira selama beberapa malam untuk berdoa. Ketika dia berusia 40 tahun, sekitar tahun 610 M, Muhammad melaporkan telah dikunjungi oleh Jibril di dalam gua dan menerima wahyu pertamanya dari Tuhan. Pada 613, Muhammad mulai berdakwah secara terbuka, menyatakan bahwa "Tuhan itu Esa", kemudian bawa cara hidup yang benar adalah dengan "menyerahkan diri" () kepada Tuhan, dan bahwa dia sekarang adalah seorang nabi dan utusan Tuhan, mirip dengan nabi dalam agama-agama Abrahamik.
Pengikut Muhammad awalnya hanya berjumlah sedikit, dan bahkan mengalami penindasan selama 13 tahun. Muhammad kemudian memutuskan untuk mengirim beberapa pengikutnya ke Abyssinia pada tahun 615, sebelum dia dan para pengikutnya bermigrasi dari Makkah ke Yatsrib (kemudian dikenal sebagai Madinah) pada tahun 622. Peristiwa ini, yang disebut sebagai Hijrah, menandai awal dari kalender Islam, yang juga dikenal sebagai Kalender Hijriah. Di Madinah, Muhammad menyatukan suku-suku di bawah Konstitusi Madinah. Pada bulan Desember 629, setelah delapan tahun saling berperang dengan dengan suku-suku Makkah, Muhammad mengumpulkan 10.000 tentara Muslim dan menaklukkan Makkah. Penaklukan itu hampir tidak menghadapi perlawanan sama sekali dan Muhammad merebut kota itu hanya dengan sedikit pertumpahan darah. Pada tahun 632, beberapa bulan setelah kembali dari Ziarah Perpisahan, dia jatuh sakit dan meninggal. Pada saat kematiannya, sebagian besar Jazirah Arab telah masuk Islam.
Muhammad menerima wahyu sampai kematiannya, semua wahyu tersebut membentuk ayat-ayat di dalam Al-Qur'an, yang dianggap oleh umat Islam sebagai "Firman Tuhan" dan telah menjadi dasar agama Islam. Selain Al-Qur'an, ajaran dan praktik Muhammad (sunnah) dapat ditemukan di dalam literatur Hadis dan (biografi Muhammad) dan juga menjadi sumber utama hukum Islam.
Nama
Muhammad (; ) adalah bentuk isim maf‘ul (kata sifat pelaku pasif) dari kata "banyak memuji", yang merupakan bentuk penegasan dari akar kata tiga hurufnya ḥ-m-d yang lawan katanya adalah "mencela", sehingga muhammad berarti "yang banyak dipuji". Selain itu, dalam salah satu ayat Al-Qur'an, Muhammad dipanggil dengan nama "Ahmad" (أحمد), yang dalam bahasa Arab juga berarti "terpuji".
Sebelum masa kenabian, kerap dipanggil oleh orang-orang disekitarnya Al-Amiin yang artinya "orang yang dapat dipercaya". Para sejarawan berbeda pendapat apakah nama itu merupakan julukan yang diberikan karena sifatnya, atau hanyalah nama pemberian orang tua-nya yang merupakan bentuk maskulin dari nama ibunya, “Aminah” yang bermakna sama. Setelah masa kenabian para sahabatnya memanggilnya dengan gelar Rasul Allāh (رسول الله), kemudian menambahkan kalimat Shalallaahu 'Alayhi Wasallam (صلى الله عليه و سلم, yang berarti "semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya"; sering disingkat "S.A.W" atau "SAW") setelah namanya.
Muhammad juga mendapatkan julukan Abu al-Qasim yang berarti "Bapaknya Qasim", karena Muhammad pernah memiliki anak lelaki yang bernama Qasim, tetapi ia meninggal dunia sebelum mencapai usia dewasa.
Muhammad memiliki banyak nama, yaitu: Thohir, Abu Ibrahim, Ahmad, Mahmud, Al-Basyir, An-Nadhir, As-shiroth, Abdullah, Al-Aqib, Al-Mahiy, Al-Hasyir.
Genealogi
Silsilah Muhammad dari kedua orang tuanya kembali ke Kilab bin Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr (Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (Amir) bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma`ad bin Adnan. Silsilah sampai Adnan disepakati oleh para ulama, sedangkan setelah Adnan terjadi perbedaan pendapat. Adnan secara umum diyakini adalah keturunan dari Ismail bin Ibrahim, yang selanjutnya adalah keturunan Sam bin Nuh.
Walaupun demikian, terdapat sejarawan yang menyusun silsilah yang lebih jauh lagi. Muhammad bin Ishaq bin Yasar al-Madani, di salah satu riwayatnya menyebutkan silsilah hingga Adam. Silsilah tersebut adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr (Quraisy) bin Malik bin Nadhr bin Kinanah bin Khuzayma bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan bin Udad bin al-Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Ya'rub bin Yasyjub bin Nabit bin Ismail bin Ibrahim bin Tarih (Azar) bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Aybir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh bin Lamikh bin Mutusyalikh bin Akhnukh bin Yarda bin Mahlil bin Qinan bin Yanish bin Syits bin Adam.
Kehidupan
Kelahiran
Para ulama dan penulis sirah sepakat bahwa hari kelahiran Muhammad jatuh pada bulan Rabiul Awal. Muhammad lahir di Makkah, kota bagian selatan Jazirah Arab, sekitar tahun 570, berdekatan dengan Tahun Gajah yang merupakan tahun kegagalan penyerangan Makkah oleh pasukan bergajah di bawah pimpinan Abrahah. Pendapat paling mashyur merujuk tanggal 12 Rabiul Awal sebagai hari kelahiran Muhammad. Berdasarkan teks hadis, Muhammad menyebut hari Senin sebagai hari kelahirannya. Penulis sirah Sulaiman Al-Manshurfuri dan ahli astronomi Mahmud Basya dalam penelitiannya melacak hari Senin yang dimaksud bertepatan dengan tanggal 9 Rabiul Awal.
