source
stringlengths
3
557
target
stringlengths
2
551
Roekman Prawirasastra said that the chartered planes would be rented under a contract bases to travel agencies.
Roekman mengatakan pesawat tersebut akan disewakan dengan sistem kontrak kepada perusahaan travel pariwisata.
They will serve domestic and foreign tourists wishing to visit Bali, NTT, NTB and Labuhan Bajo.
Mereka akan melayani para turis lokal dan asing yang akan berkunjung ke Bali, NTT, NTB maupun Labuhan Bajo.
The travel companies have expressed their need to have additional five planes he said.
Perusahaan travel tersebut sudah mempunyai keinginan menambah lima pesawat lagi, ujarnya.
IATA has so far had two planes of ATR 42-300 type, which have been ordered by PT Mirantha Nuansa Ayu travel agency.
Saat ini kami baru mampu memenuhi dua pesawat ATR 42-300 pesanan perusahaan travel PT Mirantha Nuansa Ayu.
One plane was handed over to the company last Saturday March 17, 2007 and another one will be presented in May.
Satu pesawat baru saja diserahkan pada Mirantha Sabtu lalu 17/3 di Bali dan satu lagi akan diserahkan pada akhir Mei, tambahnya.
He said that his company has been operating 16 chartered planes and helicopters especially to serve foreign oil companies.
Roekman mengatakan selama ini perseroan lebih banyak melayani penyewaan charter pesawat dan helikopter untuk kebutuhan perusahaan minyak asing.
However, currently the company also serves travel agencies intending to charter planes for tourists.
Namun saat ini perseroan juga menyediakan juga kebutuhan pesawat untuk perusahaan travel.
Meanwhile, President Director of PT Mirantha Nuansa Ayu travel agency Henry Sulysto said that NTT, NTB and Labuhan Bajo were potential tourist destinations.
Sementara itu Direktur Utama PT Mirantha Nuansa Ayu, Henry Sulysto, mengatakan, kerjasama dengan perusahaan penyewaan pesawat sangat diperlukan karena tidak mungkin perseroan menyediakan pesawat sendiri, karena resiko dan investasinya besar, kata Henry
NTT, NTB and Labuhan Bajo have become favorite tourist destinations, but unfortunately there are no adequate transportation facilities to take tourists to those areas.
Sementara wilayah NTT, NTB dan Labuhan Bajo sudah menjadi daerah tujuan wisata turis, namun transportasi yang menuju ke arah sana masih sangat kurang terutama pesawat udara.
Therefore, we need cooperation with IATA to provide air transportation means, Henry Sulysto said.
Salah satunya dengan menyediakan alat transportasi udara melalui kerjasama dengan IATA, lanjut Henry.
The contract between IATA and Mirantha Nuansa Ayu will last for six years.
Roekman menambahkan kontrak penyewaan pesawat dengan Mirantha bersifat jangka panjang yakni selama enam tahun
The value of the contract is based on flight hours or at least US$160,000 monthly for each plane.
Nilai kontrak berdasarkan jam terbang pesawat atau paling tidak sebulan sebesar 160 ribu dolar AS per pesawat.
IATA has targeted to get a total income of Rp 300 billion this year, or an increase from Rp 204 billion in 2006.
Sementara itu sampai akhir 2007 perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 300 miliar atau naik dibandingkan 2006 hanya sebesar Rp 204 miliar.
The target has not included the revenue from the contract with Mirantha.
Target tersebut belum memasukkan pendapatan sewa/kontrak dari Mirantha.
"If it is included, the income will be higher than that," The IATA President Director said.
"Kalau itu dimasukkan mungkin pendapatannya akan lebih besar lagi," kata Roekman.
The company is also expected to get a net profit amounting to Rp 30 billion in 2007, or an increase from Rp 28.6 billion in 2006.
Sedangkan target laba bersih 2007 sebesar Rp 30 miliar atau naik dibandingkan 2006 sebesar Rp 28,6 miliar.
Publicly-listed PT Bank Mayapada Internasional Tbk will issue Rp750 billion worth of bonds in April to boost productive assets and improve funding structure.
PT Bank Mayapada Internasional Tbk MAYA akan melakukan penawaran umum obligasi sebesar Rp750 miliar terdiri dari
The bonds will consist of Bank Mayapada II bonds worth Rp500 billion and Bank Mayapada II subordinated bonds worth Rp250 billion, the bank said in its prospectus issued on Tuesday.
