instruction
stringlengths
12
163
input
stringclasses
13 values
output
stringlengths
27
810
Bagaimana bunyi Pasal 103?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 103 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Huruf a Huruf c . . . Yang dimaksud dengan “perburuan secara terkendali” adalah perburuan yang diatur waktunya, jenis buruannya, dan kuotanya. Huru.
Apa isi Pasal 103?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 103 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Huruf a Huruf c . . . Yang dimaksud dengan “perburuan secara terkendali” adalah perburuan yang diatur waktunya, jenis buruannya, dan kuotanya. Huru.
Ringkasan Pasal 103.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 103 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Huruf a Huruf c . . . Yang dimaksud dengan “perburuan secara terkendali” adalah perburuan yang diatur waktunya, jenis buruannya, dan kuotanya. Huru.
Terangkan isi Pasal 103.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 103 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Huruf a Huruf c . . . Yang dimaksud dengan “perburuan secara terkendali” adalah perburuan yang diatur waktunya, jenis buruannya, dan kuotanya. Huru.
Apa ketentuan Pasal 103?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 103 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Huruf a Huruf c . . . Yang dimaksud dengan “perburuan secara terkendali” adalah perburuan yang diatur waktunya, jenis buruannya, dan kuotanya. Huru.
Uraikan Pasal 103.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 103 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Huruf a Huruf c . . . Yang dimaksud dengan “perburuan secara terkendali” adalah perburuan yang diatur waktunya, jenis buruannya, dan kuotanya. Huru.
Jelaskan isi Pasal 104.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Apa yang diatur dalam Pasal 104?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Bagaimana bunyi Pasal 104?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Apa isi Pasal 104?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Ringkasan Pasal 104.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Terangkan isi Pasal 104.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Apa ketentuan Pasal 104?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Uraikan Pasal 104.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 104 mengatur ketentuan dalam Pasal 104.
Jelaskan isi Pasal 105.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Apa yang diatur dalam Pasal 105?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Bagaimana bunyi Pasal 105?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Apa isi Pasal 105?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Ringkasan Pasal 105.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Terangkan isi Pasal 105.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Apa ketentuan Pasal 105?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Uraikan Pasal 105.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 105 mengatur ketentuan dalam Pasal 105.
Jelaskan isi Pasal 106.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Apa yang diatur dalam Pasal 106?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Bagaimana bunyi Pasal 106?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Apa isi Pasal 106?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Ringkasan Pasal 106.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Terangkan isi Pasal 106.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Apa ketentuan Pasal 106?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Uraikan Pasal 106.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 106 mengatur Ayat (1) Huruf a Setiap jenis kegiatan budi daya tidak terbangun memiliki kemampuan yang berbeda dalam menahan limpasan air hujan. Sebagai contoh, lapangan golf memiliki kemampuan yang rendah sementar.
Jelaskan isi Pasal 107.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Apa yang diatur dalam Pasal 107?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Bagaimana bunyi Pasal 107?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Apa isi Pasal 107?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Ringkasan Pasal 107.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Terangkan isi Pasal 107.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Apa ketentuan Pasal 107?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Uraikan Pasal 107.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 107 mengatur ketentuan dalam Pasal 107.
Jelaskan isi Pasal 108.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Apa yang diatur dalam Pasal 108?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Bagaimana bunyi Pasal 108?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Apa isi Pasal 108?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Ringkasan Pasal 108.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Terangkan isi Pasal 108.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Apa ketentuan Pasal 108?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Uraikan Pasal 108.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 108 mengatur Huruf a Cukup jelas. Huruf b Sistem jaringan prasarana utama mencakup sistem jaringan transportasi, sistem jaringan energi, sistem jaringan telekomunikasi, dan sistem jaringan sumber daya air yang dib.
Jelaskan isi Pasal 109.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Apa yang diatur dalam Pasal 109?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Bagaimana bunyi Pasal 109?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Apa isi Pasal 109?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Ringkasan Pasal 109.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Terangkan isi Pasal 109.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Apa ketentuan Pasal 109?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Uraikan Pasal 109.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 109 mengatur ketentuan dalam Pasal 109.
Jelaskan isi Pasal 110.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Apa yang diatur dalam Pasal 110?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Bagaimana bunyi Pasal 110?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Apa isi Pasal 110?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Ringkasan Pasal 110.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Terangkan isi Pasal 110.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Apa ketentuan Pasal 110?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Uraikan Pasal 110.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 110 mengatur Huruf a Kawasan pertambangan dapat mencakup ruang laut yang ditetapkan sebagai alur pelayaran, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia. Oleh sebab itu, pengembangan kegiatan pertambangan perlu diatur a.
Jelaskan isi Pasal 111.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Apa yang diatur dalam Pasal 111?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Bagaimana bunyi Pasal 111?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Apa isi Pasal 111?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Ringkasan Pasal 111.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Terangkan isi Pasal 111.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Apa ketentuan Pasal 111?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Uraikan Pasal 111.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 111 mengatur ketentuan dalam Pasal 111.
Jelaskan isi Pasal 112.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Apa yang diatur dalam Pasal 112?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Bagaimana bunyi Pasal 112?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Apa isi Pasal 112?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Ringkasan Pasal 112.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Terangkan isi Pasal 112.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Apa ketentuan Pasal 112?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Uraikan Pasal 112.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 112 mengatur ketentuan dalam Pasal 112.
Jelaskan isi Pasal 113.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Apa yang diatur dalam Pasal 113?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Bagaimana bunyi Pasal 113?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Apa isi Pasal 113?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Ringkasan Pasal 113.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Terangkan isi Pasal 113.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Apa ketentuan Pasal 113?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Uraikan Pasal 113.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 113 mengatur Dampak besar dan penting dalam pemanfaatan ruang dapat diukur, antara lain dengan kriteria: a. adanya perubahan bentang alam; b. besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak pemanfaatan ruang; c. .
Jelaskan isi Pasal 114.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Apa yang diatur dalam Pasal 114?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Bagaimana bunyi Pasal 114?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Apa isi Pasal 114?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Ringkasan Pasal 114.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Terangkan isi Pasal 114.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Apa ketentuan Pasal 114?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Uraikan Pasal 114.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 114 mengatur Ayat (1) Cukup jelas. Ayat (2) Cukup jelas. Ayat (3) Cukup jelas. Ayat (4).
Jelaskan isi Pasal 115.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 115 mengatur ketentuan dalam Pasal 115.
Apa yang diatur dalam Pasal 115?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 115 mengatur ketentuan dalam Pasal 115.
Bagaimana bunyi Pasal 115?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 115 mengatur ketentuan dalam Pasal 115.
Apa isi Pasal 115?
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 115 mengatur ketentuan dalam Pasal 115.
Ringkasan Pasal 115.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 115 mengatur ketentuan dalam Pasal 115.
Terangkan isi Pasal 115.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Pasal 115 mengatur ketentuan dalam Pasal 115.