Muhammad berasal dari salah satu klan suku Quraisy yakni Bani Hasyim yang mewarisi silsilah terhormat di Makkah, meskipun tak terpandang karena kekayaannya. Ayahnya, Abdullah meninggal saat Muhammad masih dalam kandungan, enam bulan sebelum kelahiran. Muhammad bayi dibawa tinggal bersama keluarga dusun di pedalaman, mengikuti tradisi perkotaan kala itu untuk memperkuat fisik dan menghindarkan anak dari penyakit perkotaan. Ia diasuh dan disusui oleh Halimah binti Abi Dhuayb di kampung Bani Saad selama dua tahun. Setelah itu, Muhammad kecil dikembalikan untuk diasuh kepada budak Ummu Aiman. Pada usia ke-6, Muhammad kehilangan ibunya, Aminah karena sakit. Selama dua tahun berikutnya, kebutuhan Muhammad ditanggung dan dicukupi oleh kakeknya dari keluarga ayah, 'Abd al-Muththalib. Ketika berusia delapan tahun, kakeknya meninggal dan Muhammad berikutnya diasuh oleh pamannya Abu Thalib yang tampil sebagai pemuka Bani Hasyim sepeninggal Abdul Muththalib.
Perkenalan dengan Khadijah
Ketika Muhammad mencapai usia remaja dan berkembang menjadi seorang yang dewasa, ia mulai mempelajari ilmu bela diri dan memanah, begitupula dengan ilmu untuk menambah keterampilannya dalam berdagang. Perdagangan menjadi hal yang umum dilakukan dan dianggap sebagai salah satu pendapatan yang stabil. Muhammad sering menemani pamannya berdagang ke arah Utara dan kabar tentang kejujuran dan sifatnya yang dapat dipercaya menyebar luas dengan cepat, membuatnya banyak dipercaya sebagai agen penjual perantara barang dagangan penduduk Makkah.
Salah seseorang yang mendengar tentang kabar adanya anak muda yang bersifat jujur dan dapat dipercaya dalam berdagang dengan adalah seorang janda yang bernama Khadijah binti Khuwailid. Ia adalah seseorang yang memiliki status tinggi di kalangan suku Arab. Sebagai seorang pedagang, ia juga sering mengirim barang dagangan ke berbagai pelosok daerah di tanah Arab. Reputasi Muhammad membuat Khadijah memercayakannya untuk mengatur barang dagangan Khadijah, Muhammad dijanjikan olehnya akan dibayar dua kali lipat dan Khadijah sangat terkesan ketika sekembalinya Muhammad membawakan hasil berdagang yang lebih dari biasanya.
Seiring waktu akhirnya Muhammad menikah dengan Khadijah, mereka menikah pada saat Muhammad berusia 25 tahun. Saat itu Khadijah telah berusia mendekati umur 40 tahun. Perbedaan umur yang jauh dan status janda yang dimiliki oleh Khadijah tidak menjadi halangan bagi mereka, walaupun pada saat itu suku Quraisy memiliki budaya yang lebih menekankan kepada perkawinan dengan seorang gadis ketimbang janda. Meskipun kekayaan mereka semakin bertambah, Muhammad tetap hidup sebagai orang yang sederhana, ia lebih memilih untuk menggunakan hartanya untuk hal-hal yang lebih penting.
Memperoleh gelar
Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia ikut bersama kaum Quraisy dalam perbaikan Ka'bah. Pada saat pemimpin-pemimpin suku Quraisy berdebat tentang siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad, Muhammad dapat menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan penyelesaian adil. Saat itu ia dikenal di kalangan suku-suku Arab karena sifat-sifatnya yang terpuji. Kaumnya sangat mencintainya, hingga akhirnya ia memperoleh gelar Al-Amin yang artinya "orang yang dapat dipercaya".
Diriwayatkan pula bahwa Muhammad adalah orang yang percaya sepenuhnya dengan keesaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat tamak, angkuh dan sombong yang lazim di kalangan bangsa Arab saat itu. Ia dikenal menyayangi orang-orang miskin, janda-janda tak mampu dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang sudah membudaya di kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-Saadiq yang berarti "yang benar".
Kerasulan
Muhammad dilahirkan di tengah-tengah masyarakat terbelakang yang senang dengan kekerasan dan pertempuran dan menjelang usianya yang ke-40, ia sering menyendiri ke Gua Hira' sebuah gua bukit sekitar 6 km sebelah timur kota Makkah, yang kemudian dikenali sebagai Jabal An Nur. Ia bisa berhari-hari bertafakur (merenung) dan mencari ketenangan dan sikapnya itu dianggap sangat bertentangan dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut yang senang bergerombol. Dari sini, ia sering berpikir dengan mendalam, dan memohon kepada Allah supaya memusnahkan kekafiran dan kebodohan.
Muhammad pertama kali diangkat menjadi rasul pada malam hari tanggal 17 Ramadhan/ 6 Agustus 611 M, diriwayatkan Malaikat Jibril datang dan membacakan surah pertama dari Quran yang disampaikan kepada Muhammad, yaitu surah Al-Alaq. Muhammad diperintahkan untuk membaca ayat yang telah disampaikan kepadanya, namun ia mengelak dengan berkata ia tak bisa membaca. Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama. Jibril berkata:
Muhammad berusia 40 tahun 6 bulan dan 8 hari ketika ayat pertama sekaligus pengangkatannya sebagai rasul disampaikan kepadanya menurut perhitungan tahun kamariah (penanggalan berdasarkan bulan), atau 39 tahun 3 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun syamsiah atau tahun masehi (penanggalan berdasarkan matahari). Setelah kejadian di Gua Hira tersebut, Muhammad kembali ke rumahnya, diriwayatkan ia merasakan suhu tubuhnya panas dan dingin secara bergantian akibat peristiwa yang baru saja dialaminya dan meminta istrinya agar memberinya selimut.
Diriwayatkan pula untuk lebih menenangkan hati suaminya, Khadijah mengajak Muhammad mendatangi saudara sepupunya yang juga seorang Nasrani yaitu Waraqah bin Naufal seorang pendeta yang buta. Waraqah banyak mengetahui nubuat tentang nabi terakhir dari kitab-kitab suci Kristen dan Yahudi. Mendengar cerita yang dialami Muhammad, Waraqah pun berkata, bahwa ia telah dipilih oleh Tuhan menjadi seorang nabi. Kemudian Waraqah menyebutkan bahwa An-Nâmûs al-Akbar (Malaikat Jibril) telah datang kepadanya, kaumnya akan mengatakan bahwa ia seorang penipu, mereka akan memusuhi dan melawannya.