Obligasi Bank Mayapada II Tahun 2007 sebanyak-banyak Rp500 miliar dan Obligasi Subordinasi Bank Mayapada II Tahun 2007 sebanyak-banyak Rp250 miliar.
The Bank Mayapada II bonds will be divided into two series: the A series with a maturity of three years and the B series with a maturity of five years.
Dalam prospektusnya yang dipublikasikan di Jakarta, Selasa, Bank Mayapada mengatakan Obligasi Bank Mayapada II Tahun 2007 akan diterbitkan dalam Seri A berjangka waktu tiga tahun dan Seri B berjangka waktu lima tahun
The two types of bonds will carry fixed interest to be decided later on.
dengan memberikan tingkat suku bunga tetap dan nilai nominal yang akan ditentukan kemudian.
The Bank Mayapada II subordinated bonds which will mature in 10 years will carry fixed interest in the first five years and higher fixed interest in the second five years.
Sementara Obligasi Subordinasi Bank Mayapada II Tahun 2007 berjangka waktu 10 tahun memberikan tingkat suku bunga tetap untuk tahun pertama sampai kelima dan suku bunga tetap yang lebih tinggi untuk tahun keenam hingga ke-10 dengan opsi beli pada tahun kelima.
The bonds will go on sales on April 24-26 and be listed at the Surabaya Stock Exchange on May 1.
Periode penawaran obligasi tersebut berlangsung pada 24-26 April 2007 dan akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya BES pada 1 Mei 2007.
Publicly-listed PT Medco Energy International Tbk announced on Thursday that its subsidiary, Medco E&P Malaka, has signed a contract for the supply of gas worth US$430 million to state electricity firm PT Perusahaan Listrik Negara PLN.
PT Medco Energy Internasional Tbk melalui anak usahanya Medco E&P Malaka telah menandatangani penjualan gas ke Perusahaan Listrik Negara PLN senilai 430 juta dolar AS.
The two sides signed the contract on March 21, Medco said in a report to the Capital Market Supervisory Board Bapepam.
Dalam penjelasannya ke Badan Pengawas Pasar Modal Bapepam, direksi Medco menjelaskan, pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman perjanjian jual beli gas, dengan PLN, pada 21 Maret lalu.
Under the contract, Medco will supply 133 billion cubic feet of gas from its Singa gas field in South Sumatra to PLN's power plant in West Java between 2008 and 2017.
Dalam perjanjian tersebut, Medco akan memasok gas dalam kurun waktu 2008-2017, dengan total volume 133 miliar kaki kubik, dari lapangan Singa, Sumatera Selatan, ke fasilitas pembangkit listrik PLN di Jawa Barat.
Publicly-listed plantation company PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk UNSP said on Friday it posted a 49.41 percent rise in net profit to Rp172.90 billion last year on an increase in net sales.
Perusahaan perkebunan PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk UNSP di Jakarta, Jumat, menyatakan perolehan laba bersih tahun 2006, meningkat 49,41 persen menjadi 172,90 miliar, dibanding Rp115,72 miliar tahun sebelumnya.
Net sales rose to Rp1.18 trillion in 2006 from Rp883.31 billion in 2005, according to the company's consolidated financial statement.
Laporan keuangan konsolidasi tahunan perseroan, memperlihatkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan tersebut didorong oleh penjualan bersih perseroan yang meningkat dari Rp883,31 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp1,18 triliun pada tahun 2006.
Operational profit increased to Rp292.16 billion in 2006 from Rp227.88 billion thanks to the company's success in slashing operational expenses through its efficiency program.
Keberhasilan perseroan mengendalikan biaya operasional melalui efisiensi membuahkan hasil laba usahanya bertambah dari Rp227,88 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp292,16 miliar
The increase in net profit raised earning per share to Rp74 in 2006 from Rp50 in 2005.
pada tahun 2006 dan laba bersih per saham EPS-Earning Per Share perseroan naik dari Rp50 menjadi Rp74.
The decision to pay an extraordinary dividend of $0.475 per share was made in light of the company's strong performance in 2006 and its current strong financial condition.
Menurut dia, keputusan untuk membayarkan dividen luar biasa 0,475 dollar AS per lembar saham ditetapkan setelah mempertimbangkan kinerja keuangan Perseroan tahun 2006 dan kondisi keuangan saat ini yang sangat baik.
Indonesian shareholders will be paid the Rupiah equivalent of the US dollar amount, based on the Bank Indonesia middle rate of exchange on April 27, 2007.
Ia mengatakan, pemegang saham Indonesia akan menerima dividen dalam rupiah yang nilainya setara dengan dividen yang dibayarkan dalam dollar AS berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 27 April 2007.
Foreign shareholders will be paid in US dollars.
Pemegang saham asing akan menerima dividen dalam dolar AS, ujarnya.
An interim dividend for 2006 of $0.025 per share was previously paid on December 5, 2006, bringing the aggregate dividend for the year to $0.525 per share.
Sementara itu, ujar dia, dividen interim untuk tahun 2006 sebesar 0,025 dolar AS per lembar saham telah dibayarkan sebelumnya pada tanggal lima Desember 2006, sehingga secara keseluruhan dividen tahun 2006 sebesar 0,525 dolar AS per lembar saham.
An aggregate dividend of $0.11 per share was paid for 2005.
Jumlah yang sama sebesar 0,11 dolar AS per lembar saham telah dibayarkan untuk tahun 2005, kata dia.
Shareholders also appointed Rozik B. Soetjipto as independent commissioner for the term ending at the company's annual general meeting in 2008.
Dalam RUPS tersebut pemegang saham juga mengangkat Rozik B Soetjipto sebagai Komisaris Independen untuk periode sampai penutupan RUPS tahunan 2008.
He replaces Soetaryo Sigit, who retired from the company effective at the close of the meeting.
Rozik B Soetjipto menggantikan Soetaryo Sigit, yang efektif pensiun dari perseroan pada penutupan rapat tersebut, ujarnya.
They also reappointed Eddie A. Arsyad, Ciho D. Bangun and Dirk Theuninck as directors of the company.
Selain itu, ucapnya pemegang saham juga mengangkat kembali Eddie A Arsyad, Ciho D Bangun dan Dirk Theuninck sebagai Direktur-Direktur Perseroan
The terms of each of the directors will expire at the company's annual general meeting in 2009.
yang akan bekerja sampai penutupan RUPS tahunan 2009.
The firm of Kantor Akuntan Publik Haryanto Sahari & Rekan , PricewaterhouseCoopers was reappointed as the company's auditor for the year ending December 31, 2007.
Ia menambahkan, kantor Akuntan Publik Haryanto Sahari dan Rekan - PricewaterhouseCoopers telah ditunjuk kembali sebagai akuntan publik untuk mengaudit buku-buku perseroan sampai tahun berakhir tanggal 31 Desember 2007.
Bank Central Asia BCA, Indonesia's leading bank, plans to extend up to Rp10 trillion worth of loans this year.
Bank Central Asia BCA menargetkan dapat menyalurkan kredit sebesar Rp10 triliun pada tahun 2007.
Its vice president, Jahja Setiaatmadja, said here recently Rp4 trillion of it would be allocated for corporations.
Kita anggarkan Rp4 triliun untuk korporasi, kata Wakil Presiden BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, baru-baru ini.
He said the loans would be provided through withdrawal of funds in the Bank Indonesia short-term promissory notes SBI.
Penyaluran kredit Rp10 triliun tersebut menurut Jahja akan dianggarkan dari penarikan Surat Bank Indonesia SBI.
The bank's loans in 2006 grew 13.5 percent to Rp61.4 trillion with corporate laons growing 19.0 percent to Rp23.9 trillion.
Kredit BCA tahun 2006 tumbuh sebesar 13,5 persen menjadi Rp61,4 triliun dengan Kredit Korporasi tumbuh 19,0 persen YoY menjadi Rp 23,9 triliun.
Commercial loans and loans for small-and medium-scale businesses meanwhile rose 16.1 percent to Rp29.2 trillion and comsumer loans dropped 4.9 percent to Rp8.5 trillion, caused by a decline of 40.9 percent in motor-vehicle loans to Rp2.5 trillion.
Sedangkan kredit Komersial dan Usaha Kecil dan Menengah UKM tumbuh 16,1 persen menjadi Rp 29,2 triliun dan Kredit Konsumer turun 4,9 persen menjadi Rp 8,5 triliun terutama disebabkan oleh penurunan Kredit Kendaraan Bermotor yang turun 40,9 persen menjadi Rp 2,5 triliun.
The bank's housing loans grew 23.9 percent to Rp4.4 trillion while the value of the bank's credit cards grew 34.3 percent to Rp1.6 trillion.
KPR tumbuh 23,9 persen menjadi Rp 4,4 triliun dan Kartu Kredit tumbuh 34,3% menjadi Rp 1,6 triliun.