Ketika Waraqah wafat, firman Allah tidak datang-datang kepada Nabi Muhammad dalam kurun beberapa waktu. Yang mana membuat ia begitu sedih, sampai-sampai ia beranjak ke gunung tinggi dan mencoba bunuh diri. Namun di saat sesampainya di puncak, sebelum sempat melakukannya, Malaikat Jibril datang untuk meyakinkan ia bahwa ia adalah benar utusan Sang Ilahi. Sehingga ia pun menjadi tenang dan mengurungkan niatnya. Dan ketika selang waktu turunnya ayat kembali menjadi lama, ia pun kembali melakukan hal serupa. Akan tetapi ketika sesampainya di puncak, lagi-lagi Malaikat Jibril datang meyakinkan ia bahwa ia adalah utusan Sang Ilahi.
Muhammad menerima ayat-ayat Quran secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun. Ayat-ayat tersebut diturunkan berdasarkan kejadian faktual yang sedang terjadi, sehingga hampir setiap ayat Quran turun disertai oleh Asbabun Nuzul (sebab/kejadian yang mendasari penurunan ayat). Ayat-ayat yang turun sejauh itu dikumpulkan sebagai kompilasi bernama Al-ushaf yang juga dinamakan Al-Qur'an (bacaan).
Sebagian ayat Quran mempunyai tafsir atau pengertian yang izhar (jelas), terutama ayat-ayat mengenai hukum Islam, hukum perdagangan, hukum pernikahan dan landasan peraturan yang ditetapkan oleh Islam dalam aspek lain. Sedangkan sebagian ayat lain yang diturunkan pada Muhammad bersifat samar pengertiannya, dalam artian perlu ada interpretasi dan pengkajian lebih mendalam untuk memastikan makna yang terkandung di dalamnya, dalam hal ini kebanyakan Muhammad memberi contoh langsung penerapan ayat-ayat tersebut dalam interaksi sosial dan religiusnya sehari-hari, sehingga para pengikutnya mengikutinya sebagai contoh dan standar dalam berperilaku dan bertata krama dalam kehidupan bermasyarakat.
Mendapatkan pengikut
Selama tiga tahun pertama sejak pengangkatannya sebagai rasul, Muhammad hanya menyebarkan Islam secara terbatas di kalangan teman-teman dekat dan kerabatnya, hal ini untuk mencegah timbulnya reaksi akut dan masif dari kalangan bangsa Arab saat itu yang sudah sangat terasimilasi budayanya dengan tindakan-tindakan amoral, yang dalam konteks ini bertentangan dengan apa yang akan dibawa dan ditawarkan oleh Muhammad. Kebanyakan dari mereka yang percaya dan meyakini ajaran Muhammad pada masa-masa awal adalah para anggota keluarganya serta golongan masyarakat awam yang dekat dengannya di kehidupan sehari-hari, antara lain Khadijah, Ali, Zaid bin Haritsah dan Bilal. Namun pada awal tahun 613, Muhammad mengumumkan secara terbuka agama Islam. Setelah sekian lama banyak tokoh-tokoh bangsa Arab seperti Abu Bakar, Utsman bin Affan, Zubair bin Al Awwam, Abdul Rahman bin Auf, Ubaidah bin Harits, Amr bin Nufail yang kemudian masuk ke agama yang dibawa Muhammad. Kesemua pemeluk Islam pertama itu disebut dengan As-Sabiqun al-Awwalun atau Yang pertama-tama.
Penyebaran Islam
Sekitar tahun 613 M, tiga tahun setelah Islam disebarkan secara diam-diam, Muhammad mulai melakukan penyebaran Islam secara terbuka kepada masyarakat Makkah, respons yang ia terima sangat keras dan masif. Ini disebabkan karena ajaran Islam yang dibawa olehnya bertentangan dengan apa yang sudah menjadi budaya dan pola pikir masyarakat Makkah saat itu. Pemimpin Makkah Abu Jahal menyatakan bahwa Muhammad adalah orang gila yang akan merusak tatanan hidup orang Makkah. Akibat penolakan keras yang datang dari masyarakat jahiliyyah di Makkah dan kekuasaan yang dimiliki oleh para pemimpin Quraisy yang menentangnya, Muhammad dan banyak pemeluk Islam awal disiksa, dianiaya, dihina, disingkirkan, dan dikucilkan dari pergaulan masyarakat Makkah.
Walau mendapat perlakuan tersebut, ia tetap mendapatkan pengikut dalam jumlah besar. Para pengikutnya ini kemudian menyebarkan ajarannya melalui perdagangan ke negeri Syam, Persia, dan kawasan jazirah Arab. Setelah itu, banyak orang yang penasaran dan tertarik kemudian datang ke Makkah dan Madinah untuk mendengar langsung dari Muhammad, penampilan dan kepribadian baiknya yang sudah terkenal memudahkannya untuk mendapat simpati dan dukungan dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini menjadi semakin mudah ketika Umar bin Khattab dan sejumlah besar tokoh petinggi suku Quraisy lainnya memutuskan untuk memeluk ajaran Islam, meskipun banyak juga yang menjadi antipati mengingat saat itu sentimen kesukuan sangat besar di Makkah dan Medinah. Tercatat pula Muhammad mendapatkan banyak pengikut dari negeri Farsi (sekarang Iran), salah satu yang tercatat adalah Salman al-Farisi, seorang ilmuwan asal Persia yang kemudian menjadi sahabat Muhammad.
Penyiksaan yang dialami hampir seluruh pemeluk Islam selama periode ini mendorong lahirnya gagasan untuk berhijrah (pindah) ke Habsyah (sekarang Ethiopia). Negus atau raja Habsyah, seorang Kristen yang adil, memperbolehkan orang-orang Islam berhijrah ke negaranya dan melindungi mereka dari tekanan penguasa di Makkah. Muhammad sendiri, pada tahun 622 hijrah ke Yatsrib, kota yang berjarak sekitar 200 mil (320 km) di sebelah Utara Makkah.
Hijrah ke Madinah
Masyarakat Arab dari berbagai suku setiap tahunnya datang ke Makkah untuk beziarah ke Bait Allah atau Ka'bah, mereka menjalankan berbagai tradisi keagamaan dalam kunjungan tersebut. Muhammad melihat ini sebagai peluang untuk menyebarluaskan ajaran Islam. Di antara mereka yang tertarik dengan ajarannya ialah sekumpulan orang dari Yatsrib. Mereka menemui Muhammad dan beberapa orang yang telah terlebih dahulu memeluk Islam dari Makkah di suatu tempat bernama Aqabah secara sembunyi-sembunyi. Setelah menganut Islam, mereka lalu bersumpah untuk melindungi para pemeluk Islam dan Muhammad dari kekejaman penduduk Makkah.