On December 31, 2006 its commericial loans and loans for small- and medium-scale businesses reached 47.4 percent of the bank's total loans while corporate credits contributed 38.8 percent and consumer credits 13.8 percent.
Pada 31 Desember 2006, porsi kredit Komersial dan UKM mencapai 47,4 persen dari total kredit, sementara kredit Korporasi berkontribusi 38,8 persen dan kredit Konsumer 13,8 persen.
BCA and state-owned Bank Mandiri are currently forming syndication to distribute credits for Jagorawi-Cinere toll road development.
Sementara itu, saat ini BCA dan Mandiri menjadi sindikasi untuk menyalurkan kredit bagi investasi jalan tol Jagorawi-Cinere.
They plan to extend Rp1.461 trillion for the project with BCA contribution totalling Rp584 billion.
Dalam sindikasi yang akan mengucurkan dana Rp1,461 triliun tersebut, BCA menyalurkan kredit sebesar Rp584 miliar.
Foreign investment in Malaysia in 2006 is five times that in Indonesia, apparently because the more advanced economic development in that country was more attractive to foreign investors.
Penanaman modal asing PMA di Malaysia tahun 2006 mencapai lima kali lebih besar dibandingkan Indonesia, hal ini menunjukkan pembangunan ekonomi Malaysia jauh lebih menarik dibandingkan Indonesia bagi investor asing.
Daily Utusan Malaysia here reported on Wednesday that the total investment in Malaysia in 2006 had reached 20.2 billion Malaysian ringgit US$5.6 billion, while that in Indonesia only stood at 4.7 billion Malaysian ringgit US$1.3 billion.
Menurut harian Utusan Malaysia, Rabu, di Kuala Lumpur, PMA yang masuk ke Malaysia mencapai 20,2 miliar ringgit Malaysia 5,6 miliar dolar AS dibandingkan Indonesia yang hanya mencapai 4,7 miliar ringgit Malaysia 1,3 miliar dolar AS.
A spokesman for the Malaysian parliament for trade and industry affairs, Dr Tan Yee Kew said that Malaysia ranked second after Singapore in ASEAN in terms of foreign investment.
Juru bicara parlemen Malaysia bidang perdagangan dan industri luar negeri Dr Tan Yee Kew mengemukakan dalam sidang parlemen, Malaysia menduduki urutan ke-2 setelah Singapura di kalangan Asean dari segi masuknya PMA.
Singapore managed to attract 30 billion Malaysian ringgit US$8.3 billion in foreign investment.
Singapura sendiri berhasil mendatangkan PMA tahun 2006 sebesar 30 miliar ringgit 8,3 miliar dolar AS.
In the meantime, the third position went to Thailand with 11.4 billion Malaysian ringgit US$3.16 billion and Indonesia was in fourth position with 4.7 billion Malaysian ringgit.
Sementara itu, posisi ketiga adalah Thailand sebesar 11,4 miliar ringgit 3,16 miliar dolar AS dan Indonesia berada di urutan ke-4 dengan nilai 4,7 miliar ringgit.
So it is incorrect to assume that foreign investment in Malaysia has been declining, said Tan Yee Kew in response to Yan Lian Hoe's leader of Barisan National Bukit Gantang statement that foreign investment in Malaysia is lower than those in its neighboring countries in ASEAN.
Jadi tidak benar PMA ke Malaysia semakin memburuk, kata Tan Yee Kew menanggapi pernyataan Tan Lian Hoe, pimpinan Barisan Nasional Bukit Gantang, yang menyatakan bahwa PMA Malaysia semakin memburuk dibandingkan tetangganya di Asean.
He further said that the 10 main investors in Malaysia in 2005 and 2006 were Japan with 8.1 billion ringgit, the United States with 7.6 billion ringgit, the Netherlands 5 billion ringgit, Singapore 4.9 billion ringgit, Australia 2.7 billion ringgit, Korea 1.1 billion ringgit, Cayman Islands 1 billion ringgit, Taiwan 0.8 billion ringgit and the United Kingdom with 0.7 billion ringgit.
Ia mengemukakan pula, sepuluh negara investor utama di Malaysia dalam periode 2005 hingga 2006, ialah Jepang dengan PMA sebanyak 8.1 miliar Ringgit, Amerika 7,6 miliar Ringgit, Belanda 5 miliar, Singapura 4.9 miliar Ringgit, Australia 2,7 miliar Ringgit, Korea 1.1 miliar Ringgit, Cayman Islands 1 miliar, Taiwan 0.8 miliar Ringgit, Inggris 0,7 miliar Ringgit.
Plantation company PT Astra Agro Lestari said on Thursday its palm oil production in the first quarter of 2007 fell 8.3 percent to 808,475 tons of fresh fruit bunch from the same period last year.
Produksi sawit PT Astra Agro Lestari AALI pada kuartal pertama 2007 turun 8,3 persen dibandingkan periode sama sebelumnya. Produksi sawit dalam TBS tandan buah segar pada kuartal I 2007 sebesar 808.475 ton atau turun 8,3 persen.
The drop in production resulted from drought in the first half of 2006 and the impact of the drought was still felt in the first quarter of 2007, the company's director, Julie Syaftari said in a report to the Jakarta Stock Exchange.
Penurunan produksi ini akibat dampak musim kering yang terjadi pada semester II 2006, dan dampaknya maswih dirasakan pada kuartal pertama 2007, kata Direktur AALI, Julie Syaftari kepada BEJ, Kamis.
Syftari said production from the company's oil palm plantations in Kalimantan dropped 23.9 percent and in Sumatra 6.5 percent.
Dia mengatakan penurunan produksi ini terjadi di beberapa perkebunan perseroan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Misalnya untuk perkebunan di Kalimantan turun 23,9 persen, wilayah Sumatera turun 6,5 persen.
Only the company's oil palm plantations in Sulawesi saw a 14.2 percent increase in production.
Sementara untuk wilayah Sulawesi masih memberikan peningkatan produksi sebesar 14,2 persen.
The decline in palm oil production led to a 10 percent drop in the company's crude palm oil CPO to 200,662 tons in the first quarter of 2007 from 223,000 tons in the first quarter a year earlier, she said.
Penurunan produksi sawit berakibat pula pada penurunan produksi minyak sawit mentah CPO AALI sebesar 10 persen dari 223.000 ton pada kuartal I 2006 menjadi 200.662 ton pada kuartal I 2007, katanya.
The Deposit Insurance Agency LPS has lowered its insurance rate LPS rate for the April 15 to May 14, 2007 period by 25 basis points to 9 percent for savings in commercial banks and to 12.75 percent for savings in smallholder credit banks.
Lembaga Penjamin Simpanan LPS menurunkan suku bunga penjaminan LPS rate untuk periode 15 April - 14 Mei 2007 sebesar 25 basis poin bps menjadi 9,00 persen untuk simpanan di bank umum, dan 12,75 persen di Bank Perkreditan Rakyat BPR.
The macro economy is getting better, while inflation and exchange rates continue their stability, LPS executive chief Krisna Wijaya said on Thursday.
Makro ekonomi membaik, sedangkan inflasi dan nilai tukar terus stabil, kata Kepala Eksekutif LPS, Krisna Wijaya di Jakarta, Kamis.
Although starting on March 22 the agency set the limit of secured savings at Rp100 million, the public's confidence in the banking industry remained high, he said.
Dia juga mengatakan, meski pada 22 Maret LPS mulai memberlakukan batas simpanan yang dijamin sebesar Rp100 juta, tingkat kepercayaan level of convidence masyarakat terhadap perbankan masih tetap tinggi.
Meanwhile, the agency maintained its insurance rate on dollar-denominated savings at 4.75 percent.
Sementara itu, suku bunga penjaminan untuk simpanan dalam bentuk dolar AS tetap dipertahankan pada level 4,75 persen
The LPS's measure to cut its rate made it equal to the central bank's benchmark interest rate BI rate of 9 percent.
Dengan langkah penurunan ini, maka suku bunga penjaminan LPS rate dan suku bunga BI BI rate kembali pada posisi yang sama, yaitu 9 persen, setelah pada awal pekan lalu, Rapat Dewan Gubernur RDG BI memutuskan untuk mempertahankan BI rate pada level itu.
Fitch Ratings said on Thursday it has assigned a National Long-term rating of 'AA-idn' AA minusidn to Indonesia-based PT Bank Pan Indonesia Tbk Panin.
Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings, Kamis, memberikan peringkat jangka panjang nasional 'AA-idn' AA minus/idn untuk PT Bank Pan Indonesia Tbk Panin yang berdomisili di Indonesia.
The agency has also upgraded its Support Rating to '4' from '5' and affirmed its Individual Rating at 'C/D'.