Tahun berikutnya, sekumpulan masyarakat Islam dari Yatsrib datang lagi ke Makkah, mereka menemui Muhammad di tempat mereka bertemu sebelumnya. Abbas bin Abdul Muthalib, yaitu pamannya yang saat itu belum menganut Islam, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka mengundang orang-orang Islam Makkah untuk berhijrah ke Yastrib dikarenakan situasi di Makkah yang tidak kondusif bagi keamanan para pemeluk Islam. Muhammad akhirnya menerima ajakan tersebut dan memutuskan berhijrah ke Yastrib pada tahun 622 M.
Mengetahui bahwa banyak pemeluk Islam berniat meninggalkan Makkah, masyarakat jahiliyah Makkah berusaha mengcegahnya, mereka beranggapan bahwa bila dibiarkan berhijrah ke Yastrib, Muhammad akan mendapat peluang untuk mengembangkan agama Islam ke daerah-daerah yang jauh lebih luas. Setelah selama kurang lebih dua bulan ia dan pemeluk Islam terlibat dalam peperangan dan serangkaian perjanjian, akhirnya masyarakat Muslim pindah dari Makkah ke Yastrib, yang kemudian setelah kedatangan rombongan dari Makkah pada tahun 622 dikenal sebagai Madinah atau Madinatun Nabi (kota Nabi).
Di Madinah, pemerintahan (kekhalifahan) Islam diwujudkan di bawah pimpinan Muhammad. Umat Islam bebas beribadah (salat) dan bermasyarakat di Madinah, begitupun kaum minoritas Kristen dan Yahudi. Dalam periode setelah hijrah ke Madinah, Muhammad sering mendapat serangkaian serangan, teror, ancaman pembunuhan dan peperangan yang ia terima dari penguasa Makkah, akan tetapi semuanya dapat teratasi lebih mudah dengan umat Islam yang saat itu telah bersatu di Madinah.
Pembebasan Makkah
Tahun 629 M, tahun ke-8 H setelah hijrah ke Madinah, Muhammad berangkat kembali ke Makkah dengan membawa pasukan Muslim sebanyak 10.000 orang, saat itu ia bermaksud untuk menaklukkan kota Makkah dan menyatukan para penduduk kota Makkah dan madinah. Penguasa Makkah yang tidak memiliki pertahanan yang memadai kemudian setuju untuk menyerahkan kota Makkah tanpa perlawanan, dengan syarat kota Makkah akan diserahkan tahun berikutnya. Muhammad menyetujuinya, dan ketika pada tahun berikutnya ketika ia kembali, ia telah berhasil mempersatukan Makkah dan Madinah, dan lebih luas lagi ia saat itu telah berhasil menyebarluaskan Islam ke seluruh Jazirah Arab.
Muhammad memimpin umat Islam menunaikan ibadah haji, memusnahkan semua berhala yang ada di sekeliling Ka'bah, dan kemudian memberikan amnesti umum dan menegakkan peraturan Islam di kota Makkah.
Kematian
Pada hari-hari terakhirnya, Muhammad mengalami penyakit serius, ia meminta supaya dirinya dirawat di rumahnya Aisyah, yang merupakan istri favoritnya. Muhammad pun diantarkan ke sana dengan dipandu oleh Ali bin Abi Thalib dan Al-Abbas, dengan kakinya terseret-seret di tanah. Aisyah melaporkan bahwa ketika di rumahnya, Muhammad sering berkata:Racun tersebut disisipkan ke daging yang dimakan Muhammad di Khaibar oleh seorang wanita yahudi bernama Zainab binti al-Harits yang ingin mengetes kenabian Muhammad, dan membalaskan dendam rakyatnya, ayahnya, pamannya dan suaminya yang dibunuh oleh pasukan Muhammad.
Aisyah melaporkan bahwa ketika Muhammad bersandar di dadanya, ia mendengar Muhammad berkata:
Tidak lama berselang, Muhammad meninggal dunia. Ini terjadi pada hari Senin, 8 Juni 632 M. Namun terdapat riwayat dari kalangan Syi'ah yang menuding bahwa kematian Muhammad sebenarnya disebabkan oleh racun yang disisipkan oleh Aisyah yang berkomplot dengan Hafshah.
Mukjizat
Kenabian
Seperti nabi dan rasul sebelumnya, Muhammad diberikan irhasat (pertanda) akan datangnya seorang nabi, seperti yang diyakini oleh umat Muslim telah dikisahkan dalam beberapan kitab suci agama samawi, dikisahkan pula terjadi pertanda pada masa di dalam kandungan, masa kecil dan remaja. Muhammad diyakini diberikan mukjizat selama kenabiannya.
Al-Qur'an
Umat Muslim meyakini bahwa mukjizat terbesar Muhammad adalah kitab suci umat Islam yaitu Al-Qur'an. Hal ini disebabkan karena masa itu kebudayaan bangsa Arab yang sedang maju adalah dalam bidang ilmu sastra, khususnya bahasa dan syair. Dikatakan sebagai mukjizat karena Al-Quran dianggap memiliki tatanan sastra Arab tingkat tertinggi yang disampaikan oleh seorang buta huruf, dan setiap mukjizat yang dibawa oleh para rasul selalu menandingi arah gejala (tren) yang sedang ramai. Kemudian Al-Qur'an juga mengubah total segi kehidupan bangsa Arab dengan membawa banyak peraturan keras untuk menegakkan dasar-dasar nilai budaya baru, yang sebelumnya moral dan perilaku mereka sangatlah rusak, seperti menyembah berhala, berjudi, merampok, membunuh anak-anak karena takut akan kemiskinan dan kelaparan, minum-minuman keras, saling berperang antarsuku dan lain-lain.
Isra dan Mi'raj
Mukjizat lain yang tercatat dan diyakini secara luas oleh umat Islam adalah terbelahnya bulan serta perjalanan Isra dan Mi'raj dari Madinah menuju Yerusalem dalam waktu yang sangat singkat. Kemampuan lain yang dimiliki Muhammad adalah kecerdasan serta kepribadiannya yang banyak dipuji serta menjadi panutan para pemeluk Islam hingga saat ini.