Fitch dalam siaran persnya yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis juga menaikkan peringkat dukungan Support Rating ke '4' dari '5' dan menegaskan kembali peringkat individu Individual Rating dari Panin di 'C/D'.
At the same time, Fitch has assigned an expected rating of 'AA-idn' AA minusidn to the bank's proposed senior unsecured bonds programme of IDR1.5 trillion Bond II/2007, which will be issued in three tranches, maturing in three, five and seven years.
Fitch juga memberikan peringkat ekspektasi 'AA-idn' AA minus/idn untuk obligasi senilai Rp1,5 triliun Obligasi II/2007 yang akan diterbitkan perusahaan dalam tiga seri tranches yang mempunyai jangka waktu jatuh tempo tiga, lima, dan tujuh tahun
The Outlook for the ratings is Stable.
dengan prospek dari peringkat-peringkat yang diberikan adalah stabil.
The ratings reflect the bank's strong capital position, high but moderately reserved non-performing loans NPLs, generally good profitability, as well as implied limited support from the sovereign and/or Australia and New Zealand Banking Group ANZ.
Fitch menyatakan peringkat-peringkat tersebut mencerminkan posisi permodalan bank yang kuat, kredit bermasalah yang walaupun tinggi bisa diimbangi dengan pencadangan yang cukup, profitabilitas yang secara umum baik, dan juga merefleksikan dukungan dari pemerintah, serta Australia and New Zealand ANZ Banking Group walaupun mungkin terbatas.
Panin is Indonesia's eighth largest bank 2.4% of system assets and ANZ has a minority interest in the bank.
Panin adalah bank kedelapan terbesar di Indonesia 2,4 persen dari total aset perbankan dan ANZ memiliki kepemilikan minoritas di bank tersebut.
Along with substantial growth in higher yield commercial lending, up 89% to IDR7trn in 2006, the bank's NIM improved to 5.1% in 2006 from 4.1% in 2005.
Fitch mengatakan sejalan dengan pertumbuhan yang signifikan di pembiayaan komersial yang berbunga lebih tinggi, tumbuh 89 persen menjadi Rp7 triliun di tahun 2006, margin bunga bersih net interest margin bank meningkat menjadi 5,1 persen di tahun 2006 dari 4,1 persen di 2005.
Meanwhile, higher non-interest income was recognized from the sale of government bonds in 2006.
Sementara itu, pendapatan bukan bunga yang lebih tinggi berasal dari penjualan obligasi pemerintah di 2006.
Although operating expenses increased, they remained relatively manageable at about 3% of its average assets.
Walaupun biaya-biaya operasi meningkat, tetapi masih bisa dikontrol di kisaran 3 persen dari rata-rata aset.
Overall, Panin posted stronger underlying profitability with pre-provision ROA of 3.2% in 2006, compared to 2.2% in 2005.
Secara keseluruhan, lanjut Fitch, Panin membukukan profitabilitas yang lebih baik dengan rasio pendapatan terhadap aset ROA sebelum provisi 3,2 persen di tahun 2006 dibandingkan dengan 2,2 persen di 2005.
Its NPL ratio rose to 9.3% at end-2005 due partly to the application of stricter regulatory requirements on loan classification and less favourable macroeconomic conditions including fuel price hikes and subsequent interest rate increases from 2H2005.
Rasio kredit bermasalah Panin meningkat ke 9,3 persen di akhir 2005 yang sebagian disebabkan oleh implementasi regulasi penggolongan kredit yang lebih ketat dan juga karena kondisi makroekonomi yang kurang menguntungkan termasuk kenaikan harga bahan bakar dan kemudian tingkat suku bunga yang meningkat sejak 2005.
However, the NPL ratio declined to 8.0% at end-2006 although in absolute terms it was still 8% higher at IDR1.5trn as compared with end-2005.
Namun demikian, rasio kredit bermasalah kemudian turun ke 8,0 persen di akhir 2006 meskipun jumlah absolutnya lebih tinggi 8 persen dari akhir 2005 menjadi Rp1,5 triliun.
About 83% of NPLs at end-2006 were corporate loans, which included several cases of large NPLs carried over from the Asian financial crisis.
Sekitar 83 persen dari kredit bermasalah di akhir tahun 2006 digolongkan sebagai kredit korporasi, termasuk didalamnya beberapa kredit bermasalah yang berasal dari masa krisis keuangan Asia.
The remaining 17% of NPLs were in the commercial and consumer segments, which increased in 2006 but from a low base with the combined NPL ratio at 2.1% at end-2006 from 1.7% at end-2005.
Sedangkan sisanya sebesar 17 persen digolongkan sebagai kredit bermasalah komersial dan konsumsi, yang walaupun meningkat di 2006 tetapi dari basis yang rendah, dengan rasio kredit bermasalah dari kedua segmen tersebut meningkat menjadi 2,1 persen di akhir tahun 2006 dari 1,7 persen di akhir 2005.
Ongoing loan restructuring efforts, particularly on a few of its larger corporate NPLs, and an improving economic outlook, are expected to help improve loan quality this year.
Restrukturisasi kredit bermasalah yang sedang dilakukan terutama untuk beberapa kredit korporasi bermasalah yang jumlahnya besar dan ekspektasi ekonomi yang lebih baik diharapkan akan membantu memperbaiki kualitas kredit Panin ditahun ini.
Provision cover was 82.3% of NPLs at end 2006, below 111% at end-2004 but stronger than peer average of about 60-70%.
Pencadangan untuk kredit bermasalah sebesar 82,3 persen di akhir tahun 2006, lebih rendah dari 111 persen di akhir 2004, tetapi lebih tinggi dibandingkan rata-rata bank sekelas peer yang berkisar antara 60-70 persen.
Fitch understands that secured lending accounted for the bulk of the bank's total loans at end-2006.
Dalam pengertian Fitch, pinjaman dengan jaminan merupakan porsi mayoritas dari total kredit bank di akhir tahun 2006.
Capitalization was strong with total CAR of 29.5% at end-2006Tier 1: 21.8%, above industry average of 20.5%.
Permodalan Panin adalah kuat dengan CAR total 29,5 persen pada akhir tahun 2006 Tier 1: 21,8 persen, di atas rata-rata industri yang sebesar 20,5 persen.
While this ratio may decline with the expansion of its loan book, targeted to grow by 25% in 2007, Fitch understands that Panin intends to maintain total CAR at 20% or more in the next few years.
Meskipun rasio ini mungkin turun sejalan dengan ekspansi kredit, yang ditargetkan sebesar 25 persen di 2007, Fitch mengerti bahwa Panin berniat untuk mempertahankan rasio kecukupan modal CAR total di level 20 persen atau lebih untuk beberapa tahun ke depan.
Panin was established in 1971 by the Gunawan family who remain in control of the bank through a 45.1% stake held by PT Panin Life Tbk. ANZ acquired a minority 29.02% stake in 1999 and continues to provide technical assistance in areas like consumer banking, risk management, and IT support.
Panin didirikan pada tahun 1971 oleh keluarga Gunawan yang masih memegang kontrol terhadap bank sampai saat ini melalui PT Panin Life Tbk yang menguasai 45,1 persen saham. ANZ sebagai pemegang saham minoritas membeli 29,02 persen saham di tahun 1999 dan sampai saat ini terus memberikan bantuan teknis di bidang perbankan konsumsi, manajemen resiko, dan teknologi informasi.
Like several of its larger peers, Panin has shifted its lending towards the consumer and SME segments, which constituted a combined 64% of total loans at end-2006.
Seperti bank-bank sekelas yang besar, Panin juga mengubah fokus pembiayaannya ke segmen konsumer dan UKM usaha kecil dan menengah, yang menyumbang 64 persen dari portofolio kredit di akhir tahun 2006.
State-owned Bank Mandiri is planning to acquire a multi-finance company or bank with assets reaching a certain minimum amount, the bank's chief said.
Direktur Utama PT Bank Mandiri Agus D.W. Martowardojo mengatakan Bank Mandiri berencana akan mengakuisisi perusahaan multifinance dan bank dengan aset minimum tertentu.
In our revised business plan, we will include a plan to acquire a multi-finance company or bank whose assets reach a certain minimum level, Bank Mandiri President Director Agus D.W. Martowardojo told newsmen after attending a state entterprises coordinating meeting which was also attended by State Enterprises Minister Sugiharto here Thursday.
Dalam revisi rencana bisnis kami akan masukkan rencana akuisisi perusahaan 'multifinance' atau suatu bank dengan aset minimum tertentu, katanya ketika ditemui setelah Rapak Koordinasi BUMN yang juga dihadiri oleh Menteri Negara BUMN, Sugiharto, di Jakarta, Kamis.
He said with Bank Mandiri's non-performing loan NPL ratio having dropped to below 5 percent in the first semester of 2007, its growth was expected to reach 10 percent in July.