Garis Waktu
Kronologi Muhammad dari lahir sampai kematian:
Deskripsi fisik
Beberapa hadis meriwayatkan beberapa ciri fisik Muhammad yang diceritakan oleh para sahabat dan istrinya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Muhammad berperawakan sedang, berkulit putih kemerahan, berjanggut tipis, dan digambarkan memiliki fisik yang sehat dan kuat oleh orang di sekitarnya. Riwayat lain menyebutkan Muhammad bermata hitam, tidak berkumis, berjanggut sedang, serta memiliki hidung bengkok yang sesuai dengan ciri antropologis bangsa Semit pada umumnya.
Pernikahan
Selama hidupnya Muhammad menikah dengan 11 atau 13 orang wanita (terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini). Pada umur 25 Tahun ia menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, yang berlangsung selama 25 tahun hingga Khadijah wafat. Pernikahan ini digambarkan sangat bahagia, sehingga saat meninggalnya Khadijah (yang bersamaan dengan tahun meninggalnya Abu Thalib pamannya) disebut sebagai tahun kesedihan.
Sepeninggal Khadijah, Khaulah binti Hakim menyarankan kepadanya untuk menikahi Saudah binti Zam'ah (seorang janda) atau Aisyah (putri Abu Bakar ash-Shiddiq). Atas perintah Allah, Muhammad menikahi keduanya. Kemudian Muhammad tercatat menikahi beberapa orang wanita lagi hingga jumlah seluruhnya sekitar 11 orang, sembilan di antaranya masih hidup sepeninggal Muhammad.
Para ahli sejarah antara lain Watt dan Esposito berpendapat bahwa sebagian besar perkawinan itu dimaksudkan untuk memperkuat ikatan politik (sesuai dengan budaya Arab), atau memberikan penghidupan bagi para janda (saat itu janda lebih susah untuk menikah karena budaya yang menekankan perkawinan dengan perawan).
Historiografi
Al-Qur'an
Al-Qur'an adalah kitab suci utama dari agama Islam. Muslim percaya itu mewakili kata-kata Tuhan yang diungkapkan oleh malaikat agung Jibril kepada Muhammad. Al-Qur'an juga memberikan sedikit bantuan untuk merumuskan biografi kronologis Muhammad, meskipun sebagian besar ayat Al-Qur'an tidak memberikan konteks sejarah yang signifikan.
Biografi awal
Sumber-sumber penting mengenai kehidupan Muhammad dapat ditemukan dalam karya-karya sejarah para penulis abad ke-2 dan ke-3 Hijriah (Abad ke-8 dan ke-9 M). Ini termasuk biografi Muslim tradisional Muhammad, yang memberikan informasi tambahan tentang hidupnya.
Sirah tertulis paling awal adalah karya Ibnu Ishaq yang ditulis M (150 H). Meskipun karya aslinya hilang, sirah ini hanya bertahan sebagai kutipan ekstensif dalam karya Ibnu Hisyam dan Ath-Thabari. Namun, Ibnu Hisyam menulis dalam kata pengantar biografinya tentang Muhammad bahwa dia menghilangkan hal-hal dari biografi Ibnu Ishaq yang "akan menyusahkan orang-orang tertentu". Sumber sejarah awal lainnya adalah sejarah kampanye Muhammad oleh al-Waqidi, dan sekretaris Waqidi, Ibnu Sa'ad al-Baghdadi.
Banyak sejarawan menerima catatan biografi awal ini sebagai otentik, meskipun keakuratannya tidak dapat dipastikan. Studi terbaru telah mengarahkan para sejarawan untuk membedakan antara tradisi yang menyentuh masalah hukum dan peristiwa sejarah murni. Dalam kelompok hukum, tradisi bisa jadi tunduk pada penemuan sementara peristiwa bersejarah, selain kasus luar biasa, mungkin hanya tunduk pada "pembentukan tendensial".
Hadis
Sumber penting lainnya termasuk koleksi hadits, laporan tentang ajaran dan tradisi verbal dan fisik yang dikaitkan dengan Muhammad. Hadits disusun beberapa generasi setelah kematiannya oleh umat Islam termasuk Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Muslim bin al-Hajjaj, Muhammad bin Isa at-Tirmidzi, Abdurrahman an-Nasa'i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Malik bin Anas, dan ad-Daruquthni.
Beberapa akademisi Barat dengan hati-hati memandang koleksi hadits sebagai sumber sejarah yang akurat. Sejarawan seperti Wilferd Madelung tidak menolak riwayat-riwayat yang telah disusun pada masa kemudian, tetapi menilainya dalam konteks sejarah dan atas dasar kesesuaiannya dengan peristiwa dan tokoh. Sejarawan Muslim lain biasanya lebih menekankan pada literatur hadis daripada literatur biografi, karena hadis mempertahankan riwayat tradisional (isnad); adanya suatu kekurangan pada sebuah riwayat untuk literatur biografi membuat riwayat tersebut tidak dapat diverifikasi.
Warisan
Tradisi Islam
Mengikuti pengesahan keesaan Tuhan, keyakinan akan kenabian Muhammad adalah aspek utama dari keyakinan Islam. Setiap Muslim menyatakan dalam Syahadat: "Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah". Syahadat adalah kredo atau prinsip dasar Islam. Keyakinan Islam adalah bahwa idealnya Syahadat adalah kata-kata pertama yang akan didengar oleh bayi yang baru lahir; anak-anak harus diajarkan mengenai kalimat tersebut dan kalimat ini akan dibacakan menjelang kematian seorang Muslim. Muslim mengulangi syahadat dalam adzan dan dalam salat. Non-Muslim yang ingin masuk Islam diwajibkan untuk membaca syahadat.
Dalam kepercayaan Islam, Muhammad juga dianggap sebagai nabi terakhir yang diutus oleh Tuhan. Tradisi Muslim juga mencatat beberapa mukjizat atau peristiwa supranatural yang pernah dilakukan oleh Muhammad. Misalnya, banyak komentator Muslim dan beberapa cendekiawan Barat telah menafsirkan surah al-Qamar ayat 1–2 merujuk pada Muhammad yang membelah Bulan ketika kaum Quraisy mulai menganiaya para pengikutnya. Sejarawan Islam Barat Denis Gril percaya bahwa Al-Qur'an tidak secara terbuka menggambarkan Muhammad melakukan mujizat, dia menyatakan bahwa mujizat terbesar Muhammad adalah Al-Qur'an itu sendiri.
Menurut tradisi Islam, Muhammad diserang oleh penduduk Tha'if dan terluka parah. Tradisi itu juga menyebutkan bahwa seorang malaikat menampakkan diri kepadanya dan memberikan tawaran untuk membalas para penyerang. Dikatakan bahwa Muhammad menolak tawaran itu dan berdoa memohon agar orang-orang Tha'if mendapatkan petunjuk dan memeluk Islam.
Sunnah mewakili tindakan dan perkataan Muhammad (dilestarikan dalam laporan yang dikenal sebagai Hadis) dan mencakup beragam aktivitas dan keyakinan mulai dari ritual keagamaan, kebersihan pribadi, dan penguburan jenazah hingga pertanyaan mistis melibatkan cinta antara manusia dan Tuhan. Sunnah dianggap sebagai model persaingan bagi umat Islam yang saleh dan sangat memengaruhi budaya Muslim. Salam yang diajarkan Muhammad kepada sesama Muslim, Assalamualaikum () digunakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Banyak detail ritual utama Islam seperti sholat, puasa dan haji tahunan hanya ditemukan dalam Sunnah dan tidak di Al-Qur'an.
Muslim secara tradisional mengungkapkan cinta dan penghormatan kepada Muhammad. Kisah-kisah kehidupan Muhammad, syafaatnya dan mukjizat-mukjizatnya telah merasuki pemikiran populer Muslim dan puisi. Di antara odes Arab untuk Muhammad, Qaṣīdatul Burdah ("Puisi Mantel") karya tokoh Sufi asal Mesir, al-Busiri (1211–1294) sangat terkenal, dan secara luas diyakini memiliki penyembuhan dan kekuatan spiritual. Al-Qur'an menyebut Muhammad sebagai "rahmat bagi dunia". Pengaitan hujan dengan rahmat di negeri-negeri Timur telah menyebabkan Muhammad dianggap sebagai awan hujan yang menyebarkan berkah dan membentang di atas daratan, menghidupkan kembali hati yang telah mati, seperti halnya hujan menghidupkan kembali bumi yang tampaknya telah mati. Ulang tahun Muhammad dirayakan sebagai pesta besar di seluruh dunia Muslim, kecuali Arab Saudi yang didominasi oleh Salafisme di mana perayaan publik ini dilarang. Ketika Muslim mengatakan atau menulis nama Muhammad, mereka biasanya mengikutinya dengan frase bahasa Arab () Dalam tulisan biasa, kadang-kadang digunakan singkatan SAW (untuk frasa bahasa Arab); dalam karya cetak, biasanya digunakan kaligrafi kecil ().
Sufisme
As-Sunnah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan hukum Islam, khususnya sejak akhir abad pertama Islam. Mistikus Muslim, yang dikenal sebagai sufi, yang mencari makna terdalam Al-Qur'an dan sifat terdalam Muhammad, memandang nabi Islam tidak hanya sebagai seorang nabi tetapi juga sebagai manusia yang sempurna. Semua ordo Sufi menelusuri rantai keturunan spiritual mereka kembali ke Muhammad.
Penggambaran
Sejalan dengan hadis larangan membuat gambar makhluk hidup berakal, yang secara khusus diamati secara ketat sehubungan dengan Tuhan dan Muhammad, seni religius Islam difokuskan dalam bentuk kata-kata. Muslim umumnya menghindari penggambaran Muhammad, dan masjid dihiasi dengan kaligrafi dan prasasti Al-Qur'an atau desain geometris, bukan gambar atau pahatan. Saat ini, larangan terhadap gambar Muhammad (umumnya dirancang untuk mencegah penyembahan terhadap Muhammad, dengan tujuan untuk menjaga kemurnian keesaan Tuhan) jauh lebih ketat dipatuhi dalam Islam Sunni dan Ahmadiyyah daripada Syiah. Sementara itu, beberapa kalangan Sunni dan Syiah telah menciptakan gambar Muhammad di masa lalu, Penggambaran Islam tentang Muhammad jarang terjadi. Mereka sebagian besar terbatas pada media pribadi dan elit miniatur, dan sejak sekitar 1500 sebagian besar penggambaran menunjukkan Muhammad dengan wajah terselubung, atau secara simbolis mewakili dia sebagai nyala api.
Penggambaran paling awal yang masih ada berasal dari miniatur Persia dan Ilkhanate abad ke-13, biasanya dalam genre sastra yang menggambarkan kehidupan dan perbuatan Muhammad. Selama periode Ilkhanid, ketika penguasa Mongol Persia masuk Islam, kelompok Sunni dan Syiah bersaing menggunakan citra visual, termasuk gambar Muhammad, untuk mempromosikan interpretasi khusus mereka tentang peristiwa penting Islam. Karena dipengaruhi oleh Agama Buddha, inovasi ini belum pernah terjadi sebelumnya di dunia Islam, dan disertai dengan "pergeseran yang lebih luas dalam budaya seni Islam dari abstraksi menuju representasi" di "masjid , pada permadani, sutra, keramik, dan pada kaca dan logam" selain buku. Di tanah Persia, tradisi penggambaran realistik ini berlangsung selama Dinasti Timurid hingga Safawi mengambil alih kekuasaan pada awal abad ke-16. Safawiyah, yang menjadikan Islam Syi'ah sebagai agama negara, memprakarsai penyimpangan dari gaya artistik Ilkhanid dan Timurid tradisional dengan menutupi wajah Muhammad dengan kerudung untuk mengaburkan wajahnya dan pada saat yang sama mewakili esensinya yang bercahaya. Bersamaan dengan itu, beberapa gambar yang ditemukan dari periode sebelumnya kemudian dirusak. Kemudian gambar diproduksi di Kekhalifahan Utsmaniyah di Turki dan di tempat lain, meskipun masjid tidak pernah dihiasi dengan gambar Muhammad. Illustrated accounts of the night journey (mi'raj) were particularly popular from the Ilkhanid period through the Safavid era.