Ia mengatakan dengan kondisi kredit bermasalah NPL yang telah mencapai di bawah 5 persen di semester kedua, maka pertumbuhan akan mencapai 18 persen dan pada bulan Juli mendatang.
Because of these prospects, the bank's business plan would be revised so as to accelerat its corporate growth.
Sehingga, katanya, akan dilakukan revisi rencana bisnis untuk mempercepat perkembangan Bank Mandiri.
The bank's NPL ratio now stood at 4.7 percent so it was ready to develop its business by conducting a merger or acquire another financial entity, he said.
Agus mengatakan saat ini NPL bank Mandiri yaitu 4,7 persen, dengan NPL yang kurang dari 5 persen tersebut, bank Mandiri siap untuk mengembangkan bisnis dan melakukan merger maupun akuisisi.
Bank Mandiri has 5 business strategies and is striving to gain a share of 20 precent to 30 percent in the revenue pool in the respective market segments, he added.
Bank Mandiri punya 5 strategi bisnis dan berusaha mencapai pangsa pasar 20 persen hingga 30 persen dari 'revenue pool' di masing-masing segmen, katanya.
But Agus declined to give more details on his bank's plan to acquire a multi-finance company or bank, saying only let us just wait.
Meski telah merencanakan untuk merger dan mengakuisisi perusahaan multifinance, Agus enggan mengemukakan lebih lanjut perihal rencananya tersebut. Kita tunggu saja, katanya.
Meanwhile, State Enterprises Minister Sugiharto said Bank Mandiri was able to lower its NPL rate from 16.17 percent or Rp16.2 trillion in 2005 to 6.06 percent or Rp6.6 trillion in 2006.
Sementara itu, menurut Menteri Negara BUMN, Sugiharto, Bank Mandiri adalah bank yang berhasil menurunkan NPL nya dari 16,17 persen atau Rp16,2 triliun pada 2005 menjadi 6,06 persen atau sebesar Rp6,6 triliun pada tahun 2006.
In 2006, Bank Mandiri won The Best Overall for Corporate Governance Award and The Best Disclosure and Transparency title from Asia Money .
Pada 2006, Bank Mandiri berhasil memperoleh penghargaan The Best Overall for Corporate Governance Award dan The Best Disclosure and Transparency dari Asia Money .
State Minister of National Development Planning Board Bappenas Paskah Suzetta is scheduled to meet with World Bank WB President Paul Wolfowitz in the International Monetary Fund/World Bank Spring Meeting in Washington, DC, this week.
Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Paskah Suzetta direncanakan mengadakan sejumlah pertemuan, di antaranya dengan Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz dalam Spring Meeting Dana Moneter International/Bank Dunia IMF/WB pekan ini di Washington AS.
To be accompanied by James Adams, World Bank vice president for Asia-Pacific, the minister will meet with Paul Wolfowitz, Bappenas spokesman Syahrial Loetan said here on Friday.
Salah satunya Pak Menteri bakal ketemu dengan Paul Wolfowitz, tentu saja ditemani oleh James Adams, Vice President Bank Dunia untuk Asia Pasifik, kata Sekretaris Utama Bappenas, Syahrial Loetan di Jakarta, Jumat.
Syahrial said the Bappenas minister in the meeting would talk on Indonesia's latest condition as the result of intermitent disaster early this year, and would probably ask for low-interest loan from the World Bank.
Dia menjelaskan dalam pertemuan itu, Meneg PPN akan menyampaikan kondisi terakhir di Indonesia yang mengalami banyak bencana pada awal tahun 2007 sehingga akan ada kenaikan defisit dan kemungkinan meminta bantuan pinjaman berbunga rendah kepada Bank Dunia.
James Adams gave a direction yesterday that he would help Indonesia get International Development Assistant IDA with a low interest rate, Syahrial said, adding that it might be difficult because Indonesia has been classified into the middle income countries.
Pak Adams kemarin sudah beri petunjuk kalau dia akan membantu Indonesia yang ingin meminta IDA International Development Assistance-red yang berbunga rendah, tapi kita tahu diri juga. Kita kan sudah masuk 'middle income countries, jadi jangan-jangan susah.
However, he said the possibility to ask for a loan with low-interest rate from the World Bank was an anticipatory measure because the interest rate from IDA is only around 0 to 2 percent per-year.
Namun, dia menambahkan kemungkinan mengajukan pinjaman berbunga rendah ke Bank Dunia hanya sebagai tindakan antisipasi. Bunga pinjaman IDA hanya sekitar 0-2 persen per tahun.