Selama abad ke-19, Iran kedatangan tren buku-buku "mi'raj" yang dicetak dan diilustrasikan, dengan wajah Muhammad berkerudung yang ditujukan kepada orang buta huruf dan anak-anak seperti novel grafis. Direproduksi melalui litografi, buku-buku ini pada dasarnya adalah "manuskrip tercetak". Saat ini, jutaan reproduksi sejarah dan gambar modern tersedia di beberapa negara mayoritas Muslim, terutama Turki dan Iran, di poster, kartu pos, dan bahkan di buku meja kopi. Akan tetapi, hal ini tidak dikenal di sebagian besar belahan dunia Islam lainnya, dan ketika ditemui oleh umat Islam dari negara lain, mereka dapat menyebabkan kontroversi dan kemarahan yang cukup besar.
Pandangan Barat
Setelah reformasi Protestan, kehidupan dan kenabian Muhammad menjadi salah satu topik perdebatan yang seru di dunia Barat. Guillaume Postel adalah orang pertama yang memberikan pandangan yang lebih positif tentang Muhammad ketika dia berargumen bahwa Muhammad harus dihargai oleh orang Kristen sebagai nabi yang sah. Gottfried Leibniz memuji Muhammad karena "dia tidak menyimpang dari agama alami". Henri de Boulainvilliers, dalam bukunya Vie de Mahomed yang diterbitkan secara anumerta pada tahun 1730, menggambarkan Muhammad sebagai pemimpin politik yang berbakat dan anggota parlemen yang adil. Dia menampilkannya sebagai utusan yang diilhami secara ilahi yang dipekerjakan Tuhan untuk membingungkan orang-orang Kristen Timur yang bertengkar, untuk membebaskan Timur dari pemerintahan zalim Romawi dan Persia, dan untuk menyebarkan pengetahuan tentang keesaan Tuhan dari India ke Spanyol. Voltaire memiliki pendapat yang agak campur aduk tentang Muhammad: dalam lakonnya Le fanatisme, ou Mahomet le Prophète dia menjelekkan Muhammad sebagai simbol fanatisme, dan dalam sebuah esai yang diterbitkan pada tahun 1748 dia menyebutnya "seorang penipu yang luhur dan baik hati". Namun dalam survei sejarahnya Essai sur les mœurs, dia menampilkannya sebagai legislator dan penakluk dan menyebutnya sebagai "penggemar". Jean-Jacques Rousseau, dalam Social Contract (1762), mencatat, "mengesampingkan legenda propaganda tentang Muhammad sebagai penipu, kami cenderung menyebutnya sebagai seorang legislator yang dengan bijak menggabungkan kekuatan agama dan politik". Emmanuel Pastoret pada 1787 dalam bukunya Zoroaster, Confucius and Muhammad, di mana dia menampilkan kehidupan Zaradusta, Konfusius, dan Muhammad ini sebagai "orang hebat" dan "pembuat undang-undang terhebat di alam semesta", serta membandingkan karier mereka sebagai pembaru agama dan pemberi hukum. Dia menolak pandangan umum bahwa Muhammad adalah seorang penipu dan berpendapat bahwa Al-Qur'an menawarkan "kebenaran kultus dan moral yang paling luhur". Ia juga mendefinisikan keesaan Tuhan dengan "keputusan yang mengagumkan". Pastoret menulis bahwa tuduhan umum tentang amoralitasnya tidak berdasar. Sebaliknya, hukumnya memerintahkan ketenangan, kemurahan hati, dan kasih sayang pada para pengikutnya. Ia mencatat bahwa "pembuat undang-undang Arab" adalah "orang yang sangat hebat". Napoleon Bonaparte juga mengagumi Muhammad dan Islam, dan menggambarkannya sebagai model teladan anggota parlemen dan pria yang hebat. Thomas Carlyle dalam bukunya On Heroes, Hero-Worship, & the Heroic in History (1841) menggambarkan "Mahomet" sebagai "Pemilik budi pekerti agung yang pendiam; dia adalah salah satu dari mereka yang tidak bisa tetapi bersungguh-sungguh". Penafsiran Carlyle telah dikutip secara luas oleh cendekiawan Muslim sebagai demonstrasi bahwa kesarjanaan Barat mengesahkan status Muhammad sebagai orang besar dalam sejarah.
Ian Almond mengatakan bahwa para penulis sastra Romantis Jerman umumnya berpandangan positif tentang Muhammad: "Kekaguman Karl Wilhelm Friedrich Schlegel terhadap Islam sebagai produk estetis, autentik yang patut ditiru, holistik yang berseri-seri, memainkan peran sentral dalam pandangannya tentang Muhamad sebagai perancang dunia yang patut dicontoh sehingga ia bahkan menggunakannya sebagai skala penilaian untuk puisi klasik". John Tolan selanjutnya menunjukkan bagaimana Yahudi di Eropa khususnya memiliki pandangan yang lebih bernuansa tentang Muhammad dan Islam, sebagai minoritas etnoreligius yang merasa terdiskriminasi, mereka secara khusus memuji Al-Andalus, dan dengan demikian, "menulis tentang Islam bagi orang Yahudi adalah cara untuk menikmati dunia fantasi, jauh dari penganiayaan dan pogrom Eropa abad ke-19, di mana orang Yahudi dapat hidup rukun dengan tetangga non-Yahudi mereka".
Penulis kontemporer seperti William Montgomery Watt dan Richard Bell menepis gagasan bahwa Muhammad sengaja menipu para pengikutnya, dengan alasan bahwa Muhammad "benar-benar tulus dan bertindak dengan itikad baik sepenuhnya", dan ketulusannya ditunjukkan dengan kesiapan Muhammad untuk menanggung kesulitan demi perjuangannya, dengan apa yang tampaknya bukan merupakan dasar rasional untuk berharap. Watt mengatakan bahwa ketulusan tidak secara langsung menyiratkan kebenaran: dalam istilah kontemporer, Muhammad mungkin salah mengira alam bawah sadarnya sebagai wahyu ilahi. Watt dan Bernard Lewis berargumen bahwa memandang Muhammad sebagai penipu yang mementingkan diri sendiri membuat mustahil untuk memahami perkembangan Islam. Alford T. Welch berpendapat bahwa Muhammad mampu menjadi begitu berpengaruh dan sukses karena keyakinannya yang teguh pada agamanya.
Agama lain
Pengikut gerakan Baháʼí memuliakan Muhammad sebagai salah satu dari sejumlah nabi atau "Manifestasi Tuhan". Dia dianggap sebagai manifestasi terakhir, atau meterai dari Siklus Adam, tetapi menganggap ajarannya telah digantikan oleh Bahá'u'lláh, pendiri gerakan Baháʼí, dan manifestasi pertama dari siklus saat ini.
Tradisi Druze menghormati beberapa "guru" dan "nabi", dan Muhammad dianggap sebagai nabi Tuhan yang penting dalam agama Druze, Muhammad dikatakan termasuk di antara tujuh nabi yang muncul dalam periode sejarah yang berbeda.
Kritik
Kritik terhadap Muhammad telah ada sejak abad ke-7, ketika Muhammad dicela oleh Arab non-Muslim sezamannya karena menyebarkan monoteisme, dan oleh suku-suku Yahudi di Arab karena pengakuannya atas narasi-narasi Alkitab da tokoh-tokohnya, serta proklamasi dirinya sebagai "Penutup Para Nabi".
Selama Abad Pertengahan, berbagai Pemikir Kristen di Barat dan Bizantium mengkritik moralitas Muhammad, dan memberinya label nabi palsu atau bahkan Antikristus. Muhammad sering digambarkan di Susunan Kristen sebagai pendiri ajaran sesat atau bahkan kerasukan oleh setan. Kritikus religius dan sekuler modern telah mengkritik Muhammad dalam pengakuannya sebagai seorang nabi, moralitasnya, pernikahan, kehidupan seks, kepemilikan budak, perlakuannya terhadap musuh-musuhnya, penanganan masalah doktrinal, dan kondisi psikologisnya.
Lihat pula
Sunnah
Ahlul Bait
Suksesi Muhammad
Catatan
Referensi
Bibliografi
Al-Hibri, Azizah Y. (2003). "An Islamic Perspective on Domestic Violence". 27 Fordham International Law Journal 195.
US edn. by Inner Traditions International, Ltd.
Encyclopaedia of Islam
Bacaan lanjutan
Musa, A.Y. Hadith as Scripture: Discussions on The Authority Of Prophetic Traditions in Islam, New York: Palgrave, 2008
Ali, Tariq, "Winged Words" (review of Maxime Rodinson, Muhammad, translated by Anne Carter, NYRB, March 2021, 373 pp., ), London Review of Books, vol. 43, no. 12 (17 June 2021), pp. 11–14.
Pranala luar
Kelahiran 570
Islam
Kematian 632
Tanggal kematian 8 Juni
Bani Hasyim
Empat belas masum
Tokoh yang disebutkan dalam Al-Qur'an
Poligamis
Eskatologi Islam
Muhammad |
5424 | https://id.wikipedia.org/wiki/Abad | Abad | Abad adalah sebutan untuk jangka waktu seratus tahun. Satu abad bersamaan dengan sepuluh dekade. Abad ini, abad ke-21, bermula pada tahun 2001 hingga tahun 2100.
Awal dan akhir menurut Kalender Gregorian
Menurut kalender Gregorian, abad pertama Masehi berawal pada 1 Januari 1 dan berakhir pada 31 Desember 100. Abad kedua berawal pada tahun 101, abad ketiga pada tahun 201, dan begitu seterusnya. Abad ke-n berawal pada tahun 100×n - 99. Sebuah abad hanya akan melibatkan satu tahun, yaitu tahun centennial, yang diawali dengan bilangan abad (misalnya 1900 adalah tahun terakhir pada abad ke-19).
Akhir abad ke-20
Adalah kesalahan konsep yang biasa dialami, bahwa abad ke-20 berakhir pada 31 Desember 1999. Abad ke-20 sebenarnya berakhir pada 31 Desember 2000, tahun centennial-nya.
Abad pertama Masehi dan Sebelum Masehi
Tidak ada "abad ke-nol" di antara abad pertama SM dan abad pertama M. Begitu juga, tidak ada tahun 0 Sebelum Masehi. Kalender Gregorian "meloncat" dari 1 SM ke 1 M. Abad pertama BC melibatkan tahun-tahun 100 SM hingga ke 1 SM. Abad-abad SM yang lainnya mengikuti pola yang sama.
Satuan penanggalan di dalam sistem kalender lainnya
Di samping kalender Gregorian, kalender Julian dan Kalender Hindu memiliki daur tahun yang digunakan untuk mendelineasi keseluruhan periode waktu; kalender Hindu, khususnya, mengikhtisarkan tahun-tahunnya per kelompok yang berisi 60 tahun.
Abad-abad di dalam Penomoran Tahun Astronomi
Penomoran tahun astronomi, digunakan oleh para astronom, melibatkan tahun nol (0). Dampaknya, di dalam kalender ini tahun 0 sampai ke 99 dianggap sebagai abad pertama, tahun 100 sampai ke 199 sebagai abad kedua, begitupun seterusnya. Namun, untuk memandang 2000 sebagai tahun pertama abad ke-21 menurut penomoran tahun astronomi, tahun astronomi 0 harus disejajarkan dengan tahun 1 SM kalender Gregorian.
Sistem penamaan alternatif
Di dalam bahasa Swedia, bahasa Denmark, dan bahasa Suomi abad biasanya tidaklah dinamai menurut bilangan, melainkan menurut bagian ratusan tahun yang bersangkutan, dan dampaknya abad-abad bermula pada perkalian genap angka 100. Misalnya, bahasa Swedia nittonhundratalet (atau 1900-talet), bahasa Denmark nittenhundredetallet (atau 1900-tallet), dan bahasa Suomi tuhatyhdeksänsataaluku (atau 1900-luku) merujuk pada tahun-tahun antara 1900-1999 tanpa kebimbangan. Sistem yang sama digunakan secara tidak resmi di dalam bahasa Inggris. Misalnya, tahun-tahun 1900–1999 kadang-kadang dirujuk sebagai sembilan belas ratusan(1900-an). Hal ini sama dengan nama-nama dasawarsa di dalam bahasa Inggris (1980-an = tahun 1980–1989).
Referensi
The Battle of the Centuries (Perang Abad), Ruth Freitag, Kantor Percetakan Pemerintah Amerika Serikat. Tersedia dari Superintendent of Documents, Kotak Pos 371954, Pittsburgh, Pennsylvania 15250- 7954. Nomor persediaan situs 030-001-00153-9.
Lihat pula
Daftar abad
Milennium
Lustrum
Dasawarsa
Satuan waktu |
Subsets and Splits
No community queries yet
The top public SQL queries from the community will appear here once available.